Wikibuku
idwikibooks
https://id.wikibooks.org/wiki/Halaman_Utama
MediaWiki 1.47.0-wmf.3
first-letter
Media
Istimewa
Pembicaraan
Pengguna
Pembicaraan Pengguna
Wikibuku
Pembicaraan Wikibuku
Berkas
Pembicaraan Berkas
MediaWiki
Pembicaraan MediaWiki
Templat
Pembicaraan Templat
Bantuan
Pembicaraan Bantuan
Kategori
Pembicaraan Kategori
Resep
Pembicaraan Resep
Wisata
Pembicaraan Wisata
TimedText
TimedText talk
Modul
Pembicaraan Modul
Acara
Pembicaraan Acara
Perumpamaan Yesus/Orang-orang upahan di kebun anggur
0
8550
115293
31136
2026-05-25T09:21:47Z
CommonsDelinker
656
Replacing Byzantine_agriculture.jpg with [[File:Workers_in_the_vineyard,_Minuscule_269_(11th_century).jpg]] (by [[:c:User:CommonsDelinker|CommonsDelinker]] because: [[:c:COM:FR|File renamed]]: [[:c:COM:FR#FR2|Criterion 2]] (meaningless or ambiguous name)
115293
wikitext
text/x-wiki
===Orang-orang upahan di kebun anggur ({{Alkitab|Matius 20:1-16}})===
[[Berkas:Workers in the vineyard, Minuscule 269 (11th century).jpg|thumb]]
Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya. Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.
Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas akan kuberikan kepadamu. Dan merekapun pergi.
Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan sama seperti tadi.
Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari? Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.
Ketika hari malam tuan itu berkata kepada mandurnya: Panggillah pekerja-pekerja itu dan bayarkan upah mereka, mulai dengan mereka yang masuk terakhir hingga mereka yang masuk terdahulu.
Maka datanglah mereka yang mulai bekerja kira-kira pukul lima dan mereka menerima masing-masing satu dinar. Kemudian datanglah mereka yang masuk terdahulu, sangkanya akan mendapat lebih banyak, tetapi merekapun menerima masing-masing satu dinar juga.
Ketika mereka menerimanya, mereka bersungut-sungut kepada tuan itu, katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari.
Tetapi tuan itu menjawab seorang dari mereka: Saudara, aku tidak berlaku tidak adil terhadap engkau. Bukankah kita telah sepakat sedinar sehari? Ambillah bagianmu dan pergilah; aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu. Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?
{{rquote||Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir.}}
<noinclude>{{navigation|Book=Perumpamaan Yesus
|current= Orang-orang upahan di kebun anggur
|previous= Orang yang meminjam roti
|next= Orang Samaria yang murah hati}}</noinclude>
[[Kategori:Perumpamaan Yesus|{{SUBPAGENAME}}]]
3qu68rbtvkfn1olbf3j0cxom8l8yfj6
Permainan Tradisional Betawi/Petak Umpet
0
22282
115291
87340
2026-05-25T02:25:28Z
Hzu Hzu
41195
115291
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:WikiTuPrèt II - Benteng (Jaga).jpg|jmpl|Pemain petak umpet sedang menjaga pemaib yang terlihat dari persembunyian]]
Petak Umpet Betawi adalah permainan yang populer dimainkan anak-anak tahun 70-an sampai 80-an. Petak Umpet Betawi sama seperti permainan petak umpet pada umumnya, yaitu pemain yang jadi penjaga/pencari menutup mata di benteng sambil menghitung. Bersamaan dengan itu pemain yang lain mencari tempat sembunyi. Ketika sudah selesai menghitung, penjaga/pencari mulai mencari pemain yang bersembunyi. Ketika penjaga/pencari menemukan pemain yang bersembunyi, dia harus mengucapkan "Hong! disertai dengan nama pemain tersebut. Setelah itu, penjaga/pencari harus berlari ke arah benteng. Pemain yang berhasil ditemukan oleh penjaga/pencari juga diperbolehkan berlari ke arah benteng untuk klaim benteng supaya penjaga/pencari tidak jaga lagi pada permainan berikutnya. Ketika sudah sampai benteng nama pemain yang telah ditemukan harus disebutkan juga.<ref>{{cite news|url=https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditwdb/petak-umpet-betawi/|publisher=[[Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan]]|date=September 16, 2019|title=Petak Umpet Betawi|author=ditwb}}</ref>
[[Berkas:Stamp_of_Indonesia_-_2009_-_Colnect_248231_-_Playing_Hide_and_Seek.jpeg|kiri|jmpl|Petak Umpet dalam Prangko 2009]]
