Wikisumber
idwikisource
https://id.wikisource.org/wiki/Halaman_Utama
MediaWiki 1.47.0-wmf.11
first-letter
Media
Istimewa
Pembicaraan
Pengguna
Pembicaraan Pengguna
Wikisumber
Pembicaraan Wikisumber
Berkas
Pembicaraan Berkas
MediaWiki
Pembicaraan MediaWiki
Templat
Pembicaraan Templat
Bantuan
Pembicaraan Bantuan
Kategori
Pembicaraan Kategori
Pengarang
Pembicaraan Pengarang
Indeks
Pembicaraan Indeks
Halaman
Pembicaraan Halaman
Portal
Pembicaraan Portal
TimedText
TimedText talk
Modul
Pembicaraan Modul
Acara
Pembicaraan Acara
Wikisumber:Warung kopi
4
49
304529
303118
2026-07-17T02:28:15Z
Mnam23
12152
/* Usulan penghapusan */ Balas
304529
wikitext
text/x-wiki
{{process header
|title=Warung kopi
|previous=[[Wikisource:Indeks/Komunitas|Halaman komunitas]]
|next=[[Wikisource:Warung kopi/Arsip|Arsip]]/[[Wikisource:Warung kopi/Pesan global|Pesan global]]
}}
{{introkopi}}
== Perlukah menyimpan RUU jika UU-nya sudah jadi? ==
Contoh: [[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008]] (masih teks mentah)
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Anti Pornografi (2003)]]
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Anti Pornografi dan Pornoaksi (2006)]]
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Pornografi (2008)]]
dan [https://id.wikisource.org/w/index.php?title=Istimewa:Pencarian&search=rancangan+undang-undang&go=Lanjut&ns0=1&ns100=1&ns102=1&ns104=1 rancangan-rancangan] yang lain. <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 25 Maret 2026 09.47 (UTC)
:Saya berpendapat untuk tetap mempertahankannya. Tambahan koleksi naskah juga di Wikisumber. [[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 26 Maret 2026 09.17 (UTC)
:Simpan saja. Boleh jadi perbandingan mana yang diubah andai ada. [[Pengguna:Hadithfajri|Hadithfajri]] ([[Pembicaraan Pengguna:Hadithfajri|bicara]]) 26 Maret 2026 10.48 (UTC)
:Saya rasa bisa disimpan, seperti yang disebutkan di atas. —[[Pengguna:NikolasKHF|NikolasKHF]] ([[Pembicaraan Pengguna:NikolasKHF|🗪]]) 31 Maret 2026 09.55 (UTC)
:Saya berberbeda pendapat dengan teman-teman sebelumnya, saya menilai RUU adalah sebuah naskah yang tidak/belum sah. Ibarat buku, RUU ini masih naskah buku yang tidak diterbitkan dan tidak ada penerbitnya. Sehingga lebih baik dihapus saja.
:Kecuali jika kita mengijinkan naskah buku juga disimpan di WSID. Dan menurut saya ini juga salah, karena naskah buku yang belum terbit sebaiknya disiman di Wikibuku. [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 2 April 2026 15.18 (UTC)
::Sependapat dengan Anda. <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 18 April 2026 14.28 (UTC)
:Melanjutkan diskusi ini. Setelah melihat beberapa pendapat, bagaimana jika halamannya dibiarkan, tetapi berisi semacam pengalihan menuju UU yang sudah jadi? Jika UU nya belum ada, maka RUU nya tetap dapat dimasukkan ke Wikisumber sebagai sejarah atau sebagai referensi. Tetapi jika dirasa terlalu banyak pekerjaan yang perlu dibuat (mengingat penyunting di WSID juga tidak sebanyak itu), maka kita bisa membuat konsensus untuk tidak menerima RUU sama sekali dan menunggu UU-nya selesai dan disahkan. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 10 Mei 2026 08.21 (UTC)
::Saya setuju untuk membuat konsensus. [[Pengguna:Cgjkldn|Cgjkldn]] ([[Pembicaraan Pengguna:Cgjkldn|bicara]]) 21 Juni 2026 07.30 (UTC)
::sepertinya memang perlu diadakan konsensus untuk hal ini. [[Pengguna:Devi 4340|Devi 4340]] ([[Pembicaraan Pengguna:Devi 4340|bicara]]) 22 Juni 2026 05.13 (UTC)
::{{Vote}} sebaiknya dibuatkan konsensus [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 4 Juli 2026 15.51 (UTC)
== Pemungutan suara dalam pemilihan U4C 2026 kini telah dibuka ==
<section begin="announcement-content" />
Para pemilih yang memenuhi syarat diundang untuk berpartisipasi dalam pemilihan [[m:Special:MyLanguage/Universal_Code_of_Conduct/Coordinating_Committee|Komite Koordinasi Kode Etik Universal]] (U4C) tahun 2026. Informasi lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kelayakan pemilih, tata cara pemungutan suara, informasi kandidat, dan pranala menuju halaman pemungutan suara, tersedia di Meta pada [[m:Special:MyLanguage/Universal_Code_of_Conduct/Coordinating_Committee/Election/2026|halaman informasi Pemilihan 2026]]. Pemungutan suara akan ditutup pada 2 Juni 2026 [https://zonestamp.toolforge.org/1780358400 pukul 00.00 UTC].
Silakan memberikan suara apabila akun Anda memenuhi syarat. Hasil pemilihan akan diumumkan paling lambat pada 14 Juni 2026. — Bekerja sama dengan U4C,<section end="announcement-content" />
[[m:User:Keegan (WMF)|Keegan (WMF)]] ([[m:User talk:Keegan (WMF)|talk]]) 27 Mei 2026 17.15 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Keegan (WMF)@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=Distribution_list/Global_message_delivery&oldid=30513860 -->
== Milestone ==
Pencapaian terbaru:
* 10.000 halaman konten
* 100.000 jumlah halaman (akan)
* 300.000 total suntingan (1 Juli)
<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 5 Juni 2026 18.02 (UTC)
:Wow!
:Cara tahunya bagaimana, Mas? Apakah hanya pengurus yang bisa mengecek itu? @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]
:[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 22 Juni 2026 07.23 (UTC)
::[[Istimewa:Statistik]] <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 22 Juni 2026 17.56 (UTC)
== Undang-Undang Tanpa Sumber ==
3 naskah terbaru adalah Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang tidak memiliki sumber. Apakah ini bisa dipertahankan atau harus memasukkan naskah sumbernya?
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0206/O/1980]]
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0507/O/1989]]
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 030/U/1979]]
[[Pengguna:Cgjkldn|Cgjkldn]] ([[Pembicaraan Pengguna:Cgjkldn|bicara]]) 21 Juni 2026 01.42 (UTC)
:* 0507/O/1989: https://file.data.kemendikdasmen.go.id/sk/935183-579298-515214-113612456-1067390692.pdf
:[[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 21 Juni 2026 08.57 (UTC)
:menurut saya, sebaiknya disediakan sumbernya juga. [[Pengguna:Devi 4340|Devi 4340]] ([[Pembicaraan Pengguna:Devi 4340|bicara]]) 22 Juni 2026 04.42 (UTC)
:Sumber dari ketiga surat keputusan (SK) tersebut sudah saya cantumkan di bagian paling bawah halaman tersebut di dalam kode berupa <code><nowiki><!-- Sumber: ... --></nowiki></code> jika dibuka dalam mode penyuntingan (bagian "Lihat pula" atau dengan mengetuk "sunting halaman penuh"). Sebagian besar isi dari sumber tersebut menampilkan batang tubuhnya secara utuh, sedangkan untuk lampirannya masih ada yang halamannya hilang, terpotong, ataupun tidak utuh sehingga perlu dicari lagi dari sumber yang lain. [[Pengguna:Rafka Aditia|Rafka Aditia]] ([[Pembicaraan Pengguna:Rafka Aditia|bicara]]) 23 Juni 2026 04.40 (UTC)
::Terima kasih. Saya rasa perlu diberikan sumber dan coba diujibaca ulang (atau disalin tempel ke ruang nama Halaman:). Untuk bagian lampiran, bisa menggunakan sumber lain jika sudah ditemukan halaman yang utuh. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.34 (UTC)
== RFC about AI-generated content in Wikimedia Commons ==
<bdi lang="en" dir="ltr">Apologies for writing in English, please help translate this message to your language. You are invited to participate in a [[c:Commons:Requests for comment/Policy update for AI content|request for comment on Wikimedia Commons about a policy update for AI content]]. This may affect files that are uploaded to Wikimedia Commons for use on this project. Thank you. [[m:User:Codename Noreste|Codename Noreste]] ([[m:User talk:Codename Noreste|bicara]])</bdi> 23 Juni 2026 17.12 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Codename Noreste@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=Distribution_list/Global_message_delivery&oldid=30513860 -->
== Penerapan halaman kontak Legal dan Keamanan di bagian bawah wiki Anda ==
<section begin="Message"/>
'''Kontak Legal dan Keamanan'''
Halo, rekan-rekan kontributor! Wikimedia Foundation telah menyediakan [[wmf:Special:MyLanguage/Legal:Wikimedia Foundation Legal and Safety Contact Information|halaman kontak legal dan keamanan]] yang akan ditambahkan di bagian bawah wiki. Halaman tersebut sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Italia, Jerman, Spanyol, dan sebagainya. Untuk bahasa lainnya akan segera tersedia. Silakan kunjungi [[m:Special:MyLanguage/Wikimedia_Foundation_Legal_and_Safety_Contacts_FAQ|halaman proyek]] untuk informasi selengkapnya, serta kami harapkan kesediaannya untuk meninggalkan komentar di bawah ini atau di [[m:Special:MyLanguage/Talk:Wikimedia Foundation Legal and Safety Contacts FAQ|halaman pembicaraan]].
<section end="Message"/>
-- [[User:Sannita (WMF)|User:Sannita (WMF)]] ([[User talk:Sannita (WMF)|talk]]) 25 Juni 2026 13.31 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Sannita (WMF)@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=User:Sannita_(WMF)/Mass_sending_test&oldid=30731267 -->
== Usulan penghapusan ==
Saya melihat [[:Kategori:Usulan penghapusan]] baru ditambah hari ini oleh @[[Pengguna:Ulumarifah|Ulumarifah]] untuk beberapa indeks berikut:
* [[Indeks:Peraturan Menteri keuangan No. 82.pdf]]
* [[Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8 tahun 2026.pdf]]
* [[Indeks:PMK 83.pdf]]
* [[Indeks:PMK 84.pdf]]
* [[Indeks:PMK 85.pdf]]
* [[Indeks:PMK 86.pdf]]
* [[Indeks:PMK 87.pdf]]
* [[Indeks:PMK 88.pdf]]
* [[Indeks:PMK 89 2025.pdf]]
Melihat dari salah satu [[Pembicaraan Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8 tahun 2026.pdf|halaman pembicaraan]], alasan usulan tersebut adalah "''doubel indeks''". Saya ingin mengonfirmasi sebelum menghapus indeks-indeks tersebut. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.42 (UTC)
:Saya rasa kita perlu alur usulan penghapusan yang lebih baik. Mungkin menggunakan sistem seperti di idwiki, tetapi perlu ada beberapa penyesuaian, khususnya di halaman indeks dan sebagainya. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.43 (UTC)
::Sebenarnya sudah dicanangkan di [[Wikisumber:Kebijakan penghapusan]], tinggal konsensus untuk pelaksanaan saja. [[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 17 Juli 2026 02.28 (UTC)
:Halaman indeks tersebut dibuat oleh pengguna baru yang masih belajar. Sebelumnya terdapat kesalahan dalam penamaan indeks, alih-alih memilih untuk dialihkan, pengguna tersebut memilih membuat indeks baru, sehingga terdapat duplikasi indeks untuk file yang sama. Mohon bantuannya untuk penghapusan. Terima kasih. [[Pengguna:Ulumarifah|Ulumarifah]] ([[Pembicaraan Pengguna:Ulumarifah|bicara]]) 1 Juli 2026 10.48 (UTC)
::Baik, terima kasih banyak konfirmasinya! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.54 (UTC)
:Halo Bang Admin @[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] mau ikut usul penghapusan halaman indeks berkas [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf|ini]] karena duplikat dengan [[Indeks:Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang.pdf|berkas ini, yang lebih dulu terunggah dan sudah dilengkapi dengan butir wikidata.]] terima kasih. [[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 2 Juli 2026 06.22 (UTC)
::Halo, kak @[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]], saya lihat, justru [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf]] yang memiliki butir Wikidata, dan bukan [[Indeks:Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang.pdf]]. Mungkin boleh dipindah terlebih dahulu butir Wikidata-nya ke indeks yang lebih lama. Selain itu, saya rasa di Commons juga ada duplikat, ya? Mungkin bisa mengusulkan penghapusan juga di sana kalau dokumennya sama persis dan bedanya hanya judul berkas. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 2 Juli 2026 06.27 (UTC)
:::@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] saya sudah ubah di wikidata [[d:Q140305748|Q140305748]] saya gunakan halaman Indeksnya yang [[Indeks:Lima_Poeloe_Toedjoe_Dongeng_dari_Binatang.pdf]] untuk memudahkan saya gunakan pula, sementara saya gunakan tautan WSID di wikidata dengan halaman indeks.
:::Di halaman [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf]] butir wikidatanya juga sudah saya pindahkan dan saya tambahkan kategori usulan penghapusan.
:::Salam. [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 4 Juli 2026 15.48 (UTC)
::::Terima kasih banyak, bung @[[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]]! Indeks yang diusulkan sudah saya hapus. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 4 Juli 2026 16.02 (UTC)
:::::Halo, Bang @[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] mau [[Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2026|usul penghapusan lagi, berkas yang ini]], karena [[Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2026.pdf|duplikat dengan halaman indeks yang ini]]. terima kasih.
:::::[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 10 Juli 2026 16.30 (UTC)
::::::Selesai, kak! Maaf atas keterlambatan saya menanggapi. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 12 Juli 2026 15.07 (UTC)
::::Terima kasih banyak sudah dibantu! @[[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]]
::::[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 10 Juli 2026 16.28 (UTC)
2vuxwz482sdnwobizstfe349dmrw96j
304532
304529
2026-07-17T02:30:47Z
Mnam23
12152
/* Pengubahan istilah */ bagian baru
304532
wikitext
text/x-wiki
{{process header
|title=Warung kopi
|previous=[[Wikisource:Indeks/Komunitas|Halaman komunitas]]
|next=[[Wikisource:Warung kopi/Arsip|Arsip]]/[[Wikisource:Warung kopi/Pesan global|Pesan global]]
}}
{{introkopi}}
== Perlukah menyimpan RUU jika UU-nya sudah jadi? ==
Contoh: [[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008]] (masih teks mentah)
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Anti Pornografi (2003)]]
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Anti Pornografi dan Pornoaksi (2006)]]
* [[Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Pornografi (2008)]]
dan [https://id.wikisource.org/w/index.php?title=Istimewa:Pencarian&search=rancangan+undang-undang&go=Lanjut&ns0=1&ns100=1&ns102=1&ns104=1 rancangan-rancangan] yang lain. <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 25 Maret 2026 09.47 (UTC)
:Saya berpendapat untuk tetap mempertahankannya. Tambahan koleksi naskah juga di Wikisumber. [[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 26 Maret 2026 09.17 (UTC)
:Simpan saja. Boleh jadi perbandingan mana yang diubah andai ada. [[Pengguna:Hadithfajri|Hadithfajri]] ([[Pembicaraan Pengguna:Hadithfajri|bicara]]) 26 Maret 2026 10.48 (UTC)
:Saya rasa bisa disimpan, seperti yang disebutkan di atas. —[[Pengguna:NikolasKHF|NikolasKHF]] ([[Pembicaraan Pengguna:NikolasKHF|🗪]]) 31 Maret 2026 09.55 (UTC)
:Saya berberbeda pendapat dengan teman-teman sebelumnya, saya menilai RUU adalah sebuah naskah yang tidak/belum sah. Ibarat buku, RUU ini masih naskah buku yang tidak diterbitkan dan tidak ada penerbitnya. Sehingga lebih baik dihapus saja.
:Kecuali jika kita mengijinkan naskah buku juga disimpan di WSID. Dan menurut saya ini juga salah, karena naskah buku yang belum terbit sebaiknya disiman di Wikibuku. [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 2 April 2026 15.18 (UTC)
::Sependapat dengan Anda. <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 18 April 2026 14.28 (UTC)
:Melanjutkan diskusi ini. Setelah melihat beberapa pendapat, bagaimana jika halamannya dibiarkan, tetapi berisi semacam pengalihan menuju UU yang sudah jadi? Jika UU nya belum ada, maka RUU nya tetap dapat dimasukkan ke Wikisumber sebagai sejarah atau sebagai referensi. Tetapi jika dirasa terlalu banyak pekerjaan yang perlu dibuat (mengingat penyunting di WSID juga tidak sebanyak itu), maka kita bisa membuat konsensus untuk tidak menerima RUU sama sekali dan menunggu UU-nya selesai dan disahkan. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 10 Mei 2026 08.21 (UTC)
::Saya setuju untuk membuat konsensus. [[Pengguna:Cgjkldn|Cgjkldn]] ([[Pembicaraan Pengguna:Cgjkldn|bicara]]) 21 Juni 2026 07.30 (UTC)
::sepertinya memang perlu diadakan konsensus untuk hal ini. [[Pengguna:Devi 4340|Devi 4340]] ([[Pembicaraan Pengguna:Devi 4340|bicara]]) 22 Juni 2026 05.13 (UTC)
::{{Vote}} sebaiknya dibuatkan konsensus [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 4 Juli 2026 15.51 (UTC)
== Pemungutan suara dalam pemilihan U4C 2026 kini telah dibuka ==
<section begin="announcement-content" />
Para pemilih yang memenuhi syarat diundang untuk berpartisipasi dalam pemilihan [[m:Special:MyLanguage/Universal_Code_of_Conduct/Coordinating_Committee|Komite Koordinasi Kode Etik Universal]] (U4C) tahun 2026. Informasi lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kelayakan pemilih, tata cara pemungutan suara, informasi kandidat, dan pranala menuju halaman pemungutan suara, tersedia di Meta pada [[m:Special:MyLanguage/Universal_Code_of_Conduct/Coordinating_Committee/Election/2026|halaman informasi Pemilihan 2026]]. Pemungutan suara akan ditutup pada 2 Juni 2026 [https://zonestamp.toolforge.org/1780358400 pukul 00.00 UTC].
Silakan memberikan suara apabila akun Anda memenuhi syarat. Hasil pemilihan akan diumumkan paling lambat pada 14 Juni 2026. — Bekerja sama dengan U4C,<section end="announcement-content" />
[[m:User:Keegan (WMF)|Keegan (WMF)]] ([[m:User talk:Keegan (WMF)|talk]]) 27 Mei 2026 17.15 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Keegan (WMF)@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=Distribution_list/Global_message_delivery&oldid=30513860 -->
== Milestone ==
Pencapaian terbaru:
* 10.000 halaman konten
* 100.000 jumlah halaman (akan)
* 300.000 total suntingan (1 Juli)
<small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 5 Juni 2026 18.02 (UTC)
:Wow!
:Cara tahunya bagaimana, Mas? Apakah hanya pengurus yang bisa mengecek itu? @[[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]
:[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 22 Juni 2026 07.23 (UTC)
::[[Istimewa:Statistik]] <small><br />[[Pembicaraan Pengguna:Bennylin|✒]] [[Pengguna:Bennylin|Bennylin]]</small> 22 Juni 2026 17.56 (UTC)
== Undang-Undang Tanpa Sumber ==
3 naskah terbaru adalah Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang tidak memiliki sumber. Apakah ini bisa dipertahankan atau harus memasukkan naskah sumbernya?
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0206/O/1980]]
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0507/O/1989]]
* [[Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 030/U/1979]]
[[Pengguna:Cgjkldn|Cgjkldn]] ([[Pembicaraan Pengguna:Cgjkldn|bicara]]) 21 Juni 2026 01.42 (UTC)
:* 0507/O/1989: https://file.data.kemendikdasmen.go.id/sk/935183-579298-515214-113612456-1067390692.pdf
:[[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 21 Juni 2026 08.57 (UTC)
:menurut saya, sebaiknya disediakan sumbernya juga. [[Pengguna:Devi 4340|Devi 4340]] ([[Pembicaraan Pengguna:Devi 4340|bicara]]) 22 Juni 2026 04.42 (UTC)
:Sumber dari ketiga surat keputusan (SK) tersebut sudah saya cantumkan di bagian paling bawah halaman tersebut di dalam kode berupa <code><nowiki><!-- Sumber: ... --></nowiki></code> jika dibuka dalam mode penyuntingan (bagian "Lihat pula" atau dengan mengetuk "sunting halaman penuh"). Sebagian besar isi dari sumber tersebut menampilkan batang tubuhnya secara utuh, sedangkan untuk lampirannya masih ada yang halamannya hilang, terpotong, ataupun tidak utuh sehingga perlu dicari lagi dari sumber yang lain. [[Pengguna:Rafka Aditia|Rafka Aditia]] ([[Pembicaraan Pengguna:Rafka Aditia|bicara]]) 23 Juni 2026 04.40 (UTC)
::Terima kasih. Saya rasa perlu diberikan sumber dan coba diujibaca ulang (atau disalin tempel ke ruang nama Halaman:). Untuk bagian lampiran, bisa menggunakan sumber lain jika sudah ditemukan halaman yang utuh. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.34 (UTC)
== RFC about AI-generated content in Wikimedia Commons ==
<bdi lang="en" dir="ltr">Apologies for writing in English, please help translate this message to your language. You are invited to participate in a [[c:Commons:Requests for comment/Policy update for AI content|request for comment on Wikimedia Commons about a policy update for AI content]]. This may affect files that are uploaded to Wikimedia Commons for use on this project. Thank you. [[m:User:Codename Noreste|Codename Noreste]] ([[m:User talk:Codename Noreste|bicara]])</bdi> 23 Juni 2026 17.12 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Codename Noreste@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=Distribution_list/Global_message_delivery&oldid=30513860 -->
== Penerapan halaman kontak Legal dan Keamanan di bagian bawah wiki Anda ==
<section begin="Message"/>
'''Kontak Legal dan Keamanan'''
Halo, rekan-rekan kontributor! Wikimedia Foundation telah menyediakan [[wmf:Special:MyLanguage/Legal:Wikimedia Foundation Legal and Safety Contact Information|halaman kontak legal dan keamanan]] yang akan ditambahkan di bagian bawah wiki. Halaman tersebut sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Italia, Jerman, Spanyol, dan sebagainya. Untuk bahasa lainnya akan segera tersedia. Silakan kunjungi [[m:Special:MyLanguage/Wikimedia_Foundation_Legal_and_Safety_Contacts_FAQ|halaman proyek]] untuk informasi selengkapnya, serta kami harapkan kesediaannya untuk meninggalkan komentar di bawah ini atau di [[m:Special:MyLanguage/Talk:Wikimedia Foundation Legal and Safety Contacts FAQ|halaman pembicaraan]].
<section end="Message"/>
-- [[User:Sannita (WMF)|User:Sannita (WMF)]] ([[User talk:Sannita (WMF)|talk]]) 25 Juni 2026 13.31 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Sannita (WMF)@metawiki dengan menggunakan daftar di https://meta.wikimedia.org/w/index.php?title=User:Sannita_(WMF)/Mass_sending_test&oldid=30731267 -->
== Usulan penghapusan ==
Saya melihat [[:Kategori:Usulan penghapusan]] baru ditambah hari ini oleh @[[Pengguna:Ulumarifah|Ulumarifah]] untuk beberapa indeks berikut:
* [[Indeks:Peraturan Menteri keuangan No. 82.pdf]]
* [[Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8 tahun 2026.pdf]]
* [[Indeks:PMK 83.pdf]]
* [[Indeks:PMK 84.pdf]]
* [[Indeks:PMK 85.pdf]]
* [[Indeks:PMK 86.pdf]]
* [[Indeks:PMK 87.pdf]]
* [[Indeks:PMK 88.pdf]]
* [[Indeks:PMK 89 2025.pdf]]
Melihat dari salah satu [[Pembicaraan Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8 tahun 2026.pdf|halaman pembicaraan]], alasan usulan tersebut adalah "''doubel indeks''". Saya ingin mengonfirmasi sebelum menghapus indeks-indeks tersebut. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.42 (UTC)
:Saya rasa kita perlu alur usulan penghapusan yang lebih baik. Mungkin menggunakan sistem seperti di idwiki, tetapi perlu ada beberapa penyesuaian, khususnya di halaman indeks dan sebagainya. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.43 (UTC)
::Sebenarnya sudah dicanangkan di [[Wikisumber:Kebijakan penghapusan]], tinggal konsensus untuk pelaksanaan saja. [[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 17 Juli 2026 02.28 (UTC)
:Halaman indeks tersebut dibuat oleh pengguna baru yang masih belajar. Sebelumnya terdapat kesalahan dalam penamaan indeks, alih-alih memilih untuk dialihkan, pengguna tersebut memilih membuat indeks baru, sehingga terdapat duplikasi indeks untuk file yang sama. Mohon bantuannya untuk penghapusan. Terima kasih. [[Pengguna:Ulumarifah|Ulumarifah]] ([[Pembicaraan Pengguna:Ulumarifah|bicara]]) 1 Juli 2026 10.48 (UTC)
::Baik, terima kasih banyak konfirmasinya! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 1 Juli 2026 10.54 (UTC)
:Halo Bang Admin @[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] mau ikut usul penghapusan halaman indeks berkas [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf|ini]] karena duplikat dengan [[Indeks:Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang.pdf|berkas ini, yang lebih dulu terunggah dan sudah dilengkapi dengan butir wikidata.]] terima kasih. [[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 2 Juli 2026 06.22 (UTC)
::Halo, kak @[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]], saya lihat, justru [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf]] yang memiliki butir Wikidata, dan bukan [[Indeks:Lima Poeloe Toedjoe Dongeng dari Binatang.pdf]]. Mungkin boleh dipindah terlebih dahulu butir Wikidata-nya ke indeks yang lebih lama. Selain itu, saya rasa di Commons juga ada duplikat, ya? Mungkin bisa mengusulkan penghapusan juga di sana kalau dokumennya sama persis dan bedanya hanya judul berkas. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 2 Juli 2026 06.27 (UTC)
:::@[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] saya sudah ubah di wikidata [[d:Q140305748|Q140305748]] saya gunakan halaman Indeksnya yang [[Indeks:Lima_Poeloe_Toedjoe_Dongeng_dari_Binatang.pdf]] untuk memudahkan saya gunakan pula, sementara saya gunakan tautan WSID di wikidata dengan halaman indeks.
:::Di halaman [[Indeks:Lima poeloe toedjoe dongeng dari binatang.pdf]] butir wikidatanya juga sudah saya pindahkan dan saya tambahkan kategori usulan penghapusan.
:::Salam. [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 4 Juli 2026 15.48 (UTC)
::::Terima kasih banyak, bung @[[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]]! Indeks yang diusulkan sudah saya hapus. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 4 Juli 2026 16.02 (UTC)
:::::Halo, Bang @[[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] mau [[Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2026|usul penghapusan lagi, berkas yang ini]], karena [[Indeks:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2026.pdf|duplikat dengan halaman indeks yang ini]]. terima kasih.
:::::[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 10 Juli 2026 16.30 (UTC)
::::::Selesai, kak! Maaf atas keterlambatan saya menanggapi. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 12 Juli 2026 15.07 (UTC)
::::Terima kasih banyak sudah dibantu! @[[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]]
::::[[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 10 Juli 2026 16.28 (UTC)
== Pengubahan istilah ==
Pada templat {{tl|indeks utama}}, istilah yang tertera saat ini adalah "Jurnal". Di Wikisource Inggris, istilah "Terbitan berkala" digunakan dan rasanya tepat penggunaannya di sini juga. Alasannya adalah isinya tidak hanya jurnal, tetapi juga majalah; kecuali memang memisahnya dari indeks atau kategorisasi itu sendiri. [[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 17 Juli 2026 02.30 (UTC)
47k8apg3030vuqd5ahycvz98magwbk6
Halaman:Mustikarasa.pdf/293
104
50783
304577
303920
2026-07-17T07:45:46Z
Endahimawati
27155
304577
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Copyofamedicine" /></noinclude><section begin="sajurbeningterong" />{{c|<big>'''SAJUR BENING TERONG'''</big>}}
{{c|(Banjumas)}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}terong besar||{{Gap}}2 bdj.||{{Gap}}djagung muda||{{gap}}6 bdj.
|-
|{{gap}}bajam||{{gap}}1 ikt.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{Gap}}3 bh.||{{gap}}gula merah||{{Gap}}1 sdm.
|-
|{{Gap}}lada putih||{{gap}}½ sdt.||{{Gap}}garam||{{Gap}}1 sdm.
|-
|{{Gap}}pala||{{gap}}1 iris|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Terong dikupas, di-potong² agak besar.
# Bawang merah diiris, digoreng.
# Bajam, djagung di-potong².
# Bumbu² dihaluskan ketjuali gula merah.
# Djagung direbus dengan air 5 gelas, setelah mendidih dimasukkan terong.
# Djika telah masak, dimasukkan bumbu², gula djawa, bajam.
# Kalau mau diangkat dimasukkan bawang goreng, di-aduk² sebentar.
<section end="sajurbeningterong" />
<section end="sajurbeningterong" />
<br>
<section begin="sajurbetik" />{{c|<big>'''SAJUR BETIK'''</big>}}
{{c|(Rembang)}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}pepaja muda||{{gap}}1 bh.||{{gap}}kelapa||{{Gap}}¼ btr.
|-
|{{Gap}}keluwak||{{gap}}2 btr.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{Gap}}bawang merah||{{Gap}}2 bh.||{{Gap}}salam||{{Gap}}1 lbr.
|-
|{{Gap}}bawang putih||{{Gap}}2 siung||{{Gap}}kentjur||{{gap}}½ rdj.
|-
|{{gap}}ketumbar||{{gap}}½ sdt.||{{Gap}}gula merah||{{Gap}}1 sdt.
|-
|{{gap}}lombok merah||{{Gap}}5 bh.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Pepaja dikupas, dibuang bidjinja, di-potong², direbus.
# Kelapa diparut, dibuat santan 2 gelas.
<section end="sajurbetik" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}'''285'''}}</noinclude>
pot80dr9flvce4zgzgdoioq6qgsorlz
304622
304577
2026-07-17T08:22:00Z
Endahimawati
27155
304622
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Copyofamedicine" /></noinclude><section begin="sajurbeningterong" />{{c|<big>'''SAJUR BENING TERONG'''</big>}}
{{c|(Banjumas)}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}terong besar||{{Gap}}2 bdj.||{{Gap}}djagung muda||{{gap}}6 bdj.
|-
|{{gap}}bajam||{{gap}}1 ikt.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{Gap}}3 bh.||{{gap}}gula merah||{{Gap}}1 sdm.
|-
|{{Gap}}lada putih||{{gap}}½ sdt.||{{Gap}}garam||{{Gap}}1 sdm.
|-
|{{Gap}}pala||{{gap}}1 iris|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Terong dikupas, di-potong² agak besar.
# Bawang merah diiris, digoreng.
# Bajam, djagung di-potong².
# Bumbu² dihaluskan ketjuali gula merah.
# Djagung direbus dengan air 5 gelas, setelah mendidih dimasukkan terong.
# Djika telah masak, dimasukkan bumbu², gula djawa, bajam.
# Kalau mau diangkat dimasukkan bawang goreng, di-aduk² sebentar.
<section end="sajurbeningterong" />
<section end="sajurbeningterong" />
<br>
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=293 fromsection="sajurbetik" to=294 tosection="sajurbetik" />
<section begin="sajurbetik" />{{c|<big>'''SAJUR BETIK'''</big>}}
{{c|(Rembang)}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}pepaja muda||{{gap}}1 bh.||{{gap}}kelapa||{{Gap}}¼ btr.
|-
|{{Gap}}keluwak||{{gap}}2 btr.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{Gap}}bawang merah||{{Gap}}2 bh.||{{Gap}}salam||{{Gap}}1 lbr.
|-
|{{Gap}}bawang putih||{{Gap}}2 siung||{{Gap}}kentjur||{{gap}}½ rdj.
|-
|{{gap}}ketumbar||{{gap}}½ sdt.||{{Gap}}gula merah||{{Gap}}1 sdt.
|-
|{{gap}}lombok merah||{{Gap}}5 bh.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Pepaja dikupas, dibuang bidjinja, di-potong², direbus.
# Kelapa diparut, dibuat santan 2 gelas.
<section end="sajurbetik" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}'''285'''}}</noinclude>
5a4ykun2qjyqy1ib6yl1mj3q0hh95sd
304626
304622
2026-07-17T08:23:40Z
Endahimawati
27155
304626
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Copyofamedicine" /></noinclude><section begin="sajurbeningterong" />{{c|<big>'''SAJUR BENING TERONG'''</big>}}
{{c|(Banjumas)}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}terong besar||{{Gap}}2 bdj.||{{Gap}}djagung muda||{{gap}}6 bdj.
|-
|{{gap}}bajam||{{gap}}1 ikt.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{Gap}}3 bh.||{{gap}}gula merah||{{Gap}}1 sdm.
|-
|{{Gap}}lada putih||{{gap}}½ sdt.||{{Gap}}garam||{{Gap}}1 sdm.
|-
|{{Gap}}pala||{{gap}}1 iris|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Terong dikupas, di-potong² agak besar.
# Bawang merah diiris, digoreng.
# Bajam, djagung di-potong².
# Bumbu² dihaluskan ketjuali gula merah.
# Djagung direbus dengan air 5 gelas, setelah mendidih dimasukkan terong.
# Djika telah masak, dimasukkan bumbu², gula djawa, bajam.
# Kalau mau diangkat dimasukkan bawang goreng, di-aduk² sebentar.
<section end="sajurbeningterong" />
<section end="sajurbeningterong" />
<br>
<section begin="sajurbetik" />{{c|<big>'''SAJUR BETIK'''</big>}}
{{c|(Rembang)}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}pepaja muda||{{gap}}1 bh.||{{gap}}kelapa||{{Gap}}¼ btr.
|-
|{{Gap}}keluwak||{{gap}}2 btr.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{Gap}}bawang merah||{{Gap}}2 bh.||{{Gap}}salam||{{Gap}}1 lbr.
|-
|{{Gap}}bawang putih||{{Gap}}2 siung||{{Gap}}kentjur||{{gap}}½ rdj.
|-
|{{gap}}ketumbar||{{gap}}½ sdt.||{{Gap}}gula merah||{{Gap}}1 sdt.
|-
|{{gap}}lombok merah||{{Gap}}5 bh.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Pepaja dikupas, dibuang bidjinja, di-potong², direbus.
# Kelapa diparut, dibuat santan 2 gelas.
<section end="sajurbetik" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}'''285'''}}</noinclude>
ojmgl4lj75c6t4ar7p559eb0ugg95qf
Halaman:Mustikarasa.pdf/294
104
50784
304623
303921
2026-07-17T08:22:07Z
Endahimawati
27155
304623
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Copyofamedicine" /></noinclude><ol start="3">
<li> Keluwak dibelah, diambil isinja, direndam air hangat, dihaluskan.
<li> Bumbu² dihaluskan.
<li> Bumbu² dan keluwak dimasukkan kedalam air perebus pepaja, santan dimasukkan, setelah masak diangkat.</ol>
<section end="sajurbetik" />
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=293 fromsection="sajurbetik" to=294 tosection="sajurbetik" />
<br>
<section begin="sajurbobor" />{{c|<big>'''SAJUR BOBOR'''</big>}}
{{c|(Purwokerto)}}
''Bahan²:''
{|
|{{gap}}lembajung muda||{{gap}}2 bks.||{{Gap}}kelapa||{{gap}}¼ btr.
|-
|{{gap}}tempe bosok||{{gap}}1 ikt.|| ||
|}
''Bumbu²:''
{|
|{{Gap}}bawang merah||{{gap}}4 bh.||{{gap}}salam||{{gap}}2 lbr.
|-
|{{Gap}}kentjur||{{gap}}½ rdj.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdt.
|}
''Tjara membuatnja :''
# Daun lembajung ditjutji, di-potong².
# Bumbu² dihaluskan, direbus dalam air 1 gelas.
# Sajuran dimasukkan.
# Kelapa diparut, dibuat santan 2 gelas, dituangkan, kemudian didjerangkan sampai mendidih.
''Keterangan :''
{|
|{{gap}}Lembajung sama dengan katjang pandjang.
|}
<section end="sajurbobor" />
<br>
<section end="sajurbobor" />
<section begin="sajurboborbajam" />{{c|<big>'''SAJUR BOBOR BAJAM'''</big>}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}bajam||{{Gap}}1 kg.||{{gap}}kelapa||{{gap}}½ btr.
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}4 bh.||{{gap}}bawang putih||{{gap}}1 siung.
|-
|{{gap}}kentjur||{{Gap}}¼ rdj.||{{Gap}}ketumbar||{{gap}}1 sdt.
|-
|{{gap}}laos||{{gap}}1 iris||{{gap}}daun salam||{{gap}}2 hl.
|-
|{{gap}}gula pasir||{{Gap}}1 sdm.||{{Gap}}garam||{{Gap}}1 sdm.
|}
<section end="sajurboborbajam" /><noinclude>{{rh|'''286'''{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
mz5xbb3afqdascyol1rlss1irk43wqg
304625
304623
2026-07-17T08:23:34Z
Endahimawati
27155
304625
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Copyofamedicine" /></noinclude><ol start="3">
<li> Keluwak dibelah, diambil isinja, direndam air hangat, dihaluskan.
<li> Bumbu² dihaluskan.
<li> Bumbu² dan keluwak dimasukkan kedalam air perebus pepaja, santan dimasukkan, setelah masak diangkat.</ol>
<section end="sajurbetik" />
<br>
<section begin="sajurbobor" />{{c|<big>'''SAJUR BOBOR'''</big>}}
{{c|(Purwokerto)}}
''Bahan²:''
{|
|{{gap}}lembajung muda||{{gap}}2 bks.||{{Gap}}kelapa||{{gap}}¼ btr.
|-
|{{gap}}tempe bosok||{{gap}}1 ikt.|| ||
|}
''Bumbu²:''
{|
|{{Gap}}bawang merah||{{gap}}4 bh.||{{gap}}salam||{{gap}}2 lbr.
|-
|{{Gap}}kentjur||{{gap}}½ rdj.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdt.
|}
''Tjara membuatnja :''
# Daun lembajung ditjutji, di-potong².
# Bumbu² dihaluskan, direbus dalam air 1 gelas.
# Sajuran dimasukkan.
# Kelapa diparut, dibuat santan 2 gelas, dituangkan, kemudian didjerangkan sampai mendidih.
''Keterangan :''
{|
|{{gap}}Lembajung sama dengan katjang pandjang.
|}
<section end="sajurbobor" />
<br>
<section end="sajurbobor" />
<section begin="sajurboborbajam" />{{c|<big>'''SAJUR BOBOR BAJAM'''</big>}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}bajam||{{Gap}}1 kg.||{{gap}}kelapa||{{gap}}½ btr.
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}4 bh.||{{gap}}bawang putih||{{gap}}1 siung.
|-
|{{gap}}kentjur||{{Gap}}¼ rdj.||{{Gap}}ketumbar||{{gap}}1 sdt.
|-
|{{gap}}laos||{{gap}}1 iris||{{gap}}daun salam||{{gap}}2 hl.
|-
|{{gap}}gula pasir||{{Gap}}1 sdm.||{{Gap}}garam||{{Gap}}1 sdm.
|}
<section end="sajurboborbajam" /><noinclude>{{rh|'''286'''{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
f8ixesvoznvr86nycpoqpuggplfjdyw
Halaman:Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf/1
104
51684
304545
147615
2026-07-17T04:45:57Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
304545
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>{{center|'''TEMAN JANG DJADI KONTRA-REVOLUSIONER'''}}
{{center|'''TERPAKSA KITA TINGGALKAN'''}}
{{center|'''DEPARTEMEN PENERANGAN R.I'''}}<noinclude></noinclude>
60n5o3azqgm3kt5dvythwi104bmldmf
Halaman:Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf/3
104
51685
304548
259215
2026-07-17T04:53:09Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
304548
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>{{Block right|{{Center|{{u|'''PENERBITAN CHUSUS'''}}}}{{center|'''357'''}}}}
{{dhr|3}}
{{center|'''TEMAN JANG DJADI KONTRA-REVOLUSIONER'''<br>'''TERPAKSA KITA TINGGALKAN'''}}
{{dhr|7}}
{{center|Sambutan Wakil P.M. I/Menlu Dr Subandrio<br>pada resepsi ulang tahun „Duta Masjarakat”<br>tanggal 5 Djanuari 1965 di Djakarta}}
{{dhr|7}}
{{center|'''DEPARTEMEN PENERANGAN R.I.}}<noinclude></noinclude>
283qeyravjuopsqm2egsjtswiocdohi
Halaman:Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf/7
104
51686
304543
150988
2026-07-17T04:42:48Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
304543
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>{{center|'''TEMAN JANG DJADI KONTRA-REVOLUSIONER'''<br>'''TERPAKSA KITA TINGGALKAN'''}}
{{block right|{{smaller|''Sambutan Wakil P.M. I/Menlu Dr Subandrio pada resepsi''<br>''ulang tahun „Duta Masjarakat” tanggal 5 Djanuari 1965 di''<br>''Djakarta.''}}}}
Dengan sengadja memang saja memerlukan untuk datang
'pada malam pertemuan ini, malam resepsi ulang tahun dari
»Duta Masjarakat”, oleh karena saja anggap pertemuan ini
sangat penting. Sangat penting tidak hanja bagi ,,Duta Masjarakat” jang mungkin dengan susah pajah, mungkin dengan
sedih dan mungkin dengan perdjuangan penuh pengalaman
pahit-getir, mungkin djuga dengan riang gembira, sudah melampaui usia sebelas tahun. Tetapi saja anggap lebih dari itu,
ulang tahun kesebelas ,,Duta Masjarakat” perlu diperingati,
perlu direnungkan, djustru oleh karena kita memasuki tahun
1965 jang saja anggap tahun jang sangat gawat dalam revolusi
kita. Tadi dikemukakan oleh Pak Achmadi bahwa memang
tahun 1965 merupakan tahun jang disebut dalam bahasa Inggeris "to be or not to be”, tapi saja tidak ingin menterdjemahkan seolah-olah ,,ada atau tidak ada”. Republik Indonesia tetap
ada, Revolusi Indonesia tetap ada, hanja kita memasuki tahun
jang agak gawat. Bagi kita semuanja pertumbuhan ,,Duta
Masjarakat” bukan hanja suatu kepentingan bagi keluarga
»Duta Masjarakat”, bukan hanja kepentingan partai N.U., pertumbuhan ,,Duta Masjarakat” merupakan djuga kepentingan
dari Republik Indonesia, dari rakjat Indonesia, dari Revolusi
Indonesia. Bahkan, dan saja minta hal ini ditjatat oleh Direksi,
pertumbuhan ,,Duta Masjarakat” akan menjangkut prestige
bangsa Indonesia, prestige dari Revolusi Indonesia, prestige
dari ummat Islam Indonesia, tidak sadja didalam negeri tetapi
djuga diluar negeri. Malahan bagi Indonesia jang mempunjai
penduduk ummat Islam lebih dari 90 djuta, saja kira memang
»Duta Masjarakat” harus didirikan di Indonesia ini.<noinclude>{{rh|||5}}</noinclude>
5l4774libpv6tsxd5by7fh81fdzr35r
304546
304543
2026-07-17T04:48:23Z
Ammachemist
27288
304546
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>{{center|'''TEMAN JANG DJADI KONTRA-REVOLUSIONER'''<br>'''TERPAKSA KITA TINGGALKAN'''}}
{{block right|{{smaller|''Sambutan Wakil P.M. I/Menlu Dr Subandrio pada resepsi''<br>''ulang tahun „Duta Masjarakat” tanggal 5 Djanuari 1965 di''<br>''Djakarta.''}}}}
Dengan sengadja memang saja memerlukan untuk datang 'pada malam pertemuan ini, malam resepsi ulang tahun dari
»Duta Masjarakat”, oleh karena saja anggap pertemuan ini sangat penting. Sangat penting tidak hanja bagi ,,Duta Masjarakat” jang mungkin dengan susah pajah, mungkin dengan sedih dan mungkin dengan perdjuangan penuh pengalaman
pahit-getir, mungkin djuga dengan riang gembira, sudah melampaui usia sebelas tahun. Tetapi saja anggap lebih dari itu,
ulang tahun kesebelas ,,Duta Masjarakat” perlu diperingati, perlu direnungkan, djustru oleh karena kita memasuki tahun
1965 jang saja anggap tahun jang sangat gawat dalam revolusi kita. Tadi dikemukakan oleh Pak Achmadi bahwa memang
tahun 1965 merupakan tahun jang disebut dalam bahasa Inggeris "to be or not to be”, tapi saja tidak ingin menterdjemahkan seolah-olah ,,ada atau tidak ada”. Republik Indonesia tetap ada, Revolusi Indonesia tetap ada, hanja kita memasuki tahun jang agak gawat. Bagi kita semuanja pertumbuhan „Duta Masjarakat” bukan hanja suatu kepentingan bagi keluarga „Duta Masjarakat”, bukan hanja kepentingan partai N.U., pertumbuhan „Duta Masjarakat” merupakan djuga kepentingan dari Republik Indonesia, dari rakjat Indonesia, dari Revolusi Indonesia. Bahkan, dan saja minta hal ini ditjatat oleh Direksi, pertumbuhan ,,Duta Masjarakat” akan menjangkut prestige
bangsa Indonesia, prestige dari Revolusi Indonesia, prestige dari ummat Islam Indonesia, tidak sadja didalam negeri tetapi djuga diluar negeri. Malahan bagi Indonesia jang mempunjai penduduk ummat Islam lebih dari 90 djuta, saja kira memang „Duta Masjarakat” harus didirikan di Indonesia ini<noinclude>{{rh|||5}}</noinclude>
layhqjuek9i68aybuwxomvxwrlzm0tt
Halaman:Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf/8
104
51687
304547
147618
2026-07-17T04:52:41Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
304547
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude> Kalau kita berfikir dalam alam liberal sungguh tidak usah ada satu suratkabarpun jang menjuarakan partai atau menjuarakan golongan Islam. Dialam liberal suratkabar disuarakan oleh orang jang berkuasa, jang mempunjai uang, jang mempunjai vested interest. Dalam alam Demokrasi Terpimpin saja kira sudah seharusnja ada suratkabar-suratkabar, meskipun tidak setjara eksklusif, jang merupakan refleksi dari
ummat Islam Indonesia. Ummat Islam Indonesia tidak hanja "merupakan alat revolusi, tetapi kita mengharapkan lebih dari itu, bahkan Revolusi Indonesia mengharapkan Islam sebanjak mungkin memberikan sumbangan dalam konsepsi-konsepsi Revolusi Indonesia.
Agama Islam jang merupakan agama progressif dan revolusioner sepatutnja ditunggu-tunggu, tidak hanja oleh Revolusi
Indonesia, ja bahkan ditunggu-tunggu oleh Revolusi Ummat Manusia, akan konsepsi-konsepsinja, konsepsi-konsepsi Islam
jang murni. Saudara mengetahui, Pak Menteri Agama mengetahui, bahwa konsepsi Islam jang murni adalah progressif
revolusioner.
Lahirnja Islam sendiri merupakan suatu revolusi, tidak hanja dalam hubungan manusia dengan Tuhan Jang Maha Esa, Tuhan Jang Maha Besar, Tuhan Jang Maha Sutji, akan tetapi djuga merupakan suatu revolusi dalam hubungan antara manusia dengan manusia, antara golongan dengan golongan, antara bangsa dengan bangsa. Dan Islam memang mulai bertumbuh oleh karena Islam mendjadi militant, memegang teguh pada adjaran jang murni, adjaran jang orisinil. Tetapi sesudahnja itu Islam djatuh. Oleh karena apa ? Islam tidak mementingkan dan tidak hanja memperdjuangkan agamanja, tetapi ummat
Islam djuga menentang kolonialisme dan imperialisme. Kolonialisme dan imperialisme seperti jang kita hadapi dalam masa Belanda dulu memakai Islam untuk menekan djiwa kita, mungkin untuk memperbesar, untuk mempererat hubungan antara manusia dengan Tuhan Jang Maha Sutji, Jang Maha Besar, tetapi kita tahu djuga untuk memperlemah kedudukan manusia didunia ini. Dengan demikian martabat Islam kian menurun,<noinclude>{{rh|6||}}</noinclude>
c8ntk8hh54izci3xqzjkpxqk1ten00c
Halaman:Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf/9
104
51688
304555
147981
2026-07-17T05:07:52Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
304555
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>sehingga bukan Islam jang murni lagi Islam jang kita peluk. Djika demikian halnja kita jang bersalah, bukan agama. Kita ummat Islam jang bersalah bukan agama. Bukankah kita mengenal Van der Plas, bukankah kita mengenal Snouck Hur-
gronnje jang memakai agama Islam ini untuk memperkuat kolonialisme di Indonesia.
Maka dari itu, dilihat dari sudut ini „Duta Masjarakat” patut kita sokong sepenuhnja, tidak hanja oleh keluarga atau
warga ,,Duta Masjarakat”, tidak hanja oleh N,U., akan tetapi oleh seluruh rakjat Indonesia termasuk pemerintah.
'''Norma Suratkabar'''
Memang saja sendiri sekarang melihat keadaan persurat-kabaran baik di Djakarta maupun dikota-kota lain dan menanjakan pada diri saja sendiri, atas dasar norma-norma apa suratkabar-suratkabar ini keluar ? Atas dasar norma apa ? Kadang-kadang saja pikir, Pak Achmadi, normanja agak anarchistis. Mungkin dizaman liberal suratkabar boleh keluar semaunja, atas dasar lisensi, atas dasar uang, akan tetapi dalam alam Demokrasi Terpimpin tiap suratkabar mesti mewakili all funds and forces jang dapat mempertanggung-djawabkan diri. Saja andjurkan dan minta supaja Bapak Menteri Penerangan menindjau kembali norma-norma penerbitan suratkabar-
suratkabar bersama-sama dengan Kotrar.
Ini penting, djika tidak, kita tidak bisa menertibkan partai sebagai alat revolusi, djika kita tidak djuga menertibkan persuratkabaran sebagai alat revolusi.
Saudara-saudara, hal inilah saja minta diperhatikan. Apapun nanti norma-riorma jang ditentukan oleh Menteri Penerangan bersama-sama dengan Kotrar, „Duta Masjarakat” pasti mempunjai tempat jang penting dalam persuratkabaran, oleh karena, seperti jang saja katakan tadi, sjarat mutlak bagi Revolusi Indonesia, sjarat mutlak bagi ummat Islam Indonesia,
ialah pemelukan agama Islam jang di Indonesia ini tidak hanja merupakan alat Revolusi Indonesia, tetapi adalah merupakan kewadjiban kita. Kewadjiban suatu bangsa kurang lebih 100<noinclude>{{rh|||7}}</noinclude>
4b0xghs57pbpw6uwt1g2f5lwmvnumrc
304556
304555
2026-07-17T05:08:38Z
Ammachemist
27288
304556
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>sehingga bukan Islam jang murni lagi Islam jang kita peluk. Djika demikian halnja kita jang bersalah, bukan agama. Kita ummat Islam jang bersalah bukan agama. Bukankah kita mengenal Van der Plas, bukankah kita mengenal Snouck Hurgronnje jang memakai agama Islam ini untuk memperkuat kolonialisme di Indonesia.
Maka dari itu, dilihat dari sudut ini „Duta Masjarakat” patut kita sokong sepenuhnja, tidak hanja oleh keluarga atau warga ,,Duta Masjarakat”, tidak hanja oleh N,U., akan tetapi oleh seluruh rakjat Indonesia termasuk pemerintah.
'''Norma Suratkabar'''
Memang saja sendiri sekarang melihat keadaan persurat-kabaran baik di Djakarta maupun dikota-kota lain dan menanjakan pada diri saja sendiri, atas dasar norma-norma apa suratkabar-suratkabar ini keluar ? Atas dasar norma apa ? Kadang-kadang saja pikir, Pak Achmadi, normanja agak anarchistis. Mungkin dizaman liberal suratkabar boleh keluar semaunja, atas dasar lisensi, atas dasar uang, akan tetapi dalam alam Demokrasi Terpimpin tiap suratkabar mesti mewakili all funds and forces jang dapat mempertanggung-djawabkan diri. Saja andjurkan dan minta supaja Bapak Menteri Penerangan menindjau kembali norma-norma penerbitan suratkabar-
suratkabar bersama-sama dengan Kotrar.
Ini penting, djika tidak, kita tidak bisa menertibkan partai sebagai alat revolusi, djika kita tidak djuga menertibkan persuratkabaran sebagai alat revolusi.
Saudara-saudara, hal inilah saja minta diperhatikan. Apapun nanti norma-riorma jang ditentukan oleh Menteri Penerangan bersama-sama dengan Kotrar, „Duta Masjarakat” pasti mempunjai tempat jang penting dalam persuratkabaran, oleh karena, seperti jang saja katakan tadi, sjarat mutlak bagi Revolusi Indonesia, sjarat mutlak bagi ummat Islam Indonesia, ialah pemelukan agama Islam jang di Indonesia ini tidak hanja merupakan alat Revolusi Indonesia, tetapi adalah merupakan kewadjiban kita. Kewadjiban suatu bangsa kurang lebih 100<noinclude>{{rh|||7}}</noinclude>
1djmxyi0dc0vfg3xeu9brnmpabcih68
Halaman:Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf/10
104
51690
304554
147929
2026-07-17T05:05:14Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
304554
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>djuta jang memeluk agama Islam untuk mengembalikan agama Islam kearah kebesaran. Kebesaran agama Islam sebagai agama jang diadjarkan oleh Tuhan dan oleh Nabinja Muhammad s.a.w.
'''Memasuki tahun gawat'''
Tadi saja kemukakan bahwa kita memasuki tahun jang gawat. Tahun jang gawat, oleh karena apa ? Oleh karena revolusi kita memuntjak, ja memuntjak, dan perdjuangan nekolimpun memuntjak, sebab kita sekarang ini ingin memperbaiki ekonomi kita. Kok aneh, memperbaiki ekonomi kok menjebabkan keadaan memuntjak. Ja, karena nekolim tidak mau dan djuga vested interest didalam negeri tidak mau, kita memperbaiki ekonomi kita sendiri.
Kalau nanti sudah teratur ekonomi di Indonesia, hanja orang jang bekerdja keras dapat tundjangan jang lumajan, tidak
seperti sekarang. Orang jang asal punja lidah, ludah dan dengkulnja kuat, itu jang mendjadi multi-miljuner. Bahkan Saudara sekarang mengerti, multi-miljuner itu sudah mendjadi perkataan biasa. Malah sekarang saja dengar perkataan multi-miljarder. Ini terus terang banjak jang karena hanja dengan lidah, ludah dan dengkul sadja, dan djuga oleh karena bertambah gawatnja keadaan kita sekarang, Pemimpin Besar kita memutuskan untuk keluar dari P.B.B. djika ,,Malaysia” dipilih sebagai anggota Dewan Keamanan.
Dari mimbar ini saja atas nama pemerintah dengan sendirinja djuga atas nama Pemimpin Besar Revolusi Indonesia mengutjapkan diperbanjak terimakasih, bahwa Ketua I dari N.U. memberikan sokongan sepenuhnja kepada kebidjaksanaan
Pemimpin Besar kita dan djuga kevada „Duta Masjarakat” jang memberikan dukungan sebulat-bulatnja. Saja dapat menegaskan kepada Saudara-saudara sekalian bahwa keputusan Pemimpin Besar ini tidak merupakan suatu impulse, tidak merupakan suatu tindakan jang semau-mau nja. Pemimpin Besar mengadakan keputusan ini dengan pertimbangan dan perhi-<noinclude>{{rh|8||}}</noinclude>
6m1r4tof53jld8l2mrhf3h3q0rxo0ak
Halaman:Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf/11
104
51691
304553
147623
2026-07-17T05:03:19Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
304553
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>tungan jang sematang-matangnja demi keselamatan Revolusi Indonesia.
'''Teman jang djadi''' kontra-revolusioner terpaksa ditinggalkan
Revolusi kita memuntjak dan makin memuntjaknja revolusi kita makin besar djuga perongrongan dari nekolim, baik dari-luar maupun jang mempunjai unsur- unsur didalam. Bahkan djangan Saudara-saudara nanti terkedjut, djangan Saudara
nanti merasa kaget, kalau tahun 1965 djuga akan mengenal afvallers dalam revolusi kita. Jang kemarin mendjadi comrade in arms, teman seperdjuangan, teman pribadi, mungkin besok kita sudah harus berpisah, mungkin tetap mendjadi teman pribadi, tetapi tidak mendjadi teman seperdjuangan.
Ini masalah sudah dialami beberapa kali dalam revolusi kita, bahkan merupakan inhaerent pada suatu revolusi, bahwa teman seperdjuangan kemarin djika tidak dapat mengikuti perkembangan akan mendjadi bukan teman lagi, mungkin bahkan
mendjadi lawan, mungkin bahkan mendjadi kontra-revolusioner.
Kita mengalami dalam tahun 1945, ketika proklamasi, pada itu waktu kita djuga memisahkan diri dari kawan-kawan lama
jang tidak dapat mengikuti proklamasi. Pada itu waktu kita anggap mereka sebagai kaki-tangan dari Belanda. Tetapi sesu-
dah kemerdekaan dalam tahun 50-an, kita mengenal sahabat-sahabat karib pribadi jang tidak hanja merupakan teman pribadi akan tetapi djuga merupakan teman seperdjuangan, comrade in arms, diwaktu-waktu itu ada djuga jang mulai terpisah.
Dalam perpisahan ini ada golongan jang ikut serta setjara passif sadja, akan tetapi ada golongan jang tidak mau ikut serta, bahkan ada golongan jang menentangnja dan djuga ada go-
Jongan jang mendjadi kontra-revolusioner. Ini kita lihat sedjak tahun 1956/1957 dan ini kalau kita tidak berhati-hati, saja sudah melihat tanda-tanda bahwa dalam tahun 1965 ini akan terulang lagi, kita akan berpisah dengan teman-teman dari kemarin atau kemarin dulu.
Saja kemukakan hal ini, oleh karena sebagai manusia tentu kita akan menangis disebabkan adanja ikatan pribadi, sebagai<noinclude>{{rh|||9}}</noinclude>
kx29n2javpe2jxjiauoacbem7no3zeq
Halaman:Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf/12
104
51693
304552
147975
2026-07-17T05:00:51Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
304552
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>manusia kita akan merasa sedih, akan tetapi sebagai pengabdi revolusi tidak ada djalan lain, siapa jang tidak dapat mengikuti revolusi baik oleh karena ambisi pribadi maupun ambisi golongan atau ambisi materiil, mereka,dalam keadaan itu harus kita tinggalkan.
'''Dari kontradiksi ke komfrontasi'''
Ini rongrongan-rongrongan dari luar dan kita memang selalu. menjatakan bahwa revolusi kita belum selesai. Apa artinja itu? Artinja jaitu kontradiksi-kontradiksi memang masih ada. Kontradiksi dalam pelaksanaan Pantja Sila ada, jang tidak dapat dibantah oleh siapapun. Kita akui dan kontradiksi ini tidak kita
bikin sebagai konfrontasi. Kontradiksi dalam kehidupan ekonomi, kontradiksi dalam hal kepartaian, semuanja itu memang
ada, oleh karena kita menudju kearah das Sollen akan tetapi das Sein masih mengelilingi kita.
Kita masih sebagian mengindjak pada das Sein, kontradiksi antara das Sein sebagai warisan djaman lama dan das Sollen
jang ingin kita tudju. Dan inilah sekarang dalam memuntjaknja revolusi, kontradiksi dibikin konfrontasi. Apakah kita tidak mengalami jang demikian rupa setelah kita mentjapai kemerdekaan? Djika pada waktu itu Indonesia tidak menjatakan
mendjalankan politik bebas-aktif, tetapi djustru .membebek pada Belanda atau membebek pada imperialisme, pada waktu
itu kontradiksi tidak akan mendjadi konfrontasi.
Bukankah kontradiksi mendjadi konfrontasi jang sehebathebatnja dalam tahun-tahun 1956/1957, ketika kita meningkatkan perdjuangan menentang Belanda? Dan ini sekarang tanda-tanda saja lihat bahwa kontradiksi dibikin mendjadi konfrontasi oleh karena kita meningkatkan perdjuangan kita menentang kolonialisme, menentang nekolim. Dalam hal ini saja minta kesadaran Saudara-saudara. Keadaan gawat, tidak kurang gawatnja daripada tahun-tahun 1956/1957. Tetapi ada satu hal
jang menggembirakan, ialah kita sekarang telah menjadari, tidak seperti dalam tahun-tahun 1956/1957, jakni menjadari
bahwa keadaan gawat, tetapi djuga menjadari bagaimana<noinclude>{{rh|10||}}</noinclude>
hng48et2zjz2ireb9jmkg8ezzbyxrm4
Halaman:Mustikarasa.pdf/356
104
51765
304430
147765
2026-07-16T15:42:11Z
Lemonwithices
26124
304430
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Agus Damanik" /></noinclude>''Bumbu²:''
{|
|{{gap}}bawang bombay||{{gap}}1 bidji||{{gap}}bumbu kare||{{gap}}½ sdt.
|-
|{{gap}}lombok kering halus||{{gap}}¼ sdt.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdt.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Bawang bombay di-iris², digoreng dengan mentega, bumbu kare dan lombok dimasukkan kira² 10 menit.
