Wikisumber
idwikisource
https://id.wikisource.org/wiki/Halaman_Utama
MediaWiki 1.47.0-wmf.19
first-letter
Media
Istimewa
Pembicaraan
Pengguna
Pembicaraan Pengguna
Wikisumber
Pembicaraan Wikisumber
Berkas
Pembicaraan Berkas
MediaWiki
Pembicaraan MediaWiki
Templat
Pembicaraan Templat
Bantuan
Pembicaraan Bantuan
Kategori
Pembicaraan Kategori
Pengarang
Pembicaraan Pengarang
Indeks
Pembicaraan Indeks
Halaman
Pembicaraan Halaman
Portal
Pembicaraan Portal
TimedText
TimedText talk
Modul
Pembicaraan Modul
Acara
Pembicaraan Acara
Pembicaraan:Halaman Utama
1
8403
317735
244054
2026-09-13T06:51:18Z
Nafi'atunnisa'
27589
←Mengganti halaman dengan '{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}'
317735
wikitext
text/x-wiki
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
sybbi3mg10qhnrn3lgdydpokenwzcyv
317743
317735
2026-09-13T06:56:54Z
Ulumarifah
16349
←Mengosongkan halaman
317743
wikitext
text/x-wiki
phoiac9h4m842xq45sp7s6u21eteeq1
317744
317743
2026-09-13T06:57:34Z
Deborajed
27625
317744
wikitext
text/x-wiki
https://id.wikisource.org/wiki/Pembicaraan_Pengguna:Deborajed
l3qq9m0z1l8r99seur895brn62zyfyf
317748
317744
2026-09-13T06:59:26Z
Ulumarifah
16349
←Mengosongkan halaman
317748
wikitext
text/x-wiki
phoiac9h4m842xq45sp7s6u21eteeq1
317753
317748
2026-09-13T07:03:07Z
Maria lering
27592
/* Peserta dari NTT */ bagian baru
317753
wikitext
text/x-wiki
== Peserta dari NTT ==
hai saya marlin [[Pengguna:Maria lering|Maria lering]] ([[Pembicaraan Pengguna:Maria lering|bicara]]) 13 September 2026 07.03 (UTC)
qydjgergon4zd45x6iop6xgtuiydi6e
317757
317753
2026-09-13T07:07:48Z
Ulumarifah
16349
←Mengosongkan halaman
317757
wikitext
text/x-wiki
phoiac9h4m842xq45sp7s6u21eteeq1
Pengguna:Ulumarifah
2
23961
317727
317711
2026-09-13T04:48:45Z
Ulumarifah
16349
317727
wikitext
text/x-wiki
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
sybbi3mg10qhnrn3lgdydpokenwzcyv
317728
317727
2026-09-13T04:49:50Z
Ulumarifah
16349
317728
wikitext
text/x-wiki
Tertarik terhadap berbagai hal yang berhubungan dengan kebencanaan, pendidikan, perempuan, anak-anak dan kesehatan mental.
{{userbox|id=[[Berkas:Newtons cradle animation book.gif|60px]]|info=<center>Uji-baca bulan ini<br /> September 2026<br /> '''''[[Indeks:Sarinah.pdf|Sarinah]]}}
{{Peserta Kompetisi Wikisource 2021}}
{{Peserta Kompetisi Wikisource 2022}}
{{Peserta Kompetisi Wikisource 2025}}
{{#babel:id-N|jav-N|en-2|su-0|mad-0}}
{{Peserta WikiPandu}}{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
88r20wphnzpk0rm6j1aa8aqgdtgi2pm
317729
317728
2026-09-13T06:49:36Z
Ulumarifah
16349
317729
wikitext
text/x-wiki
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
sybbi3mg10qhnrn3lgdydpokenwzcyv
Pembicaraan Pengguna:Ulumarifah
3
25165
317742
77199
2026-09-13T06:56:44Z
Sevaharvey
27626
/* Halo Kak Ulum! */ bagian baru
317742
wikitext
text/x-wiki
<div style="border:2px solid #f3e4f2; background-color:#ffffff; font-size:95%; margin-right:1em; margin-left :1em; margin-bottom : 1em; padding: 5px;">
<big>'''Selamat datang, ''{{BASEPAGENAME}}''!'''</big>
Halo dan [[Wikisource:Selamat datang|selamat datang]] di [[Wikisource bahasa Indonesia|Wikisource Indonesia]]!
'''[[Wikisource]]''' adalah sumber dokumen bebas multibahasa yang isinya ditulis bersama-sama oleh para penggunanya dan disusun agar dapat dibaca dan disunting oleh siapa pun juga.
* Anda bisa mengucapkan selamat datang kepada Wikipediawan lainnya di [[Wikisource:Halaman perkenalan|Halaman perkenalan]]
* Pertanyaan, usulan, dan komentar tentang Wikisource bahasa Indonesia bisa dilakukan di [[Wikisource:Warung Kopi|Warung Kopi]]. Jangan lupa untuk menandatangani pesan anda, sehingga pengguna lain mengetahui siapa sang penulis pesan. Caranya: ketik ~~~~ (empat kali tanda gelombang/tilde).
* '''Baca dan pelajarilah terlebih dahulu kebijakan dan pedoman yang berlaku di Wikisource bahasa Indonesia.'''
* Untuk bereksperimen, mencoba-coba, atau tes, lakukanlah di [[Wikisource:Bak pasir|bak pasir]].
* Walaupun begitu perhatikan juga [[Wikisource:Kesalahan umum di Wikisource|hal-hal yang tidak boleh dilakukan di {{SITENAME}}]].
* Untuk menulis profil atau sekilas informasi tentang anda, bisa dilakukan di [[Pengguna:{{PAGENAME}}]], sehingga pengguna lain bisa mengenal sedikit tentang anda.
</div>
[[Pengguna:Rachmat (WMID)|Rachmat (WMID)]] ([[Pembicaraan Pengguna:Rachmat (WMID)|bicara]]) 19 April 2021 03.23 (UTC)
== Penggunaan {{tl|rh}} untuk nomor halaman ==
Halo Ulumarifah, untuk menomori halaman, mohon gunakan templat {{tl|rh}} ya dan diletakkan pada bagian kaki (''footer'') agar nantinya tidak "memotong" teks saat ditransklusikan.
Untuk menampilkan bilah kepala dan kaki (''header and footer''), klik pada "Proofread tools" pada bilah perkakas (''toolbar''), dan klik ikon pertama pada bagian "Other". Contoh yang sudah saya perbaiki dapat dilihat di [[Halaman:Sultan Hasanudin menentang VOC.pdf/285]].
Mohon diperbaiki ya. Selamat berkompetisi! [[Pengguna:Rachmat (WMID)|Rachmat (WMID)]] ([[Pembicaraan Pengguna:Rachmat (WMID)|bicara]]) 19 April 2021 03.23 (UTC)
Haloo Ulu, Templat hwe dan hws di akhir kalimat jangan dihapus ya ketika memvalidasi. Itu perintah admin agar tidak memotong ketika ditransklusikan. terima kasih[[Pengguna:Agus Damanik|Agus Damanik]] ([[Pembicaraan Pengguna:Agus Damanik|bicara]]) 19 April 2021 23.09 (UTC)
== Pengumuman ==
<div style="width: 100%; color: #4e606e; {{box-shadow|0|3px|3px|rgba(0, 0, 0, 0.30)}} {{border-radius|3px}}">
<div style="overflow:hidden; height:auto; background: #FDEBD0; width: 100%; padding-bottom:18px;">
<div style="font-size: 36px; margin-top: 24px; margin-left: 25px; font-family: sans-serif; line-height: 1.3em;">Periode Kompetisi Wikisource 2021 akan berakhir</div>
<div style="font-size: 20px; margin-left: 25px; font-family: sans-serif; line-height: 1.3em;">Periksa lagi hasil karyamu sebelum periodenya berakhir</div>
<div style="font-size: 14px; margin-top: 24px; margin-left: 25px; margin-right: 25px; font-family: sans-serif; line-height:1.5em; color: #496160; ">
'''Halo Ulumarifah,'''
Tidak terasa Kompetisi Wikisource 2021 telah berjalan selama 12 hari, dan periodenya akan segera berakhir.
Sebelum itu, panitia kompetisi ini akan melakukan patroli untuk memeriksa halaman buku yang telah dikerjakan. Anda berkesempatan untuk memperbaiki hasil uji-baca sebelum 30 April 2021.
* Pastikan bahwa halaman yang ditandai dengan warna hijau telah sesuai dengan teks asli. Anda tidak perlu memvalidasinya jika ragu. Biarkan panitia yang memperbaiki atau mengoreksi halaman tersebut nanti.
* Jika Anda menemukan bahwa ada halaman yang bergambar tetapi pada teks yang dikerjakan belum disisipkan gambar, tandai dengan warna biru. Hal ini akan memudahkan pengguna lain dan panitia untuk memasukkan gambar ke dalam halamannya.
* Disarankan untuk bertanya kepada panitia jika ragu apakah status halaman tertentu perlu diubah. Kami tidak menyarankan untuk mengubah status sebuah halaman jika dirasa tidak yakin.
* Panitia berhak melakukan modifikasi pada halaman yang telah diuji-baca jika dianggap perlu, seperti menghapus templat atau pemformatan halaman yang menyebabkan tidak harmonisnya ketika ditransklusikan. Jika Anda menemukan bahwa halaman Anda telah diubah dan perlu penjelasan, hubungi kami.
* Setelah periode kompetisi berakhir, peserta dapat melanjutkan penyuntingan, tetapi tidak akan tercatat pada perkakas skoring. Pastikan untuk melakukannya sebelum itu.
Periode kompetisi ini akan selesai pada 30 April 2021 pukul 07.00 WIB. Pemenang akan diumumkan pada 7 Mei 2021. Kunjungi '''[[:wmid:Kompetisi Wikisource 2021|halaman ini]]''' untuk informasi lebih lengkap.
</div>
</div>
</div>
Dari kami, panitia Kompetisi Wikisource 2021 ({{user0|Rachmat (WMID)}} & {{user0|Harditaher (WMID)}}) 27 April 2021 13.22 (UTC)
<!-- Pesan dikirim oleh Pengguna:Rachmat04@idwikisource dengan menggunakan daftar di https://id.wikisource.org/w/index.php?title=Pengguna:Rachmat_(WMID)/Peserta_Kompetisi_Wikisource_2021&oldid=77162 -->
== Halo Kak Ulum! ==
Hai kak, saya peserta WikiLatih Wikisource bersama Komunitas Perempuan hari ini <3 [[Pengguna:Sevaharvey|Sevaharvey]] ([[Pembicaraan Pengguna:Sevaharvey|bicara]]) 13 September 2026 06.56 (UTC)
m9odxiymuvi6w7oz1ynciecbf0y2j17
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/10
104
28665
317781
83989
2026-09-13T08:03:03Z
Maria lering
27592
317781
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Fbrrrnnn" />{{rh||6|}}</noinclude>kah api membinasakan barang sasoeatoe jang ada, boekankah tiap² barang lama kalamaan lapoek atau rusak?¹
Soenggohpeun pun Brahma, dewa jang teroetama sekali, tetapi banjak orang Hindoe menjembah Wisnoe dengan tiada mengendahkan Brahma dan Siwa; ada poela jang menghormati Siwa lebih dari pada dewa jang lain itoe. Adapoen berhala Siwa di poelau Djawa saparonja moekanja haibat, saparonja seperti orang bertapa, maka dewa jang bertapa itoe dinamai orang Djawa Batari Goeroe. Maka, istri Siwa bernama Doerga, tetapi diseboet oleh orang Djawa Lara Djongrang, maka dewa itoe memperanakkan dewa Ganesa, berhalanja saorang orang jang gemoek badannja, kepalanja kapala gadjah akan alamat dewa itoe berboedi dan bidjaksana.
Lain dari pada dewa jang terseboet di atas ini, ada lagi jang disembah oleh orang Hindoe, misalnja Soerja, jaitoe dewa jang mengoeasai matahari, dan Indra, jang mendjaga sorga.
Maka adalah soeatoe adat orang jang menjembah Siwa: apabila radja atau orang besar² 'mangkat', maka maitnja dibakar, serta segala isteri gondiknja menikam dirinja dengan keris, laloe rebah ke dalam api.
Hatta, maka nama agama Boedha asalnja daripada orang jang membangoenkan agama itoe ± 600 tahun s.b.N.I., maka orang itoe anak radja, namanya Gautama, negerinja di kaki goenoeng Himalaja. Adapoen Gautama doekatjita melihat sangsara manoesia, maka terbitlah niat dalam hatinja hendak membangoenkan agama jang lain. Oleh karena itoe diboeangkannja sekalian kasoekalin dan kebesarannnja, serta ia bertapa enam tahoen lamanja; kemoedian dari pada itoe, ia mendjadi fakir dan mengadjarkan agamanja di Hindoestan.
Maka Gautama digelari oleh moeridnja Boeddha, ertinja jang moelia.
Adapoen perkara agama Boeddha jang teroetama sekali, jaani:
Barang siapa jang memboenoeh nafsoenja dan mengasehi<noinclude>Siwa dinamai juga 'Kala'; kata 'kala' itu sekarang juga artinya waktu, umpamanya: sediakala, tatkala dan sebagainya.</noinclude>
qhy5c6k3u9ake75w8cji9sd48obpw71
317786
317781
2026-09-13T08:10:23Z
Maria lering
27592
/* Telah diuji baca */
317786
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Maria lering" />{{rh||6|}}</noinclude>kah api membinasakan barang sasoeatoe jang ada, boekankah tiap² barang lama kalamaan lapoek atau rusak?¹
Soenggohpeun pun Brahma, dewa jang teroetama sekali, tetapi banjak orang Hindoe menjembah Wisnoe dengan tiada mengendahkan Brahma dan Siwa; ada poela jang menghormati Siwa lebih dari pada dewa jang lain itoe. Adapoen berhala Siwa di poelau Djawa saparonja moekanja haibat, saparonja seperti orang bertapa, maka dewa jang bertapa itoe dinamai orang Djawa Batari Goeroe. Maka, istri Siwa bernama Doerga, tetapi diseboet oleh orang Djawa Lara Djongrang, maka dewa itoe memperanakkan dewa Ganesa, berhalanja saorang orang jang gemoek badannja, kepalanja kapala gadjah akan alamat dewa itoe berboedi dan bidjaksana.
Lain dari pada dewa jang terseboet di atas ini, ada lagi jang disembah oleh orang Hindoe, misalnja Soerja, jaitoe dewa jang mengoeasai matahari, dan Indra, jang mendjaga sorga.
Maka adalah soeatoe adat orang jang menjembah Siwa: apabila radja atau orang besar² 'mangkat', maka maitnja dibakar, serta segala isteri gondiknja menikam dirinja dengan keris, laloe rebah ke dalam api.
Hatta, maka nama agama Boedha asalnja daripada orang jang membangoenkan agama itoe ± 600 tahun s.b.N.I., maka orang itoe anak radja, namanya Gautama, negerinja di kaki goenoeng Himalaja. Adapoen Gautama doekatjita melihat sangsara manoesia, maka terbitlah niat dalam hatinja hendak membangoenkan agama jang lain. Oleh karena itoe diboeangkannja sekalian kasoekalin dan kebesarannnja, serta ia bertapa enam tahoen lamanja; kemoedian dari pada itoe, ia mendjadi fakir dan mengadjarkan agamanja di Hindoestan.
Maka Gautama digelari oleh moeridnja Boeddha, ertinja jang moelia.
Adapoen perkara agama Boeddha jang teroetama sekali, jaani:
Barang siapa jang memboenoeh nafsoenja dan mengasehi<noinclude>Siwa dinamai juga 'Kala'; kata 'kala' itu sekarang juga artinya waktu, umpamanya: sediakala, tatkala dan sebagainya.</noinclude>
9ohbal07k5niqo4a1miojk09brezrn6
Halaman:Sarinah.pdf/16
104
51024
317778
150049
2026-09-13T07:55:22Z
Ulumarifah
16349
/* Tervalidasi */
317778
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ulumarifah" /></noinclude>Schreiner itu, bukan tali hidup sosial saja, bukan tali hidup yang karena bersatu rumah atau bersatu piring nasi saja. Lebih asli daripada pertalian perumahan yang satu dan piring nasi yang satu, adalah tali hidupnya kodrat alam sendiri. Tali hidup “sekse”! Laki-laki tak dapat subur jika tak ada tali sekse ini, perempuan pun tak dapat subur jika tak ada tali sekse ini. Dan bukan tali sekse yang tali seksenya fungsi biologis saja, tapi juga tali seksenya jiwa. Tiap-tiap sundal yang setiap hari barangkali menjual tubuhnya lima atau sepuluh kali, mengetahui, bahwa “tubuh” masih lain lagi daripada “jiwa”. Dengan menjual tubuh yang sampai sekian kali setiap hari itu, masih banyak sekali sundal yang dahaga kepada cinta. Tali sekse jasmani dan tali sekse rohani, – itulah satu bagian dari “tali hidup” yang dimaksudkan oleh Olive Schreiner, yang mempertalikan laki-laki dan perempuan itu. Memang tali sekse jasmani dan rohani inilah kodrat tiap-tiap makhluk, dus juga kodrat tiap-tiap manusia. Manakala tali sekse rohani dihilangkan dan hanya tali sekse jasmani saja yang dipuaskan, maka tidak puaslah kodrat alam itu. Pada permulaan diadakan kultur baru di Sovyet Rusia, maka ekses perhubungan antara laki-laki dan perempuan adalah keliwat. “Tali sekse” dianggap sebagai suatu keperluan tubuh saja, sebagai misalnya tubuh perlu kepada segelas air kalau tubuh itu dahaga. “Teori air segelas” ini di tahun-tahun yang mula-mula sangat laku di kalangan pemuda-pemuda di Rusia. Madame Kollontay menjadi salah seorang penganjurnya. Siapa merasa dahaga seksuil, ia mengambil air yang segelas itu; – “habis minum”, sudahlah pula. Beberapa tahun lamanya teori air segelas ini laku. Tetapi kemudian ... kemudian kodrat alam bicara. Kodrat alam tidak puas dengan segelas air saja, kodrat alam minta pula minuman jiwa. Kodrat alam minta “cinta” yang lebih memuaskan cita, “cinta” yang lebih suci. Lenin sendiri gasak teori air segelas ini habis-habisan dari semulanya ia muncul. Dan sekarang orang di sana telah meninggalkan sama sekali teori itu, orang telah mendapat pengalaman, bahwa Alam tak dapat didurhakai oleh sesuatu teori.
Semua ahli-ahli filsafat dan ahli biologi seia-sekata, bahwa tali sekse itu adalah salah satu faktor yang terpenting, salah satu motor yang terpenting dari peri-kehidupan manusia. Di<noinclude>{{rh|||16}}</noinclude>
b4018pfxle9e6ofysd9ofgmzc1kpjg3
Halaman:Sarinah.pdf/17
104
52838
317814
150220
2026-09-13T11:46:05Z
Eviandriani55
27623
/* Tervalidasi */
317814
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Eviandriani55" />{{rh||17|}}</noinclude>samping-nya nafsu makan dan minum, ia adalah motor yang terkuat. Di samping nafsu makan dan minum, ia menentukan perikehidupan manusia.
Malahan ahli fiIsafat Schopenhauer ada berkata: “Syahwat adalah penjelmaan yang paling keras daripada kemauan akan hidup. Keinsyafan kemauan akan hidup ini memusat kepada fi’il membuat turunan,” begitulah ia berkata.
Kalau tali sekse diputuskan buat beberapa tahun saja, maka manusia umumnya menjadi abnormal. Lihatlah keadaan di dalam penjara, baik penjara buat orang laki-laki, maupun penjara buat orang perempuan. Dua kali saya pernah meringkuk agak lama dalam penjara, dan tiap-tiap kali yang paling mendirikan bulu saya ialah keabnormalan manusia-manusia di dalam penjara itu. Percakapan-percakapan menjadi abnormal, tingkah laku menjadi abnormal. Sering saya melihat orang-orang di dalam penjara, yang seperti seperempat gila! Laki-laki mencari kepuasan kepada laki-laki, dan direksi terpaksa memberi hukuman yang berat-berat.
Pembaca barangkali tersenyum akan pemandangan saya yang “mentah” ini, dan barangkali malahan menyesali kementahannya. Pembaca barangkali mengemukakan nama orang-orang besar, nama Nabi Isa, nama Gandhi, nama Mazzini, yang menjadi besar, antara lain-lain karena tidak mempunyai isteri atau tidak mencampuri isteri. Ah, ... beberapa nama! Apakah artinya beberapa nama itu, jika dibandingkan dengan ratusan juta manusia biasa di muka bumi ini, yang semuanya hidup menurut kodrat alam? Kita di sini membicarakan kodrat alam, kita tidak membawa-bawa moral. Alam tidak mengenal moral, -begitulah Luther berkata. Beliau berkata lagi: “Siapa hendak menghalangi perlaki-isterian, dan tidak mau memberikan haknya kepadanya, sebagai yang dikehendaki dan dimustikan oleh alam, -ia sama saja dengan menghendaki yang alam jangan alam, yang api jangan menyala, yang air jangan basah, yang manusia jangan makan, jangan minum, jangan tidur!” Tali sekse itu memang bukan perkara moral. Tali sekse itu tidak moril, ia tidak pula immoril. Tali sekse itu adalah menurut kodrat, sebagai lapar<noinclude>{{rh|||17}}</noinclude>
ldowih1rsbk7b3qv1zd6vwifg77guvv
Halaman:Sarinah.pdf/18
104
52839
317815
150221
2026-09-13T11:56:14Z
Eviandriani55
27623
/* Tervalidasi */
317815
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Eviandriani55" />{{rh||18|}}</noinclude>adalah menurut kodrat, dan sebagai dahaga adalah menurut kodrat pula!
