Wikisumber idwikisource https://id.wikisource.org/wiki/Halaman_Utama MediaWiki 1.47.0-wmf.10 first-letter Media Istimewa Pembicaraan Pengguna Pembicaraan Pengguna Wikisumber Pembicaraan Wikisumber Berkas Pembicaraan Berkas MediaWiki Pembicaraan MediaWiki Templat Pembicaraan Templat Bantuan Pembicaraan Bantuan Kategori Pembicaraan Kategori Pengarang Pembicaraan Pengarang Indeks Pembicaraan Indeks Halaman Pembicaraan Halaman Portal Pembicaraan Portal TimedText TimedText talk Modul Pembicaraan Modul Acara Pembicaraan Acara Indeks:Graaf De Monte Christo 29.pdf 102 51910 301811 183753 2026-07-08T09:51:09Z OwlyKnight 24017 removed [[Category:Buku untuk divalidasi]] using [[Help:Gadget-HotCat|HotCat]] 301811 proofread-index text/x-wiki {{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template |Type=book |wikidata_item=Q123472141 |Title= |Subtitle= |Language=id |Volume= |Edition= |Author= |Co-author1= |Co-author2= |Co-author3= |Translator= |Co-translator1= |Co-translator2= |Editor= |Co-editor1= |Co-editor2= |Illustrator= |Publisher= |Address= |Printer= |Year= |Key= |ISBN= |Source=PDF |Image=1 |Progress=OCR |Pages=<pagelist 1="Cover" 2to10="Adv" 11=1681 71to72="Adv" /> |Volumes={{Boekoe Tjerita Graaf De Monte Christo}} |Remarks= |Notes= |Header={{rh||— {{{pagenum}}} —|}} |Footer= }} [[Kategori:Buku]] [[Kategori:Buku tanpa lapisan teks]] [[Kategori:Buku dengan informasi Tahun]] [[Kategori:Buku dengan butir Wikidata]] [[Kategori:Indeks]] [[Kategori:Indeks - Buku]] isslpv62kvatvafhuoh3glt6pakxw6q Indeks:PENELITIAN DAN PENGKAJIAN NASKAH KUNO DAERAH JAMBI I.pdf 102 72171 301709 206904 2026-07-07T16:59:36Z Empat Tilda 13539 added [[Category:Usulan penghapusan]] using [[Help:Gadget-HotCat|HotCat]] 301709 proofread-index text/x-wiki {{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template |Type=book |wikidata_item= |Title=PENELITIAN DAN PENGKAJIAN NASKAH KUNO DAERAH JAMBI I |Subtitle= |Language=id |Volume= |Edition= |Author= |Co-author1= |Co-author2= |Co-author3= |Translator= |Co-translator1= |Co-translator2= |Editor= |Co-editor1= |Co-editor2= |Illustrator= |Publisher=Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia |Address= |Printer= |Year=1989 |Key= |ISBN= |Source=PDF |Image=1 |Progress=X |Pages=<pagelist /> |Volumes= |Remarks= |Notes= |Header= |Footer= }} [[Kategori:Usulan penghapusan]] nburyxkril98whbh6r67bl0md9nbd5j Indeks:Indjil MARKOES.pdf 102 85983 301812 249635 2026-07-08T09:53:19Z OwlyKnight 24017 301812 proofread-index text/x-wiki {{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template |Type=book |wikidata_item= |Title=Wasiat Jang Baroe/Markoes |Subtitle=Kitab Indjil Soetji jang Tertoelis olih Markoes |Language=ms |Volume= |Edition= |Author= |Co-author1= |Co-author2= |Co-author3= |Translator=Hillebrandus Cornelius Klinkert |Co-translator1= |Co-translator2= |Editor= |Co-editor1= |Co-editor2= |Illustrator= |Publisher= |Address= |Printer= |Year=1863 |Key= |ISBN= |Source=pdf |Image=1 |Progress=V |Pages=<pagelist 1="1" /> |Volumes= |Remarks= |Notes= |Header= |Footer= }} [[Kategori:Alkitab]] [[Kategori:Bahasa Melayu]] s9w47grxw98gimealvhkwlnnawnphfo Indeks:000 Malay dialect.djvu 102 87351 301810 268335 2026-07-08T09:49:57Z OwlyKnight 24017 301810 proofread-index text/x-wiki {{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template |Type=book |wikidata_item= |Title=000 Malay dialect |Subtitle= |Language=id |Volume= |Edition= |Author=Karel Frederik Holle |Co-author1= |Co-author2= |Co-author3= |Translator= |Co-translator1= |Co-translator2= |Editor=Stokhof, W. A. L. |Co-editor1= |Co-editor2= |Illustrator= |Publisher= |Address= |Printer= |Year=1987 |Key= |ISBN= |Source=djvu |Image=1 |Progress=V |Pages=<pagelist /> |Volumes= |Remarks= |Notes= |Header= |Footer= }} 7ptjwsxp2i7vgz2nefzq61lbb3h0ecs Pembicaraan Pengguna:Link PB 3 104347 301799 295358 2026-07-08T06:11:09Z Alicya- 21994 /* Ujibaca */ bagian baru 301799 wikitext text/x-wiki == Halo kak . == salam.kenal kak. Bisa bagi tips & trik bisa cepat ujibaca di wikisumber heheheh [[Pengguna:Suga Widi|Suga Widi]] ([[Pembicaraan Pengguna:Suga Widi|bicara]]) 13 Mei 2026 17.15 (UTC) :halo salam kenal juga. hapalin beberapa coding yang sering digunakan dibuku itu. saya dari komunitas banjarnegara. km dari mana [[Pengguna:Link PB|Link PB]] ([[Pembicaraan Pengguna:Link PB|bicara]]) 14 Mei 2026 02.15 (UTC) ::saya dari komunitas Yogyakarta..kakak udah lama ikut komunitas tsb? [[Pengguna:Suga Widi|Suga Widi]] ([[Pembicaraan Pengguna:Suga Widi|bicara]]) 14 Mei 2026 09.52 (UTC) :::saya baru gabung februari 2026. [[Pengguna:Link PB|Link PB]] ([[Pembicaraan Pengguna:Link PB|bicara]]) 14 Mei 2026 11.24 (UTC) == Ujibaca == Halo Link PB. Salam kenal, saya baru saja melakukan validasi terhadap hasil ujibaca anda pada [[Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/4]]. Ada satu hal yang saya perhatikan, pada beberapa bagian terdapat kata yang berubah dari naskah aslinya. Hal ini mungkin terjadi karena ada bagian yang kurang terbaca sehingga secara tidak sengaja anda melakukan penyesuaian. <small>(misal : sabetoelnja berubah menjadi sabeloemnja) kata lainnya dapat dilihat pada riwayat suntingan. **Kemudian untuk uji-baca pada buku lama, ejaan juga disesuaikan mengikuti naskah.</small> Kata tersebut bukan ''typo'' dan terkadang masih memiliki makna ketika berada dalam sebuah kalimat, sehingga cukup sulit untuk diidentifikasi. Jika menemui kata yang sulit dibaca, anda dapat mencoba melihat huruf-huruf yang masih terlihat jelas terlebih dahulu, kemudian mencocokkannya dengan konteks bacaan. Jika masih ragu, anda bisa menggunakan <nowiki>{{Tak terbaca}} atau {{Illegible}}</nowiki> untuk menggantinya. Tentu hal ini sebetulnya termasuk dari tugas validator. Namun sebagai penguji baca, kita juga dapat membantu dalam meminimalkan kemungkinan terjadinya kesalahan.😊 Salam, [[Pengguna:Alicya-|Alicya-]] ([[Pembicaraan Pengguna:Alicya-|bicara]]) 8 Juli 2026 06.11 (UTC) 1mgfec4m8yq52v41tmxhm00aj6ncuoy 301851 301799 2026-07-08T11:55:33Z Link PB 26772 /* Ujibaca */ Balas 301851 wikitext text/x-wiki == Halo kak . == salam.kenal kak. Bisa bagi tips & trik bisa cepat ujibaca di wikisumber heheheh [[Pengguna:Suga Widi|Suga Widi]] ([[Pembicaraan Pengguna:Suga Widi|bicara]]) 13 Mei 2026 17.15 (UTC) :halo salam kenal juga. hapalin beberapa coding yang sering digunakan dibuku itu. saya dari komunitas banjarnegara. km dari mana [[Pengguna:Link PB|Link PB]] ([[Pembicaraan Pengguna:Link PB|bicara]]) 14 Mei 2026 02.15 (UTC) ::saya dari komunitas Yogyakarta..kakak udah lama ikut komunitas tsb? [[Pengguna:Suga Widi|Suga Widi]] ([[Pembicaraan Pengguna:Suga Widi|bicara]]) 14 Mei 2026 09.52 (UTC) :::saya baru gabung februari 2026. [[Pengguna:Link PB|Link PB]] ([[Pembicaraan Pengguna:Link PB|bicara]]) 14 Mei 2026 11.24 (UTC) == Ujibaca == Halo Link PB. Salam kenal, saya baru saja melakukan validasi terhadap hasil ujibaca anda pada [[Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/4]]. Ada satu hal yang saya perhatikan, pada beberapa bagian terdapat kata yang berubah dari naskah aslinya. Hal ini mungkin terjadi karena ada bagian yang kurang terbaca sehingga secara tidak sengaja anda melakukan penyesuaian. <small>(misal : sabetoelnja berubah menjadi sabeloemnja) kata lainnya dapat dilihat pada riwayat suntingan. **Kemudian untuk uji-baca pada buku lama, ejaan juga disesuaikan mengikuti naskah.</small> Kata tersebut bukan ''typo'' dan terkadang masih memiliki makna ketika berada dalam sebuah kalimat, sehingga cukup sulit untuk diidentifikasi. Jika menemui kata yang sulit dibaca, anda dapat mencoba melihat huruf-huruf yang masih terlihat jelas terlebih dahulu, kemudian mencocokkannya dengan konteks bacaan. Jika masih ragu, anda bisa menggunakan <nowiki>{{Tak terbaca}} atau {{Illegible}}</nowiki> untuk menggantinya. Tentu hal ini sebetulnya termasuk dari tugas validator. Namun sebagai penguji baca, kita juga dapat membantu dalam meminimalkan kemungkinan terjadinya kesalahan.😊 Salam, [[Pengguna:Alicya-|Alicya-]] ([[Pembicaraan Pengguna:Alicya-|bicara]]) 8 Juli 2026 06.11 (UTC) :Halo kak Alicya. Saya dari Komunitas Wikimedia Banjarnegara. Soal diatas makasih atas infonya. [[Pengguna:Link PB|Link PB]] ([[Pembicaraan Pengguna:Link PB|bicara]]) 8 Juli 2026 11.55 (UTC) g56134jhtrs1avffr42x3f4owctvezd Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/173 104 107597 301832 301016 2026-07-08T11:12:58Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301832 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||-4103-}}</noinclude>tan djahat poen tida boleh dipake atoeran jang berbedaan; djikaloe ada orang jang berboeat perkara chianat atawa melanggar oendang- oendang negri, demikian poen jang berboeat kabaekan dan oendjoek kasetiaannja, haroeslah orang itoe diseraken pada pengadilan, soepaja bisa lantas diroendingken: apa pada dia i'oe baroes dibri hoekoeman atawa pantes dikasi gandjaran, boeat menjataken begimana dengen sasoenggoenja Toeankoe ada pegang kendali pamerentahan dengen adil dan terang. Maka djangan sekali Toeankoe tjoba menimbang berat sebla, kerna dengen begitoe, boleh membikin atoeran di dalem dan di loear nanti djadi berlaenan. <sub>"</sub>Kwee Joe Tji, Hwi Wie, Tang Oen dan laen-laen mantri, jang masing-masing pangkoe djabatan Sie-Tiong dan Sie-Long, semoea ada orang-orang jang berpikiran pandjang dan bersifat setia, sebab begitoe djoega, maka Keizer almarhoem soeda pakerdjaken dan tinggalken marika itoe boeat membantoe pada Toeankoe. Djadi menoeroet hamba jang tjoepet poenja pikiran poen, boeat djalanken segala oeroesan di kraton, tida perdoeli ketjil besar, baek Toeankoe berempoek doeloe pada marika itoe, kamoedian baroe dikasi djalan; kerna dengen berboeat begitoe, apa jang koerang<noinclude></noinclude> 0cfd8808rxmigfqd9r1l68h20bvpih0 301841 301832 2026-07-08T11:29:52Z Endahimawati 27155 /* Tervalidasi */ 301841 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Endahimawati" />{{rh||— 4103 —}}</noinclude>tan djahat poen tida boleh dipake atoeran jang berbedaan; djikaloe ada orang jang berboeat perkara chianat atawa melanggar oendang- oendang negri, demikian poen jang berboeat kabaekan dan oendjoek kasetiaannja, haroeslah orang itoe diseraken pada pengadilan, soepaja bisa lantas diroendingken: apa pada dia i'oe baroes dibri hoekoeman atawa pantes dikasi gandjaran, boeat menjataken begimana dengen sasoenggoenja Toeankoe ada pegang kendali pamerentahan dengen adil dan terang. Maka djangan sekali Toeankoe tjoba menimbang berat sebla, kerna dengen begitoe, boleh membikin atoeran di dalem dan di loear nanti djadi berlaenan. „Kwee Joe Tji, Hwi Wie, Tang Oen dan laen-laen mantri, jang masing-masing pangkoe djabatan Sie-Tiong dan Sie-Long, semoea ada orang-orang jang berpikiran pandjang dan bersifat setia, sebab begitoe djoega, maka Keizer almarhoem soeda pakerdjaken dan tinggalken marika itoe boeat membantoe pada Toeankoe. Djadi menoeroet hamba jang tjoepet poenja pikiran poen, boeat djalanken segala oeroesan di kraton, tida perdoeli ketjil besar, baek Toeankoe berempoek doeloe pada marika itoe, kamoedian baroe dikasi djalan; kerna dengen berboeat begitoe, apa jang koerang<noinclude></noinclude> n5x9z5oq4iylvgwudhhj0pfp8g6g26g Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/271 104 107603 301823 300834 2026-07-08T10:46:23Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301823 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||-4197-}}</noinclude>mannja Keizer Hoan dan Leng, deradjatnja kara-djaän Han telah djadi moendoer sekali, sebab itoe koetika segala mantri kebiri ada djadi blang kla-dinja berbagi-bagi bahaja, hingga atoeran negri mendjadi kaloet, taon ketemoe taon orang moesti menampak segala bahaja, lantaran di ampat pendjoe-roe ada terbit hoeroe-hara. Di boentoetnja kawa-nan brandal plangi koening, timboel Tang Toh, Lie Khak dan Kwee Hoan jang oelangken itoe hi-kajat ngeri. Keizer Han telah dirampas dan dipin-daken dengen paksa; machloek Allah dikeniaja dengen kedjem sekali. Apatah lantarannja ini se-moea? Jaitoelah, sebab di itoe masa diwan kara-djaän ambil boneka-boneka kajoe jang bobrok" didjadiken mantri, dan roewangan singgasana telah pakerdjaken segala binatang alas jang dibri gadji! Atawa lebi teges lagi, itoe koetika, segala manoesia berhati binatang jang perdjalanannja se-bagi andjing ada berdjedjal di madjelis karadjaän, dan orang-orang jang bermoeka goendik" atawa jang tjoema pande tekoek dengkoel sebagi boedak kalang-kaboet pegang kendali pamerentahan! Itoe-lah sebabnja, kenapa karadjaän Han sampe djadi begitoe roesak dan kanapa machloek Allah sampe moesti menampak itoe berbagi-bagi kasangsaraän! Kau, Ong Long, kau poenja hikajat diri poen akoe ada tace terang sekali! Kau toeroen menoeroen ada tinggal di tepi laoetan Timoer, dan pertama<noinclude>{{left|Sam Kok}} {{right|257}}</noinclude> efy9xnypg8odrbntlmvakv06kkhh3rd Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/18 104 107628 301848 301346 2026-07-08T11:46:55Z Ammachemist 27288 301848 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Dankkum dunya" />{{c|-190-}}</noinclude>Paling baek, kapan toean taro kapertjaja'an atas akoe poenja diri, seraken pada akoe, begimana akoe nanti oeroes itoe. Jang madsoed toean bakal kasampean, inilah akoe soeda brani pastiken..." ,,Kaloe begitoe," begitoelah Karenina bilang samentara itoe parasnja soeda beroba djadi poetjet sekali,, belakangan akoe nanti kabarken poetoesan bagimana jang akoe maoe ambil." Abis bilang begitoe ia bangoen dari tempat doedoeknja sembari menjemoer di medja ia bilang. ,,Dari toean poenja perkata'an akoe dapet kanjata'an jang pertjerean bisa dilakoeken. Akoe minta dengen hormat dengen perdjannjian begimana toean hendak atoer itoe..." ,,Segala ada bisa kedjadian, asal sadja toean maoe kasi kamerdika'an pada akoe," kata itoe advocaat zinder perdoeliken dengen omongan jang tersoeloet blakangan ,,Kapan akoe bisa trima toean poenja kabar," begitoelah ia samboengin pembitjara'annja sembari anter iapoenja tetamoe sampe di pintoe. ,,Dalem tempo 8 hari Apa toean ada begitoe baek djoega aken kabarken jang toean soeka pegang ini perkara dan dengen perdjandjian begimana." ..Baek, baek." Itoe advocaat manggoet dengen dalem sembari anter tetamoenja sampe diloear jan atinja merasa girang sekali tempo soeda ada sendirian di dalem kantoor. {{c|-191-}} Dalem istoenja perdjalanan boeat satoe papreksa'an jang bersifat administratief Karenine ada berdiam tiga hari di Moskou dan kaesokannja sedari ia dateng disitoe baroe ia mengecendjoengin gedongnja gouverneur generaal. Tempo ia lagi djalan di traat ia soeda dikaokin oleh atoe soera jang njaring dan mace ataw tiada ja djadi terpaksa aken menoleh ka blakang. Ia liat Oblonsky sedeng tondjolin kepalanja di pintoe kreta, dimana ada doedoek djoega saorang prempoean dan doea anak ketjil. Itoe njonja manggoeti kepalanja dengeu lakoe jang amat hormat, samentara Olonsky sendiri goenaken iapoenja tangan aken membri hormat sama Karenine. Kanjata'an marika itoe ada Dolly dengen iapoenja anak anak. Sabetoelnja Karenine tiada soeka ketemoe orang, teroetama tiada sama soedara lelaki dari iapoenja istri. Ia angkat topinja selakoe orang jang membales hormat dan maoe djalan teroes, aken tetapi Olonsky soeda brentiken iapoenja kreta dan samperin Karenine. ,,Apa kau tiada maloe lantaran kau dateng di Moskou dengan diam diam?' ,,Akoe tiada ada poenja tempo, lagian akoe repot betoel mengoeroes akoe poenja pakerdjaan", djawab Karenine dengen lakoe adem. ,,Ajo 'da, ikoet akoe, koe poenja istri maoe omong dengen kau." Dengen tiada bilang apa apa Karenine boeka pintoe kretanja dan menoedjoe ka kreta Dolly. ,,Kenapa kau dateng di Moskou dengen diam-<noinclude></noinclude> bl43r0wa4jjd4voe72u3irsroyy5vhj Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/3 104 107629 301805 301021 2026-07-08T09:08:51Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301805 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh|2|{{sp|''PENGHIDOEPAN''}}}}</noinclude>sambil keloearken itoe perkata'an seperti di atas baroesan, ia pandeng moekanja Wangpo, satoe antara boedjangnja jang paling di pertjaja dan setia. Ia poenja tangan ada pegang gendewa brikoet satoe anak pana. Sabentar-sabentar ia poenja mata meliat seblah atas, seperti djoega ia maoe taoe, apa bener di itoe bagian ia bakal tida beroentoeng dapet apa-apa jang dimaoein. Di pinggangnja ada tergantoeng satoe piso pendek, sedeng bebrapa anak pana lain keliatan diselipken blakang badan. Pakeannja serba poeti, mirip seperti orang jang sedeng berkaboeng. Bebrapa pengikoet ada berdiri sedikit djaoeh dari dirinja. Kaloe orang meliat marika poenja keada'an, tentoelah marika itoe sedeng memboeroe binatang binatang alas. Satoe diantara itoe pengikoet jang baroesan oleh itoe orang moeda di pangil Wangpo lantas menjaoet : „Kaloe meliat begini, memang betoel apa jang kongtjoe kata baroesan ada bener. Akoe koerang mengerti, kenapa baroe djam 10 sekarang, boeroeng-boeroeng soeda tida keliatan lagi. Biasanja akoe taoe, seperti djoega kongtjoe sering dateng, paling sedikit sepoeloe, doea poeloe boeroeng kita dapet di ini tempat.“ „Ja, akoe djoega merasa heran“, saoetnja itoe anak moeda jang dipanggil kongtjoe. „Tadinja akoe kira seperti biasa sahari-hari“. „Bole djadi lebi doeloe dari kita, ada lain<noinclude></noinclude> n85pc5u2prsof3s1mtyrjg4qzkpq6xo 301850 301805 2026-07-08T11:49:07Z Iripseudocorus 23824 /* Tervalidasi */ 2 baris terlewat di backspace 301850 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Iripseudocorus" />{{rh|2|{{sp|''PENGHIDOEPAN''}}}}</noinclude>sambil keloearken itoe perkata'an seperti di atas baroesan, ia pandeng moekanja Wangpo, satoe antara boedjangnja jang paling di pertjaja dan setia. Ia poenja tangan ada pegang gendewa brikoet satoe anak pana. Sabentar-sabentar ia poenja mata meliat seblah atas, seperti djoega ia maoe taoe, apa bener di itoe bagian ia bakal tida beroentoeng dapet apa-apa jang dimaoein. Di pinggangnja ada tergantoeng satoe piso pendek, sedeng bebrapa anak pana lain keliatan diselipken blakang badan. Pakeannja serba poeti, mirip seperti orang jang sedeng berkaboeng. Bebrapa pengikoet ada berdiri sedikit djaoehdari dirinja. Kaloe orang meliat marika poenja keada'an, tentoelah marika itoe sedeng memboeroe binatang binatang alas. Satoe diantara itoe pengikoet jang baroesan oleh itoe orang moeda di pangil Wangpo lantas menjaoet : „Kaloe meliat begini, memang betoel apa jang kongtjoe kata baroesan ada bener. Akoe koerang mengerti, kenapa baroe djam 10 sekarang, boeroeng-boeroeng soeda tida keliatan lagi. Biasanja akoe taoe, seperti djoega kongtjoe sering dateng, paling sedikit sepoeloe, doea poeloe boeroeng kita dapet di ini tempat.“ „Ja, akoe djoega merasa heran“, saoetnja itoe anak moeda jang dipanggil kongtjoe. „Tadinja akoe kira seperti biasa sahari-hari“. „Bole djadi lebi doeloe dari kita, ada lain<noinclude></noinclude> 6n0a1gap88liauwy9l5ux86422g4vqh Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/21 104 107709 301821 301086 2026-07-08T10:23:26Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301821 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh|20}} {{c|PENGHIDOEPAN}}</noinclude>Ongpien ada berkoempoel pada 4 kawannja. Kim Nio pandeng parasnja itoe. anak moeda seperti orang mengimpi. "Ini ‘nko jang soeda toeloeng kaoe poenja diri, entjih Kim", kata satoe kawan jang pake badjoe idjo popos, "ia toeloeng dirimoe bebareng dengen entji Khing Hoa", ia meneroes sasoeda berdiam sabentaran. Kim Nio meliat itoe kawan jang baroesan berkata, tapi kemoedian ia pandeng kombali dirinja itoe anak moeda dengen perasa‘an bertrima kasi. "Sekarang kaoe soeda tida koerang soeatoe apa, nona”, kata itoe anak moeda sambil memandeng Kim Nio. Doea sorot mata jang bagoes kebentrok satoe pada lain. Roepanja dalem itoe sorot jang baroesan beradoe ada apa-apa jang loear biasa! Kim Nio masi berdiam seperti orang kesima. Kemoedian ia berbangkit, sambil membri hormat ia berkata dengen soeara merdoe: "Akoe hatoerken trima kasi padamoe, ‘nko. Kaoe soeda begitoe baik toeloeng akoe poenja djiwa, dan djiwa kawankoe. Tjobah boekan kaoe, belon taoe bagimana djadinja kita orang poenja diri". "Pertoeloengan jang tadi akoe kasi, tjoema ada satoe kedjadian jang kebetoelan sadja. Tida perloe kaoe hatoerken trima kasi sampe begitoe, kerna tadi, dengen kebetoelan akoe poenja prauw djalan berdeketan sama nona poenja<noinclude></noinclude> 9f4zef7cdde4qtebvy5hfq763zswurf Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/22 104 107712 301820 301500 2026-07-08T10:22:00Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301820 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" /></noinclude> {{rh||ANAKNJA MATJAN POETI}} {{rh|||21}} prauw, djadi bahaja jang kave hadepin, dengen moeda akoe bisa toeloeng“. la menjaoet. »Akoe djoega haroes mengoetjap trima kasi pada kaoe“, menjamboeng Khing Hoa. "atas namanja kita orang sekalian, trimalah akoe poenja hormat“, berbareng dengen itoe ia laloe mendjoera dan berkiongtjhioe. Kita poenja anak moeda bales itoe hormat dengen sabar. „Tapi kaoe orang poenja pakean semoea masi basa. Akoe koeatir bisa mengganggoe kawarasan. Apa tida lebi baik, kaloe kaoe masi ingin teroes plesier, soeroean sadja akoe poenja boedjang karoemahmoe boeat ambil pakean baroe ?" Tanja itoe anak moeda pada Kim Nio. „Tida perloe“, saoetnja Khing Hoa, ,,kaloe. soeda begini, sebaiknia kita poelang sadja. Plesieran lebi djaceh djoega soeda tida begitoe rame, mala-mala iboe nanti bisa djadi sala mengerti dan bersoesa hati. Ja, kita lebi baik poelang sadja“, kata Kim Nio jang stengah toedjoeken omongannja sama kawan sendiri. „Dimana sekarang itoe prauw besar ?” Tanja lain kawan jang masi penasaran. „orang jang doedoek dalem itoe prauw ada begitoe tida sopan, bole djadi ia sengadja terbitken ini katjilaka‘an boeat kita orang.’' Wangpo lantas inget itoe prauw djoega, ia laloe liat dipinggiran soengei, tapi tida tertampak<noinclude></noinclude> b783894nsi3zl49ukuct06jpstrzpkm Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/62 104 107722 301844 301076 2026-07-08T11:34:20Z Alicya- 21994 301844 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Sikurakurasi" />{{rh||{{larger|ANAKNJA MATJAN POETI}}|61}}</noinclude>kabaran jang menjenengken, sebab belon ada kabar-kabar jang menjataken politie soeda bertindak dideketnja marika poenja tempat atawa sedikitnja soeda membaoeh itoe komplotan. Tapi pada hari jang ka ampat, mendadak satoe orang dateng mengadep pada Ong Pah, sambil berkata: „Sedikit djaoeh dari ini tempat ada doea orang lagi mendatengin ka sini, belon taoe apa jang djadi marika poenia maksoed”. Ong Pah lantes panggil Ong Pih dateng, pada siapa kemoedian ia berkata begini: „Baroesan akoe trima kabar, katanja ini siang ada orang sedeng berdjalan ka ini djoeroesan, tjobah kaoe saksiken sendiri, siapa jang dateng itoe? Kaloe kiranja ia ada pelantjong jang manis, kita bole tjegat djalannja dan mintain oewang sewa tana”. Ong Pih jang soeda mengerti maksoednja itoe soedara angkat, lantes berlaloe dengen bawa bebrapa pengikoet. Tida lama kemoedian betoel djoega ia berpapasan sama doea orang moeda. Jang satoe keliatan sabar, pakeannja saderhana, serba poeti, seblah tangannja ada memegang satoe toembak besar, sedeng diseblahnja ada lagi lain orang moeda, roepanja seperti pengikoet, satoe roejoeng ia selipken diblakang badannja. Doea doea tida ada bawa barang bekelan. Sesoedanja marika ampir berdeketan, Ong<noinclude></noinclude> bjfgu4w7cq9migufvamf18p7d9lzrcl Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/75 104 107746 301822 301179 2026-07-08T10:32:12Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301822 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh|62|{{sp|{{larger|''PENGHIDOEPAN''}}}}|}}hjk</noinclude>repot melawan dan menangkis datengnja bebrapa poeloe poekoelan jang dateng seraboetan dari segala fihak. „Oh kaoe dateng, ajah!“ Menjaoet Sin~tjing dan berbareng dengen itoe, ia poenja perasa'an goembira timboel. Dengen sekali poekoel, Ong Pah jang djadi ia poenja lawanan terpental moendoer, dan itoe koetika jang bagoes, ia goenaken boeat sampirin Wangpo lebi deket dan berkata : „Kaoe liat Pek loja soeda dateng, Wangpo! Berklailah lebi radjin dan hantem marika sampe loedes. Wangpo jang dapet denger itoe perkata'an, djadi seneng hatinja. Sekarang ia berklai lebi seroe dan menjerang lebi heibat. Pek Hao teroes-teroesan menjerang kanan kiri. Bebrapa moesoe kombali soeda roeboe, teroes ia menjerang madjoe sampe ia berendeng sama Sin tjing berdoea Wangpo. Ong Pah jang lebi mengerti ilmoe silat dari Ong Pih, meliat gelagat tida baik, laloe moelain djadi kwatir dan balik mengandang ditempatnja Pek Hao, sambil betreak katanja: „Siapa kaoe jang begitoe brani mampoes soeda halangin kita poenja maksoed?“ „Kaoe maoe taoe siapa adanja dirikoe?“ menjaoet Pek Hao, „akoelah ada itoe orang jang biasa di panggil Pek Hao alias si Matjan<noinclude></noinclude> 15xfi7h7vzxywniyivlni9csnuaj9a3 Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/41 104 107761 301818 301252 2026-07-08T10:16:15Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301818 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{left|40}}</noinclude>{{center|''PENGHIDOEPAN''}} kepala batoe! Akoe soeda poeter lidakoe sampe tjape, toch tida berhasil. Kombali akoe poeter dari aloes sampe kasar, kemoedian sampe akoe keloearken sedikit antjeman padanja, tapi tetep ia menolak teroes. la kata, djangan lagi anaknja Kong-ing, sekalipoen anaknja radja, kaloe bodo seperti kerbo, ia maksoedken dirimoe, kongtjoe, tida oeroeng ia tolak djoega." ,,Sampe begitoe roepa ia tida pandeng akoe poenja ajah!" Treak Pay Lang jang djadi panas hatinja kena itoe oboran. ,,Oh, oh, soenggoe itoe orang toea koerang adjar sekali Kaloe akoe belon adjar padanja, belon bisa ia djadi mengerti, sama siapa ia sedeng berhadepan!" Nio mama meliatken teroes lakoenja itoe anak moeda. ,,Ja, sapantesnja ia moesti trima adjaran, soe. paja laen kali ia tiada berboeat koerang adjar pada lain orang. la andjoerin. ,,Ja, betoel, betoel!" achirnja Pay Lang kata lagi sasoeda berdiam sabentar,,biarlah ini oeroesan akoe djalanken sendiri. ,,Kongtjoe." kata lagi Nio mama sambil pandeng parasoja itoe kongtjoe idoeng belang. ,,sasoedanja oeroesan sampe disini, apa kong- tjoe tida kasian pada mama jang miskin? Bagimana kongtjoe poenja pikiran, kapan sekarang akoe minta tambah lagi, sebab itoe oewang jang kaoe soeda kasi, sakedjep sadja soeda<noinclude></noinclude> oza8vqy2plilamz7u9e30rrlcrx9cd4 301827 301818 2026-07-08T11:09:22Z Ammachemist 27288 301827 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||PENGHIDOEPAN|||40}}</noinclude>kepala batoe! Akoe soeda poeter lidakoe sampe tjape, toch tida berhasil. Kombali akoe poeter dari aloes sampe kasar, kemoedian sampe akoe keloearken sedikit antjeman padanja, tapi tetep ia menolak teroes. la kata, djangan lagi anaknja Kong-ing, sekalipoen anaknja radja, kaloe bodo seperti kerbo, ia maksoedken dirimoe, kongtjoe, tida oeroeng ia tolak djoega." ,,Sampe begitoe roepa ia tida pandeng akoe poenja ajah!" Treak Pay Lang jang djadi panas hatinja kena itoe oboran. ,,Oh, oh, soenggoe itoe orang toea koerang adjar sekali Kaloe akoe belon adjar padanja, belon bisa ia djadi mengerti, sama siapa ia sedeng berhadepan!" Nio mama meliatken teroes lakoenja itoe anak moeda. ,,Ja, sapantesnja ia moesti trima adjaran, soe. paja laen kali ia tiada berboeat koerang adjar pada lain orang. la andjoerin. ,,Ja, betoel, betoel!" achirnja Pay Lang kata lagi sasoeda berdiam sabentar,,biarlah ini oeroesan akoe djalanken sendiri. ,,Kongtjoe." kata lagi Nio mama sambil pandeng parasoja itoe kongtjoe idoeng belang. ,,sasoedanja oeroesan sampe disini, apa kong- tjoe tida kasian pada mama jang miskin? Bagimana kongtjoe poenja pikiran, kapan sekarang akoe minta tambah lagi, sebab itoe oewang jang kaoe soeda kasi, sakedjep sadja soeda<noinclude></noinclude> ht52nwnu6y9zlwum5syxhlhaiavifcb 301833 301827 2026-07-08T11:22:41Z Ammachemist 27288 /* Tervalidasi */ 301833 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh|40|PENGHIDOEPAN}}</noinclude>kepala batoe! Akoe soeda poeter lidakoe sampe tjape, toch tida berhasil. Kombali akoe poeter dari aloes sampe kasar, kemoedian sampe akoe keloearken sedikit antjeman padanja, tapi tetep ia menolak teroes. la kata, djangan lagi anaknja Kong-ing, sekalipoen anaknja radja, kaloe bodo seperti kerbo, ia maksoedken dirimoe, kongtjoe, tida oeroeng ia tolak djoega." ,,Sampe begitoe roepa ia tida pandeng akoe poenja ajah!" Treak Pay Lang jang djadi panas hatinja kena itoe oboran. ,,Oh, oh, soenggoe itoe orang toea koerang adjar sekali Kaloe akoe belon adjar padanja, belon bisa ia djadi mengerti, sama siapa ia sedeng berhadepan!" Nio mama meliatken teroes lakoenja itoe anak moeda. ,,Ja, sapantesnja ia moesti trima adjaran, soe. paja laen kali ia tiada berboeat koerang adjar pada lain orang. la andjoerin. ,,Ja, betoel, betoel!" achirnja Pay Lang kata lagi sasoeda berdiam sabentar,,biarlah ini oeroesan akoe djalanken sendiri. ,,Kongtjoe." kata lagi Nio mama sambil pandeng parasoja itoe kongtjoe idoeng belang. ,,sasoedanja oeroesan sampe disini, apa kong- tjoe tida kasian pada mama jang miskin? Bagimana kongtjoe poenja pikiran, kapan sekarang akoe minta tambah lagi, sebab itoe oewang jang kaoe soeda kasi, sakedjep sadja soeda<noinclude></noinclude> gp7t74qx7ad234vgt6l9itn6eugjerp Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/42 104 107762 301817 301254 2026-07-08T10:16:02Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301817 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{right|41}}</noinclude>{{center|ANAKNJA MATJAN POETI}} pedot, malahan akoe soeda torok". Pay Lang terpaksa moesti kasi lagi maski ia poenja hati dan pikiran masi terganggoe keras dan perasa'an mendongkolnja belon ilang. Ia keloearken poela bebrapa oewang perakan boeat itoe makelaar toea. Sasoedanja trima tambahan, Nio nama lantas ngelojor Poelang.<noinclude></noinclude> 0lfm2gvfbf1sffop67r9pvzh19z5w94 301826 301817 2026-07-08T11:03:33Z Ammachemist 27288 /* Tervalidasi */ 301826 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{right||ANAKNJA MATJAN POETI|41}}</noinclude>pedot, malahan akoe soeda torok". Pay Lang terpaksa moesti kasi lagi maski ia poenja hati dan pikiran masi terganggoe keras dan perasa'an mendongkolnja belon ilang. Ia keloearken poela bebrapa oewang perakan boeat itoe makelaar toea. Sasoedanja trima tambahan, Nio nama lantas ngelojor Poelang.<noinclude></noinclude> 9camkbbbc7p3qm4ebh5nbijdk95j9y8 301835 301826 2026-07-08T11:23:43Z Ammachemist 27288 301835 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh||ANAKNJA MATJAN POETI|41}}</noinclude>pedot, malahan akoe soeda torok". Pay Lang terpaksa moesti kasi lagi maski ia poenja hati dan pikiran masi terganggoe keras dan perasa'an mendongkolnja belon ilang. Ia keloearken poela bebrapa oewang perakan boeat itoe makelaar toea. Sasoedanja trima tambahan, Nio nama lantas ngelojor Poelang.<noinclude></noinclude> qlv810vbs8s76wcfjpyjd8exalplunh Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/43 104 107763 301816 301256 2026-07-08T10:15:49Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301816 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{left|42}}</noinclude>{{center|PENGHIDOEPAN}} {{center|VI.}} {{dropinitial|B}} agimana kaoe pikir dan begimana baiknja ini oeroesan diatoer, Khimthong?" tanjak Pay Lang pada si boedjang keparat pada soeatoe hari sasoedanja itoe penolakan. ,,Seperti akoe soeda terangken padamoe bebrapa kali, kongtjoe", saoetnja Khimthong, tida ada laen Gjalan dari goenaken kakerasan. Kaloe kaoe soengkan, nanti akoe sendiri jang kepalain ini kerdiaan. Lebi doeloe kaoe sewa bebrapa boeaja jang terkenal dalem ini kota, soeroe marika sebagian semboeni diloear, doea tiga boeaja menjaroe djadi orang dagang dan minta ketemoe sama itoe toea bangka dalem satoe kamar terpisa. Kaloe ini akal bisa masoek, lantes itoe doea boeaja jang menjaroe djadi orang dagang, bekoek Tan wangwee, tentoe jang lain tida bisa taoe ini kedjadian. Tan wangwee kapan soeda di bekoek, salekasnja moesti di iket dan moeloetnja di soempel, soepaja ia tida bisa treak minta toeloengan. Kemoedian jang lain menerdjang dari banjak fihak ka dalem gedong, sedeng kaoe bole lantes tjari nona Kim Nio dan bawa ia lari, nanti akoe ikoet padamoe dari blankang membantoe. Akoe taoe gedongnja Tan wangwee tida banjak piara boedjang, maka oeroesan ini ada lebi gampang dan bisa lekas beres". ,,Tentoe disitoe lantas timboel berklaian antara boedjang-boedjangnja Tan wangwee dan itoe bebrapa boeaja?".<noinclude></noinclude> ewb5b9o7zeoqrsvphz7yidnbeiekwjs 301825 301816 2026-07-08T11:02:35Z Ammachemist 27288 /* Tervalidasi */ 301825 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh||PENGHIDOEPAN|42}}</noinclude>{{center|VI.}} {{dropinitial|B}} agimana kaoe pikir dan begimana baiknja ini oeroesan diatoer, Khimthong?" tanjak Pay Lang pada si boedjang keparat pada soeatoe hari sasoedanja itoe penolakan. ,,Seperti akoe soeda terangken padamoe bebrapa kali, kongtjoe", saoetnja Khimthong, tida ada laen Gjalan dari goenaken kakerasan. Kaloe kaoe soengkan, nanti akoe sendiri jang kepalain ini kerdiaan. Lebi doeloe kaoe sewa bebrapa boeaja jang terkenal dalem ini kota, soeroe marika sebagian semboeni diloear, doea tiga boeaja menjaroe djadi orang dagang dan minta ketemoe sama itoe toea bangka dalem satoe kamar terpisa. Kaloe ini akal bisa masoek, lantes itoe doea boeaja jang menjaroe djadi orang dagang, bekoek Tan wangwee, tentoe jang lain tida bisa taoe ini kedjadian. Tan wangwee kapan soeda di bekoek, salekasnja moesti di iket dan moeloetnja di soempel, soepaja ia tida bisa treak minta toeloengan. Kemoedian jang lain menerdjang dari banjak fihak ka dalem gedong, sedeng kaoe bole lantes tjari nona Kim Nio dan bawa ia lari, nanti akoe ikoet padamoe dari blankang membantoe. Akoe taoe gedongnja Tan wangwee tida banjak piara boedjang, maka oeroesan ini ada lebi gampang dan bisa lekas beres". ,,Tentoe disitoe lantas timboel berklaian antara boedjang-boedjangnja Tan wangwee dan itoe bebrapa boeaja?".