Wikisumber
idwikisource
https://id.wikisource.org/wiki/Halaman_Utama
MediaWiki 1.47.0-wmf.21
first-letter
Media
Istimewa
Pembicaraan
Pengguna
Pembicaraan Pengguna
Wikisumber
Pembicaraan Wikisumber
Berkas
Pembicaraan Berkas
MediaWiki
Pembicaraan MediaWiki
Templat
Pembicaraan Templat
Bantuan
Pembicaraan Bantuan
Kategori
Pembicaraan Kategori
Pengarang
Pembicaraan Pengarang
Indeks
Pembicaraan Indeks
Halaman
Pembicaraan Halaman
Portal
Pembicaraan Portal
TimedText
TimedText talk
Modul
Pembicaraan Modul
Acara
Pembicaraan Acara
Halaman:Rimba-Rimba.pdf/189
104
43990
319322
128436
2026-09-27T17:10:48Z
~2026-51936-31
27710
AAAF
319322
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Quraeni" />{{c|''Rimba-Rimba''}}</noinclude>'''{{r|'''PASUKAN BENI TERJEBAK'''}}
Beni memberi perintah agar anak buahnya segera cepat. Kemudian dia menggerakkan batu yang menyumbat mulut goa itu, masuk ke dalamnya. Tak lama
kemudian pasukan yang lain pun masuk.
Mereka terkejut. Namun misi yang ada di depan mata membuat mereka tak sempat lagi bertanya. Mereka scmua menggeledah ruangan goa itu. Kosong.
“Kosong?” Beni tersentak.
“Keparat.”
Tiba-tiba saja terdengar suara berderit dari pintu goa. Belum sempat menyadari apa yang terjadi mereka seperti mendengat sepuluh orang mendorong batu besar untuk menutup mulut goa itu. Hitam. Gelap. Mereka terkurung di dalamnya.
{{c|{{*|3}}}}<noinclude></noinclude>
3y2jti6t7l872jbg44qwqisrfhbl4hm
Halaman:Perahu Madura.pdf/43
104
71452
319315
205530
2026-09-27T15:42:43Z
Empat Tilda
13539
/* Tervalidasi */
319315
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Empat Tilda" /></noinclude>Perhatikan ukiran leng-alengan dan bentuk lokerannya. Sedang apa. bila kita lihat dari belakang, maka tampaknya sebagai berikut:
{{c|[[berkas:Jukung Pajangan Tampak Belakang.jpg|500px]]}}
'''{{c|Gambar 22}}'''
Pada bagian belakang atau gubid ini terletak lenggi jukong. Pajangan yang khas, yang bentuknya sebagai gambar: 23. Pada gambar tersebut tampaknya sebagai mulut yang menganga dengan ukiran terawangan.
Lenggi ini dapat dibongkar pasang, sedang dalam foto nomor 2 dibelakang menunjukkan lenggi tersebut diambil dari Salopeng dan Legung. Bentuk lenggi ini pada jaman kuno bermacam-macam , dibelakang ada contoh-contoh gambamya.
Pada paruh leng-alengan kadang-kadang dipergunakan untuk tempat lampu atau tiang bendera, yangjelasnya dalam gambar ini.
'''{{c|Gambar 23}}'''<noinclude>{{rh|38}}</noinclude>
qwlfudv84t10e4ak4e5t0sz02qjh210
319316
319315
2026-09-27T15:45:11Z
Empat Tilda
13539
319316
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Empat Tilda" /></noinclude>Perhatikan ukiran leng-alengan dan bentuk lokerannya. Sedang apa. bila kita lihat dari belakang, maka tampaknya sebagai berikut:
{{c|[[berkas:Jukung Pajangan Tampak Belakang.jpg|500px]]}}
'''{{c|Gambar 22}}'''
Pada bagian belakang atau gubid ini terletak lenggi jukong. Pajangan yang khas, yang bentuknya sebagai gambar: 23. Pada gambar tersebut tampaknya sebagai mulut yang menganga dengan ukiran terawangan.
Lenggi ini dapat dibongkar pasang, sedang dalam foto nomor 2 dibelakang menunjukkan lenggi tersebut diambil dari Salopeng dan Legung. Bentuk lenggi ini pada jaman kuno bermacam-macam, dibelakang ada contoh-contoh gambarnya.
Pada paruh leng-alengan kadang-kadang dipergunakan untuk tempat lampu atau tiang bendera, yangjelasnya dalam gambar ini.
{{c|[[berkas:Lenggi 1.jpg|500px]]}}
'''{{c|Gambar 23}}'''<noinclude>{{rh|38}}</noinclude>
o2btp6nw20rc1vneyoi2h5jlewqs65f
Halaman:Perahu Madura.pdf/44
104
71483
319317
205533
2026-09-27T15:57:10Z
Empat Tilda
13539
/* Tervalidasi */
319317
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Empat Tilda" /></noinclude>{{c|[[berkas:Lenggi 2.jpg|500px]]}}
'''{{c|Gambar 24}}'''
Bentuk "leng-alengan" tersebut keseluruhannya sebagai gambar 25a.
Lihat pulalah ukiran bagian ekornya yang digambar tersendiri. (Gbr. 25b)
{{c|[[berkas:Ukiran Leng-alengan.jpg|250px]]}}
'''{{c|Gambar 25b}}'''
{{c|[[berkas:Ukiran Leng-alengan 2.jpg|500px]]}}
'''{{c|Gambar 25a}}'''
Bagian belakang pada bagian penting lainnya yang disebut pordapor atau padaporan, sebagiannya seperti gambar berikut :<noinclude>{{rh|||39}}</noinclude>
j5nrldtyplrcd4anayelq0yjsxiyzri
Halaman:Perahu Madura.pdf/45
104
71484
319318
205535
2026-09-27T16:04:45Z
Empat Tilda
13539
/* Tervalidasi */
319318
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Empat Tilda" /></noinclude>{{c|[[berkas:Pordaporan.jpg|500px]]}}
'''{{c|Gambar 26}}'''
Gambar-gambar diatas untuk mendapatkan gambaran menyeluruh, sehingga gambar jukong Pajangan ini secara utuh dapat terbayangkan, yang gambaran penulis sertakan dihalaman berikut (Gbr: 27).
Untuk penjelasan bagian-bagian perahu pajangan ini beserta gambargambamya seperti bagian por-dapor, bagian tubuh dalam pancer dayung, ceddi' serta sakangan, akan dijelaskan pada nama-nama bagian perahu dalam Bab IV nanti. Demikian pula un tuk penjelasan tiap jenis perahu nama bagian-bagiannya terdapat dalam bab IV.
Jukung Pajangan dibuat dari kayu "kokop" a tau "gindo", didatangkan dari daerah Banyuwangi. Kayu kokop dan gindo tahan air, bahkan walau telah lama dalam air laut, pada bagian tengahnya tetap tawar. Malah kadangkalajukung Pajangan ini dibuat di daerah Banyuwangi sendiri. Setelah selesai dikirim ke Salopeng. Di Salopeng, jukung tersebut "didandani" sehingga terjadilah jukung Pajangan. Dari Salopeng inilah kemudian dikirim ke Legung. bi Salopeng ataupun di Legung pulalah leng-alengannya serta ukiran lengginya dibuat. Di Salopeng setiap-hari, jukong Pajangan tidak memakai lenggi. Kecuali pada tiap hari raya atau hari rokatan , barulah lenggi dipasang. Lenggi dianggap barang berharga yang perlu disimpan. Di Legung masih banyak tukang ukir leng-alengan dan lenggi, antaranya yang terkenal: K. Karliya, K. Buraiya, K. Ridawi, K. Nurhatun. Pada umumnya tiap nelayan dapat membuat perahu . Gaya ukiran leng-alengan dan lenggi jukong Pajangan adalah "terawangan" , tidak ada yang "lapadan" ataupun "karangkangan".<noinclude>{{rh|40}}</noinclude>
fv2x9mzzj8si7fjm8rhod5lprxu0vac
319319
319318
2026-09-27T16:05:12Z
Empat Tilda
13539
319319
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Empat Tilda" /></noinclude>{{c|[[berkas:Pordaporan.jpg|250px]]}}
'''{{c|Gambar 26}}'''
Gambar-gambar diatas untuk mendapatkan gambaran menyeluruh, sehingga gambar jukong Pajangan ini secara utuh dapat terbayangkan, yang gambaran penulis sertakan dihalaman berikut (Gbr: 27).
Untuk penjelasan bagian-bagian perahu pajangan ini beserta gambargambamya seperti bagian por-dapor, bagian tubuh dalam pancer dayung, ceddi' serta sakangan, akan dijelaskan pada nama-nama bagian perahu dalam Bab IV nanti. Demikian pula un tuk penjelasan tiap jenis perahu nama bagian-bagiannya terdapat dalam bab IV.
Jukung Pajangan dibuat dari kayu "kokop" a tau "gindo", didatangkan dari daerah Banyuwangi. Kayu kokop dan gindo tahan air, bahkan walau telah lama dalam air laut, pada bagian tengahnya tetap tawar. Malah kadangkalajukung Pajangan ini dibuat di daerah Banyuwangi sendiri. Setelah selesai dikirim ke Salopeng. Di Salopeng, jukung tersebut "didandani" sehingga terjadilah jukung Pajangan. Dari Salopeng inilah kemudian dikirim ke Legung. bi Salopeng ataupun di Legung pulalah leng-alengannya serta ukiran lengginya dibuat. Di Salopeng setiap-hari, jukong Pajangan tidak memakai lenggi. Kecuali pada tiap hari raya atau hari rokatan , barulah lenggi dipasang. Lenggi dianggap barang berharga yang perlu disimpan. Di Legung masih banyak tukang ukir leng-alengan dan lenggi, antaranya yang terkenal: K. Karliya, K. Buraiya, K. Ridawi, K. Nurhatun. Pada umumnya tiap nelayan dapat membuat perahu . Gaya ukiran leng-alengan dan lenggi jukong Pajangan adalah "terawangan" , tidak ada yang "lapadan" ataupun "karangkangan".<noinclude>{{rh|40}}</noinclude>
p34kjbj323s9lbqg86fke5y603n5psb
Halaman:Perahu Madura.pdf/46
104
71485
319320
205536
2026-09-27T16:10:40Z
Empat Tilda
13539
/* Tervalidasi */
319320
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Empat Tilda" /></noinclude>{{c|[[berkas:Jukung Pajangan dari Salopeng.jpg|500px]]}}
'''{{c|Gambar 27. Jukung Pajangan darl Salopeng}}'''
Jukung Pajangan karena panjangnya mencapai hampir 15 M, lebar I M dan tinggi 1½ M, maka muatannya cukup banyak. Awak jukungnya saja lima orang, terdiri dari seorang pemegang kemudi atau pancer, empat orang lainnya sebagai pendayung. Karena jukung ini sekarang dianggap kurang praktis karena berat, banyak tidak dipakai lagi. Selain berlayarnya memakan waktu berhari-hari, beayanya juga cukup tinggi, pada hal hasil ikannya tidak selalu mujur. Pembuat jukung di Salopeng yang mashur adalah Pak Mudarin alias Suyami dan Pak Mirugi.
2. JUKUNG GAMBRINGAN
Jukung Gambringan ini sebetulnya jukung biasa, yang kekhasannya terletak pada adanya lenggi yang tinggi, baik didepan maupun dibelakang. Sebagaimana jukung yang berkater pada kedua sisinya, jukung Gambringan ini memiliki kekhasan wama biru laut yang dominan dan hiasan bulatan berupa matahari ataupun bunga ditengah lengginya.
Jukung gambringan tidak banyak terdapat, tetapi di pulau Giligenting dan di pulau Sapudi kita dengan mudah mendapatnya. Panjangnya hanya antara 3 - 4 M.<noinclude>{{rh|||41}}</noinclude>
2w6nec5gyxm8vc6lqrca64h0qj5kx5d
Halaman:Perahu Madura.pdf/47
104
71486
319321
205537
2026-09-27T16:14:33Z
Empat Tilda
13539
/* Tervalidasi */
319321
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Empat Tilda" /></noinclude>Apabila kita perhatikan lengginya yang mencuat tingi, maka Gambringan ini memiliki kesamaan dengan perahu "Glate" di Tanjung, Bandaran. Oleh karena itu bila kita telusuri bahwa semua perahu asalnya berkater atau bersayap, maka Gambringan ini merupakan cakalbakal dari Eder dan Glate di Tanjung tersebut. Di Gili genting Gambringan disebut "Lajangan".
Jukung Gambringan pada umumnya dipergunakan untuk menangkap ikan dengan kail atau jaring. Oleh karena itu jukung ini biasa pula disebut dengan jukung "pancingan".
Dilihat cadiknya yang agak melengkung, jukung Gambringan kelihatannya menarik sekali, apalagi kalau layarnya telah dikembangkan. Gambarnya sebagai berikut : (Gbr: 28)
{{c|[[berkas:Jukung Gambringan dari Giligenting dan Sapudi.jpg|500px]]}}
{{c|Gambar 2 8. Jukung Gambringan dari Giligenting dan Sapudi}}
Di Tanjung Kebondadap Sumenep, jukung Gambringan dari Giligenting kadang-kadang berlabuh pula. Kadang-kadang bentuk lengginya agak melengkung kedalam sehingga menyerupai paruh burung betet. Bentuk kasarnya sebagai berikut :<noinclude>{{rh|42}}</noinclude>
dvwog0u96zebyasp24lxab1i5t6dkmw
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/5
104
111135
319382
309436
2026-09-28T02:39:50Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319382
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>:::::::''Kupersembahkan !''
<poem>
''Untuk ayah dan ibu yang kuhormati''
''Istriku Lilik Kirana Dewi yang kucintal''
''Puteri pertamaku Cendrayani''
''Putera keduaku Onny Dahana''
''dan teman2 Korps Kesenian Genta Budaya''
</poem>
<poem>
:::''Ulat sutera musim semi tak pernah lelah''
::''tetap memintal harapannya siang dan malam''
:::''musnahnya mereka tak menjadi soal apa-apa''
::::''karena bukankah cinta tak pernah lenyap?''
</poem><noinclude></noinclude>
30b54tv8ihgh3kgvpxsy5vnqfv1qyqu
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/3
104
114730
319380
317384
2026-09-28T02:38:25Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319380
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>{{c|<big>'''LIMA JAGOAN'''</big>}}
{{c|'''Tek Ceng Ngo Hauw Deng See'''<br>Di terjemahkan oleh: DYANA<br> {{sp|JILID KE 23}}}}
{{c|[[File:Lima Jagoan vol.24 (page 3 crop).jpg|200px|Lima Jagoan vol.24 (page 3 crop)]]}}
{{c|NOVEL SILAT<br>Ijin terbit No. Po: 1/12 260 Intel 54 / 0 74.<br>Tahun Akhir 1976}}<noinclude></noinclude>
pts5tiralnhbi9vz99491gn0k2y4hs1
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/4
104
114731
319381
317386
2026-09-28T02:38:46Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319381
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>Harta benda menghias rumah; laku bajik menghias diri; hati yang lapang membawa tubuh sehat.
{{r|(Thai Hak VI : 4}}
Mati hidup adalah firman, kaya mulia adalah pada Tuhan. Seorang Kuncu selalu bersikap sungguh sungguh, maka tiada kilaf.
{{r|(LUN GI XII : 4)}}
{{c|***************************}}<noinclude></noinclude>
23vablxq2fkr7a6wpmz26nymlibju3k
319389
319381
2026-09-28T02:56:15Z
Ships in the Starlight
20480
319389
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>Harta benda menghias rumah; laku bajik menghias diri; hati yang lapang membawa tubuh sehat.
{{r|(Thai Hak VI : 4}}
Mati hidup adalah firman, kaya mulia adalah pada Tuhan. Seorang Kuncu selalu bersikap sungguh sungguh, maka tiada kilaf.
{{r|(LUN GI XII : 4)}}
{{c|❈❈❈❈❈❈❈❈❈❈❈I❈❈❈❈❈❈❈❈❈❈}}<noinclude></noinclude>
l4ttutg9pzi7k2hb4a1i8mz1tk9syc2
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/14
104
114736
319383
317398
2026-09-28T02:43:07Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319383
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>— Loya, kebetulan sekali nio nio sedang(santai) Eng Eng. Nio nio mempersilahkan loya langsung mengunjunginya di paseban Ban hoa louw.
Kabar itu seperti juga tepatnya orang mencocokkan nomor lotre yang mengena, tiada terkatakan betapa sukacitanya si Dorna. Ia bergegas menuju kepaseban Ban hoa louw.
Bang kui hui berdiri di ambang pinta menantikan sang ayah. Dalam hati selir raja Song jia — cong itu berpikir . . .
Entah ada keperluan apa tia tia ( ayah ) datang mengunjungiku? Kalan tak urusan penting tidak nanti tia tia datang kemari . . ?
Usia tia tia sudah cukup tua, akan tetapi masih usil juga beliau dengan urusan orang lain . . aihh.
Tiada antara lama Bang hongpun sudah tiba dipaseban Selaksa bunga. Ia per lahan2 memanjat undak2an dan menaiki tangga loteng.
Bang kui hui dengan penuh perhatian mengawasi Sang ayah.
Ongji, sudah lamakah kau berdiri disitu {{hws|menan|menantikan}}<noinclude>{{rh|14}}</noinclude>
68lt7o3r8am8u6sujx4nuyeef3x4eg0
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/15
104
114737
319384
317401
2026-09-28T02:45:18Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319384
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>{{hwe|menan|menantikan}} Entia (ayah) ?
Menegur Durna Bang hong kepada putrinya sambil tertawa gembira.
Bang kui hui lalu menjalankan penghormatan kepada bapak. Meskipun ia sudah menjadi selir raja, akan tetapi terhadap orang tua yg mengadakannya mau tak mau harus menghormat dan ngajeni.
— Tia tia baik baik saja ? Bertanya Kui hui setelah selesai menjalankan penghormatan.
Bang hong tidak menjawab, ia hanya mengangguk kan kepala sambil menghempaskan tubuhnya yg kurus ceking kesebuah sofa.
— Bujin juga baik baik saja bukan ?
— Ya. ibumu juga sehat<sup>2</sup>. . .
— Ada keperluan apakah tia tia datang kemari?
Bang hong tidak segera menjawab. ia melibat kesegala penjuru seperti seorang resersi yg mencari jejak penjahat.
Beberapa saat kemudian barulah ia bersikap agak tenang, namun tak juga memberi jawaban, hanya<noinclude>{{rh|||15}}</noinclude>
qf2ut0l4kw8anngihwy1x7mikwf9mhl
319385
319384
2026-09-28T02:45:42Z
Ships in the Starlight
20480
319385
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>{{hwe|tikan|menantikan}} Entia (ayah) ?
Menegur Durna Bang hong kepada putrinya sambil tertawa gembira.
Bang kui hui lalu menjalankan penghormatan kepada bapak. Meskipun ia sudah menjadi selir raja, akan tetapi terhadap orang tua yg mengadakannya mau tak mau harus menghormat dan ngajeni.
— Tia tia baik baik saja ? Bertanya Kui hui setelah selesai menjalankan penghormatan.
