Wikisumber
idwikisource
https://id.wikisource.org/wiki/Halaman_Utama
MediaWiki 1.47.0-wmf.13
first-letter
Media
Istimewa
Pembicaraan
Pengguna
Pembicaraan Pengguna
Wikisumber
Pembicaraan Wikisumber
Berkas
Pembicaraan Berkas
MediaWiki
Pembicaraan MediaWiki
Templat
Pembicaraan Templat
Bantuan
Pembicaraan Bantuan
Kategori
Pembicaraan Kategori
Pengarang
Pembicaraan Pengarang
Indeks
Pembicaraan Indeks
Halaman
Pembicaraan Halaman
Portal
Pembicaraan Portal
TimedText
TimedText talk
Modul
Pembicaraan Modul
Acara
Pembicaraan Acara
Halaman:Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2017.pdf/2
104
15952
308250
46060
2026-07-30T04:19:27Z
Dicky Herlambang
27059
/* Telah diuji baca */
308250
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Dicky Herlambang" /></noinclude>www.hukumonline.com/pusatdata
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan:
1.
Minyak Bumi adalah hasil proses alami berupa hidrokarbon yang dalam kondisi tekanan dan
temperatur atmosfer berupa fasa cair atau padat, termasuk aspal, lilin mineral atau ozokerit, dan
bitumen yang diperoleh dari proses penambangan, tetapi tidak termasuk batubara atau endapan
hidrokarbon lain yang berbentuk padat yang diperoleh dari kegiatan yang tidak berkaitan dengan
kegiatan usaha minyak dan gas bumi.
2.
Gas Bumi adalah hasil proses alami berupa hidrokarbon yang dalam kondisi tekanan dan temperatur atmosfer berupa fasa gas yang diperoleh dari proses penambangan minyak dan gas bumi.
3.
Minyak dan Gas Bumi adalah Minyak Bumi dan Gas Bumi.
4.
Kegiatan Usaha Hulu adalah kegiatan usaha yang berintikan atau bertumpu pada kegiatan usaha
eksplorasi dan eksploitasi.
5.
Eksplorasi adalah kegiatan yang bertujuan memperoleh informasi mengenai kondisi geologi untuk menemukan dan memperoleh perkiraan cadangan Minyak dan Gas Bumi di wilayah kerja yang
ditentukan.
6.
Eksploitasi adalah rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menghasilkan Minyak dan Gas Bumi dari wilayah kerja yang ditentukan, yang terdiri atas pengeboran dan penyelesaian sumur, pembangunan sarana pengangkutan, penyimpanan, dan pengolahan untuk pemisahan dan pemurnian Minyak dan Gas Bumi di lapangan serta kegiatan lain yang mendukungnya.
7.
Wilayah Kerja adalah daerah tertentu di dalam wilayah hukum pertambangan Indonesia untuk
pelaksanaan Eksplorasi dan Eksploitasi.
8.
Kontrak Kerja Sama adalah kontrak bagi hasil atau bentuk kontrak kerja sama lain dalam kegiatan Eksplorasi dan Eksploitasi yang lebih menguntungkan Negara dan hasilnya dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
9.
Kontrak Bagi Hasil adalah suatu bentuk Kontrak Kerja Sama dalam Kegiatan Usaha Hulu berdasarkan prinsip pembagian hasil produksi.
10.
Kontrak Bagi Hasil Gross Split adalah suatu bentuk Kontrak Kerja Sama dalam Kegiatan Usaha Hulu berdasarkan prinsip pembagian gross produksi tanpa mekanisme pengembalian biaya operasi.
11.
Kontraktor adalah badan usaha atau bentuk usaha tetap yang ditetapkan untuk melakukan Eksplorasi dan Eksploitasi pada suatu Wilayah Kerja berdasarkan Kontrak Kerja Sama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.
12.
Operator adalah Kontraktor atau dalam hal Kontraktor terdiri atas beberapa pemegang partisipasi interes (participating interest), salah satu pemegang partisipasi interes (participating interest) yang ditunjuk sebagai wakil oleh pemegang partisipasi interes (participating interest) lainnya sesuai dengan
Kontrak Kerja Sama.
13.
Operasi Perminyakan adalah kegiatan Eksplorasi, Eksploitasi, pengangkutan sampai dengan titik
penyerahan, penutupan dan peninggalan sumur (plug and abandonment) serta pemulihan bekas
penambangan (site restoration) Minyak dan Gas Bumi, termasuk kegiatan pengolahan lapangan,
pengangkutan, penyimpanan, dan penjualan hasil produksi sendiri sebagai kelanjutan dari Eksplorasi
dan Eksploitasi.
14.
Lifting adalah sejumlah Minyak Bumi dan/atau Gas Bumi yang dijual atau dibagi di titik penyerahan (custody transfer point).
15.
Produksi Komersial adalah saat dimulainya penjualan Minyak Bumi dan/atau Gas Bumi sampai
dengan berakhirnya Kontrak Bagi Hasil Gross Split.
16.
Partisipasi Interes (Participating Interest) adalah hak dan kewajiban sebagai Kontraktor Kontrak Kerja
2 / 24<noinclude><references/></noinclude>
fxeprfhf8hz6s5ka3haarct50bklsx7
Halaman:UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.pdf/693
104
21558
308253
63941
2026-07-30T04:20:58Z
Dicky Herlambang
27059
/* Tervalidasi */
308253
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" />{{c|- 693 -}}</noinclude>{{PUU-pasal
|{{hii|1.7|0}}{{PUU-pasal|{{PUU-nomor|n=a|m=21
|kawasan Industri yang diprakarsai dan/atau dikuasai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, atau Badan Usaha Milik Daerah;
|kawasan Pariwisata yang diprakarsai dan/atau dikuasai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, atau Badan Usaha Milik Daerah;
|kawasan Ketahanan Pangan yang diprakarsai dan/atau dikuasai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, atau Badan Usaha Milik Daerah; dan
|kawasan pengembangan teknologi yang diprakarsai dan/atau dikuasai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, atau Badan Usaha Milik Daerah.}}}}{{div end}}
|{{PUU-nomor|m=3
|Ketentuan Pasal 14 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
{{PUU-pasal|Pasal=14
|{{PUU-ayat
|Instansi yang memerlukan tanah membuat perencanaan Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum dengan melibatkan kementerian/lembaga yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
|Perencanaan Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan atas Rencana Tata Ruang Wilayah dan prioritas pembangunan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah, Rencana Strategis, dan/atau Rencana Kerja Pemerintah/instansi yang bersangkutan.}}}}
}}}}<noinclude><references/></noinclude>
gmc2wha27kgconyaz0lqpztu6hp2d4d
308254
308253
2026-07-30T04:29:39Z
Dicky Herlambang
27059
308254
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" />{{c|- 693 -}}</noinclude>{{PUU-pasal
|{{hii|1.7|0}}{{PUU-pasal|{{PUU-nomor|n=a|m=21
|kawasan Industri yang diprakarsai dan/atau dikuasai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, atau Badan Usaha Milik Daerah;
|kawasan Pariwisata yang diprakarsai dan/atau dikuasai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, atau Badan Usaha Milik Daerah;
|kawasan Ketahanan Pangan yang diprakarsai dan/atau dikuasai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, atau Badan Usaha Milik Daerah; dan
|kawasan pengembangan teknologi yang diprakarsai dan/atau dikuasai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, atau Badan Usaha Milik Daerah.}}}}{{div end}}
|{{PUU-nomor|m=3
|Ketentuan Pasal 14 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
{{PUU-pasal|Pasal=14
|{{PUU-ayat
|Instansi yang memerlukan tanah membuat perencanaan Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum dengan melibatkan kementerian/lembaga yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
|Perencanaan Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan atas Rencana Tata Ruang Wilayah dan prioritas pembangunan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah, Rencana Strategis, dan/atau Rencana Kerja Pemerintah/instansi yang bersangkutan.}}}}
}}}}
4. Ketentuan...<noinclude><references/></noinclude>
rlvtp0457y4gr10hh27jh2j36g1i0nn
Halaman:Permendagri 13 2019.pdf/4
104
22465
308264
65742
2026-07-30T04:41:03Z
Dicky Herlambang
27059
/* Tervalidasi */
308264
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" /></noinclude>{{PUU-pasal|pasal=3|{{PUU-ayat
|Jenis Pakaian Dinas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1), terdiri atas:{{PUU-nomor|n=a
|PDH;
|PDL;
|PDU;
|Pakaian penyelamatan;
|Pakaian siaga; dan
|Pakaian teknik.}}
|Pakaian Dinas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), terdiri dari Pakaian Dinas laki-laki dan wanita.
|Pakaian Dinas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dilengkapi dengan atribut dan perlengkapan Pakaian Dinas.
|Pakaian Dinas wanita sebagaimana dimaksud pada ayat (2), untuk wanita berjilbab dan hamil menyesuaikan.}}}}
{{PUU-pasal|pasal=4|{{PUU-ayat
|PDU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf c, terdiri atas:{{PUU-nomor|n=a
|PDU I;
|PDU II;
|Pakaian Dinas Pembawa Panji Tanda Kehormatan; dan
|Pakaian Dinas Upacara Korps Musik.}}
|PDU I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, digunakan oleh pejabat struktural Dinas pada saat menghadiri upacara yang bersifat nasional dan upacara hari ulang tahun pemadam kebakaran setiap tanggal 1 Maret.
|PDU II sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, digunakan oleh Pejabat struktural Dinas pada saat menghadiri upacara peresmian, pelantikan, hari ulang tahun Dinas dan perangkat daerah/instansi lainnya.}}}}<noinclude><references/></noinclude>
h5dh2vy1aljd9dhuo34fkm4028s6em4
Halaman:Permendikbudristek 30 2021.pdf/28
104
32563
308256
96126
2026-07-30T04:33:26Z
Dicky Herlambang
27059
/* Tervalidasi */
308256
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" /></noinclude>{{PUU-pasal|pasal=44|{{PUU-ayat
|Kesimpulan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 43 memuat pernyataan terbukti atau tidak terbukti adanya Kekerasan Seksual.
|Dalam hal terbukti adanya Kekerasan Seksual,
kesimpulan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit memuat uraian:{{PUU-nomor|n=a
|identitas pelaku;
|bentuk Kekerasan Seksual;
|pendampingan Korban dan/atau saksi; dan
|pelindungan Korban dan/atau saksi.}}
|Dalam hal tidak terbukti adanya Kekerasan Seksual, kesimpulan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit memuat uraian:
{{PUU-nomor|n=a|identitas Terlapor;
|dugaan Kekerasan Seksual;
|ringkasan Pemeriksaan; dan
|pernyataan tidak terbukti adanya Kekerasan Seksual.}}}}}}
{{PUU-pasal|pasal=45|{{PUU-ayat
|Rekomendasi dalam hal terbukti adanya Kekerasan Seksual sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat (2) paling sedikit memuat usulan:{{PUU-nomor|n=a
|pemulihan Korban;
|sanksi kepada pelaku; dan
|tindakan Pencegahan keberulangan.}}
|Dalam hal tidak terbukti adanya Kekerasan Seksual sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat (3), Satuan Tugas merekomendasi pemulihan nama baik Terlapor.}}}}
{{PUU-pasal|pasal=46|Rekomendasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ditetapkan dengan Keputusan Pemimpin Perguruan Tinggi.}}<noinclude></noinclude>
cl0jv3y6c0ebygleprrncfsx30cei37
Halaman:Tjerita dari tangannja mait samboengan Graaf de Monte Christo.pdf/67
104
48897
308258
140853
2026-07-30T04:36:59Z
Dicky Herlambang
27059
/* Tervalidasi */
308258
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" />{{c|63}}</noinclude>maoe kasi. Tjilaka! Wilraore aoedah djoesta-in sama
akoe, sebab dia liat takoetkoe, maka dia lantas bo-
hongin akoe.
Pada ka esokan hari si pendjaga dapet liat jang
peti'peti mati di dalem itoe koeboer soedah di boe-ka dengan perkosa, maka dari itoe waktoe dia ber-
soempah, kaloe si bangsat itoe, kaloe Wilmore brani
dateng lagi sekali di sitoe, lantas maoe di tangkep-
dianja aken di serahken pada polisie.
<div><noinclude>{{rule|5em}}</noinclude>
362vjggj2oyigawywvnztzapyd5kyhq
Halaman:Tjoe bo kim so atawa Satoe pertjidrahan jang berachir baik.pdf/48
104
49908
308252
145379
2026-07-30T04:20:41Z
Dicky Herlambang
27059
/* Tervalidasi */
308252
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" />{{rh|1194}}{{rh|||GOEDANG TJERITA}}</noinclude>Pada satoe hari sampelah Tam Tjoe Sian di kota Yangtjioe. Oleh kerna ia haroes menjelidikin lebih djaoeh tentang permoesoehan antara kadoewa fabriek tenoen Lo Boen Kie dan Hin Liong, maka ia telah menginep di satoe hotel di sabelah bagian timoer kota Yangtjioe. Pada esok harinja, Tam Tjoe
Sian soedah bisa dapet katerangan tentang peristiwa itoe dari salah satoe djongos hotel jang ia menginep; dan jang ia paling tida senang dalem ini perkara jaitoe boleh dibilang semoewa orang telah rame tjeritaken hal itoe. Tjoe-bo-kim-so Tam Tjoe Sian dengen terliti saring segala katerangan-katerangan jg. ia dapet, maka pada achirnja ia dapet kasimpoelan bahwa kematiannja Kim Boen Kiem ada seperti apa jang ia soedah doegah terlebih doeloe. jaitoe disebabken oleh iapoenja kasombongan. Dan ia poen djadi merasa goembira jang ia soedah tida berboewat dengen sembrono tentang peristiwa ini.
Peristiwa terboenoehnja Kim Boen Kiem telah terdjadi kira-kira pada 3 boelan jang telah laloe. Loekanja Boen Lam Hin poen soedah semboeh dan
telah poelang ka roemahnja lagi di Yangtjioe. Begitoe djoega Ngo-in-pang-djit See Tjong Pin soedah tida sabar lagi boeat tinggal lebih lama di fabriek tenoen Hin Liong, dan telah poelang ka Pek-lauw-teng.
Tjoe-bo-kim-so Tam Tjoe Sian sasoedah dapetken katerangan jang ia rasa tjoekoep, maka ia telah ambil poetoesan boewat pergi sendiri ka Pek-lauw-teng; boeat katemoeken pada See Tjong Pin. Sesampenja Tam Tjoe Sian di Pek-lauw-teng ia telah menjamar sebagi saorang jang sedeng pasiar meliat-liat pemandangan, dan ia menginep di satoe kampoeng dari toekang-toekang tangkep ikan jang berada di sabelah oetara Pek-lauw-teng.
Sasoedah Tam Tjoe Sian merasa tjoekoep terang<noinclude></noinclude>
877b0tkv3hh8xw7z8gykz57a296yc5a
Halaman:Bie djin eng hiong.pdf/122
104
52219
308260
148806
2026-07-30T04:37:42Z
Dicky Herlambang
27059
/* Tervalidasi */
308260
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" />{{rh||-116-}}</noinclude>{{gap}}"Sekarang apa jang kita moesti berboeat terhadep pada Tjhio Tjoe Boen, jang lelah berniat memboenoeh pada ajahkoe?" menanja Kong Liat. „Sedang ini soeratnja Tjhio Tjoe Boen boewat Pnoa Boe Liang, apa moesti disampeken pada adresnja?„
{{gap}}"Kaloe menoeroet akoe poenja pikiran,"kata Lian Eng, "semoewanja tida perloe dipikirken, hanja sekarang djoega kita brangkat ka Hong-tho tjoen pergi tangkap Tjhio Tjoe Boen dan kambrat-kambratnja, oleh kerna itoe kita ada mempoenjai itoe boekti soerat jang menerangken Tjhio Tjoe Boen poenja maksoed djahat terhadep pada Tan tayswee, dengen gampang sadja kita bisa pasrahken itoe semoewa pendjahat pada pembesar negri boewat dipreksa dan dihoekoem sebagimana moestinja,"
{{gap}}"Itoelah ada pikiran jang bagoes sekali!" berseroeh Kong Liat. "Marilah sekarang djoega kita lantas brangkat ka Hong tho tjoen, dan toewan Bang aken mendjadi kita poenja pengoendjoek djalan,"
{{gap}}"Nanti doeloe," kata Lee Na; kita moesti taoe pasti bagimana boenjinja itoe soeratnja Tjhio Tjoe Boen boewat Phoa Boe Liang, baroelah kamoedian kita tida katjele."
{{gap}}„Ini omongan poen betoel sekali," kata Kong Liat, sembari berpaling pada Bang Tay Loei ia menambahken: „Toewan Bang, tjoba kasiken itoe soerat padakoe boewat dipreksa boenjinja."
{{gap}}Bang Tay Loei kaloewarkeii satoe soerat dari sakoe badjoe dalem, kamoedian trimaken itoe soerat pada Kong Liat, jang lantas sobek envolopnja sembari menjalaken tjian-lie-hwee, dan di bawah panerangnja itoe api ia batja boenjinja itoe soerat seperti berikoet:<noinclude></noinclude>
r0r3wcjxheu0wrz85359ts7otm8pd57
Halaman:Mustikarasa.pdf/484
104
52430
308267
306383
2026-07-30T04:56:26Z
Ammachemist
27288
308267
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Quraeni" /></noinclude><section begin="lapis palaro"/>
''Tjara membuatnja :''
{|
|-
| {{gap}}1. || Bumbu² dihaluskan.
|-
| {{gap}}2. || Daging di-sajat² tipis dan direbus bersama bumbu².
|-
| {{gap}}3. || Bila telah lunak diangkat.
|-
| {{gap}}4. || Tepung dimasukkan dalam kuah sampai kental.
|-
| {{gap}}5. || Daging digoreng dalam minjak sampai kering.
|-
| {{gap}}6. || Bila sudah kering, kuah dituangkan kedaging.
|}
<section end="lapis palaro"/>
<section begin="lapis panir dengan kuah susu" />{{c|<big>'''LAPIS PANIR DENGAN KUAH SUSU'''</big>}}
''Bahan² :''
{|
|-
| {{gap}}daging || {{gap}}½ kg. || {{gap}}tepung panir || {{gap}}1 gls.
|-
| {{gap}}telur bebek || {{gap}}2 btr. || {{gap}}mentega || {{gap}}1 ons
|}
''Bumbu² :''
{|
|-
| {{gap}}tjuka || {{gap}}2 sdm. || {{gap}}garam || {{gap}}1 sdm.
|-
| {{gap}}lada || {{gap}}½ sdt.
|}
''Tjara membuatnja :''
#Daging dikerik dengan punggung pisau sambil diberi garam dan lada.
#Telur dikotjok, daging dimasukkan dalam telur, kemudian dimasukkan dalam tepung panir.
#Daging panir digoreng sampai kuning
''Membuat kuah susu:''
<ol>Mentega dipanaskan sampai berwarna kuning tua, susu dimasukkan ditambah air sedikit sampai agak kental.</ol>
<section end="lapis panir dengan kuah susu" />
<section begin="lapisportegis" />{{c|<big>'''LAPIS PORTEGIS'''</big>}}
''Bahan² :''
{|
|-
| {{gap}}daging kambing || {{gap}}1 kg. || {{gap}}tepung biskuit || {{gap}}1 ons
|-
| {{gap}}mentega || {{gap}}4 sdm.
|}
''Bumbu² :''
{|
|-
| {{gap}}bawang merah halus || {{gap}}2 sdm.
|-
| {{gap}}bawang putih || {{gap}}4 siung
|}
<section end="lapisportegis" /><noinclude>{{rh|476{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}||}}</noinclude>
gr3b5s1pcqgv7m205lnxy2cl83dq3ki
Halaman:Lontjeng Merenggut Arwah 04.pdf/6
104
53995
308251
153322
2026-07-30T04:19:56Z
Dicky Herlambang
27059
/* Tervalidasi */
308251
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" /></noinclude>{{gap}}Ho Ho tidak mengatakan apa-apa, dia
hanja mengawasi Peng Bin Koay-hiap sadja
seperti djuga sedang menantikan dengan
tidak sabar dimulainja tjeritera dari manusia
bermuka djelek ini.
{{gap}}Pada saat itu. Peng Bin Koay-hiap
dengan memperlihatkan wadjah jang murka
bukan main, mengandung kemarahan
jang sangat, telah menundjuk kearah mukanja
jang rusak.
{{gap}}„Kau lihat, mukaku rusak dan djelek
sekali. bukan?” bentaknja dengan suara
jang bengis. „Dan kau djuga telah melihat
tubuhku jang bongkok ini. bukan?
Nah, semua ini adalah basil pekerdjaan
ajahmu — —! Mukaku rusak disebabkan
dia; tubuhku bertjatjad mendjadi bongkok
disebabkan dia djuga!”
{{gap}}„Tadi kau mengatakan ingin mentjariterakan
segalanja dengan djelas perihal
kau bentrok dengan ajahku! Lalu sekarang malah kau mengotjeh tidak keruan
membitjarakan segala mukamu jang djelek
dan tubuhmu jang bongkok?” tegur Ho Ho
dengan sengit, hatinja mendongkol karena
si djago tua bermuka djelek Peng Bin
Koay-hiap ini tidak segera memulai
tjeriteranja.
{{gap}}Peng Bin Koay hiap tertawa dingin,
sikapnja angkuh sekali.
{{gap}}„Dua puluh tahun jang lalu. sebetulnja
tubuhku gagah dan mukaku sangat tjakap
sekali, biarpum usiaku telah mentjapai
tiga puluh delapan tahun! Tetapi disebab<noinclude>{{rh|6|||L.M.Arwah — 4.}}</noinclude>
45j05q0pqdqk27apnyfblat70eiv6an
Halaman:Mustikarasa.pdf/930
104
67023
308265
305554
2026-07-30T04:48:46Z
Ammachemist
27288
308265
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Rafarahh" /></noinclude><section begin="ketjiput"/>
<ol start="2">
<li> Tepung ketan (ditambah terigu/beras) diuli dengan air gula sampai terdjadi adonan jang dapat dibentuk.
<li> Kemudian dibentuk bulat ketjil (sebesar kelereng), lalu diguling-gulingkan dalam widjen sampai rata.
<li> Kemudian digoreng sampai kering.</ol>
<section end="ketjiput" />
<section begin="ketoprak" />{{c|'''KETOPRAK'''}}
{{c|(Djakarta)}}
''Bahan²:''
{|
|{{gap}}tahu||{{Gap}}2 tk.||{{Gap}}seledri||{{Gap}}2 ons
|-
|{{Gap}}taoge||{{Gap}}5 bdj.||{{Gap}}katjang tanah||{{Gap}}1/2 ons
|-
|{{gap}}kol||{{Gap}}1 ons||{{Gap}}minjak||{{Gap}}4 sdm.
|}
''Bumbu²:''
{|
|{{gap}}bawang merah||{{Gap}}10 bh.||{{Gap}}ketjap||{{Gap}}3 sdm.
|-
|{{Gap}}bawang putih||{{Gap}}2 siung||{{Gap}}gula merah||{{Gap}}1 sdt.
|-
|{{Gap}}lombok merah||{{Gap}}2 bh.||{{Gap}}garam||{{Gap}}1 sdt.
|-
|{{Gap}}lombok rawit||{{Gap}}5 bh.||{{Gap}}tjuka||{{Gap}}1 sdt.
|}
''Tjara membuatnja :''
# Taoge dibuang tangkainja dan kepalanja jang hitam (tudungnja), kol dan seledri diradjang halus.
# Tahu dan katjang tanah digoreng, bawang merah sebagian disisir halus dan digoreng sampai kuning.
# Bumbu dihaluskan, katjang bersama bumbu ditumbuk halus.
# Taoge direndam dengan air mendidih, diangkat.
# Tahu dipotong persegi sebesar dadu, bumbu ditjairkan tambah ketjap dan tjuka.
# Menghidangkan bahan diaduk dengan bumbu.
<br>
<section end="ketoprak" />
<section begin="ketupatketan" />{{C|'''KETUPAT KETAN'''}}
{{c|(Kajutanam)}}
''Bahan²:''
{|
|{{gap}}beras ketan||{{Gap}}1 lt.||{{Gap}}garam||{{Gap}}1 sdt.
|-
|{{Gap}}kelapa||{{Gap}}1 btr.||{{Gap}}sarang ketupat||{{Gap}}15 bh.
|}
<section end="ketupatketan" /><noinclude>{{rh|'''922'''{{gap}}{{asc|Mustikarasa}}}}</noinclude>
7oif15jh48y9was7wwbo79s2bxdt6nr
Halaman:17 kali bertjere.pdf/5
104
70061
308269
201689
2026-07-30T05:07:28Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308269
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 2 -||- 3 -}}</noinclude>Kerna kekelnja itoe persobatan, ampir tida ada soeatoe resia, jang saja poenja sobat-sobat maoe semboeniken atas ia orang poenja perdjalanan dan pengidoepan, malahan dengen zonder di minta, marika dengen maoenja sendiri soeda toetoerken marika poenja hikajat, agar bisa bisa banggaken dari masing-masing poenja kepandean
dan ketjerdikan dalem memikat ha!i orang prampoean.
Ada banjak di antara saja poenja sobat-sobat jang minta saja karang satoe tjerita berhoeboeng dengen ia orang poenja perdjalanan dan pengidoepan jang menoeroet anggepannja ada sanget menarik hati, tapi saja tjoema mendjawab sambil bersenjoem bahoewa itoe satoe kepandean dalem pemboeroean dari prampoean-prampoean tjantik,
boekan ada satoe “ART" jang pantes di banggaken, kerna tida aken membawa kefaedahan bagi pembatja.
