Wikisumber
idwikisource
https://id.wikisource.org/wiki/Halaman_Utama
MediaWiki 1.47.0-wmf.9
first-letter
Media
Istimewa
Pembicaraan
Pengguna
Pembicaraan Pengguna
Wikisumber
Pembicaraan Wikisumber
Berkas
Pembicaraan Berkas
MediaWiki
Pembicaraan MediaWiki
Templat
Pembicaraan Templat
Bantuan
Pembicaraan Bantuan
Kategori
Pembicaraan Kategori
Pengarang
Pembicaraan Pengarang
Indeks
Pembicaraan Indeks
Halaman
Pembicaraan Halaman
Portal
Pembicaraan Portal
TimedText
TimedText talk
Modul
Pembicaraan Modul
Acara
Pembicaraan Acara
Wikisumber:Warung kopi
4
49
301167
300492
2026-07-04T15:48:14Z
Empat Tilda
13539
/* Usulan penghapusan */ Balas
301167
wikitext
text/x-wiki
{{process header
|title=Warung kopi
|previous=[[Wikisource:Indeks/Komunitas|Halaman komunitas]]
|next=[[Wikisource:Warung kopi/Arsip|Arsip]]/[[Wikisource:Warung kopi/Pesan global|Pesan global]]
}}
{{introkopi}}
== Perlukah menyimpan RUU jika UU-nya sudah jadi? ==
Contoh: [[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008]] (masih teks mentah)
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Anti Pornografi (2003)]]
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Anti Pornografi dan Pornoaksi (2006)]]
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Pornografi (2008)]]
dan [https://id.wikisource.org/w/index.php?title=Istimewa:Pencarian&search=rancangan+undang-undang&go=Lanjut&ns0=1&ns100=1&ns102=1&ns104=1 rancangan-rancangan] yang lain. <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 25 Maret 2026 09.47 (UTC)
:Saya berpendapat untuk tetap mempertahankannya. Tambahan koleksi naskah juga di Wikisumber. [[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 26 Maret 2026 09.17 (UTC)
:Simpan saja. Boleh jadi perbandingan mana yang diubah andai ada. [[Pengguna:Hadithfajri|Hadithfajri]] ([[Pembicaraan Pengguna:Hadithfajri|bicara]]) 26 Maret 2026 10.48 (UTC)
:Saya rasa bisa disimpan, seperti yang disebutkan di atas. —[[Pengguna:NikolasKHF|NikolasKHF]] ([[Pembicaraan Pengguna:NikolasKHF|🗪]]) 31 Maret 2026 09.55 (UTC)
:Saya berberbeda pendapat dengan teman-teman sebelumnya, saya menilai RUU adalah sebuah naskah yang tidak/belum sah. Ibarat buku, RUU ini masih naskah buku yang tidak diterbitkan dan tidak ada penerbitnya. Sehingga lebih baik dihapus saja.
:Kecuali jika kita mengijinkan naskah buku juga disimpan di WSID. Dan menurut saya ini juga salah, karena naskah buku yang belum terbit sebaiknya disiman di Wikibuku. [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 2 April 2026 15.18 (UTC)
::Sependapat dengan Anda. <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 18 April 2026 14.28 (UTC)
:Melanjutkan diskusi ini. Setelah melihat beberapa pendapat, bagaimana jika halamannya dibiarkan, tetapi berisi semacam pengalihan menuju UU yang sudah jadi? Jika UU nya belum ada, maka RUU nya tetap dapat dimasukkan ke Wikisumber sebagai sejarah atau sebagai referensi. Tetapi jika dirasa terlalu banyak pekerjaan yang perlu dibuat (mengingat penyunting di WSID juga tidak sebanyak itu), maka kita bisa membuat konsensus untuk tidak menerima RUU sama sekali dan menunggu UU-nya selesai dan disahkan. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 10 Mei 2026 08.21 (UTC)
::Saya setuju untuk membuat konsensus. [[Pengguna:Cgjkldn|Cgjkldn]] ([[Pembicaraan Pengguna:Cgjkldn|bicara]]) 21 Juni 2026 07.30 (UTC)
::sepertinya memang perlu diadakan konsensus untuk hal ini. [[Pengguna:Devi 4340|Devi 4340]] ([[Pembicaraan Pengguna:Devi 4340|bicara]]) 22 Juni 2026 05.13 (UTC)
== Pemungutan suara dalam pemilihan U4C 2026 kini telah dibuka ==
<section begin="announcement-content" />
Para pemilih yang memenuhi syarat diundang untuk berpartisipasi dalam pemilihan [[m:Special:MyLanguage/Universal_Code_of_Conduct/Coordinating_Committee|Komite Koordinasi Kode Etik Universal]] (U4C) tahun 2026. Informasi lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kelayakan pemilih, tata cara pemungutan suara, informasi kandidat, dan pranala menuju halaman pemungutan suara, tersedia di Meta pada [[m:Special:MyLanguage/Universal_Code_of_Conduct/Coordinating_Committee/Election/2026|halaman informasi Pemilihan 2026]]. Pemungutan suara akan ditutup pada 2 Juni 2026 [https://zonestamp.toolforge.org/1780358400 pukul 00.00 UTC].
Silakan memberikan suara apabila akun Anda memenuhi syarat. Hasil pemilihan akan diumumkan paling lambat pada 14 Juni 2026. — Bekerja sama dengan U4C,<section end="announcement-content" />
[[m:User:Keegan (WMF)|Keegan (WMF)]] ([[m:User talk:Keegan (WMF)|talk]]) 27 Mei 2026 17.15 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Keegan (WMF)@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=Distribution_list/Global_message_delivery&oldid=30513860 -->
== Milestone ==
Pencapaian terbaru:
* 10.000 halaman konten
* 100.000 jumlah halaman (akan)
* 300.000 total suntingan (akan)
<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 5 Juni 2026 18.02 (UTC)
:Wow!
:Cara tahunya bagaimana, Mas? Apakah hanya pengurus yang bisa mengecek itu? @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]
:[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 22 Juni 2026 07.23 (UTC)
::[[Istimewa:Statistik]] <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 22 Juni 2026 17.56 (UTC)
== Undang-Undang Tanpa Sumber ==
3 naskah terbaru adalah Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang tidak memiliki sumber. Apakah ini bisa dipertahankan atau harus memasukkan naskah sumbernya?
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0206/O/1980]]
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0507/O/1989]]
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 030/U/1979]]
[[Pengguna:Cgjkldn|Cgjkldn]] ([[Pembicaraan Pengguna:Cgjkldn|bicara]]) 21 Juni 2026 01.42 (UTC)
:* 0507/O/1989: https://file.data.kemendikdasmen.go.id/sk/935183-579298-515214-113612456-1067390692.pdf
:[[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 21 Juni 2026 08.57 (UTC)
:menurut saya, sebaiknya disediakan sumbernya juga. [[Pengguna:Devi 4340|Devi 4340]] ([[Pembicaraan Pengguna:Devi 4340|bicara]]) 22 Juni 2026 04.42 (UTC)
:Sumber dari ketiga surat keputusan (SK) tersebut sudah saya cantumkan di bagian paling bawah halaman tersebut di dalam kode berupa <code><nowiki><!-- Sumber: ... --></nowiki></code> jika dibuka dalam mode penyuntingan (bagian "Lihat pula" atau dengan mengetuk "sunting halaman penuh"). Sebagian besar isi dari sumber tersebut menampilkan batang tubuhnya secara utuh, sedangkan untuk lampirannya masih ada yang halamannya hilang, terpotong, ataupun tidak utuh sehingga perlu dicari lagi dari sumber yang lain. [[Pengguna:Rafka Aditia|Rafka Aditia]] ([[Pembicaraan Pengguna:Rafka Aditia|bicara]]) 23 Juni 2026 04.40 (UTC)
::Terima kasih. Saya rasa perlu diberikan sumber dan coba diujibaca ulang (atau disalin tempel ke ruang nama Halaman:). Untuk bagian lampiran, bisa menggunakan sumber lain jika sudah ditemukan halaman yang utuh. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.34 (UTC)
== RFC about AI-generated content in Wikimedia Commons ==
<bdi lang="en" dir="ltr">Apologies for writing in English, please help translate this message to your language. You are invited to participate in a [[c:Commons:Requests for comment/Policy update for AI content|request for comment on Wikimedia Commons about a policy update for AI content]]. This may affect files that are uploaded to Wikimedia Commons for use on this project. Thank you. [[m:User:Codename Noreste|Codename Noreste]] ([[m:User talk:Codename Noreste|bicara]])</bdi> 23 Juni 2026 17.12 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Codename Noreste@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=Distribution_list/Global_message_delivery&oldid=30513860 -->
== Penerapan halaman kontak Legal dan Keamanan di bagian bawah wiki Anda ==
<section begin="Message"/>
'''Kontak Legal dan Keamanan'''
Halo, rekan-rekan kontributor! Wikimedia Foundation telah menyediakan [[wmf:Special:MyLanguage/Legal:Wikimedia Foundation Legal and Safety Contact Information|halaman kontak legal dan keamanan]] yang akan ditambahkan di bagian bawah wiki. Halaman tersebut sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Italia, Jerman, Spanyol, dan sebagainya. Untuk bahasa lainnya akan segera tersedia. Silakan kunjungi [[m:Special:MyLanguage/Wikimedia_Foundation_Legal_and_Safety_Contacts_FAQ|halaman proyek]] untuk informasi selengkapnya, serta kami harapkan kesediaannya untuk meninggalkan komentar di bawah ini atau di [[m:Special:MyLanguage/Talk:Wikimedia Foundation Legal and Safety Contacts FAQ|halaman pembicaraan]].
<section end="Message"/>
-- [[User:Sannita (WMF)|User:Sannita (WMF)]] ([[User talk:Sannita (WMF)|talk]]) 25 Juni 2026 13.31 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Sannita (WMF)@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=User:Sannita_(WMF)/Mass_sending_test&oldid=30731267 -->
== Usulan penghapusan ==
Saya melihat [[:Kategori:Usulan penghapusan]] baru ditambah hari ini oleh @[[Pengguna:Ulumarifah|Ulumarifah]] untuk beberapa indeks berikut:
* [[Indeks:Peraturan Menteri keuangan No. 82.pdf]]
* [[Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8 tahun 2026.pdf]]
* [[Indeks:PMK 83.pdf]]
* [[Indeks:PMK 84.pdf]]
* [[Indeks:PMK 85.pdf]]
* [[Indeks:PMK 86.pdf]]
* [[Indeks:PMK 87.pdf]]
* [[Indeks:PMK 88.pdf]]
* [[Indeks:PMK 89 2025.pdf]]
Melihat dari salah satu [[Pembicaraan Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8 tahun 2026.pdf|halaman pembicaraan]], alasan usulan tersebut adalah "''doubel indeks''". Saya ingin mengonfirmasi sebelum menghapus indeks-indeks tersebut. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.42 (UTC)
:Saya rasa kita perlu alur usulan penghapusan yang lebih baik. Mungkin menggunakan sistem seperti di idwiki, tetapi perlu ada beberapa penyesuaian, khususnya di halaman indeks dan sebagainya. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.43 (UTC)
:Halaman indeks tersebut dibuat oleh pengguna baru yang masih belajar. Sebelumnya terdapat kesalahan dalam penamaan indeks, alih-alih memilih untuk dialihkan, pengguna tersebut memilih membuat indeks baru, sehingga terdapat duplikasi indeks untuk file yang sama. Mohon bantuannya untuk penghapusan. Terima kasih. [[Pengguna:Ulumarifah|Ulumarifah]] ([[Pembicaraan Pengguna:Ulumarifah|bicara]]) 1 Juli 2026 10.48 (UTC)
::Baik, terima kasih banyak konfirmasinya! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.54 (UTC)
:Halo Bang Admin @[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] mau ikut usul penghapusan halaman indeks berkas [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf|ini]] karena duplikat dengan [[Indeks:Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang.pdf|berkas ini, yang lebih dulu terunggah dan sudah dilengkapi dengan butir wikidata.]] terima kasih. [[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 2 Juli 2026 06.22 (UTC)
::Halo, kak @[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]], saya lihat, justru [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf]] yang memiliki butir Wikidata, dan bukan [[Indeks:Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang.pdf]]. Mungkin boleh dipindah terlebih dahulu butir Wikidata-nya ke indeks yang lebih lama. Selain itu, saya rasa di Commons juga ada duplikat, ya? Mungkin bisa mengusulkan penghapusan juga di sana kalau dokumennya sama persis dan bedanya hanya judul berkas. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 2 Juli 2026 06.27 (UTC)
:::@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] saya sudah ubah di wikidata [[d:Q140305748|Q140305748]] saya gunakan halaman Indeksnya yang [[Indeks:Lima_Poeloe_Toedjoe_Dongeng_dari_Binatang.pdf]] untuk memudahkan saya gunakan pula, sementara saya gunakan tautan WSID di wikidata dengan halaman indeks.
:::Di halaman [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf]] butir wikidatanya juga sudah saya pindahkan dan saya tambahkan kategori usulan penghapusan.
:::Salam. [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 4 Juli 2026 15.48 (UTC)
7kb9zngizq912zvq7pzfcf8fy29aeg7
301168
301167
2026-07-04T15:51:24Z
Empat Tilda
13539
/* Perlukah menyimpan RUU jika UU-nya sudah jadi? */ Balas
301168
wikitext
text/x-wiki
{{process header
|title=Warung kopi
|previous=[[Wikisource:Indeks/Komunitas|Halaman komunitas]]
|next=[[Wikisource:Warung kopi/Arsip|Arsip]]/[[Wikisource:Warung kopi/Pesan global|Pesan global]]
}}
{{introkopi}}
== Perlukah menyimpan RUU jika UU-nya sudah jadi? ==
Contoh: [[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008]] (masih teks mentah)
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Anti Pornografi (2003)]]
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Anti Pornografi dan Pornoaksi (2006)]]
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Pornografi (2008)]]
dan [https://id.wikisource.org/w/index.php?title=Istimewa:Pencarian&search=rancangan+undang-undang&go=Lanjut&ns0=1&ns100=1&ns102=1&ns104=1 rancangan-rancangan] yang lain. <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 25 Maret 2026 09.47 (UTC)
:Saya berpendapat untuk tetap mempertahankannya. Tambahan koleksi naskah juga di Wikisumber. [[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 26 Maret 2026 09.17 (UTC)
:Simpan saja. Boleh jadi perbandingan mana yang diubah andai ada. [[Pengguna:Hadithfajri|Hadithfajri]] ([[Pembicaraan Pengguna:Hadithfajri|bicara]]) 26 Maret 2026 10.48 (UTC)
:Saya rasa bisa disimpan, seperti yang disebutkan di atas. —[[Pengguna:NikolasKHF|NikolasKHF]] ([[Pembicaraan Pengguna:NikolasKHF|🗪]]) 31 Maret 2026 09.55 (UTC)
:Saya berberbeda pendapat dengan teman-teman sebelumnya, saya menilai RUU adalah sebuah naskah yang tidak/belum sah. Ibarat buku, RUU ini masih naskah buku yang tidak diterbitkan dan tidak ada penerbitnya. Sehingga lebih baik dihapus saja.
:Kecuali jika kita mengijinkan naskah buku juga disimpan di WSID. Dan menurut saya ini juga salah, karena naskah buku yang belum terbit sebaiknya disiman di Wikibuku. [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 2 April 2026 15.18 (UTC)
::Sependapat dengan Anda. <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 18 April 2026 14.28 (UTC)
:Melanjutkan diskusi ini. Setelah melihat beberapa pendapat, bagaimana jika halamannya dibiarkan, tetapi berisi semacam pengalihan menuju UU yang sudah jadi? Jika UU nya belum ada, maka RUU nya tetap dapat dimasukkan ke Wikisumber sebagai sejarah atau sebagai referensi. Tetapi jika dirasa terlalu banyak pekerjaan yang perlu dibuat (mengingat penyunting di WSID juga tidak sebanyak itu), maka kita bisa membuat konsensus untuk tidak menerima RUU sama sekali dan menunggu UU-nya selesai dan disahkan. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 10 Mei 2026 08.21 (UTC)
::Saya setuju untuk membuat konsensus. [[Pengguna:Cgjkldn|Cgjkldn]] ([[Pembicaraan Pengguna:Cgjkldn|bicara]]) 21 Juni 2026 07.30 (UTC)
::sepertinya memang perlu diadakan konsensus untuk hal ini. [[Pengguna:Devi 4340|Devi 4340]] ([[Pembicaraan Pengguna:Devi 4340|bicara]]) 22 Juni 2026 05.13 (UTC)
::{{Vote}} sebaiknya dibuatkan konsensus [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 4 Juli 2026 15.51 (UTC)
== Pemungutan suara dalam pemilihan U4C 2026 kini telah dibuka ==
<section begin="announcement-content" />
Para pemilih yang memenuhi syarat diundang untuk berpartisipasi dalam pemilihan [[m:Special:MyLanguage/Universal_Code_of_Conduct/Coordinating_Committee|Komite Koordinasi Kode Etik Universal]] (U4C) tahun 2026. Informasi lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kelayakan pemilih, tata cara pemungutan suara, informasi kandidat, dan pranala menuju halaman pemungutan suara, tersedia di Meta pada [[m:Special:MyLanguage/Universal_Code_of_Conduct/Coordinating_Committee/Election/2026|halaman informasi Pemilihan 2026]]. Pemungutan suara akan ditutup pada 2 Juni 2026 [https://zonestamp.toolforge.org/1780358400 pukul 00.00 UTC].
Silakan memberikan suara apabila akun Anda memenuhi syarat. Hasil pemilihan akan diumumkan paling lambat pada 14 Juni 2026. — Bekerja sama dengan U4C,<section end="announcement-content" />
[[m:User:Keegan (WMF)|Keegan (WMF)]] ([[m:User talk:Keegan (WMF)|talk]]) 27 Mei 2026 17.15 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Keegan (WMF)@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=Distribution_list/Global_message_delivery&oldid=30513860 -->
== Milestone ==
Pencapaian terbaru:
* 10.000 halaman konten
* 100.000 jumlah halaman (akan)
* 300.000 total suntingan (akan)
<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 5 Juni 2026 18.02 (UTC)
:Wow!
:Cara tahunya bagaimana, Mas? Apakah hanya pengurus yang bisa mengecek itu? @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]
:[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 22 Juni 2026 07.23 (UTC)
::[[Istimewa:Statistik]] <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 22 Juni 2026 17.56 (UTC)
== Undang-Undang Tanpa Sumber ==
3 naskah terbaru adalah Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang tidak memiliki sumber. Apakah ini bisa dipertahankan atau harus memasukkan naskah sumbernya?
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0206/O/1980]]
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0507/O/1989]]
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 030/U/1979]]
[[Pengguna:Cgjkldn|Cgjkldn]] ([[Pembicaraan Pengguna:Cgjkldn|bicara]]) 21 Juni 2026 01.42 (UTC)
:* 0507/O/1989: https://file.data.kemendikdasmen.go.id/sk/935183-579298-515214-113612456-1067390692.pdf
:[[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 21 Juni 2026 08.57 (UTC)
:menurut saya, sebaiknya disediakan sumbernya juga. [[Pengguna:Devi 4340|Devi 4340]] ([[Pembicaraan Pengguna:Devi 4340|bicara]]) 22 Juni 2026 04.42 (UTC)
:Sumber dari ketiga surat keputusan (SK) tersebut sudah saya cantumkan di bagian paling bawah halaman tersebut di dalam kode berupa <code><nowiki><!-- Sumber: ... --></nowiki></code> jika dibuka dalam mode penyuntingan (bagian "Lihat pula" atau dengan mengetuk "sunting halaman penuh"). Sebagian besar isi dari sumber tersebut menampilkan batang tubuhnya secara utuh, sedangkan untuk lampirannya masih ada yang halamannya hilang, terpotong, ataupun tidak utuh sehingga perlu dicari lagi dari sumber yang lain. [[Pengguna:Rafka Aditia|Rafka Aditia]] ([[Pembicaraan Pengguna:Rafka Aditia|bicara]]) 23 Juni 2026 04.40 (UTC)
::Terima kasih. Saya rasa perlu diberikan sumber dan coba diujibaca ulang (atau disalin tempel ke ruang nama Halaman:). Untuk bagian lampiran, bisa menggunakan sumber lain jika sudah ditemukan halaman yang utuh. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.34 (UTC)
== RFC about AI-generated content in Wikimedia Commons ==
<bdi lang="en" dir="ltr">Apologies for writing in English, please help translate this message to your language. You are invited to participate in a [[c:Commons:Requests for comment/Policy update for AI content|request for comment on Wikimedia Commons about a policy update for AI content]]. This may affect files that are uploaded to Wikimedia Commons for use on this project. Thank you. [[m:User:Codename Noreste|Codename Noreste]] ([[m:User talk:Codename Noreste|bicara]])</bdi> 23 Juni 2026 17.12 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Codename Noreste@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=Distribution_list/Global_message_delivery&oldid=30513860 -->
== Penerapan halaman kontak Legal dan Keamanan di bagian bawah wiki Anda ==
<section begin="Message"/>
'''Kontak Legal dan Keamanan'''
Halo, rekan-rekan kontributor! Wikimedia Foundation telah menyediakan [[wmf:Special:MyLanguage/Legal:Wikimedia Foundation Legal and Safety Contact Information|halaman kontak legal dan keamanan]] yang akan ditambahkan di bagian bawah wiki. Halaman tersebut sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Italia, Jerman, Spanyol, dan sebagainya. Untuk bahasa lainnya akan segera tersedia. Silakan kunjungi [[m:Special:MyLanguage/Wikimedia_Foundation_Legal_and_Safety_Contacts_FAQ|halaman proyek]] untuk informasi selengkapnya, serta kami harapkan kesediaannya untuk meninggalkan komentar di bawah ini atau di [[m:Special:MyLanguage/Talk:Wikimedia Foundation Legal and Safety Contacts FAQ|halaman pembicaraan]].
<section end="Message"/>
-- [[User:Sannita (WMF)|User:Sannita (WMF)]] ([[User talk:Sannita (WMF)|talk]]) 25 Juni 2026 13.31 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Sannita (WMF)@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=User:Sannita_(WMF)/Mass_sending_test&oldid=30731267 -->
== Usulan penghapusan ==
Saya melihat [[:Kategori:Usulan penghapusan]] baru ditambah hari ini oleh @[[Pengguna:Ulumarifah|Ulumarifah]] untuk beberapa indeks berikut:
* [[Indeks:Peraturan Menteri keuangan No. 82.pdf]]
* [[Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8 tahun 2026.pdf]]
* [[Indeks:PMK 83.pdf]]
* [[Indeks:PMK 84.pdf]]
* [[Indeks:PMK 85.pdf]]
* [[Indeks:PMK 86.pdf]]
* [[Indeks:PMK 87.pdf]]
* [[Indeks:PMK 88.pdf]]
* [[Indeks:PMK 89 2025.pdf]]
Melihat dari salah satu [[Pembicaraan Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8 tahun 2026.pdf|halaman pembicaraan]], alasan usulan tersebut adalah "''doubel indeks''". Saya ingin mengonfirmasi sebelum menghapus indeks-indeks tersebut. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.42 (UTC)
:Saya rasa kita perlu alur usulan penghapusan yang lebih baik. Mungkin menggunakan sistem seperti di idwiki, tetapi perlu ada beberapa penyesuaian, khususnya di halaman indeks dan sebagainya. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.43 (UTC)
:Halaman indeks tersebut dibuat oleh pengguna baru yang masih belajar. Sebelumnya terdapat kesalahan dalam penamaan indeks, alih-alih memilih untuk dialihkan, pengguna tersebut memilih membuat indeks baru, sehingga terdapat duplikasi indeks untuk file yang sama. Mohon bantuannya untuk penghapusan. Terima kasih. [[Pengguna:Ulumarifah|Ulumarifah]] ([[Pembicaraan Pengguna:Ulumarifah|bicara]]) 1 Juli 2026 10.48 (UTC)
::Baik, terima kasih banyak konfirmasinya! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.54 (UTC)
:Halo Bang Admin @[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] mau ikut usul penghapusan halaman indeks berkas [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf|ini]] karena duplikat dengan [[Indeks:Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang.pdf|berkas ini, yang lebih dulu terunggah dan sudah dilengkapi dengan butir wikidata.]] terima kasih. [[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 2 Juli 2026 06.22 (UTC)
::Halo, kak @[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]], saya lihat, justru [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf]] yang memiliki butir Wikidata, dan bukan [[Indeks:Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang.pdf]]. Mungkin boleh dipindah terlebih dahulu butir Wikidata-nya ke indeks yang lebih lama. Selain itu, saya rasa di Commons juga ada duplikat, ya? Mungkin bisa mengusulkan penghapusan juga di sana kalau dokumennya sama persis dan bedanya hanya judul berkas. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 2 Juli 2026 06.27 (UTC)
:::@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] saya sudah ubah di wikidata [[d:Q140305748|Q140305748]] saya gunakan halaman Indeksnya yang [[Indeks:Lima_Poeloe_Toedjoe_Dongeng_dari_Binatang.pdf]] untuk memudahkan saya gunakan pula, sementara saya gunakan tautan WSID di wikidata dengan halaman indeks.
:::Di halaman [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf]] butir wikidatanya juga sudah saya pindahkan dan saya tambahkan kategori usulan penghapusan.
:::Salam. [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 4 Juli 2026 15.48 (UTC)
n7ufhliaz9fc6ka8mn62tschkhrv888
301169
301168
2026-07-04T16:02:56Z
OwlyKnight
24017
/* Usulan penghapusan */ Balas
301169
wikitext
text/x-wiki
{{process header
|title=Warung kopi
|previous=[[Wikisource:Indeks/Komunitas|Halaman komunitas]]
|next=[[Wikisource:Warung kopi/Arsip|Arsip]]/[[Wikisource:Warung kopi/Pesan global|Pesan global]]
}}
{{introkopi}}
== Perlukah menyimpan RUU jika UU-nya sudah jadi? ==
Contoh: [[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008]] (masih teks mentah)
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Anti Pornografi (2003)]]
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Anti Pornografi dan Pornoaksi (2006)]]
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Pornografi (2008)]]
dan [https://id.wikisource.org/w/index.php?title=Istimewa:Pencarian&search=rancangan+undang-undang&go=Lanjut&ns0=1&ns100=1&ns102=1&ns104=1 rancangan-rancangan] yang lain. <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 25 Maret 2026 09.47 (UTC)
:Saya berpendapat untuk tetap mempertahankannya. Tambahan koleksi naskah juga di Wikisumber. [[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 26 Maret 2026 09.17 (UTC)
:Simpan saja. Boleh jadi perbandingan mana yang diubah andai ada. [[Pengguna:Hadithfajri|Hadithfajri]] ([[Pembicaraan Pengguna:Hadithfajri|bicara]]) 26 Maret 2026 10.48 (UTC)
:Saya rasa bisa disimpan, seperti yang disebutkan di atas. —[[Pengguna:NikolasKHF|NikolasKHF]] ([[Pembicaraan Pengguna:NikolasKHF|🗪]]) 31 Maret 2026 09.55 (UTC)
:Saya berberbeda pendapat dengan teman-teman sebelumnya, saya menilai RUU adalah sebuah naskah yang tidak/belum sah. Ibarat buku, RUU ini masih naskah buku yang tidak diterbitkan dan tidak ada penerbitnya. Sehingga lebih baik dihapus saja.
:Kecuali jika kita mengijinkan naskah buku juga disimpan di WSID. Dan menurut saya ini juga salah, karena naskah buku yang belum terbit sebaiknya disiman di Wikibuku. [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 2 April 2026 15.18 (UTC)
::Sependapat dengan Anda. <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 18 April 2026 14.28 (UTC)
:Melanjutkan diskusi ini. Setelah melihat beberapa pendapat, bagaimana jika halamannya dibiarkan, tetapi berisi semacam pengalihan menuju UU yang sudah jadi? Jika UU nya belum ada, maka RUU nya tetap dapat dimasukkan ke Wikisumber sebagai sejarah atau sebagai referensi. Tetapi jika dirasa terlalu banyak pekerjaan yang perlu dibuat (mengingat penyunting di WSID juga tidak sebanyak itu), maka kita bisa membuat konsensus untuk tidak menerima RUU sama sekali dan menunggu UU-nya selesai dan disahkan. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 10 Mei 2026 08.21 (UTC)
::Saya setuju untuk membuat konsensus. [[Pengguna:Cgjkldn|Cgjkldn]] ([[Pembicaraan Pengguna:Cgjkldn|bicara]]) 21 Juni 2026 07.30 (UTC)
::sepertinya memang perlu diadakan konsensus untuk hal ini. [[Pengguna:Devi 4340|Devi 4340]] ([[Pembicaraan Pengguna:Devi 4340|bicara]]) 22 Juni 2026 05.13 (UTC)
::{{Vote}} sebaiknya dibuatkan konsensus [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 4 Juli 2026 15.51 (UTC)
== Pemungutan suara dalam pemilihan U4C 2026 kini telah dibuka ==
<section begin="announcement-content" />
Para pemilih yang memenuhi syarat diundang untuk berpartisipasi dalam pemilihan [[m:Special:MyLanguage/Universal_Code_of_Conduct/Coordinating_Committee|Komite Koordinasi Kode Etik Universal]] (U4C) tahun 2026. Informasi lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kelayakan pemilih, tata cara pemungutan suara, informasi kandidat, dan pranala menuju halaman pemungutan suara, tersedia di Meta pada [[m:Special:MyLanguage/Universal_Code_of_Conduct/Coordinating_Committee/Election/2026|halaman informasi Pemilihan 2026]]. Pemungutan suara akan ditutup pada 2 Juni 2026 [https://zonestamp.toolforge.org/1780358400 pukul 00.00 UTC].
Silakan memberikan suara apabila akun Anda memenuhi syarat. Hasil pemilihan akan diumumkan paling lambat pada 14 Juni 2026. — Bekerja sama dengan U4C,<section end="announcement-content" />
[[m:User:Keegan (WMF)|Keegan (WMF)]] ([[m:User talk:Keegan (WMF)|talk]]) 27 Mei 2026 17.15 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Keegan (WMF)@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=Distribution_list/Global_message_delivery&oldid=30513860 -->
== Milestone ==
Pencapaian terbaru:
* 10.000 halaman konten
* 100.000 jumlah halaman (akan)
* 300.000 total suntingan (akan)
<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 5 Juni 2026 18.02 (UTC)
:Wow!
:Cara tahunya bagaimana, Mas? Apakah hanya pengurus yang bisa mengecek itu? @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]
:[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 22 Juni 2026 07.23 (UTC)
::[[Istimewa:Statistik]] <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 22 Juni 2026 17.56 (UTC)
== Undang-Undang Tanpa Sumber ==
3 naskah terbaru adalah Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang tidak memiliki sumber. Apakah ini bisa dipertahankan atau harus memasukkan naskah sumbernya?
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0206/O/1980]]
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0507/O/1989]]
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 030/U/1979]]
[[Pengguna:Cgjkldn|Cgjkldn]] ([[Pembicaraan Pengguna:Cgjkldn|bicara]]) 21 Juni 2026 01.42 (UTC)
:* 0507/O/1989: https://file.data.kemendikdasmen.go.id/sk/935183-579298-515214-113612456-1067390692.pdf
:[[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 21 Juni 2026 08.57 (UTC)
:menurut saya, sebaiknya disediakan sumbernya juga. [[Pengguna:Devi 4340|Devi 4340]] ([[Pembicaraan Pengguna:Devi 4340|bicara]]) 22 Juni 2026 04.42 (UTC)
:Sumber dari ketiga surat keputusan (SK) tersebut sudah saya cantumkan di bagian paling bawah halaman tersebut di dalam kode berupa <code><nowiki><!-- Sumber: ... --></nowiki></code> jika dibuka dalam mode penyuntingan (bagian "Lihat pula" atau dengan mengetuk "sunting halaman penuh"). Sebagian besar isi dari sumber tersebut menampilkan batang tubuhnya secara utuh, sedangkan untuk lampirannya masih ada yang halamannya hilang, terpotong, ataupun tidak utuh sehingga perlu dicari lagi dari sumber yang lain. [[Pengguna:Rafka Aditia|Rafka Aditia]] ([[Pembicaraan Pengguna:Rafka Aditia|bicara]]) 23 Juni 2026 04.40 (UTC)
::Terima kasih. Saya rasa perlu diberikan sumber dan coba diujibaca ulang (atau disalin tempel ke ruang nama Halaman:). Untuk bagian lampiran, bisa menggunakan sumber lain jika sudah ditemukan halaman yang utuh. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.34 (UTC)
== RFC about AI-generated content in Wikimedia Commons ==
<bdi lang="en" dir="ltr">Apologies for writing in English, please help translate this message to your language. You are invited to participate in a [[c:Commons:Requests for comment/Policy update for AI content|request for comment on Wikimedia Commons about a policy update for AI content]]. This may affect files that are uploaded to Wikimedia Commons for use on this project. Thank you. [[m:User:Codename Noreste|Codename Noreste]] ([[m:User talk:Codename Noreste|bicara]])</bdi> 23 Juni 2026 17.12 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Codename Noreste@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=Distribution_list/Global_message_delivery&oldid=30513860 -->
== Penerapan halaman kontak Legal dan Keamanan di bagian bawah wiki Anda ==
<section begin="Message"/>
'''Kontak Legal dan Keamanan'''
Halo, rekan-rekan kontributor! Wikimedia Foundation telah menyediakan [[wmf:Special:MyLanguage/Legal:Wikimedia Foundation Legal and Safety Contact Information|halaman kontak legal dan keamanan]] yang akan ditambahkan di bagian bawah wiki. Halaman tersebut sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Italia, Jerman, Spanyol, dan sebagainya. Untuk bahasa lainnya akan segera tersedia. Silakan kunjungi [[m:Special:MyLanguage/Wikimedia_Foundation_Legal_and_Safety_Contacts_FAQ|halaman proyek]] untuk informasi selengkapnya, serta kami harapkan kesediaannya untuk meninggalkan komentar di bawah ini atau di [[m:Special:MyLanguage/Talk:Wikimedia Foundation Legal and Safety Contacts FAQ|halaman pembicaraan]].
<section end="Message"/>
-- [[User:Sannita (WMF)|User:Sannita (WMF)]] ([[User talk:Sannita (WMF)|talk]]) 25 Juni 2026 13.31 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Sannita (WMF)@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=User:Sannita_(WMF)/Mass_sending_test&oldid=30731267 -->
== Usulan penghapusan ==
Saya melihat [[:Kategori:Usulan penghapusan]] baru ditambah hari ini oleh @[[Pengguna:Ulumarifah|Ulumarifah]] untuk beberapa indeks berikut:
* [[Indeks:Peraturan Menteri keuangan No. 82.pdf]]
* [[Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8 tahun 2026.pdf]]
* [[Indeks:PMK 83.pdf]]
* [[Indeks:PMK 84.pdf]]
* [[Indeks:PMK 85.pdf]]
* [[Indeks:PMK 86.pdf]]
* [[Indeks:PMK 87.pdf]]
* [[Indeks:PMK 88.pdf]]
* [[Indeks:PMK 89 2025.pdf]]
Melihat dari salah satu [[Pembicaraan Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8 tahun 2026.pdf|halaman pembicaraan]], alasan usulan tersebut adalah "''doubel indeks''". Saya ingin mengonfirmasi sebelum menghapus indeks-indeks tersebut. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.42 (UTC)
:Saya rasa kita perlu alur usulan penghapusan yang lebih baik. Mungkin menggunakan sistem seperti di idwiki, tetapi perlu ada beberapa penyesuaian, khususnya di halaman indeks dan sebagainya. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.43 (UTC)
:Halaman indeks tersebut dibuat oleh pengguna baru yang masih belajar. Sebelumnya terdapat kesalahan dalam penamaan indeks, alih-alih memilih untuk dialihkan, pengguna tersebut memilih membuat indeks baru, sehingga terdapat duplikasi indeks untuk file yang sama. Mohon bantuannya untuk penghapusan. Terima kasih. [[Pengguna:Ulumarifah|Ulumarifah]] ([[Pembicaraan Pengguna:Ulumarifah|bicara]]) 1 Juli 2026 10.48 (UTC)
::Baik, terima kasih banyak konfirmasinya! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.54 (UTC)
:Halo Bang Admin @[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] mau ikut usul penghapusan halaman indeks berkas [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf|ini]] karena duplikat dengan [[Indeks:Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang.pdf|berkas ini, yang lebih dulu terunggah dan sudah dilengkapi dengan butir wikidata.]] terima kasih. [[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 2 Juli 2026 06.22 (UTC)
::Halo, kak @[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]], saya lihat, justru [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf]] yang memiliki butir Wikidata, dan bukan [[Indeks:Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang.pdf]]. Mungkin boleh dipindah terlebih dahulu butir Wikidata-nya ke indeks yang lebih lama. Selain itu, saya rasa di Commons juga ada duplikat, ya? Mungkin bisa mengusulkan penghapusan juga di sana kalau dokumennya sama persis dan bedanya hanya judul berkas. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 2 Juli 2026 06.27 (UTC)
:::@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] saya sudah ubah di wikidata [[d:Q140305748|Q140305748]] saya gunakan halaman Indeksnya yang [[Indeks:Lima_Poeloe_Toedjoe_Dongeng_dari_Binatang.pdf]] untuk memudahkan saya gunakan pula, sementara saya gunakan tautan WSID di wikidata dengan halaman indeks.
:::Di halaman [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf]] butir wikidatanya juga sudah saya pindahkan dan saya tambahkan kategori usulan penghapusan.
:::Salam. [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 4 Juli 2026 15.48 (UTC)
::::Terima kasih banyak, bung @[[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]]! Indeks yang diusulkan sudah saya hapus. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 4 Juli 2026 16.02 (UTC)
nubgob8mxj07gu9k01w47t3fenm3uk9
301170
301169
2026-07-04T16:46:53Z
Bennylin
334
/* Milestone */
301170
wikitext
text/x-wiki
{{process header
|title=Warung kopi
|previous=[[Wikisource:Indeks/Komunitas|Halaman komunitas]]
|next=[[Wikisource:Warung kopi/Arsip|Arsip]]/[[Wikisource:Warung kopi/Pesan global|Pesan global]]
}}
{{introkopi}}
== Perlukah menyimpan RUU jika UU-nya sudah jadi? ==
Contoh: [[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008]] (masih teks mentah)
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Anti Pornografi (2003)]]
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Anti Pornografi dan Pornoaksi (2006)]]
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Pornografi (2008)]]
dan [https://id.wikisource.org/w/index.php?title=Istimewa:Pencarian&search=rancangan+undang-undang&go=Lanjut&ns0=1&ns100=1&ns102=1&ns104=1 rancangan-rancangan] yang lain. <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 25 Maret 2026 09.47 (UTC)
:Saya berpendapat untuk tetap mempertahankannya. Tambahan koleksi naskah juga di Wikisumber. [[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 26 Maret 2026 09.17 (UTC)
:Simpan saja. Boleh jadi perbandingan mana yang diubah andai ada. [[Pengguna:Hadithfajri|Hadithfajri]] ([[Pembicaraan Pengguna:Hadithfajri|bicara]]) 26 Maret 2026 10.48 (UTC)
:Saya rasa bisa disimpan, seperti yang disebutkan di atas. —[[Pengguna:NikolasKHF|NikolasKHF]] ([[Pembicaraan Pengguna:NikolasKHF|🗪]]) 31 Maret 2026 09.55 (UTC)
:Saya berberbeda pendapat dengan teman-teman sebelumnya, saya menilai RUU adalah sebuah naskah yang tidak/belum sah. Ibarat buku, RUU ini masih naskah buku yang tidak diterbitkan dan tidak ada penerbitnya. Sehingga lebih baik dihapus saja.
:Kecuali jika kita mengijinkan naskah buku juga disimpan di WSID. Dan menurut saya ini juga salah, karena naskah buku yang belum terbit sebaiknya disiman di Wikibuku. [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 2 April 2026 15.18 (UTC)
::Sependapat dengan Anda. <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 18 April 2026 14.28 (UTC)
:Melanjutkan diskusi ini. Setelah melihat beberapa pendapat, bagaimana jika halamannya dibiarkan, tetapi berisi semacam pengalihan menuju UU yang sudah jadi? Jika UU nya belum ada, maka RUU nya tetap dapat dimasukkan ke Wikisumber sebagai sejarah atau sebagai referensi. Tetapi jika dirasa terlalu banyak pekerjaan yang perlu dibuat (mengingat penyunting di WSID juga tidak sebanyak itu), maka kita bisa membuat konsensus untuk tidak menerima RUU sama sekali dan menunggu UU-nya selesai dan disahkan. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 10 Mei 2026 08.21 (UTC)
::Saya setuju untuk membuat konsensus. [[Pengguna:Cgjkldn|Cgjkldn]] ([[Pembicaraan Pengguna:Cgjkldn|bicara]]) 21 Juni 2026 07.30 (UTC)
::sepertinya memang perlu diadakan konsensus untuk hal ini. [[Pengguna:Devi 4340|Devi 4340]] ([[Pembicaraan Pengguna:Devi 4340|bicara]]) 22 Juni 2026 05.13 (UTC)
::{{Vote}} sebaiknya dibuatkan konsensus [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 4 Juli 2026 15.51 (UTC)
== Pemungutan suara dalam pemilihan U4C 2026 kini telah dibuka ==
<section begin="announcement-content" />
Para pemilih yang memenuhi syarat diundang untuk berpartisipasi dalam pemilihan [[m:Special:MyLanguage/Universal_Code_of_Conduct/Coordinating_Committee|Komite Koordinasi Kode Etik Universal]] (U4C) tahun 2026. Informasi lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kelayakan pemilih, tata cara pemungutan suara, informasi kandidat, dan pranala menuju halaman pemungutan suara, tersedia di Meta pada [[m:Special:MyLanguage/Universal_Code_of_Conduct/Coordinating_Committee/Election/2026|halaman informasi Pemilihan 2026]]. Pemungutan suara akan ditutup pada 2 Juni 2026 [https://zonestamp.toolforge.org/1780358400 pukul 00.00 UTC].
Silakan memberikan suara apabila akun Anda memenuhi syarat. Hasil pemilihan akan diumumkan paling lambat pada 14 Juni 2026. — Bekerja sama dengan U4C,<section end="announcement-content" />
[[m:User:Keegan (WMF)|Keegan (WMF)]] ([[m:User talk:Keegan (WMF)|talk]]) 27 Mei 2026 17.15 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Keegan (WMF)@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=Distribution_list/Global_message_delivery&oldid=30513860 -->
== Milestone ==
Pencapaian terbaru:
* 10.000 halaman konten
* 100.000 jumlah halaman (akan)
* 300.000 total suntingan (1 Juli)
<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 5 Juni 2026 18.02 (UTC)
:Wow!
:Cara tahunya bagaimana, Mas? Apakah hanya pengurus yang bisa mengecek itu? @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]
:[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 22 Juni 2026 07.23 (UTC)
::[[Istimewa:Statistik]] <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 22 Juni 2026 17.56 (UTC)
== Undang-Undang Tanpa Sumber ==
3 naskah terbaru adalah Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang tidak memiliki sumber. Apakah ini bisa dipertahankan atau harus memasukkan naskah sumbernya?
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0206/O/1980]]
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0507/O/1989]]
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 030/U/1979]]
[[Pengguna:Cgjkldn|Cgjkldn]] ([[Pembicaraan Pengguna:Cgjkldn|bicara]]) 21 Juni 2026 01.42 (UTC)
:* 0507/O/1989: https://file.data.kemendikdasmen.go.id/sk/935183-579298-515214-113612456-1067390692.pdf
:[[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 21 Juni 2026 08.57 (UTC)
:menurut saya, sebaiknya disediakan sumbernya juga. [[Pengguna:Devi 4340|Devi 4340]] ([[Pembicaraan Pengguna:Devi 4340|bicara]]) 22 Juni 2026 04.42 (UTC)
:Sumber dari ketiga surat keputusan (SK) tersebut sudah saya cantumkan di bagian paling bawah halaman tersebut di dalam kode berupa <code><nowiki><!-- Sumber: ... --></nowiki></code> jika dibuka dalam mode penyuntingan (bagian "Lihat pula" atau dengan mengetuk "sunting halaman penuh"). Sebagian besar isi dari sumber tersebut menampilkan batang tubuhnya secara utuh, sedangkan untuk lampirannya masih ada yang halamannya hilang, terpotong, ataupun tidak utuh sehingga perlu dicari lagi dari sumber yang lain. [[Pengguna:Rafka Aditia|Rafka Aditia]] ([[Pembicaraan Pengguna:Rafka Aditia|bicara]]) 23 Juni 2026 04.40 (UTC)
::Terima kasih. Saya rasa perlu diberikan sumber dan coba diujibaca ulang (atau disalin tempel ke ruang nama Halaman:). Untuk bagian lampiran, bisa menggunakan sumber lain jika sudah ditemukan halaman yang utuh. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.34 (UTC)
== RFC about AI-generated content in Wikimedia Commons ==
<bdi lang="en" dir="ltr">Apologies for writing in English, please help translate this message to your language. You are invited to participate in a [[c:Commons:Requests for comment/Policy update for AI content|request for comment on Wikimedia Commons about a policy update for AI content]]. This may affect files that are uploaded to Wikimedia Commons for use on this project. Thank you. [[m:User:Codename Noreste|Codename Noreste]] ([[m:User talk:Codename Noreste|bicara]])</bdi> 23 Juni 2026 17.12 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Codename Noreste@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=Distribution_list/Global_message_delivery&oldid=30513860 -->
== Penerapan halaman kontak Legal dan Keamanan di bagian bawah wiki Anda ==
<section begin="Message"/>
'''Kontak Legal dan Keamanan'''
Halo, rekan-rekan kontributor! Wikimedia Foundation telah menyediakan [[wmf:Special:MyLanguage/Legal:Wikimedia Foundation Legal and Safety Contact Information|halaman kontak legal dan keamanan]] yang akan ditambahkan di bagian bawah wiki. Halaman tersebut sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Italia, Jerman, Spanyol, dan sebagainya. Untuk bahasa lainnya akan segera tersedia. Silakan kunjungi [[m:Special:MyLanguage/Wikimedia_Foundation_Legal_and_Safety_Contacts_FAQ|halaman proyek]] untuk informasi selengkapnya, serta kami harapkan kesediaannya untuk meninggalkan komentar di bawah ini atau di [[m:Special:MyLanguage/Talk:Wikimedia Foundation Legal and Safety Contacts FAQ|halaman pembicaraan]].
<section end="Message"/>
-- [[User:Sannita (WMF)|User:Sannita (WMF)]] ([[User talk:Sannita (WMF)|talk]]) 25 Juni 2026 13.31 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Sannita (WMF)@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=User:Sannita_(WMF)/Mass_sending_test&oldid=30731267 -->
== Usulan penghapusan ==
Saya melihat [[:Kategori:Usulan penghapusan]] baru ditambah hari ini oleh @[[Pengguna:Ulumarifah|Ulumarifah]] untuk beberapa indeks berikut:
* [[Indeks:Peraturan Menteri keuangan No. 82.pdf]]
* [[Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8 tahun 2026.pdf]]
* [[Indeks:PMK 83.pdf]]
* [[Indeks:PMK 84.pdf]]
* [[Indeks:PMK 85.pdf]]
* [[Indeks:PMK 86.pdf]]
* [[Indeks:PMK 87.pdf]]
* [[Indeks:PMK 88.pdf]]
* [[Indeks:PMK 89 2025.pdf]]
Melihat dari salah satu [[Pembicaraan Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8 tahun 2026.pdf|halaman pembicaraan]], alasan usulan tersebut adalah "''doubel indeks''". Saya ingin mengonfirmasi sebelum menghapus indeks-indeks tersebut. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.42 (UTC)
:Saya rasa kita perlu alur usulan penghapusan yang lebih baik. Mungkin menggunakan sistem seperti di idwiki, tetapi perlu ada beberapa penyesuaian, khususnya di halaman indeks dan sebagainya. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.43 (UTC)
:Halaman indeks tersebut dibuat oleh pengguna baru yang masih belajar. Sebelumnya terdapat kesalahan dalam penamaan indeks, alih-alih memilih untuk dialihkan, pengguna tersebut memilih membuat indeks baru, sehingga terdapat duplikasi indeks untuk file yang sama. Mohon bantuannya untuk penghapusan. Terima kasih. [[Pengguna:Ulumarifah|Ulumarifah]] ([[Pembicaraan Pengguna:Ulumarifah|bicara]]) 1 Juli 2026 10.48 (UTC)
::Baik, terima kasih banyak konfirmasinya! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.54 (UTC)
:Halo Bang Admin @[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] mau ikut usul penghapusan halaman indeks berkas [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf|ini]] karena duplikat dengan [[Indeks:Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang.pdf|berkas ini, yang lebih dulu terunggah dan sudah dilengkapi dengan butir wikidata.]] terima kasih. [[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 2 Juli 2026 06.22 (UTC)
::Halo, kak @[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]], saya lihat, justru [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf]] yang memiliki butir Wikidata, dan bukan [[Indeks:Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang.pdf]]. Mungkin boleh dipindah terlebih dahulu butir Wikidata-nya ke indeks yang lebih lama. Selain itu, saya rasa di Commons juga ada duplikat, ya? Mungkin bisa mengusulkan penghapusan juga di sana kalau dokumennya sama persis dan bedanya hanya judul berkas. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 2 Juli 2026 06.27 (UTC)
:::@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] saya sudah ubah di wikidata [[d:Q140305748|Q140305748]] saya gunakan halaman Indeksnya yang [[Indeks:Lima_Poeloe_Toedjoe_Dongeng_dari_Binatang.pdf]] untuk memudahkan saya gunakan pula, sementara saya gunakan tautan WSID di wikidata dengan halaman indeks.
:::Di halaman [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf]] butir wikidatanya juga sudah saya pindahkan dan saya tambahkan kategori usulan penghapusan.
:::Salam. [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 4 Juli 2026 15.48 (UTC)
::::Terima kasih banyak, bung @[[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]]! Indeks yang diusulkan sudah saya hapus. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 4 Juli 2026 16.02 (UTC)
cdqjvnrckbh2tgwkratmbbbdnb8qe2p
Pengguna:Bennylin
2
3370
301171
293489
2026-07-04T16:54:59Z
Bennylin
334
301171
wikitext
text/x-wiki
{{#babel:id|en-4}}
{{Pengguna pengurus}}
Halo, nama saya Benny. Anda dapat melihat profil saya dan menghubungi saya melalui salah satu wiki berikut ini.
<div class="plainlinks">
* [ [[m:User:Bennylin|User]] | [[m:User talk:Bennylin|Talk]] | [[m:Special:Contributions/Bennylin|Contribs]] | [{{fullurl:m:Special:ActiveUsers|limit=1&username=Bennylin}} Activity] | [[m:Special:Log/Bennylin|Logs]] | [http://toolserver.org/~vvv/yaec.php?user=Bennylin&wiki=metawiki_p Counts] | [{{fullurl:m:Special:ListUsers|limit=1&username=Bennylin}} Rights] ] at [ [[m:|Meta]] ]
* [ [[m:w:id:User:Bennylin|User]] | [[m:w:id:User talk:Bennylin|Talk]] | [[m:w:id:Special:Contributions/Bennylin|Contribs]] | [{{fullurl:m:w:id:Special:ActiveUsers|limit=1&username=Bennylin}} Activity] | [{{fullurl:m:w:id:Special:Log|user=Bennylin}} Logs] | [http://toolserver.org/~vvv/yaec.php?user=Bennylin&wiki=idwiki_p Counts] | [{{fullurl:m:w:id:Special:ListUsers|limit=1&username=Bennylin}} Rights] ] at [ [[m:w:id:|id Wikipedia]] ] [[File:Gnome-home.svg|x20px]]
* [ [[m:wikt:id:User:Bennylin|User]] | [[m:wikt:id:User talk:Bennylin|Talk]] | [[m:wikt:id:Special:Contributions/Bennylin|Contribs]] | [{{fullurl:m:wikt:id:Special:ActiveUsers|limit=1&username=Bennylin}} Activity] | [{{fullurl:m:wikt:id:Special:Log|user=Bennylin}} Logs] | [http://toolserver.org/~vvv/yaec.php?user=Bennylin&wiki=idwiktionary_p Counts] | [{{fullurl:m:wikt:id:Special:ListUsers|limit=1&username=Bennylin}} Rights] ] at [ [[m:wikt:id:|id Wiktionary]] ]
* [ [[m:s:id:User:Bennylin|User]] | [[m:s:id:User talk:Bennylin|Talk]] | [[m:s:id:Special:Contributions/Bennylin|Contribs]] | [{{fullurl:m:s:id:Special:ActiveUsers|limit=1&username=Bennylin}} Activity] | [{{fullurl:m:s:id:Special:Log|user=Bennylin}} Logs] | [http://toolserver.org/~vvv/yaec.php?user=Bennylin&wiki=idwikisource_p Counts] | [{{fullurl:m:s:id:Special:ListUsers|limit=1&username=Bennylin}} Rights] ] at [ [[m:s:id:|id Wikisource]] ]
* [ [[commons:User:Bennylin|User]] | [[commons:User talk:Bennylin|Talk]] | [[commons:Special:Contributions/Bennylin|Contribs]] | [{{fullurl:commons:Special:ActiveUsers|limit=1&username=Bennylin}} Activity] | [{{fullurl:commons:Special:Log|user=Bennylin}} Logs] | [http://toolserver.org/~vvv/yaec.php?user=Bennylin&wiki=commonswiki_p Counts] | [{{fullurl:commons:Special:ListUsers|limit=1&username=Bennylin}} Rights] ] at [ [[commons:|Commons]] ]
* [ [[m:w:en:User:Bennylin|User]] | [[m:w:en:User talk:Bennylin|Talk]] | [[m:w:en:Special:Contributions/Bennylin|Contribs]] | [{{fullurl:m:w:Special:ActiveUsers|limit=1&username=Bennylin}} Activity] | [{{fullurl:m:w:Special:Log|user=Bennylin}} Logs] | [http://toolserver.org/~vvv/yaec.php?user=Bennylin&wiki=enwiki_p Counts] | [{{fullurl:m:w:Special:ListUsers|limit=1&username=Bennylin}} Rights] ] at [ [[m:w:|en Wikipedia]] ]
* [[sulutil:Bennylin|Me on all Wikimedia projects]]
* [http://toolserver.org/~krinkle/MoreContributions/index.php?username=Bennylin&wikidb=&allwikis=on&submit=Go Recent edits]<!-- neat! -->
* [http://toolserver.org/~pathoschild/crossactivity/?user=Bennylin Cross-wiki activities]
* [http://toolserver.org/~luxo/contributions/contributions.php?user=Bennylin&lang=en Cross-wiki contributions]
* [http://toolserver.org/~erwin85/xcontribs.php?user=Bennylin Cross-wikiness]
* This wiki: [[Special:Statistics]], [[Special:NewPages]], [[Special:RecentChanges]]
</div>
{{Interproyek|tipe=lengkap}}
Wikisource
*http://wikisource.org/wiki/Category:Bahasa_Melayu
*http://wikisource.org/wiki/Category:Indeks
Gutenberg:
*http://www.gutenberg.org/ebooks/search.html/?default_prefix=titles&sort_order=downloads&query=malay
*http://www.gutenberg.org/ebooks/search.html/?default_prefix=subjects&sort_order=downloads&query=malay
**http://www.gutenberg.org/ebooks/25604 Manual of the Malay Language (Public Domain 2008!)
**http://www.gutenberg.org/files/25604/25604-h/25604-h.htm
*http://www.gutenberg.org/ebooks/search.html/?default_prefix=subjects&sort_order=downloads&query=indonesia
ſ = s kuno
== Rak buku ==
{{Rak buku
|perrow=5
|Presiden Soekarno di Amerika Serikat.pdf|judul1=''[[Presiden Soekarno di Amerika Serikat]]''
|Sorga Ka Toedjoe novelisation.pdf|judul2=''[[Sorga Ka Toedjoe]]''
|Hal Bunyi Dalam Bahasa-Bahasa Indonesia.pdf|judul3=''[[Hal Bunyi Dalam Bahasa-Bahasa Indonesia]]''
|Habis Gelap Terbitlah Terang.pdf|judul4=''[[Habis Gelap Terbitlah Terang]]''
|Door Duisternis Tot Licht.pdf|judul5=''[[Door Duisternis Tot Licht]]''
}}
== Domain publik Indonesia ==
:''Lihat pula [[:Kategori:Pengarang Indonesia]] (tabel)''
[[File:Katalog_Domain_Publik_-_Karya_Bebas_Hak_Cipta_di_Indonesia.pdf|thumb]]
:''Lihat pula: [[:w:Sastra Indonesia#Pujangga Lama]]'' dan [https://drive.google.com/file/d/19CK80pWfU1lCD06xM1hTQelrfLhmEufa/view]
Walaupun mereka membuat karya dalam bahasa Melayu Lama, namun sebagai warga Hindia Belanda yang menjadi cikal bakal Indonesia, dalam hal ini karya-karya sebelum {{#expr:{{CURRENTYEAR}}-90}} di Nusantara dapat dikategorikan ke karya sastra Indonesia, dan dapat dimasukkan ke dalam Wikisource b. Indonesia.
Era modern awal
* [[:w:Hamzah Fansuri]] [[Pengarang:Hamzah Fansuri]] (abad ke-16)
* [[:w:Multatuli]] (1820-1887) ''[https://archive.org/details/maxhavelaar_202001 Max Havelaar]''
* [[:w:Raja Ali Haji]] [[Pengarang:Raja Ali Haji]] (1808-1873)
Sastra Melayu Lama, Angkatan Balai Pustaka
* [[:w:F.D.J. Pangemanann]] [[Pengarang:F.D.J. Pangemanann]] (1870—1910)
* [[:w:Lie Kim Hok]] [[Pengarang:Lie Kim Hok]] (1853—1912)
* [[:w:R.M. Tirto Adhi Soerjo]] [[Pengarang:R.M. Tirto Adhi Soerjo]] (1880—1918)
* [[:w:Mas Marco Kartodikromo]] [[Pengarang:Mas Marco Kartodikromo]] (1890—1932)
* [[:w:Merari Siregar]] [[Pengarang:Merari Siregar]] (1896—1940)
* [[:w:Tulis Sutan Sati]] [[Pengarang:Tulis Sutan Sati]] (1898—1942)
* [[:w:Amir Hamzah]] [[Pengarang:Amir Hamzah]] (1911—1946)
* [[:w:Corel Simanjuntak]] [[Pengarang:Corel Simanjuntak]] (1921-1946) https://creativecommons.or.id/2017/01/indonesia-di-hari-domain-publik-2017/
* [[:w:Chairil Anwar]] [[Pengarang:Chairil Anwar]] (1922—1949) https://outreach.wikimedia.org/wiki/GLAM/Newsletter/January_2020/Contents/Indonesia_report
* [[:w:Tan Malaka]] [[Pengarang:Tan Malaka]] (1897—1949)
* [[:w:Merayu Sukma]] [[Pengarang:Merayu Sukma]] (1914—1951)
* [[:w:Noto Suroto]] [[Pengarang:Noto Suroto]] (1896—1951)
* [[:w:Kwee Tek Hoay]] [[Pengarang:Kwee Tek Hoay]] (1886—1951)
* [[:w:Hamidah]] [[Pengarang:Hamidah]] (1915—1953)
* [[:w:Agus Salim]] [[Pengarang:Haji Agus Salim]] (1884—1954)
Non-sastrawan
* [[:w:Kartini]] [[Pengarang:Kartini]] (1879-1904) Surat-suratnya [https://archive.org/details/lettersajavanes00kartgoog]
=== Masa depan ===
Pujangga Baru, Angkatan 1945 dst.