Permainan ini bagi anak-anak Indonesia khususnya ada generasi sebelum adanya gawai, sudah tidak asing lagi dimainkan saat sore setelah pulang sekolah. Petak umpet, permainan tradisional yang mengakar di Indonesia secara turun-temurun. Petak umpet bisa dikatakan sebagai salah satu permainan tradisional yang belum banyak dilupakan, seperti permainan tradisional lompat tali, layang-layang dan pasak. Permainan yang dimainkan oleh dua orang atau lebih ini sering dimainkan di sekolah dasar karena amat mudah menjalankannya. Pemain harus mengumpulkan lebih dari dua orang untuk bermain.<ref name=":4">https://www.tokopedia.com/blog/permainan-tradisional-asli-indonesia/?utm_source=google&utm_medium=organic</ref>
Apabila seseorang berhasil berteriak dan mencapai penjaga, dialah pemenangnya. Setelah itu biasanya bermunculan pemenang-pemenang lain menyusul. Agar permainan lebih adil, pemain dapat menentukan penjaga mana yang menggunakan metode jam pagi. Berdasarkan permainan di atas, petak umpet mengharuskan pemain yang bertugas untuk mencari salah satu temannya sambil menutup mata di tembok atau tempat yang bisa digunakan bersandar. Sambil pemain yang menutup mata membaca hitungan, sementara yang lain mencari tempat persembunyian sampai bertemu satu sama lain. Saat di mana pemain berhenti membaca merupakan momen favorit anak-anak saat bermain bersama, terutama saat lebih dari 3 anak bermain. Ditelusuri secara budaya, permainan tradisional ini memiliki latar belakang unik dan manfaat di mana di dalamnya terdapat keuntungan bermain petak umpet di masa kecil. Seperti kejujuran, kecepatan, kerjasama menutupi tempat persembunyian teman, dan kekompakan.<ref name=":4" />
== Referensi ==
[[Category:WikiTuPrèt II]] [[Category:WikiMaèn]]
re2f1a087jmk0k32lf4hj7clizaux3c
115292
115291
2026-05-25T02:27:03Z
Hzu Hzu
41195
115292
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:WikiTuPrèt II - Benteng (Jaga).jpg|jmpl|Pemain petak umpet sedang menjaga pemain yang terlihat dari tempat persembunyian]]
Petak Umpet Betawi adalah permainan yang populer dimainkan anak-anak tahun 70-an sampai 80-an. Petak Umpet Betawi sama seperti permainan petak umpet pada umumnya, yaitu pemain yang jadi penjaga/pencari menutup mata di benteng sambil menghitung. Bersamaan dengan itu pemain yang lain mencari tempat sembunyi. Ketika sudah selesai menghitung, penjaga/pencari mulai mencari pemain yang bersembunyi. Ketika penjaga/pencari menemukan pemain yang bersembunyi, dia harus mengucapkan "Hong! disertai dengan nama pemain tersebut. Setelah itu, penjaga/pencari harus berlari ke arah benteng. Pemain yang berhasil ditemukan oleh penjaga/pencari juga diperbolehkan berlari ke arah benteng untuk klaim benteng supaya penjaga/pencari tidak jaga lagi pada permainan berikutnya. Ketika sudah sampai benteng nama pemain yang telah ditemukan harus disebutkan juga.<ref>{{cite news|url=https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditwdb/petak-umpet-betawi/|publisher=[[Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan]]|date=September 16, 2019|title=Petak Umpet Betawi|author=ditwb}}</ref>
[[Berkas:Stamp_of_Indonesia_-_2009_-_Colnect_248231_-_Playing_Hide_and_Seek.jpeg|kiri|jmpl|Petak Umpet dalam Prangko 2009]]
Permainan ini bagi anak-anak Indonesia khususnya ada generasi sebelum adanya gawai, sudah tidak asing lagi dimainkan saat sore setelah pulang sekolah. Petak umpet, permainan tradisional yang mengakar di Indonesia secara turun-temurun. Petak umpet bisa dikatakan sebagai salah satu permainan tradisional yang belum banyak dilupakan, seperti permainan tradisional lompat tali, layang-layang dan pasak. Permainan yang dimainkan oleh dua orang atau lebih ini sering dimainkan di sekolah dasar karena amat mudah menjalankannya. Pemain harus mengumpulkan lebih dari dua orang untuk bermain.<ref name=":4">https://www.tokopedia.com/blog/permainan-tradisional-asli-indonesia/?utm_source=google&utm_medium=organic</ref>