Sampe achirnja datenglah saja poenja sobat jang sebagimana saja soeda toelis diatas, soeda berselang doewa taon saja tida taoe berdjoempa padanja.
„Saja ini ada Landru dari Indonesia." kata itoe sobat sambil tertawa
Satelah denger itoe omongan saja pocnja hati merasa slempang djoega bole djadi itoe sobat sekarang otaknja ada koerang beres, saja taoe ia ada hadepin banjak kasoekeran, teroetamaa dari istrinja jang saja dapet denger telah dapet sakit.
Maka saja laloe berkata, „Kenapa kau soeka pake itoe gelaran, itoe toch boekan ada satoe tittl Mr. Dr. M. A. atawa .B S. enz, satoe gelaran jang pantes di boeat bangga, orang nanti tertawaken dengen kau poenja omongan,”
„Sasoedanja saja tida broentoeng mereboet kombali djiwanja saja poenja istri jang tertjinta dari terkamannja Elmaoet, saja telah djadi sanget doeka dan merasa kesepian, boeat hiboerin saja poenja hati, saja soeda persiar ka koeliling kota mentjari kasenangan dan plesiran dimana-mana tempat jang saja soeda koendjoengin saja tida loepaken boeat petik boenga - boenga Tjenteh
Manis jang saja bisa dapetken dengen saja poenja oewang. Lantaran saja tida mempoenjai anak, sedeng saja poenja istri soeda mengaso dengen tenang dalem goendoekan tanah, maka, restant oewang simpenan saja, saja soeda hamboerin<noinclude></noinclude>
0cnlxgvk3mhq3aedmiaeswvb23t3ciq
308295
308269
2026-07-30T05:40:10Z
Link PB
26772
308295
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 2 -||- 3 -}}</noinclude>Kerna kekelnja itoe persobatan, ampir tida ada soeatoe resia, jang saja poenja sobat-sobat maoe semboeniken atas ia orang poenja perdjalanan dan pengidoepan, malahan dengen zonder di minta, marika dengen maoenja sendiri soeda toetoerken marika poenja hikajat, agar bisa bisa banggaken dari masing-masing poenja kepandean dan ketjerdikan dalem memikat ha!i orang prampoean.
Ada banjak di antara saja poenja sobat-sobat jang minta saja karang satoe tjerita berhoeboeng dengen ia orang poenja perdjalanan dan pengidoepan jang menoeroet anggepannja ada sanget menarik hati, tapi saja tjoema mendjawab sambil bersenjoem bahoewa itoe satoe kepandean dalem pemboeroean dari prampoean-prampoean tjantik, boekan ada satoe “ART" jang pantes di banggaken, kerna tida aken membawa kefaedahan bagi pembatja.
Sampe achirnja datenglah saja poenja sobat jang sebagimana saja soeda toelis diatas, soeda berselang doewa taon saja tida taoe berdjoempa padanja.
„Saja ini ada Landru dari Indonesia." kata itoe sobat sambil tertawa
Satelah denger itoe omongan saja pocnja hati merasa slempang djoega bole djadi itoe sobat sekarang otaknja ada koerang beres, saja taoe ia ada hadepin banjak kasoekeran, teroetamaa dari istrinja jang saja dapet denger telah dapet sakit.
Maka saja laloe berkata, „Kenapa kau soeka pake itoe gelaran, itoe toch boekan ada satoe tittl Mr. Dr. M. A. atawa .B S. enz, satoe gelaran jang pantes di boeat bangga, orang nanti tertawaken dengen kau poenja omongan,”
„Sasoedanja saja tida broentoeng mereboet kombali djiwanja saja poenja istri jang tertjinta dari terkamannja Elmaoet, saja telah djadi sanget doeka dan merasa kesepian, boeat hiboerin saja poenja hati, saja soeda persiar ka koeliling kota mentjari kasenangan dan plesiran dimana-mana tempat jang saja soeda koendjoengin saja tida loepaken boeat petik boenga - boenga Tjenteh Manis jang saja bisa dapetken dengen saja poenja oewang. Lantaran saja tida mempoenjai anak, sedeng saja poenja istri soeda mengaso dengen tenang dalem goendoekan tanah, maka, restant oewang simpenan saja, saja soeda hamboerin<noinclude></noinclude>
po4inj1rj2cc4xgp98rdd8zjk4gqueb
Halaman:17 kali bertjere.pdf/6
104
70062
308270
201690
2026-07-30T05:09:52Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308270
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 4 -||17 KALI - 5 - BERTJERE}}</noinclude>dengen itoe djalan. Disini ada satoe lijst dari nama-nama itoe sekalian boenga-boenga Tjenteh Manis jang berdjoembla ampir 500 djiwa, satoe record jang djempol, barangkali saja ada lebi menang dari Landru, serta saja selaloe menoeloeng pada itoe sekalian prampoean, sebaliknja Landru soeda berlakoe sanget kedjem, tapi saja tjoema pake itoe gelaran sebagi satoe peringetan.“
„Kaloe saja djadi politie, barangkali ada faedahnja boeat saja ambil itoe adres - adres dari 500 boenga berdjiwa, aken di djebloesin dalem boei, soepaja tida berdjangkit lebi loeas penjakit radja singa.” kata saja pada itoe_sobat.
„Djanga berlakoe sampe begitoe bengis, sebab kita orang lelaki seharoesnja misti merasa kesian kerna di antara itoe boenga-boenga raja ada djoega jarig boekan sewadjarnja gemer sama plesiran doenia, dengen terpaksa soeda mendjoeal dirinja.“ kata itoe sobat dengen mesem.
„Doeloe kau anggep prampoean latjoer sebagi pengroesak roema tangga, tapi sekarang di waktoe kau soeda tida mempoenjai istri, kliatan kau poenja haloean soeda djadi beroba dan kau maoe tjoba belaken di itoe fihak, kaloe sebetoelnja orang prampoean maoe mentjari pengidoepan masi ada banjak djalan dari pada misti melatJoerir dirinja.“
„SaJa tida maoe banta kau poenja omongan sobat, tapi saja maoe soegoeken pada kau satoe hal jang betoel soeda kedjadian, kerna satoe kali saorang prampoean soeda kena di sesatken, maski sebrapa bisa ia soeda berdaja boeat angkat dirinja dari loempoer kahina‘an, toch tra oeroeng
ia soeda mengalamin nasip jang sanget sengsara sampe „Toedjoeblas kali bertjere.”
„Ach, itoelah ada satoe tjerita jang sanget menarik hati, saja ada bersedia boeat dengerin kau poenja tjerita.“ begitoe saja soeda menjaoet dengen pengrasahan girang.
Toedjoeblas kali bertjere djadi ada satoe kalimat tjerita jang saja karang dan toetoerken di laen bagian.
Koetika ia soeda tamatken ia poenja tjerita sebagi penoetoepnja ia laloe berkata, „Nah inilah ada satoe theorie dan pracktijk jang bagoes boeat orang prampoean, jang haroes misti didjaga dengen baek dirinja sendiri di watkoe masi gadis·“<noinclude></noinclude>
pmxcri03nsfyqf5wjir5d8tqllcgfp0
308296
308270
2026-07-30T05:40:33Z
Link PB
26772
308296
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 4 -||17 KALI - 5 - BERTJERE}}</noinclude>dengen itoe djalan. Disini ada satoe lijst dari nama-nama itoe sekalian boenga-boenga Tjenteh Manis jang berdjoembla ampir 500 djiwa, satoe record jang djempol, barangkali saja ada lebi menang dari Landru, serta saja selaloe menoeloeng pada itoe sekalian prampoean, sebaliknja Landru soeda berlakoe sanget kedjem, tapi saja tjoema pake itoe gelaran sebagi satoe peringetan.“
„Kaloe saja djadi politie, barangkali ada faedahnja boeat saja ambil itoe adres - adres dari 500 boenga berdjiwa, aken di djebloesin dalem boei, soepaja tida berdjangkit lebi loeas penjakit radja singa.” kata saja pada itoe_sobat.
„Djanga berlakoe sampe begitoe bengis, sebab kita orang lelaki seharoesnja misti merasa kesian kerna di antara itoe boenga-boenga raja ada djoega jarig boekan sewadjarnja gemer sama plesiran doenia, dengen terpaksa soeda mendjoeal dirinja.“ kata itoe sobat dengen mesem.
„Doeloe kau anggep prampoean latjoer sebagi pengroesak roema tangga, tapi sekarang di waktoe kau soeda tida mempoenjai istri, kliatan kau poenja haloean soeda djadi beroba dan kau maoe tjoba belaken di itoe fihak, kaloe sebetoelnja orang prampoean maoe mentjari pengidoepan masi ada banjak djalan dari pada misti melatJoerir dirinja.“
„SaJa tida maoe banta kau poenja omongan sobat, tapi saja maoe soegoeken pada kau satoe hal jang betoel soeda kedjadian, kerna satoe kali saorang prampoean soeda kena di sesatken, maski sebrapa bisa ia soeda berdaja boeat angkat dirinja dari loempoer kahina‘an, toch tra oeroeng ia soeda mengalamin nasip jang sanget sengsara sampe „Toedjoeblas kali bertjere.”
„Ach, itoelah ada satoe tjerita jang sanget menarik hati, saja ada bersedia boeat dengerin kau poenja tjerita.“ begitoe saja soeda menjaoet dengen pengrasahan girang.
Toedjoeblas kali bertjere djadi ada satoe kalimat tjerita jang saja karang dan toetoerken di laen bagian.
Koetika ia soeda tamatken ia poenja tjerita sebagi penoetoepnja ia laloe berkata, „Nah inilah ada satoe theorie dan pracktijk jang bagoes boeat orang prampoean, jang haroes misti didjaga dengen baek dirinja sendiri di watkoe masi gadis·“<noinclude></noinclude>
2kwc8bxb0j1e9o4zpvty0gyu656jr5s
Halaman:17 kali bertjere.pdf/7
104
70063
308271
201693
2026-07-30T05:10:50Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308271
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 6 -||- 7 -}}</noinclude>{{rh||- 6 -}}
"Saja atoerken banjak trima kasi pada saja poenja sobat Landru dari Indonesia.
Bebrapa boelan kemoedian, waktoe Pasar Malem di Batavia, saja telah ketemoe lagi pada saja poenja sobat jang soeda djalan berendeng dengen ia poenja istri jang ia baroe sekali menika dengen itoe gadis.
{{rh|||Hormat saja,}}
{{rh|||JUVENILE KUO.}}
{{rh||- 7 -}}
{{rh||'''Toedjoeblas kali Betjere.'''}}
{{rule|10em}}
{{rule|18em}}
{{rule|10em}}
Batavia, Buitenzorg, Soekaboemi, Tjiandjoer, Bandoeng, Garoet dan Djocja dimana itoe kota-kota jang terkenal saja soeda pergi mentjari plesiran sampe poeas boeat liboerin saja poenja hati, saja sengadja maoe tjari kematian dengen itoe djalan, soepaja saja bisa menjoesoel pada saja poenja istri jang tertjinta di doenia jang baka kerna saja rasaken saja poenja diri soeda djadi merdika betoel, di doenia ini soeda tida
ada soeatoe orang jang mendjadi saja poenja tanggoengan, oewang atawa harta bagi saja jang tjoema idoep sebatang karang tida ada begitoe penting, sebegitoe lama saja masi bernjawa saja tida kepoetoesan oewang, itoelah soeda bole di bilang sampe tjoekoep, ratap-ratapan dari istrikoe dan ia poenja pembrian slamat tinggal di randjang kematian, senantiasa masi teroes kedengeran di telingakoe." begitoe itoe sobat Landru dari lndonesia moelai toetoerken ia poenja tjerita.
„Saja soeda bergaoelan dengen 499 prampoean jang moraalnja soeda bedjat, saja poen anggep<noinclude></noinclude>
o1iz2tfy4gmz28ormdi0bs9p0pgt2nq
308272
308271
2026-07-30T05:11:13Z
Link PB
26772
308272
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 6 -||- 7 -}}</noinclude>"Saja atoerken banjak trima kasi pada saja poenja sobat Landru dari Indonesia.
Bebrapa boelan kemoedian, waktoe Pasar Malem di Batavia, saja telah ketemoe lagi pada saja poenja sobat jang soeda djalan berendeng dengen ia poenja istri jang ia baroe sekali menika dengen itoe gadis.
{{rh|||Hormat saja,}}
{{rh|||JUVENILE KUO.}}
{{rh||'''Toedjoeblas kali Betjere.'''}}
{{rule|10em}}
{{rule|18em}}
{{rule|10em}}
Batavia, Buitenzorg, Soekaboemi, Tjiandjoer, Bandoeng, Garoet dan Djocja dimana itoe kota-kota jang terkenal saja soeda pergi mentjari plesiran sampe poeas boeat liboerin saja poenja hati, saja sengadja maoe tjari kematian dengen itoe djalan, soepaja saja bisa menjoesoel pada saja poenja istri jang tertjinta di doenia jang baka kerna saja rasaken saja poenja diri soeda djadi merdika betoel, di doenia ini soeda tida
ada soeatoe orang jang mendjadi saja poenja tanggoengan, oewang atawa harta bagi saja jang tjoema idoep sebatang karang tida ada begitoe penting, sebegitoe lama saja masi bernjawa saja tida kepoetoesan oewang, itoelah soeda bole di bilang sampe tjoekoep, ratap-ratapan dari istrikoe dan ia poenja pembrian slamat tinggal di randjang kematian, senantiasa masi teroes kedengeran di telingakoe." begitoe itoe sobat Landru dari lndonesia moelai toetoerken ia poenja tjerita.
„Saja soeda bergaoelan dengen 499 prampoean jang moraalnja soeda bedjat, saja poen anggep<noinclude></noinclude>
3gmf0tw1e3dpn67cxd3nmad0l3f5rtd
308297
308272
2026-07-30T05:41:06Z
Link PB
26772
308297
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 6 -||- 7 -}}</noinclude>"Saja atoerken banjak trima kasi pada saja poenja sobat Landru dari Indonesia.
Bebrapa boelan kemoedian, waktoe Pasar Malem di Batavia, saja telah ketemoe lagi pada saja poenja sobat jang soeda djalan berendeng dengen ia poenja istri jang ia baroe sekali menika dengen itoe gadis.
{{rh|||Hormat saja,}}
{{rh|||JUVENILE KUO.}}
{{rh||'''Toedjoeblas kali Betjere.'''}}
{{rule|10em}}
{{rule|18em}}
{{rule|10em}}
Batavia, Buitenzorg, Soekaboemi, Tjiandjoer, Bandoeng, Garoet dan Djocja dimana itoe kota-kota jang terkenal saja soeda pergi mentjari plesiran sampe poeas boeat liboerin saja poenja hati, saja sengadja maoe tjari kematian dengen itoe djalan, soepaja saja bisa menjoesoel pada saja poenja istri jang tertjinta di doenia jang baka kerna saja rasaken saja poenja diri soeda djadi merdika betoel, di doenia ini soeda tida ada soeatoe orang jang mendjadi saja poenja tanggoengan, oewang atawa harta bagi saja jang tjoema idoep sebatang karang tida ada begitoe penting, sebegitoe lama saja masi bernjawa saja tida kepoetoesan oewang, itoelah soeda bole di bilang sampe tjoekoep, ratap-ratapan dari istrikoe dan ia poenja pembrian slamat tinggal di randjang kematian, senantiasa masi teroes kedengeran di telingakoe." begitoe itoe sobat Landru dari lndonesia moelai toetoerken ia poenja tjerita.
„Saja soeda bergaoelan dengen 499 prampoean jang moraalnja soeda bedjat, saja poen anggep<noinclude></noinclude>
17cvkdi9bvhibvhdgimrhuszfir8iyq
Halaman:17 kali bertjere.pdf/9
104
70067
308274
201700
2026-07-30T05:12:32Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308274
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 10 -||- 11 -}}</noinclude>kaloe di pikir sebaliknja tida haroes terlaloe di salaken pada dirikoe, kerna saja soeda saksiken sendiri ia orang lagi sedeng enak rasaken manisnja dari madoe pertjintahan soetji, sebagimana doeloe saja djoega soeda perna tjitjipin, tjoema datengnja itoe doewa penoempang jang lagi sedeng ambil lelakon „Tjinta Bandoeng" ada saoepama penggoda dalem saja poenja pikiran, hingga dengen mendadak saja poenja penjakit kailangan istri soeda djadi kamboe kombali.
Apa maoe itoe sepasang merpati soeda ambil tempat doedoek didepan saja poenja bangkoe, seperti sama djoega ia orang sengadja boeat bikin saja poenja pikiran djadi kalang - kaboet, apa lagi saja soeda dapet denger dengen njata ia orang poenja omong-omongan jang semoewanja ada terisi sari pertjintahan.
Kaloe tida maloe, saja rasanja maue soempel saja poenja kedoewa telinga soepaja saja troesa dapet denger ia orang poenja pembitjarahan jang sama djoega seperti dirinja lagi sedeng berada di kajangan.
Boekan sadja pengrasahan mengiri soeda dateng menjerang pada diri saja, malahan pengrasahan menjesel poen tida maoe ketinggalan, sebab saja djadi merasa kesian dan menjesel sekali, diwaktoe saja poenja istri jang tertjinta masi idoep, kenapa saja soeda tida dapet pikiran boeat adjak ia pergi persiar seperti itoe penganten baroe, soepaja saja bisa rasaken djoega itoe kesenangan hingga sekarang saja teroesa merasa mengiri
lagi.
Dengen meremken saja poenja mata, saja djadi inget kombali hal-hal jang telah berselang, tapi itoe pengrasahan mengiri dan djengkel masi blon maoe Iinjap, hingga saja djadi mengoetoek pada saja poenja peroentoengan sendiri jang begitoe boeroek.
Zonder merasa lagi saja soeda djadi poeles dalem itoe trein.
Koetika saja mendoesin, itoe trein soeda masoek di station Goebeng, lampoe-lampoe soeda di pasang boeat kasi penerangan, dari itoe station telah naek banjak mandoor hotel boeat mentjari passagier, sambil seboetken masing-masing poenja nama hotel.
Boeat saja madjoeken pertanjahan pada itoe mandoor-mandoor hotel, apa dalem marika {{hws|poe|poenja}}<noinclude></noinclude>
b6cmcs53392ul7ufzs2oq9w4a8l9lzf
308299
308274
2026-07-30T05:41:50Z
Link PB
26772
308299
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 10 -||- 11 -}}</noinclude>kaloe di pikir sebaliknja tida haroes terlaloe di salaken pada dirikoe, kerna saja soeda saksiken sendiri ia orang lagi sedeng enak rasaken manisnja dari madoe pertjintahan soetji, sebagimana doeloe saja djoega soeda perna tjitjipin, tjoema datengnja itoe doewa penoempang jang lagi sedeng ambil lelakon „Tjinta Bandoeng" ada saoepama penggoda dalem saja poenja pikiran, hingga dengen mendadak saja poenja penjakit kailangan istri soeda djadi kamboe kombali.
Apa maoe itoe sepasang merpati soeda ambil tempat doedoek didepan saja poenja bangkoe, seperti sama djoega ia orang sengadja boeat bikin saja poenja pikiran djadi kalang - kaboet, apa lagi saja soeda dapet denger dengen njata ia orang poenja omong-omongan jang semoewanja ada terisi sari pertjintahan.
Kaloe tida maloe, saja rasanja maue soempel saja poenja kedoewa telinga soepaja saja troesa dapet denger ia orang poenja pembitjarahan jang sama djoega seperti dirinja lagi sedeng berada di kajangan.
Boekan sadja pengrasahan mengiri soeda dateng menjerang pada diri saja, malahan pengrasahan menjesel poen tida maoe ketinggalan, sebab saja djadi merasa kesian dan menjesel sekali, diwaktoe saja poenja istri jang tertjinta masi idoep, kenapa saja soeda tida dapet pikiran boeat adjak ia pergi persiar seperti itoe penganten baroe, soepaja saja bisa rasaken djoega itoe kesenangan hingga sekarang saja teroesa merasa mengiri lagi.
Dengen meremken saja poenja mata, saja djadi inget kombali hal-hal jang telah berselang, tapi itoe pengrasahan mengiri dan djengkel masi blon maoe Iinjap, hingga saja djadi mengoetoek pada saja poenja peroentoengan sendiri jang begitoe boeroek.
Zonder merasa lagi saja soeda djadi poeles dalem itoe trein.
Koetika saja mendoesin, itoe trein soeda masoek di station Goebeng, lampoe-lampoe soeda di pasang boeat kasi penerangan, dari itoe station telah naek banjak mandoor hotel boeat mentjari passagier, sambil seboetken masing-masing poenja nama hotel.
Boeat saja madjoeken pertanjahan pada itoe mandoor-mandoor hotel, apa dalem marika {{hws|poe|poenja}}<noinclude></noinclude>
5job5fuphpcanzx1wbz1gbsjt0muosv
Halaman:17 kali bertjere.pdf/8
104
70068
308273
201701
2026-07-30T05:11:52Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308273
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 8 -||17 KALI - 9 - BERTJERE}}</noinclude>ia orang tjoema sebagi barang permaenan boeat loepaken saja poeoja kedjengkelan. Saja taoe jang saja soeda dapetken itoe semoewa prampoean-prampoean dengen djalan dari pengaroenja saja poenja oewang, maka saja tida begitoe bodo maoe berlakoe terlaloe royaal dan djoega saja tida begitoe kedjem aken berlakoe terlaloe pelit, saja soeda bajar menoeroet tarief jang pantes. Biarpoen bagimana tjantik dan eilok adanja itoe semoewa penghiboer hati, tida aken bisa ilbet saja poenja diri, sebab saja selaloe anggep ia orang poenja tjinta tjoema pad a saja poenja oewang dan sebaliknja poen saja tjoema soeka padanja dari ia orang poenja katjantikan.
Sahabisnja bikin pertemoean, satoe pada laen djika kombali berdjoempa di straat, masing-masing soeda berpoera-poera tida mengenal lagi, teroetama kaloe itoe prampoean-prampoean lagi berdjalan dengen laen lelaki, djoega boeat kehormatannja saja poenja diri saja tida pantes misti menegor pada itoe prampoean-prampoean di hadepan publiek. Dengen tida maoe kenal lagi satoe pada laen, ada djadi kepentingannja doewa fihak, djoega dalem itoe pertjintahan tida ada priboedi atawa kewadjiban jang megiket saja poenja diri dan itoe prampoean-prampoean. Ia orang ada djadi taxi, saja boekan djadi eigenaarnja.
Dengen itoe tjara saja soeda toentoet saja poenja pengidoepan seperti saja idoep dalem djerman masi boeas, dimana menoesia tida mengenal apa namanja priboedi, sampe saja moelai djadi bosen jang achirnja dari Djocja saja telah brangkat dengen Express Trein menoedjoe ka
Soerabaja.
Djalannja trein jang begitoe tjepet, laksana anak pana jang terlepas dari boesoernja, kapan saja menengok ka loear djendela, saja rasaken itoe tegalan dan poehoen-poehoen seperti djoega lagi pada berlari.
Tatkala trein masoek di station Kertosono, djoestroe di itoe sa'at soeda ampir menggerip, dimana telah naek sepasang soewami-istri jang roepanja seperti penganten baroe, kaloe saja tida slempang nanti tertjela sebagi saorang jang tida taoe adat sopan, soeda tentoe saja poenja mata tida maoe brenti mengawasin padanja, kerna
saja soeda djadi begitoe gila misti merasa mengiri atas ia orang poenja kebroentoengan, tapi<noinclude></noinclude>
kzcrjcgivmtg7g3xd0zdkm78o18y476
308298
308273
2026-07-30T05:41:30Z
Link PB
26772
308298
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 8 -||17 KALI - 9 - BERTJERE}}</noinclude>ia orang tjoema sebagi barang permaenan boeat loepaken saja poeoja kedjengkelan. Saja taoe jang saja soeda dapetken itoe semoewa prampoean-prampoean dengen djalan dari pengaroenja saja poenja oewang, maka saja tida begitoe bodo maoe berlakoe terlaloe royaal dan djoega saja tida begitoe kedjem aken berlakoe terlaloe pelit, saja soeda bajar menoeroet tarief jang pantes. Biarpoen bagimana tjantik dan eilok adanja itoe semoewa penghiboer hati, tida aken bisa ilbet saja poenja diri, sebab saja selaloe anggep ia orang poenja tjinta tjoema pad a saja poenja oewang dan sebaliknja poen saja tjoema soeka padanja dari ia orang poenja katjantikan.
Sahabisnja bikin pertemoean, satoe pada laen djika kombali berdjoempa di straat, masing-masing soeda berpoera-poera tida mengenal lagi, teroetama kaloe itoe prampoean-prampoean lagi berdjalan dengen laen lelaki, djoega boeat kehormatannja saja poenja diri saja tida pantes misti menegor pada itoe prampoean-prampoean di hadepan publiek. Dengen tida maoe kenal lagi satoe pada laen, ada djadi kepentingannja doewa fihak, djoega dalem itoe pertjintahan tida ada priboedi atawa kewadjiban jang megiket saja poenja diri dan itoe prampoean-prampoean. Ia orang ada djadi taxi, saja boekan djadi eigenaarnja.
Dengen itoe tjara saja soeda toentoet saja poenja pengidoepan seperti saja idoep dalem djerman masi boeas, dimana menoesia tida mengenal apa namanja priboedi, sampe saja moelai djadi bosen jang achirnja dari Djocja saja telah brangkat dengen Express Trein menoedjoe ka
Soerabaja.
Djalannja trein jang begitoe tjepet, laksana anak pana jang terlepas dari boesoernja, kapan saja menengok ka loear djendela, saja rasaken itoe tegalan dan poehoen-poehoen seperti djoega lagi pada berlari.