Bang hong tidak menjawab, ia hanya mengangguk kan kepala sambil menghempaskan tubuhnya yg kurus ceking kesebuah sofa.
— Bujin juga baik baik saja bukan ?
— Ya. ibumu juga sehat<sup>2</sup>. . .
— Ada keperluan apakah tia tia datang kemari?
Bang hong tidak segera menjawab. ia melibat kesegala penjuru seperti seorang resersi yg mencari jejak penjahat.
Beberapa saat kemudian barulah ia bersikap agak tenang, namun tak juga memberi jawaban, hanya<noinclude>{{rh|||15}}</noinclude>
ouw0gxbawj3l48991nn9sv8yx8tkfva
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/16
104
114738
319386
317404
2026-09-28T02:48:05Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319386
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>hanya menarik napas dalam?
— Tia, ada urusan apakah entia datang kemari?
Menanya pula Bang kui hui kepada ayahnya. Bang hong dengan perlahan lahan mengangkat mukanya dan menatap wajah sang putri dengan penuh duka.
Namun masih juga ia tak memberikan jawaban.
— Mengapa tia nampaknya begitu berduka? Kesulitan apakah yang tia hadapi?
Setelah menarik napas dalam ber ulang² barulah Durna Bang hong membuka mulut.
— Aih tidak lain adalah perkara Tek ceng.. Dengan panjang lebar menteri Durna itu membeberkan tentang datangnya utusan dari negeri see lauw yang telah mengungkapkan Cin cu liat hwee kie yang dibawa oleh Tek ceng itu adalah palsu.
Pada akhir penuturannya Bang hong meminta kepada putrinya supaya suka membantu usahanya untuk membalas dendam kepada Tek ceng.
— Asal pusaka Cincu liat hwee kie itu ada yang mau dan berani mengungkapkannya, maka baginda pastilah akan amat marah.<noinclude>{{rh|16}}</noinclude>
h8vt08fgxgp1kssgtqee90rxbqowmtf
319391
319386
2026-09-28T02:59:55Z
Ships in the Starlight
20480
319391
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>hanya menarik napas dalam?
— Tia, ada urusan apakah entia datang kemari?
Menanya pula Bang kui hui kepada ayahnya. Bang hong dengan perlahan lahan mengangkat mukanya dan menatap wajah sang putri dengan penuh duka.<br>Namun masih juga ia tak memberikan jawaban.
— Mengapa tia nampaknya begitu berduka? Kesulitan apakah yang tia hadapi? <br>Setelah menarik napas dalam ber ulang² barulah Durna Bang hong membuka mulut.
— Aih tidak lain adalah perkara Tek ceng.. Dengan panjang lebar menteri Durna itu membeberkan tentang datangnya utusan dari negeri see lauw yang telah mengungkapkan Cin cu liat hwee kie yang dibawa oleh Tek ceng itu adalah palsu.
Pada akhir penuturannya Bang hong meminta kepada putrinya supaya suka membantu usahanya untuk membalas dendam kepada Tek ceng.
— Asal pusaka Cincu liat hwee kie itu ada yang mau dan berani mengungkapkannya, maka baginda pastilah akan amat marah.<noinclude>{{rh|16}}</noinclude>
bej0ykf4uoy8htdeuces2u21edhlin9
319392
319391
2026-09-28T03:00:14Z
Ships in the Starlight
20480
319392
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>hanya menarik napas dalam?
— Tia, ada urusan apakah entia datang kemari?<br>Menanya pula Bang kui hui kepada ayahnya. Bang hong dengan perlahan lahan mengangkat mukanya dan menatap wajah sang putri dengan penuh duka.<br>Namun masih juga ia tak memberikan jawaban.
— Mengapa tia nampaknya begitu berduka? Kesulitan apakah yang tia hadapi? <br>Setelah menarik napas dalam ber ulang² barulah Durna Bang hong membuka mulut.
— Aih tidak lain adalah perkara Tek ceng.. Dengan panjang lebar menteri Durna itu membeberkan tentang datangnya utusan dari negeri see lauw yang telah mengungkapkan Cin cu liat hwee kie yang dibawa oleh Tek ceng itu adalah palsu.
Pada akhir penuturannya Bang hong meminta kepada putrinya supaya suka membantu usahanya untuk membalas dendam kepada Tek ceng.
— Asal pusaka Cincu liat hwee kie itu ada yang mau dan berani mengungkapkannya, maka baginda pastilah akan amat marah.<noinclude>{{rh|16}}</noinclude>
duzdhrg1jl439bd93u04njzz074xquy
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/17
104
114815
319387
317622
2026-09-28T02:50:15Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319387
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>Tidak perduli Tek ceng banyak konglo, niscaya ia tak akan terluput dari hukuman mati.
Mendengar penuturan sang bapak, Bang kui hui dengan muka sedih menggeleng gelengkan kepala.
— Tia tia sudah cukup tua, kumis, jenggot, rambut bahkan alis semuanya telah memutih. Oleh karena itu liji sangat mengharapkan tia dapat menikmati penghidupan di hari² tua ini dengan aman tenang, tenteram dan damai.
Mengapa entia usil dan banyak ikut campur urusan orang lain? Hapuskanlah pemikiran yang kurang benar itu, lebih baik entia hidup dengan tenang dan aman tanpa mengurusi urusan orang lain.
Alangkah sakitnya hati simenteri Durna itu demi mendengar kata² sang putri. Tak ia sangka semuanya sependapat dengan istri dan putranya (Bang hui houw). Melarang ia untuk banyak urusan yg akibatnya bisa mencelakakan jiwa sendiri.
Akan tetapi dasar menteri bejat yang bermoral rendah.
Bagaimanapun Bang hong tetap ngeyel dan mundur Isin.<noinclude>{{rh|||17}}</noinclude>
be27abjz6i3493gbudynmdq45ud74hw
319393
319387
2026-09-28T03:00:45Z
Ships in the Starlight
20480
319393
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>Tidak perduli Tek ceng banyak konglo, niscaya ia tak akan terluput dari hukuman mati.
Mendengar penuturan sang bapak, Bang kui hui dengan muka sedih menggeleng gelengkan kepala.
— Tia tia sudah cukup tua, kumis, jenggot, rambut bahkan alis semuanya telah memutih. Oleh karena itu liji sangat mengharapkan tia dapat menikmati penghidupan di hari² tua ini dengan aman tenang, tenteram dan damai.
Mengapa entia usil dan banyak ikut campur urusan orang lain? Hapuskanlah pemikiran yang kurang benar itu, lebih baik entia hidup dengan tenang dan aman tanpa mengurusi urusan orang lain.
Alangkah sakitnya hati simenteri Durna itu demi mendengar kata² sang putri. Tak ia sangka semuanya sependapat dengan istri dan putranya (Bang hui houw). Melarang ia untuk banyak urusan yg akibatnya bisa mencelakakan jiwa sendiri.<br>Akan tetapi dasar menteri bejat yang bermoral rendah.
Bagaimanapun Bang hong tetap ngeyel dan mundur Isin.<noinclude>{{rh|||17}}</noinclude>
rfxgj3fg17cr7e1l9m7vl07ffjvt9h9
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/21
104
115096
319388
318425
2026-09-28T02:55:08Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319388
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>Akan tetapi sebagai seorang anak, apabila tidak membantu bapaknya nanti akan dikatakan kurang ajar, tidak hormat, kurang berbakti dan sebagainya. Oleh karena itu seberapa bisa liji akan membantu tia tia. Silahkan tia tia pulang dan legakan hati tia tia!
Demi mendengar kata-kata yang terakhir dari putrinya seketika buyarlah wajah sial yang kucel dari menteri Durna itu. Bang hong memaksakan
untuk bersenyum dan sesudah memanggutkan kepala, iapun berlalu.
Kebiri Teng kay kim dengan hormat membukakan pintu dan menghantar Bang hong sampai diluar pagar.
Selanjutnya Bang hong lalu naik kedalam tandunya dan kembali kegedungnya.<br>Sèpanjang jalan ia senyum senyum sendiri mirip orang yang kurang waras otaknya - - -
— Haaa - - anjing Tèk ceng, anjing Tek ceng kali ini kau tak akan terluput dari kematianmu!
{{c|❈ ooOoo ❈}}<noinclude>{{rh|||21}}</noinclude>
qhjhkujlc6dnm7hjw5dvt48lnav99gg
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/22
104
115097
319390
318426
2026-09-28T02:58:48Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319390
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>Waktu berjalan terus tanpa mengindahkan apapun yg terjadi dipermukaan bumi ini.
Siang telah berganti dengan malam. Waktu itu selir Bang kui hui sore2 sudah mempersiapkan hidangan hidangan serta arak wangi untuk menyambut kunjungan baginda.
Tiada antara lama dayang2 bermunculan dan memberikan laporan bahwa bansweya telah datang. Bang kui hui merapikan pakaian serta dandanannya, kemudian ia bersama pelayan2nya keluar menyambut.
Di kaki tangga loteng Bang kui hui bersama pelayan pelayan menyambut kedatangan baginda dengan berlutut.
— Banswe, banswe, ban ban swe!
— Ya hiance bangunlah! Marilah menemani tim bercakap cakap sambil menikmati indahnya malam di ruang Ban hoa louw !<br>Bang kui hui berbangkit dan memimpin baginda menaiki tangga loteng.
Setelah baginda dan Bang kui hui duduk, dayang2 pun lalu mengundurkan diri.<br>Dengan lembut, open sekali Bang kui hui {{hws|mela|melayani}}<noinclude>{{rh|22}}</noinclude>
8rn0vky1nhha8a4wgstfrkjtl6k2e9k
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/23
104
115098
319394
318427
2026-09-28T03:05:09Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319394
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>{{hwe|yani|melayani}} baginda.
Raja dan selir kesayangannya itu makan minum sambil bercakap cakap dengan asoooy.
— Pihe sering hamba berpikir sesungguhnya hamba mirip dengan ayam sedangkan baginda adalah burung phonix ( Hong ).
Kurang serasilah seekor ayam hidup dengan burung Hong oleh karena itu hamba selalu berkhawatir. akan mampukah hamba memikul beban rejeki yg sedemikian besar?
Baginda Song jin cong tertawa demi mendengar kata kata selirnya yg hot itu.
— Ah, mengapa hiance berkata demikian? - Tim dan biance sama sama saling mencinta. Cinta adalah tidak pandang bulu, mengapa hiance mengatakan hiance dari golongan ayam dan tim dari golongan phonix?
Bang kui hui memang lihay sekali, ia tidak langsung membicarakan Cincu liat hwee kie, akan tetapi diulur ulur, memutar mutar dulu barulah pada kesempatan yg bagus nanti membujuk baginda.
Setelah mengisikan pula cawan baginda yang {{hws|ko|kosong}}<noinclude>{{rh|||23}}</noinclude>
6j92elc1fxel9h2d8n10hf8k469y7sj
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/24
104
115099
319395
318428
2026-09-28T03:06:37Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319395
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>{{hwe|song|kosong}} terdengar Bang kui hui menyambut pula kata katanya.
— Pihe, sekarang negeri dalam keadaan aman, tenteram dan damai, rakyat menikmati hidup sehari2 dengan gairah dan bersuka ria, tentunya pihe juga merasa sangat bergembira. Inilah rejeki pihe yg besar.
— Ya semenjak negeri See liauw dapat kita tundukkan, rasa2nya tak akan ada lagi negeri2 tetangga yg berani membrontak. Menjawab baginda dengan gembira.<br>Tanpa disangka sangka baginda telah me-nyebut2 tentang negeri Seeliauw. bukan alang kepalang suka cita Bang kui hui.<br>Akan tetapi ia masih memutar mutar dulu untuk menghilangkan kecurigaan baginda.
— Bansweya, jadi beberapa waktu berselang negeri kita telah mengadakan peperangan dengan negeri See lauw ?<br>Ber pura2 menanya selir yg genit dan pintar itu.
— Ya, akan tetapi dalam waktu yg singkat Seeliauw telah dapat kita tundukkan, Negeri itu kini merupakan negeri taklukan.
— Menurut penilaian baginda, panglima siapakah dinegeri kita ini yg paling gagah perkasa ?<noinclude>{{rh|24}}</noinclude>
2797vcb0d80i3o8afwbwjhtyyw8v6ue
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/25
104
115100
319396
318429
2026-09-28T03:08:07Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319396
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>— Almarhum jenderal YO CONG POO.
— Sesudah Yo goanswe gugur, siapakah panglima paling gagah ?
— YO GOUW LIONG. Menjawab baginda tegas.
— Akan tetapi sayang - - menyambung pula baginda dengan suara lemah.
— Yo gouw long tidak mau memangku jabatan dan jemu dengan peperangan. Ia tak sampai hati melihat prajurit2 gugur, terluka dsb di medan peperangan.<br>Akhirnya Yo gouw long mengajukan surat permohonan berhenti. ia lebih suka hidup dipegunungan menjadi tabib yg soleh.
— Oh sayang, sayang - - seorang yg kuat, gagah dan lihay seperti Yo gouw long enggan memangku jabatan. Ia malahan lebih suka hidup sebagai hweesio. Negeri kita boleh dibilang kehilangan sebuah tiang yg kokoh kuat dan dapat menyangga tegaknya kerajaan kita.
— Apa yg hiance katakan tidak salah! Menimbrung baginda dengan spontan.
— Dengan kepergian Yo Go long maka gedung<noinclude>{{rh|||25}}</noinclude>
7mh5f9jnx0b3b49w2mgus5wlnvr64a3
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/26
104
115157
319397
318512
2026-09-28T03:10:31Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319397
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>Bulinhu (gedung yg dihuni oleh para panglim perang) menjadi kosong.
Memang masih ada keturunan Yo goanswe, namanya YO BUN KONG, akan tetapi masih kecil, umurnya baru 6 tahun.
Ia belum mengerti apa² tentang gisiaaw, ketentaraan dan ilmu peperangan.
— Ya sangat disanyangkan {{...|4}}<br>Raja dan selir itu meneguk arak masing² dan melanjutkan pula percakapan mereka
— Jasa² Yo goanswe sangat besar, meskipun beliau sudah tiada, layak apabila bansweya menaikkan pula pangkatnya.<br>Baginda berjingkrak kegirangan mendengar usul sang selir.
— Kata² hiance betul, tim sudah lama memikirken akal hal itu.
Baiklah, akan tim pilihkan hari yang baik untuk menaikkan pangkat Yo goanswe secara ANUMERTA.
— Keluarga yang ditinggalkanpun harus ditambah tunjangannya.
— Ya, ya, tim juga sudah lama memikirkannya<noinclude>{{rh|26}}</noinclude>
pm3sp1iz729g73uhkcjylo1xt6cerm1
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/27
104
115158
319398
318514
2026-09-28T03:26:36Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319398
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>— Hiance usul-usulmu dapat tim terima, sungguh engkau seorang perempuan yang luas pengetahuanmu dan bijaksana.
Baginda merasa sangat girang sekali mendengar usul-usul selirnya yang denok moblong moblong itu.
Beberapa saat kemudian kembali Bang kui hui mengajukan pertanyaan.
— Bansweya, setelah Bu lin hu tak terdapat lagi panglima perang yang gagah perkasa, siapakah kini Tay ciang nomor satu ?
Dengan spontan baginda Song jin cong menjawab.
— Tek ceng! Bersama sama lima saudara angkatnya yang tergabung dalam kesatuan Ngo houw ciang. Tek ceng dapat bekerja dengan kompak sehingga setiap keluar ke mèdan peperangan selalu memperoleh kemenangan yang gemilang.<br>Tek cenglah panglima nomor satu yang tiada bandingan. Jasa jasanya sangat besar sehingga boleh tim katakan. Tek ceng adalah Tiang soko guru dari kerajaan Tay Song tiauw dijaman kini.
— Oo jadi raja muda Peng see ong Tek ceng<noinclude>{{rh|||27}}</noinclude>
mlvy9fjfwry8eqmqpxgdyvcn7e7y7u4
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/28
104
115159
319401
318516
2026-09-28T03:57:18Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319401
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>inilah Tay ciang nomor satu ?
― Tidak salah 1 Bahkan dalam menundukkan negeri Seliauw, Tek ceng berhasil pula membawa pulang pusaka negeri itu yang di sebut CIN CIU LIAT HWEE KIE<br>Di sebut²nya pusaka pelindung negeri See liauw merupakan kesempatan yang sangat bagus bagi ― Bang kui hui.<br>Baginya inilah yang disebut: Pucuk dicita, ulam tiba!<br>Dengan berjingkrak Bang kui hui segera bertanya.
― Bansweya, sudah pernahkah Bansweya melihat rupa dari Cinciu liat hwee kie itu ?
― Ya, hampir semua pembesar Bun bu kho awan yang hadir diistana pada waktu Tek ceng ― memperlihatkan pusaka itu turut menyaksikan
Bagaimanakah bentuk dan rupanya bansweya ?
― Tak dapat disangkal lagi, Cincu liat hwee kie yang merupakan pusaka pelindung negeri See lauw itu benar² sangat indah, mempesonakan dan jarang bandingannya diatas dunia ini.
― Ah, sungguh sangat sayang, hanya hamba seorang sajalah yang belum pernah menyaksikan pusaka yang sangat termasyur {{...|3}}<noinclude>{{rh|28}}</noinclude>
7nreq9rj7pijbgbdtxq2rs1phbd7e46
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/22
104
115461
319350
319165
2026-09-28T00:22:34Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319350
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 22 -|}}</noinclude><center>
BOENGAHNJA PANGEMPANGAN DARAH.
II.
</center>
Sabelonnja kita menoetoerken apa jang ada ditjeritaken oleh djongosnja Lim Eng Djin, perloe kita misti kombali doeloe bebrapa tindakan aken djadi bisa mengadakan tjerita jang sampoerna. Dalam ini bagian ka doewa Pembatja aken adjar kenal dengan bebrapa banjak orang baroe, jang aken dapat djoega golongan dalam ini hikajat.
Waktoe itoelah baroe tanggal 10 April tahon 1831. dan di mana kota..... ada doedoek satoe millionair bangsa Amerika jang sedang melantjong ka Tiong Kok dengan senang di mana hotelnja. Yo gojang-gojang kakinja jang gemoek dan minoem satoe gelas anggoer jang mahal disertaken tjeroetoe jang berharga baik. Orang kaja ini Thomson namanja, dan baroe berselang satoe boelan datang dari Amerika.
Koetika dengan kapal api ija toeroen di Sjanghai, dan menginap di satoe hotel jang mahal, ija soedah dapat pandang Irene di mana tontonnan komedi opera Inggris, nona mana telah diawasi dengan mata tadjam oleh Thomson.
Memang djoega roepanja Thomson soesah orang poedjiken bagoes, sedang ija poenja nama melinken seperti pribasa bilang: „Ikan boesoek garam toetoep, manoesia boesoek oewang toetoep”.
Bagitoelah adanja dengan ini hartawan Amerika jang soedah djadi birahi keras pada itoe nona moeda jang ija belon kenal siapa adanja.