* [[:w:Muhammad Dimyati]] [[Pengarang:Muhammad Dimyati]] (1913—1958)
* [[:w:Abdoel Moeis]] [[Pengarang:Abdoel Moeis]] (1886-1959)
* [[:w:Soetomo Djauhar Arifin]] [[Pengarang:Soetomo Djauhar Arifin]] (1916—1959)
* [[:w:Marah Roesli]] [[Pengarang:Marah Roesli]] (1889-1968)
* [[:w:Sanusi Pane]] [[Pengarang:Sanusi Pane]] (1905-1968)
* [[:w:Soe Hok Gie]] [[Pengarang:Soe Hok Gie]] (1942-1969)
* [[:w:Armijn Pane]] [[Pengarang:Armijn Pane]] (1908-1970)
* [[:w:Usmar Ismail]] [[Pengarang:Usmar Ismail]] (1921-1971)
* [[:w:Kwee Thiam Tjing]] [[Pengarang:Kwee Thiam Tjing]] (1900-1974)
* [[:w:Roestam Effendi]] [[Pengarang:Roestam Effendi]] (1903-1979)
* [[:w:Idrus]] [[Pengarang:Idrus]] (1921-1979)
* [[:w:Hamka]] [[Pengarang:Hamka]] (1908-1981)
* [[:w:Sutan Takdir Alisjahbana]] [[Pengarang:Sutan Takdir Alisjahbana]] (1908-1994)
* [[:w:Rivai Apin]] [[Pengarang:Rivai Apin]] (1927-1995)
Non-sastrawan
* [[:w:Sutan Syahrir]] [[Pengarang:Sutan Syahrir]] (1909–1966)
* [[:w:Soekarno]] [[Pengarang:Soekarno]] (1901-1970)
* [[:w:Soeharto]] [[Pengarang:Soeharto]] (1921-2008)
* [[:w:B.J. Habibie]] [[Pengarang:B.J. Habibie]] (1936-2011)
* [[:w:Abdurrahman Wahid]] [[Pengarang:Abdurrahman Wahid]] (1940-2009)
* [[:w:Megawati Soekarnoputri]] [[Pengarang:Megawati Soekarnoputri]] (l. 1947)
* [[:w:Susilo Bambang Yudhoyono]] [[Pengarang:Susilo Bambang Yudhoyono]] (l. 1949)
* [[:w:Joko Widodo]] [[Pengarang:Joko Widodo]] (l. 1961)
== Undang-Undang ==
* [[Portal:Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia]]
* [[Pembicaraan Portal:Peraturan perundang-undangan]]
* [[Pembicaraan Portal:Undang-Undang Republik Indonesia]]
* [[Pembicaraan Portal:Undang-Undang Republik Indonesia/Semua]]
* [[Portal:Undang-Undang Republik Indonesia/Semua]]
* [[w:Sejarah provinsi di Indonesia]] [https://www.nomor.net/_kodepos.php?_i=uuri-provinsi&sby=000000] [https://www.nomor.net/_kodepos.php?_i=uuri-kota&sby=000000]
* http://ditjenpp.kemenkumham.go.id/kerja/ln.php
* http://peraturan.go.id/peraturan/index-lembaran-negara.html
== Todo ==
* [[:en:The Chinese Classics]]
* [[:en:Sacred Books of the East]]
* [[:en:The Classic of Filial Piety (Legge)]]
* [[:en:The Global Security Initiative Concept Paper]]
* [[:en:China's Green Development in the New Era]]
* [[:en:The Elements of the China Challenge/II. China's Conduct]]
* [[:en:China and the World Trade Organization]]
* [[:en:China and Africa in the New Era: A Partnership of Equals]]
* [[:en:China's International Development Cooperation in the New Era]]
mgoj7og8flp7k7x1080dk1sblyusgku
Indeks:Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang.pdf
102
105933
301164
300471
2026-07-04T15:39:15Z
Empat Tilda
13539
301164
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140305748
|Title=Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang
|Subtitle=Pada Menjatakan Tjeritanja
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Radhen Bagoes Moedjarad
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=Nederlandsch Zendelinggenootschap (Perhimpunan Misionaris Belanda)
|Address=Batavia
|Printer=
|Year=1860
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=OCR
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:Indeks]]
[[Kategori:Indeks - Buku]]
[[Kategori:WikiPandu]]
rqv7xxdr2pw6fzv8vo59jq6cn35dnxi
301165
301164
2026-07-04T15:39:54Z
Empat Tilda
13539
301165
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140305748
|Title=[[Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang]]
|Subtitle=Pada Menjatakan Tjeritanja
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Radhen Bagoes Moedjarad
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=Nederlandsch Zendelinggenootschap (Perhimpunan Misionaris Belanda)
|Address=Batavia
|Printer=
|Year=1860
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=OCR
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:Indeks]]
[[Kategori:Indeks - Buku]]
[[Kategori:WikiPandu]]
lsp7g5ijl3oqhxmxwo48wvcnzwtcfec
Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf
102
106045
301325
298711
2026-07-05T06:04:03Z
Alicya-
21994
301325
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140305930
|Title=Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=Kementerian Keuangan
|Address=
|Printer=
|Year=2026
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=OCR
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
oz8q9jp5ujmapnsl0mjb1u9yr51qv0e
Indeks:KMK RI No 14 KM4 2024.pdf
102
107415
301267
300521
2026-07-05T03:42:29Z
EmausBot
6420
Memperbaiki pengalihan ganda ke [[Indeks:Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No 14 KM4 Tahun 2024.pdf]]
301267
proofread-index
text/x-wiki
#REDIRECT [[Indeks:Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No 14 KM4 Tahun 2024.pdf]]
4ob28mlqsf9x6wl6q0j7vsgd8n4rs1b
Indeks:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 1 PU 2O14.pdf
102
107431
301156
300538
2026-07-04T15:14:25Z
Rocky Reviko T. Lembah
27187
301156
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140404521
|Title=KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 1 PU 2O14
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
14lptccxy9uym4focjew45uhxhodu9e
Indeks:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 4 PU 2014.pdf
102
107433
301157
300541
2026-07-04T15:14:29Z
Rocky Reviko T. Lembah
27187
301157
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140404590
|Title=Indeks Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara dan Indikator Pencabutan Level Kondisi Pasar Surat Berharga Negara
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
ibprp9x8rh53m4jv2vjry002xv0hg7f
Indeks:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 24 PU 2014.pdf
102
107434
301158
300542
2026-07-04T15:14:35Z
Rocky Reviko T. Lembah
27187
301158
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140404642
|Title=Pedoman Teknis Pelaksanaan Penilaian Kesiapan Unit Pengelola Obligasi Daerah dalam Rangka Penerbitan Obligasi Daerah
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
qikatcwpr4vh12mtwheq7jrcebaix3a
Indeks:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 29 PU 2014.pdf
102
107435
301159
300543
2026-07-04T15:14:41Z
Rocky Reviko T. Lembah
27187
301159
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140404678
|Title=Perubahan atas Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 34/Pu/2013 tentang Strategi Pembiayaan Tahunan Melalui Utang Tahun 2014
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
g4wtxsxrt3jqyzpes4pnvxsd1ivhp0i
Indeks:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN PEMBIAYAAN DAN RISIKO NOMOR 59 PR 2015.pdf
102
107437
301155
300546
2026-07-04T15:14:06Z
Rocky Reviko T. Lembah
27187
301155
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140405008
|Title=Perubahan atas Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Nomor 41/Pr/2015 tentang Strategi Pembiayaan Tahunan Melalui Utang Tahun 2015
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
heje5d54dvb86d92zrowcvnf3lfrf69
Indeks:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN PEMBIAYAAN DAN RISIKO NOMOR 24 PR 2015.pdf
102
107438
301161
300547
2026-07-04T15:14:54Z
Rocky Reviko T. Lembah
27187
301161
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140404985
|Title=Pedoman Penyusunan Benchmark Yield/Price dalam Rangka Pelaksanaan Transaksi Surat Utang Negara dalam Valuta Asing
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
bjmwhgnv6dcud32u21valdpn081h233
Indeks:KEPUTUSAN KEPALA BADAN KEBIJAKAN FISKAL NOMOR 01 KF 2015.pdf
102
107439
301160
300548
2026-07-04T15:14:47Z
Rocky Reviko T. Lembah
27187
301160
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140404965
|Title=Pembentukan Komite Manajemen Resiko Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2915
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
gl8sg6t2q5ih3y5coc2ctt3dscrf46t
Indeks:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN PEMBIAYAAN DAN RISIKO NOMOR 66 PR 2015.pdf
102
107441
301154
300549
2026-07-04T15:13:58Z
Rocky Reviko T. Lembah
27187
301154
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140405029
|Title=Perubahan Kedua atas Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Nomor 41/Pr/2015 tentang Strategi Pembiayaan Tahunan Melalui Utang Tahun 2015
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
9jlbpbp3zkr18vmjr0kovrtccim6sh4
Indeks:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN PEMBIAYAAN DAN RISIKO NOMOR 73 PR 2015.pdf
102
107442
301153
300550
2026-07-04T15:13:51Z
Rocky Reviko T. Lembah
27187
301153
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140405043
|Title=Strategi Pembiayaan Tahunan Melalui Utang Tahun 2016Nomor73
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
i4ekx9ol34tuidjdk9l82l63zsbn0bh
Indeks:Perdjanjian dengan setan
102
107462
301268
300582
2026-07-05T03:42:39Z
EmausBot
6420
Memperbaiki pengalihan ganda ke [[Indeks:Perdjandjian dengan Setan.pdf]]
301268
proofread-index
text/x-wiki
#REDIRECT [[Indeks:Perdjandjian dengan Setan.pdf]]
fhp9kdb1evdnw3le8xakxiaa19ihvm9
Indeks:KTPUTUSAI( KEPALA BADAN KEBLIAXAN FISKAL 11 KF 2016.pdf
102
107588
301150
300744
2026-07-04T15:11:49Z
Rocky Reviko T. Lembah
27187
301150
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140420871
|Title=Kepanitiaan Penyelenggaraan Konferensi Intemasional Keuangan Syariah Kementerian Keuangan 2O16 (The 7St Annual Islamicc Finance Confrence
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
s9s0vp9r6tchizb5n329eo0q37zva7o
Indeks:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN DAN RISIKO NOMOR 76 PR 2015.pdf
102
107591
301152
300747
2026-07-04T15:13:34Z
Rocky Reviko T. Lembah
27187
301152
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140420898
|Title=Perubahan Keempat atas Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Nomor 41/Pr/2015 tentang Strategi Pembiayaan Tahunan Melalui Utang Tahun 2015
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
58ri3p8hjnyda1guvmcmw4qd20kguii
Indeks:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN DAN RISIKO NOMOR 78 PR 2015.pdf
102
107592
301151
300748
2026-07-04T15:12:38Z
Rocky Reviko T. Lembah
27187
301151
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140420907
|Title=Perubahan atas Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Nomor 16/Pr/2015 tentang Rencana Pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (Apbn-P) Melalui Utang Tahun Anggaran 2015
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
toq43y4vhr5srfiadptk7n763hkq356
Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/18
104
107628
301340
300822
2026-07-05T10:31:33Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
301340
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{c|-190-}}</noinclude>Paling baek, kapan toean taro kapertjaja'an atas
akoe poenja diri, seraken pada akoe, begimana
akoe nanti oeroes itoe. Jang madsoed toean
bakal kasampean, inilah akoe soeda brani pasti-
ken..."
,,Kaloe begitoe," begitoelah Karenina bilang
samentara itoe parasnja soeda beroba djadi poetjet sekali,, belakangan akoe nanti kabarken poetoesan bagimana jang akoe maoe ambil."
Abis bilang besitoe a bangoen dari tempat doedoeknja sembari menjemoer di medja ia bilang.
,,Dari toean poenja perkata'an akoe dapet kanjata'an jang pertjerean bisa dilakoeken. Akoe minta dengen hormat dengen perdjannjian begimana toean hendak atoer itoe..."
,,Segala ada bisa kedjadian, asal sadja toean
maoe kasi kamerdika'an pada akoe," kata itoe advocaat zinder perdoeliken dengen omongan jang tersoeloet blakangan,,Kapan akoe bisa trima toean poenja kabar," begitoelah ia samboengin pembitjara'annja sembari anter iapoenja tetamoe sampe di pintoe.
,,Dalem tempo 8 hari Apa toean ada begitoe baek djoega aken kabarken jang toean soeka pegang ini perkara dan dengen perdjandjian begimana."
..Baek, baek."
Itoe advocaat manggoet dengen dalem sembari
anter tetamoenja sampe diloear jan atinja merasa
girang sekali tempo soeda ada sendirian di aa-
jem kantoor.
{{c|-191-}}
Dalem istoenja perdjalanan boeat satoe papreksa'an jang bersifat administratief Karenine ada berdiam tiga hari di Moskou dan kaesokannja sedari ia dateng disitoe baroe ia mengecendjoengin gedongnja gouverneur generaal. Tempo ia lagi djalan di traat ia soeda dikaokin oleh atoe soera jang njaring dan mace ataw tiada ja djadi terpaksa aken menoleh ka blakang. Ia liat Oblonsky sedeng tondjolin kepalanja di pintoe kreta, dimana ada doedoek djoega saorang prempoean dan doea anak ketjil. Itoe njonja manggoeti kepalanja dengeu lakoe jang
amat hormat, samentara Olonsky sendiri goenaken iapoenja tangan aken membri hormat sama Karenine. Kanjata'an marika itoe ada Dolly dengen iapoenja anak anak. Sabetoelnja Karenine tiada soeka ketemoe orang, teroetama tiada sama soedara lelaki dari iapoenja istri. Ia angkat topinja selakoe orang jang membales hormat dan maoe djalan teroes, aken tetapi Olonsky soeda brentiken iapoenja kreta dan samperin Karenine.
,,Apa kau tiada maloe lantaran kau dateng di Moskou dengan diam diam?'
,,Akoe tiada ada poenja tempo, lagian akoe repot betoel mengoeroes akoe poenja pakerdjaan", djawab Karenine dengen lakoe adem.
,,Ajo 'da, ikoet akoe, koe poenja istri maoe
omong dengen kau."
Dengen tiada bilang apa apa Karenine boeka pintoe kretanja dan menoedjoe ka kreta Dolly.
,,Kenapa kau dateng di Moskou dengen diam-<noinclude></noinclude>
cgc4zqcjtdru7qkuvyfwp3526z9tpqi
301346
301340
2026-07-05T11:58:59Z
Dankkum dunya
25589
/* Tervalidasi */
301346
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dankkum dunya" />{{c|-190-}}</noinclude>Paling baek, kapan toean taro kapertjaja'an atas akoe poenja diri, seraken pada akoe, begimana akoe nanti oeroes itoe. Jang madsoed toean bakal kasampean, inilah akoe soeda brani pastiken..."
,,Kaloe begitoe," begitoelah Karenina bilang samentara itoe parasnja soeda beroba djadi poetjet sekali,, belakangan akoe nanti kabarken poetoesan bagimana jang akoe maoe ambil."
Abis bilang begitoe ia bangoen dari tempat doedoeknja sembari menjemoer di medja ia bilang.
,,Dari toean poenja perkata'an akoe dapet kanjata'an jang pertjerean bisa dilakoeken. Akoe minta dengen hormat dengen perdjannjian begimana toean hendak atoer itoe..."
,,Segala ada bisa kedjadian, asal sadja toean maoe kasi kamerdika'an pada akoe," kata itoe advocaat zinder perdoeliken dengen omongan jang tersoeloet blakangan ,,Kapan akoe bisa trima toean poenja kabar," begitoelah ia samboengin pembitjara'annja sembari anter iapoenja tetamoe sampe di pintoe.
,,Dalem tempo 8 hari Apa toean ada begitoe baek djoega aken kabarken jang toean soeka pegang ini perkara dan dengen perdjandjian begimana."
..Baek, baek."
Itoe advocaat manggoet dengen dalem sembari anter tetamoenja sampe diloear jan atinja merasa girang sekali tempo soeda ada sendirian di dalem kantoor.
{{c|-191-}}
Dalem istoenja perdjalanan boeat satoe papreksa'an jang bersifat administratief Karenine ada berdiam tiga hari di Moskou dan kaesokannja sedari ia dateng disitoe baroe ia mengecendjoengin gedongnja gouverneur generaal. Tempo ia lagi djalan di traat ia soeda dikaokin oleh atoe soera jang njaring dan mace ataw tiada ja djadi terpaksa aken menoleh ka blakang. Ia liat Oblonsky sedeng tondjolin kepalanja di pintoe kreta, dimana ada doedoek djoega saorang prempoean dan doea anak ketjil. Itoe njonja manggoeti kepalanja dengeu lakoe jang amat hormat, samentara Olonsky sendiri goenaken iapoenja tangan aken membri hormat sama Karenine. Kanjata'an marika itoe ada Dolly dengen iapoenja anak anak. Sabetoelnja Karenine tiada soeka ketemoe orang, teroetama tiada sama soedara lelaki dari iapoenja istri. Ia angkat topinja selakoe orang jang membales hormat dan maoe djalan teroes, aken tetapi Olonsky soeda brentiken iapoenja kreta dan samperin Karenine.
,,Apa kau tiada maloe lantaran kau dateng di Moskou dengan diam diam?'
,,Akoe tiada ada poenja tempo, lagian akoe repot betoel mengoeroes akoe poenja pakerdjaan", djawab Karenine dengen lakoe adem.
,,Ajo 'da, ikoet akoe, koe poenja istri maoe
omong dengen kau."
Dengen tiada bilang apa apa Karenine boeka pintoe kretanja dan menoedjoe ka kreta Dolly.
,,Kenapa kau dateng di Moskou dengen diam-<noinclude></noinclude>
tan38cw97n65l5mx8yivepq6z5gza6c
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/40
104
107644
301081
300925
2026-07-04T12:10:47Z
Anisnurohmah
26494
/* Telah diuji baca */
301081
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Anisnurohmah" />{{rh||32}}</noinclude>di poehoen Mangga, di pinggir roemah itoe, serta berboenji sebentar-bentar dan tegas orang dapet mengarti berboenjinja :
„Dasima lari, loe mati! Dasima loe mati!" sampe itoe boedak si Koentoem ambil batoe timpoek itoe Boeroeng, tetapi dia tiada maoe pegi djaoe; sebentar-bentar dia berboenji begitoe dekat roemah.
Di itoe djeman ada hidoep satoe pemboenoeh jang soeda tersohor brani, dan koeat dan banjak orang, serta djoega Policie Islam takoet kepada dianja, maka perboeatannja
jang djahat orang tiada brani boeka; tambahan orang tiada brani tangkap sama dia, sebab orang takoet kakoeatannja dan balesannja. Itoe Djago namanja si Poasa, tinggal di Kampoeng Kwitang; badannja besar, tinggi dan koeat, koelitnja hitam, dadanja lebar, matanja mera dan bidji matanja goemilag; orang trada brani liat matanja, serta moeloetnja lebar, koepingnja besar, di pipinja ada bekas sendjata, sebab tadinja dia beklai dengen satoe orang, djadi sekarang ianja djadi korbannja Samioen Kepada ini si Poasa, Samioen mengadep boeat minta toeloeng boenoeh bini moedanja Njai Dasima, dan berdjandji maoe kasi dianja, kaloe tiada koerang satoe apa, 100 pasmat.
Si Poasa djadi heran. apa sebab dia maoe soeroe boenoe bini moedanja dan tanja apa kesalahannja? Samioen kasi mengarti kepadanja hal ihwalnja dan moelanja, apa jang soedah mendjadi kepadanja, dan minta seboleh- boleh toeloengannja, soepaja itoe prempoean boleh dilaloeken dari doenia.
Si Poasa tarik napas dan berkata: Goea soeda tahoe itoe prempoean roepanja bagoes, terlaloe sajang boeat<noinclude></noinclude>
jh6bwsq6hcoqz4n3aj6fargnmu5v5xp
301099
301081
2026-07-04T12:41:55Z
Aeia aai
24023
/* Tervalidasi */
301099
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Aeia aai" />{{rh||32}}</noinclude>di poehoen Mangga, di pinggir roemah itoe, serta berboenji sebentar-bentar dan tegas orang dapet mengarti berboenjinja :
„Dasima lari, loe mati! Dasima loe mati!” sampe itoe boedak si Koentoem ambil batoe timpoek itoe Boeroeng, tetapi dia tiada maoe pegi djaoe; sebentar-bentar dia berboenji begitoe dekat roemah.
Di itoe djeman ada hidoep satoe pemboenoeh jang soeda tersohor brani, dan koeat dan banjak orang, serta djoega Policie Islam takoet kepada dianja, maka perboeatannja jang djahat orang tiada brani boeka; tambahan orang tiada brani tangkap sama dia, sebab orang takoet kakoeatannja dan balesannja. Itoe Djago namanja si Poasa, tinggal di Kampoeng Kwitang; badannja besar, tinggi dan koeat, koelitnja hitam, dadanja lebar, matanja mera dan bidji matanja goemilag; orang trada brani liat matanja, serta moeloetnja lebar, koepingnja besar, di pipinja ada bekas sendjata, sebab tadinja dia beklai dengen satoe orang, djadi sekarang ianja djadi korbannja Samioen Kepada ini si Poasa, Samioen mengadep boeat minta toeloeng boenoeh bini moedanja Njai Dasima, dan berdjandji maoe kasi dianja, kaloe tiada koerang satoe apa, 100 pasmat.
Si Poasa djadi heran. apa sebab dia maoe soeroe boenoe bini moedanja dan tanja apa kesalahannja? Samioen kasi mengarti kepadanja hal ihwalnja dan moelanja, apa jang soedah mendjadi kepadanja, dan minta seboleh-boleh toeloengannja, soepaja itoe prempoean boleh dilaloeken dari doenia.
Si Poasa tarik napas dan berkata: Goea soeda tahoe itoe prempoean roepanja bagoes, terlaloe sajang boeat<noinclude></noinclude>
r4kp7st36k14tu7csh5g2eqh7pezkj6
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/508
104
107677
301192
300969
2026-07-04T23:42:27Z
Moel81
25980
/* Tervalidasi */
301192
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Moel81" />{{rh||— 4422 —}}</noinclude>memegang kipas dari boeloe boeroeng poen lantas kaliatan berdiri di atas kota.
„Hm, Tjiangkoen,” kata orang itoe, jang boekan laen adanja, hanja Khong Beng: „njatalah angkau berdoea soeda dateng kablakangan!”
Kiang Wie dan Goel Jan lantas toeroen dari koedanja dan sambil berloetoet di tana, iaorang berkata dengen berbareng:
„Dalem hal djalanken tipoe, pantes sekali Sinsiang diseboet satoe melaikat!”
Khong Beng lantas silaken iaorang masoek ka dalem kota,
Kamoedian itoe ferdana mantri petjaken ia poenja perdjalanan jang moedjidjat di hadepannja marika itoe dengen berkata:
„Tatkala akoe dapet kabar penjakitnja Hok Tjiauw ada berat sekali, itoe koetika akoe lantas prenta kau berdoea bikin persediaän di dalem tiga hari boeat ambil itoe kota. Tapi akoe kaloearken itoe prenta, melaenken boeat bikin tetep orang banjak poenja pikiran. Padahal sasoeda kau berlaloe, akoe sigra titaken Kwan Hin dan Thio Pauw, dengen poera-poera bikin gerakan seperti orang maoe itoeng banjaknja balatentara, diam-diam kaloear dari djalanan Han Tiong, sedeng akoe sendiri ada toeroet dalem itoe barisan. Kita-orang madjoe teroes ka itoe kota, sabrapa lekas kita-orang bisa, soepaja dengen begitoe, moesoe tida kaboeroe angkoet<noinclude></noinclude>
4otqr3grz6znge4ga8r1nm9u7iqk6w8
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/26
104
107703
301093
301008
2026-07-04T12:28:00Z
Amie.firsa
27188
/* Telah diuji baca */
301093
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Amie.firsa" />{{rh||18}}</noinclude>kerna boedjang-boedjang di dalem roemah soeda sepekat, tiada nanti kasi taoe kepada Toean, djikaloe Njai trima tetamoe di roemah!"
Kira-kira 3 hari lamanja, sehabisnja ma Boejoeng bawaken Njainja itoe djamboe dan doepa Makasar, pada poekoel 10 pagi datenglah Embok Saleha bersama-sama Njonja Hajati ke roemahnja Toean W., membawa kwé roepa-roepa serta bebocahan. Sampe di gedong dia kasi tabé itoe Njai dan serahken anterannja. Itoe Njai trima dia orang begimana misti, dan sedoeken Koffi dan Kwé Wolanda boleh bikinnja sendiri, lantas doedoek bertetamoean begimana biasa. Njonja Hajati tanja kepada itoe Njai:
"Soeda brapa lama ikoet sama Toean W.?"
Njai Dasima kasi taoe, jang dia ikoet Toean W. dari masi prawan, dan soeda ikoet dianja dengan segala baek, soeda 8 tahon lamanja, dan soeda dapat 1 anak prempoean.
Embok Saleha poedji itoe Njai poenja roepa, begitoe poenja bagoes, tetapi sajang sekali dia djadi goendiknja orang koelit poeti; prempoean begini pantes djadi bini kawin orang slam, jang berpangkat, ataoe jang kaja, sebab dia bole dapat lebih banjak kahormatan!
{{c|Njai Dasima menjaoet:}}
"Saja poenja oentoeng, Toean Allah kasih boeat ikoet saja poenja Toean; hatinja baek dan terlaloe sajang sama saja; saja poenja makan dan saja poenja pake semoea tjoekoep."
{{c|Njonja Hajati menjaoet:}}
"Ja betoel, tetapi Njai tinggal di roemah sadja, tiada<noinclude></noinclude>
88hgb9xe60229vayi8ot99uq2sa9ksh
301298
301093
2026-07-05T04:36:56Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301298
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{rh||18}}</noinclude>kerna boedjang-boedjang di dalem roemah soeda sepekat, tiada nanti kasi taoe kepada Toean, djikaloe Njai trima tetamoe di roemah!"
Kira-kira 3 hari lamanja, sehabisnja ma Boejoeng bawaken Njainja itoe djamboe dan doepa Makasar, pada poekoel 10 pagi datenglah Embok Saleha bersama-sama Njonja Hajati ke roemahnja Toean W., membawa kwé roepa-roepa serta bebocahan. Sampe di gedong dia kasi tabé itoe Njai dan serahken anterannja. Itoe Njai trima dia orang begimana misti, dan sedoeken Koffi dan Kwé Wolanda boleh bikinnja sendiri, lantas doedoek bertetamoean begimana biasa. Njonja Hajati tanja kepada itoe Njai:
"Soeda brapa lama ikoet sama Toean W.?"
Njai Dasima kasi taoe, jang dia ikoet Toean W. dari masi prawan, dan soeda ikoet dianja dengan segala baek, soeda 8 tahon lamanja, dan soeda dapat 1 anak prempoean.
Embok Saleha poedji itoe Njai poenja roepa, begitoe poenja bagoes, tetapi sajang sekali dia djadi goendiknja orang koelit poeti; prempoean begini pantes djadi bini kawin orang slam, jang berpangkat, ataoe jang kaja, sebab dia bole dapat lebih banjak kahormatan!
{{c|Njai Dasima menjaoet:}}
"Saja poenja oentoeng, Toean Allah kasih boeat ikoet saja poenja Toean; hatinja baek dan terlaloe sajang sama saja; saja poenja makan dan saja poenja pake semoea tjoekoep."
{{c|Njonja Hajati menjaoet:}}
"Ja betoel, tetapi Njai tinggal di roemah sadja, tiada<noinclude></noinclude>
rt7x168yx3claqgr1wg4mger26stcjg
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/41
104
107706
301082
301069
2026-07-04T12:11:21Z
Anisnurohmah
26494
/* Telah diuji baca */
301082
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Anisnurohmah" /></noinclude>[[File:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek (page 41 crop).jpg|400px|center]]<noinclude></noinclude>
gg7yiryhw5jyeyjq2t9qh9qdtpbaiiy
301105
301082
2026-07-04T12:49:12Z
Aeia aai
24023
/* Tervalidasi */
301105
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Aeia aai" /></noinclude>[[File:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek (page 41 crop).jpg|400px|center]]<noinclude></noinclude>
nmpgvsws7395f4l1qzjvpx90k757hb8
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/42
104
107707
301091
301018
2026-07-04T12:26:30Z
Anisnurohmah
26494
/* Telah diuji baca */
301091
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Anisnurohmah" /></noinclude><noinclude></noinclude>
qf5ywimdu73cos0mblk1c7fdydtypvy
301294
301091
2026-07-05T04:31:03Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301294
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude><noinclude></noinclude>
5ppb5fjr48pcbrbjl0248u5avqn5pc0
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/43
104
107708
301083
301073
2026-07-04T12:12:23Z
Anisnurohmah
26494
/* Telah diuji baca */
301083
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Anisnurohmah" />{{rh||33}}</noinclude>diboenoeh; lagi goea belon taoe boenoeh prempoean; goea biasa boenoeh lelaki, tetapi tarohannja ada besar; goea minta ditambahin madat sadja sedikit, jang
goea boleh kenjang isep, tetapi Baba Samioen, loe pikir doeloe baek-baek, sebab apa itoe prempoean ada bini loe,
boleh djadi loe nanti menjesel di blakang kali!"
{{c|Samioen menjaoet:}}
"O, tiada sekali-kali nanti akoe menjesel, djikaloe itoe prempoean tiada mati, nanti akoe tjilaka dan nanti dapat maloe besar, kerna apa, akoe soedah pikirken mateng-mateng jang sekarang akoe harep angkau misti toeloeng kepada koe."
{{c|Si Poasa tertawa dan berkata:}}
"Baeklah, maksoedloe djadi, tetapi loe misti atoerken, djangan sampe orang dapat taoe; dimana tempat jang loe
rasa enak boeat bawa dia?"
{{c|Samioen menjaoet:}}
"Akoe rasa, jang tempat soenji melengken di blakang roemahnja Ma Moesanip, di pinggir kali."
{{c|Si Poasa menjaoet:}}
"Apa tiada orang jang nanti taoe ataoe liat di sitoe?"
{{c|Samioen menjaoet:}}
Djikaloe tempo malem tiada sekali ada orang disitoe; anaknja Ma Moesanip, ja itoe Si Moesanip dan Si Gani, saban sore tiada di roemah, dia pergi melantjong dan poe-<noinclude></noinclude>
pvzidg7zpga461ajy34xgo2q5gos4ua
301111
301083
2026-07-04T12:57:59Z
Aeia aai
24023
/* Tervalidasi */
301111
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Aeia aai" />{{rh||33}}</noinclude>diboenoeh; lagi goea belon taoe boenoeh prempoean; goea biasa boenoeh lelaki, tetapi tarohannja ada besar; goea minta ditambahin madat sadja sedikit, jang goea boleh kenjang isep, tetapi Baba Samioen, loe pikir doeloe baek-baek, sebab apa itoe prempoean ada bini loe, boleh djadi loe nanti menjesel di blakang kali!”
{{c|Samioen menjaoet:}}
„O, tiada sekali-kali nanti akoe menjesel, djikaloe itoe prempoean tiada mati, nanti akoe tjilaka dan nanti dapat maloe besar, kerna apa, akoe soedah pikirken mateng-mateng jang sekarang akoe harep angkau misti toeloeng kepada koe.”
{{c|Si Poasa tertawa dan berkata:}}
"Baeklah, maksoedloe djadi, tetapi loe misti atoerken, djangan sampe orang dapat taoe; dimana tempat jang loe rasa enak boeat bawa dia?”
{{c|Samioen menjaoet:}}
„Akoe rasa, jang tempat soenji melengken di blakang roemahnja Ma Moesanip, di pinggir kali.”
{{c|Si Poasa menjaoet:}}
„Apa tiada orang jang nanti taoe ataoe liat di sitoe?”
{{c|Samioen menjaoet:}}
Djikaloe tempo malem tiada sekali ada orang disitoe; anaknja Ma Moesanip, ja itoe Si Moesanip dan Si Gani, saban sore tiada di roemah, dia pergi melantjong dan {{hws|poe|poelang}}<noinclude></noinclude>
m1dngn4q9iem9ffiw1as8srrc6uh3mo
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/21
104
107709
301086
301039
2026-07-04T12:14:24Z
Amie.firsa
27188
/* Tervalidasi */
301086
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Amie.firsa" />{{rh|20}} {{c|PENGHIDOEPAN}}</noinclude>Ongpien ada berkoempoel pada 4 kawannja.
Kim Nio pandeng parasnja itoe. anak moeda
seperti orang mengimpi.
"Ini ‘nko jang soeda toeloeng kaoe poenja
diri, entjih Kim", kata satoe kawan jang pake
badjoe idjo popos, "ia toeloeng dirimoe
bebareng dengen entji Khing Hoa", ia meneroes sasoeda berdiam sabentaran.
Kim Nio meliat itoe kawan jang baroesan
berkata, tapi kemoedian ia pandeng kombali
dirinja itoe anak moeda dengen perasa‘an
bertrima kasi.
"Sekarang kaoe soeda tida koerang soeatoe
apa, nona”, kata itoe anak moeda sambil memandeng Kim Nio. Doea sorot mata jang
bagoes kebentrok satoe pada lain.
Roepanja dalem itoe sorot jang baroesan
beradoe ada apa-apa jang loear biasa!
Kim Nio masi berdiam seperti orang kesima.
Kemoedian ia berbangkit, sambil membri
hormat ia berkata dengen soeara merdoe:
"Akoe hatoerken trima kasi padamoe, ‘nko.
Kaoe soeda begitoe baik toeloeng akoe poenja
djiwa, dan djiwa kawankoe. Tjobah boekan
kaoe, belon taoe bagimana djadinja kita orang
poenja diri".
"Pertoeloengan jang tadi akoe kasi, tjoema
ada satoe kedjadian jang kebetoelan sadja. Tida
perloe kaoe hatoerken trima kasi sampe begitoe,
kerna tadi, dengen kebetoelan akoe poenja
prauw djalan berdeketan sama nona poenja<noinclude></noinclude>
lgij008fo5r7s2igem3skgncda480a5
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/509
104
107711
301193
301040
2026-07-04T23:47:09Z
Moel81
25980
/* Tervalidasi */
301193
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Moel81" />{{rh||— 4423 —}}</noinclude>balatentara boeat atoer pendjagaän. Tapi boeat sampeken kita-orang poenja maksoed, soeda tentoe kita perloe dapet bantoean dari sebla dalem. Dan begitoelah kita soeda berboeat. Lebi doeloe akoe telah masoeken bebrapa mata-mata ka dalem itoe kota, soepaja kaloe dateng temponja iaorang boleh terbitken kabakaran dan bantoe bersoerak boeat bikin kaloet pikirannia soldadoe Goei, kerna akoe soeda doega pasti, dengen berboeat begini itoe soldadoe jang tiada dipimpin nanti betoel-betoel terbitken kariboetan di antaran kawannja sendiri. Kamoedian njatalah akoe poenja tipoe ini bener-bener soeda berasil, dan dengen goenaken itoe waktoe jang baek akoe soeda dapet ambil ini kota dengen begitoe gampang, hingga seperti orang membalik tangan sendiri. Oedjarnja kitab perang ada bilang : „Madjoe di loear orang poenja doegaän atawa menjerang, sedeng moesoe tiada bersedia” — begitoelah, sebagimana akoe soeda berboeat oedjar ini moesti dipake.”
Kiang Wie dan Goei Jan merasa taloek betoel dengen itoe ferdana mantri poenja pikiran.
Tapi maski doeloe Khong Beng ada merasa goesar sekali pada Hok Tjiauw, sekarang, sasoeda ini pendjaga kota menoetoep mata, berbalik ia merasa amat kasian pada ini panglima jang soeda melakoeken betoel kawadjibannja. Maka boeat hargaken orang poenja kasetiaän, itoe waktoe Khong<noinclude></noinclude>
evvhniyl1vizrggq295ru4hfxegig2k
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/510
104
107714
301194
301046
2026-07-04T23:52:18Z
Moel81
25980
/* Tervalidasi */
301194
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Moel81" />{{rh||— 4424 —}}</noinclude>Beng lantas prenta koelawarganja Hok Tjiauw bawa poelang peti-maitnja ini panglima almarhoem ka negri Goei.
Disini ada ternjata, sasoeda kaloearken ilmoe siloeman, itoe ferdana mantri bisa berlakoe djoega seperti nabi-nabi jang moera hati.
Sasoedanja oendjoek itoe kamoerahan hati pada koelawarganja Hok Tjiauw, Khong Beng laloe berkata poela pada Goei Jan dan Kiang Wie:
„Kau berdoea djangan lepas doeloe pakean perang, hanja bawalah sekarang djoega itoe balatentara boeat poekoel kota San Koan, kerna kaloe moesoe jang mendjaga itoe kota dapet taoe ini perkara, dengen katakoetan tentoe iaorang lantas melariken diri. Hajo, djangan ajal! Sebab djika kau berlakoe lambat sedikit sadja, nistjaja kau nanti sampe di sana kablakangan dari moesoe poenja bala penoeloeng, hal jang mana boleh menbikin itoe kota tiada begitoe gampang bisa dapat diambil.”
Satelah mendenger ini prenta, Goei Jan dan Klang Wie lantas bawa balatentaranja menoedjoe ka itoe kota.
Sebagimana Khong Beng poenja doegaän, bener djoega tempo iaorang sampe di San Koan moesoe jang mendjaga ini kota sigra melariken diri, hingga dengen begitoe itoe kota lantas dapet diambil.
Tida lama poela, sedeng Goei Jan dan Kiang Wie baroe maoe boeka pakean perang, tiba-tiba<noinclude></noinclude>
gogd1mtcydqmenhhnn2gk6oxquan6d1
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/511
104
107715
301195
301047
2026-07-04T23:55:48Z
Moel81
25980
/* Tervalidasi */
301195
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Moel81" />{{rh||— 4425 —}}</noinclude>iaorang dapet liat dari kadjaoehan di loear kota aboe mengeboel. Itoelah tandanja barisan moesoe mendatengin ka itoe kota.
Goei Jan dan Kiang Wie lantas mengawasin satoe pada l en dengen berkata: „Sinsiang poenja itoeng-itoengan salamanja ada djitoe, hingga soeker bisa dapet ditebak.”
Kamoedian itoe doea orang laloe naek ka atas kota, dari mana iaorang liat dengen tegas balatentara jang dateng itoe ada dipimpin oleh Thio Kap.
Dengen tida menoenggoe lagi sampe moesoe dateng berdeket, iaorang lantas petja balatentaranja boeat mendjaga tempat-tempat iang perloe, hingga Thio Kap jang meliat ini perkara, lantas sadja prenta barisannja moendoer kombali.
Tapi Goei Jan tentoe tida maoe biarken moesoenja moendoer dengen begitoe sadja, ini sebab djoega maka sama-sama balatentaranja ia lantas mengedjer dan membasmi pada marika itoe, hingga soldadoe Goei jang binasa di dalem ini bahaja tida sanggoep diïtoeng brapa banjaknja.
Sasoeda merasa poewas, baroelah Goei Jan biar ken Thio Kap dan kawan-kawannja berlaloe dengen karoesakan besar, sedeng ia sendiri lantas-balik ka dalem kota serta prenta orang kabarken pada Khong Beng apa jang telah kadjadian di itoe waktoe.
Tapi iloe koetika Khong Beng soeda berlaloe dari Tin Tjhong. Ini orang berilmoe telah bawa<noinclude></noinclude>
i512cov6zfxg89fhfhgsnfj1fdv8ol4
Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/30
104
107716
301124
301049
2026-07-04T13:13:35Z
Moel81
25980
/* Telah diuji baca */
301124
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Moel81" />{{rh||{{larger|'''22'''}}}}</noinclude>{| class="wikisource-table" style="width:100%; text-align:left; line-height:1.8;"
|-
| ta-was || a-wang || la-wan
|-
| a-wak || boe-joeng || ba-joer
|-
| ba-wah || ti-was || da-joeng
|-
| da-wai || ra-ja || de-wi
|-
| ra-wang || sa-wah || sa-jap
|-
| se-wa || sa-joer || pa-jang
|-
| wa-li || wa-kaf || roe-joeng
|-
| ja-tim || da-wat || a-jan
|-
|colspan="3" style="text-align:center; padding: 15px 0;"|
|-
| beng-kak || beng-gol || ang-ka
|-
| teng-kar || ting-kah || ang-goer
|-
| ting-gi || dang-kal || bong-kar
|-
| rang-kak || sang-kar || tang-goeng
|-
| ring-git || hing-ga || pang-koer
|-
| sang-goel || wang-kang || mang-ga
|-
| pang-kat || gang-gang || lang-kah
|-
| ang-kat || eng-kau || sing-gah
|}<noinclude></noinclude>
7isewhn5q5tr6wcjf40meaz0zlpa1pt
301221
301124
2026-07-05T02:13:37Z
Aeia aai
24023
/* Tervalidasi */
301221
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Aeia aai" />{{rh||{{larger|'''22'''}}}}</noinclude>{| class="wikisource-table" style="width:100%; text-align:left; line-height:1.8;"
|-
| ta-was || a-wang || la-wan
|-
| a-wak || boe-joeng || ba-joer
|-
| ba-wah || ti-was || da-joeng
|-
| da-wai || ra-ja || de-wi
|-
| ra-wang || sa-wah || sa-jap
|-
| se-wa || sa-joer || pa-jang
|-
| wa-li || wa-kaf || roe-joeng
|-
| ja-tim || da-wat || a-jan
|-
|colspan="3" style="text-align:center; padding: 15px 0;"|
|-
| beng-kak || beng-gol || ang-ka
|-
| teng-kar || ting-kah || ang-goer
|-
| ting-gi || dang-kal || bong-kar
|-
| rang-kak || sang-kar || tang-goeng
|-
| ring-git || hing-ga || pang-koer
|-
| sang-goel || wang-kang || mang-ga
|-
| pang-kat || gang-gang || lang-kah
|-
| ang-kat || eng-kau || sing-gah
|}<noinclude></noinclude>
bqvx7hnhp9kdri6w7g9pgg8rxne6199
Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/31
104
107717
301136
301050
2026-07-04T13:54:51Z
Moel81
25980
/* Telah diuji baca */
301136
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Moel81" />{{rh||{{larger|'''23'''}}}}</noinclude>[[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 31 crop).jpg|nirbing|pus]]
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: center;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''ga-djah'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|''ga-djah''}}}}
|-
| style="width: 250px; padding-top: 5px;" | {{x-larger|{{sp|'''g dj h'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|''g dj h''}}}}
|}
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: left; line-height: 1.8;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | a-djar || ||hoe-djan
|-
| ba-djoe || || ter-djoen
|-
| ta-djak || || dja-bat
|-
| dje-djer || || djoe-djoer
|-
| ra-dja || || re-djang
|-
| dja-ngan || || se-djoeek
|-
| toe-djoh || || hi-djau
|-
| bi-djak || || ta-dji
|}<noinclude></noinclude>
jgmqu9ywquf9xml179yx25q519qlx9r
301140
301136
2026-07-04T14:10:09Z
Moel81
25980
301140
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Moel81" />{{rh||{{larger|'''23'''}}}}</noinclude>[[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 31 crop).jpg|nirbing|pus]]
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: center;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''ga-djah'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''ga-dja'''h''}}}}
|-
| style="width: 250px; padding-top: 5px;" | {{x-larger|{{sp|'''g dj h'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''g dj h'''''}}}}
|}
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: left; line-height: 1.8;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | a-djar || ||hoe-djan
|-
| ba-djoe || || ter-djoen
|-
| ta-djak || || dja-bat
|-
| dje-djer || || djoe-djoer
|-
| ra-dja || || re-djang
|-
| dja-ngan || || se-djoeek
|-
| toe-djoh || || hi-djau
|-
| bi-djak || || ta-dji
|}<noinclude></noinclude>
enxi6jtn4t2yhszs988w1aw207kmot3
301141
301140
2026-07-04T14:10:32Z
Moel81
25980
301141
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Moel81" />{{rh||{{larger|'''23'''}}}}</noinclude>[[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 31 crop).jpg|nirbing|pus]]
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: center;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''ga-djah'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''ga-djah'''''}}}}
|-
| style="width: 250px; padding-top: 5px;" | {{x-larger|{{sp|'''g dj h'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''g dj h'''''}}}}
|}
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: left; line-height: 1.8;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | a-djar || ||hoe-djan
|-
| ba-djoe || || ter-djoen
|-
| ta-djak || || dja-bat
|-
| dje-djer || || djoe-djoer
|-
| ra-dja || || re-djang
|-
| dja-ngan || || se-djoeek
|-
| toe-djoh || || hi-djau
|-
| bi-djak || || ta-dji
|}<noinclude></noinclude>
91g18rfhsuyn560vuyt6iaqs8k22p1z
301223
301141
2026-07-05T02:14:28Z
Aeia aai
24023
/* Tervalidasi */
301223
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Aeia aai" />{{rh||{{larger|'''23'''}}}}</noinclude>[[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 31 crop).jpg|nirbing|pus]]
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: center;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''ga-djah'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''ga-djah'''''}}}}
|-
| style="width: 250px; padding-top: 5px;" | {{x-larger|{{sp|'''g dj h'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''g dj h'''''}}}}
|}
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: left; line-height: 1.8;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | a-djar || ||hoe-djan
|-
| ba-djoe || || ter-djoen
|-
| ta-djak || || dja-bat
|-
| dje-djer || || djoe-djoer
|-
| ra-dja || || re-djang
|-
| dja-ngan || || se-djoeek
|-
| toe-djoh || || hi-djau
|-
| bi-djak || || ta-dji
|}<noinclude></noinclude>
0jgs36wvlv03ot67our0xad0k7hj5mb
Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/32
104
107718
301137
301051
2026-07-04T14:02:09Z
Moel81
25980
/* Telah diuji baca */
301137
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Moel81" />{{rh||{{larger|'''24'''}}}}</noinclude>[[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 32 crop).jpg|nirbing|pus]]
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: center;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''tjo-rong'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|''tjo-rong''}}}}
|-
| style="width: 250px; padding-top: 5px;" | {{x-larger|{{sp|'''tj r ng'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|''tj r ng''}}}}
|}
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: left; line-height: 1.8;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | tjoe-ma || ||koen-tji
|-
| tje-tak || || ra-tjoen
|-
| tjo-tjok || || de-tjih
|-
| tjo-reng || || ri-tjau
|-
| tjoe-tjoer || || pe-tjah
|-
| tjon-dong || || per-tja
|-
| tjan-di || || pen-tjong
|-
| tjan-tjang || || ka-tjau
|}<noinclude></noinclude>
6ge1wfaaa3m6ywie2h41205zfugnxjv
301139
301137
2026-07-04T14:09:42Z
Moel81
25980
301139
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Moel81" />{{rh||{{larger|'''24'''}}}}</noinclude>[[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 32 crop).jpg|nirbing|pus]]
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: center;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''tjo-rong'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''tjo-rong'''''}}}}
|-
| style="width: 250px; padding-top: 5px;" | {{x-larger|{{sp|'''tj r ng'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''tj r ng'''''}}}}
|}
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: left; line-height: 1.8;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | tjoe-ma || ||koen-tji
|-
| tje-tak || || ra-tjoen
|-
| tjo-tjok || || de-tjih
|-
| tjo-reng || || ri-tjau
|-
| tjoe-tjoer || || pe-tjah
|-
| tjon-dong || || per-tja
|-
| tjan-di || || pen-tjong
|-
| tjan-tjang || || ka-tjau
|}<noinclude></noinclude>
t2ufnb9luhgqfrqjall27qxx46me5q9
301224
301139
2026-07-05T02:15:14Z
Aeia aai
24023
/* Tervalidasi */
301224
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Aeia aai" />{{rh||{{larger|'''24'''}}}}</noinclude>[[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 32 crop).jpg|nirbing|pus]]
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: center;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''tjo-rong'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''tjo-rong'''''}}}}
|-
| style="width: 250px; padding-top: 5px;" | {{x-larger|{{sp|'''tj r ng'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''tj r ng'''''}}}}
|}
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: left; line-height: 1.8;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | tjoe-ma || ||koen-tji
|-
| tje-tak || || ra-tjoen
|-
| tjo-tjok || || de-tjih
|-
| tjo-reng || || ri-tjau
|-
| tjoe-tjoer || || pe-tjah
|-
| tjon-dong || || per-tja
|-
| tjan-di || || pen-tjong
|-
| tjan-tjang || || ka-tjau
|}<noinclude></noinclude>
2aiqouyn8yz5tx4c3hksaox7b0wpvb2
Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/33
104
107719
301138
301052
2026-07-04T14:09:04Z
Moel81
25980
/* Telah diuji baca */
301138
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Moel81" />{{rh||{{larger|'''25'''}}}}</noinclude>[[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 33 crop).jpg|nirbing|pus]]
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: center;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''pe-njoe'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''pe-njoe'''''}}}}
|-
| style="width: 250px; padding-top: 5px;" | {{x-larger|{{sp|'''p nj'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''p nj'''''}}}}
|}
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: left; line-height: 1.8;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | nja-ta || ||ro-njok
|-
| nja-wa || || re-njah
|-
| nja-nji || || se-njap
|-
| nja-la || || pe-njek
|-
| nji-roe || || ke-njam
|-
| njam-pang || || koe-njit
|-
| nja-ring || || ba-njak
|-
| nja-lang || || ta-nja
|}<noinclude></noinclude>
qo9ma23wbqefqpubqr0glgqnnwuegtr
301225
301138
2026-07-05T02:15:51Z
Aeia aai
24023
/* Tervalidasi */
301225
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Aeia aai" />{{rh||{{larger|'''25'''}}}}</noinclude>[[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 33 crop).jpg|nirbing|pus]]
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: center;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''pe-njoe'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''pe-njoe'''''}}}}
|-
| style="width: 250px; padding-top: 5px;" | {{x-larger|{{sp|'''p nj'''}}}}
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | {{x-larger|{{sp|'''''p nj'''''}}}}
|}
{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: left; line-height: 1.8;"
|-
| style="width: 250px; padding-top: 15px;" | nja-ta || ||ro-njok
|-
| nja-wa || || re-njah
|-
| nja-nji || || se-njap
|-
| nja-la || || pe-njek
|-
| nji-roe || || ke-njam
|-
| njam-pang || || koe-njit
|-
| nja-ring || || ba-njak
|-
| nja-lang || || ta-nja
|}<noinclude></noinclude>
d1yv61e355jhefvj3ao9zcurfakh347
Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/34
104
107720
301143
301053
2026-07-04T14:32:42Z
Moel81
25980
/* Telah diuji baca */
301143
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Moel81" />{{rh||{{larger|'''26'''}}}}</noinclude>{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: left; line-height: 1.8; border-collapse: collapse;"
|-
|-
| style="width: 220px; padding-right: 25px;" | tja-bang po-kok
| style="width: 220px; padding-left: 15px; border-left: 1px solid #000;" | boe-lan tim-boel
|-
| te-lor i-tik || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | bo-lak ba-lik
|-
| boen-da ham-ba || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | pa-gar roe-joeng
|-
| me-dja boe-lat || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | oe-djoeng dja-lan
|-
| tem-pat ha-boe || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | da-wat hi-tam
|-
| boe-nga dje-poen || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | e-mas oe-rai
|-
| bi-bir moe-loet || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | bi-dji ma-ta
|-
| kan-dang a-jam || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | roe-mah ting-gi
|-
|colspan="2" style="text-align:center; padding: 15px 0;"|
|-
| style="font-style: italic; padding-right: 15px;" | boe-ah pi-nang.
| style="font-style: italic; border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ter-bang la-lat.
|-
| ''toe-doeng ting-kap.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''ma-ta oe-ang.''
|-
| ''ka-in ba-djoe.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''poe-tjoek re-boeng.''
|-
| ''poen-tja tong-kat.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''ka-pal a-sap.''
|-
| ''koe-da i-toe.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''ta-ngan ka-nan.''
|-
| ''ka-mi ba-tja.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''koe-roeng ba-tang.''
|-
| ''ro-kok da-oen.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''a-nak lem-boe.''
|-
| ''pang-kal pa-ha.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''san-dja ka-la.''
|}<noinclude></noinclude>
nmbtanolploynbjwdvoaa7ylya6uux5
301226
301143
2026-07-05T02:16:48Z
Aeia aai
24023
/* Tervalidasi */
301226
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Aeia aai" />{{rh||{{larger|'''26'''}}}}</noinclude>{| align="center" style="margin: 0 auto; text-align: left; line-height: 1.8; border-collapse: collapse;"
|-
|-
| style="width: 220px; padding-right: 25px;" | tja-bang po-kok
| style="width: 220px; padding-left: 15px; border-left: 1px solid #000;" | boe-lan tim-boel
|-
| te-lor i-tik || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | bo-lak ba-lik
|-
| boen-da ham-ba || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | pa-gar roe-joeng
|-
| me-dja boe-lat || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | oe-djoeng dja-lan
|-
| tem-pat ha-boe || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | da-wat hi-tam
|-
| boe-nga dje-poen || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | e-mas oe-rai
|-
| bi-bir moe-loet || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | bi-dji ma-ta
|-
| kan-dang a-jam || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | roe-mah ting-gi
|-
|colspan="2" style="text-align:center; padding: 15px 0;"|
|-
| style="font-style: italic; padding-right: 15px;" | boe-ah pi-nang.
| style="font-style: italic; border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ter-bang la-lat.
|-
| ''toe-doeng ting-kap.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''ma-ta oe-ang.''
|-
| ''ka-in ba-djoe.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''poe-tjoek re-boeng.''
|-
| ''poen-tja tong-kat.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''ka-pal a-sap.''
|-
| ''koe-da i-toe.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''ta-ngan ka-nan.''
|-
| ''ka-mi ba-tja.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''koe-roeng ba-tang.''
|-
| ''ro-kok da-oen.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''a-nak lem-boe.''
|-
| ''pang-kal pa-ha.'' || style="border-left: 1px solid #000; padding-left: 15px;" | ''san-dja ka-la.''
|}<noinclude></noinclude>
s8fclizs9xavlvz9gr1htvb8623dl0o
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/62
104
107722
301076
301059
2026-07-04T12:02:20Z
Sikurakurasi
27138
/* Tervalidasi */
301076
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Sikurakurasi" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|61}}</noinclude>kabaran jang menjenengken, sebab belon ada kabar-kabar jang menjataken politie soeda Bertindak dideketnja marika poenja tempat atawa sedikitnja soeda membaoeh itoe komplotan.
Tapi pada hari jang ka ampat, mendadak satoe orang dateng mengadep pada Ong Pah, sambil berkata:
„Sedikit djaoeh dari ini tempat ada doea orang lagi mendatengin ka sini, belon taoe apa jang djadi marika poenia maksoed”.
Ong Pah lantes panggil Ong Pih dateng, pada siapa kemoedian ia berkata begini:
„Baroesan akoe trima kabar, katanja ini siang ada orang sedeng berdjalan ka ini djoeroesan, tjobah kaoe saksiken sendiri, siapa jang dateng itoe? Kaloe kiranja ia ada pelantjong jang manis, kita bole tjegat djalannja dan mintain oewang sewa tana”.
Ong Pih jang soeda mengerti maksoednja itoe soedara angkat, lantes berlaloe dengen bawa bebrapa pengikoet.
Tida lama kemoedian betoel djoega ia berpapasan sama doea orang moeda. Jang satoe keliatan sabar, pakeannja saderhana, serba poeti, seblah tangannja ada memegang satoe toembak besar, sedeng diseblahnja ada lagi lain orang moeda, roepanja seperti pengikoet, satoe roejoeng ia selipken diblakang badannja.
Doea doea tida ada bawa barang bekelan.
Sesoedanja marika ampir berdeketan, Ong<noinclude></noinclude>
qr9m46nhyg0p6le8554oe72f9awdkbi
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/63
104
107723
301079
301062
2026-07-04T12:07:00Z
Sikurakurasi
27138
/* Tervalidasi */
301079
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Sikurakurasi" />{{rh|62|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>Pih menegor katanja :
„Tahan doeloe kaoe poenja tindakan, orang moeda !” Ia treak sambil brenti dan palangken toembaknja, „sampe di ini wates tana ada kita poenja, menoeroet kita poenja atoeran jang soeda lama berdjalan dengen baik, siapa-siapa jang maoe meliwatin in tempat, haroes lebi doeloe membajar oewang padjek. Satoe orang dimoestiken bajar 20 perak, ketjil besar satoe roepa. Lain dari itoe, orang moesti kombali dan ambil sadja lain djoeroesan jang djadi tananja negrie”.
Itoe orang moeda jang ditegor boekan lain jalah Sin-tjing berdoea Wangpo jang sedeng berdjalan maoe menoedjoe ka Hangtjioe seperti soeda ditoetoerken diatas, tapi mendadak waktoe sampe di itoe tempat, ia djadi koerang mengerti, kenapa djalanan jang begitoe roepa, soeda terang djadi negrie poenja, ada orang jang masi brani mati maoe mengakoe ada djadi wates tananja, dan segala orang jang maoe melintasin disitoe, dimoestiken membajar oewang tjoeke?
Kaloe ia liat keada'annja itoe orang, tida beda seperti orang djahat. Salekasnja Sin-tjing lantes mendoesin kaloe sekarang dirinja sedeng berhadepan sama lain pendjahat jang maoe tjobah halangin perdjalanannja.
„Akoe selama hidoep didoenia, soeda berdjalan antero tempat, belon satoe kali akoe perna bajar oewang sewa tana atawa oewang<noinclude></noinclude>
34xsrvlx1h9pe141j8yriowqzybg9m6
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/64
104
107724
301080
301063
2026-07-04T12:10:40Z
Sikurakurasi
27138
/* Tervalidasi */
301080
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Sikurakurasi" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|63}}</noinclude>padjek dan lain-lain oewang lagi jang saroepa itoe”, Sin-tjing menjaoet sambil bikin persedia'an, „apa lagi pada djalanan jang begini baik, saterang-saterangnja ada djadi negrie poenja tana, bagimana kaoe brani kataini ada kaoe poenja tana wates?”.
Itoe sedikit perkata'an soeda tjoekoep bikin panas hatinja Ong Pih, maka dengen roepa mara ia berkata lagi :
„Tida perdoeli kaoe soeda djalan dimana sadja, tapi atoeran disini ada lain. Akoe tida kenal kaoe siapa, kaloe kaoe maoe djoega paksa liwat ini wates, moesti menoeroet kita poenja atoeran, mengerti ?”.
„Boeat bajar itoe oewang padjek jang kaoe maksoedken, akoe tida kebratan. Tapi sekarang djoestroe akoe tida membawa oewang“. Kata Sin-tjing.
„Kaoe bole kombali”.
„Akoe poenja oeroesan ada sanget penting, akoe moesti djalan disini, Kaoe soeka idzinken akoe dengen baik atawa tida, akoe teroes moesti liwat !”
„Dan kaoe moesti rasaken ini sendjata !” Treak Ong Pih jang lantes menoesoek pada Sin-tjing.
Sin-tjing dengen lekas engosken dirinja, berbareng dengen itoe, ia membales moesoenja.
Marika berdoea lantes djadi berklai.
Ong Pih bisa mainken sendjatanja sampe bagoes, dari pertama sampe satoe djoeroes lebi,<noinclude></noinclude>
orbk1ck8n1zop9rv45se6lb6d91hkyf
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/65
104
107725
301103
301065
2026-07-04T12:48:23Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301103
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh|64|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>ia bisa mendesek Sin~tjing dengen seroe. Sem-bari berklai ia poenja hati memikir, tida lama lagi tentoe ia bisa tangkep hidoep itoe moesoe brikoet kawannja. Sama sekali ia tida doega, kapan itoe hal adalah lantaran Sin~tjing maoe taoe lebi doeloe brapa besar moesoenja poenja kepandean.
Soeda djadi kebiasa'annja Sin~tjing saben ketemoe moesoe jang ia hadepin, lebi doeloe selaloe ia tahan moesoenja poenja poekoelan sadja, sampe kemoedian sesoeda ia taoe brapa besar adanja itoe moesoe poenja kepandean ilmoe silat, baroelah disitoe ia goenaken kepandeannja boeat djatoken ia poenja tandingan.
Doea djoeroes soeda berlaloe, satoe pada lain masi keliatan tetep belon ada jang keteter. Wangpo dari samping meliat teroes kongtjoenja mainken ia poenja toembak bertaroeng sama itoe kepala rampok. la pikir, tida perloe moesti toeroen tangan lantaran moesoe tjoema satoe. Ia poenja kongtjoe sadja soeda tjoekoep boeat labrak moendoer bebrapa moesoe jang kepan-deannja saroepa Ong Pih.
Betoel dioega, blakangan sasoedanja berdjalan sampe 4 djoeroes lebi, Ong Pih baroe men-doesin sama ia poenja kekliroean. Sekarang ia djadi mengerti itoe moesoe jang pertama ia Pandeng enteng dan gampang bisa di kalaken, sebenernja boekan ada djadi ia poenja tandingan.
Ia poenja diri plahan-plahan berbalik kena diangsek sama sendjatanja Sin~tjing.<noinclude></noinclude>
8gf0lswftdkvvoqdmyna1uo0op15kwx
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/66
104
107726
301107
301066
2026-07-04T12:50:43Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301107
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|65}}</noinclude>Sin~tjing soeda tida kasi hati lebi lama pada itoe kepala bangsat. Ia bisa tangkis satoe-satoe Ong Pih poenja serangan, dan berbareng itoe djoega, ia poenja toembak jang besar, keras sekali kasi pembalesan!
Ong Pih jang pikirannia moelai bingoeng, soeda djadi kaloet maenken ia poenja sendjata. Selainnja ia poenja tenaga sekarang, soeda banjak habis, djoega kadoea ia poenja kaki soeda tida bisa menahan berdiri lebi lama.
Satoe sa'at jang paling berbahaja, ja'itoe dikoetika Ong Pih poenja sendjata memoekoel Sin~tjing poenja djoeroesan djoeroesan kepala dengen tenaga habis-habisan, tida terdoega salekasnja Ong Pih poenja sendjata sampe, dengen sebet dan keras Sin~tjing lantes tangkis itoe poekoelan sampe toembaknja Ong Pih terpental !
Baroe sadja Sin-tjing maoe teroesken boeat boenoe sekali pada Ong Pih, mendadak dari lain djoeroesan ada orang bertreak :
„Tahan doeloe !“
Sin~tjing pandeng itoe orang jang baroe dateng. Ia poenja tangan ada pegang doea
pedang pendek, badannja gemoek dan tinggi besar.
Sasoeda itoe orang dateng deket, ia berkata lagi pada Sin~tjing :
„Siapa kaoe, begitoe koerang adjar brani bikin roesoe disini ?“
Sin~tjing pikir, ini orang tentoe ada kawannja itoe perampok jang baroesan ia hampir<noinclude></noinclude>
9yuavb7pdybqznkahzfqumaiua522zg
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/67
104
107727
301109
301071
2026-07-04T12:55:09Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301109
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh|66|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>dapet boenoe. Ia mengerti, berhadepan sama segala rampok goenoeng jang begini biadab, tida perloe moesti goenaken perkata'an aloes.
„Tida goena kaoe taoe akoe poenja nama, bangsat !“. Saoetnja Sin~tjing dengen soeara aseran, „kaloe betoel kaoe maoe bertanding padakoe, silakenlah madjoe !“
Kombali Sin~tjing angkat toembaknja men-jerang pada moesoenja.
Itoe moesoe jang blakangan, boekan lain, iala Ong Pah sendiri, jang begitoe dapet kabar Ong Pih lagi berklai sama Sin~tjing, koeatir itoe soedara moeda kala, ia laloe komendir bebrapa orang sama-sama menjoesoel.
Ong Pah jang kepandeannja banjak lebi tinggi dari Ong Pih, ada djadi tandingan jang loemajan boeat Sin~tjing.
Sin~tjing poen berasa ia sekarang dapetkan tandingan jang satimpal. Ia perhatiken poe-koelannja Ong Pah jang menindi atas kepalanja, samping dan bagian bawah. tapi dengen tjeli dan sanget hati² Sin~tjing selaloe bisa menangkis dan membales dengen tida koerang kerasnja.
Sebaliknja Ong Pah djoega mengerti, bahoea orang jang sekarang ada didepannja, ada satoe hohan jang tida bole dipandeng enteng.
Tjepetnja Sin~tjing poenja toembak jang menjamber pergi-dateng, tjobah boekan Ong Pah jang ladenin, tentoe sekali lebi siang soeda makan korban !“<noinclude></noinclude>
liec6ng2gzn20epjk299wmnbacjwvui
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/261
104
107728
301074
2026-07-04T12:00:06Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
301074
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||-4187-}}</noinclude>Sadjek Khong Beng dapet ambil itoe tiga kota, Lam An, An Terg dan Thian Soel, kaängke annja djadi tersiar di koeliling djagat sebagi gemoeroenja goentoer, hingga orang-orang dari mana-mana tem-pat jang dateng menaloek padanja boleh dioeра-maken sebagi daon kering jang terbang dengen menoeroet haloean angin.
Koetika barisan jang ada di ini tempat soeda disiapken dengen beres, Khong Beng laloe angkoet poela semoea balatentaranja jang ada di Han Tiong, dan dengen marika ini ia lantas madjoe ka goe-noeng Kie San.
Sakaloearnja dari itoe boekit, itoe Koensoe tem-patken balatentaranja di soeatoe tempat jang per-nanja di sebla Barat soengei Wie Soel, dan itoe waktoe, baroelah djoeroe-kabar dari pamerenta Goei wartaken apa jang sabegitoe djaoe telah ka-djadian ka kota Lok Jang.
Itoe warta, begimana biasa, pertama djato dalem tangannja sala satoe mantri, kamoed'an dia ini baroe sampeken pada Keizernja.
Maka pada soeatce pagi dalem taon Thaijho Goanlian (nama taon jang dipake boeat karadjaän Goei), koetika Tjo Djwe doedoek bersidang dengen mantri mantrinja, itoe mantri lantas persembaken warta jang ia trima itoe pada ini Keizer kaparat
dengen berkata:
,,Kabar jang hamba baroe trima ada mewartaken,<noinclude></noinclude>
fge015bxsjsxij3ubm9e749ru2u1ha8
301094
301074
2026-07-04T12:29:02Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301094
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh||-4187-}}</noinclude>Sadjek Khong Beng dapet ambil itoe tiga kota, Lam An, An Terg dan Thian Soel, kaängke annja djadi tersiar di koeliling djagat sebagi gemoeroenja goentoer, hingga orang-orang dari mana-mana tem-pat jang dateng menaloek padanja boleh dioeра-maken sebagi daon kering jang terbang dengen menoeroet haloean angin.