# Tepung terigu dimasukkan sedikit demi sedikit, diberi kaldu dibuat ragout.
# Ragout disaring didjerangkan lagi sampai kental diberi champignon kemudian diangkat.
''Keterangan :''
{|
|{{gap}}Warna sop adalah kuning agak putih. Dihidangkan panas-panas dalam basi tertutup.
|}
<br>
<section begin="sopmacaroni" />{{c|'''SOP MACARONI'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}daging||{{gap}}1 ons||{{gap}}mentega||{{gap}}3 sdm.
|-
|{{gap}}macaroni||{{gap}}½ ons||{{gap}}tepung terigu||{{gap}}½ ons
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}daun bawang||{{gap}}2 btg.||{{gap}}lada bulat||{{Gap}}10 btr.
|-
|{{gap}}seledri||{{gap}}2 btg.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdt.
|-
|{{Gap}}bunga pala||{{Gap}}½ sdt.|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Daging direbus sampai empuk, kemudan di-potong².
# Macaroni dimasukkan dalam kaldu, sesudah masak ditiriskan.
# Daun bawang seledri, garam, lada bulat, bunga pala dimasukkan.
# Terigu jang ditjairkan dimasukkan, diaduk sampai rata.
# Daging dan macaroni dimasukkan, didjerangkan sebentar.
# Bumbu² dikeluarkan.
# Dihidangkan panas².
<section end="sopmacaroni" /><noinclude>{{rh|'''348'''{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
81t2clddzllhxqg3gv0rssiaybeqp7n
Halaman:Mustikarasa.pdf/357
104
51767
304432
147895
2026-07-16T15:46:27Z
Lemonwithices
26124
304432
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Thersetya2021" /></noinclude><section begin="sopojong" />{{c|'''SOP OJONG'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{Gap}}ojong||{{gap}}7 bh.||{{gap}}soun||{{gap}}1 ons
|-
|{{gap}}daging||{{gap}}1 ons|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}10 bh.||{{gap}}seledri||{{gap}}2 tk.
|-
|{{gap}}lada||{{gap}}½ sdt.||{{gap}}daun bawang||{{Gap}}1 ikat
|-
|{{gap}}pala||{{gap}}¼ sdt.||{{gap}}garam||{{Gap}}1 sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Daging diiris ketjil dan direbus sampai lunak.
# Bawang merah diiris tipis, terus digoreng.
# Ojong jang masih muda dikupas, ditjutji, diiris pendek².
# Setelah daging lunak, bumbu, ojong dan soun dimasukkan (soun harus direndam terlebih dahulu).
# Sesudah masak, diangkat, ditaburi bawang goreng.
<br>
<section end="sopojong" />
<section end="sopojong" />
<section begin="sopsawitelur" />{{c|'''SOP SAWI TELUR'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}sawi putih||{{gap}}1 ikt.||{{gap}}telur ajam||{{gap}}2 btr.
|-
|{{gap}}minjak goreng||{{gap}}3 sdm.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bwang merah||{{gap}}10 bh.||{{gap}}garam||{{gap}}½ sdm.
|-
|{{gap}}bawang putih||{{gap}}3 siung||{{gap}}vetsin||{{gap}}2 bks.
|-
|{{gap}}lada halus||{{gap}}1 sdt.|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Sawi putih ditjutji, dipotong 2 cm lebarnja.
# Bawang merah dan bawang putih diiris halus, digoreng sampai kuning.
# Lada putih dan garam ditumbuk halus.
# Ditumis, diberi air ± 3½ gelas, sawi dimasukkan.
# Telur² dikatjau, dimasukkan kedalam sop sambil di-aduk².
# Djika telur sudah masak diberi vetsin dan lada. Djangan terlalu lama dimasak.
# Menjadjikanja ditaburi bawang goreng.
<section end="sopsawitelur" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}'''349'''}}</noinclude>
c3ht0jdi5omt1yfg73c43f5qhmk1jfp
Halaman:Mustikarasa.pdf/358
104
51768
304435
147907
2026-07-16T15:51:28Z
Lemonwithices
26124
304435
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Thersetya2021" /></noinclude><section begin="sopsarangburung" />{{c|'''SOP SARANG BURUNG'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}daging ajam||{{gap}}1½ kg.||{{gap}}telur ajam||{{Gap}}2 btr.
|-
|{{gap}}sarang burung||{{gap}}½ ons|| ||
|}
''Bumbu² :'' {{gap}}lada halus{{gap}}1 sdt.{{Gap}}garam{{gap}}1 sdm.
''Tjara membuatnja:''
# Daging ajam direbus sampai empuk, di-sobek².
# Sarang burung diseduh sampai terendam, dibersihkan.
# Direbus bersama daging ajam, telur dikotjok diberi lada dimasukkan.
# Dihidangkan panas².
''Keterangan :'' Kepiting jang bertelur dapat djuga dimasukkan.
<br>
<section end="sopsarangburung" />
<section begin="sopsarangburung" /><section end="sopsarangburung" />
<section begin="sopsingkong" />{{c|'''SOP SINGKONG'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}singkong||{{gap}}¼ kg.||{{gap}}lada||{{gap}}1/3 sdt.
|-
|{{gap}}daun bawang||{{gap}}1 ikt.||{{gap}}garam||{{gap}}1/3 sdt.
|-
|{{gap}}seledri||{{gap}}1 tk.|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Singkong dibersihkan, ditjutji, dipotong-potong ketjil sebesar dadu.
# Daun bawang dan seledri diiris halus.
# Air dididihkan dalam pantji, singkong dimasukkan; begitu djuga seledri dan daun bawang. Banjaknja air 1½ gelas.
# Bila singkong telah masak, bumbu, lada, garam halus dimasukkan.
''Keterangan:''<br>
{{gap}}Dihidangkan panas², dimakan tidak dengan nasi
<section end="sopsingkong" /><noinclude>{{rh|'''350'''{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
7d4ntbtenci7zg2c1hmb7ybop13wwk0
Halaman:Mustikarasa.pdf/359
104
51769
304438
147908
2026-07-16T15:55:58Z
Lemonwithices
26124
304438
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Thersetya2021" /></noinclude><section begin="sopsumsum" />{{c|'''SOP SUMSUM'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{Gap}}daging dan tetelan||{{gap}}1 kg.||{{gap}}kentang||{{gap}}¼ kg.
|-
|{{gap}}wortel||{{gap}}¼ kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}minjak goreng||{{gap}}½ gls.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}5 bh.||{{gap}}lasa halus||{{gap}}½ sdt.
|-
|{{gap}}daun seledri||{{gap}}1 ikat||{{gap}}garam||{{gap}}½ sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Daging dan tulang direbus sampai lunak beserta sumsumnja.
# Kentang dikupas, digoreng, dipotong bulat² tipis.
# Wortel dikupas, direbus, dipotong bulat².
# Ditumis dengan margarine, dimasukkan daging, kentang dan terachir dimasukkan kaldu.
# Lada, daun seledri dan bawang merah goreng dimasukkan.
# Didjerangkan sampai masak.
# Dihidangkan panas².
<br>
<section end="sopsumsum" />
<section begin="sopsumsum" /><section end="sopsumsum" />
<section begin="sopternate" />{{c|'''SOP TERNATE'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}tomat||{{gap}}1 kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}air kaldu||{{gap}}4 gls.||{{gap}}tepung||{{gap}}¼ gls.
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}10 bh.||{{gap}}garam||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}lada putih||{{gap}}1 sdt.||{{gap}}ketjap||{{gap}}1 sdm.
|-
|{{Gap}}tjengkeh||{{gap}}5 bdj.|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Tomat direbus, dihaluskan, disaring.
# Bawang merah diiris, digoreng dengan margarine, ditambah air tomat.
# Bumbu², air tomat, air kaldu dimasak ± 2 menit.
# Dikentalkan dengan tepung terigu.
# Dihidangkan dengan ditaburi bawang goreng.
<section end="sopternate" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}'''351'''}}</noinclude>
ka6jr3pl1adk2swme9day5mug44qqjt
304439
304438
2026-07-16T15:58:14Z
Lemonwithices
26124
304439
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Thersetya2021" /></noinclude><section begin="sopsumsum" />{{c|'''SOP SUMSUM'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{Gap}}daging dan tetelan||{{gap}}1 kg.||{{gap}}kentang||{{gap}}¼ kg.
|-
|{{gap}}wortel||{{gap}}¼ kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}minjak goreng||{{gap}}½ gls.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}5 bh.||{{gap}}lasa halus||{{gap}}½ sdt.
|-
|{{gap}}daun seledri||{{gap}}1 ikat||{{gap}}garam||{{gap}}½ sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Daging dan tulang direbus sampai lunak beserta sumsumnja.
# Kentang dikupas, digoreng, dipotong bulat² tipis.
# Wortel dikupas, direbus, dipotong bulat².
# Ditumis dengan margarine, dimasukkan daging, kentang dan terachir dimasukkan kaldu.
# Lada, daun seledri dan bawang merah goreng dimasukkan.
# Didjerangkan sampai masak.
# Dihidangkan panas².
<br>
<section end="sopsumsum" />
<section end="sopsumsum" />
<section begin="sopternate" />{{c|'''SOP TERNATE'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}tomat||{{gap}}1 kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}air kaldu||{{gap}}4 gls.||{{gap}}tepung||{{gap}}¼ gls.
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}10 bh.||{{gap}}garam||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}lada putih||{{gap}}1 sdt.||{{gap}}ketjap||{{gap}}1 sdm.
|-
|{{Gap}}tjengkeh||{{gap}}5 bdj.|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Tomat direbus, dihaluskan, disaring.
# Bawang merah diiris, digoreng dengan margarine, ditambah air tomat.
# Bumbu², air tomat, air kaldu dimasak ± 2 menit.
# Dikentalkan dengan tepung terigu.
# Dihidangkan dengan ditaburi bawang goreng.
<section end="sopternate" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}'''351'''}}</noinclude>
fndoroirejheezs3gnvyqwo03xxgzbo
304441
304439
2026-07-16T16:00:14Z
Lemonwithices
26124
304441
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Thersetya2021" /></noinclude><section begin="sopsumsum" />{{c|'''SOP SUMSUM'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{Gap}}daging dan tetelan||{{gap}}1 kg.||{{gap}}kentang||{{gap}}¼ kg.
|-
|{{gap}}wortel||{{gap}}¼ kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}minjak goreng||{{gap}}½ gls.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}5 bh.||{{gap}}lasa halus||{{gap}}½ sdt.
|-
|{{gap}}daun seledri||{{gap}}1 ikat||{{gap}}garam||{{gap}}½ sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Daging dan tulang direbus sampai lunak beserta sumsumnja.
# Kentang dikupas, digoreng, dipotong bulat² tipis.
# Wortel dikupas, direbus, dipotong bulat².
# Ditumis dengan margarine, dimasukkan daging, kentang dan terachir dimasukkan kaldu.
# Lada, daun seledri dan bawang merah goreng dimasukkan.
# Didjerangkan sampai masak.
# Dihidangkan panas².
<section end="sopsumsum" />
<br>
<section end="sopsumsum" />
<section begin="sopternate" />{{c|'''SOP TERNATE'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}tomat||{{gap}}1 kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}air kaldu||{{gap}}4 gls.||{{gap}}tepung||{{gap}}¼ gls.
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}10 bh.||{{gap}}garam||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}lada putih||{{gap}}1 sdt.||{{gap}}ketjap||{{gap}}1 sdm.
|-
|{{Gap}}tjengkeh||{{gap}}5 bdj.|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Tomat direbus, dihaluskan, disaring.
# Bawang merah diiris, digoreng dengan margarine, ditambah air tomat.
# Bumbu², air tomat, air kaldu dimasak ± 2 menit.
# Dikentalkan dengan tepung terigu.
# Dihidangkan dengan ditaburi bawang goreng.
<section end="sopternate" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}'''351'''}}</noinclude>
s3tkub4kvn2a750un567awdsj4y63do
304442
304441
2026-07-16T16:02:26Z
Lemonwithices
26124
304442
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Thersetya2021" /></noinclude><section begin="sopsumsum" />
{{c|'''SOP SUMSUM'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{Gap}}daging dan tetelan||{{gap}}1 kg.||{{gap}}kentang||{{gap}}¼ kg.
|-
|{{gap}}wortel||{{gap}}¼ kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}minjak goreng||{{gap}}½ gls.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}5 bh.||{{gap}}lasa halus||{{gap}}½ sdt.
|-
|{{gap}}daun seledri||{{gap}}1 ikat||{{gap}}garam||{{gap}}½ sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Daging dan tulang direbus sampai lunak beserta sumsumnja.
# Kentang dikupas, digoreng, dipotong bulat² tipis.
# Wortel dikupas, direbus, dipotong bulat².
# Ditumis dengan margarine, dimasukkan daging, kentang dan terachir dimasukkan kaldu.
# Lada, daun seledri dan bawang merah goreng dimasukkan.
# Didjerangkan sampai masak.
# Dihidangkan panas².
<section end="sopsumsum" />
<br>
<section begin="sopternante" />
{{c|'''SOP TERNATE'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}tomat||{{gap}}1 kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}air kaldu||{{gap}}4 gls.||{{gap}}tepung||{{gap}}¼ gls.
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}10 bh.||{{gap}}garam||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}lada putih||{{gap}}1 sdt.||{{gap}}ketjap||{{gap}}1 sdm.
|-
|{{Gap}}tjengkeh||{{gap}}5 bdj.|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Tomat direbus, dihaluskan, disaring.
# Bawang merah diiris, digoreng dengan margarine, ditambah air tomat.
# Bumbu², air tomat, air kaldu dimasak ± 2 menit.
# Dikentalkan dengan tepung terigu.
# Dihidangkan dengan ditaburi bawang goreng.
<section end="sopternante" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}'''351'''}}</noinclude>
illlckc7719mzkumszqf3s6muq321d0
304443
304442
2026-07-16T16:04:59Z
Lemonwithices
26124
304443
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Thersetya2021" /></noinclude><section begin="sopsumsum" />{{c|'''SOP SUMSUM'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{Gap}}daging dan tetelan||{{gap}}1 kg.||{{gap}}kentang||{{gap}}¼ kg.
|-
|{{gap}}wortel||{{gap}}¼ kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}minjak goreng||{{gap}}½ gls.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}5 bh.||{{gap}}lasa halus||{{gap}}½ sdt.
|-
|{{gap}}daun seledri||{{gap}}1 ikat||{{gap}}garam||{{gap}}½ sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Daging dan tulang direbus sampai lunak beserta sumsumnja.
# Kentang dikupas, digoreng, dipotong bulat² tipis.
# Wortel dikupas, direbus, dipotong bulat².
# Ditumis dengan margarine, dimasukkan daging, kentang dan terachir dimasukkan kaldu.
# Lada, daun seledri dan bawang merah goreng dimasukkan.
# Didjerangkan sampai masak.
# Dihidangkan panas².
<section end="sopsumsum" />
<br>
<section end="sopsumsum" />
<section begin="sopternante" />{{c|'''SOP TERNATE'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}tomat||{{gap}}1 kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}air kaldu||{{gap}}4 gls.||{{gap}}tepung||{{gap}}¼ gls.
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}10 bh.||{{gap}}garam||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}lada putih||{{gap}}1 sdt.||{{gap}}ketjap||{{gap}}1 sdm.
|-
|{{Gap}}tjengkeh||{{gap}}5 bdj.|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Tomat direbus, dihaluskan, disaring.
# Bawang merah diiris, digoreng dengan margarine, ditambah air tomat.
# Bumbu², air tomat, air kaldu dimasak ± 2 menit.
# Dikentalkan dengan tepung terigu.
# Dihidangkan dengan ditaburi bawang goreng.
<section end="sopternante" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}'''351'''}}</noinclude>
8fe625w5xviknnqune79wp69b25zxi5
304444
304443
2026-07-16T16:06:56Z
Lemonwithices
26124
304444
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Thersetya2021" /></noinclude><section begin="sopsumsum" />{{c|'''SOP SUMSUM'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{Gap}}daging dan tetelan||{{gap}}1 kg.||{{gap}}kentang||{{gap}}¼ kg.
|-
|{{gap}}wortel||{{gap}}¼ kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}minjak goreng||{{gap}}½ gls.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}5 bh.||{{gap}}lasa halus||{{gap}}½ sdt.
|-
|{{gap}}daun seledri||{{gap}}1 ikat||{{gap}}garam||{{gap}}½ sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Daging dan tulang direbus sampai lunak beserta sumsumnja.
# Kentang dikupas, digoreng, dipotong bulat² tipis.
# Wortel dikupas, direbus, dipotong bulat².
# Ditumis dengan margarine, dimasukkan daging, kentang dan terachir dimasukkan kaldu.
# Lada, daun seledri dan bawang merah goreng dimasukkan.
# Didjerangkan sampai masak.
# Dihidangkan panas².
<br>
<section end="sopsumsum" />
<section end="sopsumsum" />
<section begin="sopternate" />{{c|'''SOP TERNATE'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}tomat||{{gap}}1 kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}air kaldu||{{gap}}4 gls.||{{gap}}tepung||{{gap}}¼ gls.
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}10 bh.||{{gap}}garam||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}lada putih||{{gap}}1 sdt.||{{gap}}ketjap||{{gap}}1 sdm.
|-
|{{Gap}}tjengkeh||{{gap}}5 bdj.|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Tomat direbus, dihaluskan, disaring.
# Bawang merah diiris, digoreng dengan margarine, ditambah air tomat.
# Bumbu², air tomat, air kaldu dimasak ± 2 menit.
# Dikentalkan dengan tepung terigu.
# Dihidangkan dengan ditaburi bawang goreng.
<section end="sopternate" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}'''351'''}}</noinclude>
azb3ja1u28moct7rntz1yayu9d214xn
304446
304444
2026-07-16T16:08:11Z
Lemonwithices
26124
304446
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Thersetya2021" /></noinclude><section begin="sopsumsum" />{{c|'''SOP SUMSUM'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{Gap}}daging dan tetelan||{{gap}}1 kg.||{{gap}}kentang||{{gap}}¼ kg.
|-
|{{gap}}wortel||{{gap}}¼ kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}minjak goreng||{{gap}}½ gls.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}5 bh.||{{gap}}lasa halus||{{gap}}½ sdt.
|-
|{{gap}}daun seledri||{{gap}}1 ikat||{{gap}}garam||{{gap}}½ sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Daging dan tulang direbus sampai lunak beserta sumsumnja.
# Kentang dikupas, digoreng, dipotong bulat² tipis.
# Wortel dikupas, direbus, dipotong bulat².
# Ditumis dengan margarine, dimasukkan daging, kentang dan terachir dimasukkan kaldu.
# Lada, daun seledri dan bawang merah goreng dimasukkan.
# Didjerangkan sampai masak.
# Dihidangkan panas².
<br>
<section end="sopsumsum" />
<section end="sopsumsum" />
<section begin="sopternate" />{{c|'''SOP TERNATE'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}tomat||{{gap}}1 kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}air kaldu||{{gap}}4 gls.||{{gap}}tepung||{{gap}}¼ gls.
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}10 bh.||{{gap}}garam||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}lada putih||{{gap}}1 sdt.||{{gap}}ketjap||{{gap}}1 sdm.
|-
|{{Gap}}tjengkeh||{{gap}}5 bdj.|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Tomat direbus, dihaluskan, disaring.
# Bawang merah diiris, digoreng dengan margarine, ditambah air tomat.
# Bumbu², air tomat, air kaldu dimasak ± 2 menit.
# Dikentalkan dengan tepung terigu.
# Dihidangkan dengan ditaburi bawang goreng.
<section end="sopternate" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}'''351'''}}</noinclude>
nm92c2jadmu3ssoupx688bq86mqngiw
Halaman:Mustikarasa.pdf/360
104
51770
304449
147909
2026-07-16T16:12:56Z
Lemonwithices
26124
304449
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Thersetya2021" /></noinclude><section begin="soptomatisidaging" />{{c|'''SOP TOMAT ISI DAGING'''}}
{{c|(Bogor)}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}daging sapi||{{gap}}1 ons||{{gap}}tomat||{{gap}}4 bh.
|-
|{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.||{{gap}}tepung maizena||{{gap}}1 sdm.
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{Gap}}5 bh.||{{gap}}seledri||{{gap}}1 btg.
|-
|{{gap}}lada||{{gap}}½ sdt.||{{gap}}daun bawang||{{gap}}1 btg.
|-
|{{gap}}pala halus||{{gap}}¼ sdt.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdt.
|}
''Tjara membuatnja :''
# Daging tomat direbus dengan air 5 gelas, daging dipisahkan, tomat disaring.
# Bawang merah, daun bawang, diiris halus, ditumis sampai kuning.
# Sari tomat dituangkan, ditambah bumbu² lain.
# Daging diiris persegi ketji², dimasukkan kedalam sebagai isi sop.
# Dikentalkan dengan tepung maizena jang telah ditjairkan.
# Dihidangkan panas², ditaburi seledri jang ditjitjang.
<br>
<section end="soptomatisidaging" />
## soptortilla#
{{c|'''SOP TORTILLA'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}tortilla||{{gap}}2 gls.||{{gap}}air kaldu||{{gap}}2 lt.
|-
|{{gap}}gadjih||{{gap}}½ ons||{{gap}}kedju||{{gap}}½ ons
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}1 siung||{{gap}}garam||{{gap}}setjukupnja
|-
|{{gap}}lada||{{gap}}setjukupnja||{{gap}}bawang putih||{{gap}}1 siung
|-
|{{gap}}kuning isi telur||{{gap}}1 btr.||{{gap}}daun salam||{{gap}}2 lbr.
|-
|{{gap}}telur||{{gap}}1 btr.||{{gap}}saos tomat||{{gap}}6 sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Tortilla dihaluskan dalam susu.
# Seterusnja diberi kedju, daun salam, bawang putih dan bawang merah, diaduk dengan telur, kuning telur dan garam.
# Dari adonan ini dibuat bola ketjil dan digoreng bawang merah saus tomat ditumis dengan gadjih, seterusnja dibubuhi air
<section end="soptomatisidaging" /><noinclude>{{rh|'''352'''{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
7fq0iwn3y71hq06lkfkixk33g8fvh6k
304452
304449
2026-07-16T16:17:00Z
Lemonwithices
26124
304452
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Thersetya2021" /></noinclude><section begin="soptomatisidaging" />{{c|'''SOP TOMAT ISI DAGING'''}}
{{c|(Bogor)}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}daging sapi||{{gap}}1 ons||{{gap}}tomat||{{gap}}4 bh.
|-
|{{gap}}margarine||{{gap}}2 sdm.||{{gap}}tepung maizena||{{gap}}1 sdm.
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{Gap}}5 bh.||{{gap}}seledri||{{gap}}1 btg.
|-
|{{gap}}lada||{{gap}}½ sdt.||{{gap}}daun bawang||{{gap}}1 btg.
|-
|{{gap}}pala halus||{{gap}}¼ sdt.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdt.
|}
''Tjara membuatnja :''
# Daging tomat direbus dengan air 5 gelas, daging dipisahkan, tomat disaring.
# Bawang merah, daun bawang, diiris halus, ditumis sampai kuning.
# Sari tomat dituangkan, ditambah bumbu² lain.
# Daging diiris persegi ketji², dimasukkan kedalam sebagai isi sop.
# Dikentalkan dengan tepung maizena jang telah ditjairkan.
# Dihidangkan panas², ditaburi seledri jang ditjitjang.
<br>
<section end="soptomatisidaging" />
<section begin="soptortilla" />{{c|'''SOP TORTILLA'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}tortilla||{{gap}}2 gls.||{{gap}}air kaldu||{{gap}}2 lt.
|-
|{{gap}}gadjih||{{gap}}½ ons||{{gap}}kedju||{{gap}}½ ons
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}1 siung||{{gap}}garam||{{gap}}setjukupnja
|-
|{{gap}}lada||{{gap}}setjukupnja||{{gap}}bawang putih||{{gap}}1 siung
|-
|{{gap}}kuning isi telur||{{gap}}1 btr.||{{gap}}daun salam||{{gap}}2 lbr.
|-
|{{gap}}telur||{{gap}}1 btr.||{{gap}}saos tomat||{{gap}}6 sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Tortilla dihaluskan dalam susu.
# Seterusnja diberi kedju, daun salam, bawang putih dan bawang merah, diaduk dengan telur, kuning telur dan garam.
# Dari adonan ini dibuat bola ketjil dan digoreng bawang merah saus tomat ditumis dengan gadjih, seterusnja dibubuhi air
<section end="soptomatisidaging" />
<section end="soptortilla" /><noinclude>{{rh|'''352'''{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
i809uracntzdpgk1dscr2j3pkla3e0u
Halaman:Mustikarasa.pdf/361
104
51776
304450
194126
2026-07-16T16:14:16Z
Lemonwithices
26124
304450
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Sathira15" /></noinclude>kaldu, dan garam, dibiarkan mendidih selama 10 menit.
#<li value="4">Dihidangkan dalam bentuk bola² ketjil didalam basi jang berisi air kaldu.
<section end="soptortilla" />
<section begin="sotoajam" />{{c|'''SOTO AJAM'''}}
''Bahan²:''
{|
|{{gap}}daging ajam||{{Gap}}1 ekor||{{gap}}minjak goreng||{{gap}}2 sdm.
|}
<br>
''Bumbu²:''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{Gap}}7 bh.||{{gap}}djae||{{gap}}1 pt.
|-
|{{gap}}bawang putih||{{gap}}3 — 4 siung||{{gap}}kaju manis||{{gap}}1 pt.
|-
|{{gap}}lada||{{gap}}½ sdt.||{{gap}}daun bawang||{{gap}}1 ikat
|-
|{{gap}}tjengkeh||{{gap}}2 bdj.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdm.
|-
|{{gap}}kunjit||{{gap}}½ rsd.||{{gap}}ketjap||{{gap}}3 sdm.
|}
<br>
''Tjara membuatnja :''
# Ajam dibersihkan, direbus sampai masak, dagingnja ditjabik-jabik.
# Daun bawang dibersihkan, dipotong pandjang², bumbu² dihaluskan, ditumis semuanja.
# Daging ajam dan kuahnja direbus, ditambah ketjap.
# Diangkat dari api, ditaburi gorengan bawang putih jang dihaluskan.
<br>
<br>
<section end="sotoajam" />
<section end="sotoajam" />
<section begin="sotobandung" />{{c|'''SOTO BANDUNG'''}}
<br>
{|
|{{gap}}daging kambing/||{{Gap}}||{{gap}}lobak||{{gap}}2 ikat
|-
|{{gap}}sapi jang berlemak||{{gap}}½ kg.||{{gap}}kedele||{{gap}} 2ons
|}
<br>
''Bumbu²:''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{Gap}}½ ons||{{gap}}seledri||{{gap}}2 btg.
|-
|{{gap}}bawang putih||{{gap}}3 siung||{{gap}}daun bawang||{{gap}}2 ikat
|-
|{{gap}}lada||{{gap}}1 sdt.||{{gap}}tjuka||{{gap}}2 sdm
|-
|{{gap}}sereh||{{gap}}1 btg.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdm.
|-
|{{gap}}djae||{{gap}}1 rsd.||{{gap}}ketjap||{{gap}}3 sdm.
|}
<br>
<section end="sotobandung" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}353}}</noinclude>
0xhc1ey9yifpygi7nbdp40q2wozn20v
Halaman:Mustikarasa.pdf/362
104
51778
304671
148060
2026-07-17T10:52:41Z
Lemonwithices
26124
304671
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Agus Damanik" /></noinclude>''Tjara membuatnja :''
# Daging di-potong² dadu ± 1 mm, direbus bersama djae dan sereh jang telah di-pukul².
# Lada, bawang putih dan garam jang telah ditumbuk halus turut dimasukkan.
# Lobak dikupas diiris bulat, tipis.
# Kedele direndam, lalu digoreng.
# Bawang merah diiris, terus digoreng sampai berwarna kuning.
# Ketupat di-potong² serong agak tipis.
# Dihidangkan sebagai berikut : dalam mangkok ditaruh berturut-turut ketupat, tauge, perkedel singkong, ajam, krupuk, bawang goreng, diberi ketjap, sambal (lombok rawit direbus diberi garam lalu dihaluskan), disiram air kaldu panas.
<br>
<br>
<section end="sotobandung" />
<section begin="sotobanten" />{{c|'''SOTO BANTEN'''}}
<br>
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}isi perut||{{Gap}}1 kg.||{{gap}}kelapa||{{gap}}1 btr.
|-
|{{gap}}minjak||{{gap}}1 tjkr.||||
|}
<br>
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{Gap}}20 bh.||{{gap}}bawang putih||{{gap}}10 siung
|-
|{{gap}}lombok merah||{{gap}}10 bdj.||{{gap}}lada halus||{{gap}}½ sdt.
|-
|{{gap}}djae||{{gap}}2 rsd.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdm.
|}
<br>
<br>
''Tjara membuatnja :''
# Isi perut direbus sampai empuk.
# Diangkat dari perebusan dan digoreng.
# Kelapa diparut dibuat santan kental.
# Bumbu² dihaluskan, lalu dimasukkan ke air perebusan tadi beserta santan.
# Djika menghidangkan gorengan, isi perut dipotong ketjil², ditambahkan perkedel, emping, bawang goreng, tomat dan sambel.
<br>
<br>
<section end="sotobanten" /><noinclude>{{rh|354{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
e6ic6hroc7heqfzjni1xqc3hag96r1u
Halaman:Mustikarasa.pdf/363
104
51807
304672
148444
2026-07-17T10:53:44Z
Lemonwithices
26124
304672
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Salm Abdullah" /></noinclude><section begin="sotokedu" />{{c|'''SOTO KEDU'''}}
''Bahan² : <br>
kol {{gap}} ¼ btr. {{gap}} tauge {{gap}} ¼ kg. <br>
daging {{gap}} ½ kg. {{gap}} tempe bosok {{gap}} 1 pt.
''Bumbu² : <br>
bawang merah {{gap}} 5 bh. {{gap}} laos {{gap}} 1 pt. <br>
bawang putih {{gap}} 2 siung {{gap}} djae {{gap}} 1 rsd. <br>
tomat {{gap}} 1 ons {{gap}} salam {{gap}} 2 lbr. <br>
ketambar {{gap}} ½ sdt. {{gap}} gula merah {{gap}} 1 sdm. <br>
lada putih {{gap}} ½ sdt. {{gap}} garam {{gap}} 1 sdm.
''Tjara membuatnja : <br>
#Daging direbus sampai masak lalu di-potong².
#Kol diiris.
#Taoge dibersihkan.
#Bumbu² diluluskan ketjuali salam, laos, djae, tempe bosok dipotong².
# Dimasak dengan air kaldu, sampai mendidih.
# Sajuran dimasukkan, direbus sampai masak.
<section end="sotokedu" />
<section end="sotokedu" />
<section begin="sotomadura" />{{c|'''SOTO MADURA'''}}
''Bahan² :<br>
daging ajam {{gap}} ¼ kg. {{gap}} keripik kentang {{gap}} ½ ons<br>
telur {{gap}} 5 btr. {{gap}} kelapa {{gap}} 1 btr. <br>
kentang {{gap}} ¼ kg. {{gap}} taoge {{gap}} 1 ons<br>
soun {{gap}} ½ ons
''Bumbu² : <br>
bawang merah {{gap}} 10 btr. {{gap}} lada {{gap}} 1 sdt.<br>
bawang putih {{gap}} 5 siung {{gap}} sereh {{gap}} 1 btg.<br>
kemiri {{gap}} 5 btr. seledri {{gap}} 5 tangkai<br>
djae {{gap}} 1 rsd. {{gap}} daun bawang {{gap}} 5 tangkai <br>
laos {{gap}} 1 pt. {{gap}} djeruk nipis {{gap}} 1 btr.<br>
''Tjara membuatnja :
# Daging ajam direbus, di-tjabik² (di-suwir²) tipis.
# Kentang, telur direbus, di-iris²
<section end="sotomadura" /><noinclude>{{rh|{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}355}}</noinclude>
t2y076ysekudgam01wnjhzzkb9jcy98
Halaman:Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf/13
104
51813
304551
147978
2026-07-17T04:59:02Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
304551
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>mengatasinja keadaan ini. Kita tidak mau terdesak dalam djebakan-djebakan kolonialisme dan imperialisme.
'''Kesatuan untuk perdjuangan'''
Kesatuan, ja kesatuan untuk perdjuangan, Saudara-saudara, ini jang saja minta. Ini adalah dasar, dasar jang kita tentu
harus mendjamin, kesatuan demi perdjuangan, kesatuan dari semua golongan progressif revolusioner, tetapi djangan hanja kesatuan demi kesatuan. Dus djika ternjata Saudara mempunjai kawan jang harus ditinggalkan, tinggalkanlah meskipun dengan perasaan jang sedih, demi keselamatan revolusi. Saja sendiri
merasa sangat gembira mendengar dari Mahbub apa garis-garis dari „Duta Masjarakat” dan ditandaskan oleh Pak Dahlan dasar-dasar dari N.U., jang merupakan refleksi dari ummat Islam
Indonesia dan mempunjai dasar program jang progressif revolusioner.
Saja kira ummat Islam Indonesia boleh merasa bangga, tidak sadja ummat.Islam Indonesia tapi seluruh bangsa Indonesia dapat merasa bangga, bahwa disinilah sedang dilaksanakan setjara progressif revolusioner atau paling sedikit diusahakan, terlaksananja Islam jang murni, ialah Islam jang progressif revolusioner.
Mungkin perkataan-perkataan saja ini mengagetkan Saudara-saudara, tetapi saja tidak ingin menakut-nakuti Saudara-saudara. Seperti jang saja katakan tadi "to be or not to be” djanganlah itu diterdjemahkan ,,ada atau tidak ada”, revolusi kita pasti menang! Republik tetap ada, hanja keadaan jang gawat. Konfrontasi ,,Malaysia”, memperbaiki bidang ekonomi, sekarang keluar dari P.B.B., itu semua adalah hal-hal jang memang menimbulkan keadaan gawat.
Sudah diakui oleh kaum imperialis-kolonialis, bahwa Revolusi Indonesia dapat mengatasi segala hal, segala kesulitan, segala tantangan baik dari dalam maupun dari luar, oleh karena rakjat bersatu, oleh karena rakjat menjusun kekuatan progressif revolusioner. Landasan inilah jang sekarang ingin dirongrong.<noinclude>{{rh|||11}}</noinclude>
rkkzuecdakj9wfynaatsr0wkwjbp42s
Halaman:Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf/14
104
51814
304550
147926
2026-07-17T04:56:53Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
304550
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>Saja melihat perkembangan dalam beberapa minggu jang terachir ini dari luar dan saja gandengkan dengan apa jang saja :
dengar dan batja disuratkabar-suratkabar dari luar djuga. Memang mereka sudah gembira, ada jang sudah akan mengadakan
selamatan, karena dianggapnja Pemimpin Besar Revolusi Indonesia sudah meninggal. Dan djangan dikira mereka itu isap
djempol, tidak! Berita bahwa Pemimpin Besar Revolusi Indonesia sudah meninggal itu datang dari kalangan kita sendiri,
entah oleh karena apa, entah karena ambisi orang, ambisi golongan atau ambisi partai. Sekarang mereka agak tertjengang lagi, oleh karena seolah-olah dapat dibuktikan, djuga oleh mereka sendiri, bahwa Pemimpin Besar Revolusi Bangsa Indonesia tetap segar bugar.
Sampai saja sendiri ragu-ragu, ini berita harus saja terima atau tidak. Voice of America pada suatu malam, djam 3 malam menjatakan, Presiden Sukarno dalam beberapa menit lagi sudah akan meninggal. Apa boleh buat saja kirim kawat kepada
Pak Leimena pada itu waktu. Kalau berita suratkabar sadja tidak apa, tetapi ini Voice of America! Ini sekedar untuk menundjukkan kepada Saudara-saudara.
Maka dari itu, berulang kali saja katakan: Revolusi Indonesia masih belum selesai. Kita mengakui adanja kontradiksi-kontradiksi, kontradiksi sosial, kontradiksi ekonomi, kontradiksi
politik. Tudjuannja, dasarnja sudah dilandaskan, kembali kepada Undangundang Dasar 45, Manipol/Usdek, Pantja Sila dengan segala keterangan dan pendjelasannja dan dengan segala adjaran dari Pemimpin Besar kita. Dan dalam melaksanakannja, kita mau tidak mau harus mengakui adanja das Sein.
'''Adanja dinasti ekomomi'''
Saja minta perhatian dari semua golongan — untuk menudju kearah perbaikan — djangan diadakan konfrontasi, djangan dipaksakan konfrontasi antara kita, mengingat kolonialisme-imperialisme selalu mentjari keretakan diantara kita. Ini ada Pak Hasan (Menteri P3) dan Pak Sumarno (Menko Keuangan), mereka itu diberikan tugas-kewadjiban jang maha berat, maha<noinclude>{{rh|12||}}</noinclude>
4yndyfi2xloyf5nmab7am7f8rnecom6
Halaman:Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf/15
104
51815
304544
147927
2026-07-17T04:45:33Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
304544
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>besar, untuk memperbaiki ekonomi kita. Tetapi kedua beliau ini menjatakan sudah, sekarangpun ada kekuatan-kekuatan
ekonomi nasional jang merongrong segala pekerdjaan, tidak hanja kekuatan asing. Merekapun sudah menjatakan, sekarang
ada satu dinasti ekonomi Indonesia sendiri jang menguasai segala hal.
Saudara-saudara, saja katakan tadi kita tidak usah putus asa! Saja jakin kita pasti menang, oleh karena kita mengetahui
dan menjadari. Fikiran ini tentu patut diperhatikan oleh semua golongan, golongan jang berpartai dan golongan jang tidak berpartai. Seperti jang saja katakan tadi, tahun 1965 merupakan djuga tahun kristalisasi diantara kita. Dalam kristalisasi baru ini mungkin ada jang kita tinggalkan, mungkin jang dulu afvallen sekarang ikut kita. Djadi ,,het is een ordening enherordening”. Ini harus kita sadari, karena kalau kita mendjaga
kesatuan hanja demi kesatuan seolah-olah kita djuga harus mendjaga kesatuan dengan kontra revolusi. Itu tidak mungkin!
Kesatuan demi kesatuan, seperti dikemukakan oleh Pak Dahlan tadi, demi menjelamatkan Revolusi Indonesia. Dalam hal ini kita harus sangat waspada. Saja sendiri mengikuti sudah segala keputusan jang diambil oleh Pemimpin Besar.
Tadi saja telah mengemukakan, keputusan untuk keluar dari P.B.B. djika ,,Malaysia” diakui sebagai anggota Dewan Keamanan, djuga sudah diperhitungkan sematang-matangnja dan semuanja itu demi keselamatan Revolusi Indonesia. Saja tidak
tahu dari mana Pak Dahlan mendapat kabar itu tadi. Apakah radio jang agak provokatif, tetapi jang saja tahu kita memang menerima kawat dari U Thant dimana beliau mengandjurkan untuk mempertimbangkan kembali keputusan Presiden dan ini djustru oleh karena tahun 1965 adalah merupakan Year of
International Co-operation. Djadi mungkin berita ini disiarkan djuga oleh Kuala Lumpur seperti jang telah dikemukakan oleh
Pak Dahlan tadi, dan melalui Kuala Lumpur dimuat dalam berita A.P. dan lain-ainnja. Karena ini djangan kita kemudian mempertadjam hubungan kita dengan Sekretaris Djenderal<noinclude>{{rh|||13}}</noinclude>
g2n33komw8kscncs76q59ek18wmhkrj
Halaman:Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf/16
104
51816
304495
147928
2026-07-16T21:26:11Z
Ulumarifah
16349
/* Tervalidasi */
304495
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ulumarifah" /></noinclude>U Thant, Ja, beliau itu tidak merupakan satu badan jang bebas atau badan kollektif, beliau merupakan international civil servant.
Sekali lagi saja utjapkan kepada Saudara-saudara, chususnja warga „Duta Masjarakat”, Selamat Tahun Baru. Dan djangan lupa, Saudara Mahbub bersama dengan Saudara-saudara, saja minta djuga direksi dibawah Pak Hasan : Pertumbuhan „Duta Masjarakat” dan Saudara tidak hanja dapat restu dari pemerintah, tapi bahkan kepada Pak Achmadi saja mintakan, berikanlah bantuan sebesar-besarnja supaja „Duta Masjarakat” betul-betul dapat ditumbuhkan. Makin luas tersebarnja „Duta Masjarakat” saja kira makin baik djuga kita dalam melaksanakan persatuan Nasakom.
{{c|{{rule|width=6em}}}}<noinclude>{{rh|14||}}</noinclude>
jgbtibimawtlgo658vefb6u53mz05qj
Halaman:Mustikarasa.pdf/364
104
51853
304676
148264
2026-07-17T11:04:26Z
Lemonwithices
26124
304676
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Sathira15" /></noinclude><ol start="3">
<li> Bawang merah 7 butir diiris tipis, digoreng. Bumbu² dihaluskan ditumis, ditambah kaldu ajam.
<li> Kelapa diparut dibuat santan 2 gelas, kemudian ditambahkan dalam air kaldu dan bumbu².
<li> Soun direndam dalam air panas 2 menit.
<li> Seledri dan daun bawang di-iris².
<li> Menghidangkan dalam mangkok ber-turut² disusun: irisan kentang, taoge, garam halus, keripik kentang, sajuran, ajam kemudian disiram kuah dan air djeruk. Ditaburi bawang merah goreng. Biasanja dimakan dengan sambal bawang dan tjuka. </ol>
<br>
<section end="sotomadura" />
## sotopamekasan
{{c|'''SOTO PAMEKASAN'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{Gap}}ajam||{{Gap}}¼ kg.||{{Gap}}telur||{{Gap}}2 btr.
|-
|{{Gap}}kentang||{{gap}}½ ons||{{gap}}tepung beras||{{Gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}taoge||{{gap}}½ ons|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{Gap}}5 btr.||{{gap}}laos||{{gap}}1 pt.
|-
|{{Gap}}bawang putih||{{gap}}5 siung||{{gap}}djae||{{gap}}1 rsd.
|-
|{{Gap}}lombok merah||{{Gap}}3 bdj.||{{Gap}}garam||{{Gap}}1 sdm.
|-
|{{gap}}terasi||{{Gap}}1 sdt.||{{Gap}}soun||{{gap}}1 ikat
|}
''Tjara membuatnja:''
# Ajam direbus.
# Bumbu² dihaluskan, ditumis sampai terpisah dengan minjaknja. Sebagian bawang merah diiris tipis, digoreng. Bumbu dimasukkan kedalam rebusan ajam, direbus sampai daging empuk.
# Kentang diiris persegi tipis, digoreng. Sebagian dibuat pergedel, jaitu tjampuran kentang, i butir telur dan garam, digoreng bulat².
# Taoge, tepung beras, garam ditambah air sampai dapat dibentuk, digoreng bundar; kue namanja.
# Telur direbus, sudah masak di-iris².
# Menghidangkan dilengkapi dengan lontong, jeruk nipis, sambal.<noinclude>{{rh|'''356'''{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
jum0m3a2mompbntgp0s6i9et2ztxf46
304679
304676
2026-07-17T11:09:29Z
Lemonwithices
26124
304679
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Sathira15" /></noinclude><ol start="3">
<li> Bawang merah 7 butir diiris tipis, digoreng. Bumbu² dihaluskan ditumis, ditambah kaldu ajam.
<li> Kelapa diparut dibuat santan 2 gelas, kemudian ditambahkan dalam air kaldu dan bumbu².
<li> Soun direndam dalam air panas 2 menit.
<li> Seledri dan daun bawang di-iris².
<li> Menghidangkan dalam mangkok ber-turut² disusun: irisan kentang, taoge, garam halus, keripik kentang, sajuran, ajam kemudian disiram kuah dan air djeruk. Ditaburi bawang merah goreng. Biasanja dimakan dengan sambal bawang dan tjuka. </ol>
<br>
<section end="sotomadura" />
<section begin="sotopamekasan" />{{c|'''SOTO PAMEKASAN'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{Gap}}ajam||{{Gap}}¼ kg.||{{Gap}}telur||{{Gap}}2 btr.
|-
|{{Gap}}kentang||{{gap}}½ ons||{{gap}}tepung beras||{{Gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}taoge||{{gap}}½ ons|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{Gap}}5 btr.||{{gap}}laos||{{gap}}1 pt.
|-
|{{Gap}}bawang putih||{{gap}}5 siung||{{gap}}djae||{{gap}}1 rsd.
|-
|{{Gap}}lombok merah||{{Gap}}3 bdj.||{{Gap}}garam||{{Gap}}1 sdm.
|-
|{{gap}}terasi||{{Gap}}1 sdt.||{{Gap}}soun||{{gap}}1 ikat
|}
''Tjara membuatnja:''
# Ajam direbus.
# Bumbu² dihaluskan, ditumis sampai terpisah dengan minjaknja. Sebagian bawang merah diiris tipis, digoreng. Bumbu dimasukkan kedalam rebusan ajam, direbus sampai daging empuk.
# Kentang diiris persegi tipis, digoreng. Sebagian dibuat pergedel, jaitu tjampuran kentang, i butir telur dan garam, digoreng bulat².
# Taoge, tepung beras, garam ditambah air sampai dapat dibentuk, digoreng bundar; kue namanja.
# Telur direbus, sudah masak di-iris².
# Menghidangkan dilengkapi dengan lontong, jeruk nipis, sambal.
<section end="sotopamekasan" /><noinclude>{{rh|'''356'''{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
jy4fym2cf89vz0sj18xv7x1pnrfpzdx
Halaman:Mustikarasa.pdf/365
104
51857
304677
148159
2026-07-17T11:05:53Z
Lemonwithices
26124
304677
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Lim Natee" /></noinclude>''Tjaranja:''
{|
|-
|{{gap}}Lontong diiris ditaruh dalam piring, daging ajam disobek², ditaruh diatasnja kripik kentang, bergedel kua, telur rebus, dituangi kuah, diberi bawang merah.
|}
<br>
<section end="sotopamekasan" />
<section begin="sotoseladaair" />{{c|'''SOTO SELADA AIR}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}selada air||{{Gap}}1 ikat||{{gap}}tahu putih||{{Gap}}5 pt.
|-
|{{gap}}daging||{{gap}}1 ons||{{gap}}taoge||{{Gap}}1 ons
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{Gap}}bawang merah||{{Gap}}5 bh.||{{gap}}kemiri||{{Gap}}3 btr.
|-
|{{gap}}bawang putih||{{Gap}}5 siung||{{gap}}garam||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{Gap}}lombok merah||{{gap}}3 bh.||{{Gap}}vetsin||{{Gap}}2 bks.
|-
|{{Gap}}lada||{{Gap}}½ sdt.||{{gap}}ketjap||{{gap}}2 sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Daging diiris ketjil² lalu direbus sampai lunak.
# Tahu di-iris² persegi ketjil dan digoreng setengah matang.
# Bumbu² dihaluskan, ditumis dan dimasukkan kedalam rebusan daging.
# Selada air ditjutji, diiris 1 cm pandjang.
# Djika daging sudah lunak, selada, tahu dan taoge dimasukkan.
# Djika sudah masak, vetsin dan ketjap ditambahkan dan diangkat.
<br>
<section end="sotoseladaair" />
<section end="sotoseladaair" />
<section begin="tuturuga" />{{c|'''TUTURUGA'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}daging sapi||{{Gap}}½ kg.||{{Gap}}kelapa||{{Gap}}½ btg.
|-
|{{gap}}kentang||{{Gap}}3 btr.|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{Gap}}8 bh.||{{Gap}}sereh||{{Gap}}3 bt.
|}
<br>
<section end="tuturuga" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}'''357'''}}</noinclude>
s7b06ec8aj52ib7muyw9233alcya3t0
Halaman:Mustikarasa.pdf/366
104
51861
304682
148157
2026-07-17T11:12:36Z
Lemonwithices
26124
304682
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Lim Natee" /></noinclude>{|
|{{gap}}bawang putih||{{gap}}3 siung||{{gap}}prei||{{Gap}}3 bt.
|-
|{{gap}}lombok merah||{{gap}}4 bh.||{{Gap}}daun selasih||{{Gap}}½ ikat.
|-
|{{Gap}}kemiri||{{Gap}}3 bdj.||{{Gap}}daun djeruk purut||{{gap}}2 hl.
|-
|{{Gap}}kunjit||{{Gap}}½ rdj.||{{gap}}daun kemangi||{{gap}}½ ikat.
|-
|{{Gap}}djae||{{Gap}}¼ rdj.||{{Gap}}air djeruk nipis||{{Gap}}1 sdt.
|-
|{{Gap}}daun pandan||{{gap}}2 hl.||{{gap}}garam||{{Gap}}1 sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Daging di-potong² ketjil.
# Kentang dikupas, dipotong seperti daging.
# Kelapa diparut, dibuat santan.
# Semua bumbu dihaluskan, ketjuali daun² ditumis, daging dimasukkan berikut santan.
# Bila daging sudah lunak, kentang dimasukkan.
# Air djeruk dimasukkan.
# Menghidangkannja: bumbu² jang kasar² dibuangi.
<br>
<section end="tuturuga" />
<section begin="tuturugapenju" />{{c|'''TUTURUGA PENJU'''}}
{{c|(Menado)}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}daging penju||{{Gap}}½ kg.||{{gap}}daun bawang||{{Gap}}1 ikat
|-
|{{gap}}daun kuntjai||{{gap}}1 ikat||{{gap}}djeruk nipis||{{gap}}1 bh.
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{Gap}}bawang merah||{{Gap}}5 bh.||{{Gap}}bawang putih||{{Gap}}2 siung
|-
|{{gap}}lombok merah||{{Gap}}3 bidji||{{Gap}}kemiri||{{Gap}}3 bidji
|-
|{{gap}}kunjit||{{Gap}}2 rsd.||{{gap}}djae||{{Gap}}2 rsd.
|-
|{{gap}}daun djinten||{{Gap}}6 lembar||{{gap}}sereh||{{Gap}}1 pt.
|-
|{{gap}}daun pandan||{{Gap}}2 lembar||{{Gap}}garam||{{gap}}1 sdm.
|-
|{{gap}}minjak||{{Gap}}2 sdm.|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Daging penju dipotong-potong ketjil.
# Bumbu² selain daun dihaluskan.
# Bumbu² ditumis dan ditambah dengan 2 gelas air, daging penju, sereh, daun pandan, irisan daun dan air djeruk.
# Dibiarkan sampai mendidih, dengan tempo² ditambah air.
<br>
<section end="tuturugapenju" /><noinclude>{{rh|'''358'''{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
m63no9nbtljv66e9v09p8miqstwodu2
Halaman:Mustikarasa.pdf/367
104
51862
304683
148156
2026-07-17T11:14:24Z
Lemonwithices
26124
304683
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Lim Natee" /></noinclude>''Keterangan :''
{|
|{{gap}}Masakan ini punja kuah banjak seperti sajur asem.
|}
<br>
<section end="tuturugapenju" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}'''359'''}}</noinclude>
tl44qhbhxoh2heeou22ybrl7cfadrcb
Halaman:Mustikarasa.pdf/370
104
51947
304686
148256
2026-07-17T11:56:30Z
Lemonwithices
26124
304686
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Lim Natee" /></noinclude><section begin="ajambumbumenado" />{{c|'''AJAM BUMBU MENADO'''}}
<br>
''Bahan²:''
{|
|{{gap}}ajam||{{gap}}1 ekor||{{gap}}telor bebek||{{Gap}}2 btr.
|}
<br>
''Bumbu² :''
{|
|{{Gap}}bawang merah||{{Gap}}5 bh.||{{Gap}}daun djintan||{{Gap}}3 lbr.
|-
|{{gap}}lombok merah||{{Gap}}5 bh.||{{Gap}}daun kutjai||{{Gap}}5 lbr.
|-
|{{gap}}lombok hidjau||{{Gap}}5 bh.||{{gap}}daun kemangi||{{Gap}}20 lbr.
|-
|{{gap}}djae||{{Gap}}1 pt.||{{gap}}daun peterseli||{{Gap}}20 lbr.
|-
|{{gap}}sereh||{{Gap}}1 btg||{{Gap}}daun pandan||{{gap}}2 lbr.
|-
|{{gap}}daun bawang||{{Gap}}5 lbr.||{{gap}}garam||{{gap}}2 sdm.
|}
<br>
''Tjara membuatnja:''
# Bumbu² ditumbuk halus ketjuali sereh dan daun pandan.
# Ajam direbus sampai masak.
# Telur dikotjok, diberi bumbu dan sedikit air ditjampur dengan ajam rebus.
# Dimasak sampai kental.
<br>
<br>
<section end="ajambumbumenado" />
<section end="ajambumbumenado" />
<section begin="ajambumburudjak" />{{c|'''AJAM BUMBU RUDJAK'''}}
<br>
''Bahan²:''
{|
|{{gap}}ajam||{{Gap}}1 ekor.|| ||
|}
<br>
''Bumbu²:''
{|
|{{Gap}}bawang merah||{{Gap}}6 bh.||{{Gap}}djae||{{Gap}}1 pt.
|-
|{{gap}}bawang putih||{{Gap}}5 siung||{{Gap}}sereh||{{Gap}}1 btg.
|-
|{{gap}}lombok merah||{{Gap}}10 bdj.||{{gap}}minjak goreng||{{Gap}}4 sdm.
|-
|{{gap}}kemiri||{{Gap}}5 btr||{{gap}}santan||{{Gap}}4 gls.
|-
|{{gap}}kunjit||{{Gap}}1 rsd.|| ||
|}
''Tjara membuatnja:''
# Ajam dibersihkan, ditjutji, di-potong².
# Bumbu² dihaluskan ketjuali djae dan sereh, ditumis dengan minjak ± 2 menit.
# Daging dimasukkan, ditambah santan, diaduk di atas api supaja santan tidak petjah, sampai dagingnya lunak.
<br>
<section end="ajambumburudjak" /><noinclude>{{rh|362{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
8chish7kpn85xzkk4j0rgidi0nvz8rk
Halaman:Mustikarasa.pdf/371
104
51948
304687
149662
2026-07-17T11:57:51Z
Lemonwithices
26124
304687
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Lim Natee" /></noinclude><section begin="ajamdjeruknipis" />{{c|'''AJAM DJERUK NIPIS'''<br>(Banten)}}
''Bahan²:''
{|
|{{gap}}ajam||{{gap}}1 ekor||{{gap}}telor rebus||{{Gap}}4 btr.
|}
<br>
''Bumbu² :''
{|
|{{Gap}}bawang merah||{{Gap}}20 bh.||{{Gap}}lada halus||{{Gap}}1 sdt.
|-
|{{gap}}djeruk nipis||{{Gap}}2 bh.||{{Gap}}mentega||{{Gap}}1 sdm.
|-
|{{gap}}garam||{{Gap}}1 sdm.|| ||
|}
<br>
''Tjara membuatnja:''
# Ajam jang telah bersih di-potong², digoreng dengan mentega.
# Bawang iris dan bumbu² jang halus digoreng pula dan diberi air.
# Ajam goreng dimasukkan terus dimasak sampai matang.
# Telur rebus di-tusuk² dengan lidi dan dimasak sebentar didalam kuah ajam tadi.
<br>
''Tjara menghidangkanja:''
: Ajam disenduk dipinggan dan dihiasi irisan kentang goreng disekeliling pinggan dan irisan djeruk nipis. Telur rebus dihiaskan disudut pinggan.
<br>
<section end="ajamdjeruknipis" />
<section end="ajamdjeruknipis" />
<section begin="ajamisidibulu" />{{c|'''AJAM ISI DIBULU'''<br>(Menado)}}
''Bahan²:''
{|
|{{gap}}ajam||{{Gap}}1 ekor.||{{gap}}telur||{{gap}}1 btr
|}
<br>
''Bumbu²:''
{|
|{{Gap}}lombok besar||{{Gap}}10 bh.||{{Gap}}daun pandan||{{Gap}}1 hl.
|-
|{{gap}}lombok ketjil||{{Gap}}10 bh.||{{Gap}}daun djeruk||
|-
|{{gap}}bawang merah||{{Gap}}10 bh.||{{gap}}purut||{{Gap}}3 helai
|-
|{{gap}}djae||{{Gap}}1 pt.||{{gap}}daun bawang||{{Gap}}3 helai
|-
|{{gap}}tomat hidjau||{{Gap}}3 bdj.||{{gap}}kemangi||{{gap}}3 tk.
|-
|{{gap}}bawang putih||{{Gap}}2 siung||{{gap}}selasih||{{Gap}}3 helai
|-
|{{gap}}sereh||{{Gap}}1 btg.|| ||
|}
<br>
<section end="ajamisidibulu" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}363}}</noinclude>
jo7wygac405a12ug673k8v2smjc1mv3
Halaman:Mustikarasa.pdf/372
104
51966
304688
148373
2026-07-17T11:58:52Z
Lemonwithices
26124
304688
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Agus Damanik" /></noinclude>''Tjara membuatnja:''
# Ajam dibersihkan, di-potong² ketjil direndam dengan garam dan air djeruk.
# Dimasukkan dalam belanga.
# Lombok, bawang merah, bawang putih ditumbuk, dimasukkan kebelanga.
# Tomat diiris, dimasukkan.
# Bumbu ditjampur, ditambah air sedikit.
# Daun pandan, daun djeruk, kemangi, selasih dan sereh ditjutji, di-potong².
# Daun tersebut dimasukkan, djika daging ajam sudah mendidih.
# Lombok ketjil ditjutji, dimasukkan sebutir demi sebutir.
<br>
<section end="ajamisidibulu" />
<section begin="ajammakaroni" />{{c|'''AJAM MAKARONI'''}}
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}ajam||{{gap}}1 ekor||{{Gap}}makaroni||{{gap}}1 pak ketjil
|-
|{{gap}}tepung roti kering||{{gap}}setjukupnja|| ||
|}
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}lada halus||{{gap}}1 sdt.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdm.
|}
''Tjara membuatnja:''
# Ajam dibersihkan, dipotong ketjil² dan direbus.
# Makaroni dipatah-patahkan dan direbus dengan garam sedikit sampai empuk, lalu dikeringkan.
# Bersama-sama didalam sebuah pantji diaduk makaroni, mentega, daging ajam beserta air perebusnja lada dan garam.
# Adonan ini dituangkan kedalam piring kaleng jang sudah disemir dengan mentega dan diatasnja ditaburi tepung roti kering.
# Dibakar didalam pembakaran dan memasang api diatas dan bawah.
''Sausnja:''
{|
|{{gap}}tomat jang besar||{{gap}}3 bh.||{{gap}}bawang merah iris||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}mentega||{{gap}}2 sdm.|| ||
|}
''Tjara membuatnja :''
# Bawang digoreng sampai kuning dengan mentega kemudian
<section end="ajammakaroni" /><noinclude>{{rh|'''364'''{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
cp5ykmkbx4p43mnjwjwsfgjk3704dwu
Indeks:20 Mei Pelopor 17 Agustus - Museum Dewantara Kirti Griya.pdf
102
52033
304505
244916
2026-07-17T00:17:20Z
Ulumarifah
16349
304505
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q132880604
|Title=[[20 Mei Pelopor 17 Agustus]]
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=Kementerian Penerangan Republik Indonesia
|Address=Jakarta
|Printer=
|Year=1950
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=T
|Pages=<pagelist
1="Cover"
2=3
61to62="Img"
63="–"
/>
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:Buku]]
54om9tq6uk5g8gvphlpwmds3965gxzj
Pembicaraan Pengguna:Alicya-
3
58187
304523
243631
2026-07-17T02:22:38Z
Mnam23
12152
/* Pembagian transklusi "Buku Putih Pertahanan Indonesia" */ bagian baru
304523
wikitext
text/x-wiki
== Selamat datang ==
<div style="border:2px solid #f3e4f2; background-color:#ffffff; font-size:95%; margin-right:1em; margin-left :1em; margin-bottom : 1em; padding: 5px;">
{{larger|'''Selamat datang, ''{{BASEPAGENAME}}''!'''}}
Halo dan [[Wikisource:Selamat datang|selamat datang]] di [[Wikisource bahasa Indonesia|Wikisource Indonesia]]!
'''[[Wikisource:Apakah Wikisource itu?|Wikisource]]''' adalah sumber dokumen bebas multibahasa yang isinya ditulis bersama-sama oleh para penggunanya dan disusun agar dapat dibaca dan disunting oleh siapa pun juga.
* Anda bisa mengucapkan selamat datang kepada Wikipediawan lainnya di [[Wikisource:Halaman perkenalan|Halaman perkenalan]]
* Pertanyaan, usulan, dan komentar tentang Wikisource bahasa Indonesia bisa dilakukan di [[Wikisource:Warung Kopi|Warung Kopi]]. Jangan lupa untuk menandatangani pesan anda, sehingga pengguna lain mengetahui siapa sang penulis pesan. Caranya: ketik ~~~~ (empat kali tanda gelombang/tilde).
* '''Baca dan pelajarilah terlebih dahulu [[wikisource:kebijakan dan pedoman|kebijakan dan pedoman]] yang berlaku di Wikisource bahasa Indonesia.'''
* Untuk bereksperimen, mencoba-coba, atau tes, lakukanlah di [[Wikisource:Bak pasir|bak pasir]].
* Walaupun begitu perhatikan juga [[Wikisource:Hindari kesalahan umum|hal-hal yang tidak boleh dilakukan di {{SITENAME}}]].
* Untuk menulis profil atau sekilas informasi tentang anda, bisa dilakukan di [[Pengguna:{{PAGENAME}}]], sehingga pengguna lain bisa mengenal sedikit tentang anda.
<div class="tabbertab" title="Contributing texts" lang="en">
{{larger|'''Welcome to Wikisource! ''{{BASEPAGENAME}}'''''}}
*Hope you enjoy contributing to Wikisource ''Bahasa Indonesia'', the library that is free for everyone to use!