Boewat Thomson satoe millionair tantoe {{hws|de|dengan}}<noinclude></noinclude>
9kyznmdp57w0t76hjw129mvl4rcn95e
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/9
104
115517
319337
319151
2026-09-28T00:18:36Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319337
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 9 -|}}</noinclude>maksoednja djahat atawa baik. Poen ini ajah dan anak ada perhatiken segala soewara jang ija dengar, sedang bagitoe ijaorang bisa dengar tegas sekali, kerna kaki koedanja dengan sengadja ada diboengkoes dengan koelit jang sangat haloes, hingga djalannja ampir tida bersoewara sama sekali.
Perlahan-perlahan rimba ini jang tadinja tjoemah diterangi oleh sorot matahari dengan remang-remang moelai djadi terang, sedang ampir satoe djam lamanja, jang ijaorang soedah berkandaran. Tida brapa lama poela ijaorang soedah sampe di satoe tampat jang sedikit lega, dimana itoe djalanan ada djadi sedikit lebar, dan dimana masih ada bekasnja satoe taboean jang aboenja masih panas. Dengan tjepat doewa pemboeroe toeroen dari koedanja, saraja memandang disakitirnja dengan sorot mata jang amat tadjam. Jaorang lepas koedanja, soepaja binatang ini bisa menjenangken diri dan melinjapken tjapenja, sasoedahnja itoe ijaorang doedoek dimana boemi, dengan lemparken satoe koelit mendjangan ketjil sebagi tikarnja.
„Ajahkoe”, demikianlah jang moeda moelai bersabda, „itoe bekas taboean jang aboenja masih panas dan masih boleh dipake soeloet sigaret ada menjataken jang kita dateng soedah kasep aken sampeken kita poenja maksoed, sedang akoe merasa kaloe boleh akoe maoe hantjoerken itoe<noinclude></noinclude>
1viy2sbv4hjwsb6nj84yzfqyi55j5iv
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/14
104
115518
319342
319152
2026-09-28T00:20:02Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319342
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 14 -|}}</noinclude>soesah aken diobah poelah. Irene satoe jang Kim Liong inginken, Irene satoe jang sekarang ada djadi Kim Liong ampoenja djiwa. Salainnja dari Irene boewat Kim Liong tida ada doenia, lebih tegas tida ada nona jang lebih manis dan eilok.
Dengan moeka koewatir iboenja soedah awasin Kim Liong ampoenja tingka lakoe, dan koetika sang iboe dengan manis melarang ija terlaloe sering koendjoengi Irene jang soedah roemadja poetri, Kim Liong soedah mendelik matanja, saraja menjaoet jang satoe anak moeda jang sopan tida oesah maloe ketemoeken satoe siotjia jang bagaimana djoega. Penjaoetan ini bagi iboenja soedah tjoekoep aken dapat taoe apa jang diinginken, dan hati iboe ini ada lebih hantjoer dari pada diiris dengan piso, kerna ija taoe jang anaknja tida taoe prihal ajahnja ampoenja waktoe moeda. Kenapa nasehatnja doeloe tida didengar?
Sang soewami mendengar istrinja ampoenja tjomelan, jang sekarang bahadja itoe soedah berbajang di hadepan boeloe mata, melinken toendoeki kapalanja, dengan apa ija mengakoe salahnja tida dari tadinja mendjaga djangan sampe kadjadian bagitoe roepa. Ya djandji jang saboleh-boleh ija maoe oeroes hal ini sampe djadi beres dan menoeloeng anaknja ampoenja peroentoengan, tetapi maski bagitoe ija belon taoe apa Tjioe Goat Nio bagitoelah namanja itoe nona ampoenja<noinclude></noinclude>
8z87vfgw5114ctrencanhl8nrh2uve3
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/19
104
115519
319347
319170
2026-09-28T00:21:17Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319347
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 19 -|}}</noinclude>ada kenal baik pada Irene jang mengirim barang itoe, dan pertjoemah sadja Goat Nio tjoba ingat dan doega namanja orang itoe. Tida satoe nama jang bisa tjotjok dengan hatinja.
Lim Eng Djin sendiri memang ija ada niat aken menoeloeng Goat Nio tapi koetika ija sendiri dapat taoe jang Goat Nio soedah ditoeloeng dengan rasia, oleh lain orang ija sendiri djadi bingoeng.
Ya bitjaraken hal ini pada istrinja, jalah Oeij Eng Lian, dan sakoetika itoe satoe mesam ketjoet ada menjoenging bibirnja ini njonja jang eilok sabagi bidadari. Ya mesam kerna soewaminja kena didjoestaken oleh itoe orang dan ija sedih kerna ija taoe itoe orang boekan lain dari pada anaknja sendiri jang soedah toeroeni adatnja sang ajah djoega.
„Itoe orang ada kaoe poenja darah“, saoet Eng Lian dengan sedih, „kerna kaoe saorang jang soeka toeloeng orang dengan rasia.“
Terkedjoet Eng Djin boekan kepalang, kerna baroe tadi ija dengar jang itoe siotjia Irene telah ditjoeri kawanan bangsat jang doerhaka atas titahnja satoe millionair bangsa Amerika jang ada tinggal dalam kota..... Sekarang tra boleh tida ija misti toeloeng poetranja jang berada dalam doewa roepa bahaja, maka sesoedahnja berdami dengan Eng Lian jang lantas berkoetjoeran ajer mata, pada satoe soreh Lim Eng Djin peloek istrinja boewat pengabisan, dan {{hws|ter|teranter}}<noinclude></noinclude>
giwrh2ghr251w3uuwlks68qdl0ukci8
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/4
104
115520
319331
319154
2026-09-28T00:16:52Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319331
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 4 -|}}</noinclude>
ada moelai bersorot matahari dengan membikin sela-sela pagoenoengan itoe djadi berwarna merah moeda, pemandangan mana ada sangat bagoes. Bilang riboe boeroeng-boeroeng ada menjandji aken menjamboet datangnja penerang doenia dengan hati goembira, sedang ampir di segala tampat moelai doenia hidoep dan rame kombali.
Kaloe dilihat sorotnja matahari jang belon terbit, dan menimbangi jang di moesin Mei sering-sering lebih lekas terbitnja siang dari pada malam, sakoetika itoe kita boleh doega djam ampat pagi.
Dimana sela satoe rimba jang besar, berwatas pada satoe pagoenoengan jang pandjang lebar ada terikat doewa koedah dimana papoehoenan besar, tapi ikatannja binatang itoe tjoemah kendor sadja, agar ijaorang bisa bersenang makan roempoet jang masih penoeh dengan emboen. Pekeannja koeda-koeda ini ada mengoetaraken jang madjikannja orang hartawan besar, kerna saloeroeh sela-sela ampoenja pinggiran ada tertaboer dengan emas, sedang laken jang diboewat gegandjal di bagian peroetnja itoe binatang ada berharga mahal sekali. Toetoepan matanja itoe koeda ada tertaboer djoega dengan emas sedang leidselnja ada terboewat dari koelit jang moelja sekali.
Pakean koeda ini ada boewatan Inggris, sedang di mana pinggiran taboeran emasnja jang pranti menoetoepi matanja ada teroekir dengan manis<noinclude></noinclude>
kg21mbkvxihk7bfpqyo1zag51rc0cd0
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/20
104
115521
319348
319155
2026-09-28T00:21:32Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319348
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 20 -|}}</noinclude>{{hwe|anter|teranter}} oleh poetranja disertaken poela satoe boedjang jang satia, laloe ija brangkat ka djoeroesan wetan, dimana Pembatja soedah temoeken perdjalanannja, sedang ijaorang berada dalam rimba jang lebat.
Tadinja Lim Eng Djin niat mengirim sadja satoe detective jang pande aken menjoesoel itoe nona, tapi anaknja ampoenja hati jang semingkin keras marahnja soedah paksa ija sendiri menganter poetranja menjoesoel satoe katjintaan, jang belon taoe dirinja ditjintaken.
Djoestroe sampe di bagian tadi, sang ajah soedah mendjerit perlahan, maka dengan hati jang amat panas, Kim Liong soedah menghampirken ajahnja. Lagi-lagi ija menjesal, kerna ajahnja ampoenja bertriak ija pandang tida berharga sapeser boeta.
„Lihatlah anak,” kata lagi Eng Djin, „ini ada tapak kaki jang ketjil, jang masih baroe. Tida boleh salah lagi tapak kakinja Irene jang kaoe tjari.”
„Tatapi soedah tjilaka”, kata Kim Liong dengan mengelah napas.
Sang ajah gojangken kapalanja. Melinken satoe benda jang bisa toeloeng anaknja, jalah katantoean jang Irene bakalan ditoeloeng dengan tida bertjeda satoe apa. Dengan lagi sekali mengawasi sakitarnja, Lim Eng Djin laloe masoeki djarinja ka<noinclude>{{rh||20|}}</noinclude>
b91zjhg9vte43twyr0l4seh8od6fdp4
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/15
104
115522
319343
319156
2026-09-28T00:20:17Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319343
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 15 -|}}</noinclude>iboe nanti soedi trima ini permintaan, kaloe Tjioe Goat Nio ada ingat pada hal jang doeloe telah terdjadi. Hatinja sang ajah djadi amat bingoeng, kerna ija koewatir jang anaknja ampoenja peroentoengan nanti djadi moesna sama sekali, sedang bagitoe ija tida mempoenjai lain anak lagi dari Lim Kim Liong satoe.
Pada satoe hari, sedang tjoewatja oedara ada gelap, sang ajah jang di kota Sjanghai ada terkenal sabagi bankier jang paling kaja, soedah brangkat ka roemahnja djanda Tjioe Goat Nio jang soewaminja baroe-baroe ini meninggal doenia aken membitjaraken anaknja ampoenja peroentoengan, tetapi ija djadi amat bengong, koetika dapatken roemah itoe seperti kosong dan temoeken itoe djanda sedang loepa orang dimana kamar. Dengan sabar ini bankier menoenggoe sedarnja, dan diam mengawasi itoe njonja jang oemoernja soedah ampat poeloeh tapi roepanja masih sadja elok dan tjantik. Roepa-roepa ingatan di waktoe doeloe ada timboel poela di pikirannja ini bankier, dan ija diam sabagi toenggoel hingga Tjioe Goat Nio sedar.
Matanja ini njonja djanda moeda jang merah dan bengkak ada menjataken jang ija baroe habis menangis lama, sedang badjoenja jang basa ada membri tanda jang ija telah toempahken banjak ajer mata.
Dengan masih saparoh bengong ija awasi {{hws|teta|tetamoe}}<noinclude></noinclude>
n8x8l89og72u6nwleehc98sfurt6wfp
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/10
104
115523
319338
319157
2026-09-28T00:18:52Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319338
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 10 -|}}</noinclude>kawanan doerhaka jang telah rampas akoe poenja djiwa jang akoe paling tjinta."
Sang ajah tida menjaoet, hanja kerangi alisnja, dan memandang ka boemi dimana masih ternjata tegas jang baroe tadi sadja ada koeda banjak meliwati di sitoe. Ya dapatken djoega satoe potong koelit binatang jang masih segar, hingga ija bisa taoe jang disitoelah itoe kawanan soedah dahar pagi, komoedian dari pada papoehoenan ampoenja batang-batang jang letjet sana sini, sang ajah djadi taoe bahoewa sedikitnja djoega misti ada lima senapan jang telah disenderi ka sitoe, dan orang jang senderken sendjata ada berlakoe kasar sekali. Ya awasi djoega terlapakan kaki jang bertjitak dimana boemi jang masih basa dari pada emboen dan dapatken bebrapa banjak kaki jang lebar. Pendapatan ini tida menjenangken pada ini pemboeroe, maka ija berlaloe sedikit ka roengkoen jang njata ada bekas orang diam, kerna roempoet-roempoet ada sedikit rebah matjamnja. Dengan mata jang lebih tadjam dari biasa ija mengoesoet dan satoe triakan perlahan ada mengoetaraken jang ija telah dapat apa jang ija harap.
Dengan sorot mata jang poetoes pengharapan sang anak awasi tingka ajahnja, tatapi koetika ija dengar ajahnja bertriak perlahan matanja djadi bersorot kombali, dan ija lantas bangoen aken dapat itoe artinja itoe triakan perlahan.<noinclude></noinclude>
fadfergue0xjduldju6w0efl0odazld
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/5
104
115524
319332
319158
2026-09-28T00:17:12Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319332
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 5 -|}}</noinclude>
bebrapa letter jang menjataken namanja orang jang telah bikin itoe barang jang mahal.
Poen tingka lakoenja itoe doewa binatang soedah tjoekoep aken kasih kenal siapa toewannja, sedang sorot matanja ada mendelik awasin satoe koeda lain jang dandannja tida bagitoe perlente sabagi ini doewa. Koeda jang katiga ini oepama mengarti jang madjikannja ada lebih bawah dari jang doewa, laloe toendoek dan berpisah semingkin djaoeh agar djangan dibikin maloe oleh doewa jang lain.
Berselang brapa lamanja koeda-koeda ini bermakan roempoet, koetika tiga-tiganja laloe angkat kapalanja dan bernapas dengan keras oepama menjataken kagirangannja. Papoehoenan jang tadinja bagitoe soenji, sekarang soedah moelai terboeka dan berkeresekan, sedang sasaät komoedian ada terpandang doewa orang lelaki jang berpake sabagi pemboeroe tapi pakeannja ternjata ada berharga mahal.
Rante horlogenja djoega ada terbikin dari emas jang berat sekali sedang di mana poendaknja kadoewa ini ada tergantoeng doewa senapan jang mahal. Pinggangnja ada menggenggam doewa golok jang bagoes.... Dengan mata tadjam ijaorang awasi satoe lelaki lain, jang pakeannja tida bagitoe mahal, dan sakoetika itoe ijaorang lihat jang koedanja soedah dilepas dari ikatannja<noinclude></noinclude>
1l5lem4wu86xqb24ah121wp6vqj4prd
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/16
104
115525
319344
319159
2026-09-28T00:20:31Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319344
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 16 -|}}</noinclude>{{hwe|moe|tetamoe}} jang baroe datang ini, dan pada siapa ija menanja:
„Ach Siansing", soewaranja poetoes-poetoes," manakah akoe poenja anak? Akoe poenja Irene jang manis?
Terkedjoetnja ini bankier boekan kapalang, satelah ija dengar itoe pertanjaän, tetapi ija sampe taoe jang itoe njonja belon lihat tegas siapa adanja itoe tetamoe. Ya membalas sadja itoe pertanjaän dengan mesam dan menjataken toeroet berdoeka dengan si djanda.
Baroe sekarang Tjioe Goat Nio ada lihat tegas siapa jang ada di hadepannja. Moekanja jang poetjat djadi berwarna mera moeda, hal mana menambaken ija poenja kaelokan dan dengan bertriak perlahan laloe ja berkata:
„Eng Djin, kaoe di sini?"
Lim Eng Djin, jang Pembatja tantoe soedah kenali, laloe mengoesap djidatnja oepama maoe melinjapken ingatan jang sedih, laloe toendoeki kapalanja, komoedian dengan tida maoe bitjaraken hal jang doeloe, ija moelai berkata:
„Hoedjin, tadi akoe dengar kaoe bilang dan tanja di mana adanja kaoe poenja anak Irene. Apakah kaoe soeka tjeritaken apa jang soedah terdjadi?"
Tjioe Goat Nio lantas mengarti jang Eng Djin tida maoe ingatken ija pada hal jang doeloe, maka ija mesam dengan paras jang ketjoet.<noinclude></noinclude>
5git5qk9wffgivfap59s6exzk7hky76
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/21
104
115526
319349
319160
2026-09-28T00:22:18Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319349
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 21 -|}}</noinclude>moeloet dan meniroe dengan amat pande soewaranja satoe boeroeng ketjil jang berboenji amat keras. Kim Liong sendiri moela-moela menengok ka mana poehoen, tapi lantas ija taoe jang soewara itoe ditiroe oleh ajahnja.
Bebrapa seconde telah liwat koetika dari djaoeh ada terdengar soewara djangkrik jang oepama sedang berkalahi, maka lantas djoega samoewa itoe djadi diam kembali. Kira-kira doewa menit soedah berlaloe, koetika dari mana gombolan roempoet jang tebal ada terpandang kapalanja satoe orang lelaki jang boekan lain dari pada si djongos tadi. Matanja tadjam mentjorong sana sini, koetika itoe ija kaloewar hampirken madjikannja.
„Apa kabar Liam Tjeng?” tanja Kim Liong dengan napsoe.
Sang boedak tida menjaoet melinken ija kaloewarken pipanja dan moelai mengisap roko dengan senang. Jang hal ini ada bikin Kim Liong mendongkol, traoesah kita toelis, kerna melinken Eng Djin jang amat sabar awasi djongosnja poenja perboewatan.
Achir achirnja sang djonggos berloetoet hadepan madjikannja, tetapi atas printahnja Eng Djin ija bangoen kembali dan moelai tjerita sabagi kita toetoerken di bawah ini.<noinclude></noinclude>
gdf65cnwooqh52tarmt6fv3pxzfyc5q
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/17
104
115527
319345
319161
2026-09-28T00:20:44Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319345
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 17 -|}}</noinclude>Tjoemah hatinja ada memoedji Lim Eng Djin ampoenja kasoetjian hati tida soedi sedihken orang poenja hati. Poen ija ada ingat pada dirinja tempo itoe malam jang djinaka, tapi satelah ya lihat dan dengar Eng Djin ampoenja pembitjaraan, ija poen tida tjoba aken oesik-oesik lagi itoe benda jang soedah terkoeboer dengan rapih.
„Toewan Bankier”, ija berkata. . . . tapi lantas djoega ija tida berkata lagi, kerna Eng Djin soedah djawab, bahoewa di hadepan Hoedjin Tjioe Goat Nio tida ada bankier hanja ada Siansing Lim Eng Djin.
„Siansing”, kata lagi Goat Nio, „apatah jang soedah terdjadi dengan akoe poenja Irene, itoelah akoe tida taoe, melinken akoe bisa bilang jang sadjak tiga hari lamanja, ija belon poelang kamari.”
„Hal jang aneh sekali”, kata Lim Eng Djin dengan moeka poetjat.
„Boewat akoe amat tjilaka” saoet Goat Nio dengan mengoetjoer ajer mata. „Irene itoelah akoe poenja djiwa, sedang di doenia ini akoe tida poenja lain benda dari akoe poenja anak.”
Lim Eng Djin toendoek samentara waktoe, komoedian ija melihat pigoera-pigoera jang ada di tembok dan bebrapa perhiasan roemah dari apa ija dapat kanjataän, jang Tjioe Goat Nio sadjak ditinggal oleh soewaminja boekan orang jang kaja dan beroentoeng. Hatinja Lim Eng Djin djadi amat hantjoer, tetapi satoe patah poen ija tida<noinclude></noinclude>
j9oyjebo2564waix458yegxh1ixfm7h
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/6
104
115528
319333
319162
2026-09-28T00:17:38Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319333
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 6 -|}}</noinclude>
oleh itoe orang jang katiga, jalah ijaorang ampoenja boedak adanja.