Tatkala trein masoek di station Kertosono, djoestroe di itoe sa'at soeda ampir menggerip, dimana telah naek sepasang soewami-istri jang roepanja seperti penganten baroe, kaloe saja tida slempang nanti tertjela sebagi saorang jang tida taoe adat sopan, soeda tentoe saja poenja mata tida maoe brenti mengawasin padanja, kerna saja soeda djadi begitoe gila misti merasa mengiri atas ia orang poenja kebroentoengan, tapi<noinclude></noinclude>
de262pb803871naoykqxjdev4l00s6p
Halaman:17 kali bertjere.pdf/10
104
70069
308275
201702
2026-07-30T05:13:03Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308275
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 12 -||17 KALI - 13 - BERTJERE}}</noinclude>{{hwe|nja|poenja}} hotel, saja bisa dapetken penghiboer hati, inilah saja tida bisa lakoeken, kerna dengen begitoe kombali saja poenja diri bole dapet tjelahan,
maka saja laloe berlaga berdiri di deket kamar 100, dimana saja rasa tida ada soeatoe orang jang nanti bisa dapet denger saja poenja omongan pada itoe orang hotel, jang lagi sedeng berdjalan moendar-mandir dengen bawa kaartjis dari nama hotel-hotel.
Blon bebrapa lama saja berdiri di itoe tempat kebetoelan satoe mandoor hotel liwat seraja berkata „Hotel Toean."
Saja lantes adjak itoe orang bitjara sambii menanjaken apa dalem hotelnja ada mengerem nona-nona manis.
„Ada Toean, nona-nona moeda ada banjak sekali, kaloe Toean tida penoedjoe jang ada dalem hotel, saja poen bole tjari-in dari loearan tapi saja brani pastiken lebi doeloe bahoewa Toean tida nanti menampik lagi, kapan Toean soeda dapet liat bagimana tjantik adanja satoe nona jang tinggal dalem saja poenja hotel asal dari
Betawi." begitoe itoe mandoor hotel soeda mengobrol pandjang lebar boeat menarik hati saja.
Tapi ia tida taoe bahoewa itoe nama tempal jang ia seboetken, dimana asal tempat tinggalnja itoe nona, soeda bikin saja poenja diri saoepama kena ketarik dengen pengaroe listrik, maski di itoe waktoe saja blon liat bagimana roepanja itoe venus, tapi rasanja saja poenja hati soeda penoedjoe sadja, sebab dalem praktijk di doenia pertjintahan soeda ternjata, kapan lelaki dan
prampoean berasal dari berlaenan tempat, itoe pertjintahan tida bisa berlengket kras, kerna dari lagoe omongan dan tingka lakoe atawa pakean ada berbedahan, sebagi orang Barat jang kena makan sajoer masak asem, soeda tentoe nanti menggroetoe sambil menjela bahoewa itoe soep Indonesia ada koerang sedep rasanja.
Maka dengen tida berpikir lagi saja soeda lantes menjaoet, "Kaloe betoel ada itoe nona Betawi, saja djadi menginep dalem kau poenja hotel."
Sorot girang lantes terloekis di aer moekanja itoe mandoor hotel, barangkali soeda bebrapa kali ia tanjain pada sekalian penoempang di itoe spoor, tida ada soeatoe orang jang ingin menginep dalem itoe hotel, katjoewali boeat diri saja<noinclude></noinclude>
ggv7mxn51vzc5arnie6s8p2dzd760d4
308300
308275
2026-07-30T05:42:22Z
Link PB
26772
308300
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 12 -||17 KALI - 13 - BERTJERE}}</noinclude>{{hwe|nja|poenja}} hotel, saja bisa dapetken penghiboer hati, inilah saja tida bisa lakoeken, kerna dengen begitoe kombali saja poenja diri bole dapet tjelahan, maka saja laloe berlaga berdiri di deket kamar 100, dimana saja rasa tida ada soeatoe orang jang nanti bisa dapet denger saja poenja omongan pada itoe orang hotel, jang lagi sedeng berdjalan moendar-mandir dengen bawa kaartjis dari nama hotel-hotel.
Blon bebrapa lama saja berdiri di itoe tempat kebetoelan satoe mandoor hotel liwat seraja berkata „Hotel Toean."
Saja lantes adjak itoe orang bitjara sambii menanjaken apa dalem hotelnja ada mengerem nona-nona manis.
„Ada Toean, nona-nona moeda ada banjak sekali, kaloe Toean tida penoedjoe jang ada dalem hotel, saja poen bole tjari-in dari loearan tapi saja brani pastiken lebi doeloe bahoewa Toean tida nanti menampik lagi, kapan Toean soeda dapet liat bagimana tjantik adanja satoe nona jang tinggal dalem saja poenja hotel asal dari Betawi." begitoe itoe mandoor hotel soeda mengobrol pandjang lebar boeat menarik hati saja.
Tapi ia tida taoe bahoewa itoe nama tempal jang ia seboetken, dimana asal tempat tinggalnja itoe nona, soeda bikin saja poenja diri saoepama kena ketarik dengen pengaroe listrik, maski di itoe waktoe saja blon liat bagimana roepanja itoe venus, tapi rasanja saja poenja hati soeda penoedjoe sadja, sebab dalem praktijk di doenia pertjintahan soeda ternjata, kapan lelaki dan prampoean berasal dari berlaenan tempat, itoe pertjintahan tida bisa berlengket kras, kerna dari lagoe omongan dan tingka lakoe atawa pakean ada berbedahan, sebagi orang Barat jang kena makan sajoer masak asem, soeda tentoe nanti menggroetoe sambil menjela bahoewa itoe soep Indonesia ada koerang sedep rasanja.
Maka dengen tida berpikir lagi saja soeda lantes menjaoet, "Kaloe betoel ada itoe nona Betawi, saja djadi menginep dalem kau poenja hotel."
Sorot girang lantes terloekis di aer moekanja itoe mandoor hotel, barangkali soeda bebrapa kali ia tanjain pada sekalian penoempang di itoe spoor, tida ada soeatoe orang jang ingin menginep dalem itoe hotel, katjoewali boeat diri saja<noinclude></noinclude>
739usglo6p7oqerivqfgx1jomtbyl9c
Halaman:17 kali bertjere.pdf/11
104
70070
308276
201704
2026-07-30T05:13:35Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308276
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 14 -||- 15 -}}</noinclude>saorang, jang dengen memboeta-toeli soeda brani pili itoe tempat penginepan.
Selagi saja inget itoe hal, saja poenja hati djadi merasa tjoeriga djoega, bole djadi saja poenja diri aken kena masoek terpikat dalem hotel jang koerang baek, tapi lantaran tersoeroeng dengen itoe napsoe boeat bisa berkenalan dengen itoe nona Betawi, saja poenja rasa takoet lantes djadi linjap, sebagi mega jang ketioep
angin, djadi dengen begitoe saja soeda seraken saja poenja diri di tangannja itoe mandoor hotel.
Tida bebrapa lama poelah trein soeda masoek di station Soerabaja kota, itoe madoor hotel laloe angkat saja poenja koffer dan adjak saja doedoek di satoe kreta sewahan, djoestroe di itoe waktoe tjoewatja ada sanget glap bintang-bintang dan remboelan soeda, semboeniken dirinja dalem goeloengan awan jang tebel, dengen tida
lama poelah oedjan telah toeroen santer sekali, hingga di tenga perdjalanan saja poenja badjoe soeda djadi lepek kerna tampiasnja aer oedjan.
Sepoeloe menit kemoedian itoe kandaran jang saja doedoekin telah brenti di depan satoe hotel, dimana saja aken menginep.
Koetika saja dapet liat didepan hotel ada merk „HOTEL" {{ellipsis|6}} dalem hati saja merasa sedikit legahan, kerna saja pikir sedjelek-djeleknja toch ada satoe hotel, boekan satoe tempat jang mendjadi kedoeng boeaja- boeaja darat dimana saja misti trima nasip mendjadi korban.
Sasoedanja membajar ongkas sewa kreta, saja
laloe diadjak masoek di satoe kamar jang paling
besar, dimana tembok ada tergantoeng satoe tarief
sewahan kamar boeat satoe malem f 3.50 zonder
makan.
Satoe djongos hotel soeda masoek di itoe kamar seraja membawa boekoe register, saja laloe preksa itoe boekoe, dimana saja dapetken banjak nama-nama dari bekas penoempang itoe hotel brikoet dengen ia orang poenja istri-istri, hingga saja poenja kapertjajahan boeat itoe hotel djadi lebi tetep lagi.
Tjoema saja pikir tarief sewahannja itoe kamar ada terlaloe tinggi, tadinja saja soeda lantes maoe minta di kasi sadja satoe kamar jang lebi ketjil, soepaja saja poenja kantong jang memang selaloe botjor sadja, tida djadi lebi lekas singget lagi isinja, tapi saja masi merasa maloe<noinclude></noinclude>
nwnikf9fdebrrgbfy209dfe4fjoyl4d
308305
308276
2026-07-30T08:26:41Z
Link PB
26772
308305
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 14 -||- 15 -}}</noinclude>saorang, jang dengen memboeta-toeli soeda brani pili itoe tempat penginepan.
Selagi saja inget itoe hal, saja poenja hati djadi merasa tjoeriga djoega, bole djadi saja poenja diri aken kena masoek terpikat dalem hotel jang koerang baek, tapi lantaran tersoeroeng dengen itoe napsoe boeat bisa berkenalan dengen itoe nona Betawi, saja poenja rasa takoet lantes djadi linjap, sebagi mega jang ketioep angin, djadi dengen begitoe saja soeda seraken saja poenja diri di tangannja itoe mandoor hotel.
Tida bebrapa lama poelah trein soeda masoek di station Soerabaja kota, itoe madoor hotel laloe angkat saja poenja koffer dan adjak saja doedoek di satoe kreta sewahan, djoestroe di itoe waktoe tjoewatja ada sanget glap bintang-bintang dan remboelan soeda, semboeniken dirinja dalem goeloengan awan jang tebel, dengen tida lama poelah oedjan telah toeroen santer sekali, hingga di tenga perdjalanan saja poenja badjoe soeda djadi lepek kerna tampiasnja aer oedjan.
Sepoeloe menit kemoedian itoe kandaran jang saja doedoekin telah brenti di depan satoe hotel, dimana saja aken menginep.
Koetika saja dapet liat didepan hotel ada merk „HOTEL" {{ellipsis|6}} dalem hati saja merasa sedikit legahan, kerna saja pikir sedjelek-djeleknja toch ada satoe hotel, boekan satoe tempat jang mendjadi kedoeng boeaja- boeaja darat dimana saja misti trima nasip mendjadi korban.
Sasoedanja membajar ongkas sewa kreta, saja laloe diadjak masoek di satoe kamar jang paling besar, dimana tembok ada tergantoeng satoe tarief sewahan kamar boeat satoe malem f 3.50 zonder makan.
Satoe djongos hotel soeda masoek di itoe kamar seraja membawa boekoe register, saja laloe preksa itoe boekoe, dimana saja dapetken banjak nama-nama dari bekas penoempang itoe hotel brikoet dengen ia orang poenja istri-istri, hingga saja poenja kapertjajahan boeat itoe hotel djadi lebi tetep lagi.
Tjoema saja pikir tarief sewahannja itoe kamar ada terlaloe tinggi, tadinja saja soeda lantes maoe minta di kasi sadja satoe kamar jang lebi ketjil, soepaja saja poenja kantong jang memang selaloe botjor sadja, tida djadi lebi lekas singget lagi isinja, tapi saja masi merasa maloe<noinclude></noinclude>
8zxnar2ebwveiglaz42xd7n7r4oio92
Halaman:17 kali bertjere.pdf/12
104
70071
308277
201708
2026-07-30T05:14:03Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308277
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 16 -||17 KALI - 17 - BERTJERE}}</noinclude>boeat kloearken itoe omngan, sementara saja maoe djaga soepaja itoe mandoor tida nanti bilang saja ada saorang jang pelit, kerna kaloe bisa saja maoe soepaja itoe mandoorhotel nanti anggep saja sebagi satoe baron, jang kantongnja pedet sekali.
Koetika djongos jang masoek dalem itoe kamar soeda bikin beres pembaringan dimana saja poenja kamar, dalem hatinja saja djadi berpikir barangkali itoe mandoor hotel soeda djoestaken pada saja, soepaja di itoe malem ia bole dapet penoempang dalem hotelnja, kerna saja meliat semoewa kamar-kamar jang ada di bawa soeda terkoentji, saja tida dapet liat soeatoe venus, hati saja moelai djadi mendongkol.
Satelah itoe djongos soeda kloear, saja laloe
menegor pada itoe mandoor hotel, „Mana itoe ,.barang" jang tadi kau soeda djandjiken."
„Kaloe tida ada, masa saja brani bohongin sama Toean kata ada, nanti saja tanja doeloe apa ini malem ia soeda trima tetamoe atawa blon". kata itoe mandoor hotel jang laloe samperin itoe djongos jang baroesan bena-in kamar
boeat saja.
Saja iat ia orang bitjara bisik-bisik, hingga kombali timboel saja poenja katjoeriga'an, barangkali ia orang maoe djoeal saja poenja diri, sebagi saorang jang biasa idoep dalem doenia plesiran, saja soeda niat kapan betoel marika hendak bikin bodo saja poenja diri, pasti di itoe malem djoega saja lantes angkat kaki soepaja
saja troesa bajar dengen pertjoema itoe oewang sewa kamar, sebab saja soeda niat misti dapetken satoe temen boeat hiboerin saja poenja hati, sebab itoe sepasang penganten baroe, soeda menggoda sanget heibat saja poenja pikiran, saja poenja keadahan di itoe waktoe sama djoega saorang gila {{ellipsis|6}}
Bebrapa sa'at kemoedian, itoe mandoor hotel soeda dateng kombali pada saja, dengen moeka berseri-seri ia laloe berkata, "Moedjoer sekali boeat Toean, apa maoe sampe begini malem itoe nona masi blon ada trima tetamoe."
Begitoe ia lantes adjak saja naek ka atas loteng, dimana saja soeda meliwatin bebrapa kamar-kamar jang semoewa tertoetoep sampe di kamar jang paling oedjoeng, disitoe ia soeda brenti dan mengetok pintoenja Hoe kamar dari No. 27.<noinclude></noinclude>
mi9b1xbdxzobt0zu41rgf0qunpf4942
308306
308277
2026-07-30T08:28:09Z
Link PB
26772
308306
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 16 -||17 KALI - 17 - BERTJERE}}</noinclude>boeat kloearken itoe omngan, sementara saja maoe djaga soepaja itoe mandoor tida nanti bilang saja ada saorang jang pelit, kerna kaloe bisa saja maoe soepaja itoe mandoorhotel nanti anggep saja sebagi satoe baron, jang kantongnja pedet sekali.
Koetika djongos jang masoek dalem itoe kamar soeda bikin beres pembaringan dimana saja poenja kamar, dalem hatinja saja djadi berpikir barangkali itoe mandoor hotel soeda djoestaken pada saja, soepaja di itoe malem ia bole dapet penoempang dalem hotelnja, kerna saja meliat semoewa kamar-kamar jang ada di bawa soeda terkoentji, saja tida dapet liat soeatoe venus, hati saja moelai djadi mendongkol.
Satelah itoe djongos soeda kloear, saja laloe menegor pada itoe mandoor hotel, „Mana itoe ,.barang" jang tadi kau soeda djandjiken."
„Kaloe tida ada, masa saja brani bohongin sama Toean kata ada, nanti saja tanja doeloe apa ini malem ia soeda trima tetamoe atawa blon". kata itoe mandoor hotel jang laloe samperin itoe djongos jang baroesan bena-in kamar boeat saja.
Saja iat ia orang bitjara bisik-bisik, hingga kombali timboel saja poenja katjoeriga'an, barangkali ia orang maoe djoeal saja poenja diri, sebagi saorang jang biasa idoep dalem doenia plesiran, saja soeda niat kapan betoel marika hendak bikin bodo saja poenja diri, pasti di itoe malem djoega saja lantes angkat kaki soepaja saja troesa bajar dengen pertjoema itoe oewang sewa kamar, sebab saja soeda niat misti dapetken satoe temen boeat hiboerin saja poenja hati, sebab itoe sepasang penganten baroe, soeda menggoda sanget heibat saja poenja pikiran, saja poenja keadahan di itoe waktoe sama djoega saorang gila {{ellipsis|6}}
Bebrapa sa'at kemoedian, itoe mandoor hotel soeda dateng kombali pada saja, dengen moeka berseri-seri ia laloe berkata, "Moedjoer sekali boeat Toean, apa maoe sampe begini malem itoe nona masi blon ada trima tetamoe."
Begitoe ia lantes adjak saja naek ka atas loteng, dimana saja soeda meliwatin bebrapa kamar-kamar jang semoewa tertoetoep sampe di kamar jang paling oedjoeng, disitoe ia soeda brenti dan mengetok pintoenja Hoe kamar dari No. 27.<noinclude></noinclude>
4ky7xl6v8eo7ypovokfaphiptwtp3yu
Halaman:17 kali bertjere.pdf/13
104
70072
308278
201710
2026-07-30T05:14:28Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308278
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 18 -||- 19 -}}</noinclude>„Tok, Tok, Tok.“ begitoe itoe pintoe kamar soeda di ketok dengen kras, sebagi djoega orang jang tida taro endah pada penoempang jang tinggal dalem itoe kamar.
Pertama saja soeda maoe tjega boeat ia mengetok teroes itoe pintoe, kerna saja pikir itoe venus tentoe tida nanti soeka trima pada saja, kapan ia liat saja poenja pakean jang kotor, bole djadi ia nanti anggep saja poenja diri ada sebagi orang kapal, tapi seblonja saja dapet batalken saja poenja maksoed, itoe pintoe kamar
soeda djadi terpentang, dimana saja dapet liat satoe nona moeda dengen berpakean jang sanget saderhana berdiri didepan pintoe sambil berkata, „Siapa ?”, dari medjanja saja dapet liat ada terletak gaetan bersama benang kantong jang saja bisa doega bahoewa ia baroe sadja lepasken ia poenja pakerdjahan tangan.
Saja poenja hati djadi merasa sangsi, kerna saja liat tingka lakoenja itoe prampoean ada sama djoega prampoean baek-baek, maka saja tjoema manggoetken saja poenja kepala, boeat membri hormat pada itoe nona jang saja maoe bladjar kenal.
„Nona, ini ada satoe toean jang baroe dateng maoe djadi nona poenja sobat.“ kata itoe mandoor hotel dengen tjengar-tjengir.
,.Masoeklah Enko,“ menjaoet itoe nona sambil bersenjoem manis.
Dengen brutaal itoe mandoor laloe tada tangan boeat minta persen dari saja.
Saja soeda mengarti ia poenja maksoed, maski ia soeda tida oetjapken soeatoe perkatahan, maka saja laloe rogo saja poenja kantong ambil satoe lembar oewang kertas dari satoe roepia, saja laloe kasiken di tangannja.
Kemoedian baroe itoe mandoor berlaloe.
Sembari doedoek di satoe korsi, dalem itoe kamar No. 27 saja poenja mata soeda moelai bikin pepreksahan, dimana saja dapet kenjatahan bahoewa itoe kamar ada sanget bersi dan dapet rawatan baek, berbeda sekali dengen kamarnja laen-laen boenga raja jang saja soeda perna
koendjoengin,
Saja sengadja tida maoe mengomong lebi doeloe kerna saja poen djadi merasa djenga sendiri dengen saja poenja pakean jang terlaloe kotor sekali.<noinclude></noinclude>
pt2zl1o9kp05cdyrwkrjxc5upltcm18
308307
308278
2026-07-30T08:28:51Z
Link PB
26772
308307
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 18 -||- 19 -}}</noinclude>„Tok, Tok, Tok.“ begitoe itoe pintoe kamar soeda di ketok dengen kras, sebagi djoega orang jang tida taro endah pada penoempang jang tinggal dalem itoe kamar.
Pertama saja soeda maoe tjega boeat ia mengetok teroes itoe pintoe, kerna saja pikir itoe venus tentoe tida nanti soeka trima pada saja, kapan ia liat saja poenja pakean jang kotor, bole djadi ia nanti anggep saja poenja diri ada sebagi orang kapal, tapi seblonja saja dapet batalken saja poenja maksoed, itoe pintoe kamar soeda djadi terpentang, dimana saja dapet liat satoe nona moeda dengen berpakean jang sanget saderhana berdiri didepan pintoe sambil berkata, „Siapa ?”, dari medjanja saja dapet liat ada terletak gaetan bersama benang kantong jang saja bisa doega bahoewa ia baroe sadja lepasken ia poenja pakerdjahan tangan.
Saja poenja hati djadi merasa sangsi, kerna saja liat tingka lakoenja itoe prampoean ada sama djoega prampoean baek-baek, maka saja tjoema manggoetken saja poenja kepala, boeat membri hormat pada itoe nona jang saja maoe bladjar kenal.
„Nona, ini ada satoe toean jang baroe dateng maoe djadi nona poenja sobat.“ kata itoe mandoor hotel dengen tjengar-tjengir.
,.Masoeklah Enko,“ menjaoet itoe nona sambil bersenjoem manis.
Dengen brutaal itoe mandoor laloe tada tangan boeat minta persen dari saja.
Saja soeda mengarti ia poenja maksoed, maski ia soeda tida oetjapken soeatoe perkatahan, maka saja laloe rogo saja poenja kantong ambil satoe lembar oewang kertas dari satoe roepia, saja laloe kasiken di tangannja.
Kemoedian baroe itoe mandoor berlaloe.
Sembari doedoek di satoe korsi, dalem itoe kamar No. 27 saja poenja mata soeda moelai bikin pepreksahan, dimana saja dapet kenjatahan bahoewa itoe kamar ada sanget bersi dan dapet rawatan baek, berbeda sekali dengen kamarnja laen-laen boenga raja jang saja soeda perna koendjoengin,
Saja sengadja tida maoe mengomong lebi doeloe kerna saja poen djadi merasa djenga sendiri dengen saja poenja pakean jang terlaloe kotor sekali.<noinclude></noinclude>
d54cqu6zk9qtowups87k20l49ocylkr
Halaman:17 kali bertjere.pdf/14
104
70110
308279
201961
2026-07-30T05:15:26Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308279
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 20 -||17 KALI - 21 - BERTJERE}}</noinclude>„Enko barangkali baroe sadja sampe?" berkata itoe venus dengen senjoemnja jang sanget manis sambil doedoek di satoe krosi jang berhadepan dengen saja.
Permoela saja merasa kebat-kebit djoega, sebab saja pikir barangkali dari sebab saja poenja pakean jang kotor, ia nanti mengoesir dan soeroe saja berlaloe dari kamarnja, kaloe sampe kedjadian begitoe roepa maski saja bisa kasi oendjoek saja poenja oewang kertas boeat banggaken di matanja, toch tra oeroeng saja aken djadit goesar djoega, kendati dalem itoe hal ada djadi saja poenja sala sendiri jang saja soeda begitoe keboeroe napsoe boeat berdjoempa padanja dengen zonder toekar pakean lebi doeloe, kaloe sampe saja misti trima itoe hina'han, biar bagimana djoega, tentoe saja djadi merasa sanget bentji padanja.
Tapi sekarang saja soeda dapet kenjatahan bahoewa itoe nona tida pandang hina lantaran saja poenja pakean jang kotor, maka itoe saja poenja hati merasa girang djoega, kerna saja djadi teroesa poesing misti pergi tjari lagi laen penghiboer hati, begitoe saja laloe menjaoet,
„Betoel, saja baroe sadja sampe dari Djocja, sebab di kreta api baroesan saja soeda ketemoe pada itoe mandoor jang kasi tjerita bahoewa di ini hotel ada menginep satoe nona asal dari Betawi, itoe nama kota jang ia soeda seboetken telah membikin saja poenja hati djadi ketarik, saja djoega ada orang Betawi, lantaran terlaloe
kepengen liat orangnja sampe saja tida inget boeat toekar pakean doeloe, saja merasa soekoer sekali jang nona soeda soeka trima saja dengen senang hati." begitoe saja soeda oetjapken itoe perkatahan di hadepan itoe nona jang saja baroe berladjar kenal.
„Astaga, kenapa Enko bole kata begitoe, kaloe sampe Enko soeka dateng di sini, boekan saja misti pandang dari Enko poenja pakean tapi saja misti pandang dari Enko poenja kebaekan, apa lagi baroesan Enko poenja manggoetan pada saja, saja anggep ada satoe kehormatan besar jang pertama kali baroe saja rasaken saja poenja diri jang hina - dina bisa dapetken itoe kemoeliaan, laen-laen orang lelaki tida ada jang pandang diri saja sampe begitoe tinggi dengen zonder mengenal atoeran ia orang soeda masoek dalem<noinclude></noinclude>
dmgk3v602rcz9c0nxt5bcbe5vk600bq
Halaman:17 kali bertjere.pdf/15
104
70111
308280
201977
2026-07-30T05:16:08Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308280
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 22 -||- 23 -}}</noinclude>saja poenja kamar dan berboeat sasoekanja, toch terpaksa saja misti trima ia orang poenja ke1akoean jang kasar dengen segaia senang hati." menjaoet itoe nona Betawi.
"Oh, terlaloe sekali kaloe itoe orang - orang soeda brani berlakoe begitoe koerang adjar, saja soeda manggoetken pada nona, inilah tjoema ada adat atoeran setjara sopan, sebagi kita orang jang baroe berkenalan satoe pada laen, djoega dalem nona poenja kamar sendiri nona ada mempoenjai itoe hak kekwasahan boeat mengoesir atawa trima soeatoe orang menoeroet nona poenja kesoekahan." begitoe saja soeda menjaoet pada itoe prampoean moeda di kamar No. 27.