<noinclude></noinclude> fa4urgzgkef7gsepvckj902kd0ovkrr 301836 301825 2026-07-08T11:24:30Z Ammachemist 27288 301836 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh|42|PENGHIDOEPAN}}</noinclude>{{center|VI.}} {{dropinitial|B}} agimana kaoe pikir dan begimana baiknja ini oeroesan diatoer, Khimthong?" tanjak Pay Lang pada si boedjang keparat pada soeatoe hari sasoedanja itoe penolakan. ,,Seperti akoe soeda terangken padamoe bebrapa kali, kongtjoe", saoetnja Khimthong, tida ada laen Gjalan dari goenaken kakerasan. Kaloe kaoe soengkan, nanti akoe sendiri jang kepalain ini kerdiaan. Lebi doeloe kaoe sewa bebrapa boeaja jang terkenal dalem ini kota, soeroe marika sebagian semboeni diloear, doea tiga boeaja menjaroe djadi orang dagang dan minta ketemoe sama itoe toea bangka dalem satoe kamar terpisa. Kaloe ini akal bisa masoek, lantes itoe doea boeaja jang menjaroe djadi orang dagang, bekoek Tan wangwee, tentoe jang lain tida bisa taoe ini kedjadian. Tan wangwee kapan soeda di bekoek, salekasnja moesti di iket dan moeloetnja di soempel, soepaja ia tida bisa treak minta toeloengan. Kemoedian jang lain menerdjang dari banjak fihak ka dalem gedong, sedeng kaoe bole lantes tjari nona Kim Nio dan bawa ia lari, nanti akoe ikoet padamoe dari blankang membantoe. Akoe taoe gedongnja Tan wangwee tida banjak piara boedjang, maka oeroesan ini ada lebi gampang dan bisa lekas beres". ,,Tentoe disitoe lantas timboel berklaian antara boedjang-boedjangnja Tan wangwee dan itoe bebrapa boeaja?".<noinclude></noinclude> 2kfeo43cadmsm429f5nqx9oof54he3f Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/44 104 107764 301815 301257 2026-07-08T10:15:34Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301815 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{right|43}}</noinclude> {{center|ANAKNJA MATJAN POETI}} ,,Bole djadi tida. Itoe sekalian boeaja dipesen sebeloonja. Kita moesti atoer begitoe rapi sebisanja, soepaja salekasnja masoek, lantas antjem sekalian boedjang jang ada, siapa-siapa jang brani melawan nanti ditabas batang lehernja, tentoe marika diadi takoet. ,,Habis, hari kapan kaoe kira ini akal bisa didjalanken ?" Tanja Pay Lang jang moelai moefakat sama itoe roendingan bangsat. ,,Kaoe poenja soeka, karan sadja akoe nanti sanggoep dapetken itoe bebrapa orang jang bakal didjadiken bekakas". ,,Koloe begitoe, baiklah. Ini oeroesan akoe seraken sadja pada kaoe, Khimthong. Akoe pertiaja kaoe bisa berhati-hati lakoeken, awas djangan sampe ajah dapet baoe ini kerdja'an". ,,Masa bodo, kongtjoe". .,Dan brapa kaoe maoe bawa oewang voorschot?" ..Seratoes sadja akoe rasa soeda tjoekoep. Akoe nanti tjari doea kepala boeaja jang terkenal hatinja taba dan bebrapa ia poenja pengikoet jang mengerti, akoe pertjaja kita poenja oeroesan lantes beres". ,,Begitoe banjak kaoe maoe pake oewang,Khim-thong ?" ,,Seratoes perak tida banjak, kongtjoe? Kaoe tida rekend brapa senengnja kaoe poenja diri di kemoedian ?" Menjaoet si boedak keparat. ,,Baiklah! Saoet itoe kongtjoe jang mendjadi kewalahan.<noinclude></noinclude> 6pk26iis9e9yksmtvrmv2e5pa9otdk4 301824 301815 2026-07-08T11:00:45Z Ammachemist 27288 /* Tervalidasi */ 301824 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh||ANAKNJA MATJAN POETI|43}}</noinclude>,,Bole djadi tida. Itoe sekalian boeaja dipesen sebeloonja. Kita moesti atoer begitoe rapi sebisanja, soepaja salekasnja masoek, lantas antjem sekalian boedjang jang ada, siapa-siapa jang brani melawan nanti ditabas batang lehernja, tentoe marika diadi takoet. ,,Habis, hari kapan kaoe kira ini akal bisa didjalanken ?" Tanja Pay Lang jang moelai moefakat sama itoe roendingan bangsat. ,,Kaoe poenja soeka, karan sadja akoe nanti sanggoep dapetken itoe bebrapa orang jang bakal didjadiken bekakas". ,,Koloe begitoe, baiklah. Ini oeroesan akoe seraken sadja pada kaoe, Khimthong. Akoe pertiaja kaoe bisa berhati-hati lakoeken, awas djangan sampe ajah dapet baoe ini kerdja'an". ,,Masa bodo, kongtjoe". .,Dan brapa kaoe maoe bawa oewang voorschot?" ..Seratoes sadja akoe rasa soeda tjoekoep. Akoe nanti tjari doea kepala boeaja jang terkenal hatinja taba dan bebrapa ia poenja pengikoet jang mengerti, akoe pertjaja kita poenja oeroesan lantes beres". ,,Begitoe banjak kaoe maoe pake oewang,Khim-thong ?" ,,Seratoes perak tida banjak, kongtjoe? Kaoe tida rekend brapa senengnja kaoe poenja diri di kemoedian ?" Menjaoet si boedak keparat. ,,Baiklah! Saoet itoe kongtjoe jang mendjadi kewalahan.<noinclude></noinclude> 23971soiq0ayoidtk84w6zki5f1pm8z Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/45 104 107765 301834 301259 2026-07-08T11:22:54Z Ammachemist 27288 301834 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Leahwind" />{{rh|44|PENGHIDOEPAN}}</noinclude>{{center|VII.}} {{dropinitial|D}} i Hangtjie namanja Tan Lian-bing soeda terkenal antero kota. Ia ada saorang toea jang soeda masoek oemoer 60 taon koerang sedikit. Ia poenja hati ada moelia dan dermawan. Doeloenja, bebrapa kali dari kota radja ia trima panggilan boeat pegang djabatan, tapi selaloe ia menampik. la kasi alesan lantaran soeda toea, lebi seneng merdikaken diri diloearan sadja dari pada pegang pakerdja'an negrie. la poenja gedong jang besar, ada mempoenjain doea pintoe didepan, tiga diblakang dan satoe pekarangan sedikit loeas, jang sebagian besar ia goenaken sebagi taman boenga. Tabiatnja Tan wangwee tida terlaloe sekaker, segala apa ia mengerti doedoeknja. Pada eroesan oeroesan jang koerang bergoena memang ia ada terkenal pelit keloearken oewang, tapi pada pakerdja'an amal dan penting, tida oesa ditanja doea kali lagi, lantes ia briken bantoeanja jang berharga. Begitoe poen ia poenia renghidoepan hari2, ia toentoet dengen sederhana sadja. Maski poeloean boedjang laki dan prampoean ia sanggoep kasi makan, tapi lantaran itoe hal ia pikir koerang goena, djadi ia piara sadja bebrapa boedjang laki dan prampoean jarg perloe dalem koeadjiban hari hari. la poenja dagangan kain kain masi djoega<noinclude></noinclude> q88tkgpnspe4ds77253p6dwwj9w53b0 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/7 104 107805 301829 301374 2026-07-08T11:10:20Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301829 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||- 3943 -}}</noinclude>—·— „Kaioe kau pergi di aliran sebla bawa ini soengei kira-kira saratoes lima poeloe paal dari sini, kau nanti dapetken moèara pasir, dan oleh kerna di sitoe aer mengalir tiada begitoe deres, maka tentoe djoega kau boleh sediaken getek boeat sebrangin kau poenja tiga riboe balatentara. Kaloe soeda menjebrang, bersama marika itoe kau teioes masoek ka gowa moesoe boeat bikin poetoes lebi doeloe moesoe poenja perhoeboengan ramsoem. Dari sana kamoedian kau pergi berkoempoel pada Tang To Na dan A Hwee Lam aken minta itoe doea orang membantoe kita poenja geraken dari sebla dalem. Djoega kau moesti pesen padanja, djangan sekali ia bikin ini perkara djadi kapiran." Dengen girang Ma Taij lantas berangkat boeat lakoeken itoe kerdjaän. Sigra djoega bersama balatentaranja ia soeda sampe di itoe moeata dan bersedia boeat menjebrang. Oleh kerna meliat aer di itoe moeara ada tjetek, maka koetika disoeroe menjebrang, ada sabagian besar balatentara jang tiada maoe menoempang getek, hanja sasoeda boeka pakean, taorang lantas toeroen di itoe kali boeat pergi ka laen tepi. Tepi baroe bernang sampe di tenga soengei, marika itoe lantas mangap-mangap dan sigr« djoega mendjadi lemas tida bisa bergerak lagi. Temen-temennja jang meliat itoe katjilakaän, lantas pergi meooeloeng; tapi njatalah itoe pertoe-<noinclude></noinclude> 6pdypxdt2hkz20hh4u3ekgs2vtug7e3 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/8 104 107807 301828 301376 2026-07-08T11:10:02Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301828 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||- 3944 -}}</noinclude>loengan dateng soeda terlaloe kasep, oleh kerna itoe soldadoe jang roeboe di tenga soengei, satelah dikasi naek ka darat, lantas djoega iaorang tarik napasnja jang pengabisan, sasoeda mengaloearken dara dari moeloet dan idoeng. Ma Taij jang menjaksiken kadjadiannja itoe per­kara gaib, dengen terkedjoet lantas pergi bri taoe itoe hal pada Khong Beng, jang sigra panggil bebrapa orang, pendoedoek itoe negri jang dipakerdjaken sebagi pengoendjoek djalan, boeat ditanja apa sebabnja. Itoe bebrapa orang doesoen kasi katerangan begini: „Djikaloe moesin panas, aernja soengei Louw Soei djadi mengandoeng ratjoen, jang bekerdja keras di waktoe siang, oleh kerna siang hari pada waktoe begini hawa oedara ada panas sekali. Maka apabila di waktoe siang orang menjebrang di itoe soengei, nistjaja lantas djoega ia terdjangkit ratjoen, atawa orang itoe nanti ilang njawanja, djikaloe ia kasalahan minoem aer dari itoe soengei. Tegesnja, orang melaenken boleh menjebrang di sitoe pada waktoe tenga malem kaloe aernja soeda dingin dan ratjoennja soeda poena, begitoe djoega orang itoe moesti dahar doeloe sampe kenjang, kerna dengen begini ^baroelah orang bisa menje­brang di itoe soengei dengen slamat." Khong Beng ada pertjaja aken apa jang ditje-<noinclude></noinclude> nim5sun7ry5rarv3eajf4vlw53kw36q Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/9 104 107808 301830 301378 2026-07-08T11:10:55Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301830 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||- 3945 -}}</noinclude>ritaken olèh marika itoe, maka, sasoeda pili lima anem ratoes soldadoe jang berbadan tegoe, ia lantas prenta itoe bebrapa orang doesoen anter ini barisan pergi ka itoe moeara. Sasampenja di sana iaorang lantas sediaken geiek boeat menjebrang. Bnner djoega dengen menoeroet perkataännja itoe bebiapa orang doesoen, itoe malem iaorang soeda bisa menjebrang di soengei Louw Soei de­ ngen tiada koerang satoe apa. Kamoedian Ma Taij minta itoe pengoendjoek djalan anter ia bersama doea riboe balatentaranja pergi ka itoe djalanan goenoeng jang boleh teroes ka sasoeatoe gowa moesoe, kerna di itoe djalanan ramsoem jang dikirim dari sembarang gowa tentoe moesti meliwat. Itoe djalanan sempit ada terapit dengen goenoeng di kiri kanan, dimana melaenken boleh liwat satoe orang dan saekor koeda. Sasoedanja menempati Itoe djalanan. Ma Taij lantas prenta soldadoenja berdiriken bebrapa pasanggrahan di tempat-tempat jang penting, sedeng moesoe blon dapet taoe apa-apa dari hal kadatengannja. Begimana soeda didoega, bener djoega tiada ber­selang lama orang Ban bawa banjak ramsoem Hwat di itoe djalanan. Ma Taij lantas pegat djalanannja marika itoe<noinclude></noinclude> rejd3s3o9zmwciwwqbo7wjlp3axxcbp Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/10 104 107809 301831 301380 2026-07-08T11:11:10Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301831 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||- 3945 —}}</noinclude>dari depan dan dari blakang serta rampas bebrapa ratoes kabar berisi ramsoem jang iaorang bawa. Itoe orang jang dirampas barang-bawaännja, lantas dateng di pasanggrahannja Beng Hek boeat wartaken itoe hal pada ini Radja, jang beroentoen soeda bebrapa hari, begitoe poen itoe hari, lagi makan minoem dengen senang hati, hingga ia tiada opèn lagi sama oeroesan perang. Tempo itoe orang jang bawa kabar sampe di pasanggrahannja. Beng Hek poen sedeng bitjara begini pada bebrapa Radja-gowa: „Tjobalah kaloe pada waktoé jang blakangan akoe maloemken prang lagi pada Tjoe-Kat Liang, nistjaja akoe soeda terdjebak poela ka dalem ia poenja tipoe. Tapi sekarang, dengen mengandel pada soengei Louw Soei jang aernja mengandoeng ratjoen, kita boleh tinggal menoenggoe di ini tempat jang dapet perlindoengan baek. Djikaloe moesoe moelai bergerak moendoer kombali, kerna begitoelah akoe soeda doega dengen pasti tiada lama lagi iaorang tentoe berboeat oleh kerna tiada tahan dengen hawa panas di ini tempat, itoe waktoe dengen angkau sekalian kita nanti mengedjer pada marika itoe sampe Tjoe-Kat Liang dapet ditawan." Pada achirnja itoe pembitjaraän, Beng Hek iring dengen swara tertawa berkakakan. Tapi satoe Radja-gowa jang denger ia poenja bitjara itoe, lantas berkata:<noinclude></noinclude> 61jebgj188ipffxchh4wowb3vtsb8zi Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/8 104 107845 301849 301345 2026-07-08T11:48:00Z Ammachemist 27288 301849 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Dankkum dunya" />{{rh||-170-}}</noinclude>nja ingin ketemoein tetapi tiada brani lakoeken itoe. Kedatengannja jang paling blakang diroemanja Dolly, ada disilaken aken ia madjoeken kombali,,pendangan", pada Kitty boeat jang kadoea kalinja, jang katanja boleh djadi tiada aken ditampis. Tatkala Levine liat kombali Kitty, ia dapet kenjata'an jang katjintaannja pada itoe nona tinggal tetep tiada beroba, aken tetapi ia tiada tisa mengoendjoengin gravin Oblonsky lantaran Kitty ada berdiam di sitoe Lantaran iapoenja lamaran jang pertama soeda ditolak maka Levine sebagi orang jang ada poenja ambekan tiada mace poela ketemoein Kity, itoe prempoean jang ia tjintaken dengen Sagenep djiwanja ,,Akoe toch tiada bisa madjoeken perminta'an aken minta ia djadi akoe poenja istri sebab ia tiada bisa djadi istrinja satoe orang jang ia tiada tjinta?" begitoe ia blang dengen dirinja sendiri. Dengen pikiran demikian katjinta'annja pada Kitty djadi adem kombali. Kapan ia inget ini, atinja djadi amat bentji pada Kitty. „Akoe tiada bisa bitjara padanja zonder goenakeu perkata'an perkata'an jang tadjem dan zonder ati djadi goesar. Lagian ia sendiri tentoe bakal dja ti lebi mendongkol pada akoe. Dan begimana akoe, sesoedanja Doly kasi ketrangan, bisa dateng di roemanja? Apa akoe bisa berlakoe seperti ia tiada ada bilang apa apa pada akoe? Aken tetapi kenapa Dolly moesti bilang begitoe pada akoe? Sabetoelnja 'koe bisa ketemoe Dolly {{c|-171-}} tapi lantaran ada Kitty akoe djadi bikin kebratan. Kapan akoe maoe ketemoein djoega sama Kitty, masa koedoe di roemanja Dolly? Apa itoe akoe tiada bisa bikin di laen tempat dan dengen gegitoe semoea oeroesan bisa diberesken dengen betoel. Tapi sekarang 'koe tiada bisa berboeat begitoe." Berselang brapa hari Dolly ada toelis satoe soerat, dengen perminta'an boeat ia tjari'in satoe zadel goena Kitty. ,,Akoe denger kau ada poenja satoe zadel! begitoelah boenjinja Doly poenja soerat, „dan harep jang itoe kau nanti maoe bawa sendiri.." Ini toeliean ada sampe tjoekoe, aken bikin atinja djadi berdebar debar; atinja mendongkol sekali lantaran digangge begitoe roepa Begimana bisa djadi satoe prempoean jang terhormat seperti Doly maoe tjemarken nama baiknja ia poenja soedara, engen toelis soerat begitoe matjem pada iapoenja a res! Sepoeloe lembar soerat soeda ia toelis, tapi saban saban ia moesti robek kombali dan achirnja soeda kirim itoe zadel zonder brikoetin satoe pata perkataan. Ia tiada maoe toelis jang ia ada halangan aken dateng dan dioega tiada maoe kabarken tentang iapoenja branggai. Seperti soeda dibilang ia bikin itoe zadel dengen soeroean orang dan mengarti djoega perboeatannja tiadalah bisa dikata manis Kaesokan paginja ia seragen pekerdjaannja jalah mengoeroes itoe tana pada ia poenja admin strateur dan ia sendiri kamoedian pergi di roema sobat-<noinclude></noinclude> 6su8wfjbljrj8jw7lp2fo4v5dcdap49 Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/9 104 107903 301813 301590 2026-07-08T09:55:20Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301813 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh|8}} {{rh||PENGHIDOEPAN}}</noinclude> „Akoe tida kira kaoe mempoenjai kepandean sampe begitoe tinggi, kongtjoe!” Achirnja Wangpo berkata. „Soengoe loear biasa!" Katanja lain pengi- koet dengen berbareng. Marika lantes poengoet itoe doea boeroeng dikoempoel djadi satoe sama dapetnja jang doeloean. Sekean lama marika teroes bikin pemboeroean di itoe tempat, sampe matahari soeda mendojong toeroen baroe itoe anak moeda brikoet bebrapa pengikoetnja berdjalan poelang. Apa jang marika dapet ada loemajan djoega, bebrapa boeroeng besar, lima klintji dan tiga ajam alas jang boeloenja sanget bagoes. {{rule|width=8em|height=2px}}<noinclude></noinclude> 6p7djvv2xdobnb208rgpd729ra0sgky Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/10 104 107904 301804 301591 2026-07-08T09:03:03Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301804 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||ANAKNJA MATJAN POETI}} {{rh|||9}} {{rh||II}}</noinclude>Seperti biasanja saben-saben taoen, kaloe soeda sampe pada tangal lima boelan lima, di Hangtjioe, itoe kota jang tersohor djadi sarangnja prampoean-prampoean eilok dan tjantik, pendoedoeknja laki prampoean, toea moeda, pada goembira merajaken harian Pektjoen. Bebrapa waktoe sabelonnja itoe tanggal sampe. beriboe riboe orang dari banjak tempat pada dateng, plesier di darat dan di aer. Antero straat penoe kandara'an roepa², antero soengei ketjil besar, dimana sadja prauw-prauw bisa masoek, disitoe soeda baniak keramean pada mendjadjar. Satoe pada lain roepanja maoe bagoes-bagoesan. Brapa poeloe riboe oewang soeda dikorbanken boeat itoe kaperloean, jang seperti djoega djadi kebiasa'an oemoem. Dari jang paling boesoek sampe pada jang paling bagoes, semoea kandara'an soeda di pandjang, begitoe djoega sama prauw-prauw, dari kapoenja'annja orang jang paling miskin, sampe pada orang-orang paling hartawan, satoe pada lain saling melerat-melerot tida ada poetoesnja. Segala persedia'an soeda disiapken, tjoema menoengoe datengnja itoe hari jang bergoem- bira. Semoea pendoedoek tida bitjaraken lain, selainnja tanggal lima boelan lima!<noinclude></noinclude> ktvl39sa59w52z8qjo4hznmrp5j94lc Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/2 104 107911 301806 301517 2026-07-08T09:18:39Z Sathira15 16353 /* Belum diuji baca */ 301806 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Sathira15" /></noinclude><noinclude></noinclude> i6o8vb163lh5zw2wx1j3dlvt0qbh74j Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/9 104 107912 301807 301606 2026-07-08T09:28:09Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301807 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||'''1'''}}</noinclude>[[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 09 crop).jpg|nirbing|pus]] {| class="wikisource-table" style="width:100%; text-align:left; line-height:1.8;" | ro - da || ''ro - da'' |- | o a || ''o a'' |- | r d || ''r d'' |-} [[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 09 crop).jpg|nirbing|pus]] {| class="wikisource-table" style="width:100%; text-align:left; line-height:1.8;" | ma - ta || ''ma - ta'' |- | a || ''a'' |- | m t || ''m t'' |-}<noinclude></noinclude> i7xusfw7vdjm1h4m86tro8kmboccuhl Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/53 104 107944 301808 301615 2026-07-08T09:44:13Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301808 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||{{larger|'''45'''}}}}</noinclude>A da pon{{gap}}goer di{{gap}}dan{{gap}}peng gi rik{{gap}}i toe{{gap}}ter boe at{{gap}}da ri{{gap}}pa da{{gap}}be si.{{gap}}Ad a pon{{gap}}ba tang nja{{gap}}dan{{gap}}ka pala nja{{gap}}dari{{gap}}pa da{{gap}}ka joe. {{c|{{larger|'''XIV.'''}}}} Hen dak{{gap}}me ma soek kan{{gap}}pa koe{{gap}}da lam{{gap}}pa pan{{gap}}i toe,{{gap}}ma ka{{gap}}toe kang{{gap}}ka joe{{gap}}me noe koel{{gap}}de ngan{{gap}}toe koel.{{gap}}A da pon{{gap}}toe koel{{gap}}i toe{{gap}}ter boe at{{gap}}da ri{{gap}}pa da{{gap}}be si;{{gap}}ma ka tang kai nja{{gap}}da ri{{gap}}pa da{{gap}}ka joe.{{gap}}Ma ka{{gap}}toe kang{{gap}}be si{{gap}}me nem pa{{gap}}be si{{gap}}de ngan{{gap}}toe koel{{gap}}jang{{gap}}a mat{{gap}}ge dang: ma ka{{gap}}toe koel{{gap}}i toe{{gap}}di na ma inja{{gap}}go dam.{{gap}}A da{{gap}}djoe ga kah{{gap}}toe koel{{gap}}jang{{gap}}di boe at{{gap}}da ri{{gap}}pa da{{gap}}ka joe?{{gap}}Pan dai kah{{gap}}eng kau{{gap}}me ma kai{{gap}}toe koel? {{c|{{larger|'''XV.'''}}}} Bah wa{{gap}}sa ti ap{{gap}}ba ha gian{{gap}}toe boh{{gap}}ki ta{{gap}}di na ma i{{gap}}ang go ta.{{gap}}A da{{gap}}djoe ga kah{{gap}}ang go ta{{gap}}jang{{gap}}ti a da{{gap}}ber goe na{{gap}}pa da{{gap}}ki ta?{{gap}}Ti a da{{gap}}boe kan; a pa{{gap}}djoe ga{{gap}}pa da{{gap}}ba dan{{gap}}ki ta{{gap}}tak{{gap}}da pat{{gap}}ti a da{{gap}}wa djib.{{gap}}Tjo ba{{gap}}pi kir kan{{gap}}o rang{{gap}}jang{{gap}}ti a da{{gap}}ber ta ngan,{{gap}}ba gai ma na{{gap}}ia bo leh{{gap}}ker dja{{gap}}sa wah.{{gap}}A tan{{gap}}o rang{{gap}}jang{{gap}}ti a da{{gap}}ber mata,{{gap}}ba gai ma na{{gap}}i a{{gap}}bo leh{{gap}}me li hat{{gap}}ka moe lia an{{gap}}doe ni a{{gap}}i ni!{{gap}}Ka se han<noinclude></noinclude> ng28j0tctmdsb5qw8vxjo66vtj0mcp1 301847 301808 2026-07-08T11:37:00Z Alicya- 21994 /* Tervalidasi */ 301847 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|'''45'''}}}}</noinclude>A da pon goer di dan peng gi rik i toe ter boe at da ri pa da be si. Ad a pon ba tang nja dan ka pala nja dari pa da ka joe. {{c|{{larger|'''XIV.'''}}}} Hen dak me ma soek kan pa koe da lam pa pan i toe, ma ka toe kang ka joe me noe koel de ngan toe koel. A da pon toe koel i toe ter boe at da ri pa da be si; ma ka tang kai nja da ri pa da ka joe. Ma ka toe kang be si me nem pa be si de ngan toe koel jang a mat ge dang: ma ka toe koel i toe di na ma inja go dam. A da djoe ga kah toe koel jang di boe at da ri pa da ka joe? Pan dai kah eng kau me ma kai toe koel? {{c|{{larger|'''XV.'''}}}} Bah wa sa ti ap ba ha gian toe boh ki ta di na ma i ang go ta. A da djoe ga kah ang go ta jang ti a da ber goe na pa da ki ta? Ti a da boe kan; a pa djoe ga pa da ba dan ki ta tak da pat ti a da wa djib. Tjo ba pi kir kan o rang jang ti a da ber ta ngan, ba gai ma na ia bo leh ker dja sa wah. A tan o rang jang ti a da ber mata, ba gai ma na i a bo leh me li hat ka moe lia an doe ni a i ni! Ka se han<noinclude></noinclude> 9gq6qdhmqef3ihpkzn74t45dv2pcrlw Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/55 104 107946 301809 301618 2026-07-08T09:46:39Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301809 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||{{larger|'''47'''}}}} {{rh||{{larger|'''XVIII.'''}}}}</noinclude>[[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 55 crop).png|nirbing|pus]] A joeh!{{gap}}go sok lah{{gap}}ma ta moe{{gap}}dje lah dje lah!{{gap}}Si dja ga{{gap}}soe dah{{gap}}ber koe koek{{gap}}sa ga gah{{gap}}ga gah nja!{{gap}}A nak{{gap}}a nak nja{{gap}}djoe ga{{gap}}soe dah{{gap}}ka loe ar.{{gap}}Ma ka{{gap}}i a pon{{gap}}men tja ha ri{{gap}}de ngan{{gap}}ra djin{{gap}}oe lat{{gap}}oe lat{{gap}}dan{{gap}}bi dji{{gap}}bi dji{{gap}}ma ka nan nja{{gap}}pa gi{{gap}}ha ri!{{gap}}Ma ka{{gap}}ma ta ha ri{{gap}}soe dah{{gap}}tin ggi.{{gap}}La jang{{gap}}la jang{{gap}}ber nja nji{{gap}}di a tas{{gap}}a tap{{gap}}roe mah{{gap}}dan{{gap}}moe rai{{gap}}ber si oel{{gap}}di a tas{{gap}}ba tang{{gap}}ka joe.{{gap}}Sa ka rang{{gap}}wak toe{{gap}}ba ngoen.{{gap}}Ma ka{{gap}}boe nga{{gap}}boe nga pon{{gap}}soe dah{{{gap}}ter kem bang.{{gap}}Ma ka{{gap}}mar pa ti{{gap}}ter bang{{gap}}ke li ling{{gap}}ka joe{{gap}}ara{{gap}}so pa ja{{gap}}ke na{{gap}}pa nas.{{gap}}Ma ka{{gap}}o rang pon{{gap}}te lah{{gap}}da lam{{gap}}per ker dja an nja.{{gap}}Dan{{gap}}eng kau lah{{gap}}tak soe ka{{gap}}sa dar{{gap}}da ri pa da{{gap}}ti dor?{{gap}}A joeh{{gap}}ba ngoen{{gap}}le kas lah!<noinclude></noinclude> b74tja02w4cf6hlbwg2rdzwo62tnb4p 301845 301809 2026-07-08T11:36:08Z Alicya- 21994 301845 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||{{larger|'''47'''}}}}</noinclude>{{larger|'''XVIII.'''}} [[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 55 crop).png|nirbing|pus]] A joeh! go sok lah ma ta moe dje lah dje lah! Si dja ga soe dah ber koe koek sa ga gah ga gah nja! A nak a nak nja djoe ga soe dah ka loe ar. Ma ka i a pon men tja ha ri de ngan ra djin oe lat oe lat dan bi dji bi dji ma ka nan nja pa gi ha ri! Ma ka ma ta ha ri soe dah tin ggi. La jang la jang ber nja nji di a tas a tap roe mah dan moe rai ber si oel di a tas ba tang ka joe. Sa ka rang wak toe ba ngoen. Ma ka boe nga boe nga pon soe dah{ ter kem bang. Ma ka mar pa ti ter bang ke li ling ka joe ara so pa ja ke na pa nas. Ma ka o rang pon te lah da lam per ker dja an nja. Dan eng kau lah tak soe ka sa dar da ri pa da ti dor? A joeh ba ngoen le kas lah!<noinclude></noinclude> ovnwujgjpan9zgh5jug4h0g8qvwdxgu 301846 301845 2026-07-08T11:36:26Z Alicya- 21994 /* Tervalidasi */ 301846 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh||{{larger|'''47'''}}}}</noinclude>{{c|{{larger|'''XVIII.'''}}}} [[Berkas:Inilah Kitab Edja (page 55 crop).png|nirbing|pus]] A joeh! go sok lah ma ta moe dje lah dje lah! Si dja ga soe dah ber koe koek sa ga gah ga gah nja! A nak a nak nja djoe ga soe dah ka loe ar. Ma ka i a pon men tja ha ri de ngan ra djin oe lat oe lat dan bi dji bi dji ma ka nan nja pa gi ha ri! Ma ka ma ta ha ri soe dah tin ggi. La jang la jang ber nja nji di a tas a tap roe mah dan moe rai ber si oel di a tas ba tang ka joe. Sa ka rang wak toe ba ngoen. Ma ka boe nga boe nga pon soe dah{ ter kem bang. Ma ka mar pa ti ter bang ke li ling ka joe ara so pa ja ke na pa nas. Ma ka o rang pon te lah da lam per ker dja an nja. Dan eng kau lah tak soe ka sa dar da ri pa da ti dor? A joeh ba ngoen le kas lah!<noinclude></noinclude> 5r82wcabx6vekltzrxhx40399qshhfm Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/11 104 107949 301766 301609 2026-07-08T03:05:20Z Ichi Ocha 26099 /* Tervalidasi */ 301766 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ichi Ocha" />{{rh|10|"P E N G H I D O E P A N"}}</noinclude> Gogwee-tjeego tjoema tinggal doea hari! Doea hari berselang, dan koetika sampe pada itoe hari, antero pendoedoek dari berbagi-bagi tempat jang koendjoengin itoe kota, semoea merasaken penoe kasenengan, kagirangan dan kaplesieran makan minoem, dan djoega....... kasoekeran brikoet sekalian bahaja-bahaja jang djoega tida djarang saben taoen terdjadi! Semoea roemah-roemah makan djadi padet tamoe, antero straat kandara‘an liwat tida brenti-brentinja. Parasnja orang jang bersliweran rata-rata ada goembira. Soenggoe sanget ramee! Di depannja satoe roemah makan jang sederhana, keliatan saorang anak moeda berdoedoek madep distraat. Sabentar-sabentar ia poenja bidji mata berdansa kakiri dan kanan, meliatken roepa-roepa pemandengan jang tertampak di depannja. la poenia paras ada sanget tjakep dan gaga. Ia doedoek begitoe roepa dengen anteng, terpisa pada lain-lain tetamoe. Sedeng diblakangnja, ada doea orang jang menoenggoe sambil berdiri, roepanja marika itoe ada sebagi pengikoet atawa boedjangnja itoe orang moeda jang berdoedoek. ,,Orang kata Hangtjioe ada kota Sorga, tida sala, kongtjoe,“ berkata satoe antara itoe doea orang jang bediri, ,kaloe akoe liat keadaan sekarang ini, biar akoe tida dapet gadji, rasanja akoe seneng berdiam di ini tempat”.<noinclude></noinclude> 9owl6einnn4qwmglxk0uj3gasd0t0tb 301814 301766 2026-07-08T10:04:36Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301814 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh|10|"P E N G H I D O E P A N"}}</noinclude> Gogwee-tjeego tjoema tinggal doea hari! Doea hari berselang, dan koetika sampe pada itoe hari, antero pendoedoek dari berbagi-bagi tempat jang koendjoengin itoe kota, semoea merasaken penoe kasenengan, kagirangan dan kaplesieran makan minoem, dan djoega....... kasoekeran brikoet sekalian bahaja-bahaja jang djoega tida djarang saben taoen terdjadi! Semoea roemah-roemah makan djadi padet tamoe, antero straat kandara‘an liwat tida brenti-brentinja. Parasnja orang jang bersliweran rata-rata ada goembira. Soenggoe sanget ramee! Di depannja satoe roemah makan jang sederhana, keliatan saorang anak moeda berdoedoek madep distraat. Sabentar-sabentar ia poenja bidji mata berdansa kakiri dan kanan, meliatken roepa-roepa pemandengan jang tertampak di depannja. la poenia paras ada sanget tjakep dan gaga. Ia doedoek begitoe roepa dengen anteng, terpisa pada lain-lain tetamoe. Sedeng diblakangnja, ada doea orang jang menoenggoe sambil berdiri, roepanja marika itoe ada sebagi pengikoet atawa boedjangnja itoe orang moeda jang berdoedoek. ,,Orang kata Hangtjioe ada kota Sorga, tida sala, kongtjoe,“ berkata satoe antara itoe doea orang jang bediri, ,kaloe akoe liat keadaan sekarang ini, biar akoe tida dapet gadji, rasanja akoe seneng berdiam di ini tempat”.<noinclude></noinclude> 8bar4h6syx46vcb0e8phcd72x59df7t Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/4 104 107950 301792 301611 2026-07-08T04:27:31Z Alicya- 21994 /* Tervalidasi */ 301792 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" /></noinclude>{{center|— 162 —}} „Ah, kau poenja ketrangan bikin hatikoe djadi sanget girang!” Tempo Levine oetjapken itoe dan pandang moekanja Dolly, orang jang dipandang dapet liat bagimana parasnja Levine jang tiada beda sebagi orang jang ada bersoeka. „Levine, akoe poenja sobat jang baek,” begitoelah Dolly tanja sembari mesem, „kenapa kau mara sama Kitty?” „Akoe? Akoe tida mara sama Kitty!” „Memang djoega kau mara padanja.. Moesti ada apa-apa jang kau boeat gandjelan. Akoe bilang ini lantaran tempo kau ada di Moskou, boekan sadja tiada datang di akoe poenja roema, hanja djoega kau tiada mampir sama sekali di roemahnja Kitty.” „Daria Alexandrovna,” kata ia sedeng paras moekanja seperti kepiting direboes, „bagimana kau jang kenal begitoe baek padakoe, bisa bilang begitoe?... Kau, jang djadi akoe poenja sobat, apa tiada kasian dengen akoe poenja diri, apa kau tiada taoe resia hatikoe?” „Apa jang akoe moesti taoe?” „Karoean sadja kau taoe jang akoe ada lamar Kitty dan jang...” Dari parasnja menoendjoekkin jang ini oeroesan ada mendoekain sanget atinja Levine. „Bagimana akoe bisa taoe itoe?” „Siapa sadja taoe itoe hal!” „Kau kliroe. Sabetoelnja akoe tiada taoe itoe perkara, kendatipoen atikoe ada doega...” „Sekarang kau taoe 'da...” ----- {{center|— 163 —}} „Akoe malaenken taoe Kitty ada sanget berdoeka. Tapi lantaran apa ia tiada tjeritaken pada akoe, boleh djadi ia tiada ada omongin djoega itoe pada laen orang. Kaloe boleh akoe tanja, tjeritakenlah apa sabetoelnja jang soeda terdjadi? . . .” „Baroesan toch akoe soeda tjeritaken . . .” „Kapan kau soeda lamar Kitty?” „Doeloean tempo akoe dateng pada kau.” „Ah, akoe moesti seselken Kitty jang . . . Apa itoe meloekain kau poenja ati?” „Roepanja begitoe . . .” Dolly oelangin omongannja: „Tapi, ah, Levine, sobatkoe jang baek. Abis akoe moesti berboeat bagimana dengen Kitty? Akoe sendiri salahken dirinja! Sekarang akoe mengarti ’da doedoeknja perkara!” „Djangan mara padakoe, Daria Alexandrovna,” kata Levine dan abis oetjapken itoe ia bangoen dari tempat doedoeknja, „Sampe ketemoe kembali!” „Tiada-Tiada. Doedoek doeloe!” kata Dolly dan pegang tangannja Levine dengen koeat. „Baek, akoe maoe doedoek di sini lagi, tapi dengen perdjandjian jang kau tiada bitjaraken poela itoe oeroesan, sebab . . . kau bikin akoe djadi sedi! . . .” Abis bilang begitoe ia doedoek kombali di korsinja. Atinja seringkali menanja sama dirinja sendiri, apa itoe pengharepan jang soeda „terbang”, sekarang bisa diharep-harep lagi? Dengen ati jang berdebar-debar ia menoenggoe {{hws|kedjadian|kedjadian-kedjadian}}<noinclude></noinclude> qlho4gfpfmk8y4ajhp2xu6z2aqy49rc 301796 301792 2026-07-08T05:52:34Z Alicya- 21994 301796 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" /></noinclude>{{center|— 162 —}} „Ah, kau poenja ketrangan bikin hatikoe djadi sanget girang!” Tempo Levine oetjapken itoe dan pandang moekanja Dolly, orang jang dipandang dapet liat bagimana parasnja Levine jang tiada beda sebagi orang jang ada bersoeka. „Levine, akoe poenja sobat jang baek,” begitoelah Dolly tanja sembari mesem, „kenapa kau mara sama Kitty?” „Akoe? Akoe tida mara sama Kitty!” „Memang djoega kau mara padanja.. Moesti ada apa-apa jang kau boeat gandjelan. Akoe bilang ini lantaran tempo kau ada di Moskou, boekan sadja tiada dateng di akoe poenja roema, hanja djoega kau tiada mampir sama sekali di roemahnja Kitty.” „Daria Alexandrovna,” kata ia sedeng paras moekanja seperti kepiting direboes, „bagimana kau jang kenal begitoe baek padakoe, bisa bilang begitoe?... Kau, jang djadi akoe poenja sobat, apa tiada kasian dengen akoe poenja diri, apa kau tiada taoe resia hatikoe?” „Apa jang akoe moesti taoe?” „Karoean sadja kau taoe jang akoe ada lamar Kitty dan jang...” Dari parasnja menoendjoekkin jang ini oeroesan ada mendoekain sanget atinja Levine. „Bagimana akoe bisa taoe itoe?” „Siapa sadja taoe itoe hal!” „Kau kliroe. Sabetoelnja akoe tiada taoe itoe perkara, kendatipoen atikoe ada doega...” „Sekarang kau taoe 'da...” ----- {{center|— 163 —}} „Akoe malaenken taoe Kitty ada sanget berdoeka. Tapi lantaran apa ia tiada tjeritaken pada akoe, boleh djadi ia tiada ada omongin djoega itoe pada laen orang. Kaloe boleh akoe tanja, tjeritakenlah apa sabetoelnja jang soeda terdjadi? . . .” „Baroesan toch akoe soeda tjeritaken . . .” „Kapan kau soeda lamar Kitty?” „Doeloean tempo akoe dateng pada kau.” „Ah, akoe moesti seselken Kitty jang . . . Apa itoe meloekain kau poenja ati?” „Roepanja begitoe . . .” Dolly oelangin omongannja: „Tapi, ah, Levine, sobatkoe jang baek. Abis akoe moesti berboeat bagimana dengen Kitty? Akoe sendiri salahken dirinja! Sekarang akoe mengarti ’da doedoeknja perkara!” „Djangan mara padakoe, Daria Alexandrovna,” kata Levine dan abis oetjapken itoe ia bangoen dari tempat doedoeknja, „Sampe ketemoe kembali!” „Tiada-Tiada. Doedoek doeloe!” kata Dolly dan pegang tangannja Levine dengen koeat. „Baek, akoe maoe doedoek di sini lagi, tapi dengen perdjandjian jang kau tiada bitjaraken poela itoe oeroesan, sebab . . . kau bikin akoe djadi sedi! . . .” Abis bilang begitoe ia doedoek kombali di korsinja. Atinja seringkali menanja sama dirinja sendiri, apa itoe pengharepan jang soeda „terbang”, sekarang bisa diharep-harep lagi? Dengen ati jang berdebar-debar ia menoenggoe {{hws|kedjadian|kedjadian-kedjadian}}<noinclude></noinclude> 1tmy6q9qaouq0iancqfgfvzw27lpc5a Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/26 104 107951 301694 301613 2026-07-07T14:14:23Z Amie.firsa 27188 /* Tervalidasi */ 301694 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Amie.firsa" />{{rh||- 3962 -}}</noinclude> .,O, Tjoe-Kat Liang telah trima itoe barang-ba­rang dengen girang sekali!" kata doea orang jang ditanja itoe: "soldadoe jang bawa itoe bingkesan, semoea dipanggil masoek ka dalem tenda, dimana iaorang diadjak makan dan minoem. Dengen resia Dji-Taij-Ong pesen kita-orang wartaken pada Toeankoe, ini malem djem poekoel doea Toeankoe boleh menjerang dari loear dan ia nanti membantoe dari sebla dalem, soepaja itoe pakerdjaän besar bisa berhasil bagoes." Itoelah ada kabar jang menggirangken sanget hatinja Beng Hek. Maka itoe waktoe djoega ia lan­tas siapken tiga laksa balatentara jang dipetja djadi tiga pasoekan boeat menjerang moesoe. Kamoedian ia panggil semoea Radia-gowa jang moesti kapalaken itoe barisan dateng mengadep boeat trima ia poenja pesenan. „Pada waktce berangkat," kata Beng Hek pada marika itoe: „kau moesti soeroe itoe sekalian balatentara membawa oempan api, kerna, apabila itoe barisan soeda sampe di pasanggrahan moesoe, lantas djoega marika itoe moesti membri tanda dengen njalaken api, soepaja akoe iang madjoe boeat menjerang moesoe poenja bangsal jang ter­diri di sama tenga boleh lantas pergi tangkep pada Tjoe-Kat Liang." Itoe semoea Radja-asing jang menerima titanja Beng Hek, pada waktoe menggrip lantas adjak balatentaranja menjebrang di soengei Louw Soei.