„Tommy mari”, kata orang jang toewaän itoe dalam bahasa Inggris, dan koedanja jang mendengar tegas itoe perkataan, laloe gojangken kapalanja jang ketjil dan lantas berlompat ka djoeroesan toewannja, di mana sakedjap komoedian itoe binatang soedah oesap-oesapken dirinja pada sang toewan ampoenja dada. Poen koeda jang satoenja lagi, atas triakan pemboeroe jang moeda, soedah melompat dan berboewat sademikian djoega sabagi jang tadi.
„Brangkatlah”, kata orang jang toewaän pada sang djongos, jang lantas melompat ka atas sela dan lariken koedanja, hingga sakedjap komoedian soewara koedanja soedah padam atawa linjap di tempat djaoeh. Doewa ini masih bengong mengawasi sang boedak jang baroe berangkat, dan moeloetnja ka doewa ini ada menjomel bebrapa perkataan jang koerang tegas.
Paras moekanja ka doewa pemboeroe jang katinggalan di sela pagoenoengan ada banjak mirip satoe sama lain, tjoemah sadja jang toewaän oemoernja koerang lebih ampat poeloeh lima tahon, sedang jang moedaän belon tjoekoep hingga doewa poeloeh. Doewa-doewa ada bangsa Tiong Hoa toelen, sedang bagitoe ijaorang-ijaorang ampoenja ajer moeka ada bening, tjakap dan goembira, paras mana ada menjataken jang<noinclude></noinclude>
godn905vcynwogvd6yzorsnlxcm6bi8
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/18
104
115529
319346
319163
2026-09-28T00:21:03Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319346
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 18 -|}}</noinclude>kaloewarken, melinken ija diam mengawasi moekanja itoe Hoedjin jang sedang sedih.
„Apatah kaoe tida sedikit tjoeriga apa-apa?” tanja poela Eng Djin saraja pikirken itoe samoewa.
„Katerangan jang akoe melinken bisa kasih taoe, jalah akoe poenja Irene bebrapa minggoe ini ada sedih sadja dan roepanja amat lesoe.
Sasoedahnja mengomong poela bebrapa oeroesan jang perloe, laloe Lim Eng Djin berpamitan minta poelang, dan dengan manis Goat Nio antar hingga ka pintoe. Dalam hatinja ada memoedji jang Oeij Eng Lian ada sangat beroetoeng dapatken ini orang sabagi soewaminja.
Bebrapa hari telah meliwati, dan dengan rasia Hoedjin Tjioe Goat Nio soedah dikirim ini bebrapa banjak perhiasan roemah jang bagoes-bagoes, sedang oewang poen salaloe ija dapat tirma dari orang rasia. Satoe pirasat ada mengabarken jang samoewa itoe ada dari Eng Djin ampoenja manis boedi, tetapi Goat Nio belon pertjaja betoel itoe pengrasaan hati. Sasoenggoehnja djoega itoe pembrian boekan datang dari Lim Eng Djin, hanja dari orang lain.
Antara itoe kiriman-kiriman jang tida brentinja banjak sekali terdapat roepa-roepa barang bagoes jang melinken dinjataken dengan perkataan "Boewat nona Irene", hingga hal ini membikin linjap sangkaannja Goat Nio jang barang itoe ada datang dari Eng Djin. Melinken orang jang sedikitnja<noinclude></noinclude>
bnzy24dohzjkq9udk0ox9nb2bgohpdp
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/11
104
115530
319339
319164
2026-09-28T00:19:06Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319339
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 11 -|}}</noinclude>„Djangan terboeroe napsoe Kim Liong”, kata sekarang itoe pemboeroe jang toewaän, „keadaan kita sekarang ada lebih baik dari jang kita sabenarnja boleh harap, kerna njatalah jang Thian ada bersama kita.”
Sang anak melinken merengoeti djidatnja tanda jang ija melinken stengah pertjaia apa jang ajahnja baroesan ada bilang, dan hatinja ada merasa lebih hantjoer dari biasa. „Kasep, kasep, kasep”, inilah tiga perkataan jang ija melinken bisa kaloewarken dari bibirnja.
„Djika kaoe salaloe tida pertjaia omongankoe”, kata lagi sang ajah dengan marah-marah, „terlebih baik akoe kombali ka Sjanghai, kerna tida perloenja akoe mengoeroesi kaoe poenja perkara sedang kaoe sendiri tida soeka harap jang kita boleh beroentoeng”.
„Ach” saoet Kim Liong, „akoe poenja njawa sariboe kali akoe nanti kasih, kaloe akoe bisa toeloeng akoe poenja katjintaan dari tangannja itoe kawanan bangsat. Tetapi kaoe lihat sendiri, jang kita orang salaloe datang kaloe soedah kasep, jalah biar bagimana djoega kita tida sanggoep menjoesoel itoe kawanan jang doerhaka, jang sanantiasa oepama taoe jang dirinja ada dikedjar oleh kita. Apa sekarang jang akoe boleh harap poela? Tida melinken akoe misti patah hati saoemoer hidoep, kerna saande kata esok noesa itoe nona katoeloengan, belon tantoe jang akoe<noinclude></noinclude>
lfa29l2bn1cxkb1pltaqs7hcp2dpqu4
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/12
104
115531
319340
319166
2026-09-28T00:19:21Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319340
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 12 -|}}</noinclude>bisa kombaliken dirinja dengan djernih dan bersih sabagi djoega ija belon ditjoeri oleh itoe kawan orang doerdjana."
„Itoelah perkataannja anak moeda jang sedang karas mentjinta, jang salaloe tida sabaran dan tida soeka hargaken segala apa jang misti dihargaken dengan sapantasnja."
„Kaoe omong enak ajahkoe, kerna kaoe tida bagimana tida taoe bagimana adanja akoe poenja hati, tetapi tjoba kaoe ada djadi sebagi akoe..."
„Apa kaoe soedah kasih taoe pada itoe nona jang kaoe tjintaken padanja? Kaoe misti Kim Liong, kaoe djangan sembarangan meroesak pengidoepan sendiri, kerna kaloe itoe nona tida bisa membalas katjintaanmoe, habis kaoe bagimana?" kata sang ajah dengan kisoetken kombali djidatnja.
"Akoe belon kasih taoe padanja," saoet Kim Liong. „Tapi akoe tida taoe apa djadi sebab hingga itoe nona nanti menampik akoe poenja nama, jang akoe rasa belon pernah ada djadi kadjelekan boewat akoe poenja diri."
Sang ajah prengosi alisnja dan matanja moelai djadi soeram. Depan matanja sekarang timboel hal jang terdjadi pada doewa poeloeh tahon di moeka, pada itoe malam jang satoe anak moeda poelang menonton komedi.... Ya awasi poetranja dan dalam hatinja ada merasa kasihan pada Kim Liong jang belon tentoe aken dibalas tjintanja oleh itoe nona. Kaloe Kim Liong ada<noinclude></noinclude>
rydhoqvu7oc3bezi1t8g6jxycaz3wpz
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/7
104
115532
319334
319167
2026-09-28T00:17:55Z
Link PB
26772
319334
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="TyoAriSetiadi" />{{rh||- 7 -|}}</noinclude>
ijaorang tida kenal kasengsaraan doenia. Sang pemboeroe jang toewaän sekarang sedang pelok ka doewa tangannja, sedang moeloetnja ada mengisap satoe sigaret boewatan Inggris jang mahal. Hidoengnja jang mantjoeng ada menjoeroepi ajer moekanja jang tjakap dan pengawakannja jang gagah ada soeroep dengan dandannannja jang perlente. Maski oemoernja soedah stengah toewa, njatalah jang oemoer itoe tida meroesaki pada dirinja, kerna ramboetnja masih hitam sabagi arang dan bibirnja masih merah sabagi anak moeda jang sedang dewasanja. Tingka lakoenja ini orang ada menjataken jang ija saorang jang berhati djernih, membentji segala kadjahatan dan gigah aken membela segala kabenaran. Ajer moekanja jang bening ada mengandoeng djoega sedikit kakisoetan, hal mana ada membri tanda jang ini orang di waktoe moedanja soedah tjoekoep mengenal siksaän doenia. Maski bagitoe, ija poenja moeka tida roesak katjakapannja, hal mana doewa poeloeh tahon di moeka soedah banjak menerbitken sengsara padanja.
Pemboeroe jang moeda kita tida oesah loekis terlebih djaoeh, asal sadja kita maoe perhatiken jang ka doewa ini ada anak dengan bapa, maka traoesah heran kaloe kita tjoemah bilang, bahoewa perbedaan antara ija berdoewa tjoemah terdapat antara adatnja. Jang toewa sabar jang moeda brangasan. Itoelah loemrahnja doenia, kerna<noinclude></noinclude>
iujvg20zuz1ets30gq9h1y1r63w3cqg
319335
319334
2026-09-28T00:18:07Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319335
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 7 -|}}</noinclude>
ijaorang tida kenal kasengsaraan doenia. Sang pemboeroe jang toewaän sekarang sedang pelok ka doewa tangannja, sedang moeloetnja ada mengisap satoe sigaret boewatan Inggris jang mahal. Hidoengnja jang mantjoeng ada menjoeroepi ajer moekanja jang tjakap dan pengawakannja jang gagah ada soeroep dengan dandannannja jang perlente. Maski oemoernja soedah stengah toewa, njatalah jang oemoer itoe tida meroesaki pada dirinja, kerna ramboetnja masih hitam sabagi arang dan bibirnja masih merah sabagi anak moeda jang sedang dewasanja. Tingka lakoenja ini orang ada menjataken jang ija saorang jang berhati djernih, membentji segala kadjahatan dan gigah aken membela segala kabenaran. Ajer moekanja jang bening ada mengandoeng djoega sedikit kakisoetan, hal mana ada membri tanda jang ini orang di waktoe moedanja soedah tjoekoep mengenal siksaän doenia. Maski bagitoe, ija poenja moeka tida roesak katjakapannja, hal mana doewa poeloeh tahon di moeka soedah banjak menerbitken sengsara padanja.
Pemboeroe jang moeda kita tida oesah loekis terlebih djaoeh, asal sadja kita maoe perhatiken jang ka doewa ini ada anak dengan bapa, maka traoesah heran kaloe kita tjoemah bilang, bahoewa perbedaan antara ija berdoewa tjoemah terdapat antara adatnja. Jang toewa sabar jang moeda brangasan. Itoelah loemrahnja doenia, kerna<noinclude></noinclude>
f1gkinn989ik1t7bg7467bhepsoccw6
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/23
104
115533
319351
319168
2026-09-28T00:22:57Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319351
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 23 -|}}</noinclude>{{hwe|ngan|dengan}} gampang sadja bisa dapat sagala barang jang ija ingin, maka di Tiong Kok djoega sigra ija dapat taoe jang orang belon bosan pada oewang. Dengan pertoeloengannja ija poenja dollar jang poetih-poetih, sigra djoega ija dapatken satoe djahanam bangsa Tiong Hoa jang dengan pandjang lebar soedah membri katerangan padanja siapa adanja Irene.
„Apa itoe nona manis anaknja orang hartawan?”
„Moelai ajahnja meninggal doenia, boleh dibilang ija ada pagi tida soreh”, saoet pengaroeh oewang dollar.
„Apa ija soedah kawin?” tanja si hartawan.
„Oemoernja baroe delapan belas, maka belon bertoendangan”, kata lagi itoe boewadja darat.
„Siapa adanja almarhoem ija poenja ajah?”
„Sampe ija meninggal djoega belon pernah ada orang taoe siapa namanja, sedang orang melinken kenal padanja sabagi satoe toekang noedjoem jang sangat pande.”
„Bagimanatah dengan iboenja?”
„Itoe njonja djanda ada terpoedji elok sakali, dan orang kabarken jang siapa jang lihat padanja, sedikitnja misti mimpi enak.”
Thomson diam sakoetika lamanja dan mengawasi lagi nona Irene jang sedang tepok-tepok tangan tida taoe satoe apa. Maski oemoernja soedah ampir lima poeloh tahon, si Amerikaan rasaken dirinja djadi anak moeda poela dengan pengharapan bisa bersama sama dengan Irene.<noinclude></noinclude>
3utat72ebczomax6i879m6mqd065gra
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/13
104
115534
319341
319169
2026-09-28T00:19:36Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319341
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 13 -|}}</noinclude>taoe apa jang doeloe telah kadjadian dengan ajahnja, brangkali ija tida nanti bagitoe tjintaken itoe nona, tapi sekarang sedang kaloe kaja api soedah berkobar sangat besar, kaloe kaja loeka soedah-soesah ditjari obatnja, taro kata ija taoe hikajat doeloe hari, apa hatinja bisa berobah?
Itoe siotjia jang sekarang ditjintaken oleh Kim Liong memang amat pantas aken djadi istrinja, tetapi saände kata iboenja itoe nona tjeritaken hal jang doeloe hari, apa ija nanti soeka trima Kim Liong ampoenja katjintaän? Ini hal jang membikin sang ajah ampoenja pikiran keliwat tida enak, dan ija merasa menjesal jang sampe sekarang ija telah antapken sadja itoe bahaja memakan pada poetranja.
Tempo anaknja masih ketjil dan seringkali bermain dengan nona itoe, istrinja soedah berkali-kali menjataken jang hal ini boleh-boleh nanti mengadakan satoe bahaja bagi anaknja, tapi salaloe sang ajah biarken anaknja dalam itoe kaadaän.
Barang jang dikoewatirken oleh sang iboe sekarang telah berboekti, jalah Kim Liong soedah djadi mentjinta keras pada itoe siotjia jang ija melinken kenal dengan nama Inggrisnja jalah Irene. Pada Irene jang ija kenal dari anak-anak, dan pada siapa tida larangan aken ija bertemoe, maski djoega Irene soedah roemadja poetri, Kim Liong soedah djatoh tjinta betoel, tjinta mana<noinclude></noinclude>
2djqcj970tie9fjbda7o0lhn8a62wj6
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/8
104
115536
319336
319172
2026-09-28T00:18:22Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319336
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 8 -|}}</noinclude>
memang biasa dibilang anak moeda darahnja panas.
Bebrapa lamanja ajah dan anak tinggal diam awasi djalanan bekas djongosnja meliwaat, tetapi djoega ijaorang sedar dari mimpinja, Ya- orang teroes melompat di mana selah koeda dan brangkat dengan tida berkata. Njatalah jang ka doewa ini ada menggenggam saroepa maksoed jang ijaorang tida maoe tjeritaken di satoe tempat jang dengan tida terdoega orang bisa dengar ijaorang ampoenja rasia.
Sakira stengah djam lamanja doewa ini meneroesken perdjalanannja antara djalanan jang terbikin oleh binatang boewas, masih djoega ijaorang tinggal boengkam satoe tanda jang ijaorang belon pertjaja kasoenjiannja dadaonan jang bagitoe lebat, dimana dengan gampang satoe moesoeh bisa ikoeti ijaorang dengan rasia. Di mana djoega ijaorang sampe, matanja salaloe awas mendelik ka mana roengkoen jang tebal oepama djoega maoe mengintip moesoeh jang tersemboeni, sedang koepingnja ada terboeka di segala wakto2 aken menada roepa-roepa soewara jang di mana rimba salaloe ada artinja.
Boewat satoe pengenal rimba, traboleh tida ija misti taoe apa maoenja itoe soewara-soewara jang sampe di telinga koepingnja, kerna boleh dipastiken jang tanda atawa soewara itoe terkadang ada dari binatang jang toelen, terkadang djoega ada dari manoesia jang belon katahoean<noinclude></noinclude>
no4cs82ehhgj4no2qzns0c76lsixg87
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/24
104
115537
319352
319173
2026-09-28T00:23:12Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319352
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 24 -|}}</noinclude>Ya tida lepasken matanja dari ini nona moeda, hingga si boewaja darat soedah moelai tjoeriga apa jang terharoe dalam hatinja ini aki-aki genit. Tetapi itoelah adanja doenia ini, maski lain orang misti mati, kaloe ija sendiri bisa beroentoeng ija toch tida ambil poesing apa-apa.
„Bagimanatah pikiranmoe prihal ini?” tanja Thomson poela.
„Akoe tida mengarti apa jang toewan maksoed ken”, saoet si djahanam.
„Kaloe bagitoe njatalah kaoe belon pande betoel, kerna di Amerika kaloe orang tanja bagitoe, lantas orang jang ditanja sanggoepken apa jang ada diinginken, kerna ija misti mengarti jang sakoenja nanti penoeh dengan oewang emas.” kata lagi Thomson dengan gojang-gojang kapalanja jang sengkak sabagi kodok.
Perlahan-Perlahan boedak oewang ini moelai sedar apa jang Thomson inginken dari dirinja, maka ija menanja dengan soewara berbisik:
„Kapan toewan ingin dapat padanja?”
Thomson girang sangat mendengar ini pertanjaän dan menjaoet:
„Sekarang ternjata jang kaoe poen soedah bangoen dari mimpimoe. Akoe ingin dapat itoe gadis moeda di dalam waktoe tiga hari, sanpe hari kaämpat. Akoe membri oepahan lima riboe dollar pada kaoe kaloe bisa dapat pada waktoe jang akoe seboetken, tetapi saban hari jang kaoe<noinclude></noinclude>
1f12l1tj5lzhnag07dvht4x1pjg2dnn
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/28
104
115538
319357
319174
2026-09-28T00:24:56Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319357
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 28 -|}}</noinclude>Dengan sangat tida mengarti ampat sobat itoe mengintilken Lie Giok masoek dalam satoe kamar dimana ijaorang doedoek berkoempoel.
Kita tantoe tida oesah tjeritaken lagi pada pembatja apa jang ijaorang bitjaraken, hanja tjoekoeplah kaloe kita menantoeken jang tiga hari kemoedian nona Irene soedah linjap dari roemah orang toewanja. Hari itoelah jang dibilang tanggal 13 April 1831.
::Pangempangan Darah.
::Siapa adanja Sinseh Kwahmia?
Sabagimana ternjata pada hoofdstuk ka 1, Lim Kim Liong telah dapat taoe apa jang soedah kadjadian dengan nona Irene, maka terbantoe oleh ija poenja ajah, ija soedah soesoel bangsat-bangsat itoe jang ternjata dari pada perapian jang masih panas, baroesan sadja telah meliwati di itoe tampat, di mana sekarang Lim Eng Djin berada.
Sedang kita soedah bilang waktoe itoe boelan Mei, maka haroeslah kita menerangken djoega, bahoewa kerna bangsat Lie Giok ada sakit, kapaksa nona Irene ditahan sabagitoe lamanja, dan baroe sekarang ijaorang bisa berdjalan meliwati rimbah aken menghampirken Thomson jang lama telah menantiken padanja dengan tida sabar.
Kaloe itoe waktoe Lim Kim Liong taoe jang itoe bangsat-bangsat melinken terpisah dari dirinja sakira satoe djam ampoenja djaoeh, nistjaja<noinclude></noinclude>
nlhf6gbcahq6p382139g9mh7nyo7x1d
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/25
104
115539
319353
319175
2026-09-28T00:23:28Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319353
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 25 -|}}</noinclude>kalambatan, akoe potong dari oepahanmoe sariboe dollar.”
