Wikisumber
jvwikisource
https://jv.wikisource.org/wiki/Wikisumber:Pendhapa
MediaWiki 1.47.0-wmf.8
first-letter
Médhia
Mirunggan
Parembugan
Naraguna
Parembugan Naraguna
Wikisumber
Parembugan Wikisumber
Barkas
Parembugan Barkas
MédhiaWiki
Parembugan MédhiaWiki
Cithakan
Parembugan Cithakan
Pitulung
Parembugan Pitulung
Kategori
Parembugan Kategori
Panganggit
Parembugan Panganggit
Kaca
Parembugan Kaca
Indhèks
Parembugan Indhèks
TimedText
TimedText talk
Modhul
Parembugan Modhul
Acara
Pembicaraan Acara
Kaca:Setitik Air di Lokalisasi.pdf/112
250
26082
82036
2026-06-27T14:50:20Z
Suga Widi
1719
/* Titiwaca */
82036
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Suga Widi" /></noinclude>'''KEPALA BOTAK ATAU GUNDUL'''
<Poem>
Pertama kali aku masuk di kantoran
Kutertegun dengan seorang pria
Ia sangat imik dan menarik
Kepalanya botak mengingatkanku pada seseorang
Yang jauh entah di mana
Ternyata dia kalau didekati orangnya sabar, pendiam dan
humoris
Lalu aku berkata pada temanku
Oh tampan benar orang itu sayang kepalanya botak
Terus aku bilang sama teman aku
Aku ingin mengelus-elus kepalanya yang lucu
Terus teman aku berkata
Kamu ada-ada aja
Aku bilang
Biarpun kepalanya botak tapi kan seksi
Gundul-gundul tapi menawan
</Poem><noinclude>{{rh|||103}}</noinclude>
7cwnql6s6hox2xllwde72jxz09stjw9
Kaca:Setitik Air di Lokalisasi.pdf/113
250
26083
82037
2026-06-27T14:51:42Z
Suga Widi
1719
/* Titiwaca */
82037
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Suga Widi" /></noinclude>'''NEGERIKU'''
<Poem>
Elok nan indah negeriku
Cantik menawan rupamu
Banyak pepohonan yang hijau
Dan rindang,banyak pegunungan yang sedap dipandang mata
Banyak sawah yang luas yang ditanami padi dan singkong
Itulah negeriku tercinta
Aku bangga mempunyai negeri tercinta
Tetapi aku tidak senang negeri yang kacau balau
Seperti BBM naik, banyak koruptor,
Penjahat-penjahat banyak berkeliaran
Kenapa negeri tercinta sampai dinodai
Oleh otak-otak yang kejam dan kotor
Itulah jeleknya negeriku
Termasuk kotaku juga negeriku
</Poem><noinclude>{{rh|104}}</noinclude>
r8ilgk8iwthjk8u16d2ix17tzfkmutb
Kaca:Setitik Air di Lokalisasi.pdf/134
250
26084
82038
2026-06-27T14:54:29Z
Suga Widi
1719
/* Titiwaca */
82038
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Suga Widi" /></noinclude>{{right|'''Ita'''}}
'''PENANTIAN'''
<Poem>
Di sini aku terbiasa menunggumu
Saat kau janjikan bertemu denganku
Di sini terbiasa menjalin cinta
Di sini pula aku merasakan suka dan duka
Tapi mengapa kau tak pernah mengerti
Betapa sedih hatiku bila kau tak tepati janji
'''SANDAL'''
Waktu aku pergi ke masjid
Aku melihat seorang yang agak culun
Dia mengikuti aktivitas di masjid
Tetapi betapa culunnya setelah
Salat usai si orang tadi pulang duluan
Dan aku heran orang tadi
Mengambil sandal yang bukan miliknya
Yang lebih bagus dan dia cepat pergi
Tetapi setelah berjalan beberapa langkah
Ternyata sandal itu sudah rusak
Si culun tadi jadi malu mukanya pun memerah
Karena dia ketahuan curi sandal
</Poem><noinclude>{{rh|||125}}</noinclude>
l70bpiznzvuahnqfw5w7yfptcmcl40m