<noinclude></noinclude> iu51k1rvde3fpu6yxuz5435a995no2b Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/5 104 107952 301798 301614 2026-07-08T06:05:28Z Alicya- 21994 /* Tervalidasi */ 301798 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" /></noinclude>{{center|— 164 —}} {{hwe|kedjadian|kedjadian-kedjadian}} jang aken dateng. „Ja, sakarang baroe akoe mengerti“, begitoelah Dolly oelangin iapoenja omongan kombali. „Orang lelaki roepanja tiada bisa mengarti itoe. Marika ada merdika. Marika pili, marika taoe siapa jang iaorang tjintaken. Aken tetapi orang prempoean moesti ambil sikep menoenggoe, moesti ditimbang beroelang-oelang, perkata'an-perkata'an merdoe jang dikasi denger poen wadjib diperhatiken dan boleh djadi djoega itoe nanti bisa pengaroeiu iapoenja pikiran dengen tjara jang tiada bisa diterangin. Dari itoe maka orang prempoean tiada taoe apa jang iaorang moesti kasi djawaban.“ „Ja, kapan ati tiada bitjara...“ „Tiada, semoea ati bisa bitjara... Tapi tjobalah kau pikir: Saorang lelaki ada pasang mata pada satoe nona, dateng di roemanja, pandang dirinja sakoetika lamanja dan begitoe lekas ia dapet kenjata'an jang atinja betoel tjinta itoe nona, lantes sadja madjoeken lamaran. „Tiada, tiada — itoe tiada bisa djadi.“ „Kenapa tiada? Orang lelaki biasanja madjoeken lamaran sesoedanja dapet kenjata'an jang ia betoel tjinta atawa sesoedanja timbang dengen mateng ini oeroesan. Orang prempoean poen di'ingin bisa berlakoe begitoe, tapi sajang kemampoean begitoe tiada ada di antara orang-orang prempoean.“ „Ja itoe pemilian jang dibikin antara Vronsky dan akoe poenja diri“, begitoelah Levine bilang saorang diri dan pikirannja kombali inget hal hal ----- {{center|— 165 —}} doeloe hingga atinja kembali tertoesoek. „Orang boleh pili kapan ia hendak beli japon atawa laen laen barang periasan aken tetapi pada satoe soeami tiadalah moestinja orang berlakoe begitoe,“ kata Levine denger bernafsoe. „Pemilian sekarang soeda dibikin, itoe ada lebih baek dan tiada perloe sekarang aken kita kombali bitjaraken ini oeroesan...“ „O, sombong betoel kan ini! Sombong betoel!“ kata Dolly seperti djoega orang jang merasa dihinaken dengen omongannja Levine. „Tempo kau lamar Kitty, keada'annja di itoe waktoe tiada beda sebagi satoe orang jang tiada taoe begimana ia moesti ambil poetoesan. Ketahoeilah, Kitty poen ada satoe nona jang belon brapa oemoernja. Ia merasa sangsi... apa ia kawin sama Vronsky atawa sama kau? Vronsky ada saorang jang saban hari ia ketemoe... Kroean sadja Kitty sebagi saorang jang masi moeda masi moendoer madjoe dalem itoe hal, tjoba akoe, saorang soeda tjoekoep oemoer, tentoe soeda lantes ambil poetoesan. Akoe sendiri merasa djengkel sama Vronsky...,“ Levine bajangin djawabannja Kitty jang bilang: „Tiada, itoe tiada bisa!“ „Akoe hatoerken trima kasi aken kau poenja kebaekan pada akoe poenja diri,“ kata Levine. „Aken tetapi kau berlakoe kliroe. Boleh djadi ada betoel atawa tiada betoel jang kau tjela akoe ini sebagi orang sombong, tapi teroes terang akoe bilang, akoe tiada maoe pikirin poela perkaranja Catharine Alexandrovna... Itoe<noinclude></noinclude> 71bskyphswhh1g081uoygkvfl9j8pln Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/12 104 107955 301767 301619 2026-07-08T03:07:59Z Ichi Ocha 26099 /* Tervalidasi */ 301767 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ichi Ocha" />{{C|ANAKNJA MATJAN POETI}} ((rh|||11}}</noinclude> ,,Ja, Hangtjioe memang ada satoe kota rame dan soeda lama terkenal keada‘annia. Kaoe liat itoe sekalian orang-orang, roepanja marika tida mengenal tjape’’, saoetnja itoe anak moeda jang, boekan lain dari itoe orang moeda djoega jang dibagian depan pembatja soeda ketemoe. Ia dateng di Hangtjioe bersama Wangpo dan Ongpien, perloenja, seperti banjak laen orang, djaoeh-djaoeh dateng disitoe, boeat ikoet menjaksiken itoe kerameen diharian Gow-gwee tjeego. ,,Ini hari soeda begini rame, besok loesa lebi lagi. Oh, bagimana rame dan seneng adanja itoe sekalian pendoedoek di ini tempat, itoelah kaoe bisa pikir sendiri, Wangpo. Oeentoeng sabelonnja kita brangkat, akoe soeda minta permis! sedikit lama boeat meliat liat di ini tempat. Kaloe kaoe rasa seneng tinggal disini, nah, senengkenlah satjoekcepnia selama kita masi berada di ini tempat’'. ,,Kongtjoe maoe tinggal disini sampe brapa lama?" Tanja Oagpien. ,,Teritoeng dari sekarang sampe 10 hari lagi.'' ,,Mendingan djoega". Kata Wangpo. ,,Ja, ae akoe kira sabegitoe soeda tioekoep, Kapan lebi lama koeatir iboe nanti boeat pikiran. ltoe tiga orang begitoe Sateroesnja marika saben_saben pasang bitjara sambil memandeng. didjalanan. Tida djarang orang-orang jang berdialan dideketnja marika banjak jang mengawas-<noinclude></noinclude> 3d0stmsim5leka4729ki797xaytv02p 301768 301767 2026-07-08T03:08:34Z Ichi Ocha 26099 301768 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ichi Ocha" />{{C|ANAKNJA MATJAN POETI}} {{rh|||11}}</noinclude> ,,Ja, Hangtjioe memang ada satoe kota rame dan soeda lama terkenal keada‘annia. Kaoe liat itoe sekalian orang-orang, roepanja marika tida mengenal tjape’’, saoetnja itoe anak moeda jang, boekan lain dari itoe orang moeda djoega jang dibagian depan pembatja soeda ketemoe. Ia dateng di Hangtjioe bersama Wangpo dan Ongpien, perloenja, seperti banjak laen orang, djaoeh-djaoeh dateng disitoe, boeat ikoet menjaksiken itoe kerameen diharian Gow-gwee tjeego. ,,Ini hari soeda begini rame, besok loesa lebi lagi. Oh, bagimana rame dan seneng adanja itoe sekalian pendoedoek di ini tempat, itoelah kaoe bisa pikir sendiri, Wangpo. Oeentoeng sabelonnja kita brangkat, akoe soeda minta permis! sedikit lama boeat meliat liat di ini tempat. Kaloe kaoe rasa seneng tinggal disini, nah, senengkenlah satjoekcepnia selama kita masi berada di ini tempat’'. ,,Kongtjoe maoe tinggal disini sampe brapa lama?" Tanja Oagpien. ,,Teritoeng dari sekarang sampe 10 hari lagi.'' ,,Mendingan djoega". Kata Wangpo. ,,Ja, ae akoe kira sabegitoe soeda tioekoep, Kapan lebi lama koeatir iboe nanti boeat pikiran. ltoe tiga orang begitoe Sateroesnja marika saben_saben pasang bitjara sambil memandeng. didjalanan. Tida djarang orang-orang jang berdialan dideketnja marika banjak jang mengawas-<noinclude></noinclude> ovgcqnrm57n0ruyjzap6o8tk0txrrur 301769 301768 2026-07-08T03:09:20Z Ichi Ocha 26099 301769 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ichi Ocha" />{{C|ANAKNJA MATJAN POETI}} {{rh|||11}}</noinclude> ,,Ja, Hangtjioe memang ada satoe kota rame dan soeda lama terkenal keada‘annia. Kaoe liat itoe sekalian orang-orang, roepanja marika tida mengenal tjape’’, saoetnja itoe anak moeda jang, boekan lain dari itoe orang moeda djoega jang dibagian depan pembatja soeda ketemoe. Ia dateng di Hangtjioe bersama Wangpo dan Ongpien, perloenja, seperti banjak laen orang, djaoeh-djaoeh dateng disitoe, boeat ikoet menjaksiken itoe kerameen diharian Gow-gwee tjeego. ,,Ini hari soeda begini rame, besok loesa lebi lagi. Oh, bagimana rame dan seneng adanja itoe sekalian pendoedoek di ini tempat, itoelah kaoe bisa pikir sendiri, Wangpo. Oeentoeng sabelonnja kita brangkat, akoe soeda minta permis! sedikit lama boeat meliat liat di ini tempat. Kaloe kaoe rasa seneng tinggal disini, nah, senengkenlah satjoekcepnia selama kita masi berada di ini tempat’'. ,,Kongtjoe maoe tinggal disini sampe brapa lama?" Tanja Oagpien. ,,Teritoeng dari sekarang sampe 10 hari lagi.'' ,,Mendingan djoega". Kata Wangpo. ,,Ja, ae akoe kira sabegitoe soeda tioekoep, Kapan lebi lama koeatir iboe nanti boeat pikiran. ltoe tiga orang begitoe Sateroesnja marika saben_saben pasang bitjara sambil memandeng. didjalanan. Tida djarang orang-orang jang berdialan dideketnja marika banjak jang mengawas-<noinclude></noinclude> 3noz87u6zxkqpzc22xx39b6b8p6vfw3 301819 301769 2026-07-08T10:20:35Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301819 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{C|ANAKNJA MATJAN POETI}} {{rh|||11}}</noinclude> ,,Ja, Hangtjioe memang ada satoe kota rame dan soeda lama terkenal keada‘annia. Kaoe liat itoe sekalian orang-orang, roepanja marika tida mengenal tjape’’, saoetnja itoe anak moeda jang, boekan lain dari itoe orang moeda djoega jang dibagian depan pembatja soeda ketemoe. Ia dateng di Hangtjioe bersama Wangpo dan Ongpien, perloenja, seperti banjak laen orang, djaoeh-djaoeh dateng disitoe, boeat ikoet menjaksiken itoe kerameen diharian Gow-gwee tjeego. ,,Ini hari soeda begini rame, besok loesa lebi lagi. Oh, bagimana rame dan seneng adanja itoe sekalian pendoedoek di ini tempat, itoelah kaoe bisa pikir sendiri, Wangpo. Oeentoeng sabelonnja kita brangkat, akoe soeda minta permis! sedikit lama boeat meliat liat di ini tempat. Kaloe kaoe rasa seneng tinggal disini, nah, senengkenlah satjoekcepnia selama kita masi berada di ini tempat’'. ,,Kongtjoe maoe tinggal disini sampe brapa lama?" Tanja Oagpien. ,,Teritoeng dari sekarang sampe 10 hari lagi.'' ,,Mendingan djoega". Kata Wangpo. ,,Ja, ae akoe kira sabegitoe soeda tioekoep, Kapan lebi lama koeatir iboe nanti boeat pikiran. ltoe tiga orang begitoe Sateroesnja marika saben_saben pasang bitjara sambil memandeng. didjalanan. Tida djarang orang-orang jang berdialan dideketnja marika banjak jang mengawas-<noinclude></noinclude> b94toq5uuosw8224zpg0hyz4v0c4h13 Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/32 104 107977 301676 301654 2026-07-07T13:10:35Z Ammachemist 27288 /* Tervalidasi */ 301676 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>{{center|— 218 —}} Anna jang menoendjoekin ia tiada sekali tjinta pada soeaminja. „Semoea soeda kasep. Anna jang betoel tiada tjinta soeaminja toch tjoba loepaken perhoeboengan jang ia bikin sama akoe Dan akoe, akoe tiada bisa idoep zonder dia! Bagimana itoe perhoeboengan bisa disamboeng lagi?" ... Ini ia oetjapken dengen soeara jang sedikit kras dan oelangin itoe sampe berkali-kali, dengen maksoed soepaja iapoenja pikiran tiada inget laen-laen hal. Ia tinggal teroes reba di divan, tjoba bikin dirinja poeles, kendati ia sendiri taoe jang niatnja tinggal sia-sia. Dengen kabetoelan ia oelangin dengen plahan apa jang atinja ada inget, dengen harep pikirannja tiada djadi begitoe kaloet. Lapat-lapat ia denger soeara jang bilang: „Kau tiada bisa hargaken Anna sebagimana moestinja. Kau tiada bisa senangin atinja dengen tjoekoep!" „Apa akoe soeda gila?" tanja ia dengen seorang diri. „Bisa djadi begitoe. Apa itoe tiada dengen alesan?... Apa dalem perkara begitoe orang tiada abisken djiwanja dengen kirim satoe pelor, di iapoenja kepala. Boeät akoe semoea soeda kasep. Akoe moesti pikir baek-baek, apa jang masi katinggalan boeät akoe poenja diri." Sekarang ia inget pengidoepannja dengen zonder Anna. Sobat-sobatnja dan doenia, kanjata'an tiada bisa toeloeng dirinja. Perhoeboengannja sama nona Kitty soeda lama dipoetoesken. Lagian ini tiada sekali ia pikirken. ----- {{center|— 219 —}} Kamoedian ia bangoen, boeka iapoenja badjoe djas, kamoedian ia djalan moendar-mandir. „Dalem perkara seperti akoe tiada ada laen djalan dari pada kirim satoe pelor di kepala," begitoelah ia oelangin niatannja dan samboeng lebi djaoe omongannja dengen soeara plahan: „aken tiada idoep di doenia dengen rasa maloe!" Ia samperin pintoe, toetoep itoe, kamoedian dengen gigit bibirnja ia menoedjoe ka medja, di mana ia ambil iapoenja revolver, preksa itoe dan achirnja lobangnja ditoedjoeken pada dirinja. Tatkala itoe pikirannja ada kerdja kras. Achirnja ia teedjoeken itoe sendjata api di dada kirinja dan kamoedian tarik pelatoesknja. Tempo soearanja itoe sendjata meledak ia tiada denger, tapi satoe poekoelan kras jang memoekoel dadanja bikin ia djadi sempojongan. Ia niat boeat pegang pinggirannja medja, djatoin itoe revolver, sedeng ia sendiri poen toeroet djato di oebin dan dengen roepa heran meliat di sapoeter dirinja. Tiada sekali ia kenalin kamernja sendiri. Tindakanjang kras dan tjepet dari iapoenja boedjang-boedjang kombali ganggoe iapoenja pikiran. Ia taoe jang dirinja sekarang sedeng reba di oebin dan ia tjoba boenoe kombali dirinja, sebab ia liat ada dara di tangannja. „Gagal akoe poenja niatan!" begitoelah ia bilang dan tangannja tjari itoe revolver. Itoe sendjata api ada menggletak di deketnja, tapi ia tjari di satoe tempat jang sedikit djaoe; satoe djam kamoedian ipar prempoeannja, Vronsky dateng di sitoe sembari bawa tiga dokter, jang<noinclude></noinclude> dr5uosn5k04t44sr33xm0sgcw05ylu8 Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/33 104 107978 301677 301655 2026-07-07T13:11:28Z Ammachemist 27288 /* Tervalidasi */ 301677 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>{{center|— 220 —}} lantas rebaken Vronsky jang loeka di tempat tidoer dan verband loekanja. {{rh||———}} Dengen toeroet kahendakannja iapoenja istri, Karenine tiada sangka jang Anna poenja rasa menjesel bakal djadi dengen sabenernja, jang ia bakal membri ma'af dan jang Anna bakal idoep teroes. Doea boelan sedari ia balik kembali di Moskou itoe kakliroean ada mengganggoe dengen sanget iapoenja pikiran. Boekan sadja ia soeda bikin itoe kakliroean kerna kasoeda'annja perkara ada di loear doega'an, tapi djoega jang ia sendiri belon kenal abis ka'ada'annja iapoenja ati. Tempo hadepken istrinja di tempat pembaringan atinja djadi merasa kesian sama Anna seperti djoega laen orang. Doeloe ia anggep itoe „rasa kesian” sebagi satoe penjakit bagi orang jang atinja lemah. Boekan begitoe sadja, malahan ia pandang itoe sebagi soestoe hal jang sanget hina. Rasa kesian sama Anna, rasa menjesel jang ia tadinja ada poenja kahendakan aken Anna meninggal doenia begitoe lekas, teroetama sekarang dengen adanja iapoenja kasoeka'an aken ma'afken dirinja Anna, ada mengeningin atinja jang doeka dan djoega atinja merasa poeas kerna soeda bisa berlakoe begitoe. Dengen sekoenjoeng-koenjoeng ia dapet kanjata'an iapoenja kadoeka'an ada djadi „matanja” kagirangan dan iapoenja rasa sangsi tempo hendak membri hoekoeman, memboetji dan mengoetoek, sekarang soeda djadi tetep koetika atinja merasa ichlas membri ampoen dan . . . . menjinta. ----- {{center|— 221 —}} Ia ampoenin istrinja dan merasa kesian lantaran Anna ada dalem sakit dan dalem ka'ada'an menjesel. Ia ma'afken Vronsky dan merasa kesian tempo denger ia lakoeken perboeatan nekat. Ia merasa menjesel, ia lebi menjesel dari jang doeloean, lantaran ia soeda sia-siaken iapoenja anak. Bagi iapoenja anak prempoean jang baroe dilahirken ia ada poenja anggepan jang aneh, boekan sadja dari lantaran kesian, tapi djoega lantaran liat di waktoe bagimana itoe anak soeda dilahirken di ini doenia. Samentara itoe ia pikir djoega tentang dirinja, jang maski bagimana djoega adanja iapoenja anggepan, toch boekan tiada boleh djadi ada berlaenan sekali dengen orang banjak poenja anggepan. Ispoenja kenalan merasa heran dengen iapoenja sikep, tiada mengarti sama sekali dan satiap waktoe menoenggoe poetoesannia. Djoega Karenine merasa jang iapoenja perhoeboengan sama Anna masi djadi satoe hal jang belon tentoe dan amat tiada enak. Di achirnja Februari itoe anak orok sakit. Karenine jang djaga itoe anak di waktoe pagi, soeroe panggil dokter dan kamoedian pergi ka kantoornja. Tempo ia poelang poekoel ampat sore, Karenine oesap-oesap kepalanja Serioja dan tanja pada itoe goeroe prempoean apa jang dokter tadi bilang. „Dokter bilang tiada ada alesan sama sekali aken orang berkoeatir. Ia ada membri nasehat aken kasi itoe anak mandi, toean."<noinclude></noinclude> plrikktfcsm7khllr9rem47s5a932bo Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/34 104 107979 301678 301656 2026-07-07T13:12:35Z Ammachemist 27288 /* Tervalidasi */ 301678 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>{{center|— 222 —}} „Tapi itoe anak ada sakit," kata Karenine tempo ia denger itoe anak mendjerit-djerit. Sakean lamanja ia berpikir dan kamoedian masoek di kamer aken meliat ka'ada'annja itoe anak. Itoe anak ada di'mpo oleh satoe baboe dan tiada maoe isep soesoe. „Apa ka'ada'annja tiada bae'an ?" tanja Karenine. „Roepanja itoe anak ada sakit brat," djawab itoe baboe mongmong dengen soeara pelahan. Dengen tiada bilang apa-apa Karenine pandang itoe anak sakoetika lamanja, tapi dengen sakoenjoeng-koenjoeng ia bersenjoem dan berlaloe dari itoe kamer dengen tiada kaloearken satoe pata perkata'an lagi. Tempo ia ada di kamer makan, kombali ia soeroe boedjangnja panggil dokter. Ia mara sekali pada Anna lantaran tiada maoe oeroes lagi itoe anak. Dalem ka'ada'an begitoe ia tiada maoe pergi di kamernja Anna, tapi djoega boekan lantaran ia doega prinses Betsy, jang kretanja ia perna liat di depan pintoe, ada di dalem kamernja Anna. Dengen sakoenjoeng-koenjoeng atinja merasa koeatir jang Anna nanti merasa tiada senang lantaran ia bertentangan seperti biasandja tiada dateng di kamernja aken membri hormat. Tapi sasoedahnja pikir boelak-balik sakoetika lamanja ia tetepken atinja aken dateng di kamernja Anna. Tempo ia sampe di pintoe ia niat aken lawan kahendaknja aken mengomong apa-apa sama Anna. „Akoe tiada mengarti kenapa bolehnja kau ----- {{center|— 223 —}} mencelak. Tiadakah ia maoe pergi dari ini tempat," kata Betsy. „Itoe ada akoe poenja kahendakan dan boekan ada kamaoeannja akoe poenja soesami. Lebi baek sekarang kau djangan bitjaraken lagi tentang ini," djawab Anna dengen soeara ketoes. „Tentoe sadja, tapi toh ada satoe moestail sekali jang kau tiada maoe ketemoe lagi padanja aken membri slamat tinggal pada satoe lelaki, jang lantaran kau poenja diri ampir sadja soeda abisken djiwanja dengen djalen jang amat ngeri." Karenine tinggal berdiri diam, kaget dan penoe dengen rasa maloe. Ia tadinja maoe berlaloe dari itoe tempat, tapi anggep itoe ada amat renda. Sengadja ia berdehem dengen koeat, boeka pintoenja kamer dan dateng ke dalem kamer, sedeng Betsy dan Anna tinggal diam sadja. Anna ada doedoek di satoe korsi males dengen pake badjoe jang berwarna aboe-aboe, sedeng ramboetnja jang digoenting pendek ada disisir dengen rapi. Begitoe lekas matanja dapet liat Anna, begitoe tjepet djoega sinarnja jang gilang-goemilang lantas ilang. Ia toendoekin kepalanja dan pandang Betsy dengen roepa jang penoe kakoeatiran. Prinses Tverskaia membri hormat pada Karenine dengen senjoem jang manis dan bilang dengen soeara keras: „Girang sekali atikoe lantaran bisa bertemoe dengen kau, 'koe kira kau tiada dateng kemari. Sedari Anna sakit akoe tiada perna liat kau. Tapi<noinclude></noinclude> 2qcleqek8w7e7kww2gpokgjndb3zyoc Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/36 104 107980 301680 301657 2026-07-07T13:13:54Z Ammachemist 27288 /* Tervalidasi */ 301680 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>{{center|— 226 —}} bisa oendjoekin iapoenja pikiran dan katjinta'an, begitoe poen dengen iapoenja maksoed jang maoe membri ampoen pada iapoenja istri. Dengen tiada perkata apa-apa dan dengen mata jang tiada berkesip ia pandang Betsy dengen tiada soedanja. „Adieu, sobatkoe jang baek," kata Betsy dan kamoedian bangoen dari tempat doedoeknja. Karenine ada orang jang anterin iapoenja tetamoe. Tempo sampe di satoe salon ketjil Betsy brenti dan bilang sembari pegang tangannja Karenine begini: „Alexis Alexandrovitch, akoe kenal betoel kau poenja ati jang moelia. Betoel itoe tiada wadjib akoe tjampoer, tapi bahna tjinta dan hormat 'koe pada kau, maka akoe soeda sampeken djoega itoe perkata'an. Apa boleh akoe kasi kau nasehat? Trimalah kedatengannja graaf Vronsky dia itoe ada saorang jang terhormat dan ia maoe pergi ka Tartarije." „Akoe bilang trima kasi, prinses, aken kau poenja nasehat jang berharga dan bagi kau poenja katjinta'an. tapi Anna sendiri moesti tetepken, siapa jang ia moesti trima." Abis bilang begitoe Karenine membri slamat tinggal pada Betsy dan balik kombali sama iapoenja istri. Anna soeda reba dengen balikin iapoenja blakang, tapi tempo denger ada soeara tindakan, ia bangoen lagi dan doedoek seperti doeloenja. Dengen paras kaget ia pandang soeaminja dengen tiada soedanja. ----- {{center|— 227 —}} Karenine jang djoega pandang Anna, dapet kanjatja’an jang istrinje baroe abis menangis dan bilang: „Lagi sekali akoe hatoerken trima kasi bagi kau poenja kapertjaja’an atas akoe poenja diri dan dengen tjaranja kau memberi poetoesan dalem itoe perkara. Akoe maoe pertjaja djoega jang graaf Vronsky betoel brangkat dan tiada perloe sama sekali akan dateng di sini. Akan tetapi . . .” Anna roepanja tiada bisa tahan lagi iapoenja nafsoe dan soeda poetoesken pembitjara’annja Karenine: „Akoe toeh soeda bilang pada kau, jang akoe tiada bisa trima iapoenja kedatengan, kenapa itoe sekarang akoe moesti oelangin lagi . . .” „Memang djoega tiada perloe akan ia dateng kemari,” begitoelah Anna bilang lebi djaoe dengen soeara pelahan, „tiada perloe akan ia memberi slamat tinggal pada satoe prempoean jang ia ada tjinta, jang akan prempoean mana ampir sadja ia binasaken djiwanja, ampir sadja ia poetoesken iapoenja pengidoepan. Sedeng itoe prempoean tiada bisa idoep zonder dirinja . . . Ja, itoe memang amat tiada perloe . . .” „Bae’an kita djangan bitjaraken lebi djaoe tentang ini,” kata Anna sasoedanja bisa bikin tetep iapoenja ati. „Akoe soeda seraken pada kau akan poetoesken ini hal dan kau poenja poetoesan ada menjenangin sekali atikoe . . .” Ia poenja sikep jang soeka melit dan oetjapken<noinclude></noinclude> bqnnxcrcnrvdprb5mb9jepdnq59zlz8 Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/37 104 107981 301681 301658 2026-07-07T13:14:28Z Ammachemist 27288 /* Tervalidasi */ 301681 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>{{center|— 228 —}} itoe perkata'an dengen lakoe sabar, jang Anna memang soeda kenal lama, bikin atinja djadi amat mendongkol. Soepaja tiada denger lebi lama otje-annja si soeami maka ia bilang seperti apa jang Karenine hendak maksoedken: „Jang akoe poenja poetoesan ada sama dengen kau..." „Betoel," kata Karenine dan kamoedian bilang lebi djaoe: „Prinses Iverskain pantesnja tiada boleh tjampoer dalem ini perkara familie... teroetama prempoean seperti dirinja..." „Apa jang kau bilang akoe tiada pertjaja sama sekali," kata Anna dengen roepa mara. „Akoe tjoema taoe jang Betsy ada tjinta akoe poenja diri..." Karenine berdehem dan tiada berkata apa-apa lagi. „Akoe soeda soeroe panggil dokter," kata Karenine. „'Koe ada baek dan tiada perloe pertoloengannja dokter." „Itoe dokter jang 'koe soeroe panggil adalah boeat si orok jang menangis tiada soedannja." Mendenger begitoe Anna boenjiken bel dan minta itoe baboe mongmong bawa itoe anak. Karenine berlaloe dari itoe kamer. „Tiada," begitoelah ia bilang dengen soeara mol-mol. Ini hal tiada bisa diantepin lebi lama." Blon perna ia dapet kepastian seperti ini hari jang menoendjoekin kadoedoekannja tiada bisa kekel dan kabentjiannja Anna ia bisa antepin. Blon perna ia berlakoe dengen berlawan sama kahen- ----- {{center|— 229 —}} dakan atinja dan maoe toeroet segala kahendakannja Anna. Apa jang djadi kemaoeannja iapoenja istri dan doenia, itoelah bagi dirinja masi djadi satoe resia. Oblonsky masoek di kamernja iapoenja soedara. Ia dapetin Anna sedeng koetjoerin aer mata. Kendatipoen diri sendiri ada dalem kagoembira'an dan kagirangan, toch ia bisa bikin tingkanja jang menjotjokin dengen ka'ada'annja Anna jang sedeng berdoeka. „Akoe kira," demikianlah ia bilang dengen soeara gombira „kau roepanja anggep doenia ini soeda sesek. Braniken kau poenja ati dan madjoe di ini doenia dengen menoeroet kau poenja kahendakan ati... Beteel itoe ada satoe lelakon, aken tetapi..." „Akoe perna denger ada prempoean djadi djato tjinta sama soesaminja lantaran iapoenja klakoeran jang baek, tapi akoe kenapa boleh bentji soeamikoe djoestroe lantaran poenja itoe klakoean. Akoe tiada bisa idoep bersama dia. Kapan akoe liat roepanja sadja, atikoe soeda djadi gedek dan sakit... Akoe tiada bisa idoep bersama dia!... Apa jang akoe moesti bikin?... Akoe ini ada satoe orang jang tjilaka; bagimana adanja akoe poenja perasaan di ini waktoe, soeker bisa ditoetoerken dengen perkata'an. Haroes kau mengarti djoega, jang Karenine sabetoelnja ada satoe orang baek dan sopan, aken tetapi apa akoe bisa bikin kapan dirikoe ada sanget bentji padanja! Akoe bentji dirinja lantaran iapoenja<noinclude></noinclude> 0in9nvoil5uakgcidkqv7kz9lcwkdn3 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/100 104 107983 301685 301661 2026-07-07T13:27:18Z Amie.firsa 27188 /* Telah diuji baca */ 301685 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Amie.firsa" />{{rh||4032}}</noinclude>Waktoe bersantep, dengen swara angker njonja bangsawan itoe treakin bebrapa algodjo, jang disoeroe bawa itoe doea orang tawanan ka loear boeat dikoetoengken kapalanja. Tapi seblon itoe algodjo melakoeken itoe prenta, Beng Hek sigra menjegah dengen berkata: „Ingetlah, istrikoe, bahoea soeda lima kali Tjoe-Kat Liang telah lepasken akoe; maka kaloe seka­rang kita boenoe ponggawanja, inilah bikin kita poenja nama djadi tertjemar, sebagimana orang jang tiada mengenal pri-kawadjiban menoesia. Dari sebab begitoe, boeat sedikit tempo baek kita boei iaorang disini. Toenggoe, kaloe Tjoe-Kat Liang djoega soeda dapet ditangdep, baroelah kita nanti boenoe padanja, kerna sampe sabegitoe djaoe akoe kira itoe perkara blon boleh dibilang soeda mendjadi kasep." Tjiok-Jong Hoedjin toeroet soeaminja itoe poe­nja nasehat, dan lantas boei itoe doea orang ta­wanan dalem gowanja. Sedeng itoe njonja doedoek makan minoem dengen senang hati sama-sama soeami sendiri, soldadoenja Thio Gie dan Ma Tiong jang dapet labrakan, telah balik kombali ka pasanggrahannja Khong Beng dan bri taoe pada ini Koensoe apa jang telah kadjadian di medan prang. Satelah mendenger itoe kabar, Khong Beng lan­tas panggil Ma Taij, Tio In dan Goei Jan dateng mengadep.<noinclude></noinclude> l4uxq49d9e3zrf0glxvdtbkoyi4cyni 301720 301685 2026-07-07T23:39:48Z Ah.Masyhar 20068 /* Tervalidasi */ 301720 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4032 —}}</noinclude>Waktoe bersantep, dengen swara angker njonja bangsawan itoe treakin bebrapa algodjo, jang disoeroe bawa itoe doea orang tawanan ka loear boeat dikoetoengken kapalanja. Tapi seblon itoe algodjo melakoeken itoe prenta, Beng Hek sigra menjegah dengen berkata: „Ingetlah, istrikoe, bahoea soeda lima kali Tjoe-Kat Liang telah lepasken akoe; maka kaloe seka­rang kita boenoe ponggawanja, inilah bikin kita poenja nama djadi tertjemar, sebagimana orang jang tiada mengenal pri-kawadjiban menoesia. Dari sebab begitoe, boeat sedikit tempo baek kita boei iaorang disini. Toenggoe, kaloe Tjoe-Kat Liang djoega soeda dapet ditangdep, baroelah kita nanti boenoe padanja, kerna sampe sabegitoe djaoe akoe kira itoe perkara blon boleh dibilang soeda mendjadi kasep." Tjiok-Jong Hoedjin toeroet soeaminja itoe poe­nja nasehat, dan lantas boei itoe doea orang ta­wanan dalem gowanja. Sedeng itoe njonja doedoek makan minoem dengen senang hati sama-sama soeami sendiri, soldadoenja Thio Gie dan Ma Tiong jang dapet labrakan, telah balik kombali ka pasanggrahannja Khong Beng dan bri taoe pada ini Koensoe apa jang telah kadjadian di medan prang. Satelah mendenger itoe kabar, Khong Beng lan­tas panggil Ma Taij, Tio In dan Goei Jan dateng mengadep.<noinclude></noinclude> kjra8wlouz22a7muywc6tno4go6jmzg Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/28 104 107992 301674 301670 2026-07-07T12:53:53Z Badak Jawa 19009 /* Telah diuji baca */ 301674 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Badak Jawa" /></noinclude>'''A. KECAMATAN LINGGANG BIGUNG''' Kabupaten Kutai Barat memiliki persebaran etnik yang beragam, seperti halnya ciri penduduk Indonesia. Secara umum, Kutai Barat dihuni oleh etnik Tonyooi, Rentenukng, Bugis, dan Jawa. Orang Tonyooi dan Rentenukng lebih dikenal sebagai komunitas Tunjung. Oleh itu, di wilayah Kutai, sering dikenal nama Tunjung Tonyooi dan Tunjung Rentenukng. Salah satu kecamatan yang dominan penduduknya orang Tonyooi adalah Kecamatan Linggang Bigung yang menjadi lokasi penelitian ini. Kecamatan Linggang Bigung salah satu kecamatan yang terdapat di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Kecamatan ini terletak di antara 115o18’40” BT – 115o41”11” BT dan 0o02o Lintang Utara dan 0o13o Lintang Selatan. Adapun batas walyah dari Kabupaten Kapuas Hulu adalah sebagai berikut: • Di sebelah utara berbatasan dengan Kecamataan Long Iram. • Di sebelah barat berbatasan dengan Kecamataan Long Hubung. • Di sebelah selatan berbatasan dengan Kecamataan Nyutan. • Di sebelah timur berbatasan dengan Kecamataan Barong Tongkok. Adapun luas wilayah kecamatan ini 699,20 km2 terdiri atas 11 desa atau kampong. Jumlah penduduknya 14.811 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk sebesar 21,18 jiwa. Untuk lebih jelasnya mengenai junlah penduduk dan luasan desa dapat dilihat pada tabel sebagai berikut: {{center|Tabel 2.1 Luas Wilayah, Jumlah Penduduk, dan Kepadatatan Penduduk Menurut Desa}} {| class="wikitable" |+ Teks takarir |- ! Nomor !! Desa !! Luas Wilayah (km)<sup>2</sup>!! Jumlah Penduduk !! Kepadatan Penduduk |- | 1 || Linggang Melapeh Baru || 366,18 || 1.234 || 3,37 |- | 2 || Linggang Bigung Baru || 109,86 || 500 || 4,55 |- | 3 || Linggang Purwodadi || 2,00 || 1.993 || 997 |}<noinclude>{{right|Hukum Adat Masyarakat Dayak Tonyooi di Kutai Barat}} {{right|15}}</noinclude> bpoi6eoj6np2irevr8f2xe2dhoyige8 301703 301674 2026-07-07T15:06:10Z Badak Jawa 19009 301703 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Badak Jawa" /></noinclude>'''A. KECAMATAN LINGGANG BIGUNG''' Kabupaten Kutai Barat memiliki persebaran etnik yang beragam, seperti halnya ciri penduduk Indonesia. Secara umum, Kutai Barat dihuni oleh etnik Tonyooi, Rentenukng, Bugis, dan Jawa. Orang Tonyooi dan Rentenukng lebih dikenal sebagai komunitas Tunjung. Oleh itu, di wilayah Kutai, sering dikenal nama Tunjung Tonyooi dan Tunjung Rentenukng. Salah satu kecamatan yang dominan penduduknya orang Tonyooi adalah Kecamatan Linggang Bigung yang menjadi lokasi penelitian ini. Kecamatan Linggang Bigung salah satu kecamatan yang terdapat di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Kecamatan ini terletak di antara 115o18’40” BT – 115o41”11” BT dan 0o02o Lintang Utara dan 0o13o Lintang Selatan. Adapun batas walyah dari Kabupaten Kapuas Hulu adalah sebagai berikut: • Di sebelah utara berbatasan dengan Kecamataan Long Iram. • Di sebelah barat berbatasan dengan Kecamataan Long Hubung. • Di sebelah selatan berbatasan dengan Kecamataan Nyutan. • Di sebelah timur berbatasan dengan Kecamataan Barong Tongkok. Adapun luas wilayah kecamatan ini 699,20 km2 terdiri atas 11 desa atau kampong. Jumlah penduduknya 14.811 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk sebesar 21,18 jiwa. Untuk lebih jelasnya mengenai junlah penduduk dan luasan desa dapat dilihat pada tabel sebagai berikut: {| class="wikitable" |+ Tabel 2.1 Luas Wilayah, Jumlah Penduduk, dan Kepadatatan Penduduk Menurut Desa |- ! Nomor !! Desa !! Luas Wilayah (km)<sup>2</sup>!! Jumlah Penduduk !! Kepadatan Penduduk |- | 1 || Linggang Melapeh Baru || 366,18 || 1.234 || 3,37 |- | 2 || Linggang Bigung Baru || 109,86 || 500 || 4,55 |- | 3 || Linggang Purwodadi || 2,00 || 1.993 || 997 |}<noinclude>{{right|Hukum Adat Masyarakat Dayak Tonyooi di Kutai Barat}} {{right|15}}</noinclude> icy5czjuec2myn97swkihrwp57tzlkx Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/29 104 107993 301679 301671 2026-07-07T13:13:19Z Badak Jawa 19009 301679 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Badak Jawa" /></noinclude>{| class="wikitable" |+ Teks takarir |- ! Nomor !! Desa !! Luas wilayah (Km<sup>2</sup>) !! Jumlah Penduduk !! Kepadatan Penduduk |- | 4 || Linggang Bigung || 15,37 || 4.400 || 286,28 |- | 5 || Linggang Bangunsari || 2,00 || 1.872 || 936,00 |- | 6 || Linggang Amer || 36,86 || 1.385 || 37,57 |- | 7 || Linggang Mapan || 1.104 || 322 || 3,54 |- | 8 || Linggang Melapeh || 1.911 || 579 || 3,42 |- | 9 || Linggang Tutung || 1.736 || 388 || 3,46 |- | 10 || Linggang Kebut || 532 || 157 || 3,58 |- || 11 || Linggang Mencelew || 333 || 95 || 10,5 |- |Jumlah/Total|||| 17.063 || 4.715 || 3,73 |} Desa 4 5 6 7 8 9 10 11 Linggang Bigung Linggang Bangunsari Linggang Amer Linggang Mapan Linggang Melapeh Linggang Tutung Linggang Kebut Linggang Mencelew Jumlah/Total Luas Wilayah (Km2) 15,37 2,00 36,86 500 49,15 80,00 2,45 3,5 699,30 Jumlah Penduduk Kepadatan Penduduk 4.400 1.872 1.385 1.104 1.911 1.736 532 333 14.811 286,28 936,00 37,57 2,208 3888 21,7 217,14 95,14 21,18 Sumber: Data Penduduk per Desember 2017, Kantor Kecamatan Linggang Bigung, Kutai Barat Sementara itu, jumlah penduduk di Linggang Bigung jika dilihat berdasar rumah tangga per jiwa di tiap-tiap desa tidaklah merata. Dalam hal ini, ada desa yang jumlah rumah tangganya lebih banyak dibanding dengan desa yang lain. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 2.2 Luas Wilayah, Jumlah Penduduk, Kepala Rumah (Ruta), dan Penduduk per Ruta Nomor Desa 1 Linggang Melapeh Baru Linggang Bigung Baru Linggang Purwodadi Linggang Bigung Linggang Bangunsari Linggang Amer Linggang Mapan Linggang Melapeh Linggang Tutung Linggang Kebut Linggang Mencelew Jumlah/Total 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Jumlah Penduduk Jiwa 1.234 500 1.993 4.400 1.935 1.385 1.104 1.911 1.736 532 333 17.063 337 Penduduk Per – Ruta / Jiwa 3,82 143 567 1.163 578 387 322 579 388 157 95 4.715 3,54 3,707 4,16 3,47 397 3,54 3,42 3,46 3,58 10,5 3,73 Jumlah Ruta Sumber: Data Penduduk per Desember 2017, Kantor Kecamatan Linggang Bigung 16 Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur<noinclude></noinclude> nohovr6ajt26hctpk7hwcmcldfb7pey 301701 301679 2026-07-07T15:04:35Z Badak Jawa 19009 /* Telah diuji baca */ 301701 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Badak Jawa" /></noinclude>{| class="wikitable" |+ Teks takarir |- ! Nomor !! Desa !! Luas wilayah (Km<sup>2</sup>) !! Jumlah Penduduk !! Kepadatan Penduduk |- | 4 || Linggang Bigung || 15,37 || 4.400 || 286,28 |- | 5 || Linggang Bangunsari || 2,00 || 1.872 || 936,00 |- | 6 || Linggang Amer || 36,86 || 1.385 || 37,57 |- | 7 || Linggang Mapan || 1.104 || 322 || 3,54 |- | 8 || Linggang Melapeh || 1.911 || 579 || 3,42 |- | 9 || Linggang Tutung || 1.736 || 388 || 3,46 |- | 10 || Linggang Kebut || 532 || 157 || 3,58 |- || 11 || Linggang Mencelew || 333 || 95 || 10,5 |- | colspan="2" |Jumlah/Total|| 17.063 || 4.715 || 3,73 |} <small>Sumber: Data Penduduk per Desember 2017, Kantor Kecamatan Linggang Bigung, Kutai Barat</small> Sementara itu, jumlah penduduk di Linggang Bigung jika dilihat berdasar rumah tangga per jiwa di tiap-tiap desa tidaklah merata. Dalam hal ini, ada desa yang jumlah rumah tangganya lebih banyak dibanding dengan desa yang lain. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini. {| class="wikitable" |+ Tabel 2.2 Luas Wilayah, Jumlah Penduduk, Kepala Rumah (Ruta), dan Penduduk per Ruta |- ! Nomor !! Desa !! Jumlah Penduduk Jiwa !! Jumlah Ruta !! Penduduk Peru - Ruta / Jiwa |- | 1 || Linggang Melapeh Baru || 1.234 || 337 || 3,82 |- | 2 || Linggang Bigung Baru|| 500 || 143 || 3,54 |- | 3 || Linggang Purwodadi || 1.993 || 567 || 3,707 |- | 4 || Linggang Bigung || 4.400 || 1.163 || 4,16 |- | 5 || Linggang Bangunsari || 1.935 || 578 || 3,47 |- | 6 || Linggang Amer || 1.385 || 387 || 397 |- | 7 || Linggang Mapan || 1.104 || 322 || 3,54 |- | 8 || Linggang Melapeh || 1.911 || 579 || 3,42 |- | 9 || Linggang Tutung || 1.736 || 388 || 3,46 |- | 10 || Linggang Kebut || 532 || 157 || 3,58 |- | 11 || Linggang Mencelew || 333 || 95 || 10,5 | colspan ="2"|Jumlah/Total|| 17.063 || 4.715 || 3,73 |} <small>Sumber: Data Penduduk per Desember 2017, Kantor Kecamatan Linggang Bigung</small><noinclude>{{left|16}} {{left|Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude> 341vs35s959dli7866z9t4yez7strqj 301702 301701 2026-07-07T15:05:06Z Badak Jawa 19009 301702 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Badak Jawa" /></noinclude>{| class="wikitable" |+ |- ! Nomor !! Desa !! Luas wilayah (Km<sup>2</sup>) !! Jumlah Penduduk !! Kepadatan Penduduk |- | 4 || Linggang Bigung || 15,37 || 4.400 || 286,28 |- | 5 || Linggang Bangunsari || 2,00 || 1.872 || 936,00 |- | 6 || Linggang Amer || 36,86 || 1.385 || 37,57 |- | 7 || Linggang Mapan || 1.104 || 322 || 3,54 |- | 8 || Linggang Melapeh || 1.911 || 579 || 3,42 |- | 9 || Linggang Tutung || 1.736 || 388 || 3,46 |- | 10 || Linggang Kebut || 532 || 157 || 3,58 |- || 11 || Linggang Mencelew || 333 || 95 || 10,5 |- | colspan="2" |Jumlah/Total|| 17.063 || 4.715 || 3,73 |} <small>Sumber: Data Penduduk per Desember 2017, Kantor Kecamatan Linggang Bigung, Kutai Barat</small> Sementara itu, jumlah penduduk di Linggang Bigung jika dilihat berdasar rumah tangga per jiwa di tiap-tiap desa tidaklah merata. Dalam hal ini, ada desa yang jumlah rumah tangganya lebih banyak dibanding dengan desa yang lain. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini. {| class="wikitable" |+ Tabel 2.2 Luas Wilayah, Jumlah Penduduk, Kepala Rumah (Ruta), dan Penduduk per Ruta |- ! Nomor !! Desa !! Jumlah Penduduk Jiwa !! Jumlah Ruta !! Penduduk Peru - Ruta / Jiwa |- | 1 || Linggang Melapeh Baru || 1.234 || 337 || 3,82 |- | 2 || Linggang Bigung Baru|| 500 || 143 || 3,54 |- | 3 || Linggang Purwodadi || 1.993 || 567 || 3,707 |- | 4 || Linggang Bigung || 4.400 || 1.163 || 4,16 |- | 5 || Linggang Bangunsari || 1.935 || 578 || 3,47 |- | 6 || Linggang Amer || 1.385 || 387 || 397 |- | 7 || Linggang Mapan || 1.104 || 322 || 3,54 |- | 8 || Linggang Melapeh || 1.911 || 579 || 3,42 |- | 9 || Linggang Tutung || 1.736 || 388 || 3,46 |- | 10 || Linggang Kebut || 532 || 157 || 3,58 |- | 11 || Linggang Mencelew || 333 || 95 || 10,5 | colspan ="2"|Jumlah/Total|| 17.063 || 4.715 || 3,73 |} <small>Sumber: Data Penduduk per Desember 2017, Kantor Kecamatan Linggang Bigung</small><noinclude>{{left|16}} {{left|Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude> j88l8pgw89e3ol3z70j19ztk6r1865g 301704 301702 2026-07-07T15:07:38Z Badak Jawa 19009 301704 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Badak Jawa" /></noinclude>{| class="wikitable" |+ |- ! Nomor !! Desa !! Luas wilayah (Km<sup>2</sup>) !! Jumlah Penduduk !! Kepadatan Penduduk |- | 4 || Linggang Bigung || 15,37 || 4.400 || 286,28 |- | 5 || Linggang Bangunsari || 2,00 || 1.872 || 936,00 |- | 6 || Linggang Amer || 36,86 || 1.385 || 37,57 |- | 7 || Linggang Mapan || 1.104 || 322 || 3,54 |- | 8 || Linggang Melapeh || 1.911 || 579 || 3,42 |- | 9 || Linggang Tutung || 1.736 || 388 || 3,46 |- | 10 || Linggang Kebut || 532 || 157 || 3,58 |- || 11 || Linggang Mencelew || 333 || 95 || 10,5 |- | colspan="2" |Jumlah/Total|| 17.063 || 4.715 || 3,73 |} <small>Sumber: Data Penduduk per Desember 2017, Kantor Kecamatan Linggang Bigung, Kutai Barat</small> Sementara itu, jumlah penduduk di Linggang Bigung jika dilihat berdasar rumah tangga per jiwa di tiap-tiap desa tidaklah merata. Dalam hal ini, ada desa yang jumlah rumah tangganya lebih banyak dibanding dengan desa yang lain. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini. {| class="wikitable" |+ Tabel 2.2 Luas Wilayah, Jumlah Penduduk, Kepala Rumah (Ruta), dan Penduduk per Ruta |- ! Nomor !! Desa !! Jumlah Penduduk Jiwa !! Jumlah Ruta !! Penduduk Peru - Ruta / Jiwa |- | 1 || Linggang Melapeh Baru || 1.234 || 337 || 3,82 |- | 2 || Linggang Bigung Baru|| 500 || 143 || 3,54 |- | 3 || Linggang Purwodadi || 1.993 || 567 || 3,707 |- | 4 || Linggang Bigung || 4.400 || 1.163 || 4,16 |- | 5 || Linggang Bangunsari || 1.935 || 578 || 3,47 |- | 6 || Linggang Amer || 1.385 || 387 || 397 |- | 7 || Linggang Mapan || 1.104 || 322 || 3,54 |- | 8 || Linggang Melapeh || 1.911 || 579 || 3,42 |- | 9 || Linggang Tutung || 1.736 || 388 || 3,46 |- | 10 || Linggang Kebut || 532 || 157 || 3,58 |- | 11 || Linggang Mencelew || 333 || 95 || 10,5 |- | colspan ="2"|Jumlah/Total|| 17.063 || 4.715 || 3,73 |} <small>Sumber: Data Penduduk per Desember 2017, Kantor Kecamatan Linggang Bigung</small><noinclude>{{left|16}} {{left|Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude> 4ogg03fxo9hd19qt2ix1cfusqkucwo1 Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/30 104 107994 301705 301672 2026-07-07T15:26:32Z Badak Jawa 19009 /* Telah diuji baca */ 301705 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Badak Jawa" /></noinclude>Di Kecamatan Linggang Bigung penduduk laki-laki lebih besar jumlahnya daripada penduduk wanita walaupun perbedaan jumlahnya tidak begitu signifikan. Hal ini disebabkan hampir di semua desa penduduk laki-laki lebih besar jumlahnya. Hanya di Desa Linggang Kebut jumlah penduduk wanita lebih besar daripada penduduk laki-laki. Untuk lebih jelasnya, perbedaan penduduk berdasar jenis kelamin di Kecamatan Linggang Bigung per desa dapat dilihat pada tabel berikut. {| class="wikitable" |+ Tabel 2.3 Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Desa (Jiwa) |- ! Nomor !! Desa !! Laki-laki !! Perempuan !! Jumlah |- | 1 || Linggang Melapeh Baru || 645 || 591 || 1.234 |- | 2 || Linggang Bigung Baru || 272 || 228 || 500 |- | 3 || Linggang Purwodadi || 1.039 || 594 || 1.993 |- | 4 || Linggang Bigung || 2.340 || 2.060 || 4.400 |- | 5 || Linggang Bangunsari || 999 || 936 || 1.935 |- | 6 || Linggang Amer || 734 || 651 || 1.385 |- | 7 || Linggang Mapan || 562 || 542 || 1.104 |- | 8 || Linggang Melapeh || 1.024 || 886 || 1.911 |- | 9 || Linggang Tutung || 872 || 864 || 1.736 |- | 10 || Linggang Kebut|| 265 || 287 || 532 |- | 11 || Linggang Mencelew || 170 || 163 || 33 |- | colspan="2"|Jumlah/Total|| 7.715 || 7.091 || 1.4811 |} <small>Sumber: Data Penduduk per Desember 2017, Kantor Kecamatan Linggang Bigung Kutai Barat</small> Sejumlah sub-suku hidup di kabupaten ini, dalam hal ini sub-suku memiliki unsur budaya dan adat istiadat sendiri. Masyarakat pada kecamatan ini dapat dikatakan sebagai masyarakat terbuka dan heterogen, banyak suku yang hidup di sana, terlebih sub-suku Dayak yang hidup di Kutai Barat di tambah satu suku Kutai lainnya. Hal ini tecermin dalam rumah adat yang ada di Taman Budaya yang dibuat oleh pemerintah. Di sana tiap sub-suku mengekspresikan seni budayanya yang senantiasa hidup berdampingan.<noinclude>{{right|Hukum Adat Masyarakat Dayak Tonyooi di Kutai Barat}} {{right|17}}</noinclude> fbzcfofzvyzx8f69g6y4x05d25ym3nn Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/27 104 107995 301682 301673 2026-07-07T13:14:31Z Rikza0909 27268 /* Telah diuji baca */ 301682 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Rikza0909" />{{rh||- 3963 -}}</noinclude> Ampir berbareng dengen marika itoe, Beng Hek djoega lantas berangkat bersama lebi saratoes ponggawa, semoea orang jang boleh dipertjaja, menoedjoe ka pasanggrahannja Khong Beng. Di sapandiang djalan ini Radja asing liada dapet halangan satoe apa, hingga dengen gampang sigra djoega ia soeda sampe pada tempat jang ditoedjoeken. Bersama sekalian pengiringnja ia lantas menerdjang masoek dan koetika sampe di dalem, baroelah ia mendapet taoe, jang pasanggrahan itoe ada satoe pasanggrahan kosong. Kerna meliat tida ada satoe menoesia di itoe tempat, lantas djoega ia masoek lebi djaoe, tapi di itoe laen roewangan, djoega ia t'da dapetken sapotong moesoe, katjoewali Beng Joe dan kawankawannja ada menggletak malang melintang. Kenapa iaorang djadi begitoe? O, atas prentanja Khong Beng iaorang diloloh oleh Ma Sok dan Lu Khai sampe iaorang djadi mabok seperti bangke. Di waktoe minoem, soeda tentoe iaorang ada dapet banjak senang hati, oleh kerna itoe koensoe poen telah titaken toekang -toekang jang pande boenjiken tetaboean dengen lagoe-Iagoe merdoe boeat temennja arak jang ditjampoer obat soepaja djadi lekas mabok; tapi sekarang, kaloe maoe, orang boleh gorok lehernja marika itoe, seperti djoega orang gorok lehernja ajam.<noinclude></noinclude> cthqfm0fh3k0nv5wrmxhi9fnwd01rgu 301695 301682 2026-07-07T14:19:36Z Amie.firsa 27188 /* Tervalidasi */ 301695 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Amie.firsa" />{{rh||- 3963 -}}</noinclude> Ampir berbareng dengen marika itoe, Beng Hek djoega lantas berangkat bersama lebi saratoes ponggawa, semoea orang jang boleh dipertjaja, menoedjoe ka pasanggrahannja Khong Beng. Di sapandiang djalan ini Radja asing tiada dapet halangan satoe apa, hingga dengen gampang sigra djoega ia soeda sampe pada tempat jang ditoedjoeken. Bersama sekalian pengiringnja ia lantas menerdjang masoek dan koetika sampe di dalem, baroelah ia mendapet taoe, jang pasanggrahan itoe ada satoe pasanggrahan kosong. Kerna meliat tida ada satoe menoesia di itoe tempat, lantas djoega ia masoek lebi djaoe, tapi di itoe laen roewangan, djoega ia tida dapetken sapotong moesoe, katjoewali Beng Joe dan kawan-kawannja ada menggletak malang melintang. Kenapa iaorang djadi begitoe? O, atas prentanja Khong Beng iaorang diloloh oleh Ma Sok dan Lu Khai sampe iaorang djadi mabok seperti bangke. Di waktoe minoem, soeda tentoe iaorang ada dapet banjak senang hati, oleh kerna itoe koensoe poen telah titaken toekang-toekang jang pande boenjiken tetaboean dengen lagoe-lagoe merdoe boeat temennja arak jang ditjampoer obat soepaja djadi lekas mabok; tapi sekarang, kaloe maoe, orang boleh gorok lehernja marika itoe, seperti djoega orang gorok lehernja ajam.<noinclude></noinclude> lhfghqg34rq42n6gav3rhl348x31o3p Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/380 104 107996 301675 2026-07-07T13:09:46Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301675 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4302 —}}</noinclude>{{c|'''XCVI.'''}} {{c|Khong Beng menoeroenken aer mata, tempo Ma Sok diboenoe. — Boeat pedajaken TJo Hioe, Tjioe Pong soeda potong ramboet sendiri.}} {{rule|width=8em|align=center}} Orang jang hendak oendjoek daja-oepaja ja itoe pada Tjo Djwe, ada satoe mantri jang mendjabat pangkat Siang-sie bernama Soen Tjoe. Maka Tjo Djwe lantas berkata padanja: „Tjobalah Kheng toetoerken, begimana doedoeknja itoe daja-oepaja." „Doeloe," begitoe Soen Tjoe moelai menjataken pikirannja: „tatkala Tiiaijtjouw-Boehongtee pergi melabrak Thio Louw, sasoedanja menampak kasoekeran, baroelah pakerdjaannja itoe Keizer almarhoem djadi berasil. Djoega sering kali ia soeka oetjapken ini perkataän pada mantri-mantrinja: „Tana Lam Ttieng pantes sekali diseboet „naraka doenia", kerna antara djalanan Sia Kok, boleh di­ bilang lima ratoes paal djaoenja ada gowa-gowa batoe, dimana boekan tempatnja orang haroes goenaken tenaga balatentara. Maka kaloe sekarang Toeankoe geraken antero balatentara dari ini karadjaän boeat serang negri Siok, nistjaja tida oesa menoenggoe lama, Tong Gouw tentoe dateng ganggoe kita poenja negri. Sebab begitoe, hamba kira adalah lebi baek. Toeankoe prenta panglima-pang-<noinclude></noinclude> 69p4m06lqh5aagfkkbcxnrs7m1j9vkb 301697 301675 2026-07-07T14:26:03Z Amie.firsa 27188 /* Tervalidasi */ 301697 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Amie.firsa" />{{rh||— 4302 —}}</noinclude>{{c|'''XCVI.'''}} {{c|Khong Beng menoeroenken aer mata, tempo Ma Sok diboenoe. — Boeat pedajaken TJo Hioe, Tjioe Pong soeda potong ramboet sendiri.}} {{rule|width=8em|align=center}} Orang jang hendak oendjoek daja-oepaja ja itoe pada Tjo Djwe, ada satoe mantri jang mendjabat pangkat Siang-sie bernama Soen Tjoe. Maka Tjo Djwe lantas berkata padanja: „Tjobalah Kheng toetoerken, begimana doedoeknja itoe daja-oepaja." „Doeloe," begitoe Soen Tjoe moelai menjataken pikirannja: „tatkala Thaijtjouw-Boehongtee pergi melabrak Thio Louw, sasoedanja menampak kasoekeran, baroelah pakerdjaännja itoe Keizer almarhoem djadi berasil. Djoega sering kali ia soeka oetjapken ini perkataän pada mantri-mantrinja: „Tana Lam Theng pantes sekali diseboet „naraka doenia", kerna antara djalanan Sia Kok, boleh di­ bilang lima ratoes paal djaoenja ada gowa-gowa batoe, dimana boekan tempatnja orang haroes goenaken tenaga balatentara. Maka kaloe sekarang Toeankoe geraken antero balatentara dari ini karadjaän boeat serang negri Siok, nistjaja tida oesa menoenggoe lama, Tong Gouw tentoe dateng ganggoe kita poenja negri. Sebab begitoe, hamba kira adalah lebi baek, Toeankoe prenta panglima-pang-<noinclude></noinclude> cs57mp4ffb05fojmld9ixx9iovjt3rx 301838 301697 2026-07-08T11:25:17Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301838 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||— 4302 —}}</noinclude>{{c|'''XCVI.'''}} {{c|Khong Beng menoeroenken aer mata, tempo Ma Sok diboenoe. — Boeat pedajaken TJo Hioe, Tjioe Pong soeda potong ramboet sendiri.}} {{rule|width=8em|align=center}} Orang jang hendak oendjoek daja-oepaja ja itoe pada Tjo Djwe, ada satoe mantri jang mendjabat pangkat Siang-sie bernama Soen Tjoe. Maka Tjo Djwe lantas berkata padanja: „Tjobalah Kheng toetoerken, begimana doedoeknja itoe daja-oepaja." „Doeloe," begitoe Soen Tjoe moelai menjataken pikirannja: „tatkala Thaijtjouw-Boehongtee pergi melabrak Thio Louw, sasoedanja menampak kasoekeran, baroelah pakerdjaännja itoe Keizer almarhoem djadi berasil. Djoega sering kali ia soeka oetjapken ini perkataän pada mantri-mantrinja: „Tana Lam Theng pantes sekali diseboet „naraka doenia", kerna antara djalanan Sia Kok, boleh di­ bilang lima ratoes paal djaoenja ada gowa-gowa batoe, dimana boekan tempatnja orang haroes goenaken tenaga balatentara. Maka kaloe sekarang Toeankoe geraken antero balatentara dari ini karadjaän boeat serang negri Siok, nistjaja tida oesa menoenggoe lama, Tong Gouw tentoe dateng ganggoe kita poenja negri. Sebab begitoe, hamba kira adalah lebi baek, Toeankoe prenta panglima-pang-<noinclude></noinclude> ap9lh01ae1upu0jfiuxv4vpy7hueq2x Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/381 104 107997 301683 2026-07-07T13:22:15Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301683 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4303 —}}</noinclude>lima perang petja kita poenja balatentara jang ada sekarang boeat djaga tempat-tempat ]ang penting dan sekalian boeat piara djoega tenaganja. Tjara demikian, nistiaja tida oesa selang sampe bebrapa taon kita bisa menjaksiken jang negri Tiong Goan tamba hari nanti djadi bertamba madjoe. Dan sedeng kita piara tenaga kita begitoe roepa, boleh djadi djoega pada satoe waktoe negri Siok dan negri Gouw nanti saling menjerang satoe pada laen. Na, itoe waktoelah kita nanti serang itoen doea negri di dalem temponja jang betoel. Maka tjobalah Toeankoe timbang, apatah ini boekan ada djalan jang bisa bawa kita ka tempat kamenangan?" Tjo Djwe lantas minta Soe-Ma Ie poenja per­timbangan, dan kerna ini Touwtok bilang, jang Soen Siangsie poenja perbilangan ada pantes ditoeroet, maka dengen tida bimbang lagi ia lantas titaken Soe-Ma Ie atoer dan bagi-bagi sekalian ponggawa perang jang ada padanja boeat pergi djaga tempat-tempat penting jang dirasa perloe moesti dilindoengken. Kamoedian, pada sasoedanja briken gandjaran pada masing-masing soldadoe jang telah kaloearken banjak tenaga dalem paperangan jang blon lama dimaloemken, serta soeda tetepken djoega Kwee Hoaij dan Thio Kap boeat djaga kota Tiang An, Tjo Djwe dan pengiringnja lantas berangkat poelang ka kota Lok Jang.<noinclude></noinclude> sph1mg0zx3fcpbxxrb1w392tm9jkzfg 301699 301683 2026-07-07T14:31:34Z Amie.firsa 27188 /* Tervalidasi */ 301699 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Amie.firsa" />{{rh||— 4303 —}}</noinclude>lima perang petja kita poenja balatentara jang ada sekarang boeat djaga tempat-tempat jang penting dan sekalian boeat piara djoega tenaganja. Tjara demikian, nistiaja tida oesa selang sampe bebrapa taon kita bisa menjaksiken jang negri Tiong Goan tamba hari nanti djadi bertamba madjoe. Dan sedeng kita piara tenaga kita begitoe roepa, boleh djadi djoega pada satoe waktoe negri Siok dan negri Gouw nanti saling menjerang satoe pada laen. Na, itoe waktoelah kita nanti serang itoe doea negri di dalem temponja jang betoel. Maka tjobalah Toeankoe timbang, apatah ini boekan ada djalan jang bisa bawa kita ka tempat kamenangan?" Tjo Djwe lantas minta Soe-Ma Ie poenja pertimbangan, dan kerna ini Touwtok bilang, jang Soen Siangsie poenja perbilangan ada pantes ditoeroet, maka dengen tida bimbang lagi ia lantas titaken Soe-Ma Ie atoer dan bagi-bagi sekalian ponggawa perang jang ada padanja boeat pergi djaga tempat-tempat penting jang dirasa perloe moesti dilindoengken. Kamoedian, pada sasoedanja briken gandjaran pada masing-masing soldadoe jang telah kaloearken banjak tenaga dalem paperangan jang blon lama dimaloemken, serta soeda tetepken djoega Kwee Hoaij dan Thio Kap boeat djaga kota Tiang An, Tjo Djwe dan pengiringnja lantas berangkat poelang ka kota Lok Jang.<noinclude></noinclude> l3azdjky7x6vuj3j71bk85vm4vgnfa8 301837 301699 2026-07-08T11:25:05Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301837 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||— 4303 —}}</noinclude>lima perang petja kita poenja balatentara jang ada sekarang boeat djaga tempat-tempat jang penting dan sekalian boeat piara djoega tenaganja. Tjara demikian, nistiaja tida oesa selang sampe bebrapa taon kita bisa menjaksiken jang negri Tiong Goan tamba hari nanti djadi bertamba madjoe. Dan sedeng kita piara tenaga kita begitoe roepa, boleh djadi djoega pada satoe waktoe negri Siok dan negri Gouw nanti saling menjerang satoe pada laen. Na, itoe waktoelah kita nanti serang itoe doea negri di dalem temponja jang betoel. Maka tjobalah Toeankoe timbang, apatah ini boekan ada djalan jang bisa bawa kita ka tempat kamenangan?" Tjo Djwe lantas minta Soe-Ma Ie poenja pertimbangan, dan kerna ini Touwtok bilang, jang Soen Siangsie poenja perbilangan ada pantes ditoeroet, maka dengen tida bimbang lagi ia lantas titaken Soe-Ma Ie atoer dan bagi-bagi sekalian ponggawa perang jang ada padanja boeat pergi djaga tempat-tempat penting jang dirasa perloe moesti dilindoengken. Kamoedian, pada sasoedanja briken gandjaran pada masing-masing soldadoe jang telah kaloearken banjak tenaga dalem paperangan jang blon lama dimaloemken, serta soeda tetepken djoega Kwee Hoaij dan Thio Kap boeat djaga kota Tiang An, Tjo Djwe dan pengiringnja lantas berangkat poelang ka kota Lok Jang.<noinclude></noinclude> n20z0fa6t9y3zpem0zit7i1x5okyel7 Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/10 104 107998 301684 2026-07-07T13:24:07Z OwlyKnight 24017 /* Telah diuji baca */ 301684 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="OwlyKnight" /></noinclude>Waktu sangat cepat lewatnya seperti juga angin lalu. Malam itu lewat dengan cepat dan tak ada kejadian penting yang perlu kami ungkapkan dalam kisah ini. Pada keesokan harinya, pagi pagi sekali Durna Bang hong sudah pergi mandi dan mengenakan pakaian yang bersih. Kepada orang kepercayaaannya Bang hong meninggalkan pesan supaya tamu-tamu itu nanti ditemani makan pagi. Ia hèndak pergi kepuri keputrèn untuk menjumpai putrinya. Begitulah setelah meninggalkan pesan pesan Durna Bang hong segera naik kedalam joli dan berangkat kepuri Keputren. Seperti biasanya, ia tidak melalui pintu dêpan akan tetapi pintu belakang atau BACK STREET. Penjaga pintu belakang Bang hong sudah kenal betul yakni si Kebiri Peng kay kim ( Thay Kam Teng ). Asal saja disodorkan uang semir, uang pelicin atau kopi-kopi kebiri itu pasti akan membukakan dengan senang hati. Untuk ini si Durna itu tidak berkhawati apa-apa. Tiada antara lama keempat pemikul joli itu<noinclude>{{rh|10||}}</noinclude> 1pj3ozwtnxcy9k4hb1wa3tkzla1al9k Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/11 104 107999 301686 2026-07-07T13:27:32Z OwlyKnight 24017 /* Telah diuji baca */ 301686 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="OwlyKnight" /></noinclude>sudah sampai di tempat yang dituju. Mereka berganti dan menurunkan jolinya per lahan². — Loya, kita sudah sampai. Mereka salah seorang pemikul joli itu memberitahu kepada majiannja. — Ya, akupun sudah tahu ! Menjawab si-Durna sambil melangkah turun. — Kalian tunggu aku disini. Apabila ada pêrwira perwira peronda yaaglewat, katakan saja — bahwa kalian sedang menunggu aku. — Baik loya, baik. = Nah, aku masuk kepuri sebentar, kalian jangan tidur atau bermain judi ya ! — Baik loya, baik ! Dyrna Bang hong lalu memukul mukul daun pintu kebun belakang itu dengan hitungan. Setiap kali ia datang kepuri putrinya selalu sikebiri Teng kay him yang membukakan pintunya. Akan tetapi dengan sebuah kode. Tanpa itu jangan harap daun pintu itu akan begitu gampang dibukakan. Tok . totok . tok . totok . .<noinclude>{{rh|||11}}</noinclude> aicjw7mhasonee7tf5ez1uwq1hi4e4k 301687 301686 2026-07-07T13:28:08Z OwlyKnight 24017 301687 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="OwlyKnight" /></noinclude>sudah sampai di tempat yang dituju. Mereka berganti dan menurunkan jolinya per lahan². — Loya, kita sudah sampai. Mereka salah seorang pemikul joli itu memberitahu kepada majiannja. — Ya, akupun sudah tahu ! Menjawab si-Durna sambil melangkah turun. — Kalian tunggu aku disini. Apabila ada pêrwira perwira peronda yaaglewat, katakan saja — bahwa kalian sedang menunggu aku. — Baik loya, baik. = Nah, aku masuk kepuri sebentar, kalian jangan tidur atau bermain judi ya ! — Baik loya, baik ! Dyrna Bang hong lalu memukul mukul daun pintu kebun belakang itu dengan hitungan. Setiap kali ia datang kepuri putrinya selalu sikebiri Teng kay him yang membukakan pintunya. Akan tetapi dengan sebuah kode. Tanpa itu jangan harap daun pintu itu akan begitu gampang dibukakan. Tok . totok . tok . totok . . {{nop}}<noinclude>{{rh|||11}}</noinclude> ns1vzs5q13jazn1io6oj9hwbvvvv00y Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/382 104 108000 301688 2026-07-07T13:29:07Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301688 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4304 —}}</noinclude>Berangkatnja ini Keizer kaparat tida perloe kita ikoetin, hanja sekarang baeklah kita tjari taoe apa jang Khong Beng berboeat tatkala ia soeda balik kombali ka tana Han Tiong. Pada masa ini ferdana mantri baroe sampe di itoe tempat, pertama-tama ia preksa angkatan perangnja boeat dapet taoe, apa itoe barisan soeda poelang semoea atawa blon. Dan kerna dalem papreksaän itoe ia dapet kanjataän, ada doea orang jang koerang, sedeng doea orang itoe Teng Tji dan Tio In adanja, maka dengen merasa amat kwatir, Khong Beng lantas prenta Kwan Hin dan Thio Pauw masing-masing bawa satoe barisan boeat pergi soesoel itoe doea orang jang katinggalan. Tapi itoe doea djedjaka tida sampe moesti menjoesoel, kerna salagi iaorang maoe berlaloe, djoestroe toekang sampeken kabar bri taoe, bahoea Tio In dan Teng Tji telah sampe dengen slamat, baek bajatentaranja, baek koedanja atawa poen barang-barang-bekelannia, tida ada sapotong jang ilang atawa katinggalan di tenga djalan. Satelah mendenger itoe kabar, dengen merasa amat girang Khong Beng lantas adjak sekalian ponggawa perang kaloear samboet itoe doea orang jang baroe sampe. Tio In, jang merasa diagoengken sanget oleh Khong Beng, satelah meliat itoe ferdana mantri<noinclude></noinclude> 5mtufjwn2ih5t49deh12av8hg7t1wyv 301721 301688 2026-07-07T23:45:55Z Ah.Masyhar 20068 /* Tervalidasi */ 301721 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4304 —}}</noinclude>Berangkatnja ini Keizer kaparat tida perloe kita ikoetin, hanja sekarang baeklah kita tjari taoe apa jang Khong Beng berboeat tatkala ia soeda balik kombali ka tana Han Tiong. Pada masa ini ferdana mantri baroe sampe di itoe tempat, pertama-tama ia preksa angkatan perangnja boeat dapet taoe, apa itoe barisan soeda poelang semoea atawa blon. Dan kerna dalem papreksaän itoe ia dapet kanjataän, ada doea orang jang koerang, sedeng doea orang itoe Teng Tji dan Tio In adanja, maka dengen merasa amat kwatir, Khong Beng lantas prenta Kwan Hin dan Thio Pauw masing-masing bawa satoe barisan boeat pergi soesoel itoe doea orang jang katinggalan. Tapi itoe doea djedjaka tida sampe moesti menjoesoel, kerna salagi iaorang maoe berlaloe, djoestroe toekang sampeken kabar bri taoe, bahoea Tio In dan Teng Tji telah sampe dengen slamat, baek bajatentaranja, baek koedanja atawa poen barang-barang-bekelannia, tida ada sapotong jang ilang atawa katinggalan di tenga djalan. Satelah mendenger itoe kabar, dengen merasa amat girang Khong Beng lantas adjak sekalian ponggawa perang kaloear samboet itoe doea orang jang baroe sampe. Tio In, jang merasa diagoengken sanget oleh Khong Beng, satelah meliat itoe ferdana mantri<noinclude></noinclude> 94nsbmhk9ufjgbu6amt73jtk15jdpvp Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/383 104 108001 301689 2026-07-07T13:35:34Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301689 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4205 —}}</noinclude>mendatengin, ia lantas toeroen dari Icoedanja, laloe berloetoet di tana dan berkata seperti orang jang merasa bogéh: „Satoe panglima jang kala perang, soenggoe tida pantes sekali moesti disamboet oleh Sinsiang tjara begini." Khong Beng lantas bangoenin Tio In itoe, dan sambil pegangin tangannja ini palima ia berkata dengen swara doeka: „Akoe mengakoe teroes terang pada Tjiangkoen, bahoea lantaran akoe tida kenal mana orang jang bidjaksana dan mana orang jang goblok, maka akoe poenja oeroesan soeda berachir begini roepa. Kerna, tidakah ada heran sekali, sedeng barisan-barisan jang akoe soeroe djaga di laen-laen tempat semoea telah dapet karoesakan, melaenken angkatan-perang jang dipim­pin oleh Tjoe Liong sadja jang bisa poelang kombali dengen tida koerang satoe apa? Inilah sasoenggoenja heran, sasoenggoenja akoe tida mengarti!" Teng Tji lantas tjeritaken, begimana tempo maoe berangkat, Tio In soeda soeroe ia, Teng Tji, djalan doeloean, sedeng Tio In sendiri mengikoetin dari blakang; dan begimana itoe panglima toea soeda boenoe moesoenja di sapandjang djalan, hingga moesoe itoe semoea djadi takoet mengedjer, —— dan inilah sebabnja, maka iaorang berdoea bisa sampe di Han Tiong dengen slamat, dengen tida kailangan apa-apa barang sapotong.<noinclude></noinclude> gi0jf6y8ynxxiy654h1tstxyp2v24p8 301722 301689 2026-07-07T23:48:23Z Ah.Masyhar 20068 /* Tervalidasi */ 301722 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4205 —}}</noinclude>mendatengin, ia lantas toeroen dari Icoedanja, laloe berloetoet di tana dan berkata seperti orang jang merasa bogéh: „Satoe panglima jang kala perang, soenggoe tida pantes sekali moesti disamboet oleh Sinsiang tjara begini." Khong Beng lantas bangoenin Tio In itoe, dan sambil pegangin tangannja ini palima ia berkata dengen swara doeka: „Akoe mengakoe teroes terang pada Tjiangkoen, bahoea lantaran akoe tida kenal mana orang jang bidjaksana dan mana orang jang goblok, maka akoe poenja oeroesan soeda berachir begini roepa. Kerna, tidakah ada heran sekali, sedeng barisan-barisan jang akoe soeroe djaga di laen-laen tempat semoea telah dapet karoesakan, melaenken angkatan-perang jang dipim­pin oleh Tjoe Liong sadja jang bisa poelang kombali dengen tida koerang satoe apa? Inilah sasoenggoenja heran, sasoenggoenja akoe tida mengarti!" Teng Tji lantas tjeritaken, begimana tempo maoe berangkat, Tio In soeda soeroe ia, Teng Tji, djalan doeloean, sedeng Tio In sendiri mengikoetin dari blakang; dan begimana itoe panglima toea soeda boenoe moesoenja di sapandjang djalan, hingga moesoe itoe semoea djadi takoet mengedjer, dan inilah sebabnja, maka iaorang berdoea bisa sampe di Han Tiong dengen slamat, dengen tida kailangan apa-apa barang sapotong.