Apabila seseorang berhasil berteriak dan mencapai penjaga, dialah pemenangnya. Setelah itu biasanya bermunculan pemenang-pemenang lain menyusul. Agar permainan lebih adil, pemain dapat menentukan penjaga mana yang menggunakan metode jam pagi. Berdasarkan permainan di atas, petak umpet mengharuskan pemain yang bertugas untuk mencari salah satu temannya sambil menutup mata di tembok atau tempat yang bisa digunakan bersandar. Sambil pemain yang menutup mata membaca hitungan, sementara yang lain mencari tempat persembunyian sampai bertemu satu sama lain. Saat di mana pemain berhenti membaca merupakan momen favorit anak-anak saat bermain bersama, terutama saat lebih dari 3 anak bermain. Ditelusuri secara budaya, permainan tradisional ini memiliki latar belakang unik dan manfaat di mana di dalamnya terdapat keuntungan bermain petak umpet di masa kecil. Seperti kejujuran, kecepatan, kerjasama menutupi tempat persembunyian teman, dan kekompakan.<ref name=":4" />
== Referensi ==
[[Category:WikiTuPrèt II]] [[Category:WikiMaèn]]
hpqbnnrh8u3jdrqicevlel8aw0tvcre
Permainan Tradisional Betawi/Main Karet
0
22365
115288
113450
2026-05-25T01:07:36Z
Hzu Hzu
41195
115288
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Bermain Bersama Kawan.jpg|jmpl|Main Karet]]
[[Berkas:WikiTuPrèt II - Karet (Melompat).jpg|jmpl|Permainan tradisonal lompat karet]]
Permainan lompat tali atau biasa dikenal dengan “main karet” merupakan salah satu permainan tradisional. Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak perempuan, meskipun jarang oleh anak laki-laki. Permainan ini relatif sederhana, cukup menggunakan karet gelang yang disambungkan sebagai tali, biasanya sepanjang lima meter. Dalam permainan, seorang anak memegang kedua ujung karet gelang. Mulailah permainan dengan menempatkannya di bawah, misalnya di pergelangan kaki. Permainan lompat tali dengan alat berupa karet ini menggunakan tali sepanjang kurang lebih 5 meter yang terbuat dari sambungan karet.<ref>https://dinaskebudayaan.jakarta.go.id/disbuddki/news/05/2021/Permainan-Lompat-Tali-Karet-Melatih-Ketangkasan-dan-Membuat-Tubuh-Anak-Jadi-Cekatan</ref> Permainan karet seperti yang sering disebut merupakan salah satu permainan tradisional Betawi yang dimainkan oleh anak perempuan. Namun, terkadang ada juga anak laki-laki yang bermain. Permainan lompat tali karet ini menggunakan tali yang terbuat dari sambungan karet yang panjangnya kurang lebih 5 meter. Dua orang memegang kedua ujungnya lalu memutarnya ke atas dan ke bawah. Dua anak lainnya kemudian melompat-lompat dengan jumlah dan gaya tertentu mengikuti gerakan tali. Jika dia jatuh, giliran dia untuk melompat. Menurut beberapa sumber, permainan karet ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Pada awalnya, hanya anak-anak Belanda yang memainkan permainan ini saat itu. Ada juga yang mengatakan bahwa permainan karet ini berasal dari benua Eropa yang kemudian menyebar ke benua lain termasuk benua Asia Tenggara khususnya Indonesia'''.'''<ref>https://dinaskebudayaan.jakarta.go.id/disbuddki/news/05/2021/Permainan-Lompat-Tali-Karet-Melatih-Ketangkasan-dan-Membuat-Tubuh-Anak-Jadi-Cekatan</ref>
=== Cara Bermain ===
# Karet direntangkan dari sisi kanan dan kiri, atau depan dan belakang sehingga dibutuhkan pemain lebih dari dua orang yang mana lainnya bisa menjadi peserta. Akan tetapi, jika pemain satu orang pun bisa saja tetap bermain dengan cara karet diikat pada tiang di tiap sisinya.
# Dua orang memegang kedua ujungnya lalu memutarnya ke atas dan ke bawah. Dua anak lainnya kemudian bergiliran menghitung giliran melompat-lompat dengan jumlah dan gaya tertentu mengikuti gerakan tali
# Apabila saat melompat dia jatuh, maka giliran dia untuk menjadi juru pegang tali karet.
# Juru pegang tali karet akan terus mengubah ketinggian berdasarkan indikator yang telah disepakati. Biasanya menurut anggota badan, misal lutut, pinggang, dada, dagu, telinga, kepala, sampai menirukan gerakan merdeka yang mana merupakan tingkatan tersulit. Apalagi jika juru pegang memiliki ketinggian tubuh di atas rata-rata temannya. Paling diuntungkan oleh tinggi badannya tersebut, entah sebagai peserta atau juru pegang.