„Laen orang laen pikirannja, begitoe saja soeda mengalamin idoep dalem ini doenia, tjoema saja baroe ketemoe pada Enko saorang sadja jang tida maoe pandang boenga-raja sampe begitoe hina-dina, betoel saja bole oesir pada itoe orang-orang jang tjeriwis, tapi di loearan marika nanti tjeritaken boesoek sekali boeat saja poenja diri, dengen begitoe laen-laen orang jang baek- baek seperti Enko, jang dapet denger itoe tjerita, djadi takoet boeat dateng kemari." kata itoe nona
{{rh- 23 -}}
moeda sambil toendoekin kepalanja.
„Astaga, djangan nona angkat saja terlaloe tinggi, saja ini sebetoelnja ada satoe „TjaboTaijong", soeda bebrapa banjak prampoean jang soeda djadi saja poenja kenalan, saja liat ia orang poenja tingka lakoe dan dandanan semoewa ada setali tiga oewang, jang satoe pada laen tida maoe kala dalem „Act of Flirting", „marika bersaing dengen seroe boeat toendjoekin marika poenja ketjantikan soepaja bisa menarik hatinja orang lelaki, malahan ia orang tida merasa mengenes boeat hamboerin oewangnja jang djadi pendapetan dengen mendjoeal dirinja dengen naek kandaran atawa tontonan. Dengen menginget dari itoe djoeroesan, djadi seharoesnja saja misti briken poedjian pada diri nona saorang, sebab laen-laen prampoean soeda bikin reclame begitoe besar, tapi nona boekan sadja tida maoe kasi Iiat nona poenja moeka, malahan nona soeda simpen nona poenja dirÎ dalem kamar dengen pintoe tertoetoep, djoega nona soeda tida senang boeat doedoek menganggoer dengen zonder bekerdja, maka diatas medja nona ada gaetan dan benang kantong, inilah ada satoe boekti jang<noinclude></noinclude>
1z0jrk9jq0uri985tn0z1230czsongy
308281
308280
2026-07-30T05:16:39Z
Link PB
26772
308281
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 22 -||- 23 -}}</noinclude>saja poenja kamar dan berboeat sasoekanja, toch terpaksa saja misti trima ia orang poenja ke1akoean jang kasar dengen segaia senang hati." menjaoet itoe nona Betawi.
"Oh, terlaloe sekali kaloe itoe orang - orang soeda brani berlakoe begitoe koerang adjar, saja soeda manggoetken pada nona, inilah tjoema ada adat atoeran setjara sopan, sebagi kita orang jang baroe berkenalan satoe pada laen, djoega dalem nona poenja kamar sendiri nona ada mempoenjai itoe hak kekwasahan boeat mengoesir atawa trima soeatoe orang menoeroet nona poenja kesoekahan." begitoe saja soeda menjaoet pada itoe prampoean moeda di kamar No. 27.
„Laen orang laen pikirannja, begitoe saja soeda mengalamin idoep dalem ini doenia, tjoema saja baroe ketemoe pada Enko saorang sadja jang tida maoe pandang boenga-raja sampe begitoe hina-dina, betoel saja bole oesir pada itoe orang-orang jang tjeriwis, tapi di loearan marika nanti tjeritaken boesoek sekali boeat saja poenja diri, dengen begitoe laen-laen orang jang baek- baek seperti Enko, jang dapet denger itoe tjerita, djadi takoet boeat dateng kemari." kata itoe nona
moeda sambil toendoekin kepalanja.
„Astaga, djangan nona angkat saja terlaloe tinggi, saja ini sebetoelnja ada satoe „TjaboTaijong", soeda bebrapa banjak prampoean jang soeda djadi saja poenja kenalan, saja liat ia orang poenja tingka lakoe dan dandanan semoewa ada setali tiga oewang, jang satoe pada laen tida maoe kala dalem „Act of Flirting", „marika bersaing dengen seroe boeat toendjoekin marika poenja ketjantikan soepaja bisa menarik hatinja orang lelaki, malahan ia orang tida merasa mengenes boeat hamboerin oewangnja jang djadi pendapetan dengen mendjoeal dirinja dengen naek kandaran atawa tontonan. Dengen menginget dari itoe djoeroesan, djadi seharoesnja saja misti briken poedjian pada diri nona saorang, sebab laen-laen prampoean soeda bikin reclame begitoe besar, tapi nona boekan sadja tida maoe kasi Iiat nona poenja moeka, malahan nona soeda simpen nona poenja dirÎ dalem kamar dengen pintoe tertoetoep, djoega nona soeda tida senang boeat doedoek menganggoer dengen zonder bekerdja, maka diatas medja nona ada gaetan dan benang kantong, inilah ada satoe boekti jang<noinclude></noinclude>
fe5avpdvk7448lvgc54anrn33teqqmo
Halaman:17 kali bertjere.pdf/16
104
70296
308282
202540
2026-07-30T05:17:31Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308282
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 24 -||17 KALI - 5 - BERTJERE}}</noinclude>nona poenja diri tida haroes dipandang renda." kata saja pada itoe kenalan baroe, jang aken masoek dalem saja poenja lijst djadi jang ka 500.
„Enko, soeda ambil pemandangan terlaloe djaoe. dengen setjara djoedjoer saja maoe mengakoe, bahoewa saja soeda toetoep saja poenja pintoe kamar, soepaja saja tida dapet ganggoean dari segala gegobrak. biar bagimana djoega Enko haroes pikir satoe boenga-raja ada tetep mendjadi barang sewahan, tida mempoenjai saeatoe
kehormatan sebab misti di pikir sebaliknja kaloe satoe prampoean jang maoe pegang kehormatannja, tida nanti maoe dagangin dirinja." Saoet itoe nona moeda dengen roepa jang sanget sedi.
Mendenger itoe omongan, saja poenja hati djadi ketarik dan merasa kesian pada itoe prampoean moeda, tjoba kaloe pertama itoe mandoor hotel ketok pintoe kamarnja, ia soeda madjoeken tarief f 25.- atawa f 50.-, biar saja misti kena kloearken oewang begitoe banjak, barangkalisaja poenja diri tida kena terlibet padanja, tapi dari ia poenja pembitjarahan-pembitiarahan soeda membikin saja djadi tida tega boeat kasi
liwat dirinja begitoe sadja, sebagimana saja soeda berlakoe dengen laen-laen prampoean, maka sebrapa bole saja ingin mentjari taoe ia poenja hikajat, kenapa prampoean jang begitoe baek, misti djadi prampoean latjoer.
„Dari Mandoor Hotel, saja denger nona berasal dari Betawi, tapi saja heran kenapa nona bole tinggal di sini?' saja telah menanja pada itoe prampoean.
„Seblonnja saja mendjawab Enko poenja pertanjahan, lebi doeloe saia maoe tanja kenapa Enko sendiri bole dateng disini, djangan Enko djadi goesar, sebab saja sering ketemoeken orang-orang moeda jang soeda beristri, apabila terbit persetorian sedikit sadja laloe tinggalken istrinja dengen tida maoe taoe lagi bagimana nanti djadinja dengen itoe istri, kaloe Enko poenja keada'an ada sebagimana jang saja bitjaraken, baek Enko kombali lagi pada istri Enko, sebab kesian sekali boeat orang prampoean jang tida bisa idoep zonder dapet perlindoengannja orang lelaki, teroembang - ambing di antara geloembang kehina'an.” kata itoe nona moeda dengen aer mata melele.<noinclude></noinclude>
nokmfin4ivetzo22gemr9dswadz2kc4
Halaman:17 kali bertjere.pdf/17
104
70297
308283
202541
2026-07-30T05:18:03Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308283
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 26 -||- 27 -}}</noinclude>„Kenapa nona bole bitjara begitoe roepa, apa nona soeda fikir itoe pembitjarahan ada membikin roegi pada diri nona djoega?" tanja saja pada dirinja itoe venus.
„Saja poenja adat lebi sOtka manda kasi saja poenja diri tertjoebit, dari pada saja menjoebit diri orang, tegesnja dengen ini omongan, saja tida maoe merampas orang poenja soewami."
„Saja kasi taoe sama nona bahoewa saja poenja diri seperti boeroeng jang baroe terlepas dari koeroengan, boeat bitjaraken saja poenja hikajat poen ada sanget pandjang, maka sekarang saja mengoendang nona dateng di kamar saja, jang saja pikir ada lebi sentausa, tida aken dapet ganggoean dari orang - orang jang hendak mentjari pada nona." kata saja sambil berlaga mengoeap sebagi orang jang soeda mengantoek.
„Enko poenja pembitjarahan memang ada sanget djitoe sekai, sebab oemoemnja orang djadi prampoean latjoer, tenga malem boeta saja lagi sedeng enak tidoer poeles, misti dapet ganggoean dengen orang jang dateng mengetok saja poenja pintoe." kata itoe venus sambil bersenjoem manis.
Barangkali dj oe ga nona maoe sindirin pada diri saja." kata saja sambil tjolek pipinja, kerna
di itoe waktoe sa'ja djadi inget kombai itoe pengliatan dari itoe sepasang penganten moeda di kreta api, maka zonder memboeang tempo lagi, saja laloe pelok dan menjioem pipinja.
Dengen bergandengan tangan sebagi satoe penganten baroe jang tweedehand, saja djoega tida maoe kala actie, saja toentoen saja poenja kekasih adjak masoek dalem saja poenja kamar.
Kemoedian saja laloe pergi di kamar mandi boeat salin pakean sahabisnja itoe baroe saja masoek kombali dalem saja poenja kamar, dimana saja poenja kekasih baroe lagi sedeng menoenggoe.
Dalem golongan "idoeng poeti" saja poenja diri memang terkenal ada sampe pande boeat kongkoin prampoean-prampoean moeda, tjoema sadja saja tida soeka tjapein lida boeat memboedjoek segala prampoean jang tida pantes atawa saja bole teroesa lakoeken, kerna biasanja prampoean latjoer, ada doeit baba saja, kantong kempes baba paja, saja liat itoe nona dari kamar No. 27
maski betoel ia ada prampoean latjoer, tapi sepatoetnja ia poenja diri misti djadi katjoewali,<noinclude></noinclude>
2ingrysbe5rrnu572v65nv5r44e9hpa
Halaman:17 kali bertjere.pdf/18
104
70395
308284
202704
2026-07-30T05:18:36Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308284
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 28 -||17 KALI - 29 - BERTJERE}}</noinclude>sebab tingka lakoenja tida genit, tida soeka berpoepoer dan pake aer wangi, serta pakeannja ada sanget saderhana.
Boeat tjoba ia poenja hati, saja sengadja soeda toekar pakean dengen saja poenja badjoe pajama dari soetra dan saja sisirken saja poenja ram boet dengen litjin sekali.
Dari saja poenja koffer saja kasi kloear saja poenja botol Essence jang paling aloes, saja laloe ketjrotin di saja poenja badjoe dan pembaringan, hingga hawa dalem saja poenja kamar telah beroba djadi sanget haroem.
Dengen mesem simpoel itoe nona moeda awasin saja poenja kelakoean, kemoedian ia laloe berkata, „Kenapa Enko soeka berlakoe begitoe beros, pakean dan minjak wangi, ada barang - barang jang tida teritoeng penting dalem pengidoepan dan pertjintahan jang sedjati, inilah ada doewa roepa benda sebagi barang polesan boeat bikin
bagoes, dari dasarnja soeatoe barang atawa menoesia, tapi ada memborosken oewang dan merosotken kebadjikan. Saja tida soeka berlakoe seperti njonja-njonja bangsawan, dengen berpakean bagoes dan berlakoe royaal, hingga kansboeat perbaekin saja poenja diri djadi ada lebi banjak.
Mendenger itoe omongan, saja poenja kepala rasanja sama djoega di koetjoerin aer dingin, saja laloe doedoek sambil berpikir, bahoewa saja poenja nona ini barangkali boekan sewadjarnja ia soeda melatjoerin diri, kerna ia soeda tida dapet laen djalan jang lebi baek tapi ini
tjoema ada dalem saja poenja doegakan sadja,
jang saja blon dapetken kepastiannja.
Kaloe saja misti menjera kala padanja dan djato dibawa ia poenja pengaroe, inilah bikin saja merasa maloe sekali, maka saja soeda pikir tida maoe kala menta-menta, den gen zonder ia dapet liat, saja soeda ambil saja poenja Mentol dari saja poenja kantong djas, jang saja laloe gosokin dimana saja poenja koelit mata, hingga dengen sekedjep sadja saja merasa njer-njeran dan aer mata saja mengoetjoer sanget deres.
„Kenapa Enko menangis?" menanja itoe venus dengen roepa heran.
Saja sengadja berlaga seperti anak ketjil jang lagi menangis segak-segoek, dengen zonder {{hws|men|mendjawab}}<noinclude></noinclude>
mvn6rkgnfpz4fkrsfa5i8ssndnjhwqx
Halaman:17 kali bertjere.pdf/19
104
70396
308285
202706
2026-07-30T05:19:26Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308285
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 30 -||- 31 -}}</noinclude>{{hwe|djawab|mendjawab}} ia poenja pertanjahan.
Saja perloe djaga soepaja saja poenja akal tida djadi terlaloe kentara, kerna kasarnja saja poenja perboeatan, maka saja soeda sengadja boeang saja poenia diri dengen tengkoeroep di pembaringan sambil toetoep saja potnja moeka dengen bantal kepala.
Tapi saia poenja soeara tangisan dengen sengadja saja soeda bikin lebi santer lagi.
Itoe nona soeda pelok dan pegang saja poenja kedoewa lengan, sambil bisikin saja poenja koeping dengen berkata, „Saja miilta Enko soeka ma'afken kaloe saja soeda kena sala bitjara."
Kombali saja soeda menangis dengen lebi kras lagi.
Meliat saja poenja kesedihan, ia roepanja soeda djadi sanget bingoeng dan tida taoe apa jang ia haroes berboeat, maka ia laloe berbisik lagi, „Kenapa Enko begitoe sedi, apa Enko ada kekoerangan oewang, saja ada poenja oewang simpenan, kaloe Enko perloe, saja bole seraken di tangan Enko."
Sampe di sini saja rasa tida baek, apa bila saja misti teroes-teroesan berlakoe begitoe roepa dengen berpoera-poera sedi, satoe lelakon jang tida enak, saja ingin bikin 1ekas djadi tamat.
„Oh, nona, orang prampoean jang baek seperti nona soesa di tjari, di ini doenia saja kira tjoema ada doewa prampoean jang berhati begitoe moelia, prampoean jang pertama adalah saja poenja istri almarhoem jang soeda bantoe dan belaken pada saja dalem lapangan pertandingan
dari soeal mentjari pengidoepan, tapi apa latjoer bagi diri saja, ditenga perdjalanan boeat menandjak di golongah „Hartawan", ia soeda tinggalken saja dengen mengaso di goendoekan tanah, saja poenja keadahan di itoe waktoe seperti djoega locomotive jang misti djalan sendirian dengen zonder ada gondengannja hingga saja soeda djadi melesat disana-sini membawa saja poenja kemaoehan, sebab saja soeda tida tahan boeat berdiam teroes di itoe tempat dimana boekit kesedihan ada menindi saja poenja hati, baroesan di kreta api, saja meliat kebroentoengannja sepasang penganten baroe jang lagi idoep manis, soeda membikin kamboe saja poenja
penjakit kailangan istri, begitoe saja soeda niat
tjari hiboeran hati, sampe saja broentoeng<noinclude></noinclude>
ckdpz0a4x82xsn3stxrk9r0p6dpelhr
Halaman:17 kali bertjere.pdf/20
104
70593
308286
203369
2026-07-30T05:20:54Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308286
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 32 -||17 KALI - 33 - BERTJERE}}</noinclude>ketemoe nona jang saja anggep sebagi prampoean jang kadoewa, begitoelah dengen mendadak saja soeda djadi sedi, jang seharoesnja saja misti merasa broentoeng. Sekarang nona soeda denger saja poenja hikajat, maka saja harep nona tida nanti boeat ketjil hati, ma'loemlah orang jang lagi sedeng menanggoeng doeka kailangan istri, bole di bilang penjakit-penjakit jang paling heibat masi ada doktor jang bisa brih.en pertoeloengan tapi penjakit roesak hati di seperti saja, siapa jang bisa toeloeng obatin?"
"Ini dia obatnja." kata itoe nona sambil sodorken pipinja jang litjin dan poeti bersi.
Dengen tjekel ia poenja pinggang jang langsing saja laloe trima la poenja hadia'an dengen goembira.
Itoe nona poen soeda bales saja poenja pertandahan tjinta.
Kemoedian saja laloe berkata, "Sekarang kita orang soeda madjoe dalem kita orang poenja pertjintahan, maski nona atawa saja barangkali koetika baroe ketemoe moeka, tjoema anggep bahoewa ini malem poenja pertjintahan pertama beroepa getas seperti areng, tapi sekarang bole. dibilang soeda beroba sikep mendjadi oelet seperti besi, tjoema sajang sekali jang sampe ini sa'at saja masi blon dapet taoe nona poenja nama jang terhormat."
„Dengen senang hati saja nanti seboetken saja poenja nama, tjoema saja maoe madjoeken satoe perdjandjian, kapan saja soeda kasi taoe saja poenja nama, Enko tida sekali bole boeat tertawahan." kata itoe nona sambil mesem-mesem getir.
„Soeatoe benda teroetama oemat Allah, semoewa ada mempoenjai nama, dengen begitoe bisa membikin perhoeboengan dan pengetahoean madjoe lebi loeas, teroetama dalem pertjintahan djika satoe sama laen soeda mengenal nama, tida aken djadi terloepa dalem satoe abad." kata saja dengen penoe kainginan boeat mendapet taoe ia poenja nama.
"Saja orang she Tja nama Bo-nio." kata itoe venus sambil awasin saja poenja moeka.
Koetika saja denger itoe nama jang ia soeda sebo~tken, saja poenja peroet rasanja sanget moeles sebab saja terpaksa misti menahan saja poenja tertawa jang saja perloe djaga soepaja<noinclude></noinclude>
gk6c4xo75igr6pgmvgga1wbqrsb95b7
Halaman:17 kali bertjere.pdf/21
104
70618
308287
203452
2026-07-30T05:24:45Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308287
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 34 -||- 35 -}}</noinclude>saja poenja djantoeng hati tida mendjadi goesar.
Tapi kaloe tida tertawa, dalem hati merasa geli sekali, kerna ia poenja nama ada sanget lotjoe, maka saja saloe tekep saja poenja moeloet dan teken saja pnenja peroet.
la taoe bahoewa saja nanti tertawa boeat hinaken ia poenja nama jang begitoe loetjoe, maka dengen soeara kras ia laloe berkata poelah, „Itoe ada saja poenja nama, jang di briken oleh saja poenja orang toewa." kata itoe nona dengen roepa soenggoe-soenggoe.
,,Djangan goesar, saja maoe bitjara sedikit, barangkali lantaran itoe nama nona djadi bernasip malang, toch masi ada nama-nama laen jang lebi bagoes dan enak didcngernja."
,,Memang saja poenja nama Tja Bo-nio, kaloe memang Enko merasa tida senang dengen saja poenja nama, saja poen terpaksa misti trima saja poenja oentoeng dengen toentoet pengidoepan jang setimpal dengen saja poenja nama." kata itoe nona dengen roepa sedi tertjampoer goesar.
,,Adoe." saja berkata sambil oeroet-oeroet saja poenja peroet jang merasa sanget moeles, kemoedian dengen tahan saja poenja tertawa saja laloe berkata, „Sabar nona, mara gampang tapi pikir doeloe, itoelah ada satoe perkara ketjil
jang tida pantesnja kita orang misti djadi setori, begini sadja, saja maoe atoer, blon taoe apa nona nanti setoedjoe dan soeka trima pada diri saja, kaloe nona moefaket boeat djadi saja poenja istri jang kadoewa, djadi saja nanti panggil nona poenja nama Dji Nio, dengen begitoe saja rasa ada djadi lebi soeroep dan tida aken mengganggoe pendengeran publiek, kapan saja seboetken nona poenja nama."
,,Diri saja sama djoega barang jang lagi mengambang di tenga laoetan, datenglah Enko jang soeka seret naekin diatas daratan, aoeda tentoe saja trima dengen segala senang hati djoega saja harep Enko tida baeat goesar, dan soeka ma'afken pada saja dari saja poenja kelakoean jang kasar baroesan, memang itoe ada djadi saja poenja tabeat jang paling djelek dalem soeal saja poenja nama, bole di bilang dalem ini pun ada djadi saja poenja kelemahan, dimana seringkali telah terbit persetorian, tjoema lantaran dari saja poenja nama sadja, baroelah ini kali saja broentoeng bisa ketemoe pada Enko saorang<noinclude></noinclude>
fzyih1rznx4ql1loa7g93v2nwddp0qx
Halaman:17 kali bertjere.pdf/22
104
70620
308288
203463
2026-07-30T05:30:25Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308288
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 36 -||17 KALI - 37 - BERTJERE}}</noinclude>jang lebi sabar dan tjerdik, jang soeda bisa tjari‘in saja satoe nama Dji Nio sebagi gantinja dengen ini djalan kombali saja atoerken banjak trima kasi dan saja merasa sanget senang boeat pake itoe nama sampe saja masoek di lobang koeboer.” begitoe saja poenja Dji Nio jang baroe soeda menjaoet sambil mengglendot di leher
saja, seperti anak jang aleman.
Kemoedian ia laloe tjoebit saja poenja paha dan berkata, ,,Djangan enko soeka padanin saja, Enko poenja nama sendiri Enko oempetin, saja poenja nama Enko maoe taoe."
,,Saja ini Landru.“
,,Apa Enko kata Loendoe, bagoes betoel itoe nama sama djoega nama di Topeng si Djantoek.“
,,Apa sadja jang nona maoe panggil pada diri saja, saja nanti trima dengen senang hati." begitoe saja soeda menjaoet.
,,Saja tida maoe kasi Enko bodo‘in pada saja.“ menjaoet saja poenja Dji Nio baroe seraja dengen kesebetan loear biasa, ia poenja tangan soeda samber saja poenja oedjoeng badjoe pajama, jang ia laloe tekoek kloear, kebetoelan saja ada toelis. saja poenja nama sedjati, soepaja saja poenja pekean toekang binatoe tida bikin ketoekaran dengen pakean laen orang.
,,Ach Dji Nio, soenggoe nona ini saorang jang tierdik sekali.“ kata saja dengen mesem.
,,Sekarang saja soeda dapet taoe Enko poenja nama, tapi saja djoega maoe toekar Enko poenja nama, saja nanti panggil pada Enko si ,,Toedjoeblas“, tapi saja harep Enko djangan boeat goesar dan sakit hati disini saja maoe mengakoe dengen teroes trang, bahoewa Enko ada dijadi saja poenja baba jang ka toedjoeblas, tapi itoe pertjerehan sampe anam blas kali semoewa bole dibilang boekan ada saja poenja sala, kapan Enko denger saja poenja hikajat, saja brani tanggoeng Enko djoega nanti merasa kesian pada diri saja. Djoega saja bermoehoen dengen semba soedjoet dalem hati saja, soepaja bisa timboel Enko poenja blas-kesian, sebab boeat orang prampoean ada djelek sekali kapan bisa bertjere terlaloe sering, tapi apa maoe dikata kaloe memang saja poenja nasip dan takdir misti begitoe, saia pake ini panggilan soepaja sebrapa bisa saja maoe berdaja boeat menoeroet prenta, pegang saja poenja kewadjiban dengen betoel dan<noinclude></noinclude>
o5oh63c2mybct4j0x4veykkjcesi0ay
Halaman:17 kali bertjere.pdf/23
104
70636
308289
203526
2026-07-30T05:31:21Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308289
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh|- 38 -||- 39 -}}</noinclude>bersetia dari fihak Enko saja minta Enko poenja
hati dan blas-kesian pada diri saja, soepaja Enko
bisa tjinta dan sajang pada saja jang soeda kenjang teroembang-ambing di gloembang kasangsarahan dan tersia-sia. Mati atawa idoep saja
poenja njawa saja seraken di tangan Enko saorang, jang saja taro harepan besar bahoewa
kita orang aken bisa idoep roekoen dan broentoeng. Kapan Enko soeda tetep boeat ambil saja
poenja diri jang boeroek djadi Enko poenja Dji Nio, besok pagi kita orang misti lantes pinda dari ini tempat, kita orang tjari satoe tempat
jang dingin,
soeroep boeat liwatin kita poenja tempo dan dapetken itoe kesenangan, sebagi sepasang penganten, sebagimana jang Enko soeda ketemoein
di kreta api.“ kata Dji Nio sambil senderin kepalanja di dada saja.
,,Akoer, saja moefaket sekali, dengen begitoe kita orang seperti djoega idoep di Sorga.“
{{rh||**}}<br>
Bebrapa hari berselang kita orang soeda berdiam di Malang di sala satoe hotel jang sopan.
Malang ada satoe kota jang terkenal dengen hawanja jang sanget njaman, dimana ada djadi tempat kediamannja orang-orang hartawan, orang Militair dan Ambtenaar jang pensioen, boeat djadi lebi trang bagi pembatja, itoe kota bole di oepamaken seperti di Batavia poenja Buitenzorg, begitoe Soerabaja soeda merasa bangga dengen itoe kota.
Djoestroe kamar dimana tempat jang saja tinggalin ada berhadepan dengen Fontain aer dari itoe hotel, dengen doedoek di galerij depan dari saja poenja kamar jang memang ada disediaken medja dan krosi peranti tetamoe doedoek makan angin, saja bisa pandang itoe aer mantjoer seperti djoega di Pasar Gambir.