Apakah maksud saya dengan uraian .tentang tali sekse ini? Pembaca, nyatalah, bahwa baik laki-laki, maupun perempuan tak dapat normal, tak dapat hidup sebagai manusia normal, kalau tidak ada tali sekse ini. Tetapi bagaimanakah pergaulan hidup di zaman sekarang? Masyarakat sekarang di dalam hal inipun, -kita belum membicarakan hal lain-lain! – tidak adil kepada perempuan. Perempuan di dalam hal inipun suatu makhluk yang tertindas. Perempuan bukan saja makhluk yang tertindas kemasyarakatannya, tetapi juga makhluk yang tertindas ke-sekse-annya. Masyarakat kapitalistis zaman sekarang adalah masyarakat, yang membuat pernikahan suatu hal yang sukar, sering kali pula suatu hal yang tak mungkin. Pencaharian nafkah, -struggle for life- di dalam masyarakat sekarang adalah begitu berat, sehingga banyak pemuda karena kekurangan nafkah tak berani kawin, dan tak dapat kawin. Perkawinan hanyalah menjadi privilegenya (hak lebihnya) pemuda-pemuda yang ada kemampuan rezeki sahaja. Siapa yang belum cukup nafkah, ia musti tunggu sampai ada sedikit nafkah, sampai umur tiga puluh, kadang-kadang sampai umur empat puluh tahun. Pada waktu ke-sekse-an sedang sekeras-kerasnya, pada waktu ke-sekse-an itu menyala-nyala, berkobar-kobar sampai kepuncak-puncaknya jiwa, maka perkawinan buat sebagian dari kemanusiaan adalah suatu kesukaran, suatu hal yang tak mungkin. Tetapi, ... api yang menyala-nyala di dalam jiwa laki-laki dapat mencari jalan keluar -meliwati satu “pintu belakang” yang hina-, menuju kepada perzinahan dengan sundal dan perbuatan-perbuatan lain-lain jang keji-keji. Dunia biasanya tidak akan menunjuk laki-laki yang demikian itu dengan jari tunjuk, dan berkata: cih, engkau telah berbuat dosa yang amat besar! Dunia akan anggap hal itu sebagai satu “hal biasa”, yang “boleh juga diampuni”. Tetapi bagi perempuan “pintu belakang” ini tidak ada, atau lebih benar: tidak dapat dibuka, dengan tak (alhamdulillah) bertabrakan dengan moral, dengan tak berhantaman dengan kesusilaan, dengan tak meninggalkan cap kehinaan di atas dahi perempuan itu buat selama-lamanya. Jari telunjuk masyarakat hanya menuding kepada perempuan saja, tidak<noinclude>{{rh|||18}}</noinclude>
6yik46z1tcsehusudsimb52pyrbqh4c
Halaman:Sarinah.pdf/19
104
52840
317784
150222
2026-09-13T08:06:56Z
Ulumarifah
16349
/* Tervalidasi */
317784
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ulumarifah" /></noinclude>menunjuk kepada laki-laki, tidak menunjuk kepada kedua fihak secara adil. Keseksean laki-laki setiap waktu dapat merebut haknya dengan leluasa, –kendati masyarakat tak memudahkan perkawinan–, tetapi keseksean perempuan terpaksa tertutup, dan membakar dan menghanguskan kalbu. Perempuan banyak yang menjadi “terpelanting mizan” oleh karenanya, banyak yang menjadi putus asa oleh karenanya. Bunuh diri kadang-kadang menjadi ujungnya. Statistik Eropa menunjukkan, bahwa di kalangan kaum pemuda, antara umur 15 tahun dan 30 tahun, yakni waktu keseksean sedang sehebat-hebatnya mengamuk di kalbu manusia, lebih banyak perempuan yang bunuh diri, daripada kaum laki-laki. Jikalau diambil prosen dari semua pembunuhan diri, maka buat empat negeri di Eropa pada permulaan abad ke-20, statistik itu adalah begini:
{|class="wikitable"
!rowspan=2|Nama Negeri !!colspan=2|Umur 15 – 20 tahun !!colspan=2|Umur 21 – 30 tahun
|-
!Laki-laki !!Perempuan !!Laki-laki !!Perempuan
|-
|Jerman || 5,3% || 10,7% || 16% || 20,2%
|-
|Denemarken || 4,6% || 8,3% || 12,4% || 14,8%
|-
|Swiss || 3,3% || 6,7% || 16,1% || 21%
|-
|Perancis || 3,5% || 8,2% || 10,9% || 14%
|}
Ternyatalah, bahwa di semua negeri ini lebih banyak perempuan muda bunuh diri daripada laki-laki muda.
Sebabnya? Sebabnya tak sukar kita dapatkan. Keseksean yang terhalang, cinta yang tak sampai; kehamilan yang rahasia, itulah biasanya yang menjadi sebab.
Adakah keadaan di negeri kita berlainan? Di sini tidak ada statistik bunuh diri, tapi saya jaminkan kepada tuan: enam atau tujuh daripada sepuluh kali tuan membaca khabar seorang pemuda bunuh diri di surat-surat khabar, adalah dikerjakan oleh pemuda perempuan. Di dalam masyarakat sekarang, perempuan yang mau hidup menurut kodrat alam<noinclude>{{rh|||19}}</noinclude>
h974ffq27ys55qci03acoysaim1xzhb
Halaman:Sarinah.pdf/35
104
53656
317789
152262
2026-09-13T08:12:19Z
Khusna Safira
26423
/* Tervalidasi */
317789
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Khusna Safira" /></noinclude>makhluk-makhluk yang begitu menurut dan menerima, dulu di zaman sediakala adalah tunggak-tunggaknya masyarakat!
Ya, makin nyatalah kepada kita, bahwa penghidupan menurut kodrat yang menempatkan perempuan ke sisi periuk-nasi dan panci-gulai itu, tak lain tak bukan adalah bukan penghidupan menurut kodrat, bukan penentuan kodrat, (sebagai menerima dzat anak, mengandung anak, melahirkan anak, memelihara anak), tetapi adalah penghidupan yang masyarakat sekarang dan hukum masyarakat sekarang kasihkan kepadanya. Kalau hukum masyarakat ini tidak menempatkan perempuan itu ke sisi api dapur dan pipisan lada saja, kalau hukum masyarakat ini mengasih kelapangan kepada kaum perempuan buat berlomba-lomba di lapangan masyarakat, maka perempuan tidaklah seperti perempuan sekarang. Tidaklah ia "kaum lemah", tidaklah ia "kaum bodoh", tidaklah ia "penakut", tidaklah ia kaum singkat fikiran, tidaklah ia kaum "nerimo". Tidaklah ia makhluk yang mengambing saja sebagai ternak; tidaklah ia kaum yang selamanya harus dijagai dan ditolong saja sebagai "blasteran dewi dan si tolol". Tidaklah ia menjadi sebab, yang Plato, itu ahli faIsafah Yunani, tiap-tiap hari mengucap terima kasih kepada dewa-dewa, bahwa dewa-dewa itu melahirkan dia sebagai orang merdeka, dan bukan sebagai budak belian, sebagai laki-laki, dan bukan sebagai perempuan. Tidaklah ia menjadi sebab, yang orang Yahudi sekarang tiap-tiap pagi mengucapkan kalimat: "Terpujilah Engkau, ya Allah, Robbul’alamin, bahwa Engkau tidak membuat akan daku seorang perempuan". Tidaklah ia menjadi sebab, yang bangsa Inggeris tidak mempunyai kata buat manusia melainkan "man" (laki-laki), dan bangsa Perancis tak mempunyai perkataan buat manusia pula, melainkan "homme" (laki-laki)!
Pendek kata, soal perempuan tak dapat kita nilaikan betul-betul harganya buat masyarakat, kalau kita pisahkan dia dari sejarahnya masyarakat, sejarahnya perhubungan perempuan dan laki-laki di dalam masyarakat.
Sejarah perempuan adalah bergandengan dengan sejarah laki-laki, soal perempuan tak dapat dipisahkan dari soal laki-laki.
{{nop}}<noinclude>{{rh|||35}}</noinclude>
95ncq3aug8ek4dbtrhi0p5unxsqli44
Pengguna:Sekarchamdi
2
54933
317733
208346
2026-09-13T06:50:58Z
Sekarchamdi
23976
317733
wikitext
text/x-wiki
Sekar terlibat dalam penguatan budaya literasi di Indonesia sejak awal tahun 2000 baik sebagai pengelola maupun relawan di berbagai lembaga dan komunitas literasi di Indonesia. Di bidang pengembangan masyarakat Sekar juga aktif memfasilitasi berbagai program bersama para pemangku kepentingan baik dari pihak akademisi, swasta, pemerintah, kelompok masyarakat maupun media. Sekar juga pernah menulis dan menerjemahkan beberapa buku anak baik fiksi maupun nonfiksi.
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
ldrxgp0r6h7xqx0n2g2zxnnydd78kyk
317740
317733
2026-09-13T06:55:09Z
Sekarchamdi
23976
317740
wikitext
text/x-wiki
'''Sekar Chamdi''' percaya bahwa pengetahuan sebaiknya dapat diakses dan dinikmati siapa saja. Lebih dari dua dekade berkawan dengan dunia literasi membuatnya senang membaca, menulis, menyunting, dan berbagi pengetahuan. Ia berkontribusi di Wikisource sebagai bagian dari kegemarannya merawat teks dan jejak pengetahuan, sedikit demi sedikit, agar tetap hidup, mudah ditemukan, dan menjadi pintu bagi siapa saja untuk membaca, belajar, dan menemukan cerita baru.
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
kwfvkaz3ogg8l02grcaoa2cb9v4jt6r
Halaman:Sarinah.pdf/53
104
69354
317807
200086
2026-09-13T09:23:54Z
Ufoufuunow
27591
/* Tervalidasi */
317807
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ufoufuunow" /></noinclude>kalau si laki tak mampu membeli, maka perempuan dicuri atau dirampas mentah-mentahan oleh si laki itu, seperti orang merampas atau mencuri sesuatu barang atau sesuatu milik di waktu malam. Kawin beli dan kawin rampas adalah gambarnya hukum perbapaan itu. Sarinah menjadi benda. Ditutuplah ia dan disimpanlah ia di dalam rumah seperti benda, dilaranglah ia keluar dari rumah itu, supaya tidak dicuri orang, sebab ia suatu benda; ditabirkanlah ia rapat-rapat manakala ada laki-laki asing, kalau-kalau si laki asing itu timbul keinginan birahi kepadanya atau keinginan mencuri kepadanya, karena ia sebuah benda. Kalau suaminya mati, maka bukan dia yang menerima barang-barang warisannya
suami, tetapi dia sendiri diwariskan kepada saudara suaminya atau keluarga suaminya, sebagaimana juga halnya dengan lain-lain benda milik suami yang mati itu. Segala susunan-susunan dan sifat-sifat masyarakat berbalik sama sekali. Hukum pemerin-tahan, hukum kemilikan, hukum persuami-isterian, hukum keturunan, hukum perwarisan, semua itu berubah sebagai ubahnya siang menjadi malam. Segala
kemerdekaan perempuan yang sediakala, hilang sama-sekali, hilang karena menjadi famulus di dalam famili. Sarinah dikungkung, ditutup, dipingit, diperhambakan. Friederich
Engels mengatakan, bahwa perpindahan dari hukum peribuan kepada hukum perbapaan itu adalah satu "kekalahan perempuan yang paling hebat di dalam sejarah kemanusiaan". August Bebel menamakan dia revolusi besar yang pertama di dalam sejarah manusia.
Perobahan ini, sebagai satu revolusi besar di dalam susunan masyarakat, sudah tentu tidak terjadi sekaligus, tetapi mungkin makan waktu puluhan, bahkan ratusan tahun. Tetapi sudah barang tentu pula, perempuan tidak selamanya mau menyerah begitu saja digugurkan dari kedudukannya jang tinggi itu. Sebelum menyerah, berjoang ia mati-matian. Sejarah dunia tak sunyi dari cerita-cerita perjoangan hebat antara laki-laki dan perempuan di zaman perpindahan kekuasaan itu. Karena sudah tuanya kejadian-kejadian ini, sudah hampir hilang di dalam kabut zaman purbakala-, maka banyak dari cerita-cerita itu menjadi bersifat dongeng saja, legende saja, saga saja. Kita di Indonesia ini kenal akan dongengnya wanita “Nusa Tembini” yang berjoang mati-matian<noinclude>{{rh|||53}}</noinclude>
4daw2ht3bop3rkpapzolkddcuznxmva
Halaman:Sarinah.pdf/36
104
69360
317792
200098
2026-09-13T08:17:31Z
Khusna Safira
26423
/* Tervalidasi */
317792
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Khusna Safira" /></noinclude>Di muka telah berulang-ulang kita katakan, bahwa di zaman
Matriarchat (peribuan), kedudukan perempuan adalah '''lain''' dari di zaman sekarang, berganda-ganda lebih tinggi dari di zaman sekarang. Tetapi, apakah ini berarti, bahwa kita dus lebih senang kepada aturan matriarchat itu? Sama sekali tidak! Sebab manakala di zaman perbapaan (patriarchat) sekarang ini kaum isteri menjadi kaum yang tertindas, maka di zaman peribuan adalah kaum laki-laki kaum yang tertindas. Manakala patriarchat sekarang ini membawa ketidakadilan masyarakat kepada kaum perempuan, maka matriarchat adalah membawa ketidakadilan masyarakat kepada kaum laki-laki. Masyarakat tidak terdiri dari kaum laki-laki saja, dan tidak pula terdiri dari kaum perempuan saja. Masyarakat adalah terdiri dari kaum laki-laki dan kaum perempuan, dari kaum perempuan dan kaum laki-laki. Tak sehatlah masyarakat itu, manakala salah satu fihak menindas kepada yang lain, tak perduli fihak mana yang menindas, dan tak perduli fihak mana yang tertindas.
Masyarakat itu hanyalah sehat, manakala ada perimbangan hak dan perimbangan perlakuan antara kaum laki-laki dan perempuan, yang sama tengahnya, sama beratnya, sama adilnya.
Saya bukan pencinta matriarchat, saya adalah pencinta patriarchat, bukan oleh karena saya seorang laki-laki, akan tetapi ialah karena kodrat alam menetapkan patriarchat lebih utama daripada matriarchat. Kodrat menetapkan hukum keturunan lebih selamat dengan hukum perbapaan, karena hanya dengan hukum keturunan menurut garis perbapaanlah, -di mana perempuan diperisterikan oleh satu orang laki-laki saja, dan tidak lebih-, orang dapat mengatakan dengan pasti: siapa ibunya, siapa bapaknya, -siapa yang mengandungnya, tetapi juga siapa yang menerimakan ia ke dalam kandungan itu. Tetapi di dalam hukum matriarchat, (yang menetapkan keturunan itu menurut garis '''peribuan'''), maka orang hanyalah dapat yakin siapa ibunya, tetapi tidak dapat yakin siapa bapaknya. Di dalam bab-bab berikut akan saya kupas hal ini lebih lanjut.<noinclude>{{rh|||36}}</noinclude>
9sr994xxqd96lkl1kpj4k7my7c24eyk
Halaman:Sarinah.pdf/55
104
69365
317812
200115
2026-09-13T10:43:50Z
Ufoufuunow
27591
317812
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Barnasdowan" /></noinclude>Di agama Yunani Yunani pun digambarkan salahnya aturan mengambil keturunan dari garis ibu itu dengan perkataan Dewa Apollo yang berbunyi: “Bukan Ibu yang membuat anak, dia hanyalah menjaga benih yang ditanamkan kepadanya oleh orang laki-laki. Orang juga dapat menjadi bapa dengan tidak
beristeri”. Maka dibuktikan oleh Apollo kebenaran perkataannya yang terakhir ini dengan menunjuk kepada Dewi Minerva, yang dilahirkan tidak dengan Ibu, tetapi keluar “sudah jadi sama sekali” dari kepala bapanya, yaitu Dewa Yupiter. Begitu pula di dalam agama Hindu tua perempuan direndahkan. Di dalam kitab Rig Veda dituliskan sabda Manu, bahwa perempuan itu “selalu memikir kesyahwatan, selalu marah, selalu palsu dan tidak jujur ... Menurut tabiatnya, perempuan itu selalu mau menggoda kaum laki-laki, oleh karena itu laki-laki musti selalu hati-hati terhadap kepadanya ... Perempuan tak pernah dapat berdiri sendiri”.
Di lain tempat Manu berkata: “Orang hilang kehormatan karena perempuan; asalnya permusuhan adalah perempuan; karena itu jauhilah perempuan”.
Agama Buddha pun, yang umumnya begitu adil, sekonyong-konyong menjadi tidak adil kalau membicarakan kedudukan kaum perempuan: “Perempuan itu makhluk dosa; roman-muka perempuan seperti keramat, tapi hatinya seperti syaitan”.
Marilah di sini saya ceritakan satu hal yang lucu.
Sudahkah pembaca pernah mendengar perkataan "couvade"? Couvade adalah satu adat-kebiasaan yang sampai sekarangpun masih ada pada bangsa Baskia, yang berdiam di kanan-kiri gunung Pyrenea di Eropa. Kalau seorang wanita Baskia bersalin, maka terjadilah “sandiwara” berikut: Segera sesudah bersalin, wanita itu keluar dari tempat pembaringannya, dan suaminya lantas berbaring di tempat
itu, mengaduh, merintih, sambat-sambat, seolah-olah dialah yang melahirkan anak. Ia berbuat demikian itu dengan disaksikan oleh banyak tamu-tamu, yang “menolong” dia, dan ia tinggal di tempat pembaringan itu beberapa hari lamanya! Segala sesuatu berlaku seolah-olah dia, -laki-laki itu-, yang<noinclude>{{rh|||55}}</noinclude>
mgctfk9zqlrgmvmy59g3718z4tzbjpq
Pengguna:Senininibiru
2
72247
317732
298502
2026-09-13T06:50:32Z
Senininibiru
25159
/* */
317732
wikitext
text/x-wiki
Berharap dapat memberi banyak kontribusi di berbagai tempat sebelum kembali menjadi tanah. Seorang penikmat ramai yang damai ini juga ingin mempelajari wiki dan tetek bengeknya.
{| class="wikitable"
|-
|<nowiki>{{Peserta WikiLatih acara=WikiPerempuan tgl=13 September 2026}}</nowiki>{{Peserta Kompetisi Wikisource 2026}}
|-
| {{Peserta WikiPandu}}
|}
hb770r2tk6zo067cmb55wpoqonfk0fd
317737
317732
2026-09-13T06:52:03Z
Senininibiru
25159
/* */
317737
wikitext
text/x-wiki
Berharap dapat memberi banyak kontribusi di berbagai tempat sebelum kembali menjadi tanah. Seorang penikmat ramai yang damai ini juga ingin mempelajari wiki dan tetek bengeknya.
{| class="wikitable"
|-
|<nowiki>{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}} </nowiki>
{{Peserta Kompetisi Wikisource 2026}}
|-
| {{Peserta WikiPandu}}
|}
r9bjfm6e97pzf78oub9vlft1r05odiw
317741
317737
2026-09-13T06:56:05Z
Senininibiru
25159
/* */
317741
wikitext
text/x-wiki
Berharap dapat memberi banyak kontribusi di berbagai tempat sebelum kembali menjadi tanah. Seorang penikmat ramai yang damai ini juga ingin mempelajari wiki dan tetek bengeknya.
{| class="wikitable"
|-
| {{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
|-
| {{Peserta Kompetisi Wikisource 2026}}
|-
| {{Peserta WikiPandu}}
|}
cqsguzg5glc6633burd8bmcgy651mbc
Pengguna:Sekar Jarwo Soekarno
2
96561
317760
268939
2026-09-13T07:26:02Z
Sekar Jarwo Soekarno
24995
/* */
317760
wikitext
text/x-wiki
<center>[[File:بسم الله الرحمن الرحيم.gif|بسم_الله_الرحمن_الرحيم]]
꧋ꦲꦭꦺꦴ꧈ꦥꦼꦂꦏꦼꦤꦭ꧀ꦏꦤ꧀ꦤꦩꦱꦪꦱꦼꦏꦂꦗꦂꦮꦺꦴꦱꦸꦏꦂꦤꦺꦴ
----
<br/><center>
<p align="center"><h1 style="color: black; font-size: 25px; line-height: 1.15; margin-bottom: 0; border:0;">Motto Hidup</h1><br></center>
''Isy Kariman au mut Syahidan'' (Hidup Mulia atau Mati Syahid)
Teruslah Bergerak hingga Dunia tahu kau pernah mengelilinginya!
