Wikikamus idwiktionary https://id.wiktionary.org/wiki/Wikikamus:Halaman_Utama MediaWiki 1.47.0-wmf.8 case-sensitive Media Istimewa Pembicaraan Pengguna Pembicaraan Pengguna Wikikamus Pembicaraan Wikikamus Berkas Pembicaraan Berkas MediaWiki Pembicaraan MediaWiki Templat Pembicaraan Templat Bantuan Pembicaraan Bantuan Kategori Pembicaraan Kategori Indeks Pembicaraan Indeks Lampiran Pembicaraan Lampiran TimedText TimedText talk Modul Pembicaraan Modul Acara Pembicaraan Acara a 0 1155 1462347 1370818 2026-06-29T07:58:09Z OwlyKnight 33924 1462347 wikitext text/x-wiki {{wikipedia}} =={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-huruf-|Latn}} # [[huruf]] pertama abjad Indonesia # nama huruf ''a'' # penanda pertama dl urutan (mutu, nilai, dsb) # {{Mus}} nada keenam dl tangga nada C mayor {{-turunan-|id}} {{-terjemahan-}} {{t-atas}} * {{bhs|inl}}: {{t|inl||file=A dalam BISINDO.webm}} {{t-bawah}} {{-bacaan-}} * {{R:KBBI Daring}} {{rfv|id|impor dari KBBI}} =={{bahasa|min}}== {{kepala|min}} : {{suara|min|LL-Q13324 (min)-Ardzun-a.wav}} {{-pron-|min}} # [[apa]] #: {{sinonim|min|apo}} =={{bahasa|gor}}== {{kepala|gor}} {{-intj-|gor}} # kata seru untuk menyatakan puas atau menyindir. #: '''a''' ilohama'u tiyo. #: '''a''' aku kalahkan dia. #: '''a''' bo utiye kilarajaamu? #: '''a''' cuma ini hasil kerjamu? =={{bahasa|en}}== {{kepala|en}} # huruf pertama abjad Inggris # [[sebuah]] =={{bahasa|pt}}== {{kepala|pt}} {{-prep-|pt}} # huruf pertama abjad Portugis # [[untuk]], [[ke]], [[kepada]] {{Abjad Latin}} [[Kategori:Abjad]] [[Kategori:Huruf hidup]] [[Kategori:Huruf Latin]] e9p3bqz9jpxn57nrp3utudtj6fcai49 b 0 1156 1462348 1273002 2026-06-29T07:59:10Z OwlyKnight 33924 Menambahkan terjemahan BISINDO 1462348 wikitext text/x-wiki {{wikipedia}} =={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-huruf-|Latn}} # [[huruf]] kedua [[Abjad Indonesia]]; # penanda kedua dl urutan (mutu, nilai, dsb) # {{Mus}} nada ketujuh dl tangga nada C mayor {{Abjad Latin}} {{-terjemahan-}} {{t-atas}} * {{bhs|inl}}: {{t|inl||file=B dalam BISINDO.webm}} {{t-bawah}} {{-bacaan-}} * {{R:KBBI Daring}} {{rfv|id|impor dari KBBI}} [[Kategori:Abjad]] [[Kategori:Huruf mati]] [[Kategori:Huruf Latin]] 0np7hezzv1gmbecc0ta2orf0qtzj4vs Wikikamus:Tata letak entri 4 1638 1462344 1432751 2026-06-29T07:43:01Z Swarabakti 18192 /* Unsur di tempat lain */ perjelas yang dimaksud 1462344 wikitext text/x-wiki {{petunjuk}} {{info|scheme=yellow|pesan=Untuk contoh format yang digunakan, silakan lihat [[Wikikamus:Model entri]] (sejak Desember 2025)}} {{pintas|WT:TLE|WT:MOS}} Halaman ini memuat pedoman yang digunakan sebagai acuan dalam mengatur format sebuah entri. Format yang dimaksud mencakup peletakan entri dalam halaman entri, unsur-unsur yang diperbolehkan dalam setiap entri, serta urutan susunannya. Pedoman tata letak di Wikikamus bertujuan agar entri memiliki bentuk yang umum, baik dalam hal tampilan maupun teks sumber, sehingga isinya mudah untuk dipahami oleh pembaca dan mudah untuk dikembangkan oleh penyunting. ==Prinsip dasar== ===Entri di Wikikamus=== [[Berkas:Contoh entri bewwikt 20251110.png|jmpl|Bagian-bagian entri pada Wikikamus bahasa Betawi]] '''Entri''' merupakan istilah, morfem, lambang, atau unit leksikal apapun dari bahasa manapun yang tercantum di Wikikamus bahasa Indonesia, ''beserta'' semua unsur penjabarannya secara keseluruhan. Halaman yang memuat entri di Wikikamus disebut '''halaman entri'''. Entri di tiap halaman entri disusun di bawah subjudul tingkat dua menurut asal bahasanya. Tiap '''[[#Subjudul bahasa|subjudul bahasa]]''' dapat berisikan satu atau lebih entri, yang dapat berupa '''homograf''' (pasangan istilah sama tulisan) serta '''homonim''' (pasangan istilah sama tulisan dan sama bunyi). Setiap homonim merupakan entri tersendiri, yang dibedakan menurut etimologinya. Entri-entri homonim dalam sebuah subjudul bahasa dapat pula digabungkan di bawah kelompok homograf, yang dibedakan menurut pelafalannya. Lihat bagian [[#Pemenggalan dan pelafalan|'''Pemenggalan dan pelafalan''']] serta [[#Etimologi|'''Etimologi''']] untuk panduan lebih lengkapnya. Untuk mempermudah penjelasan mengenai susunan dan fungsi unsur-unsurnya, setiap entri di Wikikamus bahasa Indonesia dapat dibagi menjadi tiga bagian, yakni, '''kepala''', '''badan''', dan '''kaki''' entri. Selain tiga bagian utama ini, terdapat pula bagian '''lampiran''' yang dimunculkan setelah penjabaran semua entri dalam satu subjudul bahasa. ===Contoh sederhana=== Berikut ini adalah contoh teks sumber dari entri sederhana bagi kata '''''[[gula]]''''', yang menunjukkan unsur-unsur '''wajib''' dari sebuah entri, yakni: # Bahasa dari entri tersebut (sebagai subjudul tingkat 2, menggunakan templat nama bahasa), # Kata kepala dari entri tersebut (menggunakan templat kata kepala), # Kelas kata (menggunakan templat kelas kata), # Baris definisi (diawali dengan tanda pagar), dan # Pranala menuju kata-kata kunci di dalam baris definisi. <syntaxhighlight lang="wikitext"> =={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-nomina-|id}} # bahan [[pemanis]] dalam bentuk [[padatan]] atau [[butiran]] yang dibuat dari air [[tebu]], [[aren]], atau [[kelapa]] </syntaxhighlight> Contoh di atas dapat disalin untuk memulai sebuah halaman entri atau subjudul halaman entri yang baru. ===Selain bahasa Indonesia=== Entri bagi istilah-istilah dalam bahasa lain sebisa mungkin tetap mengikuti acuan tata letak, apa pun bahasanya. Bedanya, entri dalam bahasa lain semestinya memuat padanan singkat ke dalam bahasa Indonesia alih-alih definisi lengkap. Meski begitu, padanan singkat ini dapat disertai dengan keterangan (glos) untuk memastikan makna yang dimaksud dari padanan tersebut. Selain itu, entri dalam bahasa lain juga tidak memiliki bagian [[#Terjemahan|'''Terjemahan''']] sendiri. Ketentuan khusus bagi setiap bahasa dapat diatur dalam halaman pedoman tersendiri, berdasarkan kesepakatan penyunting masing-masing bahasa. ==Susunan unsur== {{also|Wikikamus:Model entri}} Contoh kerangka susunan unsur-unsur untuk entri bahasa Indonesia: <syntaxhighlight lang="wikitext"> =={{bahasa|id}}== <!-- Kepala entri --> {{kepala|id}} : pemenggalan dan pelafalan {{-ragam-}} * daftar ragam bentuk {{-etimologi-}} : asal-usul istilah <!-- Badan entri --> {{-kelas kata 1-|id}} # makna 1 #: sinonim #: contoh kalimat #* kutipan # makna 2 #: sinonim #: contoh kalimat #* kutipan dst. {{-catatan-}} : catatan pemakaian {{-turunan-}} * daftar entri turunan (kata turunan, gabungan kata, peribahasa yang mengandung istilah tersebut) {{-kelas kata 2-|id}} # makna 1 #: sinonim #: contoh kalimat #* kutipan # makna 2 #: sinonim #: contoh kalimat #* kutipan dst. {{-catatan-}} : catatan pemakaian {{-turunan-}} * daftar entri turunan (kata turunan, gabungan kata, peribahasa yang mengandung istilah tersebut) <!-- Kaki entri --> {{-keturunan-}} * daftar keturunan istilah dalam bahasa lain {{-terjemahan-}} * daftar terjemahan dalam bahasa lain {{-lihat-}} * daftar halaman yang berhubungan <!-- Lampiran entri --> {{-rujukan-}} <references/> {{-bacaan-}} * daftar bacaan lanjutan </syntaxhighlight> Contoh untuk entri bahasa Biak: <syntaxhighlight lang="wikitext"> =={{bahasa|bhw}}== {{kepala|bhw}} : pemenggalan dan pelafalan {{-etimologi-}} : asal-usul istilah {{-kelas kata-|bhw}} # makna dalam bahasa Indonesia #: sinonim dalam bahasa Biak #: contoh kalimat dalam bahasa Biak dengan terjemahan bahasa Indonesia #* kutipan dalam bahasa Biak dengan terjemahan bahasa Indonesia {{-turunan-}} * daftar entri turunan (kata turunan, gabungan kata, peribahasa yang mengandung istilah tersebut) {{-rujukan-}} </syntaxhighlight> ===Unsur di kepala entri=== Secara umum, unsur-unsur di kepala entri berlaku bagi keseluruhan isi entri, dan tidak bergantung pada kelas kata ataupun definisi tertentu. Unsur-unsur ini memberikan konteks yang menunjukkan identitas dasar dari sebuah entri, serta memungkinkan pembaca untuk membedakannya dari entri lain. Urutan unsur-unsur di kepala entri adalah sebagai berikut: * [[#Kata kepala|'''Kata kepala''']] * [[#Pemenggalan dan pelafalan|'''Pemenggalan dan pelafalan''']] * [[#Alih aksara dan ragam bentuk|'''Alih aksara dan ragam bentuk''']] * [[#Etimologi|'''Etimologi''']] ===Unsur di badan entri=== Badan entri mencakup subjudul [[#Kelas kata|'''kelas kata''']] dan [[#Definisi|'''definisi''']] yang terkandung di dalamnya. Selain itu, badan entri juga memuat unsur-unsur yang bergantung pada kelas kata tertentu, sehingga dapat diulang di setiap subjudul kelas kata setelah definisi, dengan tampilan tanpa garis batas di atas untuk menandakan statusnya sebagai bagian dari penjabaran kelas kata tersebut. Urutan unsur-unsur di badan entri setelah kelas kata dan definisi adalah sebagai berikut: * [[#Catatan pemakaian|'''Catatan pemakaian''']] * [[#Infleksi, deklinasi, atau konjugasi|'''Infleksi, deklinasi atau konjugasi''']] * [[#Entri turunan|'''Entri turunan''']] ===Unsur di kaki entri=== Unsur-unsur di kaki entri merupakan informasi tambahan yang tidak selalu bergantung pada kelas kata atau definisi tertentu, sehingga dapat disatukan di akhir entri, setelah semua kelas kata, definisi, dan unsur badan entri lainnya selesai dijabarkan. Urutan unsur-unsur di kaki entri adalah sebagai berikut: * [[#Keturunan|'''Keturunan''']] * [[#Terjemahan|'''Terjemahan''']] * [[#Lihat pula|'''Lihat pula''']] ===Unsur di lampiran entri=== Unsur-unsur ini tidak bergantung pada kelas kata ataupun definisi tertentu, tetapi juga tidak memberikan informasi penting yang menunjukkan identitas dasar dari sebuah entri, sehingga dapat diletakkan di paling akhir subjudul bahasa, setelah seluruh entri dalam satu bahasa selesai dijabarkan. Urutan unsur-unsur di lampiran entri adalah sebagai berikut: * [[#Rujukan|'''Rujukan''']] * [[#Bacaan lanjutan|'''Bacaan lanjutan''']] ===Unsur di tempat lain=== Bagian pinggir kanan halaman entri sebaiknya hanya digunakan untuk ilustrasi (seperti gambar dan video) serta informasi tambahan lainnya, dan ''tidak'' digunakan untuk informasi leksikografis seperti bentuk infleksi, yang semestinya diletakkan di badan sentri. ==Konten== ===Sebelum subjudul bahasa pertama=== Apabila judul halaman memiliki beragam versi kapitalisasi, penggunaan tanda baca, diakritik, ligatur, aksara, ataupun kombinasi dengan angka dan lambang-lambang, seperti dalam kasus bahasa Inggris ''[[pan]]'' (wajan), ''[[Pan]]'' (dewa Yunani), ''[[pan-]]'' (yang bermakna “seluruh”) serta bahasa Jepang [[パン]] (''pan'', “roti”), gunakan templat {{temp|variasi}} di permulaan halaman untuk mempranalakan bentuk-bentuk ini: {{temp|variasi|Pan|PAN|pan-|Pan-}}. Apabila terdapat terlalu banyak variasi, pisahkan menjadi halaman lampiran tersendiri, dalam hal ini [[Lampiran:Variasi dari "pan"]]. ===Subjudul bahasa=== Setiap halaman entri memiliki satu atau lebih '''subjudul bahasa''' tingkat dua. Sebagai contoh, halaman entri untuk ''[[abang]]'' memiliki penjabaran dalam bahasa Indonesia, bahasa Betawi, bahasa Jawa dan seterusnya. Gunakan templat {{temp|bahasa}} dalam apitan <code>==</code> untuk memunculkan nama bahasa dengan kapitalisasi awal pada subjudul. Apabila terdapat subjudul '''Lintas bahasa''' (<syntaxhighlight inline lang="wikitext">=={{bahasa|mul}}==</syntaxhighlight>), letakkan subjudul tersebut di paling atas. Subjudul ini mencakup penjabaran entri yang bermakna sama di semua bahasa, seperti nama taksonomi, lambang unsur kimia, dan singkatan untuk satuan internasional. Contohnya adalah ''[[Homo sapiens]]'', ''[[He]]'' ("helium"), dan ''[[km]]'' ("kilometer"). Subjudul ini kemudian diikuti oleh '''Bahasa Indonesia''' (<syntaxhighlight inline lang="wikitext">=={{bahasa|id}}==</syntaxhighlight>), sebagai bahasa utama di edisi Wikikamus ini. Subjudul bahasa-bahasa lain dimasukkan setelahnya menurut urutan alfabet. ===Kata kepala=== '''Kata kepala''' merupakan istilah, morfem, lambang, atau unit leksikal yang dijabarkan dalam sebuah entri. Setiap halaman entri Wikikamus selalu menggunakan kata kepala sebagai judul. Kata kepala juga dimunculkan kembali secara otomatis dengan templat {{temp|kepala}} di setiap awal entri dalam subjudul bahasa. Untuk bahasa yang memiliki kapitalisasi, kata kepala biasanya dimulai dengan huruf bukan kapital. Gunakanlah bentuk seperti ''[[karya]]'' alih-alih ''Karya''. Pengecualian diberikan bagi istilah yang biasanya ditulis menggunakan huruf kapital dalam teks isi. Contohnya adalah nama diri (''[[Padang]]'', ''[[Neptunus]]''), nomina bahasa Jerman (''[[Brot]]'', ''[[Straße]]''), dan berbagai singkatan (''[[PC]]'', ''[[DIY]]''). Wikikamus ''tidak'' menyatukan kapitonim (istilah yang sama tulisan tetapi berbeda kapitalisasi) di satu entri. Pada awalan, akhiran, dan morfem terikat lainnya, gunakan tanda hubung (-) untuk menunjukkan bagian yang melekat pada unsur lain, seperti misalnya pada morfem ''[[ber-]]'', ''[[-kan]]'', ''[[-el-]]'', dan sebagainya. Templat {{temp|kepala}} dapat pula menampilkan alih aksara (tanpa pranala) bagi istilah dengan tulisan non-Latin, dan/atau ragam bentuk aksara lain (dipranalakan) apabila aksara tersebut memang digunakan oleh penuturnya. Lihat bagian [[#Alih aksara dan ragam bentuk|'''Alih aksara dan ragam bentuk''']] untuk informasi lebih lanjut. ===Pemenggalan dan pelafalan=== '''Pemenggalan''' berkaitan dengan pemisahan istilah dalam tulisan ketika disambung di baris baru, ''bukan'' berdasarkan lafal suku katanya. Gunakan templat {{temp|pemenggalan}} untuk menampilkan pemisahan dengan titik tengah (‧) di antara unsur yang dipenggal. Setiap entri homonim (sama tulisan dan sama bunyi) dapat memiliki pemenggalan yang berbeda-beda tergantung unsur penyusunnya, contohnya ''[[beruang]]'' yang dapat dipenggal menjadi {{pemenggalan|id|be|ru|ang}} (hewan liar; mempunyai ruang) atau {{pemenggalan|id|ber|u|ang}} (mempunyai uang). Untuk konvensi pemenggalan di setiap bahasa, liat halaman ketentuan entri bahasa masing-masing. '''Pelafalan''' mencakup transkripsi AFI (Alfabet Fonetis Internasional) dan audio pengucapan. Gunakan templat {{temp|AFI}} untuk transkripsi AFI, yang dapat diberikan secara fonemis dan/atau fonetis. Transkripsi dapat pula diberikan dengan penyukuan, yakni pemisahan istilah berdasarkan lafal suku katanya, contohnya <span class="IPA">[bəˈru.aŋ]</span>. Setiap transkripsi AFI dapat diikuti oleh satu atau dua audio (tidak disarankan lebih dari dua) yang ditampilkan dengan templat {{temp|suara}}, sebagai contoh suara bagi transkripsi tersebut. Pemenggalan dan pelafalan utama dari sebuah entri ditampilkan sekaligus dalam satu baris yang menjorok ke kanan di bawah kata kepala, walaupun informasi pelafalan lanjutan (seperti transkripsi AFI dan audio dalam berbagai dialek) dapat diberikan dengan menambahkan baris baru menggunakan daftar butir yang menjorok ke kanan di bawah baris utama. Contohnya untuk istilah bahasa Betawi ''[[basah]]'': <syntaxhighlight lang="wikitext"> {{kepala|bew}} : {{pemenggalan|bew|ba|sah}} {{AFI|bew|/basa(h)/}} :* {{AFI|bew|[baˈsah]}} {{suara|bew|LL-Q33014 (bew)-Yahya Andi Saputra (Bangrapip)-basah.wav|q=Gandaria Selatan}} {{suara|bew|LL-Q33014 (bew)-Bang Ilok (Bangrapip)-basah.wav|q=Bekasi}} :* {{AFI|bew|[baˈsa]}} {{suara|bew|LL-Q33014 (bew)-Hj. Tonah (Ardzun)-basah.wav|q=Ceger}} :* {{AFI|bew|[baˈsɛ]|q=Kota}} :* {{AFI|bew|[baˈsɤː]}} {{suara|bew|LL-Q33014 (bew)-Ahmad Mawardi (Swarabakti)-basĕ.wav|q=Tanah Abang}} </syntaxhighlight> Apabila terdapat beberapa pelafalan yang membedakan makna untuk istilah yang dijabarkan di bawah satu subjudul bahasa, pisahkan setiap kata kepala menurut pelafalannya sebagai kelompok entri homograf (sama tulisan). Apabila di dalam satu kelompok homograf terdapat beberapa entri homonim, pelafalan cukup diberikan sekali pada pada entri homonim pertama di tiap kelompok homograf. Lihat contoh pada istilah bahasa Indonesia {{sebut|id|apel}}, {{sebut|id|seri}}, dan {{sebut|id|beruang}}. ===Alih aksara dan ragam bentuk=== '''Alih aksara''' adalah penyalinan aksara ke dalam padanannya di aksara lain, utamanya ke alfabet Latin, untuk keperluan pembacaan oleh pembelajar bahasa tersebut. Masukkan alih aksara sebagai daftar butir dengan format "[nama sistem alih aksara]: [alih aksara]" di bawah templat subjudul {{temp|-alih-}}. Alih aksara mesti dibedakan dari ragam bentuk aksara, yang memang lazim digunakan oleh penutur bahasa tersebut. Oleh karena itu, alih aksara tidak dipranalakan dan sebaiknya tidak dibuatkan entri tersendiri. '''Ragam bentuk''' merupakan variasi istilah yang digunakan oleh penutur bahasa tersebut, yang dapat dipisahkan sebagai entri tersendiri di halaman berbeda. Yang tergolong ragam bentuk adalah variasi dari segi: * wilayah (ragam geografis) * historis (ragam temporal) * pemisahan gabungan kata * gaya ejaan * kapitalisasi * aksara Masukkan ragam bentuk di bawah templat subjudul {{temp|-ragam-}} setelah kata kepala, pemenggalan, pelafalan, dan alih aksara (jika ada). Gunakan templat {{temp|ragam}} untuk menghasilkan daftar mendatar bagi ragam-ragam bentuk yang langsung dipranalakan. Pisahkan dengan butir baru setiap jenis ragam seperti ragam bentuk wilayah, ragam bentuk historis, dan sebagainya. Alih aksara dan ragam bentuk aksara (tetapi tidak ragam bentuk lainnya) diutamakan untuk diletakkan langsung pada templat {{temp|kepala}}, dan hanya dimasukkan di bawah subjudul terpisah apabila jumlahnya terlalu banyak. ===Etimologi=== '''Etimologi''' merupakan penjelasan mengenai asal-usul sebuah istilah. Masukkan etimologi dalam bentuk teks isi yang menjorok ke kanan di bawah templat subjudul {{temp|-etimologi-}} setelah '''Ragam bentuk''' dalam kepala entri. Etimologi mencakup penjelasan asal istilah sebagai warisan dari bahasa leluhur, sebagai pinjaman dari bahasa lain, ataupun sebagai hasil pembentukan dari berbagai unsur, termasuk pengimbuhan dan penggabungan kata. Pencetus istilah juga dapat dicatat di bagian etimologi apabila informasinya tersedia. Penulisan etimologi sebaiknya ringkas, dengan format baku umum "[jenis penurunan] dari [nama bahasa] [istilah]". Contohnya untuk istilah bahasa Indonesia ''abang'' yang bermakna "merah": : Pinjaman dari bahasa Jawa ''abang''. Bahasa sumber istilah wajib diurutkan mengikuti alur penurunannya (apabila diketahui), dari yang langsung hingga yang paling tidak langsung. Selain bahasa pertama yang langsung menurunkan istilah tersebut, jenis penurunan tidak perlu disebutkan, cukup "dari [nama bahasa]". Contohnya untuk istilah bahasa Indonesia ''[[tiga]]'': : Warisan dari bahasa Melayu ''tiga'', dari bahasa Melayu Klasik ''tiga'', dari bahasa Prakerta 𑀢𑀺𑀕 (''tiga''), dari bahasa Sanskerta त्रिक (''trika'', “tiga serangkai”). Apabila sebuah istilah diturunkan dari bahasa yang sama, nama bahasa tidak perlu disebutkan, dan apabila berasal dari pengimbuhan atau penggabungan kata reguler, jenis penurunan juga tidak perlu disebutkan, cukup "dari [unsur-unsur pembentuk]". Gunakan templat-templat etimologi seperti {{temp|pinjaman}}, {{temp|warisan}}, dan sebagainya untuk memunculkan etimologi dengan format baku seperti yang dijabarkan di atas. Apabila terdapat beberapa etimologi berbeda untuk istilah yang dijabarkan di bawah satu subjudul bahasa, pisahkan setiap kata kepala dengan etimologi berbeda sebagai entri homonim (sama tulisan dan sama bunyi). Berikan penomoran mulai dari homonim ke-1 dan seterusnya. Penomoran homonim diulang kembali di setiap awal kelompok homograf (yang dibedakan menurut pelafalannya). Lihat contoh berikut: <syntaxhighlight lang="wikitext"> <!--Kelompok homograf 1--> {{kepala|id|num=1}} : pemenggalan dan pelafalan 1 {{-etimologi-}} {{kepala|id|num=2}} {{-etimologi-}} {{kepala|id|num=3}} {{-etimologi-}} <!--Kelompok homograf 2--> {{kepala|id|num=1}} : pemenggalan dan pelafalan 2 {{-etimologi-}} {{kepala|id|num=2}} {{-etimologi-}} </syntaxhighlight> ===Kelas kata=== '''Kelas kata''' merupakan keterangan seperti "Nomina", "Adjektiva", dan sebagainya yang merupakan penggolong bagi istilah, morfem, lambang atupun unit leksikal lainnya yang dijabarkan di Wikikamus bahasa Indonesia. Masukkan templat subjudul kelas kata (lihat daftar di bawah) pada badan entri setelah semua unsur di kepala entri selesai dijabarkan. Setiap entri dapat memiliki satu atau lebih subjudul kelas kata, yang diikuti oleh definisi sebagai daftar bernomor. Subjudul kelas kata yang diperbolehkan di halaman entri diberikan dalam daftar di bawah ini, dengan padanan bahasa Inggris beserta nama templat penuh dan pintasannya: {{col}} # '''Nomina''' {{q|Noun}} #: {{temp|-nomina-}} {{temp|-n-}} # '''Verba''' {{q|Verb}} #: {{temp|-verba-}} {{temp|-v-}} # '''Adjektiva''' {{q|Adjective}} #: {{temp|-adjektiva-}} {{temp|-adj-}} # '''Adverbia''' {{q|Adverb}} #: {{temp|-adverbia-}} {{temp|-adv-}} # '''Nama diri''' {{q|Proper noun}} #: {{temp|-nama diri-}} {{temp|-pn-}} # '''Pronomina''' {{q|Pronoun}} #: {{temp|-pronomina-}} {{temp|-pron-}} # '''Partisip''' {{q|Participle}} #: {{temp|-partisip-}} {{temp|-ptcp-}} # '''Konjungsi''' {{q|Conjunction}} #: {{temp|-konjungsi-}} {{temp|-conj-}} # '''Interjeksi''' {{q|Interjection}} #: {{temp|-interjeksi-}} {{temp|-intj-}} # '''Partikel''' {{q|Particle}} #: {{temp|-partikel-}} {{temp|-ptcl-}} # '''Penentu''' {{q|Determiner}} #: {{temp|-penentu-}} {{temp|-det-}} # '''Artikel''' {{q|Article}} #: {{temp|-artikel-}} {{temp|-art-}} # '''Penggolong''' {{q|Classifier}} #: {{temp|-penggolong-}} {{temp|-clf-}} # '''Preposisi''' {{q|Preposition}} #: {{temp|-preposisi-}} {{temp|-prep-}} # '''Postposisi''' {{q|Postposition}} #: {{temp|-postposisi-}} {{temp|-postp-}} # '''Sirkumposisi''' {{q|Circumposition}} #: {{temp|-sirkumposisi-}} {{temp|-circp-}} # '''Ambiposisi''' {{q|Ambiposition}} #: {{temp|-ambiposisi-}} {{temp|-ambip-}} # '''Awalan''' {{q|Prefix}} #: {{temp|-awalan-}} {{temp|-pref-}} # '''Akhiran''' {{q|Suffix}} #: {{temp|-akhiran-}} {{temp|-suf-}} # '''Sisipan''' {{q|Infix}} #: {{temp|-sisipan-}} {{temp|-inf-}} # '''Apitan''' {{q|Circumfix}} #: {{temp|-apitan-}} {{temp|-circf-}} # '''Sambungan''' {{q|Interfix}} #: {{temp|-sambungan-}} {{temp|-intf-}} # '''Akar''' {{q|Root}} #: {{temp|-akar-}} {{temp|-rt-}} # '''Frasa''' {{q|Phrase}} #: {{temp|-frasa-}} {{temp|-ph-}} # '''Peribahasa''' {{q|Proverb}} #: {{temp|-peribahasa-}} {{temp|-pb-}} # '''Romanisasi''' {{q|Romanization}} #: {{temp|-romanisasi-}} {{temp|-rom-}} # '''Huruf''' {{q|Letter}} #: {{temp|-huruf-}} {{temp|-ltr-}} # '''Simbol''' {{q|Symbol}} #: {{temp|-simbol-}} {{temp|-sym-}} {{col-end}} Tidak semua bahasa menggunakan seluruh subjudul kelas kata di atas. Sesuaikan penggolongan kelas kata mengikuti bahasa yang dijabarkan. Pada beberapa bahasa, informasi seperti golongan nomina (''noun class'') dan ragam bentuk [[#Infleksi, deklinasi, atau konjugasi|'''infleksi''']] dapat pula dimunculkan setelah subjudul kelas kata, sebelum definisi. Lihat contohnya pada istilah bahasa Belanda {{sebut|nl|keuken}}. ===Definisi=== '''Definisi''' dijabarkan sebagai daftar bernomor di bawah subjudul kelas kata. Penjabaran definisi dimulai dari definisi paling lazim hingga paling tidak lazim, dan definisi penuh mesti diutamakan sebelum definisi yang merujuk pada bentuk lain. Nomor pada daftar dapat ditambahkan dengan menggunakan tanda pagar (#) pada setiap awal definisi ketika menyunting teks sumber. Kata-kata kunci dalam setiap definisi mesti dipranalakan ke entri yang bersangkutan. Satu atau lebih label sebelum definisi dapat digunakan untuk membatasi konteks berlakunya sebuah definisi. Misalnya, sebuah definisi mungkin saja hanya berlaku dalam konteks wilayah atau masa sejarah tertentu, atau hanya digunakan oleh para ahli di bidang khusus alih-alih khalayak umum. Label konteks dapat menambahkan kategori yang relevan bagi definisi tersebut, tetapi hindari menggunakan label hanya untuk kategorisasi. Definisi dapat berupa pengalihan tidak langsung (''soft redirect''), apabila definisi tersebut hanya merujuk ke entri lain. Gunakan templat seperti {{temp|ragam bentuk dari}}, {{temp|ragam ejaan dari}}, atau {{temp|sinonim dari}} untuk menjelaskan status entri yang dijabarkan terhadap entri yang dirujuk. Definisi di Wikikamus merupakan sumber sekunder, disimpulkan langsung dari pemakaian istilahnya di dunia nyata, bukan dengan merujuk pada sumber perkamusan lain (lihat [[#Rujukan|'''Rujukan''']] untuk penjelasan lebih lanjut). Gunakan [[#Contoh kalimat|'''contoh kalimat''']] dan/atau [[#Kutipan|'''kutipan''']] untuk menggambarkan pemakaian istilah bagi setiap baris definisi. ====Sinonim==== '''Sinonim''' merupakan istilah yang memiliki makna serupa dengan istilah yang dijabarkan. Sinonim pada umumnya tidak berpadanan satu banding satu, sehingga sebuah istilah dapat memiliki lebih dari satu sinonim, tergantung definisi mana yang maknanya beririsan dengan sinonim-sinonim tersebut. Oleh karena itu, sinonim sebaiknya diletakkan langsung di bawah baris definisi yang dijabarkan dengan templat {{temp|sinonim}}. Contohnya untuk definisi ke-3 bagi istilah bahasa Indonesia ''[[persatuan]]'': <syntaxhighlight lang="wikitext"> # [[perkumpulan]] orang-orang yang terikat karena satu [[tujuan]] #: {{sinonim|id|perserikatan|serikat|asosiasi}} </syntaxhighlight> ====Contoh kalimat==== '''Contoh kalimat''' menggambarkan pemakaian sebuah istilah berdasarkan definisi tertentu, yang ditulis langsung oleh penyunting Wikikamus alih-alih dikutip dari sumber lain. Contoh kalimat yang ringkas dapat digunakan sebagai pelengkap yang merangkum pemakaian mengikuti bukti kutipan. Masukkan contoh kalimat di bawah baris definisi yang digambarkan, setelah baris sinonim, dan sebelum kutipan apa pun yang dikaitkan dengan baris definisi tersebut. Contoh kalimat mestilah: * Berbentuk kalimat utuh, dimulai dengan huruf kapital dan berakhir dengan titik, tanda tanya, atau tanda seru. * ''Dimiringkan'', dengan '''penebalan''' pada istilah yang dirujuk. * Sesingkat mungkin, selagi masih dapat menggambarkan makna yang dimaksud. * Diikuti dengan baris alih aksara bagi contoh dalam aksara non-Latin. * Diikuti dengan terjemahan bagi contoh dalam bahasa selain bahasa Indonesia, dengan '''penebalan''' pada terjemahan dari istilah yang dirujuk. * Menggunakan kosakata yang sederhana, sehingga tidak perlu ada pranala lagi ke entri lain. Gunakan templat {{temp|contoh}} untuk menuliskan contoh kalimat sesuai dengan format. Perhatikan bahwa idealnya, bagi bahasa Indonesia dan bahasa-bahasa yang tercatat dengan baik di dunia maya, setiap definisi semestinya diikuti oleh satu atau lebih kutipan yang menggambarkan definisi tersebut. Contoh kalimat tidak dapat menggantikan fungsi kutipan sebagai bukti pemakaian sebuah istilah di dunia nyata, walaupun masih bermanfaat sebagai gambaran pemakaian istilah bagi sebuah definisi. ====Kutipan==== '''Kutipan''' merupakan bukti pemakaian sebuah istilah dalam definisi tertentu, yang diambil dari teks dalam bahasa tersebut. Lihat [[Wikikamus:Kutipan|kebijakan kutipan]] untuk penjelasan lengkap mengenai penentuan kutipan yang tepat demi memenuhi [[Wikikamus:Kelayakan entri#Ketercatatan|syarat kelayakan entri]]. Masukkan kutipan di bawah baris definisi, setelah baris sinonim dan baris contoh kalimat (jika ada), dengan menggunakan templat kutipan (seperti {{temp|kutip buku}}, {{temp|kutip makalah}} dan sebagainya). ===Catatan pemakaian=== '''Catatan pemakaian''' menggambarkan bagaimana sebuah istilah digunakan, alih-alih mendefinisikannya secara langsung. Masukkan catatan pemakaian dalam bentuk teks deskriptif yang menjorok ke kanan setelah templat subjudul {{temp|-catatan-}}, di bawah setiap kelas kata setelah daftar definisi. Catatan pemakaian mesti dijabarkan dengan ringkas dan dilengkapi dengan rujukan. Jangan gunakan catatan pemakaian apabila label konteks pada baris definisi sudah cukup untuk menggambarkan batasan pemakaian. ===Infleksi, deklinasi, atau konjugasi=== '''Infleksi''' merupakan istilah yang dibentuk melalui penambahan dan/atau perubahan unsur untuk memodifikasi ciri ketatabahasaan (''grammatical feature'') seperti jumlah (''number''), kala (''tense''), kasus (''case''), dan diatesis (''voice''). Umumnya, pembentukan infleksi tidak menghasilkan perubahan makna semantis yang signifikan ataupun mengubah kelas kata. Bentuk infleksi dapat dimasukkan secara langsung melalui templat kelas kata, atau dipisahkan sebagai tabel di bawah subjudul infleksi setelah kelas kata dan definisi. Infleksi bagi verba disebut sebagai '''konjugasi''' (templat subjudul {{temp|-konjugasi-}}), sementara infleksi bagi nomina, adjektiva, adverbia dan lain sebagainya disebut sebagai '''deklinasi''' (templat subjudul {{temp|-deklinasi-}}). Penentuan peletakan bentuk infleksi mengikuti kesepakatan dari penyunting tiap bahasa. ===Entri turunan=== '''Entri turunan''' merupakan entri yang memuat istilah atau ungkapan hasil pembentukan melalui penambahan dan/atau penggabungan unsur untuk menurunkan makna baru. Masukkan entri turunan sebagai daftar butir di bawah templat subjudul {{temp|-turunan-}}. Bagian ini dapat diletakkan di bawah setiap kelas kata, setelah daftar definisi dan '''Catatan pemakaian''' (jika ada), dan dapat dipilah dengan {{temp|kotak daftar}} ke dalam beberapa kelompok berdasarkan jenis penurunannya, seperti '''Kata turunan''' dan '''Gabungan kata'''. Termasuk entri turunan adalah '''Peribahasa''', yakni ujaran ringkas yang sudah tetap susunannya dan mengiaskan maksud tertentu. Utamakan untuk mendaftar bentuk peribahasa yang paling umum, apabila terdapat variasi dalam susunan atau pilihan kata dari peribahasa tersebut. Apabila entri turunan yang dimasukkan di dalamnya tidak diketahui berasal dari kelas kata yang mana, maka subjudul ini diletakkan setelah semua kelas kata selesai dijabarkan, sebelum kaki entri. ===Keturunan=== '''Keturunan''' merupakan istilah dalam bahasa lain yang dipinjam atau diwariskan dari istilah yang dijabarkan dalam sebuah entri. Masukkan keturunan sebagai daftar butir di bawah templat subjudul {{temp|-keturunan-}}. Gunakan templat {{temp|anak}} di setiap butir untuk memunculkan nama bahasa dan pranala menuju entri keturunan dalam bahasa tersebut, serta menandai jenis penurunan di awal butir, seperti misalnya tanda panah ke kanan (→) yang menandakan peminjaman. Gunakan indentasi ke kanan untuk menandakan keturunan dari keturunan yang lain. Urutkan keturunan warisan terlebih dahulu menurut alfabet pada setiap tingkatan indentasi. Daftar ini dilanjutkan dengan keturunan pinjaman, yang juga diurutkan menurut alfabet pada setiap tingkatan indentasi. Perhatikan contoh berikut untuk keturunan dari istilah bahasa Jawa Kuna {{sebut|kaw|ajaran}} ("kuda", harfiahnya "yang diajar, yang dilatih"): <syntaxhighlight lang="wikitext> * {{anak|jv|jaran}} ** {{anak|ban|jaran|bor=1}} ** {{anak|id|jaran|bor=1}} ** {{anak|mad|jhârân|bor=1}} ** {{anak|mak|jarang|bor=1}} *** {{anak|mqy|jarang|bor=1}} * {{anak|bgz|ajalan|bor=1}} * {{anak|bug|annyarang|nyarang|bor=1}} </syntaxhighlight> ===Terjemahan=== '''Terjemahan''' merupakan padanan langsung bagi setiap kelompok makna dalam sebuah entri. Masukkan terjemahan hanya bagi entri berbahasa Indonesia di bawah templat subjudul {{temp|-terjemahan-}}. Buatlah kotak terpisah untuk setiap kelompok makna yang hendak diterjemahkan. Gunakan templat {{temp|t-atas}} sebelum butir terjemahan pertama di setiap kotak, dan tambahkan makna yang dimaksud sebagai judul pada templat tersebut. Tutup setiap kotak dengan menambahkan {{temp|t-bawah}} setelah butir terjemahan terakhir. Di dalam setiap kotak, daftar bahasa (dimunculkan dengan templat {{temp|bahasa}}) disusun menurut urutan alfabet. Pada setiap butir, nama bahasa diikuti oleh titik dua (:) serta satu atau lebih terjemahan ke dalam bahasa tersebut, dipisahkan dengan koma (,). Gunakan templat {{temp|t}} untuk setiap pranala terjemahan. Jangan gunakan terjemahan harfiah (kata-per-kata) untuk ungkapan dan peribahasa, kecuali bentuk tersebut memang digunakan dalam bahasa sasaran. Carilah padanan ungkapan dan peribahasa yang menyampaikan makna serupa dalam bahasa tersebut. ===Lihat pula=== '''Lihat pula''' merupakan pranala menuju halaman lain yang masih terkait dengan entri yang dijabarkan, termasuk pranala menuju entri lain, halaman proyek (yang diawali dengan "Wikikamus:"), halaman lampiran (yang diawali dengan "Lampiran:"), atau halaman di proyek saudari seperti Wikipedia. Masukkan pranala-pranala ini di bawah templat subjudul {{temp|-lihat-}} setelah semua bagian kaki entri selesai dijabarkan. Jangan gunakan bagian ini untuk memasukkan pranala ke situs luar selain proyek saudari Wikimedia. ===Rujukan=== '''Rujukan''' merupakan daftar catatan kaki berisikan sitiran dari sumber sekunder untuk pemastian informasi. Rujukan utamanya diperlukan untuk memastikan klaim yang tidak biasa atau diperdebatkan pada bagian '''Etimologi''' dan/atau '''Catatan pemakaian'''. Berikan penanda rujukan dengan format <syntaxhighlight inline lang="wikitext><ref>Karya yang dirujuk</ref></syntaxhighlight> pada akhir setiap informasi yang ingin diberikan rujukan. Kemudian, masukkan daftar rujukan pada lampiran (setelah penjabaran semua entri dalam satu subjudul bahasa) dengan format sebagai berikut: <syntaxhighlight lang="wikitext"> {{-rujukan-}} <references/> </syntaxhighlight> Rujukan tidak perlu diberikan untuk unsur entri yang kontennya disarikan dari penggunaan di dunia nyata sebagai sumber primer, seperti informasi pelafalan dan definisi untuk istilah dalam bahasa yang masih lestari. ===Bacaan lanjutan=== '''Bacaan lanjutan''' merupakan sumber luar yang dianjurkan sebagai pelengkap atau pembanding bagi informasi yang dijabarkan di entri Wikikamus. Masukkan bacaan lanjutan sebagai daftar butir di bawah templat subjudul {{temp|-bacaan-}} setelah rujukan di lampiran entri. Bagian ini dapat digunakan untuk mendaftar kamus atau ensiklopedia lain. Bagian ini tidak dimaksudkan untuk memastikan keabsahan informasi yang dinyatakan di konten entri (gunakan bagian '''Rujukan''' untuk tujuan tersebut). <!--{{Wiktionary:Assisted/Daftar templat}} --> [[Kategori:Halaman ruang nama proyek]] 37m35zyx8526ta0gxozxck7iu8s2sjm Pembicaraan Wikikamus:Tata letak entri 5 1917 1462328 1103263 2026-06-29T07:05:57Z OwlyKnight 33924 /* Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? */ bagian baru 1462328 wikitext text/x-wiki __TOC__ == Usulan Tata Letak (2005) == Saya mengusulkan tata letak yang sdkt berbeda: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> Tampilannya seperti ini: ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #arti ---- Untuk kata turunan, misalnya entri [[copet]]: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#('''kata dasar''') arti</nowiki> <nowiki>#('''kata turunan''') arti</nowiki> </pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #('''copet''') arti #('''pencopet''') orang yang melakukan tindakan copet [[Pengguna:Hayabusa future|Hayabusa future]] 07:34, 12 November 2005 (UTC) :Saya sih ikut saja sementara, mungkin kalau ada perbaikan bisa dilakukan belakangan, mesti cari referensinya dulu nih, kamus EYD [[Image:Wink.png]] --[[Pengguna:Borgx|Borgx]] 08:05, 12 November 2005 (UTC) == Usulan Tata Letak (2022) == Penentuan tata letak entri sangat diperlukan untuk standarisasi entri dan kemudahan pemeliharaan. Karena belum ada kesepakatan mengenai tata letak entri, berikut saya usulkan 2 bentuk tata letak untuk entri di Wikikamus. Untuk tata letak dasar, saya mengusulkan seperti tata letak entri [[dija]], yaitu: <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat #*: Terjemahan contoh kalimat (bila ada) ====Rujukan==== </pre> Tata letak seperti ini bisa juga diterapkan untuk bahasa-bahasa daerah yang sudah memiliki kamus. Sementara secara lengkap saya mencoba mengembangkan tata letak yang biasa digunakan di WT-ID, namun dengan sedikit gubahan untuk urutannya: <pre> ==bahasa Indonesia== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== * Transkripsi (IPA atau lainnya) * Berkas audio (bila ada) {{-nom-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat # Definisi 2 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== {{-verb-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== ---- (Garis pemisah entri bahasa) ==bahasa Tagalog== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== {{-nom-|tl}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) # Definisi 2 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) {{-drv-}} {{-syn-}} (bila ada) {{-ant-}} (bila ada) ====Referensi==== </pre> Untuk tingkatan judul untuk subbagian etimologi perlu tidak menggunakan templat [[Templat:-etym-|(-etym-)]] lagi untuk memperjelas etimon dari kata-kata yang homofon namun berbeda makna, agar tidak membingungkan seperti pada entri [[kahar]]. Templat seperti [[Templat:KBBI-footer|(KBBI-footer)]] dan [[Templat:Pusba:KBBI|(Pusba:KBBI)]] perlu ditinggalkan karena sangat mengganggu, baik secara visual juga menyebabkan kejadian vandal halaman pembicaraan kerap terjadi. Untuk tata letak dari entri berbahasa lain mungkin dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing bahasa, lebih baik dibuat semacam panduan entri seperti [[en:Wiktionary:About Indonesian#Lemma entries|panduan entri bahasa Indonesia]] di WT-EN. Sekian usulan dari saya. Salam. [[Pengguna:Mbee-wiki|Mbee-wiki]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mbee-wiki|bicara]]) 22 Agustus 2022 14.33 (UTC) :Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan sejak 2011: [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], [[Wiktionary:Format Kamus]]. Apakah Anda sudah ada di proyek ini pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor aktif yang lain. Semua perubahan sudah diajukan melalui Warung Kopi dan tidak ada penolakan. Mengajukan perubahan boleh-boleh saja, tapi tetap harus memperhatikan sejarah dan alasan format yang lama. :;Etimologi :Kamus-kamus bahasa Indonesia sangat miskin etimologi. Tidak bisa mengharapkan setiap lema diawali oleh etimologi seperti Wikipedia bahasa Inggris. Karena tidak semua bahasa bisa diidentifikasi dengan etimologi, maka usulan format seperti WTEN tidak dapat dijalankan di sini. :Contoh homofon jauh lebih sedikit dibanding yang bukan homofon, dan dapat dengan mudah diatasi dengan memberi pernyataan di awal etimologi. Sama sekali bukan suatu masalah. :Secara penggunaan kamus, ketika seseorang membuka kamus, yang diharapkan pertama kali (paling atas/paling depan) adalah arti/makna/definisi, bukan etimologi. Etimologi adalah informasi tambahan (bonus), yang tidak harus ada, dan tidak seharusnya diletakkan di bagian atas/sebelum definisi. Tata letak di en.wikt bukan tata letak yang '''natural''' di dalam sebuah kamus. Selain itu informasi etimologi dari bahasa-bahasa tua / proto-bahasa penuh dengan jargon dan karakter yang asing bagi pembaca awam dan cukup ''put-off'' (membuat risih) orang yang membaca. Saya pribadi menghindari menaruh etimologi yang tidak perlu, kecuali di lema-lema yang memang etimologinya menarik. :;Templatisasi :Semua header level 2 dan 3 menggunakan templat, supaya mempermudah pelacakan lema apa saja yang memiliki header tersebut. Header level 2 dan 3 tanpa templat tidak digunakan lagi di semua lema. :;Footer :KBBI-footer dan Pusba:KBBI dibuat karena puluhan ribu lema yang ditambahkan berasal dari KBBI Pusba, sementara ada 12 ribu lebih lema bahasa Inggris bersumber dari Glosarium Pusba {[[Templat:GPB]]), dan bisa jadi di masa depan ada batch lema yang berasal dari satu sumber, akan dibuatkan masing-masing templat berdasarkan sumbernya. Idealnya sumber dicantumkan setelah definisi, karena bisa jadi ada tambahan definisi baru dari penyunting Wiktionary, atau ketika suatu definisi telah disunting, sehingga berbeda dari definisi KBBI Pusba, maka sumber yang menyatakan definisinya dari KBBI Pusba bisa dihilangkan. Idealnya. Tapi pada waktu itu tidak terpikirkan, dan kesulitan teknisnya lebih tinggi, sehingga hanya mencontoh dari yang sudah ada (12 ribu lema dari GPB). Kesemuanya merupakan seri dari [[:Kategori:Templat referensi bahasa Indonesia|templat-templat referensi]]. :Bedanya dengan KBBI-footer, templat ini dibuat memang tidak mencontoh templat lain, alias kreasi baru. Fungsinya adalah untuk menambah footer yang standar untuk semua lema bahasa Indonesia (lema bahasa lain tidak ada yang menggunakan footer). Sedangkan konten footer itu sendiri bisa dibahas lebih lanjut. Konten footer saat ini sudah didokumentasikan secara jelas di templat tersebut. Silakan lihat perubahan revisi dari templat tersebut untuk memahami sejarahnya. :* Footer awalnya berisi 3 pranala "lihat pula" yang berguna untuk mencari lema yang berhubungan (yang isinya mengandung lema tersebut, yang judulnya mengandung lema tersebut, dan pranala balik lema tersebut). Hal ini bukan inovasi baru, melainkan diadaptasi dari halaman disambiguasi di Wikipedia. Pranala balik terutama berfungsi untuk mencari lema asing yang memiliki arti yang sama. :* Fitur yang utama di KBBI-footer adalah pada waktu itu (2009-dst), [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#KBBI|situs KBBI sangatlah jelek]] dan tidak dapat dibuat pranala referensi secara otomatis, sehingga diperlukan pranala referensi pihak ketiga. Dalam perkembangannya, kini KBBI sudah bisa dibuat pranalanya. Namun KBBI versi 5 memiliki banyak perubahan dibanding versi 3 dan masing-masing situs memiliki fitur-fitur khas yang membantu pembaca yang ingin mencari rujukan yang lebih lengkap. Dalam perkembangannya, adanya footer yang tersentralisasi sangat memudahkan untuk mengubah 1x dan puluhan ribu halaman otomatis referensinya diperbarui, karena seperti yang sudah kita ketahui, situs KBBI sangat sering berganti-ganti nama. Bandingkan apabila referensi ditaruh secara manual di masing-masing lema, bisa gila yang memperbaruinya setiap 2 tahun sekali! :* Dalam perkembangannya, referensi ke situs KBBI dikembangkan dengan referensi ke tesaurus, terjemahan otomatis, glosarium, korpora, penggunaan di Wikipedia dan Wikisource, serta ilustrasi dari lema tersebut (apabila memungkinkan). Saya pribadi sering kali terbantu dengan alat-alat tambahan ini, entah mengapa Anda membencinya. :* Fitur "[https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=Templat:KBBI-footer&direction=next&oldid=618087 Diskusikan lema ini]", <s>saya lupa dari mana saya mengadopsinya</s> diadopsi dari Wikipos/Wikizine (atau semacamnya), bukan ciptaan saya sendiri<!--, kemungkinan dari salah satu situs wiki WMF-->. Adapun tujuannya justru adalah untuk mempermudah pembaca untuk menambahi informasi tanpa harus terbebani dengan format, mendaftar, dsb. Saya sebagai pengurus yang 10 tahun lebih fitur ini ada tidak merasa terbebani dengan vandal, kok malah Anda yang terbebani? Apakah Anda pernah sekali pun memberi tag "hapus" untuk suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan? Saya cek tidak ada. Lalu Anda punya kepentingan apa dengan vandalisme/suntingan uji coba yang tidak terkait dengan Anda? Apakah Anda tidak sadar bahwa ini wiki dan semua orang bisa menyunting, dan vandalisme/suntingan uji coba bisa terjadi di ruang nama apa pun juga? Apakah Anda punya data bahwa vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan jauh lebih banyak/lebih disruptif daripada vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama utama? Jangan mengada-ada. Lihat dulu [https://id.wiktionary.org/wiki/Istimewa:Daftar_halaman?from=&to=&namespace=1 Semua halaman pembicaraan] dan berapa banyak yang berupa masukan yang positif dan konstruktif. Menghapus halaman uji coba itu sangat mudah kok, dan saya serta pengurus yang lain sering melakukannya tanpa pamrih, kok Anda yang sewot? Halaman pembicaraan yang kosong tidak ada manfaatnya (saya baca di proyek-proyek kecil, fitur halaman pembicaraan merupakan fitur gagal, dan tulisan di halaman pembicaraan hampir tidak pernah dibaca), dan mayoritas pembaca sama sekali tidak menyadari distingsi antara ruang nama utama dan pembicaraan, oleh karena itulah kedua ruang nama itu "disatukan" melalui templat footer tersebut, sehingga apa pun yang ditulis di halaman pembicaraan, otomatis muncul di halaman lema. Menurutku itu suatu tambahan yang sangat berguna. :* Pada perkembangannya dibedakanlah/dipecah antara KBBI-footer dengan footer biasa. Bedanya adalah KBBI-footer selalu bersama Pusba:KBBI, karena lema tersebut bersumber dari KBBI, sementara [[Templat:footer]] digunakan pada lema Indonesia yang bukan bersumber dari KBBI. Selain cara ini, saat ini tidak ada cara membedakan antara keduanya. :Selain dari poin-poin di atas, saya setuju dengan tambahan di format kamus saat ini: :* penambahan audio :* sinonim dan antonim, saya mulai meninggalkan <nowiki>{{-syn-}} dan {{-ant-}}</nowiki> dan mulai beralih seperti di contoh [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=bokap&action=edit&oldid=984935 lema ini], karena bisa mencakup sinonim, antonim, hipernim, hiponim, dll. dalam satu baris, tepat di bawah definisi. :* sehubungan dengan poin sebelumnya, informasi etimologi pun menurut saya bisa diletakkan tepat di bawah definisi, karena seperti yang sudah saya sampaikan, jumlah lema bahasa Indonesia (maupun bahasa daerah) yang diketahui etimologinya sangatlah sedikit dibanding keseluruhan lema, sehingga tidak perlu ada subbagian khusus etimologi, melainkan hal tersebut berupa "informasi tambahan" yang diletakkan di bawah definisi. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=kahar&diff=986964&oldid=956713 kahar] :Dan poin-poin ini bisa dibahas lebih lanjut: :* "Catatan penggunaan": dibanding jumlah lema secara keseluruhan, lema yang membutuhkan catatan penggunaan sangatlah sedikit, sehingga tidak perlu diharuskan ada :* contoh kalimat, antara diletakkan setelah definisi dengan dicetak miring dan diberi "br", sebagaimana di KBBI, atau di baris baru dengan indentasi, sebagaimana di WTEN :* format yang berbeda untuk selain bahasa Indonesia ataupun bahasa daerah Indonesia: silakan dibahas lebih lanjut, karena memang kamus ekabahasa dan kamus dwibahasa tidak akan sama formatnya. :* etimologi, sinonim, antonim dipindahkan ke bawah masing-masing definisi, tidak lagi disejajarkan dengan frasa dan turunan :Kemudian saya tidak setuju dengan poin-poin ini: :* garis pembatas antara bahasa: ngapain?? :* hampir tidak ada spasi kosong antara baris: sangat buruk dan membuat menyunting tidak nyaman :* pelafalan IPA di baris tersendiri. Langsung saja di baris lema kepala. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=apel&oldid=986967 apel] :* rujukan/referensi, pada umumnya adalah Pusba:KBBI, maka dari itu ada footer. Untuk rujukan referensi tambahan, silakan ditambahkan, tapi tidak berarti semua lema wajib memiliki rujukan, karena Wiktionary bukan Wikipedia. :<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|&#x2712;]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 29 Agustus 2022 18.54 (UTC) :: > Transkripsi (IPA atau lainnya) :: FYI: transkripsi <> pelafalan :: Usulan saya: ::* IPA merupakan satu-satu sistem pelafalan yang digunakan di wiki ini ::* pelafalan IPA di baris tersendiri, di dekat dan di atas berkas audio seperti [https://eo.wiktionary.org/wiki/perang di wikikamus bahasa Esperanto] ::* transkripsi di baris lema kepala (untuk abjad non-Latin) :: > ====Catatan penggunaan==== { {-drv-} } { {-syn-} } { {-ant-} } :: Usulan saya: ::* Lebih baik sino dan anto di bawah makna seperti [https://sv.wiktionary.org/wiki/resa#Verb di wikikamus bahasa Swedia] :: [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 29 Agustus 2022 20.38 (UTC) == Usulan (2025) == Sebagai tindak lanjut dari pesan sebelumnya mengenai Komunitas Wiktionary Indonesia di [[Wikikamus:Warung Kopi]], berikut ini saya sampaikan usulan perombakan kebijakan tata letak di Wikikamus bahasa Indonesia, berdasarkan hasil diskusi awal dengan beberapa teman-teman komunitas, serta rujukan-rujukan akademis mengenai penyusunan kamus. Pertimbangan adopsi format baru akan diberikan, diikuti dengan jabaran usulan, sebelum lanjut ke pembahasan teknis. Istilah-istilah penting akan saya berikan definisi spesifik pada daftar istilah di bagian akhir usulan, sebelum daftar pustaka. ===Pertimbangan=== Mengapa mengadopsi format tata letak yang baru? Setidaknya ada beberapa permasalahan yang menjadi dasar pertimbangan untuk perombakan kebijakan ini: * Masalah pampangan nama bahasa. ** Saat ini, nama bahasa ditampilkan menggunakan templat tersendiri untuk setiap bahasa (biasanya dengan format kode bahasa atau nama bahasa), yang menjadikan beragam templat penting tidak dapat dibuatkan pintasan singkatnya (seperti misalnya {{temp|lb}} untuk {{temp|label}}). ** Tampilan nama bahasa yang dipranalakan pada subjudul tingkat 2 juga bermasalah. Selain kapitalisasinya yang kurang sesuai untuk subjudul (semestinya diawali dengan huruf kapital), tampilan ini juga tidak ramah bagi pengguna seluler (yang seringkali tidak sengaja mengeklik pranalanya ketika hendak membentangkan isi subjudul). ** [[#entri|Entri]] terpisah untuk setiap nama bahasa juga tidak memenuhi [[Wikikamus:Kelayakan entri|kelayakan]] dan wajib dihapus, karena tidak memiliki makna khusus selain daripada gabungan makna unsur-unsurnya. * Masalah pampangan [[#kata kepala|kata kepala]]. ** Saat ini, kata kepala ditampilkan di bawah [[#kelas kata|kelas kata]] (seperti di enwikt), sehingga otomatis diulang pada awal setiap subjudul kelas kata. ** Pengulangan ini tampaknya lewah (redundan), karena tidak ada informasi baru yang diberikan oleh kata kepala di tiap kelas kata (kecuali sebagai patokan untuk bentuk infleksi bagi bahasa yang memilikinya). ** Tampilan kata kepala yang hanya berupa teks ukuran normal dengan cetakan tebal juga kurang mencolok, apalagi bagi pembaca kamus daring lain yang biasanya menampilkan kata kepala dengan ukuran besar di atas semua unsur penjabaran entri (seperti KBBI). * Masalah [[#homograf|homograf]] dan [[#homonim|homonim]]. ** Saat ini, tidak ada pembedaan baku untuk homograf (pasangan [[#istilah|istilah]] sama tulisan) yang berbeda pelafalan dan homonim (pasangan istilah sama tulisan dan sama bunyi) yang berbeda etimologi. ** Pelafalan tidak selalu diberikan panduannya, sementara perbedaan makna seringkali dipukul rata sebagai [[#polisem|polisem]] (pasangan istilah sama tulisan, sama bunyi, dan sama akar) dan diurutkan dalam daftar yang sama. ** Peletakan kata kepala di bawah kelas kata memperparah hal ini, karena makna homonim dengan kelas kata yang sama dapat dicampurkan di bawah satu kata kepala, sementara makna polisem dengan kelas kata berbeda dipisahkan, kontras dengan susunan kamus pada umumnya. ** Sebagai perbandingan, di enwikt, kelas kata dan daftar definisi polisem dapat dijadikan anak dari subjudul etimologi dengan penomoran untuk membedakan homonim, yang kemudian dapat pula dijadikan anak dari subjudul pelafalan dengan penomoran untuk membedakan homograf. Hanya saja, karena kata kepalanya muncul jauh di bawah kelas kata, pembedaan homonim dan homograf dengan cara ini dapat membingungkan bagi yang tidak terbiasa. * Masalah urutan unsur-unsur entri. ** Saat ini, seluruh unsur entri kecuali kelas kata biasanya diurutkan sebagai subjudul setelah daftar definisi polisem, bahkan terkadang dicantumkan langsung di bawah setiap baris (misalnya dengan penggunaan templat {{temp|etym}}). Urutan ini tidak lazim digunakan oleh kamus tradisional, terutama untuk unsur-unsur yang sifatnya berlaku umum bagi seluruh polisem atau bahkan homonim, seperti variasi, etimologi, dan pelafalan. * Masalah fitur tambahan. ** Saat ini, hampir seluruh entri bahasa Indonesia memiliki fitur-fitur tambahan seperti tampilan galeri otomatis, pencarian di situs dan proyek lain, hingga kolom diskusi, yang tidak memberikan informasi leksikografis tambahan secara langsung pada entri. Meski begitu, tampilannya seringkali memakan tempat lebih banyak daripada entrinya sendiri. ===Usulan=== ; Terkait pembagian unsur halaman * Setiap halaman yang berisi entri di Wikikamus adalah '''halaman entri''', baik itu terletak di ruang nama utama (untuk bahasa alami dan Esperanto) ataupun Lampiran (untuk bahasa buatan lain dan rekonstruksi bahasa purba). * Setiap halaman entri dapat memiliki satu atau lebih subjudul bahasa. * Setiap subjudul bahasa dapat dibagi menjadi dua bagian: bagian konten dan bagian lampiran. ** Bagian konten terdiri atas entri atau entri-entri dari bahasa tersebut. ** Bagian lampiran berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terkait dengan entri spesifik, seperti rujukan, bacaan lanjutan, atau informasi tambahan lainnya. * Setiap entri dapat dibagi menjadi tiga bagian: kepala entri, badan entri, dan kaki entri. ** Kepala entri berisikan informasi yang berlaku bagi seluruh isi entri, seperti kata kepala, pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. ** Badan entri berisikan informasi utama sebuah entri, yang mencakup kelas kata beserta definisi, sinonim, contoh kalimat, kutipan, catatan pemakaian, dan istilah turunan. ** Kaki entri berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terikat dengan definisi spesifik, seperti keturunan, terjemahan, dan lihat pula. ** Terkadang pula, ada konten yang dimunculkan di pinggir kanan entri. Bagian ini sebaiknya hanya digunakan untuk ilustrasi gambar dan informasi tambahan lainnya, dan ''tidak'' digunakan untuk informasi leksikografis seperti bentuk infleksi, yang semestinya diletakkan di badan entri. ; Terkait susunan dan konten setiap unsur * Nama bahasa dimunculkan dengan kapitalisasi pada subjudul dan awal butir dalam daftar (misalnya, pada bagian Keturunan dan Terjemahan), tetapi tidak dikapitalisasi pada teks isi. * Letakkan kata kepala dengan tampilan mencolok pada bagian kepala entri, sebelum semua unsur. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homonim, yakni entri yang sama tulisan dan sama bunyi tapi memiliki akar berlainan, pisahkan setiap homonim dengan kata kepala bernomor. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homograf, yakni kelompok homonim yang sama tulisan tapi berbeda bunyi, pisahkan dengan mengulang penomoran homonim di setiap kelompok. * Letakkan pemenggalan dan pelafalan (transkripsi IPA dan audio) dalam satu baris tanpa subjudul terpisah. Letakkan pelafalan hanya pada kepala entri homonim pertama dari setiap kelompok homograf, karena homonim dalam satu kelompok sudah pasti berbagi pelafalan yang sama. * Letakkan ragam bentuk di bagian kepala entri, setelah baris pemenggalan dan pelafalan, tetapi sebelum etimologi. Apabila ragam bentuk tersebut berlaku untuk lebih dari satu entri, letakkan ragam bentuk tersebut di paling awal subjudul bahasa, sebelum semua entri. * Letakkan etimologi di bagian kepala entri, tepat sebelum badan entri. * Pisahkan badan entri berdasarkan kelas kata, lalu buat daftar definisi polisem di bawahnya, mengikuti urutan kelaziman. * Letakkan sinonim, contoh kalimat, dan kutipan langsung di bawah baris definisi yang terkait. * Letakkan catatan pemakaian dan istilah turunan di bawah setiap kelas kata, setelah daftar definisi polisem. * Letakkan keturunan, terjemahan, dan lihat pula di bagian kaki entri, setelah semua bagian badan entri selesai dijabarkan. * Letakkan rujukan di bagian lampiran, dan gunakan utamanya untuk memuat daftar sitiran dari informasi yang diberikan tag rujukan. * Letakkan bacaan lanjutan setelah rujukan, untuk memasukkan sumber lain yang dapat menjadi pelengkap atau pembanding (bukan rujukan bagi informasi yang disebutkan di entri). * Buang seluruh fitur tambahan yang tidak langsung berkaitan dengan fungsi perkamusan. Jikapun ingin dipertahankan, fitur-fitur ini wajib dipisahkan sebagai perkakas (''gadget'') JS tersendiri, sehingga pengguna dapat memilih sendiri fitur mana saja yang hendak diterapkan. ; Tidak langsung terkait dengan tata letak * Tukar '''kata''', '''frasa''', '''[[#lema|lema]]''' dengan '''istilah''', '''entri''', '''lema''', '''[[#sublema|sublema]]''' ** Buang semua templat subjudul dan kategori yang mengandung "kata" dan "frasa", karena tidak memberikan informasi tambahan apapun selain dari adanya spasi ortografis di kata kepala. Keberadaan spasi ortografis cukup ditandai dengan satu kategori tambahan di setiap bahasa, dengan format semacam "xxx:Rangkaian kata" (''multiword terms'' di enwikt). ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "istilah" apabila merujuk pada bentuk yang dijadikan kata kepala. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "entri" apabila merujuk pada kata kepala dan keseluruhan penjabarannya. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "lema" apabila merujuk pada istilah yang dijadikan acuan penjabaran definisi utama bagi beragam bentuk, dan dengan "sublema" apabila merujuk pada istilah yang hanya merupakan bentuk infleksi/turunan dsb. Penentuan lema dan sublema dapat berbeda-beda tergantung bahasa; sebagian bahasa mungkin hanya memiliki lema tanpa sublema. Kategori "xxx:Lema" dan "xxx:Sublema" langsung menginduk pada kategori "Bahasa X" yang menjadi akar bagi semua kategori terkait bahasa tersebut. * Tukar '''variasi''' → '''ragam bentuk''' (''alternative form''); gunakan istilah "variasi" untuk ragam bentuk lintas bahasa, yang biasanya diletakkan sebelum subjudul bahasa pertama. * Tukar '''referensi''' → '''rujukan''' * Jadikan judul dalam bahasa Indonesia sebagai halaman utama bagi semua templat penting, dan jadikan sisanya sebagai pintasan menuju templat tersebut. Mis. {{temp|head}} → {{temp|kepala}}, {{temp|-drv-}} → {{temp|-turunan-}}, {{temp|ux}} → {{temp|contoh}} dst. ===Teknis=== Mengadopsi tata letak unsur yang benar-benar baru tentunya akan berisiko tinggi. Sejauh ini, saya belum berani mengotak-atik templat dan modul yang sudah ada. Apabila usulan ini diadopsi, perubahan minimal dapat dilakukan dengan menggunakan templat-templat baru untuk menggantikan yang lama (apabila memungkinkan). Templat lama dapat dijadikan pintasan atau dihapus jika tidak digunakan lagi setelah transisi ke tata letak baru. Beberapa akomodasi yang diperlukan dari segi teknis: * Templat {{temp|bahasa}} (dengan pintasan {{temp|bhs}}) dapat digunakan untuk memunculkan semua nama bahasa sebagai "Bahasa X" (huruf awal kapital) secara default, atau sebagai "bahasa X" (huruf awal bukan kapital) via <code>nocap=1</code> ketika digunakan pada teks isi. * Templat subjudul selain kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-subjudul-}}</nowiki></code>, tetapi sebaiknya tidak mencakup fungsi apapun kecuali untuk menampilkan subjudul secara visual dan menambahkan patokan (''anchor'') untuk pranala dari tempat lain, jika kode bahasa dipertahankan. Menempatkan semua fungsi utama pada teks isi alih-alih subjudul membantu memperjelas bagian mana yang perlu disunting oleh pengguna ketika ada yang perlu ditambahkan atau diperbaiki. Untuk menghemat tempat dan membuat konten lebih mencolok, tampilan subjudul sebaiknya cukup berupa teks normal yang ditebalkan (cf. format subjudul di [[:de:abang|dewikt]]), mungkin dengan tambahan ikon di sebelah kiri. * Templat {{temp|kepala}} (pengganti {{temp|head}}) dapat digunakan untuk menampilkan kata kepala di bagian awal entri, termasuk (jika ada) nomor homonim, ragam bentuk aksara (dengan pranala), ragam romanisasi (tanpa pranala), serta interwiki ke edisi bahasa dari entri tersebut. Istilah dengan spasi ortografis di dalamnya akan mendapatkan kategori tambahan otomatis untuk rangkaian kata. * Templat kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-kelas kata-|kode bahasa}}</nowiki></code>, tetapi tidak lagi memerlukan {{temp|head}} karena kata kepala sudah diletakkan di atasnya. Adapun penjabaran golongan nomina dan bentuk infleksi dapat tetap dimunculkan di bawah templat kelas kata untuk bahasa-bahasa yang memerlukannya. * Modifikasi pada [[MediaWiki:Common.js]] dapat dilakukan untuk menyembunyikan secara default unsur-unsur berikut ini (lihat contohnya pada tampilan komputer di entri bewwikt untuk [[:bew:abang|''abang'']]): ** Sinonim, contoh kalimat, dan kutipan setelah definisi dengan tuas (''toggle'') pembentang yang dicantumkan pada baris definisi di atasnya seperti di enwikt. ** Tabel (untuk infleksi, deklinasi, atau konjugasi) dan kotak (untuk terjemahan) pada bagian entri, dengan keseluruhan kop sebagai tombol pembentang seperti di enwikt. ** Rincian di bagian kepala entri (baris pelafalan tambahan, ragam bentuk, etimologi, dsb.) dengan baris kata kepala sebagai tombol pembentang. ** Rincian di bagian lampiran (rujukan dan bacaan lanjutan), dengan tuas pembentang yang dicantumkan di akhir bagian subjudul bahasa. ===Daftar istilah=== ;{{anchor|entri}}entri (''entry'') : Kata kepala beserta semua unsur penjabarannya secara keseluruhan. ;{{anchor|homograf}}homograf (''homograph'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, tapi belum tentu sama lafal. Pada kamus cetak, istilah homograf biasanya dibedakan dengan menambahkan keterangan pelafalan setelah kata kepala. ;{{anchor|homonim}}homonim (''homonym'') : Pasangan istilah yang sama ejaan dan sama lafal, tapi berbeda asal. Pada kamus kiwari manapun, baik itu daring ataupun cetak, homonim hampir tidak pernah disatukan dalam satu entri. Pemisahan ini tidak perlu menunggu kajian etimologi; pekamus dapat saja memutuskan untuk memisahkan kelompok makna tertentu yang terlalu berbeda sebagai homonim dengan etimologi yang belum diketahui. Apabila terdapat beberapa entri homonim, setiap entri biasanya diberikan penomoran dengan tika atas sebelum kata kepala. Penomoran ini diulang dari awal untuk setiap pelafalan yang berbeda. Mesti dibedakan dari polisem. ;{{anchor|istilah}}istilah (''term'') : Segala bentuk ungkapan yang dapat diberikan definisi khusus; dalam hal ini mencakup kata dasar, kata turunan, gabungan kata, idiom, dlsb. ;{{anchor|kata kepala}}kata kepala (''headword'') : Istilah yang menempati posisi utama, yakni bagian paling awal dari sebuah entri. Pada kamus cetak, letaknya biasanya di paling kiri (atau paling kanan jika arah penulisannya kanan ke kiri), sedangkan pada kamus daring, letaknya biasanya di paling atas. ;{{anchor|kelas kata}}kelas kata (''part of speech'') : Penggolongan istilah menurut ciri morfologis dan sintaktisnya. Pada Wikikamus, kelas kata menjadi subjudul di bawah setiap entri dan induk dari definisi polisem, dan juga mencakup golongan selain kelas kata sejati yang menempati posisi serupa. ;{{anchor|lema|sublema}}lema (''lemma'') : Istilah yang menjadi acuan utama dari bentuk turunan dan/atau infleksi. Pada kamus cetak, lema biasanya diletakkan menjorok ke kiri dengan penebalan, sementara sublema biasanya hanya ditebalkan dalam penjabaran tanpa membuat baris baru. Kriteria pembedaan lema dan sublema bergantung pada konvensi perkamusan untuk setiap bahasa. Terdapat pula bentuk nonlema, seperti infleksi reguler yang biasanya tidak dimasukkan sebagai lema maupun sublema pada kamus. ; {{anchor|polisem}}polisem (''polyseme'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, sama lafal, dan sama asal, tetapi berbeda makna akibat pergeseran dan perluasan alami. Umumnya disatukan sebagai daftar definisi di dalam satu entri yang sama. Mesti dibedakan dari homonim. ===Daftar pustaka=== * Atkins, S., Rundel, M. (2008). The Oxford guide to practical lexicography. Oxford: Oxford University Press * Jackson, H. (2002). Lexicography: An introduction. London dan New York: Routledge. * Lauder, A. F. (2010). Data for lexicography: The central role of the corpus. Wacana 12 (2): 219—242. * Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (2019). Petunjuk teknis penyusunan kamus ekabahasa. Jakarta: Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. * Sunaryo, A., Patoni, A., Basiroh, U. (1990). Pedoman penyusunan kamus dwibahasa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ===Tanggapan=== Draf kebijakan lengkap untuk mengakomodasi usulan di atas telah saya susun di [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|sini]]. Silakan berikan tanggapan Anda di bawah ini. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 12 November 2025 10.26 (UTC) :Tambahan: lihat pula draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri]] untuk contoh penerapan lengkapnya. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 13 November 2025 09.00 (UTC) :Memanggil beberapa kontributor aktif selama sebulan terakhir: @[[Pengguna:Fatamorganaa|Fatamorganaa]] @[[Pengguna:Ekirahardian|Ekirahardian]] @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]] @[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] @[[Pengguna:Agus Damanik|Agus Damanik]] @[[Pengguna:Muislate|Muislate]] @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]] @[[Pengguna:Chongkian|Chongkian]] @[[Pengguna:Najla Khairani Siregar|Najla Khairani Siregar]] @[[Pengguna:Nafisathallah|Nafisathallah]] @[[Pengguna:HaidirAndiNovianto|HaidirAndiNovianto]] @[[Pengguna:Ardzun|Ardzun]] @[[Pengguna:Iripseudocorus|Iripseudocorus]] @[[Pengguna:IHLubis|IHLubis]] — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 21 November 2025 01.17 (UTC) == Usulan 2025 B == @[[User:Swarabakti]]: Saya tidak setuju dengan usulan 2005 <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> dan juga tidak setuju dengan usulan 2022 <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} </pre> serta tidak setuju dengan [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1100291 Wikikamus:Model entri] yang cukup rusak sejak tahun 2011. :> Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak :> berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan :> sejak 2011: [[Wikikamus:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], :> Wiktionary:Format Kamus. Apakah Anda sudah ada di proyek ini :> pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor :> aktif yang lain. Penjelasan tata letak diumumkan pada tahun 2011 pasti tidak relevan lagi, karena jutaan templat dan modul dimasukkan dari wikikamus bahasa Inggris, elemen yang tidak ada dalam penjelasan itu. Ada lebih dari 2'000 halaman di [[:Kategori:Halaman dengan galat skrip]] oleh karena modul rusak disalin dari wikikamus bahasa Inggris. '''Pasti tata letak entri masih boleh didiskusikan.''' Penyumbang terbesar adalah [[User:OrophinBot]], yang malangnya sering menyalin isi dari KBBI yang berhak cipta. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?diff=954119&oldid=939864 wikikamus] [https://kbbi.web.id/anjing kbbi.web.id] [https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/anjing kbbi.kemdikbud.go.id -> Moda Terbatas]. Untuk "header" tingkat 2 dan tingkat saya mengusulakn solusi yang digunakan di halaman [[canonical form of partial differential equation]]: <pre> == bahasa Inggris == === Nomina === {{bakk|en|SB}} # [[bentuk kanonis persamaan diferensial parsial]] </pre> Lihat juga [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1056991 versi lama] yang sama sekali rusak. Saya tidak memiliki pendapat kuat tentang isi selain L2 dan L3. Tetapi saya juga mengusulkan penghapusan semua lebih dari 2'000 templat kode bahasa di [[:Kategori:Templat bahasa]] dan [[:Kategori:Templat kode bahasa]] sesudah dipisahkan dari halaman berguna. Omong-omong, mengapa ada halaman lema dalam kategori templat itu? [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 14 November 2025 21.01 (UTC) :@[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]]: Coba baca lagi secara lengkap usulan saya di atas, dan utamanya baca draf [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|kebijakan lengkapnya di sini]] dan draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri di sini]] (seperti yang saya tautkan di atas), serta cek [[:Kategori:Uji coba tata letak entri 2025]] apabila ada yang hendak ditanggapi. :Subjudul tingkat 2 sudah pasti akan tetap dimunculkan dengan apitan <code>==</code>, tapi nama bahasa menurut saya tetap harus dimunculkan dengan templat, untuk menghindari keragaman nama (terutama untuk bahasa-bahasa yang punya beberapa nama alternatif), ataupun bahasa yang namanya dieja menggunakan diakritik. Untuk itu saya memanfaatkan ulang {{temp|bahasa}}/{{temp|bhs}}, yang juga dapat digunakan oleh templat lain untuk memunculkan nama bahasa pada teks isi. Templat ini murni untuk tampilan, tidak lagi memiliki fungsi kategorisasi, dan perkakas atau semacamnya masih tetap dapat mengecek nama bahasa via data-name dari templat tersebut. Tentunya, apabila semua tampilan subjudul bahasa sudah dimigrasikan ke templat baru, semua templat nama bahasa yang ribuan jumlahnya akan dihapus. :Alasan saya mengusulkan (pseudo-)subjudul di bawah L2 sebagai templat adalah untuk meminimalkan tampilannya (cukup ukuran normal dan ditebalkan) agar kontennya lebih mencolok (cf. tampilan entri dewikt). Apabila tidak dengan templat, cara yang sama juga dapat dicapai dengan <code>;</code>, tapi jadinya tanpa ikon sehingga akan sulit bagi pengguna untuk langsung menemukan bagian yang dicari jika dilihat sekilas. Posisi L3 yang sebenarnya dalam usulan saya akan ditempati oleh {{temp|kepala}} (sudah diberikan tag <code><nowiki><h3></nowiki></code>, nanti akan saya lengkapi dokumentasi modulnya kalau sudah dipindahkan dari sandbox), dipisahkan menurut homonim dan diberi penomoran (yang diulang dari awal untuk setiap pelafalan); lihat penjelasan lengkap di draf kebijakan yang saya tautkan. Tampilan ini mengambil contoh kamus-kamus daring yang lazim digunakan oleh pembaca Indonesia, termasuk KBBI (meskipun kriteria pembedaan homonim kita berbeda karena berpatokan murni pada etimologi). :Halaman utama templat sebaiknya memiliki judul dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami, sehingga pengguna baru sekalipun dapat mengerti maksudnya tanpa perlu membaca dokumentasi secara lengkap. Halaman pintasan templat sebaiknya diminimalkan variasinya. :Untuk alasan transparansi fungsi tersebut pula, saya tetap mempertahankan pembedaan kelas kata sebagai templat subjudul ''di bawah'' kata kepala (bukan di atas atau di samping), setelah penjabaran informasi yang terkait identitas sebuah entri, termasuk pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. Perhatikan bahwa subjudul kelas kata yang saya usulkan tidak lagi memunculkan kata kepala utama, dan hanya memunculkan bentuk infleksi jika diperlukan saja (lihat {{sebut|nl|keuken}}). :Komunitas Wiktionary Indonesia (lintas edisi, bukan hanya penyunting idwikt saja) pada rapat bulanan terakhir juga telah membahas cara-cara yang bisa dilakukan untuk mempermudah penyuntingan bagi pengguna baru, utamanya dalam acara-acara. Salah satu opsi yang dibincangkan adalah memasang perkakas penyuntingan untuk menambahkan entri baru dan menyunting unsur dalam entri-entri yang sudah ada. Usulan tata letak di atas juga semuanya disusun berdasarkan masukan dari anggota-anggota komunitas secara kolektif, serta masukan dari pengguna awam yang menyertai rangkaian acara [[:meta:WikiTutur]] (dan kegiatan serupa lainnya) selama dua tahun terakhir. :Apabila kebijakan tata letak ini disepakati, saya rasa situs ini akan mendapatkan lonjakan pengguna aktif baru, utamanya dari anggota komunitas dan peserta acara yang diselenggarakan oleh komunitas. Selama ini, acara-acara terkait Wikikamus yang diselenggarakan di Indonesia relatif tidak memiliki kebertahanan keaktifan yang signifikan dari peserta, yang biasanya mengeluhkan tampilan dan penyuntingan yang tidak intuitif. Dengan tata letak yang baru ini, saya harap kita punya acuan yang lengkap dan jelas sehingga pengguna baru sekalipun tidak akan kebingungan untuk menyumbang. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 14 November 2025 23.37 (UTC) == Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? == Di beberapa entri, saya rasa akan sangat membantu apabila kita memasukkan gambar atau video yang memberikan visualisasi tentang entri tersebut. Bahkan, kita juga dapat memberikan "terjemahan" entri tersebut dalam Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) atau Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Apakah gambar atau video tersebut lebih baik diletakkan di bawah <code><nowiki>{{</nowiki>[[templat:kepala|kepala]]}}</code>, di bawah subjudul bahasa, atau di paling atas halaman? Izin memanggil beberapa pengurus: @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]], @[[Pengguna:Swarabakti|Swarabakti]], @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]], dll. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.05 (UTC) mcv4w6s9xjtda679g472dnfjy2nfaei 1462329 1462328 2026-06-29T07:22:51Z Swarabakti 18192 /* Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? */ Balas 1462329 wikitext text/x-wiki __TOC__ == Usulan Tata Letak (2005) == Saya mengusulkan tata letak yang sdkt berbeda: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> Tampilannya seperti ini: ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #arti ---- Untuk kata turunan, misalnya entri [[copet]]: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#('''kata dasar''') arti</nowiki> <nowiki>#('''kata turunan''') arti</nowiki> </pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #('''copet''') arti #('''pencopet''') orang yang melakukan tindakan copet [[Pengguna:Hayabusa future|Hayabusa future]] 07:34, 12 November 2005 (UTC) :Saya sih ikut saja sementara, mungkin kalau ada perbaikan bisa dilakukan belakangan, mesti cari referensinya dulu nih, kamus EYD [[Image:Wink.png]] --[[Pengguna:Borgx|Borgx]] 08:05, 12 November 2005 (UTC) == Usulan Tata Letak (2022) == Penentuan tata letak entri sangat diperlukan untuk standarisasi entri dan kemudahan pemeliharaan. Karena belum ada kesepakatan mengenai tata letak entri, berikut saya usulkan 2 bentuk tata letak untuk entri di Wikikamus. Untuk tata letak dasar, saya mengusulkan seperti tata letak entri [[dija]], yaitu: <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat #*: Terjemahan contoh kalimat (bila ada) ====Rujukan==== </pre> Tata letak seperti ini bisa juga diterapkan untuk bahasa-bahasa daerah yang sudah memiliki kamus. Sementara secara lengkap saya mencoba mengembangkan tata letak yang biasa digunakan di WT-ID, namun dengan sedikit gubahan untuk urutannya: <pre> ==bahasa Indonesia== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== * Transkripsi (IPA atau lainnya) * Berkas audio (bila ada) {{-nom-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat # Definisi 2 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== {{-verb-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== ---- (Garis pemisah entri bahasa) ==bahasa Tagalog== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== {{-nom-|tl}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) # Definisi 2 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) {{-drv-}} {{-syn-}} (bila ada) {{-ant-}} (bila ada) ====Referensi==== </pre> Untuk tingkatan judul untuk subbagian etimologi perlu tidak menggunakan templat [[Templat:-etym-|(-etym-)]] lagi untuk memperjelas etimon dari kata-kata yang homofon namun berbeda makna, agar tidak membingungkan seperti pada entri [[kahar]]. Templat seperti [[Templat:KBBI-footer|(KBBI-footer)]] dan [[Templat:Pusba:KBBI|(Pusba:KBBI)]] perlu ditinggalkan karena sangat mengganggu, baik secara visual juga menyebabkan kejadian vandal halaman pembicaraan kerap terjadi. Untuk tata letak dari entri berbahasa lain mungkin dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing bahasa, lebih baik dibuat semacam panduan entri seperti [[en:Wiktionary:About Indonesian#Lemma entries|panduan entri bahasa Indonesia]] di WT-EN. Sekian usulan dari saya. Salam. [[Pengguna:Mbee-wiki|Mbee-wiki]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mbee-wiki|bicara]]) 22 Agustus 2022 14.33 (UTC) :Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan sejak 2011: [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], [[Wiktionary:Format Kamus]]. Apakah Anda sudah ada di proyek ini pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor aktif yang lain. Semua perubahan sudah diajukan melalui Warung Kopi dan tidak ada penolakan. Mengajukan perubahan boleh-boleh saja, tapi tetap harus memperhatikan sejarah dan alasan format yang lama. :;Etimologi :Kamus-kamus bahasa Indonesia sangat miskin etimologi. Tidak bisa mengharapkan setiap lema diawali oleh etimologi seperti Wikipedia bahasa Inggris. Karena tidak semua bahasa bisa diidentifikasi dengan etimologi, maka usulan format seperti WTEN tidak dapat dijalankan di sini. :Contoh homofon jauh lebih sedikit dibanding yang bukan homofon, dan dapat dengan mudah diatasi dengan memberi pernyataan di awal etimologi. Sama sekali bukan suatu masalah. :Secara penggunaan kamus, ketika seseorang membuka kamus, yang diharapkan pertama kali (paling atas/paling depan) adalah arti/makna/definisi, bukan etimologi. Etimologi adalah informasi tambahan (bonus), yang tidak harus ada, dan tidak seharusnya diletakkan di bagian atas/sebelum definisi. Tata letak di en.wikt bukan tata letak yang '''natural''' di dalam sebuah kamus. Selain itu informasi etimologi dari bahasa-bahasa tua / proto-bahasa penuh dengan jargon dan karakter yang asing bagi pembaca awam dan cukup ''put-off'' (membuat risih) orang yang membaca. Saya pribadi menghindari menaruh etimologi yang tidak perlu, kecuali di lema-lema yang memang etimologinya menarik. :;Templatisasi :Semua header level 2 dan 3 menggunakan templat, supaya mempermudah pelacakan lema apa saja yang memiliki header tersebut. Header level 2 dan 3 tanpa templat tidak digunakan lagi di semua lema. :;Footer :KBBI-footer dan Pusba:KBBI dibuat karena puluhan ribu lema yang ditambahkan berasal dari KBBI Pusba, sementara ada 12 ribu lebih lema bahasa Inggris bersumber dari Glosarium Pusba {[[Templat:GPB]]), dan bisa jadi di masa depan ada batch lema yang berasal dari satu sumber, akan dibuatkan masing-masing templat berdasarkan sumbernya. Idealnya sumber dicantumkan setelah definisi, karena bisa jadi ada tambahan definisi baru dari penyunting Wiktionary, atau ketika suatu definisi telah disunting, sehingga berbeda dari definisi KBBI Pusba, maka sumber yang menyatakan definisinya dari KBBI Pusba bisa dihilangkan. Idealnya. Tapi pada waktu itu tidak terpikirkan, dan kesulitan teknisnya lebih tinggi, sehingga hanya mencontoh dari yang sudah ada (12 ribu lema dari GPB). Kesemuanya merupakan seri dari [[:Kategori:Templat referensi bahasa Indonesia|templat-templat referensi]]. :Bedanya dengan KBBI-footer, templat ini dibuat memang tidak mencontoh templat lain, alias kreasi baru. Fungsinya adalah untuk menambah footer yang standar untuk semua lema bahasa Indonesia (lema bahasa lain tidak ada yang menggunakan footer). Sedangkan konten footer itu sendiri bisa dibahas lebih lanjut. Konten footer saat ini sudah didokumentasikan secara jelas di templat tersebut. Silakan lihat perubahan revisi dari templat tersebut untuk memahami sejarahnya. :* Footer awalnya berisi 3 pranala "lihat pula" yang berguna untuk mencari lema yang berhubungan (yang isinya mengandung lema tersebut, yang judulnya mengandung lema tersebut, dan pranala balik lema tersebut). Hal ini bukan inovasi baru, melainkan diadaptasi dari halaman disambiguasi di Wikipedia. Pranala balik terutama berfungsi untuk mencari lema asing yang memiliki arti yang sama. :* Fitur yang utama di KBBI-footer adalah pada waktu itu (2009-dst), [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#KBBI|situs KBBI sangatlah jelek]] dan tidak dapat dibuat pranala referensi secara otomatis, sehingga diperlukan pranala referensi pihak ketiga. Dalam perkembangannya, kini KBBI sudah bisa dibuat pranalanya. Namun KBBI versi 5 memiliki banyak perubahan dibanding versi 3 dan masing-masing situs memiliki fitur-fitur khas yang membantu pembaca yang ingin mencari rujukan yang lebih lengkap. Dalam perkembangannya, adanya footer yang tersentralisasi sangat memudahkan untuk mengubah 1x dan puluhan ribu halaman otomatis referensinya diperbarui, karena seperti yang sudah kita ketahui, situs KBBI sangat sering berganti-ganti nama. Bandingkan apabila referensi ditaruh secara manual di masing-masing lema, bisa gila yang memperbaruinya setiap 2 tahun sekali! :* Dalam perkembangannya, referensi ke situs KBBI dikembangkan dengan referensi ke tesaurus, terjemahan otomatis, glosarium, korpora, penggunaan di Wikipedia dan Wikisource, serta ilustrasi dari lema tersebut (apabila memungkinkan). Saya pribadi sering kali terbantu dengan alat-alat tambahan ini, entah mengapa Anda membencinya. :* Fitur "[https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=Templat:KBBI-footer&direction=next&oldid=618087 Diskusikan lema ini]", <s>saya lupa dari mana saya mengadopsinya</s> diadopsi dari Wikipos/Wikizine (atau semacamnya), bukan ciptaan saya sendiri<!--, kemungkinan dari salah satu situs wiki WMF-->. Adapun tujuannya justru adalah untuk mempermudah pembaca untuk menambahi informasi tanpa harus terbebani dengan format, mendaftar, dsb. Saya sebagai pengurus yang 10 tahun lebih fitur ini ada tidak merasa terbebani dengan vandal, kok malah Anda yang terbebani? Apakah Anda pernah sekali pun memberi tag "hapus" untuk suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan? Saya cek tidak ada. Lalu Anda punya kepentingan apa dengan vandalisme/suntingan uji coba yang tidak terkait dengan Anda? Apakah Anda tidak sadar bahwa ini wiki dan semua orang bisa menyunting, dan vandalisme/suntingan uji coba bisa terjadi di ruang nama apa pun juga? Apakah Anda punya data bahwa vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan jauh lebih banyak/lebih disruptif daripada vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama utama? Jangan mengada-ada. Lihat dulu [https://id.wiktionary.org/wiki/Istimewa:Daftar_halaman?from=&to=&namespace=1 Semua halaman pembicaraan] dan berapa banyak yang berupa masukan yang positif dan konstruktif. Menghapus halaman uji coba itu sangat mudah kok, dan saya serta pengurus yang lain sering melakukannya tanpa pamrih, kok Anda yang sewot? Halaman pembicaraan yang kosong tidak ada manfaatnya (saya baca di proyek-proyek kecil, fitur halaman pembicaraan merupakan fitur gagal, dan tulisan di halaman pembicaraan hampir tidak pernah dibaca), dan mayoritas pembaca sama sekali tidak menyadari distingsi antara ruang nama utama dan pembicaraan, oleh karena itulah kedua ruang nama itu "disatukan" melalui templat footer tersebut, sehingga apa pun yang ditulis di halaman pembicaraan, otomatis muncul di halaman lema. Menurutku itu suatu tambahan yang sangat berguna. :* Pada perkembangannya dibedakanlah/dipecah antara KBBI-footer dengan footer biasa. Bedanya adalah KBBI-footer selalu bersama Pusba:KBBI, karena lema tersebut bersumber dari KBBI, sementara [[Templat:footer]] digunakan pada lema Indonesia yang bukan bersumber dari KBBI. Selain cara ini, saat ini tidak ada cara membedakan antara keduanya. :Selain dari poin-poin di atas, saya setuju dengan tambahan di format kamus saat ini: :* penambahan audio :* sinonim dan antonim, saya mulai meninggalkan <nowiki>{{-syn-}} dan {{-ant-}}</nowiki> dan mulai beralih seperti di contoh [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=bokap&action=edit&oldid=984935 lema ini], karena bisa mencakup sinonim, antonim, hipernim, hiponim, dll. dalam satu baris, tepat di bawah definisi. :* sehubungan dengan poin sebelumnya, informasi etimologi pun menurut saya bisa diletakkan tepat di bawah definisi, karena seperti yang sudah saya sampaikan, jumlah lema bahasa Indonesia (maupun bahasa daerah) yang diketahui etimologinya sangatlah sedikit dibanding keseluruhan lema, sehingga tidak perlu ada subbagian khusus etimologi, melainkan hal tersebut berupa "informasi tambahan" yang diletakkan di bawah definisi. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=kahar&diff=986964&oldid=956713 kahar] :Dan poin-poin ini bisa dibahas lebih lanjut: :* "Catatan penggunaan": dibanding jumlah lema secara keseluruhan, lema yang membutuhkan catatan penggunaan sangatlah sedikit, sehingga tidak perlu diharuskan ada :* contoh kalimat, antara diletakkan setelah definisi dengan dicetak miring dan diberi "br", sebagaimana di KBBI, atau di baris baru dengan indentasi, sebagaimana di WTEN :* format yang berbeda untuk selain bahasa Indonesia ataupun bahasa daerah Indonesia: silakan dibahas lebih lanjut, karena memang kamus ekabahasa dan kamus dwibahasa tidak akan sama formatnya. :* etimologi, sinonim, antonim dipindahkan ke bawah masing-masing definisi, tidak lagi disejajarkan dengan frasa dan turunan :Kemudian saya tidak setuju dengan poin-poin ini: :* garis pembatas antara bahasa: ngapain?? :* hampir tidak ada spasi kosong antara baris: sangat buruk dan membuat menyunting tidak nyaman :* pelafalan IPA di baris tersendiri. Langsung saja di baris lema kepala. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=apel&oldid=986967 apel] :* rujukan/referensi, pada umumnya adalah Pusba:KBBI, maka dari itu ada footer. Untuk rujukan referensi tambahan, silakan ditambahkan, tapi tidak berarti semua lema wajib memiliki rujukan, karena Wiktionary bukan Wikipedia. :<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|&#x2712;]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 29 Agustus 2022 18.54 (UTC) :: > Transkripsi (IPA atau lainnya) :: FYI: transkripsi <> pelafalan :: Usulan saya: ::* IPA merupakan satu-satu sistem pelafalan yang digunakan di wiki ini ::* pelafalan IPA di baris tersendiri, di dekat dan di atas berkas audio seperti [https://eo.wiktionary.org/wiki/perang di wikikamus bahasa Esperanto] ::* transkripsi di baris lema kepala (untuk abjad non-Latin) :: > ====Catatan penggunaan==== { {-drv-} } { {-syn-} } { {-ant-} } :: Usulan saya: ::* Lebih baik sino dan anto di bawah makna seperti [https://sv.wiktionary.org/wiki/resa#Verb di wikikamus bahasa Swedia] :: [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 29 Agustus 2022 20.38 (UTC) == Usulan (2025) == Sebagai tindak lanjut dari pesan sebelumnya mengenai Komunitas Wiktionary Indonesia di [[Wikikamus:Warung Kopi]], berikut ini saya sampaikan usulan perombakan kebijakan tata letak di Wikikamus bahasa Indonesia, berdasarkan hasil diskusi awal dengan beberapa teman-teman komunitas, serta rujukan-rujukan akademis mengenai penyusunan kamus. Pertimbangan adopsi format baru akan diberikan, diikuti dengan jabaran usulan, sebelum lanjut ke pembahasan teknis. Istilah-istilah penting akan saya berikan definisi spesifik pada daftar istilah di bagian akhir usulan, sebelum daftar pustaka. ===Pertimbangan=== Mengapa mengadopsi format tata letak yang baru? Setidaknya ada beberapa permasalahan yang menjadi dasar pertimbangan untuk perombakan kebijakan ini: * Masalah pampangan nama bahasa. ** Saat ini, nama bahasa ditampilkan menggunakan templat tersendiri untuk setiap bahasa (biasanya dengan format kode bahasa atau nama bahasa), yang menjadikan beragam templat penting tidak dapat dibuatkan pintasan singkatnya (seperti misalnya {{temp|lb}} untuk {{temp|label}}). ** Tampilan nama bahasa yang dipranalakan pada subjudul tingkat 2 juga bermasalah. Selain kapitalisasinya yang kurang sesuai untuk subjudul (semestinya diawali dengan huruf kapital), tampilan ini juga tidak ramah bagi pengguna seluler (yang seringkali tidak sengaja mengeklik pranalanya ketika hendak membentangkan isi subjudul). ** [[#entri|Entri]] terpisah untuk setiap nama bahasa juga tidak memenuhi [[Wikikamus:Kelayakan entri|kelayakan]] dan wajib dihapus, karena tidak memiliki makna khusus selain daripada gabungan makna unsur-unsurnya. * Masalah pampangan [[#kata kepala|kata kepala]]. ** Saat ini, kata kepala ditampilkan di bawah [[#kelas kata|kelas kata]] (seperti di enwikt), sehingga otomatis diulang pada awal setiap subjudul kelas kata. ** Pengulangan ini tampaknya lewah (redundan), karena tidak ada informasi baru yang diberikan oleh kata kepala di tiap kelas kata (kecuali sebagai patokan untuk bentuk infleksi bagi bahasa yang memilikinya). ** Tampilan kata kepala yang hanya berupa teks ukuran normal dengan cetakan tebal juga kurang mencolok, apalagi bagi pembaca kamus daring lain yang biasanya menampilkan kata kepala dengan ukuran besar di atas semua unsur penjabaran entri (seperti KBBI). * Masalah [[#homograf|homograf]] dan [[#homonim|homonim]]. ** Saat ini, tidak ada pembedaan baku untuk homograf (pasangan [[#istilah|istilah]] sama tulisan) yang berbeda pelafalan dan homonim (pasangan istilah sama tulisan dan sama bunyi) yang berbeda etimologi. ** Pelafalan tidak selalu diberikan panduannya, sementara perbedaan makna seringkali dipukul rata sebagai [[#polisem|polisem]] (pasangan istilah sama tulisan, sama bunyi, dan sama akar) dan diurutkan dalam daftar yang sama. ** Peletakan kata kepala di bawah kelas kata memperparah hal ini, karena makna homonim dengan kelas kata yang sama dapat dicampurkan di bawah satu kata kepala, sementara makna polisem dengan kelas kata berbeda dipisahkan, kontras dengan susunan kamus pada umumnya. ** Sebagai perbandingan, di enwikt, kelas kata dan daftar definisi polisem dapat dijadikan anak dari subjudul etimologi dengan penomoran untuk membedakan homonim, yang kemudian dapat pula dijadikan anak dari subjudul pelafalan dengan penomoran untuk membedakan homograf. Hanya saja, karena kata kepalanya muncul jauh di bawah kelas kata, pembedaan homonim dan homograf dengan cara ini dapat membingungkan bagi yang tidak terbiasa. * Masalah urutan unsur-unsur entri. ** Saat ini, seluruh unsur entri kecuali kelas kata biasanya diurutkan sebagai subjudul setelah daftar definisi polisem, bahkan terkadang dicantumkan langsung di bawah setiap baris (misalnya dengan penggunaan templat {{temp|etym}}). Urutan ini tidak lazim digunakan oleh kamus tradisional, terutama untuk unsur-unsur yang sifatnya berlaku umum bagi seluruh polisem atau bahkan homonim, seperti variasi, etimologi, dan pelafalan. * Masalah fitur tambahan. ** Saat ini, hampir seluruh entri bahasa Indonesia memiliki fitur-fitur tambahan seperti tampilan galeri otomatis, pencarian di situs dan proyek lain, hingga kolom diskusi, yang tidak memberikan informasi leksikografis tambahan secara langsung pada entri. Meski begitu, tampilannya seringkali memakan tempat lebih banyak daripada entrinya sendiri. ===Usulan=== ; Terkait pembagian unsur halaman * Setiap halaman yang berisi entri di Wikikamus adalah '''halaman entri''', baik itu terletak di ruang nama utama (untuk bahasa alami dan Esperanto) ataupun Lampiran (untuk bahasa buatan lain dan rekonstruksi bahasa purba). * Setiap halaman entri dapat memiliki satu atau lebih subjudul bahasa. * Setiap subjudul bahasa dapat dibagi menjadi dua bagian: bagian konten dan bagian lampiran. ** Bagian konten terdiri atas entri atau entri-entri dari bahasa tersebut. ** Bagian lampiran berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terkait dengan entri spesifik, seperti rujukan, bacaan lanjutan, atau informasi tambahan lainnya. * Setiap entri dapat dibagi menjadi tiga bagian: kepala entri, badan entri, dan kaki entri. ** Kepala entri berisikan informasi yang berlaku bagi seluruh isi entri, seperti kata kepala, pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. ** Badan entri berisikan informasi utama sebuah entri, yang mencakup kelas kata beserta definisi, sinonim, contoh kalimat, kutipan, catatan pemakaian, dan istilah turunan. ** Kaki entri berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terikat dengan definisi spesifik, seperti keturunan, terjemahan, dan lihat pula. ** Terkadang pula, ada konten yang dimunculkan di pinggir kanan entri. Bagian ini sebaiknya hanya digunakan untuk ilustrasi gambar dan informasi tambahan lainnya, dan ''tidak'' digunakan untuk informasi leksikografis seperti bentuk infleksi, yang semestinya diletakkan di badan entri. ; Terkait susunan dan konten setiap unsur * Nama bahasa dimunculkan dengan kapitalisasi pada subjudul dan awal butir dalam daftar (misalnya, pada bagian Keturunan dan Terjemahan), tetapi tidak dikapitalisasi pada teks isi. * Letakkan kata kepala dengan tampilan mencolok pada bagian kepala entri, sebelum semua unsur. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homonim, yakni entri yang sama tulisan dan sama bunyi tapi memiliki akar berlainan, pisahkan setiap homonim dengan kata kepala bernomor. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homograf, yakni kelompok homonim yang sama tulisan tapi berbeda bunyi, pisahkan dengan mengulang penomoran homonim di setiap kelompok. * Letakkan pemenggalan dan pelafalan (transkripsi IPA dan audio) dalam satu baris tanpa subjudul terpisah. Letakkan pelafalan hanya pada kepala entri homonim pertama dari setiap kelompok homograf, karena homonim dalam satu kelompok sudah pasti berbagi pelafalan yang sama. * Letakkan ragam bentuk di bagian kepala entri, setelah baris pemenggalan dan pelafalan, tetapi sebelum etimologi. Apabila ragam bentuk tersebut berlaku untuk lebih dari satu entri, letakkan ragam bentuk tersebut di paling awal subjudul bahasa, sebelum semua entri. * Letakkan etimologi di bagian kepala entri, tepat sebelum badan entri. * Pisahkan badan entri berdasarkan kelas kata, lalu buat daftar definisi polisem di bawahnya, mengikuti urutan kelaziman. * Letakkan sinonim, contoh kalimat, dan kutipan langsung di bawah baris definisi yang terkait. * Letakkan catatan pemakaian dan istilah turunan di bawah setiap kelas kata, setelah daftar definisi polisem. * Letakkan keturunan, terjemahan, dan lihat pula di bagian kaki entri, setelah semua bagian badan entri selesai dijabarkan. * Letakkan rujukan di bagian lampiran, dan gunakan utamanya untuk memuat daftar sitiran dari informasi yang diberikan tag rujukan. * Letakkan bacaan lanjutan setelah rujukan, untuk memasukkan sumber lain yang dapat menjadi pelengkap atau pembanding (bukan rujukan bagi informasi yang disebutkan di entri). * Buang seluruh fitur tambahan yang tidak langsung berkaitan dengan fungsi perkamusan. Jikapun ingin dipertahankan, fitur-fitur ini wajib dipisahkan sebagai perkakas (''gadget'') JS tersendiri, sehingga pengguna dapat memilih sendiri fitur mana saja yang hendak diterapkan. ; Tidak langsung terkait dengan tata letak * Tukar '''kata''', '''frasa''', '''[[#lema|lema]]''' dengan '''istilah''', '''entri''', '''lema''', '''[[#sublema|sublema]]''' ** Buang semua templat subjudul dan kategori yang mengandung "kata" dan "frasa", karena tidak memberikan informasi tambahan apapun selain dari adanya spasi ortografis di kata kepala. Keberadaan spasi ortografis cukup ditandai dengan satu kategori tambahan di setiap bahasa, dengan format semacam "xxx:Rangkaian kata" (''multiword terms'' di enwikt). ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "istilah" apabila merujuk pada bentuk yang dijadikan kata kepala. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "entri" apabila merujuk pada kata kepala dan keseluruhan penjabarannya. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "lema" apabila merujuk pada istilah yang dijadikan acuan penjabaran definisi utama bagi beragam bentuk, dan dengan "sublema" apabila merujuk pada istilah yang hanya merupakan bentuk infleksi/turunan dsb. Penentuan lema dan sublema dapat berbeda-beda tergantung bahasa; sebagian bahasa mungkin hanya memiliki lema tanpa sublema. Kategori "xxx:Lema" dan "xxx:Sublema" langsung menginduk pada kategori "Bahasa X" yang menjadi akar bagi semua kategori terkait bahasa tersebut. * Tukar '''variasi''' → '''ragam bentuk''' (''alternative form''); gunakan istilah "variasi" untuk ragam bentuk lintas bahasa, yang biasanya diletakkan sebelum subjudul bahasa pertama. * Tukar '''referensi''' → '''rujukan''' * Jadikan judul dalam bahasa Indonesia sebagai halaman utama bagi semua templat penting, dan jadikan sisanya sebagai pintasan menuju templat tersebut. Mis. {{temp|head}} → {{temp|kepala}}, {{temp|-drv-}} → {{temp|-turunan-}}, {{temp|ux}} → {{temp|contoh}} dst. ===Teknis=== Mengadopsi tata letak unsur yang benar-benar baru tentunya akan berisiko tinggi. Sejauh ini, saya belum berani mengotak-atik templat dan modul yang sudah ada. Apabila usulan ini diadopsi, perubahan minimal dapat dilakukan dengan menggunakan templat-templat baru untuk menggantikan yang lama (apabila memungkinkan). Templat lama dapat dijadikan pintasan atau dihapus jika tidak digunakan lagi setelah transisi ke tata letak baru. Beberapa akomodasi yang diperlukan dari segi teknis: * Templat {{temp|bahasa}} (dengan pintasan {{temp|bhs}}) dapat digunakan untuk memunculkan semua nama bahasa sebagai "Bahasa X" (huruf awal kapital) secara default, atau sebagai "bahasa X" (huruf awal bukan kapital) via <code>nocap=1</code> ketika digunakan pada teks isi. * Templat subjudul selain kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-subjudul-}}</nowiki></code>, tetapi sebaiknya tidak mencakup fungsi apapun kecuali untuk menampilkan subjudul secara visual dan menambahkan patokan (''anchor'') untuk pranala dari tempat lain, jika kode bahasa dipertahankan. Menempatkan semua fungsi utama pada teks isi alih-alih subjudul membantu memperjelas bagian mana yang perlu disunting oleh pengguna ketika ada yang perlu ditambahkan atau diperbaiki. Untuk menghemat tempat dan membuat konten lebih mencolok, tampilan subjudul sebaiknya cukup berupa teks normal yang ditebalkan (cf. format subjudul di [[:de:abang|dewikt]]), mungkin dengan tambahan ikon di sebelah kiri. * Templat {{temp|kepala}} (pengganti {{temp|head}}) dapat digunakan untuk menampilkan kata kepala di bagian awal entri, termasuk (jika ada) nomor homonim, ragam bentuk aksara (dengan pranala), ragam romanisasi (tanpa pranala), serta interwiki ke edisi bahasa dari entri tersebut. Istilah dengan spasi ortografis di dalamnya akan mendapatkan kategori tambahan otomatis untuk rangkaian kata. * Templat kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-kelas kata-|kode bahasa}}</nowiki></code>, tetapi tidak lagi memerlukan {{temp|head}} karena kata kepala sudah diletakkan di atasnya. Adapun penjabaran golongan nomina dan bentuk infleksi dapat tetap dimunculkan di bawah templat kelas kata untuk bahasa-bahasa yang memerlukannya. * Modifikasi pada [[MediaWiki:Common.js]] dapat dilakukan untuk menyembunyikan secara default unsur-unsur berikut ini (lihat contohnya pada tampilan komputer di entri bewwikt untuk [[:bew:abang|''abang'']]): ** Sinonim, contoh kalimat, dan kutipan setelah definisi dengan tuas (''toggle'') pembentang yang dicantumkan pada baris definisi di atasnya seperti di enwikt. ** Tabel (untuk infleksi, deklinasi, atau konjugasi) dan kotak (untuk terjemahan) pada bagian entri, dengan keseluruhan kop sebagai tombol pembentang seperti di enwikt. ** Rincian di bagian kepala entri (baris pelafalan tambahan, ragam bentuk, etimologi, dsb.) dengan baris kata kepala sebagai tombol pembentang. ** Rincian di bagian lampiran (rujukan dan bacaan lanjutan), dengan tuas pembentang yang dicantumkan di akhir bagian subjudul bahasa. ===Daftar istilah=== ;{{anchor|entri}}entri (''entry'') : Kata kepala beserta semua unsur penjabarannya secara keseluruhan. ;{{anchor|homograf}}homograf (''homograph'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, tapi belum tentu sama lafal. Pada kamus cetak, istilah homograf biasanya dibedakan dengan menambahkan keterangan pelafalan setelah kata kepala. ;{{anchor|homonim}}homonim (''homonym'') : Pasangan istilah yang sama ejaan dan sama lafal, tapi berbeda asal. Pada kamus kiwari manapun, baik itu daring ataupun cetak, homonim hampir tidak pernah disatukan dalam satu entri. Pemisahan ini tidak perlu menunggu kajian etimologi; pekamus dapat saja memutuskan untuk memisahkan kelompok makna tertentu yang terlalu berbeda sebagai homonim dengan etimologi yang belum diketahui. Apabila terdapat beberapa entri homonim, setiap entri biasanya diberikan penomoran dengan tika atas sebelum kata kepala. Penomoran ini diulang dari awal untuk setiap pelafalan yang berbeda. Mesti dibedakan dari polisem. ;{{anchor|istilah}}istilah (''term'') : Segala bentuk ungkapan yang dapat diberikan definisi khusus; dalam hal ini mencakup kata dasar, kata turunan, gabungan kata, idiom, dlsb. ;{{anchor|kata kepala}}kata kepala (''headword'') : Istilah yang menempati posisi utama, yakni bagian paling awal dari sebuah entri. Pada kamus cetak, letaknya biasanya di paling kiri (atau paling kanan jika arah penulisannya kanan ke kiri), sedangkan pada kamus daring, letaknya biasanya di paling atas. ;{{anchor|kelas kata}}kelas kata (''part of speech'') : Penggolongan istilah menurut ciri morfologis dan sintaktisnya. Pada Wikikamus, kelas kata menjadi subjudul di bawah setiap entri dan induk dari definisi polisem, dan juga mencakup golongan selain kelas kata sejati yang menempati posisi serupa. ;{{anchor|lema|sublema}}lema (''lemma'') : Istilah yang menjadi acuan utama dari bentuk turunan dan/atau infleksi. Pada kamus cetak, lema biasanya diletakkan menjorok ke kiri dengan penebalan, sementara sublema biasanya hanya ditebalkan dalam penjabaran tanpa membuat baris baru. Kriteria pembedaan lema dan sublema bergantung pada konvensi perkamusan untuk setiap bahasa. Terdapat pula bentuk nonlema, seperti infleksi reguler yang biasanya tidak dimasukkan sebagai lema maupun sublema pada kamus. ; {{anchor|polisem}}polisem (''polyseme'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, sama lafal, dan sama asal, tetapi berbeda makna akibat pergeseran dan perluasan alami. Umumnya disatukan sebagai daftar definisi di dalam satu entri yang sama. Mesti dibedakan dari homonim. ===Daftar pustaka=== * Atkins, S., Rundel, M. (2008). The Oxford guide to practical lexicography. Oxford: Oxford University Press * Jackson, H. (2002). Lexicography: An introduction. London dan New York: Routledge. * Lauder, A. F. (2010). Data for lexicography: The central role of the corpus. Wacana 12 (2): 219—242. * Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (2019). Petunjuk teknis penyusunan kamus ekabahasa. Jakarta: Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. * Sunaryo, A., Patoni, A., Basiroh, U. (1990). Pedoman penyusunan kamus dwibahasa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ===Tanggapan=== Draf kebijakan lengkap untuk mengakomodasi usulan di atas telah saya susun di [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|sini]]. Silakan berikan tanggapan Anda di bawah ini. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 12 November 2025 10.26 (UTC) :Tambahan: lihat pula draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri]] untuk contoh penerapan lengkapnya. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 13 November 2025 09.00 (UTC) :Memanggil beberapa kontributor aktif selama sebulan terakhir: @[[Pengguna:Fatamorganaa|Fatamorganaa]] @[[Pengguna:Ekirahardian|Ekirahardian]] @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]] @[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] @[[Pengguna:Agus Damanik|Agus Damanik]] @[[Pengguna:Muislate|Muislate]] @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]] @[[Pengguna:Chongkian|Chongkian]] @[[Pengguna:Najla Khairani Siregar|Najla Khairani Siregar]] @[[Pengguna:Nafisathallah|Nafisathallah]] @[[Pengguna:HaidirAndiNovianto|HaidirAndiNovianto]] @[[Pengguna:Ardzun|Ardzun]] @[[Pengguna:Iripseudocorus|Iripseudocorus]] @[[Pengguna:IHLubis|IHLubis]] — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 21 November 2025 01.17 (UTC) == Usulan 2025 B == @[[User:Swarabakti]]: Saya tidak setuju dengan usulan 2005 <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> dan juga tidak setuju dengan usulan 2022 <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} </pre> serta tidak setuju dengan [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1100291 Wikikamus:Model entri] yang cukup rusak sejak tahun 2011. :> Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak :> berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan :> sejak 2011: [[Wikikamus:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], :> Wiktionary:Format Kamus. Apakah Anda sudah ada di proyek ini :> pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor :> aktif yang lain. Penjelasan tata letak diumumkan pada tahun 2011 pasti tidak relevan lagi, karena jutaan templat dan modul dimasukkan dari wikikamus bahasa Inggris, elemen yang tidak ada dalam penjelasan itu. Ada lebih dari 2'000 halaman di [[:Kategori:Halaman dengan galat skrip]] oleh karena modul rusak disalin dari wikikamus bahasa Inggris. '''Pasti tata letak entri masih boleh didiskusikan.''' Penyumbang terbesar adalah [[User:OrophinBot]], yang malangnya sering menyalin isi dari KBBI yang berhak cipta. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?diff=954119&oldid=939864 wikikamus] [https://kbbi.web.id/anjing kbbi.web.id] [https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/anjing kbbi.kemdikbud.go.id -> Moda Terbatas]. Untuk "header" tingkat 2 dan tingkat saya mengusulakn solusi yang digunakan di halaman [[canonical form of partial differential equation]]: <pre> == bahasa Inggris == === Nomina === {{bakk|en|SB}} # [[bentuk kanonis persamaan diferensial parsial]] </pre> Lihat juga [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1056991 versi lama] yang sama sekali rusak. Saya tidak memiliki pendapat kuat tentang isi selain L2 dan L3. Tetapi saya juga mengusulkan penghapusan semua lebih dari 2'000 templat kode bahasa di [[:Kategori:Templat bahasa]] dan [[:Kategori:Templat kode bahasa]] sesudah dipisahkan dari halaman berguna. Omong-omong, mengapa ada halaman lema dalam kategori templat itu? [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 14 November 2025 21.01 (UTC) :@[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]]: Coba baca lagi secara lengkap usulan saya di atas, dan utamanya baca draf [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|kebijakan lengkapnya di sini]] dan draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri di sini]] (seperti yang saya tautkan di atas), serta cek [[:Kategori:Uji coba tata letak entri 2025]] apabila ada yang hendak ditanggapi. :Subjudul tingkat 2 sudah pasti akan tetap dimunculkan dengan apitan <code>==</code>, tapi nama bahasa menurut saya tetap harus dimunculkan dengan templat, untuk menghindari keragaman nama (terutama untuk bahasa-bahasa yang punya beberapa nama alternatif), ataupun bahasa yang namanya dieja menggunakan diakritik. Untuk itu saya memanfaatkan ulang {{temp|bahasa}}/{{temp|bhs}}, yang juga dapat digunakan oleh templat lain untuk memunculkan nama bahasa pada teks isi. Templat ini murni untuk tampilan, tidak lagi memiliki fungsi kategorisasi, dan perkakas atau semacamnya masih tetap dapat mengecek nama bahasa via data-name dari templat tersebut. Tentunya, apabila semua tampilan subjudul bahasa sudah dimigrasikan ke templat baru, semua templat nama bahasa yang ribuan jumlahnya akan dihapus. :Alasan saya mengusulkan (pseudo-)subjudul di bawah L2 sebagai templat adalah untuk meminimalkan tampilannya (cukup ukuran normal dan ditebalkan) agar kontennya lebih mencolok (cf. tampilan entri dewikt). Apabila tidak dengan templat, cara yang sama juga dapat dicapai dengan <code>;</code>, tapi jadinya tanpa ikon sehingga akan sulit bagi pengguna untuk langsung menemukan bagian yang dicari jika dilihat sekilas. Posisi L3 yang sebenarnya dalam usulan saya akan ditempati oleh {{temp|kepala}} (sudah diberikan tag <code><nowiki><h3></nowiki></code>, nanti akan saya lengkapi dokumentasi modulnya kalau sudah dipindahkan dari sandbox), dipisahkan menurut homonim dan diberi penomoran (yang diulang dari awal untuk setiap pelafalan); lihat penjelasan lengkap di draf kebijakan yang saya tautkan. Tampilan ini mengambil contoh kamus-kamus daring yang lazim digunakan oleh pembaca Indonesia, termasuk KBBI (meskipun kriteria pembedaan homonim kita berbeda karena berpatokan murni pada etimologi). :Halaman utama templat sebaiknya memiliki judul dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami, sehingga pengguna baru sekalipun dapat mengerti maksudnya tanpa perlu membaca dokumentasi secara lengkap. Halaman pintasan templat sebaiknya diminimalkan variasinya. :Untuk alasan transparansi fungsi tersebut pula, saya tetap mempertahankan pembedaan kelas kata sebagai templat subjudul ''di bawah'' kata kepala (bukan di atas atau di samping), setelah penjabaran informasi yang terkait identitas sebuah entri, termasuk pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. Perhatikan bahwa subjudul kelas kata yang saya usulkan tidak lagi memunculkan kata kepala utama, dan hanya memunculkan bentuk infleksi jika diperlukan saja (lihat {{sebut|nl|keuken}}). :Komunitas Wiktionary Indonesia (lintas edisi, bukan hanya penyunting idwikt saja) pada rapat bulanan terakhir juga telah membahas cara-cara yang bisa dilakukan untuk mempermudah penyuntingan bagi pengguna baru, utamanya dalam acara-acara. Salah satu opsi yang dibincangkan adalah memasang perkakas penyuntingan untuk menambahkan entri baru dan menyunting unsur dalam entri-entri yang sudah ada. Usulan tata letak di atas juga semuanya disusun berdasarkan masukan dari anggota-anggota komunitas secara kolektif, serta masukan dari pengguna awam yang menyertai rangkaian acara [[:meta:WikiTutur]] (dan kegiatan serupa lainnya) selama dua tahun terakhir. :Apabila kebijakan tata letak ini disepakati, saya rasa situs ini akan mendapatkan lonjakan pengguna aktif baru, utamanya dari anggota komunitas dan peserta acara yang diselenggarakan oleh komunitas. Selama ini, acara-acara terkait Wikikamus yang diselenggarakan di Indonesia relatif tidak memiliki kebertahanan keaktifan yang signifikan dari peserta, yang biasanya mengeluhkan tampilan dan penyuntingan yang tidak intuitif. Dengan tata letak yang baru ini, saya harap kita punya acuan yang lengkap dan jelas sehingga pengguna baru sekalipun tidak akan kebingungan untuk menyumbang. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 14 November 2025 23.37 (UTC) == Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? == Di beberapa entri, saya rasa akan sangat membantu apabila kita memasukkan gambar atau video yang memberikan visualisasi tentang entri tersebut. Bahkan, kita juga dapat memberikan "terjemahan" entri tersebut dalam Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) atau Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Apakah gambar atau video tersebut lebih baik diletakkan di bawah <code><nowiki>{{</nowiki>[[templat:kepala|kepala]]}}</code>, di bawah subjudul bahasa, atau di paling atas halaman? Izin memanggil beberapa pengurus: @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]], @[[Pengguna:Swarabakti|Swarabakti]], @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]], dll. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.05 (UTC) :@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]]: Ilustrasi selalu diletakkan di sebelah kanan, per [[WP:TLE#Unsur di tempat lain]]. Bisa pakai thumbnail manual, atau menggunakan templat macam {{temp|gambar}} (lihat contohnya di [[jèngki]]). :SIBI ''bukan'' bahasa, tapi sistem isyarat yang digunakan untuk mengalih bentuk bahasa Indonesia. Teman Tuli di Indonesia secara umum menggunakan BISINDO, yang merupakan bahasa sendiri (dengan tata bahasa dan leksikon yang berbeda dari bahasa Indonesia) sehingga wajib diletakkan di bagian Terjemahan (lihat contohnya di [[terima kasih]]) bersama dengan padanan dalam bahasa isyarat lain. :Belum ada ketentuan tentang pembuatan entri untuk bahasa-bahasa isyarat secara khusus, jadi sejauh ini cukup diletakkan video/gambarnya di bagian terjemahan saja. Sebagai perbandingan, di enwikt entri bahasa isyarat diletakkan di transkripsi gerakannya (contoh: [[en:FlatO@Mouth-PalmBack]]) dan diindeks di ruang nama khusus menurut glos bahasa Inggrisnya (mis. [[en:Sign_gloss:FOOD]]). Ini karena satu isyarat yang sama bisa punya arti berbeda di bahasa isyarat berbeda, dan satu glos bahasa Inggris yang sama bisa punya terjemahan isyarat berbeda-beda dalam satu bahasa. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.22 (UTC) 1her9qfnbqu25dhms4q48dzte6pgjwy 1462330 1462329 2026-06-29T07:23:02Z Swarabakti 18192 /* Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? */ 1462330 wikitext text/x-wiki __TOC__ == Usulan Tata Letak (2005) == Saya mengusulkan tata letak yang sdkt berbeda: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> Tampilannya seperti ini: ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #arti ---- Untuk kata turunan, misalnya entri [[copet]]: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#('''kata dasar''') arti</nowiki> <nowiki>#('''kata turunan''') arti</nowiki> </pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #('''copet''') arti #('''pencopet''') orang yang melakukan tindakan copet [[Pengguna:Hayabusa future|Hayabusa future]] 07:34, 12 November 2005 (UTC) :Saya sih ikut saja sementara, mungkin kalau ada perbaikan bisa dilakukan belakangan, mesti cari referensinya dulu nih, kamus EYD [[Image:Wink.png]] --[[Pengguna:Borgx|Borgx]] 08:05, 12 November 2005 (UTC) == Usulan Tata Letak (2022) == Penentuan tata letak entri sangat diperlukan untuk standarisasi entri dan kemudahan pemeliharaan. Karena belum ada kesepakatan mengenai tata letak entri, berikut saya usulkan 2 bentuk tata letak untuk entri di Wikikamus. Untuk tata letak dasar, saya mengusulkan seperti tata letak entri [[dija]], yaitu: <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat #*: Terjemahan contoh kalimat (bila ada) ====Rujukan==== </pre> Tata letak seperti ini bisa juga diterapkan untuk bahasa-bahasa daerah yang sudah memiliki kamus. Sementara secara lengkap saya mencoba mengembangkan tata letak yang biasa digunakan di WT-ID, namun dengan sedikit gubahan untuk urutannya: <pre> ==bahasa Indonesia== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== * Transkripsi (IPA atau lainnya) * Berkas audio (bila ada) {{-nom-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat # Definisi 2 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== {{-verb-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== ---- (Garis pemisah entri bahasa) ==bahasa Tagalog== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== {{-nom-|tl}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) # Definisi 2 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) {{-drv-}} {{-syn-}} (bila ada) {{-ant-}} (bila ada) ====Referensi==== </pre> Untuk tingkatan judul untuk subbagian etimologi perlu tidak menggunakan templat [[Templat:-etym-|(-etym-)]] lagi untuk memperjelas etimon dari kata-kata yang homofon namun berbeda makna, agar tidak membingungkan seperti pada entri [[kahar]]. Templat seperti [[Templat:KBBI-footer|(KBBI-footer)]] dan [[Templat:Pusba:KBBI|(Pusba:KBBI)]] perlu ditinggalkan karena sangat mengganggu, baik secara visual juga menyebabkan kejadian vandal halaman pembicaraan kerap terjadi. Untuk tata letak dari entri berbahasa lain mungkin dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing bahasa, lebih baik dibuat semacam panduan entri seperti [[en:Wiktionary:About Indonesian#Lemma entries|panduan entri bahasa Indonesia]] di WT-EN. Sekian usulan dari saya. Salam. [[Pengguna:Mbee-wiki|Mbee-wiki]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mbee-wiki|bicara]]) 22 Agustus 2022 14.33 (UTC) :Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan sejak 2011: [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], [[Wiktionary:Format Kamus]]. Apakah Anda sudah ada di proyek ini pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor aktif yang lain. Semua perubahan sudah diajukan melalui Warung Kopi dan tidak ada penolakan. Mengajukan perubahan boleh-boleh saja, tapi tetap harus memperhatikan sejarah dan alasan format yang lama. :;Etimologi :Kamus-kamus bahasa Indonesia sangat miskin etimologi. Tidak bisa mengharapkan setiap lema diawali oleh etimologi seperti Wikipedia bahasa Inggris. Karena tidak semua bahasa bisa diidentifikasi dengan etimologi, maka usulan format seperti WTEN tidak dapat dijalankan di sini. :Contoh homofon jauh lebih sedikit dibanding yang bukan homofon, dan dapat dengan mudah diatasi dengan memberi pernyataan di awal etimologi. Sama sekali bukan suatu masalah. :Secara penggunaan kamus, ketika seseorang membuka kamus, yang diharapkan pertama kali (paling atas/paling depan) adalah arti/makna/definisi, bukan etimologi. Etimologi adalah informasi tambahan (bonus), yang tidak harus ada, dan tidak seharusnya diletakkan di bagian atas/sebelum definisi. Tata letak di en.wikt bukan tata letak yang '''natural''' di dalam sebuah kamus. Selain itu informasi etimologi dari bahasa-bahasa tua / proto-bahasa penuh dengan jargon dan karakter yang asing bagi pembaca awam dan cukup ''put-off'' (membuat risih) orang yang membaca. Saya pribadi menghindari menaruh etimologi yang tidak perlu, kecuali di lema-lema yang memang etimologinya menarik. :;Templatisasi :Semua header level 2 dan 3 menggunakan templat, supaya mempermudah pelacakan lema apa saja yang memiliki header tersebut. Header level 2 dan 3 tanpa templat tidak digunakan lagi di semua lema. :;Footer :KBBI-footer dan Pusba:KBBI dibuat karena puluhan ribu lema yang ditambahkan berasal dari KBBI Pusba, sementara ada 12 ribu lebih lema bahasa Inggris bersumber dari Glosarium Pusba {[[Templat:GPB]]), dan bisa jadi di masa depan ada batch lema yang berasal dari satu sumber, akan dibuatkan masing-masing templat berdasarkan sumbernya. Idealnya sumber dicantumkan setelah definisi, karena bisa jadi ada tambahan definisi baru dari penyunting Wiktionary, atau ketika suatu definisi telah disunting, sehingga berbeda dari definisi KBBI Pusba, maka sumber yang menyatakan definisinya dari KBBI Pusba bisa dihilangkan. Idealnya. Tapi pada waktu itu tidak terpikirkan, dan kesulitan teknisnya lebih tinggi, sehingga hanya mencontoh dari yang sudah ada (12 ribu lema dari GPB). Kesemuanya merupakan seri dari [[:Kategori:Templat referensi bahasa Indonesia|templat-templat referensi]]. :Bedanya dengan KBBI-footer, templat ini dibuat memang tidak mencontoh templat lain, alias kreasi baru. Fungsinya adalah untuk menambah footer yang standar untuk semua lema bahasa Indonesia (lema bahasa lain tidak ada yang menggunakan footer). Sedangkan konten footer itu sendiri bisa dibahas lebih lanjut. Konten footer saat ini sudah didokumentasikan secara jelas di templat tersebut. Silakan lihat perubahan revisi dari templat tersebut untuk memahami sejarahnya. :* Footer awalnya berisi 3 pranala "lihat pula" yang berguna untuk mencari lema yang berhubungan (yang isinya mengandung lema tersebut, yang judulnya mengandung lema tersebut, dan pranala balik lema tersebut). Hal ini bukan inovasi baru, melainkan diadaptasi dari halaman disambiguasi di Wikipedia. Pranala balik terutama berfungsi untuk mencari lema asing yang memiliki arti yang sama. :* Fitur yang utama di KBBI-footer adalah pada waktu itu (2009-dst), [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#KBBI|situs KBBI sangatlah jelek]] dan tidak dapat dibuat pranala referensi secara otomatis, sehingga diperlukan pranala referensi pihak ketiga. Dalam perkembangannya, kini KBBI sudah bisa dibuat pranalanya. Namun KBBI versi 5 memiliki banyak perubahan dibanding versi 3 dan masing-masing situs memiliki fitur-fitur khas yang membantu pembaca yang ingin mencari rujukan yang lebih lengkap. Dalam perkembangannya, adanya footer yang tersentralisasi sangat memudahkan untuk mengubah 1x dan puluhan ribu halaman otomatis referensinya diperbarui, karena seperti yang sudah kita ketahui, situs KBBI sangat sering berganti-ganti nama. Bandingkan apabila referensi ditaruh secara manual di masing-masing lema, bisa gila yang memperbaruinya setiap 2 tahun sekali! :* Dalam perkembangannya, referensi ke situs KBBI dikembangkan dengan referensi ke tesaurus, terjemahan otomatis, glosarium, korpora, penggunaan di Wikipedia dan Wikisource, serta ilustrasi dari lema tersebut (apabila memungkinkan). Saya pribadi sering kali terbantu dengan alat-alat tambahan ini, entah mengapa Anda membencinya. :* Fitur "[https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=Templat:KBBI-footer&direction=next&oldid=618087 Diskusikan lema ini]", <s>saya lupa dari mana saya mengadopsinya</s> diadopsi dari Wikipos/Wikizine (atau semacamnya), bukan ciptaan saya sendiri<!--, kemungkinan dari salah satu situs wiki WMF-->. Adapun tujuannya justru adalah untuk mempermudah pembaca untuk menambahi informasi tanpa harus terbebani dengan format, mendaftar, dsb. Saya sebagai pengurus yang 10 tahun lebih fitur ini ada tidak merasa terbebani dengan vandal, kok malah Anda yang terbebani? Apakah Anda pernah sekali pun memberi tag "hapus" untuk suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan? Saya cek tidak ada. Lalu Anda punya kepentingan apa dengan vandalisme/suntingan uji coba yang tidak terkait dengan Anda? Apakah Anda tidak sadar bahwa ini wiki dan semua orang bisa menyunting, dan vandalisme/suntingan uji coba bisa terjadi di ruang nama apa pun juga? Apakah Anda punya data bahwa vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan jauh lebih banyak/lebih disruptif daripada vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama utama? Jangan mengada-ada. Lihat dulu [https://id.wiktionary.org/wiki/Istimewa:Daftar_halaman?from=&to=&namespace=1 Semua halaman pembicaraan] dan berapa banyak yang berupa masukan yang positif dan konstruktif. Menghapus halaman uji coba itu sangat mudah kok, dan saya serta pengurus yang lain sering melakukannya tanpa pamrih, kok Anda yang sewot? Halaman pembicaraan yang kosong tidak ada manfaatnya (saya baca di proyek-proyek kecil, fitur halaman pembicaraan merupakan fitur gagal, dan tulisan di halaman pembicaraan hampir tidak pernah dibaca), dan mayoritas pembaca sama sekali tidak menyadari distingsi antara ruang nama utama dan pembicaraan, oleh karena itulah kedua ruang nama itu "disatukan" melalui templat footer tersebut, sehingga apa pun yang ditulis di halaman pembicaraan, otomatis muncul di halaman lema. Menurutku itu suatu tambahan yang sangat berguna. :* Pada perkembangannya dibedakanlah/dipecah antara KBBI-footer dengan footer biasa. Bedanya adalah KBBI-footer selalu bersama Pusba:KBBI, karena lema tersebut bersumber dari KBBI, sementara [[Templat:footer]] digunakan pada lema Indonesia yang bukan bersumber dari KBBI. Selain cara ini, saat ini tidak ada cara membedakan antara keduanya. :Selain dari poin-poin di atas, saya setuju dengan tambahan di format kamus saat ini: :* penambahan audio :* sinonim dan antonim, saya mulai meninggalkan <nowiki>{{-syn-}} dan {{-ant-}}</nowiki> dan mulai beralih seperti di contoh [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=bokap&action=edit&oldid=984935 lema ini], karena bisa mencakup sinonim, antonim, hipernim, hiponim, dll. dalam satu baris, tepat di bawah definisi. :* sehubungan dengan poin sebelumnya, informasi etimologi pun menurut saya bisa diletakkan tepat di bawah definisi, karena seperti yang sudah saya sampaikan, jumlah lema bahasa Indonesia (maupun bahasa daerah) yang diketahui etimologinya sangatlah sedikit dibanding keseluruhan lema, sehingga tidak perlu ada subbagian khusus etimologi, melainkan hal tersebut berupa "informasi tambahan" yang diletakkan di bawah definisi. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=kahar&diff=986964&oldid=956713 kahar] :Dan poin-poin ini bisa dibahas lebih lanjut: :* "Catatan penggunaan": dibanding jumlah lema secara keseluruhan, lema yang membutuhkan catatan penggunaan sangatlah sedikit, sehingga tidak perlu diharuskan ada :* contoh kalimat, antara diletakkan setelah definisi dengan dicetak miring dan diberi "br", sebagaimana di KBBI, atau di baris baru dengan indentasi, sebagaimana di WTEN :* format yang berbeda untuk selain bahasa Indonesia ataupun bahasa daerah Indonesia: silakan dibahas lebih lanjut, karena memang kamus ekabahasa dan kamus dwibahasa tidak akan sama formatnya. :* etimologi, sinonim, antonim dipindahkan ke bawah masing-masing definisi, tidak lagi disejajarkan dengan frasa dan turunan :Kemudian saya tidak setuju dengan poin-poin ini: :* garis pembatas antara bahasa: ngapain?? :* hampir tidak ada spasi kosong antara baris: sangat buruk dan membuat menyunting tidak nyaman :* pelafalan IPA di baris tersendiri. Langsung saja di baris lema kepala. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=apel&oldid=986967 apel] :* rujukan/referensi, pada umumnya adalah Pusba:KBBI, maka dari itu ada footer. Untuk rujukan referensi tambahan, silakan ditambahkan, tapi tidak berarti semua lema wajib memiliki rujukan, karena Wiktionary bukan Wikipedia. :<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|&#x2712;]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 29 Agustus 2022 18.54 (UTC) :: > Transkripsi (IPA atau lainnya) :: FYI: transkripsi <> pelafalan :: Usulan saya: ::* IPA merupakan satu-satu sistem pelafalan yang digunakan di wiki ini ::* pelafalan IPA di baris tersendiri, di dekat dan di atas berkas audio seperti [https://eo.wiktionary.org/wiki/perang di wikikamus bahasa Esperanto] ::* transkripsi di baris lema kepala (untuk abjad non-Latin) :: > ====Catatan penggunaan==== { {-drv-} } { {-syn-} } { {-ant-} } :: Usulan saya: ::* Lebih baik sino dan anto di bawah makna seperti [https://sv.wiktionary.org/wiki/resa#Verb di wikikamus bahasa Swedia] :: [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 29 Agustus 2022 20.38 (UTC) == Usulan (2025) == Sebagai tindak lanjut dari pesan sebelumnya mengenai Komunitas Wiktionary Indonesia di [[Wikikamus:Warung Kopi]], berikut ini saya sampaikan usulan perombakan kebijakan tata letak di Wikikamus bahasa Indonesia, berdasarkan hasil diskusi awal dengan beberapa teman-teman komunitas, serta rujukan-rujukan akademis mengenai penyusunan kamus. Pertimbangan adopsi format baru akan diberikan, diikuti dengan jabaran usulan, sebelum lanjut ke pembahasan teknis. Istilah-istilah penting akan saya berikan definisi spesifik pada daftar istilah di bagian akhir usulan, sebelum daftar pustaka. ===Pertimbangan=== Mengapa mengadopsi format tata letak yang baru? Setidaknya ada beberapa permasalahan yang menjadi dasar pertimbangan untuk perombakan kebijakan ini: * Masalah pampangan nama bahasa. ** Saat ini, nama bahasa ditampilkan menggunakan templat tersendiri untuk setiap bahasa (biasanya dengan format kode bahasa atau nama bahasa), yang menjadikan beragam templat penting tidak dapat dibuatkan pintasan singkatnya (seperti misalnya {{temp|lb}} untuk {{temp|label}}). ** Tampilan nama bahasa yang dipranalakan pada subjudul tingkat 2 juga bermasalah. Selain kapitalisasinya yang kurang sesuai untuk subjudul (semestinya diawali dengan huruf kapital), tampilan ini juga tidak ramah bagi pengguna seluler (yang seringkali tidak sengaja mengeklik pranalanya ketika hendak membentangkan isi subjudul). ** [[#entri|Entri]] terpisah untuk setiap nama bahasa juga tidak memenuhi [[Wikikamus:Kelayakan entri|kelayakan]] dan wajib dihapus, karena tidak memiliki makna khusus selain daripada gabungan makna unsur-unsurnya. * Masalah pampangan [[#kata kepala|kata kepala]]. ** Saat ini, kata kepala ditampilkan di bawah [[#kelas kata|kelas kata]] (seperti di enwikt), sehingga otomatis diulang pada awal setiap subjudul kelas kata. ** Pengulangan ini tampaknya lewah (redundan), karena tidak ada informasi baru yang diberikan oleh kata kepala di tiap kelas kata (kecuali sebagai patokan untuk bentuk infleksi bagi bahasa yang memilikinya). ** Tampilan kata kepala yang hanya berupa teks ukuran normal dengan cetakan tebal juga kurang mencolok, apalagi bagi pembaca kamus daring lain yang biasanya menampilkan kata kepala dengan ukuran besar di atas semua unsur penjabaran entri (seperti KBBI). * Masalah [[#homograf|homograf]] dan [[#homonim|homonim]]. ** Saat ini, tidak ada pembedaan baku untuk homograf (pasangan [[#istilah|istilah]] sama tulisan) yang berbeda pelafalan dan homonim (pasangan istilah sama tulisan dan sama bunyi) yang berbeda etimologi. ** Pelafalan tidak selalu diberikan panduannya, sementara perbedaan makna seringkali dipukul rata sebagai [[#polisem|polisem]] (pasangan istilah sama tulisan, sama bunyi, dan sama akar) dan diurutkan dalam daftar yang sama. ** Peletakan kata kepala di bawah kelas kata memperparah hal ini, karena makna homonim dengan kelas kata yang sama dapat dicampurkan di bawah satu kata kepala, sementara makna polisem dengan kelas kata berbeda dipisahkan, kontras dengan susunan kamus pada umumnya. ** Sebagai perbandingan, di enwikt, kelas kata dan daftar definisi polisem dapat dijadikan anak dari subjudul etimologi dengan penomoran untuk membedakan homonim, yang kemudian dapat pula dijadikan anak dari subjudul pelafalan dengan penomoran untuk membedakan homograf. Hanya saja, karena kata kepalanya muncul jauh di bawah kelas kata, pembedaan homonim dan homograf dengan cara ini dapat membingungkan bagi yang tidak terbiasa. * Masalah urutan unsur-unsur entri. ** Saat ini, seluruh unsur entri kecuali kelas kata biasanya diurutkan sebagai subjudul setelah daftar definisi polisem, bahkan terkadang dicantumkan langsung di bawah setiap baris (misalnya dengan penggunaan templat {{temp|etym}}). Urutan ini tidak lazim digunakan oleh kamus tradisional, terutama untuk unsur-unsur yang sifatnya berlaku umum bagi seluruh polisem atau bahkan homonim, seperti variasi, etimologi, dan pelafalan. * Masalah fitur tambahan. ** Saat ini, hampir seluruh entri bahasa Indonesia memiliki fitur-fitur tambahan seperti tampilan galeri otomatis, pencarian di situs dan proyek lain, hingga kolom diskusi, yang tidak memberikan informasi leksikografis tambahan secara langsung pada entri. Meski begitu, tampilannya seringkali memakan tempat lebih banyak daripada entrinya sendiri. ===Usulan=== ; Terkait pembagian unsur halaman * Setiap halaman yang berisi entri di Wikikamus adalah '''halaman entri''', baik itu terletak di ruang nama utama (untuk bahasa alami dan Esperanto) ataupun Lampiran (untuk bahasa buatan lain dan rekonstruksi bahasa purba). * Setiap halaman entri dapat memiliki satu atau lebih subjudul bahasa. * Setiap subjudul bahasa dapat dibagi menjadi dua bagian: bagian konten dan bagian lampiran. ** Bagian konten terdiri atas entri atau entri-entri dari bahasa tersebut. ** Bagian lampiran berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terkait dengan entri spesifik, seperti rujukan, bacaan lanjutan, atau informasi tambahan lainnya. * Setiap entri dapat dibagi menjadi tiga bagian: kepala entri, badan entri, dan kaki entri. ** Kepala entri berisikan informasi yang berlaku bagi seluruh isi entri, seperti kata kepala, pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. ** Badan entri berisikan informasi utama sebuah entri, yang mencakup kelas kata beserta definisi, sinonim, contoh kalimat, kutipan, catatan pemakaian, dan istilah turunan. ** Kaki entri berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terikat dengan definisi spesifik, seperti keturunan, terjemahan, dan lihat pula. ** Terkadang pula, ada konten yang dimunculkan di pinggir kanan entri. Bagian ini sebaiknya hanya digunakan untuk ilustrasi gambar dan informasi tambahan lainnya, dan ''tidak'' digunakan untuk informasi leksikografis seperti bentuk infleksi, yang semestinya diletakkan di badan entri. ; Terkait susunan dan konten setiap unsur * Nama bahasa dimunculkan dengan kapitalisasi pada subjudul dan awal butir dalam daftar (misalnya, pada bagian Keturunan dan Terjemahan), tetapi tidak dikapitalisasi pada teks isi. * Letakkan kata kepala dengan tampilan mencolok pada bagian kepala entri, sebelum semua unsur. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homonim, yakni entri yang sama tulisan dan sama bunyi tapi memiliki akar berlainan, pisahkan setiap homonim dengan kata kepala bernomor. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homograf, yakni kelompok homonim yang sama tulisan tapi berbeda bunyi, pisahkan dengan mengulang penomoran homonim di setiap kelompok. * Letakkan pemenggalan dan pelafalan (transkripsi IPA dan audio) dalam satu baris tanpa subjudul terpisah. Letakkan pelafalan hanya pada kepala entri homonim pertama dari setiap kelompok homograf, karena homonim dalam satu kelompok sudah pasti berbagi pelafalan yang sama. * Letakkan ragam bentuk di bagian kepala entri, setelah baris pemenggalan dan pelafalan, tetapi sebelum etimologi. Apabila ragam bentuk tersebut berlaku untuk lebih dari satu entri, letakkan ragam bentuk tersebut di paling awal subjudul bahasa, sebelum semua entri. * Letakkan etimologi di bagian kepala entri, tepat sebelum badan entri. * Pisahkan badan entri berdasarkan kelas kata, lalu buat daftar definisi polisem di bawahnya, mengikuti urutan kelaziman. * Letakkan sinonim, contoh kalimat, dan kutipan langsung di bawah baris definisi yang terkait. * Letakkan catatan pemakaian dan istilah turunan di bawah setiap kelas kata, setelah daftar definisi polisem. * Letakkan keturunan, terjemahan, dan lihat pula di bagian kaki entri, setelah semua bagian badan entri selesai dijabarkan. * Letakkan rujukan di bagian lampiran, dan gunakan utamanya untuk memuat daftar sitiran dari informasi yang diberikan tag rujukan. * Letakkan bacaan lanjutan setelah rujukan, untuk memasukkan sumber lain yang dapat menjadi pelengkap atau pembanding (bukan rujukan bagi informasi yang disebutkan di entri). * Buang seluruh fitur tambahan yang tidak langsung berkaitan dengan fungsi perkamusan. Jikapun ingin dipertahankan, fitur-fitur ini wajib dipisahkan sebagai perkakas (''gadget'') JS tersendiri, sehingga pengguna dapat memilih sendiri fitur mana saja yang hendak diterapkan. ; Tidak langsung terkait dengan tata letak * Tukar '''kata''', '''frasa''', '''[[#lema|lema]]''' dengan '''istilah''', '''entri''', '''lema''', '''[[#sublema|sublema]]''' ** Buang semua templat subjudul dan kategori yang mengandung "kata" dan "frasa", karena tidak memberikan informasi tambahan apapun selain dari adanya spasi ortografis di kata kepala. Keberadaan spasi ortografis cukup ditandai dengan satu kategori tambahan di setiap bahasa, dengan format semacam "xxx:Rangkaian kata" (''multiword terms'' di enwikt). ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "istilah" apabila merujuk pada bentuk yang dijadikan kata kepala. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "entri" apabila merujuk pada kata kepala dan keseluruhan penjabarannya. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "lema" apabila merujuk pada istilah yang dijadikan acuan penjabaran definisi utama bagi beragam bentuk, dan dengan "sublema" apabila merujuk pada istilah yang hanya merupakan bentuk infleksi/turunan dsb. Penentuan lema dan sublema dapat berbeda-beda tergantung bahasa; sebagian bahasa mungkin hanya memiliki lema tanpa sublema. Kategori "xxx:Lema" dan "xxx:Sublema" langsung menginduk pada kategori "Bahasa X" yang menjadi akar bagi semua kategori terkait bahasa tersebut. * Tukar '''variasi''' → '''ragam bentuk''' (''alternative form''); gunakan istilah "variasi" untuk ragam bentuk lintas bahasa, yang biasanya diletakkan sebelum subjudul bahasa pertama. * Tukar '''referensi''' → '''rujukan''' * Jadikan judul dalam bahasa Indonesia sebagai halaman utama bagi semua templat penting, dan jadikan sisanya sebagai pintasan menuju templat tersebut. Mis. {{temp|head}} → {{temp|kepala}}, {{temp|-drv-}} → {{temp|-turunan-}}, {{temp|ux}} → {{temp|contoh}} dst. ===Teknis=== Mengadopsi tata letak unsur yang benar-benar baru tentunya akan berisiko tinggi. Sejauh ini, saya belum berani mengotak-atik templat dan modul yang sudah ada. Apabila usulan ini diadopsi, perubahan minimal dapat dilakukan dengan menggunakan templat-templat baru untuk menggantikan yang lama (apabila memungkinkan). Templat lama dapat dijadikan pintasan atau dihapus jika tidak digunakan lagi setelah transisi ke tata letak baru. Beberapa akomodasi yang diperlukan dari segi teknis: * Templat {{temp|bahasa}} (dengan pintasan {{temp|bhs}}) dapat digunakan untuk memunculkan semua nama bahasa sebagai "Bahasa X" (huruf awal kapital) secara default, atau sebagai "bahasa X" (huruf awal bukan kapital) via <code>nocap=1</code> ketika digunakan pada teks isi. * Templat subjudul selain kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-subjudul-}}</nowiki></code>, tetapi sebaiknya tidak mencakup fungsi apapun kecuali untuk menampilkan subjudul secara visual dan menambahkan patokan (''anchor'') untuk pranala dari tempat lain, jika kode bahasa dipertahankan. Menempatkan semua fungsi utama pada teks isi alih-alih subjudul membantu memperjelas bagian mana yang perlu disunting oleh pengguna ketika ada yang perlu ditambahkan atau diperbaiki. Untuk menghemat tempat dan membuat konten lebih mencolok, tampilan subjudul sebaiknya cukup berupa teks normal yang ditebalkan (cf. format subjudul di [[:de:abang|dewikt]]), mungkin dengan tambahan ikon di sebelah kiri. * Templat {{temp|kepala}} (pengganti {{temp|head}}) dapat digunakan untuk menampilkan kata kepala di bagian awal entri, termasuk (jika ada) nomor homonim, ragam bentuk aksara (dengan pranala), ragam romanisasi (tanpa pranala), serta interwiki ke edisi bahasa dari entri tersebut. Istilah dengan spasi ortografis di dalamnya akan mendapatkan kategori tambahan otomatis untuk rangkaian kata. * Templat kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-kelas kata-|kode bahasa}}</nowiki></code>, tetapi tidak lagi memerlukan {{temp|head}} karena kata kepala sudah diletakkan di atasnya. Adapun penjabaran golongan nomina dan bentuk infleksi dapat tetap dimunculkan di bawah templat kelas kata untuk bahasa-bahasa yang memerlukannya. * Modifikasi pada [[MediaWiki:Common.js]] dapat dilakukan untuk menyembunyikan secara default unsur-unsur berikut ini (lihat contohnya pada tampilan komputer di entri bewwikt untuk [[:bew:abang|''abang'']]): ** Sinonim, contoh kalimat, dan kutipan setelah definisi dengan tuas (''toggle'') pembentang yang dicantumkan pada baris definisi di atasnya seperti di enwikt. ** Tabel (untuk infleksi, deklinasi, atau konjugasi) dan kotak (untuk terjemahan) pada bagian entri, dengan keseluruhan kop sebagai tombol pembentang seperti di enwikt. ** Rincian di bagian kepala entri (baris pelafalan tambahan, ragam bentuk, etimologi, dsb.) dengan baris kata kepala sebagai tombol pembentang. ** Rincian di bagian lampiran (rujukan dan bacaan lanjutan), dengan tuas pembentang yang dicantumkan di akhir bagian subjudul bahasa. ===Daftar istilah=== ;{{anchor|entri}}entri (''entry'') : Kata kepala beserta semua unsur penjabarannya secara keseluruhan. ;{{anchor|homograf}}homograf (''homograph'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, tapi belum tentu sama lafal. Pada kamus cetak, istilah homograf biasanya dibedakan dengan menambahkan keterangan pelafalan setelah kata kepala. ;{{anchor|homonim}}homonim (''homonym'') : Pasangan istilah yang sama ejaan dan sama lafal, tapi berbeda asal. Pada kamus kiwari manapun, baik itu daring ataupun cetak, homonim hampir tidak pernah disatukan dalam satu entri. Pemisahan ini tidak perlu menunggu kajian etimologi; pekamus dapat saja memutuskan untuk memisahkan kelompok makna tertentu yang terlalu berbeda sebagai homonim dengan etimologi yang belum diketahui. Apabila terdapat beberapa entri homonim, setiap entri biasanya diberikan penomoran dengan tika atas sebelum kata kepala. Penomoran ini diulang dari awal untuk setiap pelafalan yang berbeda. Mesti dibedakan dari polisem. ;{{anchor|istilah}}istilah (''term'') : Segala bentuk ungkapan yang dapat diberikan definisi khusus; dalam hal ini mencakup kata dasar, kata turunan, gabungan kata, idiom, dlsb. ;{{anchor|kata kepala}}kata kepala (''headword'') : Istilah yang menempati posisi utama, yakni bagian paling awal dari sebuah entri. Pada kamus cetak, letaknya biasanya di paling kiri (atau paling kanan jika arah penulisannya kanan ke kiri), sedangkan pada kamus daring, letaknya biasanya di paling atas. ;{{anchor|kelas kata}}kelas kata (''part of speech'') : Penggolongan istilah menurut ciri morfologis dan sintaktisnya. Pada Wikikamus, kelas kata menjadi subjudul di bawah setiap entri dan induk dari definisi polisem, dan juga mencakup golongan selain kelas kata sejati yang menempati posisi serupa. ;{{anchor|lema|sublema}}lema (''lemma'') : Istilah yang menjadi acuan utama dari bentuk turunan dan/atau infleksi. Pada kamus cetak, lema biasanya diletakkan menjorok ke kiri dengan penebalan, sementara sublema biasanya hanya ditebalkan dalam penjabaran tanpa membuat baris baru. Kriteria pembedaan lema dan sublema bergantung pada konvensi perkamusan untuk setiap bahasa. Terdapat pula bentuk nonlema, seperti infleksi reguler yang biasanya tidak dimasukkan sebagai lema maupun sublema pada kamus. ; {{anchor|polisem}}polisem (''polyseme'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, sama lafal, dan sama asal, tetapi berbeda makna akibat pergeseran dan perluasan alami. Umumnya disatukan sebagai daftar definisi di dalam satu entri yang sama. Mesti dibedakan dari homonim. ===Daftar pustaka=== * Atkins, S., Rundel, M. (2008). The Oxford guide to practical lexicography. Oxford: Oxford University Press * Jackson, H. (2002). Lexicography: An introduction. London dan New York: Routledge. * Lauder, A. F. (2010). Data for lexicography: The central role of the corpus. Wacana 12 (2): 219—242. * Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (2019). Petunjuk teknis penyusunan kamus ekabahasa. Jakarta: Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. * Sunaryo, A., Patoni, A., Basiroh, U. (1990). Pedoman penyusunan kamus dwibahasa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ===Tanggapan=== Draf kebijakan lengkap untuk mengakomodasi usulan di atas telah saya susun di [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|sini]]. Silakan berikan tanggapan Anda di bawah ini. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 12 November 2025 10.26 (UTC) :Tambahan: lihat pula draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri]] untuk contoh penerapan lengkapnya. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 13 November 2025 09.00 (UTC) :Memanggil beberapa kontributor aktif selama sebulan terakhir: @[[Pengguna:Fatamorganaa|Fatamorganaa]] @[[Pengguna:Ekirahardian|Ekirahardian]] @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]] @[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] @[[Pengguna:Agus Damanik|Agus Damanik]] @[[Pengguna:Muislate|Muislate]] @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]] @[[Pengguna:Chongkian|Chongkian]] @[[Pengguna:Najla Khairani Siregar|Najla Khairani Siregar]] @[[Pengguna:Nafisathallah|Nafisathallah]] @[[Pengguna:HaidirAndiNovianto|HaidirAndiNovianto]] @[[Pengguna:Ardzun|Ardzun]] @[[Pengguna:Iripseudocorus|Iripseudocorus]] @[[Pengguna:IHLubis|IHLubis]] — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 21 November 2025 01.17 (UTC) == Usulan 2025 B == @[[User:Swarabakti]]: Saya tidak setuju dengan usulan 2005 <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> dan juga tidak setuju dengan usulan 2022 <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} </pre> serta tidak setuju dengan [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1100291 Wikikamus:Model entri] yang cukup rusak sejak tahun 2011. :> Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak :> berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan :> sejak 2011: [[Wikikamus:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], :> Wiktionary:Format Kamus. Apakah Anda sudah ada di proyek ini :> pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor :> aktif yang lain. Penjelasan tata letak diumumkan pada tahun 2011 pasti tidak relevan lagi, karena jutaan templat dan modul dimasukkan dari wikikamus bahasa Inggris, elemen yang tidak ada dalam penjelasan itu. Ada lebih dari 2'000 halaman di [[:Kategori:Halaman dengan galat skrip]] oleh karena modul rusak disalin dari wikikamus bahasa Inggris. '''Pasti tata letak entri masih boleh didiskusikan.''' Penyumbang terbesar adalah [[User:OrophinBot]], yang malangnya sering menyalin isi dari KBBI yang berhak cipta. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?diff=954119&oldid=939864 wikikamus] [https://kbbi.web.id/anjing kbbi.web.id] [https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/anjing kbbi.kemdikbud.go.id -> Moda Terbatas]. Untuk "header" tingkat 2 dan tingkat saya mengusulakn solusi yang digunakan di halaman [[canonical form of partial differential equation]]: <pre> == bahasa Inggris == === Nomina === {{bakk|en|SB}} # [[bentuk kanonis persamaan diferensial parsial]] </pre> Lihat juga [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1056991 versi lama] yang sama sekali rusak. Saya tidak memiliki pendapat kuat tentang isi selain L2 dan L3. Tetapi saya juga mengusulkan penghapusan semua lebih dari 2'000 templat kode bahasa di [[:Kategori:Templat bahasa]] dan [[:Kategori:Templat kode bahasa]] sesudah dipisahkan dari halaman berguna. Omong-omong, mengapa ada halaman lema dalam kategori templat itu? [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 14 November 2025 21.01 (UTC) :@[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]]: Coba baca lagi secara lengkap usulan saya di atas, dan utamanya baca draf [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|kebijakan lengkapnya di sini]] dan draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri di sini]] (seperti yang saya tautkan di atas), serta cek [[:Kategori:Uji coba tata letak entri 2025]] apabila ada yang hendak ditanggapi. :Subjudul tingkat 2 sudah pasti akan tetap dimunculkan dengan apitan <code>==</code>, tapi nama bahasa menurut saya tetap harus dimunculkan dengan templat, untuk menghindari keragaman nama (terutama untuk bahasa-bahasa yang punya beberapa nama alternatif), ataupun bahasa yang namanya dieja menggunakan diakritik. Untuk itu saya memanfaatkan ulang {{temp|bahasa}}/{{temp|bhs}}, yang juga dapat digunakan oleh templat lain untuk memunculkan nama bahasa pada teks isi. Templat ini murni untuk tampilan, tidak lagi memiliki fungsi kategorisasi, dan perkakas atau semacamnya masih tetap dapat mengecek nama bahasa via data-name dari templat tersebut. Tentunya, apabila semua tampilan subjudul bahasa sudah dimigrasikan ke templat baru, semua templat nama bahasa yang ribuan jumlahnya akan dihapus. :Alasan saya mengusulkan (pseudo-)subjudul di bawah L2 sebagai templat adalah untuk meminimalkan tampilannya (cukup ukuran normal dan ditebalkan) agar kontennya lebih mencolok (cf. tampilan entri dewikt). Apabila tidak dengan templat, cara yang sama juga dapat dicapai dengan <code>;</code>, tapi jadinya tanpa ikon sehingga akan sulit bagi pengguna untuk langsung menemukan bagian yang dicari jika dilihat sekilas. Posisi L3 yang sebenarnya dalam usulan saya akan ditempati oleh {{temp|kepala}} (sudah diberikan tag <code><nowiki><h3></nowiki></code>, nanti akan saya lengkapi dokumentasi modulnya kalau sudah dipindahkan dari sandbox), dipisahkan menurut homonim dan diberi penomoran (yang diulang dari awal untuk setiap pelafalan); lihat penjelasan lengkap di draf kebijakan yang saya tautkan. Tampilan ini mengambil contoh kamus-kamus daring yang lazim digunakan oleh pembaca Indonesia, termasuk KBBI (meskipun kriteria pembedaan homonim kita berbeda karena berpatokan murni pada etimologi). :Halaman utama templat sebaiknya memiliki judul dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami, sehingga pengguna baru sekalipun dapat mengerti maksudnya tanpa perlu membaca dokumentasi secara lengkap. Halaman pintasan templat sebaiknya diminimalkan variasinya. :Untuk alasan transparansi fungsi tersebut pula, saya tetap mempertahankan pembedaan kelas kata sebagai templat subjudul ''di bawah'' kata kepala (bukan di atas atau di samping), setelah penjabaran informasi yang terkait identitas sebuah entri, termasuk pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. Perhatikan bahwa subjudul kelas kata yang saya usulkan tidak lagi memunculkan kata kepala utama, dan hanya memunculkan bentuk infleksi jika diperlukan saja (lihat {{sebut|nl|keuken}}). :Komunitas Wiktionary Indonesia (lintas edisi, bukan hanya penyunting idwikt saja) pada rapat bulanan terakhir juga telah membahas cara-cara yang bisa dilakukan untuk mempermudah penyuntingan bagi pengguna baru, utamanya dalam acara-acara. Salah satu opsi yang dibincangkan adalah memasang perkakas penyuntingan untuk menambahkan entri baru dan menyunting unsur dalam entri-entri yang sudah ada. Usulan tata letak di atas juga semuanya disusun berdasarkan masukan dari anggota-anggota komunitas secara kolektif, serta masukan dari pengguna awam yang menyertai rangkaian acara [[:meta:WikiTutur]] (dan kegiatan serupa lainnya) selama dua tahun terakhir. :Apabila kebijakan tata letak ini disepakati, saya rasa situs ini akan mendapatkan lonjakan pengguna aktif baru, utamanya dari anggota komunitas dan peserta acara yang diselenggarakan oleh komunitas. Selama ini, acara-acara terkait Wikikamus yang diselenggarakan di Indonesia relatif tidak memiliki kebertahanan keaktifan yang signifikan dari peserta, yang biasanya mengeluhkan tampilan dan penyuntingan yang tidak intuitif. Dengan tata letak yang baru ini, saya harap kita punya acuan yang lengkap dan jelas sehingga pengguna baru sekalipun tidak akan kebingungan untuk menyumbang. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 14 November 2025 23.37 (UTC) == Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? == Di beberapa entri, saya rasa akan sangat membantu apabila kita memasukkan gambar atau video yang memberikan visualisasi tentang entri tersebut. Bahkan, kita juga dapat memberikan "terjemahan" entri tersebut dalam Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) atau Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Apakah gambar atau video tersebut lebih baik diletakkan di bawah <code><nowiki>{{</nowiki>[[templat:kepala|kepala]]}}</code>, di bawah subjudul bahasa, atau di paling atas halaman? Izin memanggil beberapa pengurus: @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]], @[[Pengguna:Swarabakti|Swarabakti]], @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]], dll. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.05 (UTC) :@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]]: Ilustrasi selalu diletakkan di sebelah kanan, per [[WT:TLE#Unsur di tempat lain]]. Bisa pakai thumbnail manual, atau menggunakan templat macam {{temp|gambar}} (lihat contohnya di [[jèngki]]). :SIBI ''bukan'' bahasa, tapi sistem isyarat yang digunakan untuk mengalih bentuk bahasa Indonesia. Teman Tuli di Indonesia secara umum menggunakan BISINDO, yang merupakan bahasa sendiri (dengan tata bahasa dan leksikon yang berbeda dari bahasa Indonesia) sehingga wajib diletakkan di bagian Terjemahan (lihat contohnya di [[terima kasih]]) bersama dengan padanan dalam bahasa isyarat lain. :Belum ada ketentuan tentang pembuatan entri untuk bahasa-bahasa isyarat secara khusus, jadi sejauh ini cukup diletakkan video/gambarnya di bagian terjemahan saja. Sebagai perbandingan, di enwikt entri bahasa isyarat diletakkan di transkripsi gerakannya (contoh: [[en:FlatO@Mouth-PalmBack]]) dan diindeks di ruang nama khusus menurut glos bahasa Inggrisnya (mis. [[en:Sign gloss:FOOD]]). Ini karena satu isyarat yang sama bisa punya arti berbeda di bahasa isyarat berbeda, dan satu glos bahasa Inggris yang sama bisa punya terjemahan isyarat berbeda-beda dalam satu bahasa. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.22 (UTC) 953tddfd7estzksbppmo880ahf9gukv 1462331 1462330 2026-06-29T07:26:02Z Swarabakti 18192 /* Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? */ Balas 1462331 wikitext text/x-wiki __TOC__ == Usulan Tata Letak (2005) == Saya mengusulkan tata letak yang sdkt berbeda: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> Tampilannya seperti ini: ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #arti ---- Untuk kata turunan, misalnya entri [[copet]]: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#('''kata dasar''') arti</nowiki> <nowiki>#('''kata turunan''') arti</nowiki> </pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #('''copet''') arti #('''pencopet''') orang yang melakukan tindakan copet [[Pengguna:Hayabusa future|Hayabusa future]] 07:34, 12 November 2005 (UTC) :Saya sih ikut saja sementara, mungkin kalau ada perbaikan bisa dilakukan belakangan, mesti cari referensinya dulu nih, kamus EYD [[Image:Wink.png]] --[[Pengguna:Borgx|Borgx]] 08:05, 12 November 2005 (UTC) == Usulan Tata Letak (2022) == Penentuan tata letak entri sangat diperlukan untuk standarisasi entri dan kemudahan pemeliharaan. Karena belum ada kesepakatan mengenai tata letak entri, berikut saya usulkan 2 bentuk tata letak untuk entri di Wikikamus. Untuk tata letak dasar, saya mengusulkan seperti tata letak entri [[dija]], yaitu: <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat #*: Terjemahan contoh kalimat (bila ada) ====Rujukan==== </pre> Tata letak seperti ini bisa juga diterapkan untuk bahasa-bahasa daerah yang sudah memiliki kamus. Sementara secara lengkap saya mencoba mengembangkan tata letak yang biasa digunakan di WT-ID, namun dengan sedikit gubahan untuk urutannya: <pre> ==bahasa Indonesia== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== * Transkripsi (IPA atau lainnya) * Berkas audio (bila ada) {{-nom-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat # Definisi 2 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== {{-verb-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== ---- (Garis pemisah entri bahasa) ==bahasa Tagalog== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== {{-nom-|tl}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) # Definisi 2 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) {{-drv-}} {{-syn-}} (bila ada) {{-ant-}} (bila ada) ====Referensi==== </pre> Untuk tingkatan judul untuk subbagian etimologi perlu tidak menggunakan templat [[Templat:-etym-|(-etym-)]] lagi untuk memperjelas etimon dari kata-kata yang homofon namun berbeda makna, agar tidak membingungkan seperti pada entri [[kahar]]. Templat seperti [[Templat:KBBI-footer|(KBBI-footer)]] dan [[Templat:Pusba:KBBI|(Pusba:KBBI)]] perlu ditinggalkan karena sangat mengganggu, baik secara visual juga menyebabkan kejadian vandal halaman pembicaraan kerap terjadi. Untuk tata letak dari entri berbahasa lain mungkin dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing bahasa, lebih baik dibuat semacam panduan entri seperti [[en:Wiktionary:About Indonesian#Lemma entries|panduan entri bahasa Indonesia]] di WT-EN. Sekian usulan dari saya. Salam. [[Pengguna:Mbee-wiki|Mbee-wiki]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mbee-wiki|bicara]]) 22 Agustus 2022 14.33 (UTC) :Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan sejak 2011: [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], [[Wiktionary:Format Kamus]]. Apakah Anda sudah ada di proyek ini pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor aktif yang lain. Semua perubahan sudah diajukan melalui Warung Kopi dan tidak ada penolakan. Mengajukan perubahan boleh-boleh saja, tapi tetap harus memperhatikan sejarah dan alasan format yang lama. :;Etimologi :Kamus-kamus bahasa Indonesia sangat miskin etimologi. Tidak bisa mengharapkan setiap lema diawali oleh etimologi seperti Wikipedia bahasa Inggris. Karena tidak semua bahasa bisa diidentifikasi dengan etimologi, maka usulan format seperti WTEN tidak dapat dijalankan di sini. :Contoh homofon jauh lebih sedikit dibanding yang bukan homofon, dan dapat dengan mudah diatasi dengan memberi pernyataan di awal etimologi. Sama sekali bukan suatu masalah. :Secara penggunaan kamus, ketika seseorang membuka kamus, yang diharapkan pertama kali (paling atas/paling depan) adalah arti/makna/definisi, bukan etimologi. Etimologi adalah informasi tambahan (bonus), yang tidak harus ada, dan tidak seharusnya diletakkan di bagian atas/sebelum definisi. Tata letak di en.wikt bukan tata letak yang '''natural''' di dalam sebuah kamus. Selain itu informasi etimologi dari bahasa-bahasa tua / proto-bahasa penuh dengan jargon dan karakter yang asing bagi pembaca awam dan cukup ''put-off'' (membuat risih) orang yang membaca. Saya pribadi menghindari menaruh etimologi yang tidak perlu, kecuali di lema-lema yang memang etimologinya menarik. :;Templatisasi :Semua header level 2 dan 3 menggunakan templat, supaya mempermudah pelacakan lema apa saja yang memiliki header tersebut. Header level 2 dan 3 tanpa templat tidak digunakan lagi di semua lema. :;Footer :KBBI-footer dan Pusba:KBBI dibuat karena puluhan ribu lema yang ditambahkan berasal dari KBBI Pusba, sementara ada 12 ribu lebih lema bahasa Inggris bersumber dari Glosarium Pusba {[[Templat:GPB]]), dan bisa jadi di masa depan ada batch lema yang berasal dari satu sumber, akan dibuatkan masing-masing templat berdasarkan sumbernya. Idealnya sumber dicantumkan setelah definisi, karena bisa jadi ada tambahan definisi baru dari penyunting Wiktionary, atau ketika suatu definisi telah disunting, sehingga berbeda dari definisi KBBI Pusba, maka sumber yang menyatakan definisinya dari KBBI Pusba bisa dihilangkan. Idealnya. Tapi pada waktu itu tidak terpikirkan, dan kesulitan teknisnya lebih tinggi, sehingga hanya mencontoh dari yang sudah ada (12 ribu lema dari GPB). Kesemuanya merupakan seri dari [[:Kategori:Templat referensi bahasa Indonesia|templat-templat referensi]]. :Bedanya dengan KBBI-footer, templat ini dibuat memang tidak mencontoh templat lain, alias kreasi baru. Fungsinya adalah untuk menambah footer yang standar untuk semua lema bahasa Indonesia (lema bahasa lain tidak ada yang menggunakan footer). Sedangkan konten footer itu sendiri bisa dibahas lebih lanjut. Konten footer saat ini sudah didokumentasikan secara jelas di templat tersebut. Silakan lihat perubahan revisi dari templat tersebut untuk memahami sejarahnya. :* Footer awalnya berisi 3 pranala "lihat pula" yang berguna untuk mencari lema yang berhubungan (yang isinya mengandung lema tersebut, yang judulnya mengandung lema tersebut, dan pranala balik lema tersebut). Hal ini bukan inovasi baru, melainkan diadaptasi dari halaman disambiguasi di Wikipedia. Pranala balik terutama berfungsi untuk mencari lema asing yang memiliki arti yang sama. :* Fitur yang utama di KBBI-footer adalah pada waktu itu (2009-dst), [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#KBBI|situs KBBI sangatlah jelek]] dan tidak dapat dibuat pranala referensi secara otomatis, sehingga diperlukan pranala referensi pihak ketiga. Dalam perkembangannya, kini KBBI sudah bisa dibuat pranalanya. Namun KBBI versi 5 memiliki banyak perubahan dibanding versi 3 dan masing-masing situs memiliki fitur-fitur khas yang membantu pembaca yang ingin mencari rujukan yang lebih lengkap. Dalam perkembangannya, adanya footer yang tersentralisasi sangat memudahkan untuk mengubah 1x dan puluhan ribu halaman otomatis referensinya diperbarui, karena seperti yang sudah kita ketahui, situs KBBI sangat sering berganti-ganti nama. Bandingkan apabila referensi ditaruh secara manual di masing-masing lema, bisa gila yang memperbaruinya setiap 2 tahun sekali! :* Dalam perkembangannya, referensi ke situs KBBI dikembangkan dengan referensi ke tesaurus, terjemahan otomatis, glosarium, korpora, penggunaan di Wikipedia dan Wikisource, serta ilustrasi dari lema tersebut (apabila memungkinkan). Saya pribadi sering kali terbantu dengan alat-alat tambahan ini, entah mengapa Anda membencinya. :* Fitur "[https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=Templat:KBBI-footer&direction=next&oldid=618087 Diskusikan lema ini]", <s>saya lupa dari mana saya mengadopsinya</s> diadopsi dari Wikipos/Wikizine (atau semacamnya), bukan ciptaan saya sendiri<!--, kemungkinan dari salah satu situs wiki WMF-->. Adapun tujuannya justru adalah untuk mempermudah pembaca untuk menambahi informasi tanpa harus terbebani dengan format, mendaftar, dsb. Saya sebagai pengurus yang 10 tahun lebih fitur ini ada tidak merasa terbebani dengan vandal, kok malah Anda yang terbebani? Apakah Anda pernah sekali pun memberi tag "hapus" untuk suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan? Saya cek tidak ada. Lalu Anda punya kepentingan apa dengan vandalisme/suntingan uji coba yang tidak terkait dengan Anda? Apakah Anda tidak sadar bahwa ini wiki dan semua orang bisa menyunting, dan vandalisme/suntingan uji coba bisa terjadi di ruang nama apa pun juga? Apakah Anda punya data bahwa vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan jauh lebih banyak/lebih disruptif daripada vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama utama? Jangan mengada-ada. Lihat dulu [https://id.wiktionary.org/wiki/Istimewa:Daftar_halaman?from=&to=&namespace=1 Semua halaman pembicaraan] dan berapa banyak yang berupa masukan yang positif dan konstruktif. Menghapus halaman uji coba itu sangat mudah kok, dan saya serta pengurus yang lain sering melakukannya tanpa pamrih, kok Anda yang sewot? Halaman pembicaraan yang kosong tidak ada manfaatnya (saya baca di proyek-proyek kecil, fitur halaman pembicaraan merupakan fitur gagal, dan tulisan di halaman pembicaraan hampir tidak pernah dibaca), dan mayoritas pembaca sama sekali tidak menyadari distingsi antara ruang nama utama dan pembicaraan, oleh karena itulah kedua ruang nama itu "disatukan" melalui templat footer tersebut, sehingga apa pun yang ditulis di halaman pembicaraan, otomatis muncul di halaman lema. Menurutku itu suatu tambahan yang sangat berguna. :* Pada perkembangannya dibedakanlah/dipecah antara KBBI-footer dengan footer biasa. Bedanya adalah KBBI-footer selalu bersama Pusba:KBBI, karena lema tersebut bersumber dari KBBI, sementara [[Templat:footer]] digunakan pada lema Indonesia yang bukan bersumber dari KBBI. Selain cara ini, saat ini tidak ada cara membedakan antara keduanya. :Selain dari poin-poin di atas, saya setuju dengan tambahan di format kamus saat ini: :* penambahan audio :* sinonim dan antonim, saya mulai meninggalkan <nowiki>{{-syn-}} dan {{-ant-}}</nowiki> dan mulai beralih seperti di contoh [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=bokap&action=edit&oldid=984935 lema ini], karena bisa mencakup sinonim, antonim, hipernim, hiponim, dll. dalam satu baris, tepat di bawah definisi. :* sehubungan dengan poin sebelumnya, informasi etimologi pun menurut saya bisa diletakkan tepat di bawah definisi, karena seperti yang sudah saya sampaikan, jumlah lema bahasa Indonesia (maupun bahasa daerah) yang diketahui etimologinya sangatlah sedikit dibanding keseluruhan lema, sehingga tidak perlu ada subbagian khusus etimologi, melainkan hal tersebut berupa "informasi tambahan" yang diletakkan di bawah definisi. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=kahar&diff=986964&oldid=956713 kahar] :Dan poin-poin ini bisa dibahas lebih lanjut: :* "Catatan penggunaan": dibanding jumlah lema secara keseluruhan, lema yang membutuhkan catatan penggunaan sangatlah sedikit, sehingga tidak perlu diharuskan ada :* contoh kalimat, antara diletakkan setelah definisi dengan dicetak miring dan diberi "br", sebagaimana di KBBI, atau di baris baru dengan indentasi, sebagaimana di WTEN :* format yang berbeda untuk selain bahasa Indonesia ataupun bahasa daerah Indonesia: silakan dibahas lebih lanjut, karena memang kamus ekabahasa dan kamus dwibahasa tidak akan sama formatnya. :* etimologi, sinonim, antonim dipindahkan ke bawah masing-masing definisi, tidak lagi disejajarkan dengan frasa dan turunan :Kemudian saya tidak setuju dengan poin-poin ini: :* garis pembatas antara bahasa: ngapain?? :* hampir tidak ada spasi kosong antara baris: sangat buruk dan membuat menyunting tidak nyaman :* pelafalan IPA di baris tersendiri. Langsung saja di baris lema kepala. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=apel&oldid=986967 apel] :* rujukan/referensi, pada umumnya adalah Pusba:KBBI, maka dari itu ada footer. Untuk rujukan referensi tambahan, silakan ditambahkan, tapi tidak berarti semua lema wajib memiliki rujukan, karena Wiktionary bukan Wikipedia. :<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|&#x2712;]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 29 Agustus 2022 18.54 (UTC) :: > Transkripsi (IPA atau lainnya) :: FYI: transkripsi <> pelafalan :: Usulan saya: ::* IPA merupakan satu-satu sistem pelafalan yang digunakan di wiki ini ::* pelafalan IPA di baris tersendiri, di dekat dan di atas berkas audio seperti [https://eo.wiktionary.org/wiki/perang di wikikamus bahasa Esperanto] ::* transkripsi di baris lema kepala (untuk abjad non-Latin) :: > ====Catatan penggunaan==== { {-drv-} } { {-syn-} } { {-ant-} } :: Usulan saya: ::* Lebih baik sino dan anto di bawah makna seperti [https://sv.wiktionary.org/wiki/resa#Verb di wikikamus bahasa Swedia] :: [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 29 Agustus 2022 20.38 (UTC) == Usulan (2025) == Sebagai tindak lanjut dari pesan sebelumnya mengenai Komunitas Wiktionary Indonesia di [[Wikikamus:Warung Kopi]], berikut ini saya sampaikan usulan perombakan kebijakan tata letak di Wikikamus bahasa Indonesia, berdasarkan hasil diskusi awal dengan beberapa teman-teman komunitas, serta rujukan-rujukan akademis mengenai penyusunan kamus. Pertimbangan adopsi format baru akan diberikan, diikuti dengan jabaran usulan, sebelum lanjut ke pembahasan teknis. Istilah-istilah penting akan saya berikan definisi spesifik pada daftar istilah di bagian akhir usulan, sebelum daftar pustaka. ===Pertimbangan=== Mengapa mengadopsi format tata letak yang baru? Setidaknya ada beberapa permasalahan yang menjadi dasar pertimbangan untuk perombakan kebijakan ini: * Masalah pampangan nama bahasa. ** Saat ini, nama bahasa ditampilkan menggunakan templat tersendiri untuk setiap bahasa (biasanya dengan format kode bahasa atau nama bahasa), yang menjadikan beragam templat penting tidak dapat dibuatkan pintasan singkatnya (seperti misalnya {{temp|lb}} untuk {{temp|label}}). ** Tampilan nama bahasa yang dipranalakan pada subjudul tingkat 2 juga bermasalah. Selain kapitalisasinya yang kurang sesuai untuk subjudul (semestinya diawali dengan huruf kapital), tampilan ini juga tidak ramah bagi pengguna seluler (yang seringkali tidak sengaja mengeklik pranalanya ketika hendak membentangkan isi subjudul). ** [[#entri|Entri]] terpisah untuk setiap nama bahasa juga tidak memenuhi [[Wikikamus:Kelayakan entri|kelayakan]] dan wajib dihapus, karena tidak memiliki makna khusus selain daripada gabungan makna unsur-unsurnya. * Masalah pampangan [[#kata kepala|kata kepala]]. ** Saat ini, kata kepala ditampilkan di bawah [[#kelas kata|kelas kata]] (seperti di enwikt), sehingga otomatis diulang pada awal setiap subjudul kelas kata. ** Pengulangan ini tampaknya lewah (redundan), karena tidak ada informasi baru yang diberikan oleh kata kepala di tiap kelas kata (kecuali sebagai patokan untuk bentuk infleksi bagi bahasa yang memilikinya). ** Tampilan kata kepala yang hanya berupa teks ukuran normal dengan cetakan tebal juga kurang mencolok, apalagi bagi pembaca kamus daring lain yang biasanya menampilkan kata kepala dengan ukuran besar di atas semua unsur penjabaran entri (seperti KBBI). * Masalah [[#homograf|homograf]] dan [[#homonim|homonim]]. ** Saat ini, tidak ada pembedaan baku untuk homograf (pasangan [[#istilah|istilah]] sama tulisan) yang berbeda pelafalan dan homonim (pasangan istilah sama tulisan dan sama bunyi) yang berbeda etimologi. ** Pelafalan tidak selalu diberikan panduannya, sementara perbedaan makna seringkali dipukul rata sebagai [[#polisem|polisem]] (pasangan istilah sama tulisan, sama bunyi, dan sama akar) dan diurutkan dalam daftar yang sama. ** Peletakan kata kepala di bawah kelas kata memperparah hal ini, karena makna homonim dengan kelas kata yang sama dapat dicampurkan di bawah satu kata kepala, sementara makna polisem dengan kelas kata berbeda dipisahkan, kontras dengan susunan kamus pada umumnya. ** Sebagai perbandingan, di enwikt, kelas kata dan daftar definisi polisem dapat dijadikan anak dari subjudul etimologi dengan penomoran untuk membedakan homonim, yang kemudian dapat pula dijadikan anak dari subjudul pelafalan dengan penomoran untuk membedakan homograf. Hanya saja, karena kata kepalanya muncul jauh di bawah kelas kata, pembedaan homonim dan homograf dengan cara ini dapat membingungkan bagi yang tidak terbiasa. * Masalah urutan unsur-unsur entri. ** Saat ini, seluruh unsur entri kecuali kelas kata biasanya diurutkan sebagai subjudul setelah daftar definisi polisem, bahkan terkadang dicantumkan langsung di bawah setiap baris (misalnya dengan penggunaan templat {{temp|etym}}). Urutan ini tidak lazim digunakan oleh kamus tradisional, terutama untuk unsur-unsur yang sifatnya berlaku umum bagi seluruh polisem atau bahkan homonim, seperti variasi, etimologi, dan pelafalan. * Masalah fitur tambahan. ** Saat ini, hampir seluruh entri bahasa Indonesia memiliki fitur-fitur tambahan seperti tampilan galeri otomatis, pencarian di situs dan proyek lain, hingga kolom diskusi, yang tidak memberikan informasi leksikografis tambahan secara langsung pada entri. Meski begitu, tampilannya seringkali memakan tempat lebih banyak daripada entrinya sendiri. ===Usulan=== ; Terkait pembagian unsur halaman * Setiap halaman yang berisi entri di Wikikamus adalah '''halaman entri''', baik itu terletak di ruang nama utama (untuk bahasa alami dan Esperanto) ataupun Lampiran (untuk bahasa buatan lain dan rekonstruksi bahasa purba). * Setiap halaman entri dapat memiliki satu atau lebih subjudul bahasa. * Setiap subjudul bahasa dapat dibagi menjadi dua bagian: bagian konten dan bagian lampiran. ** Bagian konten terdiri atas entri atau entri-entri dari bahasa tersebut. ** Bagian lampiran berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terkait dengan entri spesifik, seperti rujukan, bacaan lanjutan, atau informasi tambahan lainnya. * Setiap entri dapat dibagi menjadi tiga bagian: kepala entri, badan entri, dan kaki entri. ** Kepala entri berisikan informasi yang berlaku bagi seluruh isi entri, seperti kata kepala, pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. ** Badan entri berisikan informasi utama sebuah entri, yang mencakup kelas kata beserta definisi, sinonim, contoh kalimat, kutipan, catatan pemakaian, dan istilah turunan. ** Kaki entri berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terikat dengan definisi spesifik, seperti keturunan, terjemahan, dan lihat pula. ** Terkadang pula, ada konten yang dimunculkan di pinggir kanan entri. Bagian ini sebaiknya hanya digunakan untuk ilustrasi gambar dan informasi tambahan lainnya, dan ''tidak'' digunakan untuk informasi leksikografis seperti bentuk infleksi, yang semestinya diletakkan di badan entri. ; Terkait susunan dan konten setiap unsur * Nama bahasa dimunculkan dengan kapitalisasi pada subjudul dan awal butir dalam daftar (misalnya, pada bagian Keturunan dan Terjemahan), tetapi tidak dikapitalisasi pada teks isi. * Letakkan kata kepala dengan tampilan mencolok pada bagian kepala entri, sebelum semua unsur. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homonim, yakni entri yang sama tulisan dan sama bunyi tapi memiliki akar berlainan, pisahkan setiap homonim dengan kata kepala bernomor. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homograf, yakni kelompok homonim yang sama tulisan tapi berbeda bunyi, pisahkan dengan mengulang penomoran homonim di setiap kelompok. * Letakkan pemenggalan dan pelafalan (transkripsi IPA dan audio) dalam satu baris tanpa subjudul terpisah. Letakkan pelafalan hanya pada kepala entri homonim pertama dari setiap kelompok homograf, karena homonim dalam satu kelompok sudah pasti berbagi pelafalan yang sama. * Letakkan ragam bentuk di bagian kepala entri, setelah baris pemenggalan dan pelafalan, tetapi sebelum etimologi. Apabila ragam bentuk tersebut berlaku untuk lebih dari satu entri, letakkan ragam bentuk tersebut di paling awal subjudul bahasa, sebelum semua entri. * Letakkan etimologi di bagian kepala entri, tepat sebelum badan entri. * Pisahkan badan entri berdasarkan kelas kata, lalu buat daftar definisi polisem di bawahnya, mengikuti urutan kelaziman. * Letakkan sinonim, contoh kalimat, dan kutipan langsung di bawah baris definisi yang terkait. * Letakkan catatan pemakaian dan istilah turunan di bawah setiap kelas kata, setelah daftar definisi polisem. * Letakkan keturunan, terjemahan, dan lihat pula di bagian kaki entri, setelah semua bagian badan entri selesai dijabarkan. * Letakkan rujukan di bagian lampiran, dan gunakan utamanya untuk memuat daftar sitiran dari informasi yang diberikan tag rujukan. * Letakkan bacaan lanjutan setelah rujukan, untuk memasukkan sumber lain yang dapat menjadi pelengkap atau pembanding (bukan rujukan bagi informasi yang disebutkan di entri). * Buang seluruh fitur tambahan yang tidak langsung berkaitan dengan fungsi perkamusan. Jikapun ingin dipertahankan, fitur-fitur ini wajib dipisahkan sebagai perkakas (''gadget'') JS tersendiri, sehingga pengguna dapat memilih sendiri fitur mana saja yang hendak diterapkan. ; Tidak langsung terkait dengan tata letak * Tukar '''kata''', '''frasa''', '''[[#lema|lema]]''' dengan '''istilah''', '''entri''', '''lema''', '''[[#sublema|sublema]]''' ** Buang semua templat subjudul dan kategori yang mengandung "kata" dan "frasa", karena tidak memberikan informasi tambahan apapun selain dari adanya spasi ortografis di kata kepala. Keberadaan spasi ortografis cukup ditandai dengan satu kategori tambahan di setiap bahasa, dengan format semacam "xxx:Rangkaian kata" (''multiword terms'' di enwikt). ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "istilah" apabila merujuk pada bentuk yang dijadikan kata kepala. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "entri" apabila merujuk pada kata kepala dan keseluruhan penjabarannya. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "lema" apabila merujuk pada istilah yang dijadikan acuan penjabaran definisi utama bagi beragam bentuk, dan dengan "sublema" apabila merujuk pada istilah yang hanya merupakan bentuk infleksi/turunan dsb. Penentuan lema dan sublema dapat berbeda-beda tergantung bahasa; sebagian bahasa mungkin hanya memiliki lema tanpa sublema. Kategori "xxx:Lema" dan "xxx:Sublema" langsung menginduk pada kategori "Bahasa X" yang menjadi akar bagi semua kategori terkait bahasa tersebut. * Tukar '''variasi''' → '''ragam bentuk''' (''alternative form''); gunakan istilah "variasi" untuk ragam bentuk lintas bahasa, yang biasanya diletakkan sebelum subjudul bahasa pertama. * Tukar '''referensi''' → '''rujukan''' * Jadikan judul dalam bahasa Indonesia sebagai halaman utama bagi semua templat penting, dan jadikan sisanya sebagai pintasan menuju templat tersebut. Mis. {{temp|head}} → {{temp|kepala}}, {{temp|-drv-}} → {{temp|-turunan-}}, {{temp|ux}} → {{temp|contoh}} dst. ===Teknis=== Mengadopsi tata letak unsur yang benar-benar baru tentunya akan berisiko tinggi. Sejauh ini, saya belum berani mengotak-atik templat dan modul yang sudah ada. Apabila usulan ini diadopsi, perubahan minimal dapat dilakukan dengan menggunakan templat-templat baru untuk menggantikan yang lama (apabila memungkinkan). Templat lama dapat dijadikan pintasan atau dihapus jika tidak digunakan lagi setelah transisi ke tata letak baru. Beberapa akomodasi yang diperlukan dari segi teknis: * Templat {{temp|bahasa}} (dengan pintasan {{temp|bhs}}) dapat digunakan untuk memunculkan semua nama bahasa sebagai "Bahasa X" (huruf awal kapital) secara default, atau sebagai "bahasa X" (huruf awal bukan kapital) via <code>nocap=1</code> ketika digunakan pada teks isi. * Templat subjudul selain kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-subjudul-}}</nowiki></code>, tetapi sebaiknya tidak mencakup fungsi apapun kecuali untuk menampilkan subjudul secara visual dan menambahkan patokan (''anchor'') untuk pranala dari tempat lain, jika kode bahasa dipertahankan. Menempatkan semua fungsi utama pada teks isi alih-alih subjudul membantu memperjelas bagian mana yang perlu disunting oleh pengguna ketika ada yang perlu ditambahkan atau diperbaiki. Untuk menghemat tempat dan membuat konten lebih mencolok, tampilan subjudul sebaiknya cukup berupa teks normal yang ditebalkan (cf. format subjudul di [[:de:abang|dewikt]]), mungkin dengan tambahan ikon di sebelah kiri. * Templat {{temp|kepala}} (pengganti {{temp|head}}) dapat digunakan untuk menampilkan kata kepala di bagian awal entri, termasuk (jika ada) nomor homonim, ragam bentuk aksara (dengan pranala), ragam romanisasi (tanpa pranala), serta interwiki ke edisi bahasa dari entri tersebut. Istilah dengan spasi ortografis di dalamnya akan mendapatkan kategori tambahan otomatis untuk rangkaian kata. * Templat kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-kelas kata-|kode bahasa}}</nowiki></code>, tetapi tidak lagi memerlukan {{temp|head}} karena kata kepala sudah diletakkan di atasnya. Adapun penjabaran golongan nomina dan bentuk infleksi dapat tetap dimunculkan di bawah templat kelas kata untuk bahasa-bahasa yang memerlukannya. * Modifikasi pada [[MediaWiki:Common.js]] dapat dilakukan untuk menyembunyikan secara default unsur-unsur berikut ini (lihat contohnya pada tampilan komputer di entri bewwikt untuk [[:bew:abang|''abang'']]): ** Sinonim, contoh kalimat, dan kutipan setelah definisi dengan tuas (''toggle'') pembentang yang dicantumkan pada baris definisi di atasnya seperti di enwikt. ** Tabel (untuk infleksi, deklinasi, atau konjugasi) dan kotak (untuk terjemahan) pada bagian entri, dengan keseluruhan kop sebagai tombol pembentang seperti di enwikt. ** Rincian di bagian kepala entri (baris pelafalan tambahan, ragam bentuk, etimologi, dsb.) dengan baris kata kepala sebagai tombol pembentang. ** Rincian di bagian lampiran (rujukan dan bacaan lanjutan), dengan tuas pembentang yang dicantumkan di akhir bagian subjudul bahasa. ===Daftar istilah=== ;{{anchor|entri}}entri (''entry'') : Kata kepala beserta semua unsur penjabarannya secara keseluruhan. ;{{anchor|homograf}}homograf (''homograph'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, tapi belum tentu sama lafal. Pada kamus cetak, istilah homograf biasanya dibedakan dengan menambahkan keterangan pelafalan setelah kata kepala. ;{{anchor|homonim}}homonim (''homonym'') : Pasangan istilah yang sama ejaan dan sama lafal, tapi berbeda asal. Pada kamus kiwari manapun, baik itu daring ataupun cetak, homonim hampir tidak pernah disatukan dalam satu entri. Pemisahan ini tidak perlu menunggu kajian etimologi; pekamus dapat saja memutuskan untuk memisahkan kelompok makna tertentu yang terlalu berbeda sebagai homonim dengan etimologi yang belum diketahui. Apabila terdapat beberapa entri homonim, setiap entri biasanya diberikan penomoran dengan tika atas sebelum kata kepala. Penomoran ini diulang dari awal untuk setiap pelafalan yang berbeda. Mesti dibedakan dari polisem. ;{{anchor|istilah}}istilah (''term'') : Segala bentuk ungkapan yang dapat diberikan definisi khusus; dalam hal ini mencakup kata dasar, kata turunan, gabungan kata, idiom, dlsb. ;{{anchor|kata kepala}}kata kepala (''headword'') : Istilah yang menempati posisi utama, yakni bagian paling awal dari sebuah entri. Pada kamus cetak, letaknya biasanya di paling kiri (atau paling kanan jika arah penulisannya kanan ke kiri), sedangkan pada kamus daring, letaknya biasanya di paling atas. ;{{anchor|kelas kata}}kelas kata (''part of speech'') : Penggolongan istilah menurut ciri morfologis dan sintaktisnya. Pada Wikikamus, kelas kata menjadi subjudul di bawah setiap entri dan induk dari definisi polisem, dan juga mencakup golongan selain kelas kata sejati yang menempati posisi serupa. ;{{anchor|lema|sublema}}lema (''lemma'') : Istilah yang menjadi acuan utama dari bentuk turunan dan/atau infleksi. Pada kamus cetak, lema biasanya diletakkan menjorok ke kiri dengan penebalan, sementara sublema biasanya hanya ditebalkan dalam penjabaran tanpa membuat baris baru. Kriteria pembedaan lema dan sublema bergantung pada konvensi perkamusan untuk setiap bahasa. Terdapat pula bentuk nonlema, seperti infleksi reguler yang biasanya tidak dimasukkan sebagai lema maupun sublema pada kamus. ; {{anchor|polisem}}polisem (''polyseme'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, sama lafal, dan sama asal, tetapi berbeda makna akibat pergeseran dan perluasan alami. Umumnya disatukan sebagai daftar definisi di dalam satu entri yang sama. Mesti dibedakan dari homonim. ===Daftar pustaka=== * Atkins, S., Rundel, M. (2008). The Oxford guide to practical lexicography. Oxford: Oxford University Press * Jackson, H. (2002). Lexicography: An introduction. London dan New York: Routledge. * Lauder, A. F. (2010). Data for lexicography: The central role of the corpus. Wacana 12 (2): 219—242. * Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (2019). Petunjuk teknis penyusunan kamus ekabahasa. Jakarta: Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. * Sunaryo, A., Patoni, A., Basiroh, U. (1990). Pedoman penyusunan kamus dwibahasa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ===Tanggapan=== Draf kebijakan lengkap untuk mengakomodasi usulan di atas telah saya susun di [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|sini]]. Silakan berikan tanggapan Anda di bawah ini. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 12 November 2025 10.26 (UTC) :Tambahan: lihat pula draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri]] untuk contoh penerapan lengkapnya. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 13 November 2025 09.00 (UTC) :Memanggil beberapa kontributor aktif selama sebulan terakhir: @[[Pengguna:Fatamorganaa|Fatamorganaa]] @[[Pengguna:Ekirahardian|Ekirahardian]] @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]] @[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] @[[Pengguna:Agus Damanik|Agus Damanik]] @[[Pengguna:Muislate|Muislate]] @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]] @[[Pengguna:Chongkian|Chongkian]] @[[Pengguna:Najla Khairani Siregar|Najla Khairani Siregar]] @[[Pengguna:Nafisathallah|Nafisathallah]] @[[Pengguna:HaidirAndiNovianto|HaidirAndiNovianto]] @[[Pengguna:Ardzun|Ardzun]] @[[Pengguna:Iripseudocorus|Iripseudocorus]] @[[Pengguna:IHLubis|IHLubis]] — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 21 November 2025 01.17 (UTC) == Usulan 2025 B == @[[User:Swarabakti]]: Saya tidak setuju dengan usulan 2005 <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> dan juga tidak setuju dengan usulan 2022 <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} </pre> serta tidak setuju dengan [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1100291 Wikikamus:Model entri] yang cukup rusak sejak tahun 2011. :> Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak :> berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan :> sejak 2011: [[Wikikamus:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], :> Wiktionary:Format Kamus. Apakah Anda sudah ada di proyek ini :> pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor :> aktif yang lain. Penjelasan tata letak diumumkan pada tahun 2011 pasti tidak relevan lagi, karena jutaan templat dan modul dimasukkan dari wikikamus bahasa Inggris, elemen yang tidak ada dalam penjelasan itu. Ada lebih dari 2'000 halaman di [[:Kategori:Halaman dengan galat skrip]] oleh karena modul rusak disalin dari wikikamus bahasa Inggris. '''Pasti tata letak entri masih boleh didiskusikan.''' Penyumbang terbesar adalah [[User:OrophinBot]], yang malangnya sering menyalin isi dari KBBI yang berhak cipta. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?diff=954119&oldid=939864 wikikamus] [https://kbbi.web.id/anjing kbbi.web.id] [https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/anjing kbbi.kemdikbud.go.id -> Moda Terbatas]. Untuk "header" tingkat 2 dan tingkat saya mengusulakn solusi yang digunakan di halaman [[canonical form of partial differential equation]]: <pre> == bahasa Inggris == === Nomina === {{bakk|en|SB}} # [[bentuk kanonis persamaan diferensial parsial]] </pre> Lihat juga [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1056991 versi lama] yang sama sekali rusak. Saya tidak memiliki pendapat kuat tentang isi selain L2 dan L3. Tetapi saya juga mengusulkan penghapusan semua lebih dari 2'000 templat kode bahasa di [[:Kategori:Templat bahasa]] dan [[:Kategori:Templat kode bahasa]] sesudah dipisahkan dari halaman berguna. Omong-omong, mengapa ada halaman lema dalam kategori templat itu? [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 14 November 2025 21.01 (UTC) :@[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]]: Coba baca lagi secara lengkap usulan saya di atas, dan utamanya baca draf [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|kebijakan lengkapnya di sini]] dan draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri di sini]] (seperti yang saya tautkan di atas), serta cek [[:Kategori:Uji coba tata letak entri 2025]] apabila ada yang hendak ditanggapi. :Subjudul tingkat 2 sudah pasti akan tetap dimunculkan dengan apitan <code>==</code>, tapi nama bahasa menurut saya tetap harus dimunculkan dengan templat, untuk menghindari keragaman nama (terutama untuk bahasa-bahasa yang punya beberapa nama alternatif), ataupun bahasa yang namanya dieja menggunakan diakritik. Untuk itu saya memanfaatkan ulang {{temp|bahasa}}/{{temp|bhs}}, yang juga dapat digunakan oleh templat lain untuk memunculkan nama bahasa pada teks isi. Templat ini murni untuk tampilan, tidak lagi memiliki fungsi kategorisasi, dan perkakas atau semacamnya masih tetap dapat mengecek nama bahasa via data-name dari templat tersebut. Tentunya, apabila semua tampilan subjudul bahasa sudah dimigrasikan ke templat baru, semua templat nama bahasa yang ribuan jumlahnya akan dihapus. :Alasan saya mengusulkan (pseudo-)subjudul di bawah L2 sebagai templat adalah untuk meminimalkan tampilannya (cukup ukuran normal dan ditebalkan) agar kontennya lebih mencolok (cf. tampilan entri dewikt). Apabila tidak dengan templat, cara yang sama juga dapat dicapai dengan <code>;</code>, tapi jadinya tanpa ikon sehingga akan sulit bagi pengguna untuk langsung menemukan bagian yang dicari jika dilihat sekilas. Posisi L3 yang sebenarnya dalam usulan saya akan ditempati oleh {{temp|kepala}} (sudah diberikan tag <code><nowiki><h3></nowiki></code>, nanti akan saya lengkapi dokumentasi modulnya kalau sudah dipindahkan dari sandbox), dipisahkan menurut homonim dan diberi penomoran (yang diulang dari awal untuk setiap pelafalan); lihat penjelasan lengkap di draf kebijakan yang saya tautkan. Tampilan ini mengambil contoh kamus-kamus daring yang lazim digunakan oleh pembaca Indonesia, termasuk KBBI (meskipun kriteria pembedaan homonim kita berbeda karena berpatokan murni pada etimologi). :Halaman utama templat sebaiknya memiliki judul dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami, sehingga pengguna baru sekalipun dapat mengerti maksudnya tanpa perlu membaca dokumentasi secara lengkap. Halaman pintasan templat sebaiknya diminimalkan variasinya. :Untuk alasan transparansi fungsi tersebut pula, saya tetap mempertahankan pembedaan kelas kata sebagai templat subjudul ''di bawah'' kata kepala (bukan di atas atau di samping), setelah penjabaran informasi yang terkait identitas sebuah entri, termasuk pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. Perhatikan bahwa subjudul kelas kata yang saya usulkan tidak lagi memunculkan kata kepala utama, dan hanya memunculkan bentuk infleksi jika diperlukan saja (lihat {{sebut|nl|keuken}}). :Komunitas Wiktionary Indonesia (lintas edisi, bukan hanya penyunting idwikt saja) pada rapat bulanan terakhir juga telah membahas cara-cara yang bisa dilakukan untuk mempermudah penyuntingan bagi pengguna baru, utamanya dalam acara-acara. Salah satu opsi yang dibincangkan adalah memasang perkakas penyuntingan untuk menambahkan entri baru dan menyunting unsur dalam entri-entri yang sudah ada. Usulan tata letak di atas juga semuanya disusun berdasarkan masukan dari anggota-anggota komunitas secara kolektif, serta masukan dari pengguna awam yang menyertai rangkaian acara [[:meta:WikiTutur]] (dan kegiatan serupa lainnya) selama dua tahun terakhir. :Apabila kebijakan tata letak ini disepakati, saya rasa situs ini akan mendapatkan lonjakan pengguna aktif baru, utamanya dari anggota komunitas dan peserta acara yang diselenggarakan oleh komunitas. Selama ini, acara-acara terkait Wikikamus yang diselenggarakan di Indonesia relatif tidak memiliki kebertahanan keaktifan yang signifikan dari peserta, yang biasanya mengeluhkan tampilan dan penyuntingan yang tidak intuitif. Dengan tata letak yang baru ini, saya harap kita punya acuan yang lengkap dan jelas sehingga pengguna baru sekalipun tidak akan kebingungan untuk menyumbang. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 14 November 2025 23.37 (UTC) == Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? == Di beberapa entri, saya rasa akan sangat membantu apabila kita memasukkan gambar atau video yang memberikan visualisasi tentang entri tersebut. Bahkan, kita juga dapat memberikan "terjemahan" entri tersebut dalam Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) atau Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Apakah gambar atau video tersebut lebih baik diletakkan di bawah <code><nowiki>{{</nowiki>[[templat:kepala|kepala]]}}</code>, di bawah subjudul bahasa, atau di paling atas halaman? Izin memanggil beberapa pengurus: @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]], @[[Pengguna:Swarabakti|Swarabakti]], @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]], dll. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.05 (UTC) :@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]]: Ilustrasi selalu diletakkan di sebelah kanan, per [[WT:TLE#Unsur di tempat lain]]. Bisa pakai thumbnail manual, atau menggunakan templat macam {{temp|gambar}} (lihat contohnya di [[jèngki]]). :SIBI ''bukan'' bahasa, tapi sistem isyarat yang digunakan untuk mengalih bentuk bahasa Indonesia. Teman Tuli di Indonesia secara umum menggunakan BISINDO, yang merupakan bahasa sendiri (dengan tata bahasa dan leksikon yang berbeda dari bahasa Indonesia) sehingga wajib diletakkan di bagian Terjemahan (lihat contohnya di [[terima kasih]]) bersama dengan padanan dalam bahasa isyarat lain. :Belum ada ketentuan tentang pembuatan entri untuk bahasa-bahasa isyarat secara khusus, jadi sejauh ini cukup diletakkan video/gambarnya di bagian terjemahan saja. Sebagai perbandingan, di enwikt entri bahasa isyarat diletakkan di transkripsi gerakannya (contoh: [[en:FlatO@Mouth-PalmBack]]) dan diindeks di ruang nama khusus menurut glos bahasa Inggrisnya (mis. [[en:Sign gloss:FOOD]]). Ini karena satu isyarat yang sama bisa punya arti berbeda di bahasa isyarat berbeda, dan satu glos bahasa Inggris yang sama bisa punya terjemahan isyarat berbeda-beda dalam satu bahasa. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.22 (UTC) ::Relevan juga: idealnya video atau gambar untuk padanan BISINDO cukup menunjukkan pengisyaratnya saja (minimal setengah badan) dengan latar polos, tanpa glos atau terjemahan (''tidak'' seperti yang dilakukan oleh Wikibility). Ini karena satu isyarat bisa punya banyak arti, sehingga membatasi video/gambarnya ke satu makna membuatnya tidak bisa digunakan untuk ilustrasi makna lain. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.26 (UTC) 3qpci3590frdjo8uyzomd8l1zzg38yh 1462332 1462331 2026-06-29T07:29:32Z Swarabakti 18192 /* Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? */ 1462332 wikitext text/x-wiki __TOC__ == Usulan Tata Letak (2005) == Saya mengusulkan tata letak yang sdkt berbeda: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> Tampilannya seperti ini: ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #arti ---- Untuk kata turunan, misalnya entri [[copet]]: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#('''kata dasar''') arti</nowiki> <nowiki>#('''kata turunan''') arti</nowiki> </pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #('''copet''') arti #('''pencopet''') orang yang melakukan tindakan copet [[Pengguna:Hayabusa future|Hayabusa future]] 07:34, 12 November 2005 (UTC) :Saya sih ikut saja sementara, mungkin kalau ada perbaikan bisa dilakukan belakangan, mesti cari referensinya dulu nih, kamus EYD [[Image:Wink.png]] --[[Pengguna:Borgx|Borgx]] 08:05, 12 November 2005 (UTC) == Usulan Tata Letak (2022) == Penentuan tata letak entri sangat diperlukan untuk standarisasi entri dan kemudahan pemeliharaan. Karena belum ada kesepakatan mengenai tata letak entri, berikut saya usulkan 2 bentuk tata letak untuk entri di Wikikamus. Untuk tata letak dasar, saya mengusulkan seperti tata letak entri [[dija]], yaitu: <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat #*: Terjemahan contoh kalimat (bila ada) ====Rujukan==== </pre> Tata letak seperti ini bisa juga diterapkan untuk bahasa-bahasa daerah yang sudah memiliki kamus. Sementara secara lengkap saya mencoba mengembangkan tata letak yang biasa digunakan di WT-ID, namun dengan sedikit gubahan untuk urutannya: <pre> ==bahasa Indonesia== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== * Transkripsi (IPA atau lainnya) * Berkas audio (bila ada) {{-nom-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat # Definisi 2 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== {{-verb-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== ---- (Garis pemisah entri bahasa) ==bahasa Tagalog== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== {{-nom-|tl}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) # Definisi 2 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) {{-drv-}} {{-syn-}} (bila ada) {{-ant-}} (bila ada) ====Referensi==== </pre> Untuk tingkatan judul untuk subbagian etimologi perlu tidak menggunakan templat [[Templat:-etym-|(-etym-)]] lagi untuk memperjelas etimon dari kata-kata yang homofon namun berbeda makna, agar tidak membingungkan seperti pada entri [[kahar]]. Templat seperti [[Templat:KBBI-footer|(KBBI-footer)]] dan [[Templat:Pusba:KBBI|(Pusba:KBBI)]] perlu ditinggalkan karena sangat mengganggu, baik secara visual juga menyebabkan kejadian vandal halaman pembicaraan kerap terjadi. Untuk tata letak dari entri berbahasa lain mungkin dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing bahasa, lebih baik dibuat semacam panduan entri seperti [[en:Wiktionary:About Indonesian#Lemma entries|panduan entri bahasa Indonesia]] di WT-EN. Sekian usulan dari saya. Salam. [[Pengguna:Mbee-wiki|Mbee-wiki]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mbee-wiki|bicara]]) 22 Agustus 2022 14.33 (UTC) :Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan sejak 2011: [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], [[Wiktionary:Format Kamus]]. Apakah Anda sudah ada di proyek ini pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor aktif yang lain. Semua perubahan sudah diajukan melalui Warung Kopi dan tidak ada penolakan. Mengajukan perubahan boleh-boleh saja, tapi tetap harus memperhatikan sejarah dan alasan format yang lama. :;Etimologi :Kamus-kamus bahasa Indonesia sangat miskin etimologi. Tidak bisa mengharapkan setiap lema diawali oleh etimologi seperti Wikipedia bahasa Inggris. Karena tidak semua bahasa bisa diidentifikasi dengan etimologi, maka usulan format seperti WTEN tidak dapat dijalankan di sini. :Contoh homofon jauh lebih sedikit dibanding yang bukan homofon, dan dapat dengan mudah diatasi dengan memberi pernyataan di awal etimologi. Sama sekali bukan suatu masalah. :Secara penggunaan kamus, ketika seseorang membuka kamus, yang diharapkan pertama kali (paling atas/paling depan) adalah arti/makna/definisi, bukan etimologi. Etimologi adalah informasi tambahan (bonus), yang tidak harus ada, dan tidak seharusnya diletakkan di bagian atas/sebelum definisi. Tata letak di en.wikt bukan tata letak yang '''natural''' di dalam sebuah kamus. Selain itu informasi etimologi dari bahasa-bahasa tua / proto-bahasa penuh dengan jargon dan karakter yang asing bagi pembaca awam dan cukup ''put-off'' (membuat risih) orang yang membaca. Saya pribadi menghindari menaruh etimologi yang tidak perlu, kecuali di lema-lema yang memang etimologinya menarik. :;Templatisasi :Semua header level 2 dan 3 menggunakan templat, supaya mempermudah pelacakan lema apa saja yang memiliki header tersebut. Header level 2 dan 3 tanpa templat tidak digunakan lagi di semua lema. :;Footer :KBBI-footer dan Pusba:KBBI dibuat karena puluhan ribu lema yang ditambahkan berasal dari KBBI Pusba, sementara ada 12 ribu lebih lema bahasa Inggris bersumber dari Glosarium Pusba {[[Templat:GPB]]), dan bisa jadi di masa depan ada batch lema yang berasal dari satu sumber, akan dibuatkan masing-masing templat berdasarkan sumbernya. Idealnya sumber dicantumkan setelah definisi, karena bisa jadi ada tambahan definisi baru dari penyunting Wiktionary, atau ketika suatu definisi telah disunting, sehingga berbeda dari definisi KBBI Pusba, maka sumber yang menyatakan definisinya dari KBBI Pusba bisa dihilangkan. Idealnya. Tapi pada waktu itu tidak terpikirkan, dan kesulitan teknisnya lebih tinggi, sehingga hanya mencontoh dari yang sudah ada (12 ribu lema dari GPB). Kesemuanya merupakan seri dari [[:Kategori:Templat referensi bahasa Indonesia|templat-templat referensi]]. :Bedanya dengan KBBI-footer, templat ini dibuat memang tidak mencontoh templat lain, alias kreasi baru. Fungsinya adalah untuk menambah footer yang standar untuk semua lema bahasa Indonesia (lema bahasa lain tidak ada yang menggunakan footer). Sedangkan konten footer itu sendiri bisa dibahas lebih lanjut. Konten footer saat ini sudah didokumentasikan secara jelas di templat tersebut. Silakan lihat perubahan revisi dari templat tersebut untuk memahami sejarahnya. :* Footer awalnya berisi 3 pranala "lihat pula" yang berguna untuk mencari lema yang berhubungan (yang isinya mengandung lema tersebut, yang judulnya mengandung lema tersebut, dan pranala balik lema tersebut). Hal ini bukan inovasi baru, melainkan diadaptasi dari halaman disambiguasi di Wikipedia. Pranala balik terutama berfungsi untuk mencari lema asing yang memiliki arti yang sama. :* Fitur yang utama di KBBI-footer adalah pada waktu itu (2009-dst), [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#KBBI|situs KBBI sangatlah jelek]] dan tidak dapat dibuat pranala referensi secara otomatis, sehingga diperlukan pranala referensi pihak ketiga. Dalam perkembangannya, kini KBBI sudah bisa dibuat pranalanya. Namun KBBI versi 5 memiliki banyak perubahan dibanding versi 3 dan masing-masing situs memiliki fitur-fitur khas yang membantu pembaca yang ingin mencari rujukan yang lebih lengkap. Dalam perkembangannya, adanya footer yang tersentralisasi sangat memudahkan untuk mengubah 1x dan puluhan ribu halaman otomatis referensinya diperbarui, karena seperti yang sudah kita ketahui, situs KBBI sangat sering berganti-ganti nama. Bandingkan apabila referensi ditaruh secara manual di masing-masing lema, bisa gila yang memperbaruinya setiap 2 tahun sekali! :* Dalam perkembangannya, referensi ke situs KBBI dikembangkan dengan referensi ke tesaurus, terjemahan otomatis, glosarium, korpora, penggunaan di Wikipedia dan Wikisource, serta ilustrasi dari lema tersebut (apabila memungkinkan). Saya pribadi sering kali terbantu dengan alat-alat tambahan ini, entah mengapa Anda membencinya. :* Fitur "[https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=Templat:KBBI-footer&direction=next&oldid=618087 Diskusikan lema ini]", <s>saya lupa dari mana saya mengadopsinya</s> diadopsi dari Wikipos/Wikizine (atau semacamnya), bukan ciptaan saya sendiri<!--, kemungkinan dari salah satu situs wiki WMF-->. Adapun tujuannya justru adalah untuk mempermudah pembaca untuk menambahi informasi tanpa harus terbebani dengan format, mendaftar, dsb. Saya sebagai pengurus yang 10 tahun lebih fitur ini ada tidak merasa terbebani dengan vandal, kok malah Anda yang terbebani? Apakah Anda pernah sekali pun memberi tag "hapus" untuk suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan? Saya cek tidak ada. Lalu Anda punya kepentingan apa dengan vandalisme/suntingan uji coba yang tidak terkait dengan Anda? Apakah Anda tidak sadar bahwa ini wiki dan semua orang bisa menyunting, dan vandalisme/suntingan uji coba bisa terjadi di ruang nama apa pun juga? Apakah Anda punya data bahwa vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan jauh lebih banyak/lebih disruptif daripada vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama utama? Jangan mengada-ada. Lihat dulu [https://id.wiktionary.org/wiki/Istimewa:Daftar_halaman?from=&to=&namespace=1 Semua halaman pembicaraan] dan berapa banyak yang berupa masukan yang positif dan konstruktif. Menghapus halaman uji coba itu sangat mudah kok, dan saya serta pengurus yang lain sering melakukannya tanpa pamrih, kok Anda yang sewot? Halaman pembicaraan yang kosong tidak ada manfaatnya (saya baca di proyek-proyek kecil, fitur halaman pembicaraan merupakan fitur gagal, dan tulisan di halaman pembicaraan hampir tidak pernah dibaca), dan mayoritas pembaca sama sekali tidak menyadari distingsi antara ruang nama utama dan pembicaraan, oleh karena itulah kedua ruang nama itu "disatukan" melalui templat footer tersebut, sehingga apa pun yang ditulis di halaman pembicaraan, otomatis muncul di halaman lema. Menurutku itu suatu tambahan yang sangat berguna. :* Pada perkembangannya dibedakanlah/dipecah antara KBBI-footer dengan footer biasa. Bedanya adalah KBBI-footer selalu bersama Pusba:KBBI, karena lema tersebut bersumber dari KBBI, sementara [[Templat:footer]] digunakan pada lema Indonesia yang bukan bersumber dari KBBI. Selain cara ini, saat ini tidak ada cara membedakan antara keduanya. :Selain dari poin-poin di atas, saya setuju dengan tambahan di format kamus saat ini: :* penambahan audio :* sinonim dan antonim, saya mulai meninggalkan <nowiki>{{-syn-}} dan {{-ant-}}</nowiki> dan mulai beralih seperti di contoh [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=bokap&action=edit&oldid=984935 lema ini], karena bisa mencakup sinonim, antonim, hipernim, hiponim, dll. dalam satu baris, tepat di bawah definisi. :* sehubungan dengan poin sebelumnya, informasi etimologi pun menurut saya bisa diletakkan tepat di bawah definisi, karena seperti yang sudah saya sampaikan, jumlah lema bahasa Indonesia (maupun bahasa daerah) yang diketahui etimologinya sangatlah sedikit dibanding keseluruhan lema, sehingga tidak perlu ada subbagian khusus etimologi, melainkan hal tersebut berupa "informasi tambahan" yang diletakkan di bawah definisi. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=kahar&diff=986964&oldid=956713 kahar] :Dan poin-poin ini bisa dibahas lebih lanjut: :* "Catatan penggunaan": dibanding jumlah lema secara keseluruhan, lema yang membutuhkan catatan penggunaan sangatlah sedikit, sehingga tidak perlu diharuskan ada :* contoh kalimat, antara diletakkan setelah definisi dengan dicetak miring dan diberi "br", sebagaimana di KBBI, atau di baris baru dengan indentasi, sebagaimana di WTEN :* format yang berbeda untuk selain bahasa Indonesia ataupun bahasa daerah Indonesia: silakan dibahas lebih lanjut, karena memang kamus ekabahasa dan kamus dwibahasa tidak akan sama formatnya. :* etimologi, sinonim, antonim dipindahkan ke bawah masing-masing definisi, tidak lagi disejajarkan dengan frasa dan turunan :Kemudian saya tidak setuju dengan poin-poin ini: :* garis pembatas antara bahasa: ngapain?? :* hampir tidak ada spasi kosong antara baris: sangat buruk dan membuat menyunting tidak nyaman :* pelafalan IPA di baris tersendiri. Langsung saja di baris lema kepala. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=apel&oldid=986967 apel] :* rujukan/referensi, pada umumnya adalah Pusba:KBBI, maka dari itu ada footer. Untuk rujukan referensi tambahan, silakan ditambahkan, tapi tidak berarti semua lema wajib memiliki rujukan, karena Wiktionary bukan Wikipedia. :<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|&#x2712;]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 29 Agustus 2022 18.54 (UTC) :: > Transkripsi (IPA atau lainnya) :: FYI: transkripsi <> pelafalan :: Usulan saya: ::* IPA merupakan satu-satu sistem pelafalan yang digunakan di wiki ini ::* pelafalan IPA di baris tersendiri, di dekat dan di atas berkas audio seperti [https://eo.wiktionary.org/wiki/perang di wikikamus bahasa Esperanto] ::* transkripsi di baris lema kepala (untuk abjad non-Latin) :: > ====Catatan penggunaan==== { {-drv-} } { {-syn-} } { {-ant-} } :: Usulan saya: ::* Lebih baik sino dan anto di bawah makna seperti [https://sv.wiktionary.org/wiki/resa#Verb di wikikamus bahasa Swedia] :: [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 29 Agustus 2022 20.38 (UTC) == Usulan (2025) == Sebagai tindak lanjut dari pesan sebelumnya mengenai Komunitas Wiktionary Indonesia di [[Wikikamus:Warung Kopi]], berikut ini saya sampaikan usulan perombakan kebijakan tata letak di Wikikamus bahasa Indonesia, berdasarkan hasil diskusi awal dengan beberapa teman-teman komunitas, serta rujukan-rujukan akademis mengenai penyusunan kamus. Pertimbangan adopsi format baru akan diberikan, diikuti dengan jabaran usulan, sebelum lanjut ke pembahasan teknis. Istilah-istilah penting akan saya berikan definisi spesifik pada daftar istilah di bagian akhir usulan, sebelum daftar pustaka. ===Pertimbangan=== Mengapa mengadopsi format tata letak yang baru? Setidaknya ada beberapa permasalahan yang menjadi dasar pertimbangan untuk perombakan kebijakan ini: * Masalah pampangan nama bahasa. ** Saat ini, nama bahasa ditampilkan menggunakan templat tersendiri untuk setiap bahasa (biasanya dengan format kode bahasa atau nama bahasa), yang menjadikan beragam templat penting tidak dapat dibuatkan pintasan singkatnya (seperti misalnya {{temp|lb}} untuk {{temp|label}}). ** Tampilan nama bahasa yang dipranalakan pada subjudul tingkat 2 juga bermasalah. Selain kapitalisasinya yang kurang sesuai untuk subjudul (semestinya diawali dengan huruf kapital), tampilan ini juga tidak ramah bagi pengguna seluler (yang seringkali tidak sengaja mengeklik pranalanya ketika hendak membentangkan isi subjudul). ** [[#entri|Entri]] terpisah untuk setiap nama bahasa juga tidak memenuhi [[Wikikamus:Kelayakan entri|kelayakan]] dan wajib dihapus, karena tidak memiliki makna khusus selain daripada gabungan makna unsur-unsurnya. * Masalah pampangan [[#kata kepala|kata kepala]]. ** Saat ini, kata kepala ditampilkan di bawah [[#kelas kata|kelas kata]] (seperti di enwikt), sehingga otomatis diulang pada awal setiap subjudul kelas kata. ** Pengulangan ini tampaknya lewah (redundan), karena tidak ada informasi baru yang diberikan oleh kata kepala di tiap kelas kata (kecuali sebagai patokan untuk bentuk infleksi bagi bahasa yang memilikinya). ** Tampilan kata kepala yang hanya berupa teks ukuran normal dengan cetakan tebal juga kurang mencolok, apalagi bagi pembaca kamus daring lain yang biasanya menampilkan kata kepala dengan ukuran besar di atas semua unsur penjabaran entri (seperti KBBI). * Masalah [[#homograf|homograf]] dan [[#homonim|homonim]]. ** Saat ini, tidak ada pembedaan baku untuk homograf (pasangan [[#istilah|istilah]] sama tulisan) yang berbeda pelafalan dan homonim (pasangan istilah sama tulisan dan sama bunyi) yang berbeda etimologi. ** Pelafalan tidak selalu diberikan panduannya, sementara perbedaan makna seringkali dipukul rata sebagai [[#polisem|polisem]] (pasangan istilah sama tulisan, sama bunyi, dan sama akar) dan diurutkan dalam daftar yang sama. ** Peletakan kata kepala di bawah kelas kata memperparah hal ini, karena makna homonim dengan kelas kata yang sama dapat dicampurkan di bawah satu kata kepala, sementara makna polisem dengan kelas kata berbeda dipisahkan, kontras dengan susunan kamus pada umumnya. ** Sebagai perbandingan, di enwikt, kelas kata dan daftar definisi polisem dapat dijadikan anak dari subjudul etimologi dengan penomoran untuk membedakan homonim, yang kemudian dapat pula dijadikan anak dari subjudul pelafalan dengan penomoran untuk membedakan homograf. Hanya saja, karena kata kepalanya muncul jauh di bawah kelas kata, pembedaan homonim dan homograf dengan cara ini dapat membingungkan bagi yang tidak terbiasa. * Masalah urutan unsur-unsur entri. ** Saat ini, seluruh unsur entri kecuali kelas kata biasanya diurutkan sebagai subjudul setelah daftar definisi polisem, bahkan terkadang dicantumkan langsung di bawah setiap baris (misalnya dengan penggunaan templat {{temp|etym}}). Urutan ini tidak lazim digunakan oleh kamus tradisional, terutama untuk unsur-unsur yang sifatnya berlaku umum bagi seluruh polisem atau bahkan homonim, seperti variasi, etimologi, dan pelafalan. * Masalah fitur tambahan. ** Saat ini, hampir seluruh entri bahasa Indonesia memiliki fitur-fitur tambahan seperti tampilan galeri otomatis, pencarian di situs dan proyek lain, hingga kolom diskusi, yang tidak memberikan informasi leksikografis tambahan secara langsung pada entri. Meski begitu, tampilannya seringkali memakan tempat lebih banyak daripada entrinya sendiri. ===Usulan=== ; Terkait pembagian unsur halaman * Setiap halaman yang berisi entri di Wikikamus adalah '''halaman entri''', baik itu terletak di ruang nama utama (untuk bahasa alami dan Esperanto) ataupun Lampiran (untuk bahasa buatan lain dan rekonstruksi bahasa purba). * Setiap halaman entri dapat memiliki satu atau lebih subjudul bahasa. * Setiap subjudul bahasa dapat dibagi menjadi dua bagian: bagian konten dan bagian lampiran. ** Bagian konten terdiri atas entri atau entri-entri dari bahasa tersebut. ** Bagian lampiran berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terkait dengan entri spesifik, seperti rujukan, bacaan lanjutan, atau informasi tambahan lainnya. * Setiap entri dapat dibagi menjadi tiga bagian: kepala entri, badan entri, dan kaki entri. ** Kepala entri berisikan informasi yang berlaku bagi seluruh isi entri, seperti kata kepala, pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. ** Badan entri berisikan informasi utama sebuah entri, yang mencakup kelas kata beserta definisi, sinonim, contoh kalimat, kutipan, catatan pemakaian, dan istilah turunan. ** Kaki entri berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terikat dengan definisi spesifik, seperti keturunan, terjemahan, dan lihat pula. ** Terkadang pula, ada konten yang dimunculkan di pinggir kanan entri. Bagian ini sebaiknya hanya digunakan untuk ilustrasi gambar dan informasi tambahan lainnya, dan ''tidak'' digunakan untuk informasi leksikografis seperti bentuk infleksi, yang semestinya diletakkan di badan entri. ; Terkait susunan dan konten setiap unsur * Nama bahasa dimunculkan dengan kapitalisasi pada subjudul dan awal butir dalam daftar (misalnya, pada bagian Keturunan dan Terjemahan), tetapi tidak dikapitalisasi pada teks isi. * Letakkan kata kepala dengan tampilan mencolok pada bagian kepala entri, sebelum semua unsur. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homonim, yakni entri yang sama tulisan dan sama bunyi tapi memiliki akar berlainan, pisahkan setiap homonim dengan kata kepala bernomor. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homograf, yakni kelompok homonim yang sama tulisan tapi berbeda bunyi, pisahkan dengan mengulang penomoran homonim di setiap kelompok. * Letakkan pemenggalan dan pelafalan (transkripsi IPA dan audio) dalam satu baris tanpa subjudul terpisah. Letakkan pelafalan hanya pada kepala entri homonim pertama dari setiap kelompok homograf, karena homonim dalam satu kelompok sudah pasti berbagi pelafalan yang sama. * Letakkan ragam bentuk di bagian kepala entri, setelah baris pemenggalan dan pelafalan, tetapi sebelum etimologi. Apabila ragam bentuk tersebut berlaku untuk lebih dari satu entri, letakkan ragam bentuk tersebut di paling awal subjudul bahasa, sebelum semua entri. * Letakkan etimologi di bagian kepala entri, tepat sebelum badan entri. * Pisahkan badan entri berdasarkan kelas kata, lalu buat daftar definisi polisem di bawahnya, mengikuti urutan kelaziman. * Letakkan sinonim, contoh kalimat, dan kutipan langsung di bawah baris definisi yang terkait. * Letakkan catatan pemakaian dan istilah turunan di bawah setiap kelas kata, setelah daftar definisi polisem. * Letakkan keturunan, terjemahan, dan lihat pula di bagian kaki entri, setelah semua bagian badan entri selesai dijabarkan. * Letakkan rujukan di bagian lampiran, dan gunakan utamanya untuk memuat daftar sitiran dari informasi yang diberikan tag rujukan. * Letakkan bacaan lanjutan setelah rujukan, untuk memasukkan sumber lain yang dapat menjadi pelengkap atau pembanding (bukan rujukan bagi informasi yang disebutkan di entri). * Buang seluruh fitur tambahan yang tidak langsung berkaitan dengan fungsi perkamusan. Jikapun ingin dipertahankan, fitur-fitur ini wajib dipisahkan sebagai perkakas (''gadget'') JS tersendiri, sehingga pengguna dapat memilih sendiri fitur mana saja yang hendak diterapkan. ; Tidak langsung terkait dengan tata letak * Tukar '''kata''', '''frasa''', '''[[#lema|lema]]''' dengan '''istilah''', '''entri''', '''lema''', '''[[#sublema|sublema]]''' ** Buang semua templat subjudul dan kategori yang mengandung "kata" dan "frasa", karena tidak memberikan informasi tambahan apapun selain dari adanya spasi ortografis di kata kepala. Keberadaan spasi ortografis cukup ditandai dengan satu kategori tambahan di setiap bahasa, dengan format semacam "xxx:Rangkaian kata" (''multiword terms'' di enwikt). ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "istilah" apabila merujuk pada bentuk yang dijadikan kata kepala. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "entri" apabila merujuk pada kata kepala dan keseluruhan penjabarannya. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "lema" apabila merujuk pada istilah yang dijadikan acuan penjabaran definisi utama bagi beragam bentuk, dan dengan "sublema" apabila merujuk pada istilah yang hanya merupakan bentuk infleksi/turunan dsb. Penentuan lema dan sublema dapat berbeda-beda tergantung bahasa; sebagian bahasa mungkin hanya memiliki lema tanpa sublema. Kategori "xxx:Lema" dan "xxx:Sublema" langsung menginduk pada kategori "Bahasa X" yang menjadi akar bagi semua kategori terkait bahasa tersebut. * Tukar '''variasi''' → '''ragam bentuk''' (''alternative form''); gunakan istilah "variasi" untuk ragam bentuk lintas bahasa, yang biasanya diletakkan sebelum subjudul bahasa pertama. * Tukar '''referensi''' → '''rujukan''' * Jadikan judul dalam bahasa Indonesia sebagai halaman utama bagi semua templat penting, dan jadikan sisanya sebagai pintasan menuju templat tersebut. Mis. {{temp|head}} → {{temp|kepala}}, {{temp|-drv-}} → {{temp|-turunan-}}, {{temp|ux}} → {{temp|contoh}} dst. ===Teknis=== Mengadopsi tata letak unsur yang benar-benar baru tentunya akan berisiko tinggi. Sejauh ini, saya belum berani mengotak-atik templat dan modul yang sudah ada. Apabila usulan ini diadopsi, perubahan minimal dapat dilakukan dengan menggunakan templat-templat baru untuk menggantikan yang lama (apabila memungkinkan). Templat lama dapat dijadikan pintasan atau dihapus jika tidak digunakan lagi setelah transisi ke tata letak baru. Beberapa akomodasi yang diperlukan dari segi teknis: * Templat {{temp|bahasa}} (dengan pintasan {{temp|bhs}}) dapat digunakan untuk memunculkan semua nama bahasa sebagai "Bahasa X" (huruf awal kapital) secara default, atau sebagai "bahasa X" (huruf awal bukan kapital) via <code>nocap=1</code> ketika digunakan pada teks isi. * Templat subjudul selain kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-subjudul-}}</nowiki></code>, tetapi sebaiknya tidak mencakup fungsi apapun kecuali untuk menampilkan subjudul secara visual dan menambahkan patokan (''anchor'') untuk pranala dari tempat lain, jika kode bahasa dipertahankan. Menempatkan semua fungsi utama pada teks isi alih-alih subjudul membantu memperjelas bagian mana yang perlu disunting oleh pengguna ketika ada yang perlu ditambahkan atau diperbaiki. Untuk menghemat tempat dan membuat konten lebih mencolok, tampilan subjudul sebaiknya cukup berupa teks normal yang ditebalkan (cf. format subjudul di [[:de:abang|dewikt]]), mungkin dengan tambahan ikon di sebelah kiri. * Templat {{temp|kepala}} (pengganti {{temp|head}}) dapat digunakan untuk menampilkan kata kepala di bagian awal entri, termasuk (jika ada) nomor homonim, ragam bentuk aksara (dengan pranala), ragam romanisasi (tanpa pranala), serta interwiki ke edisi bahasa dari entri tersebut. Istilah dengan spasi ortografis di dalamnya akan mendapatkan kategori tambahan otomatis untuk rangkaian kata. * Templat kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-kelas kata-|kode bahasa}}</nowiki></code>, tetapi tidak lagi memerlukan {{temp|head}} karena kata kepala sudah diletakkan di atasnya. Adapun penjabaran golongan nomina dan bentuk infleksi dapat tetap dimunculkan di bawah templat kelas kata untuk bahasa-bahasa yang memerlukannya. * Modifikasi pada [[MediaWiki:Common.js]] dapat dilakukan untuk menyembunyikan secara default unsur-unsur berikut ini (lihat contohnya pada tampilan komputer di entri bewwikt untuk [[:bew:abang|''abang'']]): ** Sinonim, contoh kalimat, dan kutipan setelah definisi dengan tuas (''toggle'') pembentang yang dicantumkan pada baris definisi di atasnya seperti di enwikt. ** Tabel (untuk infleksi, deklinasi, atau konjugasi) dan kotak (untuk terjemahan) pada bagian entri, dengan keseluruhan kop sebagai tombol pembentang seperti di enwikt. ** Rincian di bagian kepala entri (baris pelafalan tambahan, ragam bentuk, etimologi, dsb.) dengan baris kata kepala sebagai tombol pembentang. ** Rincian di bagian lampiran (rujukan dan bacaan lanjutan), dengan tuas pembentang yang dicantumkan di akhir bagian subjudul bahasa. ===Daftar istilah=== ;{{anchor|entri}}entri (''entry'') : Kata kepala beserta semua unsur penjabarannya secara keseluruhan. ;{{anchor|homograf}}homograf (''homograph'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, tapi belum tentu sama lafal. Pada kamus cetak, istilah homograf biasanya dibedakan dengan menambahkan keterangan pelafalan setelah kata kepala. ;{{anchor|homonim}}homonim (''homonym'') : Pasangan istilah yang sama ejaan dan sama lafal, tapi berbeda asal. Pada kamus kiwari manapun, baik itu daring ataupun cetak, homonim hampir tidak pernah disatukan dalam satu entri. Pemisahan ini tidak perlu menunggu kajian etimologi; pekamus dapat saja memutuskan untuk memisahkan kelompok makna tertentu yang terlalu berbeda sebagai homonim dengan etimologi yang belum diketahui. Apabila terdapat beberapa entri homonim, setiap entri biasanya diberikan penomoran dengan tika atas sebelum kata kepala. Penomoran ini diulang dari awal untuk setiap pelafalan yang berbeda. Mesti dibedakan dari polisem. ;{{anchor|istilah}}istilah (''term'') : Segala bentuk ungkapan yang dapat diberikan definisi khusus; dalam hal ini mencakup kata dasar, kata turunan, gabungan kata, idiom, dlsb. ;{{anchor|kata kepala}}kata kepala (''headword'') : Istilah yang menempati posisi utama, yakni bagian paling awal dari sebuah entri. Pada kamus cetak, letaknya biasanya di paling kiri (atau paling kanan jika arah penulisannya kanan ke kiri), sedangkan pada kamus daring, letaknya biasanya di paling atas. ;{{anchor|kelas kata}}kelas kata (''part of speech'') : Penggolongan istilah menurut ciri morfologis dan sintaktisnya. Pada Wikikamus, kelas kata menjadi subjudul di bawah setiap entri dan induk dari definisi polisem, dan juga mencakup golongan selain kelas kata sejati yang menempati posisi serupa. ;{{anchor|lema|sublema}}lema (''lemma'') : Istilah yang menjadi acuan utama dari bentuk turunan dan/atau infleksi. Pada kamus cetak, lema biasanya diletakkan menjorok ke kiri dengan penebalan, sementara sublema biasanya hanya ditebalkan dalam penjabaran tanpa membuat baris baru. Kriteria pembedaan lema dan sublema bergantung pada konvensi perkamusan untuk setiap bahasa. Terdapat pula bentuk nonlema, seperti infleksi reguler yang biasanya tidak dimasukkan sebagai lema maupun sublema pada kamus. ; {{anchor|polisem}}polisem (''polyseme'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, sama lafal, dan sama asal, tetapi berbeda makna akibat pergeseran dan perluasan alami. Umumnya disatukan sebagai daftar definisi di dalam satu entri yang sama. Mesti dibedakan dari homonim. ===Daftar pustaka=== * Atkins, S., Rundel, M. (2008). The Oxford guide to practical lexicography. Oxford: Oxford University Press * Jackson, H. (2002). Lexicography: An introduction. London dan New York: Routledge. * Lauder, A. F. (2010). Data for lexicography: The central role of the corpus. Wacana 12 (2): 219—242. * Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (2019). Petunjuk teknis penyusunan kamus ekabahasa. Jakarta: Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. * Sunaryo, A., Patoni, A., Basiroh, U. (1990). Pedoman penyusunan kamus dwibahasa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ===Tanggapan=== Draf kebijakan lengkap untuk mengakomodasi usulan di atas telah saya susun di [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|sini]]. Silakan berikan tanggapan Anda di bawah ini. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 12 November 2025 10.26 (UTC) :Tambahan: lihat pula draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri]] untuk contoh penerapan lengkapnya. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 13 November 2025 09.00 (UTC) :Memanggil beberapa kontributor aktif selama sebulan terakhir: @[[Pengguna:Fatamorganaa|Fatamorganaa]] @[[Pengguna:Ekirahardian|Ekirahardian]] @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]] @[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] @[[Pengguna:Agus Damanik|Agus Damanik]] @[[Pengguna:Muislate|Muislate]] @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]] @[[Pengguna:Chongkian|Chongkian]] @[[Pengguna:Najla Khairani Siregar|Najla Khairani Siregar]] @[[Pengguna:Nafisathallah|Nafisathallah]] @[[Pengguna:HaidirAndiNovianto|HaidirAndiNovianto]] @[[Pengguna:Ardzun|Ardzun]] @[[Pengguna:Iripseudocorus|Iripseudocorus]] @[[Pengguna:IHLubis|IHLubis]] — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 21 November 2025 01.17 (UTC) == Usulan 2025 B == @[[User:Swarabakti]]: Saya tidak setuju dengan usulan 2005 <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> dan juga tidak setuju dengan usulan 2022 <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} </pre> serta tidak setuju dengan [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1100291 Wikikamus:Model entri] yang cukup rusak sejak tahun 2011. :> Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak :> berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan :> sejak 2011: [[Wikikamus:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], :> Wiktionary:Format Kamus. Apakah Anda sudah ada di proyek ini :> pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor :> aktif yang lain. Penjelasan tata letak diumumkan pada tahun 2011 pasti tidak relevan lagi, karena jutaan templat dan modul dimasukkan dari wikikamus bahasa Inggris, elemen yang tidak ada dalam penjelasan itu. Ada lebih dari 2'000 halaman di [[:Kategori:Halaman dengan galat skrip]] oleh karena modul rusak disalin dari wikikamus bahasa Inggris. '''Pasti tata letak entri masih boleh didiskusikan.''' Penyumbang terbesar adalah [[User:OrophinBot]], yang malangnya sering menyalin isi dari KBBI yang berhak cipta. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?diff=954119&oldid=939864 wikikamus] [https://kbbi.web.id/anjing kbbi.web.id] [https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/anjing kbbi.kemdikbud.go.id -> Moda Terbatas]. Untuk "header" tingkat 2 dan tingkat saya mengusulakn solusi yang digunakan di halaman [[canonical form of partial differential equation]]: <pre> == bahasa Inggris == === Nomina === {{bakk|en|SB}} # [[bentuk kanonis persamaan diferensial parsial]] </pre> Lihat juga [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1056991 versi lama] yang sama sekali rusak. Saya tidak memiliki pendapat kuat tentang isi selain L2 dan L3. Tetapi saya juga mengusulkan penghapusan semua lebih dari 2'000 templat kode bahasa di [[:Kategori:Templat bahasa]] dan [[:Kategori:Templat kode bahasa]] sesudah dipisahkan dari halaman berguna. Omong-omong, mengapa ada halaman lema dalam kategori templat itu? [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 14 November 2025 21.01 (UTC) :@[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]]: Coba baca lagi secara lengkap usulan saya di atas, dan utamanya baca draf [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|kebijakan lengkapnya di sini]] dan draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri di sini]] (seperti yang saya tautkan di atas), serta cek [[:Kategori:Uji coba tata letak entri 2025]] apabila ada yang hendak ditanggapi. :Subjudul tingkat 2 sudah pasti akan tetap dimunculkan dengan apitan <code>==</code>, tapi nama bahasa menurut saya tetap harus dimunculkan dengan templat, untuk menghindari keragaman nama (terutama untuk bahasa-bahasa yang punya beberapa nama alternatif), ataupun bahasa yang namanya dieja menggunakan diakritik. Untuk itu saya memanfaatkan ulang {{temp|bahasa}}/{{temp|bhs}}, yang juga dapat digunakan oleh templat lain untuk memunculkan nama bahasa pada teks isi. Templat ini murni untuk tampilan, tidak lagi memiliki fungsi kategorisasi, dan perkakas atau semacamnya masih tetap dapat mengecek nama bahasa via data-name dari templat tersebut. Tentunya, apabila semua tampilan subjudul bahasa sudah dimigrasikan ke templat baru, semua templat nama bahasa yang ribuan jumlahnya akan dihapus. :Alasan saya mengusulkan (pseudo-)subjudul di bawah L2 sebagai templat adalah untuk meminimalkan tampilannya (cukup ukuran normal dan ditebalkan) agar kontennya lebih mencolok (cf. tampilan entri dewikt). Apabila tidak dengan templat, cara yang sama juga dapat dicapai dengan <code>;</code>, tapi jadinya tanpa ikon sehingga akan sulit bagi pengguna untuk langsung menemukan bagian yang dicari jika dilihat sekilas. Posisi L3 yang sebenarnya dalam usulan saya akan ditempati oleh {{temp|kepala}} (sudah diberikan tag <code><nowiki><h3></nowiki></code>, nanti akan saya lengkapi dokumentasi modulnya kalau sudah dipindahkan dari sandbox), dipisahkan menurut homonim dan diberi penomoran (yang diulang dari awal untuk setiap pelafalan); lihat penjelasan lengkap di draf kebijakan yang saya tautkan. Tampilan ini mengambil contoh kamus-kamus daring yang lazim digunakan oleh pembaca Indonesia, termasuk KBBI (meskipun kriteria pembedaan homonim kita berbeda karena berpatokan murni pada etimologi). :Halaman utama templat sebaiknya memiliki judul dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami, sehingga pengguna baru sekalipun dapat mengerti maksudnya tanpa perlu membaca dokumentasi secara lengkap. Halaman pintasan templat sebaiknya diminimalkan variasinya. :Untuk alasan transparansi fungsi tersebut pula, saya tetap mempertahankan pembedaan kelas kata sebagai templat subjudul ''di bawah'' kata kepala (bukan di atas atau di samping), setelah penjabaran informasi yang terkait identitas sebuah entri, termasuk pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. Perhatikan bahwa subjudul kelas kata yang saya usulkan tidak lagi memunculkan kata kepala utama, dan hanya memunculkan bentuk infleksi jika diperlukan saja (lihat {{sebut|nl|keuken}}). :Komunitas Wiktionary Indonesia (lintas edisi, bukan hanya penyunting idwikt saja) pada rapat bulanan terakhir juga telah membahas cara-cara yang bisa dilakukan untuk mempermudah penyuntingan bagi pengguna baru, utamanya dalam acara-acara. Salah satu opsi yang dibincangkan adalah memasang perkakas penyuntingan untuk menambahkan entri baru dan menyunting unsur dalam entri-entri yang sudah ada. Usulan tata letak di atas juga semuanya disusun berdasarkan masukan dari anggota-anggota komunitas secara kolektif, serta masukan dari pengguna awam yang menyertai rangkaian acara [[:meta:WikiTutur]] (dan kegiatan serupa lainnya) selama dua tahun terakhir. :Apabila kebijakan tata letak ini disepakati, saya rasa situs ini akan mendapatkan lonjakan pengguna aktif baru, utamanya dari anggota komunitas dan peserta acara yang diselenggarakan oleh komunitas. Selama ini, acara-acara terkait Wikikamus yang diselenggarakan di Indonesia relatif tidak memiliki kebertahanan keaktifan yang signifikan dari peserta, yang biasanya mengeluhkan tampilan dan penyuntingan yang tidak intuitif. Dengan tata letak yang baru ini, saya harap kita punya acuan yang lengkap dan jelas sehingga pengguna baru sekalipun tidak akan kebingungan untuk menyumbang. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 14 November 2025 23.37 (UTC) == Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? == Di beberapa entri, saya rasa akan sangat membantu apabila kita memasukkan gambar atau video yang memberikan visualisasi tentang entri tersebut. Bahkan, kita juga dapat memberikan "terjemahan" entri tersebut dalam Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) atau Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Apakah gambar atau video tersebut lebih baik diletakkan di bawah <code><nowiki>{{</nowiki>[[templat:kepala|kepala]]}}</code>, di bawah subjudul bahasa, atau di paling atas halaman? Izin memanggil beberapa pengurus: @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]], @[[Pengguna:Swarabakti|Swarabakti]], @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]], dll. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.05 (UTC) :@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]]: Ilustrasi selalu diletakkan di sebelah kanan, per [[WT:TLE#Unsur di tempat lain]]. Bisa pakai thumbnail manual, atau menggunakan templat macam {{temp|gambar}} (lihat contohnya di [[jèngki]]). :SIBI ''bukan'' bahasa, tapi sistem isyarat yang digunakan untuk mengalih bentuk bahasa Indonesia. Teman Tuli di Indonesia secara umum menggunakan BISINDO, yang merupakan bahasa(-bahasa) sendiri (dengan tata bahasa dan leksikon yang berbeda dari bahasa Indonesia, belum menghitung perbedaan antar dialeknya) sehingga wajib diletakkan di bagian Terjemahan (lihat contohnya di [[terima kasih]]) bersama dengan padanan dalam bahasa isyarat lain. :Belum ada ketentuan tentang pembuatan entri untuk bahasa-bahasa isyarat secara khusus, jadi sejauh ini cukup diletakkan video/gambarnya di bagian terjemahan saja. Sebagai perbandingan, di enwikt entri bahasa isyarat diletakkan di transkripsi gerakannya (contoh: [[en:FlatO@Mouth-PalmBack]]) dan diindeks di ruang nama khusus menurut glos bahasa Inggrisnya (mis. [[en:Sign gloss:FOOD]]). Ini karena satu isyarat yang sama bisa punya arti berbeda di bahasa isyarat berbeda, dan satu glos bahasa Inggris yang sama bisa punya terjemahan isyarat berbeda-beda dalam satu bahasa. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.22 (UTC) ::Relevan juga: idealnya video atau gambar untuk padanan BISINDO cukup menunjukkan pengisyaratnya saja (minimal setengah badan) dengan latar polos, tanpa glos atau terjemahan (''tidak'' seperti yang dilakukan oleh Wikibility). Ini karena satu isyarat bisa punya banyak arti, sehingga membatasi video/gambarnya ke satu makna membuatnya tidak bisa digunakan untuk ilustrasi makna lain. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.26 (UTC) bl0t28ls2r0mc0m3ux7w4vmjirgeccy 1462333 1462332 2026-06-29T07:30:51Z OwlyKnight 33924 /* Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? */ Balas 1462333 wikitext text/x-wiki __TOC__ == Usulan Tata Letak (2005) == Saya mengusulkan tata letak yang sdkt berbeda: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> Tampilannya seperti ini: ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #arti ---- Untuk kata turunan, misalnya entri [[copet]]: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#('''kata dasar''') arti</nowiki> <nowiki>#('''kata turunan''') arti</nowiki> </pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #('''copet''') arti #('''pencopet''') orang yang melakukan tindakan copet [[Pengguna:Hayabusa future|Hayabusa future]] 07:34, 12 November 2005 (UTC) :Saya sih ikut saja sementara, mungkin kalau ada perbaikan bisa dilakukan belakangan, mesti cari referensinya dulu nih, kamus EYD [[Image:Wink.png]] --[[Pengguna:Borgx|Borgx]] 08:05, 12 November 2005 (UTC) == Usulan Tata Letak (2022) == Penentuan tata letak entri sangat diperlukan untuk standarisasi entri dan kemudahan pemeliharaan. Karena belum ada kesepakatan mengenai tata letak entri, berikut saya usulkan 2 bentuk tata letak untuk entri di Wikikamus. Untuk tata letak dasar, saya mengusulkan seperti tata letak entri [[dija]], yaitu: <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat #*: Terjemahan contoh kalimat (bila ada) ====Rujukan==== </pre> Tata letak seperti ini bisa juga diterapkan untuk bahasa-bahasa daerah yang sudah memiliki kamus. Sementara secara lengkap saya mencoba mengembangkan tata letak yang biasa digunakan di WT-ID, namun dengan sedikit gubahan untuk urutannya: <pre> ==bahasa Indonesia== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== * Transkripsi (IPA atau lainnya) * Berkas audio (bila ada) {{-nom-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat # Definisi 2 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== {{-verb-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== ---- (Garis pemisah entri bahasa) ==bahasa Tagalog== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== {{-nom-|tl}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) # Definisi 2 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) {{-drv-}} {{-syn-}} (bila ada) {{-ant-}} (bila ada) ====Referensi==== </pre> Untuk tingkatan judul untuk subbagian etimologi perlu tidak menggunakan templat [[Templat:-etym-|(-etym-)]] lagi untuk memperjelas etimon dari kata-kata yang homofon namun berbeda makna, agar tidak membingungkan seperti pada entri [[kahar]]. Templat seperti [[Templat:KBBI-footer|(KBBI-footer)]] dan [[Templat:Pusba:KBBI|(Pusba:KBBI)]] perlu ditinggalkan karena sangat mengganggu, baik secara visual juga menyebabkan kejadian vandal halaman pembicaraan kerap terjadi. Untuk tata letak dari entri berbahasa lain mungkin dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing bahasa, lebih baik dibuat semacam panduan entri seperti [[en:Wiktionary:About Indonesian#Lemma entries|panduan entri bahasa Indonesia]] di WT-EN. Sekian usulan dari saya. Salam. [[Pengguna:Mbee-wiki|Mbee-wiki]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mbee-wiki|bicara]]) 22 Agustus 2022 14.33 (UTC) :Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan sejak 2011: [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], [[Wiktionary:Format Kamus]]. Apakah Anda sudah ada di proyek ini pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor aktif yang lain. Semua perubahan sudah diajukan melalui Warung Kopi dan tidak ada penolakan. Mengajukan perubahan boleh-boleh saja, tapi tetap harus memperhatikan sejarah dan alasan format yang lama. :;Etimologi :Kamus-kamus bahasa Indonesia sangat miskin etimologi. Tidak bisa mengharapkan setiap lema diawali oleh etimologi seperti Wikipedia bahasa Inggris. Karena tidak semua bahasa bisa diidentifikasi dengan etimologi, maka usulan format seperti WTEN tidak dapat dijalankan di sini. :Contoh homofon jauh lebih sedikit dibanding yang bukan homofon, dan dapat dengan mudah diatasi dengan memberi pernyataan di awal etimologi. Sama sekali bukan suatu masalah. :Secara penggunaan kamus, ketika seseorang membuka kamus, yang diharapkan pertama kali (paling atas/paling depan) adalah arti/makna/definisi, bukan etimologi. Etimologi adalah informasi tambahan (bonus), yang tidak harus ada, dan tidak seharusnya diletakkan di bagian atas/sebelum definisi. Tata letak di en.wikt bukan tata letak yang '''natural''' di dalam sebuah kamus. Selain itu informasi etimologi dari bahasa-bahasa tua / proto-bahasa penuh dengan jargon dan karakter yang asing bagi pembaca awam dan cukup ''put-off'' (membuat risih) orang yang membaca. Saya pribadi menghindari menaruh etimologi yang tidak perlu, kecuali di lema-lema yang memang etimologinya menarik. :;Templatisasi :Semua header level 2 dan 3 menggunakan templat, supaya mempermudah pelacakan lema apa saja yang memiliki header tersebut. Header level 2 dan 3 tanpa templat tidak digunakan lagi di semua lema. :;Footer :KBBI-footer dan Pusba:KBBI dibuat karena puluhan ribu lema yang ditambahkan berasal dari KBBI Pusba, sementara ada 12 ribu lebih lema bahasa Inggris bersumber dari Glosarium Pusba {[[Templat:GPB]]), dan bisa jadi di masa depan ada batch lema yang berasal dari satu sumber, akan dibuatkan masing-masing templat berdasarkan sumbernya. Idealnya sumber dicantumkan setelah definisi, karena bisa jadi ada tambahan definisi baru dari penyunting Wiktionary, atau ketika suatu definisi telah disunting, sehingga berbeda dari definisi KBBI Pusba, maka sumber yang menyatakan definisinya dari KBBI Pusba bisa dihilangkan. Idealnya. Tapi pada waktu itu tidak terpikirkan, dan kesulitan teknisnya lebih tinggi, sehingga hanya mencontoh dari yang sudah ada (12 ribu lema dari GPB). Kesemuanya merupakan seri dari [[:Kategori:Templat referensi bahasa Indonesia|templat-templat referensi]]. :Bedanya dengan KBBI-footer, templat ini dibuat memang tidak mencontoh templat lain, alias kreasi baru. Fungsinya adalah untuk menambah footer yang standar untuk semua lema bahasa Indonesia (lema bahasa lain tidak ada yang menggunakan footer). Sedangkan konten footer itu sendiri bisa dibahas lebih lanjut. Konten footer saat ini sudah didokumentasikan secara jelas di templat tersebut. Silakan lihat perubahan revisi dari templat tersebut untuk memahami sejarahnya. :* Footer awalnya berisi 3 pranala "lihat pula" yang berguna untuk mencari lema yang berhubungan (yang isinya mengandung lema tersebut, yang judulnya mengandung lema tersebut, dan pranala balik lema tersebut). Hal ini bukan inovasi baru, melainkan diadaptasi dari halaman disambiguasi di Wikipedia. Pranala balik terutama berfungsi untuk mencari lema asing yang memiliki arti yang sama. :* Fitur yang utama di KBBI-footer adalah pada waktu itu (2009-dst), [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#KBBI|situs KBBI sangatlah jelek]] dan tidak dapat dibuat pranala referensi secara otomatis, sehingga diperlukan pranala referensi pihak ketiga. Dalam perkembangannya, kini KBBI sudah bisa dibuat pranalanya. Namun KBBI versi 5 memiliki banyak perubahan dibanding versi 3 dan masing-masing situs memiliki fitur-fitur khas yang membantu pembaca yang ingin mencari rujukan yang lebih lengkap. Dalam perkembangannya, adanya footer yang tersentralisasi sangat memudahkan untuk mengubah 1x dan puluhan ribu halaman otomatis referensinya diperbarui, karena seperti yang sudah kita ketahui, situs KBBI sangat sering berganti-ganti nama. Bandingkan apabila referensi ditaruh secara manual di masing-masing lema, bisa gila yang memperbaruinya setiap 2 tahun sekali! :* Dalam perkembangannya, referensi ke situs KBBI dikembangkan dengan referensi ke tesaurus, terjemahan otomatis, glosarium, korpora, penggunaan di Wikipedia dan Wikisource, serta ilustrasi dari lema tersebut (apabila memungkinkan). Saya pribadi sering kali terbantu dengan alat-alat tambahan ini, entah mengapa Anda membencinya. :* Fitur "[https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=Templat:KBBI-footer&direction=next&oldid=618087 Diskusikan lema ini]", <s>saya lupa dari mana saya mengadopsinya</s> diadopsi dari Wikipos/Wikizine (atau semacamnya), bukan ciptaan saya sendiri<!--, kemungkinan dari salah satu situs wiki WMF-->. Adapun tujuannya justru adalah untuk mempermudah pembaca untuk menambahi informasi tanpa harus terbebani dengan format, mendaftar, dsb. Saya sebagai pengurus yang 10 tahun lebih fitur ini ada tidak merasa terbebani dengan vandal, kok malah Anda yang terbebani? Apakah Anda pernah sekali pun memberi tag "hapus" untuk suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan? Saya cek tidak ada. Lalu Anda punya kepentingan apa dengan vandalisme/suntingan uji coba yang tidak terkait dengan Anda? Apakah Anda tidak sadar bahwa ini wiki dan semua orang bisa menyunting, dan vandalisme/suntingan uji coba bisa terjadi di ruang nama apa pun juga? Apakah Anda punya data bahwa vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan jauh lebih banyak/lebih disruptif daripada vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama utama? Jangan mengada-ada. Lihat dulu [https://id.wiktionary.org/wiki/Istimewa:Daftar_halaman?from=&to=&namespace=1 Semua halaman pembicaraan] dan berapa banyak yang berupa masukan yang positif dan konstruktif. Menghapus halaman uji coba itu sangat mudah kok, dan saya serta pengurus yang lain sering melakukannya tanpa pamrih, kok Anda yang sewot? Halaman pembicaraan yang kosong tidak ada manfaatnya (saya baca di proyek-proyek kecil, fitur halaman pembicaraan merupakan fitur gagal, dan tulisan di halaman pembicaraan hampir tidak pernah dibaca), dan mayoritas pembaca sama sekali tidak menyadari distingsi antara ruang nama utama dan pembicaraan, oleh karena itulah kedua ruang nama itu "disatukan" melalui templat footer tersebut, sehingga apa pun yang ditulis di halaman pembicaraan, otomatis muncul di halaman lema. Menurutku itu suatu tambahan yang sangat berguna. :* Pada perkembangannya dibedakanlah/dipecah antara KBBI-footer dengan footer biasa. Bedanya adalah KBBI-footer selalu bersama Pusba:KBBI, karena lema tersebut bersumber dari KBBI, sementara [[Templat:footer]] digunakan pada lema Indonesia yang bukan bersumber dari KBBI. Selain cara ini, saat ini tidak ada cara membedakan antara keduanya. :Selain dari poin-poin di atas, saya setuju dengan tambahan di format kamus saat ini: :* penambahan audio :* sinonim dan antonim, saya mulai meninggalkan <nowiki>{{-syn-}} dan {{-ant-}}</nowiki> dan mulai beralih seperti di contoh [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=bokap&action=edit&oldid=984935 lema ini], karena bisa mencakup sinonim, antonim, hipernim, hiponim, dll. dalam satu baris, tepat di bawah definisi. :* sehubungan dengan poin sebelumnya, informasi etimologi pun menurut saya bisa diletakkan tepat di bawah definisi, karena seperti yang sudah saya sampaikan, jumlah lema bahasa Indonesia (maupun bahasa daerah) yang diketahui etimologinya sangatlah sedikit dibanding keseluruhan lema, sehingga tidak perlu ada subbagian khusus etimologi, melainkan hal tersebut berupa "informasi tambahan" yang diletakkan di bawah definisi. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=kahar&diff=986964&oldid=956713 kahar] :Dan poin-poin ini bisa dibahas lebih lanjut: :* "Catatan penggunaan": dibanding jumlah lema secara keseluruhan, lema yang membutuhkan catatan penggunaan sangatlah sedikit, sehingga tidak perlu diharuskan ada :* contoh kalimat, antara diletakkan setelah definisi dengan dicetak miring dan diberi "br", sebagaimana di KBBI, atau di baris baru dengan indentasi, sebagaimana di WTEN :* format yang berbeda untuk selain bahasa Indonesia ataupun bahasa daerah Indonesia: silakan dibahas lebih lanjut, karena memang kamus ekabahasa dan kamus dwibahasa tidak akan sama formatnya. :* etimologi, sinonim, antonim dipindahkan ke bawah masing-masing definisi, tidak lagi disejajarkan dengan frasa dan turunan :Kemudian saya tidak setuju dengan poin-poin ini: :* garis pembatas antara bahasa: ngapain?? :* hampir tidak ada spasi kosong antara baris: sangat buruk dan membuat menyunting tidak nyaman :* pelafalan IPA di baris tersendiri. Langsung saja di baris lema kepala. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=apel&oldid=986967 apel] :* rujukan/referensi, pada umumnya adalah Pusba:KBBI, maka dari itu ada footer. Untuk rujukan referensi tambahan, silakan ditambahkan, tapi tidak berarti semua lema wajib memiliki rujukan, karena Wiktionary bukan Wikipedia. :<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|&#x2712;]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 29 Agustus 2022 18.54 (UTC) :: > Transkripsi (IPA atau lainnya) :: FYI: transkripsi <> pelafalan :: Usulan saya: ::* IPA merupakan satu-satu sistem pelafalan yang digunakan di wiki ini ::* pelafalan IPA di baris tersendiri, di dekat dan di atas berkas audio seperti [https://eo.wiktionary.org/wiki/perang di wikikamus bahasa Esperanto] ::* transkripsi di baris lema kepala (untuk abjad non-Latin) :: > ====Catatan penggunaan==== { {-drv-} } { {-syn-} } { {-ant-} } :: Usulan saya: ::* Lebih baik sino dan anto di bawah makna seperti [https://sv.wiktionary.org/wiki/resa#Verb di wikikamus bahasa Swedia] :: [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 29 Agustus 2022 20.38 (UTC) == Usulan (2025) == Sebagai tindak lanjut dari pesan sebelumnya mengenai Komunitas Wiktionary Indonesia di [[Wikikamus:Warung Kopi]], berikut ini saya sampaikan usulan perombakan kebijakan tata letak di Wikikamus bahasa Indonesia, berdasarkan hasil diskusi awal dengan beberapa teman-teman komunitas, serta rujukan-rujukan akademis mengenai penyusunan kamus. Pertimbangan adopsi format baru akan diberikan, diikuti dengan jabaran usulan, sebelum lanjut ke pembahasan teknis. Istilah-istilah penting akan saya berikan definisi spesifik pada daftar istilah di bagian akhir usulan, sebelum daftar pustaka. ===Pertimbangan=== Mengapa mengadopsi format tata letak yang baru? Setidaknya ada beberapa permasalahan yang menjadi dasar pertimbangan untuk perombakan kebijakan ini: * Masalah pampangan nama bahasa. ** Saat ini, nama bahasa ditampilkan menggunakan templat tersendiri untuk setiap bahasa (biasanya dengan format kode bahasa atau nama bahasa), yang menjadikan beragam templat penting tidak dapat dibuatkan pintasan singkatnya (seperti misalnya {{temp|lb}} untuk {{temp|label}}). ** Tampilan nama bahasa yang dipranalakan pada subjudul tingkat 2 juga bermasalah. Selain kapitalisasinya yang kurang sesuai untuk subjudul (semestinya diawali dengan huruf kapital), tampilan ini juga tidak ramah bagi pengguna seluler (yang seringkali tidak sengaja mengeklik pranalanya ketika hendak membentangkan isi subjudul). ** [[#entri|Entri]] terpisah untuk setiap nama bahasa juga tidak memenuhi [[Wikikamus:Kelayakan entri|kelayakan]] dan wajib dihapus, karena tidak memiliki makna khusus selain daripada gabungan makna unsur-unsurnya. * Masalah pampangan [[#kata kepala|kata kepala]]. ** Saat ini, kata kepala ditampilkan di bawah [[#kelas kata|kelas kata]] (seperti di enwikt), sehingga otomatis diulang pada awal setiap subjudul kelas kata. ** Pengulangan ini tampaknya lewah (redundan), karena tidak ada informasi baru yang diberikan oleh kata kepala di tiap kelas kata (kecuali sebagai patokan untuk bentuk infleksi bagi bahasa yang memilikinya). ** Tampilan kata kepala yang hanya berupa teks ukuran normal dengan cetakan tebal juga kurang mencolok, apalagi bagi pembaca kamus daring lain yang biasanya menampilkan kata kepala dengan ukuran besar di atas semua unsur penjabaran entri (seperti KBBI). * Masalah [[#homograf|homograf]] dan [[#homonim|homonim]]. ** Saat ini, tidak ada pembedaan baku untuk homograf (pasangan [[#istilah|istilah]] sama tulisan) yang berbeda pelafalan dan homonim (pasangan istilah sama tulisan dan sama bunyi) yang berbeda etimologi. ** Pelafalan tidak selalu diberikan panduannya, sementara perbedaan makna seringkali dipukul rata sebagai [[#polisem|polisem]] (pasangan istilah sama tulisan, sama bunyi, dan sama akar) dan diurutkan dalam daftar yang sama. ** Peletakan kata kepala di bawah kelas kata memperparah hal ini, karena makna homonim dengan kelas kata yang sama dapat dicampurkan di bawah satu kata kepala, sementara makna polisem dengan kelas kata berbeda dipisahkan, kontras dengan susunan kamus pada umumnya. ** Sebagai perbandingan, di enwikt, kelas kata dan daftar definisi polisem dapat dijadikan anak dari subjudul etimologi dengan penomoran untuk membedakan homonim, yang kemudian dapat pula dijadikan anak dari subjudul pelafalan dengan penomoran untuk membedakan homograf. Hanya saja, karena kata kepalanya muncul jauh di bawah kelas kata, pembedaan homonim dan homograf dengan cara ini dapat membingungkan bagi yang tidak terbiasa. * Masalah urutan unsur-unsur entri. ** Saat ini, seluruh unsur entri kecuali kelas kata biasanya diurutkan sebagai subjudul setelah daftar definisi polisem, bahkan terkadang dicantumkan langsung di bawah setiap baris (misalnya dengan penggunaan templat {{temp|etym}}). Urutan ini tidak lazim digunakan oleh kamus tradisional, terutama untuk unsur-unsur yang sifatnya berlaku umum bagi seluruh polisem atau bahkan homonim, seperti variasi, etimologi, dan pelafalan. * Masalah fitur tambahan. ** Saat ini, hampir seluruh entri bahasa Indonesia memiliki fitur-fitur tambahan seperti tampilan galeri otomatis, pencarian di situs dan proyek lain, hingga kolom diskusi, yang tidak memberikan informasi leksikografis tambahan secara langsung pada entri. Meski begitu, tampilannya seringkali memakan tempat lebih banyak daripada entrinya sendiri. ===Usulan=== ; Terkait pembagian unsur halaman * Setiap halaman yang berisi entri di Wikikamus adalah '''halaman entri''', baik itu terletak di ruang nama utama (untuk bahasa alami dan Esperanto) ataupun Lampiran (untuk bahasa buatan lain dan rekonstruksi bahasa purba). * Setiap halaman entri dapat memiliki satu atau lebih subjudul bahasa. * Setiap subjudul bahasa dapat dibagi menjadi dua bagian: bagian konten dan bagian lampiran. ** Bagian konten terdiri atas entri atau entri-entri dari bahasa tersebut. ** Bagian lampiran berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terkait dengan entri spesifik, seperti rujukan, bacaan lanjutan, atau informasi tambahan lainnya. * Setiap entri dapat dibagi menjadi tiga bagian: kepala entri, badan entri, dan kaki entri. ** Kepala entri berisikan informasi yang berlaku bagi seluruh isi entri, seperti kata kepala, pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. ** Badan entri berisikan informasi utama sebuah entri, yang mencakup kelas kata beserta definisi, sinonim, contoh kalimat, kutipan, catatan pemakaian, dan istilah turunan. ** Kaki entri berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terikat dengan definisi spesifik, seperti keturunan, terjemahan, dan lihat pula. ** Terkadang pula, ada konten yang dimunculkan di pinggir kanan entri. Bagian ini sebaiknya hanya digunakan untuk ilustrasi gambar dan informasi tambahan lainnya, dan ''tidak'' digunakan untuk informasi leksikografis seperti bentuk infleksi, yang semestinya diletakkan di badan entri. ; Terkait susunan dan konten setiap unsur * Nama bahasa dimunculkan dengan kapitalisasi pada subjudul dan awal butir dalam daftar (misalnya, pada bagian Keturunan dan Terjemahan), tetapi tidak dikapitalisasi pada teks isi. * Letakkan kata kepala dengan tampilan mencolok pada bagian kepala entri, sebelum semua unsur. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homonim, yakni entri yang sama tulisan dan sama bunyi tapi memiliki akar berlainan, pisahkan setiap homonim dengan kata kepala bernomor. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homograf, yakni kelompok homonim yang sama tulisan tapi berbeda bunyi, pisahkan dengan mengulang penomoran homonim di setiap kelompok. * Letakkan pemenggalan dan pelafalan (transkripsi IPA dan audio) dalam satu baris tanpa subjudul terpisah. Letakkan pelafalan hanya pada kepala entri homonim pertama dari setiap kelompok homograf, karena homonim dalam satu kelompok sudah pasti berbagi pelafalan yang sama. * Letakkan ragam bentuk di bagian kepala entri, setelah baris pemenggalan dan pelafalan, tetapi sebelum etimologi. Apabila ragam bentuk tersebut berlaku untuk lebih dari satu entri, letakkan ragam bentuk tersebut di paling awal subjudul bahasa, sebelum semua entri. * Letakkan etimologi di bagian kepala entri, tepat sebelum badan entri. * Pisahkan badan entri berdasarkan kelas kata, lalu buat daftar definisi polisem di bawahnya, mengikuti urutan kelaziman. * Letakkan sinonim, contoh kalimat, dan kutipan langsung di bawah baris definisi yang terkait. * Letakkan catatan pemakaian dan istilah turunan di bawah setiap kelas kata, setelah daftar definisi polisem. * Letakkan keturunan, terjemahan, dan lihat pula di bagian kaki entri, setelah semua bagian badan entri selesai dijabarkan. * Letakkan rujukan di bagian lampiran, dan gunakan utamanya untuk memuat daftar sitiran dari informasi yang diberikan tag rujukan. * Letakkan bacaan lanjutan setelah rujukan, untuk memasukkan sumber lain yang dapat menjadi pelengkap atau pembanding (bukan rujukan bagi informasi yang disebutkan di entri). * Buang seluruh fitur tambahan yang tidak langsung berkaitan dengan fungsi perkamusan. Jikapun ingin dipertahankan, fitur-fitur ini wajib dipisahkan sebagai perkakas (''gadget'') JS tersendiri, sehingga pengguna dapat memilih sendiri fitur mana saja yang hendak diterapkan. ; Tidak langsung terkait dengan tata letak * Tukar '''kata''', '''frasa''', '''[[#lema|lema]]''' dengan '''istilah''', '''entri''', '''lema''', '''[[#sublema|sublema]]''' ** Buang semua templat subjudul dan kategori yang mengandung "kata" dan "frasa", karena tidak memberikan informasi tambahan apapun selain dari adanya spasi ortografis di kata kepala. Keberadaan spasi ortografis cukup ditandai dengan satu kategori tambahan di setiap bahasa, dengan format semacam "xxx:Rangkaian kata" (''multiword terms'' di enwikt). ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "istilah" apabila merujuk pada bentuk yang dijadikan kata kepala. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "entri" apabila merujuk pada kata kepala dan keseluruhan penjabarannya. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "lema" apabila merujuk pada istilah yang dijadikan acuan penjabaran definisi utama bagi beragam bentuk, dan dengan "sublema" apabila merujuk pada istilah yang hanya merupakan bentuk infleksi/turunan dsb. Penentuan lema dan sublema dapat berbeda-beda tergantung bahasa; sebagian bahasa mungkin hanya memiliki lema tanpa sublema. Kategori "xxx:Lema" dan "xxx:Sublema" langsung menginduk pada kategori "Bahasa X" yang menjadi akar bagi semua kategori terkait bahasa tersebut. * Tukar '''variasi''' → '''ragam bentuk''' (''alternative form''); gunakan istilah "variasi" untuk ragam bentuk lintas bahasa, yang biasanya diletakkan sebelum subjudul bahasa pertama. * Tukar '''referensi''' → '''rujukan''' * Jadikan judul dalam bahasa Indonesia sebagai halaman utama bagi semua templat penting, dan jadikan sisanya sebagai pintasan menuju templat tersebut. Mis. {{temp|head}} → {{temp|kepala}}, {{temp|-drv-}} → {{temp|-turunan-}}, {{temp|ux}} → {{temp|contoh}} dst. ===Teknis=== Mengadopsi tata letak unsur yang benar-benar baru tentunya akan berisiko tinggi. Sejauh ini, saya belum berani mengotak-atik templat dan modul yang sudah ada. Apabila usulan ini diadopsi, perubahan minimal dapat dilakukan dengan menggunakan templat-templat baru untuk menggantikan yang lama (apabila memungkinkan). Templat lama dapat dijadikan pintasan atau dihapus jika tidak digunakan lagi setelah transisi ke tata letak baru. Beberapa akomodasi yang diperlukan dari segi teknis: * Templat {{temp|bahasa}} (dengan pintasan {{temp|bhs}}) dapat digunakan untuk memunculkan semua nama bahasa sebagai "Bahasa X" (huruf awal kapital) secara default, atau sebagai "bahasa X" (huruf awal bukan kapital) via <code>nocap=1</code> ketika digunakan pada teks isi. * Templat subjudul selain kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-subjudul-}}</nowiki></code>, tetapi sebaiknya tidak mencakup fungsi apapun kecuali untuk menampilkan subjudul secara visual dan menambahkan patokan (''anchor'') untuk pranala dari tempat lain, jika kode bahasa dipertahankan. Menempatkan semua fungsi utama pada teks isi alih-alih subjudul membantu memperjelas bagian mana yang perlu disunting oleh pengguna ketika ada yang perlu ditambahkan atau diperbaiki. Untuk menghemat tempat dan membuat konten lebih mencolok, tampilan subjudul sebaiknya cukup berupa teks normal yang ditebalkan (cf. format subjudul di [[:de:abang|dewikt]]), mungkin dengan tambahan ikon di sebelah kiri. * Templat {{temp|kepala}} (pengganti {{temp|head}}) dapat digunakan untuk menampilkan kata kepala di bagian awal entri, termasuk (jika ada) nomor homonim, ragam bentuk aksara (dengan pranala), ragam romanisasi (tanpa pranala), serta interwiki ke edisi bahasa dari entri tersebut. Istilah dengan spasi ortografis di dalamnya akan mendapatkan kategori tambahan otomatis untuk rangkaian kata. * Templat kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-kelas kata-|kode bahasa}}</nowiki></code>, tetapi tidak lagi memerlukan {{temp|head}} karena kata kepala sudah diletakkan di atasnya. Adapun penjabaran golongan nomina dan bentuk infleksi dapat tetap dimunculkan di bawah templat kelas kata untuk bahasa-bahasa yang memerlukannya. * Modifikasi pada [[MediaWiki:Common.js]] dapat dilakukan untuk menyembunyikan secara default unsur-unsur berikut ini (lihat contohnya pada tampilan komputer di entri bewwikt untuk [[:bew:abang|''abang'']]): ** Sinonim, contoh kalimat, dan kutipan setelah definisi dengan tuas (''toggle'') pembentang yang dicantumkan pada baris definisi di atasnya seperti di enwikt. ** Tabel (untuk infleksi, deklinasi, atau konjugasi) dan kotak (untuk terjemahan) pada bagian entri, dengan keseluruhan kop sebagai tombol pembentang seperti di enwikt. ** Rincian di bagian kepala entri (baris pelafalan tambahan, ragam bentuk, etimologi, dsb.) dengan baris kata kepala sebagai tombol pembentang. ** Rincian di bagian lampiran (rujukan dan bacaan lanjutan), dengan tuas pembentang yang dicantumkan di akhir bagian subjudul bahasa. ===Daftar istilah=== ;{{anchor|entri}}entri (''entry'') : Kata kepala beserta semua unsur penjabarannya secara keseluruhan. ;{{anchor|homograf}}homograf (''homograph'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, tapi belum tentu sama lafal. Pada kamus cetak, istilah homograf biasanya dibedakan dengan menambahkan keterangan pelafalan setelah kata kepala. ;{{anchor|homonim}}homonim (''homonym'') : Pasangan istilah yang sama ejaan dan sama lafal, tapi berbeda asal. Pada kamus kiwari manapun, baik itu daring ataupun cetak, homonim hampir tidak pernah disatukan dalam satu entri. Pemisahan ini tidak perlu menunggu kajian etimologi; pekamus dapat saja memutuskan untuk memisahkan kelompok makna tertentu yang terlalu berbeda sebagai homonim dengan etimologi yang belum diketahui. Apabila terdapat beberapa entri homonim, setiap entri biasanya diberikan penomoran dengan tika atas sebelum kata kepala. Penomoran ini diulang dari awal untuk setiap pelafalan yang berbeda. Mesti dibedakan dari polisem. ;{{anchor|istilah}}istilah (''term'') : Segala bentuk ungkapan yang dapat diberikan definisi khusus; dalam hal ini mencakup kata dasar, kata turunan, gabungan kata, idiom, dlsb. ;{{anchor|kata kepala}}kata kepala (''headword'') : Istilah yang menempati posisi utama, yakni bagian paling awal dari sebuah entri. Pada kamus cetak, letaknya biasanya di paling kiri (atau paling kanan jika arah penulisannya kanan ke kiri), sedangkan pada kamus daring, letaknya biasanya di paling atas. ;{{anchor|kelas kata}}kelas kata (''part of speech'') : Penggolongan istilah menurut ciri morfologis dan sintaktisnya. Pada Wikikamus, kelas kata menjadi subjudul di bawah setiap entri dan induk dari definisi polisem, dan juga mencakup golongan selain kelas kata sejati yang menempati posisi serupa. ;{{anchor|lema|sublema}}lema (''lemma'') : Istilah yang menjadi acuan utama dari bentuk turunan dan/atau infleksi. Pada kamus cetak, lema biasanya diletakkan menjorok ke kiri dengan penebalan, sementara sublema biasanya hanya ditebalkan dalam penjabaran tanpa membuat baris baru. Kriteria pembedaan lema dan sublema bergantung pada konvensi perkamusan untuk setiap bahasa. Terdapat pula bentuk nonlema, seperti infleksi reguler yang biasanya tidak dimasukkan sebagai lema maupun sublema pada kamus. ; {{anchor|polisem}}polisem (''polyseme'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, sama lafal, dan sama asal, tetapi berbeda makna akibat pergeseran dan perluasan alami. Umumnya disatukan sebagai daftar definisi di dalam satu entri yang sama. Mesti dibedakan dari homonim. ===Daftar pustaka=== * Atkins, S., Rundel, M. (2008). The Oxford guide to practical lexicography. Oxford: Oxford University Press * Jackson, H. (2002). Lexicography: An introduction. London dan New York: Routledge. * Lauder, A. F. (2010). Data for lexicography: The central role of the corpus. Wacana 12 (2): 219—242. * Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (2019). Petunjuk teknis penyusunan kamus ekabahasa. Jakarta: Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. * Sunaryo, A., Patoni, A., Basiroh, U. (1990). Pedoman penyusunan kamus dwibahasa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ===Tanggapan=== Draf kebijakan lengkap untuk mengakomodasi usulan di atas telah saya susun di [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|sini]]. Silakan berikan tanggapan Anda di bawah ini. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 12 November 2025 10.26 (UTC) :Tambahan: lihat pula draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri]] untuk contoh penerapan lengkapnya. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 13 November 2025 09.00 (UTC) :Memanggil beberapa kontributor aktif selama sebulan terakhir: @[[Pengguna:Fatamorganaa|Fatamorganaa]] @[[Pengguna:Ekirahardian|Ekirahardian]] @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]] @[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] @[[Pengguna:Agus Damanik|Agus Damanik]] @[[Pengguna:Muislate|Muislate]] @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]] @[[Pengguna:Chongkian|Chongkian]] @[[Pengguna:Najla Khairani Siregar|Najla Khairani Siregar]] @[[Pengguna:Nafisathallah|Nafisathallah]] @[[Pengguna:HaidirAndiNovianto|HaidirAndiNovianto]] @[[Pengguna:Ardzun|Ardzun]] @[[Pengguna:Iripseudocorus|Iripseudocorus]] @[[Pengguna:IHLubis|IHLubis]] — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 21 November 2025 01.17 (UTC) == Usulan 2025 B == @[[User:Swarabakti]]: Saya tidak setuju dengan usulan 2005 <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> dan juga tidak setuju dengan usulan 2022 <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} </pre> serta tidak setuju dengan [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1100291 Wikikamus:Model entri] yang cukup rusak sejak tahun 2011. :> Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak :> berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan :> sejak 2011: [[Wikikamus:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], :> Wiktionary:Format Kamus. Apakah Anda sudah ada di proyek ini :> pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor :> aktif yang lain. Penjelasan tata letak diumumkan pada tahun 2011 pasti tidak relevan lagi, karena jutaan templat dan modul dimasukkan dari wikikamus bahasa Inggris, elemen yang tidak ada dalam penjelasan itu. Ada lebih dari 2'000 halaman di [[:Kategori:Halaman dengan galat skrip]] oleh karena modul rusak disalin dari wikikamus bahasa Inggris. '''Pasti tata letak entri masih boleh didiskusikan.''' Penyumbang terbesar adalah [[User:OrophinBot]], yang malangnya sering menyalin isi dari KBBI yang berhak cipta. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?diff=954119&oldid=939864 wikikamus] [https://kbbi.web.id/anjing kbbi.web.id] [https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/anjing kbbi.kemdikbud.go.id -> Moda Terbatas]. Untuk "header" tingkat 2 dan tingkat saya mengusulakn solusi yang digunakan di halaman [[canonical form of partial differential equation]]: <pre> == bahasa Inggris == === Nomina === {{bakk|en|SB}} # [[bentuk kanonis persamaan diferensial parsial]] </pre> Lihat juga [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1056991 versi lama] yang sama sekali rusak. Saya tidak memiliki pendapat kuat tentang isi selain L2 dan L3. Tetapi saya juga mengusulkan penghapusan semua lebih dari 2'000 templat kode bahasa di [[:Kategori:Templat bahasa]] dan [[:Kategori:Templat kode bahasa]] sesudah dipisahkan dari halaman berguna. Omong-omong, mengapa ada halaman lema dalam kategori templat itu? [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 14 November 2025 21.01 (UTC) :@[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]]: Coba baca lagi secara lengkap usulan saya di atas, dan utamanya baca draf [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|kebijakan lengkapnya di sini]] dan draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri di sini]] (seperti yang saya tautkan di atas), serta cek [[:Kategori:Uji coba tata letak entri 2025]] apabila ada yang hendak ditanggapi. :Subjudul tingkat 2 sudah pasti akan tetap dimunculkan dengan apitan <code>==</code>, tapi nama bahasa menurut saya tetap harus dimunculkan dengan templat, untuk menghindari keragaman nama (terutama untuk bahasa-bahasa yang punya beberapa nama alternatif), ataupun bahasa yang namanya dieja menggunakan diakritik. Untuk itu saya memanfaatkan ulang {{temp|bahasa}}/{{temp|bhs}}, yang juga dapat digunakan oleh templat lain untuk memunculkan nama bahasa pada teks isi. Templat ini murni untuk tampilan, tidak lagi memiliki fungsi kategorisasi, dan perkakas atau semacamnya masih tetap dapat mengecek nama bahasa via data-name dari templat tersebut. Tentunya, apabila semua tampilan subjudul bahasa sudah dimigrasikan ke templat baru, semua templat nama bahasa yang ribuan jumlahnya akan dihapus. :Alasan saya mengusulkan (pseudo-)subjudul di bawah L2 sebagai templat adalah untuk meminimalkan tampilannya (cukup ukuran normal dan ditebalkan) agar kontennya lebih mencolok (cf. tampilan entri dewikt). Apabila tidak dengan templat, cara yang sama juga dapat dicapai dengan <code>;</code>, tapi jadinya tanpa ikon sehingga akan sulit bagi pengguna untuk langsung menemukan bagian yang dicari jika dilihat sekilas. Posisi L3 yang sebenarnya dalam usulan saya akan ditempati oleh {{temp|kepala}} (sudah diberikan tag <code><nowiki><h3></nowiki></code>, nanti akan saya lengkapi dokumentasi modulnya kalau sudah dipindahkan dari sandbox), dipisahkan menurut homonim dan diberi penomoran (yang diulang dari awal untuk setiap pelafalan); lihat penjelasan lengkap di draf kebijakan yang saya tautkan. Tampilan ini mengambil contoh kamus-kamus daring yang lazim digunakan oleh pembaca Indonesia, termasuk KBBI (meskipun kriteria pembedaan homonim kita berbeda karena berpatokan murni pada etimologi). :Halaman utama templat sebaiknya memiliki judul dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami, sehingga pengguna baru sekalipun dapat mengerti maksudnya tanpa perlu membaca dokumentasi secara lengkap. Halaman pintasan templat sebaiknya diminimalkan variasinya. :Untuk alasan transparansi fungsi tersebut pula, saya tetap mempertahankan pembedaan kelas kata sebagai templat subjudul ''di bawah'' kata kepala (bukan di atas atau di samping), setelah penjabaran informasi yang terkait identitas sebuah entri, termasuk pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. Perhatikan bahwa subjudul kelas kata yang saya usulkan tidak lagi memunculkan kata kepala utama, dan hanya memunculkan bentuk infleksi jika diperlukan saja (lihat {{sebut|nl|keuken}}). :Komunitas Wiktionary Indonesia (lintas edisi, bukan hanya penyunting idwikt saja) pada rapat bulanan terakhir juga telah membahas cara-cara yang bisa dilakukan untuk mempermudah penyuntingan bagi pengguna baru, utamanya dalam acara-acara. Salah satu opsi yang dibincangkan adalah memasang perkakas penyuntingan untuk menambahkan entri baru dan menyunting unsur dalam entri-entri yang sudah ada. Usulan tata letak di atas juga semuanya disusun berdasarkan masukan dari anggota-anggota komunitas secara kolektif, serta masukan dari pengguna awam yang menyertai rangkaian acara [[:meta:WikiTutur]] (dan kegiatan serupa lainnya) selama dua tahun terakhir. :Apabila kebijakan tata letak ini disepakati, saya rasa situs ini akan mendapatkan lonjakan pengguna aktif baru, utamanya dari anggota komunitas dan peserta acara yang diselenggarakan oleh komunitas. Selama ini, acara-acara terkait Wikikamus yang diselenggarakan di Indonesia relatif tidak memiliki kebertahanan keaktifan yang signifikan dari peserta, yang biasanya mengeluhkan tampilan dan penyuntingan yang tidak intuitif. Dengan tata letak yang baru ini, saya harap kita punya acuan yang lengkap dan jelas sehingga pengguna baru sekalipun tidak akan kebingungan untuk menyumbang. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 14 November 2025 23.37 (UTC) == Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? == Di beberapa entri, saya rasa akan sangat membantu apabila kita memasukkan gambar atau video yang memberikan visualisasi tentang entri tersebut. Bahkan, kita juga dapat memberikan "terjemahan" entri tersebut dalam Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) atau Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Apakah gambar atau video tersebut lebih baik diletakkan di bawah <code><nowiki>{{</nowiki>[[templat:kepala|kepala]]}}</code>, di bawah subjudul bahasa, atau di paling atas halaman? Izin memanggil beberapa pengurus: @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]], @[[Pengguna:Swarabakti|Swarabakti]], @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]], dll. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.05 (UTC) :@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]]: Ilustrasi selalu diletakkan di sebelah kanan, per [[WT:TLE#Unsur di tempat lain]]. Bisa pakai thumbnail manual, atau menggunakan templat macam {{temp|gambar}} (lihat contohnya di [[jèngki]]). :SIBI ''bukan'' bahasa, tapi sistem isyarat yang digunakan untuk mengalih bentuk bahasa Indonesia. Teman Tuli di Indonesia secara umum menggunakan BISINDO, yang merupakan bahasa(-bahasa) sendiri (dengan tata bahasa dan leksikon yang berbeda dari bahasa Indonesia, belum menghitung perbedaan antar dialeknya) sehingga wajib diletakkan di bagian Terjemahan (lihat contohnya di [[terima kasih]]) bersama dengan padanan dalam bahasa isyarat lain. :Belum ada ketentuan tentang pembuatan entri untuk bahasa-bahasa isyarat secara khusus, jadi sejauh ini cukup diletakkan video/gambarnya di bagian terjemahan saja. Sebagai perbandingan, di enwikt entri bahasa isyarat diletakkan di transkripsi gerakannya (contoh: [[en:FlatO@Mouth-PalmBack]]) dan diindeks di ruang nama khusus menurut glos bahasa Inggrisnya (mis. [[en:Sign gloss:FOOD]]). Ini karena satu isyarat yang sama bisa punya arti berbeda di bahasa isyarat berbeda, dan satu glos bahasa Inggris yang sama bisa punya terjemahan isyarat berbeda-beda dalam satu bahasa. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.22 (UTC) ::Relevan juga: idealnya video atau gambar untuk padanan BISINDO cukup menunjukkan pengisyaratnya saja (minimal setengah badan) dengan latar polos, tanpa glos atau terjemahan (''tidak'' seperti yang dilakukan oleh Wikibility). Ini karena satu isyarat bisa punya banyak arti, sehingga membatasi video/gambarnya ke satu makna membuatnya tidak bisa digunakan untuk ilustrasi makna lain. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.26 (UTC) :::Sangat menarik, terima kasih banyak, bung untuk penjelasannya! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.30 (UTC) sqjlqoovdyhojg3cpc28kinz0cl8p5s 1462338 1462333 2026-06-29T07:35:31Z Swarabakti 18192 /* Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? */ 1462338 wikitext text/x-wiki __TOC__ == Usulan Tata Letak (2005) == Saya mengusulkan tata letak yang sdkt berbeda: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> Tampilannya seperti ini: ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #arti ---- Untuk kata turunan, misalnya entri [[copet]]: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#('''kata dasar''') arti</nowiki> <nowiki>#('''kata turunan''') arti</nowiki> </pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #('''copet''') arti #('''pencopet''') orang yang melakukan tindakan copet [[Pengguna:Hayabusa future|Hayabusa future]] 07:34, 12 November 2005 (UTC) :Saya sih ikut saja sementara, mungkin kalau ada perbaikan bisa dilakukan belakangan, mesti cari referensinya dulu nih, kamus EYD [[Image:Wink.png]] --[[Pengguna:Borgx|Borgx]] 08:05, 12 November 2005 (UTC) == Usulan Tata Letak (2022) == Penentuan tata letak entri sangat diperlukan untuk standarisasi entri dan kemudahan pemeliharaan. Karena belum ada kesepakatan mengenai tata letak entri, berikut saya usulkan 2 bentuk tata letak untuk entri di Wikikamus. Untuk tata letak dasar, saya mengusulkan seperti tata letak entri [[dija]], yaitu: <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat #*: Terjemahan contoh kalimat (bila ada) ====Rujukan==== </pre> Tata letak seperti ini bisa juga diterapkan untuk bahasa-bahasa daerah yang sudah memiliki kamus. Sementara secara lengkap saya mencoba mengembangkan tata letak yang biasa digunakan di WT-ID, namun dengan sedikit gubahan untuk urutannya: <pre> ==bahasa Indonesia== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== * Transkripsi (IPA atau lainnya) * Berkas audio (bila ada) {{-nom-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat # Definisi 2 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== {{-verb-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== ---- (Garis pemisah entri bahasa) ==bahasa Tagalog== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== {{-nom-|tl}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) # Definisi 2 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) {{-drv-}} {{-syn-}} (bila ada) {{-ant-}} (bila ada) ====Referensi==== </pre> Untuk tingkatan judul untuk subbagian etimologi perlu tidak menggunakan templat [[Templat:-etym-|(-etym-)]] lagi untuk memperjelas etimon dari kata-kata yang homofon namun berbeda makna, agar tidak membingungkan seperti pada entri [[kahar]]. Templat seperti [[Templat:KBBI-footer|(KBBI-footer)]] dan [[Templat:Pusba:KBBI|(Pusba:KBBI)]] perlu ditinggalkan karena sangat mengganggu, baik secara visual juga menyebabkan kejadian vandal halaman pembicaraan kerap terjadi. Untuk tata letak dari entri berbahasa lain mungkin dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing bahasa, lebih baik dibuat semacam panduan entri seperti [[en:Wiktionary:About Indonesian#Lemma entries|panduan entri bahasa Indonesia]] di WT-EN. Sekian usulan dari saya. Salam. [[Pengguna:Mbee-wiki|Mbee-wiki]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mbee-wiki|bicara]]) 22 Agustus 2022 14.33 (UTC) :Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan sejak 2011: [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], [[Wiktionary:Format Kamus]]. Apakah Anda sudah ada di proyek ini pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor aktif yang lain. Semua perubahan sudah diajukan melalui Warung Kopi dan tidak ada penolakan. Mengajukan perubahan boleh-boleh saja, tapi tetap harus memperhatikan sejarah dan alasan format yang lama. :;Etimologi :Kamus-kamus bahasa Indonesia sangat miskin etimologi. Tidak bisa mengharapkan setiap lema diawali oleh etimologi seperti Wikipedia bahasa Inggris. Karena tidak semua bahasa bisa diidentifikasi dengan etimologi, maka usulan format seperti WTEN tidak dapat dijalankan di sini. :Contoh homofon jauh lebih sedikit dibanding yang bukan homofon, dan dapat dengan mudah diatasi dengan memberi pernyataan di awal etimologi. Sama sekali bukan suatu masalah. :Secara penggunaan kamus, ketika seseorang membuka kamus, yang diharapkan pertama kali (paling atas/paling depan) adalah arti/makna/definisi, bukan etimologi. Etimologi adalah informasi tambahan (bonus), yang tidak harus ada, dan tidak seharusnya diletakkan di bagian atas/sebelum definisi. Tata letak di en.wikt bukan tata letak yang '''natural''' di dalam sebuah kamus. Selain itu informasi etimologi dari bahasa-bahasa tua / proto-bahasa penuh dengan jargon dan karakter yang asing bagi pembaca awam dan cukup ''put-off'' (membuat risih) orang yang membaca. Saya pribadi menghindari menaruh etimologi yang tidak perlu, kecuali di lema-lema yang memang etimologinya menarik. :;Templatisasi :Semua header level 2 dan 3 menggunakan templat, supaya mempermudah pelacakan lema apa saja yang memiliki header tersebut. Header level 2 dan 3 tanpa templat tidak digunakan lagi di semua lema. :;Footer :KBBI-footer dan Pusba:KBBI dibuat karena puluhan ribu lema yang ditambahkan berasal dari KBBI Pusba, sementara ada 12 ribu lebih lema bahasa Inggris bersumber dari Glosarium Pusba {[[Templat:GPB]]), dan bisa jadi di masa depan ada batch lema yang berasal dari satu sumber, akan dibuatkan masing-masing templat berdasarkan sumbernya. Idealnya sumber dicantumkan setelah definisi, karena bisa jadi ada tambahan definisi baru dari penyunting Wiktionary, atau ketika suatu definisi telah disunting, sehingga berbeda dari definisi KBBI Pusba, maka sumber yang menyatakan definisinya dari KBBI Pusba bisa dihilangkan. Idealnya. Tapi pada waktu itu tidak terpikirkan, dan kesulitan teknisnya lebih tinggi, sehingga hanya mencontoh dari yang sudah ada (12 ribu lema dari GPB). Kesemuanya merupakan seri dari [[:Kategori:Templat referensi bahasa Indonesia|templat-templat referensi]]. :Bedanya dengan KBBI-footer, templat ini dibuat memang tidak mencontoh templat lain, alias kreasi baru. Fungsinya adalah untuk menambah footer yang standar untuk semua lema bahasa Indonesia (lema bahasa lain tidak ada yang menggunakan footer). Sedangkan konten footer itu sendiri bisa dibahas lebih lanjut. Konten footer saat ini sudah didokumentasikan secara jelas di templat tersebut. Silakan lihat perubahan revisi dari templat tersebut untuk memahami sejarahnya. :* Footer awalnya berisi 3 pranala "lihat pula" yang berguna untuk mencari lema yang berhubungan (yang isinya mengandung lema tersebut, yang judulnya mengandung lema tersebut, dan pranala balik lema tersebut). Hal ini bukan inovasi baru, melainkan diadaptasi dari halaman disambiguasi di Wikipedia. Pranala balik terutama berfungsi untuk mencari lema asing yang memiliki arti yang sama. :* Fitur yang utama di KBBI-footer adalah pada waktu itu (2009-dst), [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#KBBI|situs KBBI sangatlah jelek]] dan tidak dapat dibuat pranala referensi secara otomatis, sehingga diperlukan pranala referensi pihak ketiga. Dalam perkembangannya, kini KBBI sudah bisa dibuat pranalanya. Namun KBBI versi 5 memiliki banyak perubahan dibanding versi 3 dan masing-masing situs memiliki fitur-fitur khas yang membantu pembaca yang ingin mencari rujukan yang lebih lengkap. Dalam perkembangannya, adanya footer yang tersentralisasi sangat memudahkan untuk mengubah 1x dan puluhan ribu halaman otomatis referensinya diperbarui, karena seperti yang sudah kita ketahui, situs KBBI sangat sering berganti-ganti nama. Bandingkan apabila referensi ditaruh secara manual di masing-masing lema, bisa gila yang memperbaruinya setiap 2 tahun sekali! :* Dalam perkembangannya, referensi ke situs KBBI dikembangkan dengan referensi ke tesaurus, terjemahan otomatis, glosarium, korpora, penggunaan di Wikipedia dan Wikisource, serta ilustrasi dari lema tersebut (apabila memungkinkan). Saya pribadi sering kali terbantu dengan alat-alat tambahan ini, entah mengapa Anda membencinya. :* Fitur "[https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=Templat:KBBI-footer&direction=next&oldid=618087 Diskusikan lema ini]", <s>saya lupa dari mana saya mengadopsinya</s> diadopsi dari Wikipos/Wikizine (atau semacamnya), bukan ciptaan saya sendiri<!