*If you are not an Indonesian speaker, you may want to visit the [[:w:Wikipedia:Kedutaan|Indonesian Wikisource embassy]] or get some [[:w:Wikipedia:Babel/id-0|information about finding users who speak your language]]. Or just '''<span class="plainlinks">[{{fullurl:User talk:{{BASEPAGENAME}}|action=edit§ion=new}} edit]</span>''' this page and ask your question here. Be sure to place <code><nowiki>{{</nowiki>[[:Kategori:Pengguna mencari bantuan|helpme]]<nowiki>}}</nowiki></code> before your question to get the attention of [[:Kategori:Pengurus Wikisource|our administrators]]. Finally, ''please "sign" your comments on [[Wikisource:Warung kopi|discussion pages]] by using four tildes (<nowiki>~~~~</nowiki>)''; this will automatically produce your username (or IP address if you're not logged in) and the current date. '''Enjoy!'''
</div>
</div> [[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 18 Maret 2024 06.40 (UTC)
== Rapikan hasil ujibaca ==
Halo, Kak @[[Pengguna:Alicya-|Alicya-]], silakan rapikan [https://id.wikisource.org/w/index.php?title=Istimewa:Kontribusi_pengguna&end=&namespace=all&start=&tagfilter=proofreadpage-quality3&target=Alicya-&offset=&limit=500 hasil ujibacanya] sesuai templat penulisan di wikisource, terutama untuk penulisan referensi yang keliru ([https://www.instagram.com/p/DBDYT9yTo-b/?igsh=MTdsdzBicXljeW1ibA%3D%3D&img_index=1 tutorial lihat di sini]).
terima kasih. [[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 22 Januari 2025 08.20 (UTC)
:Baik.
:Boleh lihat contoh yang sudah benar untuk uji-baca pada [[Indeks:Kitab himpunan perundang undangan negara.pdf|indeks ini]], agar sekaligus bisa saya perbaiki secara keseluruhan.
:Terimakasih [[Pengguna:Alicya-|Alicya-]] ([[Pembicaraan Pengguna:Alicya-|bicara]]) 22 Januari 2025 08.45 (UTC)
== Pembagian transklusi "Buku Putih Pertahanan Indonesia" ==
Sebenarnya per bab juga bisa sih, tapi kalau seperti yang ada sudah bagus, jaga-jaga kalau malah tidak bisa. Mungkin bisa dicoba per bab juga menurut saya. [[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 17 Juli 2026 02.22 (UTC)
hkcm4ehs5a20a8ehe9y185xxlb3stzi
304535
304523
2026-07-17T02:58:33Z
Alicya-
21994
/* Pembagian transklusi "Buku Putih Pertahanan Indonesia" */ Balas
304535
wikitext
text/x-wiki
== Selamat datang ==
<div style="border:2px solid #f3e4f2; background-color:#ffffff; font-size:95%; margin-right:1em; margin-left :1em; margin-bottom : 1em; padding: 5px;">
{{larger|'''Selamat datang, ''{{BASEPAGENAME}}''!'''}}
Halo dan [[Wikisource:Selamat datang|selamat datang]] di [[Wikisource bahasa Indonesia|Wikisource Indonesia]]!
'''[[Wikisource:Apakah Wikisource itu?|Wikisource]]''' adalah sumber dokumen bebas multibahasa yang isinya ditulis bersama-sama oleh para penggunanya dan disusun agar dapat dibaca dan disunting oleh siapa pun juga.
* Anda bisa mengucapkan selamat datang kepada Wikipediawan lainnya di [[Wikisource:Halaman perkenalan|Halaman perkenalan]]
* Pertanyaan, usulan, dan komentar tentang Wikisource bahasa Indonesia bisa dilakukan di [[Wikisource:Warung Kopi|Warung Kopi]]. Jangan lupa untuk menandatangani pesan anda, sehingga pengguna lain mengetahui siapa sang penulis pesan. Caranya: ketik ~~~~ (empat kali tanda gelombang/tilde).
* '''Baca dan pelajarilah terlebih dahulu [[wikisource:kebijakan dan pedoman|kebijakan dan pedoman]] yang berlaku di Wikisource bahasa Indonesia.'''
* Untuk bereksperimen, mencoba-coba, atau tes, lakukanlah di [[Wikisource:Bak pasir|bak pasir]].
* Walaupun begitu perhatikan juga [[Wikisource:Hindari kesalahan umum|hal-hal yang tidak boleh dilakukan di {{SITENAME}}]].
* Untuk menulis profil atau sekilas informasi tentang anda, bisa dilakukan di [[Pengguna:{{PAGENAME}}]], sehingga pengguna lain bisa mengenal sedikit tentang anda.
<div class="tabbertab" title="Contributing texts" lang="en">
{{larger|'''Welcome to Wikisource! ''{{BASEPAGENAME}}'''''}}
*Hope you enjoy contributing to Wikisource ''Bahasa Indonesia'', the library that is free for everyone to use!
*If you are not an Indonesian speaker, you may want to visit the [[:w:Wikipedia:Kedutaan|Indonesian Wikisource embassy]] or get some [[:w:Wikipedia:Babel/id-0|information about finding users who speak your language]]. Or just '''<span class="plainlinks">[{{fullurl:User talk:{{BASEPAGENAME}}|action=edit§ion=new}} edit]</span>''' this page and ask your question here. Be sure to place <code><nowiki>{{</nowiki>[[:Kategori:Pengguna mencari bantuan|helpme]]<nowiki>}}</nowiki></code> before your question to get the attention of [[:Kategori:Pengurus Wikisource|our administrators]]. Finally, ''please "sign" your comments on [[Wikisource:Warung kopi|discussion pages]] by using four tildes (<nowiki>~~~~</nowiki>)''; this will automatically produce your username (or IP address if you're not logged in) and the current date. '''Enjoy!'''
</div>
</div> [[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 18 Maret 2024 06.40 (UTC)
== Rapikan hasil ujibaca ==
Halo, Kak @[[Pengguna:Alicya-|Alicya-]], silakan rapikan [https://id.wikisource.org/w/index.php?title=Istimewa:Kontribusi_pengguna&end=&namespace=all&start=&tagfilter=proofreadpage-quality3&target=Alicya-&offset=&limit=500 hasil ujibacanya] sesuai templat penulisan di wikisource, terutama untuk penulisan referensi yang keliru ([https://www.instagram.com/p/DBDYT9yTo-b/?igsh=MTdsdzBicXljeW1ibA%3D%3D&img_index=1 tutorial lihat di sini]).
terima kasih. [[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 22 Januari 2025 08.20 (UTC)
:Baik.
:Boleh lihat contoh yang sudah benar untuk uji-baca pada [[Indeks:Kitab himpunan perundang undangan negara.pdf|indeks ini]], agar sekaligus bisa saya perbaiki secara keseluruhan.
:Terimakasih [[Pengguna:Alicya-|Alicya-]] ([[Pembicaraan Pengguna:Alicya-|bicara]]) 22 Januari 2025 08.45 (UTC)
== Pembagian transklusi "Buku Putih Pertahanan Indonesia" ==
Sebenarnya per bab juga bisa sih, tapi kalau seperti yang ada sudah bagus, jaga-jaga kalau malah tidak bisa. Mungkin bisa dicoba per bab juga menurut saya. [[Pengguna:Mnam23|Mnam23]] ([[Pembicaraan Pengguna:Mnam23|bicara]]) 17 Juli 2026 02.22 (UTC)
:Saya baru sadar kalau saya transklusi sub-bab setelah selesai di bab Penutup.
:Apakah tidak masalah jika tautan ada di posisi yang sama? Sebelumnya saya membuat halaman sub bab dari <code>Buku/sub-bab</code>, jika ditambahkan halaman bab <code>Buku/bab</code> keduanya akan ada di posisi yang sama.
:Apakah saya harus memidahkan halaman sub-bab menjadi <code>Buku/bab/sub-bab</code>? [[Pengguna:Alicya-|Alicya-]] ([[Pembicaraan Pengguna:Alicya-|bicara]]) 17 Juli 2026 02.58 (UTC)
9joah77cuzb04fpn49jy8a5q6oheylq
Halaman:Mustikarasa.pdf/1116
104
67296
304568
195160
2026-07-17T06:57:14Z
Ammachemist
27288
304568
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dvnfit" /></noinclude><section begin="taart semangka"/>
''Tjara membuatnja:''
# Mula² air dimasak dengan gula, kalau sudah hantjur disaring dengan kain.
# Sesudah itu taruhkan kembali keatas tungku dan dimasak terus hingga kental.
# Hampir akan diangkat dimasukkan tjuka serta panili, dikatjau semuanja hingga bertjampur betul.
# Didinginkan sebentar, baru dipergunakan.
<br>
<section end="taart semangka"/>
<section begin="taart singkong" />{{c|'''TAART SINGKONG'''}}
<br>
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}singkong||{{gap}}1 kg.||{{gap}}kelapa setengah||{{gap}}
|-
|{{gap}}gula||{{gap}}1 gls.||{{gap}}tua||{{gap}}1 btr.
|-
|{{gap}}telur||{{gap}}1 btr.||{{gap}}margarine||{{gap}}3 sdm.
|-
|{{gap}}panili||{{gap}}2 bks.||{{gap}} ||{{gap}}
|}
<br>
''Tjara membuatnja:''
# Singkong dibersihkan, diparut, diperas airnja.
# Kelapa dikupas, lalu diparut.
# Gula dan margarine dikotjok sampai putih, ditambah panili. Parutan singkong dan kelapa sama² banjaknja dimasukkan kedalamnja.
# Adonan ditjetak dalam lojang, dioven (pan) dengan panas bawah dan atas.
<br>
<section end="taart singkong"/>
<section end="taart singkong" />
<section begin="taart singkong buah2an" />{{c|'''TAART SINGKONG BUAH²AN'''}}
<br>
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}singkong||{{gap}}½ kg.||{{gap}}mangga muda||{{gap}}¼ bdj.
|-
|{{gap}}tepung kandji||{{gap}}2 sdm.||{{gap}}nanas||{{gap}}¼ bdj.
|-
|{{gap}}santan kental||{{gap}}½ tjkr.||{{gap}}kedondong||{{gap}}1 bdj.
|-
|{{gap}}telur||{{gap}}2 btr.||{{gap}}belimbing||{{gap}}1 bdj.
|-
|{{gap}}kuning telur||{{gap}}1 btr.||{{gap}}panili||{{gap}}1 bks.
|-
|{{gap}}gula pasir||{{gap}}¼ gls.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdt.
|}
<br>
''Tjara membuatnja:''
# Singkong dibersihkan, dikukus/direbus, dihaluskan.
<br>
<section end="taart singkong buah2an"/><section end="taart singkong buah2an" /><noinclude>{{rh|1108{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
4guu5nvyurajza7oljlw1c7bbsun3fk
304569
304568
2026-07-17T07:09:48Z
Ammachemist
27288
304569
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dvnfit" /></noinclude><section begin="taart semangka" />''Tjara membuatnja:''
# Mula² air dimasak dengan gula, kalau sudah hantjur disaring dengan kain.
# Sesudah itu taruhkan kembali keatas tungku dan dimasak terus hingga kental.
# Hampir akan diangkat dimasukkan tjuka serta panili, dikatjau semuanja hingga bertjampur betul.
# Didinginkan sebentar, baru dipergunakan.
<br>
<section end="taart semangka" />
<section begin="taart singkong" />{{c|'''TAART SINGKONG'''}}
<br>
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}singkong||{{gap}}1 kg.||{{gap}}kelapa setengah||{{gap}}
|-
|{{gap}}gula||{{gap}}1 gls.||{{gap}}tua||{{gap}}1 btr.
|-
|{{gap}}telur||{{gap}}1 btr.||{{gap}}margarine||{{gap}}3 sdm.
|-
|{{gap}}panili||{{gap}}2 bks.||{{gap}} ||{{gap}}
|}
<br>
''Tjara membuatnja:''
# Singkong dibersihkan, diparut, diperas airnja.
# Kelapa dikupas, lalu diparut.
# Gula dan margarine dikotjok sampai putih, ditambah panili. Parutan singkong dan kelapa sama² banjaknja dimasukkan kedalamnja.
# Adonan ditjetak dalam lojang, dioven (pan) dengan panas bawah dan atas.
<br>
<section end="taart singkong" />
<section end="taart singkong" />
<section begin="taart singkong buah2an" />{{c|'''TAART SINGKONG BUAH²AN'''}}
<br>
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}singkong||{{gap}}½ kg.||{{gap}}mangga muda||{{gap}}¼ bdj.
|-
|{{gap}}tepung kandji||{{gap}}2 sdm.||{{gap}}nanas||{{gap}}¼ bdj.
|-
|{{gap}}santan kental||{{gap}}½ tjkr.||{{gap}}kedondong||{{gap}}1 bdj.
|-
|{{gap}}telur||{{gap}}2 btr.||{{gap}}belimbing||{{gap}}1 bdj.
|-
|{{gap}}kuning telur||{{gap}}1 btr.||{{gap}}panili||{{gap}}1 bks.
|-
|{{gap}}gula pasir||{{gap}}¼ gls.||{{gap}}garam||{{gap}}1 sdt.
|}
<br>
''Tjara membuatnja:''
# Singkong dibersihkan, dikukus/direbus, dihaluskan.
<section end="taart singkong buah2an" />
<section end="taart singkong buah2an" /><noinclude>{{rh|1108{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
bka3zew54s0v3hwwsz70iyjfzvt71oc
Halaman:Mustikarasa.pdf/1117
104
67297
304564
195161
2026-07-17T06:46:09Z
Ammachemist
27288
304564
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dvnfit" /></noinclude><section begin="taart singkong buah2an"/>
#<li value="2> Telur dikatjau, ditambah santan, garam, panili, singkong halus, dibentuk sampai mendjadi adonan liat.
# Buah²an di-potong² ketjil seperti dadu 1 cm.
# Gula dididihkan, buah²an dimasukkan, dikentalkan dengan tepung kandji (setup).
# Adonan dibentuk pada tjetakan pie setebal 1½ cm, diberi pinggiran, diisi dengan setup. Diatasnja ditutup dengan pita² adonan ber-selang² dan diatasnja dilumuri dengan kuning telur.
# Dibakar sampai ke-merah²an.
<br>
<section end="taart singkong buah2an"/>
<section begin="taart tape singkong" />{{c|'''TAART TAPE SINGKONG'''}}
<br>
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}tape||{{gap}}½ kg.||{{gap}}margarine||{{gap}}1 tjkr.
|-
|{{gap}}telur ajam||{{gap}}5 btr.||{{gap}}air djeruk nipis||{{gap}}1½ tjkr.
|-
|{{gap}}gula pasir||{{gap}}1 tjkr.||{{gap}}panili||{{gap}}1 bks.
|-
|{{gap}}tepung terigu||{{gap}}3½ tjkr.||{{gap}}soda kue||{{gap}}½ sdt.
|}
<br>
''Tjara membuatnja:''
# Tape dibuang seratnja, dilumatkan.
# Margarine dikatjau dengan gula, telur dimasukkan satu persatu sambil dikatjau terus.
# Tepung terigu sambil ditapis dimasukkan bersama panili dan soda kue.
# Tape jang lumat ditjampurkan pada adonan, diaduk perlahan sampai rata, dituangkan dilojang jang telah dilumasi margarine.
# Dipan/oven sampai berwarna ke-kuning²an.
<br>
<section end="taart singkong buah2an"/>
<section end="taart tape singkong" />
<section begin="taart tape ubi" />{{c|'''TAART TAPE UBI'''}}
<br>
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}telur ajam||{{gap}}1 btr.||{{gap}}mentega||{{gap}}¾ tjkr.
|-
|{{gap}}gula pasir||{{gap}}1 tjkr.||{{gap}}susu manis||{{gap}}3 sdm.
|-
|{{gap}}tape ubi||{{gap}}1 tjkr.||{{gap}}panili||{{gap}}1 sdt.
|-
|{{gap}}tepung terigu||{{gap}}¾ tjkr.||{{gap}} ||{{gap}}
|}
<br>
<section end="taart tape ubi"/><section end="taart tape ubi" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}1109}}</noinclude>
fqfkeqf6noy50kwtocdm1c05uc2k234
Halaman:Mustikarasa.pdf/1118
104
67298
304561
195162
2026-07-17T06:15:47Z
Ammachemist
27288
304561
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dvnfit" /></noinclude><section begin="taart tape ubi"/>
''Tjara membuatnja:''
# Telur ajam dan gula dikotjok sampai mengembang.
# Mentega dikotjok tersendiri sampai putih, lalu tape dibuang sumbunja dan diremas sampai halus.
# Telur jang telah mengembang tadi dimasukkan kedalam mentega jang telah putih dan dikotjok sampai tertjampur rata.
# Lalu dimasukkan tape dan diaduk sampai rata, serta dimasukkan terigu, susu dan panili.
# Apabila telah bertjampur rata, adonan dibakar dalam tjetakan dengan api bawah dahulu, kalau kue telah naik api dipindahkan keatas.
<br>
<section begin="taart waluh djipang" />{{c|'''TAART WALUH DJIPANG'''<br>
(Purwokerto)}}
<br>
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}waluh djipang||{{gap}} ||{{gap}}margarine||{{gap}}1 sdm.
|-
|{{gap}}besar||{{gap}}1 btr.||{{gap}}telur||{{gap}}2 btr.
|-
|{{gap}}santan kental||{{gap}}1 gls.||{{gap}}tepung terigu||{{gap}}4 sdm.
|-
|{{gap}}gula pasir||{{gap}}3 sdm.||{{gap}} ||{{gap}}
|}
<br>
''Tjara membuatnja:''
# Labu djipang dikupas, dipotong ketjil², direbus sampai masak, dihaluskan dan ditiriskan dikalo.
# Telur, gula dikotjok sampai berbuih, dimasukkan ber-turut²: tepung terigu, waluh djipang, mentega dan santan.
# Dipanggang dalam lojang jang dilumuri margarine sampai kuning dan masak.
<br>
<section end="taart waluh djipang"/>
<section end="taart waluh djipang" />
<section begin="tahu bumbu ketjap" />{{c|'''TAHU BUMBU KETJAP'''}}
<br>
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}tahu||{{gap}}4 pt.||{{gap}}minjak goreng||{{gap}}1 tjkr.
|-
|{{gap}}taoge||{{gap}}1 ons||{{gap}} ||{{gap}}
|}
<br>
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}4 bh.||{{gap}}terasi||{{gap}}1 sdt.
|-
|{{gap}}bawang putih||{{gap}}2 siung||{{gap}}garam||{{gap}}½ sdt.
|}
<br>
<section end="tahu bumbu ketjap"/><section end="tahu bumbu ketjap" /><noinclude>{{rh|1110{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
obm9me9l5s9tba251hkw3ec78hj7j1q
304565
304561
2026-07-17T06:50:04Z
Ammachemist
27288
304565
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dvnfit" /></noinclude><section begin="taart tape ubi"/>
''Tjara membuatnja:''
# Telur ajam dan gula dikotjok sampai mengembang.
# Mentega dikotjok tersendiri sampai putih, lalu tape dibuang sumbunja dan diremas sampai halus.
# Telur jang telah mengembang tadi dimasukkan kedalam mentega jang telah putih dan dikotjok sampai tertjampur rata.
# Lalu dimasukkan tape dan diaduk sampai rata, serta dimasukkan terigu, susu dan panili.
# Apabila telah bertjampur rata, adonan dibakar dalam tjetakan dengan api bawah dahulu, kalau kue telah naik api dipindahkan keatas.
<br>
<section end="taart tape ubi"/>
<section begin="taart waluh djipang" />{{c|'''TAART WALUH DJIPANG'''<br>
(Purwokerto)}}
<br>
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}waluh djipang||{{gap}} ||{{gap}}margarine||{{gap}}1 sdm.
|-
|{{gap}}besar||{{gap}}1 btr.||{{gap}}telur||{{gap}}2 btr.
|-
|{{gap}}santan kental||{{gap}}1 gls.||{{gap}}tepung terigu||{{gap}}4 sdm.
|-
|{{gap}}gula pasir||{{gap}}3 sdm.||{{gap}} ||{{gap}}
|}
<br>
''Tjara membuatnja:''
# Labu djipang dikupas, dipotong ketjil², direbus sampai masak, dihaluskan dan ditiriskan dikalo.
# Telur, gula dikotjok sampai berbuih, dimasukkan ber-turut²: tepung terigu, waluh djipang, mentega dan santan.
# Dipanggang dalam lojang jang dilumuri margarine sampai kuning dan masak.
<br>
<section end="taart waluh djipang"/>
<section end="taart waluh djipang" />
<section begin="tahu bumbu ketjap" />{{c|'''TAHU BUMBU KETJAP'''}}
<br>
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}tahu||{{gap}}4 pt.||{{gap}}minjak goreng||{{gap}}1 tjkr.
|-
|{{gap}}taoge||{{gap}}1 ons||{{gap}} ||{{gap}}
|}
<br>
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}4 bh.||{{gap}}terasi||{{gap}}1 sdt.
|-
|{{gap}}bawang putih||{{gap}}2 siung||{{gap}}garam||{{gap}}½ sdt.
|}
<br>
<section end="tahu bumbu ketjap"/><section end="tahu bumbu ketjap" /><noinclude>{{rh|1110{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
cot5t4q18cbd6wmtd97xk7kj8s2kob3
Halaman:Mustikarasa.pdf/1119
104
67299
304559
195163
2026-07-17T06:07:52Z
Ammachemist
27288
304559
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dvnfit" /></noinclude><section begin="tahu bumbu ketjap"/>
{|
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}1 bh.||{{gap}}ketjap||{{gap}}2 sdm.
|-
|{{gap}}lombok rawit||{{gap}}3 bh.||{{gap}} ||{{gap}}
|}
<br>
''Tjara membuatnja:''
# Tahu dipotong ketjil² segi empat, digoreng sampai kering.
# Bawang merah dan bawang putih, lombok diiris tipis² lalu digoreng sampai kering.
# Lombok rawit di-potong², ditjampur dengan terasi terus digoreng sebentar dan diberi ketjap.
# Taoge jang telah dibersihkan dimasukkan kedalamnja berikut dengan bawang goreng sebagian.
# Djika taoge sudah agak lunak, baru tahu dimasukkan.
# Sisa bawang goreng ditaburkan diatasnja.
<br>
<section end="tahu bumbu ketjap"/>
<section begin="tahu gedjrot" />{{c|'''TAHU GEDJROT'''<br>
(Tjirebon)}}
<br>
''Bahan² :''
{|
|{{gap}}tahu sedang||{{gap}}3 bh.||{{gap}}minjak||{{gap}}3 sdm.
|}
<br>
''Bumbu² :''
{|
|{{gap}}lombok rawit||{{gap}}20 bdj.||{{gap}}ketjap||{{gap}}½ btl.
|-
|{{gap}}bawang merah||{{gap}}10 btg.||{{gap}}gula merah||{{gap}}1 sdm.
|}
<br>
''Tjara membuatnja:''
<ol> ½ botol ketjap enak ditjampur dengan 3 botol air diberi garam dan gula, direbus sampai mendidih, dimasukkan lagi kedalam botol.</ol>
<br>
''Membuat tahu:''
# Tahu digoreng sampai kering, kulitnja se-olah² terpisah daripada isinja dan elastis (tahunja ini harus tahu jang spesifik, asli dari Tjirebon).
# Tjara memasaknja: tahu di-iris² djadi 4 ketjil² dari tanah. Didalamnja telah dihaluskan bawang merah dan lombok rawit.
# Ketjap tadi digedjrotkan/dimasukkan ketjowet tanah tadi, baru dimakan.
<br>
<section end="tahu gedjrot"/><section end="tahu gedjrot" /><noinclude>{{rh|||{{asc|Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno}}{{gap}}1111}}</noinclude>
r2qn82bzs5smud3v49oko8r5c1nv00v
Halaman:Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf/5
104
69989
304549
303109
2026-07-17T04:54:15Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
304549
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" /></noinclude>{{gambar hilang}}
<br>
<br>
''„{{...|12}} akan tetapi sebagai pengabdi revolusi tidak <br> ada djalan lain, siapa jang tidak dapat mengikuti <br> revolusi, kita tinggalkan {{...|12}}"''<noinclude></noinclude>
fvureqztz5hwatfauczp0dbib0t73gc
Halaman:Perahu Madura.pdf/18
104
70629
304476
206211
2026-07-16T17:44:08Z
Empat Tilda
13539
/* Tervalidasi */
304476
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Empat Tilda" /></noinclude>pula memang berasal dari Madura bagian Barat.
Apabila kita meninjau Legung, sebuah pantai Timur Laut Madura, jadi sudah termasuk pantai Utara, kita mendapatkan beberapa jenis perahu sebagai berikut:
1. Sisa-sisa perahu Padduwang, yaitu jenis les-ales besar model kuno dengan cadik ganda di kedua sisinya. Perahu Padduwang ini diperkirakan tidak dipakai lagi dan rusak sejak tahun 1949. Menurut rakyat setempat sisa-sisa perahu Padduwang ini dianggap keramat, sehingga di tempat tertumpuknya bagian-{{sic|bagan|bagian}} atau kepingannya masih kita dapati bekas selamatan dan {{sic|ap|api}} kemenyan.
2. Sisa dua buah sampan Karoman (sebenarnya jukung), yaitu jenis les-ales pologan,jadi dari sebatang kayu utuh, masih diselamatkan dengan baik. Bahkan sisa cat ukirannya masih jelas tampak. Hanya bagian atas dan cadiknya yang tidak ada. Walaupun demikian
tidak mustahil di tempat yang jauh tersebut dan di alam terbuka semacam itu akan terjadi kerusakan yang cepat.
Dari kedua sisa perahu tersebut menunjukkan tradisi kuno Legung masih terbaca sampai sekarang.
3. Selain perahu-perahu tersebut, di Legung kita dapatkan jukung Pajangan Salopeng yang masih baik-baik, sampan Kateran Legung, yang semuanya kerleng-alengan minded. Di sana kita dapatkan pula jukung Pagur tipe Legung dan tipe Sapudi dan beberapa
perahu tipe biasa Jainnya.
Dari hal-hal tersebut di atas, menunjukkan bahwa:
a. Perahu Padduwang dan sampan Karoman merupakan cakal-bakal perahu jenis Jes-ales atau jabaran yang hampir meliputi wilayah Madura bagian Barat.
b. Kedua perahu tersebut merupakan perahu peninggalan jaman kuno, yang semestin ya diamankan oleh pemerintah, instansi yang berwenang, untuk menjadi dokumen hidu pautentik bahwa perahu tersebut memang pernah ada di Madura.
c. Malah lebih dari itu, barangkali Legung bisa dikembangkan menjadi salah satu museum terbuka, yang dalam hal ini sebagai museum perahu Madura.
Persebaran perahu Madura dimulai dengan pesat setelah pemerintah lebih besar memberikan perhatian pada kehidupan nelayan, dimana pada sekitar tahun 1970 menyediakan kredit mesin tempel.
Di Klampes, perahu-perahu jenis les-ales "menyingkir" ke arah timur, memasuki daerah Ketapang dan seterusnya, karena dianggap<noinclude>{{rh|||13}}</noinclude>
poxrnv9s3sgc4qxcwxssol6iy5pwfbz
Halaman:Perahu Madura.pdf/19
104
70630
304477
205495
2026-07-16T17:48:01Z
Empat Tilda
13539
/* Tervalidasi */
304477
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Empat Tilda" /></noinclude>tidak praktis lagi, diganti gole' an yang tanpa antek. Bahkan lebih jauh lagi mengadakan perubahan bentuk dan membuat jenis perahu "kursin" yang sangat cocok dengan mesin tempel, dimana pada awal
tahun 1980 telah mencapai 80 buah perahu bermesin atau "kursin".
Di Pasean perahu-perahu Madura'an sudah "kurang disukai" lagi, karena dianggap kurang lincah. Perahu jenis ini tinggal beberapa buah
saja, dan pelayarannya menuju Masalembu. Padahal di Masalembu sendiri mulai maju dengan jenis perahu Kalotok.
Jukung-jukung Pajangan Salopeng sudah lama tidak dibuat lagi sisanya lebih kurang masih 40 buah. Jukung besar ini kurang populer lagi, karena disarakan sangat merugi jika menangkap ikan dengan lima awak, padahal hasil ikannya semakin merosot. Akhirnya jukung jenis ini banyak dijual ke Legung.
Di Kamal sebelum tahun 1970, sampan mesin pernah jaya dan tumbuh dengan pesatnya, sebagai alat penyeberangan ke Surabaya. Setelah banyak kapal fery dan tongkang beroperasi, sampan-sampan mesin ini mundur dan leuyap dengan sendirinya, apalagi kapal fery sekarang besar-besar, baik dari swasta (yaitu Dharma Lautan) maupun dari pihak DK A.
Perahu-perahu besar jenis gole'an atau disebut juga " perahu Lete'", dibuat di pulau Sapudi, Gili, Raas dan Sapekan. Di pulau-pulau tersebut bahan kayunya " lebih murah" dan mudah didapat. Perahu ini berlayar ke tempat-tempat yang jauh sampai ke Malaysia dan Singapura. Karena orang Madura menyebar ke seluruh Jawa Timur, maka banyak terdapat tukang pembuat perahu di pantai-pantai Jawa Timur. Di Bawean (Gresik), Blimbing (Tuban), Lekok-Mlaten (Pasurnan), Mayangan-Songay topo /Kalibuntu-Kraksaan (Probolinggo), Kalbut-Pa narukan (Situbondo), banyak terdapat orang Madura membuat perahu . Sedang daerah Muncar (Banyuwangi) mendapat penyaluran perahu dari Kebondadap-Sumenep, paling sedikit 30 perahu setiap
tahunnya.
Persebaran perahu diantara kota-kota di selat Madura merupakan hal yang sudah berlangsung lama. Perahu-perahu besar di Madura berlayar ke Jawa, misalnya perahu Kaci'-Talang, sedang dari Jawa ke Madura.
'''Perkembangan bentuk'''
Dari uraian di atas dengan beberapa peninggalannya, ternyata bentuk perahu mengalami perubahan dan perkembangan secara terus-<noinclude>{{Left|14}}</noinclude>
od9idg3q1mho1l741sxzbygb2wxtdu8
Indeks:009 Taruna (Sangir).djvu
102
87368
304492
268331
2026-07-16T18:48:52Z
Ulumarifah
16349
304492
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=009 Taruna (Sangir)
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Karel Frederik Holle
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=Stokhof, W. A. L.
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=1982
|Key=
|ISBN=
|Source=djvu
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
jmxwpmly2h6e5o01wfims5akavnd0cj
Indeks:126 Seumalur.djvu
102
90314
304490
258859
2026-07-16T18:35:19Z
Ulumarifah
16349
304490
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=Seumalur
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Karel Frederik Holle
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=Stokhof, W. A. L.
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=1987
|Key=
|ISBN=
|Source=djvu
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
2po9gqo8a0lrn4nq9f1z8en6kkva8g4
304491
304490
2026-07-16T18:37:21Z
Ulumarifah
16349
Membatalkan revisi [[Special:Diff/304490|304490]] oleh [[Special:Contributions/Ulumarifah|Ulumarifah]] ([[User talk:Ulumarifah|bicara]])
304491
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=126 Seumalur
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Karel Frederik Holle
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=Stokhof, W. A. L.
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=1987
|Key=
|ISBN=
|Source=djvu
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
3jk5x32b0x2uiicb0xvcle8f6r5ceha
Indeks:229c Lekon.djvu
102
90317
304493
258862
2026-07-16T19:32:56Z
Ulumarifah
16349
304493
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=229c Lekon
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Karel Frederik Holle
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=Stokhof, W. A. L.
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=1987
|Key=
|ISBN=
|Source=djvu
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
22d7212cfm6pu9dby4rs8pjexsddaw2
Halaman:Lima Jagoan vol.24.pdf/14
104
94721
304420
265505
2026-07-16T14:10:29Z
Alfiyah Rizzy Afdiquni
20781
/* Tervalidasi */
304420
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alfiyah Rizzy Afdiquni" /></noinclude>Napas baginda menjadi sesak mendengar profes yg tajam dari menteri Pauw bun cin, akan tetapi sadar bahwa seorang Hongtee kedudukannya diatasnya para menteri, maka baginda lalu menggunakan aji kawijayannya yang di sebut memveto.
— Pauw sianseng, sudah berulang kali tim peringatkan. Hendaknya sianseng tidak ASBUN (ASAL BUNYI ).
Perkara ini bukanlah urusan sianseng, oleh karena
itu bubarlah dan kembalilah kegedung masing² !
Pauw kong tertawa dingin, dengan lantang ia membantah.
— Sebagai menteri² yang jujur dan setia hilangnya soko guru kerajaan ini termasuk urusan kami juga, sebab dengan kematian Tek ceng boleh dipastikan negeri ini akan menjadi lemah dan mudah diperhinakan oleh negeri lain.. Oleh karena itu harap bansweya berpikir ulang. Perkara ini juga perkara kami sekalian.
Tiada terkatakan betapa murkanya baginda, baru kali ini seorang raja didebat dan dibantah oleh menterinya.
Sungguh keparat, memalukan dan memerosotkan-gengsinya.
Dengan sepasang mata melotot baginda menghardik menteri Pauw kong,<noinclude>{{rh|14}}</noinclude>
qcmsilf0yn8ixg5y4g3e25080blbn5e
Halaman:Lima Jagoan vol.24.pdf/15
104
94722
304422
265506
2026-07-16T14:15:44Z
Alfiyah Rizzy Afdiquni
20781
/* Tervalidasi */
304422
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alfiyah Rizzy Afdiquni" /></noinclude>— Kendalikan mulutmu Pauw sianseng ! Istana ini bukan ruang perjudian ! Ini adalah istana Kim loan tinn dan bukan tempat orang ORAKAN !
— Bansweya, sin tahu bahwa ruang ini adalah ruang istana Kim loan tian, ruang dimana raja dan menteri dapat secara bebas memperbincangkan urusan negara, keselamatan rakyat dsb.
Sin sekalian bukannya NGORAK, akan tetapi menuntut suatu tindakan se mena2 yang penuh dengan WAN ONG.
Bukan main mendedeknya perut baginda mendengar bentakan Pauw bun cin itu. Akan tetapi sebelum baginda bertindak lebih jauh tiba tiba menteri Owy bun khoa memberikan laporan pula dengan suara lantang.
— Bansweya, Tek tay houw dari Lam ceng kiong datang berkunjung !
Terperanjat sekali baginda dan selir Bang kui hui mendengar laporan itu.
Sebagaimana para pembaca telah mengetahui bahwa semasa kecilnya, Song jin cong dirawat dan disusui oleh Tek tay houw, oleh karena itu ia berhutang<noinclude>{{rh|||15}}</noinclude>
j523q2rlyw8zwtcuiewwjfvz6rzt8j8
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/95
104
102460
304427
288201
2026-07-16T15:15:30Z
Alicya-
21994
304427
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Queen Elska" />{{rh|||{{Smaller|KERJA SAMA INTERNASIONAL<br>DI BIDANG PERTAHANAN}}}}
{|
|-
||
||</noinclude>{{Float right|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 95 crop).jpg|200px]]<br>{{border|color=#FFB0EB|bgcolor=#FFB0EB|compact=true|maxwidth=15em|{{right|{{x-smaller block|Komitmen kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat di bidang pertahanan dituangkan bentuk ''Framework Arrangement on Cooperative Activities in the field of Defence between Ministry of Defence of the Republic of Indonesia and Department of Defence of the United States of America.''}}}}}}}}AS (Framework Arrangement on Cooperative Activities in the field of Defence between Ministry of Defence of the Republic of Indonesia and Department of Defence of the United States of America).
Persetujuan kerja sama di bidang bidang pertahanan kedua negara pada tahun 2010, disempurnakan dengan pernyataan bersama pada tanggal 26 Oktober 2015. Bidang kerja sama yang dikembangkan meliputi: dialog dan konsultasi bilateral tentang isu-isu keamanan yang menjadi perhatian bersama; meningkatkan sumber daya manusia pada institusi pertahanan dan Angkatan Bersenjata kedua negara melalui pendidikan dan pelatihan; proyek pengembangan kapasitas tentang keamanan maritim; serta kerja sama logistik dan persediaan militer.
Kerja sama pertahanan kedua negara diimplementasikan dalam bentuk: Indonesia-United States Security Dialogue (IUSSD); United States-Indonesia Bilateral Defence Dialogue (USIBDD); Military Assistance Program (MAP); International Military Education and Training (IMET); Foreign Military Sales (FMS); dan Foreign Military Financing Program (FMFP).
|-
||6.3.4||Negara-Negara Eropa
|-
|| ||• Perancis
|-
|| ||Perancis merupakan mitra penting dalam kerja sama pengembangan teknologi Alutsista. Perjanjian kerja sama antara kedua negara dalam bentuk pengaturan teknis kerja sama bidang pertahanan ditandatangani pada tanggal 29 Februari 2012. Kerja sama ini menyepakati berbagai bidang, diantaranya: pengembangan industri pertahanan, dialog strategis pertahanan, pertukaran informasi intelijen, dan operasi penjaga perdamaian.
Kerja sama dilakukan melalui pengadaan dan<noinclude>{{rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|83}}}}</noinclude>
9ucq9qyycquci93qrm6p6x0hdgd6w8i
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/78
104
102477
304472
304231
2026-07-16T17:09:16Z
Alicya-
21994
304472
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|INDUSTRI PERTAHANAN}}}}</noinclude><section begin="PIP" />
{|
|-
|| ||5.3||Pembinaan Industri Pertahanan
|-
|style="width:25%;"|[[File:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 78 crop).jpg|200px|center]]{{right|{{Smaller|Pemerintah bertekad untuk mengembangkan industri pertahanan di bidang daya gerak, daya tempur, daya dukung, dan bekal.}}}}
|| ||Pembinaan industri pertahanan merupakan bagian dari penyelenggaraan pertahanan secara utuh, dan bagian dari pembangunan secara menyeluruh. Pembinaan industri pertahanan nasional melibatkan pihak pengguna, produsen, dan pemerintah sebagai regulator yang dikoordinasikan dan disinergikan oleh KKIP.
Kemhan bertekad untuk mengembangkan industri pertahanan di bidang daya gerak, daya tempur, daya dukung, dan bekal. Hal ini tertuang dalam kebijakan pembinaan industri pertahanan sebagai dasar hukum bagi perwujudan kemandirian pertahanan. Pembinaan ini merupakan langkah pengembangan kekuatan persenjataan yang mengarah kepada pemberdayaan industri pertahanan nasional untuk mencapai kemandirian pengadaan Alutsista.
|style="width:25%;"|
|-
|| ||5.3.1||Penguatan Regulasi
|-valign="top"
||[[File:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 78-2 crop).jpg|180px|center]]|| ||Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan telah memberikan pedoman kepada pemangku kepentingan dalam mengembangkan Industri pertahanan. Undang-undang tersebut mewajibkan pengguna untuk menggunakan produk industri pertahanan, sehingga industri pertahanan mendapatkan kepastian menyusun rencana produksi dan rencana pengembangan teknologi agar sesuai dengan persyaratan kebutuhan operasional pengguna. Pada saat bersamaan regulasi tersebut akan mendorong industri pertahanan untuk mempersiapkan diri dalam menerima limpahan manfaat dari pengadaan Alpalhankam luar negeri.
|-<noinclude>{{rh|{{Larger|66}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
jrte01x4bmv2c1qn8rpytwr76a5sm1m
304473
304472
2026-07-16T17:10:24Z
Alicya-
21994
304473
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|INDUSTRI PERTAHANAN}}}}</noinclude><section begin="PIP" />
{|
|-
|| ||5.3||Pembinaan Industri Pertahanan
|-
|style="width:25%;"|[[File:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 78 crop).jpg|200px|center]]{{right|{{Smaller|Pemerintah bertekad untuk mengembangkan industri pertahanan di bidang daya gerak, daya tempur, daya dukung, dan bekal.}}}}
|| ||Pembinaan industri pertahanan merupakan bagian dari penyelenggaraan pertahanan secara utuh, dan bagian dari pembangunan secara menyeluruh. Pembinaan industri pertahanan nasional melibatkan pihak pengguna, produsen, dan pemerintah sebagai regulator yang dikoordinasikan dan disinergikan oleh KKIP.
Kemhan bertekad untuk mengembangkan industri pertahanan di bidang daya gerak, daya tempur, daya dukung, dan bekal. Hal ini tertuang dalam kebijakan pembinaan industri pertahanan sebagai dasar hukum bagi perwujudan kemandirian pertahanan. Pembinaan ini merupakan langkah pengembangan kekuatan persenjataan yang mengarah kepada pemberdayaan industri pertahanan nasional untuk mencapai kemandirian pengadaan Alutsista.
|style="width:25%;"|
|-
|| ||5.3.1||Penguatan Regulasi
|-valign="top"
|rowspan ="2"|[[File:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 78-2 crop).jpg|180px|center]]|| ||Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan telah memberikan pedoman kepada pemangku kepentingan dalam mengembangkan Industri pertahanan. Undang-undang tersebut mewajibkan pengguna untuk menggunakan produk industri pertahanan, sehingga industri pertahanan mendapatkan kepastian menyusun rencana produksi dan rencana pengembangan teknologi agar sesuai dengan persyaratan kebutuhan operasional pengguna. Pada saat bersamaan regulasi tersebut akan mendorong industri pertahanan untuk mempersiapkan diri dalam menerima limpahan manfaat dari pengadaan Alpalhankam luar negeri.
|-<noinclude>{{rh|{{Larger|66}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
tpli72k5hnqvbt5t1a8zq9mmszbcd5e
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/96
104
102485
304428
288085
2026-07-16T15:21:48Z
Alicya-
21994
/* Tervalidasi */
304428
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|KERJA SAMA INTERNASIONAL<br>DI BIDANG PERTAHANAN}}}}
{|
|-
||
||</noinclude>pemeliharaan/perbaikan Alutsista TNI seperti pengadaan radar untuk kebutuhan TNI AU, peluru kendali untuk kebutuhan TNI AL, suku cadang helikopter, suku cadang Véhicule de L'Avant Blindé (VAB) untuk kebutuhan TNI AD/PT. Pindad. Kerja sama tersebut disertai dengan kesediaan Perancis melakukan alih teknologi dan pengadaan produksi bersama seperti pengadaan suku cadang VAB antara industri pertahanan kedua negara.
|-
|| ||• Jerman
|-
|| ||{{Float right|{{border|color=#FFD4B0|bgcolor=#FFD4B0|compact=true|maxwidth=15em|{{right|{{smaller block|Kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Jerman disepakati dalam bentuk ''Joint Declaration for a Comprehensive Partnership: Shaping Globalisation and Sharing Responsibility.''}}}}}}}}Jerman dan Indonesia memiliki kesepakatan bersama yang tertuang dalam suatu MoU dalam memajukan kerja sama bilateral. Memorandum ini ditandatangani pada tanggal 27 Februari 2012 yang meliputi kerja sama bidang kebijakan pertahanan, kebijakan keamanan dan militer, pelatihan, penelitian dan pengembangan, bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, logistik militer, dan pelayanan kesehatan serta misi perdamaian.
|-
|| ||• Spanyol
|-
|| ||MoU kerja sama pertahanan RI-Spanyol ditandatangani pada bulan Februari 2013. Indonesia menilai spanyol sebagai mitra penting dalam kerja sama pengembangan kedirgantaraan. Kerja sama kedirgantaraan antara Indonesia dengan Spanyol dilakukan dalam dalam pengembangan/produksi pesawat angkut militer (antara lain pesawat CN-295). Di masa mendatang kerja sama lain bidang pengembangan perkapalan akan segeral ditindaklanjuti untuk memperkuat dan mempermudah kolaborasi industri pertahanan Indonesia-Spanyol. Lingkup kerja sama yang terbentuk dalam wujud MoU mencakup: pertukaran kunjungan pejabat tinggi, kebijakan pertahanan, pendidikan, pelatihan dan latihan, bantuan medis, hukum militer, kunjungan kapal perang, logistik, PKO, HA/DR, SAR, manajemen krisis, C4ISR, industri pertahanan, riset, dan teknologi.<noinclude>{{rh|{{Larger|84}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
2uoykhlkisaki4gh21lvr2zbaz0qx3q
304440
304428
2026-07-16T16:00:08Z
Alicya-
21994
304440
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|KERJA SAMA INTERNASIONAL<br>DI BIDANG PERTAHANAN}}}}
{|
|-
||
||</noinclude>pemeliharaan/perbaikan Alutsista TNI seperti pengadaan radar untuk kebutuhan TNI AU, peluru kendali untuk kebutuhan TNI AL, suku cadang helikopter, suku cadang Véhicule de L'Avant Blindé (VAB) untuk kebutuhan TNI AD/PT. Pindad. Kerja sama tersebut disertai dengan kesediaan Perancis melakukan alih teknologi dan pengadaan produksi bersama seperti pengadaan suku cadang VAB antara industri pertahanan kedua negara.
|-
|| ||• Jerman
|-
|| ||{{Float right|{{border|color=#FFD4B0|bgcolor=#FFD4B0|compact=true|maxwidth=15em|{{right|{{smaller block|Kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Jerman disepakati dalam bentuk ''Joint Declaration for a Comprehensive Partnership: Shaping Globalisation and Sharing Responsibility.''}}}}}}}}Jerman dan Indonesia memiliki kesepakatan bersama yang tertuang dalam suatu MoU dalam memajukan kerja sama bilateral. Memorandum ini ditandatangani pada tanggal 27 Februari 2012 yang meliputi kerja sama bidang kebijakan pertahanan, kebijakan keamanan dan militer, pelatihan, penelitian dan pengembangan, bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, logistik militer, dan pelayanan kesehatan serta misi perdamaian.
|-
|| ||• Spanyol
|-
|| ||MoU kerja sama pertahanan RI-Spanyol ditandatangani pada bulan Februari 2013. Indonesia menilai spanyol sebagai mitra penting dalam kerja sama pengembangan kedirgantaraan. Kerja sama kedirgantaraan antara Indonesia dengan Spanyol dilakukan dalam dalam pengembangan/produksi pesawat angkut militer (antara lain pesawat CN-295). Di masa mendatang kerja sama lain bidang pengembangan perkapalan akan segeral ditindaklanjuti untuk memperkuat dan mempermudah kolaborasi industri pertahanan Indonesia-Spanyol. Lingkup kerja sama yang terbentuk dalam wujud MoU mencakup: pertukaran kunjungan pejabat tinggi, kebijakan pertahanan, pendidikan, pelatihan dan latihan, bantuan medis, hukum militer, kunjungan kapal perang, logistik, PKO, HA/DR, SAR, manajemen krisis, C4ISR, industri pertahanan, riset, dan teknologi.
|-<noinclude>{{rh|{{Larger|84}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
hmc8dfmwaoboyp0kpqo8l5q1uicgr2p
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/79
104
102495
304471
304232
2026-07-16T17:08:56Z
Alicya-
21994
304471
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|||{{Smaller|INDUSTRI PERTAHANAN}}}}
{|
|-valign="top"</noinclude>|style="width:25%;"|
||5.3.2||Implementasi Imbal Dagang, Kandungan Lokal dan Ofset
|-
|| || ||Imbal dagang adalah barang produk Indonesia yang dibeli oleh pihak luar negeri penjual Alpahankam yang diukur dalam nilai transaksi kontrak pengadaan alpahan. Negara penjual harus membeli produk dari Indonesia senilai 50% dari nilai kontrak. Kandungan lokal adalah produk dalam negeri yang dimiliki oleh perseorangan/badan hukum Indonesia yang mengandung unsur komponen (hardware dan software), Hak Kekayaan Intelektual, perekayasaan (engineering), man hour, costumer support, dan pelatihan (training) dan pelayanan purna jual. Sedangkan partisipasi industri (Ofset) adalah pengembalian sebagian nilai kontrak kepada Indonesia dapat berbentuk pemeliharaan dan perawatan, overhaul, refurbishment dan modifikasi, retrofit dan upgrade, produksi bersama, subkontrak, litbang, pengembangan bersama, alih teknologi, alih kompetensi melalui litbang, pengembangan pemasaran, investasi industri manufaktur. Negara penjual harus mengembalikan senilai 35% kontrak kepada Indonesia dalam bentuk kandungan lokal dan ofset.
|style="width:25%;"|{{smaller|Industri pertahanan dalam negeri di bangun untuk mengurangi /meniadakan ketergantungan terhadap penggunaan alutsista produk luar negeri.}}
|-valign="top"
|style="width:25%;"|
||5.3.3||Program Pengembangan Teknologi Industri Pertahanan dan Klasterisasi
|-
|| || ||Program Pengembangan Teknologi Industri Pertahanan (Bangtekindhan) adalah program pemberdayaan dan pendayagunaan industri pertahanan yang bertujuan untuk menghasilkan Alpalhankam yang berkualitas dalam rangka memenuhi kebutuhan pengguna. Kegiatan Bangtekindhan dapat merupakan kelanjutan dari pekerjaan prototipe hasil institusi Litbang/industri<noinclude>{{rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|67}}}}</noinclude>
bhz6zeljeholoui8w1sl78bblsry1kh
304474
304471
2026-07-16T17:10:44Z
Alicya-
21994
304474
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|||{{Smaller|INDUSTRI PERTAHANAN}}}}
{|</noinclude>|-valign="top"
|style="width:25%;"|
||5.3.2||Implementasi Imbal Dagang, Kandungan Lokal dan Ofset
|-valign="top"
|| || ||Imbal dagang adalah barang produk Indonesia yang dibeli oleh pihak luar negeri penjual Alpahankam yang diukur dalam nilai transaksi kontrak pengadaan alpahan. Negara penjual harus membeli produk dari Indonesia senilai 50% dari nilai kontrak. Kandungan lokal adalah produk dalam negeri yang dimiliki oleh perseorangan/badan hukum Indonesia yang mengandung unsur komponen (hardware dan software), Hak Kekayaan Intelektual, perekayasaan (engineering), man hour, costumer support, dan pelatihan (training) dan pelayanan purna jual. Sedangkan partisipasi industri (Ofset) adalah pengembalian sebagian nilai kontrak kepada Indonesia dapat berbentuk pemeliharaan dan perawatan, overhaul, refurbishment dan modifikasi, retrofit dan upgrade, produksi bersama, subkontrak, litbang, pengembangan bersama, alih teknologi, alih kompetensi melalui litbang, pengembangan pemasaran, investasi industri manufaktur. Negara penjual harus mengembalikan senilai 35% kontrak kepada Indonesia dalam bentuk kandungan lokal dan ofset.
|style="width:25%;"|{{smaller|Industri pertahanan dalam negeri di bangun untuk mengurangi /meniadakan ketergantungan terhadap penggunaan alutsista produk luar negeri.}}
|-valign="top"
|style="width:25%;"|
||5.3.3||Program Pengembangan Teknologi Industri Pertahanan dan Klasterisasi
|-
|| || ||Program Pengembangan Teknologi Industri Pertahanan (Bangtekindhan) adalah program pemberdayaan dan pendayagunaan industri pertahanan yang bertujuan untuk menghasilkan Alpalhankam yang berkualitas dalam rangka memenuhi kebutuhan pengguna. Kegiatan Bangtekindhan dapat merupakan kelanjutan dari pekerjaan prototipe hasil institusi Litbang/industri<noinclude>{{rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|67}}}}</noinclude>
o6qwe4d2aavm3mii7eswu9kcgqo73ni
304475
304474
2026-07-16T17:11:34Z
Alicya-
21994
304475
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|||{{Smaller|INDUSTRI PERTAHANAN}}}}
{|
|-valign="top"</noinclude>|style="width:25%;"|
||5.3.2||Implementasi Imbal Dagang, Kandungan Lokal dan Ofset
|-valign="top"
|| || ||Imbal dagang adalah barang produk Indonesia yang dibeli oleh pihak luar negeri penjual Alpahankam yang diukur dalam nilai transaksi kontrak pengadaan alpahan. Negara penjual harus membeli produk dari Indonesia senilai 50% dari nilai kontrak. Kandungan lokal adalah produk dalam negeri yang dimiliki oleh perseorangan/badan hukum Indonesia yang mengandung unsur komponen (hardware dan software), Hak Kekayaan Intelektual, perekayasaan (engineering), man hour, costumer support, dan pelatihan (training) dan pelayanan purna jual. Sedangkan partisipasi industri (Ofset) adalah pengembalian sebagian nilai kontrak kepada Indonesia dapat berbentuk pemeliharaan dan perawatan, overhaul, refurbishment dan modifikasi, retrofit dan upgrade, produksi bersama, subkontrak, litbang, pengembangan bersama, alih teknologi, alih kompetensi melalui litbang, pengembangan pemasaran, investasi industri manufaktur. Negara penjual harus mengembalikan senilai 35% kontrak kepada Indonesia dalam bentuk kandungan lokal dan ofset.
|style="width:25%;"|{{smaller|Industri pertahanan dalam negeri di bangun untuk mengurangi /meniadakan ketergantungan terhadap penggunaan alutsista produk luar negeri.}}
|-valign="top"
|style="width:25%;"|
||5.3.3||Program Pengembangan Teknologi Industri Pertahanan dan Klasterisasi
|-
|| || ||Program Pengembangan Teknologi Industri Pertahanan (Bangtekindhan) adalah program pemberdayaan dan pendayagunaan industri pertahanan yang bertujuan untuk menghasilkan Alpalhankam yang berkualitas dalam rangka memenuhi kebutuhan pengguna. Kegiatan Bangtekindhan dapat merupakan kelanjutan dari pekerjaan prototipe hasil institusi Litbang/industri<noinclude>{{rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|67}}}}</noinclude>
b2p8o51o853754hty40yswmoaqim4vq
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/97
104
102513
304429
288160
2026-07-16T15:33:59Z
Alicya-
21994
/* Tervalidasi */
304429
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|||{{Smaller|KERJA SAMA INTERNASIONAL<br>DI BIDANG PERTAHANAN}}}}
{|</noinclude>|-
|| ||• Inggris
|-
|| ||{{Float right|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 97 crop).jpg|200px]]<br>{{border|color=#F5C1F6|bgcolor=#F5C1F6|compact=true|maxwidth=15em|{{x-smaller block|Bentuk kerja sama yang telah disepakati antara Indonesia dan Inggris yakni peningkatan kapasitas bagi TNI di Pusat Studi Perdamaian dan Keamanan.}}}}}}Inggris merupakan mitra dalam kerja sama pengembangan kemampuan sumber daya manusia. Program kerja sama pertahanan diwadahi dalam Joint yaitu: "the launch of new modern defence and security relationship to address contemporary challenges, from cooperation on counter terrorism and maritime security to UK support for Indonesia security sector reform process. Pernyataan bersama ini ditandatangani oleh kedua negara pada bulan November 2012.
Bentuk kerja sama yang telah disepakati antara lain: peningkatan kapasitas bagi TNI di Pusat Studi Perdamaian dan Keamanan yang diwujudkan dalam bentuk bantuan peralatan audio visual untuk pelatihan bahasa, kursus-kursus, dan seminar bagi anggota pasukan perdamaian.
Kerja sama bidang pertahanan dalam hal capacity building SDM pertahanan telah dilakukan dalam berbagai bentuk pendidikan dan pelatihan, termasuk di bidang kodifikasi dan peacekeeping. Bentuk kerja sama lainnya berupa kontrak pembelian Alutsista TNI, kegiatan pertukaran kunjungan pejabat tinggi baik militer maupun sipil dari Kementerian masing-masing, pendidikan pelatihan dan latihan, kunjungan kapal, logistik, operasi perdamaian, dan kerja sama industri pertahanan telah masuk dalam lingkup MoU yang disepakati kedua negara.
|-
|| ||• Rusia
|-
|| ||Rusia merupakan mitra lama dalam pengembangan bidang pengadaan Alutsista, logistik, dan bantuan teknis, hal ini sesuai perjanjian kerja sama yang sudah ditandatangani pada tahun 2003 dan diratifikasi tahun 2012. Cakupan kerja sama antara lain penyediaan peralatan militer dan perlengkapan terkait lainnya, pemeliharaan, perbaikan, peningkatan dan layanan teknik lainnya, pertukaran spesialis untuk membantu pelaksanaan program bersama di bidang kerja sama teknik militer.<noinclude>{{rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|85}}}}</noinclude>
d7mnc3cclo70g53wi9vtoj1qo7mavuk
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/107
104
102547
304448
303430
2026-07-16T16:12:12Z
Alicya-
21994
/* Tervalidasi */
304448
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|||{{Smaller|BELA<br>NEGARA}}}}</noinclude><section begin="umum7" />
{|
|-
|colspan="2"|<span style="color:#7B3F00;">{{X-larger|BELA NEGARA}}</span>
| style="background:#7B3F00; text-align:center;" |
<span style="color:#FFFFFF;">{{Xx-larger|Bab}}{{Xxx-larger|7}}</span>
|-
|7.1|| Umum
|-valign="top"
|| ||Perjuangan bangsa Indonesia telah memberikan pengalaman berharga dengan nilai-nilai luhur yang masih terus dipertahankan. Hal ini terwujud melalui perjuangan bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang senantiasa melibatkan warga negara. Keikutsertaan warga negara dalam upaya bela negara merupakan hak dan kewajiban konstitusional setiap warga negara melalui perwujudan sikap dan perilaku yang dijiwai oleh kecintaan kepada bangsa dan negara.
Pemantapan kesadaran dan kemampuan bela negara bagi warga negara, merupakan implementasi pencapaian sasaran strategis terhadap nilai-nilai bela negara. Nilai-nilai tersebut meliputi: cinta tanah air, sadar akan berbangsa dan bernegara, yakin kepada Pancasila sebagai Ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara. Kualitas warga negara yang memiliki nilai-nilai bela negara akan memperkuat sistem pertahanan negara dalam rangka menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah serta keselamatan bangsa.
||[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 107 crop).jpg|200px|center]]<br>{{Smaller|Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara ( Pasal 9 ayat 1 UU No.3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara).}}
|}
<section end="umum7" />
<section begin="PKBN" />
{|
|-
|| ||7.2||Pembinaan Kesadaran Bela Negara
|-
|| || ||Pembinaan kesadaran bela negara dilakukan untuk menanamkan sikap mental<noinclude>{{Rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|95}}}}</noinclude>
m8og9o2up27atwl54jls9scq73ti45v
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/141
104
104709
304519
296211
2026-07-17T02:13:17Z
Alicya-
21994
304519
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{|
|-
|colspan="2"|<span style="color:#005544;">{{X-larger|PENUTUP}}</span>
| style="background:#005544; text-align:center;" |
<span style="color:#FFFFFF;">{{Xx-larger|Bab}}{{Xxx-larger|11}}</span>
|-
||{{dropinitial|B}}uku Putih Pertahanan ini merupakan dokumen Pemerintah di bidang pertahanan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan sebagaimana diamanatkan dalam UndangUndang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Isi dalam buku ini merupakan rangkuman produk-produk strategis pertahanan negara untuk memberikan gambaran secara umum tentang kebijakan pertahanan negara, strategi pertahanan negara, dan pembangunan postur pertahanan negara. Buku Putih ini berlaku di lingkungan Kemhan, TNI, K/L di luar bidangpertahanan dalam rangka penyelenggaraan pertahanan negara, serta disebarluaskan kepada masyarakat umum, baik domestik maupun internasional.
{{border|position=right|compact=true|color=#FFFFFF|max-width=15em|Jakarta, 20 November 2015}}
{{border|position=right|compact=true|max-width=15em|color=#FFFFFF|<center>MENTERI PERTAHANAN </center>}}
[[File:Ryamizard ryacudu signature.jpg|right|Ryamizard ryacudu signature]]
{{border|position=right|compact=true|color=#FFFFFF|max-width=15em|<center>RYAMIZARD RYACUDU</center>}}
|}<noinclude>{{Rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|129}}}}</noinclude>
im2erhg1et3nkwiq9j6tom6lesg53i3
304520
304519
2026-07-17T02:16:38Z
Alicya-
21994
/* Tervalidasi */
304520
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" /></noinclude><section begin="PENUTUP" />
{|
|-
|colspan="2"|<span style="color:#005544;">{{X-larger|PENUTUP}}</span>
| style="background:#005544; text-align:center;" |
<span style="color:#FFFFFF;">{{Xx-larger|Bab}}{{Xxx-larger|11}}</span>
|-
||{{dropinitial|B}}uku Putih Pertahanan ini merupakan dokumen Pemerintah di bidang pertahanan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan sebagaimana diamanatkan dalam UndangUndang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Isi dalam buku ini merupakan rangkuman produk-produk strategis pertahanan negara untuk memberikan gambaran secara umum tentang kebijakan pertahanan negara, strategi pertahanan negara, dan pembangunan postur pertahanan negara. Buku Putih ini berlaku di lingkungan Kemhan, TNI, K/L di luar bidangpertahanan dalam rangka penyelenggaraan pertahanan negara, serta disebarluaskan kepada masyarakat umum, baik domestik maupun internasional.
{{border|position=right|compact=true|color=#FFFFFF|max-width=15em|Jakarta, 20 November 2015}}
{{border|position=right|compact=true|max-width=15em|color=#FFFFFF|<center>MENTERI PERTAHANAN </center>}}
[[File:Ryamizard ryacudu signature.jpg|right|Ryamizard ryacudu signature]]
{{border|position=right|compact=true|color=#FFFFFF|max-width=15em|<center>RYAMIZARD RYACUDU</center>}}
|}
<section end="PENUTUP" /><noinclude>{{Rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|129}}}}</noinclude>
gquy7jo4boy818a29dzf9j1fcxagcip
304521
304520
2026-07-17T02:19:56Z
Alicya-
21994
304521
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" /></noinclude><section begin="PENUTUP" />
{|
|-
|colspan="2" style= "text-align:center;"|<span style="color:#005544;">{{X-larger|PENUTUP}}</span>
|style="background:#005544; text-align:center; width:25%;"|
<span style="color:#FFFFFF;">{{Xx-larger|Bab}}{{Xxx-larger|11}}</span>
|-
||{{dropinitial|B}}uku Putih Pertahanan ini merupakan dokumen Pemerintah di bidang pertahanan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan sebagaimana diamanatkan dalam UndangUndang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Isi dalam buku ini merupakan rangkuman produk-produk strategis pertahanan negara untuk memberikan gambaran secara umum tentang kebijakan pertahanan negara, strategi pertahanan negara, dan pembangunan postur pertahanan negara. Buku Putih ini berlaku di lingkungan Kemhan, TNI, K/L di luar bidangpertahanan dalam rangka penyelenggaraan pertahanan negara, serta disebarluaskan kepada masyarakat umum, baik domestik maupun internasional.