Walaupun terlihat sederhana, permainan lompat tali sebenarnya memiliki beberapa manfaat yang cukup bagus. Hal ini dikarenakan permainan tradisional ini memiliki manfaat untuk melatih otot kaki, meningkatkan koordinasi tubuh, meningkatkan fungsi kognitif dan meningkatkan kepadatan tulang. Selain itu, anak bermain lompat tali dapat mengembangkan saraf motoriknya. Lompat tali karet merupakan kegiatan yang baik untuk tubuh, anak menjadi lebih terampil karena belajar lompat dan trik. Seiring waktu, anak-anak menjadi gesit, gesit dan dinamis. Saat sering bermain, otot anak menjadi kuat, kokoh dan kuat. Selain itu, permainan tali karet dapat membantu mengurangi obesitas pada anak.<ref>https://validnews.id/kultura/lompat-karet-permainan-tradisional-yang-punya-banyak-manfaat</ref>
[[Category:WikiTuPrèt II]]
[[Category:WikiMaèn]]
7sb5z4ihxkhl5m5uprj4r8rwn7wqlvn
115289
115288
2026-05-25T01:10:00Z
Hzu Hzu
41195
/* Cara Bermain */
115289
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Bermain Bersama Kawan.jpg|jmpl|Main Karet]]
[[Berkas:WikiTuPrèt II - Karet (Melompat).jpg|jmpl|Permainan tradisonal lompat karet]]
Permainan lompat tali atau biasa dikenal dengan “main karet” merupakan salah satu permainan tradisional. Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak perempuan, meskipun jarang oleh anak laki-laki. Permainan ini relatif sederhana, cukup menggunakan karet gelang yang disambungkan sebagai tali, biasanya sepanjang lima meter. Dalam permainan, seorang anak memegang kedua ujung karet gelang. Mulailah permainan dengan menempatkannya di bawah, misalnya di pergelangan kaki. Permainan lompat tali dengan alat berupa karet ini menggunakan tali sepanjang kurang lebih 5 meter yang terbuat dari sambungan karet.<ref>https://dinaskebudayaan.jakarta.go.id/disbuddki/news/05/2021/Permainan-Lompat-Tali-Karet-Melatih-Ketangkasan-dan-Membuat-Tubuh-Anak-Jadi-Cekatan</ref> Permainan karet seperti yang sering disebut merupakan salah satu permainan tradisional Betawi yang dimainkan oleh anak perempuan. Namun, terkadang ada juga anak laki-laki yang bermain. Permainan lompat tali karet ini menggunakan tali yang terbuat dari sambungan karet yang panjangnya kurang lebih 5 meter. Dua orang memegang kedua ujungnya lalu memutarnya ke atas dan ke bawah. Dua anak lainnya kemudian melompat-lompat dengan jumlah dan gaya tertentu mengikuti gerakan tali. Jika dia jatuh, giliran dia untuk melompat. Menurut beberapa sumber, permainan karet ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Pada awalnya, hanya anak-anak Belanda yang memainkan permainan ini saat itu. Ada juga yang mengatakan bahwa permainan karet ini berasal dari benua Eropa yang kemudian menyebar ke benua lain termasuk benua Asia Tenggara khususnya Indonesia'''.'''<ref>https://dinaskebudayaan.jakarta.go.id/disbuddki/news/05/2021/Permainan-Lompat-Tali-Karet-Melatih-Ketangkasan-dan-Membuat-Tubuh-Anak-Jadi-Cekatan</ref>
=== Cara Bermain ===
[[Berkas:WikiTuPrèt II - Karet (Merdeka).jpg|jmpl|Ketinggian tertinngi permainan lompat karet disebut gerakan merdeka]]
# Karet direntangkan dari sisi kanan dan kiri, atau depan dan belakang sehingga dibutuhkan pemain lebih dari dua orang yang mana lainnya bisa menjadi peserta. Akan tetapi, jika pemain satu orang pun bisa saja tetap bermain dengan cara karet diikat pada tiang di tiap sisinya.
# Dua orang memegang kedua ujungnya lalu memutarnya ke atas dan ke bawah. Dua anak lainnya kemudian bergiliran menghitung giliran melompat-lompat dengan jumlah dan gaya tertentu mengikuti gerakan tali
# Apabila saat melompat dia jatuh, maka giliran dia untuk menjadi juru pegang tali karet.
# Juru pegang tali karet akan terus mengubah ketinggian berdasarkan indikator yang telah disepakati. Biasanya menurut anggota badan, misal lutut, pinggang, dada, dagu, telinga, kepala, sampai menirukan gerakan merdeka yang mana merupakan tingkatan tersulit. Apalagi jika juru pegang memiliki ketinggian tubuh di atas rata-rata temannya. Paling diuntungkan oleh tinggi badannya tersebut, entah sebagai peserta atau juru pegang.