Koetika barisan jang ada di ini tempat soeda disiapken dengen beres, Khong Beng laloe angkoet poela semoea balatentaranja jang ada di Han Tiong, dan dengen marika ini ia lantas madjoe ka goe-noeng Kie San.
Sakaloearnja dari itoe boekit, itoe Koensoe tem-patken balatentaranja di soeatoe tempat jang per-nanja di sebla Barat soengei Wie Soel, dan itoe waktoe, baroelah djoeroe-kabar dari pamerenta Goei wartaken apa jang sabegitoe djaoe telah ka-djadian ka kota Lok Jang.
Itoe warta, begimana biasa, pertama djato dalem tangannja sala satoe mantri, kamoed'an dia ini baroe sampeken pada Keizernja.
Maka pada soeatce pagi dalem taon Thaijho Goanlian (nama taon jang dipake boeat karadjaän Goei), koetika Tjo Djwe doedoek bersidang dengen mantri mantrinja, itoe mantri lantas persembaken warta jang ia trima itoe pada ini Keizer kaparat
dengen berkata:
,,Kabar jang hamba baroe trima ada mewartaken,<noinclude></noinclude>
rrrlu89s9358i530hm4bcpaotld7dlj
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/262
104
107729
301075
2026-07-04T12:01:22Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
301075
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||-4188-}}</noinclude>bahoea He-Houw Hoema telah bikin linjap tiga kota dan djoega sekarang barisan Siok soeda sampe di Kie San, tapi angkatan perang jang pertama dari itoe pamerenta telah sampe di sebla Barat soengei Wie Soei, sebab apa hamba harep Toeankoe sigra ki-rim balatentara poeat binasaken itoe moesoe."
Tjo Djwe jang mendenger itoe kabar telah dļadi kaget sekali, dan dengen meringis ia, lantas mena-nja pada mantri-mantrinja jang ada hadlir dalem itoe roewangan:
Siapatah antara Kheng sekalian jang soeka toe-loeng kami boeat moendoeken balatentara Siok?"
Soe-Touw Ong Long lantas berbangkit dan ma-djoe ka hadepannja dengen berkata:
„Hamba liat, saban kali Keizer almarhoem pake Taij Tjiangkoen Tjo Tjin boeat toelak penjerangan, baek di mana djoega, blon faoe pakerdjaännja tida berhasil. Itoe sebab, mengapa Toeankoe tida ang-kat ia mendjadi Touwtok boeat toelak itoe moesoe?"
Ini nasehat ditoeroet oleh Tjo Djwe, jang lan-tas silaken Tjo Tjin dateng di hadepannja. Катое-dian ia berkata pada itoe panglima:
„Keizer almarhoem telah angkat Kheng mendjadi wall, maka sekarang tentoe djoega Kheng tida nanti tega doedoek liatin sadja ini negri diserang oleh balatentara Siok, ja?"
„Tapi hamba ini saorang bodo dengen tida rem-poenjai akal-boedi jang dalem," menjaoet Tjo Tjin:<noinclude></noinclude>
o2st82a2pmijazl5z122bnv3g8ml71v
301096
301075
2026-07-04T12:31:51Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301096
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh||-4188-}}</noinclude>bahoea He-Houw Hoema telah bikin linjap tiga kota dan djoega sekarang barisan Siok soeda sampe di Kie San, tapi angkatan perang jang pertama dari itoe pamerenta telah sampe di sebla Barat soengei Wie Soei, sebab apa hamba harep Toeankoe sigra ki-rim balatentara poeat binasaken itoe moesoe."
Tjo Djwe jang mendenger itoe kabar telah dļadi kaget sekali, dan dengen meringis ia, lantas mena-nja pada mantri-mantrinja jang ada hadlir dalem itoe roewangan:
„Siapatah antara Kheng sekalian jang soeka toe-loeng kami boeat moendoeken balatentara Siok?"
Soe-Touw Ong Long lantas berbangkit dan ma-djoe ka hadepannja dengen berkata:
„Hamba liat, saban kali Keizer almarhoem pake Taij Tjiangkoen Tjo Tjin boeat toelak penjerangan, baek di mana djoega, blon faoe pakerdjaännja tida berhasil. Itoe sebab, mengapa Toeankoe tida ang-kat ia mendjadi Touwtok boeat toelak itoe moesoe?"
Ini nasehat ditoeroet oleh Tjo Djwe, jang lan-tas silaken Tjo Tjin dateng di hadepannja. Катое-dian ia berkata pada itoe panglima:
„Keizer almarhoem telah angkat Kheng mendjadi wall, maka sekarang tentoe djoega Kheng tida nanti tega doedoek liatin sadja ini negri diserang oleh balatentara Siok, ja?"
„Tapi hamba ini saorang bodo dengen tida rem-poenjai akal-boedi jang dalem," menjaoet Tjo Tjin:<noinclude></noinclude>
rulnbuhkhkqll08bdj8lg8c3k1fuvlk
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/263
104
107730
301077
2026-07-04T12:02:39Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
301077
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||-4189-}}</noinclude>,,sebab begitoe, brangkali hamba tida sampe tjakep boeat pangkoe itoe djabatan."
Tjiangkoen djangan menampik begitoe keras, sedeng Tjiangkoen ada djadi mantri jang teroetama dari ini karadjeän," kata Ong Long: Apa lagi akoe sendiri, jang soeda trea dan goblok seperti
saekor koeda jang paling djelek soeka toeroet pada Tjiangkoen di dalem ini perdjalanan."
Hamba jang telah trima Toeankoe poenja boe-di besar," kata poela Tjo Tjin pada Keizernja: boekan sekali-kali brani tampik itoe djabatan, ha-nja hamba melaenken moehoen Toeankoe soeka angkat satoe Hoetjiang boeat bantoe hamba poenja pakerdjaän."
„Kheng pili sadja sendiri, siapa jang Kheng rasa pantes dikoerniaken itoe djabatan."
Kerna Tjo Djwe berkata demikian, maka Tjo Tjin lantas poedjiken saorang she Kwe nama Hoa alias Pek Tje boeat pangkoe itoe pangkat.
Kwe Hoaij itoe terlahir di Jang Khiok bilar gan Thaij Goan, dan di masa itoe ada mendjabat pangkat Tjhisoe di Jong Tjioe dengen gelaran Sia-teng-houw.
Tjo Djwe ada moefakat dengen itoe pilihan, maka Itoe waktoe djoega ia lantas angkat Tjo Tjin men-djadi Taij touw-tok dengen dapet tanda dan kam-pak kabesaran, Kwe Hoaij djadi Hoe-touw-tok, samentara Ong Long jang soeda beroesia toedjoe-poeloe anem taon diangkat mendjadi Koensoe.<noinclude></noinclude>
jhnzas0xngox7zh5fd9eisdfwsq4219
301097
301077
2026-07-04T12:37:11Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301097
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh||-4189-}}</noinclude>„sebab begitoe, brangkali hamba tida sampe tjakep boeat pangkoe itoe djabatan."
„Tjiangkoen djangan menampik begitoe keras, sedeng Tjiangkoen ada djadi mantri jang teroetama dari ini karadjeän," kata Ong Long: „Apa lagi akoe sendiri, jang soeda trea dan goblok seperti
saekor koeda jang paling djelek soeka toeroet pada Tjiangkoen di dalem ini perdjalanan."
„Hamba jang telah trima Toeankoe poenja boe-di besar," kata poela Tjo Tjin pada Keizernja: boekan sekali-kali brani tampik itoe djabatan, ha-nja hamba melaenken moehoen Toeankoe soeka angkat satoe Hoetjiang boeat bantoe hamba poenja pakerdjaän."
„Kheng pili sadja sendiri, siapa jang Kheng rasa pantes dikoerniaken itoe djabatan."
Kerna Tjo Djwe berkata demikian, maka Tjo Tjin lantas poedjiken saorang she Kwe nama Hoa alias Pek Tje boeat pangkoe itoe pangkat.
Kwe Hoaij itoe terlahir di Jang Khiok bilar gan Thaij Goan, dan di masa itoe ada mendjabat pangkat Tjhisoe di Jong Tjioe dengen gelaran Sia-teng-houw.
Tjo Djwe ada moefakat dengen itoe pilihan, maka Itoe waktoe djoega ia lantas angkat Tjo Tjin men-djadi Taij touw-tok dengen dapet tanda dan kam-pak kabesaran, Kwe Hoaij djadi Hoe-touw-tok, samentara Ong Long jang soeda beroesia toedjoe-poeloe anem taon diangkat mendjadi Koensoe.<noinclude></noinclude>
996on0gi7n1v224v3f8gktvmqsliway
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/264
104
107731
301078
2026-07-04T12:04:27Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
301078
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||-4190-}}</noinclude>Balatentara jang diseraken pada Tjo Tjin, ada lebi doea poeloe laksa djoemblanja dan semoea ada soldadoe jang diangkoet dari doea kota, Tong Keng dan Sé Keng.
Satelah menerima itoe djabatan besar, Tjo Tjin lantas angkat Tjo Tjoen, ia poenja soedara moeda jang masi bersanak deket, mendjadi Sianhong dan Tong-Khou Tjiangkoen Tjoe Tjan djadi Poe-Sian-hong. Dan koetika semoea oeroesan ia soeda atoer rapi, pada itoe taon di boelan Tjap-itgwe, ia lantas berangkat sama-sama itoe angkatan perang dengen dianter oleh Tjo Djwe sampe di loear pintoe Barat dari itoe kota Radja.
Tatkala soeda sampe di kota Tiang An, Tjo Tjin laloe sebrangin balatentaranja ka tepi soengei Wie Soei sebla Barat, dan di sitoe ia berdiriken pa-sanggrahannja.
Kamoedian la bikin moefakatan dengen Kwe Hoaij dan Ong Long boeat bitjaraken daja oepaja begi-mana ia moesti goenaken boeat moendoerken moesoe.
Akoe kira begini ada djılan jang paling baek," kata Ong Long dengen swara sedikit sombong: Besok Touwtok boleh s'apken satoe barisan de-ngen berbagi-bagi bendera soepaja djadi kallatan kerèn di pamandangan moesoe. Kamoedian akoe nanti madjoe ka depan itoe barisan, tapi Touwtok djangan kira akoe maoe angkat sendjata, itoelah boekan, hanja akoe nanti boeka bitjara boeat<noinclude></noinclude>
drtc94k7egr06zlhzidrbzwmbwy6tv9
301101
301078
2026-07-04T12:43:12Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301101
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh||-4190-}}</noinclude>Balatentara jang diseraken pada Tjo Tjin, ada lebi doea poeloe laksa djoemblanja dan semoea ada soldadoe jang diangkoet dari doea kota, Tong Keng dan Sé Keng.
Satelah menerima itoe djabatan besar, Tjo Tjin lantas angkat Tjo Tjoen, ia poenja soedara moeda jang masi bersanak deket, mendjadi Sianhong dan Tong-Khou Tjiangkoen Tjoe Tjan djadi Poe-Sian-hong. Dan koetika semoea oeroesan ia soeda atoer rapi, pada itoe taon di boelan Tjap-itgwe, ia lantas berangkat sama-sama itoe angkatan perang dengen dianter oleh Tjo Djwe sampe di loear pintoe Barat dari itoe kota Radja.
Tatkala soeda sampe di kota Tiang An, Tjo Tjin laloe sebrangin balatentaranja ka tepi soengei Wie Soei sebla Barat, dan di sitoe ia berdiriken pa-sanggrahannja.
Kamoedian la bikin moefakatan dengen Kwe Hoaij dan Ong Long boeat bitjaraken daja oepaja begi-mana ia moesti goenaken boeat moendoerken moesoe.
Akoe kira begini ada djılan jang paling baek," kata Ong Long dengen swara sedikit sombong: Besok Touwtok boleh s'apken satoe barisan de-ngen berbagi-bagi bendera soepaja djadi kallatan kerèn di pamandangan moesoe. Kamoedian akoe nanti madjoe ka depan itoe barisan, tapi Touwtok djangan kira akoe maoe angkat sendjata, itoelah boekan, -hanja akoe nanti boeka bitjara boeat<noinclude></noinclude>
6ydk6y8uu2bbz0qnlpd4chm413esh1n
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/44
104
107732
301084
2026-07-04T12:13:16Z
Anisnurohmah
26494
/* Telah diuji baca */
301084
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Anisnurohmah" /></noinclude>34
lang sampe tengah malem, dan itoe Ma Moesanip serta
mantoenja kaloe soeda toeroen mata hari, dia orang tiada
kloear dari roemahnja."
Si Poasa menjaoet :
"Baek, nanti besok malem goea datang ; loe sedia- sedia
sadja soepaja orang djangan sekali dapat taoe . "
Sehabisnja dia orang bitjara, Samioen kasi 5 pasmat
pandjer kepada Si Poasa, dan dia orang troes poelang ke
roemahnja, serta kasi taoe ini resia kepada Manja dan
Njonja Hajati, sehabisnja Manja denger begitoe, dia djadi
gemeter badannja dan berkata , jang dia besok pagi maoe
pergi ka Kampoeng Melajoe dan maoe menginep disana
barang 4 ataoe 5 malem, dan maoe adjak ma Boejoeng
sama-sama . Njonja Hajati denger itoe resia dia djadi
takoet sabentaran, tetapi djadi brani kombali dan kata
kepada lakinja :
"Alhamdoelillah ! "
Besok sorenja Samioen kata sama Njai Dasima :
"Kita
orang di- oendang ka kampoeng Ketapang boeat denger
orang batja hikajat Amir Hamdjah ; mari kita pergi , biar
Njonja Hajati toenggoe roemah bersama -sama kenalankoe
dari Kampoeng Kwitang anterin kesana, troesa djalan di
djalan besar, djalan jang lebi deket di kebonnja Ma
Moesanip, bole kita troes kesitoe sadja . "
Njai Dasima soeka hati jang lakinja begitoe baek boeat
adjak dia djalau- djalan , maka dia toekar badjoe, toekar
kaen dan sisir ramboet, bersedia boeat pergi melantjong ,
serta bersedia satoe obor . Kira-kira djam poekoel 8 da-<noinclude></noinclude>
dca3dvjavir69cb6jcqcxfeohsvwdle
301090
301084
2026-07-04T12:25:27Z
Anisnurohmah
26494
/* Telah diuji baca */
301090
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Anisnurohmah" /></noinclude>34
lang sampe tengah malem, dan itoe Ma Moesanip serta mantoenja kaloe soeda toeroen mata hari, dia orang tiada
kloear dari roemahnja."
{{c|Si Poasa menjaoet:}}
"Baek, nanti besok malem goea datang; loe sedia- sedia sadja soepaja orang djangan sekali dapat taoe."
Sehabisnja dia orang bitjara, Samioen kasi 5 pasmat pandjer kepada Si Poasa, dan dia orang troes poelang ke roemahnja, serta kasi taoe ini resia kepada Manja dan Njonja Hajati, sehabisnja Manja denger begitoe, dia djadi gemeter badannja dan berkata, jang dia besok pagi maoe pergi ka Kampoeng Melajoe dan maoe menginep disana barang 4 ataoe 5 malem, dan maoe adjak ma Boejoeng sama-sama. Njonja Hajati denger itoe resia dia djadi takoet sabentaran, tetapi djadi brani kombali dan kata kepada lakinja:
{{c|"Alhamdoelillah!"}}
Besok sorenja Samioen kata sama Njai Dasima: "Kita orang di-oendang ka kampoeng Ketapang boeat denger orang batja hikajat Amir Hamdjah; mari kita pergi, biar Njonja Hajati toenggoe roemah bersama-sama kenalankoe dari Kampoeng Kwitang anterin kesana, troesa djalan di djalan besar, djalan jang lebi deket di kebonnja Ma Moesanip, bole kita troes kesitoe sadja."
Njai Dasima soeka hati jang lakinja begitoe baek boeat adjak dia djalau- djalan, maka dia toekar badjoe, toekar
kaen dan sisir ramboet, bersedia boeat pergi melantjong, serta bersedia satoe obor. Kira-kira djam poekoel 8 da-<noinclude></noinclude>
hutcbaek0zek3t6hurxk0jydvhj8zsw
301116
301090
2026-07-04T13:03:29Z
Aeia aai
24023
/* Tervalidasi */
301116
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Aeia aai" />{{rh||34}}</noinclude>{{hwe|lang|poelang}} sampe tengah malem, dan itoe Ma Moesanip serta mantoenja kaloe soeda toeroen mata hari, dia orang tiada kloear dari roemahnja.”
{{c|Si Poasa menjaoet:}}
„Baek, nanti besok malem goea datang; loe sedia-sedia sadja soepaja orang djangan sekali dapat taoe.”
Sehabisnja dia orang bitjara, Samioen kasi 5 pasmat pandjer kepada Si Poasa, dan dia orang troes poelang ke roemahnja, serta kasi taoe ini resia kepada Manja dan Njonja Hajati, sehabisnja Manja denger begitoe, dia djadi gemeter badannja dan berkata, jang dia besok pagi maoe pergi ka Kampoeng Melajoe dan maoe menginep disana barang 4 ataoe 5 malem, dan maoe adjak ma Boejoeng sama-sama. Njonja Hajati denger itoe resia dia djadi takoet sabentaran, tetapi djadi brani kombali dan kata kepada lakinja:
{{c|„Alhamdoelillah!”}}
Besok sorenja Samioen kata sama Njai Dasima: „Kita orang di-oendang ka kampoeng Ketapang boeat denger orang batja hikajat Amir Hamdjah; mari kita pergi, biar Njonja Hajati toenggoe roemah bersama-sama kenalankoe dari Kampoeng Kwitang anterin kesana, troesa djalan di djalan besar, djalan jang lebi deket di kebonnja Ma Moesanip, bole kita troes kesitoe sadja.”
Njai Dasima soeka hati jang lakinja begitoe baek boeat adjak dia djalau-djalan, maka dia toekar badjoe, toekar kaen dan sisir ramboet, bersedia boeat pergi melantjong, serta bersedia satoe obor. Kira-kira djam poekoel 8 {{hws|da|datang}}<noinclude></noinclude>
e1284vbm7h6a6lufcmq08zw6uni8cv7
Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/1
104
107733
301085
2026-07-04T12:13:43Z
Sikurakurasi
27138
/* Tanpa teks */
301085
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Sikurakurasi" /></noinclude><noinclude></noinclude>
qh3sh4bm08wwvpt4fi82zay3g387tl2
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/68
104
107734
301087
2026-07-04T12:22:08Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301087
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh|67|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>Sin~tjing poenja tjara berklai sekarang boekan seperti tadi, waktoe ia berhadepan sama Ong Pih. Ia sekarang goenaken lebi banjak tenaga boeat bisa roeboeken Ong Pah jang gaga :
Satoe fihak Sin tjing dan Ong Pah berklai sanget heibat, adalah dilain fihak dengen diam-diam Ong Pih ambil kombali toembaknja dan kemoedian kasi bantoean pada soedaranja.
Sin~tjing satoe bertanding sama doea orang !
Wangpo jang tida bisa meliat kongtjoenja dikroeboetin begitoe roepa, lantes madjoe dan kasi bantoean.
Ia disamboet oleh Ong Pih.
Sekarang berklaian djadi lebi rame. Ampat orang bertanding djadi satoe ! Soearanja sendjata jang saben beradoe kadengeran sanget keras !
Wangpo poenja kepinteran bole djoega diandelken. Dengen ia poenja roejoeng ia bisa lawan Ong Pih poenja toembak. Ia bikin bebrapa kali Ong Pih moesti moendoer boeat tida djadi mampoes kepoekoel itoe sendjata. Tapi keadaan jang begitoe tida berdjalan lama, sebab tida lama kemoedian bebrapa kawanan bangsat jang lain sigra mendatengin semoea.
Kira-kira seratoes orang lebi, antara mana ada keliatan djoega Pay Lang dan Khim-thong.
Itoe kongtjoe dan gondalnja kepalain sarombongan kawanan bangsat, sama-sama dateng dengen maksoed koeroeng itoe doea orang !
Tadinja Sin~tjing berdiri disatoe fihak berklai<noinclude></noinclude>
0ag9e6nynisoc8kfrs2rm9igv7ayue6
301088
301087
2026-07-04T12:22:46Z
Alicya-
21994
301088
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|67}}</noinclude>Sin~tjing poenja tjara berklai sekarang boekan seperti tadi, waktoe ia berhadepan sama Ong Pih. Ia sekarang goenaken lebi banjak tenaga boeat bisa roeboeken Ong Pah jang gaga :
Satoe fihak Sin tjing dan Ong Pah berklai sanget heibat, adalah dilain fihak dengen diam-diam Ong Pih ambil kombali toembaknja dan kemoedian kasi bantoean pada soedaranja.
Sin~tjing satoe bertanding sama doea orang !
Wangpo jang tida bisa meliat kongtjoenja dikroeboetin begitoe roepa, lantes madjoe dan kasi bantoean.
Ia disamboet oleh Ong Pih.
Sekarang berklaian djadi lebi rame. Ampat orang bertanding djadi satoe ! Soearanja sendjata jang saben beradoe kadengeran sanget keras !
Wangpo poenja kepinteran bole djoega diandelken. Dengen ia poenja roejoeng ia bisa lawan Ong Pih poenja toembak. Ia bikin bebrapa kali Ong Pih moesti moendoer boeat tida djadi mampoes kepoekoel itoe sendjata. Tapi keadaan jang begitoe tida berdjalan lama, sebab tida lama kemoedian bebrapa kawanan bangsat jang lain sigra mendatengin semoea.
Kira-kira seratoes orang lebi, antara mana ada keliatan djoega Pay Lang dan Khim-thong.
Itoe kongtjoe dan gondalnja kepalain sarombongan kawanan bangsat, sama-sama dateng dengen maksoed koeroeng itoe doea orang !
Tadinja Sin~tjing berdiri disatoe fihak berklai<noinclude></noinclude>
gxu8qidmynz7mtjdoaly5rxkbuz4pd6
301110
301088
2026-07-04T12:57:13Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301110
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|67}}</noinclude>Sin~tjing poenja tjara berklai sekarang boekan seperti tadi, waktoe ia berhadepan sama Ong Pih. Ia sekarang goenaken lebi banjak tenaga boeat bisa roeboeken Ong Pah jang gaga :
Satoe fihak Sin tjing dan Ong Pah berklai sanget heibat, adalah dilain fihak dengen diam-diam Ong Pih ambil kombali toembaknja dan kemoedian kasi bantoean pada soedaranja.
Sin~tjing satoe bertanding sama doea orang !
Wangpo jang tida bisa meliat kongtjoenja dikroeboetin begitoe roepa, lantes madjoe dan kasi bantoean.
Ia disamboet oleh Ong Pih.
Sekarang berklaian djadi lebi rame. Ampat orang bertanding djadi satoe ! Soearanja sendjata jang saben beradoe kadengeran sanget keras !
Wangpo poenja kepinteran bole djoega di-andelken. Dengen ia poenja roejoeng ia bisa lawan Ong Pih poenja toembak. Ia bikin be-brapa kali Ong Pih moesti moendoer boeat tida djadi mampoes kepoekoel itoe sendjata. Tapi keadaan jang begitoe tida berdjalan lama, sebab tida lama kemoedian bebrapa kawanan bangsat jang lain sigra mendatengin semoea.
Kira-kira seratoes orang lebi, antara mana ada keliatan djoega Pay Lang dan Khim-thong.
Itoe kongtjoe dan gondalnja kepalain sarom-bongan kawanan bangsat, sama-sama dateng dengen maksoed koeroeng itoe doea orang !
Tadinja Sin~tjing berdiri disatoe fihak berklai<noinclude></noinclude>
cd8amt4xpyy6anngfnqtjpia3zo3koq
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/69
104
107735
301089
2026-07-04T12:25:16Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301089
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh|68|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>pada Ong Pah dan Wangpo dilain fihak berhadepan sama Ong Pih, tapi satelah Sin tjing liat itoe lain rombongan mendatengin, ia soeda pikir pasti, tentoe marika berdoea bakal dikoeroeng oleh itoe kawanan rampok.
Dengen tjepet Sin~tjing toekar ia poenja tempat, sambil tangkis bebrapa poekoelan jang dibriken oleh Ong Pah, ia lari mendeketin pada Wangpo, dan berdiri sama-sama dalem satoe fihak aken lawan teroes itoe poeloean kawanan rampok jang berdiri dilain fihak.
Itoe tjara ia goenaken soepaja saben sa'at jang perloe satoe pada lain bisa kasi pertoeloengan.
Sin~tjing sekarang moesti keloearken betoel kepandeannja ! Ia berdoea boekan lagi bertaroeng sama tiga ampat moesoe, hanja sama sekali tida koerang dari 110 orang !
Satoe djam soeda liwat dengen tjepet. Ong Pah brikoet kawannja belon bisa kalaken itoe doea moesoe jang tanggoe.
Tapi kemoedian, setaoe lantaran apa, keliatan toembaknja Sin-tjing soeda tida bisa dimaenken seperti biasa. Ia roepanja goenaken itoe sendjata tjoema boeat menangkis sadja. Ini hal sakedjepan sadja dapet di liat oleh Wangpo, ia mendoega barangkali kongtjoenja soeda terlaloe tjape atawa soeda tida sanggoep melawan lebi lama pada itoe kawanan bangsat. Djoestroe lantaran itoe, ia poenja pikiran djadi sanget koeatir, bila ia berdoea<noinclude></noinclude>
fcktn1zq1w9uglv14zjf6p8fy713xd8
301112
301089
2026-07-04T13:00:53Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301112
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh|68|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>pada Ong Pah dan Wangpo dilain fihak berha-depan sama Ong Pih, tapi satelah Sin tjing liat itoe lain rombongan mendatengin, ia soeda pikir pasti, tentoe marika berdoea bakal di-koeroeng oleh itoe kawanan rampok.
Dengen tjepet Sin~tjing toekar ia poenja tempat, sambil tangkis bebrapa poekoelan jang dibriken oleh Ong Pah, ia lari mendeketin pada Wangpo, dan berdiri sama-sama dalem satoe fihak aken lawan teroes itoe poeloean kawanan rampok jang berdiri dilain fihak.
Itoe tjara ia goenaken soepaja saben sa'at jang perloe satoe pada lain bisa kasi pertoeloengan.
Sin~tjing sekarang moesti keloearken betoel kepandeannja ! Ia berdoea boekan lagi berta-roeng sama tiga ampat moesoe, hanja sama sekali tida koerang dari 110 orang !
Satoe djam soeda liwat dengen tjepet. Ong Pah brikoet kawannja belon bisa kalaken itoe doea moesoe jang tanggoe.
Tapi kemoedian, setaoe lantaran apa, ke-liatan toembaknja Sin-tjing soeda tida bisa di-maenken seperti biasa. Ia roepanja goenaken itoe sendjata tjoema boeat menangkis sadja. Ini hal sakedjepan sadja dapet di liat oleh Wang-po, ia mendoega barangkali kongtjoenja soeda terlaloe tjape atawa soeda tida sanggoep melawan lebi lama pada itoe kawanan bangsat. Djoestroe lantaran itoe, ia poenja pikiran djadi sanget koeatir, bila ia berdoea<noinclude></noinclude>
s4zcfd2dxgcp546kaaqno1hxn8s2i7e
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/70
104
107736
301092
2026-07-04T12:27:44Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301092
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|69}}</noinclude>tida lantes bisa lariken diri, terang sekali bakal mampoes ditangannja itoe kawanan perampok !
Dan sekarang, bagimana ia moesti berlakoe boeat bisa lolosken diri dari itoe bahaja ?!
{{rule|height=2px|7em}}<noinclude></noinclude>
h6d8p4rsq8ocwxd99d51dahlp6h7av1
301113
301092
2026-07-04T13:01:24Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301113
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|69}}</noinclude>tida lantes bisa lariken diri, terang sekali bakal mampoes ditangannja itoe kawanan perampok !
Dan sekarang, bagimana ia moesti berlakoe boeat bisa lolosken diri dari itoe bahaja ?!
{{rule|height=2px|7em}}<noinclude></noinclude>
4tggl92ainm9t08tnztnusshjqcy9tu
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/71
104
107737
301095
2026-07-04T12:31:25Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301095
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh|70|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>{{center|{{x-larger|X.}}}}
Apa jang di doega oleh Wangpo sabenernja sala. Sin~tjing poenja sendjata apabila
terliat begitoe roepa, boekannja ia djadi tjape atawa berasa poetoes harepan boeat moendoerken itoe sakoempoelan moesoe.
Tapi ia mengerti, datengnja ia poenja moesoe~moesoe lebi lama boekan djadi lebi sedikit! Dan lantaran itoe, maka ia ambil sikep mendjaga sadja. Ia taoe, ia soeker bisa menangken itoe moesoe jang selain djoemblahnja sanget besar poen ampir semoeanja mengerti ilmoe silat.
Ia pikir, sasoedanja dapet mengaso sedikit, kemoedian ia maoe kasi tanda pada Wangpo boeat lantes mengamoek berbareng dengen heibat. Berklai tjara begini ada taktiknja Pek Hao, Sin~tjing taoe, dengen itoe tjara, ia tida perdoeliken brapa besar moesoenja ada, tentoe dengen lantes ia bisa moendoerken atawa sedikitoja, bisa koerangin djoemblahnja marika. Sebab banjak kali orang sala artiken, bila meliat moesoe sedeng berada dalem keada'an begitoe roepa, dikira soeda habis tenaga atawa merasa kewala'an, djadi hatinja bisa lebi seneng dan berbareng dengen itoe, pendjaga'an djoega djadi koerang betoel. Tapi kaloe di itoe saat di goenaken serangan seroe dan mendadak, banjak harepan bisa kalaken moesoenja.
Begitoelah Sin~tjing poenja tjara beklai,<noinclude></noinclude>
fie7gffnecpngqn5j0qaw1cqxhlyrwe
301115
301095
2026-07-04T13:03:21Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301115
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh|70|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>{{center|{{x-larger|X.}}}}
Apa jang di doega oleh Wangpo sabe-nernja sala. Sin~tjing poenja sendjata apabila terliat begitoe roepa, boekannja ia djadi tjape atawa berasa poetoes harepan boeat moendoerken itoe sakoempoelan moesoe.
Tapi ia mengerti, datengnja ia poenja moesoe~moesoe lebi lama boekan djadi lebi sedikit! Dan lantaran itoe, maka ia ambil sikep mendjaga sadja. Ia taoe, ia soeker bisa menangken itoe moesoe jang selain djoemblahnja sanget besar poen ampir semoeanja me-ngerti ilmoe silat.
Ia pikir, sasoedanja dapet mengaso sedikit, kemoedian ia maoe kasi tanda pada Wangpo boeat lantes mengamoek berbareng dengen heibat. Berklai tjara begini ada taktiknja Pek Hao, Sin~tjing taoe, dengen itoe tjara, ia tida perdoeliken brapa besar moesoenja ada, tentoe dengen lantes ia bisa moendoerken atawa sedikitoja, bisa koerangin djoemblahnja marika. Sebab banjak kali orang sala artiken, bila meliat moesoe sedeng berada dalem keada'an begitoe roepa, dikira soeda habis tenaga atawa merasa kewala'an, djadi hatinja bisa lebi seneng dan berbareng dengen itoe, pendjaga'an djoega djadi koerang betoel. Tapi kaloe di itoe saat di goenaken serangan seroe dan mendadak, banjak harepan bisa kalaken moesoenja.
Begitoelah Sin~tjing poenja tjara beklai,<noinclude></noinclude>
4uarqzgtbmfv096djtzskp2lnm03rj5
Halaman:078 Lampong, Krui.djvu/3
104
107738
301098
2026-07-04T12:41:55Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
301098
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
128. měngan<br>
129. kabětohan<br>
130. nginoem<br>
131. maboe'<br>
132. mahoe, kemahoean<br>
133. mettong<br>
134. mětong<br>
137. bělot<br>
138. pědam<br>
139/<br>
140. bà’hanipi<br>
144. tjětjok<br>
145. lapah<br>
146. soehoen<br>
147. babai<br>
148. pi'<br>
149. mědjong<br>
150. mědjong sila<br>
151. mědjong soembah<br>
152. soenggoe'<br>
153. langooi<br>
154. teṟo'<br>
156. dědit<br>
157. njěsol<br>
158. soeaṟa<br>
159. hamong<br>
160. njoehoe<br>
161. halang<br>
163. miwang<br>
165. ngimoet<br>
166. tahaboe<br>
167. měloei<br>
169. beṟsim<br>
170. měhěgol<br>
172. měsědoek<br>
173. lělonan<br>
174. makĕrak<br>
176. piangah<br>
177. tjoenggo'<br>
182. oeṟi<br>
183. pegat<br>
184. pegat mati<br>
188. bebatang
{{multicol-break}}
191. pekoeboeran, patjĕtjoekan<br>
192. pěgatkon<br>
193. měnjimbang<br>
194. njimbang<br>
196. katan<br>
197. màroenoe'<br>
199. haban<br>
200. bahaban mĕṟoejoeh<br>
202. moenjai<br>
203. djoeajo' batoe<br>
205. ngělěki'<br>
207. saki' těnai<br>
209. ṟělěṟa' ṟělĕṟa'<br>
210. katoemboehan<br>
211. idoṟ bělias<br>
214. <1><br>
219. saki' oeloe<br>
220. siman, salat<br>
222. binto'<br>
223. ngĕngōṟan<br>
224. těkěṟoe'<br>
225. lipai<br>
227. oeba<br>
228. tiloe<br>
229. boeta<br>
231. djoeling, ṟilot<br>
232. ṟadoe moenjai<br>
234. měmmang, sěboe-sĕboe<br>
235. doekoen<br>
236. djalma<br>
237. oeloen<br>
238. oeloen<br>
239. gelaṟ<br>
240. edok<br>
241. bakas<br>
242. běbai<br>
243/<br>
244. bakas<br>
245/<br>
246. toean oedo<br>
248/ <br>
249. moelli<br>
250. maranai
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
kxr650d3maqlefynyaeh98tzxspjk9a
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/72
104
107739
301100
2026-07-04T12:42:02Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301100
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|71}}</noinclude>hingga Wangpo sendiri Poen bisa sala mendoega.
Sabelonnja Wangpo bisa mengerti apa jang mendjadi sebabnja, maka itoe kongtjoe poenja sendjata keliatan lemes dan tjoema bisa menahan sadja moesoe poenia serangan, mendadak dibagian blakangoja itoe rombongan perampok djadi kalang kaboet. Treakan-treakan rioe tida lama kemoedian ikoet menjoesoel, kekaloetan besar lantes timboel.
Apatah jang soeda terdjadi di sitoe?
Satoe orang stenga toea, dengen pegang toembak besar, pakeannja serbab poeti, keliatan lagi mengamoek sanget heibat pada itoe kawanan perampok. Roepanja ia tida perdoeliken segala apa. Sapa jang ia deketin tida lama pasti roehoe dan terboenoe mati.
Sabentar sadja itoe rombongan perampok terpentjar tida karoean !
Siapatah adanja itoe orang toea jang begitoe gaga ? Saorang diri brani menerdjang masoek dalem barisan brandal jang begitoe tebel ? Apatah ia poenja maksoed ?.
Ialah boekan lain, hanjah Pek Hao sendiri, alias si Matjan poeti !
Lantaran Ongpien poenja dateng ada membawa kabar begitoe roepa, Pek Hao jang denger itoe semoea, djadi sanget koeatir, djangan-djangan Sin~tjing berdoea Wangpo tida sanggoep berdepan pada moesoe-moesoenja. la poenja kekoeatiran itoe menjebabken<noinclude></noinclude>
8mzr340634ixtvv9lwi7qenkv7e6c4k
301121
301100
2026-07-04T13:07:52Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301121
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|71}}</noinclude>hingga Wangpo sendiri Poen bisa sala mendoega.
Sabelonnja Wangpo bisa mengerti apa jang mendjadi sebabnja, maka itoe kongtjoe poenja sendjata keliatan lemes dan tjoema bisa menahan sadja moesoe poenia serangan, mendadak di-bagian blakangnja itoe rombongan perampok djadi kalang kaboet. Treakan-treakan rioe tida lama kemoedian ikoet menjoesoel, keka-loetan besar lantes timboel.
Apatah jang soeda terdjadi di sitoe?
Satoe orang stenga toea, dengen pegang toembak besar, pakeannja serbab poeti, keliatan lagi mengamoek sanget heibat pada itoe kawanan perampok. Roepanja ia tida perdoeli-ken segala apa. Sapa jang ia deketin tida lama pasti roehoe dan terboenoe mati.
Sabentar sadja itoe rombongan perampok terpentjar tida karoean !
Siapatah adanja itoe orang toea jang begitoe gaga ? Saorang diri brani menerdjang masoek dalem barisan brandal jang begitoe tebel ? Apatah ia poenja maksoed ?.
Ialah boekan lain, hanjah Pek Hao sendiri, alias si Matjan poeti !
Lantaran Ongpien poenja dateng ada mem-bawa kabar begitoe roepa, Pek Hao jang denger itoe semoea, djadi sanget koeatir, dja-ngan-djangan Sin~tjing berdoea Wangpo tida sanggoep berdepan pada moesoe-moesoenja. la poenja kekoeatiran itoe menjebabken<noinclude></noinclude>
ttnhloupl5317x0tcp4blan5cn5lwtu
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/73
104
107740
301102
2026-07-04T12:45:47Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301102
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh|72|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>ia lantes pangkoel toembaknja jang soeda hampir doea poeloe lima taoen tida taoe digoenaken memboence manoesia.
Waktoe Ongpien dateng, Pek Hao sedeng berada sendirian membatja boekoe hikajat, lantaran sedari paginja Sin Liong berdoea Tho Hoa, pigi ka koeboeran sembajangin roh soetjinja ntjim Sian~tjing, jang djadi Sin Liong poenja iboe.
Pek Hao zonder toenggoe sampe kadoea soedaranja dateng, lantes dengen sigra berdandan, kemoedian menoelis satoe soerat pendek jang berboeni begini :
''Soedara,''
''Soesoel padakoe salekasnja kaoe dateng ka djoeroesan Hangtjioe. Sin tjing lantaran nampak oeroesan perloe misti menoeloeng orang, akoe koeatir ia berdoea Wangpo dapet bahaja. Akoe menjoesoel padanja berdoea saorang diri. Kaoe bole lantas menjoesoel, djangan loepa bawa sekali sendjatamoe !''
{{Right|''Pek_hao.''}}
Itoe soerat pendek ia lantes trimaken Ongpien, pesen ini boedjang aken sampeken itoe soerat pada Sin Liong.
Begitoelah itoe hari, sasoedanja ia berdjalan sampe ampir djam 2 siang,<noinclude></noinclude>
90rps46zrido220s3t8wniqcftrv4mm
301122
301102
2026-07-04T13:10:57Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301122
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh|72|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>ia lantes pangkoel toembaknja jang soeda hampir doea poeloe lima taoen tida taoe digoenaken memboence manoesia.
Waktoe Ongpien dateng, Pek Hao sedeng berada sendirian membatja boekoe hikajat, lantaran sedari paginja Sin Liong berdoea Tho Hoa, pigi ka koeboeran sembajangin roh soetji-nja ntjim Sian~tjing, jang djadi Sin Liong poenja iboe.
Pek Hao zonder toenggoe sampe kadoea soedaranja dateng, lantes dengen sigra berdan-dan, kemoedian menoelis satoe soerat pendek jang berboeni begini :
''Soedara,''
''Soesoel padakoe salekasnja kaoe dateng ka djoeroesan Hangtjioe. Sin tjing lantaran nampak oeroesan perloe misti menoeloeng orang, akoe koeatir ia berdoea Wangpo dapet bahaja. Akoe menjoesoel padanja berdoea saorang diri. Kaoe bole lantas menjoesoel, djangan loepa bawa sekali sendjatamoe !''
{{Right|''Pek_hao.''}}
Itoe soerat pendek ia lantes trimaken Ong-pien, pesen ini boedjang aken sampeken itoe soerat pada Sin Liong.
Begitoelah itoe hari, sasoedanja ia berdjalan sampe ampir djam 2 siang,<noinclude></noinclude>
2k7w7he9qdx7matp5x1p2b98pbxsvr9
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/74
104
107741
301104
2026-07-04T12:48:32Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301104
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|73}}</noinclude>mendadak diseblah depan keliatan rame-rame banjak orang berkroemoen.
Pertama Pek Hao preksa marika poenja keada'an dengen teliti, dari djaoeh djaoeh ia keliatan doea orang sedeng bertempoer begitoe heibat melawan poeloean moesoe. Tapi sasoeda ia dateng deketan, baroelah ia kenalin, bahoea itoe 2 orang, ada ia poenja anak dan pengikoetnja sendiri!
Dengen tjepet Pek Hao lantes madjoe memboeroe dan teroes menjerang masoek dalem barisan moesoe jang laloe terpentjar.
Pek Hao teroes mengamoek deggen seroe, segala orang jang ketemoe padanja, tida tahan doea minuut lantes roeboe binasa !
Begitoe tjepet dan begitce gesit Pek Hao berklai, a poenja tenaga roepanja masi tetep seperti Pek Hao diwaktoe doeapoeloe lima taoer jang laloe !
Sepoeloe, doea poeloe kawanan bangsat soeda roeboe djadi korban toembakoja, antara siapa ada terliat dioega Khimthong jang tjilaka, sedeng Pay Lang jang tida keboeroe melarikan diri, lantaran selaloe berdeketan sama Khim-thong, tangan seblahnja soedadjadi ilang kena disamber oleh Pek Hao poenia toembak !
„Akoe dateng bantoe padamoe, Sin~tjing!“. Pek Hao bertreak sasoedanja dateng berdeketan sama Sin~tjing, tapi Sin~tjing roepanja tida ketahoei itoe lebi siang, sebab ia sendiri sedeng<noinclude></noinclude>
4i1bru90byyuk8tq9qicd41lelsix2e
301127
301104
2026-07-04T13:20:20Z
Anisnurohmah
26494
/* Tervalidasi */
301127
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Anisnurohmah" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|73}}</noinclude>mendadak diseblah depan keliatan rame-rame banjak orang berkroemoen.
Pertama Pek Hao preksa marika poenja keada'an dengen teliti, dari djaoeh djaoeh ia keliatan doea orang sedeng bertempoer begitoe heibat melawan poeloean moesoe. Tapi sasoeda ia dateng deketan, baroelah ia kenalin, bahoea itoe 2 orang, ada ia poenja anak dan pengikoetnja sendiri!
Dengen tjepet Pek Hao lantes madjoe memboeroe dan teroes menjerang masoek dalem barisan moesoe jang laloe terpentjar.
Pek Hao teroes mengamoek deggen seroe, segala orang jang ketemoe padanja, tida tahan doea minuut lantes roeboe binasa !
Begitoe tjepet dan begitce gesit Pek Hao berklai, a poenja tenaga roepanja masi tetep seperti Pek Hao diwaktoe doeapoeloe lima taoer jang laloe !
Sepoeloe, doea poeloe kawanan bangsat soeda roeboe djadi korban toembakoja, antara siapa ada terliat dioega Khimthong jang tjilaka, sedeng Pay Lang jang tida keboeroe melarikan diri, lantaran selaloe berdeketan sama Khim-thong, tangan seblahnja soedadjadi ilang kena disamber oleh Pek Hao poenia toembak !
„Akoe dateng bantoe padamoe, Sin~tjing!“. Pek Hao bertreak sasoedanja dateng berdeketan sama Sin~tjing, tapi Sin~tjing roepanja tida ketahoei itoe lebi siang, sebab ia sendiri sedeng<noinclude></noinclude>
mkofbxqbh8unmp6cwvuockjhv977tz4
Halaman:078 Lampong, Krui.djvu/4
104
107742
301106
2026-07-04T12:49:24Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
301106
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
252. moelli<br>
255. bapa'<br>
256. ina<br>
257/<br>
258. anak negara<br>
261. anak bakas<br>
262. anak bĕbai<br>
263. pamong<br>
264. kadjong<br>
266. poejoe'<br>
267. poejoe' toering.<br>
268. poeaṟi<br>
269. anak bai<br>
270/<br>
271. oedo<br>
272/<br>
273. ading<br>
274. oempoe<br>
275/<br>
276. oewa', amatoeha<br>
277-<br>
280. oewa'<br>
281-<br>
286. kaminan-kaminan<br>
287/<br>
289. kapoenakan<br>
288/<br>
289. kapoenakan<br>
291-<br>
294. kapoenakan<br>
295. kapoenakan<br>
296. kapoenakan<br>
297/<br>
298. mantoeha<br>
299. mantoe<br>
300. mantoe<br>
302/<br>
303. anak tiṟi<br>
304. <2><br>
305. anak angkon<br>
306-<br>
309. lakaú<br>
310. lakau<br>
311-<br>
314. lakau<br>
315. sěkampoeng
{{multicol-break}}
316. ma' sěkampoeng<br>
317. kadjong<br>
318. kadjong<br>
320. kantja, ṟi'<br>
324. koeaṟi<br>
326. negeṟi<br>
327. kalabat negeṟi<br>
329. pěkan<br>
330. <3><br>
331. doekoen<br>
332. tangkal, djimat<br>
333. hiwang<br>
334. toengko' betoeah<br>
335. boekoe hiwang, soerat<br>
337. pěmanohan<br>
338. tanda<br>
339. <4><br>
340. pěmanohan<br>
341. hantoe tinggi<br>
343/<br>
344. maja<br>
345. <5><br>
347. njoedoe'<br>
351. soeṟatan<br>
352. kělabai, lamban<br>
353. kaṟetas<br>
354. soeṟat<br>
355. kitab<br>
356. wawaṟahan<br>
358. waja', adi-adi<br>
359. tjětjawa<br>
362. <6><br>
364. <7><br>
365. djalma<br>
366. hangkiṟat<br>
367. <8><br>
368. bědoea kětoelahan<br>
369. ralang, sapa'<br>
370. sisil, pamali<br>
371. pěngoeloe, imam <br>
372. imam bebai<br>
374. langgaṟ
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
j21ubqc6w3xbdw99ou84pr2uy6z86fq
Halaman:078 Lampong, Krui.djvu/5
104
107743
301108
2026-07-04T12:54:25Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
301108
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
375. <9><br>
377. lamban bitjaṟa <br>
378. <10><br>
379. dekati mangkoe<br>
380. mantṟi<br>
381. paṟlakoe<br>
382. keṟamat<br>
386. proatin<br>
388. <11><br>
389. tetoeha dipekon<br>
390. hoeloebalang<br>
391. oentoeng moedjoer<br>
392. sisil<br>
393. djalma, kaṟamian<br>
394. batoeh <batoch?>, badoea <br>
396. hadat<br>
397. djalma djahat<br>
399. hoekoem<br>
400. danda, hoetang<br>
401. said<br>
402. batin<br>
403. djalma ngiring<br>
404. ngam báradoe<br>
407/<br>
408. kawin nikah.<br>
410. pasijang, patjoetang<br>
411. mas kawin<br>
412. bertoenangan<br>
413. ka oepian<br>
414. doekoen bĕbai<br>
415. marindang, sakageṟingan<br>
416. běbai paṟindang<br>
417. moeli naṟi<br>
418. pělakoe<br>
419. biola<br>
420. bansi, sĕṟdam<br>
421. <12><br>
422. ṟědap<br>
423. gambang<br>
424. goeng, tala<br>
426. djoeṟing, ginggoeng<br>
427. toengkah <br>
428. naṟi
{{multicol-break}}
430. tětědoehan, teteko' an<br>
432. goeṟaú<br>
433. gasing<br>
437. lamban<br>
438. sapoe<br>
440. pamoegoengan<br>
441. roentan, nipah<br>
442. galoempoi<br>
443/<br>
444. siṟap<br>
446. tandoe' kambing<br>
449. ṟango'<br>
451. singkapan<br>
452. toekoe<br>
453. djan<br>
454. <13><br>
456/<br>
457. lantai pĕṟing, gesi papan<br>
458/<br>
459. sěsai papan, sěsai ṟesi<br>
461. sangai<br>
462. djaṟijau panggaṟ<br>
464. kělamboe<br>
465, ṟang pědam<br>
468. apai, soelan<br>
469. bantal<br>
470. pěpantjaṟ<br>
471. koedan<br>
472/<br>
473. panggaṟ, lakaṟan<br>
474. dapoṟ<br>
475/<br>
477/<br>
478. <14><br>
482. haso'<br>
483. hamboewa<br>
484. djaṟoean<br>
485. kakan damaṟ<br>
486. <15><br>
487. bah lamban<br>
488. kělamboe<br>
489. koeda-koeda<br>
493. kantjah, kawah<br>
494. belanga
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
nmyo35pyiz1ixbg9wu1twgl843xdku3
301119
301108
2026-07-04T13:04:32Z
Thersetya2021
15831
301119
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
375. <9><br>
377. lamban bitjaṟa <br>
378. <10><br>
379. dekati mangkoe<br>
380. mantṟi<br>
381. paṟlakoe<br>
382. keṟamat<br>
386. proatin<br>
388. <11><br>
389. tetoeha dipekon<br>
390. hoeloebalang<br>
391. oentoeng moedjoer<br>
392. sisil<br>
393. djalma, kaṟamian<br>
394. batoeh <batoch?>, badoea <br>
396. hadat<br>
397. djalma djahat<br>
399. hoekoem<br>
400. danda, hoetang<br>
401. said<br>
402. batin<br>
403. djalma ngiring<br>
404. ngam báradoe<br>
407/<br>
408. kawin nikah<br>
410. pasijang, patjoetang<br>
411. mas kawin<br>
412. bertoenangan<br>
413. ka oepian<br>
414. doekoen bĕbai<br>
415. marindang, sakageṟingan<br>
416. běbai paṟindang<br>
417. moeli naṟi<br>
418. pělakoe<br>
419. biola<br>
420. bansi, sĕṟdam<br>
421. <12><br>
422. ṟědap<br>
423. gambang<br>
424. goeng, tala<br>
426. djoeṟing, ginggoeng<br>
427. toengkah <br>
428. naṟi
{{multicol-break}}
430. tětědoehan, teteko' an<br>
432. goeṟaú<br>
433. gasing<br>
437. lamban<br>
438. sapoe<br>
440. pamoegoengan<br>
441. roentan, nipah<br>
442. galoempoi<br>
443/<br>
444. siṟap<br>
446. tandoe' kambing<br>
449. ṟango'<br>
451. singkapan<br>
452. toekoe<br>
453. djan<br>
454. <13><br>
456/<br>
457. lantai pĕṟing, gesi papan<br>
458/<br>
459. sěsai papan, sěsai ṟesi<br>
461. sangai<br>
462. djaṟijau panggaṟ<br>
464. kělamboe<br>
465, ṟang pědam<br>
468. apai, soelan<br>
469. bantal<br>
470. pěpantjaṟ<br>
471. koedan<br>
472/<br>
473. panggaṟ, lakaṟan<br>
474. dapoṟ<br>
475/<br>
477/<br>
478. <14><br>
482. haso'<br>
483. hamboewa<br>
484. djaṟoean<br>
485. kakan damaṟ<br>
486. <15><br>
487. bah lamban<br>
488. kělamboe<br>
489. koeda-koeda<br>
493. kantjah, kawah<br>
494. belanga
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
r4djbwkfltzj8jnh0yjh84so9vkuotg
Halaman:078 Lampong, Krui.djvu/6
104
107744
301114
2026-07-04T13:03:09Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
301114
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
495/<br>
496. ṟajoh tembaga, ṟajoh tanoh
497. pinggan
498. tjoebi'
499. tjahas, pahar
501. batoe, benawa
502. piṟing
503. piṟing
505. pangoet <16>
506. <17>
507. kĕṟis
508. badik
509. kapa'
510. soedoe
511. sindoe'
513. ngakoe' wai, ngindjan wai
514. <18>
515. lampoe
516. pělita
517. damaṟ
519. kěpit
520. pěti pěngěkos
522. pasoe
524. ṟoentjoeng
525-
527. njindjong
528. goeṟing
529. pěpoel
530. koeṟeh taoem
534. kani'an
535. sangoe lapah
536. sěsĕṟémoh
537. gěgoelajan
539/
540. ma'makeṟi', daging keṟi'
541. iwa, sija lala'
543-
545. ampai tanglegi, mie-mi
546. paṟi
547. tangkai
548. hari'
549. balai
550/
551. lěsoeng, hěloe
{{multicol-break}}
553. njoe<br>
554. kěsih<br>
555. giṟi'<br>
561. kěkoe'<br>
562. lada halam<br>
563. oejah, sija<br>
565. sindjang<br>
567. tjelana<br>
569/<br>
570. kawai<br>
571/<br>
572. kikat, kaikat<br>
573. soewal<br>
576. ali-ali<br>
577/<br>
578. pinding<br>
579/<br>
580. gělang<br>
582. antil<br>
583. keṟaboe, soebang<br>
586. selindang<br>
588. tjaping<br>
589. manto'<br>
590. soetṟa<br>
593. manto'<br>
594-<br>
597. <19><br>
600. anjam<br>
601. pijot, pelintali<br>
602. tali<br>
603. běnang<br>
604. pasa, njani mata'<br>
605. poendjin<br>
606. papoendjin<br>
608. pědang<br>
609. saṟoeng<br>
611. pajan<br>
612. sepoe'<br>
613-<br>
616. panah<br>
617. taming<br>
619. pamoeras<br>
620. bědil<br>
621. měsioe, sendawa
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
7o3jnmifyrvqyz2ww3cxs0h79gr58e8
301117
301114
2026-07-04T13:03:49Z
Thersetya2021
15831
301117
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
495/<br>
496. ṟajoh tembaga, ṟajoh tanoh<br>
497. pinggan<br>
498. tjoebi'<br>
499. tjahas, pahar<br>
501. batoe, benawa<br>
502. piṟing<br>
503. piṟing<br>
505. pangoet <16><br>
506. <17><br>
507. kĕṟis<br>
508. badik<br>
509. kapa'<br>
510. soedoe<br>
511. sindoe'<br>
513. ngakoe' wai, ngindjan wai<br>
514. <18><br>
515. lampoe<br>
516. pělita<br>
517. damaṟ<br>
519. kěpit<br>
520. pěti pěngěkos<br>
522. pasoe<br>
524. ṟoentjoeng<br>
525-<br>
527. njindjong<br>
528. goeṟing<br>
529. pěpoel<br>
530. koeṟeh taoem<br>
534. kani'an<br>
535. sangoe lapah<br>
536. sěsĕṟémoh<br>
537. gěgoelajan<br>
539/<br>
540. ma'makeṟi', daging keṟi'<br>
541. iwa, sija lala'<br>
543-<br>
545. ampai tanglegi, mie-mi<br>
546. paṟi<br>
547. tangkai<br>
548. hari'<br>
549. balai<br>
550/<br>
551. lěsoeng, hěloe
{{multicol-break}}
553. njoe<br>
554. kěsih<br>
555. giṟi'<br>
561. kěkoe'<br>
562. lada halam<br>
563. oejah, sija<br>
565. sindjang<br>
567. tjelana<br>
569/<br>
570. kawai<br>
571/<br>
572. kikat, kaikat<br>
573. soewal<br>
576. ali-ali<br>
577/<br>
578. pinding<br>
579/<br>
580. gělang<br>
582. antil<br>
583. keṟaboe, soebang<br>
586. selindang<br>
588. tjaping<br>
589. manto'<br>
590. soetṟa<br>
593. manto'<br>
594-<br>
597. <19><br>
600. anjam<br>
601. pijot, pelintali<br>
602. tali<br>
603. běnang<br>
604. pasa, njani mata'<br>
605. poendjin<br>
606. papoendjin<br>
608. pědang<br>
609. saṟoeng<br>
611. pajan<br>
612. sepoe'<br>
613-<br>
616. panah<br>
617. taming<br>
619. pamoeras<br>
620. bědil<br>
621. měsioe, sendawa
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
fextupopjwcbaiq2b23zwa7r9pm1kka
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/45
104
107745
301118
2026-07-04T13:04:25Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '35 tang Si Poasa kesitoe bawa satoe Piso sekin , serta di tangannja dia bawa satoe Roejoeng dari kajoe asem . Samioen soeroe Poasa minoem kopi, serta sediaken kwekwe ; habis dia minoem, dia orang brangkat djalan ke blakang roemah ; Si Koentoem bawa obor djalan di depan, di blakangnja djalan Samioen , habis Njai Dasima , dan paling blakang Si Poasa . Sampe betoel di kebonnja Ma Moesanip, Si Poasa poekoel kepalanja Njai Dasima , tetapi itoe poeko...
301118
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>35
tang Si Poasa kesitoe bawa satoe Piso sekin , serta di tangannja dia bawa satoe Roejoeng dari kajoe asem .
Samioen soeroe Poasa minoem kopi, serta sediaken kwekwe ; habis dia minoem, dia orang brangkat djalan ke blakang roemah ; Si Koentoem bawa obor djalan di depan,
di blakangnja djalan Samioen , habis Njai Dasima , dan
paling blakang Si Poasa . Sampe betoel di kebonnja Ma
Moesanip, Si Poasa poekoel kepalanja Njai Dasima , tetapi
itoe poekoelan meleset dari kepalanja kena poendaknja .
Njai Dasima betreak :
"Toeloeng Baba, saja mati !" dan boeroe lakinja, lantas
Babanja balik belakang dan tolak dianja , serta berkata :
"Adjal loe soedah sampe, biar pasrahken diri sadja !"
Njai Dasima maoe menjaoet dan lantas poekoelan datang
di tengah-tengah kepalanja sampe matanja jang kanan kloear
dan dia djatoh di tanah . Si Poasa boewang itoe roejoeng
dari tangannja, dan dia tjaboet sekinnja dan gorok lehernja
Njai Dasima, sampe darahnja menjemboer ; itoe pekerdj han
soeda begitoe lekas kedjadiannja sampe itoe Samioen sendiri bingoeng . Si Koentoem liat begitoe, lantas badanrja
djadi lemas ; dia doedoek di tanah tiada bisa omong satoe apa.
O, kasian sekali itoe prempoean diboenoeh, sebab maoe
dirampas hartanja, tetapi Toehan Allah jang taoe semoeanja apa manoesia ada berboeat, djoega tiada tinggal diam,
sebab apa ? Itoe doewa anaknja Ma Moesanip di waktoe
itoe lagi pasang pantjing teger di pinggir kali, meliat itoe
doea bangsat poenja perboeatan, dan itoe doea orang si
Moesanip dan si Gani dapet liat njata sekali, kerna
djaoenja tiada ada sepoeloe toembak dari dia orang, tetapi<noinclude></noinclude>
prac74ayuhzqf5oag7fx84uyuqd15gb
301132
301118
2026-07-04T13:38:56Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301132
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||35}}</noinclude>{{hwe|tang|datang}} Si Poasa kesitoe bawa satoe Piso sekin, serta di tangannja dia bawa satoe Roejoeng dari kajoe asem.
Samioen soeroe Poasa minoem kopi, serta sediaken kwe-kwe; habis dia minoem, dia orang brangkat djalan ke blakang roemah; Si Koentoem bawa obor djalan di depan, di blakangnja djalan Samioen, habis Njai Dasima, dan paling blakang Si Poasa. Sampe betoel di kebonnja Ma
Moesanip, Si Poasa poekoel kepalanja Njai Dasima, tetapi itoe poekoelan meleset dari kepalanja kena poendaknja. Njai Dasima betreak:
„Toeloeng Baba, saja mati!” dan boeroe lakinja, lantas Babanja balik belakang dan tolak dianja, serta berkata:
„Adjal loe soedah sampe, biar pasrahken diri sadja!”
Njai Dasima maoe menjaoet dan lantas poekoelan datang di tengah-tengah kepalanja sampe matanja jang kanan kloear dan dia djatoh di tanah. Si Poasa boewang itoe roejoeng dari tangannja, dan dia tjaboet sekinnja dan gorok lehernja Njai Dasima, sampe darahnja menjemboer; itoe pekerdj han soeda begitoe lekas kedjadiannja sampe itoe Samioen sendiri bingoeng. Si Koentoem liat begitoe, lantas badannja djadi lemas; dia doedoek di tanah tiada bisa omong satoe apa.
O, kasian sekali itoe prempoean diboenoeh, sebab maoe dirampas hartanja, tetapi Toehan Allah jang taoe semoeanja apa manoesia ada berboeat, djoega tiada tinggal diam, sebab apa? Itoe doewa anaknja Ma Moesanip di waktoe itoe lagi pasang pantjing teger di pinggir kali, meliat itoe doea bangsat poenja perboeatan, dan itoe doea orang si Moesanip dan si Gani dapet liat njata sekali, kerna djaoenja tiada ada sepoeloe toembak dari dia orang, tetapi<noinclude></noinclude>
j66x892ojavuncace2zeryaof0th8kn
301189
301132
2026-07-04T21:11:31Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301189
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh||35}}</noinclude>{{hwe|tang|datang}} Si Poasa kesitoe bawa satoe Piso sekin, serta di tangannja dia bawa satoe Roejoeng dari kajoe asem.
Samioen soeroe Poasa minoem kopi, serta sediaken kwe-kwe; habis dia minoem, dia orang brangkat djalan ke blakang roemah; Si Koentoem bawa obor djalan di depan, di blakangnja djalan Samioen, habis Njai Dasima, dan paling blakang Si Poasa. Sampe betoel di kebonnja Ma
Moesanip, Si Poasa poekoel kepalanja Njai Dasima, tetapi itoe poekoelan meleset dari kepalanja kena poendaknja. Njai Dasima betreak:
„Toeloeng Baba, saja mati!” dan boeroe lakinja, lantas Babanja balik belakang dan tolak dianja, serta berkata:
„Adjal loe soedah sampe, biar pasrahken diri sadja!”
Njai Dasima maoe menjaoet dan lantas poekoelan datang di tengah-tengah kepalanja sampe matanja jang kanan kloear dan dia djatoh di tanah. Si Poasa boewang itoe roejoeng dari tangannja, dan dia tjaboet sekinnja dan gorok lehernja Njai Dasima, sampe darahnja menjemboer; itoe pekerdj han soeda begitoe lekas kedjadiannja sampe itoe Samioen sendiri bingoeng. Si Koentoem liat begitoe, lantas badannja djadi lemas; dia doedoek di tanah tiada bisa omong satoe apa.
O, kasian sekali itoe prempoean diboenoeh, sebab maoe dirampas hartanja, tetapi Toehan Allah jang taoe semoeanja apa manoesia ada berboeat, djoega tiada tinggal diam, sebab apa? Itoe doewa anaknja Ma Moesanip di waktoe itoe lagi pasang pantjing teger di pinggir kali, meliat itoe doea bangsat poenja perboeatan, dan itoe doea orang si Moesanip dan si Gani dapet liat njata sekali, kerna djaoenja tiada ada sepoeloe toembak dari dia orang, tetapi<noinclude></noinclude>
0lcsdo7ki2scvz9zyy46v42t155dl64
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/75
104
107746
301120
2026-07-04T13:07:31Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301120
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh|62|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}hjk</noinclude>repot melawan dan menangkis datengnja bebrapa poeloe poekoelan jang dateng seraboetan dari segala fihak.