Sebaik-baik Manusia ialah yang paling bermanfaat bagi yang lainnya
----
<br />
<center>
<p align="center"><h1 style="color: black; font-size: 25px; line-height: 1.15; margin-bottom: 0; border:0;">Minat</h1><br>
Artikel-artikel yang bertemakan keislaman, ''self improvement'', topik seputar adab dan ilmu, komedi, kemanusiaan, isu-isu sosial, keluarga/pengasuhan, olahraga, lingkungan, sejarah, budaya, dan politik. Anda bisa berdiskusi dengan saya lewat [[Pembicaraan Pengguna:Sekar Jarwo Soekarno|halaman pembicaraan]]. Terima kasih 🎧📖💐🌸☕🎀
----
{{Peserta Kompetisi Wikisource 2026}}
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
gjuewspohe15gukmkjc52t4kju8f2r0
Pengguna:Juragan Sembako
2
96562
317762
268940
2026-09-13T07:27:04Z
Juragan Sembako
27027
/* */
317762
wikitext
text/x-wiki
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
sybbi3mg10qhnrn3lgdydpokenwzcyv
Pengguna:Khusna Safira
2
99388
317736
298008
2026-09-13T06:51:36Z
Khusna Safira
26423
317736
wikitext
text/x-wiki
Saya Safira, saya sedang belajar wikisumber
{{Peserta Kompetisi Wikisource 2026}}
{{Peserta WikiPandu}}
{{Peserta Wikilatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
bfi9okowf9joihby6w0aurmn9ms28xf
317738
317736
2026-09-13T06:52:45Z
Khusna Safira
26423
317738
wikitext
text/x-wiki
Saya Safira, saya sedang belajar wikisumber
{{Peserta Kompetisi Wikisource 2026}}
{{Peserta WikiPandu}}
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
ih0s3wrjhmk5zlew1l0hq1juno2j1n4
Mustikarasa/Tahu Bakso
0
109983
317717
307179
2026-09-12T19:19:04Z
Quraeni
22485
korekssi typo
317717
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Tahu Bakso
| previous = [[Mustikarasa/Siram Lombok|Siram Lombok]]
| next = [[Mustikarasa/Tahu Bumbu Bali|Tahu Bumbu Bali]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=600 fromsection="tahubakso" to=601 tosection="tahubakso"/>
kr4ugd4ud9o3z1z5vax86c7i592w5u3
Mustikarasa/Orem Orem
0
110002
317718
307228
2026-09-12T19:20:21Z
Quraeni
22485
korekssi typo
317718
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Orem Orem
| previous = [[Mustikarasa/Orak Arik Pindang|Orak Arik Pindang]]
| next = [[Mustikarasa/Oseng Oseng Buntjis|Oseng Oseng Buntjis]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=521 fromsection="oremorem" to=522 tosection="oremorem"/>
ql37qmqylci64z7bp6vyqyxd291l1x2
Mustikarasa/Oseng Oseng Djiagung
0
110004
317716
307226
2026-09-12T19:14:04Z
Quraeni
22485
korekssi typo
317716
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Oseng Oseng Djagung
| previous = [[Mustikarasa/Oseng Oseng Daun Pakis|Oseng Oseng Daun Pakis]]
| next = [[Mustikarasa/Oseng Oseng Gendjer|Oseng Oseng Gendjer]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=523 fromsection="osengosengdjagung" to=523 tosection="osengosengdjagung"/>
j9bz6wy6ysklol0c9ri9o1dqpuapyzf
Mustikarasa/Linggardjati
0
110013
317714
307246
2026-09-12T18:50:17Z
Quraeni
22485
korekssi typo
317714
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Linggardjati
| previous = [[Mustikarasa/Lidah Sapi|Lidah Sapi]]
| next = [[Mustikarasa/Lombok Isi Udang|Lombok Isi Udang]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=492 fromsection="linggardjati" to=493 tosection="linggardjati"/>
jqek87yenfyzola5wtjrmpm4gnq2ezu
Mustikarasa/Rempejek Katjang
0
110019
317724
307260
2026-09-12T19:36:20Z
Quraeni
22485
korekssi typo
317724
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[../]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Rempejek Katjang
| previous = [[Mustikarasa/Rempah Randjungan|Rempah Randjungan]]
| next = [[Mustikarasa/Rempejek Teri|Rempejek Teri]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=691 to=692 fromsection="rempejek katjang" tosection="rempejek katjang"/>
togqttcbp2ox9l9s14ka22917uvqqgn
Mustikarasa/Iwel Iwel
0
110332
317722
307914
2026-09-12T19:29:14Z
Quraeni
22485
korekssi typo
317722
wikitext
text/x-wiki
{{Header
| title = [[Mustikarasa]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Iwel Iwel
| previous = [[Mustikarasa/Iwel|Iwel]]
| next = [[ Mustikarasa/Janhagel|Janhagel]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=911 fromsection="iweliwel" to=912 tosection="iweliwel" />
ktkc6cox1cz4jb7gtq63yu2kv20hxho
Mustikarasa/Daging Goreng Ketjap
0
110333
317719
307920
2026-09-12T19:27:29Z
Quraeni
22485
korekssi typo
317719
wikitext
text/x-wiki
{{Header
| title = [[Mustikarasa]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Daging Goreng Ketjap
| previous = [[Mustikarasa/Dadar Tahu Saos Tomat| Dadar Tahu Saos Tomat]]
| next = [[ Mustikarasa/Dangke|Dangke]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=654 fromsection="daginggorengketjap" to=655 tosection="daginggorengketjap" />
2eryu41ydl19xguqljlyazrzu0cjix6
Mustikarasa/Dendeng Ragi
0
110334
317721
307923
2026-09-12T19:28:52Z
Quraeni
22485
korekssi typo
317721
wikitext
text/x-wiki
{{Header
| title = [[Mustikarasa]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Dendeng Ragi
| previous = [[Mustikarasa/Dangke|Dangke]]
| next = [[ Mustikarasa/Dendeng Balado|Dendeng Balado]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=655 fromsection="dendengragi" to=656 tosection="dendengragi" />
e9tt7m99bdnvk3pa0ffq62vic5n1bwa
Mustikarasa/Empal Pedas
0
110335
317720
307926
2026-09-12T19:28:19Z
Quraeni
22485
korekssi typo
317720
wikitext
text/x-wiki
{{Header
| title = [[Mustikarasa]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Empal Pedas
| previous = [[Mustikarasa/Djuku Kambu|Djuku Kambu]]
| next = [[ Mustikarasa/Ento Ento|Ento Ento]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=657 fromsection="empalpedas" to=658 tosection="empalpedas" />
kuema9m5vv8xzffidjwlemw2qcdsgc8
Mustikarasa/Gegepuk
0
110336
317723
307929
2026-09-12T19:29:46Z
Quraeni
22485
korekssi typo
317723
wikitext
text/x-wiki
{{Header
| title = [[Mustikarasa]]
| author = Kementerian Pertanian
| translator =
| section = Gegepuk
| previous = [[Mustikarasa/Ento Ento|Ento Ento]]
| next = [[ Mustikarasa/Gepukan Daging|Gepukan Daging]]
| notes =
}}
<pages index="Mustikarasa.pdf" from=658 fromsection="gegepuk" to=659 tosection="gegepuk" />
dtsq2gbwqjiuxvy07fvdhnpnf4mkvfy
Ensiklopedia Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
0
110687
317726
308697
2026-09-12T19:54:26Z
Quraeni
22485
koreksi section
317726
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = Ensiklopedia Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
| author =
| translator =
| section =
| previous =
| next = [[Ensiklopedia Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa/ARYMURTHY, S.E.]]
| year = 2010
| notes =
}}
<pages index="Ensiklopedia Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.pdf" from=1 to=10/>
8m73rkkr1vk9hh5z54d61458n5887kl
MENYUNTING
0
114866
317713
2026-09-12T15:28:22Z
~2026-49555-83
27621
KANTOR BIRO JODOH KHUSUS WAJAH GANTENG CANTIK JAKARTA 0895 640 350507 FANDIYAS tidak bohong MENCARI GALANG DANA DONASI DONATUR SUMBANGAN UNTUK MEMBUAT KANTORNYA DI SEMARANG ATAU JAKARTA BANK BRI 0090 0102 9636 530 ADI FANDIYASA biaya daftar menjadi anggota sampai DAPAT WAJAH CINTA SESUAI APA YANG ANDA IMPIKAN SELAMA INI SEJAK SMA KELAS 3 adalah 500ribu. saya ada no ijin npwp negara ATAS bisnis ini DAN KERTAS SURAT IJIN RESMI NYA WA 0895 640 350507 FANDIYAS semboyan kantor = GARANSI DAPAT W
317713
wikitext
text/x-wiki
KANTOR BIRO JODOH KHUSUS WAJAH GANTENG CANTIK JAKARTA 0895 640 350507 FANDIYAS tidak bohong
MENCARI GALANG DANA DONASI DONATUR SUMBANGAN UNTUK MEMBUAT KANTORNYA DI SEMARANG ATAU JAKARTA
BANK BRI 0090 0102 9636 530 ADI FANDIYASA
biaya daftar menjadi anggota sampai DAPAT WAJAH CINTA SESUAI APA YANG ANDA IMPIKAN SELAMA INI SEJAK SMA KELAS 3 adalah 500ribu.
saya ada no ijin npwp negara ATAS bisnis ini DAN KERTAS SURAT IJIN RESMI NYA
WA 0895 640 350507 FANDIYAS
semboyan kantor = GARANSI DAPAT WAJAH CINTA SESUAI DENGAN APA YANG ANDA IMPIKAN SELAMA INI SEJAK SMA KELAS 3 =
alamat rumah saya jl. ngebrusan no 34 rt3 rw2 kestalan kota solo depan pasar legi masuk ke barat sebelum jembatan sungai grogolan belok kanan depan pemandian ponten dekat hotel setia kawan
t62fvkiqzx3lwq4bhx72419336e3l3x
317715
317713
2026-09-12T18:52:39Z
Quraeni
22485
added [[Category:Usulan penghapusan]] using [[Help:Gadget-HotCat|HotCat]]
317715
wikitext
text/x-wiki
KANTOR BIRO JODOH KHUSUS WAJAH GANTENG CANTIK JAKARTA 0895 640 350507 FANDIYAS tidak bohong
MENCARI GALANG DANA DONASI DONATUR SUMBANGAN UNTUK MEMBUAT KANTORNYA DI SEMARANG ATAU JAKARTA
BANK BRI 0090 0102 9636 530 ADI FANDIYASA
biaya daftar menjadi anggota sampai DAPAT WAJAH CINTA SESUAI APA YANG ANDA IMPIKAN SELAMA INI SEJAK SMA KELAS 3 adalah 500ribu.
saya ada no ijin npwp negara ATAS bisnis ini DAN KERTAS SURAT IJIN RESMI NYA
WA 0895 640 350507 FANDIYAS
semboyan kantor = GARANSI DAPAT WAJAH CINTA SESUAI DENGAN APA YANG ANDA IMPIKAN SELAMA INI SEJAK SMA KELAS 3 =
alamat rumah saya jl. ngebrusan no 34 rt3 rw2 kestalan kota solo depan pasar legi masuk ke barat sebelum jembatan sungai grogolan belok kanan depan pemandian ponten dekat hotel setia kawan
[[Kategori:Usulan penghapusan]]
3nc64151lzb88q95hw902ju8r3iglak
Pembicaraan:Ensiklopedia Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
1
114867
317725
2026-09-12T19:50:15Z
Quraeni
22485
/* Tentang Transklusi Berkas Ini */ bagian baru
317725
wikitext
text/x-wiki
== Tentang Transklusi Berkas Ini ==
Sebaiknya berkas ini ditransklusikan per judul bukan subjudul agar terlihat lebih rapi karena konten per subjudul cukup ringkas sehingga digabungkan saja. [[Pengguna:Quraeni|mojumoya]] ([[Pembicaraan Pengguna:Quraeni|bicara]]) 12 September 2026 19.50 (UTC)
r526e899rk4nx6lpno1wxkl7oxhmo2h
Pengguna:Ufoufuunow
2
114868
317730
2026-09-13T06:49:44Z
Ufoufuunow
27591
←Membuat halaman berisi '{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}'
317730
wikitext
text/x-wiki
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
sybbi3mg10qhnrn3lgdydpokenwzcyv
Pengguna:AmortisasiPremi
2
114869
317731
2026-09-13T06:49:59Z
AmortisasiPremi
27464
←Membuat halaman berisi '{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}'
317731
wikitext
text/x-wiki
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
sybbi3mg10qhnrn3lgdydpokenwzcyv
Pengguna:Eviandriani55
2
114870
317734
2026-09-13T06:50:59Z
Eviandriani55
27623
←Membuat halaman berisi 'Halo Saya Evi dari Indonesia {{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}'
317734
wikitext
text/x-wiki
Halo Saya Evi dari Indonesia
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
t9qqla82yem285jfnp9gj2c5zxzgesd
Pengguna:Sevaharvey
2
114871
317739
2026-09-13T06:53:05Z
Sevaharvey
27626
←Membuat halaman berisi 'Halo! Saya suka menulis dan membaca. Sekarang sedang mempelajari proyek-proyek Wikimedia yang ada di Indonesia! {{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}'
317739
wikitext
text/x-wiki
Halo!
Saya suka menulis dan membaca. Sekarang sedang mempelajari proyek-proyek Wikimedia yang ada di Indonesia!
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
lfa1sp9o56e0c02t97ess3nifcg3nll
Pengguna:Nafi'atunnisa'
2
114872
317745
2026-09-13T06:57:51Z
Nafi'atunnisa'
27589
←Membuat halaman berisi '{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}'
317745
wikitext
text/x-wiki
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
sybbi3mg10qhnrn3lgdydpokenwzcyv
Pembicaraan Pengguna:Dimas dheemash
3
114873
317746
2026-09-13T06:57:56Z
Dimas dheemash
27594
←Membuat halaman berisi '{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}'
317746
wikitext
text/x-wiki
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
sybbi3mg10qhnrn3lgdydpokenwzcyv
317751
317746
2026-09-13T07:02:50Z
Dimas dheemash
27594
←Mengosongkan halaman
317751
wikitext
text/x-wiki
phoiac9h4m842xq45sp7s6u21eteeq1
Pengguna:Nblprsnt27
2
114874
317747
2026-09-13T06:58:34Z
Nblprsnt27
27585
←Membuat halaman berisi '{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}'
317747
wikitext
text/x-wiki
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
sybbi3mg10qhnrn3lgdydpokenwzcyv
Pengguna:Deborajed
2
114875
317749
2026-09-13T07:01:52Z
Deborajed
27625
←Membuat halaman berisi 'https://id.wikisource.org/wiki/Pembicaraan_Pengguna:Deborajed'
317749
wikitext
text/x-wiki
https://id.wikisource.org/wiki/Pembicaraan_Pengguna:Deborajed
l3qq9m0z1l8r99seur895brn62zyfyf
317755
317749
2026-09-13T07:04:18Z
Deborajed
27625
317755
wikitext
text/x-wiki
14:03
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
iynbp6zl9jjwkf5ce79h8xz232cqtn2
Pengguna:Nuriyah Zakaria
2
114876
317750
2026-09-13T07:01:58Z
Nuriyah Zakaria
27579
/* */
317750
wikitext
text/x-wiki
Halo aku dari Indonesia
hmizk0ykkehwjpg1ufs6ua8stmv52ij
Pembicaraan Pengguna:Sevaharvey
3
114877
317752
2026-09-13T07:03:02Z
Sevaharvey
27626
/* Halo semua! */ bagian baru
317752
wikitext
text/x-wiki
== Halo semua! ==
Saya adalah peserta WikiLatih Wikisource bersama komunitas Perempuan! [[Pengguna:Sevaharvey|Sevaharvey]] ([[Pembicaraan Pengguna:Sevaharvey|bicara]]) 13 September 2026 07.03 (UTC)
qko37sjsv7865b1xbz35t7nyl57t3xl
Pengguna:Dimas dheemash
2
114878
317754
2026-09-13T07:03:22Z
Dimas dheemash
27594
←Membuat halaman berisi '{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}'
317754
wikitext
text/x-wiki
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
sybbi3mg10qhnrn3lgdydpokenwzcyv
Pembicaraan Pengguna:Nuriyah Zakaria
3
114879
317756
2026-09-13T07:06:59Z
Nuriyah Zakaria
27579
/* */ Halo aku dari Indonesia
317756
wikitext
text/x-wiki
Halo aku dari Indonesia
hmizk0ykkehwjpg1ufs6ua8stmv52ij
Pembicaraan Kategori:Pengguna peserta WikiLatih tanggal 13 September 2026
15
114880
317758
2026-09-13T07:09:07Z
Sevaharvey
27626
/* Halo teman-teman peserta dan panitia! */ bagian baru
317758
wikitext
text/x-wiki
== Halo teman-teman peserta dan panitia! ==
Haiii semua, saya salah satu peserta…salam kenal ya [[Pengguna:Sevaharvey|Sevaharvey]] ([[Pembicaraan Pengguna:Sevaharvey|bicara]]) 13 September 2026 07.09 (UTC)
i790gy0t5ic2jashponely8aszqj9qi
Pengguna:Maria lering
2
114881
317759
2026-09-13T07:10:17Z
Maria lering
27592
←Membuat halaman berisi '{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}'
317759
wikitext
text/x-wiki
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
sybbi3mg10qhnrn3lgdydpokenwzcyv
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/44
104
114882
317761
2026-09-13T07:26:52Z
Khusna Safira
26423
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'Adapoen Radja Djakarta chawatir melihat Kompani mem- bangoenkan benteng; sebab itoe negerinja ditegoehkannja, dengan kota parit; dan lagi orang Inggeris menoeloeng Radja itoe, serta mendirikan koeboe dihadapan lodji Belanda. Maka dalam pada itoepoen Toean Koen naik Gouverneur-Generaal. Bermoela, maka tiada lama lagi, maka orang Inggeris, jang bermoela menjerang Kompani, jaitoe laksamana Inggeris jang menghimpoenkan 15 boeah kapal di Banten, mera...
317761
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Khusna Safira" />{{rh||40|}}</noinclude>Adapoen Radja Djakarta chawatir melihat Kompani mem-
bangoenkan benteng; sebab itoe negerinja ditegoehkannja,
dengan kota parit; dan lagi orang Inggeris menoeloeng Radja
itoe, serta mendirikan koeboe dihadapan lodji Belanda. Maka
dalam pada itoepoen Toean Koen naik Gouverneur-Generaal.
Bermoela, maka tiada lama lagi, maka orang Inggeris,
jang bermoela menjerang Kompani, jaitoe laksamana Inggeris
jang menghimpoenkan 15 boeah kapal di Banten, merampas
saboeah kapal Belanda. Adapoen G. G. Koen minta kapal
itoe dikembalikan oleh orang Inggeris, tetapi laksamana Ing-
geris tiada maoe, katanja: bahoea maksoednja hendak berlajar
ka Djakarta akan mengoesir orang Kompani serta menangkap
Gouverneur-Generaal.
Maka terlaloe marah Toean Koen, maka diserangnja dan
dibinasakannja koeboe dan lodji Inggeris di Djakarta, soeng-
gochpoen marika-itoe dibantoe oleh Radja Djakarta.
Hatta, maka baroe Admiraal Inggeris beroleh chabar menga-
takan koeboe dan lodji itoe binasa, maka dengan sigera
berlajarlah ia hendak memerangi orang Belanda.
Adapoen Toean Koen amat sangat kasoesahannja, sebab
moesoehnja sakian banjak itoe; dan lagi benteng beloem
habis diboeat; soldadoenja dan obat bedil dan peloeroe koerang
banjak; tambahan lagi beberapa kapal sedang dibaiki. Maka
saboleh-bolehnja kapal dan benteng disediakan orang.
Tatkala orang Inggeris bertemoe dengan kapal Belanda,
maka ditembaknja moesoehnja; maka beberapa lamanja kadoea
belah pihak berperang, tetapi tiada jang menang. Maka pikir
Gouverneur-Generaal: »Baiklah akoe pergi ka poelau Ambon
akan mengambil bantoean, sebab disini kapal dan soldadoe
koerang banjak, nistjaja pada achirnja Kompani alah."- Maka
dipanggilnja panglima Van den Broeke; titahnja: »Akoe
haroes berlajar ka poelau Ambon akan mentjari pertoeloengan;
sebab itoe sapeninggalkoe lodji dan benteng ini Toean peli-
harakan; djikalau kiranja kelak Toean tersesak tiada berdaja
lagi, baiklah benteng dan lodji Toean serahkan kapada orang
Inggeris, dan harta benda kapada Radja Djakarta; dan lagi<noinclude></noinclude>
pye0dgk8ef7jgzh69r58kcabow9uzsf
317764
317761
2026-09-13T07:33:03Z
Khusna Safira
26423
/* Telah diuji baca */
317764
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Khusna Safira" />{{rh||40|}}</noinclude>Adapoen Radja Djakarta chawatir melihat Kompani membangoenkan benteng; sebab itoe negerinja ditegoehkannja, dengan kota parit; dan lagi orang Inggeris menoeloeng Radja itoe, serta mendirikan koeboe dihadapan lodji Belanda. Maka dalam pada itoepoen Toean Koen naik Gouverneur-Generaal.
Bermoela, maka tiada lama lagi, maka orang Inggeris, jang bermoela menjerang Kompani, jaitoe laksamana Inggeris jang menghimpoenkan 15 boeah kapal di Banten, merampas saboeah kapal Belanda. Adapoen G. G. Koen minta kapal itoe dikembalikan oleh orang Inggeris, tetapi laksamana Inggeris tiada maoe, katanja: bahoea maksoednja hendak berlajar ka Djakarta akan mengoesir orang Kompani serta menangkap Gouverneur-Generaal.
Maka terlaloe marah Toean Koen, maka diserangnja dan dibinasakannja koeboe dan lodji Inggeris di Djakarta, soenggochpoen marika-itoe dibantoe oleh Radja Djakarta.
Hatta, maka baroe Admiraal Inggeris beroleh chabar mengatakan koeboe dan lodji itoe binasa, maka dengan sigera berlajarlah ia hendak memerangi orang Belanda.
Adapoen Toean Koen amat sangat kasoesahannja, sebab moesoehnja sakian banjak itoe; dan lagi benteng beloem
habis diboeat; soldadoenja dan obat bedil dan peloeroe koerang banjak; tambahan lagi beberapa kapal sedang dibaiki. Maka saboleh-bolehnja kapal dan benteng disediakan orang.
Tatkala orang Inggeris bertemoe dengan kapal Belanda, maka ditembaknja moesoehnja; maka beberapa lamanja kadoea belah pihak berperang, tetapi tiada jang menang. Maka pikir Gouverneur-Generaal: »Baiklah akoe pergi ka poelau Ambon akan mengambil bantoean, sebab disini kapal dan soldadoe koerang banjak, nistjaja pada achirnja Kompani alah."- Maka dipanggilnja panglima Van den Broeke; titahnja: »Akoe haroes berlajar ka poelau Ambon akan mentjari pertoeloengan; sebab itoe sapeninggalkoe lodji dan benteng ini Toean peliharakan; djikalau kiranja kelak Toean tersesak tiada berdaja lagi, baiklah benteng dan lodji Toean serahkan kapada orang Inggeris, dan harta benda kapada Radja Djakarta; dan lagi<noinclude></noinclude>
9ukwtkv9xqfdws9wddkze6qdf3ew0ni
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/15
104
114883
317763
2026-09-13T07:27:52Z
Ulumarifah
16349
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'Maka nama kapala kampoeng orang itoe sakarang djoega dipakai di Sålå dan di Djogja. (¹) Demikianlah pamerentahan dalam segala karadjaan Hindoe serta dalam karadjaan Islam, jang didirikan kemoedian dari pada itoe di poelau Djawa. Sabermoela, maka dalam radja² Hindoe di tanah Hindia tida ada, jang lebih besar dan moelia dari pada Radja² Mådjåpahit. Maka kapalnja, baik kapal perang, baik kapal perniagaan berlajar sampai ka Hindoestan dan ka benoe...
317763
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Ulumarifah" />{{rh||11|}}</noinclude>Maka nama kapala kampoeng orang itoe sakarang djoega dipakai di Sålå dan di Djogja. (¹)
Demikianlah pamerentahan dalam segala karadjaan Hindoe serta dalam karadjaan Islam, jang didirikan kemoedian dari pada itoe di poelau Djawa.
Sabermoela, maka dalam radja² Hindoe di tanah Hindia tida ada, jang lebih besar dan moelia dari pada Radja² Mådjåpahit. Maka kapalnja, baik kapal perang, baik kapal perniagaan berlajar sampai ka Hindoestan dan ka benoea Tjina poen.
Kalau orang Mådjåpahit singgah di tanah jang asing, maka atjap kali diboeatnja kampoeng disitoe, diantara kampoeng itoe ada jang mendjadi bandar jang ramai; sebab itoe djadjahan Mådjåpahit bertambah-tambah loeas.
Sjahdan, maka tanah dan poelau jang taaloek kapada Maharadja di Mådjåpahit. jaitoe tanah Djawa tengah dan timoer, poelau Bali, poelau Lombok (Selaparang), poelau Soembawa, poelau² Riau dan Lingga, Djambi, Inderagiri, Palembang,
Pasai (telock Semawe) pantai poelau Beroenai, poelau Banda,
poelau Serang (Ceram) dan poelau Ternate.