Si djahanam moelai memikir bagimana pantasnja ija aken atoer itoe samoewa, achir-achirnja dengan moeka bersorot gilang ija berkata.
„Baiklah, saja tantoeken jang ini nona dalam malam antara 13 dan 14 ini boelan aken berada dalam kaoe poenja kamar. Tetapi akoe harap kaoe bisa moefakat kaloe akoe minta lima ratoes dollar voorschot dan sapoeloeh revolver sabagi akoe poenja sendjata.”
Thomson bermesam, komoedian ka doewa ini laloe kaloewar dari itoe panggung komedi dan menoedjoe ka roemah makan di mana Thomson ada menginap. Sasampenja di sitoe Thomson mengaloewarken satoe cheque besarnja delapan ratoes dollar dan berkata:
„Prihal sendjata kaoe boleh pilih jang mana kaoe soeka, akoe melinken kasih kaoe tiga ratoes dollar ongkos beli dan lima ratoes dollar sabagi voorschot. Ini oewang esok pagi kaoe boleh trima di salah satoe bank.
Apa kaoe tida kenal satoe hotel jang djaoeh dari sini, di mana akoe boleh diam aken menantiken kaoe datang?”
„Dalam kota, . . . ada hotel Naga Koening dan di sitoelah kaoe boleh senang diam menoengoe, sedang akoe nanti datang pada waktoe jang akoe tetapin tadi. Kaoe boleh naik kereta api, sedang<noinclude></noinclude>
ng90jb8hzsnnj7kmxw4u7xyvalpumdx
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/26
104
115540
319354
319176
2026-09-28T00:23:46Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319354
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 26| -}}</noinclude>
akoe nanti mengambil djalanan rimba soepaja traoesah menoempahken darah di tengah djalan.
Sasoedahnja moefakat lagi bebapa oeroesan jang perloe, doewa sobat ini laloe berpisah satoe sama lain, dan kamarnja ini millionair Amerika sigra djoega soedah djadi gelap kombali.
Saloeroeh hotel telah djadi soenji, sedang samoewa jang ada soedah poelas, katjoewali bebrapa pendjaga jang djalan moendar mandir.
<center><p>* * *</p></center>
Dengan semboeni sana sini itoe boewaja jang tadi baroe berpisah dari Thomson sekarang meneroesken perdjalanannja. Hatinja ada bilang jang orang Amerika soenggoeh brani mati, kerna padanja jang belon dikenal, ija brani srahken satoe cheque besarnja delapan ratoes dollar, sedang ija tantoe tjelangap kaloe si boewaja melinjap sasoedahnja trima itoe oewang. Tetapi Lie Giok ada ingat perkata{{diaeresis|a}}n si hartawan jang menjataken, kaloe segala apa berdjalan sabagimana jang memang ada diharap, itoe lima ratoes dollar aken tida dihitoeng lagi. Inilah jang gombiraken hatinja ini boewaja, jang sekarang melinjap dalam satoe roemah makan jang amat mesoem, di mana ada berkoempoel koerang lebih delepan orang jang boewas-boewas, jang melinken menoenggoe datangnja siang dan malam aken masoek dalam pendjara.
Ini orang-orang samoewa ada kenalannja itoe<noinclude></noinclude>
e3x6u9rnk3ohmy6lpf3wcgt129wehzk
319355
319354
2026-09-28T00:24:20Z
Link PB
26772
319355
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 26| -}}</noinclude>
akoe nanti mengambil djalanan rimba soepaja traoesah menoempahken darah di tengah djalan.
Sasoedahnja moefakat lagi bebapa oeroesan jang perloe, doewa sobat ini laloe berpisah satoe sama lain, dan kamarnja ini millionair Amerika sigra djoega soedah djadi gelap kombali.
Saloeroeh hotel telah djadi soenji, sedang samoewa jang ada soedah poelas, katjoewali bebrapa pendjaga jang djalan moendar mandir.
<center><p>* * *</p></center>
Dengan semboeni sana sini itoe boewaja jang tadi baroe berpisah dari Thomson sekarang meneroesken perdjalanannja. Hatinja ada bilang jang orang Amerika soenggoeh brani mati, kerna padanja jang belon dikenal, ija brani srahken satoe cheque besarnja delapan ratoes dollar, sedang ija tantoe tjelangap kaloe si boewaja melinjap sasoedahnja trima itoe oewang. Tetapi Lie Giok ada ingat perkataan si hartawan jang menjataken, kaloe segala apa berdjalan sabagimana jang memang ada diharap, itoe lima ratoes dollar aken tida dihitoeng lagi. Inilah jang gombiraken hatinja ini boewaja, jang sekarang melinjap dalam satoe roemah makan jang amat mesoem, di mana ada berkoempoel koerang lebih delepan orang jang boewas-boewas, jang melinken menoenggoe datangnja siang dan malam aken masoek dalam pendjara.
Ini orang-orang samoewa ada kenalannja itoe<noinclude></noinclude>
msey7sqq6boneii2i33nfm5uqf1omyl
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/31
104
115541
319360
319177
2026-09-28T00:27:09Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319360
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 31 -|}}</noinclude>tjintjin jang manis dari djarinja. Saraja angsoerken tjintjin itoe ija berkata:
„Djongos jang berboedi, inilah kaoe poenja oepahan”.
Dengan manis sang djongos gojangken tangannia.
„Nona, ”ija menjaoet, „saja boekan menoeloeng dengan mengarap oepahan, hanja kaloe nona maoe balas boedi saja,”...... djongos itoe memenoendjoeki toewannja jang moeda, ......... „balaslah pada ini satoe boediman jang tida takoet boewang djiwa aken menoeloeng nona jang ija ..........”
„Ya apa?” tanja Irene dengan girang.
„Ya tjintaken” saoet lagi sang djongos.
Kabenaran itoe waktoe Kim Liong ngelisik dan memboeka matanja dengan perlahan. Ya meram melek, dan dapat pandang djantoeng hatinja di ija poenja mata. Ya lompat bangoen dan oepama orang jang masi koerang pertjaja matanja, ija gigit djarinja, tetapi koetika ija merasa sakit, baroelah ija pertjaja jang dirinja boekan ngigo.
Ya hampirken itoe nona manis pada siapa dengan manis ija tanja bagimana sekarang ija bisa ada di hadepannja, dan Irene tjeritaken dengan terang pada ikongtjoe prihal jang terdjadi dengan dirinja.
Melinken dalam hatinja Lim Kim Liong poedji<noinclude></noinclude>
dwphapvgzvjvfi33ianub5vg1oscshb
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/29
104
115542
319358
319178
2026-09-28T00:26:34Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319358
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 29 -|}}</noinclude>ajahnja tida sanggoep menahan poela padanja, aken menjoesoel djantoeng hatinja, tetapi sekarang ampat doerdjana itoe dengan senang senang mengomong satoe sama lain.
Lie Giok sendiri dengan tida berkata kata, doedoek di akarnja satoe poehoen besar dan mengisap saroepa pipa Tiong Hoa. Ya poenja moeka mengkeroet dan menjatakan pengrasaän jang amat tida enak.
Matanja dengan sorot tadjam mengawasi roengkoen-roengkoen, oepama djoega takoet ada moesoeh bersemboeni.
Kaloe itoe waktoe Lie Giok bisa taoe jang djonggosnja Lim Eng Djin dengan tadjam lagi mengintip dari satoe poehoen besar, tantoe djoega djonggos itoe ampoenja oemoer tida ada satoe djam lagi.
Dengan mengingat Lim Eng Djin ampoenja pesanan, sang djonggos tinggal diam, dan menoenggoe hingga bangsat-bangsat itoe samoewa soedah tidoer poelas, dan tjahaja api jang baroesan dipake masak boeboer perlahan-perlahan soedah djadi padam, dan melinken katinggalan sadja bebrapa arang jang masih menjala.
Sawaktoe itoe djoega djonggos ini laloe toeroen dengan hati-hati oepama koetjing maoe menoebroek boeroeng, dan dengan tida bersoewara ija tjaboet pisonja, dengan apa ija lantas potong tali ikatannja nona Irene jang soedah poelas. {{hws|Ampir-|Ampir-ampir}}<noinclude></noinclude>
7jpn7q0h914scc8p4ytk211spvx4vwh
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/32
104
115543
319361
319179
2026-09-28T00:27:21Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319361
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 32 -|}}</noinclude>itoe ajahnja ada saorang jang pandei, dan ija mengakoe djoega jang ka sabaran ada lebih besar harganja dari tingka lakoe jang gregetan dan terboeroe napsoe. Dengan manis ija bangoeni ajahnja pada siapa ija tjeritaken apa jang soedah kedjadian, maka sang ajah tida menjaoet lain, dari pada menitah sadiaken senapan.
Tiga lelaki ini laloe bersadia sabagimana mistinja, hal mana ternjata sangat perloe, kerna satoe menit kamoedian berboenji satoe senapan model doeloe dan satoe pelor meliwat diatas kapalanja Kim Liong, tetapi sekedjap djoega itoe tiga lelaki dan nona Irene soedah linjap dengan tida katahoean kamana perginja.
„Doraka betoel”, triak Lie Giok dengan sangat gregetan dan isi kombali senapannja, „kamana larinja itoe tiga bangsat dan kita poenja boeroeng jang elok dan tjantik?”
Ini pertanjaän ija tida sanggoep djawab, kerna satoe peloeroe dari senapan Kim Liong soedah bikin ija roeboeh ka boemi, dimana sakedjap komoedian brentinja napas soedah mengoetaraken jang njawanja telah poelang ka asal. Lehernja berhamboeran darah hingga tida keliroe kaloe dibilang Pangempang Darah, kerna itoe tiga bangsat jang lain, dengan sekedjap soedah rebah djoega diboemi dengan berkoetjoeran darah sana sini.
Maski dengan pemandangan jang sangat ngeri, Irene dan tiga lelaki itoe soedah meninggalken<noinclude></noinclude>
9ryebtdevlr6je01woly60k36m8z3uc
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/34
104
115544
319363
319180
2026-09-28T00:27:51Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319363
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 34 -|}}</noinclude>kaoe sendiri maoe taoe sebabnja, baiklah kaoe tanja pada iboemoe.
Boewat Kim Liong, kaoe traoesah koewatir, di kamoedian hari ija bakal bertemoe poela dengan lain nona, jang akan rapatken itoe loeka hatinja jang sekarang terdjadi kerna ini soerat.
Kaoe mengoetjap trima kasih padanja soedah menoeloeng padamoe, tetapi lantas kaoe misti brangkat poelang, kerna oemoer iboemoe, anak tinggal hingga besok soreh, dan kaoe lekas misti dapat taoe apa jang djadi halangan dalam hal ini.
Sekarang akoe misti membri taoe, siapa akoe adanja, jang iboemoe sendiri, belon begitoe taoe akoe poenja nama benar.
Akoe ini sabenarnja boekan sinseh kwahmia, tetapi sinseh pehdji, satoe peladjaran jang akoe dapatken dari akoe poenja ajah djoega.
Salainnja dari ini, akoe tida bisa kasih lagi katerangan, kerna akoe poenja dosa, melarang akoe tjemploengken akoe poenja Irene kadalam soemoer tjilaka.
Biarlah ini dosa, jang sekalian manoesia soedah loepa, menoeroet akoe poenja badan masoek kadalam koeboer.
<center>
''Slamat pengabisan,''
AJAHMOE,
'''LIE BIAN HIE.'''
</center><noinclude>{{rh||34|}}</noinclude>
ah10ha5x6t6zr0i21wvzkq2bmzeya28
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/27
104
115545
319356
319181
2026-09-28T00:24:38Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319356
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 27 -|}}</noinclude>
boewaja jang baroe masoek, dan sakoetika ija lihat ada delapan orang berkoempoel, hatinja djadi lega dan senang. Ya tjoemah perloe ampat orang, maka ija lantas rogo oewang jang katinggalan di sakoenja, saraja bestel minoeman jang ija kenal amat keras. Ya membri bebrapa banjak gelas jang perloe aken bikin sakedjap djoega itoe jang ampat tidoer di mana bangkoe dan pada jang ampat lagi ija membri tanda rasia jang ija perloe maoe bitjara hal jang penting.
Ya hampirken sang toewan roemah makan, pada siapa ija tanja brapa harganja itoe madat dan minoeman jang tadi ija bestel.
„Doewa dollar” saoet ini baas.
„Ini ada oewang ampat dollar”, kata Lie Giok tapi akoe moehoen satoe kamar di mana dengan senang akoe bisa bitjara apa jang perloe, dan kaloe kaoe berhianat, kaoe pertjaja jang barang ini aken mengambil njawamoe.” Saraja berkata bagitoe Lie Giok kaloewarken satoe pistool jang berisi.
„Hola sobat sabarlah”, saoet ini baas saraja tekoek itoe oewang ampat dollar ”belon pernah baas Kioe kim berhianat pada sobat-sobatnja, maka kaoe boleh pertjaja akoe poenja satia.”
Pembatja tantoe sampe mengarti jang melinken itoe baas seboet sobat itoe oewang ampat dollar jang baroe masoek di latji medjanja, kaloe tida, tantoe djoega ija tida nanti berboewat bagitoe roepa.<noinclude></noinclude>
fkzujgdozov6vuxcdq37sfa8q3ik0rd
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/30
104
115546
319359
319182
2026-09-28T00:26:53Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319359
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 30 -|}}</noinclude>{{hws|ampir|Ampir-ampir}} Irene bertriak, tetapi baik djoega ija denga-soewara jang bilang satoe sobat datang menoerloeng padanja. Ya bertjoetjoeran ajer mata, koetika sang djonggos soedah toeloeng ija bangoen, komoedian ija berdoewa berlaloe lagi.
Koetika berdoewa ini sampe dihadepan Lim Eng Djin dan Kim Liong ka doewa ini soedah dapatken doewa itoe sedang poelas, tjoema Kim Liong saorang jang maski poelas soedah mengigo dengan keras, dan seboetken namanja Irene. Satoe warna merah djamboe telah menoetoepken parasnja ini nona, jang baroe sekarang mengarti, ija poenja toewan penoeloeng boekan lain orang dari pada Lim Kim Liong, dan sekarang baroe ija taoe, jang Kim Liong ada menjintaken dirinja
Ya merasa sangat beroentoeng jang maksoednja bisa terkaboel kerna ija sendiri memang soedah lama ada menjintaken ini djedjaka, maka sedang sekarang ija taoe, ija boleh mengoetjapken trima kasih pada Kim Liong aken ini boedi besar, ija poen dengan senang hati nanti kasihken tangannja pada itoe djedjaka sabagi pembalas boedinja.
„Apa sekarang saja boleh berlaloe nona?” tanja djonggos itoe dengan rendah pada Irene.
„Baiklah”, menjaoet Irene dengan soewara haloes soepaja djangan ganggoe orang jang lagi tidoer, „tetapi kaoe misti ingat jang boleh djadi itoe kawanan bangsat nanti menjoesoel kita di sini”, ija berkata lagi, saraja kaloewarken satoe<noinclude></noinclude>
ardocz1s4eeq4d7m684asxiv5se6leq
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/33
104
115547
319362
319183
2026-09-28T00:27:36Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319362
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 33 -|}}</noinclude>tampatnja mengoempat dan kaloewar menghampirken itoe ampat bangke.
Sakoenjoeng-koenjoeng Irene ingat jang iboenja ada bawaken ija satoe soerat, jang menoeroet katanja sang iboe itoe, ada tertoelis oleh ajahn j sawaktoe maoe meninggal doenia, dan iboenja dapat pesanan aken boeka soerat itoe kaloe Irene sedang mengadepken ampat bangke.
Njatalah jang ajahnja tida berkata keliroe, dan lebih taoe segala apa dari lain orang.
Soerat ini dan pesanan iboenja laloe ija serahken pada Kim Liong jang laloe boeka dan batja sabagi kita seboetken di bawah ini:
Irene jang manis.
Kaloe soerat ini sampe di tanganmoe dan kaoe boeka, ajahmoe atawa orang jang menoelis ini soerat, soedah meninggal doenia, kerna oemoernja soedah sampe.
Kaloe akoe poenja hitoengan tida keliroe ini soerat bakalan terboeka antara malam tanggal 3 dan 4 Mei 1831, jalah kaloe kaoe bersama Lim Eng Djin, Lim Kim Liong, satoe djongosnja ada mengadepi ampat bangke jang loekanja ngeri dan darahn,a ada beroepa pangempangan jang ketjil.
Akoe memang taoe jang Kim Liong tjintaken kaoe, tetapi akoe misti njataken menjesal, jang kaoe tida boleh kawin padanja, sedang Lim Eng Djin sampe taoe apa jang djadi halangan. Kaloe<noinclude></noinclude>
4f1tcftporwufql0kj1jh8p4i6n5d0x
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/35
104
115548
319364
319184
2026-09-28T00:28:07Z
Link PB
26772
/* Tervalidasi */
319364
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Link PB" />{{rh||- 35 -|}}</noinclude>Lim Kim Liong satelah habis batja itoe soerat tida berkata lagi apa-apa, hanja ija peloek Irene boewat pengabisan, dan sakedjap itoe djoega satoe peloeroe revolver soedah linjapken njawanja.
Lim Eng Djin ampoenja kaget boekan kapalang, tetapi apa maoe, poetranja toch soedah linjap. Dengan sangat sedih itoe malam ija antarken poetranja ka tampat tidoer jang pengabisan, dan Irene pada iboenja.
Ampir Lim Eng Djin sendiri merasa bosan hidoep, kaloe . . . . . . . . . tida mesam poetranja jang ka doewa, jang baroe beroemoer satoe malam tadi sadja ada menjamboet ija poenja poelang ka roemah.
Maski bagimana sedih, toch soedah ada penggantinja Kim Liong bagi sang ajah dan iboe, jang sekarang melinken hidoep aken merawat anak jang masih orok itoe.
Dengan bagini Lim Eng Djin dihoekoem bagi dosanja jang doeloe ija telah bikin pada Tjioe Goat Nio.
Sedang hikajat tida menjeritaken terlebih djaoeh, kita djoega kapaksa misti oetjapken Slamat sakalian Pembatja, kerna tangan kita soedah lemas.
<center>'''T A M A T.'''</center><noinclude></noinclude>
2dj913oobjonucu3pmdzgiyldmgx41l
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/1
104
115551
319326
319189
2026-09-28T00:13:03Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
319326
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude><center>
HIKAJAT
„PANGEMPANGAN DARAH”.
TERKARANG OLEH:
YOUNG CHINAMAN.
—————
Samboengannja
TJERITA
„SASOEDAHNJA KAJA BAROE BEROENTOENG”.
Karangan Sianseng
PHOA TJOEN HOAIJ.
Het autersrecht hierop wordt in alles voorbehouden door de Drukkers en Uitgevers.
Tjitakan jang pertama.
Uitgevers.
Indische Drukkerij
TJIONG KOEN BIE & C_o,
Pintoe-Besar-Batavia,
1911,
</center><noinclude></noinclude>
5nk1i3ki7vbonvzwfvrb6c2gmykvnzo
319327
319326
2026-09-28T00:14:15Z
Link PB
26772
319327
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude><center>
HIKAJAT<br>
„PANGEMPANGAN DARAH”.