„Oh kaoe dateng, ajah!“ Menjaoet Sin~tjing dan berbareng dengen itoe, ia poenja perasa'an goembira timboel. Dengen sekali poekoel, Ong Pah jang djadi ia poenja lawanan terpental moendoer, dan itoe koetika jang bagoes, ia goenaken boeat sampirin Wangpo lebi deket dan berkata :
„Kaoe liat Pek loja soeda dateng, Wangpo! Berklailah lebi radjin dan hantem marika sampe loedes.
Wangpo jang dapet denger itoe perkata'an, djadi seneng hatinja.
Sekarang ia berklai lebi seroe dan menjerang lebi heibat.
Pek Hao teroes-teroesan menjerang kanan kiri. Bebrapa moesoe kombali soeda roeboe, teroes ia menjerang madjoe sampe ia berendeng sama Sin tjing berdoea Wangpo.
Ong Pah jang lebi mengerti ilmoe silat dari Ong Pih, meliat gelagat tida baik, laloe moelain djadi kwatir dan balik mengandang ditempatnja Pek Hao, sambil betreak katanja:
„Siapa kaoe jang begitoe brani mampoes soeda halangin kita poenja maksoed?“
„Kaoe maoe taoe siapa adanja dirikoe?“ menjaoet Pek Hao, „akoelah ada itoe orang jang biasa di panggil Pek Hao alias si Matjan<noinclude></noinclude>
hs5owz16rqvno967wk2hzfxerwfoasl
301179
301120
2026-07-04T20:33:59Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301179
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh|62|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}hjk</noinclude>repot melawan dan menangkis datengnja bebrapa poeloe poekoelan jang dateng seraboetan dari segala fihak.
„Oh kaoe dateng, ajah!“ Menjaoet Sin~tjing dan berbareng dengen itoe, ia poenja perasa'an goembira timboel. Dengen sekali poekoel, Ong Pah jang djadi ia poenja lawanan terpental moendoer, dan itoe koetika jang bagoes, ia goenaken boeat sampirin Wangpo lebi deket dan berkata :
„Kaoe liat Pek loja soeda dateng, Wangpo! Berklailah lebi radjin dan hantem marika sampe loedes.
Wangpo jang dapet denger itoe perkata'an, djadi seneng hatinja.
Sekarang ia berklai lebi seroe dan menjerang lebi heibat.
Pek Hao teroes-teroesan menjerang kanan kiri. Bebrapa moesoe kombali soeda roeboe, teroes ia menjerang madjoe sampe ia berendeng sama Sin tjing berdoea Wangpo.
Ong Pah jang lebi mengerti ilmoe silat dari Ong Pih, meliat gelagat tida baik, laloe moelain djadi kwatir dan balik mengandang ditempatnja Pek Hao, sambil betreak katanja:
„Siapa kaoe jang begitoe brani mampoes soeda halangin kita poenja maksoed?“
„Kaoe maoe taoe siapa adanja dirikoe?“ menjaoet Pek Hao, „akoelah ada itoe orang jang biasa di panggil Pek Hao alias si Matjan<noinclude></noinclude>
49jydh9bkwzdrfx02b3ialjtywwlhbz
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/76
104
107747
301123
2026-07-04T13:13:05Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301123
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|75}}</noinclude>poeti!“
Ong Pah djadi kaget ! Tapi apa bole boeat, perkara soeda djadi begini, maoe berdami djoega pertjoema.
Ia tida menjaoet lagi, hanja teroes menjerang pada Pek Hao lebi heibat.
Pek Hao jang diserang laloe menangkis dan berbareng itoe ia poekoel kombali moesoenja.
Ong Pah bertanding belon sepoeloe djoeroes, peroetnja soeda brodol kena toembaknja Pek Hao jang temboes teroes di blakangnja !
Dengen tida berkoetik, ia roeboe ditana.
Sedeng Sin tjing jang ditinggal oleh Ong Pah, lantes memboeroe dan kasi bantoean pada Wangpo. Ong Pih jang soeda sanget lela, mana ia bisa lawan serangannja Sin tjing jang dapet toeroenan kepandean dari Pek Hao, tida lama kemoedian ia poen soeda kena terboenoe mati oleh toembaknja itoe anak moeda.
Lain-lain kawan perampok satelah meliat kadoea kepalanja soeda mati, rame-rame pada berloetoet dan minta di ampoeni.
Pertandingan sampe disitoe lantes berachir.
{{Asterism}}
Sasoedanja Sin-tjing membri hormat pada itoe ajah angkat dan hatoerken ia poenja trima kasi atas itoe orang toea poenja bantoean, baroelah ia kasi ketrangan doedoeknja<noinclude></noinclude>
sriqtbbsf2pdcoeu2kjp3yttc25pf51
301178
301123
2026-07-04T20:33:29Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301178
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|75}}</noinclude>poeti!“
Ong Pah djadi kaget ! Tapi apa bole boeat, perkara soeda djadi begini, maoe berdami djoega pertjoema.
Ia tida menjaoet lagi, hanja teroes menjerang pada Pek Hao lebi heibat.
Pek Hao jang diserang laloe menangkis dan berbareng itoe ia poekoel kombali moesoenja.
Ong Pah bertanding belon sepoeloe djoeroes, peroetnja soeda brodol kena toembaknja Pek Hao jang temboes teroes di blakangnja !
Dengen tida berkoetik, ia roeboe ditana.
Sedeng Sin tjing jang ditinggal oleh Ong Pah, lantes memboeroe dan kasi bantoean pada Wangpo. Ong Pih jang soeda sanget lela, mana ia bisa lawan serangannja Sin tjing jang dapet toeroenan kepandean dari Pek Hao, tida lama kemoedian ia poen soeda kena terboenoe mati oleh toembaknja itoe anak moeda.
Lain-lain kawan perampok satelah meliat kadoea kepalanja soeda mati, rame-rame pada berloetoet dan minta di ampoeni.
Pertandingan sampe disitoe lantes berachir.
{{Asterism}}
Sasoedanja Sin-tjing membri hormat pada itoe ajah angkat dan hatoerken ia poenja trima kasi atas itoe orang toea poenja bantoean, baroelah ia kasi ketrangan doedoeknja<noinclude></noinclude>
52cdy2pmwad68956ptz3kuisai0iaax
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/77
104
107748
301125
2026-07-04T13:17:30Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301125
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh|76|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>perkara satoe per satoe sampe terang.
Blakangan Sin~tjing inget, antara itoe kawanan bangsat djoe ga keliatan Pay Lang berdoea Kh mthong. Ia tanja, barangkali Pek Hao liat djoega itoe doea orang.
Menoeroet pengliatanja Pek Hao, bener ia ketemoe sama itoe doea orang jang romannja mirip seperti Sin~tjing poenja ketrangan, jang satoe ia soeda boenoe sedeng jang lain, jala Pay Lang, seblah tangannja soeda poetoes kena tadjemnja toembak.
Wangpo lantes mendoega, apa tida bolê djadi itoe bangsat-bangsat ada itoe kawanan rampok jang soeda merampok gedongnja Tan wangwee dan bawa lari nona Kim Nio ?
Dengen timboelnja itoe pikiran, tida lama marika bertiga lantes mengoesoet disakiternja itoe tempat.
Betoel djoega, satelah berdjalan lagi tida bebrapa diaoeh, marika ketemoe banjak roemah jang modelnja menjoerigaken pikiran.
Satelah diselidikin, dari dalem Satoe kamar jang pintoenja terkantjing dari loear, ada tanda tanda dara manoesia jang baroesan menetes teroes ka pintoe depan.
Sin~tjing ikoetin itoe tanda tanda, kemoedian ia sampe disatoe kamar, dan didalem mana, ia denger soeara-soeara tida terang, seperti soearanja doea orang jang sedeng berkoetet satoe pada lain.
Zonder tanja lebi doeloe, ia lantes dobrak<noinclude></noinclude>
2tpb15l1s4yanwc1mtt53i3977b2xk7
301177
301125
2026-07-04T20:33:01Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301177
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh|76|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>perkara satoe per satoe sampe terang.
Blakangan Sin~tjing inget, antara itoe kawanan bangsat djoe ga keliatan Pay Lang berdoea Kh mthong. Ia tanja, barangkali Pek Hao liat djoega itoe doea orang.
Menoeroet pengliatanja Pek Hao, bener ia ketemoe sama itoe doea orang jang romannja mirip seperti Sin~tjing poenja ketrangan, jang satoe ia soeda boenoe sedeng jang lain, jala Pay Lang, seblah tangannja soeda poetoes kena tadjemnja toembak.
Wangpo lantes mendoega, apa tida bolê djadi itoe bangsat-bangsat ada itoe kawanan rampok jang soeda merampok gedongnja Tan wangwee dan bawa lari nona Kim Nio ?
Dengen timboelnja itoe pikiran, tida lama marika bertiga lantes mengoesoet disakiternja itoe tempat.
Betoel djoega, satelah berdjalan lagi tida bebrapa diaoeh, marika ketemoe banjak roemah jang modelnja menjoerigaken pikiran.
Satelah diselidikin, dari dalem Satoe kamar jang pintoenja terkantjing dari loear, ada tanda tanda dara manoesia jang baroesan menetes teroes ka pintoe depan.
Sin~tjing ikoetin itoe tanda tanda, kemoedian ia sampe disatoe kamar, dan didalem mana, ia denger soeara-soeara tida terang, seperti soearanja doea orang jang sedeng berkoetet satoe pada lain.
Zonder tanja lebi doeloe, ia lantes dobrak<noinclude></noinclude>
7u8uswcsovm1ld1og29ufjkl8olzox1
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/78
104
107749
301126
2026-07-04T13:20:18Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301126
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|77}}</noinclude>pintoe kamar jang lantas terboeka lebar.
Ia dapetken Kim Nio bersama Pay Lang dalem itoe kamar.
Pakeanoja Kim Nio robek semoea, parasnja keliatan sanget poetjat, sedeng ramboetnja jang aloes teroewei-oewei !
Pay Lang jang berdiri sedikit djaoeh dari Kim Nio, di tanganja keliatan pegang satoe piso ketjil.
Salekasnja ia liat Sin~tjing berdiri didepan pintoe, ia laloe madjoe dan dengen seblah tangannja jang masi ketinggalan, ia maoe tjoba boenoe Kim Nio. Tapi diloear orang poenja doegaan itoe pikiran djahat soeda terliat oleh Sin~tjing, jang lantes briken pertoeloengan dalem tempo jang betoel.
Sin~tjing dengen goenaken ia poenja toembak tela toesoek roeboe Pay Lang poenja oeloe hati !
Kemoedian Pek Hao berdoea Wangpo jang mengeratak dilain bagian, sama-sama dateng disitoe, tapi Pay Lang soeda tida bernjawa lagi..
{{rule|height=2px|7em}}<noinclude></noinclude>
9lqj3btgd6ebmzsonbopnhx9103mzrp
301176
301126
2026-07-04T20:32:05Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301176
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|77}}</noinclude>pintoe kamar jang lantas terboeka lebar.
Ia dapetken Kim Nio bersama Pay Lang dalem itoe kamar.
Pakeanoja Kim Nio robek semoea, parasnja keliatan sanget poetjat, sedeng ramboetnja jang aloes teroewei-oewei !
Pay Lang jang berdiri sedikit djaoeh dari Kim Nio, di tanganja keliatan pegang satoe piso ketjil.
Salekasnja ia liat Sin~tjing berdiri didepan pintoe, ia laloe madjoe dan dengen seblah tangannja jang masi ketinggalan, ia maoe tjoba boenoe Kim Nio. Tapi diloear orang poenja doegaan itoe pikiran djahat soeda terliat oleh Sin~tjing, jang lantes briken pertoeloengan dalem tempo jang betoel.
Sin~tjing dengen goenaken ia poenja toembak tela toesoek roeboe Pay Lang poenja oeloe hati !
Kemoedian Pek Hao berdoea Wangpo jang mengeratak dilain bagian, sama-sama dateng disitoe, tapi Pay Lang soeda tida bernjawa lagi..
{{rule|height=2px|7em}}<noinclude></noinclude>
d05536ksgixyf74987pbhkbozgsib3u
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/79
104
107750
301128
2026-07-04T13:24:16Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301128
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh|78|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>{{center|{{x-larger|XI.}}}}
{{Dropinitial|S}}edari terjadinja itoe perampokan diroemahnja Tan Wangwee, Pay Lang jang soeda pigi dari gedong orang toeanja berdoea'an sama Khimthong beion djoega ada poelang, hal mana tela bikin hatinja Kong-ing pelan² djadi koewatir boeat keslametannja itoe poetra.
Lima hari ia soeda menoenggoe, tapi sia~sia. Kemoedian ia prenta doea orang opasnja boeat pergi serepin ito e anak, kamana begitoe lama marika soeda pigi.
Tida lama itoe doea opas dapet ketrangan dari orang-orang desa, bahoea itoe anak kira 5{{--}}6 hari jang laloe terliat di roemanja Khimthong, tapi sekarang kamana marika soeda pigi, itoe marika tida bisa terangken.
Achiroja dengen oendjoekannja doea tiga orang jang kebetoelan berpapasan pada itoe kawanan bangsat, itoe opas lantes menoedioe ka sebla Oetara, dimana disepandjang djalan marika dapetken banjak bangke-bangke manoesia jang telah mati terboenoe.
Dengen teliti marika preksa, tida satoe antara bangke-bangke itoe ada kedapetan maitnja ia poenja kongtjoe. Tjoema apa jang membikin marika djadi koeatir dan tjoeriga, adalah di antara itoe bangke bangke marika dapetken maitnja Khimthong jang soeda hampir tida bisa dikenalin.<noinclude></noinclude>
kmw7pt20453az3gcoa6jx5y4mgqk2ou
301175
301128
2026-07-04T20:31:01Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301175
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh|78|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>{{center|{{x-larger|XI.}}}}
{{Dropinitial|S}}edari terjadinja itoe perampokan diroemahnja Tan Wangwee, Pay Lang jang soeda pigi dari gedong orang toeanja berdoea'an sama Khimthong beion djoega ada poelang, hal mana tela bikin hatinja Kong-ing pelan² djadi koewatir boeat keslametannja itoe poetra.
Lima hari ia soeda menoenggoe, tapi sia~sia. Kemoedian ia prenta doea orang opasnja boeat pergi serepin ito e anak, kamana begitoe lama marika soeda pigi.
Tida lama itoe doea opas dapet ketrangan dari orang-orang desa, bahoea itoe anak kira 5{{--}}6 hari jang laloe terliat di roemanja Khimthong, tapi sekarang kamana marika soeda pigi, itoe marika tida bisa terangken.
Achiroja dengen oendjoekannja doea tiga orang jang kebetoelan berpapasan pada itoe kawanan bangsat, itoe opas lantes menoedioe ka sebla Oetara, dimana disepandjang djalan marika dapetken banjak bangke-bangke manoesia jang telah mati terboenoe.
Dengen teliti marika preksa, tida satoe antara bangke-bangke itoe ada kedapetan maitnja ia poenja kongtjoe. Tjoema apa jang membikin marika djadi koeatir dan tjoeriga, adalah di antara itoe bangke bangke marika dapetken maitnja Khimthong jang soeda hampir tida bisa dikenalin.<noinclude></noinclude>
reelqexasfgyi45xv5w58o6mdemq7dh
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/80
104
107751
301129
2026-07-04T13:26:33Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301129
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|79}}</noinclude>Itoe doea opas teroes bikin penjelidikan disakiternja itoe tempat, dan kemoedian sampelah marika di itoe roemah.
Brapa besar kagetnja itoe kadoea opas koetika marika ketemoeken maitnja ia poenja kongtjoe jang soeda tida keroean roepa dalem sala satoe kamar di itoe roema.
Dengen tjepet marika balik poelang dan raportken itoe pertemoean mait jang sanget mengeriken hati pada Kong ing.
Kong ing waktoe denger itoe warta sedi laloe menangis sanget sedi dan banting
banting kaki.
Sasoedanja poeas lampiasken itoe kesedian, kemoedian ia bersoempa maoe bikin pembalesan pada siapa jang soeda boenoe ia poenja poetra dengen tjara jang begitoe kedjem !
Tapi dalem hatinja diam-diam merasa serba soesa. Apatah tida bisa djadi matinja itoe poetra berhoeboengan deket dengen terdjadinja itoe perampokan di gedongnja Tan wangwee? Kaloe tida, kenapatah djoestroe digedongnja Tan wangwee ada itoe kedjadian, ia poenja poetra dan Khim thong mengilang ?
Ia pikir boelak balik achirnja ia djadi merasa mengkirik ! Bole djadi itoe poetra ada tersangkOet deket sama itoe keboesoekan.
„Kaloe sampe bener begitoe, tjilakalah akoe poenja diri ! Begitoelah ia mengeloe sendirian<noinclude></noinclude>
pgejhgesr0wkegqmby1lhr7ct4gimz1
301174
301129
2026-07-04T20:30:16Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301174
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|79}}</noinclude>Itoe doea opas teroes bikin penjelidikan disakiternja itoe tempat, dan kemoedian sampelah marika di itoe roemah.
Brapa besar kagetnja itoe kadoea opas koetika marika ketemoeken maitnja ia poenja kongtjoe jang soeda tida keroean roepa dalem sala satoe kamar di itoe roema.
Dengen tjepet marika balik poelang dan raportken itoe pertemoean mait jang sanget mengeriken hati pada Kong ing.
Kong ing waktoe denger itoe warta sedi laloe menangis sanget sedi dan banting
banting kaki.
Sasoedanja poeas lampiasken itoe kesedian, kemoedian ia bersoempa maoe bikin pembalesan pada siapa jang soeda boenoe ia poenja poetra dengen tjara jang begitoe kedjem !
Tapi dalem hatinja diam-diam merasa serba soesa. Apatah tida bisa djadi matinja itoe poetra berhoeboengan deket dengen terdjadinja itoe perampokan di gedongnja Tan wangwee? Kaloe tida, kenapatah djoestroe digedongnja Tan wangwee ada itoe kedjadian, ia poenja poetra dan Khim thong mengilang ?
Ia pikir boelak balik achirnja ia djadi merasa mengkirik ! Bole djadi itoe poetra ada tersangkOet deket sama itoe keboesoekan.
„Kaloe sampe bener begitoe, tjilakalah akoe poenja diri ! Begitoelah ia mengeloe sendirian<noinclude></noinclude>
qbnopdnsmu988r3h4i7qxula9mvpjeu
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/81
104
107752
301130
2026-07-04T13:28:29Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301130
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh|80|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>„tapi maski bagimana dioega, akoe moesti dapet taoe, siapa jang soeda berlakoe begitoe koerang adjar dan kedjem! Akoe moesti bikin pembalesan !“
Djoestroe sahabisnja ia kaloearken itoe perkata'an, sala satoe ia poenja boedjang dari loear dateng merapport, baboea baroesan di roemahnja Tan wangwee orang banjak keliatan jang gadisnja itoe orang toea soeda kombali dengen slamet, di iring dengen tiga orang lelaki.
Hatinja Kong-ing djadi terlebi penasaran lagi satelah denger itoe kabar. Hampir berbareng dengen itoe ia bisa pastiken, bahoea itoe tiga orang jang anter poetrinja Lian-bing tentoe ada djadi pemboenoenja ia poenja poetra jang terjinta !
Dengen lekas ia berdiri dan prenta bebrapa orang bersedia aken ikoet padanja dateng digedongnja Tan wangwee.
Pek Hao, Sin-tjing dan Wangpo sasoedanja bikin loedes itoe kawanan bangsat teroes anterken itoe gadis poelang ka roemah orang toeanja.
Itoe tiga penoeloeng laloe toetoerken satoe per satoe pada itoe orang toea, apa jang Kim Nio tela alamken. Tan wangwee hatoerken ia poenja trima kasi pada itoe sekalian penoeloeng, dan meminta dengen keras, soepaja Pek Hao bertiga Sin tjing dan Wangpo soeka menginep bebrapa malem digedongnja.<noinclude></noinclude>
axc056iyvvi7lprvlsl1hupxc7exnmk
301173
301130
2026-07-04T20:29:05Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301173
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh|80|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>„tapi maski bagimana dioega, akoe moesti dapet taoe, siapa jang soeda berlakoe begitoe koerang adjar dan kedjem! Akoe moesti bikin pembalesan !“
Djoestroe sahabisnja ia kaloearken itoe perkata'an, sala satoe ia poenja boedjang dari loear dateng merapport, baboea baroesan di roemahnja Tan wangwee orang banjak keliatan jang gadisnja itoe orang toea soeda kombali dengen slamet, di iring dengen tiga orang lelaki.
Hatinja Kong-ing djadi terlebi penasaran lagi satelah denger itoe kabar. Hampir berbareng dengen itoe ia bisa pastiken, bahoea itoe tiga orang jang anter poetrinja Lian-bing tentoe ada djadi pemboenoenja ia poenja poetra jang terjinta !
Dengen lekas ia berdiri dan prenta bebrapa orang bersedia aken ikoet padanja dateng digedongnja Tan wangwee.
Pek Hao, Sin-tjing dan Wangpo sasoedanja bikin loedes itoe kawanan bangsat teroes anterken itoe gadis poelang ka roemah orang toeanja.
Itoe tiga penoeloeng laloe toetoerken satoe per satoe pada itoe orang toea, apa jang Kim Nio tela alamken. Tan wangwee hatoerken ia poenja trima kasi pada itoe sekalian penoeloeng, dan meminta dengen keras, soepaja Pek Hao bertiga Sin tjing dan Wangpo soeka menginep bebrapa malem digedongnja.<noinclude></noinclude>
hc0mxyp9tdgstwb41xszg3y02uz2n20
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/82
104
107753
301131
2026-07-04T13:30:54Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301131
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|81}}</noinclude>Perminta'annja itoe orang toea jang baik hati, oleh Pek Hao di loeloesin, tapi dalem hatinja ini matjan poeti, selaloe berasa koerang seneng.
Begitoelah dengen zonder kasi ketrangan pada Lian-bing, Pek Hao diam-diam sasoeda kasi brapa pesenan pada Sin~tjing berlaloe dari itoe gedong.
Sedeng Sin~tjing sendiri, sapiginja ia poenjaajah angkat, bertiga fan wangwee dan Wangpo keliatan doedoek dithia de; an sambil beromong-omong dengen getol.
Mendadak dari seblah loear, sarombongan politie keliatan masoek di pintoe pekarangan depan.
Jang berdjalan paling depan, Tan wangwee kenalin ada Kong-ing sendiri, dan diblakangnja itoe tikoan ada mengikoetin banjak opas, sebagian menghoenoes pedang.
Dengen lakoe angkoe, Kong ing lantes menghadep pada Tan wangwee sambil berkata :
„Atas namanja wet, akoe dateng disini boeat menangkep kaoe poenja tiga tetamoe jang baroesan dateng bersama nona Kim Nio!“
Bermoela Tan wangwee tida mengerti ada perkara apa sampe begitoe perloe itoe tikoan dateng sendiri dan opasnja sebagian dilengkepin sendjata. Ini wangwee djadi bingoeng meliat itoe sikep lantaran Pek Hao dan jang lain-lain tida seboet-seboet marika tadi tela boenoe pada Pay Lang, poetranja itoe tikoan.<noinclude></noinclude>
cjstjq8hlx4h3r7b98d9ful2olfgbl3
301172
301131
2026-07-04T20:27:43Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301172
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|81}}</noinclude>Perminta'annja itoe orang toea jang baik hati, oleh Pek Hao di loeloesin, tapi dalem hatinja ini matjan poeti, selaloe berasa koerang seneng.
Begitoelah dengen zonder kasi ketrangan pada Lian-bing, Pek Hao diam-diam sasoeda kasi brapa pesenan pada Sin~tjing berlaloe dari itoe gedong.
Sedeng Sin~tjing sendiri, sapiginja ia poenjaajah angkat, bertiga fan wangwee dan Wangpo keliatan doedoek dithia de; an sambil beromong-omong dengen getol.
Mendadak dari seblah loear, sarombongan politie keliatan masoek di pintoe pekarangan depan.
Jang berdjalan paling depan, Tan wangwee kenalin ada Kong-ing sendiri, dan diblakangnja itoe tikoan ada mengikoetin banjak opas, sebagian menghoenoes pedang.
Dengen lakoe angkoe, Kong ing lantes menghadep pada Tan wangwee sambil berkata :
„Atas namanja wet, akoe dateng disini boeat menangkep kaoe poenja tiga tetamoe jang baroesan dateng bersama nona Kim Nio!“
Bermoela Tan wangwee tida mengerti ada perkara apa sampe begitoe perloe itoe tikoan dateng sendiri dan opasnja sebagian dilengkepin sendjata. Ini wangwee djadi bingoeng meliat itoe sikep lantaran Pek Hao dan jang lain-lain tida seboet-seboet marika tadi tela boenoe pada Pay Lang, poetranja itoe tikoan.<noinclude></noinclude>
jmbkr5cc1polfla3fphrbctaap2yg76
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/46
104
107754
301133
2026-07-04T13:39:19Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '36 4 ini doea orang lekas lari semboeni ke dalem dapoeran pi sang ; begitoe djoega si Mida, mantoenja Ma Moesanip, koetika Njai Dasima betreak : "toeloeng !' dia lekas boeka pintoe semboeni , dia pergi liat dari djaoe, lantas dia poelang dan koentji pintoe roemahnja, dia kasi taoe mertoeanja, jang djadi kaget sampe dapet demen dingin . Itoe bangkenja Njai Dasima si Poasa bersama- sama Samioen angkat boewang ke dalem kali , serta si Puasa kata k...
301133
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>36
4
ini doea orang lekas lari semboeni ke dalem dapoeran pi
sang ; begitoe djoega si Mida, mantoenja Ma Moesanip,
koetika Njai Dasima betreak : "toeloeng !' dia lekas boeka
pintoe semboeni , dia pergi liat dari djaoe, lantas dia
poelang dan koentji pintoe roemahnja, dia kasi taoe mertoeanja, jang djadi kaget sampe dapet demen dingin .
Itoe bangkenja Njai Dasima si Poasa bersama- sama Samioen angkat boewang ke dalem kali , serta si Puasa kata
kepada si Koentoem :
"Djikaloe loe brani boeka satoe perkatahan dari ini
resia, nanti goea bikin loe begitoe djoega !"
Maka si Koentoem gemeter dan menjaoet : "Saja Baba !
saja nanti tiada mengomong, saja minta ampoen !"
Samioen kata kepada si Poasa : " Bagimana ada roemah
dekat disini, brangkali ada jang denger ?"
Si Poasa menjaoet :
Itoe goea tiada takoet, sebab ini kedjadian ada di
blakang roemahnja Ma Moesanip, kaloe dia brani mengomong, tentoe dia jang nanti didjiret lehernja”.
Lantas si Poasa kata dia
maoe troes poelang sadja
boeat tjoetji pakeannja jang kena dara, dan Samioen bersama-sama si Koentoem balik poelang ke roemahnja .
Sampe di roemahnja dia doedoek tertjengang ; si Koentoem masoek ke dalem, badannja gemeter dapet demem
dingin ;
Njonja Hajati datang kepada lakinja dan tanja :<noinclude></noinclude>
4hp0pdj0u175smz3qpckmf6vtkdr8pb
301134
301133
2026-07-04T13:48:53Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301134
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||36}}</noinclude>ini doea orang lekas lari semboeni ke dalem dapoeran pi sang; begitoe djoega si Mida, mantoenja Ma Moesanip, koetika Njai Dasima betreak: „toeloeng!' dia lekas boeka pintoe semboeni, dia pergi liat dari djaoe, lantas dia poelang dan koentji pintoe roemahnja, dia kasi taoe mertoeanja, jang djadi kaget sampe dapet demen dingin.
Itoe bangkenja Njai Dasima si Poasa bersama-sama Samioen angkat boewang ke dalem kali, serta si Puasa kata kepada si Koentoem:
„Djikaloe loe brani boeka satoe perkatahan dari ini resia, nanti goea bikin loe begitoe djoega!”
Maka si Koentoem gemeter dan menjaoet: „Saja Baba! saja nanti tiada mengomong, saja minta ampoen!”
Samioen kata kepada si Poasa : „Bagimana ada roemah dekat disini, brangkali ada jang denger?"
{{c|Si Poasa menjaoet:}}
„Itoe goea tiada takoet, sebab ini kedjadian ada di blakang roemahnja Ma Moesanip, kaloe dia brani mengomong, tentoe dia jang nanti didjiret lehernja”.
Lantas si Poasa kata dia maoe troes poelang sadja boeat tjoetji pakeannja jang kena dara, dan Samioen bersama-sama si Koentoem balik poelang ke roemahnja.
Sampe di roemahnja dia doedoek tertjengang; si Koentoem masoek ke dalem, badannja gemeter dapet demem dingin; Njonja Hajati datang kepada lakinja dan tanja:<noinclude></noinclude>
axz57doazpmknsb7nqf45tvqk7x92dv
301190
301134
2026-07-04T21:12:26Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301190
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh||36}}</noinclude>ini doea orang lekas lari semboeni ke dalem dapoeran pi sang; begitoe djoega si Mida, mantoenja Ma Moesanip, koetika Njai Dasima betreak: „toeloeng!' dia lekas boeka pintoe semboeni, dia pergi liat dari djaoe, lantas dia poelang dan koentji pintoe roemahnja, dia kasi taoe mertoeanja, jang djadi kaget sampe dapet demen dingin.
Itoe bangkenja Njai Dasima si Poasa bersama-sama Samioen angkat boewang ke dalem kali, serta si Puasa kata kepada si Koentoem:
„Djikaloe loe brani boeka satoe perkatahan dari ini resia, nanti goea bikin loe begitoe djoega!”
Maka si Koentoem gemeter dan menjaoet: „Saja Baba! saja nanti tiada mengomong, saja minta ampoen!”
Samioen kata kepada si Poasa : „Bagimana ada roemah dekat disini, brangkali ada jang denger?"
{{c|Si Poasa menjaoet:}}
„Itoe goea tiada takoet, sebab ini kedjadian ada di blakang roemahnja Ma Moesanip, kaloe dia brani mengomong, tentoe dia jang nanti didjiret lehernja”.
Lantas si Poasa kata dia maoe troes poelang sadja boeat tjoetji pakeannja jang kena dara, dan Samioen bersama-sama si Koentoem balik poelang ke roemahnja.
Sampe di roemahnja dia doedoek tertjengang; si Koentoem masoek ke dalem, badannja gemeter dapet demem dingin; Njonja Hajati datang kepada lakinja dan tanja:<noinclude></noinclude>
hqoslrr2wynmfd5q23l0dr2ckvygxnk
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/49
104
107755
301135
2026-07-04T13:52:33Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '87 "Apa semoeanja dengen slamat soeda didjalanken ?" Samioen kata dengen tarik napas, dan moeka poetjat : "Semoeanja soeda slamat dan itoe bangke soeda diboe, wang di kali ; djikaloe ada orang tanja, kemana Njai Dasima, boleh bilang jang dia soeda poelang ka Koeripan. " Itoe bangke jang soeda diboewang di kali tiada sekali diganggoe oleh Boeaja dan Ikan seperti itoe binatangbinatang djoega taoe jang itoe bangke ada bangke panas, masih ada bales...
301135
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>87
"Apa semoeanja dengen slamat soeda didjalanken ?"
Samioen kata dengen tarik napas, dan moeka poetjat :
"Semoeanja soeda slamat dan itoe bangke soeda diboe,
wang di kali ; djikaloe ada orang tanja, kemana Njai
Dasima, boleh bilang jang dia soeda poelang ka Koeripan. "
Itoe bangke jang soeda diboewang di kali tiada sekali
diganggoe oleh Boeaja dan Ikan seperti itoe binatangbinatang djoega taoe jang itoe bangke ada bangke panas,
masih ada balesan dari Toehan Allah, maka itoc bangke
anjoet milir dan tersangkoet di tangga tempat mandinja
Toean W. , kerna itoe tempat mandi pake hek di dalem
kali .
Besok paginja Baboenja Toean W. maoe pergi bawa
Nona Nanci ke kali boeat mandi , dia orang kaget meliat
ada bangke orang tersangkoet di loear tempat mandi , jang
matanja kloear dan lehernja menggroak, sebab itoe bangke.
anjoet tjelentang ; lantas dia orang lari poelang kasi taoe
kepada Toeannja . Toean W. pergi lint, betoel ada bangke
orang dan lekas-lekas panggil Wijkmeester, dan kasi taoe.
Polici dari itoe bahla ; tiada lama lagi Wijkmeester dan,
Toean Schout datang soeroe angkat itoe bangke .
(), Allah terlaloe sedi sekali Toean W. kenalken itoe
bangke ada mait bekas Njainja Dasima, begitoe djoega lekas
dikasi taoe Toean Resident jang lantas datang preksa di sitoe,
Toean W. kasi ketrangan satoe-persatoe, jang Njainja
soeda kena boedjoek oleh satoe prempoean toea nama Ma
Boejoeng, orang kampoeng Pedjambon , serta orangorangnja Toean W. semoea dipreksa ; dia orang menga
koe, jang Njai Dasima soeda kawin kepada orang slam<noinclude></noinclude>
sjyz1ki93sv16w1wko5q9dj2wl2yaee
301142
301135
2026-07-04T14:26:30Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301142
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||37}}</noinclude>„Apa semoeanja dengen slamat soeda didjalanken?”
Samioen kata dengen tarik napas, dan moeka poetjat:\
„Semoeanja soeda slamat dan itoe bangke soeda diboewang di kali; djikaloe ada orang tanja, kemana Njai Dasima, boleh bilang jang dia soeda poelang ka Koeripan.”
Itoe bangke jang soeda diboewang di kali tiada sekali diganggoe oleh Boeaja dan Ikan seperti itoe binatang-binatang djoega taoe jang itoe bangke ada bangke panas, masih ada balesan dari Toehan Allah, maka itoe bangke anjoet milir dan tersangkoet di tangga tempat mandinja
Toean W., kerna itoe tempat mandi pake hek di dalem kali.
Besok paginja Baboenja Toean W. maoe pergi bawa Nona Nanci ke kali boeat mandi, dia orang kaget meliat ada bangke orang tersangkoet di loear tempat mandi, jang matanja kloear dan lehernja menggroak, sebab itoe bangke anjoet tjelentang; lantas dia orang lari poelang kasi taoe kepada Toeannja. Toean W. pergi lint, betoel ada bangke
orang dan lekas-lekas panggil Wijkmeester, dan kasi taoe. Polici dari itoe bahla; tiada lama lagi Wijkmeester dan, Toean Schout datang soeroe angkat itoe bangke.
(), Allah | terlaloe sedi sekali Toean W. kenalken itoe bangke ada mait bekas Njainja Dasima, begitoe djoega lekas dikasi taoe Toean Resident jang lantas datang preksa di sitoe, Toean W. kasi ketrangan satoe-persatoe, jang Njainja soeda kena boedjoek oleh satoe prempoean toea nama Ma Boejoeng, orang kampoeng Pedjambon, serta orangorangnja Toean W. semoea dipreksa; dia orang mengakoe, jang Njai Dasima soeda kawin kepada orang slam<noinclude></noinclude>
7gp69341fvm38u2p1gkbna6xxtoy5n0
301191
301142
2026-07-04T21:14:02Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301191
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh||37}}</noinclude>„Apa semoeanja dengen slamat soeda didjalanken?”
Samioen kata dengen tarik napas, dan moeka poetjat:\
„Semoeanja soeda slamat dan itoe bangke soeda diboewang di kali; djikaloe ada orang tanja, kemana Njai Dasima, boleh bilang jang dia soeda poelang ka Koeripan.”
Itoe bangke jang soeda diboewang di kali tiada sekali diganggoe oleh Boeaja dan Ikan seperti itoe binatang-binatang djoega taoe jang itoe bangke ada bangke panas, masih ada balesan dari Toehan Allah, maka itoe bangke anjoet milir dan tersangkoet di tangga tempat mandinja
Toean W., kerna itoe tempat mandi pake hek di dalem kali.
Besok paginja Baboenja Toean W. maoe pergi bawa Nona Nanci ke kali boeat mandi, dia orang kaget meliat ada bangke orang tersangkoet di loear tempat mandi, jang matanja kloear dan lehernja menggroak, sebab itoe bangke anjoet tjelentang; lantas dia orang lari poelang kasi taoe kepada Toeannja. Toean W. pergi lint, betoel ada bangke
orang dan lekas-lekas panggil Wijkmeester, dan kasi taoe. Polici dari itoe bahla; tiada lama lagi Wijkmeester dan, Toean Schout datang soeroe angkat itoe bangke.
(), Allah | terlaloe sedi sekali Toean W. kenalken itoe bangke ada mait bekas Njainja Dasima, begitoe djoega lekas dikasi taoe Toean Resident jang lantas datang preksa di sitoe, Toean W. kasi ketrangan satoe-persatoe, jang Njainja soeda kena boedjoek oleh satoe prempoean toea nama Ma Boejoeng, orang kampoeng Pedjambon, serta orangorangnja Toean W. semoea dipreksa; dia orang mengakoe, jang Njai Dasima soeda kawin kepada orang slam<noinclude></noinclude>
m4wi4jx79rkj66w78ca4is23of9c3oy
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/5
104
107756
301144
2026-07-04T14:41:55Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301144
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" /></noinclude>{{c|{{font-size|200%|'''TJERITA'''
<br>'''NJAI DASIMA'''}}}}
{{c|SOEWATOE KORBAN DARI PADA PEMBOEDJOEK.}}
{{c|<big>→武←</big>}}
{{c|{{font-size|100%|'''TJERITA BAGOES SEKALI, JANG'''<br>'''BELON BERAPA LAMA SOEDAH'''<br>'''DJADI DI BETAWI.'''}}}}
{{c|Akan mendjadi peladjaran bagei sekalian prempoean jang soeka menoeroet boedjoekan laki-laki.}}
{{rule|8em}}
{{c|SOEWATOE NASEHAT KEPADA<br>ANAK-ANAK MOEDA.}}
{{c|{{font-size|100%|'''DENGAN TERHIAS GAMBARNJA'''<br>'''NJAI DASIMA.'''}}}}
{{rule|8em}}
{{c|Jang mengeloewarken<br>G. FRANCIS<br>B{{smaller|ATAVIA}}<br>1896.}}<noinclude></noinclude>
46nstw1kvywtpdpt0czlrx6dc8yio5i
301205
301144
2026-07-05T00:51:32Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301205
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>{{c|{{font-size|200%|'''TJERITA'''
<br>'''NJAI DASIMA'''}}}}
{{c|SOEWATOE KORBAN DARI PADA PEMBOEDJOEK.}}
{{c|<big>→武←</big>}}
{{c|{{font-size|100%|'''TJERITA BAGOES SEKALI, JANG'''<br>'''BELON BERAPA LAMA SOEDAH'''<br>'''DJADI DI BETAWI.'''}}}}
{{c|Akan mendjadi peladjaran bagei sekalian prempoean jang soeka menoeroet boedjoekan laki-laki.}}
{{rule|8em}}
{{c|SOEWATOE NASEHAT KEPADA<br>ANAK-ANAK MOEDA.}}
{{c|{{font-size|100%|'''DENGAN TERHIAS GAMBARNJA'''<br>'''NJAI DASIMA.'''}}}}
{{rule|8em}}
{{c|Jang mengeloewarken<br>G. FRANCIS<br>B{{smaller|ATAVIA}}<br>1896.}}<noinclude></noinclude>
tohu6rztukiom71eon34vt654h0sose
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/9
104
107757
301145
2026-07-04T14:44:28Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'HIKAJAT NJAI DASIMA. Alkaisah terseboet satoe perkatahan , kira-kira di tahon 1813 ada djadi koeasa di Tana Tjoeroek, pegangan Tangerang, satoe Toean orang Inggris nama Edward W. Ini Toean soenggoe blon toea , dia poenja satoe Njai , orang prampoean slam dari Kampoeng Koeripan , namanja Dasima. Itoe Toean piara itoe Njai dari prawan , serta roepanja bagoes , poeti koening , ramboetnja pandjang , serta hatinja trang boeat bladjar segala roepa...
301145
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>HIKAJAT
NJAI
DASIMA.
Alkaisah terseboet satoe perkatahan , kira-kira di tahon
1813 ada djadi koeasa di Tana Tjoeroek, pegangan Tangerang, satoe Toean orang Inggris nama Edward W. Ini
Toean soenggoe blon toea , dia poenja satoe Njai , orang
prampoean slam dari Kampoeng Koeripan , namanja Dasima.
Itoe Toean piara itoe Njai dari prawan , serta roepanja
bagoes , poeti koening , ramboetnja pandjang , serta hatinja
trang boeat bladjar segala roepa pekerdjahan prempoean ,
jaitoe masak , mendjait , dan potong segala roepa pakean ;
dia dapat pladjaran begitoe dari satoe Njonja Bonnet , jang
itoe tempo tinggal di Tjoeroek sama-sama ; sebab itoe
Njai radjin dan pinter bekerdja , maka Toean W. tjinta
dianja ibarat dia poenja bini kawin , segala hartanja dia
kasi itoe Njai pegang , apa lagi Toean W. soeda dapet
dari dianja satoe anak prempoean terlaloe bagoes , namanja
Nanci, jang Toewan W. terlaloe sajang sekali , maka
Toean W. tiada rasa roegi boeat beliken dan kasi Njainja
simpen segala 10epa barang-barang , jaitoe toesoek konde
Roos , Peniti Intan , Selepa dan Koentji-koentji mas ,
semoeanja ada harga lebi dari f 3000 , laen saban boelan<noinclude></noinclude>
hoka55mvugvstzdcrtlyr6w9fe4mh2m
301146
301145
2026-07-04T14:51:43Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301146
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" /></noinclude>{{c|{{font-size|150%|{{sp|HIKAJAT}}}}}}
{{c|{{font-size|200%|'''NJAI DASIMA.'''}}}}
Alkaisah terseboet satoe perkatahan, kira-kira di tahon 1813 ada djadi koeasa di Tana Tjoeroek, pegangan Tangerang, satoe Toean orang Inggris nama Edward W. Ini Toean soenggoe blon toea, dia poenja satoe Njai, orang prampoean slam dari Kampoeng Koeripan, namanja Dasima. Itoe Toean piara itoe Njai dari prawan, serta roepanja bagoes, poeti koening, ramboetnja pandjang, serta hatinja trang boeat bladjar segala roepa pekerdjahan prempoean, jaitoe masak, mendjait, dan potong segala roepa pakean; dia dapat pladjaran begitoe dari satoe Njonja Bonnet, jang itoe tempo tinggal di Tjoeroek sama-sama; sebab itoe Njai radjin dan pinter bekerdja, maka Toean W. tjinta dianja ibarat dia poenja bini kawin, segala hartanja dia kasi itoe Njai pegang, apa lagi Toean W. soeda dapet dari dianja satoe anak prempoean terlaloe bagoes, namanja Nanci, jang Toewan W. terlaloe sajang sekali , maka Toean W. tiada rasa roegi boeat beliken dan kasi Njainja simpen segala ioepa barang-barang, jaitoe toesoek konde Roos, Peniti Intan, Selepa dan Koentji-koentji mas, semoeanja ada harga lebi dari ƒ 3000, laen saban boelan<noinclude></noinclude>
nlgjz2collpw6fvcpw45r6k66ac5el0
301206
301146
2026-07-05T00:52:56Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301206
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>{{c|{{font-size|150%|{{sp|HIKAJAT}}}}}}
{{c|{{font-size|200%|'''NJAI DASIMA.'''}}}}
Alkaisah terseboet satoe perkatahan, kira-kira di tahon 1813 ada djadi koeasa di Tana Tjoeroek, pegangan Tangerang, satoe Toean orang Inggris nama Edward W. Ini Toean soenggoe blon toea, dia poenja satoe Njai, orang prampoean slam dari Kampoeng Koeripan, namanja Dasima. Itoe Toean piara itoe Njai dari prawan, serta roepanja bagoes, poeti koening, ramboetnja pandjang, serta hatinja trang boeat bladjar segala roepa pekerdjahan prempoean, jaitoe masak, mendjait, dan potong segala roepa pakean; dia dapat pladjaran begitoe dari satoe Njonja Bonnet, jang itoe tempo tinggal di Tjoeroek sama-sama; sebab itoe Njai radjin dan pinter bekerdja, maka Toean W. tjinta dianja ibarat dia poenja bini kawin, segala hartanja dia kasi itoe Njai pegang, apa lagi Toean W. soeda dapet dari dianja satoe anak prempoean terlaloe bagoes, namanja Nanci, jang Toewan W. terlaloe sajang sekali , maka Toean W. tiada rasa roegi boeat beliken dan kasi Njainja simpen segala ioepa barang-barang, jaitoe toesoek konde Roos, Peniti Intan, Selepa dan Koentji-koentji mas, semoeanja ada harga lebi dari ƒ 3000, laen saban boelan<noinclude></noinclude>
5js9aiomqmdccn5x3p4zhybnt22qx2f
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/10
104
107758
301147
2026-07-04T14:52:46Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'dia kasi blandja ƒ 100 , jang itoe Njai simpen di dalem tjelengannja , serta terlaloe banjak barang kaen roepa-roepa badjoe, saroeng kaen songket , serta brapa banjak badjoe soetra roepa-roepa matjem , semoea barang- barangnja itoe Njai simpen sendiri , Toeannja tiada maoe ambil perdoeli , dan kira-kira ada delapan tahon di blakang itoe tanah didjoeal , djadi pinda Toean Tanah , maka itoe Toean W. brenti djadi koeasa , dan dia milir ka Betawi ,...
301147
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>dia kasi blandja ƒ 100 , jang itoe Njai simpen di dalem
tjelengannja , serta terlaloe banjak barang kaen roepa-roepa
badjoe, saroeng kaen songket , serta brapa banjak badjoe
soetra roepa-roepa matjem , semoea barang- barangnja itoe
Njai simpen sendiri , Toeannja tiada maoe ambil perdoeli , dan kira-kira ada delapan tahon di blakang itoe
tanah didjoeal , djadi pinda Toean Tanah , maka itoe
Toean W. brenti djadi koeasa , dan dia milir ka Betawi ,
dia tinggal di Gambir di pinggir kali Tjiliwong, serta dia.
dapet pekerdjahan di satoe Toko Inggris di Kota ; maka
saban hari waktoe pagi dia pergi kerdja , dan sampe
poekoel 5 baroe dia poelang di roemah kombali.
Kira-kira soedah ada doewa tahon lamanja , Njai Dasima
soedah tersohor di kampoeng- kampoeng slam , jang ianja
bagoes , serta kaja , banjak oewang dan banjak mas intan ,
maka banjak sekali orang- orang slam lelaki ingin sekali
boeat dapet tempel, boeat èrèt hartanja , dari kerna apa
banjak orang slam lelaki kirim prempoean-prempoean
toea kepada dianja boeat boedjoek , tetapi Njai Dasima tiada
soeka toeroet dia orang poenja maksoed , serta soeroe poelang itoe orang-orang dengen mara . Sajang sekali Njai
Dasima tiada kasi taoe Toeannja dari hal boedjoekan
djahat itoe , dia toetoep itoe resia semoeanja , djadi tiada
satoe orang jang dapat taoe .
Di tempo itoe ada hidoep di Kampoeng Pedjambon satoe
orang slam lelaki moeda , namanja Samioen ; dia djoega
soeda dapat dengar kabar dari bagoesnja dan kekajaännja
Njai Dasima , banjak kali soeda diboedjoek tida kena ,
maka itoe dia bikin akal , dia soeroe satoe prempoean
toea nama Ma Boejoeng, jang tinggal dekat roemahnja.
Hal ihwal omongnja begini :<noinclude></noinclude>
q2fk8hnkz2jzjfon04wcnpvpvhhvmcd
301148
301147
2026-07-04T15:08:15Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301148
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||4}}</noinclude>dia kasi blandja ƒ 100, jang itoe Njai simpen di dalem tjelengannja, serta terlaloe banjak barang kaen roepa-roepa badjoe, saroeng kaen songket, serta brapa banjak badjoe soetra roepa-roepa matjem, semoea barang-barangnja itoe Njai simpen sendiri, Toeannja tiada maoe ambil perdoeli, dan kira-kira ada delapan tahon di blakang itoe tanah didjoeal, djadi pinda Toean Tanah, maka itoe Toean W. brenti djadi koeasa, dan dia milir ka Betawi, dia tinggal di Gambir di pinggir kali Tjiliwong, serta dia. dapet pekerdjahan di satoe Toko Inggris di Kota; maka saban hari waktoe pagi dia pergi kerdja, dan sampe
poekoel 5 baroe dia poelang di roemah kombali.
Kira-kira soedah ada doewa tahon lamanja, Njai Dasima soedah tersohor di kampoeng-kampoeng slam, jang ianja bagoes, serta kaja, banjak oewang dan banjak mas intan, maka banjak sekali orang-orang slam lelaki ingin sekali boeat dapet tempel, boeat èrèt hartanja, dari kerna apa banjak orang slam lelaki kirim prempoean-prempoean
toea kepada dianja boeat boedjoek, tetapi Njai Dasima tiada soeka toeroet dia orang poenja maksoed, serta soeroe poelang itoe orang-orang dengen mara. Sajang sekali Njai Dasima tiada kasi taoe Toeannja dari hal boedjoekan djahat itoe, dia toetoep itoe resia semoeanja, djadi tiada satoe orang jang dapat taoe.
Di tempo itoe ada hidoep di Kampoeng Pedjambon satoe orang slam lelaki moeda, namanja Samioen; dia djoega soeda dapat dengar kabar dari bagoesnja dan kekajaännja Njai Dasima, banjak kali soeda diboedjoek tida kena, maka itoe dia bikin akal, dia soeroe satoe prempoean toea nama Ma Boejoeng, jang tinggal dekat roemahnja.
Hal ihwal omongnja begini :<noinclude></noinclude>
ofgoz0dssxfegvsdfux6gopr2a3d4y7
301295
301148
2026-07-05T04:32:12Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301295
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{rh||4}}</noinclude>dia kasi blandja ƒ 100, jang itoe Njai simpen di dalem tjelengannja, serta terlaloe banjak barang kaen roepa-roepa badjoe, saroeng kaen songket, serta brapa banjak badjoe soetra roepa-roepa matjem, semoea barang-barangnja itoe Njai simpen sendiri, Toeannja tiada maoe ambil perdoeli, dan kira-kira ada delapan tahon di blakang itoe tanah didjoeal, djadi pinda Toean Tanah, maka itoe Toean W. brenti djadi koeasa, dan dia milir ka Betawi, dia tinggal di Gambir di pinggir kali Tjiliwong, serta dia. dapet pekerdjahan di satoe Toko Inggris di Kota; maka saban hari waktoe pagi dia pergi kerdja, dan sampe
poekoel 5 baroe dia poelang di roemah kombali.
Kira-kira soedah ada doewa tahon lamanja, Njai Dasima soedah tersohor di kampoeng-kampoeng slam, jang ianja bagoes, serta kaja, banjak oewang dan banjak mas intan, maka banjak sekali orang-orang slam lelaki ingin sekali boeat dapet tempel, boeat èrèt hartanja, dari kerna apa banjak orang slam lelaki kirim prempoean-prempoean toea kepada dianja boeat boedjoek, tetapi Njai Dasima tiada soeka toeroet dia orang poenja maksoed, serta soeroe poelang itoe orang-orang dengen mara. Sajang sekali Njai Dasima tiada kasi taoe Toeannja dari hal boedjoekan djahat itoe, dia toetoep itoe resia semoeanja, djadi tiada satoe orang jang dapat taoe.
Di tempo itoe ada hidoep di Kampoeng Pedjambon satoe orang slam lelaki moeda, namanja Samioen; dia djoega soeda dapat dengar kabar dari bagoesnja dan kekajaännja Njai Dasima, banjak kali soeda diboedjoek tida kena, maka itoe dia bikin akal, dia soeroe satoe prempoean toea nama Ma Boejoeng, jang tinggal dekat roemahnja.
Hal ihwal omongnja begini :<noinclude></noinclude>
20pucnvwyjerye0uva5zrtt7q65tela
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/16
104
107759
301149
2026-07-04T15:09:28Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '10 roemahnja besar djoega , dan enak doedoeknja di dalem Kampoeng Pedjambon , dekat Kali Tjiliwong ; dia poenja kerbo di sewa-sewaken di Tana Tjempaka Poeti , maka saban tahon dia dapat banjak asil padi , boleh dikataken dia sampe boeat idoep dan piara roemah tangganja, manja, dan sanak soedaranja . Hadji Salihoen tanja kepada ma Boejoeng , hal ihwal kehidoepannja itoe Njai Dasima dan Toeannja . Ma Boejoeng menjaoet : "Jang dia poenja kehidoep...
301149
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>10
roemahnja besar djoega , dan enak doedoeknja di dalem
Kampoeng Pedjambon , dekat Kali Tjiliwong ; dia poenja
kerbo di sewa-sewaken di Tana Tjempaka Poeti , maka
saban tahon dia dapat banjak asil padi , boleh dikataken
dia sampe boeat idoep dan piara roemah tangganja, manja,
dan sanak soedaranja .
Hadji Salihoen tanja kepada ma Boejoeng , hal ihwal
kehidoepannja itoe Njai Dasima dan Toeannja .
Ma Boejoeng menjaoet :
"Jang dia poenja kehidoepan terlaloe tjinta satoe sama
laen , dan itoe Toean pertjaja semoea hartanja dan sekalian roemah tangganja kepada dianja ; dia idoep lebi-lebi
dari atoeran orang terkawin , sebab itoe Njai sajang oewang
Toeannja dan koempoelken , serta tiada boros , sebab dia
tida blandja , djikaloe tida misti di belinja.”
Lantas Hadji Salihoen kata kepada ma Boejoeng :
" Angkau misti soenggoe-soenggoe hati toeloeng kepada
Baba Samioen , soeda tentoe angkau nanti dapet balesan
jang baek sekali , apa djoega Baba Samioen soeroe , angkau misti toeroet , djangan teledor , sebab sekarang
ini kita orang ingin boeat menoeloeng satoe djiwa Islam
dan tjampoerannja orang Kafir jang dia boleh tjilaka
masoek ka noraka Djahanam.
Kita membri toeloengan kepada itoe prempoean , soepaja
99
djiwanja boleh masoek ke dalem sorga.
Ma Boejoeng menjaoet :
"Amin ! saja nanti toentoet apa djoega soeroehannja Baba
Samioen !"<noinclude></noinclude>
rzfr0mlk0xcwazbyoobg14gdgub2460
301196
301149
2026-07-05T00:09:11Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301196
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||10}}</noinclude>roemahnja besar djoega, dan enak doedoeknja di dalem Kampoeng Pedjambon, dekat Kali Tjiliwong; dia poenja kerbo di sewa-sewaken di Tana Tjempaka Poeti, maka saban tahon dia dapat banjak asil padi, boleh dikataken dia sampe boeat idoep dan piara roemah tangganja, manja, dan sanak soedaranja.
Hadji Salihoen tanja kepada ma Boejoeng, hal ihwal kehidoepannja itoe Njai Dasima dan Toeannja.
{{c|Ma Boejoeng menjaoet:}}
„Jang dia poenja kehidoepan terlaloe tjinta satoe sama laen, dan itoe Toean pertjaja semoea hartanja dan sekalian roemah tangganja kepada dianja; dia idoep lebi-lebi dari atoeran orang terkawin, sebab itoe Njai sajang oewang Toeannja dan koempoelken, serta tiada boros, sebab dia tida blandja, djikaloe tida misti di belinja.”
Lantas Hadji Salihoen kata kepada ma Boejoeng:
„Angkau misti soenggoe-soenggoe hati toeloeng kepada Baba Samioen, soeda tentoe angkau nanti dapet balesan jang baek sekali, apa djoega Baba Samioen soeroe, angkau misti toeroet, djangan teledor, sebab sekarang ini kita orang ingin boeat menoeloeng satoe djiwa Islam
dan tjampoerannja orang Kafir jang dia boleh tjilaka masoek ka noraka Djahanam.
Kita membri toeloengan kepada itoe prempoean, soepaja djiwanja boleh masoek ke dalem sorga.”
{{c|Ma Boejoeng menjaoet:}}
„Amin! saja nanti toentoet apa djoega soeroehannja Baba Samioen!”<noinclude></noinclude>
2yppy5hbeedvv5pk8wvic3izij4yt3o
301296
301196
2026-07-05T04:33:25Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301296
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{rh||10}}</noinclude>roemahnja besar djoega, dan enak doedoeknja di dalem Kampoeng Pedjambon, dekat Kali Tjiliwong; dia poenja kerbo di sewa-sewaken di Tana Tjempaka Poeti, maka saban tahon dia dapat banjak asil padi, boleh dikataken dia sampe boeat idoep dan piara roemah tangganja, manja, dan sanak soedaranja.
Hadji Salihoen tanja kepada ma Boejoeng, hal ihwal kehidoepannja itoe Njai Dasima dan Toeannja.
{{c|Ma Boejoeng menjaoet:}}
„Jang dia poenja kehidoepan terlaloe tjinta satoe sama laen, dan itoe Toean pertjaja semoea hartanja dan sekalian roemah tangganja kepada dianja; dia idoep lebi-lebi dari atoeran orang terkawin, sebab itoe Njai sajang oewang Toeannja dan koempoelken, serta tiada boros, sebab dia tida blandja, djikaloe tida misti di belinja.”
Lantas Hadji Salihoen kata kepada ma Boejoeng:
„Angkau misti soenggoe-soenggoe hati toeloeng kepada Baba Samioen, soeda tentoe angkau nanti dapet balesan jang baek sekali, apa djoega Baba Samioen soeroe, angkau misti toeroet, djangan teledor, sebab sekarang ini kita orang ingin boeat menoeloeng satoe djiwa Islam
dan tjampoerannja orang Kafir jang dia boleh tjilaka masoek ka noraka Djahanam.
Kita membri toeloengan kepada itoe prempoean, soepaja djiwanja boleh masoek ke dalem sorga.”
{{c|Ma Boejoeng menjaoet:}}
„Amin! saja nanti toentoet apa djoega soeroehannja Baba Samioen!”<noinclude></noinclude>
7uy921gh7nnolqs8ducpbfbbnv67gv9
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/587
104
107760
301162
2026-07-04T15:17:36Z
Sikurakurasi
27138
/* Tanpa teks */
301162
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Sikurakurasi" /></noinclude><noinclude></noinclude>
qh3sh4bm08wwvpt4fi82zay3g387tl2
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/41
104
107761
301180
2026-07-04T20:50:02Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
301180
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{left|40}} PENGHIDOEPAN</noinclude>kepala batoe! Akoe soeda poeter lidakoe sampe tjape, toch tida berhasil. Kombali akoe
poeter dari aloes sampe kasar, kemoedian
sampe akoe keloearken sedikit antjeman padanja, tapi tetep ia menolak teroes. la kata,
djangan lagi anaknja Kong-ing, sekalipoen anaknja radja, kaloe bodo seperti kerbo, ia
maksoedken dirimoe, kongtjoe, tida oeroeng ia
tolak djoega."
,,Sampe begitoe roepa ia tida pandeng akoe poenja ajah!" Treak Pay Lang jang djadi panas hatinja
kena itoe oboran. ,,Oh, oh, soenggoe itoe orang toea koerang adjar sekali Kaloe akoe belon adjar padanja, belon bisa ia djadi mengerti, sama siapa ia sedeng berhadepan!"
No mama meliatken teroes lakoenja itce anak moeda.
,,Ja, sapantesnja ia moesti trima adjaran, soe.
paja laen kali ia tiada berboeat koerang adjar
pada lain orang. la andioerin.
,,Ja, betoel, betoel!" achirnja Pay Lang kata lagi sasoeda berdiam sabentar,,biarlah ini oeroesan akoe djalanken sendiri.
,,Kongtjoe." kata lagi Nio mama sambil pandeng parasoja itoe kongtjoe idoeng belang.
,,sasoedanja oeroesan sampe disini, apa kong-
tjoe tida kasian pada mama jang miskin? Bagimana kongtjoe poenja pikiran, kapan sekarang akoe minta tambah lagi, sebab itoe oewang jang kaoe soeda kasi, sakedjep sadja soeda<noinclude></noinclude>
ny4w5njyj1c5kzk4ks4xtqhavmkmag7
301182
301180
2026-07-04T20:53:16Z
Ammachemist
27288
301182
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{left|40}}</noinclude>{{center|PENGHIDOEPAN}}
kepala batoe! Akoe soeda poeter lidakoe sampe tjape, toch tida berhasil. Kombali akoe
poeter dari aloes sampe kasar, kemoedian
sampe akoe keloearken sedikit antjeman padanja, tapi tetep ia menolak teroes. la kata,
djangan lagi anaknja Kong-ing, sekalipoen anaknja radja, kaloe bodo seperti kerbo, ia
maksoedken dirimoe, kongtjoe, tida oeroeng ia
tolak djoega."
,,Sampe begitoe roepa ia tida pandeng akoe poenja ajah!" Treak Pay Lang jang djadi panas hatinja
kena itoe oboran. ,,Oh, oh, soenggoe itoe orang toea koerang adjar sekali Kaloe akoe belon adjar padanja, belon bisa ia djadi mengerti, sama siapa ia sedeng berhadepan!"
No mama meliatken teroes lakoenja itce anak moeda.
,,Ja, sapantesnja ia moesti trima adjaran, soe.
paja laen kali ia tiada berboeat koerang adjar
pada lain orang. la andioerin.
,,Ja, betoel, betoel!" achirnja Pay Lang kata lagi sasoeda berdiam sabentar,,biarlah ini oeroesan akoe djalanken sendiri.
,,Kongtjoe." kata lagi Nio mama sambil pandeng parasoja itoe kongtjoe idoeng belang.
,,sasoedanja oeroesan sampe disini, apa kong-
tjoe tida kasian pada mama jang miskin? Bagimana kongtjoe poenja pikiran, kapan sekarang akoe minta tambah lagi, sebab itoe oewang jang kaoe soeda kasi, sakedjep sadja soeda<noinclude></noinclude>
o4xu1cq12fz8tzfwhsccck24llknicx
301252
301182
2026-07-05T03:21:39Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301252
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{left|40}}</noinclude>{{center|''PENGHIDOEPAN''}}
kepala batoe! Akoe soeda poeter lidakoe sampe tjape, toch tida berhasil. Kombali akoe
poeter dari aloes sampe kasar, kemoedian
sampe akoe keloearken sedikit antjeman padanja, tapi tetep ia menolak teroes. la kata,
djangan lagi anaknja Kong-ing, sekalipoen anaknja radja, kaloe bodo seperti kerbo, ia
maksoedken dirimoe, kongtjoe, tida oeroeng ia
tolak djoega."