Maka dalam hikajat Melajoe ditjeriterakan, bahoea Singa-
poera pada masa itoe amat ramai, maka negeri itoe dibinasa-
kan oleh raajat Madjapahit; serta Radja Singapoera, Seri
Iskandar Sjah lari menjeberang selat Singapoera, laloe men-
dirikan Malaka. Satelah beberapa lamanja maka negeri itoe
terlaloe ramai, sahingga orang dagang banjak berpindah ka-
sitoe, teroetama kampoeng Djawa di Malaka amat loeas. hid
Hatta, maka pada abad jang kaempatbelas di poelan Pertja
tengah adalah saboeah karadjaan Hindoe; akan tetapi barang-
kali radjanja taaloek kapada radja Djawa sabelah barat; me-
noeroat batoe bersoerat, jang sakarang lagi ada di Tanah
Datar, ada saorang radja, jang bernama Aditia Warman.
Adapoen karadjaan itoepoen diserang oleh balatantara Mädjä-
pahit satelah berperang kadoea belah pihak itoe beberapa
() Panewoe (kapala 1000 tjatjah); panatoes (kapala 100 tjatjah): paneket
(kapala 50 tjatjah); panglawe (kapala 25 tjatjah).<noinclude></noinclude>
exveh2vzsksfkmm9mxjiordagh5bmez
317767
317763
2026-09-13T07:35:07Z
Ulumarifah
16349
/* Telah diuji baca */
317767
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ulumarifah" />{{rh||11|}}</noinclude>Maka nama kapala kampoeng orang itoe sakarang djoega dipakai di Sålå dan di Djogjå. <ref>Panewoe (kapala 1000 tjatjah); panatoes (kapala 100 tjatjah): paneket (kapala 50 tjatjah); panglawe (kapala 25 tjatjah).
</ref>
Demikianlah pamerentahan dalam segala karadjaan Hindoe serta dalam karadjaan Islam, jang didirikan kemoedian dari pada itoe di poelau Djawa.
Sabermoela, maka dalam radja² Hindoe di tanah Hindia tida ada, jang lebih besar dan moelia dari pada Radja² Mådjåpahit. Maka kapalnja, baik kapal perang, baik kapal perniagaan berlajar sampai ka Hindoestan dan ka benoea Tjina poen.
Kalau orang Mådjåpahit singgah di tanah jang asing, maka atjap kali diboeatnja kampoeng disitoe, diantara kampoeng itoe ada jang mendjadi bandar jang ramai; sebab itoe djadjahan Mådjåpahit bertambah-tambah loeas.
Sjahdan, maka tanah dan poelau jang taaloek kapada Maharadja di Mådjåpahit. jaitoe tanah Djawa tengah dan timoer, poelau Bali, poelau Lombok (Selaparang), poelau Soembawa, poelau² Riau dan Lingga, Djambi, Inderagiri, Palembang, Pasai (telock Semawe) pantai poelau Beroenai, poelau Banda, poelau Serang (Ceram) dan poelau Ternate.
Maka dalam hikajat Melajoe ditjeriterakan, bahoea Singapoera pada masa itoe amat ramai, maka negeri itoe dibinasakan oleh raajat Mådjåpahit; serta Radja Singapoera, Seri Iskandar Sjah lari menjeberang selat Singapoera, laloe mendirikan Malaka. Satelah beberapa lamanja maka negeri itoe terlaloe ramai, sahingga orang dagang banjak berpindah kasitoe, teroetama kampoeng Djawa di Malaka amat loeas.
Hatta, maka pada abad jang kaempatbelas di poelan Pertja tengah adalah saboeah karadjaan Hindoe; akan tetapi barangkali radjanja taaloek kapada radja Djawa sabelah barat; menoeroat batoe bersoerat, jang sakarang lagi ada di Tanah Datar, ada saorang radja, jang bernama Aditia Warman.
Adapoen karadjaan itoepoen diserang oleh balatantara Mådjåpahit satelah berperang kadoea belah pihak itoe beberapa<noinclude></noinclude>
n13y9ez07mx2rkd0obyg56nx164se89
317770
317767
2026-09-13T07:36:00Z
Ulumarifah
16349
317770
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ulumarifah" />{{rh||11|}}</noinclude>Maka nama kapala kampoeng orang itoe sakarang djoega dipakai di Sålå dan di Djogjå. <ref>Panewoe (kapala 1000 tjatjah); panatoes (kapala 100 tjatjah): paneket (kapala 50 tjatjah); panglawe (kapala 25 tjatjah).
</ref>
Demikianlah pamerentahan dalam segala karadjaan Hindoe serta dalam karadjaan Islam, jang didirikan kemoedian dari pada itoe di poelau Djawa.
Sabermoela, maka dalam radja² Hindoe di tanah Hindia tida ada, jang lebih besar dan moelia dari pada Radja² Mådjåpahit. Maka kapalnja, baik kapal perang, baik kapal perniagaan berlajar sampai ka Hindoestan dan ka benoea Tjina poen.
Kalau orang Mådjåpahit singgah di tanah jang asing, maka atjap kali diboeatnja kampoeng disitoe, diantara kampoeng itoe ada jang mendjadi bandar jang ramai; sebab itoe djadjahan Mådjåpahit bertambah-tambah loeas.
Sjahdan, maka tanah dan poelau jang taaloek kapada Maharadja di Mådjåpahit. jaitoe tanah Djawa tengah dan timoer, poelau Bali, poelau Lombok (Selaparang), poelau Soembawa, poelau² Riau dan Lingga, Djambi, Inderagiri, Palembang, Pasai (telock Semawe) pantai poelau Beroenai, poelau Banda, poelau Serang (Ceram) dan poelau Ternate.
Maka dalam hikajat Melajoe ditjeriterakan, bahoea Singapoera pada masa itoe amat ramai, maka negeri itoe dibinasakan oleh raajat Mådjåpahit; serta Radja Singapoera, Seri Iskandar Sjah lari menjeberang selat Singapoera, laloe mendirikan Malaka. Satelah beberapa lamanja maka negeri itoe terlaloe ramai, sahingga orang dagang banjak berpindah kasitoe, teroetama kampoeng Djawa di Malaka amat loeas.
Hatta, maka pada abad jang kaempatbelas di poelan Pertja tengah adalah saboeah karadjaan Hindoe; akan tetapi barangkali radjanja taaloek kapada radja Djawa sabelah barat; menoeroat batoe bersoerat, jang sakarang lagi ada di Tanah Datar, ada saorang radja, jang bernama Aditia Warman.
Adapoen karadjaan itoepoen diserang oleh balatantara Mådjåpahit satelah berperang kadoea belah pihak itoe beberapa<noinclude></noinclude>
sw02ltr9yu28bk7b1sv1lojho1lssxv
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/23
104
114884
317765
2026-09-13T07:33:58Z
Sekarchamdi
23976
/* Telah diuji baca */
317765
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sekarchamdi" />{{rh||19|}}</noinclude>19
FASAL
IV.
HIKAJAT ORANG PORTOEGIS DI TANAH HINDIA.
Bermoela, maka pada zaman dahoeloe dagangan dari
Hindoestan dan dari benoea Asia sabelah timoer dibawa orang
ka benoea Airopah dengan kafilah melaloei Afganistan, tanah
Parsi, tanah Sjam dan tanah Mesir; disitoe barang itoe dimoeat kadalam kapal, laloe dikirim kapada bandar* jang
ramai di tepi laoet Tengah, saperti Venetia dan Genua.
Maka djalan itoepoen terlaloe soesah dan pandjang, lagi
dengan berbagai-bagai bahaja: saudagar itoe atjap kali dilanggar penjamoen dan perompak. Oleh karena itoe kahasilan
Asia amat mahal harganja di benoea Airopah, istimewa poela
rempah* jang dibawa dari poelau* Moloeko.
Adapoen pada abad jang kalimabelas adalah soeatoe bangsa
orang Airopah, jang amat berani berlajur ka tanah*, jang
beloem dikatahoeinja; maka bangsa itoe bernama orang Portoegis. Maka orang itoe berlajar kasabelah selatan makin
lama, makin djaoeh, sahingga lama kalamaan didapatinja
hampir saloeroeh pantai barat benoea Afrika.
Arkian, maka pada tahoen 1486 sampailah saorang nachoda
ka oedjoeng selatan benoea Afrika, maka nama nachoda itoe
Bartholomeus Diaz. Maskipoen ia ingin amat sangat akan
berlajar ka Hindoestan, tetapi ia berbalik poelang, karena
angin riboet; dan lagi karena anak kapal doerhaka; orang
itoe chawatir, kalau* kapalnja diterkam ikan jang haibat,
atau dipetjahkan oleh raksasa dan djin.
Adapoen Radja Portoegis amat soekatjita mendengar chabar
mengatakan Diaz soedah sampai ka oedjoeng benoea Afrika;
maka oedjoeng itoe dinamainja Cabo de Bone Esperanza
ertinja Tandjoeng Pengharapan, sebab Baginda berharap anak
boeahnja tiada lama lagi akan sampai ka Hindoestan, demikianlah dagangan moedah dibawa ka Airopah dari pada
dengan kafilah.
Pada achirnja saorang nachoda, Vasco de Gama namanja,<noinclude></noinclude>
m0xn52q7ybnycmbfvstft1w7ymrjuav
317766
317765
2026-09-13T07:34:46Z
Sekarchamdi
23976
317766
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sekarchamdi" />{{rh||19|}}</noinclude>
FASAL IV.
HIKAJAT ORANG PORTOEGIS DI TANAH HINDIA.
Bermoela, maka pada zaman dahoeloe dagangan dari
Hindoestan dan dari benoea Asia sabelah timoer dibawa orang
ka benoea Airopah dengan kafilah melaloei Afganistan, tanah
Parsi, tanah Sjam dan tanah Mesir; disitoe barang itoe dimoeat kadalam kapal, laloe dikirim kapada bandar* jang
ramai di tepi laoet Tengah, saperti Venetia dan Genua.
Maka djalan itoepoen terlaloe soesah dan pandjang, lagi
dengan berbagai-bagai bahaja: saudagar itoe atjap kali dilanggar penjamoen dan perompak. Oleh karena itoe kahasilan
Asia amat mahal harganja di benoea Airopah, istimewa poela
rempah* jang dibawa dari poelau* Moloeko.
Adapoen pada abad jang kalimabelas adalah soeatoe bangsa
orang Airopah, jang amat berani berlajur ka tanah*, jang
beloem dikatahoeinja; maka bangsa itoe bernama orang Portoegis. Maka orang itoe berlajar kasabelah selatan makin
lama, makin djaoeh, sahingga lama kalamaan didapatinja
hampir saloeroeh pantai barat benoea Afrika.
Arkian, maka pada tahoen 1486 sampailah saorang nachoda
ka oedjoeng selatan benoea Afrika, maka nama nachoda itoe
Bartholomeus Diaz. Maskipoen ia ingin amat sangat akan
berlajar ka Hindoestan, tetapi ia berbalik poelang, karena
angin riboet; dan lagi karena anak kapal doerhaka; orang
itoe chawatir, kalau* kapalnja diterkam ikan jang haibat,
atau dipetjahkan oleh raksasa dan djin.
Adapoen Radja Portoegis amat soekatjita mendengar chabar
mengatakan Diaz soedah sampai ka oedjoeng benoea Afrika;
maka oedjoeng itoe dinamainja Cabo de Bone Esperanza
ertinja Tandjoeng Pengharapan, sebab Baginda berharap anak
boeahnja tiada lama lagi akan sampai ka Hindoestan, demikianlah dagangan moedah dibawa ka Airopah dari pada
dengan kafilah.
Pada achirnja saorang nachoda, Vasco de Gama namanja,<noinclude></noinclude>
bqbr5q1x046fjmcunz6znzbt9imycco
317769
317766
2026-09-13T07:35:28Z
Sekarchamdi
23976
317769
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sekarchamdi" />{{rh||19|}}</noinclude>
FASAL IV.
HIKAJAT ORANG PORTOEGIS DI TANAH HINDIA.
Bermoela, maka pada zaman dahoeloe dagangan dari
Hindoestan dan dari benoea Asia sabelah timoer dibawa orang
ka benoea Airopah dengan kafilah melaloei Afganistan, tanah
Parsi, tanah Sjam dan tanah Mesir; disitoe barang itoe dimoeat kadalam kapal, laloe dikirim kapada bandar* jang
ramai di tepi laoet Tengah, saperti Venetia dan Genua.
Maka djalan itoepoen terlaloe soesah dan pandjang, lagi
dengan berbagai-bagai bahaja: saudagar itoe atjap kali dilanggar penjamoen dan perompak. Oleh karena itoe kahasilan
Asia amat mahal harganja di benoea Airopah, istimewa poela
rempah* jang dibawa dari poelau* Moloeko.
Adapoen pada abad jang kalimabelas adalah soeatoe bangsa
orang Airopah, jang amat berani berlajur ka tanah*, jang
beloem dikatahoeinja; maka bangsa itoe bernama orang Portoegis. Maka orang itoe berlajar kasabelah selatan makin
lama, makin djaoeh, sahingga lama kalamaan didapatinja
hampir saloeroeh pantai barat benoea Afrika.
Arkian, maka pada tahoen 1486 sampailah saorang nachoda
ka oedjoeng selatan benoea Afrika, maka nama nachoda itoe
Bartholomeus Diaz. Maskipoen ia ingin amat sangat akan
berlajar ka Hindoestan, tetapi ia berbalik poelang, karena
angin riboet; dan lagi karena anak kapal doerhaka; orang
itoe chawatir, kalau* kapalnja diterkam ikan jang haibat,
atau dipetjahkan oleh raksasa dan djin.
Adapoen Radja Portoegis amat soekatjita mendengar chabar
mengatakan Diaz soedah sampai ka oedjoeng benoea Afrika;
maka oedjoeng itoe dinamainja Cabo de Bone Esperanza
ertinja Tandjoeng Pengharapan, sebab Baginda berharap anak
boeahnja tiada lama lagi akan sampai ka Hindoestan, demikianlah dagangan moedah dibawa ka Airopah dari pada
dengan kafilah.
Pada achirnja saorang nachoda, Vasco de Gama namanja,<noinclude></noinclude>
p0kzu94c2kmgptnzyza0uddv763e53z
317771
317769
2026-09-13T07:37:51Z
Sekarchamdi
23976
317771
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sekarchamdi" />{{rh||19|}}</noinclude>
FASAL IV.
HIKAJAT ORANG PORTOEGIS DI TANAH HINDIA.
Bermoela, maka pada zaman dahoeloe dagangan dari
Hindoestan dan dari benoea Asia sabelah timoer dibawa orang
ka benoea Airopah dengan kafilah melaloei Afganistan, tanah
Parsi, tanah Sjam dan tanah Mesir; disitoe barang itoe dimoeat kadalam kapal, laloe dikirim kapada bandar* jang
ramai di tepi laoet Tengah, saperti Venetia dan Genua.
Maka djalan itoepoen terlaloe soesah dan pandjang, lagi
dengan berbagai-bagai bahaja: saudagar itoe atjap kali dilanggar penjamoen dan perompak. Oleh karena itoe kahasilan
Asia amat mahal harganja di benoea Airopah, istimewa poela
rempah* jang dibawa dari poelau* Moloeko.
Adapoen pada abad jang kalimabelas adalah soeatoe bangsa
orang Airopah, jang amat berani berlajur ka tanah*, jang
beloem dikatahoeinja; maka bangsa itoe bernama orang Portoegis. Maka orang itoe berlajar kasabelah selatan makin
lama, makin djaoeh, sahingga lama kalamaan didapatinja
hampir saloeroeh pantai barat benoea Afrika.
Arkian, maka pada tahoen 1486 sampailah saorang nachoda
ka oedjoeng selatan benoea Afrika, maka nama nachoda itoe
Bartholomeus Diaz. Maskipoen ia ingin amat sangat akan
berlajar ka Hindoestan, tetapi ia berbalik poelang, karena
angin riboet; dan lagi karena anak kapal doerhaka; orang
itoe chawatir, kalau* kapalnja diterkam ikan jang haibat,
atau dipetjahkan oleh raksasa dan djin.
Adapoen Radja Portoegis amat soekatjita mendengar chabar
mengatakan Diaz soedah sampai ka oedjoeng benoea Afrika;
maka oedjoeng itoe dinamainja Cabo de Bone Esperanza
ertinja Tandjoeng Pengharapan, sebab Baginda berharap anak
boeahnja tiada lama lagi akan sampai ka Hindoestan, demikianlah dagangan moedah dibawa ka Airopah dari pada
dengan kafilah.
Pada achirnja saorang nachoda, Vasco de Gama namanja,<noinclude></noinclude>
r5zqlidj1hmcx07vl9228d3ld1wq8cc
317773
317771
2026-09-13T07:41:21Z
Sekarchamdi
23976
317773
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sekarchamdi" />{{rh||19|}}</noinclude>
FASAL IV.
HIKAJAT ORANG PORTOEGIS DI TANAH HINDIA.
Bermoela, maka pada zaman dahoeloe dagangan dari
Hindoestan dan dari benoea Asia sabelah timoer dibawa orang
ka benoea Airopah dengan kafilah melaloei Afganistan, tanah
Parsi, tanah Sjam dan tanah Mesir; disitoe barang itoe dimoeat kadalam kapal, laloe dikirim kapada bandar<sup>2</sup> jang
ramai di tepi laoet Tengah, saperti Venetia dan Genua.
Maka djalan itoepoen terlaloe soesah dan pandjang, lagi
dengan berbagai-bagai bahaja: saudagar itoe atjap kali dilanggar penjamoen dan perompak. Oleh karena itoe kahasilan
Asia amat mahal harganja di benoea Airopah, istimewa poela
rempah<sup>2</sup> jang dibawa dari poelau<sup>2</sup> Moloeko.
Adapoen pada abad jang kalimabelas adalah soeatoe bangsa
orang Airopah, jang amat berani berlajur ka tanah<sup>2</sup>, jang
beloem dikatahoeinja; maka bangsa itoe bernama orang Portoegis. Maka orang itoe berlajar kasabelah selatan makin
lama, makin djaoeh, sahingga lama kalamaan didapatinja
hampir saloeroeh pantai barat benoea Afrika.
Arkian, maka pada tahoen 1486 sampailah saorang nachoda
ka oedjoeng selatan benoea Afrika, maka nama nachoda itoe
Bartholomeus Diaz. Maskipoen ia ingin amat sangat akan
berlajar ka Hindoestan, tetapi ia berbalik poelang, karena
angin riboet; dan lagi karena anak kapal doerhaka; orang
itoe chawatir, kalau* kapalnja diterkam ikan jang haibat,
atau dipetjahkan oleh raksasa dan djin.
Adapoen Radja Portoegis amat soekatjita mendengar chabar
mengatakan Diaz soedah sampai ka oedjoeng benoea Afrika;
maka oedjoeng itoe dinamainja Cabo de Bone Esperanza
ertinja Tandjoeng Pengharapan, sebab Baginda berharap anak
boeahnja tiada lama lagi akan sampai ka Hindoestan, demikianlah dagangan moedah dibawa ka Airopah dari pada
dengan kafilah.
Pada achirnja saorang nachoda, Vasco de Gama namanja,<noinclude></noinclude>
pfbyh6qbh33eujs7cs3hyzhmi1ycb2p
317774
317773
2026-09-13T07:42:01Z
Sekarchamdi
23976
317774
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sekarchamdi" />{{rh||19|}}</noinclude>
FASAL IV.
HIKAJAT ORANG PORTOEGIS DI TANAH HINDIA.
Bermoela, maka pada zaman dahoeloe dagangan dari
Hindoestan dan dari benoea Asia sabelah timoer dibawa orang
ka benoea Airopah dengan kafilah melaloei Afganistan, tanah
Parsi, tanah Sjam dan tanah Mesir; disitoe barang itoe dimoeat kadalam kapal, laloe dikirim kapada bandar<sup>2</sup> jang
ramai di tepi laoet Tengah, saperti Venetia dan Genua.
Maka djalan itoepoen terlaloe soesah dan pandjang, lagi
dengan berbagai-bagai bahaja: saudagar itoe atjap kali dilanggar penjamoen dan perompak. Oleh karena itoe kahasilan
Asia amat mahal harganja di benoea Airopah, istimewa poela
rempah<sup>2</sup> jang dibawa dari poelau<sup>2</sup> Moloeko.
Adapoen pada abad jang kalimabelas adalah soeatoe bangsa
orang Airopah, jang amat berani berlajur ka tanah<sup>2</sup>, jang
beloem dikatahoeinja; maka bangsa itoe bernama orang Portoegis. Maka orang itoe berlajar kasabelah selatan makin
lama, makin djaoeh, sahingga lama kalamaan didapatinja
hampir saloeroeh pantai barat benoea Afrika.
Arkian, maka pada tahoen 1486 sampailah saorang nachoda
ka oedjoeng selatan benoea Afrika, maka nama nachoda itoe
Bartholomeus Diaz. Maskipoen ia ingin amat sangat akan
berlajar ka Hindoestan, tetapi ia berbalik poelang, karena
angin riboet; dan lagi karena anak kapal doerhaka; orang
itoe chawatir, kalau<sup>2</sup> kapalnja diterkam ikan jang haibat,
atau dipetjahkan oleh raksasa dan djin.
Adapoen Radja Portoegis amat soekatjita mendengar chabar
mengatakan Diaz soedah sampai ka oedjoeng benoea Afrika;
maka oedjoeng itoe dinamainja Cabo de Bone Esperanza
ertinja Tandjoeng Pengharapan, sebab Baginda berharap anak
boeahnja tiada lama lagi akan sampai ka Hindoestan, demikianlah dagangan moedah dibawa ka Airopah dari pada
dengan kafilah.
Pada achirnja saorang nachoda, Vasco de Gama namanja,<noinclude></noinclude>
ezagd7etw7vsowfwbjxzfih9vuqcpc5
317777
317774
2026-09-13T07:55:06Z
Sekarchamdi
23976
317777
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sekarchamdi" />{{rh||19|}}</noinclude>
<center>teks</center>'''FASAL IV.'''<center>teks</center>
<center>teks</center>'''HIKAJAT ORANG PORTOEGIS DI TANAH HINDIA.'''<center>teks</center>
{{indent|5}}Bermoela, maka pada zaman dahoeloe dagangan dari Hindoestan dan dari benoea Asia sabelah timoer dibawa orang ka benoea Airopah dengan kafilah melaloei Afganistan, tanah Parsi, tanah Sjam dan tanah Mesir; disitoe barang itoe dimoeat kadalam kapal, laloe dikirim kapada bandar<sup>2</sup> jang ramai di tepi laoet Tengah, saperti Venetia dan Genua.