{{border|position=right|compact=true|color=#FFFFFF|max-width=15em|Jakarta, 20 November 2015}}
{{border|position=right|compact=true|max-width=15em|color=#FFFFFF|<center>MENTERI PERTAHANAN </center>}}
[[File:Ryamizard ryacudu signature.jpg|right|Ryamizard ryacudu signature]]
{{border|position=right|compact=true|color=#FFFFFF|max-width=15em|<center>RYAMIZARD RYACUDU</center>}}
|}
<section end="PENUTUP" /><noinclude>{{Rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|129}}}}</noinclude>
jjjtjmcs8voexdvzm782a3maue8vfwe
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/138
104
104712
304513
303456
2026-07-17T02:04:10Z
Alicya-
21994
304513
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|{{Smaller|ANGGARAN<br>PERTAHANAN NEGARA}}}}
{|
|-
||
||</noinclude>berimplikasi terhadap meningkatnya berbagai bentuk ancaman, baik nyata maupun belum nyata sehingga membutuhkan alokasi anggaran pertahanan yang proporsional.
|}
<section end="AA" /><section begin="PA" />
{|
|-
|| ||10.3||Proyeksi Anggaran
|-
|style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 138 crop).jpg|200px|center]]{{right|{{Smaller|Kebutuhan anggaran pertahanan akan terus meningkat seiring dengan kualitas ancaman yang dihadapi termasuk kebutuhan pemeliharaan dan operasional Alutsista yang semakin modern.}}}}
|| ||Menghadapi tantangan pertahanan, pembangunan difokuskan pada peningkatan profesionalisme prajurit dan penyediaan Alutsista yang memadai, dengan target kekuatan pokok yang mendesak. Proyeksi anggaran pertahanan diarahkan mencapai di atas 1% dari PDB secara bertahap dalam sepuluh tahun ke depan.
Kebutuhan anggaran pertahanan akan terus meningkat seiring dengna kualitas ancaman yang dihadapi termasuk kebutuhan pemelihaan dan operasional Alutsista myang semakin modern. Alokasi anggaran akan semarin meningkat seiring denan perbaikan perekonomian nasional. Pemenuhan anggaran pertahan negara pada rasio yang proporsional akan membangun kemampuan pertahan negara yang berdaya tangkal sekaligus memberikan efek terhadap stabilitas nesional, sehingga berdampak terhadap kelancaran pembangunan nasional.
|}
<section end="PA" /><noinclude>{{rh|{{Larger|126}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
ahkrhn1mm53iy1fcc61cgyd2cxpypxi
304516
304513
2026-07-17T02:06:59Z
Alicya-
21994
/* Tervalidasi */
304516
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|ANGGARAN<br>PERTAHANAN NEGARA}}}}
{|
|-
||
||</noinclude>berimplikasi terhadap meningkatnya berbagai bentuk ancaman, baik nyata maupun belum nyata sehingga membutuhkan alokasi anggaran pertahanan yang proporsional.
|}
<section end="AA" />
<section begin="PA" />
{|
|-
|| ||10.3||Proyeksi Anggaran
|-
|style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 138 crop).jpg|250px|center]]{{right|{{Smaller|Kebutuhan anggaran pertahanan akan terus meningkat seiring dengan kualitas ancaman yang dihadapi termasuk kebutuhan pemeliharaan dan operasional Alutsista yang semakin modern.}}}}
|| ||Menghadapi tantangan pertahanan, pembangunan difokuskan pada peningkatan profesionalisme prajurit dan penyediaan Alutsista yang memadai, dengan target kekuatan pokok yang mendesak. Proyeksi anggaran pertahanan diarahkan mencapai di atas 1% dari PDB secara bertahap dalam sepuluh tahun ke depan.
Kebutuhan anggaran pertahanan akan terus meningkat seiring dengna kualitas ancaman yang dihadapi termasuk kebutuhan pemelihaan dan operasional Alutsista myang semakin modern. Alokasi anggaran akan semarin meningkat seiring denan perbaikan perekonomian nasional. Pemenuhan anggaran pertahan negara pada rasio yang proporsional akan membangun kemampuan pertahan negara yang berdaya tangkal sekaligus memberikan efek terhadap stabilitas nesional, sehingga berdampak terhadap kelancaran pembangunan nasional.
|}
<section end="PA" /><noinclude>{{rh|{{Larger|126}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
dxrer5y9ncrh35y52ekbcaae74ebatq
304517
304516
2026-07-17T02:07:33Z
Alicya-
21994
304517
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|ANGGARAN<br>PERTAHANAN NEGARA}}}}
{|
|-
||
||</noinclude>berimplikasi terhadap meningkatnya berbagai bentuk ancaman, baik nyata maupun belum nyata sehingga membutuhkan alokasi anggaran pertahanan yang proporsional.
|}
<section end="AA" />
<section begin="PA" />
{|
|-
|| ||10.3||Proyeksi Anggaran
|-valign="top"
|style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 138 crop).jpg|250px|center]]{{right|{{Smaller|Kebutuhan anggaran pertahanan akan terus meningkat seiring dengan kualitas ancaman yang dihadapi termasuk kebutuhan pemeliharaan dan operasional Alutsista yang semakin modern.}}}}
|| ||Menghadapi tantangan pertahanan, pembangunan difokuskan pada peningkatan profesionalisme prajurit dan penyediaan Alutsista yang memadai, dengan target kekuatan pokok yang mendesak. Proyeksi anggaran pertahanan diarahkan mencapai di atas 1% dari PDB secara bertahap dalam sepuluh tahun ke depan.
Kebutuhan anggaran pertahanan akan terus meningkat seiring dengna kualitas ancaman yang dihadapi termasuk kebutuhan pemelihaan dan operasional Alutsista myang semakin modern. Alokasi anggaran akan semarin meningkat seiring denan perbaikan perekonomian nasional. Pemenuhan anggaran pertahan negara pada rasio yang proporsional akan membangun kemampuan pertahan negara yang berdaya tangkal sekaligus memberikan efek terhadap stabilitas nesional, sehingga berdampak terhadap kelancaran pembangunan nasional.
|}
<section end="PA" /><noinclude>{{rh|{{Larger|126}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
3yvco9dufe34xpyi19jl1n0ywbmeran
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/137
104
104715
304510
303454
2026-07-17T01:56:31Z
Alicya-
21994
304510
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|||{{Smaller|ANGGARAN<br>PERTAHANAN NEGARA}}}}</noinclude><section begin="umum10" />
{|
|-
|colspan="2"|<span style="color:#099A73;">{{X-larger|ANGGARAN<br>PERTAHANAN NEGARA}}</span>
| style="background:#099A73; text-align:center;" |
<span style="color:#FFFFFF;">{{Xx-larger|Bab}}{{Xxx-larger|10}}</span>
|-
|10.1|| Umum
|-valign="top"
|| ||Pembangunan pertahanan negara sangat bergantung pada besarnya anggaran pertahanan yang dialokasikan Pemerintah. Selama ini penentuan jumlah anggaran pertahanan berdasarkan kepada faktor kemampuan keuangan negara dan alokasi prioritas pembangunan pada setiap Renstra Pembangunan Nasional.
||{{Smaller|TNI dibiayai dari anggaran pertahanan negara yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. (Pasal 66 ayat 1 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004)}}
|}
<section end="umum10" />
<section begin="AA" />
{|
|-
||10.2||Alokasi Anggaran
|-
|| ||
|rowspan="2" style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 137 crop).jpg|200px|center]]
|-
|| ||Alokasi anggaran pertahanan negara diharapkan dapat mendukung pembangunan pertahanan negara sesuai dengan Renstra Pembangunan Nasional. Anggaran pertahanan yang riil untuk membiayai kegiatan operasi, pemeliharaan Alutsista dan pembangunan kekuatan pertahanan berada di bawah kebutuhan minimal. Dalam rangka mendukung tugas-tugas pertahanan dalam negeri, yakni mengatasi konflik dan menjaga keutuhan wilayah NKRI, menjaga perbatasan dan pulau-pulau terluar/terdepan, serta membantu Pemerintah dalam penanganan dampak bencana alam di sejumlah daerah diperlukan adanya peningkatan alokasi anggaran.
Tantangan pertahanan pada tahun-tahun yang akan datang diperkirakan akan semakin kompleks. Pada sisi lain, fungsi pertahanan negara juga dihadapkan pada kecenderungan perkembangan lingkungan strategis yang<noinclude>{{Rh|{{Larger|125}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
tcf7mqs2au6t9w2hsmmoi72vobx4k4v
304518
304510
2026-07-17T02:08:08Z
Alicya-
21994
/* Tervalidasi */
304518
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|||{{Smaller|ANGGARAN<br>PERTAHANAN NEGARA}}}}</noinclude><section begin="umum10" />
{|
|-
|colspan="2"|<span style="color:#099A73;">{{X-larger|ANGGARAN<br>PERTAHANAN NEGARA}}</span>
| style="background:#099A73; text-align:center;" |
<span style="color:#FFFFFF;">{{Xx-larger|Bab}}{{Xxx-larger|10}}</span>
|-
|10.1|| Umum
|-valign="top"
|| ||Pembangunan pertahanan negara sangat bergantung pada besarnya anggaran pertahanan yang dialokasikan Pemerintah. Selama ini penentuan jumlah anggaran pertahanan berdasarkan kepada faktor kemampuan keuangan negara dan alokasi prioritas pembangunan pada setiap Renstra Pembangunan Nasional.
||{{Smaller|TNI dibiayai dari anggaran pertahanan negara yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. (Pasal 66 ayat 1 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004)}}
|}
<section end="umum10" />
<section begin="AA" />
{|
|-
||10.2||Alokasi Anggaran
|-
|| ||
|rowspan="2" style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 137 crop).jpg|200px|center]]
|-
|| ||Alokasi anggaran pertahanan negara diharapkan dapat mendukung pembangunan pertahanan negara sesuai dengan Renstra Pembangunan Nasional. Anggaran pertahanan yang riil untuk membiayai kegiatan operasi, pemeliharaan Alutsista dan pembangunan kekuatan pertahanan berada di bawah kebutuhan minimal. Dalam rangka mendukung tugas-tugas pertahanan dalam negeri, yakni mengatasi konflik dan menjaga keutuhan wilayah NKRI, menjaga perbatasan dan pulau-pulau terluar/terdepan, serta membantu Pemerintah dalam penanganan dampak bencana alam di sejumlah daerah diperlukan adanya peningkatan alokasi anggaran.
Tantangan pertahanan pada tahun-tahun yang akan datang diperkirakan akan semakin kompleks. Pada sisi lain, fungsi pertahanan negara juga dihadapkan pada kecenderungan perkembangan lingkungan strategis yang<noinclude>{{Rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|125}}}}</noinclude>
ib8c0ox8eylwm33ami0elli59jl7uvu
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/111
104
104732
304462
296283
2026-07-16T16:59:37Z
Alicya-
21994
/* Tervalidasi */
304462
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|BELA NEGARA}}}}
{|
|-
||
||
||</noinclude>berkelanjutan oleh K/L dan Pemda melalui organisasi yang dibentuk, dalam rangka menjamin tingkat kesadaran dan kemampuan bela negara. Pemeliharaan kader dilaksanakan melalui metode pembudayaan, sosialisasi, kontra nilai negatif, dan metode lain yang dipandang perlu. Metode ini diharapkan mampu mencegah berbagai faham yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur dan kepribadian bangsa yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945.
|-
||
||7.3.4||Pemberdayaan Kader
|-
|| || ||Pemberdayaan kader bela negara disesuaikan dengan tingkat kapasitas dan kompetensi terkait pengabdian yang dihadapkan pada lingkup tugas dan fungsi K/L dan Pemda. Kegiatan pemberdayaan kader bela negara dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
|-
||
||7.3.5||Sarana dan Prasarana
|-
|| || ||Penataan sarana dan prasarana penyelenggaraan PKBN terkait mengintegrasikan potensi yang dimiliki oleh K/L dan Pemda dilakukan melalui integrasi dan sinergi terhadap potensi Lembaga Pendidikan di lingkungan K/L dan Pemda, TNI dan Polri, kerja sama dengan Sekolah, dan Universitas yang berpotensi sebagai pusat pengembangan bela negara di seluruh Indonesia. Disamping itu, penataan juga dilakukan melalui penyiapan dan meningkatkan ketersediaan infrastruktur yang dapat mendukung kegiatan PKBN.<br>[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 111 crop).jpg|700px|center]]
|}
<section end="P-PKBN" /><noinclude>{{Rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|99}}}}</noinclude>
sxzx9x5xwii2nwshz6isdbbpfqgdgio
304464
304462
2026-07-16T17:01:27Z
Alicya-
21994
304464
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|BELA NEGARA}}}}
{|
|-
||
||
||</noinclude>berkelanjutan oleh K/L dan Pemda melalui organisasi yang dibentuk, dalam rangka menjamin tingkat kesadaran dan kemampuan bela negara. Pemeliharaan kader dilaksanakan melalui metode pembudayaan, sosialisasi, kontra nilai negatif, dan metode lain yang dipandang perlu. Metode ini diharapkan mampu mencegah berbagai faham yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur dan kepribadian bangsa yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945.
|-
||
||7.3.4||Pemberdayaan Kader
|-
|| || ||Pemberdayaan kader bela negara disesuaikan dengan tingkat kapasitas dan kompetensi terkait pengabdian yang dihadapkan pada lingkup tugas dan fungsi K/L dan Pemda. Kegiatan pemberdayaan kader bela negara dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
|-
||
||7.3.5||Sarana dan Prasarana
|-
|| || ||Penataan sarana dan prasarana penyelenggaraan PKBN terkait mengintegrasikan potensi yang dimiliki oleh K/L dan Pemda dilakukan melalui integrasi dan sinergi terhadap potensi Lembaga Pendidikan di lingkungan K/L dan Pemda, TNI dan Polri, kerja sama dengan Sekolah, dan Universitas yang berpotensi sebagai pusat pengembangan bela negara di seluruh Indonesia. Disamping itu, penataan juga dilakukan melalui penyiapan dan meningkatkan ketersediaan infrastruktur yang dapat mendukung kegiatan PKBN.<br>[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 111 crop).jpg|500px|center]]
|}
<section end="P-PKBN" /><noinclude>{{Rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|99}}}}</noinclude>
8wrjmyzkuhpy1239jbd3dyfjabhhd6t
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/110
104
104733
304461
296284
2026-07-16T16:49:13Z
Alicya-
21994
/* Tervalidasi */
304461
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|BELA NEGARA}}}}
{|
|-
||
||
||</noinclude>kesisteman tersebut dilaksanakan melalui: Pertama, pembentukan kelembagaan yang memiliki kendali dari tingkat pusat sampai daerah dan diatur dalam peraturan perundangundangan. Kedua, kebijakan terpadu, yang diarahkan untuk menyiapkan perangkat lunak pendukung operasionalisasi Desain Induk melalui penyusunan sistem penyelenggaraan PKBN. Ketiga, pendataan dan evaluasi, dilakukan terhadap pelaksanaan PKBN yang telah berlangsung di lingkungan K/L dan Pemda.
|-valign="top"
|rowspan="2" style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 110 crop).jpg|200px|center]]
||7.3.2||Pembentukan Kader
|-
||
||Pembentukan kader bela negara dilakukan dengan membentuk sikap mental dan perilaku yang memiliki semangat patriotisme sesuai peran dan profesi setiap warga negara. Dalam kurun waktu 10 tahun ke depan pemerintah menargetkan 100 juta kader bela negara yang militan diseluruh wilayah Indonesia dan akan terus dikembangkan seiring kebutuhan pertahanan negara. Pembentukan kader tersebut ditempuh melalui program reguler dan program khusus sesuai dengan Desain Induk yang disiapkan. Program reguler diperuntukkan bagi warga negara yang belum pernah mengikuti kegiatan pelatihan bela negara. Sedangkan program khusus diperuntukkan bagi warga negara yang pernah mengikuti kegiatan pelatihan, untuk melaksanakan kegiatan penyegaran guna mencapai standar kader bela negara.
|-
|| ||7.3.3||Pemeliharaan Kader
|-
|| || ||Pemeliharaan kader bela negara merupakan tindak lanjut dari hasil kegiatan pembentukan kader yang dilakukan secara<noinclude>{{Rh|{{Larger|98}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
3ckgpyny8y23sfpfb2e8j3e5u6vlz63
304463
304461
2026-07-16T17:01:14Z
Alicya-
21994
304463
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|BELA NEGARA}}}}
{|
|-
||
||
||</noinclude>kesisteman tersebut dilaksanakan melalui: Pertama, pembentukan kelembagaan yang memiliki kendali dari tingkat pusat sampai daerah dan diatur dalam peraturan perundangundangan. Kedua, kebijakan terpadu, yang diarahkan untuk menyiapkan perangkat lunak pendukung operasionalisasi Desain Induk melalui penyusunan sistem penyelenggaraan PKBN. Ketiga, pendataan dan evaluasi, dilakukan terhadap pelaksanaan PKBN yang telah berlangsung di lingkungan K/L dan Pemda.
|-valign="top"
|rowspan="2" style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 110 crop).jpg|150px|center]]
||7.3.2||Pembentukan Kader
|-
||
||Pembentukan kader bela negara dilakukan dengan membentuk sikap mental dan perilaku yang memiliki semangat patriotisme sesuai peran dan profesi setiap warga negara. Dalam kurun waktu 10 tahun ke depan pemerintah menargetkan 100 juta kader bela negara yang militan diseluruh wilayah Indonesia dan akan terus dikembangkan seiring kebutuhan pertahanan negara. Pembentukan kader tersebut ditempuh melalui program reguler dan program khusus sesuai dengan Desain Induk yang disiapkan. Program reguler diperuntukkan bagi warga negara yang belum pernah mengikuti kegiatan pelatihan bela negara. Sedangkan program khusus diperuntukkan bagi warga negara yang pernah mengikuti kegiatan pelatihan, untuk melaksanakan kegiatan penyegaran guna mencapai standar kader bela negara.
|-
|| ||7.3.3||Pemeliharaan Kader
|-
|| || ||Pemeliharaan kader bela negara merupakan tindak lanjut dari hasil kegiatan pembentukan kader yang dilakukan secara<noinclude>{{Rh|{{Larger|98}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
kzduwpii9tvzot4qggac2dm11swqgcd
304466
304463
2026-07-16T17:02:49Z
Alicya-
21994
304466
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|BELA NEGARA}}}}
{|
|-
||
||
||</noinclude>kesisteman tersebut dilaksanakan melalui: Pertama, pembentukan kelembagaan yang memiliki kendali dari tingkat pusat sampai daerah dan diatur dalam peraturan perundangundangan. Kedua, kebijakan terpadu, yang diarahkan untuk menyiapkan perangkat lunak pendukung operasionalisasi Desain Induk melalui penyusunan sistem penyelenggaraan PKBN. Ketiga, pendataan dan evaluasi, dilakukan terhadap pelaksanaan PKBN yang telah berlangsung di lingkungan K/L dan Pemda.
|-valign="top"
|rowspan="2" style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 110 crop).jpg|180px|center]]
||7.3.2||Pembentukan Kader
|-
||
||Pembentukan kader bela negara dilakukan dengan membentuk sikap mental dan perilaku yang memiliki semangat patriotisme sesuai peran dan profesi setiap warga negara. Dalam kurun waktu 10 tahun ke depan pemerintah menargetkan 100 juta kader bela negara yang militan diseluruh wilayah Indonesia dan akan terus dikembangkan seiring kebutuhan pertahanan negara. Pembentukan kader tersebut ditempuh melalui program reguler dan program khusus sesuai dengan Desain Induk yang disiapkan. Program reguler diperuntukkan bagi warga negara yang belum pernah mengikuti kegiatan pelatihan bela negara. Sedangkan program khusus diperuntukkan bagi warga negara yang pernah mengikuti kegiatan pelatihan, untuk melaksanakan kegiatan penyegaran guna mencapai standar kader bela negara.
|-
|| ||7.3.3||Pemeliharaan Kader
|-
|| || ||Pemeliharaan kader bela negara merupakan tindak lanjut dari hasil kegiatan pembentukan kader yang dilakukan secara<noinclude>{{Rh|{{Larger|98}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
sluqpukh6jabd818sxms79wrlv8k23q
304467
304466
2026-07-16T17:04:04Z
Alicya-
21994
304467
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|BELA NEGARA}}}}
{|
|-
||
||
||</noinclude>kesisteman tersebut dilaksanakan melalui: Pertama, pembentukan kelembagaan yang memiliki kendali dari tingkat pusat sampai daerah dan diatur dalam peraturan perundangundangan. Kedua, kebijakan terpadu, yang diarahkan untuk menyiapkan perangkat lunak pendukung operasionalisasi Desain Induk melalui penyusunan sistem penyelenggaraan PKBN. Ketiga, pendataan dan evaluasi, dilakukan terhadap pelaksanaan PKBN yang telah berlangsung di lingkungan K/L dan Pemda.
|-valign="top"
|rowspan="2" style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 110 crop).jpg|200px|center]]
||7.3.2||Pembentukan Kader
|-valign="top"
||
||Pembentukan kader bela negara dilakukan dengan membentuk sikap mental dan perilaku yang memiliki semangat patriotisme sesuai peran dan profesi setiap warga negara. Dalam kurun waktu 10 tahun ke depan pemerintah menargetkan 100 juta kader bela negara yang militan diseluruh wilayah Indonesia dan akan terus dikembangkan seiring kebutuhan pertahanan negara. Pembentukan kader tersebut ditempuh melalui program reguler dan program khusus sesuai dengan Desain Induk yang disiapkan. Program reguler diperuntukkan bagi warga negara yang belum pernah mengikuti kegiatan pelatihan bela negara. Sedangkan program khusus diperuntukkan bagi warga negara yang pernah mengikuti kegiatan pelatihan, untuk melaksanakan kegiatan penyegaran guna mencapai standar kader bela negara.
|-
|| ||7.3.3||Pemeliharaan Kader
|-
|| || ||Pemeliharaan kader bela negara merupakan tindak lanjut dari hasil kegiatan pembentukan kader yang dilakukan secara<noinclude>{{Rh|{{Larger|98}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
kan00o9efl3j5ticutw73ubwm62sic6
304468
304467
2026-07-16T17:04:39Z
Alicya-
21994
304468
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|BELA NEGARA}}}}
{|
|-
||
||
||</noinclude>kesisteman tersebut dilaksanakan melalui: Pertama, pembentukan kelembagaan yang memiliki kendali dari tingkat pusat sampai daerah dan diatur dalam peraturan perundangundangan. Kedua, kebijakan terpadu, yang diarahkan untuk menyiapkan perangkat lunak pendukung operasionalisasi Desain Induk melalui penyusunan sistem penyelenggaraan PKBN. Ketiga, pendataan dan evaluasi, dilakukan terhadap pelaksanaan PKBN yang telah berlangsung di lingkungan K/L dan Pemda.
|-valign="top"
|rowspan="4" style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 110 crop).jpg|200px|center]]
||7.3.2||Pembentukan Kader
|-valign="top"
||
||Pembentukan kader bela negara dilakukan dengan membentuk sikap mental dan perilaku yang memiliki semangat patriotisme sesuai peran dan profesi setiap warga negara. Dalam kurun waktu 10 tahun ke depan pemerintah menargetkan 100 juta kader bela negara yang militan diseluruh wilayah Indonesia dan akan terus dikembangkan seiring kebutuhan pertahanan negara. Pembentukan kader tersebut ditempuh melalui program reguler dan program khusus sesuai dengan Desain Induk yang disiapkan. Program reguler diperuntukkan bagi warga negara yang belum pernah mengikuti kegiatan pelatihan bela negara. Sedangkan program khusus diperuntukkan bagi warga negara yang pernah mengikuti kegiatan pelatihan, untuk melaksanakan kegiatan penyegaran guna mencapai standar kader bela negara.
|-valign="top"
|| ||7.3.3||Pemeliharaan Kader
|-valign="top"
|| || ||Pemeliharaan kader bela negara merupakan tindak lanjut dari hasil kegiatan pembentukan kader yang dilakukan secara<noinclude>{{Rh|{{Larger|98}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
s9qtg8hlsozfevan89ehrs95b4e0vt9
304469
304468
2026-07-16T17:05:11Z
Alicya-
21994
304469
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|BELA NEGARA}}}}
{|
|-
||
||
||</noinclude>kesisteman tersebut dilaksanakan melalui: Pertama, pembentukan kelembagaan yang memiliki kendali dari tingkat pusat sampai daerah dan diatur dalam peraturan perundangundangan. Kedua, kebijakan terpadu, yang diarahkan untuk menyiapkan perangkat lunak pendukung operasionalisasi Desain Induk melalui penyusunan sistem penyelenggaraan PKBN. Ketiga, pendataan dan evaluasi, dilakukan terhadap pelaksanaan PKBN yang telah berlangsung di lingkungan K/L dan Pemda.
|-valign="top"
|rowspan="4" style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 110 crop).jpg|200px|center]]
||7.3.2||Pembentukan Kader
|-valign="top"
||
||Pembentukan kader bela negara dilakukan dengan membentuk sikap mental dan perilaku yang memiliki semangat patriotisme sesuai peran dan profesi setiap warga negara. Dalam kurun waktu 10 tahun ke depan pemerintah menargetkan 100 juta kader bela negara yang militan diseluruh wilayah Indonesia dan akan terus dikembangkan seiring kebutuhan pertahanan negara. Pembentukan kader tersebut ditempuh melalui program reguler dan program khusus sesuai dengan Desain Induk yang disiapkan. Program reguler diperuntukkan bagi warga negara yang belum pernah mengikuti kegiatan pelatihan bela negara. Sedangkan program khusus diperuntukkan bagi warga negara yang pernah mengikuti kegiatan pelatihan, untuk melaksanakan kegiatan penyegaran guna mencapai standar kader bela negara.
|-valign="top"
||7.3.3||Pemeliharaan Kader
|-valign="top"
|| ||Pemeliharaan kader bela negara merupakan tindak lanjut dari hasil kegiatan pembentukan kader yang dilakukan secara<noinclude>{{Rh|{{Larger|98}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
hbnk1hgpgh65zqrfcun7ojjk9x7q0sg
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/109
104
104734
304457
303431
2026-07-16T16:31:17Z
Alicya-
21994
304457
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|||{{Smaller|BELA NEGARA}}}}
{|
|-
||
||
||</noinclude>tinggal, dan tergabung dalam organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, organisasi pemuda, partai politik, tokoh masyarakat, tokoh agama serta organisasi kemasyarakatan lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain: kegiatan pendidikan dan pelatihan masyarakat, kegiatan yang menunjang integrasi masyarakat, kegiatan solidaritas sosial, dan kegiatan penciptaan kondisi lingkungan pemukiman yang kondusif.
•Lingkungan pekerjaan merupakan lingkungan, dimana warga negara bekerja, baik sebagai pegawai negeri maupun swasta sesuai dengan peraturan perundangundangan. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain: pembekalan pimpinan, pembentukan organisasi, kegiatan penunjang semangat kerja, kegiatan terkait tanggung jawab sosial, dan kegiatan penciptaan kondisi lingkungan kerja yang kondusif.
|style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 109 crop).jpg|200px|center]]
|}
<section end="PKBN" />
<section begin="P-PKBN" />
{|
|-
|| ||7.3||Pengelolaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara
|-
|| || ||Pengelolaan PKBN disusun melalui pembangunan perangkat kesisteman, pembentukan kader, pemeliharaan kader, pemberdayaan kader, serta sarana dan prasarana.
|-
|| ||7.3.1||Pembangunan Perangkat Kesisteman
|-
|| || ||Pembangunan perangkat kesisteman berkaitan dengan penyiapan kelembagaan pelaksanaan PKBN, kebijakan terpadu berupa perangkat lunak pendukung dan pendataan Kader bela negara. Pembangunan perangkat<noinclude>{{Rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|97}}}}</noinclude>
q3e6clsnfv7uh5ammyk8s8zsojtgmsp
304458
304457
2026-07-16T16:33:20Z
Alicya-
21994
/* Tervalidasi */
304458
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|||{{Smaller|BELA NEGARA}}}}
{|
|-
||
||
||</noinclude>tinggal, dan tergabung dalam organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, organisasi pemuda, partai politik, tokoh masyarakat, tokoh agama serta organisasi kemasyarakatan lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain: kegiatan pendidikan dan pelatihan masyarakat, kegiatan yang menunjang integrasi masyarakat, kegiatan solidaritas sosial, dan kegiatan penciptaan kondisi lingkungan pemukiman yang kondusif.
• Lingkungan pekerjaan merupakan lingkungan, dimana warga negara bekerja, baik sebagai pegawai negeri maupun swasta sesuai dengan peraturan perundangundangan. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain: pembekalan pimpinan, pembentukan organisasi, kegiatan penunjang semangat kerja, kegiatan terkait tanggung jawab sosial, dan kegiatan penciptaan kondisi lingkungan kerja yang kondusif.
|style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 109 crop).jpg|200px|center]]
|}
<section end="PKBN" />
<section begin="P-PKBN" />
{|
|-
|| ||7.3||Pengelolaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara
|-
|| || ||Pengelolaan PKBN disusun melalui pembangunan perangkat kesisteman, pembentukan kader, pemeliharaan kader, pemberdayaan kader, serta sarana dan prasarana.
|-
|| ||7.3.1||Pembangunan Perangkat Kesisteman
|-
|| || ||Pembangunan perangkat kesisteman berkaitan dengan penyiapan kelembagaan pelaksanaan PKBN, kebijakan terpadu berupa perangkat lunak pendukung dan pendataan Kader bela negara. Pembangunan perangkat<noinclude>{{Rh|||{{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}} {{Larger|97}}}}</noinclude>
dwn63xrdknus5oxygsbktrzfjo2b0el
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/108
104
104735
304455
296287
2026-07-16T16:26:49Z
Alicya-
21994
304455
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|{{Smaller|BELA NEGARA}}}}
{|
|-
||
||
||</noinclude>dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.
|-
|style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 108-1 crop).jpg|200px|center]]<br>{{Smaller|Pembinaan kesadaran bela negara bertujuan untuk menanamkan nilainilai bela negara sehingga setiap warga negara memiliki kesadaran dan mampu mengaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara}}<br>[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 108-2 crop).jpg|200px|center]]
||
||Pembinaan kesadaran bela negara bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai bela negara sehingga setiap warga negara memiliki kesadaran dan mampu mengaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sesuai peran dan profesi warga negara, demi menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman. Kesadaran dan kemampuan bela negara dibutuhkan guna terbangunnya sistem pertahanan negara yang bersifat semesta, baik dalam menghadapi ancaman militer, non militer maupun hibrida.
Pembinaan kesadaran bela negara diarahkan untuk menangkal faham-faham, idiologi, dan budaya yang bertentangan dengan nilai kepribadian bangsa Indonesia. Bela negara dilakukan secara berkesinambungan melalui pendidikan dan latihan (Diklat) serta sosialisasi sehingga dapat menjadi landasan yang kokoh terhadap ketersediaan sumber daya pertahanan. Pembinaan kesadaran bela negara dilaksanakan melalui lingkungan pendidikan, lingkungan pemukiman, dan lingkungan kerja.
• Lingkungan pendidikan merupakan lingkungan dimana warga negara mengikuti pendidikan formal mulai dari pendidikan usia dini, sekolah dasar hingga perguruan tinggi melalui kurikuler dan ekstra kurikuler dan pendidikian nonformal.
• Lingkungan pemukiman merupakan lingkungan, dimana warga negara bertempat<noinclude>{{Rh|{{Larger|95}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
cfd3csojbsx6rn0emcij2xoqc989eqj
304459
304455
2026-07-16T16:34:17Z
Alicya-
21994
/* Tervalidasi */
304459
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|{{Smaller|BELA NEGARA}}}}
{|
|-
||
||
||</noinclude>dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.
|-
|style="width:25%;"|[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 108-1 crop).jpg|200px|center]]<br>{{Smaller|Pembinaan kesadaran bela negara bertujuan untuk menanamkan nilainilai bela negara sehingga setiap warga negara memiliki kesadaran dan mampu mengaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara}}<br>[[File: BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015 (page 108-2 crop).jpg|200px|center]]
||
||Pembinaan kesadaran bela negara bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai bela negara sehingga setiap warga negara memiliki kesadaran dan mampu mengaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sesuai peran dan profesi warga negara, demi menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman. Kesadaran dan kemampuan bela negara dibutuhkan guna terbangunnya sistem pertahanan negara yang bersifat semesta, baik dalam menghadapi ancaman militer, non militer maupun hibrida.
Pembinaan kesadaran bela negara diarahkan untuk menangkal faham-faham, idiologi, dan budaya yang bertentangan dengan nilai kepribadian bangsa Indonesia. Bela negara dilakukan secara berkesinambungan melalui pendidikan dan latihan (Diklat) serta sosialisasi sehingga dapat menjadi landasan yang kokoh terhadap ketersediaan sumber daya pertahanan. Pembinaan kesadaran bela negara dilaksanakan melalui lingkungan pendidikan, lingkungan pemukiman, dan lingkungan kerja.
• Lingkungan pendidikan merupakan lingkungan dimana warga negara mengikuti pendidikan formal mulai dari pendidikan usia dini, sekolah dasar hingga perguruan tinggi melalui kurikuler dan ekstra kurikuler dan pendidikian nonformal.
• Lingkungan pemukiman merupakan lingkungan, dimana warga negara bertempat<noinclude>{{Rh|{{Larger|95}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
rx2j5zok4fz6trs5jrhqek0bp7fljj4
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/94
104
104736
304426
296290
2026-07-16T15:04:38Z
Alicya-
21994
304426
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|{{Smaller|KERJA SAMA INTERNASIONAL<br>DI BIDANG PERTAHANAN}}}}
{|
|-
||
||</noinclude>konsultasi pertahanan melalui forum dialog meliputi IndonesiaAustralia Defence Strategic Dialogue (IADSD), Australia-Indonesia High Level Committee (Ausindo HLC), dan Two Plus Two antara Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Menteri Pertahanan (Menhan) kedua negara.
|-
|| ||• Papua New Guinea
|-
|| ||{{Float right|{{border|color=#FDEABA|bgcolor=#FDEABA|compact=true|maxwidth=15em|{{right|{{smaller block|Papua New Guinea (PNG) merupakan mitra yang memiliki hubungan historis dan kekerabatan, khususnya dengan bangsa Indonesia yang berdomisili di Papua.}}}}}}}}
Papua New Guinea (PNG) merupakan mitra yang memiliki hubungan historis dan kekerabatan, khususnya dengan bangsa Indonesia yang berdomisili di Papua. Kerja sama bidang pertahanan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah PNG berdasarkan pada Agreement between the Government of the Republic of Indonesia and the Government of the Independent State of Papua New Guinea Concerning Cooperation Activities in the Field of Defence pada tahun 2010.
Ruang lingkup kerja sama meliputi: dialog dan konsultasi bilateral secara berkala mengenai isu-isu strategis dan keamanan yang menjadi perhatian bersama. Bentuk kerja sama antara lain: pertukaran personel dalam rangka pendidikan, pelatihan, dan saling kunjung, berbagi informasi pertahanan, pertukaran intelijen, kerja sama di bidang logistik, mendorong kerja sama interoperabilitas antar Angkatan Bersenjata, serta kerja sama di bidang lain sesuai kepentingan bersama.
|-
||6.3.3||Amerika Serikat
|-
|| ||Amerika Serikat (AS) merupakan mitra strategis dalam pengembangan kapasitas kelembagaan, kemampuan operasional, profesionalisme sumber daya manusia, dan modernisasi Alutsista. Kedua negara berkomitmen untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan mengintensifkan komunikasi dan konsultasi serta mengembangkan kerja sama untuk kemajuan kedua negara dalam bidang pertahanan.
Kerja sama kedua negara dituangkan dalam pengaturan kerangka kerja sama tentang Kegiatan-Kegiatan Kerja Sama dalam Bidang Pertahanan antara Kemhan RI dan Departemen Pertahanan<noinclude>{{rh|{{Larger|82}} {{Smaller|BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}}}</noinclude>
g354odippxv9ao19t4wzhoycd3mjme8
Halaman:BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf/11
104
104788
304524
303290
2026-07-17T02:23:56Z
Alicya-
21994
304524
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|||DAFTAR ISI{{{|}}}}}</noinclude>{{Daftarisi|Bab 5 {{gap}} '''INDUSTRI PERTAHANAN''' |63|}}
{{Daftarisi|{{gap}} 5.1 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Bab 5 Umum|Umum]]|63||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 5.2 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Arah Kemandirian Industri Pertahan|Arah Kemandirian Industri Pertahan]]|63||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 5.3 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Pembinaan Industri Pertahanan|Pembinaan Industri Pertahanan]]|66||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 5.4 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Kerja Sama Pengembangan Industri Pertahanan|Kerja Sama Pengembangan Industri Pertahanan]]|69||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|Bab 6 {{gap}} '''KERJA SAMA INTERNASIONAL DI BIDANG PERTAHANAN''' |71|}}
{{Daftarisi|{{gap}} 6.1 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Bab 6 Umum|Umum]]|71||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 6.2 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Pokok-Pokok Kerja Sama Internasional Bidang Pertahanan|Pokok-Pokok Kerja Sama Internasional Bidang Pertahanan]]|71||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 6.3 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Kerja Sama Bilateral|Kerja Sama Bilateral]]|72||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 6.4 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Kerja Sama Multilateral|Kerja Sama Multilateral]]|89||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|Bab 7 {{gap}} '''BELA NEGARA''' |95|}}
{{Daftarisi|{{gap}} 7.1 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Bab 7 Umum|Umum]]|95||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 7.2 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Pembinaan Kesadaran Bela Negara|Pembinaan Kesadaran Bela Negara]]|95||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 7.3 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Pengelolaan PKBN|Pengelolaan PKBN]]|97||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|Bab 8 {{gap}} '''POSTUR PERTAHANAN NEGARA''' |101|}}
{{Daftarisi|{{gap}} 8.1 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Bab 8 Umum|Umum]]|101||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 8.2 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Postur Pertahanan Militer|Postur Pertahanan Militer]]|101||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 8.3 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Postur Pertahanan Nirmiliter|Postur Pertahanan Nirmiliter]]|106||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|Bab 9 {{gap}} '''PEMBANGUNAN PERTAHANAN NEGARA''' |113|}}
{{Daftarisi|{{gap}} 9.1 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Bab 9 Umum|Umum]]|113||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 9.2 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Arah Pembangunan|Arah Pembangunan]]|113||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 9.3 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Rancang Bangun|Rancang Bangun]]|114||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 9.4 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Pembangunan Pertahanan Negara|Pembangunan Pertahanan Negara]]|115||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 9.4 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Pembinaan Pertahanan Negara|Pembinaan Pertahanan Negara]]|115||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 9.6 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Penggunaan Kekuatan Pertahanan Negara|Penggunaan Kekuatan Pertahanan Negara]]|122||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|Bab 10 {{gap}} '''ANGGARAN PERTAHANAN NEGARA''' |113|}}
{{Daftarisi|{{gap}} 10.1 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Bab 10 Umum|Umum]]|125||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 10.2 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Alokasi Anggaran|Alokasi Anggaran]]|125||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|{{gap}} 10.3 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Proyeksi Anggaran|Proyeksi Anggaran]]|126||hi=3.0em}}
{{Daftarisi|Bab 11 {{gap}} [[Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/PENUTUP|'''PENUTUP''']] |129|}}<noinclude>{{rh||| {{Smaller|PUTIH PERTAHANAN INDONESIA}}{{gap}}vii}}</noinclude>
qgkw74q3ow9jg2k7bc6pk18nqxqid7e
Pengguna:Mryaini
2
105699
304423
298080
2026-07-16T14:19:04Z
Mryaini
27207
/* */
304423
wikitext
text/x-wiki
Haiii, saya mryaini
{{Peserta WikiPandu}}
n15txxpvx67nux5c1j26b6980p8ensf
Indeks:20 Mei Pelopor 17 Agustus.pdf
102
106134
304485
298774
2026-07-16T18:25:40Z
Ulumarifah
16349
added [[Category:Usulan penghapusan]] using [[Help:Gadget-HotCat|HotCat]]
304485
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q132880604
|Title=20 Mei Pelopor 17 Agustus
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=1950
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:Usulan penghapusan]]
plfuzqp98x28cx71jumwp5a3f8sdsot
304487
304485
2026-07-16T18:27:12Z
Ulumarifah
16349
removed [[Category:Usulan penghapusan]] using [[Help:Gadget-HotCat|HotCat]]
304487
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q132880604
|Title=20 Mei Pelopor 17 Agustus
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=1950
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
dfgpw81dn0iajmuah1592ou6zi12t0z
304488
304487
2026-07-16T18:27:51Z
Ulumarifah
16349
double dengan https://id.wikisource.org/wiki/Indeks:20_Mei_Pelopor_17_Agustus_-_Museum_Dewantara_Kirti_Griya.pdf
304488
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q132880604
|Title=20 Mei Pelopor 17 Agustus
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=1950
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:Usulan penghapusan]]
plfuzqp98x28cx71jumwp5a3f8sdsot
Indeks:Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014.pdf
102
107433
304589
301157
2026-07-17T07:52:56Z
Alicya-
21994
304589
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140404590
|Title=Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4/PU/2014
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=OCR
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
8abentkeazd77afzpfd9ki9du5b1na1
304603
304589
2026-07-17T08:03:21Z
Alicya-
21994
Alicya- memindahkan halaman [[Indeks:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 4 PU 2014.pdf]] ke [[Indeks:Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014.pdf]]: Penyesuaian dengan commons
304589
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=Q140404590
|Title=Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4/PU/2014
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=OCR
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:WikiPandu]]
8abentkeazd77afzpfd9ki9du5b1na1
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/271
104
107603
304571
303739
2026-07-17T07:34:12Z
Lemonwithices
26124
304571
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sathira15" />{{rh||-4197-}}</noinclude>mannja Keizer Hoan dan Leng, deradjatnja karadjaän Han telah djadi moendoer sekali, sebab itoe koetika segala mantri kebiri ada djadi biang kla-dinja berbagi-bagi bahaja, hingga atoeran negri mendjadi kaloet, taon ketemoe taon orang moesti menampak segala bahaja, lantaran di ampat pendjoe-roe ada terbit hoeroe-hara. Di boentoetnja kawa-nan brandal plangi koening, timboel Tang Toh, Lie Khak dan Kwee Hoan jang oelangken itoe hi-kajat ngeri. Keizer Han telah dirampas dan dipin-daken dengen paksa; machloek Allah dikeniaja dengen kedjem sekali. Apatah lantarannja ini semoea? Jaitoelah, sebab di itoe masa diwan karadjaän ambil boneka-boneka kajoe jang bobrok" didjadiken mantri, dan roewangan singgasana telah pakerdjaken segala binatang alas jang dibri gadji! Atawa lebi teges lagi, itoe koetika, segala manoesia berhati binatang jang perdjalanannja sebagi andjing ada berdjedjal di madjelis karadjaän, dan orang-orang jang bermoeka goendik" atawa jang tjoema pande tekoek dengkoel sebagi boedak kalang-kaboet pegang kendali pamerentahan! Itoelah sebabnja, kenapa karadjaän Han sampe djadi begitoe roesak dan kanapa machloek Allah sampe moesti menampak itoe berbagi-bagi kasangsaraän! Kau, Ong Long, kau poenja hikajat diri poen akoe ada tace terang sekali! Kau toeroen menoeroen ada tinggal di tepi laoetan Timoer, dan pertama<noinclude>{{left|Sam Kok}}{{right|257}}</noinclude>
39khacwj5u7kkxsia4dadkcrfb3sdbs
Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/9
104
107954
304415
303640
2026-07-16T13:08:47Z
Aeia aai
24023
304415
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" />{{rh|— 172 —||— 173 —}}</noinclude>{{hwe|nja|sobatnja}}, Sviajski namanja, jang tiada berdjaoean dari itoe tempat. Ini kali ia merasa girang lantaran bisa djaoeken dirinja dari Kitty, djaoe dari segala hal jang bisa bikin roewet iapoenja pikiran, apa lagi dengen berdiam di roemahnja iapoenja sobat saban hari ia bisa pergi memboeroe, satoe hal jang bisalah bantoe mengiboerin atinja jang sedang berdoeka.
{{rh||— — —|}}
{{center|BAGIAN KA AMPAT.}}
Anna Karenine tinggal tetep sama iapoenja soeami. Saban hari marika doedoek mengomoeng tapi keada'annja itoe soeami istri tiada ada sebagei „orang jang ta kenal satoe sama laen“.{{--}} Aken djaga soepaja boedjang-boedjang di sitoe tiada tjeritain tentang dirinja, maka Karenine saban hari dateng mengoendjoengin istrinja; tapi sampe sebegitoe djaoe djarang sekali ia maoe makan di roema. Vronsky djarang dateng di itoe roema, tapi Anna sering ketemoein di loear, hal mana diketahoei djoega oleh Karenine. Pendeknja hal ini boeat itoe tiga orang ada satoe perkara jang amat tiada enak.
Karenine hareep Anna nanti bisa mendoesin dari iapoenja perboeatan jang kliroe; Karenine maoe sampe ini hal orang banjak loepaken dan dengen begitoe namanja djadi tiada katjipratan noda.
Anna jang djadi lantaran maka terdjadinja itoe perkara, ada orang jang paling berdoeka, tapi ada sampe koeat aken penjaja jang semoea ini bisa djadi beres sendirinja. Betoel ia sendiri tiada taoe begimana ini nanti bisa djadi beres, tapi tetep ia pertjaja jang itoe hal akan djadi sebagimana mestinja dan dirinja tiada lama lagi terlepas dari sekali kadoeka'an.
Vronsky, jang tergila-gila sama Anna, poen harep begitoe; zonder ia berboeat apa-apa, itoe kekoesoetan jang sekarang nanti djadi beres sendiri.
Tempo sampe di roema Vronsky dapet satoe soerat dari Anna jang toelis seperti brikoet:
:„Akoe seneng sakit dan merasa amat tjilaka. Akoe moesti tinggal di dalem kamar, satoe hal jang akoe tiada bisa lakoeken lantaran tiada ketemoe kau{{--}}akoe poenja djantoeng ati. Dateng ini malem dari poekoel toedjoe sampe poekoel sepoeloe Alexis Alexandrovitch pergi hadirin persidangannja raad minister.“
Betoel Vronsky sendiri merasa aneh jang Anna, maskipoen soeaminja larang, toh soedah „silaken“ ia dateng di roemahnja; kendati begitoe toch ia, sesoedanja timbang sasoetika lamanja, loeloesken itoe perminta'an; tempo ia sedeng berdiri di depan pintoe, ia liat lontjeng soeda menoendjoekin poekoel 9. Satoe kreta dengen di tarik oleh doea koeda besar sedeng menoenggoe di depan; ia kenalin itoe kreta ada kretanja Anna.
„He, roepanja ia dateng pada 'koe,“ begitoelah Vronsky bilang, „Memang ada lebih baik djoega. Akan tetapi akoe tiada maoe njataken jang dirikoe satoe pengetjoet, kendatipoen atikoe {{hws|rasa|rasanja}}<noinclude></noinclude>
19k7izyk9ddyqi09ztaznvler7ripje
Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/39
104
108217
304537
302766
2026-07-17T03:27:28Z
Alicya-
21994
304537
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||{{larger|'''31'''}}}}</noinclude>{| class="wikisource-table" style="width:100%; text-align:left; line-height:1.8;"
|-
| pen-tjo-lek || pe-lan-doek || te-ra-djang
|-
| tji-a-mau || si-koe-dan || ta-ma-sa
|-
| tja-ha-ri || sa-kan-dar || djoe-ma-hat
|-
| ke-le-ting || la-ra-ngan || mem-ba-tak
|-
| pa-ti-kan || moe-har-ram || bi-a-wak
|-
| ke-ti-ka || ne-ge-ri || sa-be-lah
|-
| pi-ang-gang || wa-li-man || poe-sa-ran
|-
| pe-loe-poh || ha-li-a || te-li-nga
|-
| sa-ha-dja || tjoe-wa-tja || te-loen-djoek
|-
| ga-ra-ngan || a-loe-an ||dje-ma-dja
|-
| lang-ga-ra || be-loe-lang || be-ri-ngin
|-
| ma-ri-ka || sa-koe-toe || tja-ma-ra
|-
| re-ma-dja || hi-da-ngan || ro-bo-han
|-
| al-fi-ah || a-nak-da || se-ram-bi
|-
| be-loe-loek || ba-dja-na || nge-ri-ap
|-
| ke-ti-boeng || bi-a-ja || ka-ka-seh
|}<noinclude></noinclude>
c246dsjn54zxg7jm4qr8djjvcy8076i
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2026
0
108302
304525
303150
2026-07-17T02:26:26Z
Alicya-
21994
Alicya- memindahkan halaman [[Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026]] ke [[Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2026]]: Judul salah eja: Penyesuaian format
303150
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026
| author =
| translator =
| section =
| previous =
| next =
| year =
| notes =
}}
<pages index="Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf" from=1 to=10 header=1 />
28hcyryy6bysrzm9l7v0v33zqbearln
304531
304525
2026-07-17T02:30:38Z
Alicya-
21994
304531
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026
| author =
| translator =
| section =
| previous =
| next =
| year =
| notes =
}}
<pages index="Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf" from=1 to=6 header=1 />
== Lihat juga ==
* [[/Lampiran|Lampiran]]
5p4w6uo7sorv9huk9elqa55qgoicbx9
Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Bab 7 Umum
0
108432
304456
303429
2026-07-16T16:27:25Z
Alicya-
21994
304456
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Umum
| previous =
| next = [[../Pembinaan Kesadaran Bela Negara|Pembinaan Kesadaran Bela Negara]]
| notes =
}}
<pages index="BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf" from=107 onlysection="umum7" />
4frovm6spenxs2w50vlsjwlyur2lar3
Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Pengelolaan PKBN
0
108433
304465
303433
2026-07-16T17:02:17Z
Alicya-
21994
304465
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Pengelolaan PKBN
| previous =
| next = [[../Pembinaan Kesadaran Bela Negara|Pembinaan Kesadaran Bela Negara]]
| notes =
}}
<pages index="BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf" from=109 fromsection="P-PKBN" to=111 tosection="P-PKBN" />
6b3ppuj28xwi4txic8m66h81thyys2u
304470
304465
2026-07-16T17:05:57Z
Alicya-
21994
304470
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Pengelolaan PKBN
| previous = [[../Pembinaan Kesadaran Bela Negara|Pembinaan Kesadaran Bela Negara]]
| next =
| notes =
}}
<pages index="BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf" from=109 fromsection="P-PKBN" to=111 tosection="P-PKBN" />
l0out1gm92nhyer5m0c5roryjwcjqq7
Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Pembinaan Kesadaran Bela Negara
0
108434
304460
303434
2026-07-16T16:35:30Z
Alicya-
21994
304460
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Pembinaan Kesadaran Bela Negara
| previous = [[../Bab 7 Umum|Umum]]
| next = [[../Pengelolaan PKBN|Pengelolaan PKBN]]
| notes =
}}
<pages index="BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf" from=107 fromsection="PKBN" to=109 tosection="PKBN" />
frwxhxk320wwlwgwp0ws9fwha817nno
Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Bab 10 Umum
0
108444
304511
303453
2026-07-17T01:56:59Z
Alicya-
21994
304511
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Bab 10 Umum
| previous =
| next = [[../Alokasi Anggaran|Alokasi Anggaran]]
| notes =
}}
<pages index="BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf" include=137 onlysection="umum10" />
r75z949e8ts27trd4bwq4bm4ar6mtl0
304512
304511
2026-07-17T01:57:16Z
Alicya-
21994
304512
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Umum
| previous =
| next = [[../Alokasi Anggaran|Alokasi Anggaran]]
| notes =
}}
<pages index="BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf" include=137 onlysection="umum10" />
25584dglityqmo045cwr9u0j0mypbup
Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Alokasi Anggaran
0
108445
304514
303455
2026-07-17T02:04:40Z
Alicya-
21994
304514
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Alokasi Anggaran
| previous = [[../Bab 10 Umum|Umum]]
| next = [[../Proyeksi Anggaran|Proyeksi Anggaran]]
| notes =
}}
<pages index="BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf" from=137 fromsection="AA" to=138 tosection="AA" />
j0hh62k8q2hrf6bcsiwtsr8jx7qchav
Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/Proyeksi Anggaran
0
108446
304515
303459
2026-07-17T02:06:25Z
Alicya-
21994
304515
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Proyeksi Anggaran
| previous = [[../Alokasi Anggaran|Alokasi Anggaran]]
| next =
| notes =
}}
<pages index="BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf" include=138 onlysection="PA"/>
4m6w51d5bmyooap8k278mwilb22005p
Halaman:Inilah Kitab Edja.pdf/7
104
108460
304539
303539
2026-07-17T03:33:30Z
Alicya-
21994
/* Tervalidasi */
304539
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Alicya-" /></noinclude>{{c|{{font-size|200%|INILAH}}}}
{{c|{{font-size|300%|'''KITAB EDJA,'''}}}}
{{c|{{smaller|JA ITOE}}}}
{{c|{{font-size|150%|PADA MENJATAKAN PERMOELAÄN BELADJAR MEMBATJA.}}}}
{{c|TERKARANG OLEH}}
{{c|{{font-size|200%|L. K. {{sp|HARMSEN.}}}}}}
{{c|(Tjitakan jang kalima kalinja).}}
[[File:Inilah Kitab Edja (page 7 crop).jpg|250px|center]]
{{c|TERTJITAK DI BANDAR BATAWI<br>
'''PADA PERTERAÄN GOEWERNEMEN;'''<br>
TAHOEN<br>'''1887'''}}<noinclude></noinclude>
ntfrvyec6xznwo1j1sw9tqsxy702lk8
Mustikarasa/Sajur Bening Terong
0
108570
304579
303908
2026-07-17T07:46:39Z
Endahimawati
27155
304579
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Sajur Bening Terong
| previous = [[mustikarasa/SajurBeningTempe|Sajur Bening Tempe]]
| next = [[Sajur Betik]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" include=293 onlysection="sajurbeningterong" />
e6zhc846ere9mni9rhk0t6frknvqgus
304612
304579
2026-07-17T08:09:28Z
Endahimawati
27155
304612
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Sajur Bening Terong
| previous = [[mustikarasa/SajurBeningTempe|Sajur Bening Tempe]]
| next = [[Mustikarasa/Sajur Betik|Sajur Betik]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" include=293 onlysection="sajurbeningterong" />
lqid5k6z5l7y1a3tpw6kfwkby2y96j0
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/39
104
108702
304412
304259
2026-07-16T12:57:22Z
Aeia aai
24023
/* Tervalidasi */
304412
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Aeia aai" /></noinclude>masa lalu, dalam kehidupan modern masih menjadi rujukan sebagai kearifan lokal (''local wisdom'').<ref>Jawahir Thontowi, op.cit, h. 239-240. Lihat juga Rachmad Syafa'at, "Kearifan Lokal dalam Masyarakat Adat di Indonesia", Jurnal Publica, Vol. 4 No. 1, Januari 2008, Malang: FISIP UMM, h. 8-15.</ref>
Selanjutnya, menurut penulis secara substansial memberikan pemahaman bahwa hukum adat merupakan hukum yang selalu hidup dan berkembang dalam masyarakat, yang selalu mengikuti perkembangan zaman, memberikan jaminan ketertiban bagi masyarakat, serta mampu memberikan keadilan. Hukum adat bertujuan menciptakan kedamaian dan memajukan kesejahteraan bagi warga masyarakat. Adapun hak masyarakat hukum adat merupakan hak bersifat individu maupun hak yang bersifat komunal. Salah satu hak yang bersifat komunal adalah hak ulayat di mana setiap warga dalam komunitas secara bersama berhak mengolahnya seizin ketua adat setempat.
Oleh karena itu, terbentuknya hukum adat tidak terlepas dari upaya-upaya komunitas yang menginginkan keteraturan hidup dalam hubungan sosial mereka. Menurut Soekanto dan Taneko (1983), hukum adat bermula dari keinginan seseorang untuk mempertahankan kesusilaan dalam pergaulan hidup pribadinya melalui cara-cara (''usage'') tertentu. Cara pribadi tersebut, kemudian meluas dan memengaruhi perilaku masyarakat dan membentuk kebiasaan umum (''folksways''). Selanjutnya, kebiasaan menjadi tata kelakuan (''mores'') dan akhirnya menjadi adat istiadat (''custom'').
Pemberlakuan hukum adat (hukum tidak tertulis) terhadap suatu kasus tidaklah meniadakan pemberlakuan aturan perundangan (hukum tertulis) manakala aparat penegak hukum menghendakinya karena ada dasar hukumnya. Dalam pelaksanaan hukum adat, semua persoalan hanya dapat diselesaikan oleh fungsionaris adat yang dipilih oleh masyarakat berdasarkan kemampuannya. Berbagai persoalan adat diupayakan selesai pada hari atau malam diselenggarakannya penyelesaian perkara adat; sangat jarang yang memakan waktu berhari-hari. Berbeda dengan pelaksanaan hukum tertulis atau hukum positif yang proses penyelesaiannya akan memakan waktu yang begitu panjang sesuai prosedur yang berlaku.
{{rule|width=8em|align=left}}
<references/><noinclude>{{rh|{{larger|'''26'''}} Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur}}</noinclude>
cnp8klcqly9hvd5y0t2a2ovmezx2pa5
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/42
104
108703
304413
304262
2026-07-16T12:59:06Z
Aeia aai
24023
/* Tervalidasi */
304413
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Aeia aai" /></noinclude>Tata krama dalam masyarakat adalah nilai atau norma yang dapat menjaga keselarasan dan keharmonisan dalam. kehidupan bermasyarakat. Apabila ditaati, tata krama yang dimiliki manusia membedakan cara tegas sifat manusia dengan sifat binatang. Sebagai makhluk sosial, manusia pasti berinteraksi terhadap sesama dan terhadap lingkungannya. Dalam proses interaksinya, tentu ada berbagai permasalahan yang dapat merusak hubungan baik antara individu-individu dalam masyarakat itu sendiri terhadap sesama.
Bagi masyarakat Dayak Tonyooi yang terdapat di Linggang Bigung walaupun saat ini tidak homogen, adat istiadat tidak boleh dilanggar atau ditentang, tetapi harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh warga masyarakat, termasuk dari suku lainnya. Barang siapa melanggar adat istiadat, ia akan menerima hukuman secara langsung dari masyarakat berupa sanksi adat yang telah disepakati bersama dalam bentuk hukum adat atau mendapat ''tulah.''<ref>Menurut kepercayaan masyarakat tulah merupakan suatu hukuman atau ganjaran yang diberikan Sang Pencipta pada manusia. Tulah yang diberikan dapat berupa wabah penyakit, gagal panen, atau bencana.</ref> Adat istiadat ini mencakup seluruh tata tertib, baik itu tentang kehidupan maupun kematian. Adanya sanksi adat yang diberikan membuat masyarakat Dayak selalu menginginkan keharmonisan baik terhadap sesamanya maupun terhadap lingkungannya. Jika mereka tidak menjaga keselarasan dalam berhubungan dengan alam maka dalam kepercayaan mereka alam akan memberikan bencana pada kehidupan mereka.
Masyarakat Dayak Tonyooi sangat terikat dengan adat istiadat dan hukum adat sebagai kontrol dalam masyarakat sehingga kepemimpinan tradisional dalam satu sisi merupakan bagian dari pelestarian adat dan hukum adat masyarakat. Masyarakat menyadari bahwa bahwa adat dan hukum adat itu paling tidak perilaku intensitas masyarakat. Selain mengatur norma-norma kehidupan, hukum adat juga mengatur tata cara perladangan masyarakat; dari membuka ladang sampai panen semua diatur dalam tatanan hukum adat dan adat istiadat dalam masyarakat.
Selain hukum adat, dalam kehidupan masyarakat hukum agama juga telah mendapat tempat di hati masyarakat, di
{{rule|width=8em|align=left}}
<references/><noinclude>{{rh|||Hukum Adat Masyarakat Dayak Tonyooi di Kutai Barat {{larger|'''29'''}}}}</noinclude>
0vzla36jews1g85u5yikpozjdfcv9nf
Halaman:Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/44
104
108704
304414
304263
2026-07-16T13:02:20Z
Aeia aai
24023
/* Tervalidasi */
304414
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Aeia aai" /></noinclude>sebagainya), hukum yang hidup sebagai peraturan kebiasaan yang dipertahankan dalam pergaulan hidup, baik di kota maupun di desa-desa. Menurut Cornelis van Vollenhoven, hukum adat adalah himpunan peraturan tentang perilaku bagi orang pribumi dan Timur Asing yang pada satu pihak mempunyai sanksi (karena bersifat hukum), dan pada pihak lain berada dalam tidak dikodifikasikan (karena adat).<ref>Dewi C. Wulansari, Hukum Adat indonesia Suatu Pengantar, Refika Aditama, Bandung, 2010, h. 3-4)</ref>
Jika hukum suatu bangsa merupakan pencerminan kehidupan sosial bangsa bersangkutan, maka ia menjadi paradoks dengan globalisasi hukum. Meskipun dalam beberapa hal tertentu globalisasi hukum dipahamkan pula, globalisasi hukum akan tetap berlangsung dalam sistem hukum yang berbeda. Betapa pun globalisasi hukum sesuatu yang sukar dihindari, negara bangsa tidak akan begitu saja menyerahkan fungsi kedaulatan mereka, dan dalam suatu sistem global tidak akan berlangsung bebas kontrol dari negara bangsa karena globalisasi bukanlah jalan tol tanpa mekanisme. Mekanisme bagaimana lalu lintas hubungan masyarakat negara bangsa, justru dibangun atas suatu perjanjian atau kontrak, konvensi, sehingga bedanya yang tadinya pembatas itu adalah hukum. nasional, kemudian pembatasan itu adalah kesepakatan antara negara bangsa (Manarisip, 2012: 26).