Walaupun terlihat sederhana, permainan lompat tali sebenarnya memiliki beberapa manfaat yang cukup bagus. Hal ini dikarenakan permainan tradisional ini memiliki manfaat untuk melatih otot kaki, meningkatkan koordinasi tubuh, meningkatkan fungsi kognitif dan meningkatkan kepadatan tulang. Selain itu, anak bermain lompat tali dapat mengembangkan saraf motoriknya. Lompat tali karet merupakan kegiatan yang baik untuk tubuh, anak menjadi lebih terampil karena belajar lompat dan trik. Seiring waktu, anak-anak menjadi gesit, gesit dan dinamis. Saat sering bermain, otot anak menjadi kuat, kokoh dan kuat. Selain itu, permainan tali karet dapat membantu mengurangi obesitas pada anak.<ref>https://validnews.id/kultura/lompat-karet-permainan-tradisional-yang-punya-banyak-manfaat</ref>
[[Category:WikiTuPrèt II]]
[[Category:WikiMaèn]]
gugwpv44412arpg6u70981zi5jrb5jv
115290
115289
2026-05-25T01:13:19Z
Hzu Hzu
41195
/* Cara Bermain */
115290
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Bermain Bersama Kawan.jpg|jmpl|Main Karet]]
[[Berkas:WikiTuPrèt II - Karet (Melompat).jpg|jmpl|Permainan tradisonal lompat karet]]
Permainan lompat tali atau biasa dikenal dengan “main karet” merupakan salah satu permainan tradisional. Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak perempuan, meskipun jarang oleh anak laki-laki. Permainan ini relatif sederhana, cukup menggunakan karet gelang yang disambungkan sebagai tali, biasanya sepanjang lima meter. Dalam permainan, seorang anak memegang kedua ujung karet gelang. Mulailah permainan dengan menempatkannya di bawah, misalnya di pergelangan kaki. Permainan lompat tali dengan alat berupa karet ini menggunakan tali sepanjang kurang lebih 5 meter yang terbuat dari sambungan karet.<ref>https://dinaskebudayaan.jakarta.go.id/disbuddki/news/05/2021/Permainan-Lompat-Tali-Karet-Melatih-Ketangkasan-dan-Membuat-Tubuh-Anak-Jadi-Cekatan</ref> Permainan karet seperti yang sering disebut merupakan salah satu permainan tradisional Betawi yang dimainkan oleh anak perempuan. Namun, terkadang ada juga anak laki-laki yang bermain. Permainan lompat tali karet ini menggunakan tali yang terbuat dari sambungan karet yang panjangnya kurang lebih 5 meter. Dua orang memegang kedua ujungnya lalu memutarnya ke atas dan ke bawah. Dua anak lainnya kemudian melompat-lompat dengan jumlah dan gaya tertentu mengikuti gerakan tali. Jika dia jatuh, giliran dia untuk melompat. Menurut beberapa sumber, permainan karet ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Pada awalnya, hanya anak-anak Belanda yang memainkan permainan ini saat itu. Ada juga yang mengatakan bahwa permainan karet ini berasal dari benua Eropa yang kemudian menyebar ke benua lain termasuk benua Asia Tenggara khususnya Indonesia'''.'''<ref>https://dinaskebudayaan.jakarta.go.id/disbuddki/news/05/2021/Permainan-Lompat-Tali-Karet-Melatih-Ketangkasan-dan-Membuat-Tubuh-Anak-Jadi-Cekatan</ref>
=== Cara Bermain ===
[[Berkas:WikiTuPrèt II - Karet (Merdeka).jpg|jmpl|Ketinggian tertinggi permainan lompat karet disebut gerakan merdeka]]
# Karet direntangkan dari sisi kanan dan kiri, atau depan dan belakang sehingga dibutuhkan pemain lebih dari dua orang yang mana lainnya bisa menjadi peserta. Akan tetapi, jika pemain satu orang pun bisa saja tetap bermain dengan cara karet diikat pada tiang di tiap sisinya.
# Dua orang memegang kedua ujungnya lalu memutarnya ke atas dan ke bawah. Dua anak lainnya kemudian bergiliran menghitung giliran melompat-lompat dengan jumlah dan gaya tertentu mengikuti gerakan tali
# Apabila saat melompat dia jatuh, maka giliran dia untuk menjadi juru pegang tali karet.
# Juru pegang tali karet akan terus mengubah ketinggian berdasarkan indikator yang telah disepakati. Biasanya menurut anggota badan, misal lutut, pinggang, dada, dagu, telinga, kepala, sampai menirukan gerakan merdeka yang mana merupakan tingkatan tersulit. Apalagi jika juru pegang memiliki ketinggian tubuh di atas rata-rata temannya. Paling diuntungkan oleh tinggi badannya tersebut, entah sebagai peserta atau juru pegang.
Walaupun terlihat sederhana, permainan lompat tali sebenarnya memiliki beberapa manfaat yang cukup bagus. Hal ini dikarenakan permainan tradisional ini memiliki manfaat untuk melatih otot kaki, meningkatkan koordinasi tubuh, meningkatkan fungsi kognitif dan meningkatkan kepadatan tulang. Selain itu, anak bermain lompat tali dapat mengembangkan saraf motoriknya. Lompat tali karet merupakan kegiatan yang baik untuk tubuh, anak menjadi lebih terampil karena belajar lompat dan trik. Seiring waktu, anak-anak menjadi gesit, gesit dan dinamis. Saat sering bermain, otot anak menjadi kuat, kokoh dan kuat. Selain itu, permainan tali karet dapat membantu mengurangi obesitas pada anak.<ref>https://validnews.id/kultura/lompat-karet-permainan-tradisional-yang-punya-banyak-manfaat</ref>
[[Category:WikiTuPrèt II]]
[[Category:WikiMaèn]]
8o6upzck767crm80d15dxu6sqh1xw73
Opor Ayam dan Cerita-cerita Lainnya
0
27223
115283
115209
2026-05-24T13:01:54Z
Pijri Paijar
36262
/* Daftar isi */
115283
wikitext
text/x-wiki
''Buku dalam tahap pengembangan.''
'''Opor Ayam dan Cerita-cerita Lainnya''' adalah sebuah antologi cerpen yang menangkap momen-momen bersahaja dalam keseharian. Melalui aroma masakan rumah hingga percakapan di beranda, setiap cerita mengajak pembaca menemukan kebijaksanaan yang tersembunyi di balik hal-hal biasa. Sebuah catatan tentang pulang, tentang belajar, dan tentang memaknai hidup dari sudut pandang yang paling jujur.