{{indent|5}}Maka djalan itoepoen terlaloe soesah dan pandjang, lagi dengan berbagai-bagai bahaja: saudagar itoe atjap kali dilanggar penjamoen dan perompak. Oleh karena itoe kahasilan Asia amat mahal harganja di benoea Airopah, istimewa poela rempah<sup>2</sup> jang dibawa dari poelau<sup>2</sup> Moloeko.
{{indent|5}}Adapoen pada abad jang kalimabelas adalah soeatoe bangsa orang Airopah, jang amat berani berlajur ka tanah<sup>2</sup>, jang beloem dikatahoeinja; maka bangsa itoe bernama orang Portoegis. Maka orang itoe berlajar kasabelah selatan makin lama, makin djaoeh, sahingga lama kalamaan didapatinja hampir saloeroeh pantai barat benoea Afrika.
{{indent|5}}Arkian, maka pada tahoen 1486 sampailah saorang nachoda ka oedjoeng selatan benoea Afrika, maka nama nachoda itoe Bartholomeus Diaz. Maskipoen ia ingin amat sangat akan berlajar ka Hindoestan, tetapi ia berbalik poelang, karena angin riboet; dan lagi karena anak kapal doerhaka; orang itoe chawatir, kalau<sup>2</sup> kapalnja diterkam ikan jang haibat, atau dipetjahkan oleh raksasa dan djin.
{{indent|5}}Adapoen Radja Portoegis amat soekatjita mendengar chabar mengatakan Diaz soedah sampai ka oedjoeng benoea Afrika; maka oedjoeng itoe dinamainja Cabo de Bone Esperanza ertinja Tandjoeng Pengharapan, sebab Baginda berharap anak boeahnja tiada lama lagi akan sampai ka Hindoestan, demikianlah dagangan moedah dibawa ka Airopah dari pada dengan kafilah.
{{indent|5}}Pada achirnja saorang nachoda, Vasco de Gama namanja,<noinclude></noinclude>
804k9x6cv1jrde4i51c7dl1vnv1bb1s
317780
317777
2026-09-13T07:59:46Z
Sekarchamdi
23976
317780
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sekarchamdi" />{{rh||19|}}</noinclude>
<center>'''FASAL IV.'''</center>
<center>'''HIKAJAT ORANG PORTOEGIS DI TANAH HINDIA.'''</center>
<p style="text-indent: 2em;">Bermoela, maka pada zaman dahoeloe dagangan dari Hindoestan dan dari benoea Asia sabelah timoer dibawa orang ka benoea Airopah dengan kafilah melaloei Afganistan, tanah Parsi, tanah Sjam dan tanah Mesir; disitoe barang itoe dimoeat kadalam kapal, laloe dikirim kapada bandar<sup>2</sup> jang ramai di tepi laoet Tengah, saperti Venetia dan Genua.
<p style="text-indent: 2em;">Maka djalan itoepoen terlaloe soesah dan pandjang, lagi dengan berbagai-bagai bahaja: saudagar itoe atjap kali dilanggar penjamoen dan perompak. Oleh karena itoe kahasilan Asia amat mahal harganja di benoea Airopah, istimewa poela rempah<sup>2</sup> jang dibawa dari poelau<sup>2</sup> Moloeko.
<p style="text-indent: 2em;">Adapoen pada abad jang kalimabelas adalah soeatoe bangsa orang Airopah, jang amat berani berlajur ka tanah<sup>2</sup>, jang beloem dikatahoeinja; maka bangsa itoe bernama orang Portoegis. Maka orang itoe berlajar kasabelah selatan makin lama, makin djaoeh, sahingga lama kalamaan didapatinja hampir saloeroeh pantai barat benoea Afrika.
<p style="text-indent: 2em;">Arkian, maka pada tahoen 1486 sampailah saorang nachoda ka oedjoeng selatan benoea Afrika, maka nama nachoda itoe Bartholomeus Diaz. Maskipoen ia ingin amat sangat akan berlajar ka Hindoestan, tetapi ia berbalik poelang, karena angin riboet; dan lagi karena anak kapal doerhaka; orang itoe chawatir, kalau<sup>2</sup> kapalnja diterkam ikan jang haibat, atau dipetjahkan oleh raksasa dan djin.
<p style="text-indent: 2em;">Adapoen Radja Portoegis amat soekatjita mendengar chabar mengatakan Diaz soedah sampai ka oedjoeng benoea Afrika; maka oedjoeng itoe dinamainja Cabo de Bone Esperanza ertinja Tandjoeng Pengharapan, sebab Baginda berharap anak boeahnja tiada lama lagi akan sampai ka Hindoestan, demikianlah dagangan moedah dibawa ka Airopah dari pada dengan kafilah.
<p style="text-indent: 2em;">Pada achirnja saorang nachoda, Vasco de Gama namanja,<noinclude></noinclude>
nu28xv42zv4raxkpjxwcd3njule5hj0
Pengguna:Lubna Al-Lubabah
2
114885
317768
2026-09-13T07:35:24Z
Lubna Al-Lubabah
27624
←Membuat halaman berisi 'Haiii {{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}'
317768
wikitext
text/x-wiki
Haiii
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
l8vpr5uk6x1o69g2g3w72ueqs9e4x63
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/32
104
114886
317772
2026-09-13T07:40:24Z
Ufoufuunow
27591
/* Telah diuji baca */
317772
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ufoufuunow" />{{rh||28|}}</noinclude>atau lima orang, tetapi ada djoega jang berbini sapoeloeh atau
doeabelas orang; oleh karena itoe dalam kota Banten peram-poean kira² sapoeloeh kali sabanjak laki².
Adapoen isteri orang kaja atau bangsawan kahidoepannja
senang²; soeatoepoen tiada dikerdjakannja, melainkan sahari-harian berbaring di balai², sambil dikipas dan dipidjit oleh
hambanja. Soeaminja tiada djoega berapa pekerdjaannja, hanja
doedoek bersila makan sirih dan bermain djoedi atau bersoeka
hati memandang hamba perampoean jang menari (tandak),
sambil boenji-boenjian dipaloe orang.
Maka orang besar itoepoen saparohnja amat loeas sawah
ladangnja, saparohnja melepas perahoe; tetapi sakalian marika-itoe berdjoeal-beli boedak.
Adapoen orang doesoen ada doea matjamnja; ada jang
doedoek di tanah orang besar², orang itoe tiada boleh ber-pindah, saolah² marika-itoe masoek tanah itoe, tetapi orang itoe tiada boleh didjoeal. Orang doesoen jang lain matjamnja menanami tanahnja sendiri, atau menjewa sabidang tanah. Maka orang besar² biasanja menjewakan tanahnja kapada
orang Tjina, bersama-sama orang, jang doedoek disitoe,
mendjadi anak boeah itoe haroes menoeroet perentah orang
Tjina itoe dan mengerdjakan tanah itoe. Sebab itoe lada dan
padi kabanjakan diperniagakan oleh orang Tjina; lada amat
banjak dihasilkan oleh tanah Banten, tetapi pada tiada tjoekoep
jang koerang dibawa dari tanah Djawa dan Djohor. Apabila
perahoe bermoeatan beras padi dirampas perompak, maka
orang Banten kalaparan.
Sjahdan, maka di kota Banten ada djoega orang, jang milik
orang besar²: orang laki² pentjahariannja bertoekang atau ber-lajar, orang perampoean kabanjakan berdjoeal lada di pasar.
Adapoen orang besar² dan orang bangsawan koeasanja ada
tiga perkara, jaitoe: pertama, orang itoe boleh bermasjawarat
dengan Radja dari hal pemerentahan negeri; kadoea, marika-itoe boleh menghoekoem anak boeahnja dengan sakahendak
hatinja, asal djangan orang jang bersalah itoe di boenoehnja;
katiga, ia boleh memerangi moesoehnja. Djikalau dirampas-<noinclude></noinclude>
3xcjpkrsjnxtwgskfyhj03y2v5549cx
317783
317772
2026-09-13T08:06:41Z
Ufoufuunow
27591
317783
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ufoufuunow" />{{rh||28|}}</noinclude>atau lima orang, tetapi ada djoega jang berbini sapoeloeh atau doeabelas orang; oleh karena itoe dalam kota Banten peram-poean kira² sapoeloeh kali sabanjak laki².
Adapoen isteri orang kaja atau bangsawan kahidoepannja senang²; soeatoepoen tiada dikerdjakannja, melainkan sahari-harian berbaring di balai², sambil dikipas dan dipidjit oleh hambanja. Soeaminja tiada djoega berapa pekerdjaannja, hanja doedoek bersila makan sirih dan bermain djoedi atau bersoeka hati memandang hamba perampoean jang menari (tandak), sambil boenji-boenjian dipaloe orang.
Maka orang besar itoepoen saparohnja amat loeas sawah ladangnja, saparohnja melepas perahoe; tetapi sakalian marika-itoe berdjoeal-beli boedak.
Adapoen orang doesoen ada doea matjamnja; ada jang doedoek di tanah orang besar², orang itoe tiada boleh ber-pindah, saolah² marika-itoe masoek tanah itoe, tetapi orang itoe tiada boleh didjoeal. Orang doesoen jang lain matjamnja menanami tanahnja sendiri, atau menjewa sabidang tanah. Maka orang besar² biasanja menjewakan tanahnja kapada orang Tjina, bersama-sama orang, jang doedoek disitoe,
mendjadi anak boeah itoe haroes menoeroet perentah orang Tjina itoe dan mengerdjakan tanah itoe. Sebab itoe lada dan padi kabanjakan diperniagakan oleh orang Tjina; lada amat banjak dihasilkan oleh tanah Banten, tetapi pada tiada tjoekoep jang koerang dibawa dari tanah Djawa dan Djohor. Apabila
perahoe bermoeatan beras padi dirampas perompak, maka orang Banten kalaparan.
Sjahdan, maka di kota Banten ada djoega orang, jang milik orang besar²: orang laki² pentjahariannja bertoekang atau ber-lajar, orang perampoean kabanjakan berdjoeal lada di pasar.
Adapoen orang besar² dan orang bangsawan koeasanja ada tiga perkara, jaitoe: pertama, orang itoe boleh bermasjawarat dengan Radja dari hal pemerentahan negeri; kadoea, marika-itoe boleh menghoekoem anak boeahnja dengan sakahendak hatinja, asal djangan orang jang bersalah itoe di boenoehnja; katiga, ia boleh memerangi moesoehnja. Djikalau dirampas-<noinclude></noinclude>
5k12ek3fwzkvrh92unwt5p5a0arolfi
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/45
104
114887
317775
2026-09-13T07:47:09Z
Khusna Safira
26423
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'djaga baik² Toean djangan ditipoe oleh Radja itoe."- Soedah itoe Toean Koen berlajar. Adapoen orang isi benteng di Djakarta 400 orang; dalamnja 250 orang laki jang memakai sendjata. Hatta, maka Radja Djakarta menaroeh chianat; dikirimnja sapoetjoek soerat kapada panglima Van den Broeke, boenjinja: »Radja hendak berdamai, asal Kompani membajar 6000 rial; serta ia soeka sakali bertemoe dengan Toean Van den Broeke." Maka Toean Van den Broeke tiad...
317775
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Khusna Safira" />{{rh||41|}}</noinclude>djaga baik² Toean djangan ditipoe oleh Radja itoe."- Soedah itoe Toean Koen berlajar.
Adapoen orang isi benteng di Djakarta 400 orang; dalamnja
250 orang laki jang memakai sendjata.
Hatta, maka Radja Djakarta menaroeh chianat; dikirimnja sapoetjoek soerat kapada panglima Van den Broeke, boenjinja: »Radja hendak berdamai, asal Kompani membajar 6000 rial; serta ia soeka sakali bertemoe dengan Toean Van den Broeke." Maka Toean Van den Broeke tiada terkenang akan nasihat Toean Koen, melainkan pergilah ia ka astana Radja diiringkan lima orang. Pada koetika iapoen masoek kadalam penghadapan, maka tiba² marika-itoo ditawan dan dihantarkan orang ka roemah pendjara. Maka Toean Van den Broeke dipaksa Radja menoelis sapoetjoek soerat kapada anak boeahnja, boenjinja: bahoea marika-itoe disoeroeh menjerahkan dirinja kapada Radja Djakarta.
Moela² panglima moeda dalam benteng tiada maoe melakoekan perentah itoe, tetapi kasoedahannja diboeatnja djoega, sebab pada sangkanja moesochnja tiada terlawan. Maka ditentoekan oleh kadoea belah pihak itoe, bahoea benteng akan didoedoeki orang Inggeris, serta harta benda akan diserahkan kapada Radja Djakarta; orang isi benteng akan dihantarkan kapada lodji Belanda di Hindoestan.
Maka dengan sabenarnja perdjandjian itoe tiada dilakoekan; adapoen sebabnja diterangkan dibawah ini.
Samantara lodji Kompani dikepoeng, maka datanglah ka Djakarta raajat Banten beberapa riboe orang, jang disoeroeh Mangkoe Boemi mendjaga perboeatan Radja Djakarta, (¹) sebab Mangkoe Boemi itoe ingin beroleh sabahagian harta benda Kompani.
Hatta, maka tatkala hoeloebalang besar balatantara Banten itoe mendengar chabar, bahoea benteng akan diserahkan, maka sigeralah ia pergi ka astana diiringkan anak boeahnja; satelah masoek, maka dihoenoesnja kerisnja saperti lakoe hendak menikam akan Radja; serta katanja:<noinclude>(¹) Pada sangka orang, jang faham dalam hikajat, Radja Djakarta boekan Radja jang bebas, melainkan taalock kapada Radja Banten.</noinclude>
62z5otardmmhlrs3wvhqud4gmb2671o
317776
317775
2026-09-13T07:52:48Z
Khusna Safira
26423
/* Telah diuji baca */
317776
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Khusna Safira" />{{rh||41|}}</noinclude>djaga baik² Toean djangan ditipoe oleh Radja itoe."- Soedah itoe Toean Koen berlajar.
Adapoen orang isi benteng di Djakarta 400 orang; dalamnja
250 orang laki jang memakai sendjata.
Hatta, maka Radja Djakarta menaroeh chianat; dikirimnja sapoetjoek soerat kapada panglima Van den Broeke, boenjinja: »Radja hendak berdamai, asal Kompani membajar 6000 rial; serta ia soeka sakali bertemoe dengan Toean Van den Broeke." Maka Toean Van den Broeke tiada terkenang akan nasihat Toean Koen, melainkan pergilah ia ka astana Radja diiringkan lima orang. Pada koetika iapoen masoek kadalam penghadapan, maka tiba² marika-itoo ditawan dan dihantarkan orang ka roemah pendjara. Maka Toean Van den Broeke dipaksa Radja menoelis sapoetjoek soerat kapada anak boeahnja, boenjinja: bahoea marika-itoe disoeroeh menjerahkan dirinja kapada Radja Djakarta.
Moela² panglima moeda dalam benteng tiada maoe melakoekan perentah itoe, tetapi kasoedahannja diboeatnja djoega, sebab pada sangkanja moesochnja tiada terlawan. Maka ditentoekan oleh kadoea belah pihak itoe, bahoea benteng akan didoedoeki orang Inggeris, serta harta benda akan diserahkan kapada Radja Djakarta; orang isi benteng akan dihantarkan kapada lodji Belanda di Hindoestan.
Maka dengan sabenarnja perdjandjian itoe tiada dilakoekan; adapoen sebabnja diterangkan dibawah ini.
Samantara lodji Kompani dikepoeng, maka datanglah ka Djakarta raajat Banten beberapa riboe orang, jang disoeroeh Mangkoe Boemi mendjaga perboeatan Radja Djakarta, (¹) sebab Mangkoe Boemi itoe ingin beroleh sabahagian harta benda Kompani.
Hatta, maka tatkala hoeloebalang besar balatantara Banten itoe mendengar chabar, bahoea benteng akan diserahkan, maka sigeralah ia pergi ka astana diiringkan anak boeahnja; satelah masoek, maka dihoenoesnja kerisnja saperti lakoe hendak menikam akan Radja; serta katanja:
{{rule|5em}}<noinclude>(¹) Pada sangka orang, jang faham dalam hikajat, Radja Djakarta boekan Radja jang bebas, melainkan taalock kapada Radja Banten.</noinclude>
nww86lqgg19vt4zvr3sl5cc4ejq0qra
317782
317776
2026-09-13T08:04:10Z
Khusna Safira
26423
317782
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Khusna Safira" />{{rh||41|}}</noinclude>djaga baik² Toean djangan ditipoe oleh Radja itoe."- Soedah itoe Toean Koen berlajar.
Adapoen orang isi benteng di Djakarta 400 orang; dalamnja
250 orang laki jang memakai sendjata.
Hatta, maka Radja Djakarta menaroeh chianat; dikirimnja sapoetjoek soerat kapada panglima Van den Broeke, boenjinja: »Radja hendak berdamai, asal Kompani membajar 6000 rial; serta ia soeka sakali bertemoe dengan Toean Van den Broeke." Maka Toean Van den Broeke tiada terkenang akan nasihat Toean Koen, melainkan pergilah ia ka astana Radja diiringkan lima orang. Pada koetika iapoen masoek kadalam penghadapan, maka tiba² marika-itoo ditawan dan dihantarkan orang ka roemah pendjara. Maka Toean Van den Broeke dipaksa Radja menoelis sapoetjoek soerat kapada anak boeahnja, boenjinja: bahoea marika-itoe disoeroeh menjerahkan dirinja kapada Radja Djakarta.
Moela² panglima moeda dalam benteng tiada maoe melakoekan perentah itoe, tetapi kasoedahannja diboeatnja djoega, sebab pada sangkanja moesochnja tiada terlawan. Maka ditentoekan oleh kadoea belah pihak itoe, bahoea benteng akan didoedoeki orang Inggeris, serta harta benda akan diserahkan kapada Radja Djakarta; orang isi benteng akan dihantarkan kapada lodji Belanda di Hindoestan.
Maka dengan sabenarnja perdjandjian itoe tiada dilakoekan; adapoen sebabnja diterangkan dibawah ini.
Samantara lodji Kompani dikepoeng, maka datanglah ka Djakarta raajat Banten beberapa riboe orang, jang disoeroeh Mangkoe Boemi mendjaga perboeatan Radja Djakarta,(¹) sebab Mangkoe Boemi itoe ingin beroleh sabahagian harta benda Kompani.
Hatta, maka tatkala hoeloebalang besar balatantara Banten itoe mendengar chabar, bahoea benteng akan diserahkan, maka sigeralah ia pergi ka astana diiringkan anak boeahnja; satelah masoek, maka dihoenoesnja kerisnja saperti lakoe hendak menikam akan Radja; serta katanja:
{{rule|5em}}<noinclude><ref>Pada sangka orang, jang faham dalam hikajat, Radja Djakarta boekan Radja jang bebas, melainkan taalock kapada Radja Banten.</ref></noinclude>
6mxcv1hka53u9bgcl7lha9aqolvkcq8
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/71
104
114888
317779
2026-09-13T07:58:48Z
AmortisasiPremi
27464
/* Telah diuji baca */
317779
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="AmortisasiPremi" />{{rh||67|}}</noinclude>Mangkoe Boemi jang melakoekan chianat itoe kapada Kapitein Tak; akan Soesoehoenan Amangkoe-Rat pemerentahan negeri Mataram tiada berapa difadoelikannja.
Adapoen Kompani tiada mengendahkan lagi akan Soesoehoenan, orang isi benteng di Kartåsoerå dititahkannja berdjalan ka Samarang, dan lagi beberapa perkara diselesaikannja sendiri
sadja, oepamanja: Soeltan Tjerebon dititahkan Kompani lepas
dari pada hoekoem Mataram dan taaloek kapada Kompani;
demikian djoega Kompani mengangkat saorang Panembahan
di Madoera dengan tiada menanjakan rila Soesoehoenan.
Hatta, maka pada tahoen 1703 mangkatlah Soesoehoenan
Amangkoe-Rat, maka poeteranja naik radja. Adapoen Radja
itoe Amangkoe-Rat-Mas namanja, tetapi dalam hikajat Radja²
Mataram iapoen dinamai Soenan-Mas. Maka Soenan-Mas
tiada dikasehi oleh anak boeahnja, sebab hatinja gadoek dan
bengis saperti lakoe Soesoehoenan Tegal Wangi; atjap kali
diboenoehnja anak boeahnja dengan tiada samena-mena sadja.
Maka ditjeriterakan oleh sahiboe'lhikajat kasoekaannja mengadoe harimau dengan perampoean jang telandjang!
Maka tiada berapa lamanja Soenan-Mas soedah naik Soesoehoenan, maka adalah Pangeran Poeger, bapa bongsoenja, lari ka Samarang berlindoeng kapada Kompani, sebab takoet akan diboenoeh oleh Soenan-Mas; anaknja saorang telah diboenoeh, sebab doerhaka, serta Pangeran Poeger dihoekoem dengan hoekoeman kabetek <ref>Orang jang kena hoekoem itoe dikoeroeng orang dalam saboeah sangkar (betek) di tengah pasar, soepaja maloe dipandang segala orang jang laloe. </ref>.
Adapoen G. G. Van Outhoorn (dari tahoen 1691 sampai
tahoen 1740) masgoel hatinja, sebab Soenan-Mas tiada berbaik
dengan Kompani, sebab itoe Kompani meradjakan Pangeran
Poeger dengan gelar Soesoehoenan Pakoe Boeånå, serta menitahkan Raad van Indië, Toean De Wilde ka Semarang berserta dengan laskar 2000 orang (pada tahoen 1704). Maka SoenanMas terkedjoet mendengar chabar, mengatakan Pangeran Poeger diradjakan oleh Kompani ; maka dengan segera disoeroehnja oetoesan ka Batawi menjampaikan permintaannja, jaitoe moe-<noinclude></noinclude>
k0mevntbymrkway9wd2dfd9ao58fws2
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/72
104
114889
317785
2026-09-13T08:09:07Z
AmortisasiPremi
27464
/* Telah diuji baca */
317785
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="AmortisasiPremi" />{{rh||68|}}</noinclude>dah-moedahan bapa bongsoenja diserahkan kapadanja; djikalau permintaan itoe dikaboelkan, tentoe dilakoekannja barang
kahendak Kompani. Akan tetapi sahoet Gouverneur-Generaal,
bahoea Soenan-Mas patoet mengakoe Pangeran Poeger Soesoehoenan; «jikalau ia toendoek, maka sabahagian tanah Mataram akan diperolehnja.