Setiap bangsa dan peradaban memiliki karakter masing-masing yang unik. Karakter ini terbentuk berdasarkan sejarah dan perkembangan budaya masyarakatnya. Bahkan, setiap bangsa memiliki karakter dan kualitas tersendiri yang secara intrinsik tidak ada yang bersifat superior satu sama lainnya. Hal yang sama terjadi di pembentukan sistem hukum yang memiliki kaitan erat dengan budaya masyarakatnya. Seperti yang dikatakan von Savigny, sistem hukum adalah bagian dari budaya masyarakat. Hukum tidak lahir dari suatu tindakan bebas (''arbitrary act of a legislator''), tetapi dibangun dan dapat ditemukan di dalam jiwa masyarakat. Hukum secara hipotetis dapat dikatakan berasal dari kebiasaan dan selanjutnya dibuat melalui suatu aktivitas hukum (''juristic activity'')<ref>Lihat Yanis Maladi dalam jurnal ''Mimbar Hukum'', Vol. 22 Nomor 3, Oktober 2010.</ref>
{{rule|width=8em|align=left}}
<references/><noinclude>{{rh|||Hukum Adat Masyarakat Dayak Tonyooi di Kutai Barat {{larger|'''31'''}}}}</noinclude>
njsfj7d76tuw8z6c8utrsiugm84bmmk
Halaman:Lima Jagoan vol.24.pdf/29
104
108721
304411
304326
2026-07-16T12:31:25Z
Alfiyah Rizzy Afdiquni
20781
/* Telah diuji baca */
304411
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alfiyah Rizzy Afdiquni" /></noinclude>RANG LAIN !
Kau bermaksud menjerumuskan Tek ceng dan saudara-saudara Kíat gie hengteenya semuanya mati dinegeri See liauw, sehingga yang pulang tinggal namanya saja. Betul tidak ?
― Nio nio, mana -- berani mana saya berani berbuat demikian? Dengan sesungguhnya saya hendak membela negeri dengan sepenuh hati.
― Tuhan Maha Adil dan Maha Tahu hei kok tiang Maksud kejimu itu menemui kegagalan total. Tek ceng dengan saudara² Kiat gie hengtee-nya tidak mati, bahkan dapat membunuh banyak
panglima negeri See liauw.
la pulang dengan membawa kemenangan yang gemilang sehingga baginda mengangkatnya sebagai Thian hee tee it tay ciang (panglima perang nomor satu) dan menganugerahi gelar Raja muda
Peng see ong
Namun mengapa kau masih juga jelus dan iri ? Sengaja kau menyembunyikan HUI LIONG KIONG CU. Hayo masih juga kau mau menyangkal? Menteri menteri yang hadir disini semuanya
mengetahui Mereka adalah saksi-saksi yang masih hidup, terutama Pauw bun cn
Kau susupkan Hi long kiongcu kedalam gedungnya Y to. Bersengkongkol dengan Yoto untuk di aku sebagai putrinya sendiri dan mengusulkan kepala baginda untuk dinikahkan dengan Tek ceng.<noinclude>{{r|29}}</noinclude>
f5sbjqgy3rbcc0q40872e5bdpzpqkkv
304418
304411
2026-07-16T14:03:07Z
Alfiyah Rizzy Afdiquni
20781
304418
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alfiyah Rizzy Afdiquni" /></noinclude>RANG LAIN !
Kau bermaksud menjerumuskan Tek ceng dan saudara-saudara Kíat gie hengteenya semuanya mati dinegeri See liauw, sehingga yang pulang tinggal namanya saja. Betul tidak ?
― Nio nio, mana -- berani mana saya berani berbuat demikian? Dengan sesungguhnya saya hendak membela negeri dengan sepenuh hati.
― Tuhan Maha Adil dan Maha Tahu hei kok tiang Maksud kejimu itu menemui kegagalan total. Tek ceng dengan saudara² Kiat gie hengtee-nya tidak mati, bahkan dapat membunuh banyak
panglima negeri See liauw.
la pulang dengan membawa kemenangan yang gemilang sehingga baginda mengangkatnya sebagai Thian hee tee it tay ciang (panglima perang nomor satu) dan menganugerahi gelar Raja muda
Peng see ong
Namun mengapa kau masih juga jelus dan iri ? Sengaja kau menyembunyikan HUI LIONG KIONG CU. Hayo masih juga kau mau menyangkal? Menteri menteri yang hadir disini semuanya
mengetahui Mereka adalah saksi-saksi yang masih hidup, terutama Pauw bun cn
Kau susupkan Hi long kiongcu kedalam gedungnya Y to. Bersengkongkol dengan Yoto untuk di aku sebagai putrinya sendiri dan mengusulkan kepala baginda untuk dinikahkan dengan Tek ceng.<noinclude>{{rh|||29}}</noinclude>
scnda44bhwyxb193dps490xey6rzhx6
Pembicaraan:Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2026
1
108750
304527
304406
2026-07-17T02:26:26Z
Alicya-
21994
Alicya- memindahkan halaman [[Pembicaraan:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026]] ke [[Pembicaraan:Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2026]]: Judul salah eja: Penyesuaian format
304406
wikitext
text/x-wiki
== Lampiran UU ==
Halo @[[Pengguna:Alicya-|Alicya-]]! Terima kasih banyak telah berkontribusi di Wikisumber bahasa Indonesia dan mentransklusikan [[Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026]]. Nama Peraturan maupun UU di Wikisumber bahasa Indonesia biasanya menggunakan format <code>Peraturan <Nama Menteri> Republik Indonesia Nomor <no.> Tahun <tahun></code>. Mohon pindahkan halaman ke {{PUU-pranala|permen|37|2026|men=menkeu|panjang=ya}}. Kedua, lampiran dari Peraturan maupun UU diletakkan di subhalamannya sendiri. Maka dari itu, mohon pindahkan halaman 7 sampai 10 dari transklusi ini ke halaman [[{{PUU-pranala|permen|37|2026|men=menkeu|panjang=ya|bracket=no}}/Lampiran|/Lampiran]]. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 16 Juli 2026 10.01 (UTC)
34p0mgdqm36rrc84bwfxuuygmkxz0bk
304534
304527
2026-07-17T02:44:11Z
Alicya-
21994
/* Lampiran UU */ Balas
304534
wikitext
text/x-wiki
== Lampiran UU ==
Halo @[[Pengguna:Alicya-|Alicya-]]! Terima kasih banyak telah berkontribusi di Wikisumber bahasa Indonesia dan mentransklusikan [[Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026]]. Nama Peraturan maupun UU di Wikisumber bahasa Indonesia biasanya menggunakan format <code>Peraturan <Nama Menteri> Republik Indonesia Nomor <no.> Tahun <tahun></code>. Mohon pindahkan halaman ke {{PUU-pranala|permen|37|2026|men=menkeu|panjang=ya}}. Kedua, lampiran dari Peraturan maupun UU diletakkan di subhalamannya sendiri. Maka dari itu, mohon pindahkan halaman 7 sampai 10 dari transklusi ini ke halaman [[{{PUU-pranala|permen|37|2026|men=menkeu|panjang=ya|bracket=no}}/Lampiran|/Lampiran]]. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 16 Juli 2026 10.01 (UTC)
:Terimakasih, halaman sudah diperbaiki.
:Silakan kabari jika masih ada yang harus dikoreksi. [[Pengguna:Alicya-|Alicya-]] ([[Pembicaraan Pengguna:Alicya-|bicara]]) 17 Juli 2026 02.44 (UTC)
gk6y10cfzszuxgplmc5hwchnbreq9mw
304536
304534
2026-07-17T03:16:49Z
OwlyKnight
24017
/* Lampiran UU */ Balas
304536
wikitext
text/x-wiki
== Lampiran UU ==
Halo @[[Pengguna:Alicya-|Alicya-]]! Terima kasih banyak telah berkontribusi di Wikisumber bahasa Indonesia dan mentransklusikan [[Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026]]. Nama Peraturan maupun UU di Wikisumber bahasa Indonesia biasanya menggunakan format <code>Peraturan <Nama Menteri> Republik Indonesia Nomor <no.> Tahun <tahun></code>. Mohon pindahkan halaman ke {{PUU-pranala|permen|37|2026|men=menkeu|panjang=ya}}. Kedua, lampiran dari Peraturan maupun UU diletakkan di subhalamannya sendiri. Maka dari itu, mohon pindahkan halaman 7 sampai 10 dari transklusi ini ke halaman [[{{PUU-pranala|permen|37|2026|men=menkeu|panjang=ya|bracket=no}}/Lampiran|/Lampiran]]. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 16 Juli 2026 10.01 (UTC)
:Terimakasih, halaman sudah diperbaiki.
:Silakan kabari jika masih ada yang harus dikoreksi. [[Pengguna:Alicya-|Alicya-]] ([[Pembicaraan Pengguna:Alicya-|bicara]]) 17 Juli 2026 02.44 (UTC)
::Terima kasih! Penilaian dsb sudah saya perbarui. [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 17 Juli 2026 03.16 (UTC)
5v750pxjb3asz5qms9c1w92ur5kzh9e
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/49
104
108751
304416
2026-07-16T13:27:57Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304416
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||— 3985 —|}}</noinclude>Dalem sedikit waktoe sadja Beng Hek dan kawan-kawannja itoe soeda dapet diïket satoe-persatoe oleh Goei Jan dan bebrapa ratoes soldadoe Siok, jang bermoela ada semboeni di dalem rimba.
Khong Beng, sasoeda menjaksiken tipoenja ada berhasil bagoes, lantas poelang ka pasanggrahannja lebi doeloe dari laen-laen ponggawa dan sasampenja di ini pasanggrahan, lantas djoega ia memboedjoek pada soldadoe Ban dan pada Radja-radja gowa, jang itoe waktoe sabagian besar soeda poelang ka masing-masing tempatnja, soepaja marika ini soeka menaloek.
Salaennja jang dapet loeka dan binasa, semoea orang lang dioendang itoe lantas dateng seraken diri.
Tapi kamoedian iaorang disoeroe poe'ang kombali ka masing-masing tempat kadiamannja, jaitoe pada sasoedanja dihiboerken dan disoegoeken arak dan daging.
Tempo hendak berdjalan poelang, laorang tiada taoe moesti oetjapken perkataän apa boeat menjataken soekoernja hati.
Tiada lama poela Thio Ek bawa Beng Joe dateng mengadep.
Dengen ini perkataän Khong Beng lantas bri nasehat pada itoe orang tawanan:
„Menoeroet atoeran pantes, Beng Joe, kau moesti larang kau poenja Koko oendjoek itoe kelakoean<noinclude></noinclude>
89wfcjrzy1h48j1ema70jtawfnxgfut
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/50
104
108752
304417
2026-07-16T13:59:36Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304417
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||— 3986 —|}}</noinclude>bantahan dengen djalan jang begitoe bodo, sebab apatah kau masi ada itoe moekaboeat ketemoe orang, sedeng bersama ini kau soeda dapet ditangkap aken kaämpat kali?”
Koelit moekanja Beng Joe jang item lantas mendjadi oengoe, oleh kerna maloe mendenger itoe tegoran. Ia lantas berloetoet, sedeng kapalanja ampir 'ntoek di tana, boeat minta diampoenken ia poenja salembar djiwa.
„Ja, akoe ampoenken kau poenja djiwa,” kata Khong Beng; „Kerna, djika memang akoe niat memboenoe, kau poen tentoe tiada bisa idoep
sampe di ini hari. Sekarang akoe melaenken harep, kau nanti soeka kasi nasehat pada kau poenja soedara itoe, soepaja salandjoetnja ia tiada berlakoe lagi begitoe bantahan.”
Saäbisnja oetjapken itoe perkataän, Khong Beng lantas soeroe orang lepasken tali jang mengiket tangannja Beng Joe, jang dikasi bangoen djoega dari tempatnja berloetoet.
Sasoeda mengoetjap trima kasi, dengen bertjoetjoer aer-mata itoe orang asing lantas berdjalan poelang.
Blon berselang satoe djem, Goei Jan telah bawa Beng Hek dateng dalem itoe roewangan.
„Sekarang apatah kau hendak bilang, sasoedanja kau dapet katangkep lagi?” kata itoe ferdana mantri jang baroe aken pertama kali oendjoek moerkanja pada itoe Radja jang bandel.<noinclude></noinclude>
2cse53ftze6q34q5i20vb7n01u2vaoq
Halaman:Lima Jagoan vol.24.pdf/30
104
108753
304419
2026-07-16T14:04:04Z
Alfiyah Rizzy Afdiquni
20781
/* Telah diuji baca */
304419
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alfiyah Rizzy Afdiquni" /></noinclude>Dibalik pernikahan itu kau telah mengatur siasat keji, membantu Hui liong Kiongcu sehingga dapat berdekatan dengan Tek ceng dan memudahkan ia turun tangan.
Akan tetapi lagi² bukannya keponakanku yg mati Hui liong Kiongcu sendirilah yg mati, dan saking takutnya Hong Kiauw siocia sampai membunuh dirinya sendiri.
Hmmm sungguh keji dan terkutuk perbuatanmu hei Kok tiang Bang hong !
— Hpp - hpp mana - mana berani melakukan perbuatan mana berani yg begitu keji ? Harap nio nio tidak meme - menuduh bukan².
— Apa? Masih juga kau mau mengelak dan tidak mau mengauhi kebusukan hatima ?
Perkara yg baru saja terjadi ini terus terang aku berani mengatakan juga atas perbuatamu ? Ya bukan ? Mengakulah kau hei Kok tiang! Kau sudah tua, masakan tua bangka seperti kau takut mengakui kesalahan ? Kapankah kau akan bertobat hei?
Meremang bulu kuduk menteri Durna itu mendengar kata² dari Tek tay houw. Keadaannya benar benar sangat terjepit, mirip katak yg ketindih batu. Napasa ya empas empis dan mukanya pucat pasi.<noinclude>{{rh|30}}</noinclude>
lj4buqls5j567k3hj0k99olpdrrxbz6
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/51
104
108754
304421
2026-07-16T14:12:26Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304421
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||― 3987 —|}}</noinclude>„Ini kali poen akoe soeda berlakoe sala, hingga terdjebak dalem kau poenja tipoe,” menjaoet Beng Hek dengen swara njesel: „Maka kaloe lantaran ini akoe moesti mati, akoe toch nanti mati dengen tiada meremken mata”.
ltoe ferdana mantri lantas treaken algodjo dan soeroe ini toekang boenoe sasamanja seret Beng Hek ka loear boeat ditabas batang-lehernja.
Tapi itoe Radja asing tida sekali ada kentara merasa djeri dengen itoe antjeman. Malah tempo hendak dibawa, ia balik mengawasin pada Khong Beng dengen berkata:
„Djikaloe ini kali poen Sinsiang brani lepas akoe poelang kembali, soeda tentoe akoe nanti bales sakit hati boeat ampat kali nistaän jang akoe soeda dapet!”
Soenggoe Beng Hek itoe ada bandel, tapi aken kadjoedjoeran hatinja haroes dipoedji.
Khong Beng jang mendenger itoe perkataän boekan djadi mara, tapi berbalik djadi tertawa dan lantas prenta orang boekaken itoe tambang jang mengiket tangannja Beng Hek.
Kamoedian, sasoeda silaken itoe Radja asing berdoedoek, dan sasoeda prenta orane soegoeken padanja arak dan daging, itoe ferdana mantri laloe menanja begini:
„Beng Hek, begimanatah sabenernja kau poenja kainginan, maka sampe sekarang masi djoega kau<noinclude></noinclude>
hcfm3ckb4eum8s1hvm9q2fodtnmgp0d
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/52
104
108755
304424
2026-07-16T14:27:26Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304424
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||― 3988 ―|}}</noinclude>blon maoe menaloek, sedeng bersama ini soeda ampat kali akoe oendjoek boedi begitoe manis?”
„Tjobalah Sinsiang pikir, begimana akoe maoe menaloek, sebab maskipoen akoe ini teritoeng saorang jang idoep di loear garis dari negri jang soeda beradab, tapi akoe tiada berlakoe seperti Sinsiang, jaitce salaloe soeka goenaken tipoe,” menjaoet Beng Hek.
— „Dan saändenja ini kali poen akoe bri kabebasan, apa kamoedian kau masi bisa maloemken perang?”
— „Itoe perkara tiada perloe ditanja lagi. Tapi ada satoe hal jang akoe boleh djandji dari sekarang. Jaitoe, apabila dalem itoe paperangan akoe tertangkep poela, itoe waktoelah akoe nanti menaloek betoel-betoel dengen sagenep hati, pada waktoe mana akoe nanti persembaken semoea barang-barang jang ada dalem gowakoe boeat gandjarken kau poenja balatentara, serta akoe bersoempa djoega, jang moelai dari itoe tempo akoe tida nanti berontak lagi.”
„Baeklah; akoe iring kau poenia kahendak itoe,” kata Khong Beng sambil tertawa dan geraken tangannja sebagi tanda, jang itoe waktoe Beng Hek boleh berlaloe.
Dengen girang Beng Hek itoe lantas mengoetjap trima kasi dan berlaloe dari itoe roewangan.<noinclude></noinclude>
j0zgw538uwdehwmh5jblzb7ke106uir
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/53
104
108756
304425
2026-07-16T14:33:53Z
Aeia aai
24023
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'Di djalan Ini Radja dapetkoempoelbebrapariboe rahajatnja, dan bersama marika ini ia teroesken perdjalanannja menoedjoe ka djoeroesan Selatan. Lantas djoega dari kadjaoehan ia dapet liat aboe mengeboel, dan tiada lama poeia satoe barisan ada mendatengin dari itoe djoeroesan. Barisan itoe dikapalaken oleii Beng Joe, jang dateng dengen maksoed boeat membales djaliat pada raoesoe, oieii kerna moesoe itoe soeda tang kap ia poenja Koko. Itoe doea soe...
304425
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Aeia aai" />{{rh||― 3989 —|}}</noinclude>Di djalan Ini Radja dapetkoempoelbebrapariboe
rahajatnja, dan bersama marika ini ia teroesken
perdjalanannja menoedjoe ka djoeroesan Selatan.
Lantas djoega dari kadjaoehan ia dapet liat aboe
mengeboel, dan tiada lama poeia satoe barisan ada
mendatengin dari itoe djoeroesan.
Barisan itoe dikapalaken oleii Beng Joe, jang
dateng dengen maksoed boeat membales djaliat
pada raoesoe, oieii kerna moesoe itoe soeda tang
kap ia poenja Koko.
Itoe doea soedara jang sama bantahannja lantas
memeloek satoe pada laen, dan tjeritaken masingmasing poenja liai sambil menangis.
Pada saäbisnja toetoerken itoe hikajat sedi, Beng
Joe samboeng tjeritanja itoe dengen berkata begini:
„Ini tempo angkatan-perang Slok soeker bisa di
lawan, sebab sedeng bebrapa kali iaorang soeda
dapet kamenangan, adalah kita telah dapet labrakan
beroelang oelang dari marika itoe. Dari sebab begitoe, menoeroet akoe poenja pikiran, ini tempo
paling baek kita pergi menjingkir di gowa-gowa
jang pemanja di tempat tedoe, djangan perdoeli
lagi pada moesoe, jang achirnja toch kapaksa nanti
moendóer, sebab iaorang t'ada tahan dengen hawa
oedara di ini negri."
„Tapi ka tempat manatah kita moesti menjing
kir.?" menanja Beng Hek.
.Djika kita berdjalan dari sini menoedjoe ka djoe
roesan Selatan-Barat," kata itoe soedara: „disana
Sam Kok
244<noinclude></noinclude>
dgw41zck0riajzkfxoatx8z7pbv2ej0
304496
304425
2026-07-16T23:02:52Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304496
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||― 3989 —|}}</noinclude>Di djalan ini Radja dapet koempoel bebrapa riboe rahajatnja, dan bersama marika ini ia teroesken perdjalanannja menoedjoe ka djoeroesan Selatan.
Lantas djoega dari kadjaoehan ia dapet liat aboe mengeboel, dan tiada lama poela satoe barisan ada mendatengin dari itoe djoeroesan.
Barisan itoe dikapalaken oleh Beng Joe, jang dateng dengen maksoed boeat membales djahat pada moesoe, oleh kerna moesoe itoe soeda tangkap ia poenja Koko.
Itoe doea soedara jang sama bantahannja lantas memeloek satoe pada laen, dan tjeritaken masing-masing poenja hal sambil menangis.
Pada saäbisnja toetoerken itoe hikajat sedi, Beng Joe samboeng tjeritanja itoe dengen berkata begini:
„Ini tempo angkatan-perang Siok soeker bisa dilawan, sebab sedeng bebrapa kali iaorang soeda dapet kamenangan, adalah kita telah dapet labrakan beroelang oelang dari marika itoe. Dari sebab begitoe, menoeroet akoe poenja pikiran, ini tempo paling baek kita pergi menjingkir di gowa-gowa jang pernanja di tempat tedoe, djangan perdoeli lagi pada moesoe, jang achirnja toch kapaksa nanti moendóer, sebab iaorang t'ada tahan dengen hawa oedara di ini negri.”
„Tapi ka tempat manatah kita moesti menjingkir?” menanja Beng Hek.
„Djika kita berdjalan dari sini menoedjoe ka djoeroesan Selatan-Barat,” kata itoe soedara: „disana<noinclude>{{rh| {{smaller|Sam Kok}}||{{smaller|244}}}}</noinclude>
q70c97ebbg3yldm92epfs01p3afhyp5
Mustikarasa/Sop Macaroni
0
108757
304431
2026-07-16T15:43:58Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Sop Macaroni | previous = | next = | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=356 fromsection="sopmacaroni" to=356 tosection="sopmacaroni"/>'
304431
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Sop Macaroni
| previous =
| next =
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=356 fromsection="sopmacaroni" to=356 tosection="sopmacaroni"/>
65otr1ststdljr8tpy4kp4e1jb7n1ob
Mustikarasa/Sop Ojong
0
108758
304433
2026-07-16T15:48:11Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Sop Ojong | previous = | next = | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=357 fromsection="sopojong" to=357 tosection="sopojong"/>'
304433
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Sop Ojong
| previous =
| next =
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=357 fromsection="sopojong" to=357 tosection="sopojong"/>
di0063vxb2b8u9rc3cq3mxqgb1s3kkc
Mustikarasa/Sop Sawi Telur
0
108759
304434
2026-07-16T15:49:16Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Sop Sawi Telur | previous = | next = | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=357 fromsection="sopsawitelur" to=357 tosection="sopsawitelur"/>'
304434
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Sop Sawi Telur
| previous =
| next =
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=357 fromsection="sopsawitelur" to=357 tosection="sopsawitelur"/>
fbgo6ndmhay0t8hsaku4asazxaq73zg
Mustikarasa/Sop Sarang Burung
0
108760
304436
2026-07-16T15:53:26Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Sop Sarang Burung | previous = | next = | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=358 fromsection="sopsarangburung" to=358 tosection="sopsarangburung"/>'
304436
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Sop Sarang Burung
| previous =
| next =
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=358 fromsection="sopsarangburung" to=358 tosection="sopsarangburung"/>
sglo3vd8sc36a3tqd72t1l9beg8pcpz
Mustikarasa/Sop Singkong
0
108761
304437
2026-07-16T15:54:43Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Sop Singkong | previous = | next = | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=358 fromsection="sopsingkong" to=358 tosection="sopsingkong"/>'
304437
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Sop Singkong
| previous =
| next =
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=358 fromsection="sopsingkong" to=358 tosection="sopsingkong"/>
t1rhut76dbrqhbl6e2r4vww7x5na3ww
Mustikarasa/Sop Ternate
0
108762
304445
2026-07-16T16:07:13Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi ' {{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Sop Ternate | previous = | next = | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=359 fromsection="sopternate" to=359 tosection="sopternate"/>'
304445
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Sop Ternate
| previous =
| next =
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=359 fromsection="sopternate" to=359 tosection="sopternate"/>
622rb5j5s7du2jdo9w2hr66n46mwn3a
Mustikarasa/Sop Sumsum
0
108763
304447
2026-07-16T16:09:50Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Sop Sumsum | previous = | next = | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=359 fromsection="sopsumsum" to=359 tosection="sopsumsum"/>'
304447
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Sop Sumsum
| previous =
| next =
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=359 fromsection="sopsumsum" to=359 tosection="sopsumsum"/>
c2vcrqypm4jjtpj0y74r2mz9hheut5w
Mustikarasa/Sop Tomat Isi Daging
0
108764
304451
2026-07-16T16:15:32Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Sop Tomat Isi Daging | previous = | next = | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=360 fromsection="soptomatisidaging" to=360 tosection="soptomatisidaging"/>'
304451
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Sop Tomat Isi Daging
| previous =
| next =
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=360 fromsection="soptomatisidaging" to=360 tosection="soptomatisidaging"/>
c5qbas02n829znmexg946dt148bqpcz
Mustikarasa/Sop Tortilla
0
108765
304453
2026-07-16T16:17:07Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Sop Tortilla | previous = | next = | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=360 fromsection="soptortilla" to=361 tosection="soptortilla"/>'
304453
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Sop Tortilla
| previous =
| next =
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=360 fromsection="soptortilla" to=361 tosection="soptortilla"/>
0gtllppndyuw5jg6c364yghlkg4upn7
Mustikarasa/Soto Ajam
0
108766
304454
2026-07-16T16:18:51Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Soto Ajam | previous = | next = | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=361 fromsection="sotoajam" to=361 tosection="sotoajam"/>'
304454
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Soto Ajam
| previous =
| next =
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=361 fromsection="sotoajam" to=361 tosection="sotoajam"/>
h78ubrwu3yx1modxxlaqayjtmlrzhrf
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/348
104
108767
304478
2026-07-16T18:03:43Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304478
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4270 —}}</noinclude>Dan koetika itoe soeroehan soeda balik kombali dengen membilang, jang panglima itoe ada adènja Ma Liang, bernama Ma Sok, Soe-Ma le lantas berkata sambil bersenjoem:,,Hu! namanja sadja terpoedji pinter, padahal dalem kapinterannja itoe,
ada mengandoeng lebi banjak kagoblogan! Begimana Khong Beng bisa harep perkaranja tida djadi telantar, kaloe ia pake manoesia jang begitoe matjem boeat oeroes itoe pakerdjaän!"
Kamoedian ia menanja pada itoe orang jang
bawa kabar:
„Apa di deket-deket djalanan Ke Teng kau tida dapet liat ada laen balatentara?"
„Di sebla Barat kira-kira sapoeloe paal djaoenja dari itoe boekit," menjaoet itoe penjoeloe-kabar: „ada terdiri Ong Peng poenja pasanggrahan."
Itoe Touwtok lantas prenta Thio Kap bawa satoe barisan boeat pegat Ong Peng poenja djalanan.
Kamoedian ia prenta poela Sin Tam dan Sin Gie masing-masing madjoeken satoe barisan boeat potong doeloe moesoe poenja djalanan aer, dan kaloe moesoe soeda mendjadi kaloet oleh kerna itoe perboeatan, baroelah dengen goenaken itoe tempo jang baek iaorang madjoe menjerang pada marika itoe.
Boleh dibilang itoe malem Soe-Ma le soeda atoer semoea kaperloeannja dengen rapi, maka pada esoknja pagi, satelah oedara moelai terang, Thio<noinclude></noinclude>
g1dg3ypenhievxhc56for6afjt2xhjx
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/349
104
108768
304479
2026-07-16T18:06:53Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304479
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4271 —}}</noinclude>Kap lantas madjoeken barisannja boeat lakoeken itoe Touwtok poenja prenta.
Kamoedian Soe-Ma le djoega lantas madjoeken ia poenja barisan besar boeat koeroeng itoe boekit, dimana Ma Sok ada berdiam, dari ampat pendjoeroe.
Sabentar sadja salebar itoe tempat soeda djadi padet dengen balatentaranja Soe-Ma le, jang sabaris dengen sabaris ada diatoer begitoe rapi, hingga soldadoe Siok, jang meliat begimana kaäng-kerannja marika itoe, telah djadi kaget sekali.
Ma Sok, sebagimana ia telah berdjandji, lantas kibarken bendera mera di atas boekit, tapi soldadoenja jang meliat itoe pertandaän, salaennja jang satoe menjoeroe pada jang laen, tida satoe orang
brani toeroen boeat menjerang moesoe.
Itoe kelakoean pengetjoet telah membikin Ma Sok djadi begitoe goesar, hingga boeat 'kasi tjonto pada jang laen-laen, ia lantas boenoe doea ponggawanja.
Itoe tjonto bener djoega telah membikin laen- laen soldadoe mendjadi takoet dan iaorang kapaksa lantas toeroen menerdjang moesoe jang koeroeng itoe boekit, tapi toch kamoedian, oleh kerna bala-tentara Goei jang diterdjang tida djadi tergerak,
iaorang kapaksa moesti naek kombali.
Sasoedanja menjaksiken dengen mata sendiri jang terdjangan itoe tida berasil, baroelah Ma Sok pren-<noinclude></noinclude>
tpybshyy7qpugsnsbt6cyl8ea9hyqke
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/351
104
108769
304480
2026-07-16T18:10:05Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304480
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4273 —}}</noinclude>Soe-Ma Ie lantas boeka soeatoe diaian boeat Ma Sok li w at, oleh kerna roepa-roepan ja ini Touwtok ada taoe, begimana moesoe jang hendak melariken diri tida baek dipaksa terlaloe sanget, sebab
djika ia berboeat begitoe, boleh membikin itoe orang-orang jang hendak lolosken dirinja nanti melawan dengen nekat, lantaran apa balatentara sendiri boleh dapet karoegian.
Tapi tempo Ma Sok soeda kaloear dari itoe
kepoengan, ia lantas dikedjer teroes oleh Thio Kap hingga tiga poeloe paal djaoenja.
Soekoer djoega tatkala sampe di itoe tempat, ia ketemoe pada barisan jang dikapalaken oleh Goei Jan. Ini panglima sigra boeka djalan boeat Ma Sok liwat, kamoedian ia lantas angkat goloknja, laloe
menerdjang pada Thio Kap begitoe sengit, hingga ini moesoe kapaksa lantas moendoer kombali.
Sekarang ada Goei Jan poenja giliran dan ia lantas kedjer moesoenja itoe sampe di Ke Teng. Ini djalanan poen bermoela ia soeda beroentoeng bisa dapet ambil kombali; tetapi kamoedian tatkala ia mengedjer lagi sampe lebi lima poeloe paal djaoenja, apa latjoer di sitoe Goei Jan soeda kena dikepoeng oleh moesoe poenja tiga pasoekan perang.
Doea antaranja jang mengepoeng dari blakang, ada barisannja Soe-Ma le dan Soe-Ma Tjtauw jang memang ada semboeni di kiri kanan djalanan, dan jang satelah meliat Goei Jan liwat di sitoe, lantas ka-<noinclude></noinclude>
f4no5nc5ywt1fyepk82a4qqmvztxp5x
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/352
104
108770
304481
2026-07-16T18:12:49Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304481
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4274 —}}</noinclude>loear dari tempatnja semboeni; sedeng satoe barisan poela jang mengepoeng dari depan, ada Thio Kap poenja balatentara jang itoe waktoe telah balik kombali.
Dalem itoe bahaja, Goei Jan poenja barisan lebi saparo telah binasa, sedeng ia sendiri poen tida bisa lolos dari kepoengannja itoe tiga barisan, jang
telah dirangkep mendjadi satoe, maski djoega la soeda tjoba menoblos di sana sini.
Tapi soekoer djoega dirinja Goei Jan tida sampe mendjadi korban dari itoe katjilakaän, kerna tempo ia poenja kaädaän soeda djadi berbahaja sekali,
itoe waktoe koenjoeng-koenjoeng satoe barisan menjerang masoek ka dalem itoe kalangan.
„Soekoerlah djoega akoe bisa idoep kombali!" berseroe Goei Jan dengen girang, satelah ia meliat jang barisan itoe ada dikapalaken oleh Ong Peng.
Lantaran datengnja ini penoeloeng, sigra dioega Goel Jan bisa kasi bagian pada moesoenja hanteman jang seroe sekali, hanteman mana soeda membikin marika itoe kapaksa moendoer kombali.
Goei Jan dan Ong Peng tida brani mengedjer lagi pada moesoe, hanja dengen terboeroe-boeroe ia-orang lantas berangkat poelang ka pasanggrahan sendiri.
Tetapi koetika sampe di ini tempat, iaorang liat bendera moesoe soeda berkibar di sana sini dalem pasanggrahannja, sedeng tida lama lagi doea pong-<noinclude></noinclude>
fvpj147wuybihhnoc0b2t7dxwxq4o3v
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/353
104
108771
304482
2026-07-16T18:15:59Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304482
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4275 —}}</noinclude>gawa perang, jaitoe Sin Tam dan Sin Gie lantas kaloear dari itoe pasanggrahan.
Goei Jan dan Ong Peng lantas lari kombali boeat pergi pada Ko Siang di kota Lioe Shia, dengen oeroengken niatannja aken masoek ka itoe benteng jang telah dirampas orang.
Tapi itoe waktoe Ko Siang soeda berlaloe dari itoe kota sama-sama balatentaranja boeat menoeloeng djalanan Ke Teng, oleh kerna itoe kabar tentang hal linjapnja ini djalanan telah sampe padanja.
Dari sebab begitoe, maka pada sablonnja sampe di kota Lioe Shia, di tenga djalan Ong Peng dan Goel Jan soeda ketemoe pada Ko Siang itoe, pada siapa ia lantas tjeritaken segala hal jang telah terdjadi dengen dirinja.
„Kaloe begitoe," kata Ko Siang, tempo soeda mendenger tjeritanja marika itoe:„baeklah sabentar malem kita pergi rampas moesoe poenja pasanggrahan, kerna dengen berboeat demikian, kaloe-kaloe kita nanti bisa ambil kombali itoe djalanan Ke Teng."
Goel Jan dan Ong Peng poen ada moefaket dengen Ko Siang poenja pikiran, maka sasoeda berempoek lagi sedikit lama di itoe tandjakan goenoeng, dimana laorang ketemoe satoe pada laen, itoe tiga orang lantas ambil poetoesan boeat lakoeken itoe perkara.<noinclude></noinclude>
8vel18cojrdnhi8cva6x1g23gvzvucm
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/354
104
108772
304483
2026-07-16T18:18:29Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304483
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh || — 4276 —}}</noinclude>Tempo matahari soeda silem ka Barat, dengen petja soldadoenja djadi tiga pasoekan, itoe tiga orang lantas berangkat.
Dan dari sebab Goel Jan berangkat lebi doeloe, maka ia poen sampe di Ke Teng lebi doeloe dari jang laen.
Tapi Goel Jang tida liat satoe manoesia ada di sitoe, hal jang mana membikin ia poenja hati djadi sanget tjoeriga.
Ia tida brani sembarangan madjoe lebi djaoe, hanja tinggal menoenggoe di moeloet djalanan sampe temennja dateng.
Tida berselang lama Ko Siang dan barisannja poen telah sampe di itoe moeloet djalanan.
Ini doea ponggawa menjataken rasa herannja
satoe pada laen, lantaran tida taoe moesoe ada berdiam di tempat mana.
Dan itoe kaheranan lantas djadi semingkin besar, tatkala soeda menoenggoe sakean lama iaorang tida dapet liat Ong Peng poenja pasoekan perang sampe di itoe tempat.
Sedeng begitoe, dengen terkedjoet iaorang dapet denger satoe swara letoesan keras sekali, dan koetika achirnja itoe swara jang geloegoeran soeda tida kadengeran lagi, lantas djoega salebar itoe tempat mendjadi terang seperti siang.
Swara tetaboean perang lantas kadengeran di segala fihak, kerna itoe waktoe soldadoe Goei jang<noinclude></noinclude>
4q8ma21ole71e4yp97oi3f78xaj4p0u
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/355
104
108773
304484
2026-07-16T18:22:40Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304484
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4277 —}}</noinclude>bersemboeni telah kaloear dengen berbareng laloe koeroeng Goei Jan dan Ko Siang di sama tenga.
Ini dora orang lantas tjoba menoblos, tapi maski tenaga jang pengabisan iaorang soeda kaloearken, toch tida djoega dirinja bisa terlepas dari itoe
kepoengan.
Mingkin lama iaorang djadi semingkin lela, dan ampirlah djoega iaorang dapet tjilaka, kaloe itoe waktoe tida dengen terkoenjoeng-koenjoeng dateng satoe barisan jang lantas menerdjang masoek ka
dalem itoe pager manoesia, terlapis sendjata.
Dari swara jang njaring sebagi gemoeroe goentoer, jang kaloear dari moeloetnja orang jang kapalaken itoe barisan, Goei Jan dan Ko Siang lantas kenalin, jang balatentara itoe ada dipimpin oleh Ong Peng.
Dan dengen ichtiarnja ini ponggawa, achir-achir iaorang soeda terlepas djoega dari itoe kepoengan.
Dari sitoe, Ong Peng. Goei Jan dan Ko Siang teroes lari ka Lioe Shia, tetapi sedeng marika ini ampir sampe di moeka itoe kota, apa latjoer di sitoe iaorang dipegat oleh satoe barisan, jang, sebagimana benderanja ada menoendjoeken, ada dikapalaken oleh Goei Touwtok Kwee Hoaij.
Datengnja ini Touwtok di itoe kota, ada berhoeboeng sama perkara sirik hati, jang ditieritaken seperti di bawa ini:
Bermoela Kwee Hoaij telah berempoek pada Tjo<noinclude>{{rh|Sam Kok||| 262}}</noinclude>
dle0b32utep3gsu47wrjt3tdrlrakc2
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/356
104
108774
304486
2026-07-16T18:25:45Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304486
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4278 —}}</noinclude>Tjin boeat madjoeken sabagian balatentara ka djalanan Ke Teng, oleh kerna apabila ia tida berboeat demikian, ia kwatir itoe semoea pahala besar nanti toemplek pada Soe-Ma le. Tapi temɔ soeda berangkat, di djalan ia dapet kabar jang itoe pahala
soeda diambil oleh Soe Ma le bersama Thio Kap, dan dari sebab begitoe, maka dengen ceroengken itoe niatan jang pertama, Kwee Hoaij lantas toedjoeken barisannja ka kota Lioe Shia.
Dan koetika ia sampe di moeka ini kota, djoestroe di sitoe ia ketemoe pada Goei Jan, Ong Peng dan Ko Slang, pada siapa ia lantas serang-menjerang dengen helbat sekali.
Tapi dalem ini paperangan, fihak Siok tida beroentoeng, sebab soldadoe di ini fihak jang binasa di itoe medan ada besar sekali djoemblanja.
Laen dari pada dapet ini karoesakan besar, poen itoe waktoe Goei Jan ada slempang kota Jang Peng Koan nanti terlepas dari pendjagaännja, dan dari
sebab adanja ini rasa kwatir, maka dengen saparo goeroep ia lantas adjak Ong Peng dan Ko Siang pergi ka itoe kota.
Perginja itoe tiga orang njatalah ada menggirangken djoega hatinja Kwee Hoaij, kerna tempo meliat marika itoe soeda berlaloe, lantas djoega sambil koempoelken soldadoenja ini Touwtok berkata pada orang-orang jang ada di dampingnja:
„Maski poen akoe tida dapet rampas djalanan<noinclude></noinclude>
lxlzn7w8nxd1b0pk2h73wroonewin3t
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/357
104
108775
304489
2026-07-16T18:29:03Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304489
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4279 —}}</noinclude>Ke Teng, tetapi dengen dapetnja ini kota Lioe Shia adalah teritoeng djoega djadi akoe poenja pahala besar."
Kamoedian ia adjak balatentaranja dateng di moeka kota Lioe Shia, dimana ia bertreak-treak minta pengawal boekaken pintoe.
Tapi koenjoeng-koenjoeng ia denger satoe swara membledar keras, dan berbareng dengen itoe, bebrapa bendera lantas dikasi naek di itoe kota antara mana ada satoe bendera besar jang ditoelisin hoeroef: Peng-Sé-Touwtok Soe Ma Ie.
Tida lama lagi, papan jang pedengin sabagian loteng kota lantas tertoendjang naek dan Soe-Ma Ie tjendrongken badannja di atas lankan.
Dengen tertawa berkakakan, itoe Peng-Sé-Touwtok lantas menegor pada tetamoenja jang ada di loear kota:„Ach, sobatkoe Pek Tje! kenapatah kau dateng di sini begitoe lambat?"
Kwee Hoaij lantas mendjadi bengong seperti
orang kasima, sedeng ini perkataän gerendang lantas kaloear dari moeloetnja:
„Tiong Tat haroes diseboet satoe melaekat di dalem perkara mengatoer tipoe, satoe malaekat, jang akoe tida sanggoep bandingken kapandeannja!"
Tapi sebab pintoe kota ada terboeka boeat ianja, maka kamoedian Kwee Hoaij jang,,maloe hati" masoek djoega ka dalem kota, dimana la disamboet oleh Soe-Ma Ie.<noinclude></noinclude>
pdlx64aa0uuat7pdxbjmbwmhc8s1n5z
Indeks:Sam Seng Touw Atawa Satoe Gadis Jang Bidjaksana (Jilid 1).pdf
102
108776
304494
2026-07-16T21:03:28Z
Ulumarifah
16349
←Membuat halaman berisi ''
304494
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=Sam Seng Touw
|Subtitle=Atawa Satoe Gadis Jang Bidjaksana
|Language=id
|Volume=1
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=pdf
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
[[Kategori:Buku]]
[[Kategori:WikiPandu]]
nhkr4v2lv66jgkc2rhkmmr0lon4z3xs
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/54
104
108777
304497
2026-07-16T23:15:04Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304497
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||― 3990 ―|}}</noinclude>kita nanti dapetken satoe gowa, jang diseboet gowa Tok Liong Thong. Radja dari itoe gowa, jalah To Soe Taij Ong, pada siapa akoe ada bersobat baek sekali. Maka dengen mengandel pada itoe persobatan, apabila kita-orang dateng padanja, akoe kira Radja itoe tentoe nanti trima kadatengan kita dengen manis boedi.”
Beng Hek lan as toeroet adénja poenja pikiran dan soeroe soedara itoe djalan doeloean boeat ketemoeken itoe Radja gowa.
Tempo Beng Joe sampe di itoe gowa, ia lantas tjeritaken a a jang djadi kahendaknja pada To Soe Taij Ong. dan oleh kerna ini Radja soeka menoeloeng, maka bersama bebrapa soldadoe pengawal gowa dia ini lantas djoega kaloear boeat samboet pada Beng Hek.
Koetika masing-masing soeda masoek ka dalem itoe gowa dan soeda memb i hormat satoe sama laen, Beng Hek lantas toe oerken segala hal jang
soeda kadjadian atas dirinja, dari bermoela sampe pengabisan.
„Sabar, Taij Ong,' begitoelah To Soe itoe mengiboer, tempo Beng Hek soeda abis tjerita: .djikaloe soldadoe Siok brani dateng di ini tempat, akoe djandji. jang akoe nanti bikin sampe tida ada satoe orang atawa saekor koeda dari itoe angkatan perang jang nanti bisa p elang lagi ka negrinja. Akoe tanggoeng sama-sama Tjoe-Kat Liang<noinclude></noinclude>
n9hxfzew8j5za0w5zpa4mug6yrmcmhw
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/55
104
108778
304498
2026-07-16T23:20:26Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304498
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||― 3991 ―|}}</noinclude>iaorang nanti memboewang djiwa di ini tempat.”
„Tapi hegimanalah bisa djadi begitoe?' menanja Beng Hek dengen merasa girang.
„Iaorang nanti terboenoe dengen ratjoen-ratjoen jang ada di ini regri,” kata itoe toean-roema; „Dengerlah: ini gowa ada mempoenjai doea djalanan; itoe djalanan di Oetara-Timoer, dari mana baroesan Taij Ong dateng, tananja ada gemoek, sedeng aer jmg terdapet di itoe tempat poen rasanja ada manis d n dari sebab begitoe soeda tentoe orang banjak bisa liwat di sitoe dengen laloewasa. Aken tetapi, djika moeloetnja djalanan dipepat dengen balok dan batoe-batoe, sapandjang djalanan itoe lantas djadi terkoentji, hingga maski poen kita poenja moesoe ada ratoesan laksa banjaknja, toch iaorang tida nanti bisa liwat di sitoe. Sedeng itoe djalanan laen di djoeroesan Oetara Barat,ada satoe djalanan sempit, dimana ada banjak boekit-boîkit jang saänget berbahaja. Laen dari begitoe, di sitoe ada banjak lagi djalanan ketjil, djalanan mana ada djadi sarangnja segala oeler berbisa, dan binatang-binatang jang berantoep atawa beiatjoen. Saban waktoe menggerip orang bisa liat oewap jang mengandoeng ratjoen dan jang terbit di itoe tempat moelai naek ka atas, dan baroe brenti pada djem satoe tengahari. Djadi dalem sahari 24 djem, melaenken anem djam orang boleh liwat pergi dateng di itoe djalanan, jaitoe moelai dari djam satoe<noinclude></noinclude>
ts87c2xnj130nbihkmruea8gvh3v162
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/56
104
108779
304499
2026-07-16T23:38:27Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304499
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||― 3992 —|}}</noinclude>tengahari sampe djam toedjoe sore. Aer jang'kaloear di itoe tempat tida boleh diminoem; dan inilah ada djadi kasoekeran jang teroetama aken orang jang liwat di sitoe. Lebi djaoe di sana ada ampat soember jang mengandoeng ratjoen; j ng pertama diseboet A Tjoan atawa ,soember-gagoe”: aernja manis, tapi djikaloe orang minoem, orang itoe lantas mendjadi gagoe dan nanti djadi mati djoega, paling lama dalem sapoeloe hari; jang kadoea namanja Biat Tjoan atawa ,soember-moesna”: aernja anget, tapi apabila orang boeat mandi, koelit dan dagingnja orang itoe sama sekali nanti djadi lodoh dan tjopo' dagingnja hingga toelangnja kaliatan, dan sasoedanja menanggoeng itoe kasangsaraän, sigra djoega ia nanti tarik napasnja jang pengabisan; jang katiga diseboet Hek Tjoan atawa „soember-item”: aernja sedikit bening, tapi kaloe orang goenaken itoe boeat menjirem badan, kaki-tangannja orang
jang terkena aer itoe lantas mendjadi item, dan dengen begitoe, ia nanti lantas meremken mata boeat salama-Iamanja; dan jang kaämpat namanja Djioe Tjoan atawa „soember-lemboet”: ,aernja dingin seperti aer-bekoe, tapi manakala orang minoem, hawa anget nanti lantas mendjadi linjap dari tenggorokan ja dan dengen tekklok seperti boneka kapas jang tiada bertoelang, orang itoe sigra li jap njawanja.”<noinclude></noinclude>
mgtekgi8ybr0gzenr2vjgrc3i1lggw8
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/57
104
108780
304500
2026-07-16T23:44:36Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304500
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||— 3993 —|}}</noinclude>„Hm, Taij Ong,” demikian sasoeda berdiam sasaät, To Soe itoe teroesken bitjaranja dengen menjengir: „kau tida nanti bisa tjari satoe boeroeng atawa laen binatang di itoe tempat, jang menoeroet hikajat ini negri, melaenken Hok Pho Tjiangkoen dari karadjaän Han sadja perna datengken. Salaennja dia itoe atawa sadari itoe waktoe, tiada saorang poela perna sampe di itoe tempat soeker jang pantes dj ega diseboet „djalanan-noraka.”
Sedeng Taij Ong berdiam dengen senang di ini gowa, sekarang djoega akoe nanti soeroe orang pepat itoe djalanan di Oetara-Timoer, soepaja kaloe soldadoe Siok liat ini djalanan terpe at, iaorang nanti ambil itoe laen djalanan jang mendjoerces dari fihak Selatan Barat. Dan oleh kerna di itoe tempat orang tiada bisa dapet laen aer, soeda tentoe marika itoe nanti minoem aernja itoe ampat soember dan dengen begitoe, djangan poela baroe itoe sedikit balatentara, sekalipoen ratoesan laksa, iaorang t ch tida bisa poelang kombali. Maka tjobalah Taij Ong pikir, apa b eat maloemken prang pada marika itoe kita ada perloe goenaken alat sendjata atawa tenaganja balatentara?”
Dengen girang Beng Hek itoe lantas djoendjoeng tangannja selakoe orang bersoekoer pada Allah dan berkata:
„Baroelah ini hari akoe dapetken satoe tempat, dimana dirikoe boleh berlindoeng”<noinclude></noinclude>
f2xn3b5o3zevduhwb5sz4b4yed2ej6m
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/58
104
108781
304501
2026-07-16T23:48:53Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304501
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||― 3994 ―|}}</noinclude>Kamoedian ia balik ka Cetara dan sambil menoendjoek ka itoe fihak, ia teroesken bitjaranja:
„Tjoe-Kat, Tjoe-Kat! maski kau ada pande dalem ilmoe itoeng-itoengan dan bisa atoer segala tipoe, tapi toch soeker sekali kau bisa djalanken itoe di ini tempat. Kerna aernja itoe ampat soember
tjoekoeplah boeat djadi pembalesan aken itoe bebrapa kali karoesakan jang akoe telah dapet.”
Begitoelah, sadjek itoe waktoe saban hari dari pagi sampe sore Beng Hek itoe senantiasa doedoek makan minoem sama sama To Soe Taij Ong dengen pikiran senang.
Pada soeatoe hari, jaitoe sasoedanja menoenggoe-noenggoe bebrapa hari aken dat ngnja Beng Hek, tapi orang jang ditoenggoe itoe tiada kaliatan mata-idoengnja, Khong Beng lantas kaloearken tita boeat prenta balatentaranja madjoe lebi djaoe.
Sigra djoega itoe barisan soeda berlaloe dari soengei Se Dji Ho dan menoedjoe ka djoeroesan Selatan.
Itoe koetika ada di boelan Lakgwe, hawa oedara ada panas seperti bara.
Dari hal mengoempetnja Beng Hek di gowa Tok Liong Thong, dan djalanan jang mendjoeroes ka itoe gowa telah dipepat dan ada didjaga djoega oleh moesoe, itoelah Khong Beng baroe mendapet taoe dari bebrapa djoeroe-kabar, tempo barisannja soeda ada di djalan.<noinclude></noinclude>
m2k7hlpsaxroxk764qjadaciqbwmqgv
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/59
104
108782
304502
2026-07-16T23:54:33Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304502
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||― 3995 ―|}}</noinclude>Sekarang njatalah itoe barisan tida bisa berangkat lebi djaoe, oleh kerna tida ada djalanan. Dari sebab begitoe, Khong Beng lantas menania pada Lu Khai, kaloe-kaloe ini penganter-djalan ada kenal
laen djalanan jang bisa teroes ka itoe gowa.
„Rasa-rasanja doeloe akoe perna denger di sini ada laen djalanan,” kata Lu Khai seperti orang jang loepa-inget: „tapi akoe tida taoe betoel dimana letaknja dan begimana kaädaännja djalanan itoe.”
„Sekarang akoe kira Beng Hek itoe soeda tida bräni kaloear lagi, Sinsiang.” kata Tjhio Wan, jang itoe waktoe kabetoelan ada bersama-sama: .kerna, sasoeda ampat kali dapet ditangkep, ia poenja njali
telah djadi mengkerat; apa lagi ini waktoe hawa oedara ada terlaloe panas boeat kita poenja bala tentara jang telah menanggoeng banjak sangsara, maka dari pada maloemken satoe paprangan jang tida ada faedahnja, adalah lebi baek kita tarik poelang sadja ini angkatan prang.”
„O itoelah tida bisa, sobat!” kata itoe ferdana mantri: „kerna djika sekarang kita berboeat begitoe, djoestroe kita boleh terdjebak dalem tipoenja Beng Hek. Akoe taoe betoel, sasoedanja sampe di ini tempat, kaloe satoe kali kita bergerak moendoer, nistjaja dengen goenaken ini waktoe jang baek, moesoe tentoe lantas mengedjer. Maka maski begimana djoega, sekarang kita tida bisa moendoer kombali, laen perkara kaloe kita blon masoek begini djaoe”<noinclude></noinclude>
2ta4yt0azrs79gq2d19yn78l06tfxza
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/60
104
108783
304503
2026-07-16T23:58:06Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304503
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||_ 3996|}}</noinclude>Sasoedanja bri penjaoetan begitoe, Khong Beng lntas titaken Ong Peng madjoe lebi djaoe bersama bebrapa ratoes soldadoe, sedeng boeat pengoendjoek djalan, ia disoeroe bawa bebrapa orang Ban jang blon lama telah menaloek.
Bersama marika itoe Ong Peng lantas berangkat boeat tjari itoe djalanan ketjil jang letaknja di djoeroesan Oetara-Barat.
Djalanan itoe sigra djoega soeda dapet ditjari. Iaorang lantas masoek di itoe tempat, teroes sampe marika dapetken satoe djoerang jang aernja bening. Iaorang lantas minoem itoe aer, oleh kerna sasoeda berdjalan begitoe djaoe, itoe waktoe masing-masing
ada merasa aoes sekali.
Kamoedian iaorang lantas berangkat poelang boeat wartaken pendapetannja itoe pada Khong Beng.
Tapi tempo sampe di pasanggrahannja itoe ferdana mantri, iaorang tida bisa mengaloearken satoe pata perkataän, dan apa jang itoe waktoe iaorang bisa berboeat, jaitoelah melaenken menoendjoek
sadja pada moeloet sendiri.
Itoelah ada menerbitken rasa kaget dalem hatinja Khong Beng. Ini Koensoe poen lantas dapet doega, jang marika itoe soeda sala minoem barang beratjoen.
Dengen berkandaran kreta ia lantas berangkat sama-sama bebrapa poeloe orang ka itoe tempat.<noinclude></noinclude>
lh4013g9j9fiwjvq4rx7qzqmdbuof0b
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/61
104
108784
304504
2026-07-17T00:07:22Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304504
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||— 3997 ―|}}</noinclude>Di sitoe ia tjoema dapet liat satoe djoerang jang aernja bening tapi dasarnja tida kaliatan, oleh kerna ada dalem sekali.
Itoe aer seperti ada mengandoeng apa-apa, dan hal ini bisa dirasa, dari sebab hawa di deket itoe tepi bisa membikin boeloe badan djadi mengkirik.
Itoe Koensoe lantas toeroen dari kretanja, laloe naek di tempat tinggi soepaja bisa meliat lebi teges.
Di ampat pendjoeroe tida katiatan laen dari pada wadas goenoeng jang beroendak-oendak. sedeng boenjinja boeroeng sama sekali tiada kadengaran di itoe tempat.
Itoe kaädaän jang soenji, ada menerbitken rasa heran sekali dalem hatinja Khong Beng.
Ia menengok boelak-balik ka koeliling fihak, dan lantas djoega dapet meliat satoe roema berhala toea jang teraling dengen papoehoenan. Ia sigra djalan menoedjoe ka itoe geredja koeno, tapi boeat bisa sampe di sitoe, ia moesti djalan saparo merambat dan saban-saban moesti pegangan pada ojot-ojot poehoen.
Achir-achir, sasoeda memboeang banjak teraga, ia sampe djoega pada tempat jang ditoedjoeken.
Dalem itoe roema berhala ada satoe patoeng jang kaloe diliat dari potongannja, adalah patoeng itoe soeda diambil dari roepanja saorang paprangan jang lagi dcedoek. Di sampingnja ada terpantjer<noinclude></noinclude>
qwdjyk562k25a4tsw8yqi9khxvuz2t0
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/62
104
108785
304506
2026-07-17T00:20:24Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304506
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||— 3998 ―|}}</noinclude>satoe batoe-perirgetan, dimana ada terloekis perkataäan „Hok-Pho Tjiangkoen Ma Wan di djaman Han Tiauw”.
Djadi njatalah patoeng itoe soeda diambil dari roepanja Ma Wan, laloehoernja Ma Tiauw dan Ma Taij, j ng doeloe soeda taoe da'eng di itoe negri, djoega boeat toendoeken bangsa Ban, sebamana sekarang ia niat berboeat. Roepa-roepanja itoe roema soetji dan itoe patoeng peringetan soeda dibikin oleh pendoedoek di itoe tempat, jang ada
hargaken kabidjakannja itoe panglima almarhoem.
Khong Beng lantas berloetoet di depan itoe patoeng berhala, dan berdoa begini:
„Dengen mendjoengdjoeng firman Sri Baginda jang sekarang doedoek bertachta, orarg jang bersoedjcet ini, jalah Tjoe-Kat Liang jang telah trima Baginda almarhoem poenj pesenan berat boeat pimpin itoe anak-anak piatoe, sekarang dateng di ini tempat dengen maksoed boeat taloeken îni negri; oleh kerna apabila negri ini soeda dapet dibikin
taloek, baroelah kita-orang bisa menjerang negri Goei, ambil negri Gouw dan poelangken kaslamatannja karadjaän Han seperti kaädaännja pada daoeloe hari. Aken tetapi dari sebab kita poenja balatentara tiada mengenal peta-boemi di ini tempat, apa latjoer iaorang telah kasalahan minoem aer beratjoen, hingga marika itoe tida bisa mengaloearken satoe pata swara. Dari sebab demikian,<noinclude></noinclude>
3j1pij4m1klcceteszday8qu04ysd4n
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/63
104
108786
304507
2026-07-17T00:33:44Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304507
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||— 3999 —|}}</noinclude>Tjoe-Kat Liang amat harep, dengen menginget boedinja karadjaän Han dan dengen menginget prikawadjiban diri sendiri. Tjiangkoen, jang soeda djadi melaekat, soeka oendjoek kasaktian boeat berkahken kita-orang poenia balatentara.”
Saäbisnia berdoa, itoe ferdana mantri lantas berdjalan kaloear dengen maksoed hendak mentjari bebrapa orang pendoedoek itoe tempat boeat ditanja.
Aken tetapi, sedeng orang jang ditjari itoe tida ketemoe, tiba tiba ia dapet liat saorang toea dengen bertoengket mendatengin dari boekit iang letaknja sebrang-menjebrang.
Roepanja 'Mpe itoe ada sanget loear biasa
Tempo soeda dateng berdeket. Khong Beng lantas silaken orang toea itoe masoek ka dalem bio, serta lantas membri hormat satoe pada laen.
Sasoedanja masing-masing mengambil tempat doedoek sebrang-menjebrang di atas batoe, Khong Beng laloe menanja:
„Apa akoe boleh mendapet taoe, begimana Lo Tiang poenja she jang moelia?”
Tapi itoe orang toea tida bri penjaoetan atas apa jang ditanja, hanja berkata sadja hegini:
„Soekoer sekali sekarang Lo-Hoe bisa berdjoempa pada Sinsiang jang dateng dari negri besar, sedeng soeda lama akoe ada denger kau poenja nama jang moelia dipoedji orang. Pendoedoek ini negri banjak bersoekoer pada kau, Sinsiang! oleh<noinclude></noinclude>
sz76z9zecf1qgafzy6zr77hfsyls1xv
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/64
104
108787
304508
2026-07-17T00:39:26Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304508
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||― 4000 ―|}}</noinclude>kerna kau soeda bebasken iaorang poenja djiwa dari kablnasaän.”
Khong Beng mengoetjap trima kasi aken 'Mpe itoe poenja poedjian. Kamoedian ia tjeritaken, jang balatentaranja soeda kasalahan minoem aer beratjoen dan dari sebab blon perna denger begimana hikajatnja itoe djoerang jang berbahaja, maka ia minta si orang toea soeka terangken itoe hikajat.
„O,” kata itoe orang toea sambil kisoetken djidat: „roepa-roepanja itoe soldadoe soeda kasalahan minoem aer di djoerang-gagoe. Orang jang minoem itoe aer, memanglah djoega lantas djadi tida bisa bitjara dan kaädaän itoe aken beroba djadi lebi djelek lagi, jaitoe pada bebrapa hari kamoedian iaorang nanti meninggal doenia. Laen dari itoe, di ini tempat ada poela tiga d joerang jang aernja tida baek. Satoe, jang aernja dingin sekali, ada terletak di djoeroesan Selatan-Timoer dan djikaloe orang kena minoem aer itoe, hawa-anget di tenggorokannja lantas djoega nanti mendjadi linjap, kamoedian toeboenja mend adi teklok seperti tiada bertoelang dan lantas mendjadi mai ; djoerang ini namanja Djioe-Tjoan. Satoe lagi, jang letaknja boetoel di djoeroesan Selatan, aernja tida boleh dikenaken badan; sebab siapa jang kepret itoe di badannja, dia poen nanti sigra binasa, sedeng kaki tangannja mendjadi item; ini namanja djoerang Hek-Tjoan. Dan itoe jang satoe lagi, jang aernja<noinclude></noinclude>
mmz8h78rhl3owv1zfsjva9hfwbfc5ge
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/65
104
108788
304509
2026-07-17T00:42:54Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304509
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||― 4001 ―|}}</noinclude>panas diseboet Biat-Tjoan; siapa jang mandi di sitoe, dia nanti lantas mati, sedeng koelit dan dagingnja nanti tjoplok sama sekali. Ini ampat djoerang jang terdapat di ini negri, boleh dibilang ada djadi kedoengnja segala ratjoen, maka siapa jang kasalahan minoem atawa pergoenaken aernja, dia poen tida nanti bisa dibikin semboe dengen obat. Bahajanja itoe ampat djoerang, sekarang Sinsiang telah mendapet taoe, tapi laen dari itoe, ada lagi hawa ratjoen jang saban hari terbit di ini tempat dlapan blas djam lamanja, hingga di ini djalanan orang melaenken bisa pergi-dateng dalem anem djam, jaitoe moelai dari djem satoe lohor sampe djam toedjoe sore. Kerna salaennja itoe anem djam jang dikatjoealiken, segala saät ini tempat ada tertoetoep dengen oewap jang mengandoeng ratjoen, dan ratjoen itoe ada begitoe berbahaja, hingga siapa satoe kali dilanggar, tiada ampoen lagi djiwanja moesti sigra binasa.”