TERKARANG OLEH:<br>
YOUNG CHINAMAN.
—————
Samboengannja<br>
TJERITA<br>
„SASOEDAHNJA KAJA BAROE BEROENTOENG”.
Karangan Sianseng<br>
PHOA TJOEN HOAIJ.
Het autersrecht hierop wordt in alles voorbehouden door de Drukkers en Uitgevers.
Tjitakan jang pertama.
Uitgevers.
Indische Drukkerij
TJIONG KOEN BIE & C_o,
Pintoe-Besar-Batavia,
1911,
</center><noinclude></noinclude>
a1pbbaxb6ciit21apy7dwxd4pzic3hb
319328
319327
2026-09-28T00:14:51Z
Link PB
26772
319328
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude><center>
HIKAJAT<br>
„PANGEMPANGAN DARAH”.
TERKARANG OLEH:<br>
YOUNG CHINAMAN.
—————
Samboengannja<br>
TJERITA<br>
„SASOEDAHNJA KAJA BAROE BEROENTOENG”.
Karangan Sianseng<br>
PHOA TJOEN HOAIJ.
Het autersrecht hierop wordt in alles voorbehouden door de Drukkers en Uitgevers.
Tjitakan jang pertama.
Uitgevers.<br>
Indische Drukkerij<br>
TJIONG KOEN BIE & C_o,<br>
Pintoe-Besar-Batavia,<br>
1911,
</center><noinclude></noinclude>
mly4cn5divsmgw7p25dux32nfi3ik39
Halaman:Kang Lam Yan V.01.pdf/38
104
115566
319325
319265
2026-09-27T19:08:28Z
Nadiarhamadanitaa
27685
319325
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Nadiarhamadanitaa" />{{rh||{{sp|KANG LAM JAN}}|35}}</noinclude>dan memberi hormat; kamoedian baroelah akoe perkenalken ia dengen Wat Song. Ia sigra djabat tangannja sobatkoe Wat Song sembari kasi banjak poedjian, jang mana soeda dibales oleh sobatkoe itoe dengen merendaken diri.
Kita orang laloe diadjak masoek ka dalem kamar boekoe, dimana ia silaken kita orang bedoedoek.
,,Semalem pentjoeri telah gondol barang-barang permata milikkoe berdjoembla sanget besar." Sioe Kin moelai berkata ,,dan berhoeboeng dengen itoe, istrikoe telah djato sakit.
Pembesar politie jang tjatet kita poenja pengadoean, tadi pagi ada bilang, lantaran si pentjoeri soeda terkenal oeloengnja, maka harepan boeat bisa tangkep ada sanget ketjil. Soeda lama djoega akoe kenal kaoe poenja nama jang seringkali orang seboet-seboet, maka dengen sanget akoe minta kaoe poenja pertoeloengan boeat bantoe lakoeken pengoesoetan. Kaloe seandenja si pentjoeri dapet dibekoek, sedeng barang barang milikkoe didapet kombali, soeng goe toean Wat, maski djoega sampenja doenia kiamat, tida nanti akoe loepaken kaoe poenja boedi dan pertoeloengan itoe."
,,Akoe sendiri." Wat Song menjaoet ,,tida brani terlaloe harep berhasilnja pengoesoetan jang akoe maoe tjoba lakoeken, kerna pertama akoe belon mempoenjai pengalaman dan kadoea memang akoe tida ada toentoet penghidoepan demikian. Soenggoe tjoba tadi tida diminta de-<noinclude></noinclude>
pdih1p8y8qy6xoqm1i7l61ajpbgagq0
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/29
104
115613
319402
319308
2026-09-28T03:59:30Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319402
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>— Hiance, apakah susahnya? Bila hiance melihat pusaka Cincu liat hwee kie itu, tim bisa malam ini juga mengeluarkannya !
— Oh alangkah bahagia hati hamba bila dapat melihat benda pusaka yang tiada bandingnya diatas dunia ini.
Bang kui hui bersenyum dan menekàpkan kedua tangannya dimuka dada.<br>Untuk menggirangkan hati serta membahagiakan sang selir, beginda segera memanggil hulubalangnya.
— Tim berikan kalian lengpay untuk pergi ke dalam gudang pusaka. Perlihatkan lengpay ini kepada penjaga gudang, katakan bahwa Bansweya ingin melihat Cincu liat hwee kie itu dengan Bang nio nio dipaseban Ban hoa louw !
— Hamba menerima titah ! Beberapa hulubalang itu dengan berlutut segera menyambuti sebuah Lengpay.<br>Sesudah menjalankan penghormatan mereka segera berlalu.
Perwira² yang menjaga gudang pusaka tidak berani menolak keinginan junjungannya. Meskipun —<noinclude>{{rh|||29}}</noinclude>
iab6n8dk65ivymjc5knhblheo9owie5
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/30
104
115614
319411
319309
2026-09-28T06:07:27Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319411
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>hari telah malam mereka membuka juga gudang pusaka dan mengeluarkan Cincu liat hwee kie.<br>Hulubalang-hulubalang raja itu menerima kotak merah yang berisi Cincu kie dan segera kembali ke paseban Ban hoa louw.
Melihat hulubalang-hulubalang itu sudah pada kembali, dayang dayang memberitahukan kepada Bang kui hui.
— Nio nio beberapa hulu balang telah kembali !<br>Baginda dan Bang kui hui lalu berbangkit dan melongok keluar.
Hulubalang itu sesampainya dikaki tangga segera berlutut dan melaporkan bahwa pusaka itu telah dibawanya.
— Harap bansweya menerimanya.<br>Dua orang dayang diperintahkan untuk menyambuti kotak berisi pusaka itu dan dibawa naik keloteng.
Dan hulubalang² itu sesudah memberi hormat terus ngeloyor pergi.
Baginda Sang jin cong dengan tangannya sendiri<noinclude>{{rh|30}}</noinclude>
7ddwl8je5f0gljvps9ka0myj6ghe6xv
Halaman:Lima Jagoan vol.23.pdf/31
104
115615
319412
319310
2026-09-28T06:09:03Z
Ships in the Starlight
20480
/* Tervalidasi */
319412
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ships in the Starlight" /></noinclude>membuka kain merah yg membungkus kotak kayu harum.<br>Kotak itu lalu dibuka tutupnya.
Dari dalam memancar keluar sinar gemerlapan yg dipantulkan oleh Cincu kie itu,<br>Dibawah penerangan lentera lampion Bang kui hui pura pura memperhatikan mutiara Cincu kie itu.
Beberapa saat kemudian ia lalu bersurut mundur dan tidak memberi komentar apa2.<br>Baginda segera menanya kepada selirnya.
— Hiance bagaimana pendapatmu ? Bagus tidak mutiara Cincu liat hwee kie itu ?<br>Bang kui hui menggerenyitkan jidatnya dan dgn sorot matanya yg tajam menatap baginda.
Tentu saja baginda menjadi ter-heran². Gerangan apakah yg sedang dipikirkan oleh selirnya. Berpikir baginda dalam hati,
Beberapa saat kemudian terdengar suara Bang kui hui yg sangat mengejutkannya,
— Bansweya, apakah mustika ini asli ?
— Hah? Apa maksudmu hiance ?<noinclude>{{rh|||31}}</noinclude>
4f2vvrq7r71bu39b8zo4007r7c6dqmm
Halaman:Antologi Puisi dan Quotes Bijak Lukisan Pasir.pdf/166
104
115616
319311
2026-09-27T13:56:26Z
Suga Widi
25678
/* Telah diuji baca */
319311
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Suga Widi" /></noinclude>'''Gundah'''
<Poem>
Gejolak semakin menggelegak
Tidak hanya dari hujan yang belum berkesudahan
Namun juga dari lempengan yang dibebaskan bergerak setelah
terkukung di dalam petak
Langit semakin gelap dan retakan semakin lebar
Gundah...
{{Right|Tasikmalaya, 05-04-2020}}
</Poem><noinclude>{{rh|||166}}</noinclude>
n1n7rzlsp0o1rrwoqzyydpm9t030aal
Halaman:Antologi Puisi dan Quotes Bijak Lukisan Pasir.pdf/169
104
115617
319312
2026-09-27T13:59:25Z
Suga Widi
25678
/* Telah diuji baca */
319312
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Suga Widi" /></noinclude>{{right|'''Quotes Bijak'''}}
<Poem>
Muhasabah diri membuat kita menyadari bahwa sesungguhnya
keluasan hati itu tidak bertepi. Tudingan dan penghakiman, cukup
sikapi dengan ketenangan dalam diam.
Quotes Mawas Diri
Pangandaran, 20-06-2020
</Poem><noinclude>{{rh|||169}}</noinclude>
j2a56z6p7xu2htt93xxsnuh7l0iaqrf
Halaman:Antologi Puisi dan Quotes Bijak Lukisan Pasir.pdf/138
104
115618
319313
2026-09-27T14:01:05Z
Suga Widi
25678
/* Telah diuji baca */
319313
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Suga Widi" /></noinclude><poem>
Ada hati yang berusaha mengumpulkan serpihan asa
Karena rasaku padamu tak lagi sama
{{Right|Pangandaran, 13-12-2019}}
</Poem><noinclude>{{rh|||138}}</noinclude>
t270juxhtc9045vbgkp5nqylnjsm4mc
Halaman:Antologi Puisi dan Quotes Bijak Lukisan Pasir.pdf/139
104
115619
319314
2026-09-27T14:02:42Z
Suga Widi
25678
/* Telah diuji baca */
319314
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Suga Widi" /></noinclude>'''Sejati'''
<Poem>
Pasang surut dalam mahabah rindu tak goyahkan kalbu selama
jangkar kepercayaan kita tak putus dihempas gelombang
kecurigaan
Aku dan kamu dalam sejatinya cinta karena mencinta Sang
Mahacinta
{{Right|Pangandaran, 15-12-2019}}
</Poem><noinclude>{{rh|||139}}</noinclude>
l5j4dn3qq7tz31bkh4b5pl7y6dsajxj
Halaman:Kang Lam Yan V.01.pdf/39
104
115620
319323
2026-09-27T19:03:09Z
Nadiarhamadanitaa
27685
/* Telah diuji baca */
319323
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Nadiarhamadanitaa" />{{rh|36|{{sp|''PENGHIDOEPAN''}}}}</noinclude>ngen paksa-paksa oleh kaoe poenja anak, tentoe
sekali akoe tida brani berlakoe gegaba, boeat
sanggoepin bri bantoean mengoesoet itoe per-
kara soelit jang tida boleh dipandeng enteng.“
,,Jah, tapi akoe sampe pertjaia,” kamoedian
Sioe Kin berkata poela ,,bahoewa kaoe jang
nanti bakal bisa terangken itoe perkara pen-
tioerian besar jang sanget gelap.”
Wat Song kaliatan mesam.
,,Doedoeknja itoe perkara pentjoerian,” ber-
kata Wat Song kamoedian ,,maski dioega akoe
soeda dibriken katerangan oleh kaoe poenja
anak, tapi akoe masi merasa perloe boeat me-
nanja lebi djaoe pada kaoe. Apa kaoe bersedia
boeat membri katerangan jang akoe inginken ?”
—,,Tentoe sekali akoe bersiap boeat briken
djawaban satoe per satoe pertanjahan jang
kaoe nanti_madjocken.“
—,,Semalem, djam brapa kaoe pergi nonton
dan djam brapa kaoe poelang ?”
—,,Akoe brangkat nonton poekoel satenga
sapoeloe dengen dianter oleh Ang Hok dan
poelang poekoel doea belas tenga malem. Itoe
waktoe boedjang Louw Eng masi doedoek di
samping pintoe menantiken kadatengankoe.
Keadahan dalem roema masi seperti biasa ; tapi
akoe djadi sanget terkedjoet tatkala masoek di
kamar, nampak peti pakean jang soeda diboeka
serta isihnja berarakan kalang kaboet. Lantaran
itoe djoega, baroelah akoe mendoega jang
pentjoeri telah bebenain milikkoe."<noinclude></noinclude>
8kkhc4c631yctd93croj5posmyv5ng7
Halaman:Kang Lam Yan V.01.pdf/40
104
115621
319324
2026-09-27T19:06:01Z
Nadiarhamadanitaa
27685
/* Telah diuji baca */
319324
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Nadiarhamadanitaa" />{{rh||{{sp|KANG LAM JAN}}|37}}</noinclude>—,,Selandjoetnja dati itoe akoe soeda taoe.
Nah tjoba njo anterken akoe ka tempat di-
mana pentjoeri soeda menggeratak.’’
—,,Baek dan marilah kita djalan bersama
sama."
Kita orang lantes mengikoeti toean roema,
masoek ka dalem roema dari pekarangan jang
katiga. Kita orang doedoek di roeangan depan
kamar tidoernja toean dan njonja roema.<noinclude></noinclude>
qwezbnqbnyo3iv3s65bo5xkyjdsbtjg
Halaman:Hikajat Pangempangan Darah.pdf/2
104
115622
319329
2026-09-28T00:16:04Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
319329
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>-----------
Sakalian boekoe Tjerita ini jang tida disertaken tanda tangannja jang poenja tida sah adanja.
-----------<noinclude></noinclude>
aqv9b7z8de4c97kxvusk0lrvcwznylz
319330
319329
2026-09-28T00:16:15Z
Link PB
26772
319330
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>-----------
Sakalian boekoe Tjerita ini jang tida disertaken tanda tangannja jang poenja tida sah adanja.
-----------<noinclude></noinclude>
m5i9sb30md22eaopaxd8jd8wxhwnzaj
Indeks:111 Haria, Saparua.djvu
102
115623
319365
2026-09-28T00:57:29Z
Thersetya2021
15831
←Membuat halaman berisi ''
319365
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=111 Haria, Saparua
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Karel Frederik Holle
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=Stokhof, W. A. L.
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=1982
|Key=
|ISBN=
|Source=djvu
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
ieywd2lscor75z9ygr8mydeuhn2tlh3
Indeks:113 Kenyah Dayak.djvu
102
115624
319366
2026-09-28T00:58:19Z
Thersetya2021
15831
←Membuat halaman berisi ''
319366
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=113 Kenyah Dayak
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Karel Frederik Holle
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=Stokhof, W. A. L.
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=1986
|Key=
|ISBN=
|Source=djvu
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
thfhisk5wsxchvtbntdzce02r9o7ebl
Indeks:119,184 Makasar.djvu
102
115625
319367
2026-09-28T00:59:31Z
Thersetya2021
15831
←Membuat halaman berisi ''
319367
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=119,184 Makasar
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Karel Frederik Holle
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=Stokhof, W. A. L.
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=1984
|Key=
|ISBN=
|Source=djvu
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
dtih39ozr0icv0s478mrquvjvo3s7s0
Indeks:120 Manjene, Mandar.djvu
102
115626
319368
2026-09-28T01:00:55Z
Thersetya2021
15831
←Membuat halaman berisi ''
319368
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=120 Manjene, Mandar
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Karel Frederik Holle
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=Stokhof, W. A. L.
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=1985
|Key=
|ISBN=
|Source=djvu
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
1j1hi31kz7unbee26w64gddz19vglru
Indeks:121 Toraja Balanipa.djvu
102
115627
319369
2026-09-28T01:01:44Z
Thersetya2021
15831
←Membuat halaman berisi ''
319369
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=121 Toraja Balanipa
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Karel Frederik Holle
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=Stokhof, W. A. L.
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=1984
|Key=
|ISBN=
|Source=djvu
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
j0bvthj6y5fvc8msgftqxpnrvoejql5
Halaman:111 Haria, Saparua.djvu/14
104
115628
319370
2026-09-28T01:05:34Z
Thersetya2021
15831
/* Tanpa teks */
319370
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="0" user="Thersetya2021" /></noinclude><noinclude></noinclude>
30jx1lygruprj5alacv96idkwiji99b
Halaman:111 Haria, Saparua.djvu/13
104
115629
319371
2026-09-28T01:13:37Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319371
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="27"> hoetotoeroetil = (made of a plank)<br>
# mīnā mòetēlễ, gemoek = in contrast to lean meat<br>
# moetoe (of wood); éjà mamala (of clothes)<br>
# ātànāi = kenal, taoe = tahoe<br>
# (ingat/kira)<br>
# roèkā (to undo a rope), hākā (to open a door).<br>
# day break = tàsòkāi / pādjàr<br>poepoe = hampir malam<br>dialy = pélāpōtòe<br>afternoon = léléwātō<br>midnight = pòekòelàlāwā<br>esok pagi = kakai hi potoe potoe<br>
# (the north wind is called Halopopo in Haria, because it comes from Kaibabo)<noinclude></noinclude>
a7rihmkvc0vj2lvdv4s0opwzspvgmvy
Halaman:111 Haria, Saparua.djvu/12
104
115630
319372
2026-09-28T01:24:15Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319372
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="9">(Can assume the shape of all kinds of animals and bring people illness and troubles.) When a person has become ill in this way one says of him/her: dia kena setan; this spirit dwells in the forest, not in the village or in the sea.<br>
# patih = kāmàr or aijae; orang kaja = orang kaja = orang kaja<br>
# ilaō = the chief's soa. mòetòeaoe = the elders<br>
# aoeleli more exactly; old gold coins<br>
# tapalang = tàpàla<u>nn</u>ō or saléhatoe<br>
# poeroetol are called the grass seeds which cling to the clothes when one walks along the road<br>
# tahaihoril <tahaihoul ?> from Malay, more exactly = the young trees which have sprounted around an old banana tree.<br>
# òenòenjō = bunch<br>kilanjo sikat<br>
# This is the koesoe-koesoe mapoewa which is eaten by the cows.<br>welljo = koesoe-koesoe laki-laki which grows very tall.<br>
# kakatoewa poetih = kakatoea lākàl<br>morsegoe poetih = kāròetīà pòetiïl<br>morsegoe dadah merah = karoennoe hirī<u>nn</u>ō<br>màtani ékàoe; paniki = sòepitòl<br>
# redireti, djaring = djaring<br>
# sòemàkaoe métènnō, sòemàkaoe kāoeil, òesòesòllōlaroe, samoe api-api<br>
# nijal métènnō, nijal patola, nijal awatol, mòelànātòl kāoe, mòelànātòl oelar mata boeta, òeléròeōl<br>
# frog which lives in the water<br>àràrātàl = green frog<br>
# mòeosòllō (which lives in the forest)<br>òenénèllō (living in the houses)<br>
# lainno = pasir di pantai<br>
# moetoewannjo = small forest. What is called here hoetan wesiol is used on moetoewanno <?><br>
# outrigger canoe = falal<br>djoengkoe and orembaai = āròebāil<br>saroewa = saroewa<br>lepa-lepa = small canoe without outrigger<br>mahera (Mal.) = paisal<noinclude></noinclude>
arj038uhemtgubx4xwgf7x5s2k9ddd1
Halaman:111 Haria, Saparua.djvu/11
104
115631
319373
2026-09-28T01:30:57Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319373
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
1394. potoel <33><br>
1395. dominggo<br>
1396. misal<br>
1397. léwata<br>
1398. kàmā<u>llō</u><br>
1399. djam (oras)<br>
1400. pōénnō sané léwātā sane<br>
1402. pōénno<br>
1406. nàlōòl<br>
1407. moesing<br>
1408. sěkarang<br>
1409. hàsī ihīīl<br>
1410. sěkarang<br>
1411. minà <mīnà ?><br>
1412. lebemina<br>
1414. minà <mīnà ?><br>
1416. heroew<u>ai</u><br>
1418. hénàmāsā<br>
1419. hénàmāsā tétéhā<br>
1420/ kāni īni<br>
1422. kakai hi potoepotoe<br>
1423. potoe roewa<br>
1426. mòelārī-mòelārī<br>
1427. pōtòe sàllō<br>
1428. soedah<br>
1429. taoesālà<br>
1431. oetara <34><br>
{{multicol-break}}<br>
1432. selatan<br>
1433. timoelō<br>
1434. màkàmàllō<br>
1435. aōepāě<br>
1436. aoeīnā<br>
1437. hàhànjō<br>
1440. hoehoeloehoe<br>
1452. māsòe<br>
1453. ilaoe<br>
1454. éhōrī<br>
1459. lépoe<br>
1460. héjōné<br>
1461. àmàōné<br>
1463. àmàīnī<br>
1464. àmàīmōnō<br>
1465. amòelā<br>
1466. tantoe, koeekoеé<br>
1467. brangkali<br>
1469. tòela<br>
1470. dengan<br>
1471. taoe<br>
1472. ija<br>
1473-<br>
1475. taoe<br>
1477. tjoema<br>
1479. tetapi<br>
1486. ta soe isa
{{multicol-end}}
'''3. NOTES'''<br>
1. hisanalo = the part covered by the gums<br>
2. taholal = larynx<br>
3. hoeroeoe walani = pubic hair<br>òewòeσel = body hair<br>
4. nānàōkō = Sono<br>
5. isoepoe = dapat<br>
6. poetannjo = boesoek<br>
7. ana minaal <eldest ?>, anà moeriòl <youngest ?> are <compare 227, 278>.<br>
8. Lahanno = teman<noinclude></noinclude>
8a0qingpl2ijjc05cropwnwuat9gcuk
Halaman:Lawah-lawah Merah.pdf/1
104
115632
319374
2026-09-28T01:49:36Z
Rider.chat
27707
/* Telah diuji baca */
319374
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Rider.chat" /></noinclude>Boekoe Bergambar
JANG
PERTAMA DI KALOEWARKEN
DI
NEGRI DJAWA
'''''Harga f 4.'''''