,,Sampe begitoe roepa ia tida pandeng akoe poenja ajah!" Treak Pay Lang jang djadi panas hatinja kena itoe oboran. ,,Oh, oh, soenggoe itoe orang toea koerang adjar sekali Kaloe akoe belon adjar padanja, belon bisa ia djadi mengerti, sama siapa ia sedeng berhadepan!"
Nio mama meliatken teroes lakoenja itoe anak moeda.
,,Ja, sapantesnja ia moesti trima adjaran, soe.
paja laen kali ia tiada berboeat koerang adjar
pada lain orang. la andjoerin.
,,Ja, betoel, betoel!" achirnja Pay Lang kata lagi sasoeda berdiam sabentar,,biarlah ini oeroesan akoe djalanken sendiri.
,,Kongtjoe." kata lagi Nio mama sambil pandeng parasoja itoe kongtjoe idoeng belang.
,,sasoedanja oeroesan sampe disini, apa kong-
tjoe tida kasian pada mama jang miskin? Bagimana kongtjoe poenja pikiran, kapan sekarang akoe minta tambah lagi, sebab itoe oewang jang kaoe soeda kasi, sakedjep sadja soeda<noinclude></noinclude>
bdytg1n160fyvywyxfcyat2rvlhg7a4
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/42
104
107762
301181
2026-07-04T20:52:20Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
301181
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{right|41}}</noinclude>{{center|ANAKNJA MATJAN POETI}}
pedot, malahan akoe soeda torok".
Pay Lang terpaksa moesti kasi lagi maski ia
poenja hati dan pikiran masi terganggoe keras
dan perasa'an mendongkolnja belon ilang. Ia
keloearken poela bebrapa oewang perakan boeat
itoe makelaar toea.
Sasoedanja trima tambahan, Nio nama lantas
ngelojor Poelang.<noinclude></noinclude>
jotz4aui0ezikroid25npvdooxhg5rv
301254
301181
2026-07-05T03:22:56Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301254
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{right|41}}</noinclude>{{center|ANAKNJA MATJAN POETI}}
pedot, malahan akoe soeda torok".
Pay Lang terpaksa moesti kasi lagi maski ia
poenja hati dan pikiran masi terganggoe keras
dan perasa'an mendongkolnja belon ilang. Ia
keloearken poela bebrapa oewang perakan boeat
itoe makelaar toea.
Sasoedanja trima tambahan, Nio nama lantas
ngelojor Poelang.<noinclude></noinclude>
4f87l157zr0n0u7mj8lq2mue9n11k6h
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/43
104
107763
301183
2026-07-04T20:58:39Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
301183
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{left|42}}</noinclude>{{center|PENGHIDOEPAN}}
{{center|VI.}}
{{dropinitial|B}}
agimana kaoe pikir dan begimana baiknja
ini oeroesan diatoer, Khimthong?" tanjak
Pay Lang pada si boedjang keparat pada soeatoe hari sasoedanja itoe penolakan.
,,Seperti akoe soeda terangken padamoe
bebrapa kali, kongtjoe", saoetnja Khimthong, tida
ada laen Gjalan dari goenaken kakerasan.
Kaloe kaoe soengkan, nanti akoe sendiri jang
kepalain ini kerdiaan. Lebi doeloe kaoe sewa
bebrapa boeaja jang terkenal dalem ini kota,
soeroe marika sebagian semboeni diloear, doea
tiga boeaja menjaroe djadi orang dagang dan min-
ta ketemoe sama itoe toea bangka dalem satoe
kamar terpisa. Kaloe ini akal bisa masoek,
lantes itoe doea boeaja jang menjaroe djadi
orang dagang, bekoek Tan wangwee, tentoe
jang lain tida bisa taoe ini kedjadian. Tan
wangwee kapan soeda di bekoek, salekasnja
moesti di iket dan moeloetnja di soempel,
soepaja ia tida bisa treak minta toeloengan.
Kemoedian jang lain menerdjang dari banjak
fihak ka dalem gedong, sedeng kaoe bole lantes
tjari nona Kim Nio dan bawa ia lari, nanti akoe
ikoet padamoe dari blankang membantoe. Akoe
taoe gedongnja Tan wangwee tida banjak piara
boedjang, maka oeroesan ini ada lebi gampang
dan bisa lekas beres".
,,Tentoe disitoe lantas timboel berklaian antara
boedjang-boedjangnja Tan wangwee dan itoe
bebrapa boeaja?".<noinclude></noinclude>
e18l4z4kdvfizd6o6s0bbx19j23j51u
301184
301183
2026-07-04T20:59:08Z
Ammachemist
27288
301184
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{left|42}}</noinclude>{{center|PENGHIDOEPAN}}
{{center|VI.}}
,,{{dropinitial|B}}
agimana kaoe pikir dan begimana baiknja
ini oeroesan diatoer, Khimthong?" tanjak
Pay Lang pada si boedjang keparat pada soeatoe hari sasoedanja itoe penolakan.
,,Seperti akoe soeda terangken padamoe
bebrapa kali, kongtjoe", saoetnja Khimthong, tida
ada laen Gjalan dari goenaken kakerasan.
Kaloe kaoe soengkan, nanti akoe sendiri jang
kepalain ini kerdiaan. Lebi doeloe kaoe sewa
bebrapa boeaja jang terkenal dalem ini kota,
soeroe marika sebagian semboeni diloear, doea
tiga boeaja menjaroe djadi orang dagang dan min-
ta ketemoe sama itoe toea bangka dalem satoe
kamar terpisa. Kaloe ini akal bisa masoek,
lantes itoe doea boeaja jang menjaroe djadi
orang dagang, bekoek Tan wangwee, tentoe
jang lain tida bisa taoe ini kedjadian. Tan
wangwee kapan soeda di bekoek, salekasnja
moesti di iket dan moeloetnja di soempel,
soepaja ia tida bisa treak minta toeloengan.
Kemoedian jang lain menerdjang dari banjak
fihak ka dalem gedong, sedeng kaoe bole lantes
tjari nona Kim Nio dan bawa ia lari, nanti akoe
ikoet padamoe dari blankang membantoe. Akoe
taoe gedongnja Tan wangwee tida banjak piara
boedjang, maka oeroesan ini ada lebi gampang
dan bisa lekas beres".
,,Tentoe disitoe lantas timboel berklaian antara
boedjang-boedjangnja Tan wangwee dan itoe
bebrapa boeaja?".<noinclude></noinclude>
i0x3hanfo8cut3erf0upnfstrihqgj9
301185
301184
2026-07-04T20:59:30Z
Ammachemist
27288
301185
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{left|42}}</noinclude>{{center|PENGHIDOEPAN}}
{{center|VI.}}
{{dropinitial|B}}
,,agimana kaoe pikir dan begimana baiknja
ini oeroesan diatoer, Khimthong?" tanjak
Pay Lang pada si boedjang keparat pada soeatoe hari sasoedanja itoe penolakan.
,,Seperti akoe soeda terangken padamoe
bebrapa kali, kongtjoe", saoetnja Khimthong, tida
ada laen Gjalan dari goenaken kakerasan.
Kaloe kaoe soengkan, nanti akoe sendiri jang
kepalain ini kerdiaan. Lebi doeloe kaoe sewa
bebrapa boeaja jang terkenal dalem ini kota,
soeroe marika sebagian semboeni diloear, doea
tiga boeaja menjaroe djadi orang dagang dan min-
ta ketemoe sama itoe toea bangka dalem satoe
kamar terpisa. Kaloe ini akal bisa masoek,
lantes itoe doea boeaja jang menjaroe djadi
orang dagang, bekoek Tan wangwee, tentoe
jang lain tida bisa taoe ini kedjadian. Tan
wangwee kapan soeda di bekoek, salekasnja
moesti di iket dan moeloetnja di soempel,
soepaja ia tida bisa treak minta toeloengan.
Kemoedian jang lain menerdjang dari banjak
fihak ka dalem gedong, sedeng kaoe bole lantes
tjari nona Kim Nio dan bawa ia lari, nanti akoe
ikoet padamoe dari blankang membantoe. Akoe
taoe gedongnja Tan wangwee tida banjak piara
boedjang, maka oeroesan ini ada lebi gampang
dan bisa lekas beres".
,,Tentoe disitoe lantas timboel berklaian antara
boedjang-boedjangnja Tan wangwee dan itoe
bebrapa boeaja?".<noinclude></noinclude>
h9vp7c8gu8rf0kn4593obx7npkgpewu
301186
301185
2026-07-04T20:59:44Z
Ammachemist
27288
301186
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{left|42}}</noinclude>{{center|PENGHIDOEPAN}}
{{center|VI.}}
{{dropinitial|B}}
agimana kaoe pikir dan begimana baiknja
ini oeroesan diatoer, Khimthong?" tanjak
Pay Lang pada si boedjang keparat pada soeatoe hari sasoedanja itoe penolakan.
,,Seperti akoe soeda terangken padamoe
bebrapa kali, kongtjoe", saoetnja Khimthong, tida
ada laen Gjalan dari goenaken kakerasan.
Kaloe kaoe soengkan, nanti akoe sendiri jang
kepalain ini kerdiaan. Lebi doeloe kaoe sewa
bebrapa boeaja jang terkenal dalem ini kota,
soeroe marika sebagian semboeni diloear, doea
tiga boeaja menjaroe djadi orang dagang dan min-
ta ketemoe sama itoe toea bangka dalem satoe
kamar terpisa. Kaloe ini akal bisa masoek,
lantes itoe doea boeaja jang menjaroe djadi
orang dagang, bekoek Tan wangwee, tentoe
jang lain tida bisa taoe ini kedjadian. Tan
wangwee kapan soeda di bekoek, salekasnja
moesti di iket dan moeloetnja di soempel,
soepaja ia tida bisa treak minta toeloengan.
Kemoedian jang lain menerdjang dari banjak
fihak ka dalem gedong, sedeng kaoe bole lantes
tjari nona Kim Nio dan bawa ia lari, nanti akoe
ikoet padamoe dari blankang membantoe. Akoe
taoe gedongnja Tan wangwee tida banjak piara
boedjang, maka oeroesan ini ada lebi gampang
dan bisa lekas beres".
,,Tentoe disitoe lantas timboel berklaian antara
boedjang-boedjangnja Tan wangwee dan itoe
bebrapa boeaja?".<noinclude></noinclude>
e18l4z4kdvfizd6o6s0bbx19j23j51u
301256
301186
2026-07-05T03:25:37Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301256
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{left|42}}</noinclude>{{center|PENGHIDOEPAN}}
{{center|VI.}}
{{dropinitial|B}}
agimana kaoe pikir dan begimana baiknja
ini oeroesan diatoer, Khimthong?" tanjak
Pay Lang pada si boedjang keparat pada soeatoe hari sasoedanja itoe penolakan.
,,Seperti akoe soeda terangken padamoe
bebrapa kali, kongtjoe", saoetnja Khimthong, tida ada laen Gjalan dari goenaken kakerasan.
Kaloe kaoe soengkan, nanti akoe sendiri jang
kepalain ini kerdiaan. Lebi doeloe kaoe sewa
bebrapa boeaja jang terkenal dalem ini kota,
soeroe marika sebagian semboeni diloear, doea
tiga boeaja menjaroe djadi orang dagang dan minta ketemoe sama itoe toea bangka dalem satoe
kamar terpisa. Kaloe ini akal bisa masoek,
lantes itoe doea boeaja jang menjaroe djadi
orang dagang, bekoek Tan wangwee, tentoe
jang lain tida bisa taoe ini kedjadian. Tan
wangwee kapan soeda di bekoek, salekasnja
moesti di iket dan moeloetnja di soempel,
soepaja ia tida bisa treak minta toeloengan.
Kemoedian jang lain menerdjang dari banjak
fihak ka dalem gedong, sedeng kaoe bole lantes
tjari nona Kim Nio dan bawa ia lari, nanti akoe
ikoet padamoe dari blankang membantoe. Akoe
taoe gedongnja Tan wangwee tida banjak piara
boedjang, maka oeroesan ini ada lebi gampang
dan bisa lekas beres".
,,Tentoe disitoe lantas timboel berklaian antara boedjang-boedjangnja Tan wangwee dan itoe bebrapa boeaja?".<noinclude></noinclude>
kn9j8e0g4fnzwcfrasr0kp4tbjpn6ex
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/44
104
107764
301187
2026-07-04T21:02:13Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
301187
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{right|43}}</noinclude>
{{center|ANAKNJA MATJAN POETI}}
,,Bole djadi tida. Itoe sekalian boeaja dipesen
sebeloonja. Kita moesti atoer begitoe rapi
sebisanja, soepaja salekasnja masoek, lantas
antjem sekalian boedjang jang ada, siapa-siapa
jang brani melawan nanti ditabas batang
lehernja, tentoe marika diadi takoet.
,,Habis, hari kapan kaoe kira ini akal bisa
didjalanken ?" Tanja Pay Lang jang moelai
moefakat sama itoe roendingan bangsat.
,,Kaoe poenja soeka, karan sadja akoe nanti
sanggoep dapetken itoe bebrapa orang jang
bakal didjadiken bekakas".
,,Koloe begitoe, baiklah. Ini oeroesan akoe
seraken sadja pada kaoe, Khimthong. Akoe
pertiaja kaoe bisa berhati-hati lakoeken, awas
djangan sampe ajah dapet baoe ini kerdja'an".
,,Masa bodo, kongtjoe".
.,Dan brapa kaoe maoe bawa oewang voorschot?
..Seratoes sadja akoe rasa soeda tjoekoep.
Akoe nanti tjari doea kepala boeaja jang terkenal
hatinja taba dan bebrapa ia poenja pengikoet
jang mengerti, akoe pertjaja kita poenja oeroesan
lantes beres".
,,Begitoe banjak kaoe maoe pake oewang,Khim thong ?
,,Seratoes perak tida banjak, kongtjoe?
Kaoe tida rekend brapa senengnja kaoe poenja di-
ri di kemoedian ?" Menjaoet si boedak keparat.
,,Baiklah! Saoet itoe kongtjoe jang mendjadi
kewalahan.<noinclude></noinclude>
mj5eye9saelzhy8v8nx5wvzvz7ov3xq
301257
301187
2026-07-05T03:27:50Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301257
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{right|43}}</noinclude>
{{center|ANAKNJA MATJAN POETI}}
,,Bole djadi tida. Itoe sekalian boeaja dipesen
sebeloonja. Kita moesti atoer begitoe rapi
sebisanja, soepaja salekasnja masoek, lantas
antjem sekalian boedjang jang ada, siapa-siapa
jang brani melawan nanti ditabas batang
lehernja, tentoe marika diadi takoet.
,,Habis, hari kapan kaoe kira ini akal bisa
didjalanken ?" Tanja Pay Lang jang moelai
moefakat sama itoe roendingan bangsat.
,,Kaoe poenja soeka, karan sadja akoe nanti
sanggoep dapetken itoe bebrapa orang jang
bakal didjadiken bekakas".
,,Koloe begitoe, baiklah. Ini oeroesan akoe
seraken sadja pada kaoe, Khimthong. Akoe pertiaja kaoe bisa berhati-hati lakoeken, awas
djangan sampe ajah dapet baoe ini kerdja'an".
,,Masa bodo, kongtjoe".
.,Dan brapa kaoe maoe bawa oewang voorschot?"
..Seratoes sadja akoe rasa soeda tjoekoep.
Akoe nanti tjari doea kepala boeaja jang terkenal hatinja taba dan bebrapa ia poenja pengikoet jang mengerti, akoe pertjaja kita poenja oeroesan lantes beres".
,,Begitoe banjak kaoe maoe pake oewang,Khim-thong ?"
,,Seratoes perak tida banjak, kongtjoe?
Kaoe tida rekend brapa senengnja kaoe poenja diri di kemoedian ?" Menjaoet si boedak keparat.
,,Baiklah! Saoet itoe kongtjoe jang mendjadi
kewalahan.<noinclude></noinclude>
auxzaawff137twmk2zkylarkb3noqhv
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/45
104
107765
301188
2026-07-04T21:04:57Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
301188
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{left|44}}</noinclude>
{{center|PENGHIDOEPAN}}
{{center|VII.}}
{{dropinitial|D}}
i Hangtjie namanja Tan Lian-bing soeda
terkenal antero kota. Ia ada saorang toea jang
soeda masoek oemoer 60 taon koerang sedikit. Ia poenja hati ada moelia dan dermawan.
Doeloenja, bebrapa kali dari kota radja ia trima
panggilan boeat pegang djabatan, tapi selaloe
ia menampik. la kasi alesan lantaran soeda toea, lebi seneng merdikaken diri diloearan sadja dari pada pegang pakerdja'an negrie.
la poenja gedong jang besar, ada mempoenjain
doea pintoe didepan, tiga diblakang dan satoe
pekarangan sedikit loeas, jang sebagian besar
ia goenaken sebagi taman boenga.
Tabiatnja Tan wangwee tida terlaloe sekaker, segala apa ia mengerti doedoeknja. Pada oeroesan oeroesan jang koerang bergoena memang ia ada terkenal pelit keloearken oewang, tapi pada pakerdja'an amal dan penting, tida oesa ditanja doea kali lagi, lantes ia briken bantoeanja jang
terharga.
Begitoe poen ia poenia renghidoepan hari2, ia toentoet dengen sederhana sadja. Maski poeloean boedjang laki dan prampoean ia sanggoep kasi makan, tapi lantaran itoe hal ia pikir koerang goena, djadi ia piara sadja bebrapa boedjang laki dan prampoean jarg perloe dalem koeadjiban hari hari.
la poenja dagangan kain kain masi djoega<noinclude></noinclude>
ly666zznq3v9kka36psddabowtr59qa
301259
301188
2026-07-05T03:30:10Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301259
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{left|44}}</noinclude>
{{center|''PENGHIDOEPAN''}}
{{center|VII.}}
{{dropinitial|D}}
i Hangtjie namanja Tan Lian-bing soeda
terkenal antero kota. Ia ada saorang toea jang
soeda masoek oemoer 60 taon koerang sedikit. Ia poenja hati ada moelia dan dermawan.
Doeloenja, bebrapa kali dari kota radja ia trima panggilan boeat pegang djabatan, tapi selaloe ia menampik. la kasi alesan lantaran soeda toea, lebi seneng merdikaken diri diloearan sadja dari pada pegang pakerdja'an negrie.
la poenja gedong jang besar, ada mempoenjain
doea pintoe didepan, tiga diblakang dan satoe
pekarangan sedikit loeas, jang sebagian besar
ia goenaken sebagi taman boenga.
Tabiatnja Tan wangwee tida terlaloe sekaker, segala apa ia mengerti doedoeknja. Pada eroesan oeroesan jang koerang bergoena memang ia ada terkenal pelit keloearken oewang, tapi pada pakerdja'an amal dan penting, tida oesa ditanja doea kali lagi, lantes ia briken bantoeanja jang berharga.
Begitoe poen ia poenia renghidoepan hari2, ia toentoet dengen sederhana sadja. Maski poeloean boedjang laki dan prampoean ia sanggoep kasi makan, tapi lantaran itoe hal ia pikir koerang goena, djadi ia piara sadja bebrapa boedjang laki dan prampoean jarg perloe dalem koeadjiban hari hari.
la poenja dagangan kain kain masi djoega<noinclude></noinclude>
3aqon6dweqg7nuvocltakqgb968tzkw
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/33
104
107766
301197
2026-07-05T00:20:14Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '25 " Djangan deketin akoe, angkau boleh toeroet Papa, dan Papamoe ada sampe kaja boeat piara sama angkau, a koe tida soeka lagi!" Toean W. menjaoet : " Baek Dasima ! kaloe angkau memaksa, tentoe akoe misti betjere dari angkau, biar toenggoe sampe besok pagi, nanti akoe panggil Notaris boeat akoe saksiken dan serahken barang-barang dan pakeanmoe, serta akoe bikin satoe soerat ketrangan, jang pada akoe . " ini anak angkau kasi ke- Njai Dasima...
301197
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>25
" Djangan deketin akoe, angkau boleh toeroet Papa,
dan Papamoe ada sampe kaja boeat piara sama angkau,
a koe tida soeka lagi!"
Toean W. menjaoet :
" Baek Dasima ! kaloe angkau memaksa, tentoe akoe
misti betjere dari angkau, biar toenggoe sampe besok
pagi, nanti akoe panggil Notaris boeat akoe saksiken dan
serahken barang-barang dan pakeanmoe, serta akoe bikin
satoe soerat ketrangan, jang
pada akoe . "
ini anak angkau kasi ke-
Njai Dasima menjaoet :
"Baek ! saja toenggoe sampe besok siang , saja tida soeka
toenggoe lebi lama".
Ma Boejoeng poera-poera menanja, dan masoek ke dalem
gedong, dan tanja kepada Toeannja :
" Apa sebab djadi begini ?" dan minta kepada
Dasima boeat baek kombali .
Njai
Toean W. menjaoet :
" Akoe djadi heran , tiada sekali -kali akoe dapet taoe
apa sebabnja , maka Njai minta lepas, tetapi sekarang
akoe soeda lat tingka lakoenja memaksa , maka itoe akoe
rasa lebi baik akoe toeroet .
Ma Boejoeng menjaoet :
"Ja Toean, kesian sekali saja poeuja Toean, tetapi tiada
kenapa , doenia ada lebar dan Toean masi moeda, dan<noinclude></noinclude>
s6z4nsih34c05o3s3ddellkoer5frg6
301198
301197
2026-07-05T00:26:39Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301198
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||25}}</noinclude>„Djangan deketin akoe, angkau boleh toeroet Papa, dan Papamoe ada sampe kaja boeat piara sama angkau, akoe tida soeka lagi!”
{{c|Toean W. menjaoet:}}
„Baek Dasima! kaloe angkau memaksa, tentoe akoe misti betjere dari angkau, biar toenggoe sampe besok pagi, nanti akoe panggil Notaris boeat akoe saksiken dan serahken barang-barang dan pakeanmoe, serta akoe bikin satoe soerat ketrangan, jang ini anak angkau kasi kepada akoe.”
{{c|Njai Dasima menjaoet:}}
„Baek! saja toenggoe sampe besok siang, saja tida soeka toenggoe lebi lama”.
Ma Boejoeng poera-poera menanja, dan masoek ke dalem gedong, dan tanja kepada Toeannja:
„Apa sebab djadi begini?” dan minta kepada Njai Dasima boeat baek kombali.
{{c|Toean W. menjaoet:}}
„Akoe djadi heran, tiada sekali-kali akoe dapet taoe apa sebabnja, maka Njai minta lepas, tetapi sekarang akoe soeda liat tingka lakoenja memaksa, maka itoe akoe rasa lebi baik akoe toeroet .
{{c|Ma Boejoeng menjaoet:}}
„Ja Toean, kesian sekali saja poenja Toean, tetapi tiada kenapa, doenia ada lebar dan Toean masi moeda, dan<noinclude></noinclude>
qbivh7ocizhv12mn6u5jpcxmn7fn89a
301204
301198
2026-07-05T00:48:22Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
301204
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh||25}}</noinclude>„Djangan deketin akoe, angkau boleh toeroet Papa, dan Papamoe ada sampe kaja boeat piara sama angkau, akoe tida soeka lagi!”
{{c|Toean W. menjaoet:}}
„Baek Dasima! kaloe angkau memaksa, tentoe akoe misti betjere dari angkau, biar toenggoe sampe besok pagi, nanti akoe panggil Notaris boeat akoe saksiken dan serahken barang-barang dan pakeanmoe, serta akoe bikin satoe soerat ketrangan, jang ini anak angkau kasi kepada akoe.”
{{c|Njai Dasima menjaoet:}}
„Baek! saja toenggoe sampe besok siang, saja tida soeka toenggoe lebi lama”.
Ma Boejoeng poera-poera menanja, dan masoek ke dalem gedong, dan tanja kepada Toeannja:
„Apa sebab djadi begini?” dan minta kepada Njai Dasima boeat baek kombali.
{{c|Toean W. menjaoet:}}
„Akoe djadi heran, tiada sekali-kali akoe dapet taoe apa sebabnja, maka Njai minta lepas, tetapi sekarang akoe soeda liat tingka lakoenja memaksa, maka itoe akoe rasa lebi baik akoe toeroet .
{{c|Ma Boejoeng menjaoet:}}
„Ja Toean, kesian sekali saja poenja Toean, tetapi tiada kenapa, doenia ada lebar dan Toean masi moeda, dan<noinclude></noinclude>
6q78ihm7peocr4z96glwamepdgxjles
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/34
104
107767
301199
2026-07-05T00:27:31Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '26 Toean boleh dapet prempoean laen, lebi baek tjari prempoean laen sadja, kaloe orang tiada soeka djangan di paksa !" Njai Dasima masoek ke dalem kamarnja, panggil ma Boejoeng sama-sama serta orang berdoea-doea kasak-koesoek plahan-plahan . Besok paginja kira -kira poekoel 6 pagi Ma Boejoeng pergi ke roemahnja Baba Samioen dan kasi taoe kepadanja apa soeda djadi semalem, dan kata nanti Notaris datang boeat serahken barang-barang dan oewang kep...
301199
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>26
Toean boleh dapet prempoean laen, lebi baek tjari prempoean laen sadja, kaloe orang tiada soeka djangan di
paksa !"
Njai Dasima masoek ke dalem kamarnja, panggil ma
Boejoeng sama-sama serta orang berdoea-doea kasak-koesoek plahan-plahan .
Besok paginja kira -kira poekoel 6 pagi Ma Boejoeng
pergi ke roemahnja Baba Samioen dan kasi taoe kepadanja
apa soeda djadi semalem, dan kata nanti Notaris datang boeat
serahken barang-barang dan oewang kepada Njai Dasima .
Itoe Samioen djadi begitoe girang, sampe dia plok
tjioem kepada ma Boejoeng ; begitoe djoega Embok Saleha
dan Njonja Hajati, serta soeroe kasi taoe sama Njai Dasima,
kaloe dia soeka datang tinggal di roemahnja , biar dia datang sendiri dengen kreta, djangan di samboet, sebab takoet
nanti Tocan W. bikin perkara . Kira-kira djam poekoel 10
pagi datang Toean W. bersama-sama Notaris ke roemahnja,
itoe Notaris bersama-sama saksi-saksinja boedjoek sama
Njai Dasima boeat mendapet laen pikiran, djangan sampe
keboeroe napsoe boeat minta lepas , djangan sampe menjesel
di blakang kali, tapi Njai Dasima tiada maoe denger boedjoekan dan memaksa minta lepas. Toean W. lantas soeroe kloearken barang mas intan dan ocwangnja Njai Dasima dan
serahken kepada dia di depan Notaris, jang mana laloe poengoet satoe persatoe roepa baran serta harga taksirannja,
mendjadi satoe djoembla lebi dari / 6000.- Begitoe djoega
di kasi padanja 1 tempat tidoer dengen srentanja, 1 medja
dan 6 krosi .
Begitoe lekas Notaris soeda poelang, Njai Dasima soeroe
panggil kreta sewa dan koeli boeat angkat barang- barangnja<noinclude></noinclude>
6s3hm118hfiq10blrn564pr6ph2v7kj
301200
301199
2026-07-05T00:31:41Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301200
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||26}}</noinclude>Toean boleh dapet prempoean laen, lebi baek tjari prempoean laen sadja, kaloe orang tiada soeka djangan dipaksa!”
Njai Dasima masoek ke dalem kamarnja, panggil ma Boejoeng sama-sama serta orang berdoea-doea kasak-koesoek plahan-plahan.
Besok paginja kira-kira poekoel 6 pagi Ma Boejoeng pergi ke roemahnja Baba Samioen dan kasi taoe kepadanja apa soeda djadi semalem, dan kata nanti Notaris datang boeat serahken barang-barang dan oewang kepada Njai Dasima.
Itoe Samioen djadi begitoe girang, sampe dia plok tjioem kepada ma Boejoeng; begitoe djoega Embok Saleha dan Njonja Hajati, serta soeroe kasi taoe sama Njai Dasima, kaloe dia soeka datang tinggal di roemahnja, biar dia datang sendiri dengen kreta, djangan di samboet, sebab takoet nanti Toean W. bikin perkara. Kira-kira djam poekoel 10
pagi datang Toean W. bersama-sama Notaris ke roemahnja, itoe Notaris bersama-sama saksi-saksinja boedjoek sama Njai Dasima boeat mendapet laen pikiran, djangan sampe keboeroe napsoe boeat minta lepas, djangan sampe menjesel di blakang kali, tapi Njai Dasima tiada maoe denger boedjoekan dan memaksa minta lepas. Toean W. lantas soeroe kloearken barang mas intan dan ocwangnja Njai Dasima dan serahken kepada dia di depan Notaris, jang mana laloe poengoet satoe persatoe roepa baran serta harga taksirannja, mendjadi satoe djoembla lebi dari ƒ 6000. ― Begitoe djoega di kasi padanja 1 tempat tidoer dengen srentanja, 1 medja dan 6 krosi.
Begitoe lekas Notaris soeda poelang, Njai Dasima soeroe panggil kreta sewa dan koeli boeat angkat barang-barangnja<noinclude></noinclude>
r31ezsrqmrh85l9v4cfpw4u9v0olu0z
301288
301200
2026-07-05T04:25:50Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301288
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{rh||26}}</noinclude>Toean boleh dapet prempoean laen, lebi baek tjari prempoean laen sadja, kaloe orang tiada soeka djangan dipaksa!”
Njai Dasima masoek ke dalem kamarnja, panggil ma Boejoeng sama-sama serta orang berdoea-doea kasak-koesoek plahan-plahan.
Besok paginja kira-kira poekoel 6 pagi Ma Boejoeng pergi ke roemahnja Baba Samioen dan kasi taoe kepadanja apa soeda djadi semalem, dan kata nanti Notaris datang boeat serahken barang-barang dan oewang kepada Njai Dasima.
Itoe Samioen djadi begitoe girang, sampe dia plok tjioem kepada ma Boejoeng; begitoe djoega Embok Saleha dan Njonja Hajati, serta soeroe kasi taoe sama Njai Dasima, kaloe dia soeka datang tinggal di roemahnja, biar dia datang sendiri dengen kreta, djangan di samboet, sebab takoet nanti Toean W. bikin perkara. Kira-kira djam poekoel 10
pagi datang Toean W. bersama-sama Notaris ke roemahnja, itoe Notaris bersama-sama saksi-saksinja boedjoek sama Njai Dasima boeat mendapet laen pikiran, djangan sampe keboeroe napsoe boeat minta lepas, djangan sampe menjesel di blakang kali, tapi Njai Dasima tiada maoe denger boedjoekan dan memaksa minta lepas. Toean W. lantas soeroe kloearken barang mas intan dan ocwangnja Njai Dasima dan serahken kepada dia di depan Notaris, jang mana laloe poengoet satoe persatoe roepa baran serta harga taksirannja, mendjadi satoe djoembla lebi dari ƒ 6000. ― Begitoe djoega di kasi padanja 1 tempat tidoer dengen srentanja, 1 medja dan 6 krosi.
Begitoe lekas Notaris soeda poelang, Njai Dasima soeroe panggil kreta sewa dan koeli boeat angkat barang-barangnja<noinclude></noinclude>
owfcwm6bwy4pgs2jh29p9vxv1jpxoj4
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/35
104
107768
301201
2026-07-05T00:32:51Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '27 sekalian ke roemahnja Samioen di Kampoeng Pedjambon, Sehabisnja kasi tabee Toeannja dan tjioem anaknja, troes naek kreta bersama- sama Ma Boejoeng dan pergi ke roemanja Samioen . Toeannja dan anaknja liat dia pergi lantas menangis dan meratap, tetapi Njai Dasima dan Ma Boejoeng toeliken. koepingnja dan tiada sekali-kali maoe tengok keblakang. Sampe di roemahnja Sainioen , dia orang ditrima dengen segala soeka hati Malemnja berkoempoel banjak...
301201
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>27
sekalian ke roemahnja Samioen di Kampoeng Pedjambon,
Sehabisnja kasi tabee Toeannja dan tjioem anaknja, troes
naek kreta bersama- sama Ma Boejoeng dan pergi ke
roemanja Samioen .
Toeannja dan anaknja liat dia pergi lantas menangis dan
meratap, tetapi Njai Dasima dan Ma Boejoeng toeliken.
koepingnja dan tiada sekali-kali maoe tengok keblakang.
Sampe di roemahnja Sainioen , dia orang ditrima dengen
segala soeka hati
Malemnja berkoempoel banjak orang-orang kampoeng,
serta bikin makanan , poekoel rebana , dan dikir maroeloed .
Ketiga harinja kedengeran , jang Njai Dasima soeda nika
kepada Samioen di depan Imam, dan idoep belaki bini,
tetapi djadi madoenja Njonja Hajati .
Bermoela dia dapet hormat dan dapet banjak tetamoe
orang Islam, tetapi kira-kira soeda satoe boelan lamanja,
itoe Samioen kata sama dianja begini :
" Harta bininja ada kewajibannja jang laki misti simpen, begitoe ada adat orang Islam ; lagi itoe pakean NjaiNjai dan kebaja, orang Islam haram pake , sebab itoe
pakean prempoean Kafir ; pake pakean misti toeroet biasanja
orang kampoeng." Maka Njai Dasima toeroetin . Dia poenja barang Mas Intan semoeanja serta oewang dia serahken
kepada lakinja, dan dia dikasi pake badjoe tjita boeuga
Siam, serta kaen itam bekas pakean Njonja Hajati .
Dia poenja Giwang, Tjintjin dan Gelang bertaboer Intan
ditoekar dengen Giwang piroes dan Tjintjin bela rotan
perak, tiada pake Gelang, serta misti membantoe masak
dengen koki di dapoer, serta misti lajanin lakinja, mer-<noinclude></noinclude>
e0pkzqagizl346n63s92epue2g9deq3
301202
301201
2026-07-05T00:37:36Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301202
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||27}}</noinclude>sekalian ke roemahnja Samioen di Kampoeng Pedjambon. Sehabisnja kasi tabee Toeannja dan tjioem anaknja, troes naek kreta bersama-sama Ma Boejoeng dan pergi ke roemanja Samioen.
Toeannja dan anaknja liat dia pergi lantas menangis dan meratap, tetapi Njai Dasima dan Ma Boejoeng toeliken koepingnja dan tiada sekali-kali maoe tengok keblakang. Sampe di roemahnja Samioen, dia orang ditrima dengen segala soeka hati.
Malemnja berkoempoel banjak orang-orang kampoeng, serta bikin makanan, poekoel rebana, dan dikir maoeloed. Ketiga harinja kedengeran, jang Njai Dasima soeda nika kepada Samioen di depan Imam, dan idoep belaki bini, tetapi djadi madoenja Njonja Hajati.
Bermoela dia dapet hormat dan dapet banjak tetamoe orang Islam, tetapi kira-kira soeda satoe boelan lamanja, itoe Samioen kata sama dianja begini:
„Harta bininja ada kewajibannja jang laki misti simpen, begitoe ada adat orang Islam; lagi itoe pakean Njai-Njai dan kebaja, orang Islam haram pake, sebab itoe pakean prempoean Kafir; pake pakean misti toeroet biasanja orang kampoeng.” Maka Njai Dasima toeroetin. Dia poenja barang Mas Intan semoeanja serta oewang dia serahken kepada lakinja, dan dia dikasi pake badjoe tjita boeuga Siam, serta kaen itam bekas pakean Njonja Hajati.
Dia poenja Giwang, Tjintjin dan Gelang bertaboer Intan ditoekar dengen Giwang piroes dan Tjintjin bela rotan perak, tiada pake Gelang, serta misti membantoe masak dengen koki di dapoer, serta misti lajanin lakinja, {{hws|mer|mertoeanja}}<noinclude></noinclude>
o7bbxqwerb3gsjvmdeh8euqzwpzh6cx
301289
301202
2026-07-05T04:26:43Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301289
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{rh||27}}</noinclude>sekalian ke roemahnja Samioen di Kampoeng Pedjambon. Sehabisnja kasi tabee Toeannja dan tjioem anaknja, troes naek kreta bersama-sama Ma Boejoeng dan pergi ke roemanja Samioen.
Toeannja dan anaknja liat dia pergi lantas menangis dan meratap, tetapi Njai Dasima dan Ma Boejoeng toeliken koepingnja dan tiada sekali-kali maoe tengok keblakang. Sampe di roemahnja Samioen, dia orang ditrima dengen segala soeka hati.
Malemnja berkoempoel banjak orang-orang kampoeng, serta bikin makanan, poekoel rebana, dan dikir maoeloed. Ketiga harinja kedengeran, jang Njai Dasima soeda nika kepada Samioen di depan Imam, dan idoep belaki bini, tetapi djadi madoenja Njonja Hajati.
Bermoela dia dapet hormat dan dapet banjak tetamoe orang Islam, tetapi kira-kira soeda satoe boelan lamanja, itoe Samioen kata sama dianja begini:
„Harta bininja ada kewajibannja jang laki misti simpen, begitoe ada adat orang Islam; lagi itoe pakean Njai-Njai dan kebaja, orang Islam haram pake, sebab itoe pakean prempoean Kafir; pake pakean misti toeroet biasanja orang kampoeng.” Maka Njai Dasima toeroetin. Dia poenja barang Mas Intan semoeanja serta oewang dia serahken kepada lakinja, dan dia dikasi pake badjoe tjita boeuga Siam, serta kaen itam bekas pakean Njonja Hajati.
Dia poenja Giwang, Tjintjin dan Gelang bertaboer Intan ditoekar dengen Giwang piroes dan Tjintjin bela rotan perak, tiada pake Gelang, serta misti membantoe masak dengen koki di dapoer, serta misti lajanin lakinja, {{hws|mer|mertoeanja}}<noinclude></noinclude>
7vyyb7p7ss3f5tvrzcjhaq1ykzsd53f
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/36
104
107769
301203
2026-07-05T00:40:24Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '28 toeanja dan madoenja ibarat satoe boedak ; tadinja di roemah Toean W. dia dilajanin oleh boedjang- boedjang, dan sekarang dia misti djadi boedak orang ; djikaloe tiada betoel kerdjanja , dia dapet mara dan dapet bentakan dari madoenja, maka o, kasian sekali, itoe penjeselan hati soeda moelain datang ; kaloe dia ingat Toeannja dan perboeatannja, dia menangis terlaloe sedi . Embok Saleha tjinta njonja Hajati, sebab dia toeroenan Bangsawan, da...
301203
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>28
toeanja dan madoenja ibarat satoe boedak ; tadinja di roemah Toean W. dia dilajanin oleh boedjang- boedjang, dan
sekarang dia misti djadi boedak orang ; djikaloe tiada
betoel kerdjanja , dia dapet mara dan dapet bentakan dari
madoenja, maka o, kasian sekali, itoe penjeselan hati
soeda moelain datang ; kaloe dia ingat Toeannja dan perboeatannja, dia menangis terlaloe sedi .
Embok Saleha tjinta njonja Hajati, sebab dia toeroenan
Bangsawan, dan dari masi prawan dia dikawinken kepada anaknja, maka kaloe djadi perbantahan sedikit antara
Njonja Hajati dan Njai Dasima, selamanja Embok Saleha
ilonin mantoenja jang toea, malahan brapa kali dia berkata, jang Njai Dasima tiada lebi harganja dari itoe si
Koentoem, boedak prem poean , jang bikin Njai Dasima
poenja sakit dan mereres .
Pada satoe hari, sebab Njai Dasima soeda tiada tahan
dari perboeatan madoenja dan mertoeanja, dia bitjara kepada Samioen dengen bertjoetjoeran aer mata dan berkata :
a Baba ! saja tiada njana jang saja di boedjoek boeat
boewang saja poenja Toean dan dikeniaja sampe begini
roepa, maka itoe saja minta bertjere ; saja maoe poelang
ka saja poenja kampoeng di Koeripan , sebab saja liat
jang saja poenja madoe terlaloe bentji sama saja ; begitoe
djoega Paba poenja Ma bikin saja boedak disamaken sama
si Koentoem . Saja datang disini dan kawin sama Baba ,
boekan saja poenja soeka sendiri , saja diboedjoek soeroe
bertjere dari saja poenja Toean dan saja poenja anak ;
sekarang saja merasa dikeniaja, maka itoe Baba soeka
ataoe tiada socka , saja minta bertjere."
1<noinclude></noinclude>
e8xenhj9rs0jar2exp5blh87c0z305q
301207
301203
2026-07-05T00:59:17Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301207
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||28|}}</noinclude>toeanja dan madoenja ibarat satoe boedak; tadinja di roemah Toean W. dia dilajanin oleh boedjang-boedjang, dan sekarang dia misti djadi boedak orang; djikaloe tiada betoel kerdjanja, dia dapet mara dan dapet bentakan dari madoenja, maka o, kasian sekali, itoe penjeselan hati soeda moelain datang; kaloe dia ingat Toeannja dan perboeatannja, dia menangis terlaloe sedi.
Embok Saleha tjinta njonja Hajati, sebab dia toeroenan Bangsawan, dan dari masi prawan dia dikawinken kepada anaknja, maka kaloe djadi perbantahan sedikit antara Njonja Hajati dan Njai Dasima, selamanja Embok Saleha ilonin mantoenja jang toea, malahan brapa kali dia berkata, jang Njai Dasima tiada lebi harganja dari itoe si Koentoem, boedak prempoean, jang bikin Njai Dasima poenja sakit dan mereres.
Pada satoe hari, sebab Njai Dasima soeda tiada tahan dari perboeatan madoenja dan mertoeanja, dia bitjara kepada Samioen dengen bertjoetjoeran aer mata dan berkata:
„a Baba! saja tiada njana jang saja di boedjoek boeat boewang saja poenja Toean dan dikeniaja sampe begini roepa, maka itoe saja minta bertjere; saja maoe poelang ka saja poenja kampoeng di Koeripan. sebab saja liat jang saja poenja madoe terlaloe bentji sama saja; begitoe djoega Paba poenja Ma bikin saja boedak disamaken sama si Koentoem. Saja datang disini dan kawin sama Baba, boekan saja poenja soeka sendiri, saja diboedjoek soeroe bertjere dari saja poenja Toean dan saja poenja anak; sekarang saja merasa dikeniaja, maka itoe Baba soeka ataoe tiada soeka, saja minta bertjere.”<noinclude></noinclude>
m8yrgiiwmpyu3udoatb7mttqy3nceky
301290
301207
2026-07-05T04:27:48Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301290
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{rh||28|}}</noinclude>toeanja dan madoenja ibarat satoe boedak; tadinja di roemah Toean W. dia dilajanin oleh boedjang-boedjang, dan sekarang dia misti djadi boedak orang; djikaloe tiada betoel kerdjanja, dia dapet mara dan dapet bentakan dari madoenja, maka o, kasian sekali, itoe penjeselan hati soeda moelain datang; kaloe dia ingat Toeannja dan perboeatannja, dia menangis terlaloe sedi.
Embok Saleha tjinta njonja Hajati, sebab dia toeroenan Bangsawan, dan dari masi prawan dia dikawinken kepada anaknja, maka kaloe djadi perbantahan sedikit antara Njonja Hajati dan Njai Dasima, selamanja Embok Saleha ilonin mantoenja jang toea, malahan brapa kali dia berkata, jang Njai Dasima tiada lebi harganja dari itoe si Koentoem, boedak prempoean, jang bikin Njai Dasima poenja sakit dan mereres.
Pada satoe hari, sebab Njai Dasima soeda tiada tahan dari perboeatan madoenja dan mertoeanja, dia bitjara kepada Samioen dengen bertjoetjoeran aer mata dan berkata:
„a Baba! saja tiada njana jang saja di boedjoek boeat boewang saja poenja Toean dan dikeniaja sampe begini roepa, maka itoe saja minta bertjere; saja maoe poelang ka saja poenja kampoeng di Koeripan. sebab saja liat jang saja poenja madoe terlaloe bentji sama saja; begitoe djoega Paba poenja Ma bikin saja boedak disamaken sama si Koentoem. Saja datang disini dan kawin sama Baba, boekan saja poenja soeka sendiri, saja diboedjoek soeroe bertjere dari saja poenja Toean dan saja poenja anak; sekarang saja merasa dikeniaja, maka itoe Baba soeka ataoe tiada soeka, saja minta bertjere.”<noinclude></noinclude>
nxoc24alaatmhi8itpzzconucjj3iih
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/37
104
107770
301208
2026-07-05T00:59:44Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '29 Samioen menjaoet : » Dasima biar loe sabar, djangan keboeroe napsoe, biar loe pikir baek-baek, nanti menjesel di blakang kali . ” Njai Dasima menjaoet : "O, tiada sekali- kali saja nanti menjesel, sebab soeda ǝrlaloe lama saja taban dihinaken dan dibentjiken oleh Baba poenja bini dan Baba poenja Ma, dan Baba sendiri diamiu sadja, jang dia orang rong- rong saja poenja hati, ibarat Baba sengadja maoe bikin bocdak dan bikin tjilaka sama saja ,...
301208
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>29
Samioen menjaoet :
» Dasima biar loe sabar, djangan keboeroe napsoe, biar
loe pikir baek-baek, nanti menjesel di blakang kali . ”
Njai Dasima menjaoet :
"O, tiada sekali- kali saja nanti menjesel, sebab soeda
ǝrlaloe lama saja taban dihinaken dan dibentjiken oleh
Baba poenja bini dan Baba poenja Ma, dan Baba sendiri
diamiu sadja, jang dia orang rong- rong saja poenja hati,
ibarat Baba sengadja maoe bikin bocdak dan bikin tjilaka
sama saja , sebab itoe kasi saja poenja barang - barang dan
saja poenja oewang kombali, saja maoe pergi berhoekoem
dan minta bertjere dari Baba ! "
Samioen menjaoet :
"Kaloe Dasima maoe paksa bertjere, bole ! tetapi itoe
loe poenja barang semoea dan loe poenja oewang sekalian
loe misti djadiken harga boeat tiga talak beli sama loe,
dan bole kloear satoe kaen satoe badjoe ."
Njai Dasima denger begitoe, dia djadi mara dan kata :
"O, kaloe begitoe Baba boedjoek kawin sama saja maoe
rampok saja poenja barang ? Baek ! saja bisa tjari saja
poenja barang ! nanti saja djato di kakinja Toean W. boeat
mendapat toeloengan dari Hakim .'
Samioen denger begitoe dia kaget dan poera-poera salahin
dirinja sendiri, jang dia omong koerang adjar serta plok
tjioem Njai Dasima, katanja :<noinclude></noinclude>
e6e78ekglfmx3rshoxw7ewmnj0yv99i
301209
301208
2026-07-05T01:07:35Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301209
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||29}}</noinclude>{{c|Samioen menjaoet:}}
Dasima biar loe sabar, djangan keboeroe napsoe, biar loe pikir baek-baek, nanti menjesel di blakang kali.”
{{c|Njai Dasima menjaoet:}}
„O, tiada sekali- kali saja nanti menjesel, sebab soeda ǝrlaloe lama saja tahan dihinaken dan dibentjiken oleh Baba poenja bini dan Baba poenja Ma, dan Baba sendiri diamiu sadja, jang dia orang rong-rong saja poenja hati, ibarat Baba sengadja maoe bikin boedak dan bikin tjilaka sama saja, sebab itoe kasi saja poenja barang-barang dan
saja poenja oewang kombali, saja maoe pergi berhoekoem dan minta bertjere dari Baba!”
{{c|Samioen menjaoet:}}
„Kaloe Dasima maoe paksa bertjere, bole! tetapi itoe loe poenja barang semoea dan loe poenja oewang sekalian loe misti djadiken harga boeat tiga talak beli sama loe, dan bole kloear satoe kaen satoe badjoe.”
Njai Dasima denger begitoe, dia djadi mara dan kata:
„O, kaloe begitoe Baba boedjoek kawin sama saja maoe rampok saja poenja barang? Baek! saja bisa tjari saja poenja barang! nanti saja djato di kakinja Toean W. boeat mendapat toeloengan dari Hakim.”
Samioen denger begitoe dia kaget dan poera-poera salahin dirinja sendiri, jang dia omong koerang adjar serta plok tjioem Njai Dasima, katanja:<noinclude></noinclude>
5owrxoyls16brzvfnr474emsiqqkmcu
301291
301209
2026-07-05T04:28:31Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301291
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{rh||29}}</noinclude>{{c|Samioen menjaoet:}}
Dasima biar loe sabar, djangan keboeroe napsoe, biar loe pikir baek-baek, nanti menjesel di blakang kali.”
{{c|Njai Dasima menjaoet:}}
„O, tiada sekali- kali saja nanti menjesel, sebab soeda ǝrlaloe lama saja tahan dihinaken dan dibentjiken oleh Baba poenja bini dan Baba poenja Ma, dan Baba sendiri diamiu sadja, jang dia orang rong-rong saja poenja hati, ibarat Baba sengadja maoe bikin boedak dan bikin tjilaka sama saja, sebab itoe kasi saja poenja barang-barang dan
saja poenja oewang kombali, saja maoe pergi berhoekoem dan minta bertjere dari Baba!”
{{c|Samioen menjaoet:}}
„Kaloe Dasima maoe paksa bertjere, bole! tetapi itoe loe poenja barang semoea dan loe poenja oewang sekalian loe misti djadiken harga boeat tiga talak beli sama loe, dan bole kloear satoe kaen satoe badjoe.”
Njai Dasima denger begitoe, dia djadi mara dan kata:
„O, kaloe begitoe Baba boedjoek kawin sama saja maoe rampok saja poenja barang? Baek! saja bisa tjari saja poenja barang! nanti saja djato di kakinja Toean W. boeat mendapat toeloengan dari Hakim.”
Samioen denger begitoe dia kaget dan poera-poera salahin dirinja sendiri, jang dia omong koerang adjar serta plok tjioem Njai Dasima, katanja:<noinclude></noinclude>
slhzu0rwnhpnveep98flqr3qgjqepyy
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/38
104
107771
301210
2026-07-05T01:08:03Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '30 " Njai djangan mara, sebab saja sajang sama Njai , saja tiada maoe bertjere, nanti saja bilang Ma saja dan Njonja Hajati biar taro hormat kepada Njai, biar sabar sadja, nanti saja bikin akoer . " Njai Dasima denger begitoe, dia lantas menangis dan berkata : "Boekan Baba soeda berdjandji sama saja , tiada maoe bikin sia-sia, malahan Ma Boejoeng soeda kata , jang Baba maoe tjerein si Hajati , djikaloe soeda kawin sama saja , sekarang saja lia...
301210
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>30
" Njai djangan mara, sebab saja sajang sama Njai , saja
tiada maoe bertjere, nanti saja bilang Ma saja dan Njonja
Hajati biar taro hormat kepada Njai, biar sabar sadja,
nanti saja bikin akoer . "
Njai Dasima denger begitoe, dia lantas menangis dan
berkata :
"Boekan Baba soeda berdjandji sama saja , tiada maoe
bikin sia-sia, malahan Ma Boejoeng soeda kata , jang Baba
maoe tjerein si Hajati , djikaloe soeda kawin sama saja ,
sekarang saja liat jang saja dibikin bodo . "
Samioen menjaoet :
"Biar sabar sadja, sebab Hajati blon ada poenja sala ;
hoekoem tiada maoe kasi bertjere, nanti di blakang kali
saja bikin akal, saja boewang sama dia ; memang dia bengkeng, saja tiada soeka . " Lantas dia bawa Njai Dasima
ke dalem kamarnja , dia boedjock disitoe , maka Njai Dasima
lantas baek kombali
Dari ini beklahian di dalem roemah, Samioen pikirken.
behari - hari, sebab dia soeda djadi takoet boeat oeroesin
hartanja , serta dia rasa soesa boeat boeang Njonja Hajati,
sebab dilarang oleh Manja , dan Njonja Hajati soeda
taoe semoea resia djahatnja Samioen dari perkara menadah barang glap, maka itoe dateng pikirannja , boeat soeroe
boenoch Njai Dasima, soepaja dia boleh laloeasa mempoenjain hartanja semoeanja ; lagi boeat boenoeh Dasima dia
tiada slempang apa-apa , sebab itoe Dasima piatoe di
Pedjambon, tiada sanak soedaranja jang boleh membelaken
dianja, maka djadi enteng hatinja Samioen boeat soeroeh
boenoeh bini moedanja . Di satoe malem dia soeroe dateng<noinclude></noinclude>
pkchaqfai9zq9caoysvsr723thbvwii
301211
301210
2026-07-05T01:13:59Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301211
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||30}}</noinclude>„Njai djangan mara, sebab saja sajang sama Njai, saja tiada maoe bertjere, nanti saja bilang Ma saja dan Njonja Hajati biar taro hormat kepada Njai, biar sabar sadja, nanti saja bikin akoer.”
Njai Dasima denger begitoe, dia lantas menangis dan berkata:
„Boekan Baba soeda berdjandji sama saja, tiada maoe bikin sia-sia, malahan Ma Boejoeng soeda kata, jang Baba maoe tjerein si Hajati, djikaloe soeda kawin sama saja, sekarang saja liat jang saja dibikin bodo.”
{{c|Samioen menjaoet:}}
„Biar sabar sadja, sebab Hajati blon ada poenja sala; hoekoem tiada maoe kasi bertjere, nanti di blakang kali saja bikin akal, saja boewang sama dia; memang dia bengkeng, saja tiada soeka.” Lantas dia bawa Njai Dasima ke dalem kamarnja, dia boedjoek disitoe, maka Njai Dasima lantas baek kombali
Dari ini beklahian di dalem roemah, Samioen pikirken behari-hari, sebab dia soeda djadi takoet boeat oeroesin hartanja, serta dia rasa soesa boeat boeang Njonja Hajati, sebab dilarang oleh Manja, dan Njonja Hajati soeda taoe semoea resia djahatnja Samioen dari perkara menadah barang glap, maka itoe dateng pikirannja, boeat soeroe boenoeh Njai Dasima, soepaja dia boleh laloeasa mempoenjain hartanja semoeanja; lagi boeat boenoeh Dasima dia tiada slempang apa-apa, sebab itoe Dasima piatoe di Pedjambon, tiada sanak soedaranja jang boleh membelaken dianja, maka djadi enteng hatinja Samioen boeat soeroeh boenoeh bini moedanja. Di satoe malem dia soeroe dateng<noinclude></noinclude>
qciedg1olr38p4r8ggia2fmplis1dsq
301292
301211
2026-07-05T04:28:55Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301292
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{rh||30}}</noinclude>„Njai djangan mara, sebab saja sajang sama Njai, saja tiada maoe bertjere, nanti saja bilang Ma saja dan Njonja Hajati biar taro hormat kepada Njai, biar sabar sadja, nanti saja bikin akoer.”
Njai Dasima denger begitoe, dia lantas menangis dan berkata:
„Boekan Baba soeda berdjandji sama saja, tiada maoe bikin sia-sia, malahan Ma Boejoeng soeda kata, jang Baba maoe tjerein si Hajati, djikaloe soeda kawin sama saja, sekarang saja liat jang saja dibikin bodo.”
{{c|Samioen menjaoet:}}
„Biar sabar sadja, sebab Hajati blon ada poenja sala; hoekoem tiada maoe kasi bertjere, nanti di blakang kali saja bikin akal, saja boewang sama dia; memang dia bengkeng, saja tiada soeka.” Lantas dia bawa Njai Dasima ke dalem kamarnja, dia boedjoek disitoe, maka Njai Dasima lantas baek kombali
Dari ini beklahian di dalem roemah, Samioen pikirken behari-hari, sebab dia soeda djadi takoet boeat oeroesin hartanja, serta dia rasa soesa boeat boeang Njonja Hajati, sebab dilarang oleh Manja, dan Njonja Hajati soeda taoe semoea resia djahatnja Samioen dari perkara menadah barang glap, maka itoe dateng pikirannja, boeat soeroe boenoeh Njai Dasima, soepaja dia boleh laloeasa mempoenjain hartanja semoeanja; lagi boeat boenoeh Dasima dia tiada slempang apa-apa, sebab itoe Dasima piatoe di Pedjambon, tiada sanak soedaranja jang boleh membelaken dianja, maka djadi enteng hatinja Samioen boeat soeroeh boenoeh bini moedanja. Di satoe malem dia soeroe dateng<noinclude></noinclude>
2o2sv3uk9o3xsf9fp4enxlsdjuxxa4m
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/39
104
107772
301212
2026-07-05T01:14:26Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '31 Hadji Salioen dan adjak moefakat dianja, serta tanja pikirannja dari bal membikin binasa Njai Dasima . Hadji Salioen membri nasehat kepadanja, jang memboenoe orang jang soeda djadi Islam betoel ada satoe dosa jang terlaloe amat besar ; tetapi boleh dikias dengen dirinja, misti pergi ke Mekka djadi Hadji, disitoe misti minta ampoen dosa di Masdjid El Haram, serta misti banjak kloear oewang boeat sedekah dan beramal disana , tetapi lebih baek...
301212
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>31
Hadji Salioen dan adjak moefakat dianja, serta tanja pikirannja dari bal membikin binasa Njai Dasima . Hadji
Salioen membri nasehat kepadanja, jang memboenoe orang
jang soeda djadi Islam betoel ada satoe dosa jang
terlaloe amat besar ; tetapi boleh dikias dengen dirinja,
misti pergi ke Mekka djadi Hadji, disitoe misti minta ampoen dosa di Masdjid El Haram, serta misti banjak kloear
oewang boeat sedekah dan beramal disana , tetapi lebih
baek tanja itoe Goeroe besar di Pekodjan, begimana atoeran orang misti bikin boeat dapet keampoenan dosa besar.
Maka besok paginja dia berdoea pegi ka Pekodjan, dan
tanja Goeroe disitoe , apa misti bikin boeat mendapet keampoenan dosa besar, ibarat boenoe orang. ---- Itoe Goeroe
kasih menjaoet, jang boeat mendapet keampoenan dosa ,
misti bertobat dan misti pergi ka Mekka djadi Hadji , disitoe misti sedekah berwakap dan beramal kepada orangorang miskin dan soeda tentoe boleh dapet kebresian dari
dosa, kendatinja bagimana besar djoega . Ini nasehat
bikin besar hatinja Samioen dan tetap pikirannja boeat
memboenoeh Njai Dasima, maka malemnja dia adjak bitjara Manja dan bininja dari ini maksoednja, dan tanja
apa pikirannja .
Manja dan bininja menoeroet apa Samioen rasa baek, serta doaken perboeatannja, jang dia
niat bikin biar mendjadi dengen slamat, djangan koerang
satoe apa .
Dari itoe tempo Njonja Hajati baekin Njai Dasima ;
dia bantoe masak dan adjak makan sama-sama, serta perkatahan lemah lemboet, sampe Njai Dasima merasa enak
dan soeka kombali kepada Njonja Hajati bagimana jang
soedah tempo baroe kawin dengen lakinja .
Di itoe waktoe saban pagi ada satoe Boeroeng Koetjitja
jang dinamaken tjara Soenda
Manoek Haoer,
mentjok<noinclude></noinclude>
s4h81d463wrvyad5712oqgfpj8f4t3p
301213
301212
2026-07-05T01:31:01Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301213
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||31}}</noinclude>Hadji Salioen dan adjak moefakat dianja, serta tanja pikirannja dari hal membikin binasa Njai Dasima. Hadji Salioen membri nasehat kepadanja, jang memboenoe orang jang soeda djadi Islam betoel ada satoe dosa jang terlaloe amat besar; tetapi boleh dikias dengen dirinja, misti pergi ke Mekka djadi Hadji, disitoe misti minta ampoen dosa di Masdjid El Haram, serta misti banjak kloear oewang boeat sedekah dan beramal disana, tetapi lebih baek tanja itoe Goeroe besar di Pekodjan, begimana atoeran orang misti bikin boeat dapet keampoenan dosa besar. Maka besok paginja dia berdoea pegi ka Pekodjan, dan tanja Goeroe disitoe, apa misti bikin boeat mendapet keampoenan dosa besar, ibarat boenoe orang. ― Itoe Goeroe kasih menjaoet, jang boeat mendapet keampoenan dosa, misti bertobat dan misti pergi ka Mekka djadi Hadji, disitoe misti sedekah berwakap dan beramal kepada orangorang miskin dan soeda tentoe boleh dapet kebresian dari dosa, kendatinja bagimana besar djoega. Ini nasehat
bikin besar hatinja Samioen dan tetap pikirannja boeat memboenoeh Njai Dasima, maka malemnja dia adjak bitjara Manja dan bininja dari ini maksoednja, dan tanja apa pikirannja. Manja dan bininja menoeroet apa Samioen rasa baek, serta doaken perboeatannja, jang dia niat bikin biar mendjadi dengen slamat, djangan koerang satoe apa.
Dari itoe tempo Njonja Hajati baekin Njai Dasima; dia bantoe masak dan adjak makan sama-sama, serta perkatahan lemah lemboet, sampe Njai Dasima merasa enak dan soeka kombali kepada Njonja Hajati bagimana jang soedah tempo baroe kawin dengen lakinja.
Di itoe waktoe saban pagi ada satoe Boeroeng Koetjitja jang dinamaken tjara Soenda Manoek Haoer, mentjok<noinclude></noinclude>
gdttrmzqn1nh7u3u0elayxj3jr2rh29
301293
301213
2026-07-05T04:29:20Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301293
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{rh||31}}</noinclude>Hadji Salioen dan adjak moefakat dianja, serta tanja pikirannja dari hal membikin binasa Njai Dasima. Hadji Salioen membri nasehat kepadanja, jang memboenoe orang jang soeda djadi Islam betoel ada satoe dosa jang terlaloe amat besar; tetapi boleh dikias dengen dirinja, misti pergi ke Mekka djadi Hadji, disitoe misti minta ampoen dosa di Masdjid El Haram, serta misti banjak kloear oewang boeat sedekah dan beramal disana, tetapi lebih baek tanja itoe Goeroe besar di Pekodjan, begimana atoeran orang misti bikin boeat dapet keampoenan dosa besar. Maka besok paginja dia berdoea pegi ka Pekodjan, dan tanja Goeroe disitoe, apa misti bikin boeat mendapet keampoenan dosa besar, ibarat boenoe orang. ― Itoe Goeroe kasih menjaoet, jang boeat mendapet keampoenan dosa, misti bertobat dan misti pergi ka Mekka djadi Hadji, disitoe misti sedekah berwakap dan beramal kepada orangorang miskin dan soeda tentoe boleh dapet kebresian dari dosa, kendatinja bagimana besar djoega. Ini nasehat
bikin besar hatinja Samioen dan tetap pikirannja boeat memboenoeh Njai Dasima, maka malemnja dia adjak bitjara Manja dan bininja dari ini maksoednja, dan tanja apa pikirannja. Manja dan bininja menoeroet apa Samioen rasa baek, serta doaken perboeatannja, jang dia niat bikin biar mendjadi dengen slamat, djangan koerang satoe apa.
Dari itoe tempo Njonja Hajati baekin Njai Dasima; dia bantoe masak dan adjak makan sama-sama, serta perkatahan lemah lemboet, sampe Njai Dasima merasa enak dan soeka kombali kepada Njonja Hajati bagimana jang soedah tempo baroe kawin dengen lakinja.