Hatta, maka boepati dan manteri makin banjak meninggalkan
Soenan-Mas, sahingga koetika balatantara Belanda masoek
kadalam Kartåsoerå saorang djoeapoen tiada melawan, seraja
Soenan-Mas soedah lari ka Kediri.
Satelah itoe, maka Soesoehoenan Pakoe Boeânâ didoeduekkan
oleh Toean De Wilde dalam keraton, laloe iapoen bertegoehtegoehan djandji dengan Kompani; perkara jang teroetama nakali perdjandjian iloe, jaani:
Pertama: Perdjandjian pada tahoen 1677 dan 1678 dioelangkan.
Kadoea:
Kompani beroleh daerah Mataram, jang disabelah
barat baris jang mempertalikan moearu Tji-Losari
dengan moeara Tji-Donan (dekat Tjelatjap).
Katiga:
Kompani beroleh poelau Madoera sabelah timoer.
Kaempat: Soesoehoenan memeliharakan isi benteng 200
orang di Kartâsoerâ.
Kaliina:
Sakalian oetang Mataram baik jang lama, baik jang baroe tiada akan dihajar lagi.
Sabermoela, maka Soenan-Mas meminta bantoean kapada
Soerapati, maka permintaan itoe diterima oleh Socrapati, asal
ia diakoenja Radja Pasoeroehan.
Arkian, maka pada tahoen 1706 Majoor Knol berangkat
dari Soerabaja dengan membawa soldadoe Belanda 1000 orang
dan boemi poetera kira* 10.000 orang; adapoen orang itoe
raajat Boepati Soerabaja dan raajat Tjakra-ning-Rat, Panembahan Madoera.
Maka tiada terkira-kira soesah pajah perdjalanan balatantara
itoe: dilaloeinja tanah jang soenji, diaroengnja rawah jang
dalam, diseberanginja batang ajar jang besar dan deras; banjak orang sakit demam, banjak mati karena penjakit dan sangsara<noinclude></noinclude>
jx6lagff68ty47du1qbekvfeibovw0g
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/61
104
114890
317787
2026-09-13T08:10:54Z
Khusna Safira
26423
/* Telah diuji baca */
317787
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Khusna Safira" />{{rh||57|}}</noinclude>Kompani berhimpoen di Djapara dibawah perentah Gouverneur di poelau² Moloeko, Antonie Hurdt namanja. Satelah balatantara itoe berkoempoel dengan raajat Adipati Anom, maka Toean Hurdt menjoeroeh soldadoenja berdjalan ka Kediri.
Maskipoen hal tanah Djawa tengah tiada dikatahoei orang Belanda, dan lagi djalan amat boeroek, maka Toean Hurdt madjoe sadja, sambil dialahkannja orang Mangkasar dan orang Madoera, jang hendak menahan orang Belanda, lama kalamaan orang Kompani dengan soesah pajah jang tiada terkira-kira masoek kadalam Kediri, sambil perang terlaloe ramai. Maka Troenå Djåjå sempat lari, sebab orang Djawa, jang disoeroeh Toean Hurdt mengelelingi keraton, merampas harta benda sadja.
Adapoen Pangeran Adipati Anom tiada bertjampoer dalam perang itoe, melainkan esok hari baroe ia masoek kadalam keraton dan meminta kapada Toean Hurdt makota Mataram, jang ditinggalkan oleh Troenâ Djåjå.
Sjahdan, maka pada hari loesa Toean Hurdt memberikan makota kapada Pangeran Adipati Anom, serta meradjakan dia bersama-sama manteri² dengan gelar Soesoehoenan AmangkoeRat.
Bermoela, maka Pangeran Troenå Djåjå dikedjar oleh laskar Kompani masoek hoetan kaloear hoetan, masoek padang, kaloear padang, sahingga ia berlindoeng ka goenoeng Kloet; tetapi disitoelah raajatnja kakoerangan makanan. Sebab itoe Troenå Djåjå terpaksa menjerahkan dirinja, laloe dihantarkan orang kapada Soesoehoenan (pada tahoen 1679).
Maka pada koetika iapoen menghadap Soesoehoenan berdatang sembah, roepa-roepanja Baginda lemboet hati, tetapi tiada berapa lamanja kemoedian dari pada itoe, maka Troenå Djåjå diboenoehnja sendiri.
Arkian, maka orang jang lagi doerhaka dialahkan bertoeroet-toeroot oleh Kompani: orang Mangkasar habis dibinasakan dekat Bangil, serta Kraeng Galesoeng mati terboenoeh; Raden Kadjoran ditawan, laloe diboenoeh; kasoedahannja adinda Baginda, Pangeran Poeger alah djoega. Adapoen Pangeran<noinclude></noinclude>
r38t31n0l784p6qknhzvggy9h8d4d9u
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/24
104
114891
317788
2026-09-13T08:11:28Z
Sekarchamdi
23976
/* Telah diuji baca */
317788
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sekarchamdi" />{{rh||20|}}</noinclude>
sampai ka negeri Kalikoet di Hindoestan dalam tahoen 1498. Satelah berlaboeh disitoe, maka orang Portoegis hendak berniaga dengan orang Hindoe, tetapi maksoednja tiada boleh dilakoekannja, sebab saudagar Arab dan Parsi dengki kapadanja; pada sangkanja orang koelit poetih itoe meroegikan perniagaannja.
<p style="text-indent: 2em;">Maka sebab hal jang demikian itoe Radja Portoegis berpikirlah: »Sabeloem beberapa bandar jang ramai di benoea Asia dibawah hoekoem kami, nistjaja anak boeah kami tiada berniaga dengan sentausa."
<p style="text-indent: 2em;">Maka dihimpoenkannja beberapa kapal perang; terlaloe baik kalangkapannja, maka laksamana angkatan itoe bernama d'Alboquerque. Kemoedian dari pada itoe orang Portoegis berlajar kalaoet Hindia, laloe dialahkannja Goa di Hindoestan, negeri Ormoes di teloek Parsi dan negeri Malaka, soepaja perniagaan di Hindoestan dan di tanah Parsi dan di tanah Hindia dikoeasai orang Portoegis.
<p style="text-indent: 2em;">Bahoea senja negeri Malaka amat ramai pada masa itoe, lagi terlaloe loewas, pandjangnja beberapa pal, dan lagi berkota berparit.
<p style="text-indent: 2em;">Maka diantara orang asing jang doedoek disitoe orang Djawa terlebih banjak, sebab itoe Radja Djawa (<sup>1</sup>) tiada membiarkan orang Portoegis, melainkan mentjoba menghalaukan dia.
<p style="text-indent: 2em;">Hatta, maka Pati Hoenoes Boepati Demak menjoeroeh kalangkapan kapal ka Malaka, kapalnja 90 boeah dan raajatnja 12000 orang.
<p style="text-indent: 2em;">Soenggoehpoen orang Portoegis amat sesak, tetapi kasoedahannja menang djoega. Pada soeatoe hari kapal Djawa itoe berlaboeh rapat*; maka orang Portoegis membakar saboeah kapal, laloe api berpindah-pindah ka kapal jang lain. Maka terlaloe katjau-balau kapal itoe samoeanja: ada jang dimakan api, ada jang terdampar; ada jang tenggelam berbanting-bantingan sama sendirinja; jang tinggal lagi sigera
berlajar poelang.
(<sup>1</sup>) Radja Djawa jang mana tiada tentoe.<noinclude></noinclude>
36nlawleznm2wnatlzeymkodxjia8l3
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/25
104
114892
317790
2026-09-13T08:15:32Z
Sekarchamdi
23976
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi ' <p style="text-indent: 2em;">Bermoela, maka baroe negeri Malaka di tangan orang Portoegis, maka laksamana d'Abren berlajar ka poelau* Moloeko akan beroleh monopoli rempah* disitoe, jaitoe: orang Moloeko berdjooal rempah* kapada orang Portoegis sadja, serta bangsa orang jang lain diketjoewalikannja. <p style="text-indent: 2em;">Maka tatkala d'Abren di poelau Ambon, maka ia dihadap oleh oetoesan Soeltan Ternate dan Soeltan Tidore, jang menjampai...
317790
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Sekarchamdi" />{{rh||21|}}</noinclude>
<p style="text-indent: 2em;">Bermoela, maka baroe negeri Malaka di tangan orang Portoegis, maka laksamana d'Abren berlajar ka poelau*
Moloeko akan beroleh monopoli rempah* disitoe, jaitoe:
orang Moloeko berdjooal rempah* kapada orang Portoegis
sadja, serta bangsa orang jang lain diketjoewalikannja.
<p style="text-indent: 2em;">Maka tatkala d'Abren di poelau Ambon, maka ia dihadap
oleh oetoesan Soeltan Ternate dan Soeltan Tidore, jang menjampaikan permintaan Radjanja masing*, moedah-moedahan
orang Portoegis datang ka Ternate dan Tidore akan berniaga.
Maka d'Abren menerima permintaan soeroehan Soeltan
Ternate. Satelah sampai, maka laksamana menghadap Soeltan, disamboelnja dengan sapertinja, diberinja izin memboeat
benteng dan lodji f1) di poelau Ternate.
<p style="text-indent: 2em;">Sedjak koetika itoe orang Portoegis makin lama makin
kembang koeasanja; pada beberapa poelau dibangoenkannja
lodji dan benteng, teroetama sakali di poelau* Moloeko; lain
dari pada itoe didoedoekinja Mangkasar dan poelau Beroenai.
Di poelau Djawa koeasanja tiada berapa besar, sebab radja*
poolau itoe ketjil hati orang Portoegis berniaga di poelau
Moloeko; hanjalab di Banten marika-itoe lama doedoek, sebab
negeri itoe banjak menghasilkan lada.
<p style="text-indent: 2em;">Sjahdan, maka di poelau Soematera sabelah oetara orang
Portoegis tiada selamat; orang Portoegis bertjampoer dalam
soeatoe perselisihan Radja Pedir dengan Soeltan Ibrahim (*)
di Atjeh, tetapi kalangkapannja dibinasakan oleh orang Aljeh
serta mariamnja banjak poetjoek dircboet moesoeh, dan laksamana Portoegis poen mati dalam perang itoe. Satelah itoe
maka negeri Pusai ditaaloekkan oleh Soeltan Ibrahim, seraja
lodji Portoegis disitoe diroesakkannja (pada tahoen 1524).
<p style="text-indent: 2em;">Maka tiada berapa lamanja orang Portoegis doedoek di
poelau* Moloeko, maka datanglah orang Ispanjol ka tanah
Hindia.
Adapoen orang itoe anak boeah laksamana Magelhaes,
(') Lodji jaitoe roemah saudagar dan goedang dagangan, lodji jang kaba.njakan berpagar tegoeh* dan bermariam.
(') Batjalah alaman<noinclude></noinclude>
1tpka7t29ymohep6ro7ut25c72bagt1
317798
317790
2026-09-13T08:33:45Z
Sekarchamdi
23976
/* Telah diuji baca */
317798
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sekarchamdi" />{{rh||21|}}</noinclude>
<p style="text-indent: 2em;">Bermoela, maka baroe negeri Malaka di tangan orang Portoegis, maka laksamana d'Abren berlajar ka poelau<sup>2</sup> Moloeko akan beroleh monopoli rempah<sup>2</sup> disitoe, jaitoe: orang Moloeko berdjooal rempah<sup>2</sup> kapada orang Portoegis sadja, serta bangsa orang jang lain diketjoewalikannja.
<p style="text-indent: 2em;">Maka tatkala d'Abren di poelau Ambon, maka ia dihadap oleh oetoesan Soeltan Ternate dan Soeltan Tidore, jang menjampaikan permintaan Radjanja masing<sup>2</sup>, moedah-moedahan orang Portoegis datang ka Ternate dan Tidore akan berniaga. Maka d'Abren menerima permintaan soeroehan Soeltan Ternate. Satelah sampai, maka laksamana menghadap Soeltan, disamboetnja dengan sapertinja, diberinja izin memboeat benteng dan lodji (<sup>1</sup>) di poelau Ternate.
<p style="text-indent: 2em;">Sedjak koetika itoe orang Portoegis makin lama makin kembang koeasanja; pada beberapa poelau dibangoenkannja lodji dan benteng, teroetama sakali di poelau<sup>2</sup> Moloeko; lain dari pada itoe didoedoekinja Mangkasar dan poelau Beroenai. Di poelau Djawa koeasanja tiada berapa besar, sebab radja<sup>2</sup> poelau itoe ketjil hati orang Portoegis berniaga di poelau Moloeko; hanjalah di Banten marika-itoe lama doedoek, sebab negeri itoe banjak menghasilkan lada.
<p style="text-indent: 2em;">Sjahdan, maka di poelau Soematera sabelah oetara orang Portoegis tiada selamat; orang Portoegis bertjampoer dalam
soeatoe perselisihan Radja Pedir dengan Soeltan Ibrahim (<sup>1</sup>) di Atjeh, tetapi kalangkapannja dibinasakan oleh orang Atjeh serta mariamnja banjak poetjoek direboet moesoeh, dan laksamana Portoegis poen mati dalam perang itoe. Satelah itoe maka negeri Pasai ditaaloekkan oleh Soeltan Ibrahim, seraja lodji Portoegis disitoe diroesakkannja (pada tahoen 1524).
<p style="text-indent: 2em;">Maka tiada berapa lamanja orang Portoegis doedoek di poelau<sup>2</sup> Moloeko, maka datanglah orang Ispanjol ka tanah Hindia.
<p style="text-indent: 2em;">Adapoen orang itoe anak boeah laksamana Magelhaes,
(<sup>1</sup>) Lodji jaitoe roemah saudagar dan goedang dagangan, lodji jang kabanjakan berpagar tegoeh<sup>1</sup> dan bermariam.
(<sup>1</sup>) Batjalah alaman<noinclude></noinclude>
68z6m5vr2pf21e8p8nwwigihee9rxz9
317799
317798
2026-09-13T08:34:41Z
Sekarchamdi
23976
317799
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sekarchamdi" />{{rh||21|}}</noinclude>
<p style="text-indent: 2em;">Bermoela, maka baroe negeri Malaka di tangan orang Portoegis, maka laksamana d'Abren berlajar ka poelau<sup>2</sup> Moloeko akan beroleh monopoli rempah<sup>2</sup> disitoe, jaitoe: orang Moloeko berdjooal rempah<sup>2</sup> kapada orang Portoegis sadja, serta bangsa orang jang lain diketjoewalikannja.
<p style="text-indent: 2em;">Maka tatkala d'Abren di poelau Ambon, maka ia dihadap oleh oetoesan Soeltan Ternate dan Soeltan Tidore, jang menjampaikan permintaan Radjanja masing<sup>2</sup>, moedah-moedahan orang Portoegis datang ka Ternate dan Tidore akan berniaga. Maka d'Abren menerima permintaan soeroehan Soeltan Ternate. Satelah sampai, maka laksamana menghadap Soeltan, disamboetnja dengan sapertinja, diberinja izin memboeat benteng dan lodji (<sup>1</sup>) di poelau Ternate.
<p style="text-indent: 2em;">Sedjak koetika itoe orang Portoegis makin lama makin kembang koeasanja; pada beberapa poelau dibangoenkannja lodji dan benteng, teroetama sakali di poelau<sup>2</sup> Moloeko; lain dari pada itoe didoedoekinja Mangkasar dan poelau Beroenai. Di poelau Djawa koeasanja tiada berapa besar, sebab radja<sup>2</sup> poelau itoe ketjil hati orang Portoegis berniaga di poelau Moloeko; hanjalah di Banten marika-itoe lama doedoek, sebab negeri itoe banjak menghasilkan lada.
<p style="text-indent: 2em;">Sjahdan, maka di poelau Soematera sabelah oetara orang Portoegis tiada selamat; orang Portoegis bertjampoer dalam
soeatoe perselisihan Radja Pedir dengan Soeltan Ibrahim (<sup>1</sup>) di Atjeh, tetapi kalangkapannja dibinasakan oleh orang Atjeh serta mariamnja banjak poetjoek direboet moesoeh, dan laksamana Portoegis poen mati dalam perang itoe. Satelah itoe maka negeri Pasai ditaaloekkan oleh Soeltan Ibrahim, seraja lodji Portoegis disitoe diroesakkannja (pada tahoen 1524).
<p style="text-indent: 2em;">Maka tiada berapa lamanja orang Portoegis doedoek di poelau<sup>2</sup> Moloeko, maka datanglah orang Ispanjol ka tanah Hindia.
<p style="text-indent: 2em;">Adapoen orang itoe anak boeah laksamana Magelhaes,
(<sup>1</sup>) Lodji jaitoe roemah saudagar dan goedang dagangan, lodji jang kabanjakan berpagar tegoeh<sup>1</sup> dan bermariam.
(<sup>1</sup>) Batjalah alaman<noinclude></noinclude>
l9yhlh5u82hgeh4v0wnshxh9zk8n8zk
317801
317799
2026-09-13T08:38:01Z
Sekarchamdi
23976
317801
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sekarchamdi" />{{rh||21|}}</noinclude>
<p style="text-indent: 2em;">Bermoela, maka baroe negeri Malaka di tangan orang Portoegis, maka laksamana d'Abren berlajar ka poelau<sup>2</sup> Moloeko akan beroleh monopoli rempah<sup>2</sup> disitoe, jaitoe: orang Moloeko berdjooal rempah<sup>2</sup> kapada orang Portoegis sadja, serta bangsa orang jang lain diketjoewalikannja.
<p style="text-indent: 2em;">Maka tatkala d'Abren di poelau Ambon, maka ia dihadap oleh oetoesan Soeltan Ternate dan Soeltan Tidore, jang menjampaikan permintaan Radjanja masing<sup>2</sup>, moedah-moedahan orang Portoegis datang ka Ternate dan Tidore akan berniaga. Maka d'Abren menerima permintaan soeroehan Soeltan Ternate. Satelah sampai, maka laksamana menghadap Soeltan, disamboetnja dengan sapertinja, diberinja izin memboeat benteng dan lodji (<sup>1</sup>) di poelau Ternate.
<p style="text-indent: 2em;">Sedjak koetika itoe orang Portoegis makin lama makin kembang koeasanja; pada beberapa poelau dibangoenkannja lodji dan benteng, teroetama sakali di poelau<sup>2</sup> Moloeko; lain dari pada itoe didoedoekinja Mangkasar dan poelau Beroenai. Di poelau Djawa koeasanja tiada berapa besar, sebab radja<sup>2</sup> poelau itoe ketjil hati orang Portoegis berniaga di poelau Moloeko; hanjalah di Banten marika-itoe lama doedoek, sebab negeri itoe banjak menghasilkan lada.
<p style="text-indent: 2em;">Sjahdan, maka di poelau Soematera sabelah oetara orang Portoegis tiada selamat; orang Portoegis bertjampoer dalam
soeatoe perselisihan Radja Pedir dengan Soeltan Ibrahim (<sup>1</sup>) di Atjeh, tetapi kalangkapannja dibinasakan oleh orang Atjeh serta mariamnja banjak poetjoek direboet moesoeh, dan laksamana Portoegis poen mati dalam perang itoe. Satelah itoe maka negeri Pasai ditaaloekkan oleh Soeltan Ibrahim, seraja lodji Portoegis disitoe diroesakkannja (pada tahoen 1524).
<p style="text-indent: 2em;">Maka tiada berapa lamanja orang Portoegis doedoek di poelau<sup>2</sup> Moloeko, maka datanglah orang Ispanjol ka tanah Hindia.
<p style="text-indent: 2em;">Adapoen orang itoe anak boeah laksamana Magelhaes,
(<sup>1</sup>) Lodji jaitoe roemah saudagar dan goedang dagangan, lodji jang kabanjakan berpagar tegoeh<sup>1</sup> dan bermariam.
(<sup>1</sup>) Batjalah alaman<noinclude></noinclude>
331f7qi4atx4dx6mdiz13o587nmiowu
317802
317801
2026-09-13T08:40:42Z
Sekarchamdi
23976
317802
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Sekarchamdi" />{{rh||21|}}</noinclude>
<p style="text-indent: 2em;">Bermoela, maka baroe negeri Malaka di tangan orang Portoegis, maka laksamana d'Abren berlajar ka poelau<sup>2</sup> Moloeko akan beroleh monopoli rempah<sup>2</sup> disitoe, jaitoe: orang Moloeko berdjooal rempah<sup>2</sup> kapada orang Portoegis sadja, serta bangsa orang jang lain diketjoewalikannja.
<p style="text-indent: 2em;">Maka tatkala d'Abren di poelau Ambon, maka ia dihadap oleh oetoesan Soeltan Ternate dan Soeltan Tidore, jang menjampaikan permintaan Radjanja masing<sup>2</sup>, moedah-moedahan orang Portoegis datang ka Ternate dan Tidore akan berniaga. Maka d'Abren menerima permintaan soeroehan Soeltan Ternate. Satelah sampai, maka laksamana menghadap Soeltan, disamboetnja dengan sapertinja, diberinja izin memboeat benteng dan lodji (<sup>1</sup>) di poelau Ternate.
<p style="text-indent: 2em;">Sedjak koetika itoe orang Portoegis makin lama makin kembang koeasanja; pada beberapa poelau dibangoenkannja lodji dan benteng, teroetama sakali di poelau<sup>2</sup> Moloeko; lain dari pada itoe didoedoekinja Mangkasar dan poelau Beroenai. Di poelau Djawa koeasanja tiada berapa besar, sebab radja<sup>2</sup> poelau itoe ketjil hati orang Portoegis berniaga di poelau Moloeko; hanjalah di Banten marika-itoe lama doedoek, sebab negeri itoe banjak menghasilkan lada.
<p style="text-indent: 2em;">Sjahdan, maka di poelau Soematera sabelah oetara orang Portoegis tiada selamat; orang Portoegis bertjampoer dalam
soeatoe perselisihan Radja Pedir dengan Soeltan Ibrahim (<sup>1</sup>) di Atjeh, tetapi kalangkapannja dibinasakan oleh orang Atjeh serta mariamnja banjak poetjoek direboet moesoeh, dan laksamana Portoegis poen mati dalam perang itoe. Satelah itoe maka negeri Pasai ditaaloekkan oleh Soeltan Ibrahim, seraja lodji Portoegis disitoe diroesakkannja (pada tahoen 1524).
<p style="text-indent: 2em;">Maka tiada berapa lamanja orang Portoegis doedoek di poelau<sup>2</sup> Moloeko, maka datanglah orang Ispanjol ka tanah Hindia.
<p style="text-indent: 2em;">Adapoen orang itoe anak boeah laksamana Magelhaes,
(<sup>1</sup>) Lodji jaitoe roemah saudagar dan goedang dagangan, lodji jang kabanjakan berpagar tegoeh<sup>1</sup> dan bermariam.