== Sinopsis ==
Kehidupan tidak selalu tentang perayaan besar atau pencapaian yang megah. Sering kali, esensi dari menjadi manusia justru tersembunyi di dalam rutinitas yang kita anggap biasa: pada aroma kunyit dan santan yang menyeruak dari dapur, pada sapaan tetangga di pagi hari, atau pada keheningan di sela-sela kesibukan pekerjaan.
"Opor Ayam dan Cerita-cerita Lainnya" adalah sebuah antologi cerpen ''slice of life'' yang mengangkat potret keseharian menjadi cermin bagi jiwa. Melalui narasi yang jujur dan membumi, pembaca diajak mengikuti perjalanan tokoh-tokohnya dalam menghadapi dilema moral, pencarian jati diri, dan cara menemukan kebahagiaan di tengah keterbatasan.
Setiap cerita dalam buku ini tidak hanya menawarkan pelarian, tetapi juga memberikan ruang untuk merenung. Dari meja makan hingga ruang tamu, dari interaksi sederhana di lingkungan sekitar hingga refleksi pribadi yang mendalam, antologi ini membuktikan bahwa pelajaran hidup yang paling bijaksana sering kali tersaji dalam kesederhanaan yang sering kita lewatkan.
== Daftar isi ==
* [[Opor Ayam dan Cerita-cerita Lainnya/Mah, Aku Belum Makan Opor|Mah, Aku Belum Makan Opor]]
* [[Opor Ayam dan Cerita-cerita Lainnya/Kontrak Dua Menit Sebelum Tengah Malam|Kontrak Dua Menit Sebelum Tengah Malam]]
* [[Opor Ayam dan Cerita-cerita Lainnya/Si Cemong: Perjuangan Bocah Pabrik Arang|Si Cemong: Perjuangan Bocah Pabrik Arang]]
* [[Opor Ayam dan Cerita-cerita Lainnya/Matahari di Langit Grand Hero|Matahari di Langit Grand Hero]]
[[Kategori:Sastra]]
[[Kategori:Fiksi]]
sakmz4u9qcex3sahwb9l7x7oenv8g6h
Soal-Soal Biologi/Kisi-kisi soal
0
27259
115282
2026-05-24T12:53:29Z
~2026-31054-82
43202
←Membuat halaman berisi 'Tentang struktur bumi dan perkembangannya'
115282
wikitext
text/x-wiki
Tentang struktur bumi dan perkembangannya
t29rc8l288r0zksag68ruvs4upvt8xj
Opor Ayam dan Cerita-cerita Lainnya/Matahari di Langit Grand Hero
0
27260
115284
2026-05-24T13:02:52Z
Pijri Paijar
36262
←Membuat halaman berisi 'Siang itu, matahari di luar sana seolah sedang membakar aspal. Namun, di dalam '''Grand Hero''', sebuah swalayan besar yang menjadi pusat perbelanjaan paling bergengsi di kota, udaranya terasa dingin dan sejuk oleh embusan AC yang merata. Lantai marmernya yang putih mengkilap memantulkan cahaya lampu gantung yang megah. Di antara deretan rak yang tersusun rapi, seorang pria paruh baya bernama Pak Salim tampak sedang mendorong troli pengantaran barang. Pak Salim...'
115284
wikitext
text/x-wiki
Siang itu, matahari di luar sana seolah sedang membakar aspal. Namun, di dalam '''Grand Hero''', sebuah swalayan besar yang menjadi pusat perbelanjaan paling bergengsi di kota, udaranya terasa dingin dan sejuk oleh embusan AC yang merata. Lantai marmernya yang putih mengkilap memantulkan cahaya lampu gantung yang megah.
Di antara deretan rak yang tersusun rapi, seorang pria paruh baya bernama Pak Salim tampak sedang mendorong troli pengantaran barang. Pak Salim adalah seorang kurir lepas yang hari itu mendapat tugas mengantar beberapa dus minuman kesehatan ke gudang swalayan. Pakaiannya kontras dengan kemewahan Grand Hero; ia mengenakan kemeja kain yang sudah pudar warnanya, celana bahan yang sedikit gombrang, dan sandal jepit yang alasnya sudah tipis.
Langkahnya terburu-buru. Ia harus mengejar jadwal pengantaran berikutnya agar bisa mendapat bonus untuk membayar SPP anaknya yang sudah nunggak dua bulan.
"Permisi, permisi," ucapnya sopan saat melewati lorong yang cukup padat.
Namun, nasib malang tidak ada yang tahu kapan datangnya. Saat Pak Salim berbelok di ujung lorong ''Section'' Makanan Impor, roda trolinya yang sedikit seret mendadak oleng ke kanan.
''BRAKK! PRANGG!''
Suara kaca pecah yang memekakkan telinga seketika membungkam kebisingan swalayan. Pak Salim membeku. Jantungnya seolah berhenti berdetak saat melihat ke bawah.