<noinclude></noinclude> 6u5v5qq9knqq6rayukto9q6o8y52cjl Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/384 104 108002 301690 2026-07-07T13:42:34Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301690 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4306 —}}</noinclude>Khong Beng jang mendenger Itoe katerangan lantas berkata sambil gojang ikapala: „Kita poenja sobat ini haroes dibilang satoe panglima jang pande sekali mengatoer balatentara." Sabentar lagi Khong Beng prenta orang kaloearken limapoeloe kati emas boeat digandjarken pada Tio In dan salaksa goeloeng soetra boeat dibriken pada balatentaranja ini djendral toea. Tapi Tio In tampik itoe pembrian dengen berkata: „Trima kasi akoe hatoerken pada Sinsiang, tapi itoe gandjaran akoe tida bisa trima; kerna, boekan sadja antero barisan jang ini kali madjoe di medan perang soeda tida bisa dapetken pahala maski boeat sadjengkal poen, malah akoe sendiri, demikian poen kawan-kawankoe, tida ada satoe jang tida toeroet menanggoeng dosa. Maka tidakah itoe perkara nanti menoendjoeken, begimana dalem hal mengoekoem dan membri gandjaran Sinsiang poenja pamandangan ada gelap, djikaloe pada kita,orang-orang jang berdosa, berbalik Sin­siang briken gandjaran? Maka itoe, akoemoehoen kirim doeloe itoe barang-barang gandjaran di goedang negri, kerna sampe pada moesin dingin jang aken dateng, barang-barang itoe baroe digandjar­ken pada sekalian balatentara poen masi blon teritoeng kasep." Khong Beng lantas poedji kabidjakannja itoe panglima toea dengen mengela napas: „Pantes sekali doeloe Siantee sering poedji Tjoe Liong<noinclude></noinclude> l1wlpred2mgfbh2cjwsh9ux0s27b1jj 301723 301690 2026-07-07T23:51:09Z Ah.Masyhar 20068 /* Tervalidasi */ 301723 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4306 —}}</noinclude>Khong Beng jang mendenger Itoe katerangan lantas berkata sambil gojang ikapala: „Kita poenja sobat ini haroes dibilang satoe panglima jang pande sekali mengatoer balatentara." Sabentar lagi Khong Beng prenta orang kaloearken limapoeloe kati emas boeat digandjarken pada Tio In dan salaksa goeloeng soetra boeat dibriken pada balatentaranja ini djendral toea. Tapi Tio In tampik itoe pembrian dengen berkata: „Trima kasi akoe hatoerken pada Sinsiang, tapi itoe gandjaran akoe tida bisa trima; kerna, boekan sadja antero barisan jang ini kali madjoe di medan perang soeda tida bisa dapetken pahala maski boeat sadjengkal poen, malah akoe sendiri, demikian poen kawan-kawankoe, tida ada satoe jang tida toeroet menanggoeng dosa. Maka tidakah itoe perkara nanti menoendjoeken, begimana dalem hal mengoekoem dan membri gandjaran Sinsiang poenja pamandangan ada gelap, djikaloe pada kita,orang-orang jang berdosa, berbalik Sin­siang briken gandjaran? Maka itoe, akoemoehoen kirim doeloe itoe barang-barang gandjaran di goedang negri, kerna sampe pada moesin dingin jang aken dateng, barang-barang itoe baroe digandjar­ken pada sekalian balatentara poen masi blon teritoeng kasep." Khong Beng lantas poedji kabidjakannja itoe panglima toea dengen mengela napas: „Pantes sekali doeloe Siantee sering poedji Tjoe Liong<noinclude></noinclude> ci33o1jnwhb4lu2nvgdiid1pnjltve3 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/385 104 108003 301691 2026-07-07T13:51:09Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301691 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4307 —}}</noinclude>poenja kabid|akan, kerna sampe sekarang poen kau masi pegang teroes tabiat begitoe." Maka sadjek itoe waktoe Khong Beng djadi lebi indaken lagi kabidjakannja itoe djago toea jang njata, boekan sadja ada gaga perkasa, tapi djoega priboedinja ada moelia sekali. Di saät Khong Beng oetjapken itoe perkataän boeat memoedji pada Tio In, pengawal pintoe masoek bri taoe, Ma Sok, Ong Peng, Goei Jan dan Ko Siang telah dateng dalem itoe roewangan. Lebi doeloe Khong Beng minta Ong Peng dateng di hadepannja. „Boekankah tempo maoe berangkat sama-sama Ma Sok boeat djaga djaianan Ke Teng akoe telah pesen," begitoelah itoe ferdana bri tegoran, satelah Ong Peng dateng mengadep: „bahoea kaloe perloe kau moesti bri nasehat pada dia itoe, tapi mengapatah kau tida perhatiken akoe poenja pesenan, hingga itoe perkara mendjadi roesak saänteronja?" „Boekan sekali akoe tida bri nasehat, Sinsiang," menjaoet Ong Peng : „hanja maski beroelang-oelang akoe minta Tjhamkoen berdiriken tembok renda di djalan perapatan, soepaja kita bisa atoer pa" sanggrahan kita di itoe tempat boeat djaga dja­lanan Ke Teng, tapi boekan sadja Tjhamkoen tida soeka menoeroet, malah akoe poenja nasehat itoe seda membikin ia djadi amat goesar. Lantaran<noinclude></noinclude> hqv1v46i613to80hlphhjtxme38zwbb 301724 301691 2026-07-07T23:54:28Z Ah.Masyhar 20068 /* Tervalidasi */ 301724 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4307 —}}</noinclude>poenja kabid|akan, kerna sampe sekarang poen kau masi pegang teroes tabiat begitoe." Maka sadjek itoe waktoe Khong Beng djadi lebi indaken lagi kabidjakannja itoe djago toea jang njata, boekan sadja ada gaga perkasa, tapi djoega priboedinja ada moelia sekali. Di saät Khong Beng oetjapken itoe perkataän boeat memoedji pada Tio In, pengawal pintoe masoek bri taoe, Ma Sok, Ong Peng, Goei Jan dan Ko Siang telah dateng dalem itoe roewangan. Lebi doeloe Khong Beng minta Ong Peng dateng di hadepannja. „Boekankah tempo maoe berangkat sama-sama Ma Sok boeat djaga djaianan Ke Teng akoe telah pesen," begitoelah itoe ferdana bri tegoran, satelah Ong Peng dateng mengadep: „bahoea kaloe perloe kau moesti bri nasehat pada dia itoe, tapi mengapatah kau tida perhatiken akoe poenja pesenan, hingga itoe perkara mendjadi roesak saänteronja?" „Boekan sekali akoe tida bri nasehat, Sinsiang," menjaoet Ong Peng : „hanja maski beroelang-oelang akoe minta Tjhamkoen berdiriken tembok renda di djalan perapatan, soepaja kita bisa atoer pa" sanggrahan kita di itoe tempat boeat djaga dja­lanan Ke Teng, tapi boekan sadja Tjhamkoen tida soeka menoeroet, malah akoe poenja nasehat itoe seda membikin ia djadi amat goesar. Lantaran<noinclude></noinclude> kdbs25bxu7a0jfmts7vvjtxr2kyw10y 301839 301724 2026-07-08T11:26:28Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301839 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||— 4307 —}}</noinclude>poenja kabid|akan, kerna sampe sekarang poen kau masi pegang teroes tabiat begitoe." Maka sadjek itoe waktoe Khong Beng djadi lebi indaken lagi kabidjakannja itoe djago toea jang njata, boekan sadja ada gaga perkasa, tapi djoega priboedinja ada moelia sekali. Di saät Khong Beng oetjapken itoe perkataän boeat memoedji pada Tio In, pengawal pintoe masoek bri taoe, Ma Sok, Ong Peng, Goei Jan dan Ko Siang telah dateng dalem itoe roewangan. Lebi doeloe Khong Beng minta Ong Peng dateng di hadepannja. „Boekankah tempo maoe berangkat sama-sama Ma Sok boeat djaga djaianan Ke Teng akoe telah pesen," begitoelah itoe ferdana bri tegoran, satelah Ong Peng dateng mengadep: „bahoea kaloe perloe kau moesti bri nasehat pada dia itoe, tapi mengapatah kau tida perhatiken akoe poenja pesenan, hingga itoe perkara mendjadi roesak saänteronja?" „Boekan sekali akoe tida bri nasehat, Sinsiang," menjaoet Ong Peng : „hanja maski beroelang-oelang akoe minta Tjhamkoen berdiriken tembok renda di djalan perapatan, soepaja kita bisa atoer pa" sanggrahan kita di itoe tempat boeat djaga dja­lanan Ke Teng, tapi boekan sadja Tjhamkoen tida soeka menoeroet, malah akoe poenja nasehat itoe seda membikin ia djadi amat goesar. Lantaran<noinclude></noinclude> k9zotosd4i7zk9yx3ndayviicnqcj44 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/386 104 108004 301692 2026-07-07T14:00:37Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301692 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4308 —}}</noinclude>begitoe, akoe lantas berlaloe sama-sama lima riboe balatentara dan pergi diriken pasanggrahan di soeatoe tempat kira-kira sapoeloe paal djaoenja dari itoe goenoeng. Poen tatkala meliat soldadoe Goei dateng geroemoetan mengoeroeng itoe goenoeng dari ampat pendjoeroe, akoe soeda lantas bawa balatentara dateng menoeloeng. Tapi apalah akoe bisa betboeat, kaloe sasoedanja menerdjang bebrapa kali, tida djoega akoe bisa dapet masoek ka dalem moesoe poenja kalangan. Pada hari esoknja Tjhamkoen poenja barisan telah djadi brantakan seperti rontoknja genteng jang diangkat dari pembakaran dan banjak sekali jang menaloek pada moesoe, sedeng akoe, begitoe poen balatentarakoe jang ketjil djoemblanja, lantas lari boeat tjari perlindoengan pada Goei Boen Tiang, kerna djikaloe akoe tida berlakoe demikian, nistjaja akoe poenja pasoekan djoega boleh toeroet djadi binasa. Tetapi sasampenja di soeatoe lemba, apa latjoer kita-orang telah dikepoeng lagi, oleh moesoe, dan maski poen kamoedian, pada sasoedanja melawan dengen mati-matian, akoe bisa terlepas djoega dari kepoengan moesoe, tapi toch tatkala klta-orang balik kombali ka pasanggrahan sendiri, pasanggrahan kita itoe telah dirampas oleh moesoe. Itoe waktoe kita-orang kapaksa moesti pergi ka kota Lioe Shia, tapi sablonnja sampe dl Ini kota, di tenga djalan kita telah berpapasan dengen Ko Siang. Di sitoe<noinclude></noinclude> q8e2pmxgiaa7in99e88leril5npdpa7 301725 301692 2026-07-07T23:57:14Z Ah.Masyhar 20068 /* Tervalidasi */ 301725 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4308 —}}</noinclude>begitoe, akoe lantas berlaloe sama-sama lima riboe balatentara dan pergi diriken pasanggrahan di soeatoe tempat kira-kira sapoeloe paal djaoenja dari itoe goenoeng. Poen tatkala meliat soldadoe Goei dateng geroemoetan mengoeroeng itoe goenoeng dari ampat pendjoeroe, akoe soeda lantas bawa balatentara dateng menoeloeng. Tapi apalah akoe bisa betboeat, kaloe sasoedanja menerdjang bebrapa kali, tida djoega akoe bisa dapet masoek ka dalem moesoe poenja kalangan. Pada hari esoknja Tjhamkoen poenja barisan telah djadi brantakan seperti rontoknja genteng jang diangkat dari pembakaran dan banjak sekali jang menaloek pada moesoe, sedeng akoe, begitoe poen balatentarakoe jang ketjil djoemblanja, lantas lari boeat tjari perlindoengan pada Goei Boen Tiang, kerna djikaloe akoe tida berlakoe demikian, nistjaja akoe poenja pasoekan djoega boleh toeroet djadi binasa. Tetapi sasampenja di soeatoe lemba, apa latjoer kita-orang telah dikepoeng lagi, oleh moesoe, dan maski poen kamoedian, pada sasoedanja melawan dengen mati-matian, akoe bisa terlepas djoega dari kepoengan moesoe, tapi toch tatkala klta-orang balik kombali ka pasanggrahan sendiri, pasanggrahan kita itoe telah dirampas oleh moesoe. Itoe waktoe kita-orang kapaksa moesti pergi ka kota Lioe Shia, tapi sablonnja sampe dl Ini kota, di tenga djalan kita telah berpapasan dengen Ko Siang. Di sitoe<noinclude></noinclude> 7vnn3wbx6kltimt6gn4eowhov6pt7g5 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/387 104 108005 301693 2026-07-07T14:13:02Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301693 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4309 —}}</noinclude>kita-orang petja barisan kita djadi tiga pasoekan, boeat rampas pasanggrahan moesoe dengen harepan, kaloe-kaloe lantaran berboeat begini kamoedian kita bisa rampas kombali djaianan Ke Teng. Tapi tempo sampe di ini tempat akoe djadi tjoeriga sanget, oleh kerna di sitoe tida ada satoe mata-mata moesoe akoe dapetken. Akoe lantas naek di soeatoe boekit, dan koetika dengen terkedjoet akoe dapet liat, Goei Jan dan Ko Siang sedeng dikepoeng moesoe, akoe sigra toeroen kombali, laloe menjerang masoek ka dalem itoe pager sendjata boeat toeloengin itoe doea orang. Achirnja soekoer sekali akoe bisa toeloeng sampe Goei Jan dan Ko Siang terlepas dari kepoengan moesoe, dari mana kitaorang teroes pergi berkoempoel pada Ma Tjhamkoen, aken balik kombali ka kota Jang Peng Koan, oleh kerna kita kwatir, ini kota poen nanti djato ka dalem tangannja moesoe. Ini sedikit katerangan. akoe kira tjoekoeplah boeat menjataken, bahoea, kaloe sabegitoe djaoe Ma Tjhamkoen soeda dapet djoega ini karoesakan besar, itoelah boekan dari sebab akoe tida menjegah. Dan saände Sinsiang koerang pertjaja, Sinsiang boleh tanja pada masing-masing ponggawa perang, baek jang mana djoega." Dengen swara keras Khong Beng lantas prenta Ong Peng moendoer dari Itoe roewangan. Dan koetika ini ponggawa soeda berlaloe, itoe ferdana mantri lantas panggil Ma Sok dateng padanja.<noinclude>{{rh|Sam Kok|||264}}</noinclude> fm6ipklurpdifd3vndn839zzpojhtvt 301726 301693 2026-07-08T00:03:59Z Ah.Masyhar 20068 /* Tervalidasi */ 301726 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4309 —}}</noinclude>kita-orang petja barisan kita djadi tiga pasoekan, boeat rampas pasanggrahan moesoe dengen harepan, kaloe-kaloe lantaran berboeat begini kamoedian kita bisa rampas kombali djaianan Ke Teng. Tapi tempo sampe di ini tempat akoe djadi tjoeriga sanget, oleh kerna di sitoe tida ada satoe mata-mata moesoe akoe dapetken. Akoe lantas naek di soeatoe boekit, dan koetika dengen terkedjoet akoe dapet liat, Goei Jan dan Ko Siang sedeng dikepoeng moesoe, akoe sigra toeroen kombali, laloe menjerang masoek ka dalem itoe pager sendjata boeat toeloengin itoe doea orang. Achirnja soekoer sekali akoe bisa toeloeng sampe Goei Jan dan Ko Siang terlepas dari kepoengan moesoe, dari mana kitaorang teroes pergi berkoempoel pada Ma Tjhamkoen, aken balik kombali ka kota Jang Peng Koan, oleh kerna kita kwatir, ini kota poen nanti djato ka dalem tangannja moesoe. Ini sedikit katerangan. akoe kira tjoekoeplah boeat menjataken, bahoea, kaloe sabegitoe djaoe Ma Tjhamkoen soeda dapet djoega ini karoesakan besar, itoelah boekan dari sebab akoe tida menjegah. Dan saände Sinsiang koerang pertjaja, Sinsiang boleh tanja pada masing-masing ponggawa perang, baek jang mana djoega." Dengen swara keras Khong Beng lantas prenta Ong Peng moendoer dari Itoe roewangan. Dan koetika ini ponggawa soeda berlaloe, itoe ferdana mantri lantas panggil Ma Sok dateng padanja.<noinclude>{{rh|Sam Kok|||264}}</noinclude> kof8zdoo7bw6qixdhg6kvf27be48vo4 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/388 104 108006 301696 2026-07-07T14:20:31Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301696 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4310 —}}</noinclude>Dengen memborgol tangan sendiri, Ma Sok masoek ka itoe kantoor, laloe berloetoet di hadepannja itoe ferdana mantri. Aer moekanja Hong Beng djadi beroba, tatkala ia berkata pada Ma Sok begini: „Kau bilang sadari ketjil kau soeda kenjang membatja kitab perang dan kau ada mengarti baek ilmoe mengatoer balatentara, tapi sekarang begimana Beroelang-oelang akoe soeda bilang bahoea Ke Teng itoe ada akoe poenja pokoh jang paling penting, kerna djikaloe itoe djalanan sampe djato ka dalem tangannja moesoe, nistjaja kita poenja pakerdjaän boleh djadi roesak saänteronja. —— Dan kau maoe djoega trima itoe djabatan kendati poen boeat itoe perkara kau moesti bri tanggoengan dengen djiwanja koelawargamoe saroema tangga ! Djoega, tentoe kita-orang tida nanti dapet karoesakan begini besar, saändenja lebi siang kau soeka denger Ong Peng poenja nasehat. Maka djikaloe sekarang balatentara kita soeda dapet ini karoesakan besar, banjak ponggawa perang soeda djadi binasa, tana-tana dan kota-kota jang telah dapet diambil soeda djadi linjap kombali, itoelah soeda terdjadi dari sebab kau poenja sala ! Boeat kau poenja kadosaän ini, tcgesnja akoe tida bisa aken tida djalanken hoekoeman menoeroet sebagimana boenjinja oendang-oendang perang, kerna djikaloe akoe tida berboeat demikian, akoe poen<noinclude></noinclude> k7jxrzzc14v8hryn0eruoeq5ivnwyry 301727 301696 2026-07-08T00:09:07Z Ah.Masyhar 20068 /* Tervalidasi */ 301727 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4310 —}}</noinclude>Dengen memborgol tangan sendiri, Ma Sok masoek ka itoe kantoor, laloe berloetoet di hadepannja itoe ferdana mantri. Aer moekanja Hong Beng djadi beroba, tatkala ia berkata pada Ma Sok begini: „Kau bilang sadari ketjil kau soeda kenjang membatja kitab perang dan kau ada mengarti baek ilmoe mengatoer balatentara, tapi sekarang begimana Beroelang-oelang akoe soeda bilang bahoea Ke Teng itoe ada akoe poenja pokoh jang paling penting, kerna djikaloe itoe djalanan sampe djato ka dalem tangannja moesoe, nistjaja kita poenja pakerdjaän boleh djadi roesak saänteronja. Dan kau maoe djoega trima itoe djabatan kendati poen boeat itoe perkara kau moesti bri tanggoengan dengen djiwanja koelawargamoe saroema tangga ! Djoega, tentoe kita-orang tida nanti dapet karoesakan begini besar, saändenja lebi siang kau soeka denger Ong Peng poenja nasehat. Maka djikaloe sekarang balatentara kita soeda dapet ini karoesakan besar, banjak ponggawa perang soeda djadi binasa, tana-tana dan kota-kota jang telah dapet diambil soeda djadi linjap kombali, itoelah soeda terdjadi dari sebab kau poenja sala ! Boeat kau poenja kadosaän ini, tcgesnja akoe tida bisa aken tida djalanken hoekoeman menoeroet sebagimana boenjinja oendang-oendang perang, kerna djikaloe akoe tida berboeat demikian, akoe poen<noinclude></noinclude> 9cu7hmc9vza7osaz7vo8ry9b52oovmr Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/389 104 108007 301698 2026-07-07T14:28:55Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301698 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||― 4311 ―}}</noinclude>tida oesa harep aken bisa bikin toendoek pada jang laen-laen. Maka djanganlah kau seselin akoe, djika sekarang kau moesti trima hoekoeman mati. Tapi ini perkara akoe boleh djandji pada kau: sasoedanja kau menoetoep mata, saban boelan akoe nanti briken bras dan oewang pengidoepan aken goena koelawargamoe, hingga lantaran ini kau tida oesa kwatir di kamoedian hari iaorang nanti idoep melarat." Saäbisnja oetjapken itoe perkataän, Khong Beng lantas prenta algodjo bawa Ma Sok ka ioear boeat ditabas batang lehernja. Tapi sablonnja toeroet pada itoe toekang buenoe sasama manoesia, Ma Sok berkata pada itoe ferdana mantri dengen aer-mata berlinang-linang: „Sinsiang pandang akoe seperti anak. itoelah akoe taoe, oleh kerna akoe poen ada hargaken Sinsiang sebagi ajah sendiri. Aken tetapi, sebab sekarang maski begimana djoega akoe tida bisa loepoet dari hoekoeman mati, maka akoe harep sadja Sinsiang soeka inget aken katoeloesannja Keizer Soen, jang telah boenoe pada Koen (ajahnja Ie), tapi pake poetranja atawa le boeat oeroes pakerdjaän negri, soepaja, sekali poen akoe mati, tapi akoe tida nanti bawa penieselan apa-apa ka tempat jang baka." Kamoedian dengen sasenggoekan Ma Sok menjoesoeti aer-matanja iang mengoetjoer sebagi „ditoewang." „Itoe perkara tida perloe kau pesen beroelang-oelang," kata Khong Beng, jang djoega toeroet<noinclude></noinclude> 6s724xjv70t52bwrnrphovzuv1s0hzl 301728 301698 2026-07-08T00:13:58Z Ah.Masyhar 20068 /* Tervalidasi */ 301728 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ah.Masyhar" />{{rh||― 4311 ―}}</noinclude>tida oesa harep aken bisa bikin toendoek pada jang laen-laen. Maka djanganlah kau seselin akoe, djika sekarang kau moesti trima hoekoeman mati. Tapi ini perkara akoe boleh djandji pada kau: sasoedanja kau menoetoep mata, saban boelan akoe nanti briken bras dan oewang pengidoepan aken goena koelawargamoe, hingga lantaran ini kau tida oesa kwatir di kamoedian hari iaorang nanti idoep melarat." Saäbisnja oetjapken itoe perkataän, Khong Beng lantas prenta algodjo bawa Ma Sok ka ioear boeat ditabas batang lehernja. Tapi sablonnja toeroet pada itoe toekang buenoe sasama manoesia, Ma Sok berkata pada itoe ferdana mantri dengen aer-mata berlinang-linang: „Sinsiang pandang akoe seperti anak. itoelah akoe taoe, oleh kerna akoe poen ada hargaken Sinsiang sebagi ajah sendiri. Aken tetapi, sebab sekarang maski begimana djoega akoe tida bisa loepoet dari hoekoeman mati, maka akoe harep sadja Sinsiang soeka inget aken katoeloesannja Keizer Soen, jang telah boenoe pada Koen (ajahnja Ie), tapi pake poetranja atawa le boeat oeroes pakerdjaän negri, soepaja, sekali poen akoe mati, tapi akoe tida nanti bawa penieselan apa-apa ka tempat jang baka." Kamoedian dengen sasenggoekan Ma Sok menjoesoeti aer-matanja iang mengoetjoer sebagi „ditoewang." „Itoe perkara tida perloe kau pesen beroelang-oelang," kata Khong Beng, jang djoega toeroet<noinclude></noinclude> h6jrc5diegolkz4w0cym1ri8gty6zrv 301840 301728 2026-07-08T11:27:44Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301840 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||― 4311 ―}}</noinclude>tida oesa harep aken bisa bikin toendoek pada jang laen-laen. Maka djanganlah kau seselin akoe, djika sekarang kau moesti trima hoekoeman mati. Tapi ini perkara akoe boleh djandji pada kau: sasoedanja kau menoetoep mata, saban boelan akoe nanti briken bras dan oewang pengidoepan aken goena koelawargamoe, hingga lantaran ini kau tida oesa kwatir di kamoedian hari iaorang nanti idoep melarat." Saäbisnja oetjapken itoe perkataän, Khong Beng lantas prenta algodjo bawa Ma Sok ka ioear boeat ditabas batang lehernja. Tapi sablonnja toeroet pada itoe toekang buenoe sasama manoesia, Ma Sok berkata pada itoe ferdana mantri dengen aer-mata berlinang-linang: „Sinsiang pandang akoe seperti anak. itoelah akoe taoe, oleh kerna akoe poen ada hargaken Sinsiang sebagi ajah sendiri. Aken tetapi, sebab sekarang maski begimana djoega akoe tida bisa loepoet dari hoekoeman mati, maka akoe harep sadja Sinsiang soeka inget aken katoeloesannja Keizer Soen, jang telah boenoe pada Koen (ajahnja Ie), tapi pake poetranja atawa le boeat oeroes pakerdjaän negri, soepaja, sekali poen akoe mati, tapi akoe tida nanti bawa penieselan apa-apa ka tempat jang baka." Kamoedian dengen sasenggoekan Ma Sok menjoesoeti aer-matanja iang mengoetjoer sebagi „ditoewang." „Itoe perkara tida perloe kau pesen beroelang-oelang," kata Khong Beng, jang djoega toeroet<noinclude></noinclude> haygjpbrdoayl80jifscpfqiwhv46c6 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/390 104 108008 301700 2026-07-07T14:35:59Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301700 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4312 —}}</noinclude>menangis sedi sekali: „kerna kaloe kau dan akoe di dalem hal melakoeken kawadjiban satoe sama laen ada sebagi soedara, tentoelah djoega kau poenja anak-anak poen tida beda seperti anak-anakkoe sendiri." Algodjo lantas giring Ma Sok ka loear pintoe benteng boeat didjalanken hoekoemannja. Tapi itoe waktoe djoestroe Tjhamkoen Tjhio Wan jang dateng dari kota Seng Touw sampe di itoe tempat, dan ia diadi sanget terkedjoet, satelah meliat Ma Sok hendak dihoekoem. Maka sambil bertreak minta algodjo toenda doeloe itoe hoekoeman, jang hendak didjalanken, Tjhio Wan lantas ketemoeken Khong Beng, pada siapa ia berkata: „Sebagimana Sinsiang taoe, doeloe, tatkala karadjaän Tjhouw memboenoe Tek Sin, Boen Kong ada merasa girang sekali. Maka apatah Sinsiang tida merasa sajang, dan djoega apatah Sinsiang poenja perboeatan nanti tida datengken rasa girang pada moesoe, bila sekarang, sedeng ini benoea blon aman, Sinsiang memboenoe orang pande jang berakal boedi?" Dengen aer-mata berlinang-linang, Khong Beng lantas menjaoet: „Tapi kaloe doeloe Soen Boe soeda bisa toendoeki ini antero doenia, itoelah dari sebab ia djalanken atoeran dengen adil dan terang. Di ini masa ampat pendjoeroe sedeng terbit perban­tahan dan paperangan baroe moelai, maka, kaloe<noinclude></noinclude> q6kya41yf7pnk42j67rx1n0oosc08yv 301729 301700 2026-07-08T00:28:05Z Ah.Masyhar 20068 /* Tervalidasi */ 301729 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4312 —}}</noinclude>menangis sedi sekali: „kerna kaloe kau dan akoe di dalem hal melakoeken kawadjiban satoe sama laen ada sebagi soedara, tentoelah djoega kau poenja anak-anak poen tida beda seperti anak-anakkoe sendiri." Algodjo lantas giring Ma Sok ka loear pintoe benteng boeat didjalanken hoekoemannja. Tapi itoe waktoe djoestroe Tjhamkoen Tjhio Wan jang dateng dari kota Seng Touw sampe di itoe tempat, dan ia diadi sanget terkedjoet, satelah meliat Ma Sok hendak dihoekoem. Maka sambil bertreak minta algodjo toenda doeloe itoe hoekoeman, jang hendak didjalanken, Tjhio Wan lantas ketemoeken Khong Beng, pada siapa ia berkata: „Sebagimana Sinsiang taoe, doeloe, tatkala karadjaän Tjhouw memboenoe Tek Sin, Boen Kong ada merasa girang sekali. Maka apatah Sinsiang tida merasa sajang, dan djoega apatah Sinsiang poenja perboeatan nanti tida datengken rasa girang pada moesoe, bila sekarang, sedeng ini benoea blon aman, Sinsiang memboenoe orang pande jang berakal boedi?" Dengen aer-mata berlinang-linang, Khong Beng lantas menjaoet: „Tapi kaloe doeloe Soen Boe soeda bisa toendoeki ini antero doenia, itoelah dari sebab ia djalanken atoeran dengen adil dan terang. Di ini masa ampat pendjoeroe sedeng terbit perban­tahan dan paperangan baroe moelai, maka, kaloe<noinclude></noinclude> 3h6hfjbjb46qbuya19cjyocd7gk80ny Indeks:Masjarakat Indonesia dan Revolusi Indonesia.djvu 102 108009 301706 2026-07-07T16:37:49Z ~2026-38627-46 27350 ←Membuat halaman berisi '' 301706 proofread-index text/x-wiki {{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template |Type=book |wikidata_item= |Title=Masjarakat Indonesia dan Revolusi Indonesia |Subtitle= |Language=id |Volume= |Edition= |Author=D.N. Aidit |Co-author1= |Co-author2= |Co-author3= |Translator= |Co-translator1= |Co-translator2= |Editor= |Co-editor1= |Co-editor2= |Illustrator= |Publisher= |Address= |Printer= |Year= |Key= |ISBN= |Source=PDF |Image=1 |Progress=X |Pages=<pagelist /> |Volumes= |Remarks= |Notes= |Header= |Footer= }} bo0iaq1iy7yww0ol3rrdcdxc5vqihcc 301708 301706 2026-07-07T16:58:35Z Empat Tilda 13539 added [[Category:Usulan penghapusan]] using [[Help:Gadget-HotCat|HotCat]] 301708 proofread-index text/x-wiki {{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template |Type=book |wikidata_item= |Title=Masjarakat Indonesia dan Revolusi Indonesia |Subtitle= |Language=id |Volume= |Edition= |Author=D.N. Aidit |Co-author1= |Co-author2= |Co-author3= |Translator= |Co-translator1= |Co-translator2= |Editor= |Co-editor1= |Co-editor2= |Illustrator= |Publisher= |Address= |Printer= |Year= |Key= |ISBN= |Source=PDF |Image=1 |Progress=X |Pages=<pagelist /> |Volumes= |Remarks= |Notes= |Header= |Footer= }} [[Kategori:Usulan penghapusan]] hz5sdi06pjq04xvz679b8dvnmvuz5tp Kategori:Index pages with pagelist tags with invalid intervals 14 108010 301707 2026-07-07T16:56:53Z Empat Tilda 13539 ←Membuat halaman berisi 'daftar halaman indeks yang rusak' 301707 wikitext text/x-wiki daftar halaman indeks yang rusak 7jr2a5lyxjq0goee0to75evp93dcetk Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/107 104 108011 301710 2026-07-07T23:18:17Z Ah.Masyhar 20068 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'pekakas-pekakas boeat binasaken marika itoe. Begimana kau taoe, pada waktoe berangkat kita-orang ada bawa doea poeloe kahar ka ini negri, dan sekaranglah ada temponja boeat pake itoe kahar-kahar tapi saparo sadja, sedeng jang saparonja poela kita nanti goenaken di kamoedian hari." Saäbisnja kata begitoe itoe ferdana mantri lan­tas prenta orang bawa sapoeloe kahar jang moeat peti tjat mera ka pasanggrahannja, sedeng jang jang salebinja jang beri... 301710 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4039 —}}</noinclude>pekakas-pekakas boeat binasaken marika itoe. Begimana kau taoe, pada waktoe berangkat kita-orang ada bawa doea poeloe kahar ka ini negri, dan sekaranglah ada temponja boeat pake itoe kahar-kahar tapi saparo sadja, sedeng jang saparonja poela kita nanti goenaken di kamoedian hari." Saäbisnja kata begitoe itoe ferdana mantri lan­tas prenta orang bawa sapoeloe kahar jang moeat peti tjat mera ka pasanggrahannja, sedeng jang jang salebinja jang berisi peti tjat item, iasoeroe tinggal sadja pada pasoekan jang di blakang. Orang-orang jang ada hadlir dalem itoe roewangan, samoea tida taoe apa jang itoe Koensoe hendak berboeat dengen itoe kahar-kahar. Satelah Khong Beng soeroe orang boeka itoe sapoeloe peti, iaorang lantas mendjadi kaget, kerna peti itoe semoea berisi binatang-binatangan jang dioekir dari kajoe. Boeloenja itoe binatang tiroean jang sasoeatoenja boleh ditoenggang oleh sapoeloe orang, terbikin dari benang soetra lima warna, sedeng koekoe dan giginja semoea dibikin dari wadja. Kamoedian itoe ferdana mantri pili sariboe lebi soldadoe jang tjerdik dan bertoeboe koeat boeat bawa itoe saratoes binatang bikinan, jang lebi doeloe moesti diisi dengen barang-barang, jang bisa mengaloearken api dan asep, dan sasoedanja itoei laloe dimoeat ka dalem kahar.<noinclude></noinclude> jv7td5rqnlju0lblv8w559ymr8ntdeg 301718 301710 2026-07-07T23:37:10Z Ah.Masyhar 20068 /* Telah diuji baca */ 301718 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4039 —}}</noinclude>pekakas-pekakas boeat binasaken marika itoe. Begimana kau taoe, pada waktoe berangkat kita-orang ada bawa doea poeloe kahar ka ini negri, dan sekaranglah ada temponja boeat pake itoe kahar-kahar tapi saparo sadja, sedeng jang saparonja poela kita nanti goenaken di kamoedian hari." Saäbisnja kata begitoe itoe ferdana mantri lan­tas prenta orang bawa sapoeloe kahar jang moeat peti tjat mera ka pasanggrahannja, sedeng jang jang salebinja jang berisi peti tjat item, iasoeroe tinggal sadja pada pasoekan jang di blakang. Orang-orang jang ada hadlir dalem itoe roewangan, samoea tida taoe apa jang itoe Koensoe hendak berboeat dengen itoe kahar-kahar. Satelah Khong Beng soeroe orang boeka itoe sapoeloe peti, iaorang lantas mendjadi kaget, kerna peti itoe semoea berisi binatang-binatangan jang dioekir dari kajoe. Boeloenja itoe binatang tiroean jang sasoeatoenja boleh ditoenggang oleh sapoeloe orang, terbikin dari benang soetra lima warna, sedeng koekoe dan giginja semoea dibikin dari wadja. Kamoedian itoe ferdana mantri pili sariboe lebi soldadoe jang tjerdik dan bertoeboe koeat boeat bawa itoe saratoes binatang bikinan, jang lebi doeloe moesti diisi dengen barang-barang, jang bisa mengaloearken api dan asep, dan sasoedanja itoei laloe dimoeat ka dalem kahar.<noinclude></noinclude> cffqfy9a3owb888zn8l9ii0ww0ouhq3 301737 301718 2026-07-08T02:01:30Z Firman Rusda 25763 /* Tervalidasi */ 301737 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4039 —}}</noinclude>pekakas-pekakas boeat binasaken marika itoe. Begimana kau taoe, pada waktoe berangkat kita-orang ada bawa doea poeloe kahar ka ini negri, dan sekaranglah ada temponja boeat pake itoe kahar-kahar tapi saparo sadja, sedeng jang saparonja poela kita nanti goenaken di kamoedian hari." Saäbisnja kata begitoe itoe ferdana mantri lan­tas prenta orang bawa sapoeloe kahar jang moeat peti tjat mera ka pasanggrahannja, sedeng jang jang salebinja jang berisi peti tjat item, iasoeroe tinggal sadja pada pasoekan jang di blakang. Orang-orang jang ada hadlir dalem itoe roewangan, samoea tida taoe apa jang itoe Koensoe hendak berboeat dengen itoe kahar-kahar. Satelah Khong Beng soeroe orang boeka itoe sapoeloe peti, iaorang lantas mendjadi kaget, kerna peti itoe semoea berisi binatang-binatangan jang dioekir dari kajoe. Boeloenja itoe binatang tiroean jang sasoeatoenja boleh ditoenggang oleh sapoeloe orang, terbikin dari benang soetra lima warna, sedeng koekoe dan giginja semoea dibikin dari wadja. Kamoedian itoe ferdana mantri pili sariboe lebi soldadoe jang tjerdik dan bertoeboe koeat boeat bawa itoe saratoes binatang bikinan, jang lebi doeloe moesti diisi dengen barang-barang, jang bisa mengaloearken api dan asep, dan sasoedanja itoei laloe dimoeat ka dalem kahar.<noinclude></noinclude> 6pg6eis9l5835pyfmonrztk0bqd1hhn Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/106 104 108012 301711 2026-07-07T23:22:39Z Ah.Masyhar 20068 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'Satelah itoe Radja abis medjampe, lantas djoega di itoe tempat toeroen angin santer sekali jang membawa pasir dan batoe-batoe aloes, hingga sasaät lamanja oedara mendjadi gelap. Tida lama poela, lantas kadengeian swara trompet, dan berbareng dengen itoe, satoe kawanan binatang boewas menerdjang kaloear dari itoe barisan memedi sambil kasi liat giginja. Soldadoe Siok soeda tentoe tida sanggoep lawan itoe segala binatang boewas dan dari sebab be... 301711 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4038 —}}</noinclude>Satelah itoe Radja abis medjampe, lantas djoega di itoe tempat toeroen angin santer sekali jang membawa pasir dan batoe-batoe aloes, hingga sasaät lamanja oedara mendjadi gelap. Tida lama poela, lantas kadengeian swara trompet, dan berbareng dengen itoe, satoe kawanan binatang boewas menerdjang kaloear dari itoe barisan memedi sambil kasi liat giginja. Soldadoe Siok soeda tentoe tida sanggoep lawan itoe segala binatang boewas dan dari sebab begitoe, maka sigra djoega iaorang moendoer kombali. Balatentara Ban mengedjer dan membasmi teroes, sampe di wates soengei Sam Kang baroelah ia­orang balik kombali ka gowanja. Di itoe tempat, Tioln dan Goei Jan lantas koempoelken balatentaranja jang dapet karoesakan, kamoedian iaorang adjak marika itoe balik ka pasanggrahannja Khong Beng. Tempo iaorang tjeritaken itoe perkara sambil minta dimaäfken iaorang poenja kadosaän, Khong Beng lantas berkata dengen tertawa: „Kau soeda dapet maäf, Tjiangkoen, kerna itoe poen boekan kau poenja sala. Tempo blon toe­roen goenoeng memang lebi doeloe akoe soeda dapet taoe, jang di Lam Ban ada idoep satoe bangsa jang mempoenjai ilmoe boeat panggil se­ gala binatang boewas; dari sebab begitoe, maka salagi ada di negri Siok akoe soeda bikin sedia<noinclude></noinclude> t183bgh7nufmxloap379trzi5q4uqb4 301719 301711 2026-07-07T23:37:23Z Ah.Masyhar 20068 /* Telah diuji baca */ 301719 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4038 —}}</noinclude>Satelah itoe Radja abis medjampe, lantas djoega di itoe tempat toeroen angin santer sekali jang membawa pasir dan batoe-batoe aloes, hingga sasaät lamanja oedara mendjadi gelap. Tida lama poela, lantas kadengeian swara trompet, dan berbareng dengen itoe, satoe kawanan binatang boewas menerdjang kaloear dari itoe barisan memedi sambil kasi liat giginja. Soldadoe Siok soeda tentoe tida sanggoep lawan itoe segala binatang boewas dan dari sebab begitoe, maka sigra djoega iaorang moendoer kombali. Balatentara Ban mengedjer dan membasmi teroes, sampe di wates soengei Sam Kang baroelah ia­orang balik kombali ka gowanja. Di itoe tempat, Tioln dan Goei Jan lantas koempoelken balatentaranja jang dapet karoesakan, kamoedian iaorang adjak marika itoe balik ka pasanggrahannja Khong Beng. Tempo iaorang tjeritaken itoe perkara sambil minta dimaäfken iaorang poenja kadosaän, Khong Beng lantas berkata dengen tertawa: „Kau soeda dapet maäf, Tjiangkoen, kerna itoe poen boekan kau poenja sala. Tempo blon toe­roen goenoeng memang lebi doeloe akoe soeda dapet taoe, jang di Lam Ban ada idoep satoe bangsa jang mempoenjai ilmoe boeat panggil se­ gala binatang boewas; dari sebab begitoe, maka salagi ada di negri Siok akoe soeda bikin sedia<noinclude></noinclude> 1ji2nuj5132ptybd3rcdks6wj77mb1e 301738 301719 2026-07-08T02:01:41Z Firman Rusda 25763 /* Tervalidasi */ 301738 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4038 —}}</noinclude>Satelah itoe Radja abis medjampe, lantas djoega di itoe tempat toeroen angin santer sekali jang membawa pasir dan batoe-batoe aloes, hingga sasaät lamanja oedara mendjadi gelap. Tida lama poela, lantas kadengeian swara trompet, dan berbareng dengen itoe, satoe kawanan binatang boewas menerdjang kaloear dari itoe barisan memedi sambil kasi liat giginja. Soldadoe Siok soeda tentoe tida sanggoep lawan itoe segala binatang boewas dan dari sebab begitoe, maka sigra djoega iaorang moendoer kombali. Balatentara Ban mengedjer dan membasmi teroes, sampe di wates soengei Sam Kang baroelah ia­orang balik kombali ka gowanja. Di itoe tempat, Tioln dan Goei Jan lantas koempoelken balatentaranja jang dapet karoesakan, kamoedian iaorang adjak marika itoe balik ka pasanggrahannja Khong Beng. Tempo iaorang tjeritaken itoe perkara sambil minta dimaäfken iaorang poenja kadosaän, Khong Beng lantas berkata dengen tertawa: „Kau soeda dapet maäf, Tjiangkoen, kerna itoe poen boekan kau poenja sala. Tempo blon toe­roen goenoeng memang lebi doeloe akoe soeda dapet taoe, jang di Lam Ban ada idoep satoe bangsa jang mempoenjai ilmoe boeat panggil se­ gala binatang boewas; dari sebab begitoe, maka salagi ada di negri Siok akoe soeda bikin sedia<noinclude></noinclude> sqhv7h4yq767ypbq94z3ifag4olasw9 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/108 104 108013 301712 2026-07-07T23:26:57Z Ah.Masyhar 20068 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'Laen harinja Khong Beng madjoeken ta poenja semoea barisan besar dan atoer barisan itoe di depan gowanja Beng Hek. Tempo orang bri taoe hal datengnja itoe barisan pada Beng Hek, Bok Lok Taij-Ong jang mendenger ini warta, dan jang anggep diri sendiri tida ada tandingannja, lantas adtak Beng Hek itoe bersama balatentaranja kaloear boeat bertempoer pada moesoe. Itoe koetika Khong Beng berdandan sebagi satoe orang pertapaän dengen memegang kipas;... 