(<sup>1</sup>) Batjalah alaman<noinclude></noinclude>
0q1sof989prxghbt2p2mgmh4k8qoy57
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/19
104
114893
317791
2026-09-13T08:16:54Z
Eviandriani55
27623
/* Belum diuji baca */
317791
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Eviandriani55" />{{rh||15|}}</noinclude>kadoedoekannja itoe asal negeri Demak. Soenggoehpoen keraton itoe di daerah Maharadja Mådjåpahit, tetapi Raden Patah tiada maoe menghadap Baginda. Adapoen Brå Widjâjâ tiada menitahkan raajatnja mengoesir dia, entah sebab tiada berani, entah sebab sajang akan Raden Patah. Oleh karena itoe Raden Patah tiada mengendahkan Maharadja, apa lagi timboel niat dalam hatinja hendak menjerang Mådjåpahit.
Hatta, maka salama hidoepnja Soenan Ampel melarang Raden Patah melakoekan niatnja; akan tetapi baroe ia mangkat, maka Raden Patah bermasjawarat dengan Wali toedjoeh orang akan membinasakan Mådjåpahit ; akan tanda peringatan
moeafakat itoe diboeatnja saboeah masdjid di D e m a k , j a n g
mendjadi termashoer sakali pada saloeroeh tanah Djawa.
Kemoedian dari pada itoe W a l i 2 dan Radja 2 Islam mengerahkan raajatnja; ada j a n g hendak mengembangkan agama
Islam, ada j a n g berharap melepaskan dirinja dari pada hoekoem Mahaiadja di Mâdjâpahit. Moela 2 orang Islam tiada
selamat: balutanleranja alah, habis tjerai berai dekat Sedajoe;
tetapi hoeloebalang Mâdjâpahit lalai dan lengah sadja, tiada
dikedjarnja moesoehnja, sebab itoe orang Islam dapat berkoempoel poela, laloe didatangi nja dan alahkan nja raajat
Mâdjâpahit. Pada acbirnja orang Islam masoek kadalam kota
Mâdjâpahit, maka negeri j a n g endah 2 itoe habis dibinasakannja
(barangkali pada tahoen 1478). Adapoen babad 2 mengatakan
hal Radja Mâdjâpahit tiada sama boenjinja samoeanja: saparonja mengchabarkan Baginda mati, sebab dipasangnja
obat bedil, koetika moesoehnja masoek kadalam keraton ;
separonja mentjeriterakan Brâ Widjâjâ lari k a sabelah timoer
bersama 2 banjak pengiringnja, laloe mendirikan saboeah karadjaan poela. Chabarnja koenan dalam perang di Mâdjâpahit
itoe orang Djawa moela 2 mempergoenakan mariant.
Hatta, maka karena Raden Patah mengambil alat karadjaan
(oepatjara) Mâdjâpahit, sebab itoe i a l a h , j a n g diakoe oleh
orang Islam Maharadja serta digelarnja Soeltan Demak.
Sabermoela, maka terseboetlah dalam hikajat tanah Djawa,
bahoea pada masa Mâdjâpahit binasa ada saorang orang Arab,<noinclude></noinclude>
bo5jk3uoyga8iznoxwv9xk7ruyphy6p
317808
317791
2026-09-13T09:39:16Z
Eviandriani55
27623
/* Telah diuji baca */
317808
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Eviandriani55" />{{rh||15|}}</noinclude>kadoedoekannja itoe asal negeri Demak. Soenggoehpoen keraton itoe di daerah Maharadja Mådjåpahit, tetapi Raden Patah tiada maoe menghadap Baginda. Adapoen Brå Widjåjå tiada menitahkan raajatnja mengoesir dia, entah sebab tiada berani, entah sebab sajang akan Raden Patah. Oleh karena itoe Raden Patah tiada mengendahkan Maharadja, apa lagi timboel niat dalam hatinja hendak menjerang Mådjåpahit.
Hatta, maka salama hidoepnja Soenan Ampel melarang Raden Patah melakoekan niatnja; akan tetapi baroe ia mangkat, maka Raden Patah bermasjawarat dengan Wali toedjoeh orang akan membinasakan Mådjåpahit; akan tanda peringatan moeafakat itoe diboeatnja saboeah masdjid di Demak, jang mendjadi termashoer sakali pada saloeroeh tanah Djawa.
Kemoedian dari pada itoe Wali² dan Radja² Islam mengerahkan raajatnja; ada jang hendak mengembangkan agama Islam, ada jang berharap melepaskan dirinja dari pada hoekoem Maharadja di Mådjåpahit. Moela² orang Islam tiada selamat: balatanteranja alah, habis tjerai berai dekat Sedajoe; tetapi hoeloebalang Mådjåpahit lalai dan lengah sadja, tiada dikedjarnja moesoehnja, sebab itoe orang Islam dapat berkoempoel poela, laloe didatanginja dan alahkannja raajat Mådjåpahit. Pada achirnja orang Islam masoek kadalam kota Mådjåpahit, maka negeri jang endah² itoe habis dibinasakannja (barangkali pada tahoen 1478). Adapoen babad² mengatakan hal Radja Mådjåpahit tiada sama boenjinja samoeanja: saparonja mengchabarkan Baginda mati, sebab dipasangnja
obat bedil, koetika moesoehnja masoek kadalam keraton; separonja mentjeriterakan Brå Widjåjå lari ka sabelah timoer bersama² banjak pengiringnja, laloe mendirikan saboeah karadjaan poela. Chabarnja koenan dalam perang di Mådjåpahit itoe orang Djawa moela² mempergoenakan mariam.
Hatta, maka karena Raden Patah mengambil alat karadjaan (oepatjara) Mådjåpahit, sebab itoe ialah, jang diakoe oleh orang Islam Maharadja serta digelarnja Soeltan Demak.
Sabermoela, maka terseboetlah dalam hikajat tanah Djawa, bahoea pada masa Mådjåpahit binasa ada saorang orang Arab,<noinclude></noinclude>
ova93061cczf4xjx9jd8ryce7wfmjo1
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/39
104
114894
317793
2026-09-13T08:18:29Z
Ufoufuunow
27591
/* Telah diuji baca */
317793
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ufoufuunow" />{{rh||35|}}</noinclude>tantara Radja Islam di Pasoeroehan. Sebab itoe orang Belanda nienjeberang selat Bali ; di poelau itoe dibelinja roepa² hadjat, lain dari pada rempah² jang dikahendakinja.
Satelah itoe, maka marika-itoe menjoesoer pantai sabelah selatan poelau Djawa, kasoedahannja sampai ka tanah Belanda.
Adapoen pelajaran itoe doea tahoen empat boelan lamanja; 159 orang jang mati; 89 orang jang poelang. Maka saudagar, jang membelandjakan oeang kalangkapan itoe amat banjak roeginja; akan tetapi pelajaran bergoena djoega, karena hal ahwal tanah Djawa dan djalan kasitoe soedah dikatahoei orang.
Arkian, maka adalah poela beberapa saudagar Belanda melengkapkan kapal delapan boeah, lak‘amananja (Admiraal) Van Neck namanja.
Maka tatkala orang Belanda sampai ka Banten, maka marika-itoe disamboet dengan sapertinja, sebab pada masa itoe orang Banten berbantahan dengan orang Portoegis ; djadi orang Banten bersahabat dengan orang Belanda, didjoeainja moeatan empat boeah kapal dengan harga jang sedang. Soedah
itoe, maka kapal jang berisi itoe poelang, jang tinggal ber-lajar ka poelau² Moloeko. Disitoelah orang Belanda moedjoer djoega: orang Banda dan orang Ambon dan Soeltan Ternate bertegoeh-tegoehan djandji dengan orang Belanda, maka didjoealnja rempah² jang dikahendakinja. Satelah kapal empat
boeah sarat moeatannja, maka laksamana menjoeroeh anak boeahnja berlajar poelang.
Maka sedjak pelajaran jang selamat itoe terdjadilah beberapa persarikatan saudagar, jang hendak membeli rempah² di tanah Hindia. Maka persarikatan itoepoen dinamai oleh orang Belanda Maatschappij atau Compagnie (diseboet Kompanji).
Adapoen persarikatan itoe berloemba-loemba hendak mem-beli rempah², oleh sebab itoe harganja di tanah Hindia makin lama bertambah naik; sahingga atjap kali saudagar itoe meroegi. Dan lagi, sebab persarikatan itoe sendiri² sadja, maka tiada dapat dilawannja orang Ispanjol dan orang Por-toegis dan radja², jang moengkir djandji.<noinclude></noinclude>
gdfivxj8szxji9bok8r7a60kgsx6v3e
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/73
104
114895
317794
2026-09-13T08:19:14Z
AmortisasiPremi
27464
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'dan panas, dan lagi bekal-bekalan habis di inakann ja; pada sangka Toean Knol Boepati Soerabaja tiada loeroes hati, sebab ialah jang menoendjoekkan djalan jang boeroek itoe. Kasoedahannja, satelah perang jang amat ramai, maka balatantara masoek kadalam Bangil; tengah perang itoe Soerapati kena pelooroe, laloe mati. Adapoen balatantara Belanda banjak orang mati; jang lagi hidoep letih badannja, sebab itoe Majoor Knol poelang ka Soerabaja. Pada...
317794
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="AmortisasiPremi" />{{rh||69|}}</noinclude>dan panas, dan lagi bekal-bekalan habis di inakann ja; pada
sangka Toean Knol Boepati Soerabaja tiada loeroes hati, sebab
ialah jang menoendjoekkan djalan jang boeroek itoe.
Kasoedahannja, satelah perang jang amat ramai, maka balatantara masoek kadalam Bangil; tengah perang itoe Soerapati kena pelooroe, laloe mati.
Adapoen balatantara Belanda banjak orang mati; jang lagi
hidoep letih badannja, sebab itoe Majoor Knol poelang ka
Soerabaja.
Pada tahoen 1707 Toean De Wilde menghalaukan SoenanMas dari Kediri, laloe mengalahkan anak Soerapati, sahingga
balatantara Kompani masoek kadalam Pasoeroehan. Kemoedian dari pada itoe pemerentahan negeri, jang ditaaloekkan
oleh Kompani, diatoerkan oleh Toean De Wilde, diberikannja
kapada Boepati², jang setia kapada Pangeran Poeger. Soedah
itoe, Toean De Wilde poelang ka Batawi, dengan lemah
dan sakit badannja karena pajah dan sangsara perang itoe,
maka tiada berapa lamanja lagi, Toean De Wilde meninggal.
Sjahdan, maka Majoor Knol dititahkan Kompani menawan
Soenan-Mas, jang bersemboeni di hoetan rimba tanah Malang.
Maka tetkala Soenan-Mas amat sangat disesakkan moesoehnja, maka iapoen tawar hatinja serta menjerahkan dirinja,
laloe dihantarkan ka Batawi.
Maka bermasjawaratlah Gouverneur-Generaal dengan Raad
van Indië, maka poetoes bitjaranja, bahoea Soenan-Mas beranak isteri »lengan beberapa orang pengiring diboeang ka
poelau Ceijlon, serta diperolehnja gadji 250 ringgit saboelan
dan beras saberapa jang bergoena (pada tahoen 1708).
<center>FASAL XII.</center>FASAL
<center>HIKAJAT RADJA MATARAM SAMPAI TAHOEN 1757.</center>
Bermoela, maka pada tahoen 1719 Soesoehoenan Pakoe
Boeânâ meninggal doenia, laloe digantikan oleh poeteranja<noinclude></noinclude>
r3gdsw594wk0hfsf3asq14oxknu6zgc
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/50
104
114896
317795
2026-09-13T08:28:47Z
Maria lering
27592
/* Telah diuji baca */
317795
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Maria lering" />{{rh||46|}}</noinclude>46
lamanja, baroe sampai ka Batawi pada 21 hari boelan
Augustus tahoen* 1629.
Maka dalam pada itoepoen Kompani ditimpa oentoeng
malang jang amat besar, jaitoe malam 21 hari boelan September
Gouverneur-Generaal Koen mangkat. Maka segala orang
Kompani doekatjita amat sangat, maka mait Toean Koen
diarak oleh orang Batawi, laloe dikooboerkan sabagaimana adat orang besar*.
Sjahdan, maka pemerentah Kompani tiada menjoeroeh
soldadoe kaloear akan berperang; pada sangkanja moesoeh itoe tiada lama lagi akan oendoer, karena orang Mataram kakoerangan makanan. Maka betoellah pikiran itoe: raajat Soesoehoenan kalaparan, sahingga terpaksa poelang, tetapi kira saperempat sadja jang sampai ka Mataram. Di djalan jang dilaloeinja tersiar-siar bangkei orang dan bangkei kerbau dan mariam dan sendjata, jang ditinggalkan orang.
Maka Soeltan Ageng menitahkan boenoeh beberapa panglima serta banjak anak boeahnja.
FASAL VIII.
HIKAJAT SOELTAN HASANOE'DDIN DI MANGKASAR.
Bermoela, maka sedjak balatantara Soeltan Ageng alah
di Batawi, maka Kompani makin lama bertambah moelia,
serta dimaloei radja* di tanah Hindia, teroetama sakali satelah Malaka dialahkan oleh orang Belanda pada masa pemerentahan G. G. Van Diemen (dari tahoen 1636 sampai tahoen 1645).
Adapoen Gouverneur-Generaal itoe berlajar ka poelau*
Moloeko, laloe ditaaloekkannja beberapa bangsa orang, jang doerhaka kapada orang Belanda, sebab Kompani memaksa orang negeri niendjoeal rempah* dengan harga, jang ditetapkan oleh Kompani, seraja menjoeroeh tebang pohon pala dan<noinclude></noinclude>
77zr7vc24bbulmxmikwnyciil59b7hd
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/109
104
114897
317796
2026-09-13T08:29:14Z
Nafi'atunnisa'
27589
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'dititahkannja balatantara menaaloekkan orang Tjina, jang melawan Gonvernement. Satelah orang Tjina itoe alah serta negeri Pemangkat didalam tangan orang Belanda, maka orang Tjina minta berdamai. apa lagi sebab kapal perang mengempang koeala soengai. djadi orang Tjina kakoerangan bekal-bekalan dan obat bedil. Akan tetapi tiada berapa lamanja kemoedian dari pada itoe orang Tjina doerhaka poela. Arkian, maka pada tahoen 1854 Luitenant-Kolonel And...
317796
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Nafi'atunnisa'" />{{rh||105|}}</noinclude>dititahkannja balatantara menaaloekkan orang Tjina, jang
melawan Gonvernement.
Satelah orang Tjina itoe alah serta negeri Pemangkat didalam
tangan orang Belanda, maka orang Tjina minta berdamai.
apa lagi sebab kapal perang mengempang koeala soengai.
djadi orang Tjina kakoerangan bekal-bekalan dan obat bedil.
Akan tetapi tiada berapa lamanja kemoedian dari pada itoe
orang Tjina doerhaka poela.
Arkian, maka pada tahoen 1854 Luitenant-Kolonel Andresen
mengalahkan orang Tjina. laloe soldadoe Belanda masoek
kadalam negeri orang Tjina, jang teroetama sakali, jaitoe
Montrado. Soedah itoe, maka kabanjakan kongsi dioeraikan
oleh Gouverneur-Generaal serta kapalanja dihoekoem.
Sjahdan, maka tiga tahoen kemoedian dari pada itoe Gouverneur-Generaal terpaksa poela menjoeroeh angkatan perang
ka tanah Bone, sebab Radja negeri itoe melanggar perdjandjian di Boengaja, adapoen Radja itoe perampoean, Base
Kadjoeare namanja. Maka Luitenant-Generaal Van Swieten
berlajar ka Badjoroe, laloe mengalahkan Bone, dan Pasempa
dan Pompanoea; soedah iloe Radja Base Kadjoeare diloeroenkati oleh Gouvernement dari pada karadjaannja, serta iparnja
Aroe Palaka naik radja dengan rila radja toedjoeh orang, jang
berkoeasa memilih Radja Bone.
Bermoela, maka dalam tahoen 1859 itoe djoega ada perang di tanah Bandjarmasin. Maka disitoelah ada tjoetjoenda
marhoem Soeltan doea orang, jang soeloeng Tamdjidi'Ilah
namanja, jang boengsoe bernama Hidajatoe'llah. Maskipoen
iboe Tamdjid goendik dan iboe Hidajatoe'llah permaisoeri,
tetapi Tamdjidi'Ilah diradjakan oleh Gouvernement.
Oleh karena itoe orang Bandjarmasin bermoesoeh dengan
Gouvernement, maka satelah Pangeran Hidajatoe'llah ditawan
dalam tahoen 1862, maka baroe perang itoe lama kalamaan
berhenti.
Hatta, maka satoe tahoen dahoeloe Soeltan Bandjarmasin
soedah toeroen dari pada tachta karadjaan dengan rila hati,
laloe tanah Bandjarmasin masoek djadjahan Gouvernement.<noinclude><ref>Pada sangka orang, jang faham dalam hikajat, Radja Djakarta boekan Radja jang bebas, melainkan taalock kapada Radja Banten.</ref></noinclude>
njyi02vmjn6yep414pkc6mvwi69csxi
317797
317796
2026-09-13T08:29:55Z
Nafi'atunnisa'
27589
/* Telah diuji baca */
317797
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Nafi'atunnisa'" />{{rh||105|}}</noinclude>dititahkannja balatantara menaaloekkan orang Tjina, jang
melawan Gonvernement.
Satelah orang Tjina itoe alah serta negeri Pemangkat didalam
tangan orang Belanda, maka orang Tjina minta berdamai.
apa lagi sebab kapal perang mengempang koeala soengai.
djadi orang Tjina kakoerangan bekal-bekalan dan obat bedil.
Akan tetapi tiada berapa lamanja kemoedian dari pada itoe
orang Tjina doerhaka poela.
Arkian, maka pada tahoen 1854 Luitenant-Kolonel Andresen
mengalahkan orang Tjina. laloe soldadoe Belanda masoek
kadalam negeri orang Tjina, jang teroetama sakali, jaitoe
Montrado. Soedah itoe, maka kabanjakan kongsi dioeraikan
oleh Gouverneur-Generaal serta kapalanja dihoekoem.
Sjahdan, maka tiga tahoen kemoedian dari pada itoe Gouverneur-Generaal terpaksa poela menjoeroeh angkatan perang
ka tanah Bone, sebab Radja negeri itoe melanggar perdjandjian di Boengaja, adapoen Radja itoe perampoean, Base
Kadjoeare namanja. Maka Luitenant-Generaal Van Swieten
berlajar ka Badjoroe, laloe mengalahkan Bone, dan Pasempa
dan Pompanoea; soedah iloe Radja Base Kadjoeare diloeroenkati oleh Gouvernement dari pada karadjaannja, serta iparnja
Aroe Palaka naik radja dengan rila radja toedjoeh orang, jang
berkoeasa memilih Radja Bone.
Bermoela, maka dalam tahoen 1859 itoe djoega ada perang di tanah Bandjarmasin. Maka disitoelah ada tjoetjoenda
marhoem Soeltan doea orang, jang soeloeng Tamdjidi'Ilah
namanja, jang boengsoe bernama Hidajatoe'llah. Maskipoen
iboe Tamdjid goendik dan iboe Hidajatoe'llah permaisoeri,
tetapi Tamdjidi'Ilah diradjakan oleh Gouvernement.
Oleh karena itoe orang Bandjarmasin bermoesoeh dengan
Gouvernement, maka satelah Pangeran Hidajatoe'llah ditawan
dalam tahoen 1862, maka baroe perang itoe lama kalamaan
berhenti.
Hatta, maka satoe tahoen dahoeloe Soeltan Bandjarmasin
soedah toeroen dari pada tachta karadjaan dengan rila hati,
laloe tanah Bandjarmasin masoek djadjahan Gouvernement.<noinclude><ref>Pada sangka orang, jang faham dalam hikajat, Radja Djakarta boekan Radja jang bebas, melainkan taalock kapada Radja Banten.</ref></noinclude>
ejc83qrl5oq2mdtkam2dvrfwfdoi55o
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/46
104
114898
317800
2026-09-13T08:37:50Z
Maria lering
27592
/* Telah diuji baca */
317800
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Maria lering" />{{rh||42|}}</noinclude>42
»Djikalau Toeankoe tiada toeroen, nistjaja Toeankoe diboenoeh sabentar ini. Maka terlaloe takoet Radja dengan gemenfar toeboehnja, maka salekas-lekasnja diiinggalkannja negerinja.
Sabermoela, adapoen orang Inggeris terlaloe sakit hatinja,karena orang Banten tiada menerima perdjandjian orang Inggeris dengan Kompani; laloe orang Inggeris berlajar ka selat Soenda hendak merompak kapal Kompani, jang menoedjoe ka tanah Hindia.
Kalakian, maka Mangkoe Boemi menjoeroeh orang isi
benteng menjerahkan dirinja, seraja Toean Van den Broeke dengan kawannja dihantarkan orang ka Banten. Akan tetapi orang Belanda memberani-beranikan hatinja poela, serta berharap Toean Koen tiada lama lagi akan datang; oleh karena itoe panglima moeda itoe poera2 hendak melakoekan kahendak Mangkoe Boemi, sambil dilandjoetkannja bitjara dari hal perdamaian dengan orang Banten.
Tambahan lagi pada soeatoe hari marika-itoe sedang ramai bersoeka-soekaan makan minoem, sambil dipaloe orang boenjiboenjian, maka benteng dinamai Batavia (>) oleh panglima moeda. Maka segala orang jang halir itoe bertepoek dan bersoerak, maka mariam ditembakkan akan menghormati bandera Belanda, jang pada koetika itoe djoega dinaikkan orang diatas benteng.
Pada achirnja 28 hari boelan Mei tahoen 1619 G. G. Koen sampai ka Djakarta dengan membawa 16 bocah kapal. Pada kaesokan harinja soldadoe 1000 orang naik darat, laloe orang Djakarta dan orang Banten dialah kannja serta Djakarta dibakari ja. Soedah itoe, maka Toean Koen berlajar ka Banten hendak melepaskan Toean Van den Broeke dengan kawannja.
Maka orang itoe diserahkan oleh Mangkoe Boemi maoe
fa maoe; tetapi Mangkoe Boemi amat bentji, sebab itoe dilarangnja lada akan didjoeal lagi kapada Kompani.