Di itoe waktoe saban pagi ada satoe Boeroeng Koetjitja jang dinamaken tjara Soenda Manoek Haoer, mentjok<noinclude></noinclude>
3v1f5fyhml4vlcf2y03dc5clu4egqqk
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/27
104
107773
301214
2026-07-05T01:32:40Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '19 tjampoer orang-orang jang berpangkat boeat dapat kehormatan ; di dalem doenia apa jang ditjari ? kehormatan, kekaja'an dan keslamatan !" Njai Dasima tiada menjaoetken ini perkatahan , melainken dia tarik napas sadja, dan itoe tetamoe soeda doedoek lama, dan minta poclang, maka Njai Dasima kasi persent satoe orang satoe kaen saroeng boeatan Kosta , dan itoe tetamoe balik poelang . Se abisnja tetamoe poelang, Njai Dasima pikirken betoel itoe p...
301214
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>19
tjampoer orang-orang jang berpangkat boeat dapat kehormatan ; di dalem doenia apa jang ditjari ? kehormatan,
kekaja'an dan keslamatan !"
Njai Dasima tiada menjaoetken ini perkatahan , melainken
dia tarik napas sadja, dan itoe tetamoe soeda doedoek
lama, dan minta poclang, maka Njai Dasima kasi persent
satoe orang satoe kaen saroeng boeatan Kosta , dan itoe
tetamoe balik poelang .
Se abisnja tetamoe poelang, Njai Dasima pikirken betoel
itoe prempoean poenja perkatahan, jang di doenia misti
idoep dengan senang berpoenja kekaja-an dan dapat kehormatan, tetapi dia ingat Toeannja, jang dia sajang, dan
liat anaknja jang dia tjinta, djadi pikirannja beklai di
dalem hatinja, maka bebrapa hari dia doedoek diam sadja
dan tiada banjak bitjara .
Di blakang kali ma Boejoeng tanja kepada Njainja :
"Apa sebab Njai tiada sebegimana sari - sari soeka hati ,
sekarang Njai diam sadja, tiada banjak mengomong, apa
99
Njai sakit ? bole saja tjariken Doekoen . '
Njai Dasima tarik napas dan menjaoet :
"Akoe tiada sakit, tetapi akoe pikirken jang akoe kepengen toentoet agama, tetapi akoe takoet nanti Toean
mendjadi mara . '
Ma Boejoeng menjaoet dengen brani katanja :
"Boeat apa Njai takoet sama Toean, djikaloe dia sajang
sama Njai betoel-betoel, tentoe dia soeda kawin sama Njai.
Dia ada satoe orang koelit poeti, kaloe dia dapat bangsanja,
tentoe dia boewang sama Njai, begitoe djoega dia poelang<noinclude></noinclude>
n18wodo5bga4kdtgsqgarmu0bklnmg6
301215
301214
2026-07-05T01:37:13Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301215
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||19}}</noinclude>tjampoer orang-orang jang berpangkat boeat dapat kehormatan; di dalem doenia apa jang ditjari? kehormatan, kekaja'an dan keslamatan !”
Njai Dasima tiada menjaoetken ini perkatahan, melainken dia tarik napas sadja, dan itoe tetamoe soeda doedoek lama, dan minta poelang, maka Njai Dasima kasi persent satoe orang satoe kaen saroeng boeatan Kosta, dan itoe tetamoe balik poelang.
Se abisnja tetamoe poelang, Njai Dasima pikirken betoel itoe prempoean poenja perkatahan, jang di doenia misti idoep dengan senang berpoenja kekaja-an dan dapat kehormatan, tetapi dia ingat Toeannja, jang dia sajang, dan liat anaknja jang dia tjinta, djadi pikirannja beklai di dalem hatinja, maka bebrapa hari dia doedoek diam sadja dan tiada banjak bitjara .
Di blakang kali ma Boejoeng tanja kepada Njainja:
„Apa sebab Njai tiada sebegimana sari-sari soeka hati, sekarang Njai diam sadja, tiada banjak mengomong, apa Njai sakit? bole saja tjariken Doekoen.”
{{c|Njai Dasima tarik napas dan menjaoet:}}
„Akoe tiada sakit, tetapi akoe pikirken jang akoe kepengen toentoet agama, tetapi akoe takoet nanti Toean mendjadi mara.”
Ma Boejoeng menjaoet dengen brani katanja:
„Boeat apa Njai takoet sama Toean, djikaloe dia sajang sama Njai betoel-betoel, tentoe dia soeda kawin sama Njai. Dia ada satoe orang koelit poeti, kaloe dia dapat bangsanja, tentoe dia boewang sama Njai, begitoe djoega dia poelang<noinclude></noinclude>
38vuq7q6ggmt1xz4lfpk2gfhcvwuzih
301299
301215
2026-07-05T04:38:47Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301299
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{rh||19}}</noinclude>tjampoer orang-orang jang berpangkat boeat dapat kehormatan; di dalem doenia apa jang ditjari? kehormatan, kekaja'an dan keslamatan !”
Njai Dasima tiada menjaoetken ini perkatahan, melainken dia tarik napas sadja, dan itoe tetamoe soeda doedoek lama, dan minta poelang, maka Njai Dasima kasi persent satoe orang satoe kaen saroeng boeatan Kosta, dan itoe tetamoe balik poelang.
Se abisnja tetamoe poelang, Njai Dasima pikirken betoel itoe prempoean poenja perkatahan, jang di doenia misti idoep dengan senang berpoenja kekaja-an dan dapat kehormatan, tetapi dia ingat Toeannja, jang dia sajang, dan liat anaknja jang dia tjinta, djadi pikirannja beklai di dalem hatinja, maka bebrapa hari dia doedoek diam sadja dan tiada banjak bitjara .
Di blakang kali ma Boejoeng tanja kepada Njainja:
„Apa sebab Njai tiada sebegimana sari-sari soeka hati, sekarang Njai diam sadja, tiada banjak mengomong, apa Njai sakit? bole saja tjariken Doekoen.”
{{c|Njai Dasima tarik napas dan menjaoet:}}
„Akoe tiada sakit, tetapi akoe pikirken jang akoe kepengen toentoet agama, tetapi akoe takoet nanti Toean mendjadi mara.”
{{c|Ma Boejoeng menjaoet dengen brani katanja:}}
„Boeat apa Njai takoet sama Toean, djikaloe dia sajang sama Njai betoel-betoel, tentoe dia soeda kawin sama Njai. Dia ada satoe orang koelit poeti, kaloe dia dapat bangsanja, tentoe dia boewang sama Njai, begitoe djoega dia poelang<noinclude></noinclude>
hx9kt23pg2yxnrc63caz8w8498na9xn
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/28
104
107774
301216
2026-07-05T01:37:27Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '20 ke negrinja dan anak Njai dia ambil, tingal Njai telantar sebatang karang , tiada poenja sanak soedara dan tiada poenja kenalan disini, maka itoe Njai idoep sama Toean ada kahidoepan berdjina, tiada nikah begimana soeda dipesan oleh nabi Mochamad, haroes Njai lekas- lekas toentoet agama, soepaja djangan menjesal di blakang kali . " Njai Dasima dengar itoe perkatahan djadi hatinja lebi kalang kaboet, maka dia bilang sama ma Boejoeng : "Baek...
301216
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>20
ke negrinja dan anak Njai dia ambil, tingal Njai telantar
sebatang karang , tiada poenja sanak soedara dan tiada
poenja kenalan disini, maka itoe Njai idoep sama Toean
ada kahidoepan berdjina, tiada nikah begimana soeda dipesan oleh nabi Mochamad, haroes Njai lekas- lekas toentoet
agama, soepaja djangan menjesal di blakang kali . "
Njai Dasima dengar itoe perkatahan djadi hatinja lebi
kalang kaboet, maka dia bilang sama ma Boejoeng :
"Baek sekarang akoe soeka beladjar agama, boleh bilang
itoe Embok Saleha, jang akoe soeka toentoet agama, dia
bole dateng di hari Senen dan di hari Kemis . ”
Ma Boejoeng dengar begitoe djadi terlaloe soeka hatinja,
lantas dia pergi di roemanja Embok Saleba, dia kasi taoe
dan di hari Senen Embok Saleha moelain adjar roekoen
Islam kepada Njai Dasima, serta socroe dia sediaken moehana, sadjedah dan laen-laen pakean boeat sembajang .
Soeda kira-kira 1 boelan lamanja Njai Dasima beladjar
sembajang zonder Toeannja taoe, Embok Saleha kata.
kepada Njai Dasima, jang dia berkaoel boeat panggil topeng
dalang, sebab anaknja ia-itoe Baba Samioen, soeda djadi
baek dari sakitnja, dia harep Njai Dasima boleh dateng
di roemahnja boeat minoem semangkok thee.
Njai Dasima trima itoe perminta-an dan kasi dia persent
10 real boeat bantoe merameken festanja dan sampe di
waktoe hari festa Njai Dasima di ambil dengan kreta sewa
dari roemahnja dan bersama-sama ma Boejoeng, dia pergi
di roemahnja Baba Samioen , jang soeda sediaken plampang
boeat tetamoe menonton ; segala dedaharan dan bocah-bocah
jang enak- enak ada disitoe; tempo Njai Dasima sampe di
pintoerja Baba Samioen bersama-sama Njonja Hajati di<noinclude></noinclude>
l6f6v394l1si5ju3ipbwrauielhr78o
301217
301216
2026-07-05T01:42:43Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301217
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||20}}</noinclude>ke negrinja dan anak Njai dia ambil, tin gal Njai telantar sebatang karang, tiada poenja sanak soedara dan tiada poenja kenalan disini, maka itoe Njai idoep sama Toean ada kahidoepan berdjina, tiada nikah begimana soeda dipesan oleh nabi Mochamad, haroes Njai lekas-lekas toentoet agama, soepaja djangan menjesal di blakang kali.”
Njai Dasima dengar itoe perkatahan djadi hatinja lebi kalang kaboet, maka dia bilang sama ma Boejoeng:
„Baek sekarang akoe soeka beladjar agama, boleh bilang itoe Embok Saleha, jang akoe soeka toentoet agama, dia bole dateng di hari Senen dan di hari Kemis.”
Ma Boejoeng dengar begitoe djadi terlaloe soeka hatinja, lantas dia pergi di roemanja Embok Saleba, dia kasi taoe dan di hari Senen Embok Saleha moelain adjar roekoen Islam kepada Njai Dasima, serta socroe dia sediaken moehana, sadjedah dan laen-laen pakean boeat sembajang.
Soeda kira-kira 1 boelan lamanja Njai Dasima beladjar sembajang zonder Toeannja taoe, Embok Saleha kata kepada Njai Dasima, jang dia berkaoel boeat panggil topeng dalang, sebab anaknja ia-itoe Baba Samioen, soeda djadi baek dari sakitnja, dia harep Njai Dasima boleh dateng di roemahnja boeat minoem semangkok thee.
Njai Dasima trima itoe perminta-an dan kasi dia persent 10 real boeat bantoe merameken festanja dan sampe di waktoe hari festa Njai Dasima di ambil dengan kreta sewa dari roemahnja dan bersama-sama ma Boejoeng, dia pergi di roemahnja Baba Samioen, jang soeda sediaken plampang boeat tetamoe menonton; segala dedaharan dan boeah-boeah
jang enak-enak ada disitoe; tempo Njai Dasima sampe di pintoenja Baba Samioen bersama-sama Njonja Hajati di<noinclude></noinclude>
rd4gbzsdm12960ck3jegj11twqyn63x
301300
301217
2026-07-05T04:39:24Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301300
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{rh||20}}</noinclude>ke negrinja dan anak Njai dia ambil, tin gal Njai telantar sebatang karang, tiada poenja sanak soedara dan tiada poenja kenalan disini, maka itoe Njai idoep sama Toean ada kahidoepan berdjina, tiada nikah begimana soeda dipesan oleh nabi Mochamad, haroes Njai lekas-lekas toentoet agama, soepaja djangan menjesal di blakang kali.”
Njai Dasima dengar itoe perkatahan djadi hatinja lebi kalang kaboet, maka dia bilang sama ma Boejoeng:
„Baek sekarang akoe soeka beladjar agama, boleh bilang itoe Embok Saleha, jang akoe soeka toentoet agama, dia bole dateng di hari Senen dan di hari Kemis.”
Ma Boejoeng dengar begitoe djadi terlaloe soeka hatinja, lantas dia pergi di roemanja Embok Saleba, dia kasi taoe dan di hari Senen Embok Saleha moelain adjar roekoen Islam kepada Njai Dasima, serta socroe dia sediaken moehana, sadjedah dan laen-laen pakean boeat sembajang.
Soeda kira-kira 1 boelan lamanja Njai Dasima beladjar sembajang zonder Toeannja taoe, Embok Saleha kata kepada Njai Dasima, jang dia berkaoel boeat panggil topeng dalang, sebab anaknja ia-itoe Baba Samioen, soeda djadi baek dari sakitnja, dia harep Njai Dasima boleh dateng di roemahnja boeat minoem semangkok thee.
Njai Dasima trima itoe perminta-an dan kasi dia persent 10 real boeat bantoe merameken festanja dan sampe di waktoe hari festa Njai Dasima di ambil dengan kreta sewa dari roemahnja dan bersama-sama ma Boejoeng, dia pergi di roemahnja Baba Samioen, jang soeda sediaken plampang boeat tetamoe menonton; segala dedaharan dan boeah-boeah
jang enak-enak ada disitoe; tempo Njai Dasima sampe di pintoenja Baba Samioen bersama-sama Njonja Hajati di<noinclude></noinclude>
agqyn91us76km3epy3fczdpkbxu9x3m
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/29
104
107775
301218
2026-07-05T01:43:43Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '21 hormatin dengen boenji gamelan lagoe Galagandjoer ; Njonja Hajati samboet dianja masoek ke dalem roemah boeat ketemoe Embok Saleha, dia disembah oleh sekalian prempoean jang ada disitoe, dan berkata : " slamat datang Njonja Dasima jang bakal djadi moersid dan ibadat, moedahmoedahan djadi satoe Njonja jang beroentoeng !" Njai Dasima denger begitoe hatinja djadi girang sekali, apa lagi Baba Samioen sebentar-bentar bawain tempat siri dan tawark...
301218
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" /></noinclude>21
hormatin dengen boenji gamelan lagoe Galagandjoer ;
Njonja Hajati samboet dianja masoek ke dalem roemah boeat
ketemoe Embok Saleha, dia disembah oleh sekalian prempoean jang ada disitoe, dan berkata : " slamat datang
Njonja Dasima jang bakal djadi moersid dan ibadat, moedahmoedahan djadi satoe Njonja jang beroentoeng !"
Njai Dasima denger begitoe hatinja djadi girang sekali,
apa lagi Baba Samioen sebentar-bentar bawain tempat siri
dan tawarken makanan dan bocah-bocahan dengan moeka
manis tetawa sadja , serta doedoek dekat dianja menonton.
Kira-kira poekoel 2 Njai Dasima minta poelang ; sebab
ma Boejoeng minta permisi boeat menginap nonton topeng,
djadi Njai l'asima di anter oleh Njonja Hajati sampe di
gedongnja .
Kira-kira ada setengah boelan lamanja datang ma Boejoeng kepada Njainja serta berkata :
"Njai djangan goesar, saja ada poenja sedikit bitjara,
tetapi saja takoet kloearken , boleh djadi nanti Njai djadi
marah kepada saja, sebab apa, saja diminta toeloeng oleh
orang boeat mengomong, kaloe saja tida kasi taoe kepada
Njai, nanti saja mendjadi salah ! "
Njai Dasima menjaoet :
"Bilang sadja apa orang poenja omongan, akoe tiada marah. ”
Ma Boejoeng menjaoet :
" Kaloe betoel begitoe, sekarang saja boeka .
Baba Sa-
mioen, sehabisnja dia lint kepada Njai poenja roepa , dia
taro hati sampe tiada soeka makan dan tiada soeka minoem ; dia ingat kepada Njai sadja ; dia bilang kaloe Njai<noinclude></noinclude>
ip0kb3rugz7kki0eiwf8pwhumcw5igf
301219
301218
2026-07-05T01:47:53Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
301219
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||21}}</noinclude>hormatin dengen boenji gamelan lagoe Galagandjoer; Njonja Hajati samboet dianja masoek ke dalem roemah boeat ketemoe Embok Saleha, dia disembah oleh sekalian prempoean jang ada disitoe, dan berkata: „slamat datang Njonja Dasima jang bakal djadi moersid dan ibadat, moedah-moedahan djadi satoe Njonja jang beroentoeng!”
Njai Dasima denger begitoe hatinja djadi girang sekali, apa lagi Baba Samioen sebentar-bentar bawain tempat siri dan tawarken makanan dan boeah-boeahan dengan moeka manis tetawa sadja, serta doedoek dekat dianja menonton.
Kira-kira poekoel 2 Njai Dasima minta poelang; sebab ma Boejoeng minta permisi boeat menginap nonton topeng, djadi Njai l'asima di anter oleh Njonja Hajati sampe di gedongnja.
Kira-kira ada setengah boelan lamanja datang ma Boejoeng kepada Njainja serta berkata:
„Njai djangan goesar, saja ada poenja sedikit bitjara, tetapi saja takoet kloearken, boleh djadi nanti Njai djadi marah kepada saja, sebab apa, saja diminta toeloeng oleh orang boeat mengomong, kaloe saja tida kasi taoe kepada Njai, nanti saja mendjadi salah!”
{{c|Njai Dasima menjaoet:}}
„Bilang sadja apa orang poenja omongan, akoe tiada marah.”
{{c|Ma Boejoeng menjaoet:}}
„Kaloe betoel begitoe, sekarang saja boeka. Baba Samioen, sehabisnja dia lint kepada Njai poenja roepa, dia taro hati sampe tiada soeka makan dan tiada soeka minoem; dia ingat kepada Njai sadja; dia bilang kaloe Njai<noinclude></noinclude>
e94m8ha6hm3xwaolfs1lp1b2jfnnrtn
301301
301219
2026-07-05T04:40:05Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301301
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{rh||21}}</noinclude>hormatin dengen boenji gamelan lagoe Galagandjoer; Njonja Hajati samboet dianja masoek ke dalem roemah boeat ketemoe Embok Saleha, dia disembah oleh sekalian prempoean jang ada disitoe, dan berkata: „slamat datang Njonja Dasima jang bakal djadi moersid dan ibadat, moedah-moedahan djadi satoe Njonja jang beroentoeng!”
Njai Dasima denger begitoe hatinja djadi girang sekali, apa lagi Baba Samioen sebentar-bentar bawain tempat siri dan tawarken makanan dan boeah-boeahan dengan moeka manis tetawa sadja, serta doedoek dekat dianja menonton.
Kira-kira poekoel 2 Njai Dasima minta poelang; sebab ma Boejoeng minta permisi boeat menginap nonton topeng, djadi Njai l'asima di anter oleh Njonja Hajati sampe di gedongnja.
Kira-kira ada setengah boelan lamanja datang ma Boejoeng kepada Njainja serta berkata:
„Njai djangan goesar, saja ada poenja sedikit bitjara, tetapi saja takoet kloearken, boleh djadi nanti Njai djadi marah kepada saja, sebab apa, saja diminta toeloeng oleh orang boeat mengomong, kaloe saja tida kasi taoe kepada Njai, nanti saja mendjadi salah!”
{{c|Njai Dasima menjaoet:}}
„Bilang sadja apa orang poenja omongan, akoe tiada marah.”
{{c|Ma Boejoeng menjaoet:}}
„Kaloe betoel begitoe, sekarang saja boeka. Baba Samioen, sehabisnja dia lint kepada Njai poenja roepa, dia taro hati sampe tiada soeka makan dan tiada soeka minoem; dia ingat kepada Njai sadja; dia bilang kaloe Njai<noinclude></noinclude>
dnvq5e7hgvtjn9t8wsa30oq2vgi07dk
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/21
104
107776
301220
2026-07-05T02:12:42Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301220
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>mempunyai peran dalam sistem hukum nasional di Indonesia (Manarisip, 2012: 25).
Perbedaan adat dan hukum adat dapat dilihat dari kaidah-kaidah yang hidup dalam masyarakat dan diberikan sanksi bagi pihak yang melanggar kaidah tersebut. Malinowski (dalam Alting, 2011: 90) menyatakan bahwa perbedaan kebiasaan dengan hukum didasarkan pada dua kriteria, yakni sumber sanksi dan pelaksanaannya. Pada kebiasaan sumber sanksi dan pelaksanaannya ada pada warga masyarakat secara individu dan kelompok, sedangkan pada hukum sanksi dan
pelaksanaannya ada pada suatu kekuatan terpusat atau badan-badan tertentu dalam masyarakat.
C. METODE PENELITIAN
Penelitian tentang adat dan hukum adat pada komunitas adat akan dilakukan di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Lokasi ini dipilih dengan pertimbangan bahwa di kabupaten ini terdapat beragam kelompok komunitas atau masyarakat hukum adat yang hingga saat ini masih memegang teguh adat dan hukum adatnya, seperti Dayak Tonyooi, Dayak
Bahau, dan Kutai.
Pendekatan kualitatif diterapkan dalam penelitian ini sebagai upaya untuk mencapai sasaran dan tujuan penelitian, yaitu menjawab permasalahan pokok penelitian. Pendekatan
ini dipilih karena mampu digunakan untuk memperoleh data seluas-luasnya yang relevan dengan tujuan penelitian. Mengingat tulisan ini bersifat deskriptif kualitatif maka data yang diperoleh melalui ucapan maupun perilaku menjadi data terpenting dalam studi ini (Meleong, 1994: 3).
Pendekatan kualitatif yang diterapkan dalam penelitian ini menempatkan para informan penelitian sebagai sumber informasi utama dan terpenting. Para informan dipilih berdasarkan penguasaan mereka atas informasi dan kelayakannya sebagai representasi dari masyarakat (subjek penelitian). Penggalian data dilakukan melalui tiga teknik pengumpulan data, yaitu pengamatan, wawancara, dan<noinclude>8
Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur</noinclude>
bvrerglpcwyeewu76x6b4yg0lwqtbsu
301222
301220
2026-07-05T02:14:15Z
Leahwind
27224
301222
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>mempunyai peran dalam sistem hukum nasional di Indonesia (Manarisip, 2012: 25).
Perbedaan adat dan hukum adat dapat dilihat dari kaidah-kaidah yang hidup dalam masyarakat dan diberikan sanksi bagi pihak yang melanggar kaidah tersebut. Malinowski (dalam Alting, 2011: 90) menyatakan bahwa perbedaan kebiasaan dengan hukum didasarkan pada dua kriteria, yakni sumber sanksi dan pelaksanaannya. Pada kebiasaan sumber sanksi dan pelaksanaannya ada pada warga masyarakat secara individu dan kelompok, sedangkan pada hukum sanksi dan
pelaksanaannya ada pada suatu kekuatan terpusat atau badan-badan tertentu dalam masyarakat.
C. METODE PENELITIAN
Penelitian tentang adat dan hukum adat pada komunitas adat akan dilakukan di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Lokasi ini dipilih dengan pertimbangan bahwa di kabupaten ini terdapat beragam kelompok komunitas atau masyarakat hukum adat yang hingga saat ini masih memegang teguh adat dan hukum adatnya, seperti Dayak Tonyooi, Dayak
Bahau, dan Kutai.
Pendekatan kualitatif diterapkan dalam penelitian ini sebagai upaya untuk mencapai sasaran dan tujuan penelitian, yaitu menjawab permasalahan pokok penelitian. Pendekatan
ini dipilih karena mampu digunakan untuk memperoleh data seluas-luasnya yang relevan dengan tujuan penelitian. Mengingat tulisan ini bersifat deskriptif kualitatif maka data yang diperoleh melalui ucapan maupun perilaku menjadi data terpenting dalam studi ini (Meleong, 1994: 3).
Pendekatan kualitatif yang diterapkan dalam penelitian ini menempatkan para informan penelitian sebagai sumber informasi utama dan terpenting. Para informan dipilih berdasarkan penguasaan mereka atas informasi dan kelayakannya sebagai representasi dari masyarakat (subjek penelitian). Penggalian data dilakukan melalui tiga teknik pengumpulan data, yaitu pengamatan, wawancara, dan<noinclude>{{rh|8}}
Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur</noinclude>
nf75h01yupprdipmid806xoapeijakt
301239
301222
2026-07-05T02:49:07Z
Leahwind
27224
301239
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>mempunyai peran dalam sistem hukum nasional di Indonesia (Manarisip, 2012: 25).
Perbedaan adat dan hukum adat dapat dilihat dari kaidah-kaidah yang hidup dalam masyarakat dan diberikan sanksi bagi pihak yang melanggar kaidah tersebut. Malinowski (dalam Alting, 2011: 90) menyatakan bahwa perbedaan kebiasaan dengan hukum didasarkan pada dua kriteria, yakni sumber sanksi dan pelaksanaannya. Pada kebiasaan sumber sanksi dan pelaksanaannya ada pada warga masyarakat secara individu dan kelompok, sedangkan pada hukum sanksi dan
pelaksanaannya ada pada suatu kekuatan terpusat atau badan-badan tertentu dalam masyarakat.
'''C. METODE PENELITIAN'''
Penelitian tentang adat dan hukum adat pada komunitas adat akan dilakukan di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Lokasi ini dipilih dengan pertimbangan bahwa di kabupaten ini terdapat beragam kelompok komunitas atau masyarakat hukum adat yang hingga saat ini masih memegang teguh adat dan hukum adatnya, seperti Dayak Tonyooi, Dayak
Bahau, dan Kutai.
Pendekatan kualitatif diterapkan dalam penelitian ini sebagai upaya untuk mencapai sasaran dan tujuan penelitian, yaitu menjawab permasalahan pokok penelitian. Pendekatan
ini dipilih karena mampu digunakan untuk memperoleh data seluas-luasnya yang relevan dengan tujuan penelitian. Mengingat tulisan ini bersifat deskriptif kualitatif maka data yang diperoleh melalui ucapan maupun perilaku menjadi data terpenting dalam studi ini (Meleong, 1994: 3).
Pendekatan kualitatif yang diterapkan dalam penelitian ini menempatkan para informan penelitian sebagai sumber informasi utama dan terpenting. Para informan dipilih berdasarkan penguasaan mereka atas informasi dan kelayakannya sebagai representasi dari masyarakat (subjek penelitian). Penggalian data dilakukan melalui tiga teknik pengumpulan data, yaitu pengamatan, wawancara, dan<noinclude>{{rh|8}}
Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur</noinclude>
dl4blbuwjbg5a6tz6b59kp2v2d6mtvh
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/22
104
107777
301227
2026-07-05T02:18:08Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301227
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>studi kepustakaan. Karena tulisan ini bersifat deskriptif dan membutuhkan data yang bersifat kualitatif, diharapkan penerapan ketiga teknik tersebut dapat bermanfaat untuk mengumpulkan data secara akumulatif efektif (tepat guna)
sesuai dengan kebutuhan penelitian.
Wawancara dilaksanakan untuk memperoleh data yang mendalam mengenai adat dan hukum adat yang berlaku pada masyarakat yang diteliti, dalam hal ini tiga komunitas adat, yaitu Tonyooi, Bahau, dan Kutai. Wawancara yang dilakukan adalah wawancara bebas dan wawancara mendalam. Wawancara bebas dilakukan secara sambil lalu namun terencana, dalam hal ini untuk memperoleh data sekunder serta tata kehidupan masyarakat. Adapun wawancara mendalam (in-depth interview)
dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara yang telah disusun sebelumnya. Hal ini bertujuan agar pertanyaan yang diajukan kepada informan tidak menyimpang dari topik atau permasalahan yang ingin dijawab melalui penelitian.
Observasi atau pengamatan merupakan suatu hal yang sangat penting digunakan dalam penelitian kualitatif. Hal-hal yang tidak didapat melalui wawancara terkadang bisa didapat dan dipahami melalui pengamatan. Melalui pengamatan dapat
diperoleh data mengenai bagaimana masyarakat menjalankan adat dan hukum adatnya, misalnya melalui pengamatan terhadap perilaku dan interaksi sosial sesuai dengan aturan
dan norma yang berlaku di masyarakat.
Kajian pustaka dilakukan baik sebelum maupun selama penelitian berlangsung. Kajian pustaka yang dilakukan sebelum penelitian bermanfaat untuk mendapatkan data sekunder tentang latar belakang sosial budaya masyarakat. Kajian pustaka juga bermanfaat untuk menambah pemahaman tentang budaya masyarakat yang erat kaitannya dengan adat dan hukum adatnya.
Data yang diperoleh, baik melalui wawancara,
observasi, maupun studi kepustakaan kemudian dianalisis, dideskripsikan, serta disusun sesuai dengan kerangka tulisan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam penyajiannya,<noinclude>{{rh|||Prolog 9}}</noinclude>
hx60rratcjacq815ay0skrfxyflpsa7
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/23
104
107778
301228
2026-07-05T02:22:54Z
Leahwind
27224
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'tulisan yang berupa hasil penelitian tentang adat dan hukum adat di Kabupaten Kutai Barat ini terbagi dalam beberapa bagian, seperti berikut ini. • Bagian pertama adalah pendahuluan yang memuat tentang latar belakang, permasalahan, ruang lingkup, tujuan, manfaat, tinjauan pustaka, kerangka teori, metode penelitian dan penyajian data, serta sistematika penulisan. • Bagian kedua tulisan ini menggambarkan bagaimana kehidupan masyarakat dan sistem...
301228
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Leahwind" /></noinclude>tulisan yang berupa hasil penelitian tentang adat dan hukum adat di Kabupaten Kutai Barat ini terbagi dalam beberapa bagian, seperti berikut ini.
• Bagian pertama adalah pendahuluan yang memuat
tentang latar belakang, permasalahan, ruang lingkup, tujuan, manfaat, tinjauan pustaka, kerangka teori, metode penelitian dan penyajian data, serta sistematika penulisan.
• Bagian kedua tulisan ini menggambarkan bagaimana kehidupan masyarakat dan sistem kemasyarakatan subsuku Dayak Tonyooi. Dalam tulisan ini juga melihat bagaimana mereka memperlakukan dan menjalankan hukum adatnya. Dalam hal ini, hukum adat selain sebagai
pengendali sosial, bagaimana eksistensi hukum adat bagi masyarakat Tonyooi di Kutai Barat. Untuk itu, dalam tulisan ini juga menuliskan komunitas adat dan hukum adatnya.
• Bagian ketiga dari tulisan ini mendeskripsikan mengenai pelaksanaan adat dan hukum adat Dayak Bahau di Kecamatan Tering. Masyarakat hukum adat Dayak Bahau di Kecamatan Tering berada di tengah kondisi masyarakat
yang majemuk. Tiap-tiap kelompok masyarakat di
kecamatan ini memiliki adat dan hukumnya sendiri, tetapi mereka diikat oleh kesatuan wilayah administrasi yang sama. Bagian ini akan memperlihatkan keberadaan adat dan hukum adat Dayak Bahau yang secara khusus digambarkan melalui penyelenggaraan adat dan hukum
adat, serta fungsi hukum adat bagi masyarakat Dayak Bahau yang hidup di wilayah tersebut. Adat dan hukum adat Dayak Bahau yang relatif dapat bertahan hingga kini harus mampu
pula menyesuaikan diri dengan adat dan hukum adat dari kelompok lain yang juga hidup di sana. Dengan demikian, diperlukan adanya kerja sama dengan pemimpin adat, baik di tingkat kampung maupun kecamatan, khususnya dalam
penegakan hukum adat di Kecamatan Tering.
• Bagian keempat tulisan ini menguraikan perkawinan masyarakat Jerang Melayu Kutai Barat, melalui proses panjang juga melibatkan masyarakat banyak, dengan beberapa upacara yang dilakukan, proses sebelum perkawinan, acara perkawinan sampai setelah acara perkawinan melalui acara tertentu. Upacara adat tetap mereka laksanakan seperti mandi-mandi, bealis, dan<noinclude>{{rh|10
Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
1c8e9ql1stslrpi946n3f1h03w2pdch
301229
301228
2026-07-05T02:23:37Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301229
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>tulisan yang berupa hasil penelitian tentang adat dan hukum adat di Kabupaten Kutai Barat ini terbagi dalam beberapa bagian, seperti berikut ini.
• Bagian pertama adalah pendahuluan yang memuat
tentang latar belakang, permasalahan, ruang lingkup, tujuan, manfaat, tinjauan pustaka, kerangka teori, metode penelitian dan penyajian data, serta sistematika penulisan.
• Bagian kedua tulisan ini menggambarkan bagaimana kehidupan masyarakat dan sistem kemasyarakatan subsuku Dayak Tonyooi. Dalam tulisan ini juga melihat bagaimana mereka memperlakukan dan menjalankan hukum adatnya. Dalam hal ini, hukum adat selain sebagai
pengendali sosial, bagaimana eksistensi hukum adat bagi masyarakat Tonyooi di Kutai Barat. Untuk itu, dalam tulisan ini juga menuliskan komunitas adat dan hukum adatnya.
• Bagian ketiga dari tulisan ini mendeskripsikan mengenai pelaksanaan adat dan hukum adat Dayak Bahau di Kecamatan Tering. Masyarakat hukum adat Dayak Bahau di Kecamatan Tering berada di tengah kondisi masyarakat
yang majemuk. Tiap-tiap kelompok masyarakat di
kecamatan ini memiliki adat dan hukumnya sendiri, tetapi mereka diikat oleh kesatuan wilayah administrasi yang sama. Bagian ini akan memperlihatkan keberadaan adat dan hukum adat Dayak Bahau yang secara khusus digambarkan melalui penyelenggaraan adat dan hukum
adat, serta fungsi hukum adat bagi masyarakat Dayak Bahau yang hidup di wilayah tersebut. Adat dan hukum adat Dayak Bahau yang relatif dapat bertahan hingga kini harus mampu
pula menyesuaikan diri dengan adat dan hukum adat dari kelompok lain yang juga hidup di sana. Dengan demikian, diperlukan adanya kerja sama dengan pemimpin adat, baik di tingkat kampung maupun kecamatan, khususnya dalam
penegakan hukum adat di Kecamatan Tering.
• Bagian keempat tulisan ini menguraikan perkawinan masyarakat Jerang Melayu Kutai Barat, melalui proses panjang juga melibatkan masyarakat banyak, dengan beberapa upacara yang dilakukan, proses sebelum perkawinan, acara perkawinan sampai setelah acara perkawinan melalui acara tertentu. Upacara adat tetap mereka laksanakan seperti mandi-mandi, bealis, dan<noinclude>{{rh|10
Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
nogw102dugl520n1p20drdx4lcqq9md
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/24
104
107779
301230
2026-07-05T02:29:10Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301230
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>berpacar menurut adat yang berlaku di masyarakat. Pembahasan juga berkaitan dengan perkawinan menurut hukum Islam, perkawinan ideal dalam pembatasan jodoh, berbagai jenis perkawinan masyarakat, upacara adat selesai
perkawinan, aturan perceraian, hal yang berkaitan dengan hak waris, dan pembagian harta waris.
• Bagian kelima penelitian ini berupa epilog yang berisi beberapa rekomendasi dari peneliti setelah melihat fenomena yang berkembang di masyarakat Kabupaten Kutai Barat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan identitas adat dan hukum adat.
DAFTAR PUSTAKA
Alting, Husein. 2011. “Penguasaan Tanah Masyarakat Hukum Adat (Suatu Kajian Terhadap Masyarakat Hukum Adat Ternate)” dalam Jurnal Dinamika Hukum, Vol. 11, No. 1.
Irianto, Sulistyowati (ed.), 2009. Hukum yang Bergerak: Tinjauan Antropologi Hukum. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Johansen, Poltak. 2008. “Hukum Adat Masyarakat Dayak: Eksistensinya
dalam Masyarakat Multikultur” dalam Kalbar: Multikultur dan Pariwisata. Kerja Sama Departemen Kebudayaan dan Pariwisata dengan
Universitas Tanjungpura.
Koentjaraningrat. 1990. Kebudayaan, Mentalitas, Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Lahajir. 2008. Studi tentang Keberadaan Adat Istiadat dan Hukum Adat Setempat Berdasarkan Etnik Benuaq dan Tonyooi dalam Rangka Sinkronisasi Pelaksanaannya dengan Hukum
Nasional. Sendawar: CERD/LP2E.
Maladi, Yanis. 2010. “Eksistensi Hukum Adat dalam Konstitusi Negara Pasca Amandemen” dalam Jurnal Mimbar Hukum, Vol. 22, No. 3.<noinclude>{{rh|||Prolog 11}}</noinclude>
mpjyyxvr5ybifv2aokozs43chf340x3
301240
301230
2026-07-05T02:50:15Z
Leahwind
27224
301240
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>berpacar menurut adat yang berlaku di masyarakat. Pembahasan juga berkaitan dengan perkawinan menurut hukum Islam, perkawinan ideal dalam pembatasan jodoh, berbagai jenis perkawinan masyarakat, upacara adat selesai
perkawinan, aturan perceraian, hal yang berkaitan dengan hak waris, dan pembagian harta waris.
• Bagian kelima penelitian ini berupa epilog yang berisi beberapa rekomendasi dari peneliti setelah melihat fenomena yang berkembang di masyarakat Kabupaten Kutai Barat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan identitas adat dan hukum adat.
'''DAFTAR PUSTAKA'''
Alting, Husein. 2011. “Penguasaan Tanah Masyarakat Hukum Adat (Suatu Kajian Terhadap Masyarakat Hukum Adat Ternate)” dalam Jurnal Dinamika Hukum, Vol. 11, No. 1.
Irianto, Sulistyowati (ed.), 2009. Hukum yang Bergerak: Tinjauan Antropologi Hukum. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Johansen, Poltak. 2008. “Hukum Adat Masyarakat Dayak: Eksistensinya
dalam Masyarakat Multikultur” dalam Kalbar: Multikultur dan Pariwisata. Kerja Sama Departemen Kebudayaan dan Pariwisata dengan
Universitas Tanjungpura.
Koentjaraningrat. 1990. Kebudayaan, Mentalitas, Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Lahajir. 2008. Studi tentang Keberadaan Adat Istiadat dan Hukum Adat Setempat Berdasarkan Etnik Benuaq dan Tonyooi dalam Rangka Sinkronisasi Pelaksanaannya dengan Hukum
Nasional. Sendawar: CERD/LP2E.
Maladi, Yanis. 2010. “Eksistensi Hukum Adat dalam Konstitusi Negara Pasca Amandemen” dalam Jurnal Mimbar Hukum, Vol. 22, No. 3.<noinclude>{{rh|||Prolog 11}}</noinclude>
nuosrubd2du4sl8jexzqa11f92xmpr6
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/106
104
107780
301231
2026-07-05T02:30:55Z
Endahimawati
27155
/* Telah diuji baca */
301231
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Endahimawati" /></noinclude>bacaan doa khusus. Sesudah itu, calon mempelai disuapi gula merah dan minum air kelapa muda, serta ditepungtawari dengan hamburan beras kuning. Tujuannya agar mereka mempunyai keturunan yang banyak seperti buah kelapa. Acara bealis dilaksanakan secara meriah dengan disaksikan keluarga besar masing-masing. Hadirin yang menyaksikan acara bealis dan calon mempelai memakai pakaian pengantin atau pakaian kebesaran adat setempat.
'''E. PELAKSANAAN UPACARA PERKAWINAN'''
Upacara ini merupakan acara yang sangat dinantikan oleh keluarga besar dua belah pihak. Akad nikah dilaksanakan pada siang hari. Para undangan dijamu sekadarnya, sesuai kemampuan orang tua pengantin wanita. Biasanya para wanitanya tetap tinggal di rumah pengantin perempuan dan undangan laki-laki sebagian besar meninggalkan tempat tersebut. Acara arakan calon pengantin pria menuju ke rumah calon pengantin wanita dilaksanakan dengan membawa perlengkapan berupa pakaian dan peralatan untuk rumah tangga serta membawa sumahan. Uang sumahan ditempatkan di sebuah kotak logam perak atau kuningan, digendong dengan sehelai kain kuning. Di belakang, pengantin pria diapit oleh
sepasang pria dan wanita sebagai pembawa/pengapit. Di belakangnya terdiri dari barisan pengantar dengan iringan pembacaan shalawat Nabi dan hadrah. Sampai di rumah calon mempelai wanita, pendamping mengucapkan salam serta shalawat Nabi sebanyak tiga kali. Beras kuning yang dicampur dengan uang logam dihamburkan, dan pengantin menginjakkan kaki pada alas yang tersedia. Kemudian, pengantin pria yang sudah ditunggu keluarga besar pihak perempuan masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke tempat pengantin wanita berada. Setelah mereka bertemu, bunga yang dibawa
oleh pengantin pria ditukarkan dengan bunga yang dipegang oleh pengantin wanita. Selanjutnya, kedua mempelai bersama-sama berjalan menuju ketempat bersanding yang sudah disiapkan. Saat pengantin duduk bersanding dibacakan tarsul oleh seorang pria dan seorang wanita secara bergantian. Tarsul tersebut serupa dengan syair/pantun yang terdiri dari empat baris dalam satu bait. Tarsul disampaikan dengan irama indah<noinclude>{{rh||Adat Perkawinan Masyarakat Jerang Melayu Kabupaten Kutai Barat}}
{{rh|||93}}</noinclude>
77idy0qp1drjukwqk39w5rf8f1yrk18
301241
301231
2026-07-05T02:55:58Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301241
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" /></noinclude>bacaan doa khusus. Sesudah itu, calon mempelai disuapi gula merah dan minum air kelapa muda, serta ditepungtawari dengan hamburan beras kuning. Tujuannya agar mereka mempunyai keturunan yang banyak seperti buah kelapa. Acara ''bealis'' dilaksanakan secara meriah dengan disaksikan keluarga besar masing-masing. Hadirin yang menyaksikan acara ''bealis'' dan calon mempelai memakai pakaian pengantin atau pakaian kebesaran adat setempat.
'''E. PELAKSANAAN UPACARA PERKAWINAN'''
Upacara ini merupakan acara yang sangat dinantikan oleh keluarga besar dua belah pihak. Akad nikah dilaksanakan pada siang hari. Para undangan dijamu sekadarnya, sesuai kemampuan orang tua pengantin wanita. Biasanya para wanitanya tetap tinggal di rumah pengantin perempuan dan undangan laki-laki sebagian besar meninggalkan tempat tersebut. Acara arakan calon pengantin pria menuju ke rumah calon pengantin wanita dilaksanakan dengan membawa perlengkapan berupa pakaian dan peralatan untuk rumah tangga serta membawa ''sumahan''. Uang ''sumahan'' ditempatkan di sebuah kotak logam perak atau kuningan, digendong dengan sehelai kain kuning. Di belakang, pengantin pria diapit oleh
sepasang pria dan wanita sebagai pembawa/pengapit. Di belakangnya terdiri dari barisan pengantar dengan iringan pembacaan shalawat Nabi dan hadrah. Sampai di rumah calon mempelai wanita, pendamping mengucapkan salam serta shalawat Nabi sebanyak tiga kali. Beras kuning yang dicampur dengan uang logam dihamburkan, dan pengantin menginjakkan kaki pada alas yang tersedia. Kemudian, pengantin pria yang sudah ditunggu keluarga besar pihak perempuan masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke tempat pengantin wanita berada. Setelah mereka bertemu, bunga yang dibawa oleh pengantin pria ditukarkan dengan bunga yang dipegang oleh pengantin wanita. Selanjutnya, kedua mempelai bersama-sama berjalan menuju ketempat bersanding yang sudah disiapkan. Saat pengantin duduk bersanding dibacakan ''tarsul'' oleh seorang pria dan seorang wanita secara bergantian. ''Tarsul'' tersebut serupa dengan syair/pantun yang terdiri dari empat baris dalam satu bait. ''Tarsul'' disampaikan dengan irama indah<noinclude>{{rh|||Adat Perkawinan Masyarakat Jerang Melayu Kabupaten Kutai Barat 93}}</noinclude>
2m4hqq9tgfs3dgu2enzvtfgd3jph0v0
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/25
104
107781
301232
2026-07-05T02:31:39Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301232
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>Manarisip, Marco. 2012. “Eksistensi Pidana Adat dalam Hukum Nasional” dalam Jurnal Lex Crime, Vol. 1, No. 4.
Saptono, Ade. 2009. Hukum dan kearifan Lokal: Revitalisasi Hukum Adat Nusantara. Jakarta: Cikal Sakti.
Sirait, Martua, Chip Fay, dan A. Kusworo. 2000. Bagaimana HakHak Masyarakat Hukum Adat dalam Mengelola Sumber Daya Alam Diatur. Tulisan ini merupakan bagian dari naskah akademis yang disajikan untuk Departemen Kehutanan dan Perkebunan. Bogor: ICRAF-SEA.
Soekanto, Soerjono, 2016. Hukum Adat Indonesia. Cetakan ke-16. Jakarta. Rajawali Grafiti Pers.
Wulansari, C. Dewi. 2010. Hukum Adat Indonesia: Suatu Pengantar. Cetakan I. Bandung: Refika Aditama.
Yeny, Irma, Dhani Yuniati, dan Husnul Khotimah. 2016. “Kearifan Lokal dan Praktik Pengelolaan Hutan Bambu pada Masyarakat Bali” dalam Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi, Vol. 13, No. 1.<noinclude>{{rh|12
Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
o6ez9nxlg9hiwt9iv3qodxoe284lf93
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/20
104
107782
301233
2026-07-05T02:38:33Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301233
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>B. KERANGKA KONSEP
Manirisip (2012: 24) mengatakan, “Hukum adat adalah aturan tidak tertulis yang hidup di dalam masyarakat adat suatu daerah dan akan tetap hidup selama masyarakatnya masih memenuhi hukum adat yang telah diwariskan kepada mereka dari para nenek moyang sebelum mereka.” Hukum adat akan selalu ada dan hidup di dalam komunitas adat. Hukum adat adalah hukum yang benar-benar hidup dalam kesadaran hati nurani warga masyarakat yang tecermin dalam pola-pola tindakan mereka sesuai dengan adat-istiadatnya dan pola sosial budayanya yang tidak bertentangan dengan kepentingan nasional. Istilah “masyarakat adat” diartikan sebagai terjemahan dari kata “''indigenous peoples''” (Simamarta, 2004: 2).
Menurut Cornelis van Vollennhoven (dalam Wulansari, 2010: 3–4), hukum adat adalah himpunan peraturan tentang perilaku bagi orang pribumi dan Timur Asing pada satu pihak
mempunyai sanksi (karena bersifat hukum), dan pada pihak lain berada dalam keadaan tidak dikodifikasikan (karena adat). Hukum adat yang pada umumnya belum atau tidak tertulis itu
merupakan kompleks norma yang bersumber pada perasaan keadilan rakyat yang selalu berkembang meliputi peraturan tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-hari, senantiasa ditaati dan dihormati karena mempunyai akibat hukum atau
sanksi.
Dari empat definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa hukum adat merupakan sebuah aturan yang tidak tertulis dan tidak dikodifikasikan, namun tetap ditaati dalam masyarakat karena mempunyai suatu sanksi tertentu apabila tidak ditaati. Dari pengertian hukum adat yang diungkapkan tersebut, bentuk hukum adat sebagian besar adalah tidak tertulis. Padahal, dalam sebuah negara hukum, berlaku sebuah asas yaitu asas
legalitas. Asas legalitas menyatakan bahwa tidak ada hukum selain yang dituliskan di dalam hukum. Hal ini untuk menjamin kepastian hukum. Namun di satu sisi, apabila hakim tidak
dapat menemukan hukumnya dalam hukum tertulis, seorang hakim harus dapat menemukan hukumnya dalam aturan yang hidup dalam masyarakat. Diakui atau tidak, hukum adat juga<noinclude>{{rh|||Prolog 7}}</noinclude>
sw3jppgpa7rnkcubi7sz6d1dn72vtg8
301238
301233
2026-07-05T02:48:33Z
Leahwind
27224
301238
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>'''B. KERANGKA KONSEP'''
Manirisip (2012: 24) mengatakan, “Hukum adat adalah aturan tidak tertulis yang hidup di dalam masyarakat adat suatu daerah dan akan tetap hidup selama masyarakatnya masih memenuhi hukum adat yang telah diwariskan kepada mereka dari para nenek moyang sebelum mereka.” Hukum adat akan selalu ada dan hidup di dalam komunitas adat. Hukum adat adalah hukum yang benar-benar hidup dalam kesadaran hati nurani warga masyarakat yang tecermin dalam pola-pola tindakan mereka sesuai dengan adat-istiadatnya dan pola sosial budayanya yang tidak bertentangan dengan kepentingan nasional. Istilah “masyarakat adat” diartikan sebagai terjemahan dari kata “''indigenous peoples''” (Simamarta, 2004: 2).
Menurut Cornelis van Vollennhoven (dalam Wulansari, 2010: 3–4), hukum adat adalah himpunan peraturan tentang perilaku bagi orang pribumi dan Timur Asing pada satu pihak
mempunyai sanksi (karena bersifat hukum), dan pada pihak lain berada dalam keadaan tidak dikodifikasikan (karena adat). Hukum adat yang pada umumnya belum atau tidak tertulis itu
merupakan kompleks norma yang bersumber pada perasaan keadilan rakyat yang selalu berkembang meliputi peraturan tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-hari, senantiasa ditaati dan dihormati karena mempunyai akibat hukum atau
sanksi.
Dari empat definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa hukum adat merupakan sebuah aturan yang tidak tertulis dan tidak dikodifikasikan, namun tetap ditaati dalam masyarakat karena mempunyai suatu sanksi tertentu apabila tidak ditaati. Dari pengertian hukum adat yang diungkapkan tersebut, bentuk hukum adat sebagian besar adalah tidak tertulis. Padahal, dalam sebuah negara hukum, berlaku sebuah asas yaitu asas
legalitas. Asas legalitas menyatakan bahwa tidak ada hukum selain yang dituliskan di dalam hukum. Hal ini untuk menjamin kepastian hukum. Namun di satu sisi, apabila hakim tidak
dapat menemukan hukumnya dalam hukum tertulis, seorang hakim harus dapat menemukan hukumnya dalam aturan yang hidup dalam masyarakat. Diakui atau tidak, hukum adat juga<noinclude>{{rh|||Prolog 7}}</noinclude>
plo51jchb36k1nklrteuh2pbia75ei2
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/19
104
107783
301234
2026-07-05T02:41:34Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301234
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>sosial. Sanksi tidak selamanya diberikan oleh suatu otoritas atau institusi berkuasa, tetapi ada juga yang diberikan oleh masyarakat secara langsung melalui pembatasan pergaulan atau interaksi sosial (Alting, 2011: 90–91).
Istilah hukum adat yang dikembangkan di Indonesia, merupakan terjemahan dari perkataan Belanda, yakni ''adatrecht'' yang digunakan semasa pemerintahan Hindia Belanda. Menurut Kartohadiprodjo (1967: 131), istilah ''adatrecht'' untuk pertama kali dipakai Snouck Hurgronje. Istilah ini mengemuka mengingat luasnya wilayah Indonesia dan keanekaragaman
hukum adat yang berkembang dalam masyarakat. Dengan demikian, dalam menyelesaikan perkara dalam suatu masyarakat tidak selamanya menggunakan hukum pemerintah tetapi diserahkan pada kelompok masyarakat menurut adat yang berlaku.
Oleh karenanya, adat istiadat dan hukum adat dalam suatu masyarakat sebagai hasil budaya leluhur memiliki nilai yang sangat positif bagi kehidupan seluruh masyarakat pendukung kebudayaan tersebut. Pentingnya adat dan hukum adat ini diberlakukan karena merupakan pengatur atau pranata seluruh perilaku sosial masyarakat dengan segala aspek kehidupannya. Anyang (2001: 10) mengemukakan bahwa setiap kelompok masyarakat selalu memiliki aturan yang mengatur
perilaku mereka dalam hubungannya ke dalam dan ke luar masyarakatnya.
Berdasarkan ketentuan tersebut, hak masyarakat
hukum adat haruslah benar-benar masih ada dan tidak diberikan peluang untuk diadakan kembali. Keberadaan tersebut harus diikuti dengan hubungan pemanfaatan antara tanah dan masyarakat. Adapun masyarakat yang dimaksud adalah sekelompok orang yang terikat oleh tatanan hukum adatnya, sebagai warga bersama suatu persekutuan hukum, karena kesamaan tempat tinggal atau karena keturunan yang dikenal dengan berbagai nama yang berbeda tiap daerah (Alting, 2011: 88).<noinclude>{{rh|6
Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
eiqv6e6udc55z61g6nbdulbb1qdjb8v
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/18
104
107784
301235
2026-07-05T02:44:40Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301235
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>'''A. TINJAUAN PUSTAKA'''
Adat-istiadat mempunyai ikatan dan pengaruh yang kuat dalam masyarakat. Kekuatan mengikat bergantung pada masyarakat yang mendukung adat-istiadat tersebut, terutama berpangkal tolak pada perasaan kebersamaan, idealisme, dan
keadilan. Itulah sebabnya bahwa adat istiadat jika dipelihara terus-menerus akan mewujudkan hukum adat. Hal ini karena terdapat kaidah-kaidah yang mengikat dan mengatur kehidupan
masyarakat pada saat ini dan yang akan datang.
Hukum adat merupakan hukum yang selalu hidup dan berkembang dalam masyarakat, yang selalu mengikuti perkembangan zaman, memberikan jaminan ketertiban bagi masyarakat, serta mampu memberikan keadilan. Hukum adat bertujuan menciptakan kedamaian dan memajukan kesejahteraan bagi warga masyarakat. Adapun hak masyarakat hukum adat merupakan hak individual dan komunal. Salah satu hak yang bersifat komunal yang terdapat dalam UndangUndang Pokok Agraria (UUPA) adalah hak ulayat (wilayah)
untuk menunjukkan kepada tanah yang merupakan wilayah lingkungan masyarakat hukum bersangkutan (Alting 2011: 91).
Beberapa ahli hukum adat pernah menyajikan unsur-unsur yang menjadi dasar sistem hukum adat. Salah satunya adalah pendapat Soepomo (dalam Soekanto, 2016: 125–126) yang mengatakan bahwa hukum adat yang merupakan perwujudan
dari struktur kejiwaan dan cara berpikir memiliki corak atau pola tertentu, yaitu:
1. mempunyai sifat kebersamaan yang kuat;
2. mempunyai corak religius magis;
3. sistem hukum itu diliputi oleh suatu pikiran yang serbakonkret;
4. hukum adat itu mempunyai sifat yang konkret.
Pada masyarakat tertentu, sanksi merupakan alternatif terakhir ketika seseorang tidak menaati norma yang hidup dalam masyarakat. Walaupun tidak selamanya hukum adat tersebut identik dengan pemberian sanksi, yang paling penting bagi masyarakat adalah hukum adat tersebut dapat memberikan rasa aman dan menciptakan ketertiban dalam hubungan<noinclude>{{rh|||Prolog 5}}</noinclude>
8wa7q22nl4i22v433in7nt3zi2tnuzw
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/108
104
107785
301236
2026-07-05T02:47:30Z
Endahimawati
27155
/* Telah diuji baca */
301236
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Endahimawati" /></noinclude>tulus ikhlas hati kami dan sangat mengharapkan agar Bapak/Ibu dapat membimbingnya, karena dia masih bodoh, pemalas dan jika dia salah supaya ditegur. Pokoknya, anak kami serahkan mentah-mentah dan Bapak anggap saja dia sebagai anak sendiri.” Pihak keluarga pengantin wanita menerima penyerahan itu dengan jawaban: “Kami menerima dengan rasa senang dan gembira serta akan kami perlakukan dia sebagai anak kami sendiri dan tak lupa juga agar anak wanita kami yang masih belum banyak mengerti kehidupan, belum bisa memasak, dan belum mengetahui pekerjaan di dapur supaya mendapatkan bimbingan dan petunjuk dari Bapak/Ibu. Jika ia malas, supaya disuruh dan dimarahi serta dinasihati.” Setelah upacara penyerahan ini, selesailah sudah upacara pelaksanaan perkawinan. Pada malam harinya akan diteruskan dengan acara hiburan kesenian daerah, dan lain-lainnya.
Menurut kepercayaan tradisional suku Kutai, kedua pengantin tidak boleh segera pergi ke tempat tidur meskipun sudah sampai saatnya waktu tidur. Menurut mereka, siapa yang cepat tidur akan lebih dahulu meninggal dunia. Oleh sebab itu, mereka yang bertugas mengawal pengantin mengadakan bermacam-macam permainan dan hiburan yang dikenal sebagai permainan bersiputan atau permainan ayan-ayanan. Pelakunya ialah kedua mempelai tadi. Tanpa disadari oleh mereka sendiri maksud permainan itu agar mereka saling mengenal. Karena pada umumnya pada masa dahulu perkawinan dilaksanakan atas dasar kehendak orang tua maka kedua mempelai tidak saling mengenal. Melalui permainan yang diadakan itu keduanya mulai saling mengenal dan menjadi akrab. Upacara ini dilaksanakan berturutturut selama tiga malam di rumah pengantin wanita. Sesudah tiga malam, kedua pengantin ini akan dibawa bermalam ke rumah orang tua pegantin pria. Hal ini disebut naik mentuha. Pada malam harinya biasanya orang tua pengantin pria menyerahkan pakaian selengkapnya serta perhiasan kepada menantunya. Selanjutnya, kedua mempelai tadi akan mengunjungi keluarga-keluarga terdekat kedua belah pihak untuk mendapatkan restu mereka. Menurut kebiasaan yang berlaku, keluarga yang dikunjungi akan memberikan barang-barang, seperti pakaian, perabotan rumah tangga, atau uang sebagai bantuan bagi mereka berdua yang memulai kehidupan sebagai keluarga baru.<noinclude>{{rh||Adat Perkawinan Masyarakat Jerang Melayu Kabupaten Kutai Barat}}
{{rh|||95}}</noinclude>
asqkb7g4vv22rhegx5v9q27f93ddwa1
301244
301236
2026-07-05T02:59:12Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301244
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" /></noinclude>tulus ikhlas hati kami dan sangat mengharapkan agar Bapak/Ibu dapat membimbingnya, karena dia masih bodoh, pemalas dan jika dia salah supaya ditegur. Pokoknya, anak kami serahkan mentah-mentah dan Bapak anggap saja dia sebagai anak sendiri.” Pihak keluarga pengantin wanita menerima penyerahan itu dengan jawaban: “Kami menerima dengan rasa senang dan gembira serta akan kami perlakukan dia sebagai anak kami sendiri dan tak lupa juga agar anak wanita kami yang masih belum banyak mengerti kehidupan, belum bisa memasak, dan belum mengetahui pekerjaan di dapur supaya mendapatkan bimbingan dan petunjuk dari Bapak/Ibu. Jika ia malas, supaya disuruh dan dimarahi serta dinasihati.” Setelah upacara penyerahan ini, selesailah sudah upacara pelaksanaan perkawinan. Pada malam harinya akan diteruskan dengan acara hiburan kesenian daerah, dan lain-lainnya.
Menurut kepercayaan tradisional suku Kutai, kedua pengantin tidak boleh segera pergi ke tempat tidur meskipun sudah sampai saatnya waktu tidur. Menurut mereka, siapa yang cepat tidur akan lebih dahulu meninggal dunia. Oleh sebab itu, mereka yang bertugas mengawal pengantin mengadakan bermacam-macam permainan dan hiburan yang dikenal sebagai permainan bersiputan atau permainan ayan-ayanan. Pelakunya ialah kedua mempelai tadi. Tanpa disadari oleh mereka sendiri maksud permainan itu agar mereka saling mengenal. Karena pada umumnya pada masa dahulu perkawinan dilaksanakan atas dasar kehendak orang tua maka kedua mempelai tidak saling mengenal. Melalui permainan yang diadakan itu keduanya mulai saling mengenal dan menjadi akrab. Upacara ini dilaksanakan berturutturut selama tiga malam di rumah pengantin wanita. Sesudah tiga malam, kedua pengantin ini akan dibawa bermalam ke rumah orang tua pegantin pria. Hal ini disebut ''naik mentuha''. Pada malam harinya biasanya orang tua pengantin pria menyerahkan pakaian selengkapnya serta perhiasan kepada menantunya. Selanjutnya, kedua mempelai tadi akan mengunjungi keluarga-keluarga terdekat kedua belah pihak untuk mendapatkan restu mereka. Menurut kebiasaan yang berlaku, keluarga yang dikunjungi akan memberikan barang-barang, seperti pakaian, perabotan rumah tangga, atau uang sebagai bantuan bagi mereka berdua yang memulai kehidupan sebagai keluarga baru.<noinclude>{{rh||Adat Perkawinan Masyarakat Jerang Melayu Kabupaten Kutai Barat}}
{{rh|||95}}</noinclude>
lxfdimamsowgnvni051z9ll73ua5xsp
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/17
104
107786
301237
2026-07-05T02:47:49Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301237
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>Subjek dari tulisan ini berfokus pada komunitas adat selaku pendukung hukum adat yang ada di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Dalam hal ini kami mencoba melihat dari tiga kelompok masyarakat hukum adat, yakni
dua di antaranya sub-suku Dayak dan satu lagi adalah suku Kutai. Hal ini menjadi menarik karena pengaruh Islam mereka menamakan diri menjadi suku Kutai walaupun dalam informasi
sementara mereka bagian dari mayarakat adat di Kutai Barat.
Sementara itu, ruang lingkup materi yang akan dibahas dalam penelitian ini meliputi kehidupan budaya masyarakat dan hukum adat yang berlaku dan dijalankan. Di samping itu, bagaimana proses hukum adat berlangsung sehingga dapat
dipakai sebagai acuan dalam kehidupan masyarakat.
Sesuai dengan rumusan pertanyaan penelitian yang telah disampaikan pada bagian sebelumnya, tujuan dari tulisan adalah sebagai berikut:
1. menjelaskan tentang keberadaan komunitas adat dan hukum adatnya serta hak masyarakat hukum adat;
2. mengetahui fungsi adat dan hukum adat itu sendiri menjadi kontrol dalam masyarakat.