Sebuah toples kaca besar berisi kue kering premium—jenis kue mentega lapis cokelat yang diimpor langsung—sudah hancur berkeping-keping di lantai. Isinya berhamburan, tercampur dengan pecahan kaca kristal yang tajam. Aroma mentega mahal yang harum kini justru tercium seperti aroma bencana bagi Pak Salim.
8epjrrdgrz1y4875vrlymb28biwxdar
115285
115284
2026-05-24T13:07:45Z
Pijri Paijar
36262
115285
wikitext
text/x-wiki
Siang itu, matahari di luar sana seolah sedang membakar aspal. Namun, di dalam '''Grand Hero''', sebuah swalayan besar yang menjadi pusat perbelanjaan paling bergengsi di kota, udaranya terasa dingin dan sejuk oleh embusan AC yang merata. Lantai marmernya yang putih mengkilap memantulkan cahaya lampu gantung yang megah.
Di antara deretan rak yang tersusun rapi, seorang pria paruh baya bernama Pak Salim tampak sedang mendorong troli pengantaran barang. Pak Salim adalah seorang kurir lepas yang hari itu mendapat tugas mengantar beberapa dus minuman kesehatan ke gudang swalayan. Pakaiannya kontras dengan kemewahan Grand Hero; ia mengenakan kemeja kain yang sudah pudar warnanya, celana bahan yang sedikit gombrang, dan sandal jepit yang alasnya sudah tipis.
Langkahnya terburu-buru. Ia harus mengejar jadwal pengantaran berikutnya agar bisa mendapat bonus untuk membayar SPP anaknya yang sudah nunggak dua bulan.
"Permisi, permisi," ucapnya sopan saat melewati lorong yang cukup padat.
Namun, nasib malang tidak ada yang tahu kapan datangnya. Saat Pak Salim berbelok di ujung lorong ''Section'' Makanan Impor, roda trolinya yang sedikit seret mendadak oleng ke kanan.
''BRAKK! PRANGG!''
Suara kaca pecah yang memekakkan telinga seketika membungkam kebisingan swalayan. Pak Salim membeku. Jantungnya seolah berhenti berdetak saat melihat ke bawah.
Sebuah toples kaca besar berisi kue kering premium—jenis kue mentega lapis cokelat yang diimpor langsung—sudah hancur berkeping-keping di lantai. Isinya berhamburan, tercampur dengan pecahan kaca kristal yang tajam. Aroma mentega mahal yang harum kini justru tercium seperti aroma bencana bagi Pak Salim.
=== Harga Sebuah Kecelakaan ===
a3ir6usqbhxt5m9cgldwqw6x9x34q03
115286
115285
2026-05-24T13:08:19Z
Pijri Paijar
36262
115286
wikitext
text/x-wiki
Siang itu, matahari di luar sana seolah sedang membakar aspal. Namun, di dalam '''Grand Hero''', sebuah swalayan besar yang menjadi pusat perbelanjaan paling bergengsi di kota, udaranya terasa dingin dan sejuk oleh embusan AC yang merata. Lantai marmernya yang putih mengkilap memantulkan cahaya lampu gantung yang megah.
Di antara deretan rak yang tersusun rapi, seorang pria paruh baya bernama Pak Salim tampak sedang mendorong troli pengantaran barang. Pak Salim adalah seorang kurir lepas yang hari itu mendapat tugas mengantar beberapa dus minuman kesehatan ke gudang swalayan. Pakaiannya kontras dengan kemewahan Grand Hero; ia mengenakan kemeja kain yang sudah pudar warnanya, celana bahan yang sedikit gombrang, dan sandal jepit yang alasnya sudah tipis.
Langkahnya terburu-buru. Ia harus mengejar jadwal pengantaran berikutnya agar bisa mendapat bonus untuk membayar SPP anaknya yang sudah nunggak dua bulan.
"Permisi, permisi," ucapnya sopan saat melewati lorong yang cukup padat.
Namun, nasib malang tidak ada yang tahu kapan datangnya. Saat Pak Salim berbelok di ujung lorong ''Section'' Makanan Impor, roda trolinya yang sedikit seret mendadak oleng ke kanan.
''BRAKK! PRANGG!''
Suara kaca pecah yang memekakkan telinga seketika membungkam kebisingan swalayan. Pak Salim membeku. Jantungnya seolah berhenti berdetak saat melihat ke bawah.
Sebuah toples kaca besar berisi kue kering premium—jenis kue mentega lapis cokelat yang diimpor langsung—sudah hancur berkeping-keping di lantai. Isinya berhamburan, tercampur dengan pecahan kaca kristal yang tajam. Aroma mentega mahal yang harum kini justru tercium seperti aroma bencana bagi Pak Salim.
=== Harga Sebuah Kecelakaan ===
Dalam hitungan detik, seorang karyawan dengan seragam rapi dan tanda pengenal bertuliskan "Hadi - Supervisor" datang menghampiri. Di belakangnya, beberapa SPG (Sales Promotion Girl) yang sedang berjaga di sekitar lokasi ikut mendekat.