TERTJITAK
DI
PENGETJAPAN
OGILVIE & Co,
BATAVIA.
1875.<noinclude></noinclude>
1l0cut84q0ukr4ilnxs2yzth1d3oom1
Halaman:Lawah-lawah Merah.pdf/2
104
115633
319375
2026-09-28T01:51:40Z
Rider.chat
27707
/* Telah diuji baca */
319375
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Rider.chat" /></noinclude>Deze publicatie is op gebruikersverzoek
via Afd. DMI/KITLV gemicroficheerd door
MICROFORMAT SYSTEMS, Postbus 287,
2160 AG Lisse. Tel. 02521-17250.
Copieën van de microfiches zijn onder
opgave van de signatuur van dit boek
bij MICROFORMAT SYSTEMS te bestellen.<noinclude></noinclude>
r4qd8ikvm9n4mmat6c002rsrq9tioth
Halaman:Lawah-lawah Merah.pdf/3
104
115634
319376
2026-09-28T01:52:21Z
Rider.chat
27707
/* Telah diuji baca */
319376
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Rider.chat" /></noinclude><noinclude></noinclude>
skqxzl0s5pbefjjcovmguczoima35bl
Halaman:Lawah-lawah Merah.pdf/4
104
115635
319377
2026-09-28T01:53:03Z
Rider.chat
27707
/* Telah diuji baca */
319377
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Rider.chat" /></noinclude><noinclude></noinclude>
skqxzl0s5pbefjjcovmguczoima35bl
Halaman:Lawah-lawah Merah.pdf/5
104
115636
319378
2026-09-28T01:55:11Z
Rider.chat
27707
/* Telah diuji baca */
319378
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Rider.chat" /></noinclude>INI TJARITA
NAMANJA
LAWAH-LAWAH MERAH,
IJA ITOE
SATOE TJARITA DARI NEGRI TJINA,
Tertjitak pada pengatjapan
OGILVIE & Co.,
di BETAWI
1875<noinclude></noinclude>
58src7igj8c1ncpbej5mg0toki0vgiy
Halaman:Lawah-lawah Merah.pdf/6
104
115637
319379
2026-09-28T01:58:36Z
Rider.chat
27707
/* Telah diuji baca */
319379
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Rider.chat" /></noinclude><noinclude></noinclude>
skqxzl0s5pbefjjcovmguczoima35bl
Halaman:111 Haria, Saparua.djvu/10
104
115638
319399
2026-09-28T03:40:37Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319399
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
1240. djoeloes<br>
1245. roèkā<br>hākā<32><br>
1246. hoèoe, àlōō<br>
1251. kōtòe<br>
1256. ékélō<br>
1257. tihi<br>
1258. pàīhãà<br>
1260/<br>
1261. oïmīnā<br>
1262/<br>
1263. náséé<br>
1264. hōoè<br>
1265/<br>
1266. ātāhoènī<br>
1267. ànàoeri<br>
1268. àhàlōō<br>
1269. pàlāà<br>
1271. āpiāpōrō<br>
1277. toenoe<br>
1278. ìhōï<br>
1284. ilai<br>
1286. hìtōlōō<br>
1291. hita<br>
1293. ìsai<br>
1294. roewā<br>
1295. tōroe<br>
1296. hāà<br>
1297. rìmà<br>
1298. nōò<br>
1299. hītòe<br>
1300. wāròe <wāroè ?><br>
1301. siwa<br>
1302. hòesai<br>
1303. hòesělànnj<u>o</u><br>
1304. hòesālàròewā<br>
1305. hòesālàtoroe<br>
1306. hòesālàhaa<br>
1307. hòesālàrimà<br>
1308. hòesālànōò<br>
1309. hòesālàhītòe<br>
1310. hòesālàwāròe<br>
1311. hòesālàsìwā
{{multicol-break}}
1312. hòetòeroewā<br>
1313. hòetòe roewaī lànī<br>
1315. hòetòe roewaī rima<br>
1316. hòetōròe<br>
1317. hòetòehāà<br>
1318. hoetoerima<br>
1319. hoetoenoo<br>
1323. òetoe<u>nn</u>jō<br>
1324. rìhoe<u>nn</u>jō<br>
1325. làlà<u>nn</u>go<br>
1326. sětèngah<br>
1327. saprampat<br>
1328. lāwàìsà<br>
1329. lāwà-i-roewā<br>
1336/<br>
1337. épélāniā<br>
1338. wàïlà<br>
1339. lépoe<br>
1340. koerànjō, èéhī<br>
1347. lěbé<br>
1348. élésī<br>
1349. koerànjō<br>
1359. oèsìéròe<br>
1357. āòe<br>
1359. ālé<br>
1360. imi<br>
1361. imi<br>
1362. imi<br>
1363. īlé<br>
1365. iámi<br>
1366. ito<br>
1367/<br>
1368. sīlé<br>
1379. sèï<br>
1380. sallo<br>
1382. sallo<br>
1383. éīné<br>
1385. éïmōnō<br>
1388. éiné<br>
1389. éīnāne<br>
1392. kàkāi<br>
1393. nai nai
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
cvf3f465mddhxk8sbdqw9d38tgjkxl8
Halaman:111 Haria, Saparua.djvu/9
104
115639
319400
2026-09-28T03:51:54Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319400
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
1066. tàsòetòewārī<br>
1067. ihàhélā<br>
1068. hoetotoeroetil <27><br>
1070. mòelālà<br>
1071. éējā<br>
1073. <28><br>
1083/<br>
1084. làlònjō<br>
1085/<br>
1086. àpōlē<br>
1087. kōpē<br>
1088. hōhō<br>
1089. émésé<br>
1090. ōré<br>
1096. mīkī<br>
1097. miring<br>
1098. méoe<br>
1101. màkà<u>nn</u>ō<br>
1102. māròe<br>
1104/<br>
1105 pòetòe<br>
1106/<br>
1107. pòerkīà<br>
1109/<br>
1110. amaori<br>
1113. élénjō<br>
1114. smal <?><br>
1117. màkànnà<br>
1125. moetoe<br>éjā màmālā <29><br>
1127. pōsòe<br>
1130. māï<br>
1131. ìàhīā<br>
1132-<br>
1135. màlōpī, màsōòe<br>
1136-<br>
1139. tàsé màlōpī<br>
1142. éhòehoeï, mòeléné<br>
1143. taoeïnjō<br>
1148/<br>
1149. sīkà-téhéěl-poesi<br>
1150. ìmòetoewā<br>
1152. hòehòelā<br>
1153. hòeròeïl<br>
1154. pàlōkōï
{{multicol-break}}
1155. kaja<br>
1159. bōdō, pōrō<br>
1160. tètéwā<br>
1161. mòesòemà<br>
1162. mààrīmòe<br>
1163. màsìlà<br>
1166. mòeïï<br>
1167. poeti<br>
1168. mété<br>
1169. kaoe<br>
1171. pōkoè<br>
1172. lāl<u>à</u><br>
1173. idjoe<br>
1174. héhì<br>
1175. soepoe<br>
1176. péé <péé ?><br>
1179. ōïri<br>
1180. ōïri<br>
1193. ātànal <30><br>
1194. àoerià <31><br>
1195. àtétéwā<br>
1196. oeriāĕ<br>
1197. kàрōое<br>
1198. menjangkal<br>
1199. mengakoe<br>
1200. mélé<br>
1201. ikira mele mele<br>
1202. ikīrā, ìpīsārà<br>
1203. òelānī<br>
1206. ìhìhā<br>
1208. boleh<br>
1210. tàné ïl<br>
1211. hala<br>
1212. ìkōkòe<br>
1213. ìnìhijé<br>
1214. ìhítī <ìhītī ?><br>
1220. iïlo<br>
1221. gandong<br>
1224. waka<br>
1225. tòewōō <toèwōō ?><br>
1238. òesòeká<br>
1239. b<u>i</u>entj<u>ie</u>
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
kpkm7vxzfvti13u89ks2qajhk16mzc5
Halaman:111 Haria, Saparua.djvu/8
104
115640
319403
2026-09-28T04:18:26Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319403
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
924. éiòeòe<br>
925. hàtoe pòelàr<br>
927. isoel<br>
928. ānī<u>nn<u>ō<br>
929. rihoetol<br>
930. wāélō<br>
931. làoetàn<br>
932. kikà<u>nn</u>ō<br>
934. pikinō<br>
935. wàroelō<br>
936. kōkōhòelō<br>
937. nāmàl, nòehāitòl<br>
938. panté <24><br>
939. làlà<u>nn</u>ō<br>
940. sàāròe<br>
941. sàāròe<br>
942. rīāmōerī<br>
944. noesal<br>
947. oelatil<br>
948. òelātī ànāil<br>
951. nàmà<u>nj</u>ō<br>
955. mòetòewà<u>nn</u>jō <25><br>
957. mòetòewà<u>nn</u>jō <25><br>
958. òelàtī haoel<br>
959. làlānō<br>
962. lélénō, aòetòl<br>
963. waīlō<br>
967. waelō wā òelātīl<br>
968. ěkālā, éhònō<br>
969. hātòel<br>
970. òemé<br>
971. làsà<u>nn</u>ō<br>
973. màmòllō<br>
974. těmbāgā<br>
976. pérak<br>
977. hòelàwà<u>nn</u>ō<br>
978. tòemòelāõel<br>
979. tòemòelāõel<br>
980. waliran<br>
991. pembrian<br>
995. dāgà<u>nn</u>ō<br>
996. ījōsō mirimõel
{{multicol-break}}
998. djongos<br>
1001. tōkō<br>
1002. àkòe<u>nn</u>ō<br>
1003. badagang<br>
1004. barang-barang dagang<br>
1007. héri<u>nn</u>ō<br>
1008. imoeòe<br>
1009. nìròegī<br>
1010. isāhé<br>
1011. māhàl<br>
1012. moerà<br>
1013. ìhītī nōtīl<br>
1014. i pàlài nōtīl<br>
1015. sērī<br>
1016. àlàhērī<br>
1017/<br>
1018. àhītī<br>
1019. àtòekālō<br>
1021. tawar<br>
1021. àkālē<br>
1024. datjing<br>
1030. kápàllō prang<br>
1029/<br>
1030. kàpà<u>ll</u>ō<br>
1031. kāpà haoe<br>
1032. iskoetji<br>
1033. <26><br>
1035. léàlàï<u>nn</u>ō<br>
1037. léà<u>ll</u>ō<br>
1038. léhìtòl<br>
1040. pai<u>l</u><br>
1041. sailjo<br>
1042. isai<br>
1043. irìhì pāìl/ìpāìl<br>
1049. hàtòe à ī<u>nn</u>ō<br>
1050. ìkìnō<br>
1052. lèriē <lērié ?><br>
1060. àtōhòe<br>
1061. Djail, ìlàï<br>
1062. ànàïl, ihiïl<br>
1063. ātā<br>
1064. nāināi, tòewārī<br>
1065. àpōlé
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
3ts1w296ybj5x9322ez7rcwusdu8l6f
319404
319403
2026-09-28T04:18:56Z
Thersetya2021
15831
319404
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
924. éiòeòe<br>
925. hàtoe pòelàr<br>
927. isoel<br>
928. ānī<u>nn</u>ō<br>
929. rihoetol<br>
930. wāélō<br>
931. làoetàn<br>
932. kikà<u>nn</u>ō<br>
934. pikinō<br>
935. wàroelō<br>
936. kōkōhòelō<br>
937. nāmàl, nòehāitòl<br>
938. panté <24><br>
939. làlà<u>nn</u>ō<br>
940. sàāròe<br>
941. sàāròe<br>
942. rīāmōerī<br>
944. noesal<br>
947. oelatil<br>
948. òelātī ànāil<br>
951. nàmà<u>nj</u>ō<br>
955. mòetòewà<u>nn</u>jō <25><br>
957. mòetòewà<u>nn</u>jō <25><br>
958. òelàtī haoel<br>
959. làlānō<br>
962. lélénō, aòetòl<br>
963. waīlō<br>
967. waelō wā òelātīl<br>
968. ěkālā, éhònō<br>
969. hātòel<br>
970. òemé<br>
971. làsà<u>nn</u>ō<br>
973. màmòllō<br>
974. těmbāgā<br>
976. pérak<br>
977. hòelàwà<u>nn</u>ō<br>
978. tòemòelāõel<br>
979. tòemòelāõel<br>
980. waliran<br>
991. pembrian<br>
995. dāgà<u>nn</u>ō<br>
996. ījōsō mirimõel
{{multicol-break}}
998. djongos<br>
1001. tōkō<br>
1002. àkòe<u>nn</u>ō<br>
1003. badagang<br>
1004. barang-barang dagang<br>
1007. héri<u>nn</u>ō<br>
1008. imoeòe<br>
1009. nìròegī<br>
1010. isāhé<br>
1011. māhàl<br>
1012. moerà<br>
1013. ìhītī nōtīl<br>
1014. i pàlài nōtīl<br>
1015. sērī<br>
1016. àlàhērī<br>
1017/<br>
1018. àhītī<br>
1019. àtòekālō<br>
1021. tawar<br>
1021. àkālē<br>
1024. datjing<br>
1030. kápàllō prang<br>
1029/<br>
1030. kàpà<u>ll</u>ō<br>
1031. kāpà haoe<br>
1032. iskoetji<br>
1033. <26><br>
1035. léàlàï<u>nn</u>ō<br>
1037. léà<u>ll</u>ō<br>
1038. léhìtòl<br>
1040. pai<u>l</u><br>
1041. sailjo<br>
1042. isai<br>
1043. irìhì pāìl/ìpāìl<br>
1049. hàtòe à ī<u>nn</u>ō<br>
1050. ìkìnō<br>
1052. lèriē <lērié ?><br>
1060. àtōhòe<br>
1061. Djail, ìlàï<br>
1062. ànàïl, ihiïl<br>
1063. ātā<br>
1064. nāināi, tòewārī<br>
1065. àpōlé
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
gy912jzelljf1dpsc80abypnmqc0zzr
Halaman:111 Haria, Saparua.djvu/7
104
115641
319405
2026-09-28T04:31:58Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319405
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
758. kòepà<u>nn</u>ō<br>
759. hòeànjo<br>
761. òerītīl<br>
763. hàtòeïl<br>
764. isinno<br>
765. <16><br>
766. wàrsinō<br>
770. hòetāàl<br>
772. hòeròe<u>nn</u>ò <17><br>
774. binatang<br>
776. ékàlōwà<br>
778. àròeïl<br>
780. tàrīī<u>nn</u>ō<br>
786. ìhòlljō<br>
787. hòeròe<u>nn</u>jō<br>
789. roemà boeroeng<br>
790. tiròeïl<br>
794. hāhòe<br>
797. sìhōròe<br>
798. pìpīl<br>
803. kàrbō pipinal<br>
804. kàrbō manawal<br>
803/<br>
804. kárbō<br>
805. ékàlōwà<br>
806. ékàlōwà<br>
807. àkàrà<u>nn</u>ō<br>
808. ékàlōwà<br>
809. roesa, mendjangan<br>
811. asoe<br>
812. ápōōe<br>
813. sìàl<br>
814. émòeàlā<br>
823. àsàwāiljō<br>
824. hahoenoe<br>
826. mànòeòl<br>
827. mànòeànāi<br>
828. mañòe pipinal<br>
830. mānòe manawal<br>
831. ajang menjaboeng<br>
834. kakatoewa <18><br>
835. porkitji
{{multicol-break}}
836. mānòe wàkànno<br>
840. soél<br>
843. ròesīl<br>
844. boeroeng<br>
846. kàroe<u>nn</u>òe <18><br>
847. karoennoe hīrīnnō màtànī<br>{{gap}}ékaoe pòetiïl<br>
851. mòelāhàl<br>
854. ròeàl<br>
861. òeòtòl <19><br>
865. àpātòl<br>
866. òetoel<br>
869. òetoe tè'ròeïl<br>
870. toemal<br>
871. lawa-lawa<br>
872. òepénāàl<br>
877. sònōtōl<br>
878. kōkōhà<u>nn</u>ō<br>
881. wāòe<br>
884. <20><br>
886. nijal <21><br>
891. héā<u>nn</u>ō<br>
892. mitàllō<br>
893. òekòel<br>
894. òepātòel<br>
896. kodok {{gap}}<22><br>{{gap}}àràrātàl<br>
898. mòeōsòllō{{gap}}<23><br>{{gap}}òenénèllō<br>
899. soa-soa<br>
900. hòewāwāàl<br>
901. tòepèpèl<br>
902. hè<u>nn</u>ò<br>
905. lànītòl<br>
906. rīà màtànjō<br>
907. ria makaraoe<br>
908. hòelà<u>nn</u>ō<br>
910. hoèlà<u>nn</u>ō<br>
911. hoèlà<u>nn</u>ō makaraoe<br>
912. òemà<u>ll</u>jō<br>
913. kījàl<br>
921. awang<br>
923. làhàkélā
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
82hipe8pqjbt16ck9e7c5nuc1n1g9lh
Halaman:111 Haria, Saparua.djvu/6
104
115642
319406
2026-09-28T04:55:15Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319406
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
612. sòepītòl<br>
614. walato hòesòe pànātòl<br>
613-<br>
616. hòesòe pànātòl, hoesoe panatol<br>
617. lélépětòl<br>
618. bàndērā<br>
619. lélā <lēlā ?><br>
620. mināàl<br>
621. sàlāwal<br>
622. piloer<br>
623. toenoe<br>
625. prang<br>
626. prang<br>
627. moesoeh, satroe<br>
628. márīàm<br>
629. tōtō oe ròenī<br>
630. dāmé<br>
631. kota<br>
640. bea<br>
645. oèsoèwò<u>nn</u>ō<br>
652. sākoèl<br>
653. mīrīmòe<br>
654/<br>
655. mīrīmòe halal<br>
657. lālā wāilě<br>
659. pékāl<br>
660. tìnàmāàn<br>
662/<br>
663. ihoehoewe<br>