Pengetahuan tentang keberadaan komunitas adat dan hukum adat diharapkan dapat memberi gambaran tentang bagaimana ketiga kelompok masyarakat hukum adat ini menjalankan adat dan hukum adatnya masing-masing. Bagi komunitas adat, hukum adat mempunyai fungsi tersendiri
dalam menjaga pola aturan dan pola perilaku masyarakat pendukungnya. Oleh karena itu, tulisan ini pun diharapkan dapat menjelaskan tentang fungsi adat dan hukum adat dalam menjaga ketertiban dan norma yang berlaku pada komunitas adat yang terdapat di Kabupaten Kutai Barat, khususnya Dayak Toonyoi, Dayak Bahau, dan Kutai. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran dalam upaya pelestarian adat-istiadat dan digunakan sebagai acuan untuk pengambilan kebijakan yang bersinggungan dengan masyarakat hukum adat.<noinclude>{{rh|4
Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
i4i9ljt8yd30sk6potp9osfyf5w1jqp
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/109
104
107787
301242
2026-07-05T02:56:24Z
Endahimawati
27155
/* Telah diuji baca */
301242
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Endahimawati" /></noinclude>'''F. ADAT SELESAI PERKAWINAN'''
Dalam tradisi suku Jerang Melayu Kutai dikenal pula adat menetap sesudah acara perkawinan. Setelah selesai acara perkawinan, pengantin laki-laki pergi ke rumah istrinya untuk tidur selama tiga malam. Setiap malam di rumah perempuan dibuat acara kesenian yang dihadiri keluarga besar perempuan untuk mengikuti acara kesenian tabuhan gendang dengan tarian jepen. Keramaian suasana acara pengantin dimulai sejak pagi hari. Pada acara makan bersama keluarga saling membaur dalam suasana keakraban keluarga baru. Adat ini masih berlaku di masyarakat. Acara bergantung pada pihak perempuan, apakah dibuatkan acara besar atau dibuat sederhana. Hal ini bergantung pada kemampuan keluarga perempuan. Biasanya, mereka melakukan ini dengan cara bergotong royong memberikan sumbangan. Misalnya, ada yang menyumbang kesenian, ada yang menyumbang makanan, dan sebagainya. Acara ini dikenal dengan nama naik Mentuha yang berarti pengantin tidur di rumah mertua berturut-turut selama tiga malam berturut-turut.
Selesai acara tiga malam berturut turut, pengantin kembali ke rumahnya untuk melaksanakan acara adat yang juga dilakukan orang tua laki-laki. Setelah acara adat istiadat, pengantin laki-laki kembali ke rumah perempuan untuk tinggal bersama, dengan batas waktu tertentu menurut kemampuan suami. Sebelum dapat membangun rumah tempat tinggal, ia masih tetap tinggal di rumah mertua. Kesempatan ini dilakukan oleh keluarga untuk mengajarkan cara hidup berumah tangga.
Jika sudah dapat membangun rumah, keluarga pindah ke rumah baru yang telah dipersiapkan dengan peralatan dan perlengkapan lain. Apabila suami berasal dari daerah lain, mereka kembali ke wilayah daerahnya. Orang tua tidak dapat melarang anaknya ikut bersama suami. Hal ini dapat dilakukan setelah sekian lama tinggal bersama mertua.
'''1. Tanggung Jawab Seorang Suami'''
Hubungan baik yang dibangun dalam keluarga untuk menjadi keluarga yang bahagia didambakan semua orang. Hal ini<noinclude>{{rh|96}}
{{rh|Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
3jqo920hbvnoxn35ngzl9wcjjqkz0ge
301246
301242
2026-07-05T03:01:53Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301246
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" /></noinclude>'''F. ADAT SELESAI PERKAWINAN'''
Dalam tradisi suku Jerang Melayu Kutai dikenal pula adat menetap sesudah acara perkawinan. Setelah selesai acara perkawinan, pengantin laki-laki pergi ke rumah istrinya untuk tidur selama tiga malam. Setiap malam di rumah perempuan dibuat acara kesenian yang dihadiri keluarga besar perempuan untuk mengikuti acara kesenian tabuhan gendang dengan tarian jepen. Keramaian suasana acara pengantin dimulai sejak pagi hari. Pada acara makan bersama keluarga saling membaur dalam suasana keakraban keluarga baru. Adat ini masih berlaku di masyarakat. Acara bergantung pada pihak perempuan, apakah dibuatkan acara besar atau dibuat sederhana. Hal ini bergantung pada kemampuan keluarga perempuan. Biasanya, mereka melakukan ini dengan cara bergotong royong memberikan sumbangan. Misalnya, ada yang menyumbang kesenian, ada yang menyumbang makanan, dan sebagainya. Acara ini dikenal dengan nama ''naik Mentuha'' yang berarti pengantin tidur di rumah mertua berturut-turut selama tiga malam berturut-turut.
Selesai acara tiga malam berturut turut, pengantin kembali ke rumahnya untuk melaksanakan acara adat yang juga dilakukan orang tua laki-laki. Setelah acara adat istiadat, pengantin laki-laki kembali ke rumah perempuan untuk tinggal bersama, dengan batas waktu tertentu menurut kemampuan suami. Sebelum dapat membangun rumah tempat tinggal, ia masih tetap tinggal di rumah mertua. Kesempatan ini dilakukan oleh keluarga untuk mengajarkan cara hidup berumah tangga.
Jika sudah dapat membangun rumah, keluarga pindah ke rumah baru yang telah dipersiapkan dengan peralatan dan perlengkapan lain. Apabila suami berasal dari daerah lain, mereka kembali ke wilayah daerahnya. Orang tua tidak dapat melarang anaknya ikut bersama suami. Hal ini dapat dilakukan setelah sekian lama tinggal bersama mertua.
'''1. Tanggung Jawab Seorang Suami'''
Hubungan baik yang dibangun dalam keluarga untuk menjadi keluarga yang bahagia didambakan semua orang. Hal ini<noinclude>{{rh|96}}
{{rh|Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
6c7jakannx4lo3e4u3nilpc26s3l7k4
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/83
104
107788
301243
2026-07-05T02:56:59Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301243
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh|82|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>Tapi sabelonnja Tan wangwee bisa boeka moeloet, Sin tjing tela berbangkit dan berkata dengen keren :
„Apa kaoe bilang? Kaoe maoe tangkep kita orang, jang tela toeloengin nona Kiem Lian dari terkemannja beaja darat jang beroepa kaoe poenja anak dan kambrat kambratnja ?! Kaoe poenja anak berdosa besar tela merampok anak orang dan bikin roesoe kota jang djadi djagaanmoe. Kaoe toch seharoesnja misti koetoek abis abisan pada anakmoe sendiri dari pada dateng menangkep pada kita orang !
Kong ing tida kira bakal berhadepan sama saorang moeda jang mempoenjai ketabahan dan bernjali begitoe besar! Saoemoer hidoepnja, belon perna ia ketemoe orang jang begitoe roepa !
Ia djadi kememek !
Tapi kemoedian ia tetepken hatinja, dan berkata pada Sin~tjing:
„Kaloe kaoe soeda brani boenoe orang, kaoe toch tentoe brani aken trima hoekoemanja, maka silahkenlah kaoe ikoet padakoe, soepaja dengen lekas akoe bisa beresken ini perkara pemboenoean !“
„Akoe dengen seneng hati nanti ikoet padamoe !“ Saoetnja Sin~tjing jang sambil berpaling pada Tan wangwee, teroes berkata :
„Djangan kaoe soesa hati, lauwpek. Akoe tida nanti mendapet bahaja apa apa.“
„Tapi..... tapi...... hohan“, katanja<noinclude></noinclude>
9oeypy67qk6yu0va69edc5k7vhno9ow
301255
301243
2026-07-05T03:24:34Z
Endahimawati
27155
/* Tervalidasi */
301255
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Endahimawati" />{{rh|82|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>Tapi sabelonnja Tan wangwee bisa boeka moeloet, Sin tjing tela berbangkit dan berkata dengen keren:
„Apa kaoe bilang? Kaoe maoe tangkep kita orang, jang tela toeloengin nona Kiem Lian dari terkemannja beaja darat jang beroepa kaoe poenja anak dan kambrat kambratnja?! Kaoe poenja anak berdosa besar tela merampok anak orang dan bikin roesoe kota jang djadi djagaanmoe. Kaoe toch seharoesnja misti koetoek abis abisan pada anakmoe sendiri dari pada dateng menangkep pada kita orang!
Kong ing tida kira bakal berhadepan sama saorang moeda jang mempoenjai ketabahan dan bernjali begitoe besar! Saoemoer hidoepnja, belon perna ia ketemoe orang jang begitoe roepa!
Ia djadi kememek!
Tapi kemoedian ia tetepken hatinja, dan berkata pada Sin-tjing:
„Kaloe kaoe soeda brani boenoe orang, kaoe toch tentoe brani aken trima hoekoemanja, maka silahkenlah kaoe ikoet padakoe, soepaja dengen lekas akoe bisa beresken ini perkara pemboenoean!“
„Akoe dengen seneng hati nanti ikoet padamoe!“ Saoetnja Sin-tjing jang sambil berpaling pada Tan wangwee, teroes berkata:
„Djangan kaoe soesa hati, lauwpek. Akoe tida nanti mendapet bahaja apa apa.“
„Tapi....... tapi...... hohan“, katanja<noinclude></noinclude>
2e6h3xu1ux7ek6pkt1jci2bn5i48dd2
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/110
104
107789
301245
2026-07-05T03:01:26Z
Endahimawati
27155
/* Telah diuji baca */
301245
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Endahimawati" /></noinclude>menjadi tanggung jawab seorang suami dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Mencari nafkah sehari-hari menjadi kewajiban suami. Ketika istri hamil, suami selalu menjaga dan melindunginya. Suami berkewajiban mendidik anak dan menjaga keluarga istri. Keselamatan menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan bersama. Istri juga ikut bertanggung jawab dalam kehidupan bersama, memelihara suami dalam keadaan sehat maupun sakit, mengurus rumah tangga dan anak-anak, termasuk hal lain yang dibebankan kepada istri.
Ketika suami pergi ke suatu daerah untuk mencari nafkah hidup dan meninggalkan anak istri, sang istri diberikan kebebasan untuk memilih apakah tinggal bersama anak-anak atau pindah sementara tinggal bersama orang tua, sampai suaminya pulang kembali ke rumah. Kiriman nafkah dari suami untuk keperluan kehidupan keluarga sangat dinanti anak dan istri untuk biaya kehidupan. Dalam batas tertentu ketika istri tidak mendapat kabar tentang suami dan sang suami tidak mengirimkan biaya keperluan hidup serta tidak dapat memberikan kewajiban kepada istri selama tiga bulan, maka istri berhak mengajukan pengaduan, meminta cerai sesuai dengan kesepakatan perjanjian pernikahan. Sebaliknya, jika istri masih sanggup menunggu kedatangan suami, hubungan suami istri masih dianggap sah, sesuai dengan tuntunan dalam agama Islam.
'''2. Aturan Perceraian yang Berlaku di Masyarakat'''
Ada kalanya setelah membina hubungan rumah tangga cukup lama, suami dan istri tidak mendapatkan kebahagiaan. Kedua belah pihak pun berhak mengajukan perceraian. Sebelum masuk pada proses pengajuan perceraian, istri memberitahukan kepada kedua orang tua bahwa merasa sudah tidak ada kecocokan. Orang tua akan memanggil suami untuk memberikan nasihat dan mengetahui penyebab perpisahan. Pengajuan perpisahan dilakukan di kantor agama setempat. Pada umumnya, perpisahan yang terjadi pada kehidupan suami istri dalam kehidupan bersama disebabkan oleh hal-hal berikut.
Adat Perkawinan Masyarakat Jerang Melayu Kabupaten Kutai Barat<noinclude>{{rh||Adat Perkawinan Masyarakat Jerang Melayu Kabupaten Kutai Barat}}
{{rh|||97}}</noinclude>
4zs0d7lecrmyirigx4lu0o5gohmoyv4
301247
301245
2026-07-05T03:04:23Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301247
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" /></noinclude>menjadi tanggung jawab seorang suami dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Mencari nafkah sehari-hari menjadi kewajiban suami. Ketika istri hamil, suami selalu menjaga dan melindunginya. Suami berkewajiban mendidik anak dan menjaga keluarga istri. Keselamatan menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan bersama. Istri juga ikut bertanggung jawab dalam kehidupan bersama, memelihara suami dalam keadaan sehat maupun sakit, mengurus rumah tangga dan anak-anak, termasuk hal lain yang dibebankan kepada istri.
Ketika suami pergi ke suatu daerah untuk mencari nafkah hidup dan meninggalkan anak istri, sang istri diberikan kebebasan untuk memilih apakah tinggal bersama anak-anak atau pindah sementara tinggal bersama orang tua, sampai suaminya pulang kembali ke rumah. Kiriman nafkah dari suami untuk keperluan kehidupan keluarga sangat dinanti anak dan istri untuk biaya kehidupan. Dalam batas tertentu ketika istri tidak mendapat kabar tentang suami dan sang suami tidak mengirimkan biaya keperluan hidup serta tidak dapat memberikan kewajiban kepada istri selama tiga bulan, maka istri berhak mengajukan pengaduan, meminta cerai sesuai dengan kesepakatan perjanjian pernikahan. Sebaliknya, jika istri masih sanggup menunggu kedatangan suami, hubungan suami istri masih dianggap sah, sesuai dengan tuntunan dalam agama Islam.
'''2. Aturan Perceraian yang Berlaku di Masyarakat'''
Ada kalanya setelah membina hubungan rumah tangga cukup lama, suami dan istri tidak mendapatkan kebahagiaan. Kedua belah pihak pun berhak mengajukan perceraian. Sebelum masuk pada proses pengajuan perceraian, istri memberitahukan kepada kedua orang tua bahwa merasa sudah tidak ada kecocokan. Orang tua akan memanggil suami untuk memberikan nasihat dan mengetahui penyebab perpisahan. Pengajuan perpisahan dilakukan di kantor agama setempat. Pada umumnya, perpisahan yang terjadi pada kehidupan suami istri dalam kehidupan bersama disebabkan oleh hal-hal berikut.<noinclude>{{rh|||Adat Perkawinan Masyarakat Jerang Melayu Kabupaten Kutai Barat 97}}</noinclude>
gga06uagi4oyaxzfq1wi0fgx61e2r8b
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/111
104
107790
301248
2026-07-05T03:13:38Z
Endahimawati
27155
/* Telah diuji baca */
301248
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Endahimawati" /></noinclude>{{ordered list
| list_style_type=lower-alpha
|Salah satu pihak meninggalkan pihak lain dengan sengaja.
|Masuknya pihak ketiga dalam kehidupan suami istri.
|Pertengkaran yang tidak dapat diatasi.
|Terjadinya tindak kekerasan dalam rumah tangga.
|Kondisi tubuh tidak baik atau cacat sehingga tidak dapat melaksanakan tugas dalam sebuah perkawinan.}}
Permasalahan perkawinan dalam Islam membawa
pengaruh besar. Jika terjadi perceraian, nama baik keluarga dipertaruhkan. Keluarga sangat berperan terhadap perkawinan dalam rumah tangga. Perceraian dalam keluarga berpengaruh sangat besar kepada anak-anak. Menurut psikolog Alzena Masykouri, orang tua tidak sepenuhnya bersalah ketika perceraian terjadi. Hal ini karena tidak semua orang bisa berkompromi dengan ketidakcocokan pasangan. Akan tetapi, rasa bersalah terhadap anak pasti dirasakan orang tua yang bercerai (Yuni Ayu Amida, ''haibunda.com''). Dalam perceraian, yang berakhir adalah hubungan suami istri, bukan hubungan orang tua dan anak. Misalnya, dalam satu kasus perceraian ada kasus kekerasan di dalam rumah tangga, dan kekerasan ini berlangsung setiap hari. Secara otomatis, dengan bercerai maka kekerasan akan berhenti. Pada saat pemberian talak suami kepada istri atas kehendak istri terjadi kesepakatan antara kedua suami istri termasuk dengan keluarga, dalam hal pemberian tunjangan tanggung jawab seorang suami kepada anak-anak yang ditinggalkan.
Dalam hukum Islam dikenal tiga macam penghentian perkawinan yang disebut dengan talaq, yaitu penghentian perkawinan yang biasa dilakukan pihak suami. Permintaan dari pihak istri untuk penghentian perkawinan disebut dengan khulu’ yaitu mengembalikan emas kawin kepada suami. Pemahaman khulu’ seperti permintaan istri kepada suami untuk minta talaq. Pihak suami dan istri bisa menggunakan
fasakh untuk memohon kepada hakim pengadilan agama untuk membatalkan perkawinan. Hal ini terjadi jika salah satu pihak tidak dapat memenuhi syarat yang telah disepakati bersama.
Selesai perceraian, selama 100 hari suami berkewajiban memberikan nafkah kepada istri dan anak. Pada masa idah selama perpisahan dilarang mengadakan perkawinan dengan<noinclude>{{rh|98}}
{{rh||Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
clfg9w5p7wdwrnly0a61ujwub95tx1x
301261
301248
2026-07-05T03:33:36Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301261
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" /></noinclude>{{ordered list
| list_style_type=lower-alpha
|Salah satu pihak meninggalkan pihak lain dengan sengaja.
|Masuknya pihak ketiga dalam kehidupan suami istri.
|Pertengkaran yang tidak dapat diatasi.
|Terjadinya tindak kekerasan dalam rumah tangga.
|Kondisi tubuh tidak baik atau cacat sehingga tidak dapat melaksanakan tugas dalam sebuah perkawinan.}}
Permasalahan perkawinan dalam Islam membawa
pengaruh besar. Jika terjadi perceraian, nama baik keluarga dipertaruhkan. Keluarga sangat berperan terhadap perkawinan dalam rumah tangga. Perceraian dalam keluarga berpengaruh sangat besar kepada anak-anak. Menurut psikolog Alzena Masykouri, orang tua tidak sepenuhnya bersalah ketika perceraian terjadi. Hal ini karena tidak semua orang bisa berkompromi dengan ketidakcocokan pasangan. Akan tetapi, rasa bersalah terhadap anak pasti dirasakan orang tua yang bercerai (Yuni Ayu Amida, ''haibunda.com''). Dalam perceraian, yang berakhir adalah hubungan suami istri, bukan hubungan orang tua dan anak. Misalnya, dalam satu kasus perceraian ada kasus kekerasan di dalam rumah tangga, dan kekerasan ini berlangsung setiap hari. Secara otomatis, dengan bercerai maka kekerasan akan berhenti. Pada saat pemberian talak suami kepada istri atas kehendak istri terjadi kesepakatan antara kedua suami istri termasuk dengan keluarga, dalam hal pemberian tunjangan tanggung jawab seorang suami kepada anak-anak yang ditinggalkan.
Dalam hukum Islam dikenal tiga macam penghentian perkawinan yang disebut dengan ''talaq'', yaitu penghentian perkawinan yang biasa dilakukan pihak suami. Permintaan dari pihak istri untuk penghentian perkawinan disebut dengan ''khulu’'' yaitu mengembalikan emas kawin kepada suami. Pemahaman ''khulu’'' seperti permintaan istri kepada suami untuk minta ''talaq''. Pihak suami dan istri bisa menggunakan
''fasakh'' untuk memohon kepada hakim pengadilan agama untuk membatalkan perkawinan. Hal ini terjadi jika salah satu pihak tidak dapat memenuhi syarat yang telah disepakati bersama.
Selesai perceraian, selama 100 hari suami berkewajiban memberikan nafkah kepada istri dan anak. Pada masa idah selama perpisahan dilarang mengadakan perkawinan dengan<noinclude>{{rh|98}}
{{rh||Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
7o5rjubu3vtie9k5a0lr1hfxn2843cb
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/84
104
107791
301249
2026-07-05T03:14:29Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301249
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|83}}</noinclude>Tan wangwee jang djadi sanget terharoe meliat klakoeanja itoe anak moeda.
Djangan koeatir, lauwpek, salekasnja akoe nanti kombali lagi dengen slamet.
Dari dalem gedong dengen boeroe-boeroe Kim Nio keloear. Ia djadi kaget waktoe denger itoe bebrapa perkata'an paling blakang.
Kaoe ditangkep lantaran..... Katanja Kim Nio jang tida bisa meneroesken itoe omongan lantaran napasnja memboeroe.
Tida, nona. Ini tikoan tjoema bawa dirikoe ka kantoor boeat didenger ketrangan sadja",
Sin~tjing menjaoet dan berbareng dengen habisnja itoe perkata'an ia berdoea Wangpo lantes membri hormat pada Tan wangwee dan langsoeng bersama itoe sekalian politie ia tinggalken itoe orang toea berdoea anaknja dalem kebingoengan besar.
{{rule|height=2px|7em}}<noinclude></noinclude>
fo5aspdsgkyn0dz2yagpozeht7txnnb
301260
301249
2026-07-05T03:32:27Z
Endahimawati
27155
/* Tervalidasi */
301260
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Endahimawati" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|83}}</noinclude>Tan wangwee jang djadi sanget terharoe meliat klakoeanja itoe anak moeda.
„Djangan koeatir, lauwpek, salekasnja akoe nanti kombali lagi dengen slamet".
Dari dalem gedong dengen boeroe-boeroe Kim Nio keloear. Ia djadi kaget waktoe denger itoe bebrapa perkata'an paling blakang.
„Kaoe ditangkep lantaran......." Katanja Kim Nio jang tida bisa meneroesken itoe omongan lantaran napasnja memboeroe.
„Tida, nona. Ini tikoan tjoema bawa dirikoe ka kantoor boeat didenger ketrangan sadja",
Sin-tjing menjaoet dan berbareng dengen habisnja itoe perkata'an ia berdoea Wangpo lantes membri hormat pada Tan wangwee dan langsoeng bersama itoe sekalian politie ia tinggalken itoe orang toea berdoea anaknja dalem kebingoengan besar.
{{rule|height=2px|7em}}<noinclude></noinclude>
ilwzb9fm841wkuq61igdqsmdm1wwe8s
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/85
104
107792
301250
2026-07-05T03:16:52Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301250
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh|84|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>{{center|{{x-larger|XII.}}}}
{{Dropinitial|S}}in~tjing berdoea Wangpo teroes digiring ka kantoor tikoan, itoe malem djoega Kong ing lantes boeka persidangan loear biasa, dimana ia poetoes kadoea anak moeda itoe dengen hoekoeman 15 taoen saorangoja dan moesti di boewang ka Tangkia. Opas jang moesti anter Sin~tjing berdoea Wangpo diprenta itoe malem djoega moesti brangkat.
Zonder perdoeliken segala ketrangan jang Sin~tjing briken, Kong~ing jang bermaksoed maoe bales sakit hatinja ia poenja poetra, soeda balik itoe segala ketrangan dan sanget memberatken pada dirinja itoe anak moeda.
Kong~ing sasoeda klaar keloearken itoe poetoesan, lantes menoelis lagi satoe soerat djalan boeat adresnja ia poenja sobat di Tangkia, maksoedoja soepaja selama dalem toetoepan, dirinja persakitan sebrapa bole diseksa teroes meneroes dengen gelap.
Di satoe fihak Sintjing berdoza Wangpo mengalamin itoe kesengsara'an jang marika bakal djalanken tida lama lagi, adalah dilain fihak Pek Hao sekeloearnja dari Tan wangwee poenja gedong teroes mengilang tida ketaoean kamana.
Ka manatah sabenernja itoe orang toea soeda pigi ? Apatah jang ia soeda pesenken pada Sin~tjing sabelon ia berlaloe dari gedongnja Tan wangwee ?<noinclude></noinclude>
te8ifbkhogao2zs2vn1zkg36p806gph
301269
301250
2026-07-05T03:43:10Z
Endahimawati
27155
/* Tervalidasi */
301269
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Endahimawati" />{{rh|84|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>{{center|{{x-larger|XII.}}}}
{{Dropinitial|S}}in-tjing berdoea Wangpo teroes digiring ka kantoor tikoan, itoe malem djoega Kong ing lantes boeka persidangan loear biasa, dimana ia poetoes kadoea anak moeda itoe dengen hoekoeman 15 taoen saorangnja dan moesti di boewang ka Tangkia. Opas jang moesti anter Sin-tjing berdoea Wangpo diprenta itoe malem djoega moesti brangkat.
Zonder perdoeliken segala ketrangan jang Sin-tjing briken, Kong-ing jang bermaksoed maoe bales sakit hatinja ia poenja poetra, soeda balik itoe segala ketrangan dan sanget memberatken pada dirinja itoe anak moeda.
Kong-ing sasoeda klaar keloearken itoe poetoesan, lantes menoelis lagi satoe soerat djalan boeat adresnja ia poenja sobat di Tangkia, maksoedoja soepaja selama dalem toetoepan, dirinja persakitan sebrapa bole diseksa teroes meneroes dengen gelap.
Di satoe fihak Sintjing berdoea Wangpo mengalamin itoe kesengsara'an jang marika bakal djalanken tida lama lagi, adalah dilain fihak Pek Hao sekeloearnja dari Tan wangwee poenja gedong teroes mengilang tida ketaoean kamana.
Ka manatah sabenernja itoe orang toea soeda pigi? Apatah jang ia soeda pesenken pada Sin-tjing sabelon ia berlaloe dari gedongnja Tan wangwee?<noinclude></noinclude>
mxp56hvv9nsnv6g1lv4w6giexo3dz6y
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/86
104
107793
301251
2026-07-05T03:19:59Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301251
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|85}}</noinclude>Perloe ini hal lebi doeloe kita toetoerken disini soepaja djalannja ini tjerita bisa lebi enak dimengerti.
Seperti dibagian depan soeda ditjeritaken, Pek Hao memang sedari habisnja itoe pertempoeran pada kawanan bangsat, ia poenja pikiran soeda mengitoeng diitoe, bahoea segala bahaja jang bakal marika hadepin tentoe tida kena ditjega lagi.
Begitoelah sasoedanja ia ketemoeken pada Tan wangwee, kemoedian ia diam-diam kasi pesenan pada Sin tjing. Ia kasi adjar itoe anak moeda berboeat dan menjaoet seperti apa jang kita soeda taoe dibagian depan, kaloe betoel itoe pembesar negrie tida lama lagi dateng. Sedeng ia sendiri salekasnja kasi itoe pesenan dengen wanti-wanti, lantes mengilang tida ketaoean kemana.
Sekloearnja dari itoe gedong, Pek-hao teroes intip sesoeatoe gerakanja Kong-ing.
Segala poetoesan jang didjatoken atas dirinja Sin tjing dan Wangpo Pek hao semoea dapet denger, mala bisa taoe djoega itoe ketrangan palsoe dan maksoednja itoe soerat jang bakal dibawa oleh itoe opas penganter.
Diam-diam Pek Hao lantes mengatoer daia boeat toeloeng dirinja Sin~tjing dan Wangpo. Ia laloe dateng ditoekang besi, beli satoe piso ketjil jang tadjem.
Kemoedian ia dateng kombali digedongnja Tan wangwee masoek dari pintoe blakang. Ia<noinclude></noinclude>
l7vt9j8ugnedfaxhbmwimgm94i10f3y
301277
301251
2026-07-05T03:51:38Z
Endahimawati
27155
/* Tervalidasi */
301277
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Endahimawati" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|85}}</noinclude>Perloe ini hal lebi doeloe kita toetoerken disini soepaja djalannja ini tjerita bisa lebi enak dimengerti.
Seperti dibagian depan soeda ditjeritaken, Pek Hao memang sedari habisnja itoe pertempoeran pada kawanan bangsat, ia poenja pikiran soeda mengitoeng diitoe, bahoea segala bahaja jang bakal marika hadepin tentoe tida kena ditjega lagi.
Begitoelah sasoedanja ia ketemoeken pada Tan wangwee, kemoedian ia diam-diam kasi pesenan pada Sin tjing. Ia kasi adjar itoe anak moeda berboeat dan menjaoet seperti apa jang kita soeda taoe dibagian depan, kaloe betoel itoe pembesar negrie tida lama lagi dateng. Sedeng ia sendiri salekasnja kasi itoe pesenan dengen wanti-wanti, lantes mengilang tida ketaoean kemana.
Sekloearnja dari itoe gedong, Pek-hao teroes intip sesoeatoe gerakanja Kong-ing.
Segala poetoesan jang didjatoken atas dirinja Sin tjing dan Wangpo Pek hao semoea dapet denger, mala bisa taoe djoega itoe ketrangan palsoe dan maksoednja itoe soerat jang bakal dibawa oleh itoe opas penganter.
Diam-diam Pek Hao lantes mengatoer daia boeat toeloeng dirinja Sin~tjing dan Wangpo. Ia laloe dateng ditoekang besi, beli satoe piso ketjil jang tadjem.
Kemoedian ia dateng kombali digedongnja Tan wangwee masoek dari pintoe blakang. Ia<noinclude></noinclude>
hcli8vrymc417lp71fnade180nqmeds
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/87
104
107794
301253
2026-07-05T03:22:47Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301253
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh|86|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>tjeritaken iapoenja maksoed semoea dengen teroès terang. Ia minta pada Tan wangwee kasi pindjem padanja satoe pedang jang baik. la terangken dioega kaperloeannja jtoe pedang boeat toeloeng Sin~tjing jang sabeneroja tida berdosa.
Dalem itoe gedong Pek Hao lantes bikin persedia'an, kemoedian ia menanti sampe hari soeda malem.
Tan wangwee jang tida kenal sama Pek hao soeda djadi kwatir berhoeboeng sama oesianja jang soeda tinggi. Ia tawarken bantoeanja dengen maoe oendang brapa orang gaga di itoe tempat boeat membantoe itoe pakerdjaan jang berat.
Tapi ini pikiran jang baik, oleh Pek hao telah ditolak dengen baik. Ia minta Tan wangwee tida mendjadi kwatir, sebab apa jang ia bakal lakoeken ada perkara ketjil sadja.
Sasoedanja lontjing digedong oetaraken djam 12 tenga malem, Pek Hao keliatan keloear dari itoe gedong saorang diri. Ia berboeat begitoe dengen diam-diam, tjoema Tan wangwee sendiri jang taoe.
Dengen tindakan sebat Pek hao lantes menoedjoe kagedongoja itoe tikoan jang siangnja ia soeda selidikin sampe baik.
Satoe kali lompat Pek hao soeda berada diatas genteng roemah. Ia brenti sabentar dan mendengerin, tapi diseblah bawah tida terdenger apa-apa.
Roepanja dalem itoe gedong orang-orangnja<noinclude></noinclude>
lieur7ej5ymiwnwb9pjaw86r1qjlgyj
301278
301253
2026-07-05T03:54:29Z
Endahimawati
27155
/* Tervalidasi */
301278
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Endahimawati" />{{rh|86|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>tjeritaken iapoenja maksoed semoea dengen teroès terang. Ia minta pada Tan wangwee kasi pindjem padanja satoe pedang jang baik. la terangken dioega kaperloeannja jtoe pedang boeat toeloeng Sin-tjing jang sabeneroja tida berdosa.
Dalem itoe gedong Pek Hao lantes bikin persedia'an, kemoedian ia menanti sampe hari soeda malem.
Tan wangwee jang tida kenal sama Pek hao soeda djadi kwatir berhoeboeng sama oesianja jang soeda tinggi. Ia tawarken bantoeanja dengen maoe oendang brapa orang gaga di itoe tempat boeat membantoe itoe pakerdjaan jang berat.
Tapi ini pikiran jang baik, oleh Pek hao telah ditolak dengen baik. Ia minta Tan wangwee tida mendjadi kwatir, sebab apa jang ia bakal lakoeken ada perkara ketjil sadja.
Sasoedanja lontjing digedong oetaraken djam 12 tenga malem, Pek Hao keliatan keloear dari itoe gedong saorang diri. Ia berboeat begitoe dengen diam-diam, tjoema Tan wangwee sendiri jang taoe.
Dengen tindakan sebat Pek hao lantes menoedjoe kagedongnja itoe tikoan jang siangnja ia soeda selidikin sampe baik.
Satoe kali lompat Pek hao soeda berada diatas genteng roemah. Ia brenti sabentar dan mendengerin, tapi diseblah bawah tida terdenger apa-apa.
Roepanja dalem itoe gedong orang-orangnja<noinclude></noinclude>
tfyjncqb0rdwz6l09y3y5cbvy0h9two
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/88
104
107795
301258
2026-07-05T03:28:24Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301258
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|87}}</noinclude>soeda pada tidoer !
Pek Hao laloe memboeka genteng, kemoedian lompat toeroen dibetoelan kamarnja itoe tikoan sendiri.
Ia merandek, meliat kanan kiri, semoea soenji.
Kong ing{{--}}itoe tikoan bedjat{{--}}keliatan lagi enak mengeros diatas pembaringan dan mengimpi ketemoe Gíamlo.
„Ini tikoan koertjatji moesti lekas disingkirken.“ Pek hao pikir dalem hati, „baroelah Hangtjioe bisa aman !“
la deketin pembaringan dan, dengen sekali tabas di betoelan leher, kepalanja Kong ing lantes terpisa dari badannja !
{{Asterism}}
Tida lama kemoedian Pek Hao dengen sabar berlaloe dari gedongnjab itoe pembesar.
Ia sengadja keloear dari pintoe besar.
Pek Hao teroes menoedjoe ka Tangkia.
Ia djalan begitoe tjepet sebisanja dan achirnja ditenga djalan ia bisa menjoesoel itoe doea opas jang mengiring Sin~tjing dan Wangpo.
Zonder banjak omong lagi, Pek Hao teroes koetoengin kepalanja itoe doea opas, dan merdikaken Sin~tjing serta Wangpo.
Kemoedian marika bertiga teroesken perdjalanannja poelang ka Tongtjioe, tapi dalem itoe perdjalanan marika ketemoe pada Sin Liong dan istrienja dalem perdjalanan maoe menjoesoel ka Hangtjioe.<noinclude></noinclude>
j67rcn74esqmy8xmjzurondntc65ies
301264
301258
2026-07-05T03:38:09Z
Endahimawati
27155
/* Tervalidasi */
301264
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Endahimawati" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|87}}</noinclude>soeda pada tidoer!
Pek Hao laloe memboeka genteng, kemoedian lompat toeroen dibetoelan kamarnja itoe tikoan sendiri.
Ia merandek, meliat kanan kiri, semoea soenji.
Kong ing{{--}}itoe tikoan bedjat{{--}}keliatan lagi enak mengeros diatas pembaringan dan mengimpi ketemoe Gíamlo.
„Ini tikoan koertjatji moesti lekas disingkirken.“ Pek hao pikir dalem hati, „baroelah Hangtjioe bisa aman!“
Ia deketin pembaringan dan, dengen sekali tabas di betoelan leher, kepalanja Kong ing lantes terpisa dari badannja!
{{Asterism}}
Tida lama kemoedian Pek Hao dengen sabar berlaloe dari gedongnja itoe pembesar.
Ia sengadja keloear dari pintoe besar.
Pek Hao teroes menoedjoe ka Tangkia.
Ia djalan begitoe tjepet sebisanja dan achirnja ditenga djalan ia bisa menjoesoel itoe doea opas jang mengiring Sin-tjing dan Wangpo.
Zonder banjak omong lagi, Pek Hao teroes koetoengin kepalanja itoe doea opas, dan merdikaken Sin-tjing serta Wangpo.
Kemoedian marika bertiga teroesken perdjalanannja poelang ka Tongtjioe, tapi dalem itoe perdjalanan marika ketemoe pada Sin Liong dan istrienja dalem perdjalanan maoe menjoesoel ka Hangtjioe.<noinclude></noinclude>
q4suptjyh2yfxnt1aa79lj68id4x98a
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/89
104
107796
301262
2026-07-05T03:34:01Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301262
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh|88|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>„Kenapa waktoe begini malem kaoe teroesken djoega berdjalan, soedara ?“ Menegor Pek Hao pada Sin Liong.
„Djam 3 lohor kita baroe poelang“, saoetnja Sin Liong, „tapi Ongpien lantes oendjoeken kaoe poenja soerat.
Akoe koeatir kaoe orang berada dalem bahaja dan datengkoe berdoea djadi kelaatan, maka akoe lantes ambil poetoesan tida brenti ditenga djalan maski hari soeda djadi malem„“.
„Ja, soekoerlah. Tapi maski begitoe, toch kaoe berdoea poenja dateng soeda terlaloe laat !“ Katanja Pek Hao sambil tertawa, „sekarang segala apa soeda klaar, Sin tjing berdoea Wangpo djoega tida koerang apa apa“
„Apa jang ia orang tela berboeat, sampe mengasi kasoedahan begini roepa ?“ Tanja
Tho Hoa pada Pek Hao.
„Sin~tjing berdoeá Wangpo soeda berboeat banjak. Kaloe kaoe maoe taoe satoe per satoe sampe terang, baiklah kita nanti tjeritaken sadja kapan soeda sampe diroemah sendiri“.
„Dan apatah kaoe poenja kemaoean sekarang, soedara ?“ Sin Liong berkata lagi.
„Kita teroes poelang !“
Sasoedanja koempoel djadi satoe, marika lantes berdjalan poelang. Pek Hao jang tjerdik, bisa membaoeh djoega bagimana rapet adanja itoe perhoeboengan antara Sin~tjing dan nona Kim Nio. Tjara-tjaranja ia orang poenja pertemoean dan keloearkennja {{hws|perka|perkata'an}}<noinclude></noinclude>
78x9x7j684zewon2sowmitnbpg7hgnh
301274
301262
2026-07-05T03:49:45Z
Endahimawati
27155
/* Tervalidasi */
301274
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Endahimawati" />{{rh|88|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}</noinclude>„Kenapa waktoe begini malem kaoe teroesken djoega berdjalan, soedara?“ Menegor Pek Hao pada Sin Liong.
„Djam 3 lohor kita baroe poelang“, saoetnja Sin Liong, „tapi Ongpien lantes oendjoeken kaoe poenja soerat.
Akoe koeatir kaoe orang berada dalem bahaja dan datengkoe berdoea djadi kelaatan, maka akoe lantes ambil poetoesan tida brenti ditenga djalan maski hari soeda djadi malem“.
„Ja, soekoerlah. Tapi maski begitoe, toch kaoe berdoea poenja dateng soeda terlaloe laat!“ Katanja Pek Hao sambil tertawa, „sekarang segala apa soeda klaar, Sin tjing berdoea Wangpo djoega tida koerang apa-apa“
„Apa jang ia orang tela berboeat, sampe mengasi kasoedahan begini roepa?“ Tanja Tho Hoa pada Pek Hao.
„Sin-tjing berdoea Wangpo soeda berboeat banjak. Kaloe kaoe maoe taoe satoe per satoe sampe terang, baiklah kita nanti tjeritaken sadja kapan soeda sampe diroemah sendiri“.
„Dan apatah kaoe poenja kemaoean sekarang, soedara?“ Sin Liong berkata lagi.
„Kita teroes poelang!“
Sasoedanja koempoel djadi satoe, marika lantes berdjalan poelang. Pek Hao jang tjerdik, bisa membaoeh djoega bagimana rapet adanja itoe perhoeboengan antara Sin-tjing dan nona Kim Nio. Tjara-tjaranja ia orang poenja pertemoean dan keloearkennja {{hws|perka|perkata'an}}<noinclude></noinclude>
76cbjj3t0uggf12ffnljbcqvwdmdn8y
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/90
104
107797
301263
2026-07-05T03:36:24Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301263
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|89}}</noinclude>{{hwe|ta'an|perkata'an}} masing-masing Pek Hao bisa membade apa jang sabenernja ada terkandoeng dalem hatinja itoe kedoea orang moeda.
Diam-diam Pek-Hao berkata saorang diri :
„Lain hari akoe nanti oeroes ini perkara sampe beres. Toenggoe doeloe sampe itoe segala kagemperan hal matinja tikoan soeda sirep, akoe nanti tjobah dateng lagi di Hangtjioe, dengen alesan kasi kombali pedangnja Tan wangwee sekalian bitjaraken oeroesannja itoe kedoea anak moeda!“
{{center|{{X-larger|{{sp|TAMAT}}.}}}}<noinclude></noinclude>
pbqf6t3rtz7of6t6e6wac33f1313zv3
301271
301263
2026-07-05T03:45:53Z
Endahimawati
27155
/* Tervalidasi */
301271
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Endahimawati" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|89}}</noinclude>{{hwe|ta'an|perkata'an}} masing-masing Pek Hao bisa membade apa jang sabenernja ada terkandoeng dalem hatinja itoe kedoea orang moeda.
Diam-diam Pek-Hao berkata saorang diri:
„Lain hari akoe nanti oeroes ini perkara sampe beres. Toenggoe doeloe sampe itoe segala kagemperan hal matinja tikoan soeda sirep, akoe nanti tjobah dateng lagi di Hangtjioe, dengen alesan kasi kombali pedangnja Tan wangwee sekalian bitjaraken oeroesannja itoe kedoea anak moeda!“
{{center|{{X-larger|{{sp|TAMAT}}.}}}}<noinclude></noinclude>
3ogi5k4rudbr9aqby255poj29ktky8e
Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/5
104
107798
301265
2026-07-05T03:39:30Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301265
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude><noinclude></noinclude>
5ppb5fjr48pcbrbjl0248u5avqn5pc0
Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/6
104
107799
301266
2026-07-05T03:39:48Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301266
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude><noinclude></noinclude>
5ppb5fjr48pcbrbjl0248u5avqn5pc0
Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/35
104
107800
301270
2026-07-05T03:45:19Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301270
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" />{{rh||'''27'''}}</noinclude>pa-da po-kok i-toe a-da djam-boe.
boe-nga a-jar ma-war la-joer.
a-koe ba-tja soe-rat i-ni.
a-wak ma- sih ke-tjik la-gi moe-da.
a-jam ma-soek bang-sa boe-roeng.
lem-boe i-toe dji-nak be-nar.
ko-tak i-ni pe-noh dja-roem.
di a-tap roe-mah hing-gap boe-roeng.
pi-sau i-toe toem-poel.
ba- djoe o-rang i-toe tja-bik.
o-rang koe-li i-toe ma-las.
a-nak i-toe nan-ti dja-toh .
a- koe i-ni hen-dak man-di.
di poe-lau i-ni ba-njak ke-ra.
des-tar a-nak i-toe ken-dor .
koe be-li be-nang ti-ga boe-koe .<noinclude></noinclude>
cd9lge1zk8d83p196cajmu8t5jb9fax
Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/36
104
107801
301272
2026-07-05T03:47:02Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301272
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" />{{rh||'''28'''}}</noinclude>a-koe da-pat sa-toe koe-pang.
lo-bang i-toe a-mat be-sar.
kar-tas soe-rat i-ni poe-teh.
poe-toes ta-li i-ni.
o-rang toe-a i-toe nga-ngoet.
a-koe be-lom ta-hoe hi-toeng.
sa-rang i-toe pe-noh le-bah.
a-da ba-njak kam-bing di pa-dang.
a-tap bi-lik sa-ja ti-ris.
dja-ga an-djing jang dja-hat i-toe.
si-ba-doe be-toel ha-ti.
han-tjoer ha-ti o-rang i-toe.
toe-an be-sar ting-gal di ri-au.
a-mat tjer-dik goe-roe i-toe.
ban-tai i-toe soe-dah go-reng.
ham-ba da-tang da-ri goe-noeng.
a-jar la-oet ma-sin.
boe-ah pi-sang lah ma-sak.<noinclude></noinclude>
j1avuikt9hl548d47vj78zxek0r9qva
Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/37
104
107802
301273
2026-07-05T03:48:09Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301273
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" />{{rh||'''29'''}}</noinclude>e-mas toe-a ma-hal.
da-ri ma-na toe-an da-tang ?
a-koe da-tang da-ri ko-ta ge-dang.
e-sok pa-gi a-koe hen-dak ka pe-kan.
a-nak jang ma-las ke-na hoe-koem.
ke-ra i-toe di tang-kap boe-dak i-toe.
di le-pau bo-leh di be-li pi-sang.
ham-ba soe-ka mi-noem a-jar kah-wat.
pa-toet ki-ta o-rang ma-kan mi-noem.
poe-lau per-tja i-ni a-mat loe-was.
a-jar toe-roen da-ri goe-noeng.
dja-ngan ma-in da-lam soe-ngai.
i-kan la-oet ma-soek ba-tang a-jar.
ta-nah i-ni a-da ba-njak ha-sil.
ba-pak a-nak i-toe o-rang so-lok.
ha-ri i-ni a-mat se-djoek.
dja-ngan toe-roet o-rang jang ma-in kar-tas.
da-ri pa-da ka-joe o-rang boe-at koer-si.
di ke-bon ka-mi toem-boh roem-poet.
a-da djoe-ga ba-gai po-kok boe-ah.
pa-da roe-mah a-da ting-kap dan pin-toe.
li-lin ki-ta da-pat da-ri le-bah.
ka-in boe-roek o-rang boe-ang.
ma-ta ka-lam i-ni roe-sak.<noinclude></noinclude>
puf29hxqm4suljsc56njx3u7qjtj4wh
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/91
104
107803
301275
2026-07-05T03:50:22Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301275
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" /></noinclude>{{border|maxwidth=35em|bthickness=3px|
{{c|
{{sp|LAEN BOELAN:}}
'''BOEKOE'''
{{Xx-larger|{{sp|'''„PENGHIDOEPAN“'''}}}}
BAKAL MOEWAT:}}
Sala satoe tjerita jang terpili dari brapa poeloe tjerita jang boekoe „Penghidoepan“ ada sedia.
Boeat Kebaikan dan Kesenengan pembatjanja, selandjoetnja nanti boekoe „Penghidoepan“ moewat sadja tjerita-tjerita jang berfaeda dan menarik hati.
}}<noinclude></noinclude>
371jni1btdx9kjl9a8punidpd3cg8bb
301279
301275
2026-07-05T03:57:03Z
Endahimawati
27155
/* Tervalidasi */
301279
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Endahimawati" /></noinclude>{{border|maxwidth=35em|bthickness=3px|
{{c|
{{sp|LAEN BOELAN:}}
'''BOEKOE'''
{{Xx-larger|{{sp|'''„PENGHIDOEPAN“'''}}}}
BAKAL MOEWAT:}}
Sala satoe tjerita jang terpili dari brapa poeloe tjerita jang boekoe „Penghidoepan“ ada sedia.
Boeat Kebaikan dan Kesenengan pembatjanja, selandjoetnja nanti boekoe „Penghidoepan“ moewat sadja tjerita-tjerita jang berfaeda dan menarik hati.
}}<noinclude></noinclude>
fdtzc514eduauqzupv815x009hrp9n6
Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/92
104
107804
301276
2026-07-05T03:51:28Z
Alicya-
21994
/* Tanpa teks */
301276
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Alicya-" /></noinclude><noinclude></noinclude>
0s4olwkw1zrvnxuepswuhxsi2ov2bdj
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/7
104
107805
301280
2026-07-05T04:05:04Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301280
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" />{{rh||- 3943 -}}</noinclude>— „Kaioe kau pergi di aliran sebla bawa ini
soengei kira-kira saratoes lima poeloe paal dari sini, kau nanti dapetken moèara pasir, dan oleh kerna di sitoe aer mengalir tiada begitoe deres, maka tentoe djoega kau boleh sediaken getek boeat sebrangin kau poenja tiga riboe balatentara. Kaloe soeda menjebrang, bersama marika itoe kau teioes masoek ka gowa moesoe boeat bikin poetoes lebi doeloe moesoe poenja perhoeboengan ramsoem. Dari sana kamoedian kau pergi berkoempoel pada Tang To Na dan A Hwee Lam aken minta itoe doea orang membantoe kita poenja geraken dari sebla dalem. Djoega kau moestl pesen padanja, djangan sekali ia bikin ini perkara djadi kapiran."
Dengen girang Ma Taij lantas berangkat boeat
lakoeken itoe kerdjaän. Sigra djoega bersama balatentaranja ia soeda sampe di itoe moeata dan bersedia boeat menjebrang.
Oleh kerna meliat aer di itoe moeara ada tjetek, maka koetika disoeroe menjebrang, ada sabagian besar balatentara jang tiada maoe menoempang getek, hanja sasoeda boeka pakean, taorang lantas toeroen di itoe kali boeat pergi ka laen tepi.
Tepi baroe bernang sampe di tenga soengei,
marika itoe lantas mangap-mangap dan sigr« djoega mendjadi lemas tida bisa bergerak lagi.
Temen-temennja jang meliat itoe katjilakaän, lantas pergi meooeloeng; tapi njatalah itoe pertoe-<noinclude></noinclude>
5jqrcpylfwiizebx6f72blu7bvd8k3b
Halaman:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf/1
104
107806
301281
2026-07-05T04:06:49Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301281
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" /></noinclude>{{IDMinChapHead
|KEUANGAN
|37
|2026
|PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN ATAS IMPOR PRODUK BENANG (SELAIN BENANG JAHIT) DARI SERAT STAPEL SINTETIK DAN ARTIFISIAL
}}
{{PUU-konsideran|ket=Menimbang|n=a
|bahwa Indonesia sebagai Negara anggota Organisasi Perdagangan Dunia (''World Trade Organization'') harus berperan aktif dalam mewujudkan tatanan perdagangan dunia yang adil;
|bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 70 Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan, terhadap barang impor selain dikenakan bea masuk dapat dikenakan tindakan pengamanan berupa pengenaan bea masuk tindakan pengamanan;
|bahwa pengenaan bea masuk tindakan pengamanan terhadap impor produk benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan terhadap Impor Produk Benang (Selain Benang Jahit) dari Serat Stapel Sintetik dan Artifisial telah berakhir masa berlakunya, dan industri dalam negeri masih membutuhkan waktu tambahan untuk menyelesaikan penyesuaian struktural, sehingga perlu dilakukan perpanjangan pengenaan bea masuk tindakan pengamanan atas impor produk benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial;
|bahwa menindaklanjuti rekomendasi dari Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia, Menteri Perdagangan mengusulkan kepada Menteri Keuangan untuk menetapkan pengenaan bea masuk tindakan pengamanan atas impor produk benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial;}}<noinclude></noinclude>
embp2rd9g1i37m6le175vu4d1olziw4
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/8
104
107807
301282
2026-07-05T04:09:06Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301282
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" />{{rh||- 3944 -}}</noinclude>loengan dateng soeda terlaloe kasep, oleh kerna
itoe soldadoe jang roeboe di tenga soengei, satelah dikasi naek ka darat, lantas djoega iaorang tarik napasnja jang pengabisan, sasoeda mengaloearken dara dari moeloet dan idoeng.
Ma Taij jang menjaksiken kadjadiannja itoe per
kara gaib, dengen terkedjoet lantas pergi bri taoe itoe hal pada Khong Beng, jang sigra panggil bebrapa orang, pendoedoek itoe negri jang dipakerdjaken sebagi pengoendjoek djalan, boeat ditanja apa sebabnja.
Itoe bebrapa orang doesoen kasi katerangan
begini :
„Djikaloe moesin panas, aernja soengei Louw
Soei djadi mengandoeng ratjoen, jang bekerdja
keras di waktoe siang, oleh kerna siang hari pada waktoe begini hawa oedara ada panas sekali. Maka apabila di waktoe siang orang menjebrang di itoe soengei, nistjaja lantas djoega ia terdjangkit ratjoen, atawa orang itoe nanti ilang njawanja, djikaloe ia kasalahan minoem aer dari itoe soengei. Tegesnja, orang melaenken boleh menjebrang di sitoe pada waktoe tenga male m kaloe aernja soeda dingin dan ratjoennja soeda poena, begitoe djoega orang itoe moesti dahar doeloe sampe kenjang, kerna dengen begini ^baroelah orang bisa menjebrang di itoe soengei dengen slamat."
Khong Beng ada pertjaja aken apa jang ditje-<noinclude></noinclude>
j6du51x01aazd56mshoq2ajxqjf1o0u
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/9
104
107808
301283
2026-07-05T04:12:22Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301283
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" />{{rh||— 3945 -}}</noinclude>ritaken ólèh marika itoe, maka, sasoeda pili lima anem ratoes soldadoe jang berbadan tegoe, ia lantas prenta itoe bebrapa orang doesoen anter ini barisan pergi ka itoe moeara.
Sasampenja di sana iaorang lantas sediaken geiek boeat menjebrang.
Bnner djoega dengen menoeroet perkataännja
itoe bebiapa orang doesoen, itoe malem iaorang
soeda bisa menjebrang di soengei Louw Soei de
ngen tiada koerang satoe apa.
Kamoedian Ma Taij minta itoe pengoendjoek
djalan anter ia bersama doea riboe balatentaranja pergi ka itoe djalanan goenoeng jang boleh teroes ka sasoeatoe gowa moesoe, kerna di itoe djalanan ramsoem jang dikirim dari sembarang gowa tentoe moesti meliwat.
Itoe djalanan sempit ada terapit dengen goenoeng di kiri kanan, dimana melaenken boleh liwat satoe orang dan saekor koeda.
Sasoedanja menempati Itoe djalanan. Ma Taîî
lantas prenta soldadoenja berdiriken bebrapa pasanggrahan di tempat-tempat jang penting, sedeng moesoe blon dapet taoe apa-apa dari hal kadatengannja.
Begimana soeda didoega, bener djoega tiada ber
selang lama orang Ban bawa banjak ramsoem Hwat
di itoe djalanan.
Ma Taij lantas pegat djalanannja marika itoe<noinclude></noinclude>
bbpynf9kdrv019clbg24ajg14kilzhk
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/10
104
107809
301284
2026-07-05T04:14:34Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301284
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" />{{rh||- 3945 —}}</noinclude>dari depan dan dari blakang serta rampas bebrapa ratoes kabar berisi ramsoem jang iaoraiig bawa.
Itoe orang jang dirampas barang-bawaännja,
lantas dateng di pasanggrahannja Beng Hek boeat
wartatcen itoe hal pada ini Radja, jang beroentoen soeda bebrapa hari, begitoe poen itoe hari, lagi makan minoem dengen senang hati, hingga ia tiada opèn lagi sama oeroesan parang.
Tempo itoe orang jang bawa kabar sampe di
pasanggrahannja. Beng Hek poen sedeng bitjara
begini pada bebrapa Radja-gowa :
„Tjobalah kaloe pada waktoé jangblakangan akoe
maloemken prang lagi pada Tjoe-Kat Liang, nistjaja akoe soeda terdjebak poela ka dalem la poenja tipoe. Tapi sekarang, dengen mengandel pada soengei Louw Soel jang aernja mengandoeng ratjoen, kita boleh tinggal menoenggoe di ini tempat jang dapetperlindoengan baek. Djikaloe moesoe moeial bergerak moendoer kombali, kerna begitoelah akoe soeda doega dengen pasti tiada lama lagi iaorang tentoe berboeat oleh kerna tiada tahan dengen hawa panas di ini tempat, itoe waktoe dengen angkau sekalian kita nanti mengedjer pada marika itoe sampe Tjoe-Kat Liang dapet ditawan."
Pada achirnja itoe pembitjaraän, Beng Hek iring
dengen swara tertawa berkakakan.
Tapi satoe Radja-gowa jang denger ia poenja
bitjara itoe, lantas berkata:<noinclude></noinclude>
k7tftk83wrzbrxkvji90yvtkqihyslc
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/11
104
107810
301285
2026-07-05T04:18:38Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301285
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" />{{rh||- 3947 —}}</noinclude>„Maski begitoe, akoe harep Taij Ong diangan
toepa, jang aer di moeara pasir ada tjetek sekali. Maka djikaloe dari s a n a dengen diam-diam moesoe menjebrang ka ini tempat, itoelah bagi kita ada djadi satoe bahaja jang boekan ketjil. Dari sebab begitoe, haroeslah Taij Ong petja bebrapa pasoekan balatentara boeat djaga itoe bahaja."
— ,,Ha ha ha ! sedang kau sendiri ada djadi
pendoedoek di ini tempaft, akoe heran sekali begimana kau masi bion taoe kaädaännja ini negri. Dloestroe akoe memang kapingin betoel orang Siok nanti menjebrang di itoe soengei, kerna dengen begitoe iaorang poen djadi memboenoe pada diri sendiri .
— „Tapi begimanatah saändenja ada pnendoedoek
ini negri bri taoe padania, dari bal iaorang boleh menjebrang di itoe soengei pada waktoe tenga malem?"
— ,,ltoelah tjoema satoe perianjaän jang soeda
terbit dari kau poenja hati jang tjoeriga tiada karoean. Kerna tjobalah kau pikir, apa akoe poenja pendoedoek negri ada begitoe bodo nanti maoe berchianat boeat membantoe pada moesoe?"
Sedeng Beng Hek batoe abis oetjapken itoe terkataän, o'ang jang bawa kabar itoe telah dateng mengadep, dan bri taoe padanja ini hal :
,Satoe pasoekan raoesoe jang tiada kataoean
brapa besar djoemblanja, tapi ada kataoean siapa jang mengapalaken itoe, oleii kerna pada bendera-<noinclude></noinclude>
r3s082d8xnswm4m3trkbe02h8lkk2au
301286
301285
2026-07-05T04:19:15Z
Leahwind
27224
301286
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" />{{rh||- 3947 —}}</noinclude>„Maski begitoe, akoe harep Taij Ong diangan
toepa, jang aer di moeara pasir ada tjetek sekali. Maka djikaloe dari s a n a dengen diam-diam moesoe menjebrang ka ini tempat, itoelah bagi kita ada djadi satoe bahaja jang boekan ketjil. Dari sebab begitoe, haroeslah Taij Ong petja bebrapa pasoekan balatentara boeat djaga itoe bahaja."
— ,,Ha ha ha ! sedang kau sendiri ada djadi
pendoedoek di ini tempaft, akoe heran sekali begimana kau masi bion taoe kaädaännja ini negri. Dloestroe akoe memang kapingin betoel orang Siok nanti menjebrang di itoe soengei, kerna dengen begitoe iaorang poen djadi memboenoe pada diri sendiri .
— „Tapi begimanatah saändenja ada pnendoedoek
ini negri bri taoe padania, dari bal iaorang boleh menjebrang di itoe soengei pada waktoe tenga malem?"
— ,,ltoelah tjoema satoe perianjaän jang soeda
terbit dari kau poenja hati jang tjoeriga tiada karoean. Kerna tjobalah kau pikir, apa akoe poenja pendoedoek negri ada begitoe bodo nanti maoe berchianat boeat membantoe pada moesoe?"
Sedeng Beng Hek batoe abis oetjapken itoe terkataän, o'ang jang bawa kabar itoe telah dateng mengadep, dan bri taoe padanja ini hal :
,Satoe pasoekan raoesoe jang tiada kataoean
brapa besar djoemblanja, tapi ada kataoean siapa jang mengapalaken itoe, oleh kerna pada bendera-<noinclude></noinclude>
tgdvkif2k9w39fjpvy9bze4afjfacil
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/41
104
107811
301287
2026-07-05T04:21:27Z
Endahimawati
27155
/* Telah diuji baca */
301287
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Endahimawati" /></noinclude>positif) berlaku saat apabila salah satu pihak sepakat terhadap keputusan yang diambil secara adat.
Dalam masyarakat, penilaian terhadap baik buruknya tindakan setiap anggota masyarakat ditentukan oleh normanorma yang telah ditetapkan oleh masyarakat, walaupun norma-norma tersebut bersifat tradisi dan lisan dan telah diwariskan dari generasi ke generasi. Masyarakat menghendaki agar setiap individu selalu menaati segala tradisi dan adat yang berlaku dalam masyarakat. Penyimpangan dari tradisi, bagi masyarakat dianggap sebagai suatu yang hal buruk. Akibat dari pelanggaran suatu tradisi bukan saja berakibat buruk pada orang yang melakukan tetapi juga dapat berakibat kepada warga masyarakat. Itulah sebabnya jika telah terjadi pelanggaran adat, langsung akan dikenakan sanksi adat, agar kampung tidak terkotori hingga lepas dari kemungkinan-kemungkinan buruk yang dapat terjadi. Semua ini dilakukan oleh warga masyarakat demi tetap terjaganya kearifan masyarakat terhadap penguasa alam. Mereka menyadari jika terjadi ketidakharmonisan hubungan mereka terhadap alam akibat pelanggaran yang dilakukan maka penguasa alam akan memberikan hukuman kepada masyarakat.
Bagi masyarakat Dayak, khususnya Dayak Tonyooi terdapat dinamika dalam berinteraksi terhadap sesamanya dan terikat dengan aturan dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Hal ini bagian dari adat istiadat yang berkembang dalam masyarakat dan sangat dipatuhi dan dihormati oleh masyarakat pendukungnya mengingat sanksi adat masih diberlakukan bagi siapa yang melanggarnya. Dengan demikian, warga masyarakat
tidak ada yang berani melanggar tata krama yang telah termuat dalam aturan-aturan atau norma-norma yang terdapat dalam masyarakat. Mereka percaya, pelanggaran terhadap adat, tidak saja mendatangkan mara bahaya bagi diri yang bersangkutan, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat. Apabila ada yang melanggar norma atau aturan yang berlaku untuk menjaga keharmonisan alam, sanksi adat haruslah dijalankan. Oleh karena itu, tata krama adat ini mereka jaga dengan utuh dan diusahakan akan tetap lestari.<noinclude>{{rh|28}} {{rh|Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
f0hdo9pz5seeyx18xcr8pkvmhgg7lrw
301336
301287
2026-07-05T06:36:07Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301336
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" /></noinclude>positif) berlaku saat apabila salah satu pihak sepakat terhadap keputusan yang diambil secara adat.
Dalam masyarakat, penilaian terhadap baik buruknya tindakan setiap anggota masyarakat ditentukan oleh normanorma yang telah ditetapkan oleh masyarakat, walaupun norma-norma tersebut bersifat tradisi dan lisan dan telah diwariskan dari generasi ke generasi. Masyarakat menghendaki agar setiap individu selalu menaati segala tradisi dan adat yang berlaku dalam masyarakat. Penyimpangan dari tradisi, bagi masyarakat dianggap sebagai suatu yang hal buruk. Akibat dari pelanggaran suatu tradisi bukan saja berakibat buruk pada orang yang melakukan tetapi juga dapat berakibat kepada warga masyarakat. Itulah sebabnya jika telah terjadi pelanggaran adat, langsung akan dikenakan sanksi adat, agar kampung tidak terkotori hingga lepas dari kemungkinan-kemungkinan buruk yang dapat terjadi. Semua ini dilakukan oleh warga masyarakat demi tetap terjaganya kearifan masyarakat terhadap penguasa alam. Mereka menyadari jika terjadi ketidakharmonisan hubungan mereka terhadap alam akibat pelanggaran yang dilakukan maka penguasa alam akan memberikan hukuman kepada masyarakat.
Bagi masyarakat Dayak, khususnya Dayak Tonyooi terdapat dinamika dalam berinteraksi terhadap sesamanya dan terikat dengan aturan dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Hal ini bagian dari adat istiadat yang berkembang dalam masyarakat dan sangat dipatuhi dan dihormati oleh masyarakat pendukungnya mengingat sanksi adat masih diberlakukan bagi siapa yang melanggarnya. Dengan demikian, warga masyarakat
tidak ada yang berani melanggar tata krama yang telah termuat dalam aturan-aturan atau norma-norma yang terdapat dalam masyarakat. Mereka percaya, pelanggaran terhadap adat, tidak saja mendatangkan mara bahaya bagi diri yang bersangkutan, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat. Apabila ada yang melanggar norma atau aturan yang berlaku untuk menjaga keharmonisan alam, sanksi adat haruslah dijalankan. Oleh karena itu, tata krama adat ini mereka jaga dengan utuh dan diusahakan akan tetap lestari.<noinclude>{{rh|28}} {{rh|Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
ig0fo0x61azng0ivbi8c99njomacf38
301337
301336
2026-07-05T06:36:43Z
Leahwind
27224
301337
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" /></noinclude>positif) berlaku saat apabila salah satu pihak sepakat terhadap keputusan yang diambil secara adat.