Saja sengadja kenangken saja poenja pikiran sebagi djoega saja lagi idoep di Paradise dengen saja poenja Dji Nio, itoe bidadari jang baek dan manis boedi.
Pada soeatoe hari selagi saja reba di krosi pandjang, Dji Nio peen laloe toeroet doedoek di samping saja, sambil senderin badannja di saja poenja dada, hingga dengen begitoe moeka saja dan moekanja djadi berhadep-hadepan.<noinclude></noinclude>
hl8giba8z0w2eda6n0y1qb1q0o80hv0
Halaman:MASJID DAN MAKAM DOENIA ISLAM CIRCA 1932.pdf/33
104
71520
308261
205593
2026-07-30T04:39:26Z
Dicky Herlambang
27059
/* Tervalidasi */
308261
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" /></noinclude>{{c|'''MASDJID SEMARANG.'''}}
{{c|Pada gambar ini njata sekali kelihatan kebagoesan pintoe gerbang masdjid jang diperboeat dalam tahoen 1904 ini. Dibahagian bawah dari pintoe gerbang itoe diperboeat tiang-tiang batoe jang amat indah dan dibahagian diatas kelihatan lengkoengan-lengkoengan menoeroet bangoenan tjara Maghribi.}}
{{rh|||33}}<noinclude></noinclude>
b57hb4361ta7a39xfe9jbut198n43cw
Halaman:Kitab himpunan perundang undangan negara.pdf/2299
104
79728
308263
232985
2026-07-30T04:40:32Z
Dicky Herlambang
27059
/* Tervalidasi */
308263
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" />{{rh||{{asc|}}|}} {{rule}}</noinclude>{{hii|2|-2}}Peraturan ini untuk tingkatan pertama, jaitu tingkatan keadaan darurat, djuga dimiliki oleh pemangku kekuasaan dalam tingkatan keadaan perang.{{div end}}
{{hii|2|-2}}Ajat 4 dan 5 : Memuat ketentuan-ketentuan jang berlaku djika suatu /beberapa peraturan dan/atau tindakan Penguasa Darurat Sipil dipertahankan oleh Kepala Daerah.{{div end}}
{{hii|2|-2}}Ajat 6: Periksalah pendjelasan ajat diatas.{{div end}}
{{hii|2|-2}}P. 9: Agar rakjat dapat mengindahkan /memperhitungkan keadaan sebenarnja dan agar tertjapai kerdja-sama jang baik antara alat-alat negara, maka baik rakjat maupun pedjabat-pedjabat sipil dan militer seharusnja mengetahui peraturan-peraturan jang dikeluarkan. Untuk itu perlu diadakan pengumuman seluas-luasnja. (periksalah ajat 1 ).{{div end}}
{{hii|2|-2}}Ketentuan dalam pasal 1 ajat 2 dari Kitab Undang-undang Hukum Pidana jang tidak berlaku disini, ialah ketentuan jang berbunji:{{div end}}
{{hii|2|-2}},,Apabila ada perubahan perundang-undangan sesudah perbuatan itu dilakukan,maka dipakailah ketentuan jang paling baik/ringan bagi tersangka".{{div end}}
{{hii|2|-2}}Demikian ini tak lain tak bukan karena perubahan perundang-undangan sebagaijang dimaksud dalam ajat 2 pasal 9 ini tidak disebabkan karena perubahan dalampenilaian terhadap tindak-pidana sebagai jang telah dilakukan oleh seseorang.{{div end}}
{{hii|2|-2}}P. 10: Pasal ini mengenai peraturan-peraturan Penguasa Darurat Sipil jang diadakan untuk kepentingan ketertiban umum atau keamanan(,,politie-verordeningen").{{div end}}
{{hii|2|-2}}Jang boleh diselenggarakan oleh Penguasa Darurat Sipil Daerah ialah hal-hal jang menurut perundang-undangan pusat boleh diatur dengan peraturan jang bukan perundang-undangan pusat. Dalam mengatur hal-hal tersebut Penguasa Darurat bolehm enjimpang dari peraturan jang bukan perundang-undangan pusat. (ajat 1.){{div end}}
{{hii|2|-2}}Perhatikanlah djuga pasal 11.{{div end}}
{{hii|2|-2}}Terhadap peraturan-peraturan untuk kepentingan ketertiban umum atau untuk kepentingan keamanan, jang dibuat oleh Penguasa Darurat Sipil Pusat tidak ada pembatasan apapun djuga (periksalah ajat 2).{{div end}}
{{hii|2|-2}}P. 11: Tentang prinsip jang terkandung dalam pasal ini, periksalah pendjelasan umum.{{div end}}
{{hii|2|-2}}Pengawasan hakim apakah peraturan-peraturan dan tindakan-tindakan Penguasa Darurat Sipil bertentangan dengan perundang-undangan pusat tidak dapat disangkal,ajat 2 pasal ini tegas menentukan kedudukan peraturan/tindakan Penguasa Darurat Sipil jang demikian.{{div end}}
{{hii|2|-2}}Untuk keadaan darurat militer, perhatikanlah ketentuan dalam pasal 34 ajat 2 dan untuk keadaan perang, periksalah pasal 44.{{div end}}
{{hii|2|-2}}P. 12: Maksud pasal ini adalah untuk memudahkan Penguasa Darurat Sipil dalam usahanja mentjegah tindakan-tindakan jang mengganggu ketertiban dan keamanan umum.{{div end}}
{{hii|2|-2}}Sementara ini (jaitu dalam keadaan darurat sipil) kewadjiban untuk memberikan keterangan sebagai jang dimaksud itu , dibebankan hanja kepada setiap pegawai negeri.{{div end}}
{{hii|2|-2}}Untuk keadaan darurat militer perhatikanlah pasal 23 sub c dan untuk keadaan perang, pasal 36 sub c: untuk tingkatan-tingkatan keadaan bahaja ini kewadjiban termaksud dibebankan kepada .,semua orang".{{div end}}
{{hii|2|-2}}Arti alasan jang sah" sebagai diuraikan dalam ajat 1 , pun peniadaan kewajibanuntuk memberikan keterangan-keterangan sebagai dimaksud dalam ajat 2 berpedoman pada ketentuan dalam hukum atjara jang berlaku (pasal 277 H.I.R. ) ; dan pada (pasal 166 Kitab Undang-undang Hukum Pidana) .{{div end}}
{{hii|2|-2}}Jang dimaksud dengan perkataan ,,keluarganja sampai tjabang kedua" ialah keluarga dalam garis tjabang (,,zijlinie" ) sampai deradjat kedua (,,tweede graad").{{div end}}
{{hii|2|-2}}P. 13: Pasal ini memberi kuasa kepada Penguasa Darurat Sipil untuk mengadakanperaturan-peraturan untuk membatasi hak mengumumkan dan menjebarkan perasaandan pendirian dengan lisan, tulisan dan gambar.{{div end}}
2189<noinclude>{{rh|2189||2189}}</noinclude>
oiq48gj7jv3z6a33lu5kjuk9qrmqx82
Halaman:20 tahun Indonesia merdeka.djvu/467
104
82768
308257
240551
2026-07-30T04:34:56Z
Dicky Herlambang
27059
/* Tervalidasi */
308257
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" /></noinclude>geologi jang bersifat umum, chususnja dalam hubungan dengan rentjang-rentjana industrialisasi, pertanian dan irigasi, pembukaan tanah, pembangunan bendungan dan waduk-waduk, usaha-usaha pertambangan rakjat dan lain sebagainja, jang hanja akan dapat terlajani dengan baik apabila peta-peta geologi detail-detail telah tersedia.
Dalam hubungan dengan kegiatan pemetaan ini, patut pula
ditjatat ikut sertanja sebuah team Direktorat Geologi dalam Ekspedisi Tjendrawasih kedaerah Pegunungan Tengah, Irian Barat (1963-1964), jang telah berhasil pula memetakan daerah sepandjang route ekspedisi antara Enoratali, Beoga dan Puntjak Sukarno.
Selandjutnja masih dapat pula dikemukakan disini ikut sertanja beberapa orang ahli geologi Direktorat Geologi kedalam ekspedisi lautan ,,Operasi Baruna”, jang antara lain telah mengadakan penjelidikan geologi, vulkanologi dan occeanografi diberbagai bagian laut Djawa, laut Flores dan laut Banda, serta kepulauan sekitarnja.
Vulkanologi:
Bidang kegiatan lainnja jang termasuk tugas Direktorat Geologi adalah penjelidikan vulkanologi jang terutama ditudjukan pada masalah gunung api dan pendjagaan bentjaria letusan-letusannja.
Sedjak tahun 1959 ada 21 buah gunung api ditanah air kita jang telah meletus ataupun menundjukkan kegiatan-kegiatan jang meningkat.
Kegiatan gunung-gunung api ini menjebabkan meningkatnja kegiatan Direktorat Geologi untuk pengawasan dan pendjagaannja terutama gunung-gunung api didaerah jang padat penduduknja.
Tugas pengawasan pada pokoknja terdiri dari bengawan: pengamatan tetap ataupun berkala terhadap sesuatu gunung api jang menundjukkan segala manifestasi kegiatannja. Hal ini dapat dilakukan dengan tjara pengamatan dengan mata biasa, pengukuran-pengukuran temperatur pada solfatara, fumarola dan mataair-mataair panas jang terdapah pada ataupun sekikitar gunung api itu, pentjatatan seisma-seisma (getaran-getaran bumi), jang diakibatkan oleh gerakan-gerakan perpindahan lava (magma) dalam tubuh gunung api jang sedang ,,gelisah” dan penjelidikan susunan kimiawi gas-gas gunung api jang sedang keluar dari solfstara dan fumarola. Tjara-tjara penje-<noinclude>{{rvh|453}}</noinclude>
n4hzdq1967u0f0g6c42j1bw92rw6jsc
Halaman:17 kali bertjere.pdf/4
104
87154
308292
251375
2026-07-30T05:36:37Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
308292
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" /></noinclude>'''17 KALI BERTJERE'''
Penoetoeran dari Pengarang
Pada soeatoe hari dalem boelan Mei 1928 satoe sobat telah dateng koendjoengin dalem saja poenja kantoor, jang memang ada djadi saja poenja kebiasahan boeat terima semoewa teamoe-tetamoe dengen manis boedi, teroetama dalem kalangan bekas saja poenja kawan-kawan sendiri, maski di waktoe saja poenja pakerdjahan ada bertoempoek diatas medja, tra oeroeng saja soeda ladenin dengen senang mengobrol, teroetama tentang marika poenja pengidoepan dan perdjalanan dalem sepandjang tempo jang saja tida taoe berdjoempa padanja.
Menoesia ada saoepama djoega boeroeng jang mentjlok disana - sini, teroetama bagi pamoeda-pamoeda jang masi blon beristri, boekan satoe perkara heran lagi bahoewa di satoe waktoe itoe pertemoean terdjadi di satoe kota sementara di laen tempo, marika bertemoe di laen kota, bole dibilang itoe tali persobatan di antara golongan pamoeda pelantjongan ada jang paling kekel, dari pada persobatan jang tinggal tetep di satoe kota.<noinclude></noinclude>
5gjfv99iewi8hxqirgflcna3qei5lun
308293
308292
2026-07-30T05:38:11Z
Link PB
26772
308293
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" /></noinclude><center>'''17 KALI BERTJERE'''</center>
<center>Penoetoeran dari Pengarang</center>
Pada soeatoe hari dalem boelan Mei 1928 satoe sobat telah dateng koendjoengin dalem saja poenja kantoor, jang memang ada djadi saja poenja kebiasahan boeat terima semoewa teamoe-tetamoe dengen manis boedi, teroetama dalem kalangan bekas saja poenja kawan-kawan sendiri, maski di waktoe saja poenja pakerdjahan ada bertoempoek diatas medja, tra oeroeng saja soeda ladenin dengen senang mengobrol, teroetama tentang marika poenja pengidoepan dan perdjalanan dalem sepandjang tempo jang saja tida taoe berdjoempa padanja.
Menoesia ada saoepama djoega boeroeng jang mentjlok disana - sini, teroetama bagi pamoeda-pamoeda jang masi blon beristri, boekan satoe perkara heran lagi bahoewa di satoe waktoe itoe pertemoean terdjadi di satoe kota sementara di laen tempo, marika bertemoe di laen kota, bole dibilang itoe tali persobatan di antara golongan pamoeda pelantjongan ada jang paling kekel, dari pada persobatan jang tinggal tetep di satoe kota.<noinclude></noinclude>
h5hgbmjvxxhvb6ngx87qmjaefaugmzq
308294
308293
2026-07-30T05:38:30Z
Link PB
26772
308294
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" /></noinclude><center>'''<big><big>17 KALI BERTJERE</big></big>'''</center>
<center>Penoetoeran dari Pengarang</center>
Pada soeatoe hari dalem boelan Mei 1928 satoe sobat telah dateng koendjoengin dalem saja poenja kantoor, jang memang ada djadi saja poenja kebiasahan boeat terima semoewa teamoe-tetamoe dengen manis boedi, teroetama dalem kalangan bekas saja poenja kawan-kawan sendiri, maski di waktoe saja poenja pakerdjahan ada bertoempoek diatas medja, tra oeroeng saja soeda ladenin dengen senang mengobrol, teroetama tentang marika poenja pengidoepan dan perdjalanan dalem sepandjang tempo jang saja tida taoe berdjoempa padanja.
Menoesia ada saoepama djoega boeroeng jang mentjlok disana - sini, teroetama bagi pamoeda-pamoeda jang masi blon beristri, boekan satoe perkara heran lagi bahoewa di satoe waktoe itoe pertemoean terdjadi di satoe kota sementara di laen tempo, marika bertemoe di laen kota, bole dibilang itoe tali persobatan di antara golongan pamoeda pelantjongan ada jang paling kekel, dari pada persobatan jang tinggal tetep di satoe kota.<noinclude></noinclude>
6t9xe0f9jg9exsmhdlo9oitqe9l8xyn
Halaman:17 kali bertjere.pdf/24
104
87155
308290
251376
2026-07-30T05:31:58Z
Link PB
26772
308290
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Maria tanjung" />{{rh|- 4 -||17 KALI - 5 - BERTJERE}}</noinclude>Saja pandan g moekanja dengen pengrasahan
poenjai kelj antikan dengen graad jang bejang tida bisa bosen, poen Dji Nio bales me- toe tinggi dan llIempût! lIjai ' potongan badan
mandang pada saja, sampe ini lelakon ,mael. ang Iemes serla ramping. Oh, Dji Nio djan,·
pandang-pandangan djad; berachir dengen doewa- toeng hatikoe. saja sajang dan tjillta lebi dari
doewa djadi tertawa berkakakan.
saja pnenjél diri, kapan Dji Nio misti kena te"Apa memangnja Enko baroe kenal pada sa 'a, rampas o le~ laen lelaki, biar bole dj adi mati ,
maka Enko misti memantlan g sampe tida bisR saja {entoe nanti lakonin , Soenggoe heran, t.eran
soeda." kata Dji Nio dengen kas; toendjoek se- sekali, bagiinana Dji Nio jang m()eda dan tjantik
njoem jallg manis, hinl2'ga ia poenjél doewa bélris dan berboedi sampe Il1ISlÎ bertjere .16 kali."
gigi jang poeti-bersi serta toem boenja ada sanget begitoe saja ,s oeda kata di hadepannja saja poerata, seperti Moetiara jang diatoer rapi oleh nja kekas(~', ' (ja, llIemang begiloe lelaki kaloe
toekang mas.
soeda gila , sama pipi liljin soeda lida sajang
"Oh, Dji Nio kekasihkoe jang manis dan baek djiwanja, L~etter · zetter H, L. Moe.)
boedi, itoe pernjaoetan soeda ada didalem hati "Demi kehormatannja saja poenja leloehoer,
sendiri, kita orang jallg soeda idoep broentoeng saja bers o~ mpa dihadepan Enko, biar saja poenja
sebagi soewami istri soeda berdja1an ampir satoe diri tida 'slaiTIet, kaloe saja ada pake ha ti jang
minggoe, saja soeda bisa alpaken di loear kepala se rong, saja soeda ichlas ~ seraken saja poenja
dari Dji Nio poenja diri dari kepala sampe di njawa di tangan Enko, sebegitoe lama saja masi
kaki, maka saja soeda, memandang dengen tida idoep di ini doen ia. Asal Enko masi soeka pada
merasa poeas, saja anggep Dji Nio sebagi saja saja, soeda tentoe saja poenja diri Enko jang
poenja Moestika, jang
ja bisa banggaken di poenja, boeat biki.1 Enko poenja ha ti djadi lebi
mata orang, bahoewa saja poenja moestika tida tetep dan tida berkwatir, saja perloe miJti tjekala bersaing den gen ,bidadari - bidadari dari ritak~n saja poenja hikajat, soepaja Enko bisa
mana djoega, djarang ada orang prampoean jang dapet taoe dengen trang dari saja poenja per-<noinclude></noinclude>
35jov0tz8vh3tnhrmynrmbfp882bm6l
308291
308290
2026-07-30T05:32:41Z
Link PB
26772
308291
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Maria tanjung" />{{rh|- 40 -||17 KALI - 41 - BERTJERE}}</noinclude>Saja pandan g moekanja dengen pengrasahan
poenjai kelj antikan dengen graad jang bejang tida bisa bosen, poen Dji Nio bales me- toe tinggi dan llIempût! lIjai ' potongan badan
mandang pada saja, sampe ini lelakon ,mael. ang Iemes serla ramping. Oh, Dji Nio djan,·
pandang-pandangan djad; berachir dengen doewa- toeng hatikoe. saja sajang dan tjillta lebi dari
doewa djadi tertawa berkakakan.
saja pnenjél diri, kapan Dji Nio misti kena te"Apa memangnja Enko baroe kenal pada sa 'a, rampas o le~ laen lelaki, biar bole dj adi mati ,
maka Enko misti memantlan g sampe tida bisR saja {entoe nanti lakonin , Soenggoe heran, t.eran
soeda." kata Dji Nio dengen kas; toendjoek se- sekali, bagiinana Dji Nio jang m()eda dan tjantik
njoem jallg manis, hinl2'ga ia poenjél doewa bélris dan berboedi sampe Il1ISlÎ bertjere .16 kali."
gigi jang poeti-bersi serta toem boenja ada sanget begitoe saja ,s oeda kata di hadepannja saja poerata, seperti Moetiara jang diatoer rapi oleh nja kekas(~', ' (ja, llIemang begiloe lelaki kaloe
toekang mas.
soeda gila , sama pipi liljin soeda lida sajang
"Oh, Dji Nio kekasihkoe jang manis dan baek djiwanja, L~etter · zetter H, L. Moe.)
boedi, itoe pernjaoetan soeda ada didalem hati "Demi kehormatannja saja poenja leloehoer,
sendiri, kita orang jallg soeda idoep broentoeng saja bers o~ mpa dihadepan Enko, biar saja poenja
sebagi soewami istri soeda berdja1an ampir satoe diri tida 'slaiTIet, kaloe saja ada pake ha ti jang
minggoe, saja soeda bisa alpaken di loear kepala se rong, saja soeda ichlas ~ seraken saja poenja
dari Dji Nio poenja diri dari kepala sampe di njawa di tangan Enko, sebegitoe lama saja masi
kaki, maka saja soeda, memandang dengen tida idoep di ini doen ia. Asal Enko masi soeka pada
merasa poeas, saja anggep Dji Nio sebagi saja saja, soeda tentoe saja poenja diri Enko jang
poenja Moestika, jang
ja bisa banggaken di poenja, boeat biki.1 Enko poenja ha ti djadi lebi
mata orang, bahoewa saja poenja moestika tida tetep dan tida berkwatir, saja perloe miJti tjekala bersaing den gen ,bidadari - bidadari dari ritak~n saja poenja hikajat, soepaja Enko bisa
mana djoega, djarang ada orang prampoean jang dapet taoe dengen trang dari saja poenja per-<noinclude></noinclude>
8zpnnyirwfrsxvba5rvg0havequ5e3n
Halaman:Lima Jagoan vol.22.pdf/33
104
89622
308262
257230
2026-07-30T04:39:50Z
Dicky Herlambang
27059
/* Tervalidasi */
308262
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" /></noinclude>Tek ceng dan Tio gie dengan penuh kegembiraan memberikan ucapan selamat kepada Thio tiong.
— Bagaimana pengalamanmu di negeri See liauw ?
<br>Tidak mengalami hal² yang membahayaken dirimu bukan ?
<br>Tio gie turut menghujani pertanyaan²,
— Nanti setelah kita berada didalam, semua pengalaman hendak siauwte ceritakan.
<br>Menjawab Thio tiong dengan tertawa.
<br>Para pengawal Thio tiong lalu dihantar oleh ajudan ajudan Tek ceng untuk pergi mémbersihkan diri, kemudian di persilahkan makan malam.
Thio tiong pertama tama menjumpai Tek thay thay untuk memberi hormat. Kemudian bersama Tek ceng dan Tio gie menikmati makan malam sambil ber cakap cakap.
<br>Thio tiong menceritakan pengalamannya sebagai Kim ce dari awal sampai akhir.
— Thio hiantee, dengan sukses yang kau capai ini maka baginda akan memberimu hadiah² yang besar.
Kemungkinan juga pangkatmu akan dinaikkan. Sungguh aku merasa bersyukur dan mengucapkan Kionghi kepadamu !<noinclude>{{rh|||33}}</noinclude>
5h0x8lj447182dkyom54wmtvo34gyzd
Halaman:Lima Jagoan vol.22.pdf/34
104
89623
308301
257231
2026-07-30T06:51:35Z
Iripseudocorus
23824
/* Tervalidasi */
308301
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Iripseudocorus" /></noinclude>Tek ceng menepuk pundak adik angkatnya dengan tertawa tawa.
—— Menurut desas desus yang kudengar, seorang Kim cee yang berhasil pangkatnya akan dinaikkan lipat tiga. Benarkah demikian twako ? Berkata Cio gie sambil tertawa gembira.
— Ah, jiwe koko, jangan mêngolok olok siauw teet. Menangkis Thio tiong dengan muka jengah.
— Thio hiantee, kau jangan marah memang demikianlah peraturannya. Kau bakal menerima banyak hadiah serta kenaikan pangkat tiga kali lipat.
Begitulah malam itu di istana raja muda Peng see ong penuh dengan suasana kegembiraan atas kesuksesan Thio tiong yang kini telah kembali ke kota raja dengan sëlamat.
<br> Seluruh anak buah Ngo houw ciang berpesta pora dan mengucapkan Kionghi kepada jenderal Thio tiong.
Sampai disini baiklah kita tinggalkan sejenak suasana pesta di gedung Peng seng ong dan menengok ke gedung Siangya sebentar.
Semenjak terjadinya perkara Hui liong kiong cu maka Liang hong merasa amat malu dan segan keluar rumah.<noinclude>{{rh|34}}</noinclude>
ae2t3glgp0cdbctmhxel7rpcmhp2zh4
308302
308301
2026-07-30T06:51:55Z
Iripseudocorus
23824
308302
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Iripseudocorus" /></noinclude>Tek ceng menepuk pundak adik angkatnya dengan tertawa tawa.
— Menurut desas desus yang kudengar, seorang Kim cee yang berhasil pangkatnya akan dinaikkan lipat tiga. Benarkah demikian twako ? Berkata Cio gie sambil tertawa gembira.
— Ah, jiwe koko, jangan mêngolok olok siauw teet. Menangkis Thio tiong dengan muka jengah.
— Thio hiantee, kau jangan marah memang demikianlah peraturannya. Kau bakal menerima banyak hadiah serta kenaikan pangkat tiga kali lipat.
Begitulah malam itu di istana raja muda Peng see ong penuh dengan suasana kegembiraan atas kesuksesan Thio tiong yang kini telah kembali ke kota raja dengan sëlamat.
<br> Seluruh anak buah Ngo houw ciang berpesta pora dan mengucapkan Kionghi kepada jenderal Thio tiong.
Sampai disini baiklah kita tinggalkan sejenak suasana pesta di gedung Peng seng ong dan menengok ke gedung Siangya sebentar.
Semenjak terjadinya perkara Hui liong kiong cu maka Liang hong merasa amat malu dan segan keluar rumah.<noinclude>{{rh|34}}</noinclude>
8ojj48pmnkzhgqwel2updmr5km50g4q
Halaman:Lima Jagoan vol.22.pdf/35
104
89626
308303
257234
2026-07-30T06:53:23Z
Iripseudocorus
23824
/* Tervalidasi */
308303
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Iripseudocorus" /></noinclude>Bagi Bang hong bumi kotaraja ini semakin panas dan seakan tak ada lagi tempat untuk berpijak. Lihat saja tangan kanannya yaitu menteri Yoto, semenjak terjadinya perkara itu ia tak ada muka lagi untuk berdiam dikota raja. Langsung mengajukan surat pengunduran diri dan bersama seluruh keluarganya pulang kedusunnya.
Bang hongpun mempunyai perasaan yg sama, benar2 merasa sangat malu dan tak ada muka. Para tetangga tak lagi mau mengajak bicara kepadanya Rekan2 pejabat juga tak ada yang datang berkunjung. Yah se akan2 ia telah dikucilkan.
Akan tetapi karena harta kekayaannya yg berada dikota raja ini ber gudang2 sehingga bagaimanapun juga berat baginya untuk meninggalkan semuanya itu. Dikuatkan hatinya untuk tetap hidup bertahan dikota raja.
Begitulah Bang hong tidak mengikuti jejak Yoto, ia tetap tinggal dikota raja, hanya saja jarang sekali keluar rumah.
Pada suatu hari kelihatan simenteri Durna itu duduk melamun seorang diri didalam kebun. Apakah yg sedang dilamunkan ?