"Ya Allah, Pak! Ini kue impor terbatas," seru Hadi dengan wajah tegang. Ia melihat label harga yang masih menempel di pecahan rak. "Ini harganya satu juta dua ratus ribu rupiah per toplesnya, Pak."
Wajah Pak Salim seketika pucat pasi. Tangannya gemetar hebat. Satu juta dua ratus ribu? Itu adalah penghasilannya mengantar barang selama hampir tiga minggu jika ia bekerja tanpa henti.
"Maaf, Pak... saya benar-benar tidak sengaja. Trolinya oleng," suara Pak Salim parau, nyaris tak terdengar.
Beberapa pengunjung swalayan mulai berkumpul, berbisik-bisik. Pak Salim menunduk dalam, merasa sangat kerdil di tengah kemegahan swalayan itu. Ia tahu peraturan di tempat seperti ini: ''pecah berarti membeli.''
"Aduh, gimana ya, Pak? Ini masuk inventaris yang sudah didata. Saya harus lapor ke manajemen kalau ada kerusakan," kata Hadi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia sebenarnya kasihan melihat wajah pria tua itu, tapi aturan tetaplah aturan.
8px6oji3shvbwk3qc24q48of8ar4hif
115287
115286
2026-05-24T13:12:27Z
Pijri Paijar
36262
115287
wikitext
text/x-wiki
Siang itu, matahari di luar sana seolah sedang membakar aspal. Namun, di dalam '''Grand Hero''', sebuah swalayan besar yang menjadi pusat perbelanjaan paling bergengsi di kota, udaranya terasa dingin dan sejuk oleh embusan AC yang merata. Lantai marmernya yang putih mengkilap memantulkan cahaya lampu gantung yang megah.
Di antara deretan rak yang tersusun rapi, seorang pria paruh baya bernama Pak Salim tampak sedang mendorong troli pengantaran barang. Pak Salim adalah seorang kurir lepas yang hari itu mendapat tugas mengantar beberapa dus minuman kesehatan ke gudang swalayan. Pakaiannya kontras dengan kemewahan Grand Hero; ia mengenakan kemeja kain yang sudah pudar warnanya, celana bahan yang sedikit gombrang, dan sandal jepit yang alasnya sudah tipis.
Langkahnya terburu-buru. Ia harus mengejar jadwal pengantaran berikutnya agar bisa mendapat bonus untuk membayar SPP anaknya yang sudah nunggak dua bulan.
"Permisi, permisi," ucapnya sopan saat melewati lorong yang cukup padat.
Namun, nasib malang tidak ada yang tahu kapan datangnya. Saat Pak Salim berbelok di ujung lorong ''Section'' Makanan Impor, roda trolinya yang sedikit seret mendadak oleng ke kanan.
''BRAKK! PRANGG!''
Suara kaca pecah yang memekakkan telinga seketika membungkam kebisingan swalayan. Pak Salim membeku. Jantungnya seolah berhenti berdetak saat melihat ke bawah.
Sebuah toples kaca besar berisi kue kering premium—jenis kue mentega lapis cokelat yang diimpor langsung—sudah hancur berkeping-keping di lantai. Isinya berhamburan, tercampur dengan pecahan kaca kristal yang tajam. Aroma mentega mahal yang harum kini justru tercium seperti aroma bencana bagi Pak Salim.
=== Harga Sebuah Kecelakaan ===
Dalam hitungan detik, seorang karyawan dengan seragam rapi dan tanda pengenal bertuliskan "Hadi - Supervisor" datang menghampiri. Di belakangnya, beberapa SPG (Sales Promotion Girl) yang sedang berjaga di sekitar lokasi ikut mendekat.
"Ya Allah, Pak! Ini kue impor terbatas," seru Hadi dengan wajah tegang. Ia melihat label harga yang masih menempel di pecahan rak. "Ini harganya satu juta dua ratus ribu rupiah per toplesnya, Pak."
Wajah Pak Salim seketika pucat pasi. Tangannya gemetar hebat. Satu juta dua ratus ribu? Itu adalah penghasilannya mengantar barang selama hampir tiga minggu jika ia bekerja tanpa henti.
"Maaf, Pak... saya benar-benar tidak sengaja. Trolinya oleng," suara Pak Salim parau, nyaris tak terdengar.
Beberapa pengunjung swalayan mulai berkumpul, berbisik-bisik. Pak Salim menunduk dalam, merasa sangat kerdil di tengah kemegahan swalayan itu. Ia tahu peraturan di tempat seperti ini: ''pecah berarti membeli.''
"Aduh, gimana ya, Pak? Ini masuk inventaris yang sudah didata. Saya harus lapor ke manajemen kalau ada kerusakan," kata Hadi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia sebenarnya kasihan melihat wajah pria tua itu, tapi aturan tetaplah aturan.
=== Tawaran Terakhir: HP Butut ===
o8ahem6f4xtw15kcwuowx7q57d6wbjp