301712 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4040 —}}</noinclude>Laen harinja Khong Beng madjoeken ta poenja semoea barisan besar dan atoer barisan itoe di depan gowanja Beng Hek. Tempo orang bri taoe hal datengnja itoe barisan pada Beng Hek, Bok Lok Taij-Ong jang mendenger ini warta, dan jang anggep diri sendiri tida ada tandingannja, lantas adtak Beng Hek itoe bersama balatentaranja kaloear boeat bertempoer pada moesoe. Itoe koetika Khong Beng berdandan sebagi satoe orang pertapaän dengen memegang kipas; dan sebagimana biasanja, itoe waktoe poen ia ada doedoek daiem satoe kreta ketjii. Tempo dapet meliat pada itoe ferdana mantri, Beng Hek lantas menoendjoek dan berkata pada Bok Lok Taij-Ong: „Kaloe kau maoe taoe, orang jang doedoek di itoe kahar, dia itoelah jang diseboet Tjoe-Kat Liang, maka djika orang itoe bisa dapet ditangkep, nistjaja kita poenja oeroesan lantas djadi beres semoea." Tida tempo lagi Bok Lok itoe lantas batja djampenja, dan sebagi djoega kemaren, itoe waktoe poen lantas toeroen angin jang amat santer, dan sablon angin itoe brenti, sakawan binatang boewas lantas menerdjang kaloear dari barisannja. Tapi satelah Khong Beng mengebas dengan kipasnja itoe angin lantas balik menioep ka djoeroe<noinclude></noinclude> 3fl3fp20mrdx1aj9g11igtshclca0d0 301717 301712 2026-07-07T23:36:57Z Ah.Masyhar 20068 /* Telah diuji baca */ 301717 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4040 —}}</noinclude>Laen harinja Khong Beng madjoeken ta poenja semoea barisan besar dan atoer barisan itoe di depan gowanja Beng Hek. Tempo orang bri taoe hal datengnja itoe barisan pada Beng Hek, Bok Lok Taij-Ong jang mendenger ini warta, dan jang anggep diri sendiri tida ada tandingannja, lantas adtak Beng Hek itoe bersama balatentaranja kaloear boeat bertempoer pada moesoe. Itoe koetika Khong Beng berdandan sebagi satoe orang pertapaän dengen memegang kipas; dan sebagimana biasanja, itoe waktoe poen ia ada doedoek daiem satoe kreta ketjii. Tempo dapet meliat pada itoe ferdana mantri, Beng Hek lantas menoendjoek dan berkata pada Bok Lok Taij-Ong: „Kaloe kau maoe taoe, orang jang doedoek di itoe kahar, dia itoelah jang diseboet Tjoe-Kat Liang, maka djika orang itoe bisa dapet ditangkep, nistjaja kita poenja oeroesan lantas djadi beres semoea." Tida tempo lagi Bok Lok itoe lantas batja djampenja, dan sebagi djoega kemaren, itoe waktoe poen lantas toeroen angin jang amat santer, dan sablon angin itoe brenti, sakawan binatang boewas lantas menerdjang kaloear dari barisannja. Tapi satelah Khong Beng mengebas dengan kipasnja itoe angin lantas balik menioep ka djoeroe<noinclude></noinclude> 6znc4v87vqileas351qwp0rtyt90hsc 301736 301717 2026-07-08T02:01:19Z Firman Rusda 25763 /* Tervalidasi */ 301736 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4040 —}}</noinclude>Laen harinja Khong Beng madjoeken ta poenja semoea barisan besar dan atoer barisan itoe di depan gowanja Beng Hek. Tempo orang bri taoe hal datengnja itoe barisan pada Beng Hek, Bok Lok Taij-Ong jang mendenger ini warta, dan jang anggep diri sendiri tida ada tandingannja, lantas adtak Beng Hek itoe bersama balatentaranja kaloear boeat bertempoer pada moesoe. Itoe koetika Khong Beng berdandan sebagi satoe orang pertapaän dengen memegang kipas; dan sebagimana biasanja, itoe waktoe poen ia ada doedoek daiem satoe kreta ketjii. Tempo dapet meliat pada itoe ferdana mantri, Beng Hek lantas menoendjoek dan berkata pada Bok Lok Taij-Ong: „Kaloe kau maoe taoe, orang jang doedoek di itoe kahar, dia itoelah jang diseboet Tjoe-Kat Liang, maka djika orang itoe bisa dapet ditangkep, nistjaja kita poenja oeroesan lantas djadi beres semoea." Tida tempo lagi Bok Lok itoe lantas batja djampenja, dan sebagi djoega kemaren, itoe waktoe poen lantas toeroen angin jang amat santer, dan sablon angin itoe brenti, sakawan binatang boewas lantas menerdjang kaloear dari barisannja. Tapi satelah Khong Beng mengebas dengan kipasnja itoe angin lantas balik menioep ka djoeroe<noinclude></noinclude> okf0rr0auklu851fugcbwpisy47v9mg Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/109 104 108014 301713 2026-07-07T23:30:32Z Ah.Masyhar 20068 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'san, dimana moesoe berada; sedeng itoe binatang binatang toeten poen, satelah meliat pada binatang binatang tiroean jang bisa menjemboer api serta bisa kasi liat koekoe dan giginia, lebi poela ini barang-barang bikinan ada dipakeken krintjingan, lantas djoega itoe machloek-macliloek lantas balik menerdjang kalang kaboetan pada balatentaranja Bok Lok dan Beng Hek, hingga lantaran ini boekan sedikit djiwa telah djadi binasa. Di dalem itoe tempo j... 301713 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4041 —}}</noinclude>san, dimana moesoe berada; sedeng itoe binatang binatang toeten poen, satelah meliat pada binatang binatang tiroean jang bisa menjemboer api serta bisa kasi liat koekoe dan giginia, lebi poela ini barang-barang bikinan ada dipakeken krintjingan, lantas djoega itoe machloek-macliloek lantas balik menerdjang kalang kaboetan pada balatentaranja Bok Lok dan Beng Hek, hingga lantaran ini boekan sedikit djiwa telah djadi binasa. Di dalem itoe tempo jang baek, Khong Beng lantas bri tanda pada balatentaranja, hingga marika ini sigrâ mengedjer dan membasmi pada moesoe dengen sapoewas-poewas hati. Bok Lok Taij-Ong telah binasa dalem itoe paperangan, samantara Beng Hek dan koeläwarganja, jang soeda tida berdaja lagi, lantas sipat koeping dengen merajap di boekit-boekit. Lantaran meratnja marika itoe, lantas djoega Khong Beng poenja barisan besar dapet doedoeken gowa Gin Kong Thong. Esokannja, tempo Khong Beng lagi hendak petja ba­latentaranja boeat kedjer Beng Hek jangmeratsampe itoe Radja dapet ditangkep, koenjoeng-koenjoeng orang kabàrken, Taij Laij Thong-Tji atawa TJèkoenja Beng Hek, jang lantaran memboedjoek soepaja Tjihoenja itoe soeka menaioek, tapi boedjoekan itoe tida ditoeroet, telah tangkep Tjihoenja itoe, demikian poen Tjiok-Jong Hoedjin atawa Atjinja<noinclude></noinclude> shv8mrgpj50u7q7djygvuw6c38o176f 301716 301713 2026-07-07T23:36:44Z Ah.Masyhar 20068 /* Telah diuji baca */ 301716 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4041 —}}</noinclude>san, dimana moesoe berada; sedeng itoe binatang binatang toeten poen, satelah meliat pada binatang binatang tiroean jang bisa menjemboer api serta bisa kasi liat koekoe dan giginia, lebi poela ini barang-barang bikinan ada dipakeken krintjingan, lantas djoega itoe machloek-macliloek lantas balik menerdjang kalang kaboetan pada balatentaranja Bok Lok dan Beng Hek, hingga lantaran ini boekan sedikit djiwa telah djadi binasa. Di dalem itoe tempo jang baek, Khong Beng lantas bri tanda pada balatentaranja, hingga marika ini sigrâ mengedjer dan membasmi pada moesoe dengen sapoewas-poewas hati. Bok Lok Taij-Ong telah binasa dalem itoe paperangan, samantara Beng Hek dan koeläwarganja, jang soeda tida berdaja lagi, lantas sipat koeping dengen merajap di boekit-boekit. Lantaran meratnja marika itoe, lantas djoega Khong Beng poenja barisan besar dapet doedoeken gowa Gin Kong Thong. Esokannja, tempo Khong Beng lagi hendak petja ba­latentaranja boeat kedjer Beng Hek jangmeratsampe itoe Radja dapet ditangkep, koenjoeng-koenjoeng orang kabàrken, Taij Laij Thong-Tji atawa TJèkoenja Beng Hek, jang lantaran memboedjoek soepaja Tjihoenja itoe soeka menaioek, tapi boedjoekan itoe tida ditoeroet, telah tangkep Tjihoenja itoe, demikian poen Tjiok-Jong Hoedjin atawa Atjinja<noinclude></noinclude> kcuajp1wi2sahw6l45h8imo2ont0r8y 301735 301716 2026-07-08T02:01:08Z Firman Rusda 25763 /* Tervalidasi */ 301735 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4041 —}}</noinclude>san, dimana moesoe berada; sedeng itoe binatang binatang toeten poen, satelah meliat pada binatang binatang tiroean jang bisa menjemboer api serta bisa kasi liat koekoe dan giginia, lebi poela ini barang-barang bikinan ada dipakeken krintjingan, lantas djoega itoe machloek-macliloek lantas balik menerdjang kalang kaboetan pada balatentaranja Bok Lok dan Beng Hek, hingga lantaran ini boekan sedikit djiwa telah djadi binasa. Di dalem itoe tempo jang baek, Khong Beng lantas bri tanda pada balatentaranja, hingga marika ini sigrâ mengedjer dan membasmi pada moesoe dengen sapoewas-poewas hati. Bok Lok Taij-Ong telah binasa dalem itoe paperangan, samantara Beng Hek dan koeläwarganja, jang soeda tida berdaja lagi, lantas sipat koeping dengen merajap di boekit-boekit. Lantaran meratnja marika itoe, lantas djoega Khong Beng poenja barisan besar dapet doedoeken gowa Gin Kong Thong. Esokannja, tempo Khong Beng lagi hendak petja ba­latentaranja boeat kedjer Beng Hek jangmeratsampe itoe Radja dapet ditangkep, koenjoeng-koenjoeng orang kabàrken, Taij Laij Thong-Tji atawa TJèkoenja Beng Hek, jang lantaran memboedjoek soepaja Tjihoenja itoe soeka menaioek, tapi boedjoekan itoe tida ditoeroet, telah tangkep Tjihoenja itoe, demikian poen Tjiok-Jong Hoedjin atawa Atjinja<noinclude></noinclude> isgodok0i5bh6zfvcdt56tpt2j28qlh Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/110 104 108015 301714 2026-07-07T23:34:58Z Ah.Masyhar 20068 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'dan bebrapa ratoes orang koelawarganja, erangorang tawanan mana sekarang ia bawa dateng boeat dihadepken pada Sinsiang. Satelah mendenger itoe kabar, Khong Beng lantas bisiken Thio Gie dan Ma Tiong begimana ia­ orang moesti berboeat, dan koetika ini doea ponggawa soeda semboeniken doea riboe soldadoe jang gaga perkasa di doea roewangan samping dari itoe pasanggrahan, itoe ferdana mantri lantas prenta pengawal-pintoe silaken itoe orang asing mas... 301714 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4042 —}}</noinclude>dan bebrapa ratoes orang koelawarganja, erangorang tawanan mana sekarang ia bawa dateng boeat dihadepken pada Sinsiang. Satelah mendenger itoe kabar, Khong Beng lantas bisiken Thio Gie dan Ma Tiong begimana ia­ orang moesti berboeat, dan koetika ini doea ponggawa soeda semboeniken doea riboe soldadoe jang gaga perkasa di doea roewangan samping dari itoe pasanggrahan, itoe ferdana mantri lantas prenta pengawal-pintoe silaken itoe orang asing masoek berdjoempa. Bebrapa saat kamoedian, Taij Laij Thong-Tji dengen dibantoe oleh algodjo lantas giring tawanannja itoe masoek ka dalem itoe roe­wangan Tapi baroe sadja iaorang berloetoet maoe boeka bitjara, Khong Beng lantas bertreak: „Toeloenglah tangkap ini orang-orang jang hendak berchianat!" Sigra djoega itoe soldadoe jang mengoempet lantas kaloear dari tempatnja dan menerdjang pada itoe orang-orang jang lagi berloetoet; dan dari sebab soldadoe Siok lakoeken itoe tangkepan dengen tjerdik, jaitoe doea orang menangkep satoe, maka bebrapa saät sadja itoe bebrapa ratoes orang jang berpoera poera, satoe persatoe soeda dapet ditawan. „Ha ha ha ! soenggoe kau bodo sekali !" kata itoe ferdana mantri sambil tertawa : „Masalah dengen ti<noinclude></noinclude> l6xloptqrydmzd25xmfs62lytfrjokx 301715 301714 2026-07-07T23:36:28Z Ah.Masyhar 20068 /* Telah diuji baca */ 301715 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ah.Masyhar" />{{rh||— 4042 —}}</noinclude>dan bebrapa ratoes orang koelawarganja, erangorang tawanan mana sekarang ia bawa dateng boeat dihadepken pada Sinsiang. Satelah mendenger itoe kabar, Khong Beng lantas bisiken Thio Gie dan Ma Tiong begimana ia­ orang moesti berboeat, dan koetika ini doea ponggawa soeda semboeniken doea riboe soldadoe jang gaga perkasa di doea roewangan samping dari itoe pasanggrahan, itoe ferdana mantri lantas prenta pengawal-pintoe silaken itoe orang asing masoek berdjoempa. Bebrapa saat kamoedian, Taij Laij Thong-Tji dengen dibantoe oleh algodjo lantas giring tawanannja itoe masoek ka dalem itoe roe­wangan Tapi baroe sadja iaorang berloetoet maoe boeka bitjara, Khong Beng lantas bertreak: „Toeloenglah tangkap ini orang-orang jang hendak berchianat!" Sigra djoega itoe soldadoe jang mengoempet lantas kaloear dari tempatnja dan menerdjang pada itoe orang-orang jang lagi berloetoet; dan dari sebab soldadoe Siok lakoeken itoe tangkepan dengen tjerdik, jaitoe doea orang menangkep satoe, maka bebrapa saät sadja itoe bebrapa ratoes orang jang berpoera poera, satoe persatoe soeda dapet ditawan. „Ha ha ha ! soenggoe kau bodo sekali !" kata itoe ferdana mantri sambil tertawa : „Masalah dengen ti<noinclude></noinclude> 4hghzxjmmz33e0xv92ywlqdzagidvnj 301734 301715 2026-07-08T01:59:33Z Firman Rusda 25763 /* Tervalidasi */ 301734 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4042 —}}</noinclude>dan bebrapa ratoes orang koelawarganja, erangorang tawanan mana sekarang ia bawa dateng boeat dihadepken pada Sinsiang. Satelah mendenger itoe kabar, Khong Beng lantas bisiken Thio Gie dan Ma Tiong begimana ia­ orang moesti berboeat, dan koetika ini doea ponggawa soeda semboeniken doea riboe soldadoe jang gaga perkasa di doea roewangan samping dari itoe pasanggrahan, itoe ferdana mantri lantas prenta pengawal-pintoe silaken itoe orang asing masoek berdjoempa. Bebrapa saat kamoedian, Taij Laij Thong-Tji dengen dibantoe oleh algodjo lantas giring tawanannja itoe masoek ka dalem itoe roe­wangan Tapi baroe sadja iaorang berloetoet maoe boeka bitjara, Khong Beng lantas bertreak: „Toeloenglah tangkap ini orang-orang jang hendak berchianat!" Sigra djoega itoe soldadoe jang mengoempet lantas kaloear dari tempatnja dan menerdjang pada itoe orang-orang jang lagi berloetoet; dan dari sebab soldadoe Siok lakoeken itoe tangkepan dengen tjerdik, jaitoe doea orang menangkep satoe, maka bebrapa saät sadja itoe bebrapa ratoes orang jang berpoera poera, satoe persatoe soeda dapet ditawan. „Ha ha ha ! soenggoe kau bodo sekali !" kata itoe ferdana mantri sambil tertawa : „Masalah dengen ti<noinclude></noinclude> azoz6pbxm803kgn6dhec6ph2kqnem2j Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/440 104 108016 301730 2026-07-08T01:55:42Z Firman Rusda 25763 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'kaloe di ini masa ada satoe orang jang haroes diseboet kagagahannja bisa bertanding dengen berlaksa orang, orang itoe poen dia sendiri." ​,,Dan," kata Tjo Djwe: ,,dia berasal dari mana? Siapatah namanja?" ​,,Dia itoe," menjaoet Tjo Tjin: ,,bernama Ong Song alias Tjoe Tjoan dan terlahir di Tek To bilangan Liong Sé. Hamba hendak poedjiken dia boeat pangkoe djabatan Sianhong." ​Tjo Diwe lantas minta Ong Song dateng mengadep, sedeng dalem hatinja ad... 301730 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Firman Rusda" /></noinclude>kaloe di ini masa ada satoe orang jang haroes diseboet kagagahannja bisa bertanding dengen berlaksa orang, orang itoe poen dia sendiri." ​,,Dan," kata Tjo Djwe: ,,dia berasal dari mana? Siapatah namanja?" ​,,Dia itoe," menjaoet Tjo Tjin: ,,bernama Ong Song alias Tjoe Tjoan dan terlahir di Tek To bilangan Liong Sé. Hamba hendak poedjiken dia boeat pangkoe djabatan Sianhong." ​Tjo Diwe lantas minta Ong Song dateng mengadep, sedeng dalem hatinja ada merasa girang sekali. ​Sabentar lagi Ong Song soeda pertoendjoeken dirinja dalem itoe roewangan. ​Dia itoe saorang djangkoeng jang ada sembilan kaki tingginja, moekanja item, terhias dengen doea bidji mata jang koening warnanja. Potongan pinggangnja seperti pinggang biroewang dan blakangnja boelet seperti potongan badannja matjan. Maka sasoedanja memandang pada orang itoe, Tjo Djwe lantas berkata sambil tertawa : ,,Beroentoeng sekali kami soeda bisa dapetken satoe Taijtjiang jang begini gaga perkasa, hingga moelai dari ini waktoe kami boleh bilang, tida ada satoe apa lagi jang membikin kami djadi kwatir." ​Kamoedian ia gandjarken satoe perangkat pakean perang jang inda dan ditaboer emas pada Ong Song, serta angkat ini orang baroe mendjadi Houw-wie Tjiangkoen boeat pangkoe djabatan Siantong.<noinclude></noinclude> 7ydse5iqb36r9gtxvwijjw8i4agubtl 301731 301730 2026-07-08T01:57:16Z Firman Rusda 25763 /* Telah diuji baca */ 301731 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4358 —}}</noinclude>kaloe di ini masa ada satoe orang jang haroes diseboet kagagahannja bisa bertanding dengen berlaksa orang, orang itoe poen dia sendiri." ​,,Dan," kata Tjo Djwe: ,,dia berasal dari mana? Siapatah namanja?" ​,,Dia itoe," menjaoet Tjo Tjin: ,,bernama Ong Song alias Tjoe Tjoan dan terlahir di Tek To bilangan Liong Sé. Hamba hendak poedjiken dia boeat pangkoe djabatan Sianhong." ​Tjo Diwe lantas minta Ong Song dateng mengadep, sedeng dalem hatinja ada merasa girang sekali. ​Sabentar lagi Ong Song soeda pertoendjoeken dirinja dalem itoe roewangan. ​Dia itoe saorang djangkoeng jang ada sembilan kaki tingginja, moekanja item, terhias dengen doea bidji mata jang koening warnanja. Potongan pinggangnja seperti pinggang biroewang dan blakangnja boelet seperti potongan badannja matjan. Maka sasoedanja memandang pada orang itoe, Tjo Djwe lantas berkata sambil tertawa : ,,Beroentoeng sekali kami soeda bisa dapetken satoe Taijtjiang jang begini gaga perkasa, hingga moelai dari ini waktoe kami boleh bilang, tida ada satoe apa lagi jang membikin kami djadi kwatir." ​Kamoedian ia gandjarken satoe perangkat pakean perang jang inda dan ditaboer emas pada Ong Song, serta angkat ini orang baroe mendjadi Houw-wie Tjiangkoen boeat pangkoe djabatan Siantong.<noinclude></noinclude> ert9m3pgvm4sfbsv7tcdoeucwle7x0z 301732 301731 2026-07-08T01:57:49Z Firman Rusda 25763 301732 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4358 —}}</noinclude>kaloe di ini masa ada satoe orang jang haroes diseboet kagagahannja bisa bertanding dengen berlaksa orang, orang itoe poen dia sendiri." ​,,Dan," kata Tjo Djwe: ,,dia berasal dari mana? Siapatah namanja?" ​,,Dia itoe," menjaoet Tjo Tjin: ,,bernama Ong Song alias Tjoe Tjoan dan terlahir di Tek To bilangan Liong Sé. Hamba hendak poedjiken dia boeat pangkoe djabatan Sianhong." ​Tjo Diwe lantas minta Ong Song dateng mengadep, sedeng dalem hatinja ada merasa girang sekali. ​Sabentar lagi Ong Song soeda pertoendjoeken dirinja dalem itoe roewangan. ​Dia itoe saorang djangkoeng jang ada sembilan kaki tingginja, moekanja item, terhias dengen doea bidji mata jang koening warnanja. Potongan pinggangnja seperti pinggang biroewang dan blakangnja boelet seperti potongan badannja matjan. Maka sasoedanja memandang pada orang itoe, Tjo Djwe lantas berkata sambil tertawa : ,,Beroentoeng sekali kami soeda bisa dapetken satoe Taijtjiang jang begini gaga perkasa, hingga moelai dari ini waktoe kami boleh bilang, tida ada satoe apa lagi jang membikin kami djadi kwatir." ​Kamoedian ia gandjarken satoe perangkat pakean perang jang inda dan ditaboer emas pada Ong Song, serta angkat ini orang baroe mendjadi Houw-wie Tjiangkoen boeat pangkoe djabatan Siantong.<noinclude>{{WikiPandu}}</noinclude> lw7dw21d5756qflo75hxsxjs7j1h5pw 301733 301732 2026-07-08T01:58:14Z Firman Rusda 25763 301733 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4358 —}}</noinclude>kaloe di ini masa ada satoe orang jang haroes diseboet kagagahannja bisa bertanding dengen berlaksa orang, orang itoe poen dia sendiri." ​,,Dan," kata Tjo Djwe: ,,dia berasal dari mana? Siapatah namanja?" ​,,Dia itoe," menjaoet Tjo Tjin: ,,bernama Ong Song alias Tjoe Tjoan dan terlahir di Tek To bilangan Liong Sé. Hamba hendak poedjiken dia boeat pangkoe djabatan Sianhong." ​Tjo Diwe lantas minta Ong Song dateng mengadep, sedeng dalem hatinja ada merasa girang sekali. ​Sabentar lagi Ong Song soeda pertoendjoeken dirinja dalem itoe roewangan. ​Dia itoe saorang djangkoeng jang ada sembilan kaki tingginja, moekanja item, terhias dengen doea bidji mata jang koening warnanja. Potongan pinggangnja seperti pinggang biroewang dan blakangnja boelet seperti potongan badannja matjan. Maka sasoedanja memandang pada orang itoe, Tjo Djwe lantas berkata sambil tertawa : ,,Beroentoeng sekali kami soeda bisa dapetken satoe Taijtjiang jang begini gaga perkasa, hingga moelai dari ini waktoe kami boleh bilang, tida ada satoe apa lagi jang membikin kami djadi kwatir." ​Kamoedian ia gandjarken satoe perangkat pakean perang jang inda dan ditaboer emas pada Ong Song, serta angkat ini orang baroe mendjadi Houw-wie Tjiangkoen boeat pangkoe djabatan Siantong.<noinclude></noinclude> ert9m3pgvm4sfbsv7tcdoeucwle7x0z 301757 301733 2026-07-08T02:46:04Z Dankkum dunya 25589 /* Tervalidasi */ 301757 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4358 —}}</noinclude>kaloe di ini masa ada satoe orang jang haroes diseboet kagagahannja bisa bertanding dengen berlaksa orang, orang itoe poen dia sendiri." ​,,Dan," kata Tjo Djwe: ,,dia berasal dari mana? Siapatah namanja?" ​,,Dia itoe," menjaoet Tjo Tjin: ,,bernama Ong Song alias Tjoe Tjoan dan terlahir di Tek To bilangan Liong Sé. Hamba hendak poedjiken dia boeat pangkoe djabatan Sianhong." ​Tjo Diwe lantas minta Ong Song dateng mengadep, sedeng dalem hatinja ada merasa girang sekali. ​Sabentar lagi Ong Song soeda pertoendjoeken dirinja dalem itoe roewangan. ​Dia itoe saorang djangkoeng jang ada sembilan kaki tingginja, moekanja item, terhias dengen doea bidji mata jang koening warnanja. Potongan pinggangnja seperti pinggang biroewang dan blakangnja boelet seperti potongan badannja matjan. Maka sasoedanja memandang pada orang itoe, Tjo Djwe lantas berkata sambil tertawa : ,,Beroentoeng sekali kami soeda bisa dapetken satoe Taijtjiang jang begini gaga perkasa, hingga moelai dari ini waktoe kami boleh bilang, tida ada satoe apa lagi jang membikin kami djadi kwatir." ​Kamoedian ia gandjarken satoe perangkat pakean perang jang inda dan ditaboer emas pada Ong Song, serta angkat ini orang baroe mendjadi Houw-wie Tjiangkoen boeat pangkoe djabatan Siantong.<noinclude></noinclude> j4edewt7lcr3t0ggxcspem9y2iqml7e Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/441 104 108017 301739 2026-07-08T02:02:35Z Firman Rusda 25763 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4359 — Dengen begitoe Tjo Djwe soeda djadi moefaket boeat angkat Tjo Tjin tnendjadi Touwtok, soepaja JnJ panglima maloemken perang pada Khong Beng. Tjo Tjin liatoerkeu binfak trima kasi pada Keizernja, dan lantas berlaloe dar! itoe roewangan. Dengen limabelas laksa soldadoe Tjo Tjin dateng berkoempoel pada Kwee Hoaij dan Thio Kap; dan di sitoe ia petja balatentaranja djadi bebrapa pa­ soekan boeat mendjaga tempat-tempat jang penting. Sedeng f... 301739 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Firman Rusda" /></noinclude>— 4359 — Dengen begitoe Tjo Djwe soeda djadi moefaket boeat angkat Tjo Tjin tnendjadi Touwtok, soepaja JnJ panglima maloemken perang pada Khong Beng. Tjo Tjin liatoerkeu binfak trima kasi pada Keizernja, dan lantas berlaloe dar! itoe roewangan. Dengen limabelas laksa soldadoe Tjo Tjin dateng berkoempoel pada Kwee Hoaij dan Thio Kap; dan di sitoe ia petja balatentaranja djadi bebrapa pa­ soekan boeat mendjaga tempat-tempat jang penting. Sedeng fihak Qoei atoer ini pendjagaan, pasoe­ kan perang Sick jang madjoe di depan telah sampe di Tin Tihong. Penjoeloe kabar dari ini barisan, sasoeda tjari taoe kaädaän moesoe di i!oe tem­ pat, lantas bri taoe pendapetannja pada Khong Beng. „Di moeloet djalanan Tin Tjhong," kala itoe penjoeloe kabar: „moesoe telah diriken satoe kota, iang ada didjaga oleh satoe panglima perang ber­ nama Hok Tjiauw. L^en dari itoe, di tempat jang seeker, dimana ada terdapet soeloeran atawa djoerang-djoerang jang dalem, di sitoe moesoe ada atoer koeboe-koeboe begitoe rapi, hingga tempat itoe djadi kaliatan terkoeroeng baek sekali. Dan dari sebab kentara boeat liwatin ini kota boekan satoe pakerdjaän gampang, maka adalah lebi baek, djika Sinsiang smbil djalanan Tjiauw To fang me­ lintas di boekit Thaij Pek Nia boeat dateng di goenoeng Kie San, kerna djalanan di sana tida ada begitoe soeker seperti djalanan di ini tempat."<noinclude></noinclude> fi6uig0shcuh1v4pwxf8bmpv5btgrnx 301740 301739 2026-07-08T02:05:12Z Firman Rusda 25763 /* Telah diuji baca */ 301740 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4359 —}}</noinclude>Dengen begitoe Tjo Djwe soeda djadi moefaket boeat angkat Tjo Tjin mendjadi Touwtok, soepaja ini panglima maloemken perang pada Khong Beng. Tjo Tjin hatoerken banjak trima kasi pada Keizernja, dan lantas berlaloe dari itoe roewangan. Dengen limabelas laksa soldadoe Tjo Tjin dateng berkoempoel pada Kwee Hoaij dan Thio Kap; dan di sitoe ia petja balatentaranja djadi bebrapa pasoekan boeat mendjaga tempat-tempat jang penting. Sedeng fihak Goei atoer ini pendjagaän, pasoekan perang Siok jang madjoe di depan telah sampe di Tin Tjhong. Penjoeloe kabar dari ini barisan, sasoeda tjari taoe kaädaän moesoe di itoe tempat, lantas bri taoe pendapetannja pada Khong Beng. ,,Di moeloet djalanan Tin Tjhong," kata itoe penjoeloe kabar: ,,moesoe telah diriken satoe kota, jang ada didjaga oleh satoe panglima perang bernama Hok Tjiauw. Laen dari itoe, di tempat jang soeker, dimana ada terdapet soeloeran atawa djoerang-djoerang jang dalem, di sitoe moesoe ada atoer koeboe-koeboe begitoe rapi, hingga tempat itoe djadi kaliatan terkoeroeng baek sekali. Dan dari sebab kentara boeat liwatin ini kota boekan satoe pakerdjaän gampang, maka adalah lebi baek, djika Sinsiang ambil djalanan Tjiauw To jang melintas di boekit Thaij Pek Nia boeat dateng di goenoeng Kie San, kerna djalanan di sana tida ada begitoe soeker seperti djalanan di ini tempat."<noinclude></noinclude> ela37hnmysacghadvpxm8l2h4mstfvu 301758 301740 2026-07-08T02:47:37Z Dankkum dunya 25589 /* Tervalidasi */ 301758 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4359 —}}</noinclude>Dengen begitoe Tjo Djwe soeda djadi moefaket boeat angkat Tjo Tjin mendjadi Touwtok, soepaja ini panglima maloemken perang pada Khong Beng. Tjo Tjin hatoerken banjak trima kasi pada Keizernja, dan lantas berlaloe dari itoe roewangan. Dengen limabelas laksa soldadoe Tjo Tjin dateng berkoempoel pada Kwee Hoaij dan Thio Kap; dan di sitoe ia petja balatentaranja djadi bebrapa pasoekan boeat mendjaga tempat-tempat jang penting. Sedeng fihak Goei atoer ini pendjagaän, pasoekan perang Siok jang madjoe di depan telah sampe di Tin Tjhong. Penjoeloe kabar dari ini barisan, sasoeda tjari taoe kaädaän moesoe di itoe tempat, lantas bri taoe pendapetannja pada Khong Beng. ,,Di moeloet djalanan Tin Tjhong," kata itoe penjoeloe kabar: ,,moesoe telah diriken satoe kota, jang ada didjaga oleh satoe panglima perang bernama Hok Tjiauw. Laen dari itoe, di tempat jang soeker, dimana ada terdapet soeloeran atawa djoerang-djoerang jang dalem, di sitoe moesoe ada atoer koeboe-koeboe begitoe rapi, hingga tempat itoe djadi kaliatan terkoeroeng baek sekali. Dan dari sebab kentara boeat liwatin ini kota boekan satoe pakerdjaän gampang, maka adalah lebi baek, djika Sinsiang ambil djalanan Tjiauw To jang melintas di boekit Thaij Pek Nia boeat dateng di goenoeng Kie San, kerna djalanan di sana tida ada begitoe soeker seperti djalanan di ini tempat."<noinclude></noinclude> 2ou3e4j7ej8a5pzjsu0d1j2eoxp760a Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/442 104 108018 301741 2026-07-08T02:06:50Z Firman Rusda 25763 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 4360 — »Itoelah tida bisa," menjaoet Khong Beng : .Se­ bab kau taoe sendiri, betoel di sebla Oefara Tin Tjhong ada terietak itoe djalanan Kee Teng, maka djadi kentara sekali ini kota raoesti dapet diambil doeloe, baroe kita b'sa niadjoeken balatentara." Sasoedanja bri penjaoetan begitoe, Khong Beng lantas prenta Goei Jan madjoeken balatentara ka kaki itoe kota, boeat kepoeng kota itoe dari ampat pendjoeroePenjerangan itoe lantas dimoelai, tet... 301741 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Firman Rusda" /></noinclude>- 4360 — »Itoelah tida bisa," menjaoet Khong Beng : .Se­ bab kau taoe sendiri, betoel di sebla Oefara Tin Tjhong ada terietak itoe djalanan Kee Teng, maka djadi kentara sekali ini kota raoesti dapet diambil doeloe, baroe kita b'sa niadjoeken balatentara." Sasoedanja bri penjaoetan begitoe, Khong Beng lantas prenta Goei Jan madjoeken balatentara ka kaki itoe kota, boeat kepoeng kota itoe dari ampat pendjoeroePenjerangan itoe lantas dimoelai, tetapi beroentoen bebrapa hari tida berasil. Goei Jan lantas balik kombali dan bahoea kota itoe britaoe pada Khong Beng, tida gampang bisa dipoekoel petja. Itoe ferdana mantri tida maoe mengarti, dan dengen goesar ia mengantjem nanti djatoken hoekoeman boenoe pada Goei Jan, apabila ini Sianhong tida lakoeken itoe pakerdjaän sampe berasih Tapi sedeng Khong Beng kalrearken itoe antjeman, satoe orang jang ada di itoe kantoor lan­ tas berkata: Apa Sinsiang soeka perkenanken, kaloe akoe pergi di kota Tin Tjhong boeat boedjoek pada Hok Tjiauw, soepaja dengen tida menggoenaken sabatang anak pana lagi ini panglima nanti dateng menaloek ? Sabenernja akoe poen boekan saorang pinter, tapi lantaran inget maski soeda banjak<noinclude></noinclude> 74v3ukvw3wvnxussjwlk2qcojk366fl 301742 301741 2026-07-08T02:09:03Z Firman Rusda 25763 /* Telah diuji baca */ 301742 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4360 —}}</noinclude>- 4360 — »Itoelah tida bisa," menjaoet Khong Beng : .Se­ bab kau taoe sendiri, betoel di sebla Oefara Tin Tjhong ada terietak itoe djalanan Kee Teng, maka djadi kentara sekali ini kota raoesti dapet diambil doeloe, baroe kita b'sa niadjoeken balatentara." Sasoedanja bri penjaoetan begitoe, Khong Beng lantas prenta Goei Jan madjoeken balatentara ka kaki itoe kota, boeat kepoeng kota itoe dari ampat pendjoeroePenjerangan itoe lantas dimoelai, tetapi beroentoen bebrapa hari tida berasil. Goei Jan lantas balik kombali dan bahoea kota itoe britaoe pada Khong Beng, tida gampang bisa dipoekoel petja. Itoe ferdana mantri tida maoe mengarti, dan dengen goesar ia mengantjem nanti djatoken hoekoeman boenoe pada Goei Jan, apabila ini Sianhong tida lakoeken itoe pakerdjaän sampe berasih Tapi sedeng Khong Beng kalrearken itoe antjeman, satoe orang jang ada di itoe kantoor lan­ tas berkata: Apa Sinsiang soeka perkenanken, kaloe akoe pergi di kota Tin Tjhong boeat boedjoek pada Hok Tjiauw, soepaja dengen tida menggoenaken sabatang anak pana lagi ini panglima nanti dateng menaloek ? Sabenernja akoe poen boekan saorang pinter, tapi lantaran inget maski soeda banjak<noinclude></noinclude> gnvi1ltja4bjixdkal4zrqxkihpzthy 301743 301742 2026-07-08T02:09:36Z Firman Rusda 25763 301743 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4360 —}}</noinclude>,,Itoelah tida bisa," menjaoet Khong Beng : ,,Sebab kau taoe sendiri, betoel di sebla Oetara Tin Tjhong ada terletak itoe djalanan Kee Teng, maka djadi kentara sekali ini kota moesti dapet diambil doeloe, baroe kita b'sa madjoeken balatentara." Sasoedanja bri penjaoetan begitoe, Khong Beng lantas prenta Goei Jan madjoeken balatentara ka kaki itoe kota, boeat kepoeng kota itoe dari ampat pendjoeroe. Penjerangan itoe lantas dimoelai, tetapi beroentoen bebrapa hari tida berasil. Goei Jan lantas balik kombali dan britaoe pada Khong Beng, bahoea kota itoe tida gampang bisa dipoekoel petja. Itoe ferdana mantri tida maoe mengarti, dan dengen goesar ia mengantjem nanti djatoken hoekoeman boenoe pada Goei Jan, apabila ini Sianhong tida lakoeken itoe pakerdjaän sampe berasil. Tapi sedeng Khong Beng kaloearken itoe antjeman, satoe orang jang ada di itoe kantoor lantas berkata : Apa Sinsiang soeka perkenanken, kaloe akoe pergi di kota Tin Tjhong boeat boedjoek pada Hok Tjiauw, soepaja dengen tida menggoenaken sabatang anak pana lagi ini panglima nanti dateng menaloek ? Sabenernja akoe poen boekan saorang pinter, tapi lantaran inget maski soeda banjak<noinclude></noinclude> hqklnkbkiachywaztluhr3tiafc92wl 301759 301743 2026-07-08T02:49:22Z Dankkum dunya 25589 /* Tervalidasi */ 301759 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4360 —}}</noinclude>,,Itoelah tida bisa," menjaoet Khong Beng : ,,Sebab kau taoe sendiri, betoel di sebla Oetara Tin Tjhong ada terletak itoe djalanan Kee Teng, maka djadi kentara sekali ini kota moesti dapet diambil doeloe, baroe kita b'sa madjoeken balatentara." Sasoedanja bri penjaoetan begitoe, Khong Beng lantas prenta Goei Jan madjoeken balatentara ka kaki itoe kota, boeat kepoeng kota itoe dari ampat pendjoeroe. Penjerangan itoe lantas dimoelai, tetapi beroentoen bebrapa hari tida berasil. Goei Jan lantas balik kombali dan britaoe pada Khong Beng, bahoea kota itoe tida gampang bisa dipoekoel petja. Itoe ferdana mantri tida maoe mengarti, dan dengen goesar ia mengantjem nanti djatoken hoekoeman boenoe pada Goei Jan, apabila ini Sianhong tida lakoeken itoe pakerdjaän sampe berasil. Tapi sedeng Khong Beng kaloearken itoe antjeman, satoe orang jang ada di itoe kantoor lantas berkata : Apa Sinsiang soeka perkenanken, kaloe akoe pergi di kota Tin Tjhong boeat boedjoek pada Hok Tjiauw, soepaja dengen tida menggoenaken sabatang anak pana lagi ini panglima nanti dateng menaloek ? Sabenernja akoe poen boekan saorang pinter, tapi lantaran inget maski soeda banjak<noinclude></noinclude> 85f44j9q487cgo2rra5kbudzns4dtqu Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/443 104 108019 301744 2026-07-08T02:10:26Z Firman Rusda 25763 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 4361 - taon akoe mengikoefin pada Sinsiang, akoe blon perna berboeat apa-apa boeat bales Sinsiang poenja boedi, maka sekarang akoe soeka lakoeken ini pakerdjaän." Orang jang oendjoek [djalan begitoe, ialah Kin Siang, saorang jang dipakerdjaken sebagi Phouwkhiok dalem Khong Beng poenja angkatan perang. Maka Khong Beng lantas bikin pertanjaän lebi djaoe pada Kin Siang : „Tapi dengen perkata'an begimanatah kau nanti boedjoek padanja?" „Akoe... 301744 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4361 —}}</noinclude>- 4361 - taon akoe mengikoefin pada Sinsiang, akoe blon perna berboeat apa-apa boeat bales Sinsiang poenja boedi, maka sekarang akoe soeka lakoeken ini pakerdjaän." Orang jang oendjoek [djalan begitoe, ialah Kin Siang, saorang jang dipakerdjaken sebagi Phouwkhiok dalem Khong Beng poenja angkatan perang. Maka Khong Beng lantas bikin pertanjaän lebi djaoe pada Kin Siang : „Tapi dengen perkata'an begimanatah kau nanti boedjoek padanja?" „Akoe nanti oendjoek padanja," menjaoet Kin Siang : „begimana ada djalan jang membawa oentoeng, dan begimana ada djalan jang bisadatengken bahaja, dan dari sebab Hok Tjiauw itoe, sadari ketji! ada bersobat kekel dengen akoe, oleh kerna kitaorang poen sama-sama ada berasal dari Liong Sé, maka boleh didoega dia itoe tentoe maoe dateng menaloek." — .Baeklah, kaloe begitoe kau boleh.tjoba pergi boedjoek padanja." Kin Siang lantas pergi dengen berkoeda, dan sigra djoega ia soeda sampe di kaki kota. Di sitoe ia memanggil dengen swara keras: ,Hok Pek To, Hok Pek Tol Kau poenja sobat lama, Kin Siang,'dateng minta ketemoe 1" Soldadoe jang mengawal di atas kota lantas sampeken itoe perkataän pada Hok Tjiauw.