<br>Bang hong adalah seorang yg tak jujur, jahat dan<noinclude>{{rh|||35}}</noinclude>
aag263v7bc1yofkgdpdiwsc4ytkit8o
Halaman:Lima Jagoan vol.22.pdf/36
104
89634
308304
257243
2026-07-30T06:55:06Z
Iripseudocorus
23824
/* Tervalidasi */
308304
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Iripseudocorus" /></noinclude>licin, tentu saja yang dipikirkan adalah perkara² yang rendah dan sesaat.
Sebuah sabda dari nabi Khongcu mengatakan : Seorang Kuncu selalu menujukan pikirannnya ke hal yang mulia, tinggi dan bersih. Sebaliknya seorang Siuwjin atau rendah budi akan menujukan pikirannya ke hal² yang kotor dan jahat. Kebenaran sabda ini memang tak dapat kita sangkal.
- - - Sudah beberapa kali aku menggunakan akal untuk mencelakakan jiwa anjing Tek ceng. Akan tetapi selalu saja gagal .. . eih benar benar konyol l
Melamun menteri Durna itu dengan duduk relaks didalam kebun bunganya.
Berulang kali lobang kugali, akan tetapi bukannya Si anjng itu yang terperosok, sebaliknya akulah yang terjeblos, hmm . . . benar² Makdirodok i Memaki maki Bang hung dalam hati.
Perkara terbunuhnya Hui liong kiongcu akhirnya ditangani oleh s muka kwali Pauw kong sehingga semua borokku terbuka. Dalam kasus ini nyaris jiwa tuaku melayang. Beruntunglah ada anakku perempuan yang menjadi selir baginda sehingga dapat menolongku. Apabila tidak ? Niscaya aku sudah menjadi setan kuburan.<noinclude>{{rh|36}}</noinclude>
eoucn2xjcn9ziu8trjtqk75s9ackplg
Halaman:21 Allah Menjanjikan Mesias.webm/02:32
104
92792
308255
262691
2026-07-30T04:30:47Z
Dicky Herlambang
27059
/* Tervalidasi */
308255
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" /></noinclude>{{Transkrip|
Yesaya mengatakan ia akan tinggal di Galilea, menghibur hati yang patah,
}}<noinclude></noinclude>
5jm5t40buzh3ckzqcca43cr88og4on6
Halaman:Love Yourself Love Myself.webm/00:55-01:06
104
93826
308259
264186
2026-07-30T04:37:19Z
Dicky Herlambang
27059
/* Tervalidasi */
308259
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Dicky Herlambang" /></noinclude>{{Ft/d|
{{trans|''Geng Perempuan''|
lu tuh harusnya sadar
kalau muka lu tuh pas pasan}}
}}
{{Ft/i|Seorang anak perempuan yang sedang mendapat perundungan oleh teman-teman sekolahnya
}}
{{Ft/d|
{{trans|''Geng Perempuan''|ngapain sih lu make up makeupan kaya gitu
udah lah
gue jijik liat muka lu}}
}}<noinclude></noinclude>
m26vyl8uq0fszmmzi80n613m53ovwsl
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/504
104
107661
308325
300934
2026-07-30T09:33:41Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308325
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" /></noinclude>[[File:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55) (page 504 crop).jpg|400px|pus]]<noinclude></noinclude>
cj0co2y6f1gp5s3grht3hfq0hqroioo
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/34
104
108211
308310
304865
2026-07-30T08:57:57Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308310
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{RH||-3970-}}</noinclude>poenja tempat tempat jang penting! Tapi maski begitoe, kau toch masih djoega tinggal bantahan dan tetep hendak melawan pada kita poenja barisan besar. Maka djagalah ati-ati ! kerna kaloe ini kali kau tertangkep poela, tentoe kita-orang tiada maoe berlakoe lagi begitoe moera hati, hanja nanti tjingtjang kau poenja badan djadi laksa'an potong!"
Beng Hek ampir tiada brani awasin moekanja Goei Jan. tempo ini panglima kaloearken itoeperkata'an dengen swara bengis; dan dengen merasa amat maloe, lantas djcega ia berdjalan lebi djaoe
menoedjoe ka gowanja.
Tiada lama poela Khong Beng poen menjebrang di soengei Louw Soei, dan sasoeda berdiriken pasanggrahan di toe fihak, ia lantas bri gandjaran besar pada sekalian balatentaranja. Kamoedian ia silaken semoea ponggawa prang dateng berkoempoel, kerna di hadepanrja marika itoe ia hendak petlaken satoe resia.
Tatkala orang jang dioendang itoe soeda dateng berkoempoel, itoe ferdana mantri lantas berkata:
„Kau sekalian tenloe masi inget, tempo Beng Hek ditangkep aken kadoea kali, akoe ada adjak ia djalan mengider boeat meliat begimana kaadaan kita poenja sasoeatoe pasanggrahan Dan apa sebab akoe soeda berlakoe begitoe roepa? Itoelah tiada laen dari pada hendak terbitken satoe niat dalem pikirannja Beng Hek, soepaja dia dateng rampas<noinclude></noinclude>
tlsjdt5xvf650kio1ws9ago4r4y3r4x
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/35
104
108212
308311
304861
2026-07-30T08:59:22Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308311
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||-3971-}}</noinclude>kita-orang poenja koeboe-koeboe, oleh kerna akoe taoe dia itoe ada mengenal baek perkara mengatoer balatentara. Itoe koetika kaliatan akoe ada seperti berlakoe bangga, oleh kerna akoe ada kasi ia liat kita poenja soldadoe, alat-sendjata dan ramsoem, padahal maksoed jang sabenernja, jaitoe soepaja Beng Hek dapet satoe'djalan boeat dateng bakar kita poenja pasanggrahan serta prenta soedaranja poera-poera menaloek boeat bantoe kerdjaannja itoe dari sebla dalem. Sabenernja tempo dapet ditangkep aken katiga kali, Beng Hek itoe soeda pantes diboenoe, tapi kaloe sabegitoe djaoe akoe tiada maoe lakoeken itoe perkara, itoelah lantaran akoe melaenken hendak bikin taloek ia poenja hati, boekan hendak binasaken itoe bangsa. Dan sebab begitoe, maka sekarang akoe bilang dengen teroesterang, djanganlah kau-orang pandang sedikit tjape, hanja oendjoeklah kau-orang poenja kasetiaän hati boeat membela negri."
Itoe sekalian pong?awa prang lantis berloetoet dan berkata dengen berbareng;
„Sinsiang sasoenggoenja boleh dibilang ada saorang jang bersifat tjerdik, baek hati dan gagaperkasa, hingga sekali poen Tjoe Gé dan Tjoe Pang, blonlah tjoekoep bisa saingken kau poenja kapandean!"
„Ini tempo sama-sekali akoe tida ada harepan
boeat bisa tiroe perdjalanannja orang di djeman<noinclude></noinclude>
rutwplj47xauxuch1hbrhgwqg093p6m
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/36
104
108213
308313
304862
2026-07-30T09:01:46Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308313
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 3972 —}}</noinclude>doeloe, sedeng apa jang akoe ada harep, jaitoelah kau sekalian poenja tenaga, soepaja sama-sama bisa berboeat pahala besar," kata poela itoe orang berilmoe.
Itoe sekalian ponggawa prang ada merasa senang mendenger itoe Koensoe poenja perkataän.
Sekarang baeklah kita menjoesoel pada Beng Hek, jang dengen oering-oeringan lantaran soeda ditangkep tiga kali, berdjalan poelang ka gowa Gin Kong Thong.
Sasampenja di itoe gowa, lantas djoega ia prenta orang kapertjajaânnja pergi minta bantoean pada Pat Hoan di sembilan poeloe doesoen, serta minta pindjem bebrapa poeloe laksa soldadoe Liauw, satoe bangsa jang djoega idoep dalem bagian negri Lam Ban dan jang ada pande menggoenaken tameng dan golok boeat bantoe padanja.
Pada hari jang ditetepken, seperti mega item jang melajang di oedara boeat terbitken oedjan besar, itoe soldadoe jang dioendang dari masing-masing tempat telah dateng berkoempoel boeat denger Beng Hek poenja prenta.
Djoeroe-kabar jang Khong Beng lepas boeat serepin kaädaän moesoe, satelah dapet taoe itoe resia, tiada tempo lagi lantas rapport itoe hal pada Khong Beng.
Tapi itoe kabar sedikit poen tiäda menerbitken<noinclude></noinclude>
hu6r57pq1gk2urntpfmetydz6r5yoxs
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/37
104
108214
308312
304864
2026-07-30T09:00:22Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308312
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 3973 —}}</noinclude>rasa kwatir dalem hatinja Khong Beng. Malah tempo mendenger tjeritanja itoe djoeroe-kabar, lantas djoega ia berkata sambil tertawa :
„Djoestroe memang akoe ingin sekali semoea soldadoe Ban bisa dateng menjaksiken begimana kapandeankoe."
Saäbisnja kata bagitoe, itoe ferdana mantri lantas naek di soeatoe kreta ketjil dan lalce berangkat.
{{rule|width=8em|height=2px}}
{{nop}}<noinclude>{{rh|Sam Kok |||243}}</noinclude>
4t9u129rzqz547x44l038k3i1vyb562
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/134
104
108657
308316
304895
2026-07-30T09:25:48Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308316
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4066 —|}}</noinclude>„Nilah dia, Beng Hek djahanam jang soeka poeter-balik bitjara!” kata itoe perdana mantri dengen swara keras sambil menoeding: „Sekarang begimana?!”
Beng Hek lantas balikin koedanja, dan petjoet itoe binatang aken lari ka laen tempat. Tapi itoelah tida bisa; kerna di saat itoe Ma Taij telah mengandang di depannja. Ini panglima lantas mendeser dari samping dengen pesat sekali, dan dari sebab itoe waktoe Beng Hek sedeng ada di dalem goegoep, maka dengen gampang Ma Taij lantas dapet gentak padanja, hingga ia meloso djato di tana dan lantas diiket
Djoega koelawarganja Beng Hek, demikian poen Tjiok Jong Hoedjin, itoe waktoe semoea telah dapet ditangkep di pasanggrahannja oleh Ong Peng dan Thio Ek, jang dengen satoe barisan telah menjerang masoek ka dalem itoe pasanggrahan, sedeng, pada sasoedanja Beng Hek berangkat, di itoe bangsal tiada dikasi tinggal banjak balatentara.
Sabentar lagi Khong Beng soeda poelang kembali ka pasanggrahan sendiri. Ia lantas doedoek dalem kantornja, dimana soeda ada berkoempoel semoea panglima dan ponggawa perang, dan berkata pada marika itoe dengen swara sedi:
„Akoe merasa amat menjesel, dari hal dengen kapaksa akoe soeda djalanken itoe tipoe jang sanget heibat, sedeng akoe ada sampe mengarti de-<noinclude></noinclude>
nz80ec6gpc469m3pcxf5qzlun5jt0ht
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/135
104
108658
308317
304894
2026-07-30T09:26:26Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308317
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4067 —|}}</noinclude>ngen berboeat demikian, dirikoe tida bisa terloepoet dari satoe kadoesaän jang besar sekali. Pada waktoe hendak djalanken itoe tipoe, akoe poen soeda pikir baek-baek, moesoe tentoe doega jang akoe nanti semboeniken balatentara di tempat-tempat jang ada banjak papoehoenan; padahal seperti kau telah liat, pada tempat-tempat begitoe, akoe melaenken atoer padjangan kosong dengen tantjep bendera di sana sini¹, boeat bikin tjoeriga hatinja marika itoe. Sedeng itoe limablas kali karoesakan jang akoe soeroe Goei Boen Tiang sengadja bikin, itoelah tiada laen, tjoema boeat bikin keras iaorang poenja hati. Lamping Poan Sia Kok, memanglah ada satoe tempat jang baek sekali boeat akoe atoer itoe tipoe; sebab di sitoe melaenken ada satoe djalanan jang diapit dengen tebing wadas, djoega tida ada papoehoenan, sedeng dasarnja pasir meloeloe. Maka itoe akoe lantas prenta Ma Taij bawa itoe kahar-kahar jang moeat peti tjat item, dalem mana ada berisi „Tee-Loei" atawa bom-bom besar, — jang akoe telah bikin sedia di masa kita-orang ada di negri Siok — di tenga-tenga itoe djalanan goenoeng. Itoe bom-bom besar, jang sasoeatoenja ada memboengkoes lagi sembilan bom ketjil, akoe soeroe pendem salengkatan t'ap-tiap tiga-poeloe tindak djaoenja satoe bidji, berhoeboeng sama itoe soemboe jang dikasi djalan di dalem batang-batang bam-<noinclude></noinclude>
aekcunrg28v0dfaczhuj5redq4b86zs
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/136
104
108659
308318
304896
2026-07-30T09:27:16Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308318
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4068 —|}}</noinclude>boe jang boekoenja ditembo sin, dan jang dipendem di itoe tempat. Begimana lekas dan kras bekerdjanja itoe bom-bom, itoelah kau telah liat: diangan poelah badan menoesia, sedeng batoe goenoeng jang besar boleh djadi terlempar sakeping-sakeping. Laen dari itoe, akoe poen telah prenta Tjoe Liong atoer kahar-kahar berisi roempoet kering di moeloet itoe djalanan, sedeng di atas goenoeng akoe prenta orang sediaken balok-balok dan batoe-batoe besar, boeat pepat dan bakar itoe tempat, djikaloe Goei Jan soeda dapet pantjing itoe barisan Tin Kah Koen, begitoe poen kaloe Goei Jan jang djadi pamantjing itoe soeda kaloear kombali dari itoe djalanan. Sebagimana jang akoe taoe, sasoeatoe barang jang bergoena di aer, tentoe tida bisa tahan di api; dan antara barang-barang itoe, ada teritoeng djoega itoe pakean dari rotan, jang maski poen bisa digoenaken boeat tangkis sendjata tadjem, tapi sebab barang itoe soeda taoe direndem di dalem minjak, maka djoega tentoe gampang dimakan api. Boeat bertempoer pada bangsa iang begitoe bandel dan koelitnja begitoe tebel, memang djoega orang tida nanti bisa dapet kemenangan saändenja orang tida goenaken api; tetapi kaloe sampe tida satoe bibit dari ini bangsa Ouw-Ko-Kok jang katinggalan di ini waktoe, itoelah tida bisa dibilang laen dari pada akoe soeda berboeat kadosaän jang besar sekali!"<noinclude></noinclude>
imd0o73xrzo4nhsb8u6g4o4jq16jjpp
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/140
104
108663
308334
304897
2026-07-30T10:13:51Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308334
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4072 —|}}</noinclude>mana kaloe iaorang tida bisa dapet barang makanan? Inilah ada kasoekeran jang pertama. Sebagimana kau taoe, orang Ban baroe dapet karoesakan, antaranja ada jang ilang bapa atawa ilang soedara, maka kaloe kita kasi tinggal orang asing di ini negri, tapi kita tida tinggalken balatentara, sedeng ini bangsa sedikitnja poen tentoe masi dendem sjak hati, nistjaja itoe dendeman gampang sekali menerbitken perkara onar. Inilah ada djadi kita-orang poenja kasoekeran jang kadoea. Lagi poen, dari doeloe orang Ban memang ada poenja atoeran petjat dan boenoe, lantaran iaorang tjemboeroean satoe sama laen di antara bangsanja sendiri; maka sekali poen kita kasi tinggal orang asing di sini, toch pertjoema sadja, sebab tida bisa menerbitken kapertjadjaän jang kekel di antara marika itoe. Sekarang akoe tida oesa tinggalken orang, djoega tida oesa mengirim ramsoem, biar iaorang atoer sendiri prikaämanan di ini negri. Lebi dari sabegitoe, kita poen tida perloe apa-apa lagi."
Itoe sedikit katerangan, tjoekoeplah boeat memboeka pikirannja Hoei Wie, demikian poen pikirannja semoea orang jang ada hadlir di sitoe.
Pada sablonnja Khong Beng berlaloe dari negri Lam Ban, rahajat di itoe negri, jang boleh dibilang ampir semoea ada menerima boedinja itoe ferdana mantri, telah diriken satoe roema berhala idoep boeat kahormatannja itoe orang berilmoe,<noinclude></noinclude>
bn159cw0w4pc2v7a2d4oy07ei6u7gd5
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/189
104
108912
308336
304912
2026-07-30T10:16:30Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308336
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4119 —}}</noinclude>ka soenggoe heran sekali mengapa kau moesti hi-naken akoe melaenken dari sebab pandang oesiakoe masi terlaloe moeda? Dengerlah, Soetouw! dji-kaloe pada ini paperangan akoe tida bisa tangkep Tjoe-Kat Liang idoep-idoep, akoe bersoempa jang akoe tida nanti kombali boeat berdjoempa poela pada Sri Baginda!"
Lantaran kasombongannja itoe Hoema, Ong Long, demikian poen laen-laen mantri jang ada hadlir di sitoe, tida satoe jang brant boeka swara lagi.
Maka pada sasoedanja hatoerken slamat tingga pada Tjo Djwe, itoe waktoe djoega He-Houw Bou lantas berangkat ka kota Tiang An boeat ambil soldadoe dari bebrapa tempat di Koan Sé.
Koetika itoe barisan soeda selesé disiapken, ia lantas madjoe boeat bertempoer pada Khong Peng.
{{rule|width=8em|height=2px}}<noinclude></noinclude>
45a5hej0o3rp0dry021g0wupt0mtplw
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/188
104
108913
308335
304911
2026-07-30T10:15:17Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308335
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4118 —}}</noinclude>telah mendjadi Hoema Soeda lama djoega ia ada pegang kakwasaän atas balatentara, tapi blon satoe kali perna mengadep di medan perang.
Itoe waktoe permoehoenannja diloeloesken oleh Tjo Djwe, jang lantas angkat ia mendjadi Touw-tok serta boleh ambil balatentara dari Koan Sé dan dari bebrapa tempat poela boeat tangkis moesoe jang dateng.
Tapi tentang itoe kaängkatan Soetouw Ong Long ada bikin kaberatan sebagi di bawa ini:
„Sebagimana jang hamba taoe, dari doeloe Не-Houw Hoema blon perna mengadep di medan perang, maka kaloe sekarang koenjoeng-koenjoeng Toean-koe seraken padanja kakwasaän begitoe besar, itoe-lah hamba rasa boekan maoenja. Lebi lagi sebab Tjoe-Kat Liang ada amat tjerdik dan ada mempoe-njai banjık daja-oepaja serta mengenal baek aken ilmoe perang, maka djangan sekali Toeankoe gega-ba melawan perang padanja".
He-Houw Bou jang ditjela djadi amat mendong-kol. Dengen swara sengit ia lantas berkata pada Ong Long itoe:
Kaloe begitoe, brangkali Soetouw sendiri ada bikin perhoeboengan resia dengen Tjoe-Kat Liang, serta hendak bantoe padanja dari sebla dalem, ja? Sadari ketjil akoe telah toeroet ajahkoe beladjarken ilmoe mengatoer balatentara, hingga sekarang ini akoe ada mengarti baek aken ilmoe begitoe; ma-<noinclude></noinclude>
868ru1mbdmrpnod0uifbk63g15drg7l
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/197
104
108914
308338
304907
2026-07-30T10:18:22Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308338
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4127 —}}</noinclude>rang masoek ka dalem satoe barisan besar, adalah lebi betoel djika dibilang, ia sedeng pasiar dengen berkoeda sambil maenken toembaknja di soeatoe tempat jang tida ada manoesianja.
Tida lama poela Teng Tji poen dateng menjoe-soel dengen bawa barisan besar, jang lantas ban-toe mengedjer dan membasmi pada moesoe, sampe marika itoe tida kaliatan lagi mata idoengnja.
Han Tek poen ampir-ampir kena ditangkep oleh Tio In: kaloe itoe waktoe ia tida lantas lepasken pakean perang dan toeroet lari dengen djalan kaki sama sabagian besar balatentaranja, nistjaja kita loepoet ia djoega tentoe dapet dipegang.
Sabentar lagi Tio In dan Teng Tji soeda poe-lang kombali ka pasanggranan sendiri sama-sama sekalian balatentaranja.
Di sitoe Teng Tji membri slamat pada itoe pang-lima dengen berkata:
„Akoe kagoemi betoel kau poenja kagagahan, Tjiangkoen! Sedeng kau telah beroesia ampir toe-djoepoeloe taon, tapi toch kau masi begitoe gaga perkasa seperti doeloe. Apabila akoe liat begimana malaenken dengen goenaken tenaga ini hari kau soeda roeboeken itoe ampat djedjaka, sasoenggoe-nja akoe moesti bilang, orang jang begitoe kosen seperti Tjiangkoen, djarang terdapet di ini djeman!"
Tapi toch Sinsiang bilang akoe soeda toea, sebab apa ia tida maoe goenaken lagi akoe poenja<noinclude></noinclude>
jv3bam4kui9p0mh62r9qkn7f003nc9x
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/196
104
108915
308337
304908
2026-07-30T10:17:20Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308337
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 4126 —}}</noinclude>Han Jauw jang menjaksiken itoe perkara tida bisa tahan nafsoenja lagi, maka sigra djoega ia memboeroe pada Tio In dan lantas menjabet de-ngen goloknja.
Tapi matanja itoe pendekar toea ada sampe tjeli aken kedja dirinja tida kena dilanggar itoe sendjata. la lantas berkelit seperti kilap sembari lempar toembaknja, mendeser sedikit ka samping, laloe peloek pinggangnja Han Jauw dan sambil berkata: „Hajo, pindalah sobat!" sigra djoega la soeda pin-daken itoe djedjaka dari satoe ka laen koeda.
Sasoedanja bawa poelang tawanannja itce ka da-lem barisan sendiri, Tio In lantas balik ka tempat tadi aken ambil toembaknja, kamoedian ia teroes menerdjang masoek ka dalem barisaunja Han Tek, sedeng ini panglima, jang njalinja telah djadi an-tjoer, dan jang telah kailangan soemanget, lantaran meliat ampat anaknja satoe persatoe dipetjoen-dangin oleh moesoenja itoe, telah lari selak-seloek ka dalem itoe barisan boeat semboeniken dirinja
Antara begitoe banjak soldadoe Sé Liang tida ada satoe lang tjoba melawan, sebab dari doeloe laorang poen telah kenal namanja Tio In, dan lagi jaorang liat kagagahannja ini panglima masi seperti doeloe djoega.
Sebab begitoe ka mana djoega Tio In toedjoe-ken koedanja, di sitoe poen tentoe ada tempat terboeka, hingga dari pada dikata ia telah menje-<noinclude></noinclude>
74yl9j8y3gw3eabkfh5ripw2xs8xh9r
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/45
104
108993
308308
305067
2026-07-30T08:51:53Z
Ammachemist
27288
/* Tervalidasi */
308308
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ammachemist" />{{rh||— 3981 —|}}</noinclude>{{hwe|ken|tinggalken}} ini kahar-kahar? O, sekarang baeklah kita
lantas mengedjer, soepaja ini tempo jang baek tiada liwat dengen pertjoema!”
Lantaran ada pikir begitoe, maka dengen satoe pasoekan Beng Hek itoe lantas mengedjer dengen ambil djalan paling depan.
Tiada lama poela ia soeda sampe di tepi soengei Se Dji Ho.
Tapi djika ia meliat dari itoe fihak, njatalah pasanggrahan moesoe jang terdiri di tepi Oetara blon beroba apa-apa: kerna baek benderanja, baek poen laen-laen barang, semoea masi tinggal begimana
biasa.
Laen dari begitoe, djoega di saoandjang itoe tepi moesoe telah diriken tembok kota jang inda sekali.
Soldadoenja Beng Hek jang meliat itoe djadi tiada brani madjoe lebi djaoe.
B rmoela Beng Hek djoega ada me lasa heran; tapi koetika soeda berpikir sedikit lama, lantas djoega ia berkata pada Beng Joe:
„O, sekarangakoetaoe! Dari sebab Tjoe-Kat Liang takoet kita mengedjer. maka ia sengadja atoer padjangan begito roepa. Tapi kita boleh menanti disini sedikit waktoe, kerna tiada oesa doea hari
lagi, tentoe ia nanti lari kombali”
Sasoeda pikir tetep begitoe, ia lantas toenda balatentaranja di itoe tepi, sedeng sabagian dari marika itoe, ia prenta pergi ka goenoeng boeat<noinclude></noinclude>
edmu956jxezihya22bqoph9ayu2m2fc
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/11
104
110503
308226
2026-07-29T13:06:41Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA (8) Ketentuan lebih lanjut mengenai pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dalam Peraturan Pemerintah. 10. Di antara Pasal 32 dan Pasal 33 disisipkan 1 (satu) pasal, yakni Pasal 32A sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 32A (1) Dalam penyelenggaraan dan pembinaan pendidikan profesi, Kepolisian Negara Republik Indonesia wajib membuat kurikulum pendidik...
308226
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
(8) Ketentuan lebih lanjut mengenai pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dalam Peraturan Pemerintah.
10. Di antara Pasal 32 dan Pasal 33 disisipkan 1 (satu) pasal, yakni Pasal 32A sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 32A
(1) Dalam penyelenggaraan dan pembinaan
pendidikan profesi, Kepolisian Negara Republik
Indonesia wajib membuat kurikulum pendidikan
yang memuat kurikulum pelindungan terhadap
hak asasi manusia, demokrasi, dan penerapan
prinsip humanis dalam setiap tindakan kepolisian.
(2) Kepolisian Negara Republik Indonesia membuat
laporan terkait pelaksanaan pengelolaan pendidikan, peningkatan integritas, dan budaya
organisasi kepada Presiden dan Dewan Perwakilan
Rakyat Republik Indonesia.