„Kaloe begitoe,” kata Khong Beng dengen mengela napas oleh kerna poetoes harepan: „njatalah ini negri Lam Ban tida bisa dibikin taloek! Dan bila ini negri tiada dapet ditindi, tjara begimanatah kamoedian akoe bisa menjerang negri Goei dan negri Gouw, demikian poen boeat bangoenken kombali karadjaàn Han? Inilah sasoenggoenja ada membikin kapiran itoe kapertjajaän jang Baginda<noinclude></noinclude>
81ptsy96oqtr4fhho95pt4mb648wz7o
Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015/PENUTUP
0
108789
304522
2026-07-17T02:20:18Z
Alicya-
21994
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = PENUTUP | previous = | next = | notes = }} <pages index="BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf" include=141 onlysection="PENUTUP"/>'
304522
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = PENUTUP
| previous =
| next =
| notes =
}}
<pages index="BUKU PUTIH PERTAHANAN INDONESIA 2015.pdf" include=141 onlysection="PENUTUP"/>
1jokjstx3n4ed6h331ftvd2giv36j2s
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026
0
108790
304526
2026-07-17T02:26:26Z
Alicya-
21994
Alicya- memindahkan halaman [[Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026]] ke [[Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2026]]: Judul salah eja: Penyesuaian format
304526
wikitext
text/x-wiki
#ALIH [[Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2026]]
gcww42lmijueb2q88wec0bj8xzc2ye5
Pembicaraan:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026
1
108791
304528
2026-07-17T02:26:26Z
Alicya-
21994
Alicya- memindahkan halaman [[Pembicaraan:Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026]] ke [[Pembicaraan:Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2026]]: Judul salah eja: Penyesuaian format
304528
wikitext
text/x-wiki
#ALIH [[Pembicaraan:Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2026]]
hg2vifjxmie7v4kdj9gjmxip5kl1ex0
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2026/Lampiran
0
108792
304530
2026-07-17T02:30:28Z
Alicya-
21994
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Lampiran | previous = | next = | notes = }} <pages index="Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf" from=7 to=10 header=1 />'
304530
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Lampiran
| previous =
| next =
| notes =
}}
<pages index="Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf" from=7 to=10 header=1 />
0oytsndv0j5w5zz7ypprdax5dx77uo1
304533
304530
2026-07-17T02:32:44Z
Alicya-
21994
304533
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Lampiran
| previous = [[Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2026|Batang Tubuh]]
| next =
| notes =
}}
<pages index="Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2026.pdf" from=7 to=10 header=1 />
jwspw29wc1uh698g16td6kwypdcgtec
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/38
104
108793
304538
2026-07-17T03:32:12Z
Aeia aai
24023
/* Telah diuji baca */
304538
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Aeia aai" />{{rh||― 3974 —|}}</noinclude>{{c|LXXXIX.<br>Khong Beng goenaken tipoe boeat kaämpat<br>
kali. — Aken kalima kalinja Radja Lam<br>
Ban dapet ditawan.}}
{{rule|5em}}
Dengen menoempang kreta ketjil dan diïr ng oleh bebrapa raloes orang jang berkoeda, Sinsiang itoe pergi tjari taoce segala djalanan di itoe tempat.
Sigra djoega i oe orang berilmoe soeda sampe di soeatoe oengei, jaitoe soengei Sé Dji Ho.
Inil soengei aernja tiada deres, tapi maski begitoe tiada keliatan sa'oe praoe atawa satoe getek ada di sitoe.
Dengen sedikit heran Khong Beng lantas prenta orang tebang bebrapa poehoen, jang kamoedian dilepas di itoe soengei boeat pertjobaän. Tapi itoe poehoen-poehoen lantas tenggelem.
Itoe ferdana mantri lantas menanja dan minta Lu Khai poenja p kiran.
Orang jang ditanja itoe lantas berkata: „Kabarnja di aliran sebla atas ini soengei ada satoe goenoeng, dimana ada toemboe banjak poehoen bamboe dan bamboe i'oe. terkadang ada jang sampe bebrapa
tj'k'1 besarnja. Maka baek Sinsiang soeroe orang tebang itoe bamboe boeat bikin djembatan soepaja dengen pe'toeloetngan itoe kita poenja barisan bisa menjebrang.”<noinclude></noinclude>
lfkkrghcog5n011ireucj9kl8a57ya5
Inilah Kitab Edja
0
108794
304540
2026-07-17T03:33:50Z
Alicya-
21994
←Membuat halaman berisi '{{header | title = Inilah Kitab Edja | author = | translator = | section = | previous = | next = | year = 1887 | notes = }} <pages index="Inilah Kitab Edja.pdf" include=7/> {{pb|label=}} <pages index="Inilah Kitab Edja.pdf" from=9 to=70/> {{PD-old-70}}'
304540
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = Inilah Kitab Edja
| author =
| translator =
| section =
| previous =
| next =
| year = 1887
| notes =
}}
<pages index="Inilah Kitab Edja.pdf" include=7/>
{{pb|label=}}
<pages index="Inilah Kitab Edja.pdf" from=9 to=70/>
{{PD-old-70}}
n6p5kt17t5b1flstgsoeylda4295y3y
Pembicaraan:Wasiat Jang Baroe/Loekas
1
108795
304541
2026-07-17T03:55:00Z
OwlyKnight
24017
/* Penamaan naskah */ bagian baru
304541
wikitext
text/x-wiki
== Penamaan naskah ==
Halo @[[Pengguna:Ars-arsa|Ars-arsa]]! Terima kasih sudah berkontribusi di Wikisumber bahasa Indonesia. Saya memiliki saran untuk pengisian <code>{{tl|header}}</code>. Bagian <code>|title=</code> biasanya diisi oleh judul dari naskah itu sendiri, lalu bagian bab atau bagian masuk ke dalam <code>|section=</code>. Maka dari itu, untuk <code>|title=</code> gunakan <code>Wasiat Jang Baroe</code> lalu <code>|section=</code> masukkan <code>Loekas</code> atau semacamnya. Pastikan menambahkan pranala yang sesuai. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 17 Juli 2026 03.55 (UTC)
32vlmcfe7jn815nuvwbnfcfjzqj3iii
Pembicaraan:Wasiat Jang Baroe/Johannes
1
108796
304542
2026-07-17T03:58:45Z
OwlyKnight
24017
/* Penamaan naskah */ bagian baru
304542
wikitext
text/x-wiki
== Penamaan naskah ==
Halo @[[Pengguna:Ars-arsa|Ars-arsa]]! Terima kasih sudah berkontribusi di Wikisumber bahasa Indonesia. Saya memiliki saran untuk pengisian <code>{{tl|header}}</code>. Bagian <code>|title=</code> biasanya diisi oleh judul dari naskah itu sendiri, lalu bagian bab atau bagian masuk ke dalam <code>|section=</code>. Maka dari itu, untuk <code>|title=</code> gunakan <code>Wasiat Jang Baroe</code> lalu <code>|section=</code> masukkan <code>Johannes</code> atau semacamnya. Pastikan menambahkan pranala yang sesuai. Terima kasih! [[Pengguna:OwlyKnight|OwlyKnight]] ([[Pembicaraan Pengguna:OwlyKnight|bicara]]) 17 Juli 2026 03.58 (UTC)
4m80hi0e9cy4tw6vw4ggbisi2912etr
Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan
0
108797
304557
2026-07-17T05:22:16Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan | author = Dr. Subandrio | translator = | section = | previous = | next = | year = 1965 | notes = }} <pages index="Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf" include=1/> {{pb|label=}} <pages index="Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf" include=3/> {{pb|label=}} <pages index="Teman jan...'
304557
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan
| author = Dr. Subandrio
| translator =
| section =
| previous =
| next =
| year = 1965
| notes =
}}
<pages index="Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf" include=1/>
{{pb|label=}}
<pages index="Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf" include=3/>
{{pb|label=}}
<pages index="Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf" include=4/>
{{pb|label=}}
<pages index="Teman jang Djadi Kontra-Revolusioner Terpaksa Kita Tinggalkan.pdf" from=5 to=14/>
{{PD-old-70}}
ccd48wz92zerdh7sx26mhbk05x7wkbr
Mustikarasa/Tahu Guling
0
108798
304558
2026-07-17T05:24:35Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Tahu Guling | previous = [[Mustikarasa/Tahu Gedjrot|Tahu Gedjrot]] | next = [[Mustikarasa/Takar Katul|Takar Katul]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" include=1120 onlysection="tahu guling"/>'
304558
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Tahu Guling
| previous = [[Mustikarasa/Tahu Gedjrot|Tahu Gedjrot]]
| next = [[Mustikarasa/Takar Katul|Takar Katul]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" include=1120 onlysection="tahu guling"/>
bgk4x2u1a8sebvqucpthl1jcfo5g9sv
Mustikarasa/Tahu Gedjrot
0
108799
304560
2026-07-17T06:11:26Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Tahu Gedjrot | previous = [[Mustikarasa/Tahu Bumbu Ketjap|Tahu Bumbu Ketjap]] | next = [[Mustikarasa/Tahu Guling|Tahu Guling]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" include=1119 onlysection="tahu gedjrot"/>'
304560
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Tahu Gedjrot
| previous = [[Mustikarasa/Tahu Bumbu Ketjap|Tahu Bumbu Ketjap]]
| next = [[Mustikarasa/Tahu Guling|Tahu Guling]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" include=1119 onlysection="tahu gedjrot"/>
fp54kwdbsn699ig7nejb9i0kzjfb3in
Mustikarasa/Tahu Bumbu Ketjap
0
108800
304562
2026-07-17T06:37:10Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Tahu Bumbu Ketjap | previous = [[Mustikarasa/Taart Waluh Djipang|Taart Waluh Djipang]] | next = [[Mustikarasa/Tahu Gedjrot|Tahu Gedjrot]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=1118 to=1119 fromsection="tahu bumbu ketjap" tosection="tahu bumbu ketjap"/>'
304562
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Tahu Bumbu Ketjap
| previous = [[Mustikarasa/Taart Waluh Djipang|Taart Waluh Djipang]]
| next = [[Mustikarasa/Tahu Gedjrot|Tahu Gedjrot]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=1118 to=1119 fromsection="tahu bumbu ketjap" tosection="tahu bumbu ketjap"/>
k2164z0gj2jjzevdrwu8bqk0tt6vxte
Mustikarasa/Taart Waluh Djipang
0
108801
304563
2026-07-17T06:40:18Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Taart Waluh Djipang | previous = [[Mustikarasa/Taart Tape Ubi|Taart Tape Ubi]] | next = [[Mustikarasa/Tahu Bumbu Ketjap|Tahu Bumbu Ketjap]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" include=1118 onlysection="taart waluh djipang"/>'
304563
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Taart Waluh Djipang
| previous = [[Mustikarasa/Taart Tape Ubi|Taart Tape Ubi]]
| next = [[Mustikarasa/Tahu Bumbu Ketjap|Tahu Bumbu Ketjap]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" include=1118 onlysection="taart waluh djipang"/>
oy2mitfxuj73s9wfjhrznvx96xn9e0f
Mustikarasa/Taart Tape Ubi
0
108802
304566
2026-07-17T06:50:31Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Taart Tape Ubi | previous = [[Mustikarasa/Taart Tape Singkong|Taart Tape Ubi]] | next = [[Mustikarasa/Taart Waluh Djipang|Taart Waluh Djipang]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=1117 to=1118 fromsection="taart tape ubi" tosection="taart tape ubi"/>'
304566
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Taart Tape Ubi
| previous = [[Mustikarasa/Taart Tape Singkong|Taart Tape Ubi]]
| next = [[Mustikarasa/Taart Waluh Djipang|Taart Waluh Djipang]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=1117 to=1118 fromsection="taart tape ubi" tosection="taart tape ubi"/>
onwrbonlt7oljh4619569lth58i0qbb
Mustikarasa/Taart Tape Singkong
0
108803
304567
2026-07-17T06:53:54Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Taart Tape Singkong | previous = [[Mustikarasa/Taart Singkong Buah2an|Taart Singkong Buah2an]] | next = [[Mustikarasa/Taart Tape Ubi|Taart Tape Ubi]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" include=1117 onlysection="taart tape singkong"/>'
304567
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Taart Tape Singkong
| previous = [[Mustikarasa/Taart Singkong Buah2an|Taart Singkong Buah2an]]
| next = [[Mustikarasa/Taart Tape Ubi|Taart Tape Ubi]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" include=1117 onlysection="taart tape singkong"/>
sud3a55f2w8csfm7sc0v165m0hy8wtz
Mustikarasa/Taart Singkong Buah²an
0
108804
304570
2026-07-17T07:13:22Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Taart Singkong Buah²an | previous = [[Mustikarasa/Taart Singkong|Taart Singkong]] | next = [[Mustikarasa/Taart Tape Singkong|Taart Tape Singkong]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=1116 to=1117 fromsection="taart singkong buah2an" tosection="taart singkong buah2an"/>'
304570
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Taart Singkong Buah²an
| previous = [[Mustikarasa/Taart Singkong|Taart Singkong]]
| next = [[Mustikarasa/Taart Tape Singkong|Taart Tape Singkong]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=1116 to=1117 fromsection="taart singkong buah2an" tosection="taart singkong buah2an"/>
jl9aj1qbynm5pudfe7kittdzc5fv6cg
Mustikarasa/Taart Singkong
0
108805
304572
2026-07-17T07:34:13Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Taart Singkong | previous = [[Mustikarasa/Taart Semangka|Taart Semangka]] | next = [[Mustikarasa/Taart Singkong Buah²an|Taart Singkong Buah²an]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" include=1116 onlysection="taart singkong"/>'
304572
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Taart Singkong
| previous = [[Mustikarasa/Taart Semangka|Taart Semangka]]
| next = [[Mustikarasa/Taart Singkong Buah²an|Taart Singkong Buah²an]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" include=1116 onlysection="taart singkong"/>
9odh11j6yqud9c8fd0ftomi3s6bpr6u
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/566
104
108806
304573
2026-07-17T07:40:32Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304573
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh|||— 4480 —}}</noinclude>Kasoekeran itoe poen ditamba lagi dengen oedjan jang melit, jang membikin segala dja-lanan goenoeng djadi litjin, sedeng djalanan-djalanan itoe memang soeda sempit, dimana orang banjak moesti liwat dengen mendesek. Laen dari begitoe pengiriman ramsoem djoega soesa diharep bisa sampe dengen beroentoen, oleh kerna barang makanan itoe moesti diang-koet dari tempat djaoe sekali. Ini semoea, menoeroet hamba poenja pikiran, ada djadi larangan atawa halangan besar di dalem per-kara mengatoer balatentara.
Hamba denger kabar, sedeng Tjo Tjin telah berangkat lebi satoe boelan lamanja, tapi ia baroe sampe di tenga itoe perdjalanan goe-noeng; ini, ada menoendjoeken brapa besar itoe tenaga telah diboewang boeat bikin betoel itoe djalanan, sedeng kerdjaän itoe semoea moesti dilakoeken oleh orang paperangan kita sendiri. Perkara begini, hamba kira tjoema membawa sadja kaoentoengan pada fihak moe-soe, kerna dengen gampang bisa dipikir perbe-daän apa ada di dalem hal: saorang jang doe-doek senang menantiken datengnja moesoe, sama saorang jang telah dapet banjak katja-pean moesti hampirken moesoe itoe. Inilah djoega menoeroet hamba poenja pertimbangan, ada soeatoe hal jang di dalem perkara bala-tentara orang haroes merasa djeri.<noinclude></noinclude>
ld6urpd7k8dypefk6awnhxhtkmfu4ok
304574
304573
2026-07-17T07:40:54Z
Lemonwithices
26124
304574
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||— 4480 —}}</noinclude>Kasoekeran itoe poen ditamba lagi dengen oedjan jang melit, jang membikin segala dja-lanan goenoeng djadi litjin, sedeng djalanan-djalanan itoe memang soeda sempit, dimana orang banjak moesti liwat dengen mendesek. Laen dari begitoe pengiriman ramsoem djoega soesa diharep bisa sampe dengen beroentoen, oleh kerna barang makanan itoe moesti diang-koet dari tempat djaoe sekali. Ini semoea, menoeroet hamba poenja pikiran, ada djadi larangan atawa halangan besar di dalem per-kara mengatoer balatentara.
Hamba denger kabar, sedeng Tjo Tjin telah berangkat lebi satoe boelan lamanja, tapi ia baroe sampe di tenga itoe perdjalanan goe-noeng; ini, ada menoendjoeken brapa besar itoe tenaga telah diboewang boeat bikin betoel itoe djalanan, sedeng kerdjaän itoe semoea moesti dilakoeken oleh orang paperangan kita sendiri. Perkara begini, hamba kira tjoema membawa sadja kaoentoengan pada fihak moe-soe, kerna dengen gampang bisa dipikir perbe-daän apa ada di dalem hal: saorang jang doe-doek senang menantiken datengnja moesoe, sama saorang jang telah dapet banjak katja-pean moesti hampirken moesoe itoe. Inilah djoega menoeroet hamba poenja pertimbangan, ada soeatoe hal jang di dalem perkara bala-tentara orang haroes merasa djeri.<noinclude></noinclude>
1ngvdbz5e8ef6f30hy1y0v7953o4t27
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/567
104
108807
304575
2026-07-17T07:43:27Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304575
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||— 4481 —}}</noinclude>Djika maoe dibitjaraken perkara doeloe, hamba boleh oendjoek, begimana Boen Ong tatkala hendak menjerang pada Tioe Ong soeda kaloear kota, ia terpaksa balik kombali; dan kaloe maoe dibitjaraken perkara jang baroe liwat, lantaslah djoega hamba bisa membri boekti, begimana Boetee dan Boentee (Tjo Tjho dan Tjo Phie) koetika hendak melabrak pada Soen Koan telah sampe di tepi soengei, laorang terpaksa oeroengken niatannja, dan apatah ini boekan perboeatan orang jang bisa sekali roba haloean lantaran pande meliat wak-toe serta taoe begimana moesti menoeroet Allah poenja kainginan?
„Dari itoe, hareplah Sri Baginda inget itoe kasoekeran besar jang terbit dari oedjan, aken bri tempo mengaso pada itoe sekalian orang paperangan dan toenggoelah sampe soeda dapet alesan jang baek, baroe goenaken itoe boeat menjerang pada moesoe. Kerna inilah djoega ada itoe pribahasa: „Menggirangken di waktoe soesa, soepaja rahajat negri meloepaken ka-matiannja."
Sasoeda membatja ini rantjana, maski hatinja Tjo Djwe ada tergerak djoega, tapi ia blon bisa ambil poetoesan boeat toeroet Ong Siok poenja nasehat. Dan baroelah la poenja pikiran mendjadi tetep boeat tarik poelang itoe barisan jang sedeng<noinclude></noinclude>
qq43ss34ooidzafvz4y0l3p9penk878
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/568
104
108808
304576
2026-07-17T07:44:32Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304576
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||— 4482 —}}</noinclude>menjerang negri Siok, koetika dengen beroentoen Jo Hoe dan Hoa Him djoega persembaken rantjana jang maksoednja sama dengen apa jang Ong Siok telah toetoerken.
Dengen begitoe, lantaslah djoega Tjo Djwe oetoesken orang bawa ia poenja firman ka tempat, dimana Tjo Tjin dan Soe-Ma le itoe waktoe ada berdiam sama-sama balatentaranja, boeat silaken marika itoe poelang kombali ka kota Radja.
Tempo ini oetoesan ampir sampe di itoe tempat, itoe koetika Tjo Tjin dan Soe-Ma le djoestroe lagi bitjaraken perkara kasoekeran jang jaorang dapet di itoe tempat.
„Ini oedjan jang toeroen beroentoen tigapoeloe hari lamanja," kata Tjo Tjin pada kawannja itoe: ,,kaliatan soeda membikin linjap nafsoenja balaten-tara kita boeat berperang. Dan dari sebab seka-rang ada ternjata djoega jang marika itoe masing-masing soeda kapingin poelang, maka begimanatah kau rasa paling baek boeat batalken niatnja marika Itoe?"
„Tida ada laen akal," saoet Soe-Ma le sambil go-jang kapala: „Paling baek kita berangkat poelang."
-„Ja, itoelah brangkali ada djalan jang paling baek, tjoema sadja begimanatah kita bisa moen-doer, saändenja salagi kita maoe berboeat begitoe, Khong Beng nanti mengedjer?"
-Itoe perkara boleh ditjegah. Lebi doeloe<noinclude></noinclude>
bauj3mk0yo50apif0737rbkc74vxde3
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/569
104
108809
304578
2026-07-17T07:45:51Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304578
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||- 4483 -}}</noinclude>kita moesti semboeniken doea barisan boeat pegat moesoe jang nanti mengedjer dari blakang; sasoe-danja itoe, baroelah kita moendoerken barisan kita."
Tempo laorang berkata-kata sampe di sini, itoe oetoesan, jang sebagimana dibilang di atas soeda ampir sampe, masoek dalem pasanggrahannja dan bri taoe, jang dengen firman Baginda jaorang di-soeroe berangkat poelang.
Sekarang dengen tida bimbang lagi iaorang lan-tas moendoerken balatentaranja dengen pelahan, tapi djoega dengen atoeran: pasoekan jang di bla-kang disoeroe djalan di moeka, sedeng barisan jang tadinja djalan di moeka, berbalik diprenta mengikoetin dari blakang.
Langit masi mendoeng, sedeng sang oedjan soeda toeroen satoe boelan lamanja.
Itoe koetika Khong Beng djoega soeda pinda di Seng Kouw sama-sama satoe barisan dan soeda kaloearken prenta boeat minta ia poenja barisan besar berkoempoel di Tjhek Phoo.
Pada harian pinda, sasoeda atoer apa jang perloe, Khong Beng lantas minta sekalian ponggawa perang dateng di kantoornja. Kamoedian ia berkata pada marika itoe:
„Menoeroet akoe poenja doegaän, tida lama lagi barisan moesoe moesti malariken diri, sebab Tjo Djwe tentoe ada kaloearken firman boeat panggil Tjo Tjin dan Soe-Ma le poelang. Tapi akoe soeda<noinclude></noinclude>
qyefi1i80ds063wi3qwiih984dbcm0r
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/570
104
108810
304580
2026-07-17T07:46:41Z
Lemonwithices
26124
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'ambil poetoesan aken tida mengedjer, oleh kerna akoe taoe dengen tentoe, moesoe moesti ada bikin persediaän. Dari iloe, biarkenlah ini kali iaorang moendoer, dengen begitoe kita poen boleh berich-tiar lebi djaoe." Dengen sasoenggoenja djoega, di saät Khong Beng oetjapken itoe perkataän sampe di achirnja, soeroehannja Ong Peng lantas dateng bri taoe prihal soldadoe Goei bener-bener telah berangkat poelang. „Tapi bilang pada Ong Peng, djangan ia...
304580
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Lemonwithices" />{{rh||- 4484 -}}</noinclude>ambil poetoesan aken tida mengedjer, oleh kerna akoe taoe dengen tentoe, moesoe moesti ada bikin persediaän. Dari iloe, biarkenlah ini kali iaorang moendoer, dengen begitoe kita poen boleh berich-tiar lebi djaoe."
Dengen sasoenggoenja djoega, di saät Khong Beng oetjapken itoe perkataän sampe di achirnja, soeroehannja Ong Peng lantas dateng bri taoe prihal soldadoe Goei bener-bener telah berangkat poelang.
„Tapi bilang pada Ong Peng, djangan ia kedjer itoe moesoe jang moendoer," begitoelah Khong Beng memesen pada soeroehan jang bawa kabar:
kerna akoe soeda sedia laen tipoe boeat binasa-
ken marika itoe"<noinclude></noinclude>
tlimw8clxpex6vtnbyabeied4hg1p6p
304581
304580
2026-07-17T07:47:03Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304581
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||- 4484 -}}</noinclude>ambil poetoesan aken tida mengedjer, oleh kerna akoe taoe dengen tentoe, moesoe moesti ada bikin persediaän. Dari iloe, biarkenlah ini kali iaorang moendoer, dengen begitoe kita poen boleh berich-tiar lebi djaoe."
Dengen sasoenggoenja djoega, di saät Khong Beng oetjapken itoe perkataän sampe di achirnja, soeroehannja Ong Peng lantas dateng bri taoe prihal soldadoe Goei bener-bener telah berangkat poelang.
„Tapi bilang pada Ong Peng, djangan ia kedjer itoe moesoe jang moendoer," begitoelah Khong Beng memesen pada soeroehan jang bawa kabar:
kerna akoe soeda sedia laen tipoe boeat binasa-ken marika itoe"<noinclude></noinclude>
spqhfjfbbl1tio38idbdp0ussitlrus
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/544
104
108811
304582
2026-07-17T07:49:33Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304582
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||- 4458 -}}</noinclude>itoe doea orang ada sanget berbahaja, djanganlah kau pergi bri toeloengan, hanja boeka sadja itoe Kim Long dan disitoe kau nanti dapetken akal, tjara begimana kau moesti lepasken itoe doea te-men dari itoe bahaja besar."
Dengen tiga riboe soldadoe Kiang Wie dan Liauw Hoa lantas berangkat boeat melakoeken: itoe prenta.
Khong Beng laloe panggil lagi Gouw Pan, Gouw le, Ma Tiong dan Thio Gie, dan bri pesenan pada ini ampat ponggawa begini:
,,Besok, pada waktoe moesoe baroe sampe dja-ngan boeroe boeroe kau lantas tempoer dengen keras, kerna itoe tempo laorang poenja kagoembiraän boeat berperang tentoe ada besar sekali, hanja lawan sadja marika itoe dengen tjětjėl dan sembari perang sembari lari. Dan baroelah kau balik mem-basmi pada marika itoe, kaloe kau liat, Kwan Hin dan balatentaranja dateng adoek barisan moesoe.
Laen dari itoe, koe nanti kirim lagi laen orang boeat membantoe."
Sasoedanja itoe ampat ponggawa berlaloe, da-tenglah gilirannja Kwan Hin mengadep pada itoe ferdana mantri jang panggil padanja.
Kau, Tjiangkoen, dengen lima riboe soldadoe jang terpeladjar baek pergi semboeni di lamping goenoeng sampe kau dapet liat bendera pertandaän warna mera dikibarken di poentjak Itoe boekit baroe kau kaloear boeat menjerang pada moesoe,"<noinclude></noinclude>
lxzzhwizfucx1y3i2ro81g2vmsd0ag2
Halaman:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 4 PU 2014.pdf/1
104
108812
304583
2026-07-17T07:49:48Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
304583
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" /></noinclude><center>
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA<br><br><br>
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG<br>
NOMOR 4/PU/2014<br>
TENTANG<br>
INDEKS PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DAN INDIKATOR PENCABUTAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA
DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG,
</center>
{{PUU-konsideran|ket=Menimbang|bahwa dalam rangka memberikan kepastian hukum dan untuk melaksanakan ketentuan Diktum KELIMA dan Diktum KEDUABELAS Keputusan Menteri Keuangan Nomor 455/KMK.08/2013 tentang Penetapan Level Kondisi Pasar Surat Berharga Negara Dalam Melaksanakan Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang tentang Indeks Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara dan Indikator Pencabutan Level Kondisi Pasar Surat Berharga Negara;}}
{{PUU-konsideran|ket=Mengingat|n=1
|[[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2002|Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002]] tentang Surat Utang Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 110, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4236);
|Keputusan Presiden Nomor 134/M Tahun 2013;
|Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.01/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan;
|Keputusan Menteri Keuangan Nomor 455/KMK.08/2013 tentang Penetapan Level Kondisi Pasar Surat Berharga Negara Dalam Melaksanakan Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara;}}
{{C|MEMUTUSKAN:}}
{{PUU-konsideran|ket=Menetapkan|KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG TENTANG INDEKS PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DAN INDIKATOR PENCABUTAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA.}}
{|
|-valign="top"
||PERTAMA||:||Penetapan level kondisi pasar Surat Berharga Negara didasarkan pada indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara.
|-valign="top"
||KEDUA||:||Penyusunan indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana dimaksud daiam Diktum PERTAMA, mempertimbangkan:
|-
|| || ||{{ol|list_style_type=lower-alpha|indikator utama, yaitu peningkatan ''yield'' Surat utang Negara seri ''benchmark''; dan}}<noinclude></noinclude>
jme9uy6p8q1e2vgjheu7ksvsnaasnn0
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/543
104
108813
304584
2026-07-17T07:50:12Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304584
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||- 4457 -}}</noinclude>blarken doeloe laorang liwat sampe abis dan kamoedian, kaloe moesoe soeda liwat semoea, ba-roelah kau kaloear sama-sama balatentaramoe dari tempat mengoempet aken krojok dan basmi marika itoe dari blakang. Tapi sedeng begitoe, kau haroes awas-awas djoega boeat Soe-Ma le, kerna kaloe dia ini toeroet mengedjer, lantaslah djoega kau dan Ong Peng moesti petja dan atoer barisanmoe di doea moeka: Thio Ek pegat moesoe jang di blakang, samentara kau, Ong Peng, moesti serang moesoe jang di sebla depan. Laen dari begitoe, poen kau berdoea poenja barisan moesti berperang dengen nekat, kerna kaloe tida begini, brangkali kau tida bisa tahan menoenggoe sampe dateng akoe poenja toeloengan."
Tempo Ong Peng dan Thio Ek soeda berangkat sama-sama itoe doea barlsan, Khong Beng lantas minta Kiang Wie dan Liauw Hoa dateng padanja.
„Disini ada satoe Kim Long boeat kau berdoea, Tjiangkoen," demikian itoe ferdana mantri berkata sambil seraken satoe kantong bagoes pada doea orang jang dipanggil itoe: „Akoe minta kau orang bawa tiga riboe soldadoe, tapl djangan boenjiken tetaboean perang atawa kibarken bendera, pergi semboeni di poentjak boekit jang ada di depan Ini tempat. Dari sana tentoe kau bisa liat, begi-mana moesoe nanti mengepoeng Ong Peng dan Thio Ek. Tapi sekalipoen kau llat kaädaännja<noinclude></noinclude>
ozyd1s0gqb92omo9c49v3vdew3x9hwr
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/540
104
108814
304585
2026-07-17T07:50:41Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'diam-diam ini ferdana mant i telah prenta orang pergi serepin itoe perkara Maka pada malemnja Khong Beng minta sekalian ponggawa perang dateng berkoempoel dan berkala pada marika ini: „Sekarang soeda kentara dengen sasoenggoenja moesoe moelai mengedjer pada kita-orang, lantaran apa bisa didoega, tentoelah dioega marika itoe nanti bertaroeng pada kita dengen mati-matian. Ini sebab angkau sekalian haroes berlakoe djoega begitoe gaga, hingga kalo...
304585
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" />{{rh||— 4454 —}}</noinclude>diam-diam ini ferdana mant i telah prenta orang pergi serepin itoe perkara
Maka pada malemnja Khong Beng minta sekalian ponggawa perang dateng berkoempoel dan berkala pada marika ini:
„Sekarang soeda kentara dengen sasoenggoenja moesoe moelai mengedjer pada kita-orang, lantaran apa bisa didoega, tentoelah dioega marika itoe
nanti bertaroeng pada kita dengen mati-matian. Ini sebab angkau sekalian haroes berlakoe djoega begitoe gaga, hingga kaloe boleh, seperti satoe bisa mengganda sapoeloe moesoe.
Djoega boeat menangkis moesoe iang dateng blakangan perloe sekali akoe moesti semboeniken balatentara, tjoema sadja boeat bisa sampeken ini maksoed teroetama akoe moesti dapetken Tïijtjiang jang berakal boedi dan gaga perkasa, sebab kaloe boekan ponggawa perang lang bersifat demikian, tentoe tida sanggoep melakoeken ini pakerdjaân."
Sambil berkata begitoe Khong Beng melirik pada Goei J m, tapi ini panglima, jang roepa-roepanja ada bergandjel hati pada itoe ferdana mantri, lantaran doeloe ia perna kasi pikiran boeat madjoe dari TjoeNgo Kok tida di toeroet, tinggal toendoeki kapalanja dengen tida mengeloearken satoe pata swara.
Soekoerlah djoega karadjaän Siok boekan tjoema mempoenjai Goei Jan sadja saorang, hanja ada mempoenjai lagi banjak ponggawa laen jang tida<noinclude></noinclude>
6rjf68ahx0qma6umhiodvknx69qmj9d
304586
304585
2026-07-17T07:50:56Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304586
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4454 —}}</noinclude>diam-diam ini ferdana mant i telah prenta orang pergi serepin itoe perkara
Maka pada malemnja Khong Beng minta sekalian ponggawa perang dateng berkoempoel dan berkala pada marika ini:
„Sekarang soeda kentara dengen sasoenggoenja moesoe moelai mengedjer pada kita-orang, lantaran apa bisa didoega, tentoelah dioega marika itoe
nanti bertaroeng pada kita dengen mati-matian. Ini sebab angkau sekalian haroes berlakoe djoega begitoe gaga, hingga kaloe boleh, seperti satoe bisa mengganda sapoeloe moesoe.
Djoega boeat menangkis moesoe iang dateng blakangan perloe sekali akoe moesti semboeniken balatentara, tjoema sadja boeat bisa sampeken ini maksoed teroetama akoe moesti dapetken Tïijtjiang jang berakal boedi dan gaga perkasa, sebab kaloe boekan ponggawa perang lang bersifat demikian, tentoe tida sanggoep melakoeken ini pakerdjaân."
Sambil berkata begitoe Khong Beng melirik pada Goei J m, tapi ini panglima, jang roepa-roepanja ada bergandjel hati pada itoe ferdana mantri, lantaran doeloe ia perna kasi pikiran boeat madjoe dari TjoeNgo Kok tida di toeroet, tinggal toendoeki kapalanja dengen tida mengeloearken satoe pata swara.
Soekoerlah djoega karadjaän Siok boekan tjoema mempoenjai Goei Jan sadja saorang, hanja ada mempoenjai lagi banjak ponggawa laen jang tida<noinclude></noinclude>
dbg6i4tu1k98j35wqgw9ya1b5g5pptn
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/542
104
108815
304587
2026-07-17T07:51:07Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304587
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||- 4456 -}}</noinclude>Oleh kerna ini, njatalah perloe sekali akoe moesti dapet lagi satoe ponggawa perang boeat pergi bersama-sama, kerna dengen begini, baroe djadi sampoerna betoel; tapi tjoema sajang soenggoe dalem kita poenja barisan tida bisa terdapet lagi saorang seperti angkau, jang dengen tida hargaken djiwa soeka madjoe di depan.
Baroe sadja Khong Beng berkata sampe di sitoe, satoe Taijtjiang laen lantas madjoe ka hadepannje, seraja oetjapken ini perkataän:
Asal sadja Sinsiang idzinken, dengen senang hati akoe soeka toeroet ambil bagian dalem itoe perkara."
Orang jang bermoehoen begitoe, Khong Beng liat, jalah Thio Ek. Maka ini ferdana mantri lantas sadja berkata:
„Tapi kau tentoe tida sanggoep bertanding de-ngen Thlo Kap, kerna dia itoe terkenal sebagi satoe panglima dari karadjaän Goei jang kagagahannja tida sanggoep ditempoer oleh laksaän orang."
Pendeknja, akoe soeka seraken kapala sendiri di kantoor Sinsiang, saände perkara jang akoe lakoeken itoe mendjadi gagal!" kata poela Thio Ek jang moelai sengit.
„Kaloe begitoe, baeklah. Kau dan Ong Peng berdoea, masing-masing boleh bawa salaksa bala-tentara boeat semboeni di lamping goenoeng. Apa-bila moesoe jang mengedjer soeda sampe disana,<noinclude></noinclude>
p01tjrs3t66q1yk9yyrrwjqbgvl4quo
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/541
104
108816
304588
2026-07-17T07:51:41Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304588
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||- 4455 -}}</noinclude>sajang memboewang djiwa boeat bélaken laorang poenja karadjaän.
Begiloelah, dengen tida menoenggoe lagi sampe dilirik, sebagimana Khong Beng telah berboeat pada Goei Jan, itoe waktoe Ong Peng lantas madjoe ka depan dan berkata pada itoe ferdana mantri:
Kaloe Sinslang tiada bikin kaberatan, akoe soeka sekali melakoeken itoe pakerdjaän."
„Tapi kaloe kamoedian ada terdjadi perkara jang meroegiken, begimana?" menanja Khong Beng.
- Dengen senang hati akoe soeka trima dihoe-koem menoeroet oendang oendang perang."
Itoe ferdana mantri lantas memoedji dengen terharoe:
Saorang jang soeka korbanken diri boeat ade-pin bahaja besar sebagi kau, Ong Peng, soenggoe haroes diseboet satoe mantri jang set'a betoel pada karadjaän!"
Tjoema sajang sekali," begitoe kamoedian Khong Beng samboeng bitjaranja: „maski poen kau soeka korbanken, diri dengen djalan demikian, tapi moe-soe jang megedjer kita boekanlah satoe, hanja doea: satoe madjoe di depan, sedeng jang laen mengikoetin dari blakang Maka sekali poen kau ada gaga perkasa dan berakal-boedi, tapi kau melaen-ken bisa menangkis di satoe fihak, sebab kau toch tida bisa petja badan sendiri djadi doea keping boeat menangkis doea-doea moesoe dengen berbareng?<noinclude></noinclude>
4b9hysdyjn32tntrilhdhmvso2qoxcv
Halaman:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 4 PU 2014.pdf/2
104
108817
304590
2026-07-17T07:54:47Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
304590
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{smaller|KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA}}<br>-2-}}
{|
|-valign="top"
||
||
||</noinclude>{{ol|list_style_type=lower-alpha|start=2|indikator sekunder, yaitu penurunan kepemilikan asing atas Surat Berharga Negara, penurunan IHSG, dan pelemahan kurs Rupiah terhadap US Dollar.}}
|}
{|
|-valign="top"
||KETIGA||:||{{Gap}}Mekanisme perhitungan indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA, ditetapkan dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KEEMPAT||:||{{hii|2.5|0}}Batas indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara yang digunakan sebagai acuan rekomendasi awal penetapan level kondisi pasar Surat Berharga Negara dalam protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KELIMA||:||{{hii|2.5|0}}Pencabutan level kondisi pasar Surat Surat Berharga Negara didasarkan pada indikator pencabutan dan mempertimbangkan data/informasi keuangan dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Dealer Utama, analis dan/atau para pelaku pasar lainnya.
|-valign="top"
||KEENAM||:||{{hii|2.5|0}}Indikator pencabutan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KELIMA sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KETUJUH||:||{{hii|2.5|0}}Pada saat Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku, Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor KEP-3/PU/2012 tentang Indeks Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
|-valign="top"
||KEDELAPAN||:||{{hii|2.5|0}}Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
|}
<center>
{{UU/TTD-1|isi=Ditetapkan di Jakarta<br />
pada tanggal 28 Januari 2014<br />
DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG,<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
ROBERT PAKPAHAN}}
</center><noinclude></noinclude>
7bluc9494izpbxgfipwn0h8rxtd7kdc
304591
304590
2026-07-17T07:55:42Z
Alicya-
21994
304591
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{smaller|KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA}}<br>-2-}}
{|
|-valign="top"
||
||
||</noinclude>{{ol|list_style_type=lower-alpha|start=2|indikator sekunder, yaitu penurunan kepemilikan asing atas Surat Berharga Negara, penurunan IHSG, dan pelemahan kurs Rupiah terhadap US Dollar.}}
|}
{|
|-valign="top"
||KETIGA||:||Mekanisme perhitungan indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA, ditetapkan dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KEEMPAT||:||Batas indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara yang digunakan sebagai acuan rekomendasi awal penetapan level kondisi pasar Surat Berharga Negara dalam protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KELIMA||:||Pencabutan level kondisi pasar Surat Surat Berharga Negara didasarkan pada indikator pencabutan dan mempertimbangkan data/informasi keuangan dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Dealer Utama, analis dan/atau para pelaku pasar lainnya.
|-valign="top"
||KEENAM||:||Indikator pencabutan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KELIMA sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KETUJUH||:||Pada saat Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku, Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor KEP-3/PU/2012 tentang Indeks Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
|-valign="top"
||KEDELAPAN||:||Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
|}
<center>
{{UU/TTD-1|isi=Ditetapkan di Jakarta<br />
pada tanggal 28 Januari 2014<br />
DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG,<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
ROBERT PAKPAHAN}}
</center><noinclude></noinclude>
fm0o95mg5drm4im25r1d8lynp8oob61
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/550
104
108818
304592
2026-07-17T07:58:11Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'ket padanja sambil membanting-banting kaki, sedeng parasnja djadi poetjet seperti mait: Akoe poen soeda doega Khong Beng tentoe ada atoer tipoe apa-apa, tapi angkau sekalian tida maoe pertjaja dan maoe djoega mengedjer sampe moesti dapetken ini perkara jang membikin akoe poenja perkara besar djadi telantar!" Sambil berkata begitoe, ia lantas tarik balaten-taranja dari itoe medan perang dan prenta marika ini salekasnja balik kombali ka pasanggra...
304592
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>ket padanja sambil membanting-banting kaki, sedeng parasnja djadi poetjet seperti mait: Akoe poen soeda doega Khong Beng tentoe ada atoer tipoe apa-apa, tapi angkau sekalian tida maoe pertjaja dan maoe djoega mengedjer sampe moesti
dapetken ini perkara jang membikin akoe poenja perkara besar djadi telantar!"
Sambil berkata begitoe, ia lantas tarik balaten-taranja dari itoe medan perang dan prenta marika ini salekasnja balik kombali ka pasanggrahan sendiri.
Itoe sekalian soldadoe jang digobrak-gobrak
tjara begitoe soeda tentoe djadi tida bisa lari de-
Ingen tindakan beres oleh kerna pikirannja dibikin
kaloet tida keroean.
Soeda begitoe iaorang dikedjer dan dibasmi lagi
oleh Thio Ek dan balatentaranja jang tentoe sa-
dja tida maoe kasi liwat itoe tempo jang baek
boeat dapetken kaoentoengan. Dan begimana ka-
soedahannja Pembatja tentoe bisa doega sendiri:
jaitoe apa lagi kaloe boekan balatentara Goel dapet
karoesakan jang amat besar.
Tida lama poela Thio Kap dan Tee Leng poen
melariken diri ka djalanan jang melintas di goe-
noeng-goenoeng, sebab iaorang dapet kanjataän,
dengen perginja Soe-Ma le iaorang tida bisa dapet
lagi laen toendjangan, lantaran apa kaädaän bala-
tentaranja djadi lemah sekali.
Dengen begitoe, paperangan di itoe tempat sigra
djoega soeda djadi brenti, hingga sekalian pong-<noinclude></noinclude>
fmeu0cnym2tystym3957h2hxxk6t3uq
304633
304592
2026-07-17T08:56:00Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304633
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4464 —}}</noinclude>ket padanja sambil membanting-banting kaki, sedeng parasnja djadi poetjet seperti mait: Akoe poen soeda doega Khong Beng tentoe ada atoer tipoe apa-apa, tapi angkau sekalian tida maoe pertjaja dan maoe djoega mengedjer sampe moesti dapetken ini perkara jang membikin akoe poenja perkara besar djadi telantar!"
Sambil berkata begitoe, ia lantas tarik balaten-taranja dari itoe medan perang dan prenta marika ini salekasnja balik kombali ka pasanggrahan sendiri.
Itoe sekalian soldadoe jang digobrak-gobrak tjara begitoe soeda tentoe djadi tida bisa lari dengen tindakan beres oleh kerna pikirannja dibikin kaloet tida keroean.
Soeda begitoe iaorang dikedjer dan dibasmi lagi oleh Thio Ek dan balatentaranja jang tentoe sadja tida maoe kasi liwat itoe tempo jang baek boeat dapetken kaoentoengan. Dan begimana kasoedahannja Pembatja tentoe bisa doega sendiri: jaitoe apa lagi kaloe boekan balatentara Goel dapet karoesakan jang amat besar.
Tida lama poela Thio Kap dan Tee Leng poen melariken diri ka djalanan jang melintas di goenoeng-goenoeng, sebab iaorang dapet kanjataän, dengen perginja Soe-Ma le iaorang tida bisa dapet lagi laen toendjangan, lantaran apa kaädaän balatentaranja djadi lemah sekali.
Dengen begitoe, paperangan di itoe tempat sigra djoega soeda djadi brenti, hingga sekalian pong-<noinclude></noinclude>
bjyfyqsfm3y9hnyj5znc5xfhomxe1sb
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/551
104
108819
304593
2026-07-17T07:58:45Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4465 — gawa perang dan soldadoe Siok jang dapetkamenangan besar boleh lantas berangkat poelang ka pasanggrahan sendiri dengen disamboet oleh Kwan Hin jang menoenggoe dl teoga djalan. Tatkala Soe Ma Ie jang dengen karoesaken terboeroe-boeroe berangkat poelang soeda sampe dl pasan ggrahannja, d'sitoe la tiada dapetken lagi balatentara moesoe, oleh kerna itoe waktoe Kiang Wie dan Liauw Hoa soeda berlaloe, tapi soeda tentoe dengen tinggalken...
304593
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4465 —
gawa perang dan soldadoe Siok jang dapetkamenangan besar boleh lantas berangkat poelang ka
pasanggrahan sendiri dengen disamboet oleh Kwan
Hin jang menoenggoe dl teoga djalan.
Tatkala Soe Ma Ie jang dengen karoesaken terboeroe-boeroe berangkat poelang soeda sampe dl pasan ggrahannja, d'sitoe
la
tiada
dapetken
lagi
balatentara moesoe, oleh kerna itoe waktoe Kiang
Wie dan Liauw Hoa soeda berlaloe, tapi soeda
tentoe dengen tinggalken djoega bekas-bekas jang
sangat traenak boeat pamandangannja Soe-Ma le
Maka dengen oering-oerlngan Itoe Touwtok lan
tas koempoelken soldadoenja jang baroe abis dlpetjoendangin, betoel sebagimana orang poengoetin
genteng dari roema jang roeboe, antara mana soeda
tentoe ada banjak djoega jang masi oetoe, tapi
djoega tida koerang jang somplak atawa rengat.
Kamoedian sebagi nene-nene jang bawel ia menjomel pandjang-pendek boeat poeasken sedikit
amaranja pada itoe ponggawa-ponggawa perang
jang bantahan tIda maoe denger prenta.
„Soeda dibilang djangan, d jangan ! tapi kau semoea
jang tida mengarti satoe apa di dalem perkara mengatoer balatentara, dan tjoema pikir sadja diri sendiri
ada sampe gaga, tIda maoe mengarti, dan maoe
memaksa djoega
kaloear perang sampe mocstl
dapet ini karoesakan besar, jang sabenernja kita
tIda
oesa
mendapeti" demikianlah tjomelannja<noinclude></noinclude>
q69ze4dioepxrnumk028vmf4pmt958k
304632
304593
2026-07-17T08:51:49Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304632
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4465 —}}</noinclude>gawa perang dan soldadoe Siok jang dapetkamenangan besar boleh lantas berangkat poelang ka pasanggrahan sendiri dengen disamboet oleh Kwan Hin jang menoenggoe di tenga djalan.
Tatkala Soe Ma Ie jang dengen karoesaken terboeroe-boeroe berangkat poelang soeda sampe dl pasan ggrahannja, d'sitoe ia tiada dapetken lagi balatentara moesoe, oleh kerna itoe waktoe Kiang Wie dan Liauw Hoa soeda berlaloe, tapi soeda tentoe dengen tinggalken djoega bekas-bekas jang sangat traenak boeat pamandangannja Soe-Ma le
Maka dengen oering-oerlngan Itoe Touwtok lantas koempoelken soldadoenja jang baroe abis dlpetjoendangin, betoel sebagimana orang poengoetin genteng dari roema jang roeboe, antara mana soeda tentoe ada banjak djoega jang masi oetoe, tapi djoega tida koerang jang somplak atawa rengat.
Kamoedian sebagi nene-nene jang bawel ia menjomel pandjang-pendek boeat poeasken sedikit amaranja pada itoe ponggawa-ponggawa perang jang bantahan tIda maoe denger prenta.
„Soeda dibilang djangan, djangan!tapi kau semoea jang tida mengarti satoe apa di dalem perkara mengatoer balatentara, dan tjoema pikir sadja diri sendiri ada sampe gaga, tIda maoe mengarti, dan maoe memaksa djoega kaloear perang sampe moesti dapet ini karoesakan besar, jang sabenernja kita tida oesa mendapeti" demikianlah tjomelannja<noinclude></noinclude>
1t5k1jxig1i6li5o593fwxufv045dw3
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/552
104
108820
304594
2026-07-17T07:58:56Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4166 „nene" Soe-Ma Ie pada itoe „anak-anak nakal": „Maka dari ini waktoe akoe larang kau sekalian bikin lagi itoe gerakan jang sembarangan dan siapa jang masl sadji bantahan tida loeroet ini prenta, akoe nanti djalanken betoel-betoel tltanja oendangoendang perang di atas dia poenja kapalal" Moekanja Itoe anak-anak bangor djadi me a oleh kerna merasa maloe, dan dengen tida brani meniaoet apa-apa iaorang lantas moendoer dari hadepan itoe ,nene"...
304594
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4166 „nene" Soe-Ma Ie pada itoe „anak-anak nakal":
„Maka dari ini waktoe akoe larang kau sekalian
bikin lagi itoe gerakan jang sembarangan dan siapa
jang masl sadji bantahan tida loeroet ini prenta,
akoe nanti djalanken betoel-betoel tltanja oendangoendang perang di atas dia poenja kapalal"
Moekanja Itoe anak-anak bangor djadi me a oleh
kerna merasa maloe, dan dengen tida brani meniaoet
apa-apa iaorang lantas moendoer dari hadepan itoe
,nene" jang sedeng oendjoek rncerkanja.
Kaloe itoe waktoe Soe-Ma le soeda djadi begitoe
goesar, itoe poen ada pantas sekali; sebab boekan
sadja amat banjak ponggawa perang dan balaten
tara soeda mendjadi korban, hanja djoega koeda
dan alat sendjata jang ditinggal dan dilempar di
medan perang ada banjak sekali.
Djadi, dengen meliat sadja katoegian di ini fihak,
orang lantas bisa dcega brapa besar itoe kaoentoengan soeda dateng pada fihaknja Khong Beng.
Aken tetapi sedeng sapantesnja ini ferdana mantri
moesti merasa girang oleh kerna adanja itoe kameoangan besar, tapi toch tatkala ia soeda poelang
sama-sama balatentaranja ka pasanggrahan sendiri
dan salagi berichtiar hendak madjoe lebi djaoe,
koenjoeng-koenjoeng ia moesti dapetken perkara
doeka.
Terbltnja kadoekaän itoe ada dari lantaran saorang jang dateng dari kota Seng Touw kabarken,<noinclude></noinclude>
rqs8sxpakx9uz3d7ggz07tjoyh9aouy
304631
304594
2026-07-17T08:46:38Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304631
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh|| — 4166 —}}</noinclude>„nene" Soe-Ma Ie pada itoe „anak-anak nakal": „Maka dari ini waktoe akoe larang kau sekalian bikin lagi itoe gerakan jang sembarangan dan siapa jang masi sadja bantahan tida loeroet ini prenta, akoe nanti djalanken betoel-betoel tltanja oendangoendang perang di atas dia poenja kapalal"
Moekanja Itoe anak-anak bangor djadi me a oleh kerna merasa maloe, dan dengen tida brani menjaoet apa-apa iaorang lantas moendoer dari hadepan itoe ,nene" jang sedeng oendjoek moekanja.
Kaloe itoe waktoe Soe-Ma le soeda djadi begitoe goesar, itoe poen ada pantas sekali; sebab boekan sadja amat banjak ponggawa perang dan balatentara soeda mendjadi korban, hanja djoega koeda dan alat sendjata jang ditinggal dan dilempar di medan perang ada banjak sekali.
Djadi, dengen meliat sadja katoegian di ini fihak, orang lantas bisa dcega brapa besar itoe kaoentoengan soeda dateng pada fihaknja Khong Beng.
Aken tetapi sedeng sapantesnja ini ferdana mantri moesti merasa girang oleh kerna adanja itoe kameoangan besar, tapi toch tatkala ia soeda poelang sama-sama balatentaranja ka pasanggrahan sendiri dan salagi berichtiar hendak madjoe lebi djaoe, koenjoeng-koenjoeng ia moesti dapetken perkara doeka.
Terbitnja kadoekaän itoe ada dari lantaran saorang jang dateng dari kota Seng Touw kabarken,<noinclude></noinclude>
c8ks3rbn9n6fud2njebfff7lit3u4zz
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/553
104
108821
304595
2026-07-17T07:59:27Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4467 — bahoea Thio Pauw te'ah meninggal doenia. Dan Khong Beng jang mendenger ini Icabar soeda me nangis menggeroeng-geroeng sampe kamoedian ia moenta-moenta dara dan djato pangsan di tana. Maskipoen dengen pertoeloengannja sekalian ponggawa perang kamoedian Khöng Beng djadi sedar kombaii, lapi traoeroeng lantaran iioe ia soeda dapet sakit, liingga moelai dari itoe waktoe ia terpaksa leba di pembaringan, satoe hal jang membikin semoea or...
304595
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4467 —
bahoea Thio Pauw te'ah meninggal doenia.
Dan
Khong Beng jang mendenger ini Icabar soeda me
nangis menggeroeng-geroeng sampe kamoedian ia
moenta-moenta dara dan djato pangsan di tana.
Maskipoen
dengen
pertoeloengannja sekalian
ponggawa perang kamoedian Khöng Beng djadi
sedar kombaii, lapi traoeroeng lantaran iioe ia
soeda dapet sakit, liingga moelai dari itoe waktoe
ia terpaksa leba di pembaringan, satoe hal jang
membikin semoea oräng paperangan djadi sanget
menjesei.
Tatkala sapoeloe hari soeda beriaioe, dan penjakitnjï blon djoega mendjadl ringan, Khong Beng
lantas minta Tang Koat dan Hoan Kian dateng di
kamar-pembaringannja.
Kamoedian ia
memesen
pada marika i i dengen berkata:
„A'<oe rasaken penjakitkoe ada berat, oleh kerna
saban-saban akoe dapet mabok, jang membikin akoe
djadi tida sanggoep oeroes perkara. Ini sebab
akoe pikir, aken sedikit waktoe baek akoe poelang
doeloe ka Han Tiong boeat berobat; samentara
apa jang haroes diteiboeat lebi djaoe, itoelah kila
nanti pikir lagi begimanan baeknjà. Aken tetapi
ini perkara angkau moesti pegang resia betoeibetoel, kerna kaloe sampe Soe Ma 'e mendapet
taoe, tentoe djoega ia nanti kedjer dan serang
barisan kita jang berangkat poelang."
Ini pesenan tentoe sadja diperhatiken betoel oleh
Tang Koat dan Hoan Kian.<noinclude></noinclude>
qycbdt3kpq85flx7grl8408dqbcnyr5
304630
304595
2026-07-17T08:43:40Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304630
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4467 —}}</noinclude>bahoea Thio Pauw te'ah meninggal doenia.
Dan Khong Beng jang mendenger ini Icabar soeda menangis menggeroeng-geroeng sampe kamoedian ia moenta-moenta dara dan djato pangsan di tana.
Maskipoen dengen pertoeloengannja sekalian ponggawa perang kamoedian Khöng Beng djadi sedar kombaii, lapi traoeroeng lantaran iioe ia soeda dapet sakit, liingga moelai dari itoe waktoe ia terpaksa leba di pembaringan, satoe hal jang membikin semoea oräng paperangan djadi sanget menjesel.
Tatkala sapoeloe hari soeda beriaioe, dan penjakitnjï blon djoega mendjadl ringan, Khong Beng lantas minta Tang Koat dan Hoan Kian dateng di kamar-pembaringannja. Kamoedian ia memesen pada marika i i dengen berkata:
„Akoe rasaken penjakitkoe ada berat, oleh kerna saban-saban akoe dapet mabok, jang membikin akoe djadi tida sanggoep oeroes perkara. Ini sebab akoe pikir, aken sedikit waktoe baek akoe poelang doeloe ka Han Tiong boeat berobat; samentara apa jang haroes diteiboeat lebi djaoe, itoelah kita nanti pikir lagi begimanan baeknjà. Aken tetapi ini perkara angkau moesti pegang resia betoeibetoel, kerna kaloe sampe Soe Ma 'e mendapet taoe, tentoe djoega ia nanti kedjer dan serang barisan kita jang berangkat poelang."
Ini pesenan tentoe sadja diperhatiken betoel oleh Tang Koat dan Hoan Kian.<noinclude></noinclude>
qu937z6au54k397r1qmn1im288gtzau
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/554
104
108822
304596
2026-07-17T07:59:31Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 446S Sabentar lagi itoe tita soeda dikaloearken, hingga iloe malem djoega sekalian balatentara lantas ber angkat poelang .ka Han Tiong, pada sasoeda iaorang lombak pasanggrahannja. Tempo lima hari kamoedian Soe-Ma le dapet face i:oe perkara, ia mengela napas pandjang sekali sambil kaloearken ini perkataän: „Akoe mengakoe sasoenggoenja akoe tida sanggocp saingin Khong Beng poenja kapandean.oleh kerna dia itoe ada mempoenjai tipoe jang begltoe...
304596
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>- 446S Sabentar lagi itoe tita soeda dikaloearken, hingga
iloe malem djoega sekalian balatentara lantas ber
angkat poelang .ka Han Tiong, pada sasoeda iaorang
lombak pasanggrahannja.
Tempo lima hari kamoedian Soe-Ma le dapet
face i:oe perkara, ia mengela napas pandjang sekali
sambil kaloearken ini perkataän:
„Akoe mengakoe sasoenggoenja akoe tida sanggocp saingin Khong Beng poenja kapandean.oleh
kerna dia itoe ada mempoenjai tipoe jang begltoe
adjaib, seperti djoega kaloear dan masoeknja melaekat atawa iblis jang tida sekali bisa didoega!"
Begitoelab, sasoeda tetepken sekalian ponggawa
perang dan petja balatentaranja boeat meodjaga
tempat-tempat jang penting, bersama balatentara
jang salebioja Soe-Ma le lantas berangkat poelang
ka kota Radja.
Sekarang kita kombaii mengikoetin Khong Beng,
jang, pada sasoeda tahän barisannja di Han Tiong,
berangkat teroes boeat berobat di kota Seng Touw.
Tatkala ia sampe di ini kota, sekalian mantri
jang kaloear samboet padan ja, lantas anterkendla
ka astananja sendiri, sedeng Baginda Houwtjoe
jang
dateng menanjaken prikawarasannja, ialoe
prenta tabib kraton preksa ia poenja sakit. Soekoe'lah djoega sasoeda dirawatin oleh ini tabib-tabib
jang pande hari lepas hari penjakitnja itoe ferdana
mantri djadi semingkia ringan, hingga boleh diharep sigra djoega ia nanti mendjadi semboe.<noinclude></noinclude>
dffg5195d5wsq03digdynyjo5uc7u91
304629
304596
2026-07-17T08:37:49Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304629
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4468 —</noinclude>Sabentar lagi itoe tita soeda dikaloearken, hingga itoe malem djoega sekalian balatentara lantas berangkat poelang ka Han Tiong, pada sasoeda iaorang
lombak pasanggrahannja.
Tempo lima hari kamoedian Soe-Ma le dapet taoe itoe perkara, ia mengela napas pandjang sekali sambil kaloearken ini perkataän:
„Akoe mengakoe sasoenggoenja akoe tida sanggocp saingin Khong Beng poenja kapandean oleh kerna dia itoe ada mempoenjai tipoe jang begltoe adjaib, seperti djoega kaloear dan masoeknja melaekat atawa iblis jang tida sekali bisa didoega!"
Begitoelah, sasoeda tetepken sekalian ponggawa perang dan petja balatentaranja boeat mendjaga tempat-tempat jang penting, bersama balatentara jang salebioja Soe-Ma le lantas berangkat poelang ka kota Radja.
Sekarang kita kombaii mengikoetin Khong Beng, jang, pada sasoeda tahän barisannja di Han Tiong, berangkat teroes boeat berobat di kota Seng Touw.
Tatkala ia sampe di ini kota, sekalian mantri jang kaloear samboet padan ja, lantas anterken dia ka astananja sendiri, sedeng Baginda Houwtjoe jang dateng menanjaken prikawarasannja, laloe prenta tabib kraton preksa ia poenja sakit. Soekoe'lah djoega sasoeda dirawatin oleh ini tabib-tabib jang pande hari lepas hari penjakitnja itoe ferdana mantri djadi semingkia ringan, hingga boleh diharep sigra djoega ia nanti mendjadi semboe.<noinclude></noinclude>
jhia1xaloki616dk21dddozreu4fsqj
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/556
104
108823
304597
2026-07-17T07:59:37Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '_ 4470 — „Kerna djlka sekarang Toeankoe tida serang padanja, nistjaja dl kamoedian hari marika itoe nanti djadi bahaja jang lebi besar. Maka itoe baeklah Toeankoe toeroet Tjo Tjiàngkoen poenja nasehat." Tjo Djwe memanggoet, soeatoe tanda ia ada moefaket. Tatkala Lauw Hiat soeda poelang ka roetna sendiri, ia dapet koendjoengan banjak tetamoe mantri-niantrl besar jang bikin berbagi-bagi pertanjaän padanja, tapi antara pertanjaän itoe kabanjakan...