('j Nama Batavia asalnja dari pada kota Batavier, jaitoe nama bangsa orang, jang pada zaman deboeloe kala mengadiami tanah Belanda. Batavia diseboet Batawi oleh orang Hindia.<noinclude></noinclude>
lq9d3waekab2v39on0kwc3kructix0b
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/51
104
114899
317803
2026-09-13T08:45:10Z
Maria lering
27592
/* Telah diuji baca */
317803
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Maria lering" />{{rh||47|}}</noinclude>47
pohon tjengkeh dalam beberapa negeri, soepaja rempah'
djangan terlaloe banjak.
Sjahdan. maka pada masa itoe karadjaan Mangkasar atan
Coa mashoer pada saloeroeh tanah Hindia; orang Mangkasar berlajar kapada segala bandar di poelau* Hindia akan berniaga; maka bangsa* Hindia takoet kapadanja, sebab orang Mangkasar dan orang Boegis perompak jang gagah berani.
Pada tahoen 1653 ada saorang radja di tanah Goa, jang bernama Soeltan llasanoe'ddin. Adapoen* Radja itoe tiada mengendahkan Kompani: orang Moloeko, jang doerhaka kapada Kompani, dibantoenja, tambahan lagi diperanginja Soeltan Boeton, jang bersahabat dengan orang Belanda.
Maka di poelau itoepoen ada saboeah benteng jang didoedoeki soldadoc Kompani, Maskipoen orang isi benteng amat berani kalakoeannja, tetapi moesoehnja masoek djoega.
Maka pada koelika itoe djoega orang Belanda membakar
obat bedil, sahingga benteng meletoes: saorang poen tiada lepas dari pada bahaja maoet, seraja orang Mangkasar amat banjak terboenoeh djoega.
Arkian, maka terdengarlah chabar kapada GouverneurGeneraal Maetsnijker (dari tahoen 1653 sampai tahoen 1678), bahoea Soeltan llasanoe'ddin beroetoes kapada Soesoehoenan Mataram akan bertegoeh-tegoehan djandji hendak memerangi Kompani. Maka dengan hal jang -demikian itoe GouverneurGeneraal tiada sabar dari pada menjerang Mangkasar, maka
angkatan kapal bersama-sama perahoe orang Moloeko, jang bermoesoeh dengan orang Mangkasar, berkoempoel di poelau Ambon dibawah perentah laksamana doea orang, Truitman dan Van Dam namanja. Maka kalangkapan itoepoen sakoenjoeng-koenjoeng tiba di pelaboehan Mangkasar; disitoelah enam boeah kapal Portoegis berlaboeh.
Moela* kapal itoe dibinasakan oleh orang Kompani, laloe marika-itoe naik darat, maka sedang ramai berperang dialahkannja benteng Panakoke dekat Mangkasar.
Hatta, maka kemoedian dari pada itoe Soeltan Hasanoe'ddin berdamai; didjandjikannja bahoea orang jang doerhaka ka-<noinclude></noinclude>
s2t7fhrtzy8qk1o5r4nxoqecvrrkr7h
317804
317803
2026-09-13T08:46:30Z
Maria lering
27592
317804
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Maria lering" />{{rh||47|}}</noinclude>47
pohon tjengkeh dalam beberapa negeri, soepaja rempah'
djangan terlaloe banjak.
Sjahdan. maka pada masa itoe karadjaan Mangkasar atan
Coa mashoer pada saloeroeh tanah Hindia; orang Mangkasar berlajar kapada segala bandar di poelau* Hindia akan berniaga; maka bangsa* Hindia takoet kapadanja, sebab orang Mangkasar dan orang Boegis perompak jang gagah berani.
Pada tahoen 1653 ada saorang radja di tanah Goa, jang bernama Soeltan llasanoe'ddin. Adapoen* Radja itoe tiada mengendahkan Kompani: orang Moloeko, jang doerhaka kapada Kompani, dibantoenja, tambahan lagi diperanginja Soeltan Boeton, jang bersahabat dengan orang Belanda.
Maka di poelau itoepoen ada saboeah benteng jang didoedoeki soldadoc Kompani, Maskipoen orang isi benteng amat berani kalakoeannja, tetapi moesoehnja masoek djoega.
Maka pada koelika itoe djoega orang Belanda membakar
obat bedil, sahingga benteng meletoes: saorang poen tiada lepas dari pada bahaja maoet, seraja orang Mangkasar amat banjak terboenoeh djoega.
Arkian, maka terdengarlah chabar kapada GouverneurGeneraal Maetsnijker (dari tahoen 1653 sampai tahoen 1678), bahoea Soeltan llasanoe'ddin beroetoes kapada Soesoehoenan Mataram akan bertegoeh-tegoehan djandji hendak memerangi Kompani. Maka dengan hal jang -demikian itoe GouverneurGeneraal tiada sabar dari pada menjerang Mangkasar, maka
angkatan kapal bersama-sama perahoe orang Moloeko, jang bermoesoeh dengan orang Mangkasar, berkoempoel di poelau Ambon dibawah perentah laksamana doea orang, Truitman dan Van Dam namanja. Maka kalangkapan itoepoen sakoenjoeng-koenjoeng tiba di pelaboehan Mangkasar; disitoelah enam boeah kapal Portoegis berlaboeh.
Moela* kapal itoe dibinasakan oleh orang Kompani, laloe marika-itoe naik darat, maka sedang ramai berperang dialahkannja benteng Panakoke dekat Mangkasar.
Hatta, maka kemoedian dari pada itoe Soeltan Hasanoe'ddin berdamai; didjandjikannja bahoea orang jang doerhaka ka-<noinclude></noinclude>
rfdx92gqdh5uuaux224v7oqyi2sw754
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/110
104
114900
317805
2026-09-13T09:14:19Z
Nafi'atunnisa'
27589
/* Telah diuji baca */
317805
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Nafi'atunnisa'" />{{rh||106|}}</noinclude>Alkesah, maka terseboetlah perkataan negeri Atjeh. Ada-poen Gouvernement soedah lama tiada berbaik dengan orang
Atjeh, sebab marika-itoe merompak dan mentjoeri orang di
poelau² sabelah barat poelau Pertja. Maka pada tahoen 1872
terdengarlah chabar kapada G. G. Loudon (dari tahoen 1872
sampai tahoen 1875), bahoea oetoesan Soeltan mentjari pertoeloengan kapada radja² jang lain, sebab Soeltan Atjeh
takoet diperangi oleh orang Belanda. Oleh karena itoe Gou-verneur-Generaal minta katerangan, akan tetapi djawab Soeltan
tiada teroes terang.
Kalakian, maka angkatan Belanda berlajar ka tanah Atjeh,
maka wakil Gouverneur-Generaal jang menoempang di kapal
mentjoba sakali lagi berdamai serta bertegoeh-tegoehan djandji
dengan orang Atjeh, tetapi sia² sadja. Maka Soeltan bertanggoeh-tanggoeh akan membalas soerat wakil Gouvernement,
sambil raajatnja memboeat benteng dan koeboe dengan
sakoeat-koeatnja.
Maka apabila dikatahoei oleh wakil itoe, bahoea Soeltan
Atjeh tiada maoe memalingkan hatinja, maka balatantara
Belanda naik darat dibawah perentah Generaal-Majoor Köhler
(pada tahoen 1873).
Maka sedang ramai berperang soldadoe Belanda masoek
kadalam masdjid raja, maka kaesokan harinja koetika Toean
Köhler menindjau moesoeh, maka iapoen kena peloeroe, laloe
mati. Kemoedian dari pada itoe balatantara itoe meninggalkan
tanah Atjeh, istimewa poela sebab moesim penghoedjan tiada
lama akan datang.
Arkian, maka pada kasoedahan tahoen 1873 dilangkapkan
Gouvernement poela angkatan jang besar, satelah moestaid,
maka kapal itoe berlajar ka tanah Atjeh. Soedah sampai,
maka soldadoe itoe naik darat laloe berdjalan berangsoer-angsoer menoedjoe ka keraton, sambil berperang dengan tiada
berkapoetoesan, karena orang Atjeh itoe amat gagah berani.
Moela² masdjid raja dimasoeki poela oleh soldadoe Belanda,
soedah itoe maka panglima besar Luitenant-Generaal Van
Swieten menjoeroeh soldadoenja mengepoeng keraton, akan<noinclude><ref>Pada sangka orang, jang faham dalam hikajat, Radja Djakarta boekan Radja jang bebas, melainkan taalock kapada Radja Banten.</ref></noinclude>
82txq7ogkb9u6u9yew70gj4coy3rcvq
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/111
104
114901
317806
2026-09-13T09:23:42Z
Nafi'atunnisa'
27589
/* Telah diuji baca */
317806
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Nafi'atunnisa'" />{{rh||107|}}</noinclude>tetapi Soeltan dengan hoeloebalangnja dan raajat soedah lari.
Maka beberapa hari kemoedian dari pada itoe Soeltan mangkat,
maka Gouverneur-Generaal menitahkan tanah Atjeh dibawah
perentah Gouvernement.
Adapoen pada sangka Toean Van Swieten tanah Atjeh lama
kalamaan akan sentausa, sebab itoe iapoen berlajar poelang
ka Batawi dengan membawa soldadoe jang kabanjakan, tetapi
dengan sabenarnja tanah Atjeh beloem habis taaloek, maka
atjap kali orang Atjeh tiba² mengamoek satoempoek soldadoe.
Diantara Gouverneur² Atjeh Kolonel Van der Heijden jang
kanamaan; Toean itoe selamat dalam perang, sahingga tanah
Atjeh sentausa. Oleh karena itoe Gouverneur-Generaal menjamakan pemerentahan dan oendang² di tanah Atjeh saperti
didalam negeri, jang soedah lama dibawah hoekoem Gouvernement, jaitoe oendang² itoe koerang keras dari pada oendang²
jang kabiasaan pada masa perang.
Maka pada tahoen 1885 iboe negeri kota Radja dikelelingi
beberapa benteng, jang dihoeboengkan dengan djalan kareta
api. Akan kepala² Atjeh ada jang mendjoendjoeng titah
Gouvernement, ada jang mengakoe beradjakan Toeankoe
Daoed, kamanakan marhoem Soeltan, demikianlah hal tanah
Atjeh sampai sakarang.
Bermoela, maka kabanjakan jang terseboet diatas ini dari
hal perang, biarlah kita mentjeriterakan djoega oendang² dan
perentah jang dititahkan oleh Gouvernement akan memeliharakan orang Hindia. Adapnen oendang² jang teroetama sakali
did jalankan oleh Gouvernement pada tahoen 1855; oendang²
itoe bernama dalam bahasa Belanda, Regeerings-reglement,
perkaranja jang teroetama sakali jaani:
Gouverneur-Generaal memerentah tanah Hindia atas nama
Radja Belanda serta lima Toean Haad van Indie' membitjaara-
kan perobahan dan oendang², jang akan dititahkan oleh
Gouverneur-Generaal.
Gouverneur-Generaal berkoeasa akan memboeang orang,
jang mengharoekan orang negeri.
Djikalau orang dihoekoein oleh hakim Gouvernement akan<noinclude><ref>Pada sangka orang, jang faham dalam hikajat, Radja Djakarta boekan Radja jang bebas, melainkan taalock kapada Radja Banten.</ref></noinclude>
hckhht13uvorwtlvip33r1g37xoo3ef
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/21
104
114902
317809
2026-09-13T10:09:17Z
Eviandriani55
27623
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'Di poelau Bali sampai sakarang orang negeri menoeroet beberapa adat dan agama orang Hindoe. Arkian, maka sapeninggal Soeltan Tranggånå karadjaan Demak dibahagi oleh anaknja dan menantoenja, serta alat karadjaan Demak diperoleh Adipati Padjang (¹), Mas Karebet namanja. Adapoen segala radja itoe berbantah-bantahan: saorang hendak membinasakan saorang, sahingga Mas Karebet dapat mengoempoelkan hampir segala negeri, jang dahoeloe dibawah hoekoem Pa...
317809
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Eviandriani55" />{{rh||17|}}</noinclude>Di poelau Bali sampai sakarang orang negeri menoeroet beberapa adat dan agama orang Hindoe.
Arkian, maka sapeninggal Soeltan Tranggånå karadjaan Demak dibahagi oleh anaknja dan menantoenja, serta alat karadjaan Demak diperoleh Adipati Padjang (¹), Mas Karebet namanja. Adapoen segala radja itoe berbantah-bantahan: saorang hendak membinasakan saorang, sahingga Mas Karebet dapat mengoempoelkan hampir segala negeri, jang dahoeloe dibawah hoekoem Pangeran Tranggånå, maka Adipati Soerabaja poen menghantar oepeti kapada Mas Karebet, dan Soenan Giri mengelari dia Soeltan. Akan tetapi beberapa moelia dan besar sakalipoen karadjaan Soeltan Mas Karebet itoe, tiada djoega berapa lamanja hilang lenjap djoega.
Alkesah, maka adalah saorang kakasih Soeltan Mas Karebet, Kjahi Ageng Pamanahan namanja. Adapoen orang itoe memboenoeh Adipati Djipang dengan tipoe daja, sebab itoe dikaroeniai negeri Mataram (Djogja) oleh Soeltan. Pada masa itoe hampir
saloeroeh tanah Mataram hoetan rimba sadja; orang jang diam disitoe hanja 300 tjatjah (isi roemah). Maka Kjahi Ageng Pamanahan amat bidjaksana dan pandai; sebab itoe negeri Mataram bertambah-tambah ramai, tambahan lagi beberapa radja, jang sakalelingnja membawa dirinja kabawah hoekoem Radja Mataram.
Satelah Kjahi Ageng Pamanahan mangkat, maka ia digantikan dengan rila Soeltan Padjang oleh anaknja Mas Ngabehi Soetå Widjåjå.
Maka Soeltan Mas Karebet belas akan Soetå Widjåjå, dan mendjadikan dia panglima besar balatantera Padjang; sebab itoe Soetå Widjåjå dinamai djoega dalam hikajat Senåpati; jaitoe Senåpati-ing-ngalågå, ertinja panglima besar dalam perang. Akan tetapi Soetå Widjåjå tiada djoega poeas hatinja, maksoednja hendak membesarkan namanja dan meloeaskan negerinja. Satelah diboeatnja saboeah karaton dekat Pasar Gede (²), maka iapoen bertapa di goenoeng Kidoel serta
(¹) Bahagian sabelah oetara karesidenan Sålå.
(²) Sebab itoe iapoen dinamai djoega Ngabehi salor-ing-pasar ertinja Ngabehi disabelah oetara pasar.
Hikajat tanah Hindia.<noinclude></noinclude>
7yxg7dz60k483oc70ib3wrlrh141pit
317811
317809
2026-09-13T10:43:42Z
Eviandriani55
27623
/* Telah diuji baca */
317811
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Eviandriani55" />{{rh||17|}}</noinclude>Di poelau Bali sampai sakarang orang negeri menoeroet beberapa adat dan agama orang Hindoe.
Arkian, maka sapeninggal Soeltan Tranggånå karadjaan Demak dibahagi oleh anaknja dan menantoenja, serta alat karadjaan Demak diperoleh Adipati Padjang <ref>Bahagian sabelah oetara karesidenan Sålå.</ref>, Mas Karebet namanja. Adapoen segala radja itoe berbantah-bantahan: saorang hendak membinasakan saorang, sahingga Mas Karebet dapat mengoempoelkan hampir segala negeri, jang dahoeloe dibawah hoekoem Pangeran Tranggånå, maka Adipati Soerabaja poen menghantar oepeti kapada Mas Karebet, dan Soenan Giri mengelari dia Soeltan. Akan tetapi beberapa moelia dan besar sakalipoen karadjaan Soeltan Mas Karebet itoe, tiada djoega berapa lamanja hilang lenjap djoega.
Alkesah, maka adalah saorang kakasih Soeltan Mas Karebet, Kjahi Ageng Pamanahan namanja. Adapoen orang itoe memboenoeh Adipati Djipang dengan tipoe daja, sebab itoe dikaroeniai negeri Mataram (Djogja) oleh Soeltan. Pada masa itoe hampir
saloeroeh tanah Mataram hoetan rimba sadja; orang jang diam disitoe hanja 300 tjatjah (isi roemah). Maka Kjahi Ageng Pamanahan amat bidjaksana dan pandai; sebab itoe negeri Mataram bertambah-tambah ramai, tambahan lagi beberapa radja, jang sakalelingnja membawa dirinja kabawah hoekoem Radja Mataram.
Satelah Kjahi Ageng Pamanahan mangkat, maka ia digantikan dengan rila Soeltan Padjang oleh anaknja Mas Ngabehi Soetå Widjåjå.
Maka Soeltan Mas Karebet belas akan Soetå Widjåjå, dan mendjadikan dia panglima besar balatantera Padjang; sebab itoe Soetå Widjåjå dinamai djoega dalam hikajat Senåpati; jaitoe Senåpati-ing-ngalågå, ertinja panglima besar dalam perang. Akan tetapi Soetå Widjåjå tiada djoega poeas hatinja, maksoednja hendak membesarkan namanja dan meloeaskan negerinja. Satelah diboeatnja saboeah karaton dekat Pasar Gede <ref>Sebab itoe iapoen dinamai djoega Ngabehi salor-ing-pasar ertinja Ngabehi disabelah oetara pasar.
Hikajat tanah Hindia.</ref>, maka iapoen bertapa di goenoeng Kidoel serta<noinclude></noinclude>
e24sxbrhch028rgyfqcqwvv1yuoib3z
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/40
104
114903
317810
2026-09-13T10:32:08Z
Ufoufuunow
27591
/* Telah diuji baca */
317810
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Ufoufuunow" />{{rh||36|}}</noinclude>Hatta, maka sebab hal jang demikian itoe pemerentah Belanda mengoempoelkan persarikatan itoe samoeanja pada tahoen 1602.
Adapoen persarikatan jang besar itoe namanja Vereenigde Oost-Indische Compagnie, ertinja perkoempoelan persarikatan Hindia.
Maka persarikatan dianoegerai beberapa karoenia oleh pemerentah tanah Belanda; jang teroetama sakali jaani:
Kapal jang lain tiada boleh berlajar ka tanah Hindia, melainkan kapal Compagnie.
Compagnie koeasa berdjandji dan berperang dan berdamai dengan radja² di tanah Hindia, dan boleh mendirikan benteng.
Compagnie boleh mengangkat dan melepaskan orang, jang makan gadji pada Compagnie.
Sjahdan, sebab Compagnie diberi koeasa itoe, maka sabahagian labanja diserahkannja kapada negeri Belanda akan membalas karoenia jang tadi; tambahan lagi Compagnie berdjandji menoeloeng orang Belanda dalam perang.
Tiap² orang boleh memindjamkan oeang kapada Compagnie, demikianlah dikoempoelkan orang 6,5 djoeta roepiah. Maka jang memeliharakan Compagnie 17 orang; nama pangkat Toean itoe Bewindhebber.
Adapoen persarikatan itoe lama kalamaan amat besar koeasa-nja di tanah Hindia. Maskipoen Compagnie itoe soedah lama hilang, tetapi sampai sakarang Gouvernement (pemerentahan) Belanda dinamai djoega Koin pan i oleh orang Hindia.
Maka maksoed Kompani boekan menaaloekkan negeri², melainkan hendak berniaga sadja ; akan tetapi Kompani atjap kali maoe ta maoe mentjampoeri perkara negeri di tanah Hindia, sebab radja negeri itoe ada, jang bermoesoeh dengan Kompani, ada jang melanggar perdjandjian, ada jang merompak, ada jang menoeloeng moesoehnja.
Bermoela, maka angkatan, jang pertama-tama dilajarkan oleh Kompani, 11 boeah kapal dibawah perentah Admiraal Van Warwijk. Pelajaran itoe selamat: Toean Van Warwijk membeli saboeah lodji batoe di Banten dan di Gersik, dan<noinclude></noinclude>
qvpq3ely66c85b6r2567t82nnhqvq2a
Halaman:Hikajat Tanah Hindia.pdf/22
104
114904
317813
2026-09-13T11:31:29Z
Eviandriani55
27623
/* Telah diuji baca */
317813
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Eviandriani55" />{{rh||18|}}</noinclude>mengakoe dirinja soeami Njahi Lårå Kidoel <ref>Pada sangka orang Djawa Njahi Lårå Kidoel jaitoe dewi, jang mengoewasai pantai dan laoet sabelah selatan poelau Djawa.</ref>, kemoedian dari pada itoe dihimpoenkannja raajatnja, laloe ditaaloekkannja beberapa negeri.
Maka titah Soeltan Padjang tiada difadoelikannja dengan tiada mengingatkan kabadjikan toeannja; pada achirnja diperanginja dan dialahkannja Soeltan Mas Karebet, laloe Soeltan itoe ditawannja bersama-sama kaoem kaloearganja. Tiada lama antaranja, maka Baginda meninggal; chabar orang diratjoen, oleh Senåpati.
Sjahdan, maka Senåpati meradjakan Adipati di Demak, serta poetera Mas Karebet didjadikannja Adipati Djipang; akan tetapi tiada berapa lamanja kemoedian dari pada itoe, maka kadoea radja itoe berperangan, laloe Radja Padjang diboeang oleh Senåpati.
Satelah itoe, maka Senåpati mengambil alat karadjaan, sambil ia mengakoe dirinja Panembahan (Radja) Padjang.
Adapoon Radja² Djawa masgoel hatinja, sebab itoe marika itoe bertegoeh-tegoehan djandji hendak mengoesir Senåpati; maka Radja² itoe kalah; sahingga diakoenja dibawah perentah Panembahan.
Satelah itoe, maka Senåpati menaloekkan tanah Djawa sabelah barat sampai ka Tji-Taroem; akan tetapi pemerenta hannja tiada djoega dengan sentausa, sebab atjap kali radja² jang taaloek doerhaka kapada Jang-dipertoean. Maka tengah perang itoe Demak dan Padjang binasalah. Pada achirnja saloeroeh tanah Djawa mendjoendjoeng titah Panembahan Mataram, hanja Radja Banten dan Radja Blambangan jang bebas.
Arkian, maka pada 1601 mangkatlah Panembahan Soetå Widjåjå, laloe poeteranja jang boengsoe naik tachta karadjaan.
Adapoen Radja itoe bernama Mas Djolang, tetapi dalam hikajat tanah Djawa iapoen dinamai Sedå Krapjak, menoeroet nama negeri Krapjak, tempat ia meninggal (sedå).<noinclude></noinclude>
7dhj65rb78gwxojhwkirrcjpu0wberj
Pengguna:Hainisyaf
2
114905
317816
2026-09-13T11:56:33Z
Hainisyaf
25098
←Membuat halaman berisi '{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}'
317816
wikitext
text/x-wiki
{{Peserta WikiLatih|acara=WikiPerempuan|tgl=13 September 2026}}
sybbi3mg10qhnrn3lgdydpokenwzcyv