11. Ketentuan Pasal 37 ayat(21dihapus sehingga Pasal 37
berbunyi sebagai berikut:
Pasal 37
(1) Lembaga kepolisian nasional yang disebut dengan Komisi Kepolisian Nasional berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.
(2) Dihapus.
12. Ketentuan huruf a ayat (1) Pasal 38, setelah huruf b ayat (1) Pasal 38 ditambahkan 2 (dua) huruf,yakni huruf c dan huruf d, dan ayat (2) Pasal 38 diubah, sehingga Pasal 38 berbunyi sebagai berikut:
Pasal 38
(1) Komisi Kepolisian Nasional bertugas:
a. membantu Presiden dalam menetapkan arah
kebijakan Kepolisian Negara Republik
Indonesia;<noinclude></noinclude>
6egp1wzyms4vrkq0a1j7oa67v2y7sxe
308227
308226
2026-07-29T13:08:46Z
~2026-37151-70
27320
308227
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
(8) Ketentuan lebih lanjut mengenai pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dalam Peraturan Pemerintah.
10. Di antara Pasal 32 dan Pasal 33 disisipkan 1 (satu) pasal, yakni Pasal 32A sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 32A
(1) Dalam penyelenggaraan dan pembinaan
pendidikan profesi, Kepolisian Negara Republik
Indonesia wajib membuat kurikulum pendidikan
yang memuat kurikulum pelindungan terhadap
hak asasi manusia, demokrasi, dan penerapan
prinsip humanis dalam setiap tindakan kepolisian.
(2) Kepolisian Negara Republik Indonesia membuat
laporan terkait pelaksanaan pengelolaan pendidikan, peningkatan integritas, dan budaya
organisasi kepada Presiden dan Dewan Perwakilan
Rakyat Republik Indonesia.
11. Ketentuan Pasal 37 ayat(2) dihapus sehingga Pasal 37 berbunyi sebagai berikut:
Pasal 37
(1) Lembaga kepolisian nasional yang disebut dengan Komisi Kepolisian Nasional berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.
(2) Dihapus.
12. Ketentuan huruf a ayat (1) Pasal 38, setelah huruf b ayat (1) Pasal 38 ditambahkan 2 (dua) huruf,yakni huruf c dan huruf d, dan ayat (2) Pasal 38 diubah, sehingga Pasal 38 berbunyi sebagai berikut:
Pasal 38
(1) Komisi Kepolisian Nasional bertugas:
a. membantu Presiden dalam menetapkan arah
kebijakan Kepolisian Negara Republik
Indonesia;<noinclude></noinclude>
t0yb5p0c57996486xhml1v7yx6lfdbu
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/12
104
110504
308228
2026-07-29T13:12:35Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA b. memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pengangkatan dan pemberhentian Kapolri; c.memberikan masukan kepada Presiden terkait dengan pembangunan budaya integritas dan profesionalitas Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan d. memberikan masukan kepada Presiden terkait dengan pelaksanaan pembangunan budaya organisasi dan kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana d...
308228
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
b. memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pengangkatan dan pemberhentian Kapolri;
c.memberikan masukan kepada Presiden terkait
dengan pembangunan budaya integritas dan profesionalitas Kepolisian Negara Republik
Indonesia; dan
d. memberikan masukan kepada Presiden terkait
dengan pelaksanaan pembangunan budaya organisasi dan kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia.
(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Komisi Kepolisian Nasional melakukan fungsi:
a. pengumpulan dan pelaksanaan analisis data
sebagai bahan pemberian saran kepada Presiden yang berkaitan dengan anggaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, pengembangan sumber daya manusia Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan pengembangan sarana dan prasarana
Kepolisian Negara Republik Indonesia;
b. pemberian saran dan pertimbangan kepada
Presiden dalam upaya mewujudkan Kepolisian
Negara Republik Indonesia yang modern, humanis, profesional, berintegritas, dan mandiri;
c.pemberian saran dan pertimbangan kepada Presiden terkait pengembangan Kepolisian Negara Republik Indonesia secara berkelanjutan yang berkaitan dengan budaya dan struktur organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia;
d. pelaksanaan penerimaan saran dan keluhan dari masyarakat mengenai kineda Kepolisian Negara Republik Indonesia dan menyampaikannya kepada Presiden dan Kapolri;<noinclude></noinclude>
sskmv8d4mpygwnifeb2q5ets89edef2
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/13
104
110505
308229
2026-07-29T13:15:31Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA e. pemberian saran dan pertimbangan terkait dengan kurikulum pendidikan dan pembinaan Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan f. pemberian saran dan pertimbangan terkait dengan pembentukan Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia serta pembangunan integritas dan profesionalitas Kepolisian Negara Republik Indonesia. 13. Ketentuan Pasal 39 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 39 (1) Keanggo...
308229
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
e. pemberian saran dan pertimbangan terkait dengan kurikulum pendidikan dan pembinaan Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan
f. pemberian saran dan pertimbangan terkait
dengan pembentukan Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia serta pembangunan integritas dan profesionalitas Kepolisian Negara Republik Indonesia.
13. Ketentuan Pasal 39 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 39
(1) Keanggotaan Komisi Kepotsian Nasional terdiri atas:
a. ketua merangkap anggota;
b. wakil ketua merangkap anggota;
c. sekretaris merangkap anggota; dan
d. 6 (enam) orang anggota.
(2) Keanggotaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berasal dari unsur pemerintah, akademisi, pakar kepolisian, dan tokoh masyarakat.
(3) Ketentuan mengenai susunan organisasi dan tata kerja Komisi Kepolisian Nasional diatur dengan Peraturan Presiden.
14. Di antara Pasal 39 dan Pasal 40 disisipkan 4 (empat) pasal, yakni Pasal 39A, Pasal 39B, Pasal 39C, dan Pasal 39D, sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 39A
Untuk dapat diangkat sebagai anggota Komisi
Kepolisian Nasional, seseorang harus memenuhi
persyaratan sebagai berikut:
a. warga negara Indonesia;
b. bertakwa kepada Trhan Yang Maha Esa;
c. sehat jasmani dan rohani;<noinclude></noinclude>
nup02oaa0fg72s7ukiz7pegop3mleus
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/14
104
110506
308230
2026-07-29T13:19:02Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA d. memiLiki keahlian dan pengalaman paling singkat 20 (dua puluh) tahun dalam bidang hukum, keamanan, dan/ atau kepolisian; e. berusia paling rendah 50 (lima puluh) tahun dan paling tinggi 65 (enam puluh lima) tahun pada saat pemilihan; f. tidak pernah melakukan perbuatan tercela; g. tidak pernah dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap; dan h. cakap, jujur, memiliki i...
308230
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
d. memiLiki keahlian dan pengalaman paling singkat 20 (dua puluh) tahun dalam bidang hukum,
keamanan, dan/ atau kepolisian;
e. berusia paling rendah 50 (lima puluh) tahun dan paling tinggi 65 (enam puluh lima) tahun pada saat pemilihan;
f. tidak pernah melakukan perbuatan tercela;
g. tidak pernah dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap; dan
h. cakap, jujur, memiliki integritas moral yang tinggi, dan memiliki reputasi yang baik.
Pasal 39B
(1) Keanggotaan Komisi Kepolisian Nasional diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.
(2) Ketua dan wakil ketua Komisi Kepolisian Nasional dipilih dan ditetapkan oleh Presiden.
(3) Komisi Kepolisian Nasional menyampaikan laporan kepada Presiden.
Pasal 39C
(1) Keanggotaan Komisi Kepolisian Nasional berhenti atau diberhentikan karena:
a. meninggal dunia;
b. berakhir masa jabatannya;
c. menjadi terdakwa karena melakukan tindak pidana;
d. berhalangan tetap atau secara terus-menerus
selama lebih dari 3 (tiga) bulan tidak dapat
melaksanakan tugasnya; atau
e. mengundurkan diri.
(2) Pemberhentian sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) ditetapkan oleh Presiden.
Pasal 39D
Anggota Komisi Kepolisian Nasional memegang jabatan selama 4 (empat) tahun dan dapat dipilih kembali hanya untuk sekali masa jabatan.<noinclude></noinclude>
5eibdz3u3toylpec0ah29an82ojexnq
308231
308230
2026-07-29T13:19:36Z
~2026-37151-70
27320
308231
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
d. memiliki keahlian dan pengalaman paling singkat 20 (dua puluh) tahun dalam bidang hukum,
keamanan, dan/ atau kepolisian;
e. berusia paling rendah 50 (lima puluh) tahun dan paling tinggi 65 (enam puluh lima) tahun pada saat pemilihan;
f. tidak pernah melakukan perbuatan tercela;
g. tidak pernah dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap; dan
h. cakap, jujur, memiliki integritas moral yang tinggi, dan memiliki reputasi yang baik.
Pasal 39B
(1) Keanggotaan Komisi Kepolisian Nasional diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.
(2) Ketua dan wakil ketua Komisi Kepolisian Nasional dipilih dan ditetapkan oleh Presiden.
(3) Komisi Kepolisian Nasional menyampaikan laporan kepada Presiden.
Pasal 39C
(1) Keanggotaan Komisi Kepolisian Nasional berhenti atau diberhentikan karena:
a. meninggal dunia;
b. berakhir masa jabatannya;
c. menjadi terdakwa karena melakukan tindak pidana;
d. berhalangan tetap atau secara terus-menerus
selama lebih dari 3 (tiga) bulan tidak dapat
melaksanakan tugasnya; atau
e. mengundurkan diri.
(2) Pemberhentian sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) ditetapkan oleh Presiden.
Pasal 39D
Anggota Komisi Kepolisian Nasional memegang jabatan selama 4 (empat) tahun dan dapat dipilih kembali hanya untuk sekali masa jabatan.<noinclude></noinclude>
ehe801tw2kfui1zbouy1m5pvg7b9vbd
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/15
104
110507
308232
2026-07-29T13:23:24Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Pasal II 1. Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku, ketentuan tentang batas usia pensiun sebagai berikut: a. batas usia pensiun bagi Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 ayat (5) berlaku bagi Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang berusia 56 (lima puluh enam) tahun pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku; b. Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang...
308232
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Pasal II
1. Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku,
ketentuan tentang batas usia pensiun sebagai berikut:
a. batas usia pensiun bagi Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 ayat (5) berlaku bagi Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang berusia 56 (lima puluh enam) tahun pada saat
Undang-Undang ini mulai berlaku;
b. Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang berusia 57 (lima puluh tujuh) tahun pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku, batas usia
pensiun diperpanjang sampai dengan anggota tersebut berusia 59 (lima puluh sembilan) tahun;
dan
c. Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang akan berusia 58 (lima puluh delapan) tahun pada tahun ini, dapat diperpanjang sampai dengan
anggota tersebut berusia 59 (lima puluh sembilan) tahun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 ayat (7) mulai berlaku pada tanggal
Undang-Undang ini diundangkan.
2. Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku, semua peraturan perundang-undangan yang merupakan peraturan pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4168) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan UndangUndang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentarry Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6856), dinyatakan masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan dalam Undang-Undang ini.
3. Undang-Undang ini mulai berlaku pada tanggal
diundangkan.<noinclude></noinclude>
npaew4z276ncyhtapy0nt5m2988sxss
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/16
104
110508
308233
2026-07-29T13:27:26Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRES!DEN REPUBLIK INDONESIA Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-Undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia. Disahkan di Jakarta pada tanggal 17 Juni 2O26 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, ttd PRABOWO SUBIANTO Diundangkan di Jakarta pada tanggal 17 Juni 2026 MENTERI SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA, ttd PRASETYO HADI LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2026 NOMOR 63 Salinan ses...
308233
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRES!DEN
REPUBLIK INDONESIA
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan
pengundangan Undang-Undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik
Indonesia.
Disahkan di Jakarta
pada tanggal 17 Juni 2O26
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd
PRABOWO SUBIANTO
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 17 Juni 2026
MENTERI SEKRETARIS NEGARA
REPUBLIK INDONESIA,
ttd
PRASETYO HADI
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2026 NOMOR 63
Salinan sesuai dengan aslinya
KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Bidang Perundang-undangan
Administrasi Hukum,
Lydia Silvanna Djaman
SK No 293,()7 A<noinclude></noinclude>
f422kz2d6ddatz95zq720uwxpq82q8r
308234
308233
2026-07-29T13:27:55Z
~2026-37151-70
27320
308234
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRES!DEN
REPUBLIK INDONESIA
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan
pengundangan Undang-Undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik
Indonesia.
Disahkan di Jakarta
pada tanggal 17 Juni 2026
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd
PRABOWO SUBIANTO
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 17 Juni 2026
MENTERI SEKRETARIS NEGARA
REPUBLIK INDONESIA,
ttd
PRASETYO HADI
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2026 NOMOR 63
Salinan sesuai dengan aslinya
KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Bidang Perundang-undangan
Administrasi Hukum,
Lydia Silvanna Djaman
SK No 293,()7 A<noinclude></noinclude>
1588wrg5z8zludto1k13hbti8clo0up
308235
308234
2026-07-29T13:28:29Z
~2026-37151-70
27320
308235
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRES!DEN
REPUBLIK INDONESIA
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan
pengundangan Undang-Undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik
Indonesia.
Disahkan di Jakarta
pada tanggal 17 Juni 2026
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd
PRABOWO SUBIANTO
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 17 Juni 2026
MENTERI SEKRETARIS NEGARA
REPUBLIK INDONESIA,
ttd
PRASETYO HADI
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2026 NOMOR 63
Salinan sesuai dengan aslinya
KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Bidang Perundang-undangan
Administrasi Hukum,
Lydia Silvanna Djaman<noinclude></noinclude>
saftdyfc8zo6iw40ck08oqfgouqovam
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/17
104
110509
308236
2026-07-29T13:33:30Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2026 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2002 TENTANG KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA I. UMUM Tuntutan akan terwujudnya masyarakat madani yang adil, makmu r,dan beradab berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mensyaratkan adanya stabilitas keamanan dalam negeri. Hal tersebut perlu diik...
308236
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
PENJELASAN
ATAS
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 5 TAHUN 2026
TENTANG
PERUBAHAN KETIGA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2002
TENTANG KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
I. UMUM
Tuntutan akan terwujudnya masyarakat madani yang adil, makmu r,dan beradab berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mensyaratkan adanya stabilitas keamanan dalam negeri. Hal tersebut perlu diikuti dengan upaya Kepolisian untuk meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan fungsi, peran, tugas, dan wewenang.
Kepolisian sebagai alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan pelindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta menegakkan hukum, dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri. Dalam melaksanakan tugasnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia
memerlukan dukungan sumber daya manusia yang profesional dan berkualitas untuk meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Kepolisian Negara Republik Indonesia saat ini dihadapkan dengan berbagai kondisi dan ciri sosial masyaralat yang dinamis dan kompleks
sehingga membutuhkan modernisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia yang unggul dan terpercaya. Tantangan yang kini dihadapi Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah menghadirkan keterbukaan,transparansi, profesionalitas, dan budaya integritas disamping Kepolisian Negara Republik Indonesia yang berkapasitas dan berkualitas. Kepolisian
Negara Republik Indonesia juga dihadapkan dengan kebutuhan reformasi dan transformasi budaya Kepolisian Negara Republik Indonesia yang inklusif, humanis, atau mampu menjamin pelindungan hak asasi manusia.
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, telah menjadi landasan
penting dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Seiring dengan perkembangan kebutuhan hukum dan dinamika masyarakat, diperlukan penyempurnaan pengaturan guna semakin memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas Kepolisian Negara<noinclude></noinclude>
l2kp6vk6ju3ussgmn1jpisa7xjcf4v0
308237
308236
2026-07-29T13:34:13Z
~2026-37151-70
27320
308237
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
PENJELASAN
ATAS
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 5 TAHUN 2026
TENTANG
PERUBAHAN KETIGA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2002
TENTANG KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
I. UMUM
Tuntutan akan terwujudnya masyarakat madani yang adil, makmur,dan beradab berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mensyaratkan adanya stabilitas keamanan dalam negeri. Hal tersebut perlu diikuti dengan upaya Kepolisian untuk meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan fungsi, peran, tugas, dan wewenang.
Kepolisian sebagai alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan pelindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta menegakkan hukum, dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri. Dalam melaksanakan tugasnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia
memerlukan dukungan sumber daya manusia yang profesional dan berkualitas untuk meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Kepolisian Negara Republik Indonesia saat ini dihadapkan dengan berbagai kondisi dan ciri sosial masyaralat yang dinamis dan kompleks
sehingga membutuhkan modernisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia yang unggul dan terpercaya. Tantangan yang kini dihadapi Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah menghadirkan keterbukaan,transparansi, profesionalitas, dan budaya integritas disamping Kepolisian Negara Republik Indonesia yang berkapasitas dan berkualitas. Kepolisian
Negara Republik Indonesia juga dihadapkan dengan kebutuhan reformasi dan transformasi budaya Kepolisian Negara Republik Indonesia yang inklusif, humanis, atau mampu menjamin pelindungan hak asasi manusia.
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, telah menjadi landasan
penting dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Seiring dengan perkembangan kebutuhan hukum dan dinamika masyarakat, diperlukan penyempurnaan pengaturan guna semakin memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas Kepolisian Negara<noinclude></noinclude>
da5ua6brp3xfhqnqz0fcmf9if9ljx6d
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/18
104
110510
308238
2026-07-29T13:43:05Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INOONESIA Republik Indonesia serta meningkatkan pemenuhan kebutuhan hukum masyarakat. Oleh karena itu, Undang-Undang mengenai Kepolisian Negara Republik Indonesia perlu dilakukan perubahan. Perubahan yang ada dalam Undang-Undang ini mengatur mengenai tindak lanjut pembentuk undang-undang terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 114/PUU-XXII/2025 (Putusan ll4l2025l yang menguji tentang Penjelasan Pasal 28 ayat (3) Undang-Unda...
308238
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INOONESIA
Republik Indonesia serta meningkatkan pemenuhan kebutuhan hukum masyarakat. Oleh karena itu, Undang-Undang mengenai Kepolisian Negara Republik Indonesia perlu dilakukan perubahan.
Perubahan yang ada dalam Undang-Undang ini mengatur mengenai tindak lanjut pembentuk undang-undang terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 114/PUU-XXII/2025 (Putusan ll4l2025l yang menguji tentang Penjelasan Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002
tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan hasil evaluasi terhadap pengaturan batas usia pensiun Anggota Kepolisian Negara Republik
Indonesia sebagai bagran fundamental dalam sistem pembinaan sumber daya manusia. Dalam Putusan 114/2025, Mahkamah Konstitusi dalam
amar putusannya menyatakan frasa "atau tidak berdasarkan penugasan dari Kapolri" dalam Penjelasan Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan
tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Implikasi hukum langsung dari amar ini adalah dihapusnya frasa pengecualian tersebut dari
penjelasan pasal sehingga yang berlaku adalah rumusan normatif Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia tanpa tambahan yang mereduksi esensinya. Putusan tersebut pada hakikatnya mewajibkan syarat pengunduran diri atau
pensiun bagi Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang akan menduduki jabatan sipil yang tidak memiliki sangkut paut dengan kepolisian, sedangkan khususnya yang memiliki sangkut paut langsung dengan fungsi, tugas, dan keahlian kepolisian, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang masih aktif tetap dapat ditugaskan tanpa harus melepaskan statusnya.
Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 62/PUU-XIX/2021, Mahkamah berpendapat bahwa batas usia pensiun Polri merupakan kebijakan hukum terbuka (open legal policy) pembentuk
undang-undang yang sewaktu-waktu dapat diubah sesuai dengan tuntutan kebutuhan perkembangan yang ada dan sesuai dengan jenis serta spesifikasi dan kualifikasi jabatan tersebut atau dapat pula melalui upaya legislative review.
Penempatan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia aktif pada lembaga-lembega tersebut sebenarnya merupakan bentuk sinergi dan integrasi dalam sistem keamanan nasional, dikarenakan keahlian spesifik Kepolisian Negara Republik Indonesia dialokasikan untuk mendukung
pencapaian tujuan lembaga mitra tersebut.
Perubahan selanjutnya mengenai batas usia pensiun Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan karakteristik tugas kepolisian modern yang semakin kompleks dan dinamis. Tugas Kepolisian tidak lagi terbatas pada pemeliharaan ketertiban umum secara konvensional, melainkan telah<noinclude></noinclude>
2z0fvk7i0aakxsl743b7qsogjxdo0ec
308239
308238
2026-07-29T13:44:20Z
~2026-37151-70
27320
308239
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INOONESIA
Republik Indonesia serta meningkatkan pemenuhan kebutuhan hukum masyarakat. Oleh karena itu, Undang-Undang mengenai Kepolisian Negara Republik Indonesia perlu dilakukan perubahan.
Perubahan yang ada dalam Undang-Undang ini mengatur mengenai tindak lanjut pembentuk undang-undang terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 114/PUU-XXII/2025 (Putusan 114/2025) yang menguji tentang Penjelasan Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002
tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan hasil evaluasi terhadap pengaturan batas usia pensiun Anggota Kepolisian Negara Republik
Indonesia sebagai bagran fundamental dalam sistem pembinaan sumber daya manusia. Dalam Putusan 114/2025, Mahkamah Konstitusi dalam
amar putusannya menyatakan frasa "atau tidak berdasarkan penugasan dari Kapolri" dalam Penjelasan Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan
tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Implikasi hukum langsung dari amar ini adalah dihapusnya frasa pengecualian tersebut dari
penjelasan pasal sehingga yang berlaku adalah rumusan normatif Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia tanpa tambahan yang mereduksi esensinya. Putusan tersebut pada hakikatnya mewajibkan syarat pengunduran diri atau
pensiun bagi Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang akan menduduki jabatan sipil yang tidak memiliki sangkut paut dengan kepolisian, sedangkan khususnya yang memiliki sangkut paut langsung dengan fungsi, tugas, dan keahlian kepolisian, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang masih aktif tetap dapat ditugaskan tanpa harus melepaskan statusnya.
Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 62/PUU-XIX/2021, Mahkamah berpendapat bahwa batas usia pensiun Polri merupakan kebijakan hukum terbuka (open legal policy) pembentuk
undang-undang yang sewaktu-waktu dapat diubah sesuai dengan tuntutan kebutuhan perkembangan yang ada dan sesuai dengan jenis serta spesifikasi dan kualifikasi jabatan tersebut atau dapat pula melalui upaya legislative review.
Penempatan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia aktif pada lembaga-lembega tersebut sebenarnya merupakan bentuk sinergi dan integrasi dalam sistem keamanan nasional, dikarenakan keahlian spesifik Kepolisian Negara Republik Indonesia dialokasikan untuk mendukung
pencapaian tujuan lembaga mitra tersebut.
Perubahan selanjutnya mengenai batas usia pensiun Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan karakteristik tugas kepolisian modern yang semakin kompleks dan dinamis. Tugas Kepolisian tidak lagi terbatas pada pemeliharaan ketertiban umum secara konvensional, melainkan telah<noinclude></noinclude>
90513fx01tcl96lngvau61k9jskyk81
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/19
104
110511
308240
2026-07-29T13:50:14Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA berkembang mencakup penanggulangan kejahatan transnasional, terorisme, kejahatan siber, kejahatan keuangan, serta berbagai bentuk kejahatan berbasis teknologi tinggi. Kompleksitas tugas tersebut menuntut kapasitas profesional yang tidak hanya bersumber dari kekuatan fisik, tetapi mengedepankan pengalaman, kematangan analisis, serta keahlian teknis yang diperoleh melalui proses panjang dalam pra}tik dan pendidikan. Se...
308240
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
berkembang mencakup penanggulangan kejahatan transnasional, terorisme, kejahatan siber, kejahatan keuangan, serta berbagai bentuk kejahatan berbasis teknologi tinggi. Kompleksitas tugas tersebut menuntut
kapasitas profesional yang tidak hanya bersumber dari kekuatan fisik, tetapi mengedepankan pengalaman, kematangan analisis, serta keahlian
teknis yang diperoleh melalui proses panjang dalam pra}tik dan pendidikan.
Sejalan dengan itu, Undang-Undang ini membedakan secara tegas antara pengaturan usia pensiun bagi Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menduduki jabatan struktural atau umum dengan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menjalankan jabatan fungsional berbasis keahlian. Oleh karena itu, pengaturan mengenai usia pensiun bagi Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menduduki jabatan fungsional diselaraskan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang jabatan fungsional secara nasional. Pendekatan ini dimaksudkan untuk menjaga konsistensi sistem hukum kepegawaian serta memberikan fleksibilitas pengaturan sesuai
dengan karakteristik dan jenjang keahlian jabatan fungsional yang bersangkutan.
Undang-Undang ini juga membuka ruang kebijakan bagi negara untuk mempertahankan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang
memiliki keahlian khusus dan sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian yang mencerminkan prinsip proporsionalitas dan
kepentingan umum, dengan tetap memperhatikan kebutuhan organisasi dan standar profesionalitas. Selain itu, perubahan kebijakan usia pensiun tidak hanya berorientasi pada kepentingan individual, tetapi juga mendukung keberlanjutan fungsi dan kinerja organisasi kepolisian secara keseluruhan yang didasarkan pada evaluasi kebutuhan dan kualifikasi keahlian. Oleh karena itu, Undang-Undang ini menempatkan kebijakan usia pensiun Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam
keseimbangan antara kepentingan individu, kepentingan organisasi, dan kepentingan negara.