304597
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>_ 4470 —
„Kerna djlka sekarang Toeankoe tida serang padanja, nistjaja dl kamoedian hari marika itoe nanti
djadi bahaja jang lebi besar. Maka itoe baeklah
Toeankoe toeroet Tjo Tjiàngkoen poenja nasehat."
Tjo Djwe memanggoet, soeatoe tanda ia ada
moefaket.
Tatkala
Lauw Hiat soeda poelang ka roetna
sendiri, ia dapet koendjoengan banjak tetamoe
mantri-niantrl besar jang bikin berbagi-bagi pertanjaän padanja, tapi antara pertanjaän itoe kabanjakan ada seperti di bawa ini:
„Terkabar baroesan Sri Baginda ada adjak toean
berdami dalem perkara geraken balatentara boeat
serang negrl Siok, dan begimanatah kasoedahannja
itoe bitiaraän? "
„Tida, kita-orang tida ada bitjaraken itoe per
kara!" menjangkal Lauw HIat: „Sebagimana toeantoean taoe. negri Siok ada mempoenjai soengeisoengei
dan
goenoeng-goenoeng
jang soeker,
hingga boeat serang itoe negri kentara sekali boekannja gampang dan boeat itoe perkara orang
nanti siasiaken sadja blandja perang dan tenaga
balatentara dengen pertjoema, sedeng kafaedahannja boeat negri tida ada sama-sekalt."
Itoelah ada penjaoetannja Lauw Hiat jang mem
bikin semoea orang jang menanja djadi melengak
dan dengen tida berkata apa-apa iaorang lantas
djalan kaloear.<noinclude></noinclude>
9y8n83dpaimmui3owhq5xuj6z9p45c4
304627
304597
2026-07-17T08:30:16Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304627
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4470 —}}</noinclude>„Kerna djlka sekarang Toeankoe tida serang padanja, nistjaja dl kamoedian hari marika itoe nanti djadi bahaja jang lebi besar. Maka itoe baeklah Toeankoe toeroet Tjo Tjiàngkoen poenja nasehat."
Tjo Djwe memanggoet, soeatoe tanda ia ada moefaket.
Tatkala Lauw Hiat soeda poelang ka roetna sendiri, ia dapet koendjoengan banjak tetamoe mantri-niantrl besar jang bikin berbagi-bagi pertanjaän padanja, tapi antara pertanjaän itoe kabanjakan ada seperti di bawa ini:
„Terkabar baroesan Sri Baginda ada adjak toean berdami dalem perkara geraken balatentara boeat serang negrl Siok, dan begimanatah kasoedahannja itoe bitiaraän?"
„Tida, kita-orang tida ada bitjaraken itoe perkara!" menjangkal Lauw Hiat: „Sebagimana toeantoean taoe. negri Siok ada mempoenjai soengeisoengei dan goenoeng-goenoeng jang soeker, hingga boeat serang itoe negri kentara sekali boekannja gampang dan boeat itoe perkara orang nanti siasiaken sadja blandja perang dan tenaga balatentara dengen pertjoema, sedeng kafaedahannja boeat negri tida ada sama-sekali."
Itoelah ada penjaoetannja Lauw Hiat jang membikin semoea orang jang menanja djadi melengak dan dengen tida berkata apa-apa iaorang lantas djalan kaloear.<noinclude></noinclude>
jn4lcl11m6eaku0brrponglagr6se4e
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/555
104
108824
304598
2026-07-17T07:59:41Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4469 — Pada soeatoe hari di boelan Tjhitgwe taon Kianliin Icadelapan, Goei Touwtolc Tjo Tjin, jang iloe walctoe djoega telah semboe dari saicitnja, ada pe^sembaken saioe rantjana pada Tjo Djwe. Daiem rantjana itoe ia fjeritalcen, begimana anglcatan pe rang Siok soeda bebrapa kali dateng ganggoe wates negri dan berboeat perkara jang tida patoet pada pamerenta Tiong Goan, maka kaloe sekarang sedeng moesin katiga telah dateng, hawa boemi ada se...
304598
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4469 —
Pada soeatoe hari di boelan Tjhitgwe taon Kianliin Icadelapan, Goei Touwtolc Tjo Tjin, jang iloe
walctoe djoega telah semboe dari saicitnja, ada
pe^sembaken saioe rantjana pada Tjo Djwe. Daiem
rantjana itoe ia fjeritalcen, begimana anglcatan pe
rang Siok soeda bebrapa kali dateng ganggoe wates
negri dan berboeat perkara jang tida patoet pada
pamerenta Tiong Goan, maka kaloe sekarang sedeng
moesin katiga telah dateng, hawa boemi ada sedjoek
dan sekalian orang paperangan soeda lama mengaso,
itoe moesoe jang berbahaja tida disapoe bikin bersi,
nistjaia di kamoedia hsri, moesoe itoe nanti djadi
bahaja lang lebi besar.
„Lantaran mengingat demikian," kata Tjo Tjin
lebi djaoe dalem rantjmanja itoe: „maka hamba
soeka sekali mengapalaken balatentara sama-sama
Soe-Ma le dateng di Han Tiong boeat basmi itoe
kawanan dorna, soepaja salandjoetnja kaätnanan
wates negri kita tida terganggoe lagi."
Itoe koetika Sietiong Lauw Hiat kabetoelan ada
di roewangan singgasana, maka saäbisnja membatja ifoe rantjana, dengen girang Tjo Djwe lantas
menanja pada mantrinja ini:
„Dalem ini rantjana Tjoe Tan ada kasi kami
nasehat boeat menjerang pada negri Siok, tapi
begimanatah Kheng pikir ini perkara."
„Kaloe begitoe, njataiah Taijtjiangkoen soeda
bitiara apa jang betoel," menjaoet Lauw Hiat;
Sam Kok
274<noinclude></noinclude>
1hisrpk952d2j360r7sru2jfey8alp9
304628
304598
2026-07-17T08:34:09Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304628
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4469 —}}</noinclude>Pada soeatoe hari di boelan Tjhitgwe taon Kianliin Icadelapan, Goei Touwtolc Tjo Tjin, jang iloe waktoe djoega telah semboe dari saicitnja, ada persembaken saioe rantjana pada Tjo Djwe. Dalem rantjana itoe ia fjeritalcen, begimana anglcatan perang Siok soeda bebrapa kali dateng ganggoe wates negri dan berboeat perkara jang tida patoet pada pamerenta Tiong Goan, maka kaloe sekarang sedeng moesin katiga telah dateng, hawa boemi ada sedjoek dan sekalian orang paperangan soeda lama mengaso, itoe moesoe jang berbahaja tida disapoe bikin bersi,
nistjaia di kamoedia hsri, moesoe itoe nanti djadi bahaja lang lebi besar.
„Lantaran mengingat demikian," kata Tjo Tjin lebi djaoe dalem rantjmanja itoe: „maka hamba soeka sekali mengapalaken balatentara sama-sama Soe-Ma le dateng di Han Tiong boeat basmi itoe kawanan dorna, soepaja salandjoetnja kaätnanan wates negri kita tida terganggoe lagi."
Itoe koetika Sietiong Lauw Hiat kabetoelan ada di roewangan singgasana, maka saäbisnja membatja ifoe rantjana, dengen girang Tjo Djwe lantas menanja pada mantrinja ini:
„Dalem ini rantjana Tjoe Tan ada kasi kami nasehat boeat menjerang pada negri Siok, tapi begimanatah Kheng pikir ini perkara."
„Kaloe begitoe, njataiah Taijtjiangkoen soeda bitiara apa jang betoel," menjaoet Lauw Hiat;<noinclude>{{rh|Samk Kok|||274}}</noinclude>
mrlurqsdj053y0zv0esp4n7jc1zfhes
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/557
104
108825
304599
2026-07-17T07:59:46Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4471 — Jo Khai, satoe di antara orang-orang ]ang toeroet ambil bagian dalem itoe perkara bilcin peitanjaän, pada esoknja dateng ketemoeken Tjo Djwe, pada ' ' siapa ia berkata: „Hamba denger ke maren Lauw Hiat ada kasi pikiran pada Toeankoe boeat serang negri Siok, tapi mengapataii ini liari, koetika hamba dan laenlaen mantri menanja, Lauw Hiat bilang negri itoe blon boleh diserang? Djadi kentara sekali apa iang kemaren ia bilang, itoelah melae...
304599
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4471 —
Jo Khai, satoe di antara orang-orang ]ang toeroet
ambil bagian dalem itoe perkara bilcin peitanjaän,
pada esoknja dateng ketemoeken Tjo Djwe, pada
' ' siapa ia berkata:
„Hamba denger ke maren Lauw Hiat ada kasi
pikiran pada Toeankoe boeat serang negri Siok,
tapi mengapataii ini liari, koetika hamba dan laenlaen mantri menanja, Lauw Hiat bilang negri itoe
blon boleh diserang? Djadi kentara sekali apa
iang kemaren ia bilang, itoelah melaenken ada
perkataän
boeat bikin bodo pada Sri Baginda.
Maka apatah tida baek sekarang Toeankoe siiaken
ia dateng dan tegor padanja?"
Dengen sasoenggoenja djoega Tjo Djwe toeroet
ini nasehat, dan ia lantas minta Lauw Hiat dateng
padanja.
Satelah orang jang dipanggil itoe soeda dateng,
lantas djoega Tjo Djwe berkata:
„Boekankah kemaren Kheng telah njataken pikiran
begimana baek sekali kaloe kami menjerang pada
negri Siok, tapi mengapatah ini hari Kheng bilang
^negri itoe blon boleh diserang?"
Kerna itoe waktoe Jo Khai masi ada di sitoe,
niaka Lauw Hiat menjaoet sadja dengen pendek:
»la, sasoeda hamba pikir lagi lebi teliti, dengen
sasoenggoenja djoega hamba dapet kanjataän, jang
negri itoe blon boleh diserang."
Tjo
Djwe lantas tertawa berkakakan, sebagi<noinclude></noinclude>
6clxbt8acpp8630vtg26evlwgqht8y9
304624
304599
2026-07-17T08:23:32Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304624
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4471 —}}</noinclude>Jo Khai, satoe di antara orang-orang ]ang toeroet ambil bagian dalem itoe perkara bilcin peitanjaän, pada esoknja dateng ketemoeken Tjo Djwe, pada siapa ia berkata:
„Hamba denger ke maren Lauw Hiat ada kasi
pikiran pada Toeankoe boeat serang negri Siok, tapi mengapataii ini liari, koetika hamba dan laenlaen mantri menanja, Lauw Hiat bilang negri itoe blon boleh diserang? Djadi kentara sekali apa iang kemaren ia bilang, itoelah melaenken ada perkataän boeat bikin bodo pada Sri Baginda. Maka apatah tida baek sekarang Toeankoe silaken ia dateng dan tegor padanja?"
Dengen sasoenggoenja djoega Tjo Djwe toeroet ini nasehat, dan ia lantas minta Lauw Hiat dateng padanja.
Satelah orang jang dipanggil itoe soeda dateng, lantas djoega Tjo Djwe berkata:
„Boekankah kemaren Kheng telah njataken pikiran begimana baek sekali kaloe kami menjerang pada negri Siok, tapi mengapatah ini hari Kheng bilang negri itoe blon boleh diserang?"
Kerna itoe waktoe Jo Khai masi ada di sitoe, niaka Lauw Hiat menjaoet sadja dengen pendek:
„Ja, sasoeda hamba pikir lagi lebi teliti, dengen sasoenggoenja djoega hamba dapet kanjataän, jang negri itoe blon boleh diserang."
Tjo Djwe lantas tertawa berkakakan, sebagi<noinclude></noinclude>
9i48hb47wf7dgtepr54b0cysryyss6j
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/558
104
108826
304600
2026-07-17T07:59:50Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4472 — djoega ia maoe bilang, Lauw Hiat itoe pande sekali poeter balik bitjara. Tapi satelah Jo Khai itoe soeda berlaloe, lantas djoega Lauw Hiat berkata poela: „Itoe pikiran boeat serang negri Siok jang kemaren hamba njataken pada Toeankoe, sabetoelnja ada perkara negri jang besar sekali, dan dari sebab begitce, begimanatah itoe perkara boleh diboeka pada sembarang orang? Poen oeroesan balatentara, haroesdibilang ada djalan dari segala akal,...
304600
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4472 —
djoega ia maoe bilang, Lauw Hiat itoe pande sekali
poeter balik bitjara.
Tapi satelah Jo Khai itoe soeda berlaloe, lantas
djoega Lauw Hiat berkata poela: „Itoe pikiran
boeat serang negri Siok jang kemaren hamba njataken pada Toeankoe, sabetoelnja ada perkara negri
jang besar sekali, dan dari sebab begitce, begimanatah itoe perkara boleh diboeka pada sembarang
orang? Poen oeroesan balatentara, haroesdibilang
ada djalan dari segala akal, maka kaloe blon dateng temponja disiarken, ini perkara djoega moesti
dipegang resia rapet sekali."
Pikirannja Tjo DJwe djadi terboeka, seperti djoega
ia baroe sedar dari impian.
„Apa jarg Kheng bilang itoe, sasoenggoenja ada
bener sekali," kata Tjo DJwe, jang moelai dari itoe
waktoe djadi lebi mengindaken lagi pada Lauw
Hiat itoe.
Selang bebrapa hari, tatkala Soe-Ma le dateng
di roewangan singgasana, Tjo Djwe lantas minta
ini mantri poenja pikiran atas hal apa jangditoetoerken dalem rantjananja Tjo Tjin, pada sasoeda ia
britaoe satoe persatoe boenjinja ranätjana itoe.
Soe-Ma le moefaket sama apa jang ditoetoerken
dälem itoe rantjana. Maka sigra djoega ia berkata;
„Hamba pikir ini tempo pamerenta Gouw blon
brani geraken balatentara, dari itoe baeklah Toean
koe goenaken ini tempo jang baek boeat menjerang
pada negri Siok."<noinclude></noinclude>
mqsszskhfzsxcjhgcc7l4ny7hhy8qxy
304619
304600
2026-07-17T08:17:39Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304619
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4472 —}}</noinclude>djoega ia maoe bilang, Lauw Hiat itoe pande sekali poeter balik bitjara.
Tapi satelah Jo Khai itoe soeda berlaloe, lantas djoega Lauw Hiat berkata poela: „Itoe pikiran boeat serang negri Siok jang kemaren hamba njataken pada Toeankoe, sabetoelnja ada perkara negri jang besar sekali, dan dari sebab begitce, begimanatah itoe perkara boleh diboeka pada sembarang orang? Poen oeroesan balatentara, haroes dibilang ada djalan dari segala akal, maka kaloe blon dateng temponja disiarken, ini perkara djoega moesti dipegang resia rapet sekali."
Pikirannja Tjo DJwe djadi terboeka, seperti djoega ia baroe sedar dari impian
„Apa jarg Kheng bilang itoe, sasoenggoenja ada bener sekali," kata Tjo DJwe, jang moelai dari itoe waktoe djadi lebi mengindaken lagi pada Lauw Hiat itoe.
Selang bebrapa hari, tatkala Soe-Ma le dateng di roewangan singgasana, Tjo Djwe lantas minta ini mantri poenja pikiran atas hal apa jangditoetoerken dalem rantjananja Tjo Tjin, pada sasoeda ia britaoe satoe persatoe boenjinja ranätjana itoe.
Soe-Ma le moefaket sama apa jang ditoetoerken dälem itoe rantjana. Maka sigra djoega ia berkata; „Hamba pikir ini tempo pamerenta Gouw blon brani geraken balatentara, dari itoe baeklah Toeankoe goenaken ini tempo jang baek boeat menjerang pada negri Siok."<noinclude></noinclude>
hwmuhgob5wj3hrmp7nolpzm755f6tbr
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/559
104
108827
304601
2026-07-17T08:00:00Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4473 — Ini sedikit perkataän tjoekoeplah aken menetepTjo Djwe poenja pikiran, hingga dengen sigra ia lantas ambil poetoesan boeat iakoeken itoe perkara. Itoe waktoe djoega ia lantas angkat Tjo Tjin mendjadi Taijsoema-Tjengse-Taijtouwtok, Soe-Ma le djadi Taijtjiangkoen-Tjengse-Hoetouwtok dan Lauw Hiat mendjadi Koensoe boeat menjerang pada J negri Siok. Itoe tiga orang jang dikoerniaken itoe djabatan .i lantas berpamitan pada Tjo Djwe dan lalo...
304601
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4473 —
Ini sedikit perkataän tjoekoeplah aken menetepTjo Djwe poenja pikiran, hingga dengen sigra ia
lantas ambil poetoesan boeat iakoeken itoe perkara.
Itoe waktoe djoega ia lantas angkat Tjo Tjin
mendjadi Taijsoema-Tjengse-Taijtouwtok, Soe-Ma
le djadi Taijtjiangkoen-Tjengse-Hoetouwtok dan
Lauw Hiat mendjadi Koensoe boeat menjerang pada
J
negri Siok.
Itoe tiga orang jang dikoerniaken itoe djabatan
.i lantas berpamitan pada Tjo Djwe dan laloe geraken
ampat poeloe laksa ba'atentara menoedjoe kakota
Tiang An.
Dari ini kota iaorang madjoe tf roes ka Kiam Kok
boeat moelai serang daerah Han Tiong.
Kwee
Hoaij, Soen Lee dan jang laen-laen djoega toeroet
berangkat ka itoe tempat, tapi iaorang masingmasing ambil laen djalanan.
Tatkala ini kabar sampe pada Khong Beng, itoe
koetika boekan sadja ini ferdana matitri soeda lama
semboe dari sakitnja, malahan soeda lama djoega
saban hari bisa membri peladjaran pada soldadoenja
daiem ilmoe baris Pattin daa itoe waktoe marika
ini soeda faham betoel di dalem ilmoe begitoe.
Djoega datengnja angkatan perang Goei roeparoepanja tida sekali ada menerbitkan rasa koeatir
apa-apa dalem hatinja itoe ferdana mantri, oleh
kerna
tempo
ia trima
kabar dari hal itoe ia
tjoema pesen Ong Peng dan Thio Ek bawa sariboe<noinclude></noinclude>
rrnj3y3tmcnc8pusabwqz9qhozmntzw
304615
304601
2026-07-17T08:14:30Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304615
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4473 —}}</noinclude>Ini sedikit perkataän tjoekoeplah aken menetepTjo Djwe poenja pikiran, hingga dengen sigra ia lantas ambil poetoesan boeat iakoeken itoe perkara.
Itoe waktoe djoega ia lantas angkat Tjo Tjin mendjadi Taijsoema-Tjengse-Taijtouwtok, Soe-Ma le djadi Taijtjiangkoen-Tjengse-Hoetouwtok dan
Lauw Hiat mendjadi Koensoe boeat menjerang pada negri Siok.
Itoe tiga orang jang dikoerniaken itoe djabatan lantas berpamitan pada Tjo Djwe dan laloe geraken ampat poeloe laksa ba'atentara menoedjoe kakota Tiang An.
Dari ini kota iaorang madjoe tf roes ka Kiam Kok boeat moelai serang daerah Han Tiong. Kwee Hoaij, Soen Lee dan jang laen-laen djoega toeroet berangkat ka itoe tempat, tapi iaorang masingmasing ambil laen djalanan.
Tatkala ini kabar sampe pada Khong Beng, itoe koetika boekan sadja ini ferdana matitri soeda lama semboe dari sakitnja, malahan soeda lama djoega saban hari bisa membri peladjaran pada soldadoenja daiem ilmoe baris Pattin daa itoe waktoe marika ini soeda faham betoel di dalem ilmoe begitoe.
Djoega datengnja angkatan perang Goei roeparoepanja tida sekali ada menerbitkan rasa koeatir apa-apa dalem hatinja itoe ferdana mantri, oleh kerna tempo ia trima kabar dari hal itoe ia tjoema pesen Ong Peng dan Thio Ek bawa sariboe<noinclude></noinclude>
l4lrkv8vn32pzyabulvn5h0eyms1qam
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/560
104
108828
304602
2026-07-17T08:00:06Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4474 — soldadoe pergi djaga itoe djalanan Kou To di Tin Tjhong boeat tangkis datengnja marika itoe. „Pergilah kau berdoea bawa doeloe itoe barisan, kamoedian akoe nanti menjoesoel dengen iaën pasoekan jang lebi besar." Ini perkataan ada djadi penoetoepnja itoe ferdana mantri poenja pesenan pada itoe doea ponggawa. Aken tetapi Ong Peng dan Thio Ek tida brani lakoeken itoe prenta, oieli kerna iaorang taoe, de ngen sariboe balatentara pergi to...
304602
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4474 —
soldadoe pergi djaga itoe djalanan Kou To di
Tin Tjhong boeat tangkis datengnja marika itoe.
„Pergilah kau berdoea bawa doeloe itoe barisan,
kamoedian
akoe nanti menjoesoel dengen iaën
pasoekan jang lebi besar." Ini perkataan ada djadi
penoetoepnja itoe ferdana mantri poenja pesenan
pada itoe doea ponggawa.
Aken tetapi Ong Peng dan Thio Ek tida brani
lakoeken itoe prenta, oieli kerna iaorang taoe, de
ngen sariboe balatentara pergi toelak moesoe Jang
djoemblanja poeloetian laksa, itoelah sama djoega
sandingken golok pada leher sendiri.
Maka sigra
djoega iaorang bikin kaberatan begini:
„Menoeroet kabar, djoemblanja moesoe jang betoel ada ampat poeloe laksa, dan sebab begitoe
djoega, maka marika itoe bisa oewarken tjerita
djoesta boeat tambaken kakerenannja, jang memang
soeda keren, dengen membilang iaorangpoenja ang
katan perang ada delapan poeloe laksa soldadoe.
Maka apatah tiada heran sekali, kaioe boeat djaga
itoe tempat jang penting Sinsiang tjoema seraken
sariboe balatentara pada kita berdoea? Danbegimanatah kita nanti menangkis, apabila moesoe jang
djoemblanja
begitoe besar geroemoetan datang
serang itoe tempat?"
„Sabetoelnja memang akoe ingin seraken lebi
banjak soldadoe pada angkau berdoea," kata itoe
ferdana mantri: „tjoema sadjaakoekoeatirmarika
itoe nanti dapet tjape tida karoean."<noinclude></noinclude>
3yt2hzjadk7nb3ysud8ph7kpk0v5861
304607
304602
2026-07-17T08:06:49Z
Ammachemist
27288
304607
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" />{{rh||— 4474 —}}</noinclude>soldadoe pergi djaga itoe djalanan Kou To di Tin Tjhong boeat tangkis datengnja marika itoe.
„Pergilah kau berdoea bawa doeloe itoe barisan, kamoedian akoe nanti menjoesoel dengen iaën pasoekan jang lebi besar." Ini perkataan ada djadi penoetoepnja itoe ferdana mantri poenja pesenan pada itoe doea ponggawa.
Aken tetapi Ong Peng dan Thio Ek tida brani lakoeken itoe prenta, oieli kerna iaorang taoe, dengen sariboe balatentara pergi toelak moesoe Jang djoemblanja poeloetian laksa, itoelah sama djoega sandingken golok pada leher sendiri. Maka sigra djoega iaorang bikin kaberatan begini:
„Menoeroet kabar, djoemblanja moesoe jang betoel ada ampat poeloe laksa, dan sebab begitoe djoega, maka marika itoe bisa oewarken tjerita djoesta boeat tambaken kakerenannja, jang memang soeda keren, dengen membilang iaorangpoenja angkatan perang ada delapan poeloe laksa soldadoe. Maka apatah tiada heran sekali, kaioe boeat djaga itoe tempat jang penting Sinsiang tjoema seraken sariboe balatentara pada kita berdoea? Dan begimanatah kita nanti menangkis, apabila moesoe jang djoemblanja begitoe besar geroemoetan datang serang itoe tempat?"
„Sabetoelnja memang akoe ingin seraken lebi banjak soldadoe pada angkau berdoea," kata itoe ferdana mantri: „tjoema sadja akoe koeatir marika itoe nanti dapet tjape tida karoean."<noinclude></noinclude>
t2mmtvdzujwuauaq9f2qxlgwfjsibay
304610
304607
2026-07-17T08:07:18Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304610
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4474 —}}</noinclude>soldadoe pergi djaga itoe djalanan Kou To di Tin Tjhong boeat tangkis datengnja marika itoe.
„Pergilah kau berdoea bawa doeloe itoe barisan, kamoedian akoe nanti menjoesoel dengen iaën pasoekan jang lebi besar." Ini perkataan ada djadi penoetoepnja itoe ferdana mantri poenja pesenan pada itoe doea ponggawa.
Aken tetapi Ong Peng dan Thio Ek tida brani lakoeken itoe prenta, oieli kerna iaorang taoe, dengen sariboe balatentara pergi toelak moesoe Jang djoemblanja poeloetian laksa, itoelah sama djoega sandingken golok pada leher sendiri. Maka sigra djoega iaorang bikin kaberatan begini:
„Menoeroet kabar, djoemblanja moesoe jang betoel ada ampat poeloe laksa, dan sebab begitoe djoega, maka marika itoe bisa oewarken tjerita djoesta boeat tambaken kakerenannja, jang memang soeda keren, dengen membilang iaorangpoenja angkatan perang ada delapan poeloe laksa soldadoe. Maka apatah tiada heran sekali, kaioe boeat djaga itoe tempat jang penting Sinsiang tjoema seraken sariboe balatentara pada kita berdoea? Dan begimanatah kita nanti menangkis, apabila moesoe jang djoemblanja begitoe besar geroemoetan datang serang itoe tempat?"
„Sabetoelnja memang akoe ingin seraken lebi banjak soldadoe pada angkau berdoea," kata itoe ferdana mantri: „tjoema sadja akoe koeatir marika itoe nanti dapet tjape tida karoean."<noinclude></noinclude>
nfjspxr01vs72gl7xhdn6rxy309qvah
Indeks:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 4 PU 2014.pdf
102
108829
304604
2026-07-17T08:03:21Z
Alicya-
21994
Alicya- memindahkan halaman [[Indeks:KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 4 PU 2014.pdf]] ke [[Indeks:Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014.pdf]]: Penyesuaian dengan commons
304604
proofread-index
text/x-wiki
#REDIRECT [[Indeks:Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014.pdf]]
0ruvfa20quqfb4i6bikrkv0mscmsreu
Halaman:Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014.pdf/1
104
108830
304605
2026-07-17T08:06:05Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
304605
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" /></noinclude><center>
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA<br><br><br>
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG<br>
NOMOR 4/PU/2014<br>
TENTANG<br>
INDEKS PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DAN INDIKATOR PENCABUTAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA
DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG,
</center>
{{PUU-konsideran|ket=Menimbang|bahwa dalam rangka memberikan kepastian hukum dan untuk melaksanakan ketentuan Diktum KELIMA dan Diktum KEDUABELAS Keputusan Menteri Keuangan Nomor 455/KMK.08/2013 tentang Penetapan Level Kondisi Pasar Surat Berharga Negara Dalam Melaksanakan Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang tentang Indeks Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara dan Indikator Pencabutan Level Kondisi Pasar Surat Berharga Negara;}}
{{PUU-konsideran|ket=Mengingat|n=1
|[[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2002|Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002]] tentang Surat Utang Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 110, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4236);
|Keputusan Presiden Nomor 134/M Tahun 2013;
|Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.01/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan;
|Keputusan Menteri Keuangan Nomor 455/KMK.08/2013 tentang Penetapan Level Kondisi Pasar Surat Berharga Negara Dalam Melaksanakan Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara;}}
{{C|MEMUTUSKAN:}}
{{PUU-konsideran|ket=Menetapkan|KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG TENTANG INDEKS PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DAN INDIKATOR PENCABUTAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA.}}
{|
|-valign="top"
||PERTAMA||:||Penetapan level kondisi pasar Surat Berharga Negara didasarkan pada indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara.
|-valign="top"
||KEDUA||:||Penyusunan indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana dimaksud daiam Diktum PERTAMA, mempertimbangkan:
|-
|| || ||{{ol|list_style_type=lower-alpha|indikator utama, yaitu peningkatan ''yield'' Surat utang Negara seri ''benchmark''; dan}}<noinclude></noinclude>
jme9uy6p8q1e2vgjheu7ksvsnaasnn0
304666
304605
2026-07-17T09:31:22Z
Alicya-
21994
304666
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" /></noinclude><center>
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA<br><br><br>
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG<br>
NOMOR 4/PU/2014<br>
TENTANG<br>
INDEKS PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DAN INDIKATOR PENCABUTAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA
DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG,
</center>
{{PUU-konsideran|ket=Menimbang|bahwa dalam rangka memberikan kepastian hukum dan untuk melaksanakan ketentuan Diktum KELIMA dan Diktum KEDUABELAS Keputusan Menteri Keuangan Nomor 455/KMK.08/2013 tentang Penetapan Level Kondisi Pasar Surat Berharga Negara Dalam Melaksanakan Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang tentang Indeks Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara dan Indikator Pencabutan Level Kondisi Pasar Surat Berharga Negara;}}
{{PUU-konsideran|ket=Mengingat|n=1
|[[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2002|Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002]] tentang Surat Utang Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 110, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4236);
|Keputusan Presiden Nomor 134/M Tahun 2013;
|Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.01/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan;
|Keputusan Menteri Keuangan Nomor 455/KMK.08/2013 tentang Penetapan Level Kondisi Pasar Surat Berharga Negara Dalam Melaksanakan Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara;}}
{{C|MEMUTUSKAN:}}
{{PUU-konsideran|ket=Menetapkan|KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG TENTANG INDEKS PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DAN INDIKATOR PENCABUTAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA.}}
{|
|-valign="top"
||PERTAMA||:||Penetapan level kondisi pasar Surat Berharga Negara didasarkan pada indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara.
|-valign="top"
||KEDUA||:||Penyusunan indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana dimaksud daiam Diktum PERTAMA, mempertimbangkan:
|-
|| || ||{{ol|list_style_type=lower-alpha|indikator utama, yaitu peningkatan ''yield'' Surat utang Negara seri ''benchmark''; dan
|}}<noinclude></noinclude>
5a5s2lx8sckiasw6g5v6jz5g7pfg3hp
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/224
104
108831
304606
2026-07-17T08:06:09Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304606
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||— 4154 —}}</noinclude>dengen tipoe, begitoe kau nanti bisa pedajaken pada Sinsiang? Ini toembaklah djadi bagianmoel"
Berbareng dengen itoe perkataän jang ia oetjap-ken blakangan bener-bener Thio Pauw tantjap toembaknja di peroetnja Tjhoei Liang, hingga inl moesoe lantas tergoeling dari toenggangannja de-ngen tida bisa berkoetik lagi.
Sedeng Thio Pauw lakoeken Ini pakerdjaän, Kwan Hin telah naek di atas kota, dimana ia lantas njalaken api boeat membri tanda pada kawan-kawannja.
Tida berselang lama, soldadoe Siok jang menge-poeng itoe kota di ampat pendjoeroe lantas dateng mendesek.
He-Houw Bou tida bisa berbceat satoe apa boeat menoeloeng itoe kota, oleh kerna itoe, tersama sedikit pengiring ia lantas menerdjang kaloear de-ngen mati-matian di pintoe sebla Selatan.
Di sitoe ia dipegat oleh satoe barisan jang di-kapalaken oleh Ong Peng. la lantas menjerang pada ini ponggawa, tapi baroe satoe djoeroes ia soeda kena ditawan. Pengiringnja abis sama-sekali, satoe persatoe djadi oempannja golok.
Begitoelah kagagatannja itoe Hoema jang sohor-ken diri ada sampe tjakep boeat djadi panglima perang. Djikaloe itoe waktoe Tjo Tjho, jang tida maoe kala sama sembarang manoesia, masi idoep, brangkali ia boleh djadi moenta dara lantaran meliat kelakoean mantoenja itoe.<noinclude></noinclude>
14zl42qmta3xk5lvb4dxxjujijnagb0
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/220
104
108832
304608
2026-07-17T08:06:54Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304608
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||— 4150 —}}</noinclude>pintoe kota dan trima datengnja soldadoe Siok boeat tangkep He-Houw Bou.
„Sabetoelnja," begitoelah Tjhoei Liang teroesken bitjaranja: „Jo Leng hendak lakoeken sendiri itoe tangkepan, tapi sebab di bawa prentanja itoe Hoema ada banjak orang jang gaga perkasa, maka ia tida brani sembarangan lakoeken itoe perboeatan jang berbahaja."
„Boeat lakoeken itoe perkara sabenernja ada gampang sekali," kata Khong Beng: Boekankah sekarang Sianseng ada sedia lebi saratoes solda-doe jang telah menaloek? Dan marika inilah ber-sama ponggawa perang Siok jang nanti menjamar seperti soldatoe dari kota An Teng Sianseng moesti bawa masoek ka kota Lam An. Ini soldadoe lebi doeloe moesti disemboeniken di deket gedongnja He Houw Bou, kamoedian diam diam kau berem-poek pada Jo Leng boeat pentang pintoe kota di waktoe tenga malem, soepaja gampang kita-orang bisa menjerang dari loear dengen dapet bantoean dari sebla dalem."
Tjhoei Liang lantas berpikir di dalem hati: Dji-kaloe la tampik boeat bawa pongzawa perang Siok, la kwatir Khong Beng nanti djadi tjemboeroean. Sebab begitoe, kapaksa ia moesti bawa djoega, tapi dengen satoe ingetan, apabila soeda mascek ka itoe kota, ia nanti lantas boenoe marika itoe. Kamoedian ia nanti njalaken oempan api boeat<noinclude></noinclude>
5s9q6dv4rin1huxc1bom7amy433qrnu
Halaman:Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014.pdf/2
104
108833
304609
2026-07-17T08:06:54Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
304609
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{smaller|KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA}}<br>-2-}}
{|
|-valign="top"
||
||
||</noinclude>{{ol|list_style_type=lower-alpha|start=2|indikator sekunder, yaitu penurunan kepemilikan asing atas Surat Berharga Negara, penurunan IHSG, dan pelemahan kurs Rupiah terhadap US Dollar.}}
|}
{|
|-valign="top"
||KETIGA||:||Mekanisme perhitungan indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA, ditetapkan dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KEEMPAT||:||Batas indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara yang digunakan sebagai acuan rekomendasi awal penetapan level kondisi pasar Surat Berharga Negara dalam protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KELIMA||:||Pencabutan level kondisi pasar Surat Surat Berharga Negara didasarkan pada indikator pencabutan dan mempertimbangkan data/informasi keuangan dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Dealer Utama, analis dan/atau para pelaku pasar lainnya.
|-valign="top"
||KEENAM||:||Indikator pencabutan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KELIMA sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KETUJUH||:||Pada saat Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku, Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor KEP-3/PU/2012 tentang Indeks Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
|-valign="top"
||KEDELAPAN||:||Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
|}
<center>
{{UU/TTD-1|isi=Ditetapkan di Jakarta<br />
pada tanggal 28 Januari 2014<br />
DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG,<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
ROBERT PAKPAHAN}}
</center><noinclude></noinclude>
fm0o95mg5drm4im25r1d8lynp8oob61
304665
304609
2026-07-17T09:30:24Z
Alicya-
21994
304665
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{smaller|KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA}}<br>-2-}}
{|
|-valign="top"
||
||
||{{ol|list_style_type=lower-alpha|start=2|</noinclude>indikator sekunder, yaitu penurunan kepemilikan asing atas Surat Berharga Negara, penurunan IHSG, dan pelemahan kurs Rupiah terhadap US Dollar.}}
|}
{|
|-valign="top"
||KETIGA||:||Mekanisme perhitungan indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA, ditetapkan dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KEEMPAT||:||Batas indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara yang digunakan sebagai acuan rekomendasi awal penetapan level kondisi pasar Surat Berharga Negara dalam protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KELIMA||:||Pencabutan level kondisi pasar Surat Surat Berharga Negara didasarkan pada indikator pencabutan dan mempertimbangkan data/informasi keuangan dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Dealer Utama, analis dan/atau para pelaku pasar lainnya.
|-valign="top"
||KEENAM||:||Indikator pencabutan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KELIMA sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KETUJUH||:||Pada saat Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku, Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor KEP-3/PU/2012 tentang Indeks Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
|-valign="top"
||KEDELAPAN||:||Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
|}
<center>
{{UU/TTD-1|isi=Ditetapkan di Jakarta<br />
pada tanggal 28 Januari 2014<br />
DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG,<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
ROBERT PAKPAHAN}}
</center><noinclude></noinclude>
t5iq99ol56upc9sy3tktuysldkycsc3
304667
304665
2026-07-17T09:32:18Z
Alicya-
21994
304667
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{smaller|KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA}}<br>-2-}}
{|
|-valign="top"
||
||
||{{ol|list_style_type=lower-alpha|start=2</noinclude>|indikator sekunder, yaitu penurunan kepemilikan asing atas Surat Berharga Negara, penurunan IHSG, dan pelemahan kurs Rupiah terhadap US Dollar.}}
|}
{|
|-valign="top"
||KETIGA||:||Mekanisme perhitungan indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA, ditetapkan dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KEEMPAT||:||Batas indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara yang digunakan sebagai acuan rekomendasi awal penetapan level kondisi pasar Surat Berharga Negara dalam protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KELIMA||:||Pencabutan level kondisi pasar Surat Surat Berharga Negara didasarkan pada indikator pencabutan dan mempertimbangkan data/informasi keuangan dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Dealer Utama, analis dan/atau para pelaku pasar lainnya.
|-valign="top"
||KEENAM||:||Indikator pencabutan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KELIMA sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KETUJUH||:||Pada saat Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku, Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor KEP-3/PU/2012 tentang Indeks Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
|-valign="top"
||KEDELAPAN||:||Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
|}
<center>
{{UU/TTD-1|isi=Ditetapkan di Jakarta<br />
pada tanggal 28 Januari 2014<br />
DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG,<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
ROBERT PAKPAHAN}}
</center><noinclude></noinclude>
mpxzt6c36e35y819pp2jhjzojvetsba
304668
304667
2026-07-17T09:32:46Z
Alicya-
21994
304668
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{smaller|KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA}}<br>-2-}}
{|
|-valign="top"
||
||
||</noinclude>{{ol|list_style_type=lower-alpha|start=2|indikator sekunder, yaitu penurunan kepemilikan asing atas Surat Berharga Negara, penurunan IHSG, dan pelemahan kurs Rupiah terhadap US Dollar.}}
|}
{|
|-valign="top"
||KETIGA||:||Mekanisme perhitungan indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA, ditetapkan dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KEEMPAT||:||Batas indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara yang digunakan sebagai acuan rekomendasi awal penetapan level kondisi pasar Surat Berharga Negara dalam protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KELIMA||:||Pencabutan level kondisi pasar Surat Surat Berharga Negara didasarkan pada indikator pencabutan dan mempertimbangkan data/informasi keuangan dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Dealer Utama, analis dan/atau para pelaku pasar lainnya.
|-valign="top"
||KEENAM||:||Indikator pencabutan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KELIMA sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
|-valign="top"
||KETUJUH||:||Pada saat Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku, Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor KEP-3/PU/2012 tentang Indeks Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
|-valign="top"
||KEDELAPAN||:||Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
|}
<center>
{{UU/TTD-1|isi=Ditetapkan di Jakarta<br />
pada tanggal 28 Januari 2014<br />
DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG,<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
ROBERT PAKPAHAN}}
</center><noinclude></noinclude>
fm0o95mg5drm4im25r1d8lynp8oob61
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/223
104
108834
304611
2026-07-17T08:08:55Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304611
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||— 4153 —}}</noinclude>ngoempet moesti lantas kaloear dengen berbareng boeat tangkep padanja."
Jo Leng lantas atoer apa jang perloe. Sasoeda-nja beres, ia sigra naek kombali ka atas kota, dan bri prenta pada pengawal pintoe:
Djika jang dateng itoe betoel ada soldadoe dari An Teng, boekalah pintoe biar laorang masoek!"
Sigra djoega pintoe kota soeda dipentang, Kwan Hin bersama Tjhoei Liang djalan di depan diľkoet oleh Thio Pauw masoek ka dalem.
Itoe waktoe Jo Leng ada berdiri di samping pintoe boeat samboet datengnja marika itoe.
Tempo Kwan Hin dapet liat pada Jo Leng ia lantas lombai Tjhoei Liang jang bermoela ada djalan berendeng dengen ianja, laloe hampirken itoe Thaij-sioè jang berdiri di samping pintoe. Koetika soeda dateng berdeket, Kwan Hin lantas angkat goloknja, dan satelah ini sendjata berkelebat seperti kilat, kapalanja Jo Leng lantas terpental djato di tana.
Itoelah ada Khong Beng poenja pesenan, jang Kwan Hin trima tempo maoe berangkat.
Tjhoei Liang jang menjaksiken itoe perkara, dengen sanget katakoetan ia lantas bedal koedanja boeat lari ka dalem kota.
Tetapi baroe ia naek di djembatan gantoeng, di sitoe ia ketemoe Thio Pauw, jang menjentak pada-nja begini:
Hei, boeaja! kau djangan lari! Apa kau kira<noinclude></noinclude>
sp2nk2f5socdri21ktukt4zxy4v5qsj
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/222
104
108835
304613
2026-07-17T08:09:29Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304613
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||— 4152 —}}</noinclude>Lebi doeloe dari ini djawaban Tjhoei Liang telah lepas satoe anak pana jang ditjantoemin sapoetjoek soerat resia ka atas kota.
Boenjinja soerat itoe:
Sekarang lebi doeloe Tjoe-Kat Liang kirim doea panglima boeat semboeni di dalem kota dengen maksoed hendak menjerang dari doea moeka, jaltoe loear dan dalem. Djangan bikin gerakan apa-apa jang boleh membikin orang djadi kaget, kerna dikwatir tipoe kita boleh mendjadi gagal. Toenggoe, kaloe laorang soeda masoek di kantoor, baroelah boenoe padanja."
Jo Leng lantas bawa sperat itoe pada He-Houw Bou dan bri taoe kadatengannja itoe barisan jang lagi menoenggoe di loear kota.
He-Houw Bou lantas batja itoe, kamoedian la
berkata:
Sekarang njata sekali Tjoe-Kat Liang soeda kena kita djebak dengen ini tipoe, dari itoe baek kau lantas semboeniken kira-kira saratoes algodjo di dalem kantoor. Sebentar, djikaloe itoe doea panglima jang ikoet Tjhoel Thaijsoe soeda sampe di kantoor dan soeda toeroen dari koedanja, kau lantas soeroe toetoepken pintoe dan boenoe pada-nja. Kamoedian kau lantas njalaken api di atas kota boeat pantjing pada Tjoe-Kat, Liang dan djika Ini orang soeda masoek, itoe soldadoe jang me-<noinclude></noinclude>
d3o41ibra8yzeghp0bjn47rskepgip6
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/221
104
108836
304614
2026-07-17T08:10:06Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304614
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||— 4151 —}}</noinclude>Lebi doeloe dari ini djawaban Tjhoei Liang telah lepas satoe anak pana jang ditjantoemin sapoetjoek soerat resia ka atas kota.
Boenjinja soerat itoe:
Sekarang lebi doeloe Tjoe-Kat Liang kirim doea panglima boeat semboeni di dalem kota dengen maksoed hendak menjerang dari doea moeka, jaltoe loear dan dalem. Djangan bikin gerakan apa-apa jang boleh membikin orang djadi kaget, kerna dikwatir tipoe kita boleh mendjadi gagal. Toenggoe, kaloe laorang soeda masoek di kantoor, baroelah boenoe padanja."
Jo Leng lantas bawa sperat itoe pada He-Houw Bou dan bri taoe kadatengannja itoe barisan jang lagi menoenggoe di loear kota.
He-Houw Bou lantas batja itoe, kamoedian la
berkata:
Sekarang njata sekali Tjoe-Kat Liang soeda kena kita djebak dengen ini tipoe, dari itoe baek kau lantas semboeniken kira-kira saratoes algodjo di dalem kantoor. Sebentar, djikaloe itoe doea panglima jang ikoet Tjhoel Thaijsoe soeda sampe di kantoor dan soeda toeroen dari koedanja, kau lantas soeroe toetoepken pintoe dan boenoe pada-nja. Kamoedian kau lantas njalaken api di atas kota boeat pantjing pada Tjoe-Kat, Liang dan djika Ini orang soeda masoek, itoe soldadoe jang me-<noinclude></noinclude>
n97nbkxj5xdchwufdh9bxceb4waosjn
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/229
104
108837
304616
2026-07-17T08:15:49Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304616
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||— 4159 —}}</noinclude>Sekarang Ma Tjoen tida bisa tinggal diam lebi lama lagi. Tapi salagi ia hendak geraken balaten-tara, tiba-tiba satoe orang masoek katemoeken padanja dengen berkata:
Thaijsioe hendak geraken angkatan perang? Kaloe begitoe, njatalah Thaijsioe kena ditipoe oleh Tjoe-Kat Liang!"
Semoea orang jang ada di sitoe lantas menengok, dan dapet liat orang jang berkata begitoe, jalah Kiang Wie.
Kiang Wie itoe terlahir di tana Kie, bilangan kota Thian Soei, ia poenja alias diseboet Pek Jak. Ajahnja bersama Keng, doeloe perna djabat pang-kat Kong-Tjo di kota Thian Soei, djabatan mana la pangkoe sampe ia menoetoep mata, tatkala bangsa Kiang terbitken pembrontakän.
Sadari ketjil Kiang Wie soeda fahamken berbagi-bagi kitab jang berfaedah, hingga sekarang ini ia djadi amat pande bersilat dan mengarti baek aken ilmoe mengatoer balatentara.
Pada iboenja, ia senantiasa oendjoek kabaktian, dan lantaran ini ia djadi terindah oleh segala orang di itoe kota.
Kamoedian ia djabat pangkat Tiong Long Tjiang di itoe kota serta oeroes kaperloean balatentara jang ada di bawa prentanja.
„Menoeroet warta jang paling blakang," kata poela Klang Wie sambil mendeketin pada Ma Tjoen:<noinclude></noinclude>
g5ufexiqxdy5n093pcmdpp01n5njv89
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/228
104
108838
304617
2026-07-17T08:16:27Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304617
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||— 4158 —}}</noinclude>wasin terdjadinja itoe katjilakaän. Sebab begitoe, mengapatah Thaijsioe tida lantas geraken sabrapa adanja balatentara di ini kota boeat toeloeng itoe Hoema?'
Ma Tjoen merasa sangsi boeat poetoesken itoe perkara jang la hendak timbang lebi djaoe. Tapi sedeng ia lagi pikirken ini perkara, tiba tiba orang dateng kabarken, Pwe Sie, ponggawa perang jang dipertjaja betoel oleh He-Houw Bou, telah sampe di loear kota.
Soeroe ia masoek!" kata Ma Tjoen pada orar g jang bawa itoe kabar.
Sabentar lagi Pwe Sie palsoe soeda ada di ha-depannja.
Sambil seraken soerat katerangan, itoe ponggawa tetiron bri tave pad Ma Tjoen, begimana ia poe-nja Touwtok perloe sekali moesti lekas dapet toe-loengan dari doea kota, An Teng dan Thian Soel, sebab begitoe, la harep dengen sigra Ma Tjoen nanti lantas kirim bala bantoean.
Saäbisnja kata begitoe, ia lantas berlaloe dengen bikin tingkanja seperti djoega orang jang sanget tida sempet.
Pada hari esoknja ada lagi laen djoeroe kabar jang dateng di itoe kota. Ini djoeroe-kabar bri taoe, soldadoe dari An Teng soeda berangkat, lan-taran apa ia minta Ma Tjoen lekas madjoeken ba-latentara boeat berkoempoel dengen itoe barisan jang telah berangkat lebi doeloe.<noinclude></noinclude>
ehdnqiv6er2pr03zo05o9lvkn4b9cd0
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/227
104
108839
304618
2026-07-17T08:17:01Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304618
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||— 4157 —}}</noinclude>akoe soeroe menjamar dindi Pwe Sie, atawa pong-gawa Goei, boeat pantjing Tjhoei Liang, jaltoelah orang kapertjajaänkoe, soeda ada kabarnja; tapi heran sekali, mengapa itoe orang jang laen, jang akoe soeroe pantjing Thaijsioe di Thian Soei, sampe sekarang blon balik kombali? Inilah akoe tida boleh tingga diam, hanja sekarang djoega akoe moesti goenaken ini tempo jang baek boeat serang kota 'erseboet."
Sebab inget begitoe, Khong Beng lantas tetep-ken Gouw le mendjaga kota Lam An, Lauw Jam mendjaga kota An Teng, samentara balatentara jang ada di bawa prentanja Goel Jan disoeroe ka-loear boeat gantiken laen balatentara pergi me-njerang kota Thian Soel.
Thaijsioe di ini kota ternama Ma Tjoen.
Tatkala mendenger kabar He-Houw Bou terke-poeng di Lam An, jaitoe di masa ini kota blon terpoek el petja, Ma Tjoen lantas berempoek de-ngen laen-laen ponggawa jang bekerdja sama-sama di kota Thian Soei, antara mana ada Kong-Tjo Nio Sie, Tji-Phouw In Siang dan Tji Kie Nio Kian.
Orang-orang jang diadjak berempoek itoe kata:
Ibarat poehoen, adalah He-Houw Hoema itoe se-bagi poehoen jang tjabangnjt emas dan daonnja Giok. Maka kaloe dia itoe sampe dapet bintjana apa-apa, nistjaja kita-orang tida bisa terloepoet dari hoekoeman jang berales dengen toedoehan:
bahoea kita soeda tinggal doedoek diam menga-<noinclude></noinclude>
4qfng682m7w5uns27jo0unzuwc7gf80
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/226
104
108840
304620
2026-07-17T08:17:44Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304620
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||— 4156 —}}</noinclude>tetep, akoe sengadja soeroe Kwan Hin dan Thio Pauw ikoet padanja. Saändenja ia tida berniat tjoe-rang, soeda tentoe ia tida kasi itoe doea djedjaka ikoet, tapi kaloe itoe waktoe dengen girang la soeda lantas loeloesken akoe poenja permintaän, Itoelah sebab ia kwatir, djika ia menampik, akoe nanti djadi tjoeriga. la pikir, sasoedanja masoek ka dalem kota ia baroe boenoe itoe doea djedjaka poen blon kasep. Dan laen dari begitoe, la ada irget djoega, kaloe lebi doeloe akoe soeda taro orang kapertjajaän di sana, kamoedian kita poenja balatentara boleh masoek ka itoe kota dengen tida takoet-takoet lagi, lantaran apa la poenja tipoe nanti berhasil bagoes, tapi la tida taoe dengen diam-diam akoe telah pesen itoe doea djedjaka, djangan sampe masoek, hanja di wates pintoe kota, izorang soeda boleh boenoe padanja, sedeng di dalem kota tentoe blon ada dibikin persediaän apa-apa. Kamoedian, dengen tida siasiaken tempo lagi, akoe poenja barisan lantas toeroet masoek ka dalem toe kota, dan inilah namanja: bekerdja di loear moesoe poenja doegaän."
Orang-orang jang denger inl fjerita, tida ada satoe jang tida poedji kapandeannja itoe orang berilmoe.
„Tapi ini perkara ada bikin akoe djadi sedikit bimbang," begitoelah sasoeda berdiam bebrapa saät itoe ferdana mantri berkata poela: orang, jang<noinclude></noinclude>
ph7e68itzouwe68xta8tyt76j7s08ya
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/225
104
108841
304621
2026-07-17T08:18:28Z
Lemonwithices
26124
/* Telah diuji baca */
304621
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Lemonwithices" />{{rh||— 4155 —}}</noinclude>Berselang satenga djam, Khong Beng soeda ma-soek di kota Lam An, boeat bikin tetep pikirannja sekalian soldadoe dan pendoedoek negri di itoe kota.
Kamoedian baroe'ah sekalian ponggawa perang melerot-lerot masoek ka dalem kota, dimana masing-masing kasi oendjoek pahalanja pada itoe ferdana mantri.
Dengen titanja Khong Beng. He-Houw Bou lan-tas dikasi masoek ka dalem karangkeng persakitan, tapi soeda tentoe itoe Hoema jang kenjang dipalé seperti emas, ada merasa koerang senang aken tinggal dalem ini koeroengan.
Sabentar lagi Teng Tji dateng pada itoe ferdana mantri, dan menanja: „Sinsiang, begimanatah kau bisa dapet taoe, Tjhoei Liang ada berdjoesta da-lem ini perkara?"
„Kerna akoe taoe ia tida ada ingetan boeat mena-loek," menjaoet itoe ferdana mantri: „Tapi sedeng akoe taoe itoe, akoe tida maoe lantas boenoe padanja, malah akoe sengadja soeroe ia masoek ka itee kota, sebab akoe doega, djikaloe ia ketemoe pada He-Houw Bou, tentoe dļoega ia nanti tjerita teroes-terang apa jang lebi doeloe akoe telah bitjaraken padanja, dan achir-achir ia nanti dapet ingetan boeat balikin itoe tipoe pada kita-orang. Tempo ia dateng kombali, satelah meliat la poenja gera-kan, akoe poen lantas dapet taoe jang ia ada ber-djoesta, tapi boeat bikin soepaja hatinja djadi lebi<noinclude></noinclude>
rqvdzwlecbbd48xto5iqi66fve3r57s
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/460
104
108842
304634
2026-07-17T08:57:16Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4378 — barisan besar. Den gen begini, nistjaja TjoeKat Liang bisa dapet ditawan. „Kiang Wie oendjoek ini djalan boelcan sekail ada dengen maksoed ingin dapet pahala atawa boeat bales boedinja negri, tapi sabetoelnja ada boeat teboes itoe kadosaän jang doeloe. Maka kaloe ini djalan beroentoeng bisaditoeroet, Kiang Wie harep Touwtok lekas kirim laen prenta." Demikianlah boenjinja itoe soerat jang membikin Tjc Tjin djadi girang sekali. „Kaloe be...
304634
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4378 —
barisan besar. Den gen begini, nistjaja TjoeKat Liang bisa dapet ditawan.
„Kiang Wie oendjoek ini djalan boelcan sekail
ada dengen maksoed ingin dapet pahala atawa
boeat bales boedinja negri, tapi sabetoelnja
ada boeat teboes itoe kadosaän jang doeloe.
Maka kaloe ini djalan beroentoeng bisaditoeroet, Kiang Wie harep Touwtok lekas kirim
laen prenta."
Demikianlah boenjinja itoe soerat jang membikin
Tjc Tjin djadi girang sekali.
„Kaloe begini, niatalah Allah ada menoendjang
boeat akoe dapetken ini pahala," kata itoe Touwtok»
jang lantas djoega briken banjak gandjaran pada
itoe orang soeroehan serta prenta orang ini kabarken pada Kiang wie, bahoea pada waktoe jang
ditentoeken ia nanti dateng berkoempoel.
Tempo itoe soeroehan soeda betlaloe, ia lantas
silaken Hoei Jauw dateng berempoek.
„Sekarang," kata ia pada itoe pembantoe; „de
ngen djalan resia Kiang Wie telah sampeken sapoetjoek soerat
boeat minta akoe lakoeken ini
perkara." Ia lantas toetoerken apa jang ada terseboet di dalem soerat
„Tapi akoe kwatir," kata Hoei Jauw: „ada laen
tipoe jang tergengem di dalem ifoe perkara. Sebab,
sebagimana Touwtok taoe, Khong Beng ada mempoenjai banjakakal, samentara Kiang Wie djoegaada<noinclude></noinclude>
2j9t6pb042d1lfsbufxkk5kgmz781bh
304655
304634
2026-07-17T09:02:58Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304655
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4378 —}}</noinclude>:: barisan besar. Den gen begini, nistjaja TjoeKat Liang bisa dapet ditawan. „Kiang Wie oendjoek ini djalan boekan sekali ada dengen maksoed ingin dapet pahala atawa boeat bales boedinja negri, tapi sabetoelnja ada boeat teboes itoe kadosaän jang doeloe. Maka kaloe ini djalan beroentoeng bisaditoeroet, Kiang Wie harep Touwtok lekas kirim
laen prenta."
Demikianlah boenjinja itoe soerat jang membikin Tjo Tjin djadi girang sekali.
„Kaloe begini, niatalah Allah ada menoendjang boeat akoe dapetken ini pahala," kata itoe Touwtok, jang lantas djoega briken banjak gandjaran pada itoe orang soeroehan serta prenta orang ini kabarken pada Kiang wie, bahoea pada waktoe jang ditentoeken ia nanti dateng berkoempoel.
Tempo itoe soeroehan soeda betlaloe, ia lantas silaken Hoei Jauw dateng berempoek.
„Sekarang," kata ia pada itoe pembantoe; „dengen djalan resia Kiang Wie telah sampeken sapoetjoek soerat boeat minta akoe lakoeken ini perkara." Ia lantas toetoerken apa jang ada terseboet di dalem soerat
„Tapi akoe kwatir," kata Hoei Jauw: „ada laen tipoe jang tergengem di dalem ifoe perkara. Sebab, sebagimana Touwtok taoe, Khong Beng ada mempoenjai banjakakal, samentara Kiang Wie djoega ada<noinclude></noinclude>
5i0702morub3b9pwbxq13znadx98dgi
304656
304655
2026-07-17T09:03:17Z
Ammachemist
27288
304656
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4378 —}}</noinclude>:: barisan besar. Den gen begini, nistjaja TjoeKat Liang bisa dapet ditawan. „Kiang Wie oendjoek ini djalan boekan sekali ada dengen maksoed ingin dapet pahala atawa boeat bales boedinja negri, tapi sabetoelnja ada boeat teboes itoe kadosaän jang doeloe. Maka kaloe ini djalan beroentoeng bisaditoeroet, Kiang Wie harep Touwtok lekas kirim laen prenta."
Demikianlah boenjinja itoe soerat jang membikin Tjo Tjin djadi girang sekali.
„Kaloe begini, niatalah Allah ada menoendjang boeat akoe dapetken ini pahala," kata itoe Touwtok, jang lantas djoega briken banjak gandjaran pada itoe orang soeroehan serta prenta orang ini kabarken pada Kiang wie, bahoea pada waktoe jang ditentoeken ia nanti dateng berkoempoel.
Tempo itoe soeroehan soeda betlaloe, ia lantas silaken Hoei Jauw dateng berempoek.
„Sekarang," kata ia pada itoe pembantoe; „dengen djalan resia Kiang Wie telah sampeken sapoetjoek soerat boeat minta akoe lakoeken ini perkara." Ia lantas toetoerken apa jang ada terseboet di dalem soerat
„Tapi akoe kwatir," kata Hoei Jauw: „ada laen tipoe jang tergengem di dalem ifoe perkara. Sebab, sebagimana Touwtok taoe, Khong Beng ada mempoenjai banjakakal, samentara Kiang Wie djoega ada<noinclude></noinclude>
p6deb6i07jzd5g4wqnl3s1nlpw5ixaj
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/461
104
108843
304635
2026-07-17T08:57:20Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4379 — tjerdik sekail, maka siapatah bisa taoe, kaloe ifoe perkara boekan Tjoe-Kat Liang jang soeroe atoer." „Tapi toch doeloe sabenernja ia ada bekerdja pada pamerenta Goei," kata poela Tjo Tjin: „Sebagimana soeda dibilang, ia menaioek pada moesoe sebab kapaksa, maka boeat apa kau menaro tjoeriga sampe begitoe?" „Maski begimana djoega." meniaoet Hoeijauw: „akoe kira Touwtok tida boleli kaloearsembarangan, hanja lebi baek tinggal mendjaga sad...
304635
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4379 —
tjerdik sekail, maka siapatah bisa taoe, kaloe ifoe
perkara boekan Tjoe-Kat Liang jang soeroe atoer."
„Tapi toch doeloe sabenernja ia ada bekerdja
pada pamerenta Goei," kata poela Tjo Tjin: „Sebagimana soeda dibilang, ia menaioek pada moesoe
sebab kapaksa, maka boeat apa kau menaro tjoeriga sampe begitoe?"
„Maski begimana djoega." meniaoet Hoeijauw:
„akoe kira Touwtok tida boleli kaloearsembarangan,
hanja lebi baek tinggal mendjaga sadja pasanggrahan sendiri. Tapi sebab Touwtok tentoe maoe
djoega ambil bagian di dalem itoe perkara, maka
biarlah
akoe sendiri wakilken Touwtok poenja
pakerdjaän boeat samboet pada Kiang Wie. Djikaloe dalem ini perdjalanan akoe beroentoeng bisa
dapet pahala, pahala itoe nanti d jadi Touwtok
Poenja semoea; sabaliknja kaloe apa latjoer, sebagimana akoe doega, bener-bener moesoe ada atoer
Hpoe, itoe poen akoe nanti tangkis sendiri."
Tentoe sadja Tjo Tjin tiada bikin kaber^tan
apa-apa atas itoe perkara jang boleh datengken
kaoentoengan
pada
diri sendiri.
Maka dengen
merasa girang ia lantas seraken lima laksa bala
tentara pada Hoei Jauw, jang sigra djoega bawa
'toe barisan menoedjoe ka djalanan Sia Kok.
Tempo soeda berdjalan sedikit djaoe, Hoei Jauw
antas toenda barisannja di soeatoe tempat, laloe
Prenta bebrapa orang pergi tjari taoe kaädaän
nioesoe.<noinclude></noinclude>
324fobb8zdumvfqpr3e2p6jt53qi0cg
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/462
104
108844
304636
2026-07-17T08:57:25Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 4380 — Dl waktoe lohor itoe orang lang pergi serepin kabar telah balik kombali, dan bri taoe. jang moesoe telah mendatengin dari djalanan Sla Kok. Hoei Jauw lantas boeroe-boeroe titaken balatentaranja madioe boeat bertempoer pada moesoe, tapi ini perkara tida sampe kadjadian, sebab sate lah iaorang soeda dateng berdeket, dengen tida serang menjerang lagi, soldadoe Slok lantas moendoer kombali. Hoei Jauw dan balatentaranja mengedjer teroes, d...