<noinclude></noinclude> d83072nt8lb16tgj1e0hmgzcf3fvdyo 301745 301744 2026-07-08T02:11:13Z Firman Rusda 25763 301745 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4361 —}}</noinclude>taon akoe mengikoetin pada Sinsiang, akoe blon perna berboeat apa-apa boeat bales Sinsiang poenja boedi, maka sekarang akoe soeka lakoeken ini pakerdjaän." Orang jang oendjoek djalan begitoe, jalah Kin Siang, saorang jang dipakerdjaken sebagi Phouw-khiok dalem Khong Beng poenja angkatan perang. Maka Khong Beng lantas bikin pertanjaän lebi djaoe pada Kin Siang : ,,Tapi dengen perkata'an begimanatah kau nanti boedjoek padanja ?" ,,Akoe nanti oendjoek padanja," menjaoet Kin Siang : ,,begimana ada djalan jang membawa oentoeng, dan begimana ada djalan jang bisa datengken bahaja, dan dari sebab Hok Tjiauw itoe, sadari ketjil ada bersobat kekel dengen akoe, oleh kerna kitaorang poen sama-sama ada berasal dari Liong Sé, maka boleh didoega dia itoe tentoe maoe dateng menaloek." — ,,Baeklah, kaloe begitoe kau boleh tjoba pergi boedjoek padanja." Kin Siang lantas pergi dengen berkoeda, dan sigra djoega ia soeda sampe di kaki kota. Di sitoe ia memanggil dengen swara keras : ,,Hok Pek To, Hok Pek To! Kau poenja sobat lama, Kin Siang, dateng minta ketemoe !" Soldadoe jang mengawal di atas kota lantas sampeken itoe perkataän pada Hok Tjiauw.<noinclude></noinclude> 85145e2e83qdck5a5rdscn7puc7fnbg 301746 301745 2026-07-08T02:11:22Z Firman Rusda 25763 /* Telah diuji baca */ 301746 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4361 —}}</noinclude>taon akoe mengikoetin pada Sinsiang, akoe blon perna berboeat apa-apa boeat bales Sinsiang poenja boedi, maka sekarang akoe soeka lakoeken ini pakerdjaän." Orang jang oendjoek djalan begitoe, jalah Kin Siang, saorang jang dipakerdjaken sebagi Phouw-khiok dalem Khong Beng poenja angkatan perang. Maka Khong Beng lantas bikin pertanjaän lebi djaoe pada Kin Siang : ,,Tapi dengen perkata'an begimanatah kau nanti boedjoek padanja ?" ,,Akoe nanti oendjoek padanja," menjaoet Kin Siang : ,,begimana ada djalan jang membawa oentoeng, dan begimana ada djalan jang bisa datengken bahaja, dan dari sebab Hok Tjiauw itoe, sadari ketjil ada bersobat kekel dengen akoe, oleh kerna kitaorang poen sama-sama ada berasal dari Liong Sé, maka boleh didoega dia itoe tentoe maoe dateng menaloek." — ,,Baeklah, kaloe begitoe kau boleh tjoba pergi boedjoek padanja." Kin Siang lantas pergi dengen berkoeda, dan sigra djoega ia soeda sampe di kaki kota. Di sitoe ia memanggil dengen swara keras : ,,Hok Pek To, Hok Pek To! Kau poenja sobat lama, Kin Siang, dateng minta ketemoe !" Soldadoe jang mengawal di atas kota lantas sampeken itoe perkataän pada Hok Tjiauw.<noinclude></noinclude> 3xwrzxjlxl9ynwotktxhetg2xvx9ows 301760 301746 2026-07-08T02:50:44Z Dankkum dunya 25589 /* Tervalidasi */ 301760 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4361 —}}</noinclude>taon akoe mengikoetin pada Sinsiang, akoe blon perna berboeat apa-apa boeat bales Sinsiang poenja boedi, maka sekarang akoe soeka lakoeken ini pakerdjaän." Orang jang oendjoek djalan begitoe, jalah Kin Siang, saorang jang dipakerdjaken sebagi Phouw-khiok dalem Khong Beng poenja angkatan perang. Maka Khong Beng lantas bikin pertanjaän lebi djaoe pada Kin Siang : ,,Tapi dengen perkata'an begimanatah kau nanti boedjoek padanja ?" ,,Akoe nanti oendjoek padanja," menjaoet Kin Siang : ,,begimana ada djalan jang membawa oentoeng, dan begimana ada djalan jang bisa datengken bahaja, dan dari sebab Hok Tjiauw itoe, sadari ketjil ada bersobat kekel dengen akoe, oleh kerna kitaorang poen sama-sama ada berasal dari Liong Sé, maka boleh didoega dia itoe tentoe maoe dateng menaloek." — ,,Baeklah, kaloe begitoe kau boleh tjoba pergi boedjoek padanja." Kin Siang lantas pergi dengen berkoeda, dan sigra djoega ia soeda sampe di kaki kota. Di sitoe ia memanggil dengen swara keras : ,,Hok Pek To, Hok Pek To! Kau poenja sobat lama, Kin Siang, dateng minta ketemoe !" Soldadoe jang mengawal di atas kota lantas sampeken itoe perkataän pada Hok Tjiauw.<noinclude></noinclude> 7hgsk5o1wo9wx8wqhf2i05z3cw5dwdj Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/444 104 108020 301747 2026-07-08T02:13:05Z Firman Rusda 25763 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4362 — „Soleh boekaken pintoe dan soeroe fa masoek," kata itoe panglima pada itoe pengawai. Sabentar lagi Kin Siang soeda naek di atas kota, dimana ia berdjoempa pada Hok Tjiauw. „Dengen bermaksoed apatah sobatkoe dateng di sini ?" menanja Hok Tjiauw pada tetamoenja itoe. Tapi Kin Siang ambil laen djalan boeat brl djawaban pada itoe panglima, la kata: „Akoe sekarang ada bekerdja pada pamerenta Siokboeat bantoe timbang menimbang oeroesan... 301747 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Firman Rusda" /></noinclude>— 4362 — „Soleh boekaken pintoe dan soeroe fa masoek," kata itoe panglima pada itoe pengawai. Sabentar lagi Kin Siang soeda naek di atas kota, dimana ia berdjoempa pada Hok Tjiauw. „Dengen bermaksoed apatah sobatkoe dateng di sini ?" menanja Hok Tjiauw pada tetamoenja itoe. Tapi Kin Siang ambil laen djalan boeat brl djawaban pada itoe panglima, la kata: „Akoe sekarang ada bekerdja pada pamerenta Siokboeat bantoe timbang menimbang oeroesan balatentara di kantoornja Khong Beng, jang ada indaken pakerdjaänkoe tinggi sekail. Sekarang ia sengadja prenta akoe dateng ka mari, kerna ada sedikit perkataan jang akoe moesti sampeken pada kau " Satelah Kin Siang berkata sampe di sitoe, aer moekanja Hok Tjiauw mendadak djadi beroba, dan ia lantas potong bitjaranja itoe (etamoe : „Kau djangan seboet-seboet Tjoe Kat Liang di dalem ini bitjaraän, kerna dia itoe ada djadi moesoe dari negrikoe. Kau toch taoe, sekarang akoe bekerdja pada pamerenta Goei, dan kau bekerdja pada pamerenta Siok, tegesnja masing-mas'ng be­ kerdja boeat toeannja sendiri-sendiri, maka djikaloe doeloe kita berdoea ada djadi soedara, sekarang poen kita satoe sama laen telah mend jadi moes oe. Dari itoe djangan banjak bitjara, dan kaloearlah lantas dari ini kota."<noinclude></noinclude> k7fpv8bsmspuctu1izisb498ajiearn 301748 301747 2026-07-08T02:13:37Z Firman Rusda 25763 301748 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4362 —}}</noinclude>— 4362 — „Soleh boekaken pintoe dan soeroe fa masoek," kata itoe panglima pada itoe pengawai. Sabentar lagi Kin Siang soeda naek di atas kota, dimana ia berdjoempa pada Hok Tjiauw. „Dengen bermaksoed apatah sobatkoe dateng di sini ?" menanja Hok Tjiauw pada tetamoenja itoe. Tapi Kin Siang ambil laen djalan boeat brl djawaban pada itoe panglima, la kata: „Akoe sekarang ada bekerdja pada pamerenta Siokboeat bantoe timbang menimbang oeroesan balatentara di kantoornja Khong Beng, jang ada indaken pakerdjaänkoe tinggi sekail. Sekarang ia sengadja prenta akoe dateng ka mari, kerna ada sedikit perkataan jang akoe moesti sampeken pada kau " Satelah Kin Siang berkata sampe di sitoe, aer moekanja Hok Tjiauw mendadak djadi beroba, dan ia lantas potong bitjaranja itoe (etamoe : „Kau djangan seboet-seboet Tjoe Kat Liang di dalem ini bitjaraän, kerna dia itoe ada djadi moesoe dari negrikoe. Kau toch taoe, sekarang akoe bekerdja pada pamerenta Goei, dan kau bekerdja pada pamerenta Siok, tegesnja masing-mas'ng be­ kerdja boeat toeannja sendiri-sendiri, maka djikaloe doeloe kita berdoea ada djadi soedara, sekarang poen kita satoe sama laen telah mend jadi moes oe. Dari itoe djangan banjak bitjara, dan kaloearlah lantas dari ini kota."<noinclude></noinclude> lo7k6iw05pz2vfvrawfpbyxlcslbi0y 301749 301748 2026-07-08T02:15:28Z Firman Rusda 25763 /* Telah diuji baca */ 301749 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4362 —}}</noinclude>,,Boleh boekaken pintoe dan soeroe ia masoek," kata itoe panglima pada itoe pengawal. Sabentar lagi Kin Siang soeda naek di atas kota, dimana ia berdjoempa pada Hok Tjiauw. ,,Dengen bermaksoed apatah sobatkoe dateng di sini ?" menanja Hok Tjiauw pada tetamoenja itoe. Tapi Kin Siang ambil laen djalan boeat bri djawaban pada itoe panglima. Ia kata : ,,Akoe sekarang ada bekerdja pada pamerenta Siok boeat bantoe timbang menimbang oeroesan balatentara di kantoornja Khong Beng, jang ada indaken pakerdjaänkoe tinggi sekali. Sekarang ia sengadja prenta akoe dateng ka mari, kerna ada sedikit perkataän jang akoe moesti sampeken pada kau......" Satelah Kin Siang berkata sampe di sitoe, aer moekanja Hok Tjiauw mendadak djadi beroba, dan ia lantas potong bitjaranja itoe tetamoe : ,,Kau djangan seboet-seboet Tjoe Kat Liang di dalem ini bitjaraän, kerna dia itoe ada djadi moesoe dari negrikoe. Kau toch taoe, sekarang akoe bekerdja pada pamerenta Goei, dan kau bekerdja pada pamerenta Siok, tegesnja masing-mas'ng bekerdja boeat toeannja sendiri-sendiri, maka djikaloe doeloe kita berdoea ada djadi soedara, sekarang poen kita satoe sama laen telah mendjadi moesoe. Dari itoe djangan banjak bitjara, dan kaloearlah lantas dari ini kota."<noinclude></noinclude> avyazif38mglytst383ir173rz7553j 301761 301749 2026-07-08T02:52:06Z Dankkum dunya 25589 /* Tervalidasi */ 301761 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4362 —}}</noinclude>,,Boleh boekaken pintoe dan soeroe ia masoek," kata itoe panglima pada itoe pengawal. Sabentar lagi Kin Siang soeda naek di atas kota, dimana ia berdjoempa pada Hok Tjiauw. ,,Dengen bermaksoed apatah sobatkoe dateng di sini ?" menanja Hok Tjiauw pada tetamoenja itoe. Tapi Kin Siang ambil laen djalan boeat bri djawaban pada itoe panglima. Ia kata: ,,Akoe sekarang ada bekerdja pada pamerenta Siok boeat bantoe timbang menimbang oeroesan balatentara di kantoornja Khong Beng, jang ada indaken pakerdjaänkoe tinggi sekali. Sekarang ia sengadja prenta akoe dateng ka mari, kerna ada sedikit perkataän jang akoe moesti sampeken pada kau......" Satelah Kin Siang berkata sampe di sitoe, aer moekanja Hok Tjiauw mendadak djadi beroba, dan ia lantas potong bitjaranja itoe tetamoe: ,,Kau djangan seboet-seboet Tjoe Kat Liang di dalem ini bitjaraän, kerna dia itoe ada djadi moesoe dari negrikoe. Kau toch taoe, sekarang akoe bekerdja pada pamerenta Goei, dan kau bekerdja pada pamerenta Siok, tegesnja masing-mas'ng bekerdja boeat toeannja sendiri-sendiri, maka djikaloe doeloe kita berdoea ada djadi soedara, sekarang poen kita satoe sama laen telah mendjadi moesoe. Dari itoe djangan banjak bitjara, dan kaloearlah lantas dari ini kota."<noinclude></noinclude> p2ygyc6be7rzba3b6lcqf3v4unto5zz Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/445 104 108021 301750 2026-07-08T02:16:08Z Firman Rusda 25763 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 4363 - Kin Siang masi maoe boeka swara, tapi Hok Tjiauw soeda kaloear dari itoe roewangan lofetig. Kamoedian bebrapa soldadoe Goei paksa Kin Siang toenggang koedanja. dan paksa djoega ini fetamoe kiloear dari itoe kota. Tempo soeda ada di loear kota, Kin Siarg balik menegok ka atas dan dapet liat Hok Tjiauw lagi tjenderongken badannja di lankan loteng. Maka Kin Siang lantas tahan koedanja, dan sem­ bari menoeding pada Hok Tjiauw dengen petjoe... 301750 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Firman Rusda" /></noinclude>- 4363 - Kin Siang masi maoe boeka swara, tapi Hok Tjiauw soeda kaloear dari itoe roewangan lofetig. Kamoedian bebrapa soldadoe Goei paksa Kin Siang toenggang koedanja. dan paksa djoega ini fetamoe kiloear dari itoe kota. Tempo soeda ada di loear kota, Kin Siarg balik menegok ka atas dan dapet liat Hok Tjiauw lagi tjenderongken badannja di lankan loteng. Maka Kin Siang lantas tahan koedanja, dan sem­ bari menoeding pada Hok Tjiauw dengen petjoet ia berkata; „O, soedarakoe Pek To! Njatalah kau poenja priboedi telah djadi tipis sekali!" „Djanganlah soedara bilang begitoe, sedeng soedara taoe sendiri begimana negri Goei poenja atoeran," raenjaoet Hok Tjiauw: „Sekarang, sasoedanja akoe tr ma boedi dari itoe karadjaän, akoe tida mengenal laen dari pada kamatian. Itoe sebab, soedara tida oesa tjoba memboedjoek, hanja boleh lantas balik dan bri taoe pada Tjoe-Kat Liang, ia boleh lantas dateng serang ini kota, sedeng akoe tida merasa djeri!" Kin Siang kapaksa lantas balik kombali dan brl taoe pada Khong Beng, begimana sablonr ja ia bisa boeka bitjara Hok Tjiauw soeda lantas tjegah ia poenja maksoed. „Kaloe begitoe," kata Khong Beng: „Ijobalah kau pergi lagi ketemoeken dia, dan tjoba boedjoek<noinclude></noinclude> 1s5hwmyvrfowc1y338tbjy6ae0bz7m3 301751 301750 2026-07-08T02:16:31Z Firman Rusda 25763 301751 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4363 —}}</noinclude>- 4363 - Kin Siang masi maoe boeka swara, tapi Hok Tjiauw soeda kaloear dari itoe roewangan lofetig. Kamoedian bebrapa soldadoe Goei paksa Kin Siang toenggang koedanja. dan paksa djoega ini fetamoe kiloear dari itoe kota. Tempo soeda ada di loear kota, Kin Siarg balik menegok ka atas dan dapet liat Hok Tjiauw lagi tjenderongken badannja di lankan loteng. Maka Kin Siang lantas tahan koedanja, dan sem­ bari menoeding pada Hok Tjiauw dengen petjoet ia berkata; „O, soedarakoe Pek To! Njatalah kau poenja priboedi telah djadi tipis sekali!" „Djanganlah soedara bilang begitoe, sedeng soedara taoe sendiri begimana negri Goei poenja atoeran," raenjaoet Hok Tjiauw: „Sekarang, sasoedanja akoe tr ma boedi dari itoe karadjaän, akoe tida mengenal laen dari pada kamatian. Itoe sebab, soedara tida oesa tjoba memboedjoek, hanja boleh lantas balik dan bri taoe pada Tjoe-Kat Liang, ia boleh lantas dateng serang ini kota, sedeng akoe tida merasa djeri!" Kin Siang kapaksa lantas balik kombali dan brl taoe pada Khong Beng, begimana sablonr ja ia bisa boeka bitjara Hok Tjiauw soeda lantas tjegah ia poenja maksoed. „Kaloe begitoe," kata Khong Beng: „Ijobalah kau pergi lagi ketemoeken dia, dan tjoba boedjoek<noinclude></noinclude> 36q2ivzjo47ddoujepzw5j6s0ozip1n 301752 301751 2026-07-08T02:18:24Z Firman Rusda 25763 /* Telah diuji baca */ 301752 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Firman Rusda" />{{rh||— 4363 —}}</noinclude>Kin Siang masi maoe boeka swara, tapi Hok Tjiauw soeda kaloear dari itoe roewangan loteng. Kamoedian bebrapa soldadoe Goei paksa Kin Siang toenggang koedanja, dan paksa djoega ini tetamoe kaloear dari itoe kota. Tempo soeda ada di loear kota, Kin Siang balik menegok ka atas dan dapet liat Hok Tjiauw lagi tjenderongken badannja di lankan loteng. Maka Kin Siang lantas tahan koedanja, dan sembari menoeding pada Hok Tjiauw dengen petjoet ia berkata: ,,O, soedarakoe Pek To! Njatalah kau poenja priboedi telah djadi tipis sekali !" ,,Djanganlah soedara bilang begitoe, sedeng soedara taoe sendiri begimana negri Goei poenja atoeran," menjaoet Hok Tjiauw: ,,Sekarang, sasoedanja akoe ir ma boedi dari itoe karadjaän, akoe tida mengenal laen dari pada kamatian. Itoe sebab, soedara tida oesa tjoba memboedjoek, hanja boleh lantas balik dan bri taoe pada Tjoe-Kat Liang, ia boleh lantas dateng serang ini kota, sedeng akoe tida merasa djeri !" Kin Siang kapaksa lantas balik kombali dan bri taoe pada Khong Beng, begimana sablonnja ia bisa boeka bitjara Hok Tjiauw soeda lantas tjegah ia poenja maksoed. ,,Kaloe begitoe," kata Khong Beng: ,,tjobalah kau pergi lagi ketemoeken dia, dan tjoba boedjoek<noinclude></noinclude> 8oe20acfsfx7jy34ifd6bhnr7e3nosc 301762 301752 2026-07-08T02:54:23Z Dankkum dunya 25589 /* Tervalidasi */ 301762 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4363 —}}</noinclude>Kin Siang masi maoe boeka swara, tapi Hok Tjiauw soeda kaloear dari itoe roewangan loteng. Kamoedian bebrapa soldadoe Goei paksa Kin Siang toenggang koedanja, dan paksa djoega ini tetamoe kaloear dari itoe kota. Tempo soeda ada di loear kota, Kin Siang balik menegok ka atas dan dapet liat Hok Tjiauw lagi tjenderongken badannja di lankan loteng. Maka Kin Siang lantas tahan koedanja, dan sembari menoeding pada Hok Tjiauw dengen petjoet ia berkata: ,,O, soedarakoe Pek To! Njatalah kau poenja priboedi telah djadi tipis sekali!" ,,Djanganlah soedara bilang begitoe, sedeng soedara taoe sendiri begimana negri Goei poenja atoeran," menjaoet Hok Tjiauw: ,,Sekarang, sasoedanja akoe ir ma boedi dari itoe karadjaän, akoe tida mengenal laen dari pada kamatian. Itoe sebab, soedara tida oesa tjoba memboedjoek, hanja boleh lantas balik dan bri taoe pada Tjoe-Kat Liang, ia boleh lantas dateng serang ini kota, sedeng akoe tida merasa djeri!" Kin Siang kapaksa lantas balik kombali dan bri taoe pada Khong Beng, begimana sablonnja ia bisa boeka bitjara Hok Tjiauw soeda lantas tjegah ia poenja maksoed. ,,Kaloe begitoe," kata Khong Beng: ,,tjobalah kau pergi lagi ketemoeken dia, dan tjoba boedjoek<noinclude></noinclude> 8hkneyii88ffv8aqrw30ktyh5y1820b Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/391 104 108022 301753 2026-07-08T02:18:52Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301753 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4313 —}}</noinclude>kita moesti siasiaken lagi atoeran negri, begimanatah kita nanti bisa kasi adjaran pada itoe kawanan pengchianat? Tegesnja, tida bole tida, Ma Sok itoe moesti dihoekoem mati." Sabentar lagi orang bawa masoek kapalanja Ma Sok dalem itoe roewangan, dan Khong Bengjang meliat itoe lantas menangis sedi sekali. Dengen merasa heran, Tjhio Wan lantas menania: „Baroesan Sinsiang sendiri bilang, dosanja Joe Siang tida bisa dibri ampoen, tapi mengapatah sekarang, sasoedanja ia diboekoem, Sinsiang tangisin dia?" „Akoe boekan tangisin Ma Sok," djawab itoe ferdana mantri sambil menepes aer mata: „Tapi akoe menangis lantaran terkenang pada Sri Baginda almarhoem jang pande sekali meliat orang. Tat­kala Siantee ampir menoetoep mata di kota Pek Tee Shia, ia ada pesen padakoe begini: „Ma Sok ada lebi pande beromong dari pada bekerdja, maka dia itoe tida boleh dipake boeat oeroes pakerdjaän besar"; sekarang bener-bener itoe perkataän berboekti, hingga akoe moesti seselin diri sendiri jang tida ada mempoenjai kapandean boeat meliat orang. Inilah lantarannja mengapa akoe mendjadi sedi." Sekalian ponggawa perang jang mendenger Khong Beng poenja perkataän ini, tida ada satoe jang tida toeroet mengoetjoer aer-mata. Itoe koetika ada di boelan Gogwe taon Kianhin<noinclude></noinclude> tli2hbswryhgobsevy4xwtfe4otftdy 301763 301753 2026-07-08T02:59:16Z Ichi Ocha 26099 /* Tervalidasi */ 301763 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ichi Ocha" />{{rh||— 4313 —}}</noinclude>kita moesti siasiaken lagi atoeran negri, begimanatah kita nanti bisa kasi adjaran pada itoe kawanan pengchianat? Tegesnja, tida bole tida, Ma Sok itoe moesti dihoekoem mati." Sabentar lagi orang bawa masoek kapalanja Ma Sok dalem itoe roewangan, dan Khong Bengjang meliat itoe lantas menangis sedi sekali. Dengen merasa heran, Tjhio Wan lantas menania: „Baroesan Sinsiang sendiri bilang, dosanja Joe Siang tida bisa dibri ampoen, tapi mengapatah sekarang, sasoedanja ia diboekoem, Sinsiang tangisin dia?" „Akoe boekan tangisin Ma Sok," djawab itoe ferdana mantri sambil menepes aer mata: „Tapi akoe menangis lantaran terkenang pada Sri Baginda almarhoem jang pande sekali meliat orang. Tat­kala Siantee ampir menoetoep mata di kota Pek Tee Shia, ia ada pesen padakoe begini: „Ma Sok ada lebi pande beromong dari pada bekerdja, maka dia itoe tida boleh dipake boeat oeroes pakerdjaän besar"; sekarang bener-bener itoe perkataän berboekti, hingga akoe moesti seselin diri sendiri jang tida ada mempoenjai kapandean boeat meliat orang. Inilah lantarannja mengapa akoe mendjadi sedi." Sekalian ponggawa perang jang mendenger Khong Beng poenja perkataän ini, tida ada satoe jang tida toeroet mengoetjoer aer-mata. Itoe koetika ada di boelan Gogwe taon Kianhin<noinclude></noinclude> 0d4ub5c1vbv1ltiizj8ua7ycjitx22y Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/392 104 108023 301754 2026-07-08T02:38:49Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301754 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4314 —}}</noinclude>kaänem, sedeng oesianja Ma Sok baroe tigapoeloe sembilan taon. Kapalanja itoe Tjhamkoen almarhoem, sasoedanja dipertoendjoeken di soeatoe pasanggrahan, lantas dihoeboengken kombali dengen badannja dan didjait sama benang, kamoedian itoe mait laloe dimasoeken ka dalem peti dan dikoeboerken. Tjeboen jang dibatjaken pada waktoe mengoeboer itoe peti-mait, dikarang oleh Khong Beng sendiri, dan sebagimana ini ferdana mantri telah berdjandji, bener djoega sadjek itoe waktoe ia opèn sekail pada koelawarganja Ma Sok almarhoem, pada siapa saban boelan ia briken beras dan oewang pengidoepan. Kamoedian Khong Beng toelis satoe soerat permoehoenan boeat minta Keizer Houwtjoe petjat pangkat Sinsiang jang ia djabat dl itoe waktoe, dan prenta Tjhio Wan sampeken soeratnja itoe pada Baginda. Tjhio Wan lantas berangkat poelang ka kota Seng Touw, dan tempo ia sampe di ini kota, sigra djoega ia mengadep pada Houwtjoe sambil trima­ken soeratnja Khong Beng. Soerat Itoe boenjinja kira-kira begini: {{hii|2|0}}“„Hamba poenja kapandean sabetoelnja ada renda sekali, maka hamba rasa adalah mendjadi siasia dan djoega koerang pantes, djikaloe pada hamba Toeankoe soeda pertjajaken {{Div end}}<noinclude></noinclude> 5hllqhcvd70olgifff1jfb0iypcc6bv 301755 301754 2026-07-08T02:39:20Z Dankkum dunya 25589 301755 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4314 —}}</noinclude>kaänem, sedeng oesianja Ma Sok baroe tigapoeloe sembilan taon. Kapalanja itoe Tjhamkoen almarhoem, sasoedanja dipertoendjoeken di soeatoe pasanggrahan, lantas dihoeboengken kombali dengen badannja dan didjait sama benang, kamoedian itoe mait laloe dimasoeken ka dalem peti dan dikoeboerken. Tjeboen jang dibatjaken pada waktoe mengoeboer itoe peti-mait, dikarang oleh Khong Beng sendiri, dan sebagimana ini ferdana mantri telah berdjandji, bener djoega sadjek itoe waktoe ia opèn sekail pada koelawarganja Ma Sok almarhoem, pada siapa saban boelan ia briken beras dan oewang pengidoepan. Kamoedian Khong Beng toelis satoe soerat permoehoenan boeat minta Keizer Houwtjoe petjat pangkat Sinsiang jang ia djabat dl itoe waktoe, dan prenta Tjhio Wan sampeken soeratnja itoe pada Baginda. Tjhio Wan lantas berangkat poelang ka kota Seng Touw, dan tempo ia sampe di ini kota, sigra djoega ia mengadep pada Houwtjoe sambil trima­ken soeratnja Khong Beng. Soerat Itoe boenjinja kira-kira begini: {{hii|2|0}}„Hamba poenja kapandean sabetoelnja ada renda sekali, maka hamba rasa adalah mendjadi siasia dan djoega koerang pantes, djikaloe pada hamba Toeankoe soeda pertjajaken {{Div end}}<noinclude></noinclude> 6mnfgcp3qw1e7h0b02n9nflhjzfp8fs 301764 301755 2026-07-08T03:00:10Z Ichi Ocha 26099 /* Tervalidasi */ 301764 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ichi Ocha" />{{rh||— 4314 —}}</noinclude>kaänem, sedeng oesianja Ma Sok baroe tigapoeloe sembilan taon. Kapalanja itoe Tjhamkoen almarhoem, sasoedanja dipertoendjoeken di soeatoe pasanggrahan, lantas dihoeboengken kombali dengen badannja dan didjait sama benang, kamoedian itoe mait laloe dimasoeken ka dalem peti dan dikoeboerken. Tjeboen jang dibatjaken pada waktoe mengoeboer itoe peti-mait, dikarang oleh Khong Beng sendiri, dan sebagimana ini ferdana mantri telah berdjandji, bener djoega sadjek itoe waktoe ia opèn sekail pada koelawarganja Ma Sok almarhoem, pada siapa saban boelan ia briken beras dan oewang pengidoepan. Kamoedian Khong Beng toelis satoe soerat permoehoenan boeat minta Keizer Houwtjoe petjat pangkat Sinsiang jang ia djabat dl itoe waktoe, dan prenta Tjhio Wan sampeken soeratnja itoe pada Baginda. Tjhio Wan lantas berangkat poelang ka kota Seng Touw, dan tempo ia sampe di ini kota, sigra djoega ia mengadep pada Houwtjoe sambil trima­ken soeratnja Khong Beng. Soerat Itoe boenjinja kira-kira begini: {{hii|2|0}} „Hamba poenja kapandean sabetoelnja ada renda sekali, maka hamba rasa adalah mendjadi siasia dan djoega koerang pantes, djikaloe pada hamba Toeankoe soeda pertjajaken {{Div end}}<noinclude></noinclude> 6hlim5g3012dnjn9psf6ydxs87avfv6 301842 301764 2026-07-08T11:30:22Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301842 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||— 4314 —}}</noinclude>kaänem, sedeng oesianja Ma Sok baroe tigapoeloe sembilan taon. Kapalanja itoe Tjhamkoen almarhoem, sasoedanja dipertoendjoeken di soeatoe pasanggrahan, lantas dihoeboengken kombali dengen badannja dan didjait sama benang, kamoedian itoe mait laloe dimasoeken ka dalem peti dan dikoeboerken. Tjeboen jang dibatjaken pada waktoe mengoeboer itoe peti-mait, dikarang oleh Khong Beng sendiri, dan sebagimana ini ferdana mantri telah berdjandji, bener djoega sadjek itoe waktoe ia opèn sekail pada koelawarganja Ma Sok almarhoem, pada siapa saban boelan ia briken beras dan oewang pengidoepan. Kamoedian Khong Beng toelis satoe soerat permoehoenan boeat minta Keizer Houwtjoe petjat pangkat Sinsiang jang ia djabat dl itoe waktoe, dan prenta Tjhio Wan sampeken soeratnja itoe pada Baginda. Tjhio Wan lantas berangkat poelang ka kota Seng Touw, dan tempo ia sampe di ini kota, sigra djoega ia mengadep pada Houwtjoe sambil trima­ken soeratnja Khong Beng. Soerat Itoe boenjinja kira-kira begini: {{hii|2|0}} „Hamba poenja kapandean sabetoelnja ada renda sekali, maka hamba rasa adalah mendjadi siasia dan djoega koerang pantes, djikaloe pada hamba Toeankoe soeda pertjajaken {{Div end}}<noinclude></noinclude> r42xhm4zk3gubczf2b05so2k3vgndb1 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/393 104 108024 301756 2026-07-08T02:44:30Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301756 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4315 —}}</noinclude>{{hii|2|0}}djabatan begitoe besar, kerna ; sedeng hamba moesti pegang bendera dan kampak kabesaran boeat pimpin balatentara dengen sabisa-bisa, hamba tida mampoe toeroet atawa djalanken atoeran dengen terang, malah ada djadi goegoep djoega apabila perkara soeda dateng mendesek, hingga lantaran itoe, maka hamba soeda bikin ilang itoe djalanan Ke Teng dan Kie Kok dan soeda siasiaken djoega Baginda poenja kapertjajaän. „Ja, itoe semoea ada hamba sendiri ampoenja sala, oleh kerna hamba tida mengenal kapandean orang dan banjak gelap pikiran di dalem hal timbang-menimbang perkara. Maka menoeroet atoeran di djeman doeloe, boeat itoe kadosaän sekarang hamba minta Toeankoe toeroenken hamba poenja pangkat tiga tingkat lebi renda dari djabatan jang sekarang, sebagi soeatoe hoekoeman bocat itoe kasalahan besar jang hamba telah berboeat. „Demikianlah, dengen merasa amat maloe hamba mendekam di bawa doeli Toeankoe boeat menoenggoe Toeankoe poenja poetoesan." {{Div end}} Boenjinja ini soerat telah membikin Houwtjoe djadi tertjengang. Ia berkata: „Menang dan kala, itoe toch ada perkara Jang sering kadjadian pada angkatan perang. Maka kami heran sekali, begimana aken itoe hal Sinsiang soeda kaloearken perkataän jang demikian."<noinclude></noinclude> 169b8zgwrxh0vlbiqt39dyvwarrsnxy 301765 301756 2026-07-08T03:01:31Z Ichi Ocha 26099 /* Tervalidasi */ 301765 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Ichi Ocha" />{{rh||— 4315 —}}</noinclude>{{hii|2|0}}djabatan begitoe besar, kerna ; sedeng hamba moesti pegang bendera dan kampak kabesaran boeat pimpin balatentara dengen sabisa-bisa, hamba tida mampoe toeroet atawa djalanken atoeran dengen terang, malah ada djadi goegoep djoega apabila perkara soeda dateng mendesek, hingga lantaran itoe, maka hamba soeda bikin ilang itoe djalanan Ke Teng dan Kie Kok dan soeda siasiaken djoega Baginda poenja kapertjajaän. „Ja, itoe semoea ada hamba sendiri ampoenja sala, oleh kerna hamba tida mengenal kapandean orang dan banjak gelap pikiran di dalem hal timbang-menimbang perkara. Maka menoeroet atoeran di djeman doeloe, boeat itoe kadosaän sekarang hamba minta Toeankoe toeroenken hamba poenja pangkat tiga tingkat lebi renda dari djabatan jang sekarang, sebagi soeatoe hoekoeman bocat itoe kasalahan besar jang hamba telah berboeat. „Demikianlah, dengen merasa amat maloe hamba mendekam di bawa doeli Toeankoe boeat menoenggoe Toeankoe poenja poetoesan." {{Div end}} Boenjinja ini soerat telah membikin Houwtjoe djadi tertjengang. Ia berkata: „Menang dan kala, itoe toch ada perkara Jang sering kadjadian pada angkatan perang. Maka kami heran sekali, begimana aken itoe hal Sinsiang soeda kaloearken perkataän jang demikian."<noinclude></noinclude> tgvyp3wbkupyhicukk2l1in9l5ddb6l 301843 301765 2026-07-08T11:30:43Z Sathira15 16353 /* Telah diuji baca */ 301843 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||— 4315 —}}</noinclude>{{hii|2|0}}djabatan begitoe besar, kerna ; sedeng hamba moesti pegang bendera dan kampak kabesaran boeat pimpin balatentara dengen sabisa-bisa, hamba tida mampoe toeroet atawa djalanken atoeran dengen terang, malah ada djadi goegoep djoega apabila perkara soeda dateng mendesek, hingga lantaran itoe, maka hamba soeda bikin ilang itoe djalanan Ke Teng dan Kie Kok dan soeda siasiaken djoega Baginda poenja kapertjajaän. „Ja, itoe semoea ada hamba sendiri ampoenja sala, oleh kerna hamba tida mengenal kapandean orang dan banjak gelap pikiran di dalem hal timbang-menimbang perkara. Maka menoeroet atoeran di djeman doeloe, boeat itoe kadosaän sekarang hamba minta Toeankoe toeroenken hamba poenja pangkat tiga tingkat lebi renda dari djabatan jang sekarang, sebagi soeatoe hoekoeman bocat itoe kasalahan besar jang hamba telah berboeat. „Demikianlah, dengen merasa amat maloe hamba mendekam di bawa doeli Toeankoe boeat menoenggoe Toeankoe poenja poetoesan." {{Div end}} Boenjinja ini soerat telah membikin Houwtjoe djadi tertjengang. Ia berkata: „Menang dan kala, itoe toch ada perkara Jang sering kadjadian pada angkatan perang. Maka kami heran sekali, begimana aken itoe hal Sinsiang soeda kaloearken perkataän jang demikian."<noinclude></noinclude> ey15v9h8zmi04l5dhbsbaivgdjy1jsb Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/13 104 108025 301770 2026-07-08T03:12:02Z Ichi Ocha 26099 /* Belum diuji baca */ Membuat halaman kosong 301770 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ichi Ocha" /></noinclude><noinclude></noinclude> 0nk1vght7a0wf5wj9xyo7zy6e97axug 301771 301770 2026-07-08T03:15:54Z Ichi Ocha 26099 /* Telah diuji baca */ 301771 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ichi Ocha" />{{rh||PENGHIDOEPAN}} {{rh|12}}</noinclude>in parasnja itoe anak moeda, seperti djoega pada dirinja itoe anak moeda ada apa-apa jang bisa menarik orang poenja pemandengan. Ia sendiri tida mengerti, kenapa orang jang ia sedeng atawa kebetoelan pandeng, meman deng padanja kombali maski soeda djalan liwat depannja. Mala ada jang parasnia sampe kentara keloearken perasa'an soeka hati. Siapatah sabenernja itoe anak moeda? Seperti kita soeda kenal dari bermoela, selainnja ia berparas poeti, tjakep, djoega ia poenja kepandean pegang gendewa ada sampe gapah. Ia poenja tindakan jang sanget tetep, menjataken bahoea ia poenja diri ada menjelip kepandean ilmoe silat tida ketji!. Orang banjak masi belon kenal ia poenja diri, tapi menoeroet adanja pendapetan oemoem, itoe anak moeda terang sekali boekan ada orang sembarangan, teroetama dengen adanja iapoenja kesabaran, pengawakan, dan kaloe bener ia mempoenjai itoe kepandean ilmoe silat, itoe kebisa'an. djoega boekan sembarangan orang lain bisa mempoenjai. Tapi, siapatah adanja ia poenja diri, dari mana ia dateng? Sabarlah pembatja, sampe ia mengakoe sendiri siapa ia sabenernja ada, dan dari mana ia dateng. {{c|•••}} Gogwee-tjeego..