Selanjutnya, penyesuaian juga dilakukan terhadap lembaga kepolisian nasional yang dalam Undang-Undang ini disebut Komisi Kepolisian Nasional sesuai dengan kebutuhan di masyarakat yang disesuaikan dengan Pasal 8 ayat (2) Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor VII/MPR/2000 tentang Peran Tentara Nasional Indonesia dan Peran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pelaksanaan tugas Komisi Kepolisian Nasional selama ini dirasa perlu untuk diberikan penguatan sehingga dapat secara optimal memberikan pertimbangan kepada Presiden
mengenai kinerja dan modernisasi organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia yang berkapasitas, berkualitas, dan berintegritas. Selain itu, pengaturan kembali terhadap keanggotaan Komisi Kepolisian Nasional secara lebih jelas, seperti pemilihan secara terbuka kepada publik dengan<noinclude></noinclude>
942eluat8smiixl72lh1gfkd7lbrdtl
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/20
104
110512
308241
2026-07-29T13:53:32Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA tetap menempatkannya di bawah Presiden. Keanggotaan Kompolnas juga disesuaikan dengan kebutuhan, yakni pribadi yang memiliki keahlian dan kompetensi yang terkait serta rekam jejak yang bersih serta menekankan pada profesionalitas dan integritas, II. PASALDEMI PASAL Pasal I Angka 1 Pasal 9 Ayat (1) Kapolri sebagai pimpinan kepolisian menetapkan kebijakan teknis kepolisian bagi seluruh pengemban fungsi dan mengawasi...
308241
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
tetap menempatkannya di bawah Presiden. Keanggotaan Kompolnas juga disesuaikan dengan kebutuhan, yakni pribadi yang memiliki keahlian dan kompetensi yang terkait serta rekam jejak yang bersih serta menekankan pada profesionalitas dan integritas,
II.
PASALDEMI PASAL
Pasal I
Angka 1
Pasal 9
Ayat (1)
Kapolri sebagai pimpinan kepolisian menetapkan kebijakan teknis kepolisian bagi seluruh pengemban fungsi dan mengawasi serta mengendalikan pelaksanaannya.
Ayat (2)
Cukup jelas.
Angka2
Pasal 14
Ayat (1)
Huruf a
Cukup jelas.
Huruf b
Cukup jelas.
Huruf c
Cukup jelas.
Huruf d
Cukup jelas.
Huruf e
Yang dimaksud dengan "intelijen keamanan" adalah
penyelenggara intelijen negara yang melaksanakan
fungsi intelijen kepolisian di bidang keamanan guna mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri.
Huruf f
Cukup jelas.<noinclude></noinclude>
e7mn0s6to0wveiwlih6ex5ox74gpknz
308242
308241
2026-07-29T13:54:03Z
~2026-37151-70
27320
308242
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
tetap menempatkannya di bawah Presiden. Keanggotaan Kompolnas juga disesuaikan dengan kebutuhan, yakni pribadi yang memiliki keahlian dan kompetensi yang terkait serta rekam jejak yang bersih serta menekankan pada profesionalitas dan integritas,
II.
PASAL DEMI PASAL
Pasal I
Angka 1
Pasal 9
Ayat (1)
Kapolri sebagai pimpinan kepolisian menetapkan kebijakan teknis kepolisian bagi seluruh pengemban fungsi dan mengawasi serta mengendalikan pelaksanaannya.
Ayat (2)
Cukup jelas.
Angka2
Pasal 14
Ayat (1)
Huruf a
Cukup jelas.
Huruf b
Cukup jelas.
Huruf c
Cukup jelas.
Huruf d
Cukup jelas.
Huruf e
Yang dimaksud dengan "intelijen keamanan" adalah
penyelenggara intelijen negara yang melaksanakan
fungsi intelijen kepolisian di bidang keamanan guna mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri.
Huruf f
Cukup jelas.<noinclude></noinclude>
33vut1vftcnu7zgi73qgx2wxpuo6k6g
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/21
104
110513
308243
2026-07-29T13:56:29Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Huruf g Ketentuan Undang-Undang Hukum Acara Pidana memberikan peranan utama kepada Kepolisian Negara Repubtik Indonesia dalam Penyelidikan dan Penyidikan sehingga secara umum diberi kewenangan untuk melakukan Penyelidikan dan Penyidikan terhadap semua tinda} pidana. Namun demikian, hal tersebut tetap memperhatikan dan tidak mengurangi kewenangan yang dimiliki oleh penyidik lainnya sesuai dengan peraturan perundang-u...
308243
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Huruf g
Ketentuan Undang-Undang Hukum Acara Pidana
memberikan peranan utama kepada Kepolisian Negara Repubtik Indonesia dalam Penyelidikan dan Penyidikan sehingga secara umum diberi kewenangan untuk melakukan Penyelidikan dan Penyidikan terhadap semua tinda} pidana. Namun demikian, hal tersebut tetap memperhatikan dan tidak mengurangi kewenangan yang dimiliki oleh penyidik lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar hukumnya masing-masing.
Huruf h
Cukup jelas.
Huruf i
Penyelenggaraan identifikasi Kepolisian dimaksudkan untuk kepentingan penyidikan tindak pidana dan pelayanan identifikasi nontindak pidana bagi masyarakat dan instansi lain dalam rangka pelaksanaan fungsi kepolisian.
Yang dimaksud dengan okedokteran Kepolisian' antara lain ialah kedokteran forensik, odontologi forensik, dan psikiatri forensik yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian.
Huruf j
Cukup jelas.
Huruf k
Pelaksanaan ketentuan ini dilakukan oleh Anggota
Kepolisian Negara Republik Indonesia sebatas
pengetahuan dan kemampuannya untuk kepentingan
penegakan hukum, pelindungan, dan pelayanan
masyarakat.
Huruf l
Cukup jelas.
Huruf m
Cukup jelas.
Huruf n
Cukup jelas.
Huruf o
Cukup jelas.<noinclude></noinclude>
2rstoqjc2t3wrojiu6aklaydooorulq
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/22
104
110514
308244
2026-07-29T14:00:05Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Huruf p Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Angka 3 Pasal 19 Cukup jelas. Angka 4 Pasal 19A Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Yang dimaksud dengan "fungsi inspektorat" adalah fungsi pengawasan internal di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ayat (3) Dalam ketentuan ini, pemanfaatan teknologi dilakukan untuk mewujudkan transparansi, responsivitas, objektivitas, pelindungan hak asasi manusia, dan pengawas...
308244
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Huruf p
Cukup jelas.
Ayat (2)
Cukup jelas.
Angka 3
Pasal 19
Cukup jelas.
Angka 4
Pasal 19A
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (2)
Yang dimaksud dengan "fungsi inspektorat" adalah fungsi pengawasan internal di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Ayat (3)
Dalam ketentuan ini, pemanfaatan teknologi dilakukan untuk mewujudkan transparansi, responsivitas, objektivitas, pelindungan hak asasi manusia, dan pengawasan ketat terhadap tindakan kepolisian. Teknologi tersebut antara lain ialah penggunaan kamera tubuh (body worn cameral, kamera pemantau (closed-circuit television/CCTV), teknologi kecerdasaan buatan (artificial intelligence, sistem pengaduan masyarakat, dan berbagai teknologi mutakhh yang menunjang Kepolisian yang modern, profesional, dan adil serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ayat (4)
Cukup jelas.
Angka 5
Pasal 21
Ayat (1)
Frasa "paling sedikif dimaksudkan untuk menjelaskan sebagran persyaratan yang bersifat mutlak, karena selain yang tercantum dalam Undang-Undang ini masih ada persyaratan lain yang harus dipenuhi.<noinclude></noinclude>
rl736kw9fs43oesh4xxbrczh2lfsi9m
308245
308244
2026-07-29T14:01:01Z
~2026-37151-70
27320
308245
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Huruf p
Cukup jelas.
Ayat (2)
Cukup jelas.
Angka 3
Pasal 19
Cukup jelas.
Angka 4
Pasal 19A
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (2)
Yang dimaksud dengan "fungsi inspektorat" adalah fungsi pengawasan internal di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Ayat (3)
Dalam ketentuan ini, pemanfaatan teknologi dilakukan untuk mewujudkan transparansi, responsivitas, objektivitas, pelindungan hak asasi manusia, dan pengawasan ketat terhadap tindakan kepolisian. Teknologi tersebut antara lain ialah penggunaan kamera tubuh (body worn camera), kamera pemantau (closed-circuit television/CCTV), teknologi kecerdasaan buatan (artificial intelligence, sistem pengaduan masyarakat, dan berbagai teknologi mutakhh yang menunjang Kepolisian yang modern, profesional, dan adil serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ayat (4)
Cukup jelas.
Angka 5
Pasal 21
Ayat (1)
Frasa "paling sedikif dimaksudkan untuk menjelaskan sebagran persyaratan yang bersifat mutlak, karena selain yang tercantum dalam Undang-Undang ini masih ada persyaratan lain yang harus dipenuhi.<noinclude></noinclude>
e44slfeicamipt9z38ltq58tokxth0z
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/23
104
110515
308246
2026-07-29T14:04:00Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REFUBLIK INDONESIA Ayat (2) Ketentuan ini merupakan alirmasi terhadap penyandang disabilitas yang memiliki kemampuan khusus sekaligus menerapkan prinsip kesetaraan. Ayat (3) Yang dimaksud dengan "pembinaan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia" meliputi penyediaan,pendidikan, penggunaan, perawatan, dan pengakhiran dinas. Angka 6 Pasal 26 Cukup jelas. Angka 7 Pasal 28 Ayat (1) Yang dimaksud dengan "bersikap netral" adalah ba...
308246
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REFUBLIK INDONESIA
Ayat (2)
Ketentuan ini merupakan alirmasi terhadap penyandang disabilitas yang memiliki kemampuan khusus sekaligus menerapkan prinsip kesetaraan.
Ayat (3)
Yang dimaksud dengan "pembinaan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia" meliputi penyediaan,pendidikan, penggunaan, perawatan, dan pengakhiran dinas.
Angka 6
Pasal 26
Cukup jelas.
Angka 7
Pasal 28
Ayat (1)
Yang dimaksud dengan "bersikap netral" adalah bahwa Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia bebas dari pengaruh semua partai politik, golongan, dan dilarang menjadi anggota dan/ atau pengurus partai politik.
Ayat (2)
Cukup jelas.
Ayat (3)
Dihapus.
Angka 8
Pasal 28A
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (2)
Huruf a
Yang dimaksud dengan "pemeliharaan keamanan dan
ketertiban masyarakat" diidentifrkasi dengan adanya keterkaitan tugas, fungsi, dan kewenangan
kelembagaan terkait pemeliharaan keamanan dan
ketertiban masyarakat antara lain pada:
a. koordinasi dalam bidang politik dan keamanan; dan
b. urusan pemerintahan di bidang dalam negeri.<noinclude></noinclude>
hboy92s2h8e00jdh2mtsxvsd62gud26
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/24
104
110516
308247
2026-07-29T14:06:05Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Huruf b Yang dimaksud dengan "pelindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat" diidentifikasi dengan adanya keterkaitan tugas, fungsi, dan kewenangan kelembagaan terkait pelindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat, antara lain pada: a. urusan pemerintahan di bidang perlindungan saksi dan korban; dan b. urusan pemerintahan di bidang pengawasan obat dan makanan. Huruf c Yang dimaksud dengan "penegakan hukum"...
308247
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Huruf b
Yang dimaksud dengan "pelindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat" diidentifikasi dengan adanya keterkaitan tugas, fungsi, dan kewenangan
kelembagaan terkait pelindungan, pengayoman, dan
pelayanan masyarakat, antara lain pada:
a. urusan pemerintahan di bidang perlindungan saksi dan korban; dan
b. urusan pemerintahan di bidang pengawasan obat
dan makanan.
Huruf c
Yang dimaksud dengan "penegakan hukum" diidentifikasi dengan keberadaan pembantu pengemban fungsi kepolisian berupa kepolisian khusus, dan penyidik pegawai negeri sipil, antara lain pada:
a. urusan pemerintahan di bidang hukum; dan
b. urusan pemerintahan di bidang penanggulangan
narkotika.
Ayat (3)
Cukup jelas.
Ayat (4)
Cukup jelas.
Ayat (5)
Cukup jelas.
Angka 9
Pasal 30
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (2)
Cukup jelas.
Ayat (3)
Cukup jelas.<noinclude></noinclude>
1qawk3top9o4h85ouugnnfl0qgu4gq8
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/25
104
110517
308248
2026-07-29T14:07:45Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Ayat (4) Cukup jelas. Ayat (5) Cukup jelas. Ayat (6) Cukup jelas. Ayat (7) Yang dimaksud dengan "keahlian khusus" antara lain ialah keahlian di bidang identifrkasi, laboratorium forensik, komunikasi elektronika, sandi, penjinak bahan peledak, kedokteran kehakiman, pawang hewan, penyidikan kejahatan tertentu, dan navigasi laut/ penerbangan. Ayat (8) Cukup jelas. Angka 10 Pasal 32A Cukup jelas. Angka 11 Pasal 37...
308248
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Ayat (4)
Cukup jelas.
Ayat (5)
Cukup jelas.
Ayat (6)
Cukup jelas.
Ayat (7)
Yang dimaksud dengan "keahlian khusus" antara lain ialah keahlian di bidang identifrkasi, laboratorium forensik, komunikasi elektronika, sandi, penjinak bahan peledak, kedokteran kehakiman, pawang hewan, penyidikan kejahatan tertentu, dan navigasi laut/ penerbangan.
Ayat (8)
Cukup jelas.
Angka 10
Pasal 32A
Cukup jelas.
Angka 11
Pasal 37
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (2)
Dihapus.
Angka 12
Pasal 38
Cukup jelas.
Angka 13
Pasal 39
Cukup jelas.
Angka 14
Pasal 39A
Cukup jelas.<noinclude></noinclude>
jrczyccvfpr4hmc0buph0disk77etkk
Halaman:UU Nomor 5 Tahun 2026.pdf/26
104
110518
308249
2026-07-29T14:08:50Z
~2026-37151-70
27320
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Pasal 39B Cukup jelas. Pasal 39C Cukup jelas. Pasal 39D Cukup jelas. Pasal II Cukup jelas. TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7181'
308249
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="~2026-37151-70" /></noinclude>PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Pasal 39B
Cukup jelas.
Pasal 39C
Cukup jelas.
Pasal 39D
Cukup jelas.
Pasal II
Cukup jelas.
TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7181<noinclude></noinclude>
in56l8qsdsyfi1mceltvifedjqtbqm4
Mustikarasa/Ketjiput
0
110519
308266
2026-07-30T04:50:21Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Ketjiput | previous = [[Mustikarasa/Ketjok Ketan|Ketjok Ketan]] | next = [[Mustikarasa/Ketoprak|Ketoprak]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" include=930 onlysection="ketjiput"/>'
308266
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Ketjiput
| previous = [[Mustikarasa/Ketjok Ketan|Ketjok Ketan]]
| next = [[Mustikarasa/Ketoprak|Ketoprak]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" include=930 onlysection="ketjiput"/>
318dz9bw01tz724emeoeq5ie11bibmg
Mustikarasa/Lapis Palaro
0
110520
308268
2026-07-30T04:58:15Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Kementerian Pertanian | translator = | section = Lapis Palaro | previous = [[Mustikarasa/Lapis Menado|Lapis Menado]] | next = [[Mustikarasa/Lapis Panir dengan Kuah Susu|Lapis Panir dengan Kuah Susu]] | notes = }} <pages index="Mustikarasa.pdf" include=484 onlysection="lapis palaro"/>'
308268
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Lapis Palaro
| previous = [[Mustikarasa/Lapis Menado|Lapis Menado]]
| next = [[Mustikarasa/Lapis Panir dengan Kuah Susu|Lapis Panir dengan Kuah Susu]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" include=484 onlysection="lapis palaro"/>
4b4dgu5n13alw7grla8ptm7hdkfbn5t
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/6
104
110521
308309
2026-07-30T08:56:15Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308309
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" />{{rh||— 3942 —}}</noinclude>„Tiga riboe djiwa, Sinslang," menjaoet Ma Taij.
—„Itoelah kabetoelan sekali. Akoe poenja balatentara ini tempo blon boleh dipake fagi tenaganja, oleh kerna iaorang ada tjape lantaran soeda berprang beroelang-oelang. Maka sekarang akoe hendak goenaken kau poenja balatentara boeat menjerang moesoe, tapi apa iaorang nanti soeka madjoe, menoeroet kainginankoe?
—„"Boeat djalanken Sinsiang poenja tita, akoe dan itoe sekalian soldadoe ada sedia aken memboewang djiwa. Kita-orang toch sama-sama ada bekerdja hoeat kabaean satoe karadjaän, lantaran demikian akoe kira tida ada satoe sebab hingga orang boleh membilang, kau poenja atawa akoe poenja balatentara."
Kaloe begitoe baeklah. Ini tempo Beng Hek ada sèdeng mendjaga di soengei Louw Soei, hingga kita-orang tiada hisa dapet djalan boeat menjebrang di iroe kali. Sedeng begitoe, akoe ingin lebi doeloe bisa bikin poetoes ia poenja hoeboengan ramsoen, soepaja halatentaranja djadi kaloet sendiri."
—„Tapi begimana akoe bisa lakoeken itoe kerdjaan, sedeng kau sendiri bilang, tida ada djalan boeat orang bisa menjebrang di itoe soengei?"
Tapi hoekanlah sama sekali tida ada lae djalan."
—„O, kaloe begitoe adalah laen perkara."<noinclude></noinclude>
hjhix6puoznzcqiaetoat5y38wbrxsx
Boeke Tjerita Sam Kok
0
110522
308314
2026-07-30T09:15:19Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = Boeke tjerita Sam Kok | author = Lie In Eng | translator = | section = Jilid 49 | previous = [[Boekoe Tjerita Sam Kok/Djilid 48]] | next = [[Boekoe Tjerita Sam Kok/Djilid 50]] | year = 1912 | notes = }} <pages index="Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf" from=5 to=84/> {{PD-old-70}}'
308314
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = Boeke tjerita Sam Kok
| author = Lie In Eng
| translator =
| section = Jilid 49
| previous = [[Boekoe Tjerita Sam Kok/Djilid 48]]
| next = [[Boekoe Tjerita Sam Kok/Djilid 50]]
| year = 1912
| notes =
}}
<pages index="Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf" from=5 to=84/>
{{PD-old-70}}
gvsteguitjz0i5t24cn88f0uh4k2pwo
308315
308314
2026-07-30T09:17:49Z
Ammachemist
27288
308315
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = Boeke tjerita Sam Kok (Jilid 49)
| author = Lie In Eng
| translator =
| section = Jilid 49
| previous = [[Boekoe Tjerita Sam Kok/Djilid 48]]
| next = [[Boekoe Tjerita Sam Kok/Djilid 50]]
| year = 1912
| notes =
}}
<pages index="Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf" from=5 to=84/>
{{PD-old-70}}
fegfd8h0sbhy1acvgtxk8cgwixf3ehz
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/87
104
110523
308319
2026-07-30T09:28:20Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308319
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" /></noinclude><center>
= BOEKOE TJERITA =
</center>
{{C|{{Xx-larger|'''SAM KOK'''}}}}
{{C|TERSALIN OLEH:}}
{{C|{{X-larger|'''LIE IN ENG'''}}}}
{{C|BATAVIA}}
{{C|{{X-larger|'''Djilid ka 50'''}}}}
{{C|DITJITAK DAN DIKALOEARKEN OLEH}}
{{C|DRUKKERIJ SIN PO}}
{{C|BATAVIA}}
{{C|1912}}<noinclude></noinclude>
durc6rfws580n0wj3xo8uzl5jdw3e1d
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/1
104
110524
308320
2026-07-30T09:29:02Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308320
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" /></noinclude><center>
= BOEKOE TJERITA =
</center>
{{C|{{Xx-larger|'''SAM KOK'''}}}}
{{C|TERSALIN OLEH:}}
{{C|{{X-larger|'''LIE IN ENG'''}}}}
{{C|BATAVIA}}
{{C|{{X-larger|'''Djilid ka 49'''}}}}
{{C|DITJITAK DAN DIKALOEARKEN OLEH}}
{{C|DRUKKERIJ SIN PO}}
{{C|BATAVIA}}
{{C|1912}}<noinclude></noinclude>
ayp3r0vh201ntabijj3bu4ik6f011t0
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/253
104
110525
308321
2026-07-30T09:30:09Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308321
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" /></noinclude><center>
= BOEKOE TJERITA =
</center>
{{C|{{Xx-larger|'''SAM KOK'''}}}}
{{C|TERSALIN OLEH:}}
{{C|{{X-larger|'''LIE IN ENG'''}}}}
{{C|BATAVIA}}
{{C|{{X-larger|'''Djilid ka 52'''}}}}
{{C|DITJITAK DAN DIKALOEARKEN OLEH}}
{{C|DRUKKERIJ SIN PO}}
{{C|BATAVIA}}
{{C|1912}}<noinclude></noinclude>
huu5p0vy23gv7ht3thrqs0pzsnboleq
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/337
104
110526
308322
2026-07-30T09:31:07Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308322
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" /></noinclude><center>
= BOEKOE TJERITA =
</center>
{{C|{{Xx-larger|'''SAM KOK'''}}}}
{{C|TERSALIN OLEH:}}
{{C|{{X-larger|'''LIE IN ENG'''}}}}
{{C|BATAVIA}}
{{C|{{X-larger|'''Djilid ka 53'''}}}}
{{C|DITJITAK DAN DIKALOEARKEN OLEH}}
{{C|DRUKKERIJ SIN PO}}
{{C|BATAVIA}}
{{C|1912}}<noinclude></noinclude>
7t3xc63fx16ponihe3o0lawscwy6m7p
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/419
104
110527
308323
2026-07-30T09:31:49Z
Ammachemist
27288
/* Tanpa teks */
308323
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Ammachemist" /></noinclude><noinclude></noinclude>
kginar3ns9d2qnc9d4hpw8a58x8ah1i
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/421
104
110528
308324
2026-07-30T09:32:27Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308324
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" /></noinclude><center>
= BOEKOE TJERITA =
</center>
{{C|{{Xx-larger|'''SAM KOK'''}}}}
{{C|TERSALIN OLEH:}}
{{C|{{X-larger|'''LIE IN ENG'''}}}}
{{C|BATAVIA}}
{{C|{{X-larger|'''Djilid ka 54'''}}}}
{{C|DITJITAK DAN DIKALOEARKEN OLEH}}
{{C|DRUKKERIJ SIN PO}}
{{C|BATAVIA}}
{{C|1912}}<noinclude></noinclude>
dkbi4erd2zchuvxhk1mybuvkt4qcw6a
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/420
104
110529
308326
2026-07-30T09:34:21Z
Ammachemist
27288
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '[[File:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55) (page 504 crop).jpg|400px|pus]]'
308326
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ammachemist" /></noinclude>[[File:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55) (page 504 crop).jpg|400px|pus]]<noinclude></noinclude>
oqgfx3f5vue3rihzzqpsdmhz5cfmmkn
308327
308326
2026-07-30T09:34:29Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308327
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" /></noinclude>[[File:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55) (page 504 crop).jpg|400px|pus]]<noinclude></noinclude>
cj0co2y6f1gp5s3grht3hfq0hqroioo
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/86
104
110530
308328
2026-07-30T09:36:09Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308328
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" /></noinclude>[[File:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55) (page 504 crop).jpg|400px|pus]]<noinclude></noinclude>
cj0co2y6f1gp5s3grht3hfq0hqroioo
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/252
104
110531
308329
2026-07-30T09:36:52Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308329
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" /></noinclude>[[File:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55) (page 504 crop).jpg|400px|pus]]<noinclude></noinclude>
cj0co2y6f1gp5s3grht3hfq0hqroioo
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/336
104
110532
308330
2026-07-30T09:37:17Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308330
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" /></noinclude>[[File:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55) (page 504 crop).jpg|400px|pus]]<noinclude></noinclude>
cj0co2y6f1gp5s3grht3hfq0hqroioo
Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf/505
104
110533
308331
2026-07-30T09:38:06Z
Ammachemist
27288
/* Telah diuji baca */
308331
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ammachemist" /></noinclude><center>
= BOEKOE TJERITA =
</center>
{{C|{{Xx-larger|'''SAM KOK'''}}}}
{{C|TERSALIN OLEH:}}
{{C|{{X-larger|'''LIE IN ENG'''}}}}
{{C|BATAVIA}}
{{C|{{X-larger|'''Djilid ka 55'''}}}}
{{C|DITJITAK DAN DIKALOEARKEN OLEH}}
{{C|DRUKKERIJ SIN PO}}
{{C|BATAVIA}}
{{C|1912}}<noinclude></noinclude>
pr9i65t1t0yzgkmprw6m62c2mgdn5lo
Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 49
0
110534
308332
2026-07-30T10:05:33Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = Lie In Eng | translator = | section = Djilid 49 | previous = [[Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 48|Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 48]] | next = [[Boeke tjerita Sam Kok/Djilid 50|Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 50]] | notes = }} <pages index="Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf" from=5 to=84/> {{PD-old-70}}'
308332
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Lie In Eng
| translator =
| section = Djilid 49
| previous = [[Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 48|Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 48]]
| next = [[Boeke tjerita Sam Kok/Djilid 50|Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 50]]
| notes =
}}
<pages index="Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf" from=5 to=84/>
{{PD-old-70}}
ay07v04e1i3lkwuhz8re4xscbq64usf
Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 50
0
110535
308333
2026-07-30T10:12:22Z
Ammachemist
27288
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[../]] | author = | translator = | section = Djilid 50 | previous = [[Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 49|Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 49]] | next = [[Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 51|Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 51]] | notes = }} <pages index="Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf" from=89 to=168/> {{PD-old-70}}'
308333
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author =
| translator =
| section = Djilid 50
| previous = [[Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 49|Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 49]]
| next = [[Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 51|Boekoe tjerita Sam Kok/Djilid 51]]
| notes =
}}
<pages index="Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 49-55).pdf" from=89 to=168/>
{{PD-old-70}}
lcjwhrmdx9paauzckl4ogfa943gihvr