--, kemungkinan dari salah satu situs wiki WMF-->. Adapun tujuannya justru adalah untuk mempermudah pembaca untuk menambahi informasi tanpa harus terbebani dengan format, mendaftar, dsb. Saya sebagai pengurus yang 10 tahun lebih fitur ini ada tidak merasa terbebani dengan vandal, kok malah Anda yang terbebani? Apakah Anda pernah sekali pun memberi tag "hapus" untuk suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan? Saya cek tidak ada. Lalu Anda punya kepentingan apa dengan vandalisme/suntingan uji coba yang tidak terkait dengan Anda? Apakah Anda tidak sadar bahwa ini wiki dan semua orang bisa menyunting, dan vandalisme/suntingan uji coba bisa terjadi di ruang nama apa pun juga? Apakah Anda punya data bahwa vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan jauh lebih banyak/lebih disruptif daripada vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama utama? Jangan mengada-ada. Lihat dulu [https://id.wiktionary.org/wiki/Istimewa:Daftar_halaman?from=&to=&namespace=1 Semua halaman pembicaraan] dan berapa banyak yang berupa masukan yang positif dan konstruktif. Menghapus halaman uji coba itu sangat mudah kok, dan saya serta pengurus yang lain sering melakukannya tanpa pamrih, kok Anda yang sewot? Halaman pembicaraan yang kosong tidak ada manfaatnya (saya baca di proyek-proyek kecil, fitur halaman pembicaraan merupakan fitur gagal, dan tulisan di halaman pembicaraan hampir tidak pernah dibaca), dan mayoritas pembaca sama sekali tidak menyadari distingsi antara ruang nama utama dan pembicaraan, oleh karena itulah kedua ruang nama itu "disatukan" melalui templat footer tersebut, sehingga apa pun yang ditulis di halaman pembicaraan, otomatis muncul di halaman lema. Menurutku itu suatu tambahan yang sangat berguna. :* Pada perkembangannya dibedakanlah/dipecah antara KBBI-footer dengan footer biasa. Bedanya adalah KBBI-footer selalu bersama Pusba:KBBI, karena lema tersebut bersumber dari KBBI, sementara [[Templat:footer]] digunakan pada lema Indonesia yang bukan bersumber dari KBBI. Selain cara ini, saat ini tidak ada cara membedakan antara keduanya. :Selain dari poin-poin di atas, saya setuju dengan tambahan di format kamus saat ini: :* penambahan audio :* sinonim dan antonim, saya mulai meninggalkan <nowiki>{{-syn-}} dan {{-ant-}}</nowiki> dan mulai beralih seperti di contoh [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=bokap&action=edit&oldid=984935 lema ini], karena bisa mencakup sinonim, antonim, hipernim, hiponim, dll. dalam satu baris, tepat di bawah definisi. :* sehubungan dengan poin sebelumnya, informasi etimologi pun menurut saya bisa diletakkan tepat di bawah definisi, karena seperti yang sudah saya sampaikan, jumlah lema bahasa Indonesia (maupun bahasa daerah) yang diketahui etimologinya sangatlah sedikit dibanding keseluruhan lema, sehingga tidak perlu ada subbagian khusus etimologi, melainkan hal tersebut berupa "informasi tambahan" yang diletakkan di bawah definisi. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=kahar&diff=986964&oldid=956713 kahar] :Dan poin-poin ini bisa dibahas lebih lanjut: :* "Catatan penggunaan": dibanding jumlah lema secara keseluruhan, lema yang membutuhkan catatan penggunaan sangatlah sedikit, sehingga tidak perlu diharuskan ada :* contoh kalimat, antara diletakkan setelah definisi dengan dicetak miring dan diberi "br", sebagaimana di KBBI, atau di baris baru dengan indentasi, sebagaimana di WTEN :* format yang berbeda untuk selain bahasa Indonesia ataupun bahasa daerah Indonesia: silakan dibahas lebih lanjut, karena memang kamus ekabahasa dan kamus dwibahasa tidak akan sama formatnya. :* etimologi, sinonim, antonim dipindahkan ke bawah masing-masing definisi, tidak lagi disejajarkan dengan frasa dan turunan :Kemudian saya tidak setuju dengan poin-poin ini: :* garis pembatas antara bahasa: ngapain?? :* hampir tidak ada spasi kosong antara baris: sangat buruk dan membuat menyunting tidak nyaman :* pelafalan IPA di baris tersendiri. Langsung saja di baris lema kepala. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=apel&oldid=986967 apel] :* rujukan/referensi, pada umumnya adalah Pusba:KBBI, maka dari itu ada footer. Untuk rujukan referensi tambahan, silakan ditambahkan, tapi tidak berarti semua lema wajib memiliki rujukan, karena Wiktionary bukan Wikipedia. :<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|&#x2712;]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 29 Agustus 2022 18.54 (UTC) :: > Transkripsi (IPA atau lainnya) :: FYI: transkripsi <> pelafalan :: Usulan saya: ::* IPA merupakan satu-satu sistem pelafalan yang digunakan di wiki ini ::* pelafalan IPA di baris tersendiri, di dekat dan di atas berkas audio seperti [https://eo.wiktionary.org/wiki/perang di wikikamus bahasa Esperanto] ::* transkripsi di baris lema kepala (untuk abjad non-Latin) :: > ====Catatan penggunaan==== { {-drv-} } { {-syn-} } { {-ant-} } :: Usulan saya: ::* Lebih baik sino dan anto di bawah makna seperti [https://sv.wiktionary.org/wiki/resa#Verb di wikikamus bahasa Swedia] :: [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 29 Agustus 2022 20.38 (UTC) == Usulan (2025) == Sebagai tindak lanjut dari pesan sebelumnya mengenai Komunitas Wiktionary Indonesia di [[Wikikamus:Warung Kopi]], berikut ini saya sampaikan usulan perombakan kebijakan tata letak di Wikikamus bahasa Indonesia, berdasarkan hasil diskusi awal dengan beberapa teman-teman komunitas, serta rujukan-rujukan akademis mengenai penyusunan kamus. Pertimbangan adopsi format baru akan diberikan, diikuti dengan jabaran usulan, sebelum lanjut ke pembahasan teknis. Istilah-istilah penting akan saya berikan definisi spesifik pada daftar istilah di bagian akhir usulan, sebelum daftar pustaka. ===Pertimbangan=== Mengapa mengadopsi format tata letak yang baru? Setidaknya ada beberapa permasalahan yang menjadi dasar pertimbangan untuk perombakan kebijakan ini: * Masalah pampangan nama bahasa. ** Saat ini, nama bahasa ditampilkan menggunakan templat tersendiri untuk setiap bahasa (biasanya dengan format kode bahasa atau nama bahasa), yang menjadikan beragam templat penting tidak dapat dibuatkan pintasan singkatnya (seperti misalnya {{temp|lb}} untuk {{temp|label}}). ** Tampilan nama bahasa yang dipranalakan pada subjudul tingkat 2 juga bermasalah. Selain kapitalisasinya yang kurang sesuai untuk subjudul (semestinya diawali dengan huruf kapital), tampilan ini juga tidak ramah bagi pengguna seluler (yang seringkali tidak sengaja mengeklik pranalanya ketika hendak membentangkan isi subjudul). ** [[#entri|Entri]] terpisah untuk setiap nama bahasa juga tidak memenuhi [[Wikikamus:Kelayakan entri|kelayakan]] dan wajib dihapus, karena tidak memiliki makna khusus selain daripada gabungan makna unsur-unsurnya. * Masalah pampangan [[#kata kepala|kata kepala]]. ** Saat ini, kata kepala ditampilkan di bawah [[#kelas kata|kelas kata]] (seperti di enwikt), sehingga otomatis diulang pada awal setiap subjudul kelas kata. ** Pengulangan ini tampaknya lewah (redundan), karena tidak ada informasi baru yang diberikan oleh kata kepala di tiap kelas kata (kecuali sebagai patokan untuk bentuk infleksi bagi bahasa yang memilikinya). ** Tampilan kata kepala yang hanya berupa teks ukuran normal dengan cetakan tebal juga kurang mencolok, apalagi bagi pembaca kamus daring lain yang biasanya menampilkan kata kepala dengan ukuran besar di atas semua unsur penjabaran entri (seperti KBBI). * Masalah [[#homograf|homograf]] dan [[#homonim|homonim]]. ** Saat ini, tidak ada pembedaan baku untuk homograf (pasangan [[#istilah|istilah]] sama tulisan) yang berbeda pelafalan dan homonim (pasangan istilah sama tulisan dan sama bunyi) yang berbeda etimologi. ** Pelafalan tidak selalu diberikan panduannya, sementara perbedaan makna seringkali dipukul rata sebagai [[#polisem|polisem]] (pasangan istilah sama tulisan, sama bunyi, dan sama akar) dan diurutkan dalam daftar yang sama. ** Peletakan kata kepala di bawah kelas kata memperparah hal ini, karena makna homonim dengan kelas kata yang sama dapat dicampurkan di bawah satu kata kepala, sementara makna polisem dengan kelas kata berbeda dipisahkan, kontras dengan susunan kamus pada umumnya. ** Sebagai perbandingan, di enwikt, kelas kata dan daftar definisi polisem dapat dijadikan anak dari subjudul etimologi dengan penomoran untuk membedakan homonim, yang kemudian dapat pula dijadikan anak dari subjudul pelafalan dengan penomoran untuk membedakan homograf. Hanya saja, karena kata kepalanya muncul jauh di bawah kelas kata, pembedaan homonim dan homograf dengan cara ini dapat membingungkan bagi yang tidak terbiasa. * Masalah urutan unsur-unsur entri. ** Saat ini, seluruh unsur entri kecuali kelas kata biasanya diurutkan sebagai subjudul setelah daftar definisi polisem, bahkan terkadang dicantumkan langsung di bawah setiap baris (misalnya dengan penggunaan templat {{temp|etym}}). Urutan ini tidak lazim digunakan oleh kamus tradisional, terutama untuk unsur-unsur yang sifatnya berlaku umum bagi seluruh polisem atau bahkan homonim, seperti variasi, etimologi, dan pelafalan. * Masalah fitur tambahan. ** Saat ini, hampir seluruh entri bahasa Indonesia memiliki fitur-fitur tambahan seperti tampilan galeri otomatis, pencarian di situs dan proyek lain, hingga kolom diskusi, yang tidak memberikan informasi leksikografis tambahan secara langsung pada entri. Meski begitu, tampilannya seringkali memakan tempat lebih banyak daripada entrinya sendiri. ===Usulan=== ; Terkait pembagian unsur halaman * Setiap halaman yang berisi entri di Wikikamus adalah '''halaman entri''', baik itu terletak di ruang nama utama (untuk bahasa alami dan Esperanto) ataupun Lampiran (untuk bahasa buatan lain dan rekonstruksi bahasa purba). * Setiap halaman entri dapat memiliki satu atau lebih subjudul bahasa. * Setiap subjudul bahasa dapat dibagi menjadi dua bagian: bagian konten dan bagian lampiran. ** Bagian konten terdiri atas entri atau entri-entri dari bahasa tersebut. ** Bagian lampiran berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terkait dengan entri spesifik, seperti rujukan, bacaan lanjutan, atau informasi tambahan lainnya. * Setiap entri dapat dibagi menjadi tiga bagian: kepala entri, badan entri, dan kaki entri. ** Kepala entri berisikan informasi yang berlaku bagi seluruh isi entri, seperti kata kepala, pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. ** Badan entri berisikan informasi utama sebuah entri, yang mencakup kelas kata beserta definisi, sinonim, contoh kalimat, kutipan, catatan pemakaian, dan istilah turunan. ** Kaki entri berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terikat dengan definisi spesifik, seperti keturunan, terjemahan, dan lihat pula. ** Terkadang pula, ada konten yang dimunculkan di pinggir kanan entri. Bagian ini sebaiknya hanya digunakan untuk ilustrasi gambar dan informasi tambahan lainnya, dan ''tidak'' digunakan untuk informasi leksikografis seperti bentuk infleksi, yang semestinya diletakkan di badan entri. ; Terkait susunan dan konten setiap unsur * Nama bahasa dimunculkan dengan kapitalisasi pada subjudul dan awal butir dalam daftar (misalnya, pada bagian Keturunan dan Terjemahan), tetapi tidak dikapitalisasi pada teks isi. * Letakkan kata kepala dengan tampilan mencolok pada bagian kepala entri, sebelum semua unsur. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homonim, yakni entri yang sama tulisan dan sama bunyi tapi memiliki akar berlainan, pisahkan setiap homonim dengan kata kepala bernomor. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homograf, yakni kelompok homonim yang sama tulisan tapi berbeda bunyi, pisahkan dengan mengulang penomoran homonim di setiap kelompok. * Letakkan pemenggalan dan pelafalan (transkripsi IPA dan audio) dalam satu baris tanpa subjudul terpisah. Letakkan pelafalan hanya pada kepala entri homonim pertama dari setiap kelompok homograf, karena homonim dalam satu kelompok sudah pasti berbagi pelafalan yang sama. * Letakkan ragam bentuk di bagian kepala entri, setelah baris pemenggalan dan pelafalan, tetapi sebelum etimologi. Apabila ragam bentuk tersebut berlaku untuk lebih dari satu entri, letakkan ragam bentuk tersebut di paling awal subjudul bahasa, sebelum semua entri. * Letakkan etimologi di bagian kepala entri, tepat sebelum badan entri. * Pisahkan badan entri berdasarkan kelas kata, lalu buat daftar definisi polisem di bawahnya, mengikuti urutan kelaziman. * Letakkan sinonim, contoh kalimat, dan kutipan langsung di bawah baris definisi yang terkait. * Letakkan catatan pemakaian dan istilah turunan di bawah setiap kelas kata, setelah daftar definisi polisem. * Letakkan keturunan, terjemahan, dan lihat pula di bagian kaki entri, setelah semua bagian badan entri selesai dijabarkan. * Letakkan rujukan di bagian lampiran, dan gunakan utamanya untuk memuat daftar sitiran dari informasi yang diberikan tag rujukan. * Letakkan bacaan lanjutan setelah rujukan, untuk memasukkan sumber lain yang dapat menjadi pelengkap atau pembanding (bukan rujukan bagi informasi yang disebutkan di entri). * Buang seluruh fitur tambahan yang tidak langsung berkaitan dengan fungsi perkamusan. Jikapun ingin dipertahankan, fitur-fitur ini wajib dipisahkan sebagai perkakas (''gadget'') JS tersendiri, sehingga pengguna dapat memilih sendiri fitur mana saja yang hendak diterapkan. ; Tidak langsung terkait dengan tata letak * Tukar '''kata''', '''frasa''', '''[[#lema|lema]]''' dengan '''istilah''', '''entri''', '''lema''', '''[[#sublema|sublema]]''' ** Buang semua templat subjudul dan kategori yang mengandung "kata" dan "frasa", karena tidak memberikan informasi tambahan apapun selain dari adanya spasi ortografis di kata kepala. Keberadaan spasi ortografis cukup ditandai dengan satu kategori tambahan di setiap bahasa, dengan format semacam "xxx:Rangkaian kata" (''multiword terms'' di enwikt). ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "istilah" apabila merujuk pada bentuk yang dijadikan kata kepala. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "entri" apabila merujuk pada kata kepala dan keseluruhan penjabarannya. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "lema" apabila merujuk pada istilah yang dijadikan acuan penjabaran definisi utama bagi beragam bentuk, dan dengan "sublema" apabila merujuk pada istilah yang hanya merupakan bentuk infleksi/turunan dsb. Penentuan lema dan sublema dapat berbeda-beda tergantung bahasa; sebagian bahasa mungkin hanya memiliki lema tanpa sublema. Kategori "xxx:Lema" dan "xxx:Sublema" langsung menginduk pada kategori "Bahasa X" yang menjadi akar bagi semua kategori terkait bahasa tersebut. * Tukar '''variasi''' → '''ragam bentuk''' (''alternative form''); gunakan istilah "variasi" untuk ragam bentuk lintas bahasa, yang biasanya diletakkan sebelum subjudul bahasa pertama. * Tukar '''referensi''' → '''rujukan''' * Jadikan judul dalam bahasa Indonesia sebagai halaman utama bagi semua templat penting, dan jadikan sisanya sebagai pintasan menuju templat tersebut. Mis. {{temp|head}} → {{temp|kepala}}, {{temp|-drv-}} → {{temp|-turunan-}}, {{temp|ux}} → {{temp|contoh}} dst. ===Teknis=== Mengadopsi tata letak unsur yang benar-benar baru tentunya akan berisiko tinggi. Sejauh ini, saya belum berani mengotak-atik templat dan modul yang sudah ada. Apabila usulan ini diadopsi, perubahan minimal dapat dilakukan dengan menggunakan templat-templat baru untuk menggantikan yang lama (apabila memungkinkan). Templat lama dapat dijadikan pintasan atau dihapus jika tidak digunakan lagi setelah transisi ke tata letak baru. Beberapa akomodasi yang diperlukan dari segi teknis: * Templat {{temp|bahasa}} (dengan pintasan {{temp|bhs}}) dapat digunakan untuk memunculkan semua nama bahasa sebagai "Bahasa X" (huruf awal kapital) secara default, atau sebagai "bahasa X" (huruf awal bukan kapital) via <code>nocap=1</code> ketika digunakan pada teks isi. * Templat subjudul selain kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-subjudul-}}</nowiki></code>, tetapi sebaiknya tidak mencakup fungsi apapun kecuali untuk menampilkan subjudul secara visual dan menambahkan patokan (''anchor'') untuk pranala dari tempat lain, jika kode bahasa dipertahankan. Menempatkan semua fungsi utama pada teks isi alih-alih subjudul membantu memperjelas bagian mana yang perlu disunting oleh pengguna ketika ada yang perlu ditambahkan atau diperbaiki. Untuk menghemat tempat dan membuat konten lebih mencolok, tampilan subjudul sebaiknya cukup berupa teks normal yang ditebalkan (cf. format subjudul di [[:de:abang|dewikt]]), mungkin dengan tambahan ikon di sebelah kiri. * Templat {{temp|kepala}} (pengganti {{temp|head}}) dapat digunakan untuk menampilkan kata kepala di bagian awal entri, termasuk (jika ada) nomor homonim, ragam bentuk aksara (dengan pranala), ragam romanisasi (tanpa pranala), serta interwiki ke edisi bahasa dari entri tersebut. Istilah dengan spasi ortografis di dalamnya akan mendapatkan kategori tambahan otomatis untuk rangkaian kata. * Templat kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-kelas kata-|kode bahasa}}</nowiki></code>, tetapi tidak lagi memerlukan {{temp|head}} karena kata kepala sudah diletakkan di atasnya. Adapun penjabaran golongan nomina dan bentuk infleksi dapat tetap dimunculkan di bawah templat kelas kata untuk bahasa-bahasa yang memerlukannya. * Modifikasi pada [[MediaWiki:Common.js]] dapat dilakukan untuk menyembunyikan secara default unsur-unsur berikut ini (lihat contohnya pada tampilan komputer di entri bewwikt untuk [[:bew:abang|''abang'']]): ** Sinonim, contoh kalimat, dan kutipan setelah definisi dengan tuas (''toggle'') pembentang yang dicantumkan pada baris definisi di atasnya seperti di enwikt. ** Tabel (untuk infleksi, deklinasi, atau konjugasi) dan kotak (untuk terjemahan) pada bagian entri, dengan keseluruhan kop sebagai tombol pembentang seperti di enwikt. ** Rincian di bagian kepala entri (baris pelafalan tambahan, ragam bentuk, etimologi, dsb.) dengan baris kata kepala sebagai tombol pembentang. ** Rincian di bagian lampiran (rujukan dan bacaan lanjutan), dengan tuas pembentang yang dicantumkan di akhir bagian subjudul bahasa. ===Daftar istilah=== ;{{anchor|entri}}entri (''entry'') : Kata kepala beserta semua unsur penjabarannya secara keseluruhan. ;{{anchor|homograf}}homograf (''homograph'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, tapi belum tentu sama lafal. Pada kamus cetak, istilah homograf biasanya dibedakan dengan menambahkan keterangan pelafalan setelah kata kepala. ;{{anchor|homonim}}homonim (''homonym'') : Pasangan istilah yang sama ejaan dan sama lafal, tapi berbeda asal. Pada kamus kiwari manapun, baik itu daring ataupun cetak, homonim hampir tidak pernah disatukan dalam satu entri. Pemisahan ini tidak perlu menunggu kajian etimologi; pekamus dapat saja memutuskan untuk memisahkan kelompok makna tertentu yang terlalu berbeda sebagai homonim dengan etimologi yang belum diketahui. Apabila terdapat beberapa entri homonim, setiap entri biasanya diberikan penomoran dengan tika atas sebelum kata kepala. Penomoran ini diulang dari awal untuk setiap pelafalan yang berbeda. Mesti dibedakan dari polisem. ;{{anchor|istilah}}istilah (''term'') : Segala bentuk ungkapan yang dapat diberikan definisi khusus; dalam hal ini mencakup kata dasar, kata turunan, gabungan kata, idiom, dlsb. ;{{anchor|kata kepala}}kata kepala (''headword'') : Istilah yang menempati posisi utama, yakni bagian paling awal dari sebuah entri. Pada kamus cetak, letaknya biasanya di paling kiri (atau paling kanan jika arah penulisannya kanan ke kiri), sedangkan pada kamus daring, letaknya biasanya di paling atas. ;{{anchor|kelas kata}}kelas kata (''part of speech'') : Penggolongan istilah menurut ciri morfologis dan sintaktisnya. Pada Wikikamus, kelas kata menjadi subjudul di bawah setiap entri dan induk dari definisi polisem, dan juga mencakup golongan selain kelas kata sejati yang menempati posisi serupa. ;{{anchor|lema|sublema}}lema (''lemma'') : Istilah yang menjadi acuan utama dari bentuk turunan dan/atau infleksi. Pada kamus cetak, lema biasanya diletakkan menjorok ke kiri dengan penebalan, sementara sublema biasanya hanya ditebalkan dalam penjabaran tanpa membuat baris baru. Kriteria pembedaan lema dan sublema bergantung pada konvensi perkamusan untuk setiap bahasa. Terdapat pula bentuk nonlema, seperti infleksi reguler yang biasanya tidak dimasukkan sebagai lema maupun sublema pada kamus. ; {{anchor|polisem}}polisem (''polyseme'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, sama lafal, dan sama asal, tetapi berbeda makna akibat pergeseran dan perluasan alami. Umumnya disatukan sebagai daftar definisi di dalam satu entri yang sama. Mesti dibedakan dari homonim. ===Daftar pustaka=== * Atkins, S., Rundel, M. (2008). The Oxford guide to practical lexicography. Oxford: Oxford University Press * Jackson, H. (2002). Lexicography: An introduction. London dan New York: Routledge. * Lauder, A. F. (2010). Data for lexicography: The central role of the corpus. Wacana 12 (2): 219—242. * Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (2019). Petunjuk teknis penyusunan kamus ekabahasa. Jakarta: Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. * Sunaryo, A., Patoni, A., Basiroh, U. (1990). Pedoman penyusunan kamus dwibahasa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ===Tanggapan=== Draf kebijakan lengkap untuk mengakomodasi usulan di atas telah saya susun di [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|sini]]. Silakan berikan tanggapan Anda di bawah ini. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 12 November 2025 10.26 (UTC) :Tambahan: lihat pula draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri]] untuk contoh penerapan lengkapnya. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 13 November 2025 09.00 (UTC) :Memanggil beberapa kontributor aktif selama sebulan terakhir: @[[Pengguna:Fatamorganaa|Fatamorganaa]] @[[Pengguna:Ekirahardian|Ekirahardian]] @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]] @[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] @[[Pengguna:Agus Damanik|Agus Damanik]] @[[Pengguna:Muislate|Muislate]] @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]] @[[Pengguna:Chongkian|Chongkian]] @[[Pengguna:Najla Khairani Siregar|Najla Khairani Siregar]] @[[Pengguna:Nafisathallah|Nafisathallah]] @[[Pengguna:HaidirAndiNovianto|HaidirAndiNovianto]] @[[Pengguna:Ardzun|Ardzun]] @[[Pengguna:Iripseudocorus|Iripseudocorus]] @[[Pengguna:IHLubis|IHLubis]] — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 21 November 2025 01.17 (UTC) == Usulan 2025 B == @[[User:Swarabakti]]: Saya tidak setuju dengan usulan 2005 <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> dan juga tidak setuju dengan usulan 2022 <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} </pre> serta tidak setuju dengan [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1100291 Wikikamus:Model entri] yang cukup rusak sejak tahun 2011. :> Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak :> berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan :> sejak 2011: [[Wikikamus:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], :> Wiktionary:Format Kamus. Apakah Anda sudah ada di proyek ini :> pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor :> aktif yang lain. Penjelasan tata letak diumumkan pada tahun 2011 pasti tidak relevan lagi, karena jutaan templat dan modul dimasukkan dari wikikamus bahasa Inggris, elemen yang tidak ada dalam penjelasan itu. Ada lebih dari 2'000 halaman di [[:Kategori:Halaman dengan galat skrip]] oleh karena modul rusak disalin dari wikikamus bahasa Inggris. '''Pasti tata letak entri masih boleh didiskusikan.''' Penyumbang terbesar adalah [[User:OrophinBot]], yang malangnya sering menyalin isi dari KBBI yang berhak cipta. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?diff=954119&oldid=939864 wikikamus] [https://kbbi.web.id/anjing kbbi.web.id] [https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/anjing kbbi.kemdikbud.go.id -> Moda Terbatas]. Untuk "header" tingkat 2 dan tingkat saya mengusulakn solusi yang digunakan di halaman [[canonical form of partial differential equation]]: <pre> == bahasa Inggris == === Nomina === {{bakk|en|SB}} # [[bentuk kanonis persamaan diferensial parsial]] </pre> Lihat juga [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1056991 versi lama] yang sama sekali rusak. Saya tidak memiliki pendapat kuat tentang isi selain L2 dan L3. Tetapi saya juga mengusulkan penghapusan semua lebih dari 2'000 templat kode bahasa di [[:Kategori:Templat bahasa]] dan [[:Kategori:Templat kode bahasa]] sesudah dipisahkan dari halaman berguna. Omong-omong, mengapa ada halaman lema dalam kategori templat itu? [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 14 November 2025 21.01 (UTC) :@[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]]: Coba baca lagi secara lengkap usulan saya di atas, dan utamanya baca draf [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|kebijakan lengkapnya di sini]] dan draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri di sini]] (seperti yang saya tautkan di atas), serta cek [[:Kategori:Uji coba tata letak entri 2025]] apabila ada yang hendak ditanggapi. :Subjudul tingkat 2 sudah pasti akan tetap dimunculkan dengan apitan <code>==</code>, tapi nama bahasa menurut saya tetap harus dimunculkan dengan templat, untuk menghindari keragaman nama (terutama untuk bahasa-bahasa yang punya beberapa nama alternatif), ataupun bahasa yang namanya dieja menggunakan diakritik. Untuk itu saya memanfaatkan ulang {{temp|bahasa}}/{{temp|bhs}}, yang juga dapat digunakan oleh templat lain untuk memunculkan nama bahasa pada teks isi. Templat ini murni untuk tampilan, tidak lagi memiliki fungsi kategorisasi, dan perkakas atau semacamnya masih tetap dapat mengecek nama bahasa via data-name dari templat tersebut. Tentunya, apabila semua tampilan subjudul bahasa sudah dimigrasikan ke templat baru, semua templat nama bahasa yang ribuan jumlahnya akan dihapus. :Alasan saya mengusulkan (pseudo-)subjudul di bawah L2 sebagai templat adalah untuk meminimalkan tampilannya (cukup ukuran normal dan ditebalkan) agar kontennya lebih mencolok (cf. tampilan entri dewikt). Apabila tidak dengan templat, cara yang sama juga dapat dicapai dengan <code>;</code>, tapi jadinya tanpa ikon sehingga akan sulit bagi pengguna untuk langsung menemukan bagian yang dicari jika dilihat sekilas. Posisi L3 yang sebenarnya dalam usulan saya akan ditempati oleh {{temp|kepala}} (sudah diberikan tag <code><nowiki><h3></nowiki></code>, nanti akan saya lengkapi dokumentasi modulnya kalau sudah dipindahkan dari sandbox), dipisahkan menurut homonim dan diberi penomoran (yang diulang dari awal untuk setiap pelafalan); lihat penjelasan lengkap di draf kebijakan yang saya tautkan. Tampilan ini mengambil contoh kamus-kamus daring yang lazim digunakan oleh pembaca Indonesia, termasuk KBBI (meskipun kriteria pembedaan homonim kita berbeda karena berpatokan murni pada etimologi). :Halaman utama templat sebaiknya memiliki judul dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami, sehingga pengguna baru sekalipun dapat mengerti maksudnya tanpa perlu membaca dokumentasi secara lengkap. Halaman pintasan templat sebaiknya diminimalkan variasinya. :Untuk alasan transparansi fungsi tersebut pula, saya tetap mempertahankan pembedaan kelas kata sebagai templat subjudul ''di bawah'' kata kepala (bukan di atas atau di samping), setelah penjabaran informasi yang terkait identitas sebuah entri, termasuk pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. Perhatikan bahwa subjudul kelas kata yang saya usulkan tidak lagi memunculkan kata kepala utama, dan hanya memunculkan bentuk infleksi jika diperlukan saja (lihat {{sebut|nl|keuken}}). :Komunitas Wiktionary Indonesia (lintas edisi, bukan hanya penyunting idwikt saja) pada rapat bulanan terakhir juga telah membahas cara-cara yang bisa dilakukan untuk mempermudah penyuntingan bagi pengguna baru, utamanya dalam acara-acara. Salah satu opsi yang dibincangkan adalah memasang perkakas penyuntingan untuk menambahkan entri baru dan menyunting unsur dalam entri-entri yang sudah ada. Usulan tata letak di atas juga semuanya disusun berdasarkan masukan dari anggota-anggota komunitas secara kolektif, serta masukan dari pengguna awam yang menyertai rangkaian acara [[:meta:WikiTutur]] (dan kegiatan serupa lainnya) selama dua tahun terakhir. :Apabila kebijakan tata letak ini disepakati, saya rasa situs ini akan mendapatkan lonjakan pengguna aktif baru, utamanya dari anggota komunitas dan peserta acara yang diselenggarakan oleh komunitas. Selama ini, acara-acara terkait Wikikamus yang diselenggarakan di Indonesia relatif tidak memiliki kebertahanan keaktifan yang signifikan dari peserta, yang biasanya mengeluhkan tampilan dan penyuntingan yang tidak intuitif. Dengan tata letak yang baru ini, saya harap kita punya acuan yang lengkap dan jelas sehingga pengguna baru sekalipun tidak akan kebingungan untuk menyumbang. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 14 November 2025 23.37 (UTC) == Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? == Di beberapa entri, saya rasa akan sangat membantu apabila kita memasukkan gambar atau video yang memberikan visualisasi tentang entri tersebut. Bahkan, kita juga dapat memberikan "terjemahan" entri tersebut dalam Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) atau Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Apakah gambar atau video tersebut lebih baik diletakkan di bawah <code><nowiki>{{</nowiki>[[templat:kepala|kepala]]}}</code>, di bawah subjudul bahasa, atau di paling atas halaman? Izin memanggil beberapa pengurus: @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]], @[[Pengguna:Swarabakti|Swarabakti]], @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]], dll. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.05 (UTC) :@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]]: Ilustrasi selalu diletakkan di sebelah kanan, per [[WT:TLE#Unsur di tempat lain]]. Bisa pakai thumbnail manual, atau menggunakan templat macam {{temp|gambar}} (lihat contohnya di [[jèngki]]). :SIBI ''bukan'' bahasa, tapi sistem isyarat yang digunakan untuk mengalih bentuk bahasa Indonesia. Teman Tuli di Indonesia secara umum menggunakan BISINDO, yang merupakan bahasa(-bahasa) sendiri (dengan tata bahasa dan leksikon yang berbeda dari bahasa Indonesia, belum menghitung perbedaan antar dialeknya) sehingga wajib diletakkan di bagian Terjemahan (lihat contohnya di [[terima kasih]]) bersama dengan padanan dalam bahasa isyarat lain. :Belum ada ketentuan tentang pembuatan entri untuk bahasa-bahasa isyarat secara khusus, jadi sejauh ini cukup diletakkan video/gambarnya di bagian terjemahan saja. Sebagai perbandingan, di enwikt entri bahasa isyarat diletakkan di transkripsi gerakannya (contoh: [[en:FlatO@Mouth-PalmBack]]) dan diindeks di ruang nama khusus menurut glos bahasa Inggrisnya (mis. [[en:Sign gloss:FOOD]]). Ini karena satu isyarat yang sama bisa punya banyak arti berbeda, dan satu glos bahasa Inggris yang sama bisa punya banyak terjemahan isyarat berbeda. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.22 (UTC) ::Relevan juga: idealnya video atau gambar untuk padanan BISINDO cukup menunjukkan pengisyaratnya saja (minimal setengah badan) dengan latar polos, tanpa glos atau terjemahan (''tidak'' seperti yang dilakukan oleh Wikibility). Ini karena satu isyarat bisa punya banyak arti, sehingga membatasi video/gambarnya ke satu makna membuatnya tidak bisa digunakan untuk ilustrasi makna lain. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.26 (UTC) :::Sangat menarik, terima kasih banyak, bung untuk penjelasannya! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.30 (UTC) cx9ordo44eu56yyzu70kjxz3dkajg5b 1462342 1462338 2026-06-29T07:39:38Z Swarabakti 18192 /* Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? */ Balas 1462342 wikitext text/x-wiki __TOC__ == Usulan Tata Letak (2005) == Saya mengusulkan tata letak yang sdkt berbeda: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> Tampilannya seperti ini: ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #arti ---- Untuk kata turunan, misalnya entri [[copet]]: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#('''kata dasar''') arti</nowiki> <nowiki>#('''kata turunan''') arti</nowiki> </pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #('''copet''') arti #('''pencopet''') orang yang melakukan tindakan copet [[Pengguna:Hayabusa future|Hayabusa future]] 07:34, 12 November 2005 (UTC) :Saya sih ikut saja sementara, mungkin kalau ada perbaikan bisa dilakukan belakangan, mesti cari referensinya dulu nih, kamus EYD [[Image:Wink.png]] --[[Pengguna:Borgx|Borgx]] 08:05, 12 November 2005 (UTC) == Usulan Tata Letak (2022) == Penentuan tata letak entri sangat diperlukan untuk standarisasi entri dan kemudahan pemeliharaan. Karena belum ada kesepakatan mengenai tata letak entri, berikut saya usulkan 2 bentuk tata letak untuk entri di Wikikamus. Untuk tata letak dasar, saya mengusulkan seperti tata letak entri [[dija]], yaitu: <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat #*: Terjemahan contoh kalimat (bila ada) ====Rujukan==== </pre> Tata letak seperti ini bisa juga diterapkan untuk bahasa-bahasa daerah yang sudah memiliki kamus. Sementara secara lengkap saya mencoba mengembangkan tata letak yang biasa digunakan di WT-ID, namun dengan sedikit gubahan untuk urutannya: <pre> ==bahasa Indonesia== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== * Transkripsi (IPA atau lainnya) * Berkas audio (bila ada) {{-nom-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat # Definisi 2 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== {{-verb-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== ---- (Garis pemisah entri bahasa) ==bahasa Tagalog== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== {{-nom-|tl}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) # Definisi 2 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) {{-drv-}} {{-syn-}} (bila ada) {{-ant-}} (bila ada) ====Referensi==== </pre> Untuk tingkatan judul untuk subbagian etimologi perlu tidak menggunakan templat [[Templat:-etym-|(-etym-)]] lagi untuk memperjelas etimon dari kata-kata yang homofon namun berbeda makna, agar tidak membingungkan seperti pada entri [[kahar]]. Templat seperti [[Templat:KBBI-footer|(KBBI-footer)]] dan [[Templat:Pusba:KBBI|(Pusba:KBBI)]] perlu ditinggalkan karena sangat mengganggu, baik secara visual juga menyebabkan kejadian vandal halaman pembicaraan kerap terjadi. Untuk tata letak dari entri berbahasa lain mungkin dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing bahasa, lebih baik dibuat semacam panduan entri seperti [[en:Wiktionary:About Indonesian#Lemma entries|panduan entri bahasa Indonesia]] di WT-EN. Sekian usulan dari saya. Salam. [[Pengguna:Mbee-wiki|Mbee-wiki]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mbee-wiki|bicara]]) 22 Agustus 2022 14.33 (UTC) :Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan sejak 2011: [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], [[Wiktionary:Format Kamus]]. Apakah Anda sudah ada di proyek ini pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor aktif yang lain. Semua perubahan sudah diajukan melalui Warung Kopi dan tidak ada penolakan. Mengajukan perubahan boleh-boleh saja, tapi tetap harus memperhatikan sejarah dan alasan format yang lama. :;Etimologi :Kamus-kamus bahasa Indonesia sangat miskin etimologi. Tidak bisa mengharapkan setiap lema diawali oleh etimologi seperti Wikipedia bahasa Inggris. Karena tidak semua bahasa bisa diidentifikasi dengan etimologi, maka usulan format seperti WTEN tidak dapat dijalankan di sini. :Contoh homofon jauh lebih sedikit dibanding yang bukan homofon, dan dapat dengan mudah diatasi dengan memberi pernyataan di awal etimologi. Sama sekali bukan suatu masalah. :Secara penggunaan kamus, ketika seseorang membuka kamus, yang diharapkan pertama kali (paling atas/paling depan) adalah arti/makna/definisi, bukan etimologi. Etimologi adalah informasi tambahan (bonus), yang tidak harus ada, dan tidak seharusnya diletakkan di bagian atas/sebelum definisi. Tata letak di en.wikt bukan tata letak yang '''natural''' di dalam sebuah kamus. Selain itu informasi etimologi dari bahasa-bahasa tua / proto-bahasa penuh dengan jargon dan karakter yang asing bagi pembaca awam dan cukup ''put-off'' (membuat risih) orang yang membaca. Saya pribadi menghindari menaruh etimologi yang tidak perlu, kecuali di lema-lema yang memang etimologinya menarik. :;Templatisasi :Semua header level 2 dan 3 menggunakan templat, supaya mempermudah pelacakan lema apa saja yang memiliki header tersebut. Header level 2 dan 3 tanpa templat tidak digunakan lagi di semua lema. :;Footer :KBBI-footer dan Pusba:KBBI dibuat karena puluhan ribu lema yang ditambahkan berasal dari KBBI Pusba, sementara ada 12 ribu lebih lema bahasa Inggris bersumber dari Glosarium Pusba {[[Templat:GPB]]), dan bisa jadi di masa depan ada batch lema yang berasal dari satu sumber, akan dibuatkan masing-masing templat berdasarkan sumbernya. Idealnya sumber dicantumkan setelah definisi, karena bisa jadi ada tambahan definisi baru dari penyunting Wiktionary, atau ketika suatu definisi telah disunting, sehingga berbeda dari definisi KBBI Pusba, maka sumber yang menyatakan definisinya dari KBBI Pusba bisa dihilangkan. Idealnya. Tapi pada waktu itu tidak terpikirkan, dan kesulitan teknisnya lebih tinggi, sehingga hanya mencontoh dari yang sudah ada (12 ribu lema dari GPB). Kesemuanya merupakan seri dari [[:Kategori:Templat referensi bahasa Indonesia|templat-templat referensi]]. :Bedanya dengan KBBI-footer, templat ini dibuat memang tidak mencontoh templat lain, alias kreasi baru. Fungsinya adalah untuk menambah footer yang standar untuk semua lema bahasa Indonesia (lema bahasa lain tidak ada yang menggunakan footer). Sedangkan konten footer itu sendiri bisa dibahas lebih lanjut. Konten footer saat ini sudah didokumentasikan secara jelas di templat tersebut. Silakan lihat perubahan revisi dari templat tersebut untuk memahami sejarahnya. :* Footer awalnya berisi 3 pranala "lihat pula" yang berguna untuk mencari lema yang berhubungan (yang isinya mengandung lema tersebut, yang judulnya mengandung lema tersebut, dan pranala balik lema tersebut). Hal ini bukan inovasi baru, melainkan diadaptasi dari halaman disambiguasi di Wikipedia. Pranala balik terutama berfungsi untuk mencari lema asing yang memiliki arti yang sama. :* Fitur yang utama di KBBI-footer adalah pada waktu itu (2009-dst), [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#KBBI|situs KBBI sangatlah jelek]] dan tidak dapat dibuat pranala referensi secara otomatis, sehingga diperlukan pranala referensi pihak ketiga. Dalam perkembangannya, kini KBBI sudah bisa dibuat pranalanya. Namun KBBI versi 5 memiliki banyak perubahan dibanding versi 3 dan masing-masing situs memiliki fitur-fitur khas yang membantu pembaca yang ingin mencari rujukan yang lebih lengkap. Dalam perkembangannya, adanya footer yang tersentralisasi sangat memudahkan untuk mengubah 1x dan puluhan ribu halaman otomatis referensinya diperbarui, karena seperti yang sudah kita ketahui, situs KBBI sangat sering berganti-ganti nama. Bandingkan apabila referensi ditaruh secara manual di masing-masing lema, bisa gila yang memperbaruinya setiap 2 tahun sekali! :* Dalam perkembangannya, referensi ke situs KBBI dikembangkan dengan referensi ke tesaurus, terjemahan otomatis, glosarium, korpora, penggunaan di Wikipedia dan Wikisource, serta ilustrasi dari lema tersebut (apabila memungkinkan). Saya pribadi sering kali terbantu dengan alat-alat tambahan ini, entah mengapa Anda membencinya. :* Fitur "[https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=Templat:KBBI-footer&direction=next&oldid=618087 Diskusikan lema ini]", <s>saya lupa dari mana saya mengadopsinya</s> diadopsi dari Wikipos/Wikizine (atau semacamnya), bukan ciptaan saya sendiri<!--, kemungkinan dari salah satu situs wiki WMF-->. Adapun tujuannya justru adalah untuk mempermudah pembaca untuk menambahi informasi tanpa harus terbebani dengan format, mendaftar, dsb. Saya sebagai pengurus yang 10 tahun lebih fitur ini ada tidak merasa terbebani dengan vandal, kok malah Anda yang terbebani? Apakah Anda pernah sekali pun memberi tag "hapus" untuk suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan? Saya cek tidak ada. Lalu Anda punya kepentingan apa dengan vandalisme/suntingan uji coba yang tidak terkait dengan Anda? Apakah Anda tidak sadar bahwa ini wiki dan semua orang bisa menyunting, dan vandalisme/suntingan uji coba bisa terjadi di ruang nama apa pun juga? Apakah Anda punya data bahwa vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan jauh lebih banyak/lebih disruptif daripada vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama utama? Jangan mengada-ada. Lihat dulu [https://id.wiktionary.org/wiki/Istimewa:Daftar_halaman?from=&to=&namespace=1 Semua halaman pembicaraan] dan berapa banyak yang berupa masukan yang positif dan konstruktif. Menghapus halaman uji coba itu sangat mudah kok, dan saya serta pengurus yang lain sering melakukannya tanpa pamrih, kok Anda yang sewot? Halaman pembicaraan yang kosong tidak ada manfaatnya (saya baca di proyek-proyek kecil, fitur halaman pembicaraan merupakan fitur gagal, dan tulisan di halaman pembicaraan hampir tidak pernah dibaca), dan mayoritas pembaca sama sekali tidak menyadari distingsi antara ruang nama utama dan pembicaraan, oleh karena itulah kedua ruang nama itu "disatukan" melalui templat footer tersebut, sehingga apa pun yang ditulis di halaman pembicaraan, otomatis muncul di halaman lema. Menurutku itu suatu tambahan yang sangat berguna. :* Pada perkembangannya dibedakanlah/dipecah antara KBBI-footer dengan footer biasa. Bedanya adalah KBBI-footer selalu bersama Pusba:KBBI, karena lema tersebut bersumber dari KBBI, sementara [[Templat:footer]] digunakan pada lema Indonesia yang bukan bersumber dari KBBI. Selain cara ini, saat ini tidak ada cara membedakan antara keduanya. :Selain dari poin-poin di atas, saya setuju dengan tambahan di format kamus saat ini: :* penambahan audio :* sinonim dan antonim, saya mulai meninggalkan <nowiki>{{-syn-}} dan {{-ant-}}</nowiki> dan mulai beralih seperti di contoh [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=bokap&action=edit&oldid=984935 lema ini], karena bisa mencakup sinonim, antonim, hipernim, hiponim, dll. dalam satu baris, tepat di bawah definisi. :* sehubungan dengan poin sebelumnya, informasi etimologi pun menurut saya bisa diletakkan tepat di bawah definisi, karena seperti yang sudah saya sampaikan, jumlah lema bahasa Indonesia (maupun bahasa daerah) yang diketahui etimologinya sangatlah sedikit dibanding keseluruhan lema, sehingga tidak perlu ada subbagian khusus etimologi, melainkan hal tersebut berupa "informasi tambahan" yang diletakkan di bawah definisi. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=kahar&diff=986964&oldid=956713 kahar] :Dan poin-poin ini bisa dibahas lebih lanjut: :* "Catatan penggunaan": dibanding jumlah lema secara keseluruhan, lema yang membutuhkan catatan penggunaan sangatlah sedikit, sehingga tidak perlu diharuskan ada :* contoh kalimat, antara diletakkan setelah definisi dengan dicetak miring dan diberi "br", sebagaimana di KBBI, atau di baris baru dengan indentasi, sebagaimana di WTEN :* format yang berbeda untuk selain bahasa Indonesia ataupun bahasa daerah Indonesia: silakan dibahas lebih lanjut, karena memang kamus ekabahasa dan kamus dwibahasa tidak akan sama formatnya. :* etimologi, sinonim, antonim dipindahkan ke bawah masing-masing definisi, tidak lagi disejajarkan dengan frasa dan turunan :Kemudian saya tidak setuju dengan poin-poin ini: :* garis pembatas antara bahasa: ngapain?? :* hampir tidak ada spasi kosong antara baris: sangat buruk dan membuat menyunting tidak nyaman :* pelafalan IPA di baris tersendiri. Langsung saja di baris lema kepala. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=apel&oldid=986967 apel] :* rujukan/referensi, pada umumnya adalah Pusba:KBBI, maka dari itu ada footer. Untuk rujukan referensi tambahan, silakan ditambahkan, tapi tidak berarti semua lema wajib memiliki rujukan, karena Wiktionary bukan Wikipedia. :<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|&#x2712;]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 29 Agustus 2022 18.54 (UTC) :: > Transkripsi (IPA atau lainnya) :: FYI: transkripsi <> pelafalan :: Usulan saya: ::* IPA merupakan satu-satu sistem pelafalan yang digunakan di wiki ini ::* pelafalan IPA di baris tersendiri, di dekat dan di atas berkas audio seperti [https://eo.wiktionary.org/wiki/perang di wikikamus bahasa Esperanto] ::* transkripsi di baris lema kepala (untuk abjad non-Latin) :: > ====Catatan penggunaan==== { {-drv-} } { {-syn-} } { {-ant-} } :: Usulan saya: ::* Lebih baik sino dan anto di bawah makna seperti [https://sv.wiktionary.org/wiki/resa#Verb di wikikamus bahasa Swedia] :: [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 29 Agustus 2022 20.38 (UTC) == Usulan (2025) == Sebagai tindak lanjut dari pesan sebelumnya mengenai Komunitas Wiktionary Indonesia di [[Wikikamus:Warung Kopi]], berikut ini saya sampaikan usulan perombakan kebijakan tata letak di Wikikamus bahasa Indonesia, berdasarkan hasil diskusi awal dengan beberapa teman-teman komunitas, serta rujukan-rujukan akademis mengenai penyusunan kamus. Pertimbangan adopsi format baru akan diberikan, diikuti dengan jabaran usulan, sebelum lanjut ke pembahasan teknis. Istilah-istilah penting akan saya berikan definisi spesifik pada daftar istilah di bagian akhir usulan, sebelum daftar pustaka. ===Pertimbangan=== Mengapa mengadopsi format tata letak yang baru? Setidaknya ada beberapa permasalahan yang menjadi dasar pertimbangan untuk perombakan kebijakan ini: * Masalah pampangan nama bahasa. ** Saat ini, nama bahasa ditampilkan menggunakan templat tersendiri untuk setiap bahasa (biasanya dengan format kode bahasa atau nama bahasa), yang menjadikan beragam templat penting tidak dapat dibuatkan pintasan singkatnya (seperti misalnya {{temp|lb}} untuk {{temp|label}}). ** Tampilan nama bahasa yang dipranalakan pada subjudul tingkat 2 juga bermasalah. Selain kapitalisasinya yang kurang sesuai untuk subjudul (semestinya diawali dengan huruf kapital), tampilan ini juga tidak ramah bagi pengguna seluler (yang seringkali tidak sengaja mengeklik pranalanya ketika hendak membentangkan isi subjudul). ** [[#entri|Entri]] terpisah untuk setiap nama bahasa juga tidak memenuhi [[Wikikamus:Kelayakan entri|kelayakan]] dan wajib dihapus, karena tidak memiliki makna khusus selain daripada gabungan makna unsur-unsurnya. * Masalah pampangan [[#kata kepala|kata kepala]]. ** Saat ini, kata kepala ditampilkan di bawah [[#kelas kata|kelas kata]] (seperti di enwikt), sehingga otomatis diulang pada awal setiap subjudul kelas kata. ** Pengulangan ini tampaknya lewah (redundan), karena tidak ada informasi baru yang diberikan oleh kata kepala di tiap kelas kata (kecuali sebagai patokan untuk bentuk infleksi bagi bahasa yang memilikinya). ** Tampilan kata kepala yang hanya berupa teks ukuran normal dengan cetakan tebal juga kurang mencolok, apalagi bagi pembaca kamus daring lain yang biasanya menampilkan kata kepala dengan ukuran besar di atas semua unsur penjabaran entri (seperti KBBI). * Masalah [[#homograf|homograf]] dan [[#homonim|homonim]]. ** Saat ini, tidak ada pembedaan baku untuk homograf (pasangan [[#istilah|istilah]] sama tulisan) yang berbeda pelafalan dan homonim (pasangan istilah sama tulisan dan sama bunyi) yang berbeda etimologi. ** Pelafalan tidak selalu diberikan panduannya, sementara perbedaan makna seringkali dipukul rata sebagai [[#polisem|polisem]] (pasangan istilah sama tulisan, sama bunyi, dan sama akar) dan diurutkan dalam daftar yang sama. ** Peletakan kata kepala di bawah kelas kata memperparah hal ini, karena makna homonim dengan kelas kata yang sama dapat dicampurkan di bawah satu kata kepala, sementara makna polisem dengan kelas kata berbeda dipisahkan, kontras dengan susunan kamus pada umumnya. ** Sebagai perbandingan, di enwikt, kelas kata dan daftar definisi polisem dapat dijadikan anak dari subjudul etimologi dengan penomoran untuk membedakan homonim, yang kemudian dapat pula dijadikan anak dari subjudul pelafalan dengan penomoran untuk membedakan homograf. Hanya saja, karena kata kepalanya muncul jauh di bawah kelas kata, pembedaan homonim dan homograf dengan cara ini dapat membingungkan bagi yang tidak terbiasa. * Masalah urutan unsur-unsur entri. ** Saat ini, seluruh unsur entri kecuali kelas kata biasanya diurutkan sebagai subjudul setelah daftar definisi polisem, bahkan terkadang dicantumkan langsung di bawah setiap baris (misalnya dengan penggunaan templat {{temp|etym}}). Urutan ini tidak lazim digunakan oleh kamus tradisional, terutama untuk unsur-unsur yang sifatnya berlaku umum bagi seluruh polisem atau bahkan homonim, seperti variasi, etimologi, dan pelafalan. * Masalah fitur tambahan. ** Saat ini, hampir seluruh entri bahasa Indonesia memiliki fitur-fitur tambahan seperti tampilan galeri otomatis, pencarian di situs dan proyek lain, hingga kolom diskusi, yang tidak memberikan informasi leksikografis tambahan secara langsung pada entri. Meski begitu, tampilannya seringkali memakan tempat lebih banyak daripada entrinya sendiri. ===Usulan=== ; Terkait pembagian unsur halaman * Setiap halaman yang berisi entri di Wikikamus adalah '''halaman entri''', baik itu terletak di ruang nama utama (untuk bahasa alami dan Esperanto) ataupun Lampiran (untuk bahasa buatan lain dan rekonstruksi bahasa purba). * Setiap halaman entri dapat memiliki satu atau lebih subjudul bahasa. * Setiap subjudul bahasa dapat dibagi menjadi dua bagian: bagian konten dan bagian lampiran. ** Bagian konten terdiri atas entri atau entri-entri dari bahasa tersebut. ** Bagian lampiran berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terkait dengan entri spesifik, seperti rujukan, bacaan lanjutan, atau informasi tambahan lainnya. * Setiap entri dapat dibagi menjadi tiga bagian: kepala entri, badan entri, dan kaki entri. ** Kepala entri berisikan informasi yang berlaku bagi seluruh isi entri, seperti kata kepala, pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. ** Badan entri berisikan informasi utama sebuah entri, yang mencakup kelas kata beserta definisi, sinonim, contoh kalimat, kutipan, catatan pemakaian, dan istilah turunan. ** Kaki entri berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terikat dengan definisi spesifik, seperti keturunan, terjemahan, dan lihat pula. ** Terkadang pula, ada konten yang dimunculkan di pinggir kanan entri. Bagian ini sebaiknya hanya digunakan untuk ilustrasi gambar dan informasi tambahan lainnya, dan ''tidak'' digunakan untuk informasi leksikografis seperti bentuk infleksi, yang semestinya diletakkan di badan entri. ; Terkait susunan dan konten setiap unsur * Nama bahasa dimunculkan dengan kapitalisasi pada subjudul dan awal butir dalam daftar (misalnya, pada bagian Keturunan dan Terjemahan), tetapi tidak dikapitalisasi pada teks isi. * Letakkan kata kepala dengan tampilan mencolok pada bagian kepala entri, sebelum semua unsur. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homonim, yakni entri yang sama tulisan dan sama bunyi tapi memiliki akar berlainan, pisahkan setiap homonim dengan kata kepala bernomor. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homograf, yakni kelompok homonim yang sama tulisan tapi berbeda bunyi, pisahkan dengan mengulang penomoran homonim di setiap kelompok. * Letakkan pemenggalan dan pelafalan (transkripsi IPA dan audio) dalam satu baris tanpa subjudul terpisah. Letakkan pelafalan hanya pada kepala entri homonim pertama dari setiap kelompok homograf, karena homonim dalam satu kelompok sudah pasti berbagi pelafalan yang sama. * Letakkan ragam bentuk di bagian kepala entri, setelah baris pemenggalan dan pelafalan, tetapi sebelum etimologi. Apabila ragam bentuk tersebut berlaku untuk lebih dari satu entri, letakkan ragam bentuk tersebut di paling awal subjudul bahasa, sebelum semua entri. * Letakkan etimologi di bagian kepala entri, tepat sebelum badan entri. * Pisahkan badan entri berdasarkan kelas kata, lalu buat daftar definisi polisem di bawahnya, mengikuti urutan kelaziman. * Letakkan sinonim, contoh kalimat, dan kutipan langsung di bawah baris definisi yang terkait. * Letakkan catatan pemakaian dan istilah turunan di bawah setiap kelas kata, setelah daftar definisi polisem. * Letakkan keturunan, terjemahan, dan lihat pula di bagian kaki entri, setelah semua bagian badan entri selesai dijabarkan. * Letakkan rujukan di bagian lampiran, dan gunakan utamanya untuk memuat daftar sitiran dari informasi yang diberikan tag rujukan. * Letakkan bacaan lanjutan setelah rujukan, untuk memasukkan sumber lain yang dapat menjadi pelengkap atau pembanding (bukan rujukan bagi informasi yang disebutkan di entri). * Buang seluruh fitur tambahan yang tidak langsung berkaitan dengan fungsi perkamusan. Jikapun ingin dipertahankan, fitur-fitur ini wajib dipisahkan sebagai perkakas (''gadget'') JS tersendiri, sehingga pengguna dapat memilih sendiri fitur mana saja yang hendak diterapkan. ; Tidak langsung terkait dengan tata letak * Tukar '''kata''', '''frasa''', '''[[#lema|lema]]''' dengan '''istilah''', '''entri''', '''lema''', '''[[#sublema|sublema]]''' ** Buang semua templat subjudul dan kategori yang mengandung "kata" dan "frasa", karena tidak memberikan informasi tambahan apapun selain dari adanya spasi ortografis di kata kepala. Keberadaan spasi ortografis cukup ditandai dengan satu kategori tambahan di setiap bahasa, dengan format semacam "xxx:Rangkaian kata" (''multiword terms'' di enwikt). ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "istilah" apabila merujuk pada bentuk yang dijadikan kata kepala. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "entri" apabila merujuk pada kata kepala dan keseluruhan penjabarannya. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "lema" apabila merujuk pada istilah yang dijadikan acuan penjabaran definisi utama bagi beragam bentuk, dan dengan "sublema" apabila merujuk pada istilah yang hanya merupakan bentuk infleksi/turunan dsb. Penentuan lema dan sublema dapat berbeda-beda tergantung bahasa; sebagian bahasa mungkin hanya memiliki lema tanpa sublema. Kategori "xxx:Lema" dan "xxx:Sublema" langsung menginduk pada kategori "Bahasa X" yang menjadi akar bagi semua kategori terkait bahasa tersebut. * Tukar '''variasi''' → '''ragam bentuk''' (''alternative form''); gunakan istilah "variasi" untuk ragam bentuk lintas bahasa, yang biasanya diletakkan sebelum subjudul bahasa pertama. * Tukar '''referensi''' → '''rujukan''' * Jadikan judul dalam bahasa Indonesia sebagai halaman utama bagi semua templat penting, dan jadikan sisanya sebagai pintasan menuju templat tersebut. Mis. {{temp|head}} → {{temp|kepala}}, {{temp|-drv-}} → {{temp|-turunan-}}, {{temp|ux}} → {{temp|contoh}} dst. ===Teknis=== Mengadopsi tata letak unsur yang benar-benar baru tentunya akan berisiko tinggi. Sejauh ini, saya belum berani mengotak-atik templat dan modul yang sudah ada. Apabila usulan ini diadopsi, perubahan minimal dapat dilakukan dengan menggunakan templat-templat baru untuk menggantikan yang lama (apabila memungkinkan). Templat lama dapat dijadikan pintasan atau dihapus jika tidak digunakan lagi setelah transisi ke tata letak baru. Beberapa akomodasi yang diperlukan dari segi teknis: * Templat {{temp|bahasa}} (dengan pintasan {{temp|bhs}}) dapat digunakan untuk memunculkan semua nama bahasa sebagai "Bahasa X" (huruf awal kapital) secara default, atau sebagai "bahasa X" (huruf awal bukan kapital) via <code>nocap=1</code> ketika digunakan pada teks isi. * Templat subjudul selain kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-subjudul-}}</nowiki></code>, tetapi sebaiknya tidak mencakup fungsi apapun kecuali untuk menampilkan subjudul secara visual dan menambahkan patokan (''anchor'') untuk pranala dari tempat lain, jika kode bahasa dipertahankan. Menempatkan semua fungsi utama pada teks isi alih-alih subjudul membantu memperjelas bagian mana yang perlu disunting oleh pengguna ketika ada yang perlu ditambahkan atau diperbaiki. Untuk menghemat tempat dan membuat konten lebih mencolok, tampilan subjudul sebaiknya cukup berupa teks normal yang ditebalkan (cf. format subjudul di [[:de:abang|dewikt]]), mungkin dengan tambahan ikon di sebelah kiri. * Templat {{temp|kepala}} (pengganti {{temp|head}}) dapat digunakan untuk menampilkan kata kepala di bagian awal entri, termasuk (jika ada) nomor homonim, ragam bentuk aksara (dengan pranala), ragam romanisasi (tanpa pranala), serta interwiki ke edisi bahasa dari entri tersebut. Istilah dengan spasi ortografis di dalamnya akan mendapatkan kategori tambahan otomatis untuk rangkaian kata. * Templat kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-kelas kata-|kode bahasa}}</nowiki></code>, tetapi tidak lagi memerlukan {{temp|head}} karena kata kepala sudah diletakkan di atasnya. Adapun penjabaran golongan nomina dan bentuk infleksi dapat tetap dimunculkan di bawah templat kelas kata untuk bahasa-bahasa yang memerlukannya. * Modifikasi pada [[MediaWiki:Common.js]] dapat dilakukan untuk menyembunyikan secara default unsur-unsur berikut ini (lihat contohnya pada tampilan komputer di entri bewwikt untuk [[:bew:abang|''abang'']]): ** Sinonim, contoh kalimat, dan kutipan setelah definisi dengan tuas (''toggle'') pembentang yang dicantumkan pada baris definisi di atasnya seperti di enwikt. ** Tabel (untuk infleksi, deklinasi, atau konjugasi) dan kotak (untuk terjemahan) pada bagian entri, dengan keseluruhan kop sebagai tombol pembentang seperti di enwikt. ** Rincian di bagian kepala entri (baris pelafalan tambahan, ragam bentuk, etimologi, dsb.) dengan baris kata kepala sebagai tombol pembentang. ** Rincian di bagian lampiran (rujukan dan bacaan lanjutan), dengan tuas pembentang yang dicantumkan di akhir bagian subjudul bahasa. ===Daftar istilah=== ;{{anchor|entri}}entri (''entry'') : Kata kepala beserta semua unsur penjabarannya secara keseluruhan. ;{{anchor|homograf}}homograf (''homograph'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, tapi belum tentu sama lafal. Pada kamus cetak, istilah homograf biasanya dibedakan dengan menambahkan keterangan pelafalan setelah kata kepala. ;{{anchor|homonim}}homonim (''homonym'') : Pasangan istilah yang sama ejaan dan sama lafal, tapi berbeda asal. Pada kamus kiwari manapun, baik itu daring ataupun cetak, homonim hampir tidak pernah disatukan dalam satu entri. Pemisahan ini tidak perlu menunggu kajian etimologi; pekamus dapat saja memutuskan untuk memisahkan kelompok makna tertentu yang terlalu berbeda sebagai homonim dengan etimologi yang belum diketahui. Apabila terdapat beberapa entri homonim, setiap entri biasanya diberikan penomoran dengan tika atas sebelum kata kepala. Penomoran ini diulang dari awal untuk setiap pelafalan yang berbeda. Mesti dibedakan dari polisem. ;{{anchor|istilah}}istilah (''term'') : Segala bentuk ungkapan yang dapat diberikan definisi khusus; dalam hal ini mencakup kata dasar, kata turunan, gabungan kata, idiom, dlsb. ;{{anchor|kata kepala}}kata kepala (''headword'') : Istilah yang menempati posisi utama, yakni bagian paling awal dari sebuah entri. Pada kamus cetak, letaknya biasanya di paling kiri (atau paling kanan jika arah penulisannya kanan ke kiri), sedangkan pada kamus daring, letaknya biasanya di paling atas. ;{{anchor|kelas kata}}kelas kata (''part of speech'') : Penggolongan istilah menurut ciri morfologis dan sintaktisnya. Pada Wikikamus, kelas kata menjadi subjudul di bawah setiap entri dan induk dari definisi polisem, dan juga mencakup golongan selain kelas kata sejati yang menempati posisi serupa. ;{{anchor|lema|sublema}}lema (''lemma'') : Istilah yang menjadi acuan utama dari bentuk turunan dan/atau infleksi. Pada kamus cetak, lema biasanya diletakkan menjorok ke kiri dengan penebalan, sementara sublema biasanya hanya ditebalkan dalam penjabaran tanpa membuat baris baru. Kriteria pembedaan lema dan sublema bergantung pada konvensi perkamusan untuk setiap bahasa. Terdapat pula bentuk nonlema, seperti infleksi reguler yang biasanya tidak dimasukkan sebagai lema maupun sublema pada kamus. ; {{anchor|polisem}}polisem (''polyseme'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, sama lafal, dan sama asal, tetapi berbeda makna akibat pergeseran dan perluasan alami. Umumnya disatukan sebagai daftar definisi di dalam satu entri yang sama. Mesti dibedakan dari homonim. ===Daftar pustaka=== * Atkins, S., Rundel, M. (2008). The Oxford guide to practical lexicography. Oxford: Oxford University Press * Jackson, H. (2002). Lexicography: An introduction. London dan New York: Routledge. * Lauder, A. F. (2010). Data for lexicography: The central role of the corpus. Wacana 12 (2): 219—242. * Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (2019). Petunjuk teknis penyusunan kamus ekabahasa. Jakarta: Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. * Sunaryo, A., Patoni, A., Basiroh, U. (1990). Pedoman penyusunan kamus dwibahasa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ===Tanggapan=== Draf kebijakan lengkap untuk mengakomodasi usulan di atas telah saya susun di [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|sini]]. Silakan berikan tanggapan Anda di bawah ini. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 12 November 2025 10.26 (UTC) :Tambahan: lihat pula draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri]] untuk contoh penerapan lengkapnya. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 13 November 2025 09.00 (UTC) :Memanggil beberapa kontributor aktif selama sebulan terakhir: @[[Pengguna:Fatamorganaa|Fatamorganaa]] @[[Pengguna:Ekirahardian|Ekirahardian]] @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]] @[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] @[[Pengguna:Agus Damanik|Agus Damanik]] @[[Pengguna:Muislate|Muislate]] @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]] @[[Pengguna:Chongkian|Chongkian]] @[[Pengguna:Najla Khairani Siregar|Najla Khairani Siregar]] @[[Pengguna:Nafisathallah|Nafisathallah]] @[[Pengguna:HaidirAndiNovianto|HaidirAndiNovianto]] @[[Pengguna:Ardzun|Ardzun]] @[[Pengguna:Iripseudocorus|Iripseudocorus]] @[[Pengguna:IHLubis|IHLubis]] — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 21 November 2025 01.17 (UTC) == Usulan 2025 B == @[[User:Swarabakti]]: Saya tidak setuju dengan usulan 2005 <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> dan juga tidak setuju dengan usulan 2022 <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} </pre> serta tidak setuju dengan [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1100291 Wikikamus:Model entri] yang cukup rusak sejak tahun 2011. :> Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak :> berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan :> sejak 2011: [[Wikikamus:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], :> Wiktionary:Format Kamus. Apakah Anda sudah ada di proyek ini :> pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor :> aktif yang lain. Penjelasan tata letak diumumkan pada tahun 2011 pasti tidak relevan lagi, karena jutaan templat dan modul dimasukkan dari wikikamus bahasa Inggris, elemen yang tidak ada dalam penjelasan itu. Ada lebih dari 2'000 halaman di [[:Kategori:Halaman dengan galat skrip]] oleh karena modul rusak disalin dari wikikamus bahasa Inggris. '''Pasti tata letak entri masih boleh didiskusikan.''' Penyumbang terbesar adalah [[User:OrophinBot]], yang malangnya sering menyalin isi dari KBBI yang berhak cipta. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?diff=954119&oldid=939864 wikikamus] [https://kbbi.web.id/anjing kbbi.web.id] [https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/anjing kbbi.kemdikbud.go.id -> Moda Terbatas]. Untuk "header" tingkat 2 dan tingkat saya mengusulakn solusi yang digunakan di halaman [[canonical form of partial differential equation]]: <pre> == bahasa Inggris == === Nomina === {{bakk|en|SB}} # [[bentuk kanonis persamaan diferensial parsial]] </pre> Lihat juga [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1056991 versi lama] yang sama sekali rusak. Saya tidak memiliki pendapat kuat tentang isi selain L2 dan L3. Tetapi saya juga mengusulkan penghapusan semua lebih dari 2'000 templat kode bahasa di [[:Kategori:Templat bahasa]] dan [[:Kategori:Templat kode bahasa]] sesudah dipisahkan dari halaman berguna. Omong-omong, mengapa ada halaman lema dalam kategori templat itu? [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 14 November 2025 21.01 (UTC) :@[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]]: Coba baca lagi secara lengkap usulan saya di atas, dan utamanya baca draf [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|kebijakan lengkapnya di sini]] dan draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri di sini]] (seperti yang saya tautkan di atas), serta cek [[:Kategori:Uji coba tata letak entri 2025]] apabila ada yang hendak ditanggapi. :Subjudul tingkat 2 sudah pasti akan tetap dimunculkan dengan apitan <code>==</code>, tapi nama bahasa menurut saya tetap harus dimunculkan dengan templat, untuk menghindari keragaman nama (terutama untuk bahasa-bahasa yang punya beberapa nama alternatif), ataupun bahasa yang namanya dieja menggunakan diakritik. Untuk itu saya memanfaatkan ulang {{temp|bahasa}}/{{temp|bhs}}, yang juga dapat digunakan oleh templat lain untuk memunculkan nama bahasa pada teks isi. Templat ini murni untuk tampilan, tidak lagi memiliki fungsi kategorisasi, dan perkakas atau semacamnya masih tetap dapat mengecek nama bahasa via data-name dari templat tersebut. Tentunya, apabila semua tampilan subjudul bahasa sudah dimigrasikan ke templat baru, semua templat nama bahasa yang ribuan jumlahnya akan dihapus. :Alasan saya mengusulkan (pseudo-)subjudul di bawah L2 sebagai templat adalah untuk meminimalkan tampilannya (cukup ukuran normal dan ditebalkan) agar kontennya lebih mencolok (cf. tampilan entri dewikt). Apabila tidak dengan templat, cara yang sama juga dapat dicapai dengan <code>;</code>, tapi jadinya tanpa ikon sehingga akan sulit bagi pengguna untuk langsung menemukan bagian yang dicari jika dilihat sekilas. Posisi L3 yang sebenarnya dalam usulan saya akan ditempati oleh {{temp|kepala}} (sudah diberikan tag <code><nowiki><h3></nowiki></code>, nanti akan saya lengkapi dokumentasi modulnya kalau sudah dipindahkan dari sandbox), dipisahkan menurut homonim dan diberi penomoran (yang diulang dari awal untuk setiap pelafalan); lihat penjelasan lengkap di draf kebijakan yang saya tautkan. Tampilan ini mengambil contoh kamus-kamus daring yang lazim digunakan oleh pembaca Indonesia, termasuk KBBI (meskipun kriteria pembedaan homonim kita berbeda karena berpatokan murni pada etimologi). :Halaman utama templat sebaiknya memiliki judul dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami, sehingga pengguna baru sekalipun dapat mengerti maksudnya tanpa perlu membaca dokumentasi secara lengkap. Halaman pintasan templat sebaiknya diminimalkan variasinya. :Untuk alasan transparansi fungsi tersebut pula, saya tetap mempertahankan pembedaan kelas kata sebagai templat subjudul ''di bawah'' kata kepala (bukan di atas atau di samping), setelah penjabaran informasi yang terkait identitas sebuah entri, termasuk pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. Perhatikan bahwa subjudul kelas kata yang saya usulkan tidak lagi memunculkan kata kepala utama, dan hanya memunculkan bentuk infleksi jika diperlukan saja (lihat {{sebut|nl|keuken}}). :Komunitas Wiktionary Indonesia (lintas edisi, bukan hanya penyunting idwikt saja) pada rapat bulanan terakhir juga telah membahas cara-cara yang bisa dilakukan untuk mempermudah penyuntingan bagi pengguna baru, utamanya dalam acara-acara. Salah satu opsi yang dibincangkan adalah memasang perkakas penyuntingan untuk menambahkan entri baru dan menyunting unsur dalam entri-entri yang sudah ada. Usulan tata letak di atas juga semuanya disusun berdasarkan masukan dari anggota-anggota komunitas secara kolektif, serta masukan dari pengguna awam yang menyertai rangkaian acara [[:meta:WikiTutur]] (dan kegiatan serupa lainnya) selama dua tahun terakhir. :Apabila kebijakan tata letak ini disepakati, saya rasa situs ini akan mendapatkan lonjakan pengguna aktif baru, utamanya dari anggota komunitas dan peserta acara yang diselenggarakan oleh komunitas. Selama ini, acara-acara terkait Wikikamus yang diselenggarakan di Indonesia relatif tidak memiliki kebertahanan keaktifan yang signifikan dari peserta, yang biasanya mengeluhkan tampilan dan penyuntingan yang tidak intuitif. Dengan tata letak yang baru ini, saya harap kita punya acuan yang lengkap dan jelas sehingga pengguna baru sekalipun tidak akan kebingungan untuk menyumbang. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 14 November 2025 23.37 (UTC) == Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? == Di beberapa entri, saya rasa akan sangat membantu apabila kita memasukkan gambar atau video yang memberikan visualisasi tentang entri tersebut. Bahkan, kita juga dapat memberikan "terjemahan" entri tersebut dalam Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) atau Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Apakah gambar atau video tersebut lebih baik diletakkan di bawah <code><nowiki>{{</nowiki>[[templat:kepala|kepala]]}}</code>, di bawah subjudul bahasa, atau di paling atas halaman? Izin memanggil beberapa pengurus: @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]], @[[Pengguna:Swarabakti|Swarabakti]], @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]], dll. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.05 (UTC) :@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]]: Ilustrasi selalu diletakkan di sebelah kanan, per [[WT:TLE#Unsur di tempat lain]]. Bisa pakai thumbnail manual, atau menggunakan templat macam {{temp|gambar}} (lihat contohnya di [[jèngki]]). :SIBI ''bukan'' bahasa, tapi sistem isyarat yang digunakan untuk mengalih bentuk bahasa Indonesia. Teman Tuli di Indonesia secara umum menggunakan BISINDO, yang merupakan bahasa(-bahasa) sendiri (dengan tata bahasa dan leksikon yang berbeda dari bahasa Indonesia, belum menghitung perbedaan antar dialeknya) sehingga wajib diletakkan di bagian Terjemahan (lihat contohnya di [[terima kasih]]) bersama dengan padanan dalam bahasa isyarat lain. :Belum ada ketentuan tentang pembuatan entri untuk bahasa-bahasa isyarat secara khusus, jadi sejauh ini cukup diletakkan video/gambarnya di bagian terjemahan saja. Sebagai perbandingan, di enwikt entri bahasa isyarat diletakkan di transkripsi gerakannya (contoh: [[en:FlatO@Mouth-PalmBack]]) dan diindeks di ruang nama khusus menurut glos bahasa Inggrisnya (mis. [[en:Sign gloss:FOOD]]). Ini karena satu isyarat yang sama bisa punya banyak arti berbeda, dan satu glos bahasa Inggris yang sama bisa punya banyak terjemahan isyarat berbeda. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.22 (UTC) ::Relevan juga: idealnya video atau gambar untuk padanan BISINDO cukup menunjukkan pengisyaratnya saja (minimal setengah badan) dengan latar polos, tanpa glos atau terjemahan (''tidak'' seperti yang dilakukan oleh Wikibility). Ini karena satu isyarat bisa punya banyak arti, sehingga membatasi video/gambarnya ke satu makna membuatnya tidak bisa digunakan untuk ilustrasi makna lain. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.26 (UTC) :::Sangat menarik, terima kasih banyak, bung untuk penjelasannya! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.30 (UTC) ::::@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]]: Oh iya, soal peletakannya dalam markah wiki, sepertinya paling baik diletakkan tepat di atas {{temp|kepala}} yang diilustrasikan: ::::<pre> ::::{{gambar|...}} ::::{{kepala|...}} ::::</pre> ::::Karena kepala baru menandakan etimologi berbeda yang bisa jadi punya gambar yang cukup berbeda pula. Kalaupun ternyata ada beberapa makna yang cukup berbeda di satu kepala, bisa gunakan lebih dari satu gambar seperti contoh [[jèngki]] di atas. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.39 (UTC) sxisltl2dj3tuufdx1srpxf6wqfnx5t 1462343 1462342 2026-06-29T07:40:48Z Swarabakti 18192 /* Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? */ 1462343 wikitext text/x-wiki __TOC__ == Usulan Tata Letak (2005) == Saya mengusulkan tata letak yang sdkt berbeda: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> Tampilannya seperti ini: ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #arti ---- Untuk kata turunan, misalnya entri [[copet]]: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#('''kata dasar''') arti</nowiki> <nowiki>#('''kata turunan''') arti</nowiki> </pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #('''copet''') arti #('''pencopet''') orang yang melakukan tindakan copet [[Pengguna:Hayabusa future|Hayabusa future]] 07:34, 12 November 2005 (UTC) :Saya sih ikut saja sementara, mungkin kalau ada perbaikan bisa dilakukan belakangan, mesti cari referensinya dulu nih, kamus EYD [[Image:Wink.png]] --[[Pengguna:Borgx|Borgx]] 08:05, 12 November 2005 (UTC) == Usulan Tata Letak (2022) == Penentuan tata letak entri sangat diperlukan untuk standarisasi entri dan kemudahan pemeliharaan. Karena belum ada kesepakatan mengenai tata letak entri, berikut saya usulkan 2 bentuk tata letak untuk entri di Wikikamus. Untuk tata letak dasar, saya mengusulkan seperti tata letak entri [[dija]], yaitu: <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat #*: Terjemahan contoh kalimat (bila ada) ====Rujukan==== </pre> Tata letak seperti ini bisa juga diterapkan untuk bahasa-bahasa daerah yang sudah memiliki kamus. Sementara secara lengkap saya mencoba mengembangkan tata letak yang biasa digunakan di WT-ID, namun dengan sedikit gubahan untuk urutannya: <pre> ==bahasa Indonesia== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== * Transkripsi (IPA atau lainnya) * Berkas audio (bila ada) {{-nom-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat # Definisi 2 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== {{-verb-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== ---- (Garis pemisah entri bahasa) ==bahasa Tagalog== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== {{-nom-|tl}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) # Definisi 2 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) {{-drv-}} {{-syn-}} (bila ada) {{-ant-}} (bila ada) ====Referensi==== </pre> Untuk tingkatan judul untuk subbagian etimologi perlu tidak menggunakan templat [[Templat:-etym-|(-etym-)]] lagi untuk memperjelas etimon dari kata-kata yang homofon namun berbeda makna, agar tidak membingungkan seperti pada entri [[kahar]]. Templat seperti [[Templat:KBBI-footer|(KBBI-footer)]] dan [[Templat:Pusba:KBBI|(Pusba:KBBI)]] perlu ditinggalkan karena sangat mengganggu, baik secara visual juga menyebabkan kejadian vandal halaman pembicaraan kerap terjadi. Untuk tata letak dari entri berbahasa lain mungkin dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing bahasa, lebih baik dibuat semacam panduan entri seperti [[en:Wiktionary:About Indonesian#Lemma entries|panduan entri bahasa Indonesia]] di WT-EN. Sekian usulan dari saya. Salam. [[Pengguna:Mbee-wiki|Mbee-wiki]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mbee-wiki|bicara]]) 22 Agustus 2022 14.33 (UTC) :Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan sejak 2011: [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], [[Wiktionary:Format Kamus]]. Apakah Anda sudah ada di proyek ini pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor aktif yang lain. Semua perubahan sudah diajukan melalui Warung Kopi dan tidak ada penolakan. Mengajukan perubahan boleh-boleh saja, tapi tetap harus memperhatikan sejarah dan alasan format yang lama. :;Etimologi :Kamus-kamus bahasa Indonesia sangat miskin etimologi. Tidak bisa mengharapkan setiap lema diawali oleh etimologi seperti Wikipedia bahasa Inggris. Karena tidak semua bahasa bisa diidentifikasi dengan etimologi, maka usulan format seperti WTEN tidak dapat dijalankan di sini. :Contoh homofon jauh lebih sedikit dibanding yang bukan homofon, dan dapat dengan mudah diatasi dengan memberi pernyataan di awal etimologi. Sama sekali bukan suatu masalah. :Secara penggunaan kamus, ketika seseorang membuka kamus, yang diharapkan pertama kali (paling atas/paling depan) adalah arti/makna/definisi, bukan etimologi. Etimologi adalah informasi tambahan (bonus), yang tidak harus ada, dan tidak seharusnya diletakkan di bagian atas/sebelum definisi. Tata letak di en.wikt bukan tata letak yang '''natural''' di dalam sebuah kamus. Selain itu informasi etimologi dari bahasa-bahasa tua / proto-bahasa penuh dengan jargon dan karakter yang asing bagi pembaca awam dan cukup ''put-off'' (membuat risih) orang yang membaca. Saya pribadi menghindari menaruh etimologi yang tidak perlu, kecuali di lema-lema yang memang etimologinya menarik. :;Templatisasi :Semua header level 2 dan 3 menggunakan templat, supaya mempermudah pelacakan lema apa saja yang memiliki header tersebut. Header level 2 dan 3 tanpa templat tidak digunakan lagi di semua lema. :;Footer :KBBI-footer dan Pusba:KBBI dibuat karena puluhan ribu lema yang ditambahkan berasal dari KBBI Pusba, sementara ada 12 ribu lebih lema bahasa Inggris bersumber dari Glosarium Pusba {[[Templat:GPB]]), dan bisa jadi di masa depan ada batch lema yang berasal dari satu sumber, akan dibuatkan masing-masing templat berdasarkan sumbernya. Idealnya sumber dicantumkan setelah definisi, karena bisa jadi ada tambahan definisi baru dari penyunting Wiktionary, atau ketika suatu definisi telah disunting, sehingga berbeda dari definisi KBBI Pusba, maka sumber yang menyatakan definisinya dari KBBI Pusba bisa dihilangkan. Idealnya. Tapi pada waktu itu tidak terpikirkan, dan kesulitan teknisnya lebih tinggi, sehingga hanya mencontoh dari yang sudah ada (12 ribu lema dari GPB). Kesemuanya merupakan seri dari [[:Kategori:Templat referensi bahasa Indonesia|templat-templat referensi]]. :Bedanya dengan KBBI-footer, templat ini dibuat memang tidak mencontoh templat lain, alias kreasi baru. Fungsinya adalah untuk menambah footer yang standar untuk semua lema bahasa Indonesia (lema bahasa lain tidak ada yang menggunakan footer). Sedangkan konten footer itu sendiri bisa dibahas lebih lanjut. Konten footer saat ini sudah didokumentasikan secara jelas di templat tersebut. Silakan lihat perubahan revisi dari templat tersebut untuk memahami sejarahnya. :* Footer awalnya berisi 3 pranala "lihat pula" yang berguna untuk mencari lema yang berhubungan (yang isinya mengandung lema tersebut, yang judulnya mengandung lema tersebut, dan pranala balik lema tersebut). Hal ini bukan inovasi baru, melainkan diadaptasi dari halaman disambiguasi di Wikipedia. Pranala balik terutama berfungsi untuk mencari lema asing yang memiliki arti yang sama. :* Fitur yang utama di KBBI-footer adalah pada waktu itu (2009-dst), [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#KBBI|situs KBBI sangatlah jelek]] dan tidak dapat dibuat pranala referensi secara otomatis, sehingga diperlukan pranala referensi pihak ketiga. Dalam perkembangannya, kini KBBI sudah bisa dibuat pranalanya. Namun KBBI versi 5 memiliki banyak perubahan dibanding versi 3 dan masing-masing situs memiliki fitur-fitur khas yang membantu pembaca yang ingin mencari rujukan yang lebih lengkap. Dalam perkembangannya, adanya footer yang tersentralisasi sangat memudahkan untuk mengubah 1x dan puluhan ribu halaman otomatis referensinya diperbarui, karena seperti yang sudah kita ketahui, situs KBBI sangat sering berganti-ganti nama. Bandingkan apabila referensi ditaruh secara manual di masing-masing lema, bisa gila yang memperbaruinya setiap 2 tahun sekali! :* Dalam perkembangannya, referensi ke situs KBBI dikembangkan dengan referensi ke tesaurus, terjemahan otomatis, glosarium, korpora, penggunaan di Wikipedia dan Wikisource, serta ilustrasi dari lema tersebut (apabila memungkinkan). Saya pribadi sering kali terbantu dengan alat-alat tambahan ini, entah mengapa Anda membencinya. :* Fitur "[https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=Templat:KBBI-footer&direction=next&oldid=618087 Diskusikan lema ini]", <s>saya lupa dari mana saya mengadopsinya</s> diadopsi dari Wikipos/Wikizine (atau semacamnya), bukan ciptaan saya sendiri<!--, kemungkinan dari salah satu situs wiki WMF-->. Adapun tujuannya justru adalah untuk mempermudah pembaca untuk menambahi informasi tanpa harus terbebani dengan format, mendaftar, dsb. Saya sebagai pengurus yang 10 tahun lebih fitur ini ada tidak merasa terbebani dengan vandal, kok malah Anda yang terbebani? Apakah Anda pernah sekali pun memberi tag "hapus" untuk suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan? Saya cek tidak ada. Lalu Anda punya kepentingan apa dengan vandalisme/suntingan uji coba yang tidak terkait dengan Anda? Apakah Anda tidak sadar bahwa ini wiki dan semua orang bisa menyunting, dan vandalisme/suntingan uji coba bisa terjadi di ruang nama apa pun juga? Apakah Anda punya data bahwa vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan jauh lebih banyak/lebih disruptif daripada vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama utama? Jangan mengada-ada. Lihat dulu [https://id.wiktionary.org/wiki/Istimewa:Daftar_halaman?from=&to=&namespace=1 Semua halaman pembicaraan] dan berapa banyak yang berupa masukan yang positif dan konstruktif. Menghapus halaman uji coba itu sangat mudah kok, dan saya serta pengurus yang lain sering melakukannya tanpa pamrih, kok Anda yang sewot? Halaman pembicaraan yang kosong tidak ada manfaatnya (saya baca di proyek-proyek kecil, fitur halaman pembicaraan merupakan fitur gagal, dan tulisan di halaman pembicaraan hampir tidak pernah dibaca), dan mayoritas pembaca sama sekali tidak menyadari distingsi antara ruang nama utama dan pembicaraan, oleh karena itulah kedua ruang nama itu "disatukan" melalui templat footer tersebut, sehingga apa pun yang ditulis di halaman pembicaraan, otomatis muncul di halaman lema. Menurutku itu suatu tambahan yang sangat berguna. :* Pada perkembangannya dibedakanlah/dipecah antara KBBI-footer dengan footer biasa. Bedanya adalah KBBI-footer selalu bersama Pusba:KBBI, karena lema tersebut bersumber dari KBBI, sementara [[Templat:footer]] digunakan pada lema Indonesia yang bukan bersumber dari KBBI. Selain cara ini, saat ini tidak ada cara membedakan antara keduanya. :Selain dari poin-poin di atas, saya setuju dengan tambahan di format kamus saat ini: :* penambahan audio :* sinonim dan antonim, saya mulai meninggalkan <nowiki>{{-syn-}} dan {{-ant-}}</nowiki> dan mulai beralih seperti di contoh [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=bokap&action=edit&oldid=984935 lema ini], karena bisa mencakup sinonim, antonim, hipernim, hiponim, dll. dalam satu baris, tepat di bawah definisi. :* sehubungan dengan poin sebelumnya, informasi etimologi pun menurut saya bisa diletakkan tepat di bawah definisi, karena seperti yang sudah saya sampaikan, jumlah lema bahasa Indonesia (maupun bahasa daerah) yang diketahui etimologinya sangatlah sedikit dibanding keseluruhan lema, sehingga tidak perlu ada subbagian khusus etimologi, melainkan hal tersebut berupa "informasi tambahan" yang diletakkan di bawah definisi. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=kahar&diff=986964&oldid=956713 kahar] :Dan poin-poin ini bisa dibahas lebih lanjut: :* "Catatan penggunaan": dibanding jumlah lema secara keseluruhan, lema yang membutuhkan catatan penggunaan sangatlah sedikit, sehingga tidak perlu diharuskan ada :* contoh kalimat, antara diletakkan setelah definisi dengan dicetak miring dan diberi "br", sebagaimana di KBBI, atau di baris baru dengan indentasi, sebagaimana di WTEN :* format yang berbeda untuk selain bahasa Indonesia ataupun bahasa daerah Indonesia: silakan dibahas lebih lanjut, karena memang kamus ekabahasa dan kamus dwibahasa tidak akan sama formatnya. :* etimologi, sinonim, antonim dipindahkan ke bawah masing-masing definisi, tidak lagi disejajarkan dengan frasa dan turunan :Kemudian saya tidak setuju dengan poin-poin ini: :* garis pembatas antara bahasa: ngapain?? :* hampir tidak ada spasi kosong antara baris: sangat buruk dan membuat menyunting tidak nyaman :* pelafalan IPA di baris tersendiri. Langsung saja di baris lema kepala. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=apel&oldid=986967 apel] :* rujukan/referensi, pada umumnya adalah Pusba:KBBI, maka dari itu ada footer. Untuk rujukan referensi tambahan, silakan ditambahkan, tapi tidak berarti semua lema wajib memiliki rujukan, karena Wiktionary bukan Wikipedia. :<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|&#x2712;]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 29 Agustus 2022 18.54 (UTC) :: > Transkripsi (IPA atau lainnya) :: FYI: transkripsi <> pelafalan :: Usulan saya: ::* IPA merupakan satu-satu sistem pelafalan yang digunakan di wiki ini ::* pelafalan IPA di baris tersendiri, di dekat dan di atas berkas audio seperti [https://eo.wiktionary.org/wiki/perang di wikikamus bahasa Esperanto] ::* transkripsi di baris lema kepala (untuk abjad non-Latin) :: > ====Catatan penggunaan==== { {-drv-} } { {-syn-} } { {-ant-} } :: Usulan saya: ::* Lebih baik sino dan anto di bawah makna seperti [https://sv.wiktionary.org/wiki/resa#Verb di wikikamus bahasa Swedia] :: [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 29 Agustus 2022 20.38 (UTC) == Usulan (2025) == Sebagai tindak lanjut dari pesan sebelumnya mengenai Komunitas Wiktionary Indonesia di [[Wikikamus:Warung Kopi]], berikut ini saya sampaikan usulan perombakan kebijakan tata letak di Wikikamus bahasa Indonesia, berdasarkan hasil diskusi awal dengan beberapa teman-teman komunitas, serta rujukan-rujukan akademis mengenai penyusunan kamus. Pertimbangan adopsi format baru akan diberikan, diikuti dengan jabaran usulan, sebelum lanjut ke pembahasan teknis. Istilah-istilah penting akan saya berikan definisi spesifik pada daftar istilah di bagian akhir usulan, sebelum daftar pustaka. ===Pertimbangan=== Mengapa mengadopsi format tata letak yang baru? Setidaknya ada beberapa permasalahan yang menjadi dasar pertimbangan untuk perombakan kebijakan ini: * Masalah pampangan nama bahasa. ** Saat ini, nama bahasa ditampilkan menggunakan templat tersendiri untuk setiap bahasa (biasanya dengan format kode bahasa atau nama bahasa), yang menjadikan beragam templat penting tidak dapat dibuatkan pintasan singkatnya (seperti misalnya {{temp|lb}} untuk {{temp|label}}). ** Tampilan nama bahasa yang dipranalakan pada subjudul tingkat 2 juga bermasalah. Selain kapitalisasinya yang kurang sesuai untuk subjudul (semestinya diawali dengan huruf kapital), tampilan ini juga tidak ramah bagi pengguna seluler (yang seringkali tidak sengaja mengeklik pranalanya ketika hendak membentangkan isi subjudul). ** [[#entri|Entri]] terpisah untuk setiap nama bahasa juga tidak memenuhi [[Wikikamus:Kelayakan entri|kelayakan]] dan wajib dihapus, karena tidak memiliki makna khusus selain daripada gabungan makna unsur-unsurnya. * Masalah pampangan [[#kata kepala|kata kepala]]. ** Saat ini, kata kepala ditampilkan di bawah [[#kelas kata|kelas kata]] (seperti di enwikt), sehingga otomatis diulang pada awal setiap subjudul kelas kata. ** Pengulangan ini tampaknya lewah (redundan), karena tidak ada informasi baru yang diberikan oleh kata kepala di tiap kelas kata (kecuali sebagai patokan untuk bentuk infleksi bagi bahasa yang memilikinya). ** Tampilan kata kepala yang hanya berupa teks ukuran normal dengan cetakan tebal juga kurang mencolok, apalagi bagi pembaca kamus daring lain yang biasanya menampilkan kata kepala dengan ukuran besar di atas semua unsur penjabaran entri (seperti KBBI). * Masalah [[#homograf|homograf]] dan [[#homonim|homonim]]. ** Saat ini, tidak ada pembedaan baku untuk homograf (pasangan [[#istilah|istilah]] sama tulisan) yang berbeda pelafalan dan homonim (pasangan istilah sama tulisan dan sama bunyi) yang berbeda etimologi. ** Pelafalan tidak selalu diberikan panduannya, sementara perbedaan makna seringkali dipukul rata sebagai [[#polisem|polisem]] (pasangan istilah sama tulisan, sama bunyi, dan sama akar) dan diurutkan dalam daftar yang sama. ** Peletakan kata kepala di bawah kelas kata memperparah hal ini, karena makna homonim dengan kelas kata yang sama dapat dicampurkan di bawah satu kata kepala, sementara makna polisem dengan kelas kata berbeda dipisahkan, kontras dengan susunan kamus pada umumnya. ** Sebagai perbandingan, di enwikt, kelas kata dan daftar definisi polisem dapat dijadikan anak dari subjudul etimologi dengan penomoran untuk membedakan homonim, yang kemudian dapat pula dijadikan anak dari subjudul pelafalan dengan penomoran untuk membedakan homograf. Hanya saja, karena kata kepalanya muncul jauh di bawah kelas kata, pembedaan homonim dan homograf dengan cara ini dapat membingungkan bagi yang tidak terbiasa. * Masalah urutan unsur-unsur entri. ** Saat ini, seluruh unsur entri kecuali kelas kata biasanya diurutkan sebagai subjudul setelah daftar definisi polisem, bahkan terkadang dicantumkan langsung di bawah setiap baris (misalnya dengan penggunaan templat {{temp|etym}}). Urutan ini tidak lazim digunakan oleh kamus tradisional, terutama untuk unsur-unsur yang sifatnya berlaku umum bagi seluruh polisem atau bahkan homonim, seperti variasi, etimologi, dan pelafalan. * Masalah fitur tambahan. ** Saat ini, hampir seluruh entri bahasa Indonesia memiliki fitur-fitur tambahan seperti tampilan galeri otomatis, pencarian di situs dan proyek lain, hingga kolom diskusi, yang tidak memberikan informasi leksikografis tambahan secara langsung pada entri. Meski begitu, tampilannya seringkali memakan tempat lebih banyak daripada entrinya sendiri. ===Usulan=== ; Terkait pembagian unsur halaman * Setiap halaman yang berisi entri di Wikikamus adalah '''halaman entri''', baik itu terletak di ruang nama utama (untuk bahasa alami dan Esperanto) ataupun Lampiran (untuk bahasa buatan lain dan rekonstruksi bahasa purba). * Setiap halaman entri dapat memiliki satu atau lebih subjudul bahasa. * Setiap subjudul bahasa dapat dibagi menjadi dua bagian: bagian konten dan bagian lampiran. ** Bagian konten terdiri atas entri atau entri-entri dari bahasa tersebut. ** Bagian lampiran berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terkait dengan entri spesifik, seperti rujukan, bacaan lanjutan, atau informasi tambahan lainnya. * Setiap entri dapat dibagi menjadi tiga bagian: kepala entri, badan entri, dan kaki entri. ** Kepala entri berisikan informasi yang berlaku bagi seluruh isi entri, seperti kata kepala, pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. ** Badan entri berisikan informasi utama sebuah entri, yang mencakup kelas kata beserta definisi, sinonim, contoh kalimat, kutipan, catatan pemakaian, dan istilah turunan. ** Kaki entri berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terikat dengan definisi spesifik, seperti keturunan, terjemahan, dan lihat pula. ** Terkadang pula, ada konten yang dimunculkan di pinggir kanan entri. Bagian ini sebaiknya hanya digunakan untuk ilustrasi gambar dan informasi tambahan lainnya, dan ''tidak'' digunakan untuk informasi leksikografis seperti bentuk infleksi, yang semestinya diletakkan di badan entri. ; Terkait susunan dan konten setiap unsur * Nama bahasa dimunculkan dengan kapitalisasi pada subjudul dan awal butir dalam daftar (misalnya, pada bagian Keturunan dan Terjemahan), tetapi tidak dikapitalisasi pada teks isi. * Letakkan kata kepala dengan tampilan mencolok pada bagian kepala entri, sebelum semua unsur. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homonim, yakni entri yang sama tulisan dan sama bunyi tapi memiliki akar berlainan, pisahkan setiap homonim dengan kata kepala bernomor. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homograf, yakni kelompok homonim yang sama tulisan tapi berbeda bunyi, pisahkan dengan mengulang penomoran homonim di setiap kelompok. * Letakkan pemenggalan dan pelafalan (transkripsi IPA dan audio) dalam satu baris tanpa subjudul terpisah. Letakkan pelafalan hanya pada kepala entri homonim pertama dari setiap kelompok homograf, karena homonim dalam satu kelompok sudah pasti berbagi pelafalan yang sama. * Letakkan ragam bentuk di bagian kepala entri, setelah baris pemenggalan dan pelafalan, tetapi sebelum etimologi. Apabila ragam bentuk tersebut berlaku untuk lebih dari satu entri, letakkan ragam bentuk tersebut di paling awal subjudul bahasa, sebelum semua entri. * Letakkan etimologi di bagian kepala entri, tepat sebelum badan entri. * Pisahkan badan entri berdasarkan kelas kata, lalu buat daftar definisi polisem di bawahnya, mengikuti urutan kelaziman. * Letakkan sinonim, contoh kalimat, dan kutipan langsung di bawah baris definisi yang terkait. * Letakkan catatan pemakaian dan istilah turunan di bawah setiap kelas kata, setelah daftar definisi polisem. * Letakkan keturunan, terjemahan, dan lihat pula di bagian kaki entri, setelah semua bagian badan entri selesai dijabarkan. * Letakkan rujukan di bagian lampiran, dan gunakan utamanya untuk memuat daftar sitiran dari informasi yang diberikan tag rujukan. * Letakkan bacaan lanjutan setelah rujukan, untuk memasukkan sumber lain yang dapat menjadi pelengkap atau pembanding (bukan rujukan bagi informasi yang disebutkan di entri). * Buang seluruh fitur tambahan yang tidak langsung berkaitan dengan fungsi perkamusan. Jikapun ingin dipertahankan, fitur-fitur ini wajib dipisahkan sebagai perkakas (''gadget'') JS tersendiri, sehingga pengguna dapat memilih sendiri fitur mana saja yang hendak diterapkan. ; Tidak langsung terkait dengan tata letak * Tukar '''kata''', '''frasa''', '''[[#lema|lema]]''' dengan '''istilah''', '''entri''', '''lema''', '''[[#sublema|sublema]]''' ** Buang semua templat subjudul dan kategori yang mengandung "kata" dan "frasa", karena tidak memberikan informasi tambahan apapun selain dari adanya spasi ortografis di kata kepala. Keberadaan spasi ortografis cukup ditandai dengan satu kategori tambahan di setiap bahasa, dengan format semacam "xxx:Rangkaian kata" (''multiword terms'' di enwikt). ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "istilah" apabila merujuk pada bentuk yang dijadikan kata kepala. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "entri" apabila merujuk pada kata kepala dan keseluruhan penjabarannya. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "lema" apabila merujuk pada istilah yang dijadikan acuan penjabaran definisi utama bagi beragam bentuk, dan dengan "sublema" apabila merujuk pada istilah yang hanya merupakan bentuk infleksi/turunan dsb. Penentuan lema dan sublema dapat berbeda-beda tergantung bahasa; sebagian bahasa mungkin hanya memiliki lema tanpa sublema. Kategori "xxx:Lema" dan "xxx:Sublema" langsung menginduk pada kategori "Bahasa X" yang menjadi akar bagi semua kategori terkait bahasa tersebut. * Tukar '''variasi''' → '''ragam bentuk''' (''alternative form''); gunakan istilah "variasi" untuk ragam bentuk lintas bahasa, yang biasanya diletakkan sebelum subjudul bahasa pertama. * Tukar '''referensi''' → '''rujukan''' * Jadikan judul dalam bahasa Indonesia sebagai halaman utama bagi semua templat penting, dan jadikan sisanya sebagai pintasan menuju templat tersebut. Mis. {{temp|head}} → {{temp|kepala}}, {{temp|-drv-}} → {{temp|-turunan-}}, {{temp|ux}} → {{temp|contoh}} dst. ===Teknis=== Mengadopsi tata letak unsur yang benar-benar baru tentunya akan berisiko tinggi. Sejauh ini, saya belum berani mengotak-atik templat dan modul yang sudah ada. Apabila usulan ini diadopsi, perubahan minimal dapat dilakukan dengan menggunakan templat-templat baru untuk menggantikan yang lama (apabila memungkinkan). Templat lama dapat dijadikan pintasan atau dihapus jika tidak digunakan lagi setelah transisi ke tata letak baru. Beberapa akomodasi yang diperlukan dari segi teknis: * Templat {{temp|bahasa}} (dengan pintasan {{temp|bhs}}) dapat digunakan untuk memunculkan semua nama bahasa sebagai "Bahasa X" (huruf awal kapital) secara default, atau sebagai "bahasa X" (huruf awal bukan kapital) via <code>nocap=1</code> ketika digunakan pada teks isi. * Templat subjudul selain kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-subjudul-}}</nowiki></code>, tetapi sebaiknya tidak mencakup fungsi apapun kecuali untuk menampilkan subjudul secara visual dan menambahkan patokan (''anchor'') untuk pranala dari tempat lain, jika kode bahasa dipertahankan. Menempatkan semua fungsi utama pada teks isi alih-alih subjudul membantu memperjelas bagian mana yang perlu disunting oleh pengguna ketika ada yang perlu ditambahkan atau diperbaiki. Untuk menghemat tempat dan membuat konten lebih mencolok, tampilan subjudul sebaiknya cukup berupa teks normal yang ditebalkan (cf. format subjudul di [[:de:abang|dewikt]]), mungkin dengan tambahan ikon di sebelah kiri. * Templat {{temp|kepala}} (pengganti {{temp|head}}) dapat digunakan untuk menampilkan kata kepala di bagian awal entri, termasuk (jika ada) nomor homonim, ragam bentuk aksara (dengan pranala), ragam romanisasi (tanpa pranala), serta interwiki ke edisi bahasa dari entri tersebut. Istilah dengan spasi ortografis di dalamnya akan mendapatkan kategori tambahan otomatis untuk rangkaian kata. * Templat kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-kelas kata-|kode bahasa}}</nowiki></code>, tetapi tidak lagi memerlukan {{temp|head}} karena kata kepala sudah diletakkan di atasnya. Adapun penjabaran golongan nomina dan bentuk infleksi dapat tetap dimunculkan di bawah templat kelas kata untuk bahasa-bahasa yang memerlukannya. * Modifikasi pada [[MediaWiki:Common.js]] dapat dilakukan untuk menyembunyikan secara default unsur-unsur berikut ini (lihat contohnya pada tampilan komputer di entri bewwikt untuk [[:bew:abang|''abang'']]): ** Sinonim, contoh kalimat, dan kutipan setelah definisi dengan tuas (''toggle'') pembentang yang dicantumkan pada baris definisi di atasnya seperti di enwikt. ** Tabel (untuk infleksi, deklinasi, atau konjugasi) dan kotak (untuk terjemahan) pada bagian entri, dengan keseluruhan kop sebagai tombol pembentang seperti di enwikt. ** Rincian di bagian kepala entri (baris pelafalan tambahan, ragam bentuk, etimologi, dsb.) dengan baris kata kepala sebagai tombol pembentang. ** Rincian di bagian lampiran (rujukan dan bacaan lanjutan), dengan tuas pembentang yang dicantumkan di akhir bagian subjudul bahasa. ===Daftar istilah=== ;{{anchor|entri}}entri (''entry'') : Kata kepala beserta semua unsur penjabarannya secara keseluruhan. ;{{anchor|homograf}}homograf (''homograph'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, tapi belum tentu sama lafal. Pada kamus cetak, istilah homograf biasanya dibedakan dengan menambahkan keterangan pelafalan setelah kata kepala. ;{{anchor|homonim}}homonim (''homonym'') : Pasangan istilah yang sama ejaan dan sama lafal, tapi berbeda asal. Pada kamus kiwari manapun, baik itu daring ataupun cetak, homonim hampir tidak pernah disatukan dalam satu entri. Pemisahan ini tidak perlu menunggu kajian etimologi; pekamus dapat saja memutuskan untuk memisahkan kelompok makna tertentu yang terlalu berbeda sebagai homonim dengan etimologi yang belum diketahui. Apabila terdapat beberapa entri homonim, setiap entri biasanya diberikan penomoran dengan tika atas sebelum kata kepala. Penomoran ini diulang dari awal untuk setiap pelafalan yang berbeda. Mesti dibedakan dari polisem. ;{{anchor|istilah}}istilah (''term'') : Segala bentuk ungkapan yang dapat diberikan definisi khusus; dalam hal ini mencakup kata dasar, kata turunan, gabungan kata, idiom, dlsb. ;{{anchor|kata kepala}}kata kepala (''headword'') : Istilah yang menempati posisi utama, yakni bagian paling awal dari sebuah entri. Pada kamus cetak, letaknya biasanya di paling kiri (atau paling kanan jika arah penulisannya kanan ke kiri), sedangkan pada kamus daring, letaknya biasanya di paling atas. ;{{anchor|kelas kata}}kelas kata (''part of speech'') : Penggolongan istilah menurut ciri morfologis dan sintaktisnya. Pada Wikikamus, kelas kata menjadi subjudul di bawah setiap entri dan induk dari definisi polisem, dan juga mencakup golongan selain kelas kata sejati yang menempati posisi serupa. ;{{anchor|lema|sublema}}lema (''lemma'') : Istilah yang menjadi acuan utama dari bentuk turunan dan/atau infleksi. Pada kamus cetak, lema biasanya diletakkan menjorok ke kiri dengan penebalan, sementara sublema biasanya hanya ditebalkan dalam penjabaran tanpa membuat baris baru. Kriteria pembedaan lema dan sublema bergantung pada konvensi perkamusan untuk setiap bahasa. Terdapat pula bentuk nonlema, seperti infleksi reguler yang biasanya tidak dimasukkan sebagai lema maupun sublema pada kamus. ; {{anchor|polisem}}polisem (''polyseme'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, sama lafal, dan sama asal, tetapi berbeda makna akibat pergeseran dan perluasan alami. Umumnya disatukan sebagai daftar definisi di dalam satu entri yang sama. Mesti dibedakan dari homonim. ===Daftar pustaka=== * Atkins, S., Rundel, M. (2008). The Oxford guide to practical lexicography. Oxford: Oxford University Press * Jackson, H. (2002). Lexicography: An introduction. London dan New York: Routledge. * Lauder, A. F. (2010). Data for lexicography: The central role of the corpus. Wacana 12 (2): 219—242. * Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (2019). Petunjuk teknis penyusunan kamus ekabahasa. Jakarta: Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. * Sunaryo, A., Patoni, A., Basiroh, U. (1990). Pedoman penyusunan kamus dwibahasa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ===Tanggapan=== Draf kebijakan lengkap untuk mengakomodasi usulan di atas telah saya susun di [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|sini]]. Silakan berikan tanggapan Anda di bawah ini. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 12 November 2025 10.26 (UTC) :Tambahan: lihat pula draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri]] untuk contoh penerapan lengkapnya. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 13 November 2025 09.00 (UTC) :Memanggil beberapa kontributor aktif selama sebulan terakhir: @[[Pengguna:Fatamorganaa|Fatamorganaa]] @[[Pengguna:Ekirahardian|Ekirahardian]] @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]] @[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] @[[Pengguna:Agus Damanik|Agus Damanik]] @[[Pengguna:Muislate|Muislate]] @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]] @[[Pengguna:Chongkian|Chongkian]] @[[Pengguna:Najla Khairani Siregar|Najla Khairani Siregar]] @[[Pengguna:Nafisathallah|Nafisathallah]] @[[Pengguna:HaidirAndiNovianto|HaidirAndiNovianto]] @[[Pengguna:Ardzun|Ardzun]] @[[Pengguna:Iripseudocorus|Iripseudocorus]] @[[Pengguna:IHLubis|IHLubis]] — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 21 November 2025 01.17 (UTC) == Usulan 2025 B == @[[User:Swarabakti]]: Saya tidak setuju dengan usulan 2005 <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> dan juga tidak setuju dengan usulan 2022 <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} </pre> serta tidak setuju dengan [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1100291 Wikikamus:Model entri] yang cukup rusak sejak tahun 2011. :> Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak :> berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan :> sejak 2011: [[Wikikamus:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], :> Wiktionary:Format Kamus. Apakah Anda sudah ada di proyek ini :> pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor :> aktif yang lain. Penjelasan tata letak diumumkan pada tahun 2011 pasti tidak relevan lagi, karena jutaan templat dan modul dimasukkan dari wikikamus bahasa Inggris, elemen yang tidak ada dalam penjelasan itu. Ada lebih dari 2'000 halaman di [[:Kategori:Halaman dengan galat skrip]] oleh karena modul rusak disalin dari wikikamus bahasa Inggris. '''Pasti tata letak entri masih boleh didiskusikan.''' Penyumbang terbesar adalah [[User:OrophinBot]], yang malangnya sering menyalin isi dari KBBI yang berhak cipta. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?diff=954119&oldid=939864 wikikamus] [https://kbbi.web.id/anjing kbbi.web.id] [https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/anjing kbbi.kemdikbud.go.id -> Moda Terbatas]. Untuk "header" tingkat 2 dan tingkat saya mengusulakn solusi yang digunakan di halaman [[canonical form of partial differential equation]]: <pre> == bahasa Inggris == === Nomina === {{bakk|en|SB}} # [[bentuk kanonis persamaan diferensial parsial]] </pre> Lihat juga [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1056991 versi lama] yang sama sekali rusak. Saya tidak memiliki pendapat kuat tentang isi selain L2 dan L3. Tetapi saya juga mengusulkan penghapusan semua lebih dari 2'000 templat kode bahasa di [[:Kategori:Templat bahasa]] dan [[:Kategori:Templat kode bahasa]] sesudah dipisahkan dari halaman berguna. Omong-omong, mengapa ada halaman lema dalam kategori templat itu? [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 14 November 2025 21.01 (UTC) :@[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]]: Coba baca lagi secara lengkap usulan saya di atas, dan utamanya baca draf [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|kebijakan lengkapnya di sini]] dan draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri di sini]] (seperti yang saya tautkan di atas), serta cek [[:Kategori:Uji coba tata letak entri 2025]] apabila ada yang hendak ditanggapi. :Subjudul tingkat 2 sudah pasti akan tetap dimunculkan dengan apitan <code>==</code>, tapi nama bahasa menurut saya tetap harus dimunculkan dengan templat, untuk menghindari keragaman nama (terutama untuk bahasa-bahasa yang punya beberapa nama alternatif), ataupun bahasa yang namanya dieja menggunakan diakritik. Untuk itu saya memanfaatkan ulang {{temp|bahasa}}/{{temp|bhs}}, yang juga dapat digunakan oleh templat lain untuk memunculkan nama bahasa pada teks isi. Templat ini murni untuk tampilan, tidak lagi memiliki fungsi kategorisasi, dan perkakas atau semacamnya masih tetap dapat mengecek nama bahasa via data-name dari templat tersebut. Tentunya, apabila semua tampilan subjudul bahasa sudah dimigrasikan ke templat baru, semua templat nama bahasa yang ribuan jumlahnya akan dihapus. :Alasan saya mengusulkan (pseudo-)subjudul di bawah L2 sebagai templat adalah untuk meminimalkan tampilannya (cukup ukuran normal dan ditebalkan) agar kontennya lebih mencolok (cf. tampilan entri dewikt). Apabila tidak dengan templat, cara yang sama juga dapat dicapai dengan <code>;</code>, tapi jadinya tanpa ikon sehingga akan sulit bagi pengguna untuk langsung menemukan bagian yang dicari jika dilihat sekilas. Posisi L3 yang sebenarnya dalam usulan saya akan ditempati oleh {{temp|kepala}} (sudah diberikan tag <code><nowiki><h3></nowiki></code>, nanti akan saya lengkapi dokumentasi modulnya kalau sudah dipindahkan dari sandbox), dipisahkan menurut homonim dan diberi penomoran (yang diulang dari awal untuk setiap pelafalan); lihat penjelasan lengkap di draf kebijakan yang saya tautkan. Tampilan ini mengambil contoh kamus-kamus daring yang lazim digunakan oleh pembaca Indonesia, termasuk KBBI (meskipun kriteria pembedaan homonim kita berbeda karena berpatokan murni pada etimologi). :Halaman utama templat sebaiknya memiliki judul dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami, sehingga pengguna baru sekalipun dapat mengerti maksudnya tanpa perlu membaca dokumentasi secara lengkap. Halaman pintasan templat sebaiknya diminimalkan variasinya. :Untuk alasan transparansi fungsi tersebut pula, saya tetap mempertahankan pembedaan kelas kata sebagai templat subjudul ''di bawah'' kata kepala (bukan di atas atau di samping), setelah penjabaran informasi yang terkait identitas sebuah entri, termasuk pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. Perhatikan bahwa subjudul kelas kata yang saya usulkan tidak lagi memunculkan kata kepala utama, dan hanya memunculkan bentuk infleksi jika diperlukan saja (lihat {{sebut|nl|keuken}}). :Komunitas Wiktionary Indonesia (lintas edisi, bukan hanya penyunting idwikt saja) pada rapat bulanan terakhir juga telah membahas cara-cara yang bisa dilakukan untuk mempermudah penyuntingan bagi pengguna baru, utamanya dalam acara-acara. Salah satu opsi yang dibincangkan adalah memasang perkakas penyuntingan untuk menambahkan entri baru dan menyunting unsur dalam entri-entri yang sudah ada. Usulan tata letak di atas juga semuanya disusun berdasarkan masukan dari anggota-anggota komunitas secara kolektif, serta masukan dari pengguna awam yang menyertai rangkaian acara [[:meta:WikiTutur]] (dan kegiatan serupa lainnya) selama dua tahun terakhir. :Apabila kebijakan tata letak ini disepakati, saya rasa situs ini akan mendapatkan lonjakan pengguna aktif baru, utamanya dari anggota komunitas dan peserta acara yang diselenggarakan oleh komunitas. Selama ini, acara-acara terkait Wikikamus yang diselenggarakan di Indonesia relatif tidak memiliki kebertahanan keaktifan yang signifikan dari peserta, yang biasanya mengeluhkan tampilan dan penyuntingan yang tidak intuitif. Dengan tata letak yang baru ini, saya harap kita punya acuan yang lengkap dan jelas sehingga pengguna baru sekalipun tidak akan kebingungan untuk menyumbang. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 14 November 2025 23.37 (UTC) == Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? == Di beberapa entri, saya rasa akan sangat membantu apabila kita memasukkan gambar atau video yang memberikan visualisasi tentang entri tersebut. Bahkan, kita juga dapat memberikan "terjemahan" entri tersebut dalam Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) atau Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Apakah gambar atau video tersebut lebih baik diletakkan di bawah <code><nowiki>{{</nowiki>[[templat:kepala|kepala]]}}</code>, di bawah subjudul bahasa, atau di paling atas halaman? Izin memanggil beberapa pengurus: @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]], @[[Pengguna:Swarabakti|Swarabakti]], @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]], dll. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.05 (UTC) :@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]]: Ilustrasi selalu diletakkan di sebelah kanan, per [[WT:TLE#Unsur di tempat lain]]. Bisa pakai thumbnail manual, atau menggunakan templat macam {{temp|gambar}} (lihat contohnya di [[jèngki]]). :SIBI ''bukan'' bahasa, tapi sistem isyarat yang digunakan untuk mengalih bentuk bahasa Indonesia. Teman Tuli di Indonesia secara umum menggunakan BISINDO, yang merupakan bahasa(-bahasa) sendiri (dengan tata bahasa dan leksikon yang berbeda dari bahasa Indonesia, belum menghitung perbedaan antar dialeknya) sehingga wajib diletakkan di bagian Terjemahan (lihat contohnya di [[terima kasih]]) bersama dengan padanan dalam bahasa isyarat lain. :Belum ada ketentuan tentang pembuatan entri untuk bahasa-bahasa isyarat secara khusus, jadi sejauh ini cukup diletakkan video/gambarnya di bagian terjemahan saja. Sebagai perbandingan, di enwikt entri bahasa isyarat diletakkan di transkripsi gerakannya (contoh: [[en:FlatO@Mouth-PalmBack]]) dan diindeks di ruang nama khusus menurut glos bahasa Inggrisnya (mis. [[en:Sign gloss:FOOD]]). Ini karena satu isyarat yang sama bisa punya banyak arti berbeda, dan satu glos bahasa Inggris yang sama bisa punya banyak terjemahan isyarat berbeda. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.22 (UTC) ::Relevan juga: idealnya video atau gambar untuk padanan BISINDO cukup menunjukkan pengisyaratnya saja (minimal setengah badan) dengan latar polos, tanpa glos atau terjemahan (''tidak'' seperti yang dilakukan oleh Wikibility). Ini karena satu isyarat bisa punya banyak arti, sehingga membatasi video/gambarnya ke satu makna membuatnya tidak bisa digunakan untuk ilustrasi makna lain. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.26 (UTC) :::Sangat menarik, terima kasih banyak, bung untuk penjelasannya! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.30 (UTC) ::::@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]]: Oh iya, soal peletakannya dalam markah wiki, sepertinya paling baik diletakkan tepat di atas {{temp|kepala}} yang diilustrasikan: ::::<pre> {{gambar|...}} {{kepala|...}} </pre> ::::Karena kepala baru menandakan etimologi berbeda yang bisa jadi punya gambar yang cukup berbeda pula. Kalaupun ternyata ada beberapa makna yang cukup berbeda di satu kepala, bisa gunakan lebih dari satu gambar seperti contoh [[jèngki]] di atas. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.39 (UTC) ooqfrd7vnedn7dm66cw5rzqgj6tu2bl 1462345 1462343 2026-06-29T07:51:39Z OwlyKnight 33924 /* Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? */ Balas 1462345 wikitext text/x-wiki __TOC__ == Usulan Tata Letak (2005) == Saya mengusulkan tata letak yang sdkt berbeda: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> Tampilannya seperti ini: ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #arti ---- Untuk kata turunan, misalnya entri [[copet]]: <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#('''kata dasar''') arti</nowiki> <nowiki>#('''kata turunan''') arti</nowiki> </pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' #('''copet''') arti #('''pencopet''') orang yang melakukan tindakan copet [[Pengguna:Hayabusa future|Hayabusa future]] 07:34, 12 November 2005 (UTC) :Saya sih ikut saja sementara, mungkin kalau ada perbaikan bisa dilakukan belakangan, mesti cari referensinya dulu nih, kamus EYD [[Image:Wink.png]] --[[Pengguna:Borgx|Borgx]] 08:05, 12 November 2005 (UTC) == Usulan Tata Letak (2022) == Penentuan tata letak entri sangat diperlukan untuk standarisasi entri dan kemudahan pemeliharaan. Karena belum ada kesepakatan mengenai tata letak entri, berikut saya usulkan 2 bentuk tata letak untuk entri di Wikikamus. Untuk tata letak dasar, saya mengusulkan seperti tata letak entri [[dija]], yaitu: <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat #*: Terjemahan contoh kalimat (bila ada) ====Rujukan==== </pre> Tata letak seperti ini bisa juga diterapkan untuk bahasa-bahasa daerah yang sudah memiliki kamus. Sementara secara lengkap saya mencoba mengembangkan tata letak yang biasa digunakan di WT-ID, namun dengan sedikit gubahan untuk urutannya: <pre> ==bahasa Indonesia== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== * Transkripsi (IPA atau lainnya) * Berkas audio (bila ada) {{-nom-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat # Definisi 2 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== {{-verb-|id}} # Definisi 1 #* Contoh kalimat ====Catatan penggunaan==== {{-drv-}} {{-syn-}} {{-ant-}} {{Terjemahan}} ====Referensi==== ---- (Garis pemisah entri bahasa) ==bahasa Tagalog== ===Etimologi=== ===Pelafalan=== {{-nom-|tl}} # Definisi 1 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) # Definisi 2 (b. Indonesia) #* Contoh kalimat (b. Tagalog) #** Terjemahan contoh (b. Indonesia) {{-drv-}} {{-syn-}} (bila ada) {{-ant-}} (bila ada) ====Referensi==== </pre> Untuk tingkatan judul untuk subbagian etimologi perlu tidak menggunakan templat [[Templat:-etym-|(-etym-)]] lagi untuk memperjelas etimon dari kata-kata yang homofon namun berbeda makna, agar tidak membingungkan seperti pada entri [[kahar]]. Templat seperti [[Templat:KBBI-footer|(KBBI-footer)]] dan [[Templat:Pusba:KBBI|(Pusba:KBBI)]] perlu ditinggalkan karena sangat mengganggu, baik secara visual juga menyebabkan kejadian vandal halaman pembicaraan kerap terjadi. Untuk tata letak dari entri berbahasa lain mungkin dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing bahasa, lebih baik dibuat semacam panduan entri seperti [[en:Wiktionary:About Indonesian#Lemma entries|panduan entri bahasa Indonesia]] di WT-EN. Sekian usulan dari saya. Salam. [[Pengguna:Mbee-wiki|Mbee-wiki]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mbee-wiki|bicara]]) 22 Agustus 2022 14.33 (UTC) :Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan sejak 2011: [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], [[Wiktionary:Format Kamus]]. Apakah Anda sudah ada di proyek ini pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor aktif yang lain. Semua perubahan sudah diajukan melalui Warung Kopi dan tidak ada penolakan. Mengajukan perubahan boleh-boleh saja, tapi tetap harus memperhatikan sejarah dan alasan format yang lama. :;Etimologi :Kamus-kamus bahasa Indonesia sangat miskin etimologi. Tidak bisa mengharapkan setiap lema diawali oleh etimologi seperti Wikipedia bahasa Inggris. Karena tidak semua bahasa bisa diidentifikasi dengan etimologi, maka usulan format seperti WTEN tidak dapat dijalankan di sini. :Contoh homofon jauh lebih sedikit dibanding yang bukan homofon, dan dapat dengan mudah diatasi dengan memberi pernyataan di awal etimologi. Sama sekali bukan suatu masalah. :Secara penggunaan kamus, ketika seseorang membuka kamus, yang diharapkan pertama kali (paling atas/paling depan) adalah arti/makna/definisi, bukan etimologi. Etimologi adalah informasi tambahan (bonus), yang tidak harus ada, dan tidak seharusnya diletakkan di bagian atas/sebelum definisi. Tata letak di en.wikt bukan tata letak yang '''natural''' di dalam sebuah kamus. Selain itu informasi etimologi dari bahasa-bahasa tua / proto-bahasa penuh dengan jargon dan karakter yang asing bagi pembaca awam dan cukup ''put-off'' (membuat risih) orang yang membaca. Saya pribadi menghindari menaruh etimologi yang tidak perlu, kecuali di lema-lema yang memang etimologinya menarik. :;Templatisasi :Semua header level 2 dan 3 menggunakan templat, supaya mempermudah pelacakan lema apa saja yang memiliki header tersebut. Header level 2 dan 3 tanpa templat tidak digunakan lagi di semua lema. :;Footer :KBBI-footer dan Pusba:KBBI dibuat karena puluhan ribu lema yang ditambahkan berasal dari KBBI Pusba, sementara ada 12 ribu lebih lema bahasa Inggris bersumber dari Glosarium Pusba {[[Templat:GPB]]), dan bisa jadi di masa depan ada batch lema yang berasal dari satu sumber, akan dibuatkan masing-masing templat berdasarkan sumbernya. Idealnya sumber dicantumkan setelah definisi, karena bisa jadi ada tambahan definisi baru dari penyunting Wiktionary, atau ketika suatu definisi telah disunting, sehingga berbeda dari definisi KBBI Pusba, maka sumber yang menyatakan definisinya dari KBBI Pusba bisa dihilangkan. Idealnya. Tapi pada waktu itu tidak terpikirkan, dan kesulitan teknisnya lebih tinggi, sehingga hanya mencontoh dari yang sudah ada (12 ribu lema dari GPB). Kesemuanya merupakan seri dari [[:Kategori:Templat referensi bahasa Indonesia|templat-templat referensi]]. :Bedanya dengan KBBI-footer, templat ini dibuat memang tidak mencontoh templat lain, alias kreasi baru. Fungsinya adalah untuk menambah footer yang standar untuk semua lema bahasa Indonesia (lema bahasa lain tidak ada yang menggunakan footer). Sedangkan konten footer itu sendiri bisa dibahas lebih lanjut. Konten footer saat ini sudah didokumentasikan secara jelas di templat tersebut. Silakan lihat perubahan revisi dari templat tersebut untuk memahami sejarahnya. :* Footer awalnya berisi 3 pranala "lihat pula" yang berguna untuk mencari lema yang berhubungan (yang isinya mengandung lema tersebut, yang judulnya mengandung lema tersebut, dan pranala balik lema tersebut). Hal ini bukan inovasi baru, melainkan diadaptasi dari halaman disambiguasi di Wikipedia. Pranala balik terutama berfungsi untuk mencari lema asing yang memiliki arti yang sama. :* Fitur yang utama di KBBI-footer adalah pada waktu itu (2009-dst), [[Wiktionary:Warung_Kopi/Arsip#KBBI|situs KBBI sangatlah jelek]] dan tidak dapat dibuat pranala referensi secara otomatis, sehingga diperlukan pranala referensi pihak ketiga. Dalam perkembangannya, kini KBBI sudah bisa dibuat pranalanya. Namun KBBI versi 5 memiliki banyak perubahan dibanding versi 3 dan masing-masing situs memiliki fitur-fitur khas yang membantu pembaca yang ingin mencari rujukan yang lebih lengkap. Dalam perkembangannya, adanya footer yang tersentralisasi sangat memudahkan untuk mengubah 1x dan puluhan ribu halaman otomatis referensinya diperbarui, karena seperti yang sudah kita ketahui, situs KBBI sangat sering berganti-ganti nama. Bandingkan apabila referensi ditaruh secara manual di masing-masing lema, bisa gila yang memperbaruinya setiap 2 tahun sekali! :* Dalam perkembangannya, referensi ke situs KBBI dikembangkan dengan referensi ke tesaurus, terjemahan otomatis, glosarium, korpora, penggunaan di Wikipedia dan Wikisource, serta ilustrasi dari lema tersebut (apabila memungkinkan). Saya pribadi sering kali terbantu dengan alat-alat tambahan ini, entah mengapa Anda membencinya. :* Fitur "[https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=Templat:KBBI-footer&direction=next&oldid=618087 Diskusikan lema ini]", <s>saya lupa dari mana saya mengadopsinya</s> diadopsi dari Wikipos/Wikizine (atau semacamnya), bukan ciptaan saya sendiri<!--, kemungkinan dari salah satu situs wiki WMF-->. Adapun tujuannya justru adalah untuk mempermudah pembaca untuk menambahi informasi tanpa harus terbebani dengan format, mendaftar, dsb. Saya sebagai pengurus yang 10 tahun lebih fitur ini ada tidak merasa terbebani dengan vandal, kok malah Anda yang terbebani? Apakah Anda pernah sekali pun memberi tag "hapus" untuk suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan? Saya cek tidak ada. Lalu Anda punya kepentingan apa dengan vandalisme/suntingan uji coba yang tidak terkait dengan Anda? Apakah Anda tidak sadar bahwa ini wiki dan semua orang bisa menyunting, dan vandalisme/suntingan uji coba bisa terjadi di ruang nama apa pun juga? Apakah Anda punya data bahwa vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama pembicaraan jauh lebih banyak/lebih disruptif daripada vandalisme/suntingan uji coba di ruang nama utama? Jangan mengada-ada. Lihat dulu [https://id.wiktionary.org/wiki/Istimewa:Daftar_halaman?from=&to=&namespace=1 Semua halaman pembicaraan] dan berapa banyak yang berupa masukan yang positif dan konstruktif. Menghapus halaman uji coba itu sangat mudah kok, dan saya serta pengurus yang lain sering melakukannya tanpa pamrih, kok Anda yang sewot? Halaman pembicaraan yang kosong tidak ada manfaatnya (saya baca di proyek-proyek kecil, fitur halaman pembicaraan merupakan fitur gagal, dan tulisan di halaman pembicaraan hampir tidak pernah dibaca), dan mayoritas pembaca sama sekali tidak menyadari distingsi antara ruang nama utama dan pembicaraan, oleh karena itulah kedua ruang nama itu "disatukan" melalui templat footer tersebut, sehingga apa pun yang ditulis di halaman pembicaraan, otomatis muncul di halaman lema. Menurutku itu suatu tambahan yang sangat berguna. :* Pada perkembangannya dibedakanlah/dipecah antara KBBI-footer dengan footer biasa. Bedanya adalah KBBI-footer selalu bersama Pusba:KBBI, karena lema tersebut bersumber dari KBBI, sementara [[Templat:footer]] digunakan pada lema Indonesia yang bukan bersumber dari KBBI. Selain cara ini, saat ini tidak ada cara membedakan antara keduanya. :Selain dari poin-poin di atas, saya setuju dengan tambahan di format kamus saat ini: :* penambahan audio :* sinonim dan antonim, saya mulai meninggalkan <nowiki>{{-syn-}} dan {{-ant-}}</nowiki> dan mulai beralih seperti di contoh [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=bokap&action=edit&oldid=984935 lema ini], karena bisa mencakup sinonim, antonim, hipernim, hiponim, dll. dalam satu baris, tepat di bawah definisi. :* sehubungan dengan poin sebelumnya, informasi etimologi pun menurut saya bisa diletakkan tepat di bawah definisi, karena seperti yang sudah saya sampaikan, jumlah lema bahasa Indonesia (maupun bahasa daerah) yang diketahui etimologinya sangatlah sedikit dibanding keseluruhan lema, sehingga tidak perlu ada subbagian khusus etimologi, melainkan hal tersebut berupa "informasi tambahan" yang diletakkan di bawah definisi. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=kahar&diff=986964&oldid=956713 kahar] :Dan poin-poin ini bisa dibahas lebih lanjut: :* "Catatan penggunaan": dibanding jumlah lema secara keseluruhan, lema yang membutuhkan catatan penggunaan sangatlah sedikit, sehingga tidak perlu diharuskan ada :* contoh kalimat, antara diletakkan setelah definisi dengan dicetak miring dan diberi "br", sebagaimana di KBBI, atau di baris baru dengan indentasi, sebagaimana di WTEN :* format yang berbeda untuk selain bahasa Indonesia ataupun bahasa daerah Indonesia: silakan dibahas lebih lanjut, karena memang kamus ekabahasa dan kamus dwibahasa tidak akan sama formatnya. :* etimologi, sinonim, antonim dipindahkan ke bawah masing-masing definisi, tidak lagi disejajarkan dengan frasa dan turunan :Kemudian saya tidak setuju dengan poin-poin ini: :* garis pembatas antara bahasa: ngapain?? :* hampir tidak ada spasi kosong antara baris: sangat buruk dan membuat menyunting tidak nyaman :* pelafalan IPA di baris tersendiri. Langsung saja di baris lema kepala. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?title=apel&oldid=986967 apel] :* rujukan/referensi, pada umumnya adalah Pusba:KBBI, maka dari itu ada footer. Untuk rujukan referensi tambahan, silakan ditambahkan, tapi tidak berarti semua lema wajib memiliki rujukan, karena Wiktionary bukan Wikipedia. :<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|&#x2712;]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 29 Agustus 2022 18.54 (UTC) :: > Transkripsi (IPA atau lainnya) :: FYI: transkripsi <> pelafalan :: Usulan saya: ::* IPA merupakan satu-satu sistem pelafalan yang digunakan di wiki ini ::* pelafalan IPA di baris tersendiri, di dekat dan di atas berkas audio seperti [https://eo.wiktionary.org/wiki/perang di wikikamus bahasa Esperanto] ::* transkripsi di baris lema kepala (untuk abjad non-Latin) :: > ====Catatan penggunaan==== { {-drv-} } { {-syn-} } { {-ant-} } :: Usulan saya: ::* Lebih baik sino dan anto di bawah makna seperti [https://sv.wiktionary.org/wiki/resa#Verb di wikikamus bahasa Swedia] :: [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 29 Agustus 2022 20.38 (UTC) == Usulan (2025) == Sebagai tindak lanjut dari pesan sebelumnya mengenai Komunitas Wiktionary Indonesia di [[Wikikamus:Warung Kopi]], berikut ini saya sampaikan usulan perombakan kebijakan tata letak di Wikikamus bahasa Indonesia, berdasarkan hasil diskusi awal dengan beberapa teman-teman komunitas, serta rujukan-rujukan akademis mengenai penyusunan kamus. Pertimbangan adopsi format baru akan diberikan, diikuti dengan jabaran usulan, sebelum lanjut ke pembahasan teknis. Istilah-istilah penting akan saya berikan definisi spesifik pada daftar istilah di bagian akhir usulan, sebelum daftar pustaka. ===Pertimbangan=== Mengapa mengadopsi format tata letak yang baru? Setidaknya ada beberapa permasalahan yang menjadi dasar pertimbangan untuk perombakan kebijakan ini: * Masalah pampangan nama bahasa. ** Saat ini, nama bahasa ditampilkan menggunakan templat tersendiri untuk setiap bahasa (biasanya dengan format kode bahasa atau nama bahasa), yang menjadikan beragam templat penting tidak dapat dibuatkan pintasan singkatnya (seperti misalnya {{temp|lb}} untuk {{temp|label}}). ** Tampilan nama bahasa yang dipranalakan pada subjudul tingkat 2 juga bermasalah. Selain kapitalisasinya yang kurang sesuai untuk subjudul (semestinya diawali dengan huruf kapital), tampilan ini juga tidak ramah bagi pengguna seluler (yang seringkali tidak sengaja mengeklik pranalanya ketika hendak membentangkan isi subjudul). ** [[#entri|Entri]] terpisah untuk setiap nama bahasa juga tidak memenuhi [[Wikikamus:Kelayakan entri|kelayakan]] dan wajib dihapus, karena tidak memiliki makna khusus selain daripada gabungan makna unsur-unsurnya. * Masalah pampangan [[#kata kepala|kata kepala]]. ** Saat ini, kata kepala ditampilkan di bawah [[#kelas kata|kelas kata]] (seperti di enwikt), sehingga otomatis diulang pada awal setiap subjudul kelas kata. ** Pengulangan ini tampaknya lewah (redundan), karena tidak ada informasi baru yang diberikan oleh kata kepala di tiap kelas kata (kecuali sebagai patokan untuk bentuk infleksi bagi bahasa yang memilikinya). ** Tampilan kata kepala yang hanya berupa teks ukuran normal dengan cetakan tebal juga kurang mencolok, apalagi bagi pembaca kamus daring lain yang biasanya menampilkan kata kepala dengan ukuran besar di atas semua unsur penjabaran entri (seperti KBBI). * Masalah [[#homograf|homograf]] dan [[#homonim|homonim]]. ** Saat ini, tidak ada pembedaan baku untuk homograf (pasangan [[#istilah|istilah]] sama tulisan) yang berbeda pelafalan dan homonim (pasangan istilah sama tulisan dan sama bunyi) yang berbeda etimologi. ** Pelafalan tidak selalu diberikan panduannya, sementara perbedaan makna seringkali dipukul rata sebagai [[#polisem|polisem]] (pasangan istilah sama tulisan, sama bunyi, dan sama akar) dan diurutkan dalam daftar yang sama. ** Peletakan kata kepala di bawah kelas kata memperparah hal ini, karena makna homonim dengan kelas kata yang sama dapat dicampurkan di bawah satu kata kepala, sementara makna polisem dengan kelas kata berbeda dipisahkan, kontras dengan susunan kamus pada umumnya. ** Sebagai perbandingan, di enwikt, kelas kata dan daftar definisi polisem dapat dijadikan anak dari subjudul etimologi dengan penomoran untuk membedakan homonim, yang kemudian dapat pula dijadikan anak dari subjudul pelafalan dengan penomoran untuk membedakan homograf. Hanya saja, karena kata kepalanya muncul jauh di bawah kelas kata, pembedaan homonim dan homograf dengan cara ini dapat membingungkan bagi yang tidak terbiasa. * Masalah urutan unsur-unsur entri. ** Saat ini, seluruh unsur entri kecuali kelas kata biasanya diurutkan sebagai subjudul setelah daftar definisi polisem, bahkan terkadang dicantumkan langsung di bawah setiap baris (misalnya dengan penggunaan templat {{temp|etym}}). Urutan ini tidak lazim digunakan oleh kamus tradisional, terutama untuk unsur-unsur yang sifatnya berlaku umum bagi seluruh polisem atau bahkan homonim, seperti variasi, etimologi, dan pelafalan. * Masalah fitur tambahan. ** Saat ini, hampir seluruh entri bahasa Indonesia memiliki fitur-fitur tambahan seperti tampilan galeri otomatis, pencarian di situs dan proyek lain, hingga kolom diskusi, yang tidak memberikan informasi leksikografis tambahan secara langsung pada entri. Meski begitu, tampilannya seringkali memakan tempat lebih banyak daripada entrinya sendiri. ===Usulan=== ; Terkait pembagian unsur halaman * Setiap halaman yang berisi entri di Wikikamus adalah '''halaman entri''', baik itu terletak di ruang nama utama (untuk bahasa alami dan Esperanto) ataupun Lampiran (untuk bahasa buatan lain dan rekonstruksi bahasa purba). * Setiap halaman entri dapat memiliki satu atau lebih subjudul bahasa. * Setiap subjudul bahasa dapat dibagi menjadi dua bagian: bagian konten dan bagian lampiran. ** Bagian konten terdiri atas entri atau entri-entri dari bahasa tersebut. ** Bagian lampiran berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terkait dengan entri spesifik, seperti rujukan, bacaan lanjutan, atau informasi tambahan lainnya. * Setiap entri dapat dibagi menjadi tiga bagian: kepala entri, badan entri, dan kaki entri. ** Kepala entri berisikan informasi yang berlaku bagi seluruh isi entri, seperti kata kepala, pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. ** Badan entri berisikan informasi utama sebuah entri, yang mencakup kelas kata beserta definisi, sinonim, contoh kalimat, kutipan, catatan pemakaian, dan istilah turunan. ** Kaki entri berisikan informasi tambahan yang tidak langsung terikat dengan definisi spesifik, seperti keturunan, terjemahan, dan lihat pula. ** Terkadang pula, ada konten yang dimunculkan di pinggir kanan entri. Bagian ini sebaiknya hanya digunakan untuk ilustrasi gambar dan informasi tambahan lainnya, dan ''tidak'' digunakan untuk informasi leksikografis seperti bentuk infleksi, yang semestinya diletakkan di badan entri. ; Terkait susunan dan konten setiap unsur * Nama bahasa dimunculkan dengan kapitalisasi pada subjudul dan awal butir dalam daftar (misalnya, pada bagian Keturunan dan Terjemahan), tetapi tidak dikapitalisasi pada teks isi. * Letakkan kata kepala dengan tampilan mencolok pada bagian kepala entri, sebelum semua unsur. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homonim, yakni entri yang sama tulisan dan sama bunyi tapi memiliki akar berlainan, pisahkan setiap homonim dengan kata kepala bernomor. * Jika sebuah subjudul bahasa memiliki beberapa homograf, yakni kelompok homonim yang sama tulisan tapi berbeda bunyi, pisahkan dengan mengulang penomoran homonim di setiap kelompok. * Letakkan pemenggalan dan pelafalan (transkripsi IPA dan audio) dalam satu baris tanpa subjudul terpisah. Letakkan pelafalan hanya pada kepala entri homonim pertama dari setiap kelompok homograf, karena homonim dalam satu kelompok sudah pasti berbagi pelafalan yang sama. * Letakkan ragam bentuk di bagian kepala entri, setelah baris pemenggalan dan pelafalan, tetapi sebelum etimologi. Apabila ragam bentuk tersebut berlaku untuk lebih dari satu entri, letakkan ragam bentuk tersebut di paling awal subjudul bahasa, sebelum semua entri. * Letakkan etimologi di bagian kepala entri, tepat sebelum badan entri. * Pisahkan badan entri berdasarkan kelas kata, lalu buat daftar definisi polisem di bawahnya, mengikuti urutan kelaziman. * Letakkan sinonim, contoh kalimat, dan kutipan langsung di bawah baris definisi yang terkait. * Letakkan catatan pemakaian dan istilah turunan di bawah setiap kelas kata, setelah daftar definisi polisem. * Letakkan keturunan, terjemahan, dan lihat pula di bagian kaki entri, setelah semua bagian badan entri selesai dijabarkan. * Letakkan rujukan di bagian lampiran, dan gunakan utamanya untuk memuat daftar sitiran dari informasi yang diberikan tag rujukan. * Letakkan bacaan lanjutan setelah rujukan, untuk memasukkan sumber lain yang dapat menjadi pelengkap atau pembanding (bukan rujukan bagi informasi yang disebutkan di entri). * Buang seluruh fitur tambahan yang tidak langsung berkaitan dengan fungsi perkamusan. Jikapun ingin dipertahankan, fitur-fitur ini wajib dipisahkan sebagai perkakas (''gadget'') JS tersendiri, sehingga pengguna dapat memilih sendiri fitur mana saja yang hendak diterapkan. ; Tidak langsung terkait dengan tata letak * Tukar '''kata''', '''frasa''', '''[[#lema|lema]]''' dengan '''istilah''', '''entri''', '''lema''', '''[[#sublema|sublema]]''' ** Buang semua templat subjudul dan kategori yang mengandung "kata" dan "frasa", karena tidak memberikan informasi tambahan apapun selain dari adanya spasi ortografis di kata kepala. Keberadaan spasi ortografis cukup ditandai dengan satu kategori tambahan di setiap bahasa, dengan format semacam "xxx:Rangkaian kata" (''multiword terms'' di enwikt). ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "istilah" apabila merujuk pada bentuk yang dijadikan kata kepala. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "entri" apabila merujuk pada kata kepala dan keseluruhan penjabarannya. ** Tukar "kata" dan "frasa" dengan "lema" apabila merujuk pada istilah yang dijadikan acuan penjabaran definisi utama bagi beragam bentuk, dan dengan "sublema" apabila merujuk pada istilah yang hanya merupakan bentuk infleksi/turunan dsb. Penentuan lema dan sublema dapat berbeda-beda tergantung bahasa; sebagian bahasa mungkin hanya memiliki lema tanpa sublema. Kategori "xxx:Lema" dan "xxx:Sublema" langsung menginduk pada kategori "Bahasa X" yang menjadi akar bagi semua kategori terkait bahasa tersebut. * Tukar '''variasi''' → '''ragam bentuk''' (''alternative form''); gunakan istilah "variasi" untuk ragam bentuk lintas bahasa, yang biasanya diletakkan sebelum subjudul bahasa pertama. * Tukar '''referensi''' → '''rujukan''' * Jadikan judul dalam bahasa Indonesia sebagai halaman utama bagi semua templat penting, dan jadikan sisanya sebagai pintasan menuju templat tersebut. Mis. {{temp|head}} → {{temp|kepala}}, {{temp|-drv-}} → {{temp|-turunan-}}, {{temp|ux}} → {{temp|contoh}} dst. ===Teknis=== Mengadopsi tata letak unsur yang benar-benar baru tentunya akan berisiko tinggi. Sejauh ini, saya belum berani mengotak-atik templat dan modul yang sudah ada. Apabila usulan ini diadopsi, perubahan minimal dapat dilakukan dengan menggunakan templat-templat baru untuk menggantikan yang lama (apabila memungkinkan). Templat lama dapat dijadikan pintasan atau dihapus jika tidak digunakan lagi setelah transisi ke tata letak baru. Beberapa akomodasi yang diperlukan dari segi teknis: * Templat {{temp|bahasa}} (dengan pintasan {{temp|bhs}}) dapat digunakan untuk memunculkan semua nama bahasa sebagai "Bahasa X" (huruf awal kapital) secara default, atau sebagai "bahasa X" (huruf awal bukan kapital) via <code>nocap=1</code> ketika digunakan pada teks isi. * Templat subjudul selain kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-subjudul-}}</nowiki></code>, tetapi sebaiknya tidak mencakup fungsi apapun kecuali untuk menampilkan subjudul secara visual dan menambahkan patokan (''anchor'') untuk pranala dari tempat lain, jika kode bahasa dipertahankan. Menempatkan semua fungsi utama pada teks isi alih-alih subjudul membantu memperjelas bagian mana yang perlu disunting oleh pengguna ketika ada yang perlu ditambahkan atau diperbaiki. Untuk menghemat tempat dan membuat konten lebih mencolok, tampilan subjudul sebaiknya cukup berupa teks normal yang ditebalkan (cf. format subjudul di [[:de:abang|dewikt]]), mungkin dengan tambahan ikon di sebelah kiri. * Templat {{temp|kepala}} (pengganti {{temp|head}}) dapat digunakan untuk menampilkan kata kepala di bagian awal entri, termasuk (jika ada) nomor homonim, ragam bentuk aksara (dengan pranala), ragam romanisasi (tanpa pranala), serta interwiki ke edisi bahasa dari entri tersebut. Istilah dengan spasi ortografis di dalamnya akan mendapatkan kategori tambahan otomatis untuk rangkaian kata. * Templat kelas kata tetap dapat menggunakan format <code><nowiki>{{-kelas kata-|kode bahasa}}</nowiki></code>, tetapi tidak lagi memerlukan {{temp|head}} karena kata kepala sudah diletakkan di atasnya. Adapun penjabaran golongan nomina dan bentuk infleksi dapat tetap dimunculkan di bawah templat kelas kata untuk bahasa-bahasa yang memerlukannya. * Modifikasi pada [[MediaWiki:Common.js]] dapat dilakukan untuk menyembunyikan secara default unsur-unsur berikut ini (lihat contohnya pada tampilan komputer di entri bewwikt untuk [[:bew:abang|''abang'']]): ** Sinonim, contoh kalimat, dan kutipan setelah definisi dengan tuas (''toggle'') pembentang yang dicantumkan pada baris definisi di atasnya seperti di enwikt. ** Tabel (untuk infleksi, deklinasi, atau konjugasi) dan kotak (untuk terjemahan) pada bagian entri, dengan keseluruhan kop sebagai tombol pembentang seperti di enwikt. ** Rincian di bagian kepala entri (baris pelafalan tambahan, ragam bentuk, etimologi, dsb.) dengan baris kata kepala sebagai tombol pembentang. ** Rincian di bagian lampiran (rujukan dan bacaan lanjutan), dengan tuas pembentang yang dicantumkan di akhir bagian subjudul bahasa. ===Daftar istilah=== ;{{anchor|entri}}entri (''entry'') : Kata kepala beserta semua unsur penjabarannya secara keseluruhan. ;{{anchor|homograf}}homograf (''homograph'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, tapi belum tentu sama lafal. Pada kamus cetak, istilah homograf biasanya dibedakan dengan menambahkan keterangan pelafalan setelah kata kepala. ;{{anchor|homonim}}homonim (''homonym'') : Pasangan istilah yang sama ejaan dan sama lafal, tapi berbeda asal. Pada kamus kiwari manapun, baik itu daring ataupun cetak, homonim hampir tidak pernah disatukan dalam satu entri. Pemisahan ini tidak perlu menunggu kajian etimologi; pekamus dapat saja memutuskan untuk memisahkan kelompok makna tertentu yang terlalu berbeda sebagai homonim dengan etimologi yang belum diketahui. Apabila terdapat beberapa entri homonim, setiap entri biasanya diberikan penomoran dengan tika atas sebelum kata kepala. Penomoran ini diulang dari awal untuk setiap pelafalan yang berbeda. Mesti dibedakan dari polisem. ;{{anchor|istilah}}istilah (''term'') : Segala bentuk ungkapan yang dapat diberikan definisi khusus; dalam hal ini mencakup kata dasar, kata turunan, gabungan kata, idiom, dlsb. ;{{anchor|kata kepala}}kata kepala (''headword'') : Istilah yang menempati posisi utama, yakni bagian paling awal dari sebuah entri. Pada kamus cetak, letaknya biasanya di paling kiri (atau paling kanan jika arah penulisannya kanan ke kiri), sedangkan pada kamus daring, letaknya biasanya di paling atas. ;{{anchor|kelas kata}}kelas kata (''part of speech'') : Penggolongan istilah menurut ciri morfologis dan sintaktisnya. Pada Wikikamus, kelas kata menjadi subjudul di bawah setiap entri dan induk dari definisi polisem, dan juga mencakup golongan selain kelas kata sejati yang menempati posisi serupa. ;{{anchor|lema|sublema}}lema (''lemma'') : Istilah yang menjadi acuan utama dari bentuk turunan dan/atau infleksi. Pada kamus cetak, lema biasanya diletakkan menjorok ke kiri dengan penebalan, sementara sublema biasanya hanya ditebalkan dalam penjabaran tanpa membuat baris baru. Kriteria pembedaan lema dan sublema bergantung pada konvensi perkamusan untuk setiap bahasa. Terdapat pula bentuk nonlema, seperti infleksi reguler yang biasanya tidak dimasukkan sebagai lema maupun sublema pada kamus. ; {{anchor|polisem}}polisem (''polyseme'') : Pasangan istilah yang sama ejaan, sama lafal, dan sama asal, tetapi berbeda makna akibat pergeseran dan perluasan alami. Umumnya disatukan sebagai daftar definisi di dalam satu entri yang sama. Mesti dibedakan dari homonim. ===Daftar pustaka=== * Atkins, S., Rundel, M. (2008). The Oxford guide to practical lexicography. Oxford: Oxford University Press * Jackson, H. (2002). Lexicography: An introduction. London dan New York: Routledge. * Lauder, A. F. (2010). Data for lexicography: The central role of the corpus. Wacana 12 (2): 219—242. * Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (2019). Petunjuk teknis penyusunan kamus ekabahasa. Jakarta: Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. * Sunaryo, A., Patoni, A., Basiroh, U. (1990). Pedoman penyusunan kamus dwibahasa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ===Tanggapan=== Draf kebijakan lengkap untuk mengakomodasi usulan di atas telah saya susun di [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|sini]]. Silakan berikan tanggapan Anda di bawah ini. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 12 November 2025 10.26 (UTC) :Tambahan: lihat pula draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri]] untuk contoh penerapan lengkapnya. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 13 November 2025 09.00 (UTC) :Memanggil beberapa kontributor aktif selama sebulan terakhir: @[[Pengguna:Fatamorganaa|Fatamorganaa]] @[[Pengguna:Ekirahardian|Ekirahardian]] @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]] @[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] @[[Pengguna:Agus Damanik|Agus Damanik]] @[[Pengguna:Muislate|Muislate]] @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]] @[[Pengguna:Chongkian|Chongkian]] @[[Pengguna:Najla Khairani Siregar|Najla Khairani Siregar]] @[[Pengguna:Nafisathallah|Nafisathallah]] @[[Pengguna:HaidirAndiNovianto|HaidirAndiNovianto]] @[[Pengguna:Ardzun|Ardzun]] @[[Pengguna:Iripseudocorus|Iripseudocorus]] @[[Pengguna:IHLubis|IHLubis]] — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 21 November 2025 01.17 (UTC) == Usulan 2025 B == @[[User:Swarabakti]]: Saya tidak setuju dengan usulan 2005 <pre> ===[[Bahasa Indonesia]]=== *''kata benda (kb.)'' <nowiki>#arti</nowiki> </pre> dan juga tidak setuju dengan usulan 2022 <pre> ==bahasa Indonesia== {{-nom-|id}} </pre> serta tidak setuju dengan [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1100291 Wikikamus:Model entri] yang cukup rusak sejak tahun 2011. :> Jangan membiasakan diri mengasumsikan segala sesuatu yang Anda tidak :> berpartisipasi sebagai tidak ada. Tata letak entri sudah dijelaskan :> sejak 2011: [[Wikikamus:Warung_Kopi/Arsip#Baru!_(Juli_2011)]], :> Wiktionary:Format Kamus. Apakah Anda sudah ada di proyek ini :> pada 2011? Selama bertahun-tahun hampir tidak ada kontributor :> aktif yang lain. Penjelasan tata letak diumumkan pada tahun 2011 pasti tidak relevan lagi, karena jutaan templat dan modul dimasukkan dari wikikamus bahasa Inggris, elemen yang tidak ada dalam penjelasan itu. Ada lebih dari 2'000 halaman di [[:Kategori:Halaman dengan galat skrip]] oleh karena modul rusak disalin dari wikikamus bahasa Inggris. '''Pasti tata letak entri masih boleh didiskusikan.''' Penyumbang terbesar adalah [[User:OrophinBot]], yang malangnya sering menyalin isi dari KBBI yang berhak cipta. Contoh: [https://id.wiktionary.org/w/index.php?diff=954119&oldid=939864 wikikamus] [https://kbbi.web.id/anjing kbbi.web.id] [https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/anjing kbbi.kemdikbud.go.id -> Moda Terbatas]. Untuk "header" tingkat 2 dan tingkat saya mengusulakn solusi yang digunakan di halaman [[canonical form of partial differential equation]]: <pre> == bahasa Inggris == === Nomina === {{bakk|en|SB}} # [[bentuk kanonis persamaan diferensial parsial]] </pre> Lihat juga [https://id.wiktionary.org/w/index.php?oldid=1056991 versi lama] yang sama sekali rusak. Saya tidak memiliki pendapat kuat tentang isi selain L2 dan L3. Tetapi saya juga mengusulkan penghapusan semua lebih dari 2'000 templat kode bahasa di [[:Kategori:Templat bahasa]] dan [[:Kategori:Templat kode bahasa]] sesudah dipisahkan dari halaman berguna. Omong-omong, mengapa ada halaman lema dalam kategori templat itu? [[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]] ([[Pembicaraan Pengguna:Taylor 49|bicara]]) 14 November 2025 21.01 (UTC) :@[[Pengguna:Taylor 49|Taylor 49]]: Coba baca lagi secara lengkap usulan saya di atas, dan utamanya baca draf [[Pengguna:Swarabakti/Tata letak entri|kebijakan lengkapnya di sini]] dan draf [[Pengguna:Swarabakti/Model entri|model entri di sini]] (seperti yang saya tautkan di atas), serta cek [[:Kategori:Uji coba tata letak entri 2025]] apabila ada yang hendak ditanggapi. :Subjudul tingkat 2 sudah pasti akan tetap dimunculkan dengan apitan <code>==</code>, tapi nama bahasa menurut saya tetap harus dimunculkan dengan templat, untuk menghindari keragaman nama (terutama untuk bahasa-bahasa yang punya beberapa nama alternatif), ataupun bahasa yang namanya dieja menggunakan diakritik. Untuk itu saya memanfaatkan ulang {{temp|bahasa}}/{{temp|bhs}}, yang juga dapat digunakan oleh templat lain untuk memunculkan nama bahasa pada teks isi. Templat ini murni untuk tampilan, tidak lagi memiliki fungsi kategorisasi, dan perkakas atau semacamnya masih tetap dapat mengecek nama bahasa via data-name dari templat tersebut. Tentunya, apabila semua tampilan subjudul bahasa sudah dimigrasikan ke templat baru, semua templat nama bahasa yang ribuan jumlahnya akan dihapus. :Alasan saya mengusulkan (pseudo-)subjudul di bawah L2 sebagai templat adalah untuk meminimalkan tampilannya (cukup ukuran normal dan ditebalkan) agar kontennya lebih mencolok (cf. tampilan entri dewikt). Apabila tidak dengan templat, cara yang sama juga dapat dicapai dengan <code>;</code>, tapi jadinya tanpa ikon sehingga akan sulit bagi pengguna untuk langsung menemukan bagian yang dicari jika dilihat sekilas. Posisi L3 yang sebenarnya dalam usulan saya akan ditempati oleh {{temp|kepala}} (sudah diberikan tag <code><nowiki><h3></nowiki></code>, nanti akan saya lengkapi dokumentasi modulnya kalau sudah dipindahkan dari sandbox), dipisahkan menurut homonim dan diberi penomoran (yang diulang dari awal untuk setiap pelafalan); lihat penjelasan lengkap di draf kebijakan yang saya tautkan. Tampilan ini mengambil contoh kamus-kamus daring yang lazim digunakan oleh pembaca Indonesia, termasuk KBBI (meskipun kriteria pembedaan homonim kita berbeda karena berpatokan murni pada etimologi). :Halaman utama templat sebaiknya memiliki judul dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami, sehingga pengguna baru sekalipun dapat mengerti maksudnya tanpa perlu membaca dokumentasi secara lengkap. Halaman pintasan templat sebaiknya diminimalkan variasinya. :Untuk alasan transparansi fungsi tersebut pula, saya tetap mempertahankan pembedaan kelas kata sebagai templat subjudul ''di bawah'' kata kepala (bukan di atas atau di samping), setelah penjabaran informasi yang terkait identitas sebuah entri, termasuk pemenggalan, pelafalan, ragam bentuk, dan etimologi. Perhatikan bahwa subjudul kelas kata yang saya usulkan tidak lagi memunculkan kata kepala utama, dan hanya memunculkan bentuk infleksi jika diperlukan saja (lihat {{sebut|nl|keuken}}). :Komunitas Wiktionary Indonesia (lintas edisi, bukan hanya penyunting idwikt saja) pada rapat bulanan terakhir juga telah membahas cara-cara yang bisa dilakukan untuk mempermudah penyuntingan bagi pengguna baru, utamanya dalam acara-acara. Salah satu opsi yang dibincangkan adalah memasang perkakas penyuntingan untuk menambahkan entri baru dan menyunting unsur dalam entri-entri yang sudah ada. Usulan tata letak di atas juga semuanya disusun berdasarkan masukan dari anggota-anggota komunitas secara kolektif, serta masukan dari pengguna awam yang menyertai rangkaian acara [[:meta:WikiTutur]] (dan kegiatan serupa lainnya) selama dua tahun terakhir. :Apabila kebijakan tata letak ini disepakati, saya rasa situs ini akan mendapatkan lonjakan pengguna aktif baru, utamanya dari anggota komunitas dan peserta acara yang diselenggarakan oleh komunitas. Selama ini, acara-acara terkait Wikikamus yang diselenggarakan di Indonesia relatif tidak memiliki kebertahanan keaktifan yang signifikan dari peserta, yang biasanya mengeluhkan tampilan dan penyuntingan yang tidak intuitif. Dengan tata letak yang baru ini, saya harap kita punya acuan yang lengkap dan jelas sehingga pengguna baru sekalipun tidak akan kebingungan untuk menyumbang. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 14 November 2025 23.37 (UTC) == Di mana kita dapat meletakkan gambar atau video? == Di beberapa entri, saya rasa akan sangat membantu apabila kita memasukkan gambar atau video yang memberikan visualisasi tentang entri tersebut. Bahkan, kita juga dapat memberikan "terjemahan" entri tersebut dalam Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) atau Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Apakah gambar atau video tersebut lebih baik diletakkan di bawah <code><nowiki>{{</nowiki>[[templat:kepala|kepala]]}}</code>, di bawah subjudul bahasa, atau di paling atas halaman? Izin memanggil beberapa pengurus: @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]], @[[Pengguna:Swarabakti|Swarabakti]], @[[Pengguna:OrangKalideres|OrangKalideres]], dll. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.05 (UTC) :@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]]: Ilustrasi selalu diletakkan di sebelah kanan, per [[WT:TLE#Unsur di tempat lain]]. Bisa pakai thumbnail manual, atau menggunakan templat macam {{temp|gambar}} (lihat contohnya di [[jèngki]]). :SIBI ''bukan'' bahasa, tapi sistem isyarat yang digunakan untuk mengalih bentuk bahasa Indonesia. Teman Tuli di Indonesia secara umum menggunakan BISINDO, yang merupakan bahasa(-bahasa) sendiri (dengan tata bahasa dan leksikon yang berbeda dari bahasa Indonesia, belum menghitung perbedaan antar dialeknya) sehingga wajib diletakkan di bagian Terjemahan (lihat contohnya di [[terima kasih]]) bersama dengan padanan dalam bahasa isyarat lain. :Belum ada ketentuan tentang pembuatan entri untuk bahasa-bahasa isyarat secara khusus, jadi sejauh ini cukup diletakkan video/gambarnya di bagian terjemahan saja. Sebagai perbandingan, di enwikt entri bahasa isyarat diletakkan di transkripsi gerakannya (contoh: [[en:FlatO@Mouth-PalmBack]]) dan diindeks di ruang nama khusus menurut glos bahasa Inggrisnya (mis. [[en:Sign gloss:FOOD]]). Ini karena satu isyarat yang sama bisa punya banyak arti berbeda, dan satu glos bahasa Inggris yang sama bisa punya banyak terjemahan isyarat berbeda. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.22 (UTC) ::Relevan juga: idealnya video atau gambar untuk padanan BISINDO cukup menunjukkan pengisyaratnya saja (minimal setengah badan) dengan latar polos, tanpa glos atau terjemahan (''tidak'' seperti yang dilakukan oleh Wikibility). Ini karena satu isyarat bisa punya banyak arti, sehingga membatasi video/gambarnya ke satu makna membuatnya tidak bisa digunakan untuk ilustrasi makna lain. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.26 (UTC) :::Sangat menarik, terima kasih banyak, bung untuk penjelasannya! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.30 (UTC) ::::@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]]: Oh iya, soal peletakannya dalam markah wiki, sepertinya paling baik diletakkan tepat di atas {{temp|kepala}} yang diilustrasikan: ::::<pre> {{gambar|...}} {{kepala|...}} </pre> ::::Karena kepala baru menandakan etimologi berbeda yang bisa jadi punya gambar yang cukup berbeda pula. Kalaupun ternyata ada beberapa makna yang cukup berbeda di satu kepala, bisa gunakan lebih dari satu gambar seperti contoh [[jèngki]] di atas. — [[Pembicaraan pengguna:Swarabakti|<span title="ngobrol">'''<span style="color:#008080">swarabakti<sup>💬</sup></span>'''</span>]] 29 Juni 2026 07.39 (UTC) :::::Baik, paham. Terima kasih banyak. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 29 Juni 2026 07.51 (UTC) f1slh2yry1ibf5o78wrdcqo8d0fjbr7 m 0 40916 1462346 1273013 2026-06-29T07:56:59Z OwlyKnight 33924 Menambahkan terjemahan BISINDO 1462346 wikitext text/x-wiki {{wikipedia}} =={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-huruf-|Latn}} # [[huruf]] ke-13 [[Abjad Indonesia]]; # (ditulis dng huruf kapital) lambang bilangan 1.000 [[angka Romawi]]; # (ditulis dng huruf kapital bergaris atas) lambang bilangan 1.000.000 angka Romawi # {{kp}} [[Masehi]] # {{euf}} [[menstruasi]]:<br />''sedang m'' (sedang [[datang bulan]]) {{Abjad Latin}} [[Kategori:Abjad]] [[Kategori:Huruf mati]] [[Kategori:Huruf Latin]] {{-terjemahan-}} {{t-atas|huruf ke-13}} * {{bhs|inl}}: {{t|inl||file=M dalam BISINDO.webm}} {{t-bawah}} {{-bacaan-}} * {{R:KBBI Daring}} {{rfv|id|impor dari KBBI}} ==[[bahasa Hakka|bahasa Hakka Hoiliukfung]]== {{hak-forms|[[毋]]|-}} *''[[Thòi-vân Hak-kâ-ngî Phîn-yîm Fông-on|pinˊ imˊ fongˊ on]]'' : m (m<sup>55</sup>) {{-n-|id}} #[[tidak]];[[bukan]]. contoh: [[m-hè]] (bukan), [[m-sṳ̂]] (tidak perlu;tidak usah), [[m-tí]] (tidak tahu). #[[jangan]]. contoh: [[m-phà]] (jangan khawatir) [[Kategori:Kata bahasa Hakka Hoiliukfung]] kzai7fn5qu0ldoc4t529xpmecliw9xp personal 0 93030 1462352 1233035 2026-06-29T11:00:03Z OwlyKnight 33924 1462352 wikitext text/x-wiki =={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-a-|id}} {{majemuk-indonesia|persona|al}} # bersifat pribadi atau perseorangan: <br />''Kepribadian kolektif telah dipecahkan dengan tumbuh dan berkembangnya kepribadian personal yang membawa nilai-nilai subjektif'' {{-turunan-|id}} {{-sinonim-}} {{t-atas}} {{t-bawah}} {{-bacaan-}} * {{R:KBBI Daring}} {{rfv|id|impor dari KBBI}} =={{bahasa|en}}== {{kepala|en}} {{-a-|en}} # {{l|id|personal}} e0ebe1ewf0vr855jypmmgs51xxcdck4 mentari 0 95930 1462326 1287257 2026-06-29T06:48:32Z OwlyKnight 33924 memindahkan kutipan mentari dari matahari 1462326 wikitext text/x-wiki =={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-n-|id}} # {{klasik}} [[matahari]] #* {{RQ:Perahu Tulis |page= 173 |text= Pagi itu cukup cerah dengan sinar '''mentari''' yang menyinari bumi. |url= https://id.wikisource.org/wiki/Halaman:Antologi_Cerpen_Remaja_Sumatera_Barat_Perahu_Tulis.pdf/185#:~:text=Pagi%20itu%20cukup%20cerah%20dengan%20sinar%20mentari%20yang%20menyinari%20bumi.%20 }} {{-turunan-|id}} {{-sinonim-}} {{t-atas}} {{t-bawah}} {{-bacaan-}} * {{R:KBBI Daring}} {{rfv|id|impor dari KBBI}} sagpcqfzupu8bif3kj7fbjlru7syw9l eksemplar 0 108456 1462324 1114367 2026-06-29T05:18:16Z ~2026-36327-42 48495 /* */ éksemplar/ n 1 lembar; helai; 2 kata penggolong benda untuk buku (barang cetakan): buku ini dicetak sebanyak 5.000 - 1462324 wikitext text/x-wiki éksemplar/ ''n'' '''1''' lembar; helai; '''2''' kata penggolong benda  untuk buku (barang cetakan): '' buku ini dicetak sebanyak 5.000 -'' =={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-n-|id}} # lembar; helai # kata penggolong benda untuk buku (barang cetakan): <br />''Buku ini dicetak sebanyak 5.000 eksemplar'' {{-turunan-|id}} {{-terjemahan-}} {{t-atas}} {{t-bawah}} {{-bacaan-}} * {{R:KBBI Daring}} {{rfv|id|impor dari KBBI}} gk0iy0am01sq5frc57kta6dspmvsjat 1462325 1462324 2026-06-29T06:07:01Z Rachmat04 12126 Mengembalikan suntingan oleh ~2026-36327-42 — [[w:id:Pengguna:Rachmat04/Tengu.js|⛩️]] 1462325 wikitext text/x-wiki =={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-n-|id}} # lembar; helai # kata penggolong benda untuk buku (barang cetakan): <br />''Buku ini dicetak sebanyak 5.000 eksemplar'' {{-turunan-|id}} {{-terjemahan-}} {{t-atas}} {{t-bawah}} {{-bacaan-}} * {{R:KBBI Daring}} {{rfv|id|impor dari KBBI}} t417hkg3qcgyz7loa55zxq7raf6y54z DIY 0 175880 1462340 1131463 2026-06-29T07:38:16Z OwlyKnight 33924 1462340 wikitext text/x-wiki =={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-singkatan-|id}} # [[Daerah Istimewa Yogyakarta]] =={{bahasa|en}}== {{kepala|en}} {{-singkatan-|en}} # ''[[do]] [[it]] [[yourself]]'' (lakukan sendiri); [[gerakan]] untuk [[membuat]] atau [[mendesain]] sesuatu sendiri pa1f0iwqf9l8aghb7b1tknvhlllemix 1462341 1462340 2026-06-29T07:39:04Z OwlyKnight 33924 1462341 wikitext text/x-wiki =={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-singkatan-|id}} # [[Daerah Istimewa Yogyakarta]] =={{bahasa|en}}== {{kepala|en}} {{-singkatan-|en}} # {{singkatan|en|do|it|yourself}} (lakukan sendiri); [[gerakan]] untuk [[membuat]] atau [[mendesain]] sesuatu sendiri nk40hpjmw4rqciz4g7df2wn1nen9lft Templat:singkatan 10 201516 1462334 695284 2026-06-29T07:32:29Z OwlyKnight 33924 1462334 wikitext text/x-wiki <includeonly><i>singkatan dari</i> <b>[[{{{2}}}]]{{#if:{{{3|}}}|&nbsp;[[{{{3}}}]]}}{{#if:{{{4|}}}|&nbsp;[[{{{4}}}]]}}{{#if:{{{5|}}}|&nbsp;[[{{{5}}}]]}}{{#if:{{{6|}}}|&nbsp;[[{{{6}}}]]}}{{#if:{{{7|}}}|&nbsp;[[{{{7}}}]]}}{{#if:{{{8|}}}|&nbsp;[[{{{8}}}]]}}{{#if:{{{9|}}}|&nbsp;[[{{{9}}}]]}}{{#if:{{{10|}}}|&nbsp;[[{{{10}}}]]}}{{#if:{{{11|}}}|&nbsp;[[{{{11}}}]]}}</b>. {{#ifeq: {{NAMESPACE}} | | [[Kategori:{{{1}}}:Singkatan]] |}}<!--[[Kategori:Turunan kata {{{1}}}]]--></includeonly><noinclude> # {{singkatan|id|contoh}} ---- Menambahkan tulisan ''singkatan dari'' untuk entri. Bagian pertama diisi dengan bahasa, lalu bagian kedua dan seterusnya (hingga 10 kata) untuk kepanjangannya. Misalnya: <syntaxhighlight lang="wikitext">{{singkatan|en|Personal|Computer}}</syntaxhighlight> akan menghasilkan {{singkatan|en|Personal|Computer}}</noinclude> 0h7atp2mvu8pntrht6g2vainemx8vgd 1462335 1462334 2026-06-29T07:33:18Z OwlyKnight 33924 1462335 wikitext text/x-wiki <includeonly><i>singkatan dari</i> <b>[[{{{2}}}]]{{#if:{{{3|}}}|&nbsp;[[{{{3}}}]]}}{{#if:{{{4|}}}|&nbsp;[[{{{4}}}]]}}{{#if:{{{5|}}}|&nbsp;[[{{{5}}}]]}}{{#if:{{{6|}}}|&nbsp;[[{{{6}}}]]}}{{#if:{{{7|}}}|&nbsp;[[{{{7}}}]]}}{{#if:{{{8|}}}|&nbsp;[[{{{8}}}]]}}{{#if:{{{9|}}}|&nbsp;[[{{{9}}}]]}}{{#if:{{{10|}}}|&nbsp;[[{{{10}}}]]}}{{#if:{{{11|}}}|&nbsp;[[{{{11}}}]]}}</b> {{#ifeq: {{NAMESPACE}} | | [[Kategori:{{{1}}}:Singkatan]] |}}<!--[[Kategori:Turunan kata {{{1}}}]]--></includeonly><noinclude> # {{singkatan|id|contoh}} ---- Menambahkan tulisan ''singkatan dari'' untuk entri. Bagian pertama diisi dengan bahasa, lalu bagian kedua dan seterusnya (hingga 10 kata) untuk kepanjangannya. Misalnya: <syntaxhighlight lang="wikitext">{{singkatan|en|Personal|Computer}}</syntaxhighlight> akan menghasilkan {{singkatan|en|Personal|Computer}}</noinclude> qzunuvgl3g3y2vvgt1o1q2nbogkj4t1 boti 0 206848 1462336 1461741 2026-06-29T07:33:38Z OwlyKnight 33924 1462336 wikitext text/x-wiki {{Wikipedia2|artikel=Boti (bahasa gaul)|lang=id}} =={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-adj-|id}} # {{slang}} [[banci]] #: ''boti itu melambai ke arahnya'' =={{bahasa|gor}}== {{kepala|gor}} {{-adv-|gor}} # [[terlalu]] #: hitoongani boyito dila '''boti''' susa #: perhitungan itu tidak terlalu susah =={{bahasa|ms}}== {{kepala|ms}} :{{suara|ms|LL-Q9237 (msa)-Putri syahira ageng-boti.wav|q=Kampar}} {{-n-|ms}} # {{label|ms|Kampar}} [[betis]] [[Kategori:WikiTutur 3.0 - Kampar]] [[Kategori:Kolaborasi Tim WikiTutur 3.0]] =={{bahasa|jax}}== {{kepala|jax}} {{-n-|jax}} # {{singkatan|jax|bonceng|tigo}} =={{bahasa|min}}== {{kepala|min}} {{-ragam-}} *[[botih]], [[batih]] {{-n-|min}} # {{label|min|Payakumbuh}} [[betis]] ryocbjqepp2xfu1z6n2izg0fkv0hw8f Pengguna:OwlyKnight 2 257402 1462321 1456530 2026-06-28T16:22:37Z OwlyKnight 33924 1462321 wikitext text/x-wiki {{#babel:id-N|sas-4|en-3}} Pengguna awam proyek Wikimedia. '''Pranala penting''': * [[Wikikamus:Penjelasan tataletak entri]] * [[Pengguna:Swarabakti/LL]] - Daftar audio pengucapan untuk kata-kata Betawi * [https://commons.wikimedia.org/w/index.php?search=LL-Q1294047+%28sas%29&title=Special%3AMediaSearch&type=audio&sort=recency Daftar audio pengucapan bahasa Sasak] {{Peserta WikiLatih|acara=Lokakarya Daring|tgl=5 Agustus 2024}} {{Peserta Barurumba}} 8lrku6snyku2ba8n5hn5yohxp9knw7y paksu 0 267719 1462337 1461727 2026-06-29T07:34:59Z OwlyKnight 33924 1462337 wikitext text/x-wiki =={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-akronim-|id}} # {{akronim dari|id|pak suami}} =={{bahasa|abl}}== {{kepala|abl}} {{-n-|abl}} # paman #: ''pakseu mengan punyew'' #: ''paman makan ikan'' [[Kategori:Makrab Komunitas Wikimedia Bandar Lampung GSF25]] 8v3cb8dn7h21tyi4euee21z5nj2p5n0 temporärt 0 352808 1462319 2026-06-28T12:54:16Z Sibiru45 40479 Membuat halaman kosong 1462319 wikitext text/x-wiki phoiac9h4m842xq45sp7s6u21eteeq1 1462320 1462319 2026-06-28T12:54:38Z Sibiru45 40479 [[:wikt:id:Pengguna:Swarabakti/Gadget-EntryAdder.js|+entri]] [sv] 1462320 wikitext text/x-wiki =={{bahasa|sv}}== {{kepala|sv}} {{-adj-|sv}} # [[sementara]] 3315dr0dvgu0gr74wu43quh4eh3hxku caicos 0 352809 1462322 2026-06-28T21:45:32Z Sibiru45 40479 [[:wikt:id:Pengguna:Swarabakti/Gadget-EntryAdder.js|+entri]] [tnq] 1462322 wikitext text/x-wiki =={{bahasa|tnq}}== {{kepala|tnq}} {{-n-|tnq}} # kepulauan 93tabafg8db0chv9pu3y2ex3u32do7z 1462323 1462322 2026-06-28T21:45:45Z Sibiru45 40479 /* Bahasa Taíno */ 1462323 wikitext text/x-wiki =={{bahasa|tnq}}== {{kepala|tnq}} {{-n-|tnq}} # [[kepulauan]] 2halcmccg4hglpn438w02orb7a6gng4 Neptunus 0 352810 1462327 2026-06-29T06:57:52Z OwlyKnight 33924 ←Membuat halaman berisi '=={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-pn-|id}} # [[planet]] ke-8 dari [[Matahari]] dalam [[tata surya]] # [[dewa]] dalam [[mitologi]] Romawi' 1462327 wikitext text/x-wiki =={{bahasa|id}}== {{kepala|id}} {{-pn-|id}} # [[planet]] ke-8 dari [[Matahari]] dalam [[tata surya]] # [[dewa]] dalam [[mitologi]] Romawi lbjj2igroynwc8jehcnkf28ao5d8hmz PC 0 352811 1462339 2026-06-29T07:35:40Z OwlyKnight 33924 ←Membuat halaman berisi '=={{bahasa|en}}== {{kepala|en}} {{-n-|en}} # {{singkatan|en|personal|computer}}' 1462339 wikitext text/x-wiki =={{bahasa|en}}== {{kepala|en}} {{-n-|en}} # {{singkatan|en|personal|computer}} dpdq6l5k2oruq3irg4r1gpiyjzb5aon Templat:-simbol- 10 352812 1462349 2026-06-29T09:20:06Z OwlyKnight 33924 ←Membuat halaman berisi '<noinclude> {{-simbol-|id}} # baris definisi </noinclude><includeonly>{{#if:{{{id|}}}|{{anchor|{{#invoke:bahasa|getLangName|{{{1}}}}}:{{{id|}}}}}}}{{-subjudul-|definisi|pos=sym |{{#invoke:kelas|sym |1={{{1|}}} |class={{{class|}}} |non={{{non|}}} |2={{{2|}}} |3={{{3|}}} |4={{{4|}}} |5={{{5|}}} |6={{{6|}}} |7={{{7|}}} |8={{{8|}}} |9={{{9|}}} |10={{{10|}}} |11={{{11|}}} |12={{{12|}}} |13={{{13|}}} |14={{{14|}}} |15=...' 1462349 wikitext text/x-wiki <noinclude> {{-simbol-|id}} # baris definisi </noinclude><includeonly>{{#if:{{{id|}}}|{{anchor|{{#invoke:bahasa|getLangName|{{{1}}}}}:{{{id|}}}}}}}{{-subjudul-|definisi|pos=sym |{{#invoke:kelas|sym |1={{{1|}}} |class={{{class|}}} |non={{{non|}}} |2={{{2|}}} |3={{{3|}}} |4={{{4|}}} |5={{{5|}}} |6={{{6|}}} |7={{{7|}}} |8={{{8|}}} |9={{{9|}}} |10={{{10|}}} |11={{{11|}}} |12={{{12|}}} |13={{{13|}}} |14={{{14|}}} |15={{{15|}}} |16={{{16|}}} |17={{{17|}}} |18={{{18|}}} |19={{{19|}}} |20={{{20|}}} |nolink={{{nolink|}}} |nocat={{{nocat|}}} }} }}</includeonly><noinclude> ---- {{pintas|Templat:-sym-}} Untuk menampilkan subjudul simbol di badan entri. [[Kategori:Templat kelas kata]]</noinclude> 12zs4odheyn5fm9jvp2vgvmny56rihi Templat:-sym- 10 352813 1462350 2026-06-29T09:20:26Z OwlyKnight 33924 ←Mengalihkan ke [[Templat:-simbol-]] 1462350 wikitext text/x-wiki #ALIH[[Templat:-simbol-]] p85nrja44mdm0tpyqjxddp0jjb1hex8 He 0 352814 1462351 2026-06-29T09:32:35Z OwlyKnight 33924 ←Membuat halaman berisi '=={{bahasa|mul}}== {{kepala|mul}} {{-etimologi-}} : Dari {{der|mul|el|ἥλιος|t=matahari}} {{-simbol-|mul}} # {{label|id|kimia}} simbol kimia untuk [[helium]]' 1462351 wikitext text/x-wiki =={{bahasa|mul}}== {{kepala|mul}} {{-etimologi-}} : Dari {{der|mul|el|ἥλιος|t=matahari}} {{-simbol-|mul}} # {{label|id|kimia}} simbol kimia untuk [[helium]] pt99tvcfc39ohevv6oaq2auvehk588b