<noinclude></noinclude> r5aa5usd300e79s3va6h36y8eaai7n6 Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/14 104 108026 301772 2026-07-08T03:18:41Z Ichi Ocha 26099 /* Telah diuji baca */ 301772 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ichi Ocha" />{{c|ANAKNJA MATJAN POETI}} {{rh|||13}}</noinclude> Sedari pagi orang banjak soeda riboet keloe< arspasiar. Antero straat sekarang lipet ganda rameenja dari doea hari sabelonnja itoe tanggal. Dimana-mana semoea padet sama manoesia. Tapi plesieran jang paling menarik hati, jala plesieran sama prauw, jang ditana djawa orang namai,,Lomban". Wangpo sedari dateng di itoe tempat, berdoea Ongpien soeda bikin djandji dan sewa satoe prauw boeat ikoet merasaken itoe kasenengan. Begitoelah pada itoe pagi, marika bertiga soeda sedia dan menoedjoe ka pinggir soengi dimana la poenja orang prauw soeda menoenggoe. Marika bertiga lantes naik, tapi prauwnja keliatan soesa aken bisa berdjalan dengen leloeasa. Beratoes, ja, beriboe prauw ketjil besar terdapet soeda sedia disana, masing-masing dipadjang dengen segala riasan, dan ditantjepin banjak bendera-bendera. Tetaboean, musiek Tionghoa, soearahnja orang, semoea tjampoer djadi satoe. Satoe sama lain masing-masing keliatan sanget goembira ! Semoea jang ikoet pasiar dalem prauw keliatan goembira. Saben-saben soeara soerak dari penonton dipinggiran soengei, jang begitoe banjak seperti djoega barisan semoet, tida ada poetoesnja terdenger sanget rioe. Prauwnja itoe anak moeda ladjoe dengen seneng. Wangpo tida brentinja memoedji<noinclude></noinclude> jkch9v3j3oevq2c9tqw7qssrrt1gjb9 Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/15 104 108027 301773 2026-07-08T03:19:54Z Ichi Ocha 26099 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '14 PENGHIDOEPAN kabagoesannja keadadan. Sedeng aer soengei jang tadinja keliatan anteng, sekarang djadi berombak pergi dateng. Pendajoeng pendajoeng banjak riboet djalan- ken masing masing prauwnja, satoe sama lain djaga hati hati soepaja bentoran heibat tida sampe terdjadi. Bisa dioekoer brapa besar pendoedoek di Hangtjioe ketarik sama itoe plesieran, begitoe djoega pada pendoedoek dilain tempat, kentara dengen djoembla orang jang toeroet plesi... 301773 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ichi Ocha" /></noinclude>14 PENGHIDOEPAN kabagoesannja keadadan. Sedeng aer soengei jang tadinja keliatan anteng, sekarang djadi berombak pergi dateng. Pendajoeng pendajoeng banjak riboet djalan- ken masing masing prauwnja, satoe sama lain djaga hati hati soepaja bentoran heibat tida sampe terdjadi. Bisa dioekoer brapa besar pendoedoek di Hangtjioe ketarik sama itoe plesieran, begitoe djoega pada pendoedoek dilain tempat, kentara dengen djoembla orang jang toeroet plesier sama itoe kandara'an aer. Boekan kaoem laki sadja, tapi kaoem prampoean dioemblahnja djoega tida kala, teroetama gadis-gadis dari kalangan hartawan! Satoe prauw, tida terlaloe besar, tapi antara begitoe banjak prauw lain, ia ada terliat paling bagoes dan menarik pemandengan. la poenia padjangan, roman dan djoega prauwnja, semoea, njata ada dibikin dan diatoer oleh tangan jang pandei. Sedeng jang naik ada keliatan lima, prampoean moeda berparas sanget eilok, oesianja rata-rata bisa ditaksir dibawah dari doea poeloe lima taoen! Doea orang jang djalanken itoe kandara'an keliatan sanget hati-hati, roepanja marika soeda mengarti, dalem keramean begitoe, perha- tian haroes didjaga lebi banjak, soepaja jang menoempang tida menampak bahaja, Sedikit djaceh dari itoe prauw ada poela laen prauw besar. Ini prauw jang sedari tadi kliatan berdialan diblakangnja itoe prauw ketjil, roepa-<noinclude></noinclude> p88457t228ldhi9q9dv5x0a6qtibequ 301776 301773 2026-07-08T03:28:57Z Ichi Ocha 26099 /* Telah diuji baca */ 301776 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ichi Ocha" />{{rh|14}} {{c|PENGHIDOEPAN}}</noinclude> kabagoesannja keadadan. Sedeng aer soengei jang tadinja keliatan anteng, sekarang djadi berombak pergi dateng. Pendajoeng pendajoeng banjak riboet djalanken masing masing prauwnja, satoe sama lain djaga hati hati soepaja bentoran heibat tida sampe terdjadi. Bisa dioekoer brapa besar pendoedoek di Hangtjioe ketarik sama itoe plesieran, begitoe djoega pada pendoedoek dilain tempat, kentara dengen djoembla orang jang toeroet plesier sama itoe kandara'an aer. Boekan kaoem laki sadja, tapi kaoem prampoean dioemblahnja djoega tida kala, teroetama gadis-gadis dari kalangan hartawan! Satoe prauw, tida terlaloe besar, tapi antara begitoe banjak prauw lain, ia ada terliat paling bagoes dan menarik pemandengan. la poenia padjangan, roman dan djoega prauwnja, semoea, njata ada dibikin dan diatoer oleh tangan jang pandei. Sedeng jang naik ada keliatan lima, prampoean moeda berparas sanget eilok, oesianja rata-rata bisa ditaksir dibawah dari doea poeloe lima taoen! Doea orang jang djalanken itoe kandara'an keliatan sanget hati-hati, roepanja marika soeda mengarti, dalem keramean begitoe, perhatian haroes didjaga lebi banjak, soepaja jang menoempang tida menampak bahaja. Sedikit djaceh dari itoe prauw ada poela laen prauw besar. Ini prauw jang sedari tadi kliatan berdialan diblakangnja itoe prauw ketjil, roepa-<noinclude></noinclude> r7jguv2srwomr2bl2ahn8ofp35foopd Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/2 104 108028 301774 2026-07-08T03:20:46Z Ichi Ocha 26099 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'ANAKNJA MATJAN POETI atawa 8290260 2636 600 616106 30188, (DOEA POELOE LIMA TAON BLAKANGAN) eb he 190 xind Oleh: TAN CHIENG LIAN. I sid Jebasq koe rasa disini kita tida bisa dapet apa- apa, Wangpo. Pertjoema sadja maski maoe menoenggoe sampe besok pagi. Kaoe liat, kanan kirinja ini tempat sekarang soeda djadi soe- nji. Lebi lama tentoe heiwan heiwan lebi takoet keloear, sedeng boeroeng-boeroeng jang akoe inginken, roepanja djoega marika soeda pa... 301774 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ichi Ocha" /></noinclude>ANAKNJA MATJAN POETI atawa 8290260 2636 600 616106 30188, (DOEA POELOE LIMA TAON BLAKANGAN) eb he 190 xind Oleh: TAN CHIENG LIAN. I sid Jebasq koe rasa disini kita tida bisa dapet apa- apa, Wangpo. Pertjoema sadja maski maoe menoenggoe sampe besok pagi. Kaoe liat, kanan kirinja ini tempat sekarang soeda djadi soe- nji. Lebi lama tentoe heiwan heiwan lebi takoet keloear, sedeng boeroeng-boeroeng jang akoe inginken, roepanja djoega marika soeda pada mengerti, lebi slamet berdiam dari pada keloear dan mati djadi oempannja kita poenja sendjata", begitoelah ada perkata'annja saorang moeda, pada sala satoe kawannja jang sedeng brenti ditenga-tenga dari satoe tempat jang sedikit lebet sama pepoehoenan besar. Ia poenja paras poeti, matanja besar dan bersorot tjeli, sedeng kadoea pasang alis jang item, sanget tebel dan pandjang, ibarat satoe tameng jang koeat, mendjaga diatasnja itoe mata. Ia poenja badan boender (woengkoel) lebar, pengawakannjn ke- liatan gaga. la poenja paras keliatan sanget sabar,<noinclude></noinclude> 8almc5r4ny94fz6l2oieaa15iiknnz2 301775 301774 2026-07-08T03:23:01Z Ichi Ocha 26099 /* Telah diuji baca */ 301775 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ichi Ocha" />{{c|ANAKNJA MATJAN POETI}} {{c|atawa}} {{c|(DOEA POELOE LIMA TAON BLAKANGAN)}} {{c|Oleh: TAN CHIENG LIAN.}}</noinclude> Akoe rasa disini kita tida bisa dapet apa- apa, Wangpo. Pertjoema sadja maski maoe menoenggoe sampe besok pagi. Kaoe liat, kanan kirinja ini tempat sekarang soeda djadi soenji. Lebi lama tentoe heiwan heiwan lebi takoet keloear, sedeng boeroeng-boeroeng jang akoe inginken, roepanja djoega marika soeda pada mengerti, lebi slamet berdiam dari pada keloear dan mati djadi oempannja kita poenja sendjata", begitoelah ada perkata'annja saorang moeda, pada sala satoe kawannja jang sedeng brenti ditenga-tenga dari satoe tempat jang sedikit lebet sama pepoehoenan besar. Ia poenja paras poeti, matanja besar dan bersorot tjeli, sedeng kadoea pasang alis jang item, sanget tebel dan pandjang, ibarat satoe tameng jang koeat, mendjaga diatasnja itoe mata. Ia poenja badan boender (woengkoel) lebar, pengawakannjn keliatan gaga. la poenja paras keliatan sanget sabar,<noinclude></noinclude> ouj433lyyhhwfzp0ezh7dvennubnlbz Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/16 104 108029 301777 2026-07-08T03:29:10Z Ichi Ocha 26099 /* Belum diuji baca */ Membuat halaman kosong 301777 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ichi Ocha" /></noinclude><noinclude></noinclude> 0nk1vght7a0wf5wj9xyo7zy6e97axug 301779 301777 2026-07-08T03:35:26Z Ichi Ocha 26099 /* Telah diuji baca */ 301779 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ichi Ocha" />{{c|ANAKNJA MATJAN POETI}} {{rh|||15}}</noinclude>nja penoempangnja sengadja koentitin teroes itoe prauw ketjil jang inda. Satoe anak moeda, pakeannja sanget pelente, romannja seperti anak orang berpangkat, ada keliatan doedoek di tenganja itoe prauw saorang diri. Ia poenja mata jang tadjem, sabentar-sabentar melirik ka dalemnia itoe Prauw ketjil, dimana ada doedoek itoe 5 prampoean tjantik. ,,Khimthong, siapatah adanja itoe sekalian nona jang doedoek dalem itoe prauw ketjil?" Kemoedian ia tanja pada toekang djaga kemoedinja, sambil ia toeding prauwnja itoe prampoean-Prampoean tjantik. Jang ditaoja lantas meliat dan menjaoet: ,,Prauwnja Tan Wangwee, kongtjoe. Akoe kenal itoe orang jang pegang kemoedi, sedeng itoe nona jang doedoek ditenga-tenga kawannja, pake badjoe koening moeda, ada Tan siotjia jang tersohor paling tjantik di Hangtjioe".s „Prauwnja Tan Lian Bing, itoe orang toea dsiebrang djalanan besar?" „Bener, kongtjoe." „Dan itoe nona ditenga-tenga, siapatah namanja?" „Kaloe akoe tida sala, namanja ada Tan Kim Nio. Orang banjak disini kasi djoeloekan dirinja dengen nama,,Hangtjioe poenja boenga Mawar", lantaran ia poenja katjantikan jang soesa dapet bandingan". Roepanja itoe kongtjoe tida poeas sasoedanja denger itoe ketrangan. Ia pandeng lagi lebi<noinclude></noinclude> puluwfyv9iaoi3oibjs89ojlmdjs3p9 Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/17 104 108030 301778 2026-07-08T03:29:22Z Ichi Ocha 26099 /* Belum diuji baca */ Membuat halaman kosong 301778 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ichi Ocha" /></noinclude><noinclude></noinclude> 0nk1vght7a0wf5wj9xyo7zy6e97axug Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/28 104 108031 301780 2026-07-08T03:48:21Z Ichi Ocha 26099 /* Telah diuji baca */ 301780 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ichi Ocha" />{{c|ANAKNJA MATJAN POETI}} {{rh|||27}}</noinclude> „Kaoe trima in! oewang dan besok brangkat oeroes pada Pwee-lin. Tapi lebi doeloe kaoe Pigi lagi pada itoe roemah makan, soeroe kasi kabar padakoe, kapan itoe tamɔe mace brangkat, tapi boeat ini, pesen djangan ia omong sama itoe orang". „Akoe mengerti, kongtjoe". {{c|•••}} Satoe f hak itoe kongtioe keparat sceda atoer ia poenja tipoe, lain fihak Sin ting masi enak enakan tinggal di itoe roemah makan bertiga ia poenja pengikoet. Sama sekali tiada kira, kaloe diblakang awan jang item, ia poenja diri bakal menampak bahaja besar dari kedjahatannja itoe anak keparat. Tapi, apatah itoe maksoed kedji bisa kesampean? Itoelah kita nanti saksiken! {{rule|width=8em|height=2px}}<noinclude></noinclude> 43rv0gj6dki6ubf49alx1bgyknezwnn Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/57 104 108032 301781 2026-07-08T03:49:18Z Ichi Ocha 26099 /* Belum diuji baca */ Membuat halaman kosong 301781 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ichi Ocha" /></noinclude><noinclude></noinclude> 0nk1vght7a0wf5wj9xyo7zy6e97axug 301782 301781 2026-07-08T03:51:26Z Ichi Ocha 26099 /* Telah diuji baca */ 301782 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ichi Ocha" />{{rh|56}} {{c|PENGHIDOEPAN}}</noinclude>tida lama lagi segala tempat djadi roesoe. Dan karoesoean mana kapan soeda berdjalan sampe loeas, siapa taoe siang malem keada'an kita poenja familie sendiri bakal terantjam itoe saroepa bahaja?" Satelah denger itoe ketrangan dari sobatnja, jang satoe orang roepanja djadi mengerti. Ia membetoelken kawannja poenja pendapetan. Sedeng enaknja itoe doea orang saling omong satoe pada lain, adalah Sin-tjing dalem hatinja lantes menginget lagi sama kedjadian-kedjadian lama. Itoe bahaja disoengei, itoe pertemoean dalem prauw dan lain-lain jang menarik ia poenja soemanget. Achirnja ia poenja kadoea mata berbajang parasnja Kim Nio jang eilok ! Lantaran sanget ketariknja sama itoe pendengeran, ia poenja pikiran mendadak bekerdja loear biasa, jang mana, menjebabken djoega timboelnja itoe bajangan di kadoea matanja! Sekarang Sin-tjing berasa serba sala, roepanja ia djadi koerang seneng doedoek lebi lama di itoe roemah makan. Sedeng Wangpo jang tadinja berasa kliwat lapar, pelan-pelan sampe keloepa'an sama ia poenja santapan, jang soeda lama tersedia dimarika pɔenja depan! „Marilah kita minoem dan makan doeloe, kongtjoe" Kata Ongpien jang sedari tadi diam sadja.<noinclude></noinclude> cprffoqr7xl7tlhy6saku1un2x8umyk Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/58 104 108033 301783 2026-07-08T03:55:19Z Ichi Ocha 26099 /* Belum diuji baca */ Membuat halaman kosong 301783 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ichi Ocha" /></noinclude><noinclude></noinclude> 0nk1vght7a0wf5wj9xyo7zy6e97axug 301784 301783 2026-07-08T03:58:08Z Ichi Ocha 26099 /* Telah diuji baca */ 301784 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ichi Ocha" />{{c|ANAKNJA MATJAN POETI}} {{rh|||57}}</noinclude> Sin-tjing dan jang lain lantes moelai makan- minoem. Wangpo poenja peroet menagi lagi, ia makan begitoe getol, sabentar sadja tiga mangko nasi ia soeda bikin abis. Kemoedian sa telah membajar harganja barang makanan jang habis di dahar, marika berbangkit dan berdjalan keloear. Tapi satelah berdjalan sedikit djaoeh. Sin tjing lantas merandak, ia pandeng pada Wangpo dan berkata: „Kaoe denger semoea itoe omongan baroesan?" „Satoe-satoe perkataan sampe teges, kongtjoe", saoetnja Wangpo. „Dan apa jang kita haroes berboeat, kaoe pikir?" „Pikirankoe? Seperti djoega pendapetannja itoe satoe orang, kita haroes basmi itoe kedjahatan. Wangpo keloearken itoe perkata'an dengen tida dipikir lagi. „Dengen djalan begimana, Wangpo?" „Itoe tergantoeng sama kaoe sendiri poenja pikiran, kongtjoe". Sin-tjing berdiam. „Kaloe kita maoe kasi bantoean, akoe rasa paling baik kita atoer begini: Soeroe Ongpien djalan doeloean poelang, kabarken sama Pek dan Sin loja serta niu-nio di roemah boeat kita poenja tindakan ini. Sascedanja marika taoe dan tida pikirin kita poenja diri, akoe dan kaoe teroes kombali menoedjoe ka Hangtjioe, tjari ketrangan disana. Pertama kita haroes selidiki begimana<noinclude></noinclude> rz7ogpqxm0ot7vzufsq9bpkxqg1dyiy Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/59 104 108034 301785 2026-07-08T03:58:46Z Ichi Ocha 26099 /* Belum diuji baca */ Membuat halaman kosong 301785 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ichi Ocha" /></noinclude><noinclude></noinclude> 0nk1vght7a0wf5wj9xyo7zy6e97axug 301786 301785 2026-07-08T04:00:45Z Ichi Ocha 26099 /* Telah diuji baca */ 301786 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ichi Ocha" />{{rh|58}} {{c|PENGHIDOEPAN}}</noinclude> asal oesoelnja itoe perampokan, siapa jang djadi perampoknja, dan oesoet kadjoeroesan seblah mana marika soeda lariken diri. Begitoe akoe rasa paling baik". Sin-tjing pikir toe pendapetan ada bener. Pertama ia moesti kasi taoe sama iboe bapanja, kemoedian baroe tjoba menoeloeng si tjilaka. „Ja, itoe bagoes", kemoedian ia berkata. Ongpien lantes diprenta poelang doeloean, sedeng Wangpo dan Sin-tjing poeter haloean menoedjoe teroes ka Hang-tjioe. {{rule|width=8em|height=2px}}<noinclude></noinclude> e0lq31a8cjyotn1hmiudm5e3euxus73 Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/60 104 108035 301787 2026-07-08T04:01:10Z Ichi Ocha 26099 /* Belum diuji baca */ Membuat halaman kosong 301787 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ichi Ocha" /></noinclude><noinclude></noinclude> 0nk1vght7a0wf5wj9xyo7zy6e97axug 301788 301787 2026-07-08T04:03:54Z Ichi Ocha 26099 /* Telah diuji baca */ 301788 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ichi Ocha" />{{c|ANAKNJA MATJAN POETI}} {{rh|||59}} {{c|IX.}}</noinclude> Pay Lang sasoedanja keloear dari gedongnja Tan wangwee sambil lari ikoetin Khimthong jang memondong Kim Nio, marika menoedjoe ka roemahnja Khimthonç, jang terletak doea paal djaoenja dari gedong Tikoan. Maksoednja Pay Lang itoe malem djoega ia maoe perkosa dirinja itoe gadis, tapi lantaran Kim Nio selaloe bikin perlawanan keras mengantjem maoe bertreak kaloe dirinja tida ditaro sendirian dalem satoe kamar, djadi maksoed kedjinja itoe kongtjoe keparat tida kesampean. la koeatir kaloe soenggoe-soenggoe Kim Nío bertreak dan orang-orang kampoeng disitoe pada dapet denger, ia poenja diri terantjam bahaja boekannja ketjil. Apa lagi Khimthong djoega kasi advies, bilang lebi baik kongtjoe sabar doeloe, sampe kemoedian hatinja itoe nona bisa sabar sendiri, disitoe baroe bisa dioeroes lebi gampang. Tepi siapa kira, tida lama dari marika poenja dateng di itoe tempat, Khimthong dapet denger dari moeloetnja seblah tangga, bahoea politie soeda trima itoe kabar boesoek dan sekarang sedeng tjari katrangan disegala tempat. Lantaran koeatir marika poenja diri kepergok di itoe roemah, djadi itoe malem djoega, Pay Lang brikoet Ong Pah dan kawan-kawan-<noinclude></noinclude> 9xerxkr9p9vjj0vw0nioc0cujt4mrxs Halaman:Anaknja Matjan Poeti.pdf/61 104 108036 301789 2026-07-08T04:04:49Z Ichi Ocha 26099 /* Belum diuji baca */ Membuat halaman kosong 301789 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Ichi Ocha" /></noinclude><noinclude></noinclude> 0nk1vght7a0wf5wj9xyo7zy6e97axug 301790 301789 2026-07-08T04:09:14Z Ichi Ocha 26099 /* Telah diuji baca */ 301790 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Ichi Ocha" />{{rh|60}} {{c|PENGHIDOEPAN}}</noinclude> nja kombali moesti boeron tjari tempat jang lebi slamet. Marika lantes beroending di tempat mana boeat marika jang paling slamet?. Adviesnja Ong Pah tida lain, ia njataken lebi baik Pay Lang dan jang lain-lain ikoet sadja padanja teroes pigi di sarangnja, disitoe Ong Pah kata, selainoja ada sampe slamet, tempatnja terpisa djaoeh dari djalanan besar, djoega ia ada mempoenjai lagi banjak kawan jang bole dipertjaja betoel tenaganja. Begitoelah pada waktoe tenga malem marika lantes berlaloe dari roem hnja Khimthong, teroes berdjalan menoedjoe ka sarangnja Ong Pah. Sesampenja di itoe tempat baroe, hari soeda moelai fadjar, Kim Nio jang biasanja hidoep seneng dan tida taoe sengsara begitoe roepa, bisa dikira sendiri begimana tiilaka ia rasaken dirinja. Oleh Ong Pah ia dipernaken dalem satoe kamar sendirian, diseblah loear Khimthong mendjaga dengen hati-hati. Saben hari orang-orangnja Ong Pah dimoestiken djaga diseblah wates djalanan ganti berganti, menjere pin politie poenja penjelidikan berhoeboeng pada marika poenja perkara. Saben sore orang jang dimoestiken pegang itoe pakerdja'an dateng meraport pada Ong Pah atawa Oag Pih, sebegitoe djaoe apa jang marika sampeken, semoeanja mengasi<noinclude></noinclude> 1dgc5p5eawzgpv6df5agmp26wtfskj1 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/394 104 108037 301791 2026-07-08T04:20:39Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301791 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||― 4316 ―}}</noinclude>„Tapi menoeroet hamba poenja pikiran, itoe perkara ada pantes sekali," kata Sietiong Hoei Wie lang ada hadiir dalem itoe roewangan: „Hamba denger, orang jang memerenta negri haroes hargaken peratoeran sebagi perkara jang paling penting, kerna djikaloe atoeran tida dipegang betoel, begimanatah kita bisa toendoeken segala orang? Maka lagi sakali hamba bilang, djikaloe boeat itoe kasalahan Sinsiang soeda minta ditoeroenken pangkatnja, itoelah ada permintaan jang pantes sekali." Houwtjoe lantas menoeroet. Sigra djoega ini Baginda soeda kaloearken satoe firman boeat toeroenken pangkatnja Khong Beng ka tingkatan JoeTjiangkoen, tapi itoe pakerdjaän jang wadjibnja moesti dilakoeken oleh Sinsiang, begitoe poen kakwasaän boeat oeroes sekalian balatentara, masi tetep diseraken padanja, serta prenta Hoei Wie bawa firman itoe ka Han Tiong. Hoei Wie lantas berangkat dan lekas djoega ia soeda sampe pada tempat jang ditoedjoeken. Tempo Khong Beng soeda samboet itoe firman begimana atoeran, Hoei Wie, jang kwatir ini ferdana mantri dapet maloe lantaran pangkatnja di­toeroenken, lantas mengoempak dengen berkata: „Sinsiang taoe, pendoedoek di Sé Slok ada merasa giräng sekali, oleh kerna iaorâng taoe bermoela Sinsiang soeda dapet ambil ampat kota." Ia kira dengen ini perkataän ia bisa senangken<noinclude></noinclude> 2r0g308q1nwsggdlelhcn7wszp60yi3 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/395 104 108038 301793 2026-07-08T04:28:42Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301793 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4317 —}}</noinclude>hatinja Khong Beng, padahal itoe oempakan soeda membikin ini ferdana mantri djadi sanget mendongkol hingga parasnja poen djadi beroba, tatkala ia menjaoet „Kau bermaksoed apatah dengen bilang begitoe? Barang jang soeda dape tapi kamoedian djadi linjap kombali, itoe toch sama djoega blon mendapet! Djika kau membri slamat tjara begitoe, tjoekoeplah kau datengken rasa maloe pada akoe ini!" Tapi Hoei Wie jang roepa-roepanja ingin dapet dampratan lebi keras lagi lantas berkata poela: „Baroe ini Sri Baginda djadi girang sekali, oleh kerna ia denger kabar Sins'ang telah dapetken Kiang Wie." Ini kali Khong Beng menjaoet dangen goesar; „Boekan begitoe, brangkali kau hendak bilang! Sabenernja lebi pantes kau kata: dalem itoepaperangan akoe telah dapetken kadosaän besar, lan­taran balatentara moesti poelang kombali dengen karoesakan, sedeng tida sakeping tana akoe dapet mereboet! Kau liat sendiri, ada karoegian apatah boeat negri Goei, kaloe akoe tjoema dapetken sadja dia satoe Kiang Wie?" Maski soeda dapet lagi satoe dampratan, toch dengen ambil laen djalan Hoei Wie lantas menanja poela: „Sekarang poen Sinsiang masi kapalaken berpoeloe laksa balatentara, dan dengen ini angkatan<noinclude></noinclude> 4fv1e96s1fzijxfmdfznw0cd3f8u5o2 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/396 104 108039 301794 2026-07-08T04:33:51Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301794 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4318 —}}</noinclude>perang Sinsiang toch boleh menjerang lagi pada negri Goei?" „Itoelah kita nanti liat," menjaoet itoe ferdana mantri: „tapi kau djangan kira, melaenken sebab banjaknja balatentara sadja orang boleh dapet kamenangan di medan perang. Manakala kau pikir begitoe, itoelah sala sekali. Kerna sebagimana pada baroe ini, tempo akoe tempatken balatentara di Kié San dan Kie Kok, sedeng itoe koetika kita poenia soldadoe ada lebi banjak djoemblanja dari moesoe, tapi toch boekan akoe jan g kalaken moesoe, malah sabaliknja moesoe jang soeda kalaken akoe. Dari ini djadi kentara, terbitnja penjakit kala perang boekan dari sebab ada mempoenjai banjak atawa sedikit balatentara, tapi ada dari lantaran kapandeannja panglima jang atoer itoe angkatan pe­rang. Maka moelai dari sekarang akoe niat ketjilken djoemblanja balatentara kita, demikian poen djoemnja ponggawa perang, tapi akoe nanti perhatiken lebi baek segala dendaän dan perkara-perkara jang sesat, soepaja kamoedian kita dapet perobaän jang lebi sampoerna dalem kita poenja angkatan perang. Kerna djika tida begitoe, biar poen kita poenja balatentara ada besar djoemblanja, tapi toch marika itoe nanti tinggal sadja djadi barisan jang tida bergoena. Maka sadari ini waktoe akoe harep, orang-orang jang perhatiken kamadjoean negri nanti soeka berlakoe radjin boeat oesik dan tegor<noinclude></noinclude> nysux9rmpt4kx0o6eprtwge8qbevchl Acara:Tantangan WikiPandu 1728 108040 301795 2026-07-08T05:49:21Z Quraeni 22485 membuat halaman kompetisi WikiPandu 301795 wikitext text/x-wiki [[Berkas:Komunitas Wikisource Indonesia - tanpa text.svg|150px|center|frameless]] {| class="wikitable" style="width:100%; text-align:center; background:#006699; font-size:150%; font-weight:bold; color:white;" |- | Tantangan WikiPandu |} {| border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center" |- style="white-space: nowrap; font-size: 150%; font-family:Monospace, sans-serif;" | style="{{#ifeq: {{FULLPAGENAME}} | Acara:Tantangan WikiPandu | | border-bottom: 8px #f2b9df solid; text-align: center; padding: 1em 0em; }}" | [[Image:Home Icon by Lakas.svg|none|75px]] [[Acara:Tantangan WikiPandu| Beranda]] | style="width: 1em; border-bottom: 1px transparent;" | | style="{{#ifeq: {{#titleparts: {{FULLPAGENAME}} | 2 }} | Acara:Tantangan WikiPandu/Ketentuan | | border-bottom: 8px #f2b9df solid; }}" | [[Image:Checklist Noun project 5166.svg|none|75px]] [[Acara:Tantangan WikiPandu/Ketentuan|<span style="color: #0645ad;">Ketentuan</span>]] | style="width: 1em; border-bottom: 1px transparent;" | | style="{{#ifeq: {{#titleparts: {{FULLPAGENAME}} | 2 }} | Acara:Tantangan WikiPandu/Berkas | | border-bottom: 8px #f2b9df solid; }}" | [[Image:Documents icon - noun project 5020.svg|none|75px]] [[Acara:Tantangan WikiPandu/Berkas|<span style="color: #0645ad;">Buku</span>]] | style="width: 1em; border-bottom: 1px transparent;" | | style="{{#ifeq: {{#titleparts: {{FULLPAGENAME}} | 2 }} | Acara:Tantangan WikiPandu/Hasil| | border-bottom: 8px #f2b9df solid;}}" | [[Image:SVG Trophy Star.svg|none|75px]] [[Acara:Tantangan WikiPandu/Hasil|<span style="color: #0645ad;">Hasil</span>]] | style="width: 1em; border-bottom: 1px transparent;" | |} __NOTOC__ amom0guxncdblm2hjc5ubwydno45c4n 301797 301795 2026-07-08T05:57:21Z Quraeni 22485 added [[Category:WikiPandu]] using [[Help:Gadget-HotCat|HotCat]] 301797 wikitext text/x-wiki [[Berkas:Komunitas Wikisource Indonesia - tanpa text.svg|150px|center|frameless]] {| class="wikitable" style="width:100%; text-align:center; background:#006699; font-size:150%; font-weight:bold; color:white;" |- | Tantangan WikiPandu |} {| border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center" |- style="white-space: nowrap; font-size: 150%; font-family:Monospace, sans-serif;" | style="{{#ifeq: {{FULLPAGENAME}} | Acara:Tantangan WikiPandu | | border-bottom: 8px #f2b9df solid; text-align: center; padding: 1em 0em; }}" | [[Image:Home Icon by Lakas.svg|none|75px]] [[Acara:Tantangan WikiPandu| Beranda]] | style="width: 1em; border-bottom: 1px transparent;" | | style="{{#ifeq: {{#titleparts: {{FULLPAGENAME}} | 2 }} | Acara:Tantangan WikiPandu/Ketentuan | | border-bottom: 8px #f2b9df solid; }}" | [[Image:Checklist Noun project 5166.svg|none|75px]] [[Acara:Tantangan WikiPandu/Ketentuan|<span style="color: #0645ad;">Ketentuan</span>]] | style="width: 1em; border-bottom: 1px transparent;" | | style="{{#ifeq: {{#titleparts: {{FULLPAGENAME}} | 2 }} | Acara:Tantangan WikiPandu/Berkas | | border-bottom: 8px #f2b9df solid; }}" | [[Image:Documents icon - noun project 5020.svg|none|75px]] [[Acara:Tantangan WikiPandu/Berkas|<span style="color: #0645ad;">Buku</span>]] | style="width: 1em; border-bottom: 1px transparent;" | | style="{{#ifeq: {{#titleparts: {{FULLPAGENAME}} | 2 }} | Acara:Tantangan WikiPandu/Hasil| | border-bottom: 8px #f2b9df solid;}}" | [[Image:SVG Trophy Star.svg|none|75px]] [[Acara:Tantangan WikiPandu/Hasil|<span style="color: #0645ad;">Hasil</span>]] | style="width: 1em; border-bottom: 1px transparent;" | |} __NOTOC__ [[Kategori:WikiPandu]] iaz5j0sgrboznvce6y18fwqwt9iqye2 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/397 104 108041 301800 2026-07-08T07:12:51Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301800 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4319 —}}</noinclude>akoe poenja perboeatan-perboeatah jang sala atawa sesat, kerna dengen berboeat begini boleh diharep segala oeroesan bisa mendjadt beres, pengchianat negri bisa dibasmi, samentara berdirinja kita-orang poenja pahala poen tida oesa ditoenggoe lama lagi." Hoei Wie, begitoe djoega laen-Iaen ponggawa perang, semoea merasa toendoek dengen itoe orang berilmoe poenja peroendingan. Tida lama poela Hoei Wie berangkat poelang ka kota Seng Touw. Moelai dari itoe waktoe, Khong Beng oendjoek berbagi-bagi katjintaän pada sekalian rahajat negri dan orang paperangan, bikin baek kaädaän angkatan perang dan sering-sering roendingken perkara mengatoer balatentara, koempoelken ramsoem, bikin sedia segala pakakas boeat memoekoel kota dan boeat menjebrang kali, semoea aken goena kaperloean di kamoedian hari. Djoeroe kabar dari pamerenta Goei, jang dapet serepin ichtiarnja Khong Beng di itoe waktoe, lan­tas sampeken pendapetannja itoe ka kota Lok Jang. Dan tempo itoe kabar sampe pada Tjo Djwe, ini Keizer kaparat lantas silaken Soe-Ma Ie dateng berempoek boeat membitjaraken perkara menaloeki daerah Sé Tjhoan. „Blon, Toeankoe," kata Soe-Ma Ie dengen sigra: „negri Siok blon boleh diserang. Sekarang ada moesin panas, lantaran begitoe moesoe tentoe tida<noinclude></noinclude> 69om13p1a5jia7d88hgvub542t37g3s Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/398 104 108042 301801 2026-07-08T07:29:36Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301801 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||– 4320 —}}</noinclude>maoe kaloear. Menjerang masoek ka tempataja, ini poen tida boleh; sebab apabila iaorang bikin pendjagaän di tempat-tempat jang penting, nistjaja boeat sedikit waktoe soeker ditiarep penjerangan kita nanti berhasil." „Baek; tapi begimanatah kita nanti berboeat, apabila moesoe dateng menjerang?" menanja Tio Djwe, jang boleh djadi ada pikir: djikaloe tida boleh menjerang, tapi persediaän boeat mendjaga, itoe toch perloe moesti diatoer. „O, itoelah hamba soeda pikir begimana baeknja," menjaoet itoe Touwtok: „Ini kali boleh dipastiken Tjoe-Kat Liang nanti meniroe toeladannja Han Sin aken menjerang dari bilangan Tin Tjhong dengen djalan menggelap. Maka itoe hamba poedjiken satoe orang boeat mendjaga moeloet djalanan Tin Tjhong, dimana kita nanti diriken djoega tembok kota, soepaja itoe pendjagaän djadi sampoerna betoel. Pengawakan orang jang hamba hendak poedjiken itoe ada kira-kira sembilan kaki tingginja; lengan-tangannja ada sebagi lengan-tangannja orang oetan, satoe tanda ia poenja gerakan ada pesat, dan ada pande memana. Dan laen dari begitoe, ia poen adi berakal boedi betoel-betoel, tegesnja hamba hendak bilang, kapandeannja ada tjoekoep boeat tangkis penjerangannja Tjoe-Kat Liang, saändenja ini orang brani dateng di itoe tempat. Siapatah sabenarnja orang itoe?" menjanja poela Tjo Djwe dengen merasa girang sekali.<noinclude></noinclude> oii8ecmfqx1ltjt64uhzpdex5xxoxdv Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/399 104 108043 301802 2026-07-08T07:35:27Z Dankkum dunya 25589 /* Telah diuji baca */ 301802 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Dankkum dunya" />{{rh||— 4321 —}}</noinclude>— „Dia itoe ada berasal dari bilangan Taij Goan, she Hok nama Tjiauw alias Pek To. Sekarang ia ada mendjabat pangkat Tjap-pa Tjiangkoen dan mendjaga bilangan Ho Sé." Tjo Djwe trima baek Soe-Ma Ie itoe poenja poedjian. Ia lantas kaloearken firman boeat naeken pangkatnja Hok Tjiauw mendjadi Tin-sé-Tjiangkoen dan boeat prenta ini panglima perang mendjaga itoe bilangan, laloe oetoesken satoe orang bawa ini soerat tita ka tempat, dimana Hok Tjiauw sedeng melakoeken kawadjibannja. Baroe sadja itoe oetoesan berlaloe, orang lantas bri taoe pada Tjo Djwe dari hal Soema-Taijtouwtok Tjo Tjin ada kirim sapoetjoek soerat, dalem mana itoe mantri perang bilang, bahoea Tjoe Pong, satoe ponggawa dari pamerenta Tong Gouw jang men­djadi Thaijsioe di Phoo Jang hendak menaloek dengen seraken djoega kota jang ia djaga itoe. Lebi djaoe, Tjoe Pong telah kirim orang dengen resia boeat sampeken toedjoe fatsal perkara penting sebagi aiesan boeat binasaken pamerenta Gouw. Dari sebab ada ini djalan, maka ia, Tjo Tjin, minta Tjo Djwe kirim balatentara boeat serang itoe negri. Itoe Keizer tetiron lantas boeka dan batja itoe soerat sama-sama Soe-Ma Ie. „Apa jang ditoetoerken dalem ini soerat," kata Soe-Ma Ie pada saäbisnja membatja: „se-<noinclude></noinclude> e5lfcdffxry1i4qxp21a08dxj59j7dg Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/28 104 108044 301803 2026-07-08T09:00:27Z Rikza0909 27268 /* Telah diuji baca */ 301803 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Rikza0909" />{{rh||3964}}</noinclude> Sakoetika lamanja Beng Hek tinggal bengong mengawasin pada marika itoe di sinar api lilin jang dipasang dalem itoe bangsal; kamoedian baroelah ia tjoba memanggil sambil gojang-gojang itoe ,,bangke-bernapas". Tapi iaorang tiada mendoesin, sedeng ada djoega satoe doea jang djadi sedar, tapi marika ini tjoema bisa menoendjoek sadja pada moeloet sendiri sambil menganga. Itoelah ada satoe pertoendjoekan jang loetjoe sekali. Sekarang baroelah Beng Hek taoe, begimana kombali dirinja soeda kena ditipoe. Sabisa-bisa ia lantas menoeloeng pada adénja dan pada itoe jang laen-laen; tapi salagi ia maoe adjak marika ini lari boeat tjari perlindoengan pada balatentaranja jang mengambil djalan di sama tenga, tiba-tiba ia dapet liat api berkobar-kobar dan di saat itoe, satoe pasoekan jang dikapala en oleh Ong Peng dateng menjerang. Dengen ketakoetan Beng Hek itoe lantas lari ka sebla kiri boeat hampirken barisannja jang ambil djalan di ini fihak, sedeng semoea pengiringnja, begitoe djoega orang-orang jang ia toeloeng soeda merat, tiada ketaoean ka mana perginja. Tapi sigra djoega Beng Hek oeroengin niatannja boeat tjari perlindoengan pada itoe pasoekan, oleh kerna salagi ia menoedjoe ka itoe djoeroesan, kombali ia dapet liat api berkobar-kobar dan laen<noinclude></noinclude> 3xitipqq1eltvdgqw4xlo9r6h5l98fn