Dalam masyarakat, penilaian terhadap baik buruknya tindakan setiap anggota masyarakat ditentukan oleh normanorma yang telah ditetapkan oleh masyarakat, walaupun norma-norma tersebut bersifat tradisi dan lisan dan telah diwariskan dari generasi ke generasi. Masyarakat menghendaki agar setiap individu selalu menaati segala tradisi dan adat yang berlaku dalam masyarakat. Penyimpangan dari tradisi, bagi masyarakat dianggap sebagai suatu yang hal buruk. Akibat dari pelanggaran suatu tradisi bukan saja berakibat buruk pada orang yang melakukan tetapi juga dapat berakibat kepada warga masyarakat. Itulah sebabnya jika telah terjadi pelanggaran adat, langsung akan dikenakan sanksi adat, agar kampung tidak terkotori hingga lepas dari kemungkinan-kemungkinan buruk yang dapat terjadi. Semua ini dilakukan oleh warga masyarakat demi tetap terjaganya kearifan masyarakat terhadap penguasa alam. Mereka menyadari jika terjadi ketidakharmonisan hubungan mereka terhadap alam akibat pelanggaran yang dilakukan maka penguasa alam akan memberikan hukuman kepada masyarakat.
Bagi masyarakat Dayak, khususnya Dayak Tonyooi terdapat dinamika dalam berinteraksi terhadap sesamanya dan terikat dengan aturan dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Hal ini bagian dari adat istiadat yang berkembang dalam masyarakat dan sangat dipatuhi dan dihormati oleh masyarakat pendukungnya mengingat sanksi adat masih diberlakukan bagi siapa yang melanggarnya. Dengan demikian, warga masyarakat tidak ada yang berani melanggar tata krama yang telah termuat dalam aturan-aturan atau norma-norma yang terdapat dalam masyarakat. Mereka percaya, pelanggaran terhadap adat, tidak saja mendatangkan mara bahaya bagi diri yang bersangkutan, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat. Apabila ada yang melanggar norma atau aturan yang berlaku untuk menjaga keharmonisan alam, sanksi adat haruslah dijalankan. Oleh karena itu, tata krama adat ini mereka jaga dengan utuh dan diusahakan akan tetap lestari.<noinclude>{{rh|28}} {{rh|Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
kr6pgpir70fzfrnq7hcuhjnr37ju8yd
Halaman:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf/2
104
107812
301297
2026-07-05T04:36:49Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301297
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||-2-|}}</noinclude>{{PUU-konsideran|n=a|m=5|bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d, serta untuk melaksanakan ketentuan [[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006#Pasal 23D|Pasal 23D ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006]] tentang Perubahan atas [[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1995|Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995]] tentang Kepabeanan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan atas Impor Produk Benang (Selain Benang Jahit) dari Serat Stapel Sintetik dan Artifisial;}}
{{PUU-konsideran|ket=Mengingat|n=1
|[[Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945#Pasal 17|Pasal 17 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945]];
|[[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1995|Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995]] tentang Kepabeanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3612) sebagaimana telah diubah dengan [[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006|Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006]] tentang Perubahan atas [[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1995|Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995]] tentang Kepabeanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 93, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4661);
|[[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008|Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008]] tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916) sebagaimana telah diubah dengan [[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2024|Undang-Undang Nomor 61 Tahun 2024]] tentang Perubahan atas [[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008|Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008]] tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2024 Nomor 225, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6994);
|Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5225);
|[[Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 158 Tahun 2024|Peraturan Presiden Nomor 158 Tahun 2024]] tentang Kementerian Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2024 Nomor 354);
|[[Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 124 Tahun 2024|Peraturan Menteri Keuangan Nomor 124 Tahun 2024]] tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2024 Nomor 1063) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 117 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 124 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2025 Nomor 1208);}}
{{C|MEMUTUSKAN:}}
{{PUU-konsideran|ket=Menetapkan|PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN ATAS IMPOR PRODUK BENANG (SELAIN BENANG JAHIT) DARI SERAT STAPEL SINTETIK DAN ARTIFISIAL.}}<noinclude></noinclude>
f6gcp32iicg04h80uy1ytmejetpch82
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/1
104
107813
301302
2026-07-05T04:40:56Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301302
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude>878
F 52<noinclude></noinclude>
fycekctg9h7v1q2jteehkqvqhvmatld
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/3
104
107814
301303
2026-07-05T04:41:26Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301303
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude><noinclude></noinclude>
5ppb5fjr48pcbrbjl0248u5avqn5pc0
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/4
104
107815
301304
2026-07-05T04:41:40Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301304
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude><noinclude></noinclude>
5ppb5fjr48pcbrbjl0248u5avqn5pc0
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/8
104
107816
301305
2026-07-05T04:43:22Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301305
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude><noinclude></noinclude>
5ppb5fjr48pcbrbjl0248u5avqn5pc0
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/24
104
107817
301306
2026-07-05T04:44:04Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301306
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude><noinclude></noinclude>
5ppb5fjr48pcbrbjl0248u5avqn5pc0
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/48
104
107818
301307
2026-07-05T04:48:45Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301307
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude><noinclude></noinclude>
5ppb5fjr48pcbrbjl0248u5avqn5pc0
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/43
104
107819
301308
2026-07-05T04:49:29Z
Endahimawati
27155
/* Telah diuji baca */
301308
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Endahimawati" /></noinclude><big>Teks besar</big>mana dalam melakukan perbuatan masyarakat takut akan perbuatan yang dianggap dosa. Pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat selalu diselesaikan dengan hukum adat yang dilaksanakan oleh kepala/ketua adat. Adapun untuk penyelesaian pelanggaran dengan hukum resmi (hukum positif) berlaku saat terjadi perbuatan pidana yang penyelesaiannya lewat kepala kampung dan diteruskan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Di dalam pergaulan manusia, tata tertib sosial dapat dijamin hingga sampai tingkat tertentu. Pada masyarakat suku Dayak Tonyooi terdapat persesuaian yang aktif terhadap pemikiran cita-cita tentang kebaikan dari pergaulan itu. Tata tertib sosial bukanlah suatu proses yang tidak disadari. Hanya bentuk peraturan sebagai pengendalian sosial dalam masyarakat tidak ditulis dalam satu buku. Aturan-aturan yang berlaku mereka laksanakan secara turun-temurun, dan merupakan suatu ketentuan yang harus dipatuhi oleh warga masyarakat. Mereka juga memiliki pengertian tentang pandangan “baik
dan jahat”, “benar atau salah” terhadap suatu perbuatan. Untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan adat yang berlaku mereka menggunakan lembaga adat. Hal ini berkaitan dengan kuatnya
adat di lingkungan masyarakat Dayak Tonyooi yang terdapat di Kutai Barat. Oleh sebab itu, ketentuan-ketentuan adat termasuk sanksi yang harus dikenakan atau diputuskan oleh lembaga
adat yang biasanya diketuai oleh kepala adat dan beberapa tokoh masyarakat lainnya.
'''E. EKSISTENSI HUKUM ADAT DALAM MAYARAKAT'''
Hukum adat adalah hukum yang berlaku dan berkembang dalam lingkungan masyarakat di suatu daerah. Ada beberapa pengertian mengenai hukum adat. Menurut Hardjito Notopuro, hukum adat adalah hukum tak tertulis, hukum kebiasaan dengan ciri khas yang merupakan pedoman kehidupan rakyat dalam menyelenggarakan tata keadilan dan kesejahteraan masyarakat dan bersifat kekeluargaan. Menurut Soepomo, hukum adat adalah sinonim dari hukum tidak tertulis di dalam peraturan legislatif, hukum yang hidup sebagai konvensi di badan-badan negara (parlemen, dewan provinsi, dan<noinclude>{{rh|30}} {{rh|Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
1bqq6ljvq2faeu65m79018vt88i8rmb
301338
301308
2026-07-05T06:38:14Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301338
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" /></noinclude>mana dalam melakukan perbuatan masyarakat takut akan perbuatan yang dianggap dosa. Pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat selalu diselesaikan dengan hukum adat yang dilaksanakan oleh kepala/ketua adat. Adapun untuk penyelesaian pelanggaran dengan hukum resmi (hukum positif) berlaku saat terjadi perbuatan pidana yang penyelesaiannya lewat kepala kampung dan diteruskan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Di dalam pergaulan manusia, tata tertib sosial dapat dijamin hingga sampai tingkat tertentu. Pada masyarakat suku Dayak Tonyooi terdapat persesuaian yang aktif terhadap pemikiran cita-cita tentang kebaikan dari pergaulan itu. Tata tertib sosial bukanlah suatu proses yang tidak disadari. Hanya bentuk peraturan sebagai pengendalian sosial dalam masyarakat tidak ditulis dalam satu buku. Aturan-aturan yang berlaku mereka laksanakan secara turun-temurun, dan merupakan suatu ketentuan yang harus dipatuhi oleh warga masyarakat. Mereka juga memiliki pengertian tentang pandangan “baik
dan jahat”, “benar atau salah” terhadap suatu perbuatan. Untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan adat yang berlaku mereka menggunakan lembaga adat. Hal ini berkaitan dengan kuatnya
adat di lingkungan masyarakat Dayak Tonyooi yang terdapat di Kutai Barat. Oleh sebab itu, ketentuan-ketentuan adat termasuk sanksi yang harus dikenakan atau diputuskan oleh lembaga
adat yang biasanya diketuai oleh kepala adat dan beberapa tokoh masyarakat lainnya.
'''E. EKSISTENSI HUKUM ADAT DALAM MAYARAKAT'''
Hukum adat adalah hukum yang berlaku dan berkembang dalam lingkungan masyarakat di suatu daerah. Ada beberapa pengertian mengenai hukum adat. Menurut Hardjito Notopuro, hukum adat adalah hukum tak tertulis, hukum kebiasaan dengan ciri khas yang merupakan pedoman kehidupan rakyat dalam menyelenggarakan tata keadilan dan kesejahteraan masyarakat dan bersifat kekeluargaan. Menurut Soepomo, hukum adat adalah sinonim dari hukum tidak tertulis di dalam peraturan legislatif, hukum yang hidup sebagai konvensi di badan-badan negara (parlemen, dewan provinsi, dan<noinclude>{{rh|30}} {{rh|Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
7vrp2z5o9p71u71ijccg29uq8vximdc
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/40
104
107820
301309
2026-07-05T04:53:41Z
Endahimawati
27155
/* Telah diuji baca */
301309
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Endahimawati" /></noinclude>'''D. HUKUM ADAT SEBAGAI PENGENDALI SOSIAL'''
Masyarakat Dayak sangat terikat dengan adat istiadat dan hukum adat sebagai kontrol dan pengendali dalam masyarakat sehingga dalam kehidupannya selalu terikat dengan adat dan
hukum adatnya dan selalu tunduk kepada pemimpinnya. Kepemimpinan tradisional bagi masyarakat Dayak Tonyooi dalam satu sisi merupakan bagian dari pelestarian adat dan hukum adat masyarakat. Masyarakat menyadari bahwa adat dan hukum adat adalah norma yang harus diikuti dan ditaati sesuai dengan arahan dan petunjuk oleh pemimpinnya.
Di dalam pergaulan manusia, tata tertib sosial dapat dijamin hingga sampai tingkat tertentu. Pada masyarakat suku Dayak Tonyooi terdapat persesuaian yang aktif terhadap pemikiran cita-cita tentang kebaikan dari pergaulan itu. Tata
tertib sosial bukanlah suatu proses yang tidak disadari oleh masyarakat. Hanya bentuk peraturan sebagai pengendalian sosial dalam masyarakat tidak dituliskan dalam satu buku.
Aturan-aturan yang berlaku mereka laksanakan secara turun-temurun, dan merupakan suatu ketentuan yang harus dipatuhi oleh warga masyarakat. Mereka juga memiliki pengertian tentang pandangan “baik dan jahat”, “benar atau
salah” terhadap suatu perbuatan atau suatu persoalan. Untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan adat yang berlaku mereka menggunakan lembaga adat. Hal ini berkaitan dengan kuatnya
adat di lingkungan masyarakat Dayak Tonyooi yang terdapat di Kutai Barat. Oleh sebab itu, ketentuan-ketentuan adat termasuk sanksi yang harus dikenakan diputuskan oleh lembaga adat yang biasanya diketuai oleh kepala adat dan beberapa tokoh masyarakat lainnya.
Hukum adat, dalam kehidupan masyarakat Dayak Tonyooi dianggap sebagai pengendali sosial dalam kehidupan seharihari dalam bermasyarakat, baik dalam pergaulan maupun dalam berinteraksi terhadap sesama. Dalam melakukan perbuatan, masyarakat takut akan perbuatan yang dianggap
melanggar adat istiadat mereka. Pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat selalu diselesaikan dengan hukum adat yang dilaksanakan oleh kepala/ketua adat. Adapun untuk penyelesaian pelanggaran dengan hukum resmi (hukum<noinclude>{{rh||Hukum Adat Masyarakat Dayak Tonyooi di Kutai Barat}}
{{rh|||27}}</noinclude>
dwhfk5h4wgkgr1wsdstuqbi7note2km
301335
301309
2026-07-05T06:34:26Z
Leahwind
27224
/* Tervalidasi */
301335
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" /></noinclude>'''D. HUKUM ADAT SEBAGAI PENGENDALI SOSIAL'''
Masyarakat Dayak sangat terikat dengan adat istiadat dan hukum adat sebagai kontrol dan pengendali dalam masyarakat sehingga dalam kehidupannya selalu terikat dengan adat dan
hukum adatnya dan selalu tunduk kepada pemimpinnya. Kepemimpinan tradisional bagi masyarakat Dayak Tonyooi dalam satu sisi merupakan bagian dari pelestarian adat dan hukum adat masyarakat. Masyarakat menyadari bahwa adat dan hukum adat adalah norma yang harus diikuti dan ditaati sesuai dengan arahan dan petunjuk oleh pemimpinnya.
Di dalam pergaulan manusia, tata tertib sosial dapat dijamin hingga sampai tingkat tertentu. Pada masyarakat suku Dayak Tonyooi terdapat persesuaian yang aktif terhadap pemikiran cita-cita tentang kebaikan dari pergaulan itu. Tata
tertib sosial bukanlah suatu proses yang tidak disadari oleh masyarakat. Hanya bentuk peraturan sebagai pengendalian sosial dalam masyarakat tidak dituliskan dalam satu buku.
Aturan-aturan yang berlaku mereka laksanakan secara turun-temurun, dan merupakan suatu ketentuan yang harus dipatuhi oleh warga masyarakat. Mereka juga memiliki pengertian tentang pandangan “baik dan jahat”, “benar atau
salah” terhadap suatu perbuatan atau suatu persoalan. Untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan adat yang berlaku mereka menggunakan lembaga adat. Hal ini berkaitan dengan kuatnya
adat di lingkungan masyarakat Dayak Tonyooi yang terdapat di Kutai Barat. Oleh sebab itu, ketentuan-ketentuan adat termasuk sanksi yang harus dikenakan diputuskan oleh lembaga adat yang biasanya diketuai oleh kepala adat dan beberapa tokoh masyarakat lainnya.
Hukum adat, dalam kehidupan masyarakat Dayak Tonyooi dianggap sebagai pengendali sosial dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat, baik dalam pergaulan maupun dalam berinteraksi terhadap sesama. Dalam melakukan perbuatan, masyarakat takut akan perbuatan yang dianggap
melanggar adat istiadat mereka. Pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat selalu diselesaikan dengan hukum adat yang dilaksanakan oleh kepala/ketua adat. Adapun untuk penyelesaian pelanggaran dengan hukum resmi (hukum<noinclude>{{rh||Hukum Adat Masyarakat Dayak Tonyooi di Kutai Barat}}
{{rh|||27}}</noinclude>
ipm1h1q3ym7464mgq7nc00x2debq3ti
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/56
104
107821
301310
2026-07-05T05:05:40Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301310
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude><noinclude></noinclude>
5ppb5fjr48pcbrbjl0248u5avqn5pc0
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/55
104
107822
301311
2026-07-05T05:05:52Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301311
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude><noinclude></noinclude>
5ppb5fjr48pcbrbjl0248u5avqn5pc0
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/54
104
107823
301312
2026-07-05T05:06:11Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301312
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude>།<noinclude></noinclude>
fisu2cpwe33n4f8bixwoqw3n1w49724
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/53
104
107824
301313
2026-07-05T05:06:33Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301313
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude><noinclude></noinclude>
5ppb5fjr48pcbrbjl0248u5avqn5pc0
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/52
104
107825
301314
2026-07-05T05:07:15Z
Leahwind
27224
/* Tanpa teks */
301314
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Leahwind" /></noinclude><noinclude></noinclude>
5ppb5fjr48pcbrbjl0248u5avqn5pc0
Halaman:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf/3
104
107826
301315
2026-07-05T05:09:46Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301315
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||- 3 -|}}</noinclude>{{PUU-pasal|pasal=1|Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan Bea Masuk Tindakan Pengamanan adalah pungutan negara untuk memulihkan kerugian serius atau mencegah ancaman kerugian serius yang diderita oleh industri dalam negeri sebagai akibat dari lonjakan jumlah barang impor terhadap barang sejenis atau barang yang secara langsung bersaing dengan tujuan agar industri dalam negeri yang mengalami kerugian serius atau ancaman kerugian serius dapat melakukan penyesuaian yang diperlukan.}}
{{PUU-pasal|pasal=2|Terhadap impor produk benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial yang termasuk dalam pos tarif 5509.22.00, 5509.32.00, 5509.51.00, 5509.53.00, 5510.12.00, dan 5510.90.00, dikenakan Bea Masuk Tindakan Pengamanan.}}
{{PUU-pasal|pasal=3|Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dikenakan selama 2 (dua) tahun dengan besaran tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana tercantum dalam Lampiran huruf A yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.}}
{{PUU-pasal|Pasal=4|Pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 merupakan tambahan dari:{{PUU-nomor|n=a|bea masuk umum (''Most Favoured Nation''); atau |bea masuk preferensi berdasarkan perjanjian atau kesepakatan internasional,}}yang telah dikenakan.}}
{{PUU-pasal|Pasal=5|
{{PUU-ayat|Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dikenakan terhadap importasi produk benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial dari semua negara.
|Pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dikecualikan terhadap importasi produk benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial yang berasal dari negara sebagaimana tercantum dalam Lampiran huruf B yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.}}}}
{{PUU-pasal|Pasal=6|
{{PUU-ayat|Importir wajib menyerahkan dokumen surat keterangan asal (''certificate of origin'') terhadap impor produk benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial yang berasal dari negara yang dikecualikan dari pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2).
|Dalam hal importir sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menggunakan surat keterangan asal (''certificate of origin'') preferensi, barang impor wajib memenuhi ketentuan asal barang berdasarkan ketentuan peraturan {{hws|perundang|perundang-undangan}}}}}}<noinclude></noinclude>
ihrhonl62a6wl0rvc7aggi16oduw554
Halaman:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf/4
104
107827
301316
2026-07-05T05:12:07Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301316
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||- 4 -|}}</noinclude>{{PUU-pasal|
{{hii|2.5|0}}{{hwe|undangan|perundang-undangan}} yang mengatur mengenai pengenaan tarif bea masuk atas barang impor berdasarkan perjanjian atau kesepakatan internasional.{{div end}}
{{PUU-ayat|m=3
|Ketentuan asal barang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus memenuhi:
{{PUU-nomor|n=a|kriteria asal barang (''origin criteria'');|kriteria pengiriman (''consignment criteria''); dan|ketentuan prosedural (''procedural provisions'').}}
|Penelitian terhadap surat keterangan asal (''certificate of origin'') preferensi sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai pengenaan tarif bea masuk atas barang impor berdasarkan perjanjian atau kesepakatan internasional.
|Dalam hal importir sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menggunakan surat keterangan asal (''certificate of origin'') nonpreferensi, penelitian surat keterangan asal (''certificate of origin'') nonpreferensi dilaksanakan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perdagangan.}}}}
{{PUU-pasal|Pasal=7|
{{PUU-ayat|Dalam hal importasi produk benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial berasal dari negara yang dikecualikan dari pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1), ayat (2), ayat (3), dan ayat (5), atas importasi tersebut dipungut Bea Masuk Tindakan Pengamanan.
|Dalam hal surat keterangan asal (''certificate of origin'') sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (2) sedang dilakukan permintaan ''retroactive check'', atas importasi produk benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial yang berasal dari negara yang dikecualikan dari pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) dipungut Bea Masuk Tindakan Pengamanan.}}}}
{{PUU-pasal|Pasal=8|
{{PUU-ayat|Besaran Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 berlaku terhadap barang impor produk benang (selain benang jahit) dari serat stapel sintetik dan artifisial yang:
{{PUU-nomor|n=a|dokumen pemberitahuan pabean impornya telah mendapat nomor pendaftaran dari kantor pabean tempat penyelesaian kewajiban pabean, dalam hal penyelesaian kewajiban pabean dilakukan dengan pengajuan pemberitahuan pabean; atau|tarif dan nilai pabeannya ditetapkan oleh kantor pabean tempat penyelesaian kewajiban pabean, dalam hal penyelesaian kewajiban pabean dilakukan tanpa pengajuan pemberitahuan pabean.}}}}}}<noinclude></noinclude>
3bdki4sn3p2i071dxhuizy7vrofsuci
Halaman:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf/5
104
107828
301317
2026-07-05T05:14:46Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301317
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||- 5 -|}}</noinclude>{{PUU-pasal|{{PUU-ayat|m=2|Pemasukan dan/atau pengeluaran barang ke dan dari kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, tempat penimbunan berikat, atau kawasan ekonomi khusus, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai pemasukan dan/atau pengeluaran barang ke dan dari kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, tempat penimbunan berikat, atau kawasan ekonomi khusus.}}}}
{{PUU-pasal|Pasal=9|Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 22 Mei 2026.}}<noinclude></noinclude>
t1ynh79rrbx8wyufpjce50k7kj5yi5q
Halaman:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf/6
104
107829
301318
2026-07-05T05:26:52Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301318
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||- 6 -|}}</noinclude>Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.
{{UU/TTD-1|isi=Ditetapkan di Jakarta<br />
pada tanggal 20 Mei 2026<br />
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,<br />
<br />
<br />
<br />
Ditandatangani secara elektronik<br />
PURBAYA YUDHI SADEWA}}
{{UU/TTD-2|isi=Diundangkan di Jakarta<br />
pada tanggal 21 Mei 2026<br />
DIREKTUR JENDERAL<br />
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN<br />
KEMENTERIAN HUKUM REPUBLIK INDONESIA,<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
DHAHANA PUTRA}}
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2026 NOMOR 330<noinclude></noinclude>
j0is9bousqq9h5bqz2vn2mabill09pw
Halaman:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf/7
104
107830
301319
2026-07-05T05:42:18Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301319
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||- 7 -|}}</noinclude>{{r|LAMPIRAN<br>
PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA<br>
NOMOR 37 TAHUN 2026<br>
TENTANG<br>
PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN ATAS<br>
IMPOR PRODUK BENANG (SELAIN BENANG JAHIT) DARI SERAT<br>
STAPEL SINTETIK DAN ARTIFISIAL}}
<ol style="list-style-type: upper-alpha;" >
<li>
BESARAN TARIF BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN
</li>
{| class="wikitable"
|-
!No.||Periode Pengenaan||Besaran Bea Masuk Tindakan Pengamanan
|-
|1.||Tahun Pertama,<br>dengan periode 22 Mei 2026 - 21 Mei 2027||Rp324/kg
|-
|2.||Tahun Kedua,<br>dengan periode 22 Mei 2027 - 21 Mei 2028||Rp308/kg
|}<noinclude></noinclude>
n0xo1t7n9y4amu50nvllkfqjd9qy2fz
Halaman:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf/8
104
107831
301320
2026-07-05T05:52:45Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301320
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||- 8 -|}}</noinclude><ol style="list-style-type: upper-alpha;",start=2 >
<li>DAFTAR NEGARA BERKEMBANG ANGGOTA WTO YANG DIKECUALIKAN DARI PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN ATAS IMPOR PRODUK BENANG (SELAIN BENANG JAHIT) DARI SERAT STAPEL SINTETIK DAN ARTIFISIAL
</li>
{| class="wikitable"
|-
! No.
! Nama Negara
! No.
! Nama Negara
|-
| 1 || Afghanistan || 30 || Democratic Republic of the Congo
|-
| 2 || Albania || 31 || Djibouti
|-
| 3 || Angola || 32 || Dominica
|-
| 4 || Antigua and Barbuda || 33 || Dominican Republic
|-
| 5 || Argentina || 34 || Ecuador
|-
| 6 || Armenia || 35 || Egypt
|-
| 7 || Bahrain, Kingdom of || 36 || El Salvador
|-
| 8 || Bangladesh || 37 || Eswatini
|-
| 9 || Barbados || 38 || Fiji
|-
| 10 || Belize || 39 || Gabon
|-
| 11 || Benin || 40 || Gambia
|-
| 12 || Bolivia, Plurinational State of || 41 || Georgia
|-
| 13 || Botswana || 42 || Ghana
|-
| 14 || Brazil || 43 || Grenada
|-
| 15 || Brunei Darussalam || 44 || Guatemala
|-
| 16 || Burkina Faso || 45 || Guinea
|-
| 17 || Burundi || 46 || Guinea-Bissau
|-
| 18 || Cabo Verde || 47 || Guyana
|-
| 19 || Cambodia || 48 || Haiti
|-
| 20 || Cameroon || 49 || Honduras
|-
| 21 || Central African Republic || 50 || Hong Kong, China
|-
| 22 || Chad || 51 || India
|-
| 23 || Chile || 52 || Israel
|-
| 24 || Colombia || 53 || Jamaica
|-
| 25 || Comoros || 54 || Jordan
|-
| 26 || Congo || 55 || Kazakhstan
|-
| 27 || Costa Rica || 56 || Kenya
|-
| 28 || Côte d'Ivoire || 57 || Korea, Republic of
|-
| 29 || Cuba || 58 || Kuwait, the State of
|}<noinclude></noinclude>
3edyyw5mfdhjcd8137nlyayy7dl1er8
301322
301320
2026-07-05T05:58:48Z
Alicya-
21994
301322
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||- 8 -|}}</noinclude><ol style="list-style-type: upper-alpha;" start=2 >
<li>DAFTAR NEGARA BERKEMBANG ANGGOTA WTO YANG DIKECUALIKAN DARI PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN ATAS IMPOR PRODUK BENANG (SELAIN BENANG JAHIT) DARI SERAT STAPEL SINTETIK DAN ARTIFISIAL
</li>
{| class="wikitable"
|-
! No.
! Nama Negara
! No.
! Nama Negara
|-
| 1 || Afghanistan || 30 || Democratic Republic of the Congo
|-
| 2 || Albania || 31 || Djibouti
|-
| 3 || Angola || 32 || Dominica
|-
| 4 || Antigua and Barbuda || 33 || Dominican Republic
|-
| 5 || Argentina || 34 || Ecuador
|-
| 6 || Armenia || 35 || Egypt
|-
| 7 || Bahrain, Kingdom of || 36 || El Salvador
|-
| 8 || Bangladesh || 37 || Eswatini
|-
| 9 || Barbados || 38 || Fiji
|-
| 10 || Belize || 39 || Gabon
|-
| 11 || Benin || 40 || Gambia
|-
| 12 || Bolivia, Plurinational State of || 41 || Georgia
|-
| 13 || Botswana || 42 || Ghana
|-
| 14 || Brazil || 43 || Grenada
|-
| 15 || Brunei Darussalam || 44 || Guatemala
|-
| 16 || Burkina Faso || 45 || Guinea
|-
| 17 || Burundi || 46 || Guinea-Bissau
|-
| 18 || Cabo Verde || 47 || Guyana
|-
| 19 || Cambodia || 48 || Haiti
|-
| 20 || Cameroon || 49 || Honduras
|-
| 21 || Central African Republic || 50 || Hong Kong, China
|-
| 22 || Chad || 51 || India
|-
| 23 || Chile || 52 || Israel
|-
| 24 || Colombia || 53 || Jamaica
|-
| 25 || Comoros || 54 || Jordan
|-
| 26 || Congo || 55 || Kazakhstan
|-
| 27 || Costa Rica || 56 || Kenya
|-
| 28 || Côte d'Ivoire || 57 || Korea, Republic of
|-
| 29 || Cuba || 58 || Kuwait, the State of
|}<noinclude></noinclude>
4vj0620cmpxn303mhp8bbo31fn44hxb
Halaman:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf/9
104
107832
301321
2026-07-05T05:57:32Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301321
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||- 9 -|}}</noinclude></li>
{| class="wikitable"
|-
! No.
! Nama Negara
! No.
! Nama Negara
|-
| 59 || Kyrgyz Republic || 89 || Peru
|-
| 60 || Lao People's Democratic Republic || 90 || Philippines
|-
| 61 || Lesotho || 91 || Qatar
|-
| 62 || Liberia || 92 || Rwanda
|-
| 63 || Macao, China || 93 || Saint Kitts and Nevis
|-
| 64 || Madagascar || 94 || Saint Lucia
|-
| 65 || Malawi || 95 || Saint Vincent and the Grenadines
|-
| 66 || Malaysia || 96 || Samoa
|-
| 67 || Maldives || 97 || Saudi Arabia, Kingdom of
|-
| 68 || Mali || 98 || Senegal
|-
| 69 || Mauritania || 99 || Seychelles
|-
| 70 || Mauritius || 100 || Sierra Leone
|-
| 71 || Mexico || 101 || Singapore
|-
| 72 || Moldova, Republic of || 102 || Solomon Islands
|-
| 73 || Mongolia || 103 || South Africa
|-
| 74 || Montenegro || 104 || Sri Lanka
|-
| 75 || Morocco || 105 || Suriname
|-
| 76 || Mozambique || 106 || Chinese Taipei
|-
| 77 || Myanmar || 107 || Tajikistan
|-
| 78 || Namibia || 108 || Tanzania
|-
| 79 || Nepal || 109 || Thailand
|-
| 80 || Nicaragua || 110 || Timor-Leste
|-
| 81 || Niger || 111 || Togo
|-
| 82 || Nigeria || 112 || Tonga
|-
| 83 || North Macedonia || 113 || Trinidad and Tobago
|-
| 84 || Oman || 114 || Tunisia
|-
| 85 || Pakistan || 115 || Türkiye
|-
| 86 || Panama || 116 || Uganda
|-
| 87 || Papua New Guinea || 117 || United Arab Emirates
|-
| 88 || Paraguay || 118 || Uruguay
|}<noinclude></noinclude>
iyreuvc47wjx7v7ehj75f0r5ybsxlqa
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/15
104
107833
301323
2026-07-05T06:02:03Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301323
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>dan menghormati keberadaan wilayah adat tersebut. Dengan kata lain, komunitas masyarakat Dayak (adat) membentuk kelompok yang bertetangga terdiri dari persekutuan hidup
yang kecil dan secara adat memiliki suatu pemerintahan sendiri, yang secara adat dan hukum adat daerah itu disebut wilayah adat.
Komunitas adat, berikut adat dan hukum adatnya, berada dalam proses transisi, yaitu antara kebudayaan lisan dan kebudayaan tulisan. Jadi, kodifikasi adat dan hukum adat yang berlatar belakang kebudayaan lisan mau tidak mau harus
berubah menjadi kodifikasi tulisan. Jika tidak, adat dan hukum adat akan tertidur dan tergilas oleh perubahan sosial budaya dan fenomena homogenitas global saat ini (Lahajir, 2008: vi).
Pada komunitas adat dan masyarakat pendatang lama yang telah hidup bergenerasi-generasi, melihat bahwa dirinya merupakan bagian dalam lingkungan. Lingkungan tidak lagi dilihat hanya sebagai sumber daya, tetapi dilihat sebagai suatu lingkungan yang terbatas. Nilai dan norma yang berlaku di masyarakat terbentuk berdasarkan pengalaman hidupnya berinteraksi dengan lingkungannya. Paradigma ini disebut
''Society in Self'' (Lingkungan di dalam Diri Sendiri). Adapun masyarakat pendatang baru pada satu tempat, menempatkan dirinya sebagai inti yang sangat menentukan kesejahteraan hidupnya dan melihat lingkungan sebagai sumber daya yang
harus diusahakan semaksimal mungkin dengan jumlah yang tak terbatas. Paradigma ini dikenal dengan istilah ''Self in Society'' (Martua Sirait dkk., 2000: 7–8).
Komunitas Adat Dayak Kabupaten Kutai Barat secara turuntemurun dan secara alami telah menciptakan suatu nilai-nilai dan aturan-aturan kearifan lokal yang menjadi pedoman dalam
menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari, yang meliputi hubungan antarsesama manusia dan hubungan dengan alam serta hubungan dengan “Sang Pencipta”. Hubungan tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan upacara-upacara adat, adat
istiadat dan hukum adat, yang dalam elaksanaannya diatur oleh pengurus adat yang dianggap sebagai orang yang tepercaya dan berwibawa serta memiliki kemampuan yang istimewa dibandingkan orang lain.<noinclude>{{rh|2
Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
et0thwmgyu8eo53kjtpbe4t60j2fq6i
Halaman:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf/10
104
107834
301324
2026-07-05T06:03:26Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
301324
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||- 10 -|}}</noinclude>{| class="wikitable"
|-
! No.
! Nama Negara
! No.
! Nama Negara
|-
| 119 || Vanuatu || 122 || Zambia
|-
| 120 || Venezuela, Bolivarian Republic of || 123 || Zimbabwe
|-
| 121 || Yemen|| ||
|}
{{rule}}
{{border|position=right|color=#FFFFFF|max-width=25em|
{{center|MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,<br>
ttd.<br>
PURBAYA YUDHI SADEWA}}}}<noinclude><small>Dokumen ini telah ditandatangani menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSE), BSSN. Untuk memastikan keaslian tanda tangan elektronik, silakan pindai QR Code pada laman https://satu.kemenkeu.go.id atau unggah dokumen pada laman https://tte.komdigi.go.id/verifyPDF</small></noinclude>
de2dvp0t352834ay0q1hbuigeht2usz
Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/68
104
107835
301326
2026-07-05T06:06:33Z
Alicya-
21994
/* Bermasalah */
301326
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="2" user="Alicya-" /></noinclude><noinclude></noinclude>
fqa4wcp9iiooq9jj0fyeg4sw4v60wsn
Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/67
104
107836
301327
2026-07-05T06:06:44Z
Alicya-
21994
/* Tanpa teks */
301327
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Alicya-" /></noinclude>I
.<noinclude></noinclude>
d174tjf7jhl92mdb339f8se325xdb71
Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/66
104
107837
301328
2026-07-05T06:07:00Z
Alicya-
21994
/* Tanpa teks */
301328
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Alicya-" /></noinclude><noinclude></noinclude>
0s4olwkw1zrvnxuepswuhxsi2ov2bdj
Halaman:Tjerita Njai Dasima soewatoe korban dari pada pemboedjoek.pdf/2
104
107838
301329
2026-07-05T06:08:08Z
Alicya-
21994
/* Tanpa teks */
301329
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Alicya-" /></noinclude><noinclude></noinclude>
0s4olwkw1zrvnxuepswuhxsi2ov2bdj
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/588
104
107839
301330
2026-07-05T06:10:32Z
Alicya-
21994
/* Tanpa teks */
301330
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Alicya-" /></noinclude><noinclude></noinclude>
0s4olwkw1zrvnxuepswuhxsi2ov2bdj
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/26
104
107840
301331
2026-07-05T06:17:11Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301331
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude><big><big>'''BAB 2'''</big></big>
<big>'''HUKUM ADAT'''
'''MASYAR AK AT DAYAK'''</big>
<big>'''TONYOOI DI KUTAI BARAT'''</big>
'''Poltak Johansen'''
{{dropinitial|M}}
enurut cerita, orang Dayak Tonyooi atau Tunjung
berasal dari dewa yang menjelma menjadi manusiae untuk memperbaiki dunia yang sudah rusak yang terkenal dengan sebutan “Jaruk’ng Tempuq”. Jaruk’ng adalah nama dewa yang menjadi manusia dan Nempuuq atau Tempuuq berarti terbang. Nama suku Dayak Tonyooi atau
Tunjung yang dalam bahasa setempat disebut Tonyooi Risitn Tunjung Bangkaas Malikng Panguruu Ulak Alas yang artinya suku Tunjung adalah pahlawan yang berfungsi sebagai dewa
pelindung. Mereka hidup dalam teritorial tertentu dengan sistem sosial, institusi, kebiasaan, dan hukum adat tersendiri. Aturan dan norma merupakan pedoman hidup bagi warga, ada yang mengandung sanksi dan ada yang tidak (sumber informan dan ''https://id.wikipedia.org''). Bagi mereka adat merupakan pencerminan kepribadian dan penjelmaan dari jiwa mereka<noinclude></noinclude>
eq3gbwn6nj43h5bwbnm13qnlhv9h703
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/31
104
107841
301332
2026-07-05T06:23:49Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301332
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude><big>'''B. SISTEM KEMASYARAKATAN'''</big>
Dayak adalah sebuah sebutan untuk menjelaskan suku bangsa penduduk asli yang mendiami Pulau Kalimantan. Demikian halnya dengan Dayak Tonyooi merupakan sub-suku Dayak yang hidup dan berkembang yang terdapat di Kalimantan Timur, tepatnya di Kabupaten Kutai Barat. Sub-suku Dayak Tonyooi berwujud keluarga batih dan juga berwujud pada keluarga luas yang pada awalnya hidup dalam satu kesatuan dan tinggal dalam rumah panjang atau ''lamin''. Dengan demikian, dalam satu kesatuan tempat tinggal merasa dirinya satu pertalian kekerabatan dan menumbuhkan kohesi sosial yang amat kuat.
Sub-suku Dayak Tonyooi memiliki unsur budaya yang sangat mirip dengan sub-suku lainnya, seperti sub suku Dayak lainnya yang ada di Kutai Barat, meskipun dengan nama berbedabeda. Mungkin pada mulanya mereka satu kekerabatan yang terbentuk berdasarkan genealogis, baik dari pihak bapak maupun dari pihak ibu. Kemudian, berkembang menjadi suatu persekutuan hukum adat yang bersifat genealogis teritorial belaka karena keterikatan mereka dalam suatu daerah yang disebut ''binua'' atau kampung.
Ketentuan-ketentuan yang ada dalam masyarakat menjadi pedoman hidup bagi warga. Ketentuan itu berupa norma dan menjadi adat istidat dalam kehidupan mereka, baik yang mengandung sanksi maupun yang tidak. Bagi masyarakat Dayak Tonyooi adat merupakan pencerminan kepribadian dan penjelmaan dari jiwa mereka secara turun-temurun. Setiap pelanggaran dari adat akan mendapat sanksi bukan dari aparat pemerintah, melainkan justru dari masyarakat sendiri
walaupun dalam hal tertentu perwujudannya dilakukan melalui kepala adatnya masing-masing.
Sehubungan dengan itu, kondisi masyarakat juga cukup menentukan dalam pemberian sanksi tersebut. Dalam konteks masyarakat seperti ini, yaitu yang mempunyai sifat komunal yang kuat, pada umumnya masyarakat tersebut masih sangat
sederhana, cukup terpencil, dan belum berkembang. Dalam kondisi seperti itu maka berlakunya adat dan hukum adat masih cukup kuat, bukan saja dari landasannya, melainkan juga dalam pelaksanaan adat dan hukum adatnya itu sendiri.<noinclude>{{rh|18
Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
bhf6iryhcie1bt2lc5zo3eb0kof3xo8
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/34
104
107842
301333
2026-07-05T06:27:59Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301333
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>adat merupakan aturan-atuan dan sanksi yang dibelakukan bagi masyarakat yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku. Keefektifan peran adat istiadat telah memperkuat komitmen masyarakat untuk mempertahankannya sebagai
aturan tidak tertulis. Upaya tersebut telah melahirkan sanksi terhadap tindakan-tindakan yang menyimpang dari adat istiadat. Adat istiadat yang biasanya diikuti dengan sanksi
tersebut telah melahirkan konsep hukum adat, diikuti dengan berkembangnya lembaga-lembaga adat yang diikuti dengan perangkat hukumnya dengan tugas melaksanakan fungsi sosial sebagai kontrol terhadap kehidupan komunitas adat agar
tercipta kehidupan yang harmonis dalam masyarakat.
Oleh karenanya, adat istiadat dan hukum adat dalam suatu masyarakat sebagai hasil budaya leluhur memiliki nilai yang sangat positif bagi kehidupan seluruh masyarakat pendukung kebudayaan tersebut. Pentingnya adat dan hukum adat ini diberlakukan karena merupakan pengatur atau penata seluruh perilaku sosial dalam masyarakat dengan segala aspek kehidupannya. Thambun Anyang (2001: 10) mengemukakan bahwa setiap kelompok masyarakat selalu memiliki aturan yang mengatur perilaku mereka dalam hubungannya ke dalam dan ke luar masyarakatnya.
Menurut Maria Sumardjono (1999), kriteria penentu masih ada atau tidaknya hak ulayat dihubungkan dengan keberadaan hak ulayat tersebut adalah (a) adanya masyarakat hukum adat yang memenuhi ciri-ciri tertentu sebagai subjek hak ulayat, (b) adanya tanah/wilayah dengan batas-batas tertentu sebagai
''lebensraum'' (ruang hidup) yang merupakan objek hak ulayat, (c) adanya kewenangan masyarakat hukum adat untuk melakukan tindakan-tindakan tertentu yang berhubungan dengan tanah, sumber daya alam lain serta perbuatan-perbuatan hukum. Persyaratan tersebut tidak perlu dipenuhi secara kumulatif; hal itu merupakan petunjuk bahwa hak adat atas tanah dan sumber daya alam pada komunitas adat
tersebut masih ada dan berhak untuk memanfaatkannya untuk kelangsungan hidup mereka. Kriteria ini diharapkan bukan
menjadi pembatas suatu komunitas dikatakan bukan komunitas adat, melainkan membantu para pengambil keputusan untuk<noinclude>{{rh|||Hukum Adat Masyarakat Dayak Tonyooi di Kutai Barat
21}}</noinclude>
itv7tyr6m48nvt2n3i8rx63gkpf8m9w
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/36
104
107843
301334
2026-07-05T06:31:30Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301334
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>'''1. Pengertian Dasar Berlakunya Hukum Adat'''
Istilah hukum adat yang dikembangkan di Indonesia, merupakan terjemahan dari perkataan Belanda, yakni ''adatrecht'' yang digunakan semasa pemerintahan Hindia Belanda. Menurut
Kartohadiprodjo (1967: 131), istilah ''adatrecht'' untuk pertama kali dipakai Snouck Hurgronje. Istilah ini mengemuka mengingat
luasnya wilayah Indonesia dan keanekaragaman hukum adat yang berkembang dalam masyarakat. Dengan demikian, dalam menyelesaikan perkara dalam suatu masyarakat tidak selamanya menggunakan hukum pemerintah, tetapi
diserahkan pada kelompok masyarakat menurut adat yang berlaku.
Esensi hukum adat pada hakikatnya adalah pedoman bagi masyarakat untuk dapat diperolehnya keadilan, keseimbangan, dan keselarasan dalam hubungan antarsesama
dan lingkungannya. Esensi ini merupakan muara akhir dari peradilan adat, sekaligus merupakan dambaan dan harapan setiap warga masyarakat. Dengan demikian, pamor hukum adat sepenuhnya ditentukan oleh esensi tadi, apakah ia dapat
diwujudkan atau sebaliknya. Persoalan ini sangat problematis, mengingat dalam penyelenggaraan peradilan adat terkait
dengan struktur dan sistem sosial serta mentalitas para penyelenggaranya.
Oleh karena itu, adat istiadat dan hukum adat dalam suatu masyarakat sebagai hasil budaya leluhur memiliki nilai yang sangat positif bagi kehidupan seluruh masyarakat pendukung kebudayaan tersebut. Pentingnya adat dan hukum adat ini diberlakukan karena merupakan pengatur atau pranata seluruh perilaku sosial masyarakat dengan segala aspek kehidupannya. Thambun Anyang (2001: 10) mengemukakan bahwa setiap
kelompok masyarakat selalu memiliki aturan yang mengatur perilaku mereka dalam hubungannya ke dalam dan ke luar masyarakatnya.
Sebagaimana dikemukakan informan Pak Dullah, “Hukum adat merupakan salah satu satu sumber bagi terbentuknya hukum nasional.” Hukum adat pada umumnya belum atau tidak tertulis yaitu bersifat kompleks dan bersumber pada perasaan<noinclude>{{rh|||Hukum Adat Masyarakat Dayak Tonyooi di Kutai Barat
23}}</noinclude>
bsmet2z2xdg5i54pvnbluku18q996g4
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/45
104
107844
301339
2026-07-05T06:44:04Z
Leahwind
27224
/* Telah diuji baca */
301339
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Leahwind" /></noinclude>Seperti yang sudah dikemukakan sebelumnya bahwa setiap etnik sudah terus memiliki norma-norma, aturan-aturan, atau hukum yang berlaku dalam etniknya. Hal ini untuk mengatur tentang nilai segala sesuatu baik yang dimaksudkan untuk
mengatur berbagai hal, atau juga berfungsi sebagai ramburambu dalam kehidupan bermasyarakat.
Persoalan hukum adat tidak semudah apa yang dipikirkan atau diucapkan. Dalam realitasnya, banyak hal yang terkadang dijumpai berbenturan dalam masyarakat, terlebih bagi masyarakat luar. Adanya anggapan bahwa dengan hukum adat
tidak ada kepastian hukum timbul karena hukum adat bersifat tidak tertulis dalam bentuk perundang-undangan. Namun, bagi masyarakat adat Dayak Tonyooi, hukum adat dianggap sebagai
sarana yang mampu mengontrol atau menjaga keserasian hubungan mereka dengan sesama dan alamnya, demikian juga terhadap Sang Penciptanya.
Jika kita pilah kasus yang dihadapi atau yang ada muncul dalam masyarakat Dayak Tonyooi di Kecamatan Linggang Bigung, hukum adat yang mereka miliki pada umumnya memiliki penekanan nilai yang berbeda-beda. Hal ini berhubungan dengan kondisi sosiokultur setempat, dalam hal
ini dapat dikategorikan secara spesifik sebagai berikut.
1. Hukum Kepemilikan
Pemilikan di kalangan suku Dayak Tonyooi pada dasarnya adalah kepemilikan kolektif, kecuali untuk barang-barang pribadi, seperti pakaian dan peralatan kerja. Tanah yang belum digarap merupakan milik desa (''Uma’'') dan apabila
sudah digarap menjadi milik keluarga.
2. Hukum Waris
Ketentuan adat tentang pembagian harta dalam kasus perceraian adalah sebagai berikut: Apabila orangtua meninggal dunia, maka semua harta yang ditinggalkan menjadi milik, yang diwariskan kepada semua anak yang ditinggalkan dengan pengaturan pemilikan seperti yang telah dipaparkan.<noinclude>{{rh|32
Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat
di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
ky0612hd7colcu2nxxr8de33emm18ow
Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/8
104
107845
301341
2026-07-05T10:50:59Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
301341
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{c|-170-}}</noinclude>nja ingin ketemoein tetapi tiada brani lakoeken itoe. Kedatengannja jang paling blakang diroemanja Dolly, ada disilaken aken ia madjoeken kombali,,oendangan", pada Kitty boeat jang kadoea kalinja, jang katanja boleh djadi tiada aken ditampis. Tatkala Levine liat kombali Kitty, ia dapet kenjata'an jang katjintaannja pada itoe nona tinggal tetep tiada beroba, aken tetapi ia tiada tisa mengoendjoengin gravin Oblonsky lantaran Kitty ada berdiam di sitoe Lantaran iapoenja lamaran jang pertama soeda ditolak maka Levine sebagi orang jang ada poenja ambekan tiada mace poela ketemoein Kity, itoe prempoean jang ia tjintaken dengen Sagenep djiwanja
,,Akoe toch tiada bisa madjoeken perminta'an
aken minta ia djadi akoe poenja istri sebab ia
tiada bisa djadi istrinja satoe orang jang ia tiada tjinta?" begitoe ia blang dengen dirinja sendiri.
Dengen pikiran demikian katjinta'annja pada Kitty djadi adem kombali. Kapan ia inget ini, atinja djadi amat bentji pada Kitty. „Akoe tiada bisa bitjara padanja zonder goenakeu perkata'an perkata'an jang tadjem dan zonder ati djadi goesar. Lagian ia sendiri tentoe bakal dja ti lebi mendongkol pada akoe. Dan begimana akoe, sesoedanja Doly kasi ketrangan, bisa dateng di roemanja? Apa akoe bisa berlakoe seperti ia tiada ada bilang apa apa pada akoe? Aken tetapi kenapa Dolly moesti bilang begitoe pada akoe? Sabetoelnja 'koe bisa ketemoe Dolly
{{c|-171-}}
tapi lantaran ada Kitty akoe djadi bikin kebratan. Kapan akoe maoe ketemoein djoega sama Kitty, masa koedoe di roemanja Dolly? Apa itoe akoe tiada bisa bikin di laen tempat dan dengen gegitoe semoea oeroesan bisa diberesken dengen betoel. Tapi sekarang 'koe tiada bisa berboeat begitoe."
Berselang brapa hari Dolly ada toelis satoe soerat, dengen perminta'an boeat ia tjari'in satoe
zadel goena Kitty.
,,Akoe denger kau ada poenja satoe zadel! begitoelah boenjinja Doly poenja soerat, „dan
harep jang itoe kau nanti maoe bawa sendiri.."
Ini toeliean ada sampe tjoekoe, aken bikin
atinja djadi berdebar debar; atinja mendongkol
sekali lantaran digangge begitoe roepa Begimana bisa djadi satoe prempoean jang terhormat seperti Doly maoe tjemarken nama baiknja ia poenja soedara, engen toelis soerat begitoe matjem pada iapoenja a res!
Sepoeloe lembar soerat soeda ia toelis, tapi
saban saban ia moesti robek kombali dan achirnja soeda kirim itoe zadel zonder brikoetin satoe pata perkataan. Ia tiada maoe toelis jang ia ada halangan aken dateng dan dioega tiada maoe kabarken tentang iapoenja branggai.
Seperti soeda dibilang ia bikin itoe zadel dengen soeroean orang dan mengarti djoega perboeatannja tiadalah bisa dikata manis Kaesokan paginja ia seragen pekerdjaannja jalah mengoeroes itoe tana pada ia poenja admin strateur dan ia sendiri kamoedian pergi di roema sobat-<noinclude></noinclude>
gmae7hmg9vtrajz587nvej6tnt3ae53
301343
301341
2026-07-05T11:49:29Z
Dankkum dunya
25589
/* Tervalidasi */
301343
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dankkum dunya" />{{c|-170-}}</noinclude>nja ingin ketemoein tetapi tiada brani lakoeken itoe. Kedatengannja jang paling blakang diroemanja Dolly, ada disilaken aken ia madjoeken kombali,,pendangan", pada Kitty boeat jang kadoea kalinja, jang katanja boleh djadi tiada aken ditampis. Tatkala Levine liat kombali Kitty, ia dapet kenjata'an jang katjintaannja pada itoe nona tinggal tetep tiada beroba, aken tetapi ia tiada tisa mengoendjoengin gravin Oblonsky lantaran Kitty ada berdiam di sitoe Lantaran iapoenja lamaran jang pertama soeda ditolak maka Levine sebagi orang jang ada poenja ambekan tiada mace poela ketemoein Kity, itoe prempoean jang ia tjintaken dengen Sagenep djiwanja
,,Akoe toch tiada bisa madjoeken perminta'an
aken minta ia djadi akoe poenja istri sebab ia
tiada bisa djadi istrinja satoe orang jang ia tiada tjinta?" begitoe ia blang dengen dirinja sendiri.
Dengen pikiran demikian katjinta'annja pada Kitty djadi adem kombali. Kapan ia inget ini, atinja djadi amat bentji pada Kitty. „Akoe tiada bisa bitjara padanja zonder goenakeu perkata'an perkata'an jang tadjem dan zonder ati djadi goesar. Lagian ia sendiri tentoe bakal dja ti lebi mendongkol pada akoe. Dan begimana akoe, sesoedanja Doly kasi ketrangan, bisa dateng di roemanja? Apa akoe bisa berlakoe seperti ia tiada ada bilang apa apa pada akoe? Aken tetapi kenapa Dolly moesti bilang begitoe pada akoe? Sabetoelnja 'koe bisa ketemoe Dolly
{{c|-171-}}
tapi lantaran ada Kitty akoe djadi bikin kebratan. Kapan akoe maoe ketemoein djoega sama Kitty, masa koedoe di roemanja Dolly? Apa itoe akoe tiada bisa bikin di laen tempat dan dengen gegitoe semoea oeroesan bisa diberesken dengen betoel. Tapi sekarang 'koe tiada bisa berboeat begitoe."
Berselang brapa hari Dolly ada toelis satoe soerat, dengen perminta'an boeat ia tjari'in satoe
zadel goena Kitty.
,,Akoe denger kau ada poenja satoe zadel! begitoelah boenjinja Doly poenja soerat, „dan
harep jang itoe kau nanti maoe bawa sendiri.."
Ini toeliean ada sampe tjoekoe, aken bikin
atinja djadi berdebar debar; atinja mendongkol
sekali lantaran digangge begitoe roepa Begimana bisa djadi satoe prempoean jang terhormat seperti Doly maoe tjemarken nama baiknja ia poenja soedara, engen toelis soerat begitoe matjem pada iapoenja a res!
Sepoeloe lembar soerat soeda ia toelis, tapi
saban saban ia moesti robek kombali dan achirnja soeda kirim itoe zadel zonder brikoetin satoe pata perkataan. Ia tiada maoe toelis jang ia ada halangan aken dateng dan dioega tiada maoe kabarken tentang iapoenja branggai.
Seperti soeda dibilang ia bikin itoe zadel dengen soeroean orang dan mengarti djoega perboeatannja tiadalah bisa dikata manis Kaesokan paginja ia seragen pekerdjaannja jalah mengoeroes itoe tana pada ia poenja admin strateur dan ia sendiri kamoedian pergi di roema sobat-<noinclude></noinclude>
cakolh5nhei6k6tta6e48l8vyzl662f
301344
301343
2026-07-05T11:50:06Z
Dankkum dunya
25589
301344
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dankkum dunya" />{{rh|-170-}}</noinclude>nja ingin ketemoein tetapi tiada brani lakoeken itoe. Kedatengannja jang paling blakang diroemanja Dolly, ada disilaken aken ia madjoeken kombali,,pendangan", pada Kitty boeat jang kadoea kalinja, jang katanja boleh djadi tiada aken ditampis. Tatkala Levine liat kombali Kitty, ia dapet kenjata'an jang katjintaannja pada itoe nona tinggal tetep tiada beroba, aken tetapi ia tiada tisa mengoendjoengin gravin Oblonsky lantaran Kitty ada berdiam di sitoe Lantaran iapoenja lamaran jang pertama soeda ditolak maka Levine sebagi orang jang ada poenja ambekan tiada mace poela ketemoein Kity, itoe prempoean jang ia tjintaken dengen Sagenep djiwanja
,,Akoe toch tiada bisa madjoeken perminta'an
aken minta ia djadi akoe poenja istri sebab ia
tiada bisa djadi istrinja satoe orang jang ia tiada tjinta?" begitoe ia blang dengen dirinja sendiri.
Dengen pikiran demikian katjinta'annja pada Kitty djadi adem kombali. Kapan ia inget ini, atinja djadi amat bentji pada Kitty. „Akoe tiada bisa bitjara padanja zonder goenakeu perkata'an perkata'an jang tadjem dan zonder ati djadi goesar. Lagian ia sendiri tentoe bakal dja ti lebi mendongkol pada akoe. Dan begimana akoe, sesoedanja Doly kasi ketrangan, bisa dateng di roemanja? Apa akoe bisa berlakoe seperti ia tiada ada bilang apa apa pada akoe? Aken tetapi kenapa Dolly moesti bilang begitoe pada akoe? Sabetoelnja 'koe bisa ketemoe Dolly
{{c|-171-}}
tapi lantaran ada Kitty akoe djadi bikin kebratan. Kapan akoe maoe ketemoein djoega sama Kitty, masa koedoe di roemanja Dolly? Apa itoe akoe tiada bisa bikin di laen tempat dan dengen gegitoe semoea oeroesan bisa diberesken dengen betoel. Tapi sekarang 'koe tiada bisa berboeat begitoe."
Berselang brapa hari Dolly ada toelis satoe soerat, dengen perminta'an boeat ia tjari'in satoe
zadel goena Kitty.
,,Akoe denger kau ada poenja satoe zadel! begitoelah boenjinja Doly poenja soerat, „dan
harep jang itoe kau nanti maoe bawa sendiri.."
Ini toeliean ada sampe tjoekoe, aken bikin
atinja djadi berdebar debar; atinja mendongkol
sekali lantaran digangge begitoe roepa Begimana bisa djadi satoe prempoean jang terhormat seperti Doly maoe tjemarken nama baiknja ia poenja soedara, engen toelis soerat begitoe matjem pada iapoenja a res!
Sepoeloe lembar soerat soeda ia toelis, tapi
saban saban ia moesti robek kombali dan achirnja soeda kirim itoe zadel zonder brikoetin satoe pata perkataan. Ia tiada maoe toelis jang ia ada halangan aken dateng dan dioega tiada maoe kabarken tentang iapoenja branggai.
Seperti soeda dibilang ia bikin itoe zadel dengen soeroean orang dan mengarti djoega perboeatannja tiadalah bisa dikata manis Kaesokan paginja ia seragen pekerdjaannja jalah mengoeroes itoe tana pada ia poenja admin strateur dan ia sendiri kamoedian pergi di roema sobat-<noinclude></noinclude>
nafci3ogzm82rv96v4g0ugw3rzqpi6w
301345
301344
2026-07-05T11:50:27Z
Dankkum dunya
25589
301345
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dankkum dunya" />{{rh||-170-}}</noinclude>nja ingin ketemoein tetapi tiada brani lakoeken itoe. Kedatengannja jang paling blakang diroemanja Dolly, ada disilaken aken ia madjoeken kombali,,pendangan", pada Kitty boeat jang kadoea kalinja, jang katanja boleh djadi tiada aken ditampis. Tatkala Levine liat kombali Kitty, ia dapet kenjata'an jang katjintaannja pada itoe nona tinggal tetep tiada beroba, aken tetapi ia tiada tisa mengoendjoengin gravin Oblonsky lantaran Kitty ada berdiam di sitoe Lantaran iapoenja lamaran jang pertama soeda ditolak maka Levine sebagi orang jang ada poenja ambekan tiada mace poela ketemoein Kity, itoe prempoean jang ia tjintaken dengen Sagenep djiwanja
,,Akoe toch tiada bisa madjoeken perminta'an
aken minta ia djadi akoe poenja istri sebab ia
tiada bisa djadi istrinja satoe orang jang ia tiada tjinta?" begitoe ia blang dengen dirinja sendiri.
Dengen pikiran demikian katjinta'annja pada Kitty djadi adem kombali. Kapan ia inget ini, atinja djadi amat bentji pada Kitty. „Akoe tiada bisa bitjara padanja zonder goenakeu perkata'an perkata'an jang tadjem dan zonder ati djadi goesar. Lagian ia sendiri tentoe bakal dja ti lebi mendongkol pada akoe. Dan begimana akoe, sesoedanja Doly kasi ketrangan, bisa dateng di roemanja? Apa akoe bisa berlakoe seperti ia tiada ada bilang apa apa pada akoe? Aken tetapi kenapa Dolly moesti bilang begitoe pada akoe? Sabetoelnja 'koe bisa ketemoe Dolly
{{c|-171-}}
tapi lantaran ada Kitty akoe djadi bikin kebratan. Kapan akoe maoe ketemoein djoega sama Kitty, masa koedoe di roemanja Dolly? Apa itoe akoe tiada bisa bikin di laen tempat dan dengen gegitoe semoea oeroesan bisa diberesken dengen betoel. Tapi sekarang 'koe tiada bisa berboeat begitoe."
Berselang brapa hari Dolly ada toelis satoe soerat, dengen perminta'an boeat ia tjari'in satoe
zadel goena Kitty.
,,Akoe denger kau ada poenja satoe zadel! begitoelah boenjinja Doly poenja soerat, „dan
harep jang itoe kau nanti maoe bawa sendiri.."
Ini toeliean ada sampe tjoekoe, aken bikin
atinja djadi berdebar debar; atinja mendongkol
sekali lantaran digangge begitoe roepa Begimana bisa djadi satoe prempoean jang terhormat seperti Doly maoe tjemarken nama baiknja ia poenja soedara, engen toelis soerat begitoe matjem pada iapoenja a res!
Sepoeloe lembar soerat soeda ia toelis, tapi
saban saban ia moesti robek kombali dan achirnja soeda kirim itoe zadel zonder brikoetin satoe pata perkataan. Ia tiada maoe toelis jang ia ada halangan aken dateng dan dioega tiada maoe kabarken tentang iapoenja branggai.
Seperti soeda dibilang ia bikin itoe zadel dengen soeroean orang dan mengarti djoega perboeatannja tiadalah bisa dikata manis Kaesokan paginja ia seragen pekerdjaannja jalah mengoeroes itoe tana pada ia poenja admin strateur dan ia sendiri kamoedian pergi di roema sobat-<noinclude></noinclude>
lo9d2gjwxrtvbda6cxzasric554xd9j
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/369
104
107846
301342
2026-07-05T11:43:01Z
Dankkum dunya
25589
/* Telah diuji baca */
301342
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4291 —}}</noinclude>
dapet tjilaka besar," kata poela itoe orang berilmoe: „Tjobalah kau pikir: tempo moesoe sampe
di ini tempat, akoe poenja soldadoe samenggamengg nja ada doea riboe limaratoes orang; maka kaloe itoe waktoe kita melariken diri, apatah nanti kita tida kena ditangkep oleh moesoe, sedeng soeda kentara dengen balatentara jang begitoe ketjil djoemblanja kita tida sanggoep lari sabrapa djaoe?"
,,Ha, ha. ha!" begitoe kamoedian Khong Beng
samboeng bitjaranja sambil menepok tangan „sasoenggoenja oleh dibilang haroesan Soe Ma Ie
soeda berlakoe moera sekali, kerna saandenja akoe
jang djadi dia (tapi begimanatah kaloe dia jang
mendjadi Sinsiang?), soeda tentoe akoe tida nanti
moendoer dengen begitoe gampang!"
Saäbisnja berkata demikian, Khong Beng lantas
maloemken pembritaän, boeat minta sekalian pendoedoek kota Sé Shia toeroet balatentaranja masoek
ka daerah Han Tiong. kerna katanja, Soe Ma le
poenja barisan kamoedian tentoe nanti dateng kombali.
Koetika segala kaperloen soeda sedia. Khong Beng lantas berlaloe dari kota Sé Shia aken balik
ka Han Tiong, ka mana blakangan pemear dan
pendoedoek dari tiga kota, jaitoe Thian Soe, Lam An dan An Teng poen toaroet dateng beroentoen-roentoen.
Pada masa Khong Beng tarik barisannja dari<noinclude></noinclude>
4wvc0r26sffds7ej8uvjwj4q3tkm57i