304636
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>- 4380 —
Dl waktoe lohor itoe orang lang pergi serepin
kabar telah balik kombali, dan bri taoe. jang moesoe telah mendatengin dari djalanan Sla Kok.
Hoei Jauw lantas boeroe-boeroe titaken balatentaranja madioe boeat bertempoer pada moesoe,
tapi ini perkara tida sampe kadjadian, sebab sate
lah iaorang soeda dateng berdeket, dengen tida
serang menjerang lagi, soldadoe Slok lantas moendoer kombali.
Hoei Jauw dan balatentaranja mengedjer teroes,
dan koetika sampe di soeatoe tempat, di sitoe ia
orang liat moesoe jang dikedjer itoe balik konbali.
Satoe paperangan heibat kaliatan bakal terdjadi,
maka sigra djoega Hoei Jauw atoer balatentara
nja dan bersedia boeat serang -menjerang.
Tapi lagi-lagi ini perkara mendjadi gagal,sebab
baroe sad j a ia bergerak maoe menerdjang, dengen
mendadak moesoe telah moendoer kombali.
Ini lelakon aneh moesoe oelangken sampe tiga
kali dengen tida kataoean apa maksoednja.
Satoe hari dan satoe malem soeda berlaloe de
ngen pertjoema
Tapi dalem itoe sapandjang waktoe soldadoe Goei
tida brani mengaso, sebab iaorang kwatir moesoe
nanti dateng menjarang dengen terkoenjoeng-koenjoeng.
Sampe tengahari tida kadjadian perkara apa-apa.
Tapi di waktoe lohor, baroe iaoraag toenda per-<noinclude></noinclude>
p59wxym9qupdys4345i4oeqmcrwspr4
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/463
104
108845
304637
2026-07-17T08:57:30Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 4381 - djalanannja dl soeatoe tempat dan maoe masak nasi lantas djoegaswarasoeraVjang diiring dengen swara tetaboean perang telah terbit di Ifoeliling tempat, dan sebentar lagi segala tegalan sampe di goenoeng-goenoeng soeda penoe dengen soldadoe Siolc iang mendatengin sebagi semoet. Saitoempoelan bendera jang diatoer sebagi plntoe ada kaliatan pada itoe barisan. Tida lama poela satoe kreta beroda ampat kaloear dari itoe koempoelan bendera, d...
304637
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>- 4381 -
djalanannja dl soeatoe tempat dan maoe masak
nasi lantas djoegaswarasoeraVjang diiring dengen
swara tetaboean perang telah terbit di Ifoeliling
tempat, dan sebentar lagi segala tegalan sampe di
goenoeng-goenoeng soeda penoe dengen soldadoe
Siolc iang mendatengin sebagi semoet.
Saitoempoelan bendera jang diatoer sebagi plntoe ada kaliatan pada itoe barisan.
Tida lama poela satoe kreta beroda ampat kaloear dari itoe koempoelan bendera, dalem mana
ada doedoek Khong Beng, jang lantas minta bifjara
pada djendral jang mengapaiaken barisan moesoe.
Hoel Jauw triraa itoe oendangan, dan lantas madjoeken koedanja ka depan barisan sendiri.
Ia merasa girang di dalem hati, oleh kerna me
liat Khong Beng sendiri ada pada itoe barisan.
Maka ia lantas berbalik dan memesen pada orangorangnja begini:
„Saändenja moesoe mengoeroek pada kita-orang,
kau sekalian moesti lantas moendoerken ini bari
san; dan baroelah balik menjarang pada marika
itoe, djikaloe kau liat di blakang itoe goenoeng ada
terbit kabakaran, jiitoe tanda alamat dari barisan
iang nanti menoeloeng pada kita-orang."
Saäbisnja memesen begitoe, Hoei Jauw lantas
madjoe lebi d|aoe dan menegor pada Khong Beng
<lengen swara keras:
»Kau toch bekas d j adi kita poenja petjoendang,<noinclude></noinclude>
e77l2e8gqay261gd5wyed6j6151bx5w
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/464
104
108846
304638
2026-07-17T08:58:01Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4382 — dan mengapakah sekarang kau krani dateng kombali?" „Itoe kau tida oesa perdoeli," menjaoet Khong Beng; „hanja panggillah Tjo Tj n, pada siapa akoe hendak bitjara." „Kau kliroe, sobat," kataHoei Jangdengenswara mengihlna: „Moestall amat Tjo Touwtok. jang Ibarat poehoen emas berdaon Giok, nanti maoe ketemoeken kau, satoe pengchianat?" Itoe penjaoetan iang sanget koerang adjar telah membikin Khong Beng djadi begitoe goesar, hingga tiada t...
304638
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4382 —
dan mengapakah sekarang kau krani dateng kombali?"
„Itoe kau tida oesa perdoeli," menjaoet Khong
Beng; „hanja panggillah Tjo Tj n, pada siapa
akoe hendak bitjara."
„Kau kliroe, sobat," kataHoei Jangdengenswara
mengihlna: „Moestall amat Tjo Touwtok. jang
Ibarat poehoen emas berdaon Giok, nanti maoe
ketemoeken kau, satoe pengchianat?"
Itoe penjaoetan iang sanget koerang adjar telah
membikin Khong Beng djadi begitoe goesar, hingga
tiada tempo lagi ini ferdana mantri lantas membri
tanda dengen kipasnja pada balatentara sendiri,
soepala marika ini sigra menjerang moesoe.
Ma Tai] di kiri, Thio Gie di kanan, jang meliat
Itoe tanda, lantas midjoe menjerang moesoe de
ngen berbareng.
Soldadoe Goei lantas moendoer, pada sablonnja
melawan.
Koetika iaorang soeda moendoer kira-kira tiga
poeloe paal, bener-bener mariWa dapet meliat api
menjala di blakang barisan moesoe.
Hoei Jauw kira, itoelah ada tanda dari Kiang
Wie, sebagimana itoe panglima telah berdjandji
dalem soeratnja. Maka Hoei Jauw lantas kapalaken balatentaranja balik menjerang pada moesoe,
jang tangkis itoe penjerangan sembari moendoer.
Tatkala soeda mengedjer sampe di deket i»oe
api jang menjala berkobar-kobar, koenjoeng-koe-<noinclude></noinclude>
e5m7ffc3ydjz4vk2en8xkr55vgpv13q
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/465
104
108847
304639
2026-07-17T08:58:05Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4383 — njoeng Hoe! Jauw jang madjoe di depan dengen golok melintang dapet denger swara tetaboean perang j9ng diiring dengen swara soerak katoear dari djalanan goenoeng, dan sablon ia bisa berboeat apa-apa, sigra djoega doea barisan jangdikapalaken oleh Kwan Hin di kiri dan oleh Thio Pauw di kanan telah kaloear dari itoe djalanan dan lantas menjerang pada balatentaranja dengen seroe sekali. Sedcng begitoe, moesoe jang berdiam di atas boekit me...
304639
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4383 —
njoeng Hoe! Jauw jang madjoe di depan dengen
golok melintang dapet denger swara tetaboean
perang j9ng diiring dengen swara soerak katoear
dari djalanan goenoeng, dan sablon ia bisa berboeat apa-apa, sigra djoega doea barisan jangdikapalaken oleh Kwan Hin di kiri dan oleh Thio
Pauw di kanan telah kaloear dari itoe djalanan
dan lantas menjerang pada balatentaranja dengen
seroe sekali.
Sedcng begitoe, moesoe jang berdiam di atas
boekit melepaskan lagi batoe dan anak-pana sebagi
oedjan metnbikin soldadoe Goei dapet karoesakan
besar sekali.
Sabegitoe djaoe baroelah Hoei Jauw mendoesin
iang dirinja soeda terdjebak ka dalem tipoenla moesoe.
Ia lantas moendoer dan lari bersama
balatentaranja ka soeatoe djalanan goenoeng boeat
nienjingkir dari itoe bahaja.
Itoe waktoe sold idoe Goei semoea soeda djadi
lela sekali, maka tidalah heran, tempo dikedjer
oleh Kwan Hin poenja barisan jang tenaganja masi
koempoel, lantas djoega iaorang mendjadi kalang
kaboet. jang satoe menoebroek dan mengindjek pada
jang laen, hingga antaranja ada banjak jang mati
tcrtjeboer di dalem djoerang dan soeloeran-soeloeran aer jang da'em, sedeng jang mati lantaran
terindjek-indjek poen tida kataoean brapa banjaknja.
Hoei J uw lari semingkin keras, achir achir ia
sampe di soeatoe tandjakan goenoeng.<noinclude></noinclude>
1oips6n5g25sg5lijwcmrgmocraubm7
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/466
104
108848
304640
2026-07-17T08:58:08Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4384 — Di sitoe dengen terkedjoet Ja ketemoe satoe ba risan jtng dikapalaken oleli Kiang Wie. Hoel Jauw djadi goesar sekali, kerna inget, begimana dirinja soeda kena ditipoe oleli itoe pang lima. Maka ia lantas menjatji pada Kiang Wie: „O, begal pendjoesta besar, sajang siekali akoe soeda kena terdjebak ka dalem kau poenja tipoe ]ang amat kedjil" Kiang Wie menjaoet sambil tertawa: „Haha, 4 ' sobat, sabenernja akoe maoe djebak Tjo Tjin, ta...
304640
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4384 —
Di sitoe dengen terkedjoet Ja ketemoe satoe ba
risan jtng dikapalaken oleli Kiang Wie.
Hoel Jauw djadi goesar sekali, kerna inget, begimana dirinja soeda kena ditipoe oleli itoe pang
lima. Maka ia lantas menjatji pada Kiang Wie:
„O, begal pendjoesta besar, sajang siekali akoe
soeda kena terdjebak ka dalem kau poenja tipoe
]ang amat kedjil"
Kiang Wie menjaoet sambil tertawa: „Haha,
4
'
sobat, sabenernja akoe maoe djebak Tjo Tjin, tapi
apa akoe bisa berboeat, kaloe sekarang kasalahan
aken kena djebak kau poenja diri. Lantaran begitoe, lekaslah kau toeroen dari koedamoe dan
menaioek pada kita-orang."
Hoei Jauw boekan toeroet itoe prenta, tapi lantas
^
sadja petjoet koedanja lari menoedjoe ka soeatoe
djalanan goenoeng.
Tapi baroe sadja ia sampe di moeloet itoe dja
lanan, sigra djoega ia dapet liat api menjala berkobat-kobar,
lantaran
mana
kapaksa ia lantas
oeroengken niatannja.
Moendoer kombali, itoelaii tida bisa; sebab moesoe jang mengedjer padanja soeda dateng mendesek.
»
Menaioek pada moesoe, djoega ia tida maoe, ken
dati poen sekarang ia soeda „mati djalan"; sebab de
mikian lantas sadja ia ambil djalan jang pendek, jaitoe
menjaboet pedang dan menggorok pada leher sendiri.
Balatentaranja lang masi katinggalan sadjoembla
ketjil semoea lantas menaioek pada fihak Sick,<noinclude></noinclude>
mtokxbbxvo3w3q5oato9rdofgzmrxhl
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/467
104
108849
304641
2026-07-17T08:58:12Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 4385 — begitoe lekas îaorang Hat Hoei Jauw tarik napasnia jang pengabisan. Kamenangan besar jang terdapet dalem ini paperangan, roepa-roepanja orang telah sampeken pada Khong Beng, maka di waktoe tenga malem ini ter tiana mantri lantas madjoeken balatentaranja teroes ka goenoeng Kie San, dimana ia berdiriken pasanggrahannja, Tida lama poela, sekalian balatentara Siok fang baroe abis bertaroeng pada moesoe djoega felah sampe di itoe tempat da...
304641
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>- 4385 —
begitoe lekas îaorang Hat Hoei Jauw tarik napasnia jang pengabisan.
Kamenangan besar jang terdapet dalem ini paperangan, roepa-roepanja orang telah sampeken pada
Khong Beng, maka di waktoe tenga malem ini ter
tiana mantri lantas madjoeken balatentaranja teroes
ka goenoeng Kie San, dimana ia berdiriken pasanggrahannja,
Tida lama poela, sekalian balatentara Siok fang
baroe abis bertaroeng pada moesoe djoega felah
sampe di itoe tempat dan berkoempoel di pasanggrahannja itoe panglima besar.
Di sitoe Khong Beng briken gandjaran pada
Kiang Wie, jang dapet pahala paling besar dalem
'toe paperangan jang telah dimaloemken.
Kiang Wie kala, ia merasa njesel sekali, dengen
tipoe begitoe ia tida dapet boenoe pada TjoTjin.
»Ja, sasoenggoenja djoega sajang sekali," kata
•^hong Beng dengen mengela napas: „kerna, sedeng
maksoednja tipoe ada besar, tapi achirnja soeda
terpake boeat perkara ketjil."
Tapi maski begimana poen, itoe kamenangan
^entoe ada dateng djoega tasa girang pada itoe
berdana mantri, berbeda djaoe dengen Tjo Tjin
lang moestl dapet rasa jang sabaliknja berhoeboeng
''engen itoe perkara.
Ini Touwtok boekan sadja ada merasa doeka
atas binasanja ia poenja soldadoe jang boekan
® 'Wt, tapi ada dapet djoega rasa menjesel, lan-<noinclude></noinclude>
amt151xtyrztblzuvgc97pfl8poghmr
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/468
104
108850
304642
2026-07-17T08:58:15Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 43«6 - taran Hoei Jauw, saorang jang bersetia betoel padania, soeda toeroet binasa dalem itoe paperangan. Maka tempo ia trima itoe Isabar jang mendoekaken bati,lantas djoega i a sllaken Kwee Hoaij daleng berempoek, boeat bitjaraken tjara begimana ia moesti moendoerken moesoe. Tida satoe daia, baek Ia sendiri, baek poen itoe pembantoe, bisa oendjoek, laen dari pada sampeken permoehoenan pada Tjo Djwe boeat minta dikirim bala ban toean. Begit...
304642
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>- 43«6 -
taran Hoei Jauw, saorang jang bersetia betoel padania, soeda toeroet binasa dalem itoe paperangan.
Maka tempo ia trima itoe Isabar jang mendoekaken bati,lantas djoega i a sllaken Kwee Hoaij daleng
berempoek,
boeat bitjaraken tjara begimana ia
moesti moendoerken moesoe.
Tida satoe daia, baek Ia sendiri, baek poen itoe
pembantoe, bisa oendjoek, laen dari pada sampeken
permoehoenan pada Tjo Djwe boeat minta dikirim
bala ban toean.
Begitoelah, di waktoe tenga malem Soen Lee dan
Sin Pie lantas berangkat ka kota Radja dengen
membawa soerat permoehoenannja Tjo TjinDa'em soerat itoe ada ditoetoerk-n, begimana
balatentara Siok kombali telah madjoe ka goenoeng
Kie San, begimana dalem satoe paperangan Tjo
TJin telah ilang banlak soldadoe dan ilangdjoeea
pongeawa perang, dan achir-achir. begimana kaadaännja ini Touwtok sekarang telah djadibetbahaja sekal'.
Sebagimana bia^a saban kali trima kabar begitoe
Tlo Djwe djadi sanget terkedjoet, ini kali poen
demik'an. Ia lantas silaken Soe-Ma le dateng di
roewangan singgasana boeat bitiaraken itoe perkara.
Koetika orang iang dioendang itoe soeda ada
di hadeoan-ia, Tjo Djwe lantas berkata:
„Baroesan kami ada trima soerat iang mewartaken, dalem satoe paperangan iang dimaloemken<noinclude></noinclude>
mwwh5n9qnh69ksmpmfe33mxxypgb35v
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/469
104
108851
304643
2026-07-17T08:58:18Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4387 — pada moesoe, Tjo Tjin telah dapet karoesakan besar: Iaën dari balatentara, ada djoega ponggawa perang jang binasa dalem Itoe paperangan. Lebi djaoe ada dikabarken djoega, sekarang soldadoe Siok kombali telah kaloear di goenoeng Kie San, sebab begitoe, maka kami hendak menanja: apa Kheng ada sedia soeatoe daja Jang sampoerna boeat nioendoerken marika itoe!" „Ada," menjaoet Soe-Ma le, jang salamanja tida taoe kakoerangan akal: „Malah sat...
304643
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4387 —
pada moesoe, Tjo Tjin telah dapet karoesakan
besar: Iaën dari balatentara, ada djoega ponggawa
perang jang binasa dalem Itoe paperangan. Lebi
djaoe ada dikabarken djoega, sekarang soldadoe
Siok kombali telah kaloear di goenoeng Kie San,
sebab begitoe, maka kami hendak menanja: apa
Kheng ada sedia soeatoe daja Jang sampoerna boeat
nioendoerken marika itoe!"
„Ada," menjaoet Soe-Ma le, jang salamanja tida
taoe kakoerangan akal: „Malah satoe daja jang
amat bagoes, jang bisa kedja Tjoe-Kat Liang dan
balatentaranja moendoer sendiri, sedeng kita tiada
oesa goenaken sama sekali soldadoe Goei poeoja tenaga atawa kaängkeran."<noinclude></noinclude>
1l5valeju95djntvqm44iyx1ku39ojz
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/470
104
108852
304644
2026-07-17T08:58:21Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4388 — XCVIII. Lantaran mengedjer barisan Han, Ong Song terboenoe mi«. — Merampas Tin Tjhong dengen djalan resia, Boehouw dipetken kemenangan. „Sebaginiana doeloe seringkali hamba telah bilang," kata poela Soe-Ma le ; „kaloe Khong Beng menjerang negri kita, tentoe ia aken ambil djalan di Tin Tihong, maka hamba oendjoek Hok Tjiauw boeat djaga itoe djalanan. Sekarang Baginda Hat sendiii, bener-bener hamba poenja ramalan itoe telah berboekt...
304644
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4388 —
XCVIII.
Lantaran mengedjer barisan Han, Ong Song
terboenoe mi«. — Merampas Tin Tjhong
dengen djalan resia, Boehouw dipetken kemenangan.
„Sebaginiana
doeloe
seringkali
hamba
telah
bilang," kata poela Soe-Ma le ; „kaloe Khong Beng
menjerang negri kita, tentoe ia aken ambil djalan
di Tin Tihong, maka hamba oendjoek Hok Tjiauw
boeat djaga itoe djalanan. Sekarang Baginda Hat
sendiii, bener-bener hamba poenja ramalan itoe
telah berboekti. Sebabnja mengapa ia moestl am
bil dialanan Tin Tihong boeat menierang negrI
kita, itoelah lantaran, apabila ia bisa liwat di sitoe,
nistjaia ia bisa atoer dioega pengiriman ramsoem
dengen gampang sekali. Tapi soekoerlah dioega
sekarang ada Hok Tjiauw jang mendjaga itoe
tempat, hingga ia tida brani kasi liwat ramsoemnja di itoe dialanan; sedeng boeat kasi liwat itoe
di laen-laen dialanan ketiil, itoelah hamba taoe
betoel ada satoe perkara soeker sekali.
Djoega
hamba telah itoeng, angkatan perang Slok melaenken ada sedia ramsoem boeat satoe boelan lamania, dari apa djadi kentara, paperangan lebi lekas
dimaloemken, ada lebi baek lagi boeat fihaknia.
Tapi boeat kita, adalah sabaliknia.
Mingkin lama
kita bisa mendjaga, semingkin baek lagi bagi kita
poenja kaädaän.
4--
Dari itoe, baeklah Toeankoe ka-<noinclude></noinclude>
sev67u602yyupdnm6ekhxq9ba90yqlj
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/471
104
108853
304645
2026-07-17T08:59:32Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 4389 — loearken firman boeat minta Tjo Tjln atoer pendjagaän jang tegoe sekali dl tempat-tempat jang penting serta larang dia kaloear maloemken perang pada moesoe; kerna djlkaloe kita pegang teteplni haloean, tlda oesa selang satoe boelan lamanja nistjaia balatentara Siok nanti moendoer sendiri. Itoe waktoe baroelah Tjo Tjin perloe goenaken itoe tempo jang baek boeat mengedjer dan mem basmi pada moesoe, kaloe sasoenggoenja la hendak tangkep...
304645
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>- 4389 —
loearken firman boeat minta Tjo Tjln atoer pendjagaän jang tegoe sekali dl tempat-tempat jang
penting serta larang dia kaloear maloemken perang
pada moesoe; kerna djlkaloe kita pegang teteplni
haloean, tlda oesa selang satoe boelan lamanja
nistjaia balatentara Siok nanti moendoer sendiri.
Itoe waktoe baroelah Tjo Tjin perloe goenaken
itoe tempo jang baek boeat mengedjer dan mem
basmi pada moesoe, kaloe sasoenggoenja la hendak
tangkep pada Tjoe-Kat Liang "
Tjo Djwe djadi girang sekali mendenger mantrinja itoe poenja omongan. Maka la berkata:
„Kaloe begitoe, njatalah Kheng ada mempoenjai
itoe pamandangan jang terang sekali boeat meliat
lebi doeloe apa jang bakal kadjadlan. Taplsedeng
begitoe, mengapatah IKheng sendiri tida maoe bawa
satoe barisan boeat menjerang pada moesoe di
dalem itoe tempo jang baek?"
„Itoelah ada lantarannja," menjaoet Soe-Ma le:
„Hamba bilang teroes terang, boekan sekali hamba
sajang atawa hargaken djiwa sendiri boeat melakoeken itoe hal, tapi djlka sekarang hamba soeda
kasi tinggal ini sabaglan balatentara, Itoelah dari
sebab hamba selempang Liok Soen dari Tong Gouw
nanti dateng menjerang. Menoeroet hamba poenja
doegaäo, tlda lama lagi Soen Kwan nanti angkat
diri mendjadl Keizer, dan dari sebab dengen me
ngangkat diri begitoe, ia kwatir Toeankoe nanti
Sam Kok
269<noinclude></noinclude>
5utvaqqgezxpt9au55mx0sr9c8dqjve
304658
304645
2026-07-17T09:09:21Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304658
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4389 —}}</noinclude>loearken firman boeat minta Tjo Tjln atoer pendjagaän jang tegoe sekali dl tempat-tempat jang penting serta larang dia kaloear maloemken perang pada moesoe; kerna djlkaloe kita pegang teteplni haloean, tlda oesa selang satoe boelan lamanja nistjaia balatentara Siok nanti moendoer sendiri. Itoe waktoe baroelah Tjo Tjin perloe goenaken itoe tempo jang baek boeat mengedjer dan membasmi pada moesoe, kaloe sasoenggoenja la hendak tangkep pada Tjoe-Kat Liang"
Tjo Djwe djadi girang sekali mendenger mantrinja itoe poenja omongan. Maka la berkata:
„Kaloe begitoe, njatalah Kheng ada mempoenjai itoe pamandangan jang terang sekali boeat meliat lebi doeloe apa jang bakal kadjadlan. Tapi sedeng begitoe, mengapatah IKheng sendiri tida maoe bawa
satoe barisan boeat menjerang pada moesoe di dalem itoe tempo jang baek?"
„Itoelah ada lantarannja," menjaoet Soe-Ma le: „Hamba bilang teroes terang, boekan sekali hamba sajang atawa hargaken djiwa sendiri boeat melakoeken itoe hal, tapi djlka sekarang hamba soeda kasi tinggal ini sabaglan balatentara, Itoelah dari sebab hamba selempang Liok Soen dari Tong Gouw nanti dateng menjerang. Menoeroet hamba poenja doegaäo, tida lama lagi Soen Kwan nanti angkat diri mendjadi Keizer, dan dari sebab dengen mengangkat diri begitoe, ia kwatir Toeankoe nanti<noinclude>{{rh|Sam Kok|||269}}</noinclude>
31k67tzlkcl50kw2hycoidsnfv14ha5
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/472
104
108854
304646
2026-07-17T08:59:35Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4390 — labrak padanja, maka tentoelah djoega pada sablonnja Toeankoe berboeat demikian, terlebi doeloe ia nanti masoek membegal dalem kita-orang poenja negrl. Demikianlah sebabnja, maka hamba sengadja sediaken ini balatentara boeat menantiken ia poen]a daîeng." Sabentar. lagi, sedeng Tjo Djwe masi bitjara dengen mantrinja itoe, sala satoe mantri dateng kabarkan padanja, bahoea Tjo Tjin ada kirim wartawarta prihal kaädaän balatentaranja. DI si...
304646
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4390 —
labrak padanja, maka tentoelah djoega pada sablonnja Toeankoe berboeat demikian, terlebi doeloe ia nanti masoek membegal dalem kita-orang
poenja negrl. Demikianlah sebabnja, maka hamba
sengadja sediaken ini balatentara boeat menantiken
ia poen]a daîeng."
Sabentar. lagi, sedeng Tjo Djwe masi bitjara
dengen mantrinja itoe, sala satoe mantri dateng
kabarkan padanja, bahoea Tjo Tjin ada kirim wartawarta prihal kaädaän balatentaranja.
DI sitoe Soe-Ma le lantas dapet inget soeatoe
perkara penting, maka sigra djoega ia berkata pa
da Tjo Djwe: „Hamba pikirbaekToeankoesoeroe
djoega orang pergi kasi nasehat pada Tjo Tjin,
pada wak'oe mengedjer moesoe la haroes berlakoe
ati-ati sekali.
Teroetama ia moesti preksa doeloe
kaädaän moesoe jang betoel, dan djangan masoek
terlaloe dalem di tempat moesoe, kerna dengen
berboeat begitoe ia boleh terdjebak ka dalem TjoeKat Liang ampoenja tipoe."
Tjo Tjwe toeroet ini nasebat. la lantas toelis
satoe firman serta prenta Thaijsiangkheng Han
Khai dengen bawa itoe firman dan laen tanda
kakwasaän boeat kasi nasehat-nasehat psda Tjo
Tjin, seperti: djangan sekali ini panglima kaloear
perang pada moesoe, tjara begimana ia moesti
mendjaga tempat sendiri denaren ati-ati dan melaenken ia baroe boleh menjerang pada moesoe
djikaloe marika itoe soeda moendoer.<noinclude></noinclude>
kozh0e1ic27drvwyls1xpp5qeqx2z8x
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/473
104
108855
304647
2026-07-17T08:59:37Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4391 — Soe-Ma Ie anter Han Khal sampe dl loear kota dan salagi maoe berpisa, ia pesen itoe oetoesan begin! : „Toean taoe, sabetoelnja ini sekali akoe sengadja mengala dan biarken ini pahala djato di tangan Tjoe Tan. Tapi waktoe ketemoe pada Tjoe Tan. djangan sekali kau tjeritaken, apa jang kau bakal sampeken padanja ad i terbit dari akoe poenja pi kiran, hanja bilang sadja itoe semoea ada dengen tl ta Sri Baginda. Teroetama kau raoesti soe...
304647
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4391 —
Soe-Ma Ie anter Han Khal sampe dl loear kota
dan salagi maoe berpisa, ia pesen itoe oetoesan
begin! :
„Toean taoe, sabetoelnja ini sekali akoe sengadja
mengala dan biarken ini pahala djato di tangan
Tjoe Tan.
Tapi waktoe ketemoe pada Tjoe Tan.
djangan sekali kau tjeritaken, apa jang kau bakal
sampeken padanja ad i terbit dari akoe poenja pi
kiran, hanja bilang sadja itoe semoea ada dengen
tl ta Sri Baginda. Teroetama kau raoesti soeroe ia
djaga sadja itoe tempat-tempat, dan pada waktoe
titaken orang boeat mengedjer moesoe, haroeslah
ia berlakoe tertip sekali: djangan titaken orang
jang adatnja berangasan atawa aseran melakoeken
itoe pakerdjaän."
„Baek, akoe nanti berboeat sebagimana kau poe
nja pesenan," kata Han Khai, jang lantas djoega
berpamitan dan berpisa dari Soe-Ma Ie.
Tempo Han Khai sampe di pasanggrahannja Tjo
Tjin, itoe waktoe ini Touwtok lagi doedoek ber
sidang dalem kantoornja.
Tapi satelah orang kasi kabar dari hal sampenja
itoe Thaijsiangkheng jang membawa firman Bagin
da, lantas djoega Tjo Tjin berbangkit dan kaloear
samboet
kadatengannja oetoesan itoe begimana
atoeran.
Kamoedian ia silaken Han Khai masoek, dan
Irima tita-tita iang dibawa oleh ini oetoesan.<noinclude></noinclude>
shxou5qfupdfdx5u4hrefe8rzkk979b
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/474
104
108856
304648
2026-07-17T08:59:40Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4392 - Sabentar lagi Tjo Tjin soeda moendoer ka satoe roewangan laen, dimana ia doedoek berempoek dengen Kwee Hoaij. „Kaloe akoe liat," kata itoeHoe-Touwtok sambil tertawa: „itoe pamandangan-pamandangan jang dlsampeken oleh Han Khai, semoea soeda kaloear dar! Soe-Ma Tiong Tat saorang." „Dan begimana kau pikir dengen itoe pamandangan?" menanja Tjo Tjin. — „Baek sekali. Kerna darl apa jang ditoetoerken itoe poen ada ternjata, ibegimana orang...
304648
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4392 -
Sabentar lagi Tjo Tjin soeda moendoer ka satoe
roewangan laen, dimana ia doedoek berempoek
dengen Kwee Hoaij.
„Kaloe akoe liat," kata itoeHoe-Touwtok sambil
tertawa: „itoe pamandangan-pamandangan jang
dlsampeken oleh Han Khai, semoea soeda kaloear
dar! Soe-Ma Tiong Tat saorang."
„Dan begimana kau pikir dengen itoe pamandangan?" menanja Tjo Tjin.
— „Baek sekali. Kerna darl apa jang ditoetoerken
itoe
poen
ada
ternjata, ibegimana orang jang
menjataken itoe ada mengenal baek aken ilmoenja
Tjoe-Kat Liang di dalem perkara mengatoer bala
tentara. Djoega akoe baroes bilang, djikaloe dl
kamoedian hari ada orang jang sanggoep toelak
penjerangannja tentara Siok, orang itoe poen tentoe Soe-Ma Ie sendiri."
— „Ja, kaloe betoel moesoe nanti moendoer,
memang baek; tapi saändenja iaorang tida moen
doer, apatah kita bisa berboeat?"
— „Kaloe begitoe, baeklah dengen resia kita
soeroe orang pergi minta Ong Song djalan meronda
sama-sama satoe barisan di djalanan-djalanan ketjil
boeat kedja moesoe tida brani kasi iiwat ramsoemnja. Dengen begitoe, sigra djoega iaorang poenja
ramsoem nanti mendjadi poetoes, hingga kapaksa
iaorang moestl moendoer kombali. Itoe waktoelah
kita-orang nanti goenaken itoe tempo jang baek<noinclude></noinclude>
0rd5m5tjcl1k9qu823l4zstt4rv26fu
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/475
104
108857
304649
2026-07-17T08:59:43Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 43?3 — boeat mengedier dan membasmi pada moesoe serta boeat dapetken djoega kamenängan besar." Sablon Tjo Tjin bisa bilang apa-apa, Soen Lee iang ada bersama-sama lantas berkata: .Tapi apa tida baek kaloe kita djalanken tipoe begini ? Akoe nanti pergi ka Kie San boeat atoer satoe barisan begitoe roepa hingga kaliatannia seperti balatentara jang lagi mengangkoet ramsoem. Tapi dalem itoe kahar-kahar jang iaorang bawa kita moeatken roempoet keri...
304649
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 43?3 —
boeat mengedier dan membasmi pada moesoe serta
boeat dapetken djoega kamenängan besar."
Sablon Tjo Tjin bisa bilang apa-apa, Soen Lee
iang ada bersama-sama lantas berkata:
.Tapi apa tida baek kaloe kita djalanken tipoe
begini ? Akoe nanti pergi ka Kie San boeat atoer
satoe barisan begitoe roepa hingga kaliatannia
seperti balatentara jang lagi mengangkoet ramsoem.
Tapi dalem itoe kahar-kahar jang iaorang bawa
kita moeatken roempoet kering dan barang-barang
jang gampang menjala.
Kamoedian kita laloe star
ken kabar, bahoea pengiriman ramsoem dari Liong
Sé telah sampe boeat pantjing pada moesoe. Marika itoe jang memang sedeng kapoetoesan barang
makanan, djikaloe mendenger itoe kabar, soeda
tentoe iaorang dateng merampas dan apabila marika soeda
dateng
berdeket, sigra djoega kita
nanti bakar itoe kahar-kahar jang berisi roempoet
dan samboet marika itoe dengen balatentara jang
lebi doeloe kita semboeniken di itoe tempat. De
ngen berboeat begini boleh diharep kitaorang nanti
> dapet kamenangan besar."
.Ja, itoe tipoe sasoenggoenja ada bagoes sekali,"
kata Tjo Tjin dengen girang dan lantas djoega
seraken sadjoembla balatentara pada Soen Lee
boeat lakoeken itoe perkara.
Tempo Soen Lee soeda berangkat, Tjo Tjin laloe
prenta orang pergi kasi taoe pada Ong Song boeat<noinclude></noinclude>
f6ug2nn4khi25g16xjmzvuyhyd9d45s
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/476
104
108858
304650
2026-07-17T08:59:46Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 4394 — minta ini panglima djalan meronda di djalanandjalanan ketjil, samentara Kwee Hoaij disoeroe bawa balatentara pergi ka Kie Kok dan KeeTeng boeat atoer itoe barisan di tempat-tempat jang penting. Kamoedian ia angkat Ttiio Houw, poetranja Thio Liauw, dan Gak Lim, poetranja Gak Tjin, masingmasing djadi Sianhong dan Hoe-Siantiong boeat djaga pasanggrahan pertama, tapi iaorang dilarang kaioear perang. Itoe koetika Khong Beng ada dalem pasang...
304650
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>- 4394 —
minta ini panglima djalan meronda di djalanandjalanan ketjil, samentara Kwee Hoaij disoeroe
bawa balatentara pergi ka Kie Kok dan KeeTeng
boeat atoer itoe barisan di tempat-tempat jang
penting.
Kamoedian ia angkat Ttiio Houw, poetranja Thio
Liauw, dan Gak Lim, poetranja Gak Tjin, masingmasing djadi Sianhong dan Hoe-Siantiong boeat
djaga pasanggrahan pertama, tapi iaorang dilarang
kaioear perang.
Itoe koetika Khong Beng ada dalem pasanggraliannja di Kie San, tap! ini ferdana mantri telah
moelai djengkel, lantaran soeda bebrapa hari tangtangannja tida diladenin oleh moesoe jang tiada
maoe mengiser dari tempatnja.
Tapi Khong Beng taoe apa lantarannja moesoe
berlakoe begitoe roepa, ini sebab, maka ia lantas
beroempoek dengen K'ang Wie dan laen-laen ponggawa, seraja berkata:
.Roepa-roepanja
moesoe sengadja tida maoe
kaioear, sebab iaorang dapet doega kita poenja
balatentara sedeng kakoerangan ramsoem. Sedeng
begitoe, sekarang djalanan Tin Tjhong terpegat
boeat kita poenja pengiriman ramsoem. Salaennjaini,
betoel ada lagi djalanan-djalan ketjil, tapi djalanaa
itoe ada memboelak-biloek serta soeker sekail. Maka
begima^atah sekarang kita moesti berboeat, sebab
ramsoem jang ada pada kita poenja balatentara<noinclude></noinclude>
cur32gdtgxea0p242c5oggj7xmy6t4h
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/477
104
108859
304651
2026-07-17T08:59:50Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 4395 - akoe soeda itoeng tiada tjoekcep boeat dipake dalem tempo satoe boelan iamanja?" Salelah Khong Beng berkata sampe dl sitoe, dioestroe orang dateng kasl taoe moesoe poenja bebrapa riboe kahar berisi ramsoem jang dikirim dari Liong Sè sedeng liwat di sebla Barat goenoeng Kie San, dan orang jang kapalaken itoe pengiri man bernama Soen Lee. Khong Beng dengerin baek-baek itoe orang poe nja tjerita. Kamoedian ia menanja: „Tapi begimanatah...
304651
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>- 4395 -
akoe soeda itoeng tiada tjoekcep boeat dipake dalem
tempo satoe boelan iamanja?"
Salelah Khong Beng berkata sampe dl sitoe,
dioestroe orang dateng kasl taoe moesoe poenja
bebrapa riboe kahar berisi ramsoem jang dikirim
dari Liong Sè sedeng liwat di sebla Barat goenoeng
Kie San, dan orang jang kapalaken itoe pengiri
man bernama Soen Lee.
Khong Beng dengerin baek-baek itoe orang poe
nja tjerita. Kamoedian ia menanja: „Tapi begimanatah kaädaän itoe orang jang oeroes itoe pengi
riman ramsoem?"
Saorang Goei jang kenal hikajatnja Soen Lee
lantas berkata : „laperna toeroet Ke'zer Goei pergi
memboeroe di goenoeng Taij Sek San, dan koetika
koenjoeng-koenjoeng satoe matjan jang dibikin ka
get menoebroek pada itoe Keizer, Soen Lee lantas
tjaboet pedangnja dan boenoe itoe binatang boewas.
Sadjek itoe waktoe ia dikoerniaken pangkat SiangTjiangkoen, dan sekarang, ia ada djadi orang kapertjaiaännja Tjo Tjin."
t „Kaloe begitoe," kata Khong Beng sambil terta
wa: „njatalah itoe pengiriman ramsoem tjoema
tipoe sadja adanja. Roepa-roepanja moesoe ada
doega kita-orang kakoerangan ramsoem, itoe sebab
maka ia sengadja atoer tipoe begitoe.
Di dalem
itoe kahar-kahar tentoe tiada dimoeat laen dari
pada
roempoet kiring dan barang-barang jang<noinclude></noinclude>
s72w5owupo4krpu0hkwopyrsvwt1g8l
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/478
104
108860
304652
2026-07-17T08:59:54Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 4396 — gampang menjala. Tapi dengen atoer tipoe begitoe, kentara sekali moesoe ada sangat gegaba; sebab saoemoer idoep, akoe toch biasa goenaken api boeat menjetang moesoe, maka begimanatah sekarang moesoe hendak goenaken tipoe begitoe boeat memantjing akoe? itoeiah betoei betoei ada seperti orang jang baroe memegang kampak hen dak berlaga oendjoek kapandeannja di hadepan orang jang mengarti pakerdjaän kajoe I Tapi maski begimana djoega kalo...
304652
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>- 4396 —
gampang menjala. Tapi dengen atoer tipoe begitoe, kentara sekali moesoe ada sangat gegaba;
sebab saoemoer idoep, akoe toch biasa goenaken
api boeat menjetang moesoe, maka begimanatah
sekarang moesoe hendak goenaken tipoe begitoe
boeat memantjing akoe? itoeiah betoei betoei ada
seperti orang jang baroe memegang kampak hen
dak berlaga oendjoek kapandeannja di hadepan
orang jang mengarti pakerdjaän kajoe I Tapi maski
begimana djoega kaloe moesoe mendapet taoe soidadoe kita pergi rampas itoe kahar-kahar ramsoem,
boleh dipastiken iaorang tentoe nanti dateng ram
pas kita poenja pasanggrahan, dan dari sebab di
sini ada djalan boeat mendapet oentoeng, maka
baeklah akoe toeroetin ia poenja tipoe boeat tipoe
lagi padanja."
Maka tiada tempo lagi Khong Beng lantas pang
gil Ma Taij dateng mengadep, dan pesen padanja
begini :
„Kau boleh dapet tiga riboe balatentara boeat
pergi ka tempat dimana moesoe poenja ramsoem
ada tersimpen. Tapi kau djanganmasoekka dalem
pasanggrahannja, hanja lepas sadja oempan api de
ngen
toeroetin
haloean angin, soepaja moesoe
poenja kahar-kahar ramsoem djadl terbakar, kerna
katoe kahar-kahar itoe dimakan api moesoe tentoe
dateng koeroeng akoe poenja pasanggrahan."
Laen dari Ma Taij, Khong Beng prenta djoega
Ma Tiong dan Thio Gie masing-masing bawa lima<noinclude></noinclude>
elqx9g2np35tycy9ztj6takoki09imb
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/479
104
108861
304653
2026-07-17T08:59:56Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '— 4397 - riboe balatentara boeat koeroeng moesoe dari sebla loear, soepaja tnarika itoe dapet labrakan dart doea moeka, loear dan dalem. Tempo itoe tiga orang soeda berangkat boeat melakoeken kawadjibannja, Khong Beng lantas silaken Kwan Hin dan Thio Pauw dateng mengadep. „Sebagimana kau taoe," begitoelah itoe ferdana mantri memesen pada itoe doea djedjaka: „moesoe poenja pasanggrahan jang pertama ada didiriken pada tempat jang berhceboeng deng...
304653
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>— 4397 -
riboe balatentara boeat koeroeng moesoe dari sebla
loear, soepaja tnarika itoe dapet labrakan dart doea
moeka, loear dan dalem.
Tempo itoe tiga orang soeda berangkat boeat
melakoeken kawadjibannja, Khong Beng lantas
silaken Kwan Hin dan Thio Pauw dateng mengadep.
„Sebagimana kau taoe," begitoelah itoe ferdana
mantri memesen pada itoe doea djedjaka: „moesoe
poenja pasanggrahan jang pertama ada didiriken
pada tempat jang berhceboeng dengen djalan pera
patan. Maka djikaloe sabentar malem iaorangliat
di sebla Barat goenoeng Kie San ada terbit bahaja
api, soeda- tentoe iaorang nanti dateng rampas
akoe poenja pasanggrahan. Itoe sebab kau berdoea perloe moesti pergi semboeni di kiri kanannja
itoe pasanggrahan, dan kaloe kau liat moesoe soeda
kaloear, kau lantas rampas itoe pasanggrahan."
Gouw Pan dan Gouw Ie djoega dapet panggilan
dari itoe ferdana mantri, dan iaorang masing-masing
dipesen boeat kapalaken satoe batisan bersemboeni
di depan itoe Koensoe poenja pasanggrahan. Sedeng
pakerdjaän jang iaorang moesti lakoeken jaitoelah
boeat pegat moesoe jang nanti dateng poenja djalanan poelang.
Sasoedanja kaloearken itoe prenta-prenta, Khong
Beng lantas naek ka poentjak boekit, dimana ia
doedoek dengen senang, seperti orang jang hendak
nonton kembang api, jang sabentar aken dipasang.<noinclude></noinclude>
358dm25yiwbeqe5zd4kvwacr4n948dj
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/480
104
108862
304654
2026-07-17T08:59:59Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 4398 - Tida lama poêla, gerakannja balatentara Slok lang hendak rampas itoe kahar-kahar ramsoem te lah dikatahoei oleh soldadoe Goal, hingga marika ini lantas wartaken itoe hal pada Soen Lee. Soen Lee sampeken lagi itoe kabar pada T]o Tjin, hingga dengen iboek ini Touwtok lantas atoer kaperloeannja. Ia prenta orang pergi ka pasanggrahan pertäma boeat pesen pada Thio Hou v dan Gak Lim, jang ini malem, pada waktoe terbit bahaja api di sebia Ba...
304654
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>- 4398 -
Tida lama poêla, gerakannja balatentara Slok
lang hendak rampas itoe kahar-kahar ramsoem te
lah dikatahoei oleh soldadoe Goal, hingga marika
ini lantas wartaken itoe hal pada Soen Lee.
Soen Lee sampeken lagi itoe kabar pada T]o
Tjin, hingga dengen iboek ini Touwtok lantas atoer
kaperloeannja.
Ia prenta orang pergi ka pasanggrahan pertäma
boeat pesen pada Thio Hou v dan Gak Lim, jang
ini malem, pada waktoe terbit bahaja api di sebia
Barat goenoeng Kie San, iaorang moesti madjoeken balatentara, kerna itoe waktoe boleh ditentoeken moesoe moesti dateng membri pertoeloengan
pada kawannja. Tapi apa jang lebi djaoe Thio
Houw dan Gak Lim moesti läkoeken dengen itoe
barisan, itoelah Tio Tjin prenta itoe soeroehan
sampeken pada iaorang dengen djalan resia.
Itoe doea orang moeda jang trima itoe pesenan
lantas prenta orang naek di loteng boeat meliat
begimana waktoe itoe bahaja api nanti terbit.
Itoe koetika Soen Lee soeda semboeniken balatentaranja dengen rapi di sebIa Barat goenoeng
Kie San, hingga marika ini tinggal menoenggoe
sadja datengnja moesoe boeat bertempoer.
Pada malemnja djam poekoel doea, dengen tiga
riboe soldadoe Ma Taij dateng di itoe tempat,
jaitoe di sebIa Barat goenoeng Kie San, dimana
ia liat ada banjak kahar-kahar ramsoem jang diatoer<noinclude></noinclude>
mrd1lctu1yjmyimip5yggfo0fomgpr7
304657
304654
2026-07-17T09:06:22Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
304657
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4398 —}}</noinclude>Tida lama poêla, gerakannja balatentara Siok lang hendak rampas itoe kahar-kahar ramsoem telah dikatahoei oleh soldadoe Goal, hingga marika ini lantas wartaken itoe hal pada Soen Lee.
Soen Lee sampeken lagi itoe kabar pada Tjo Tjin, hingga dengen iboek ini Touwtok lantas atoer kaperloeannja.
Ia prenta orang pergi ka pasanggrahan pertäma boeat pesen pada Thio Hou v dan Gak Lim, jang ini malem, pada waktoe terbit bahaja api di sebla Barat goenoeng Kie San, iaorang moesti madjoeken balatentara, kerna itoe waktoe boleh ditentoeken moesoe moesti dateng membri pertoeloengan pada kawannja. Tapi apa jang lebi djaoe Thio Houw dan Gak Lim moesti läkoeken dengen itoe barisan, itoelah Tio Tjin prenta itoe soeroehan sampeken pada iaorang dengen djalan resia.
Itoe doea orang moeda jang trima itoe pesenan lantas prenta orang naek di loteng boeat meliat begimana waktoe itoe bahaja api nanti terbit.
Itoe koetika Soen Lee soeda semboeniken balatentaranja dengen rapi di sebIa Barat goenoeng Kie San, hingga marika ini tinggal menoenggoe sadja datengnja moesoe boeat bertempoer.
Pada malemnja djam poekoel doea, dengen tiga riboe soldadoe Ma Taij dateng di itoe tempat, jaitoe di sebIa Barat goenoeng Kie San, dimana ia liat ada banjak kahar-kahar ramsoem jang diatoer<noinclude></noinclude>
awtgfkgyld12vrsibj83b1hjbdnbtty
Pembicaraan Pengguna:Mryaini
3
108863
304659
2026-07-17T09:12:28Z
Empat Tilda
13539
←Membuat halaman berisi '{{Selamatdatang}} ~~~~'
304659
wikitext
text/x-wiki
{{Selamatdatang}} [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 17 Juli 2026 09.12 (UTC)
dtv0o8a0i4ay3tk6rgkomhml8b0p3s6
Pembicaraan Pengguna:01dilah
3
108864
304660
2026-07-17T09:14:20Z
Empat Tilda
13539
←Membuat halaman berisi '{{Selamatdatang}} ~~~~'
304660
wikitext
text/x-wiki
{{Selamatdatang}} [[Pengguna:Empat Tilda|Empat Tilda]] ([[Pembicaraan Pengguna:Empat Tilda|bicara]]) 17 Juli 2026 09.14 (UTC)
6dht7zfc2kwktghvm6oopb3467641ai
Halaman:Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014.pdf/3
104
108865
304661
2026-07-17T09:14:21Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
304661
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{smaller|KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA}}}}</noinclude>{{border|position=right|compact=true|color=#FFFFFF|max-width=20em|LAMPIRAN I<br>{{Smaller block|KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 4 /PU/2014 TENTANG INDEKS PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DAN INDIKATOR PENCABUTAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA}}}}
{{c|MEKANISME PERHITUNGAN INDEKS<br>PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA}}
Mekanisme perhitungan Indeks Protokol Manajemen Krisis Pasar Surat Berharga Negara sebagai berikut:
{{UU/Penj|I.|Nilai masing-masing indikator (indikator utama dan indikator sekunder) adalah sebagai berikut:}}
{| class="wikitable" {{ts|ac}}
| rowspan="2" | INDIKATOR UTAMA
| colspan="3" | INDIKATOR SEKUNDER
| rowspan="2" | NILAI INDIKATOR (S)
|-
| IHSG (i)
| Kurs (k)
| Kepemilikan Asing (a)
|-
| 20 bps
| <3,2%
| <1,3%
| <1,2%
| 1
|-
| >20 - 30 bps
| 3,2% - 4,8%
| 1,3% - 1,9%
| 1,2% - 1,8%
| 2
|-
| >30 - 40 bps
| >4,8% - 6,4%
| >1,9% - 2,5%
| >1,8% - 2,4%
| 3
|-
| >40 bps
| >6,4%
| >2,5%
| >2,4%
| 4
|}
{{UU/Penj|II.|Bobot masing-masing indikator adalah sebagai berikut:}}
{| class="wikitable" {{ts|ac}}
| KELOMPOK INDIKATOR
| INDIKATOR
| BOBOT
| BOBOT KELOMPOK INDIKATOR
| BOBOT INDIKATOR (W)
|-
|(1)
|(2)
|(3)
|(4)
|(5)=(3)x(4)
|-
| INDIKATOR UTAMA
| Yield (y)
| 60%
| 100% dari Bobot
| 0.6000
|-
| rowspan="3" | INDIKATOR SEKUNDER
| IHSG (i)
| rowspan="3" | 40%
| 49,3% dari Bobot
| 0.1972
|-
| Kurs (k)
| 38,0% dari Bobot
| 0.1520
|-
| Kepemilikan Asing (f)
| 12,7% dari Bobot
| 0.0508
|}
{{UU/Penj|III.|Perhitungan indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara dengan menggunakan formula sebagai berikut:}}
<math>
I=\frac{(Sy\times Wy)+(Si\times Wi)+(Sk\times Wk)+(Sa\times Wa)}{4}
</math>
Keterangan:
I = Indeks protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara.
S = Nilai/''Coding'' masing-masing indikator.
W = Bobot masing-masing indikator.
y = ''Yield'' Surat Utang Negara ''benchmark''.
i = Indeks Harga Saham Gabungan.
k = Kurs Rupiah terhadap US Dollar.
f = Kepemilikan asing atas Surat Berharga Negara.
<center>
{{UU/TTD-1|DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG,<br />
<br />
<br />
ROBERT PAKPAHAN}}
</center><noinclude></noinclude>
eoyhj24ouc56h4ijsrky8ufb9lt1oqc
Halaman:Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014.pdf/4
104
108866
304662
2026-07-17T09:25:22Z
Alicya-
21994
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '{{border|position=right|compact=true|color=#FFFFFF|max-width=20em|LAMPIRAN II<br>{{Smaller block|KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 4 /PU/2014 TENTANG INDEKS PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DAN INDIKATOR PENCABUTAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA}}}} {{c|BATAS INDEKS UNTUK PENETAPAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DALAM PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA}} Batas ind...
304662
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Alicya-" />{{rh||{{smaller|KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA}}}}</noinclude>{{border|position=right|compact=true|color=#FFFFFF|max-width=20em|LAMPIRAN II<br>{{Smaller block|KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 4 /PU/2014 TENTANG INDEKS PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DAN INDIKATOR PENCABUTAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA}}}}
{{c|BATAS INDEKS UNTUK PENETAPAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DALAM PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA}}
Batas indeks sebagai acuan dalam penetapan level kondisi pasar Surat Berharga Negara dalam protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara adalah sebagai berikut:
{| class="wikitable" {{ts|ac}}
|-
| rowspan="2" |INDIKASI AWAL LEVEL KONDISI PASAR SBN
| colspan="2" | INDEKS PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SBN (I)
|-
|MINIMAL
|MAKSIMAL
|-
|INDIKASI AWAL<br>LEVEL WASPADA
|0.4250
|<0.6000
|-
|INDIKASI AWAL<br>LEVEL SIAGA
|≥0.6000
|<0.7750
|-
|INDIKASI AWAL<br>LEVEL KRISIS
|≥0.7750
|1.0000
|}
<center>
{{UU/TTD-1|DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG,<br />
<br />
<br />
ROBERT PAKPAHAN}}
</center><noinclude></noinclude>
s2ewwuhbgaxb17meidkc6y8ej15hwci
304663
304662
2026-07-17T09:25:33Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
304663
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{smaller|KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA}}}}</noinclude>{{border|position=right|compact=true|color=#FFFFFF|max-width=20em|LAMPIRAN II<br>{{Smaller block|KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 4 /PU/2014 TENTANG INDEKS PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DAN INDIKATOR PENCABUTAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA}}}}
{{c|BATAS INDEKS UNTUK PENETAPAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DALAM PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA}}
Batas indeks sebagai acuan dalam penetapan level kondisi pasar Surat Berharga Negara dalam protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara adalah sebagai berikut:
{| class="wikitable" {{ts|ac}}
|-
| rowspan="2" |INDIKASI AWAL LEVEL KONDISI PASAR SBN
| colspan="2" | INDEKS PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SBN (I)
|-
|MINIMAL
|MAKSIMAL
|-
|INDIKASI AWAL<br>LEVEL WASPADA
|0.4250
|<0.6000
|-
|INDIKASI AWAL<br>LEVEL SIAGA
|≥0.6000
|<0.7750
|-
|INDIKASI AWAL<br>LEVEL KRISIS
|≥0.7750
|1.0000
|}
<center>
{{UU/TTD-1|DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG,<br />
<br />
<br />
ROBERT PAKPAHAN}}
</center><noinclude></noinclude>
fh1kdqxa005ggk61ei48dzq78urrasl
Halaman:Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014.pdf/5
104
108867
304664
2026-07-17T09:25:57Z
Alicya-
21994
/* Telah diuji baca */
304664
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Alicya-" />{{rh||{{smaller|KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA}}}}</noinclude>{{border|position=right|compact=true|color=#FFFFFF|max-width=20em|LAMPIRAN III<br>{{Smaller block|KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG NOMOR 4 /PU/2014 TENTANG INDEKS PROTOKOL MANAJEMEN KRISIS PASAR SURAT BERHARGA NEGARA DAN INDIKATOR PENCABUTAN LEVEL KONDISI PASAR SURAT BERHARGA NEGARA}}}}
{{c|INDIKATOR PENCABUTAN LEVEL KONDISI PASAR<br>SURAT BERHARGA NEGARA}}
Indikator pencabutan yang digunakan sebagai acuan dalam pencabutan level kondisi pasar Surat Berharga Negara dalam protokol manajemen krisis pasar Surat Berharga Negara adalah sebagai berikut:
{| class="wikitable" {{ts|ac}}
|-
|LEVEL KONDISI PASAR SBN
|INDIKATOR PENCABUTAN
|BATAS ''(THRESHOLD)''
|-
|Waspada/ Siaga/ Krisis
|Volatilitas ''(Mouing Standard Deviation)'' perubahan ''yield'' harian SUN ''benchmark'' dengan tenor 10 (sepuluh) tahun dalam kurun 10 (sepuluh) hari terakhir.
|Penetapan level kondisi pasar Surat Berharga Negara dapat dilakukan pencabutan apabila indikator pencabutan tidak melebihi batas ''(threshold)'' sebesar 0,08.
|}
<center>
{{UU/TTD-1|DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN UTANG,<br />
<br />
<br />
ROBERT PAKPAHAN}}
</center><noinclude></noinclude>
76o3hci41qgqsdrnedcq031chwm89dd
Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014
0
108868
304669
2026-07-17T09:34:35Z
Alicya-
21994
←Membuat halaman berisi '{{header | title = Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014 | author = | translator = | section = | previous = | next = | year = 2014 | notes = }} <pages index="Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014.pdf" from=1 to=2 header=1/> == Lihat juga == * [[/Lampiran|Lampiran]]'
304669
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014
| author =
| translator =
| section =
| previous =
| next =
| year = 2014
| notes =
}}
<pages index="Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014.pdf" from=1 to=2 header=1/>
== Lihat juga ==
* [[/Lampiran|Lampiran]]
iz6l92qrhwgqgq0oliv9n9g3c394a76
Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014/Lampiran
0
108869
304670
2026-07-17T09:38:50Z
Alicya-
21994
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Lampiran | previous = [[Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014|Batang Tubuh]] | next = | notes = }} <pages index="Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014.pdf" from=3 to=5 header=1 />'
304670
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Lampiran
| previous = [[Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014|Batang Tubuh]]
| next =
| notes =
}}
<pages index="Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Nomor 4 PU 2014.pdf" from=3 to=5 header=1 />
4ks7ij03auskh58ocdk6ddv3cywc7j7
Mustikarasa/Soto Bandung
0
108870
304673
2026-07-17T10:59:41Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Soto Bandung | previous = [[Mustikarasa/Soto Ajam|Soto Ajam]] | next = [[Mustikarasa/Soto Banten|Soto Banten]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=361 fromsection="sotobandung" to=362 tosection="sotobandung"/>'
304673
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Soto Bandung
| previous = [[Mustikarasa/Soto Ajam|Soto Ajam]]
| next = [[Mustikarasa/Soto Banten|Soto Banten]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=361 fromsection="sotobandung" to=362 tosection="sotobandung"/>
eong2hijkt5ozctkajbvgs7xbefk1t9
Mustikarasa/Soto Banten
0
108871
304674
2026-07-17T11:00:34Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Soto Banten | previous = [[Mustikarasa/Soto Bandung|Soto Bandung]] | next = [[Mustikarasa/Soto Kedu|Soto Kedu]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=362 fromsection="sotobanten" to=362 tosection="sotoabanten"/>'
304674
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Soto Banten
| previous = [[Mustikarasa/Soto Bandung|Soto Bandung]]
| next = [[Mustikarasa/Soto Kedu|Soto Kedu]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=362 fromsection="sotobanten" to=362 tosection="sotoabanten"/>
avo5h2j1bhis2ke76p6v03094mgx2cr
Mustikarasa/Soto Kedu
0
108872
304675
2026-07-17T11:01:33Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Soto Kedu | previous = [[Mustikarasa/Soto Banten|Soto Banten]] | next = [[Mustikarasa/Soto Madura|Soto Madura]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=363 fromsection="sotokedu" to=363 tosection="sotokedu"/>'
304675
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Soto Kedu
| previous = [[Mustikarasa/Soto Banten|Soto Banten]]
| next = [[Mustikarasa/Soto Madura|Soto Madura]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=363 fromsection="sotokedu" to=363 tosection="sotokedu"/>
kc1y4j1iywnv5zfzubaibiajxbi5dqi
Mustikarasa/Soto Madura
0
108873
304678
2026-07-17T11:06:23Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Soto Madura | previous = [[Mustikarasa/Soto Kedu|Soto Kedu]] | next = [[Mustikarasa/Soto Pamekasan|Soto Pamekasan]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=363 fromsection="sotomadura" to=364 tosection="sotomadura"/>'
304678
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Soto Madura
| previous = [[Mustikarasa/Soto Kedu|Soto Kedu]]
| next = [[Mustikarasa/Soto Pamekasan|Soto Pamekasan]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=363 fromsection="sotomadura" to=364 tosection="sotomadura"/>
qmhf5dlj8rx6aluqraew6pr1gdi2vwu
Mustikarasa/Soto Pamekasan
0
108874
304680
2026-07-17T11:09:46Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Soto Pamekasan | previous = [[Mustikarasa/Soto Madura|Soto Madura]] | next = [[Mustikarasa/Soto Selada Air|Soto Selada Air]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=364 fromsection="sotopamekasan" to=365 tosection="sotopamekasan"/>'
304680
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Soto Pamekasan
| previous = [[Mustikarasa/Soto Madura|Soto Madura]]
| next = [[Mustikarasa/Soto Selada Air|Soto Selada Air]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=364 fromsection="sotopamekasan" to=365 tosection="sotopamekasan"/>
8fns6on6eulxwaszk6pd5njcistp6dz
Mustikarasa/Soto Selada Air
0
108875
304681
2026-07-17T11:10:48Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Soto Selada Air | previous = [[Mustikarasa/Soto Pamekasan|Soto Pamekasan]] | next = [[Mustikarasa/Tuturuga|Tuturuga]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=365 fromsection="sotoseladaair" to=365 tosection="sotoseladaair"/>'
304681
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Soto Selada Air
| previous = [[Mustikarasa/Soto Pamekasan|Soto Pamekasan]]
| next = [[Mustikarasa/Tuturuga|Tuturuga]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=365 fromsection="sotoseladaair" to=365 tosection="sotoseladaair"/>
rf2vh235rt7lkr905gii5phltwflct6
Mustikarasa/Tuturaga Penju
0
108876
304684
2026-07-17T11:15:14Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Tuturuga Penju | previous = [[Mustikarasa/Tuturuga|Tuturuga]] | next = | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=366 fromsection="tuturugapenju" to=367 tosection="tuturugapenju"/>'
304684
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Tuturuga Penju
| previous = [[Mustikarasa/Tuturuga|Tuturuga]]
| next =
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=366 fromsection="tuturugapenju" to=367 tosection="tuturugapenju"/>
hk4k41oxkdp3z8mrq8bx9f9733cp90m
Mustikarasa/Tuturaga
0
108877
304685
2026-07-17T11:15:45Z
Lemonwithices
26124
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Tuturuga | previous = [[Mustikarasa/Soto Selada Air|Soto Selada Air]] | next = [[Mustikarasa/Tuturuga|Tuturuga Penju]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" from=365 fromsection="tuturuga" to=366 tosection="tuturuga"/>'
304685
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Tuturuga
| previous = [[Mustikarasa/Soto Selada Air|Soto Selada Air]]
| next = [[Mustikarasa/Tuturuga|Tuturuga Penju]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=365 fromsection="tuturuga" to=366 tosection="tuturuga"/>
1tp6iusrx5xyn2488pi316r9g83kymj