664. hatoewi<br>
665. tanoe<br>
668. mòelà<br>
669. màmātà<br>
671-<br>
672. itīì<br>
674. djagoeng<br>
677. bòntjīs<br>
679. papainjo<br>
681. tabakoe<br>
682. tohoel<br>
683. hati<u>l</u>al<br>
685. kǎlěbāsā<br>
686. hòeé<u>ll</u>jo
{{multicol-break}}
688. kástérā<br>
689. ìnà<u>nn</u>ō<br>
690. kàrtòepā<br>
691. noeolo wò<u>nn</u>jō<br>
692. noeolo hoewanjo<br>
691-<br>
693. nòeōlō<br>
695. nāwàl<br>
699. tòewāàl<br>
701. nāsòe<br>
702. pòelénnō<br>
703. rìpiā wò<u>nn</u>jō<br>
704. ripial<br>
705. kapas<br>
706. kapok<br>
708. mangga<br>
709. nangka<br>
710. ramboetan<br>
711. tòerènnō<br>
712. kòmòekòllō<br>
716-<br>
718. kòelàl<br>
723. kopi<br>
726. gambir<br>
727. biengkoedoeng<br>
728. hàoelō<br>
731. oewàl<br>
732. tàhōlàl<br>
734. òewò<u>nn</u>jō<br>
739/<br>
740. sànàī<br>
742. wàaīlò<br>
742-<br>
744. wàalljō<br>
746. laoe<u>nn</u>ō<br>
48. hoetail<br>
750. wāélō<br>
751. getah <14><br>
752. hoewàl<br>
753. āmòe<br>
754. kàmālō<br>
755. kàmālō<br>
757. ānaïl <15>
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
hpp9q4nbu6p8qbk2tzrtceg472z1o3d
Halaman:111 Haria, Saparua.djvu/5
104
115643
319407
2026-09-28T05:06:45Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319407
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
457. ploer papan<br>
458/<br>
459. āàlò<u>nn</u>ō<br>
461. rī<u>ll</u>ō<br>
462. balk<br>
463. koi <13><br>
464. gardieng<br>
465. tampit tidoer<br>
467. karnoeroe<br>
468. pāiï<u>ll</u>ō<br>
469. kàrnōeròe<br>
470. dego-dego = sōòewōl<br>
472. là<u>nn</u>ō<br>
473. là<u>nn</u>ō<br>
474. tātòe<br>
475. hãoe<br>
477. òepéījé haoe<br>
478. àmātā haoe<br>
483. hāmàtà<u>nn</u>jō<br>
484. kajoe api<br>
485. tòenòe kámā<u>ll</u>ō<br>
486. àmātà<br>
488. gardien koi<br>
489. àtātòeōtòl<br>
493. kwālī, tātjoe<br>
494. tāmà-tāmàl<br>
495. òelětàrwāil<br>
496. òelò<u>nn</u>nō màrpàsā<br>
497. pìrī<u>nn</u>ō<br>
498. sāhāpòetīl<br>
503. tàlà<u>nn</u>ō<br>
501-<br>
503. iskotol<br>
505. séïtòl<br>
506. lōpòe<br>
510. s<u>ò</u>n<u>d</u>ō<br>
511. tétéoèlō<br>
514. oewénjo, tìpīl<br>
515. lampoe<br>
516. soemboe lampoe<br>
517. ésīl<br>
519. dosi-sōkātòl<br>
520. peti pakejan
{{multicol-break}}
524. ròepòel<br>
525-<br>
527. màrpāsā<br>
528. goreng<br>
529. bambang<br>
530. ikāsā<br>
534. ānékòe<br>
535. òewékaàl<br>
537. òetā<u>nn</u>ō<br>
539. daging mamatail<br>
540. dendeng<br>
541. ìànnō<br>
544. halal<br>
545. nassi<br>
546. halal<br>
547. hàtànjō<br>
548. hàlà hòewànjo<br>
550. ésoe<u>nn</u>ō<br>
551. hàll<br>
555. rīnnà<br>
560. koekis<br>
562. lada<br>
563. tàsījòl<br>
565. àròe<u>nn</u>ō<br>
567. kātà<br>
568. kàbàjā<br>
573. rìrìàè<br>
576. sāpàòeòel<br>
577/<br>
578. pàndīeng<br>
579. gelang tangan<br>
580. gelang kaki<br>
582. anting-anting<br>
583. karaboe<br>
588. ròewa<u>nn</u>jō<br>
590. soetra<br>
591. lakim<br>
600. isāpā<br>
601. isāi wàlòtòl<br>
602. wàlòtòl<br>
603. āhàl<br>
604. isina<br>
611. tòepàl
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
emydaisspr7wjbwqjswho95spntty20
Halaman:111 Haria, Saparua.djvu/4
104
115644
319408
2026-09-28T05:15:43Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319408
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
267. àoèpõe mōtòewāoē mìnā-minā<br>
268. òeléòe mànāwàl <8><br>
269. òeléòe pipinal<br>
270/<br>
271. òewaòe<br>
272/<br>
273. wàriòe<br>
274. òерōеòe<br>
275/<br>
276. mōmōòe<br>
277. àmàòe mìnaal<br>
278. àmàòe mòerīòl<br>
279. àmàòe mìnāal<br>
280. àmàoe mòerīòl<br>
281/<br>
282. ìnàòe toeri<br>
283/<br>
285. inaoe toeri minaal<br>
284/<br>
286. inaoe toeri moeriol<br>
287-<br>
294. ana makawin, tòetàrìhàl<br>
299. ānà màmāītòl<br>
300. ānà màmāītòl<br>
302/<br>
303. ānà tiri<br>
305. ānáoe piara<br>
306-<br>
309. akaoel<br>
315. òetòenoeroeng<br>
317. òeàijàl<br>
318. oeròemàpoe<u>nn</u>jō<br>
328. àmànno<br>
331. màmòerī<u>nn</u>ō<br>
339. ispōk<br>
341. setan <9><br>
343/<br>
344. djiwa<br>
346. agama<br>
347. sombajang<br>
351. òetòerīé<br>
352. hoeroef<br>
353. kertas<br>
354. soeràtĕ<br>
355. boek<br>
{{multicol-break}}
356. tjarita, hètòe<br>
359. lagoe<br>
360. lànitòl<br>
361. naraka; làoe naraka<br>
365. tòemàtāōe<br>
368. dōsà<br>
370. pamali/worino - poso<br>
375. kramat<br>
377. oesailjo<br>
378. latoe <10><br>
388. si toemoeroeng<br>
389. mòetòeaσe <11><br>
391. ìmoeòe<br>
392. tjilaka<br>
393. màītī<br>
394. ātā<br>
396. ādtà<br>
399. hoekoem<br>
400. ihāwà<br>
401. saksi<br>
402. hakim<br>
403. iòenātā<br>
407/<br>
408. poeroetoe<br>
410. ìtéhéï<br>
411. arta <12><br>
413. lāiānà<br>
414. biang<br>
415. ihénā<br>
419. pìōlā<br>
420. ploit<br>
421. tamboer<br>
424. hòehòeoel<br>
428. màmàrà<br>
437. roemal<br>
438. pondok<br>
439. roemal hàhà<u>nn</u>ō<br>
441. àtōoèl<br>
449. mitàròe<u>nn</u>jō<br>
451. djànèlā<br>
454. ilanno<br>
456. lante
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
nxngnxnr6b8zbof4tg55kos4tbfqvs9
Halaman:111 Haria, Saparua.djvu/3
104
115645
319409
2026-09-28T05:24:30Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319409
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
129. mòeroeoe<br>
130. iséī<br>
132. àmàlaoe<br>
133. pénā<br>
137. itōlōō<br>
138. nānàōkō, imoetoeròe <4><br>
139/<br>
140. ìmòeni<br>
144. ōlō<br>
145. ōōi<br>
146. imoetoeroe ààhākō<br>
147. imoetoeroe ōōhòe<br>
148. ìmoetoeròe<br>
149. ìtoepà<br>
150. ìtoepà iloeoekō <iloеoеkō ?><br>
152. itoepà lōlōlō<br>
153. nānòe<br>
154. sōrī<br>
156. ikīrā āpé-āpé<br>
157. tèlor<br>
158. riōkō<br>
160. ìwélé<br>
161. ìmòeōō<br>
163. ìāpā<br>
165. imòeōō<br>
166. imóekérī<br>
167. itàpéléé tóehóelãoe<br>
169. ìàhèsi<br>
170. òehòesé?<br>
176. àmàmōāàkō<br>
177. ìhãòewé?<br>
182. imàhāi<br>
183. ímātà<br>
184. mātà<br>
185. mātà<br>
188. bangkei<br>
191. koeboer<br>
192. ìàmàtā<br>
193. ìsòepòe pòesākā <5><br>
194. poesaka<br>
196. loeka <6><br>
197. hòesòesoeïl
{{multicol-break}}
198. loeka ròeìtìl<br>
199. hétī<br>
200. hétī<br>
201. ìrāsā hétì<br>
203. siri-bara<br>
205. hilisòe<br>
207. téhoeko heti<br>
209. iméī méméī<br>
210. loeti-loeti/sélétòl<br>
211. sélétòl<br>
214. pòetòetòe hàtoeïl<br>
219. oeròe haàl<br>
220. sosiri<br>
222. nikoe<br>
223. tamoeri<br>
224. kràm<br>
225. mātà<br>
227. mōoe-mōoe/pāé-pāé<br>
228. tòejé<br>
229. wokoe<br>
231. sìsīé<br>
232. īmāī<br>
233. òebà<br>
234. dōti<br>
235. biang (doekoen)<br>
236. toemata<br>
237. toemata<br>
238. toemata<br>
239. nàlàòe<br>
241. mànāwàl<br>
242. pìpìnàl<br>
248/<br>
249. pìpìnàl hòehòelai<br>
250. āná mànāwàl<br>
252. āná pìpìnàl<br>
255. àmākō<br>
256. īnākō<br>
257/<br>
258. ànākō <7><br>
263. òеpoеoe mòetoeàl<br>
264. òеpoeòe tàhìnàl<br>
265. tōwāoe<br>
266. nisioe
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
kaciszxwxu3ep1tnzyx14lyzgqsmz14
Halaman:111 Haria, Saparua.djvu/2
104
115646
319410
2026-09-28T05:38:11Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319410
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>'''2. HARIA SAPARUA LIST'''
{{multicol}}
1. inànáko<br>
2. oeròe<br>
3. òewā <oèwā ?><br>
4. pòrò</u>n</u>nō<br>
5. oeròekō nisāhòetāoe<br>
6. hòewōō <hoèwōō ?><br>
7. oeroèkō hoèhoenī<br>
9. těrinākō<br>
11. màtākō<br>
17. màtākō wàīljō<br>
18. īrīkō<br>
21. wàssoekō<br>
22. nòekoèkō<br>
25. hìhìkō<br>
27. tàlàpèssīō hahani<br>
28. tàlàpèssīō<br>
29. wàlākō<br>
30. tàlàpèssīō<br>
31. mēīkō<br>
32. mòeànō hàhànjō<br>
33. nìōkō<br>
34. nìōkō wāni<br>
35. wāīkō<br>
34/<br>
35. <1><br>
37. mòeànō <2><br>
38. tōtōlōkō<br>
41/<br>
42, sòesòeō<br>
45. sòesòe màtànjō<br>
46. sòesòe wāīljō<br>
47. sòesòe wāīljō<br>
48. lōō sòesòe<br>
50. ròesōōl<br>
52. oesoel<br>
53. àpòekō<br>
54. téhoekō<br>
56. hòetòeākō<br>
61. òesōkō<br>
62. tà<u>ll</u>jō<br>
63. mérikō
{{multicol-break}}
66. sārì sàrīō<br>
68. hōkī sī<u>nn</u>ō<br>
69. hōkīl<br>
70. hōkī aroeil<br>
72. méi <méï ?><br>
73. tàīō<br>
75. ōtòe<br>
77. ītīl<br>
78. ijòllō<br>
82. òetàtīrī<br>
83. tìrīō<br>
84. àīkō<br>
86. àīkō lāòe<u>n</u>njō<br>
88. àīkō niatà<u>n</u>njō<br>
90. àīko īsīnī<br>
91. tòetòeròekō<br>
93. àīkō īsīnī/àīkō hòeà<u>n</u>njō<br>
94. àīkō wà<u>n</u>njō<br>
95. rìmākō<br>
97. rìmākō<br>
99. kīrīki<u>l</u>lō<br>
100. sìoekō<br>
102. rìmākō lālò<u>n</u>njō<br>
105. rìmākō òe<u>nn</u>jō<br>
107. rìmākō tàrìi<u>nn</u>ō<br>
108. òeoе mīnà<u>nn</u>jō<br>
109. òeoe màmòerī<u>n</u>nō<br>
110. òeoe hàtàlēā<br>
111. òeoe hàtàlễā ni bìrìkō<br>
112. òeoe mòerī<u>nn</u>ō<br>
115. rìllō<br>
116. lālàl<br>
117. kōdāgīng<br>
118. òelatòl<br>
121. oeritòl<br>
122/<br>
123. òewòeoel <3><br>
124. ésà<u>nn</u>ō<br>
125. tòehòelāoe<br>
127. ìrìhì òenāpàs<br>
128. āné
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
ivi8eqewgi8arcahqpved8z37hdmpsx
Halaman:Warisan Seorang Pangeran 05.pdf/8
104
115647
319413
2026-09-28T06:19:52Z
Therefa22
27445
/* Telah diuji baca */
319413
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Therefa22" /></noinclude>Tjio Hoa mendongkol bukan kepalang, sampai ia tidak sudi bitjara dengan Yan Tjoe Hoei. Dengan gerakkan pedangnja, ia berlompat madju, guna menjerang lagi.
Diluar dugaan, siorang bertopeng itu memutar tubuhnja dan
pergi dengan tjepat sekali tanpa mengutjap sepatah kata djua.
Yan Tjoe Hoei kuatir ada kawan2 orang itu atau dia sedang
menggunakan tipu, maka ia tidak mau menjusul.
„Sudah!“ ia mentjegah Tjio Hoa. „Mari!“
Tjio Hoa suka mendengar kata, maka pada waktu sinona berlompat keluar tembok kota, ia mengikutinja. Demikian mereka pulang tanpa hasil.
Kedjadian serupa ini berdjalan untuk tiga.empat malam.
Sampai waktu itu, Touw Kong dan Pheng Koen pun tidak terlihat kembali.
Disaat Yan Tjoe Hoei berlima mulai hilang sabar, mendadak
Lioe Hong Hoa mengirim Tjouw Po sebagai utusan mentjari mereka, guna menjampaikan warta.
Tentang Ouw Tjeng Lip telah didapat keterangan djelas. Setelah dipantjing dan ditawan, Tjeng Lip mesti segera dibawa ke Lamkhia kepada tjongtok dari Liang Kang. Dia dipandang sebagai orang tawanan penting sekali dan pembesar di Siangtjioe tidak mau menahannja lama². Walaupun begitu, orang tawanan itu masih belum diberangkatkan. Sebabnja ialah dikuatirkan ditengah djalan Tjeng Lip nanti ditolongi kawan²nja. Pembesar negeri tahu bahwa, Tjeng Lip mempunjai banjak kawan diantara siapa pun kaum pemberontak rombongan Ang Sioe Tjoan dan Yo Sioe Tjeng. Maka itu, Tjeng Lip ditahan disebuah tempat jang dirahasiakan. Lioe Hong Hoa telah menjelidiki berulang-ulang, tetapi ia masih belum memperoleh endusan. Dipihak lain, Nona Tjiang In Tjioe, gadisnja Tjiang Tek, atau tunangan Tjeng Lip itu jang telah dibikin mabuk ajahnja dan sudah dikirim kerumah iparnja di Toan San, tidak mau mengarti jang dirinja disingkirkan. Ia telah menduga tentulah orang² bermaksud djahat terhadap Tjeng Lip. Maka ia memaksa minta diantar
pulang ke Siangtjioe, katanja untuk mati bersama tunangannja. Sang ipar djadi kewalahan, terpaksa dia mengantarnja pulang. Tidak leluasa untuk Lioe Hong Hoa menemui nona itu, maka ia pikir untuk minta bantuannja Yan Tjoe Hoei dan Tjio Soen Eng. Demikianlah maka Tjouw Po diutus.<noinclude>{{rh|||253}}</noinclude>
r8j5s6f5i7w06kfcbw7fkgh7wsi1ll4
319414
319413
2026-09-28T06:20:54Z
Therefa22
27445
319414
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Therefa22" /></noinclude>Tjio Hoa mendongkol bukan kepalang, sampai ia tidak sudi bitjara dengan Yan Tjoe Hoei. Dengan gerakkan pedangnja, ia berlompat madju, guna menjerang lagi.
Diluar dugaan, siorang bertopeng itu memutar tubuhnja dan
pergi dengan tjepat sekali tanpa mengutjap sepatah kata djua.
Yan Tjoe Hoei kuatir ada kawan2 orang itu atau dia sedang
menggunakan tipu, maka ia tidak mau menjusul.
„Sudah!“ ia mentjegah Tjio Hoa. „Mari!“
Tjio Hoa suka mendengar kata, maka pada waktu sinona berlompat keluar tembok kota, ia mengikutinja. Demikian mereka pulang tanpa hasil.
Kedjadian serupa ini berdjalan untuk tiga.empat malam.
Sampai waktu itu, Touw Kong dan Pheng Koen pun tidak terlihat kembali.
Disaat Yan Tjoe Hoei berlima mulai hilang sabar, mendadak
Lioe Hong Hoa mengirim Tjouw Po sebagai utusan mentjari mereka, guna menjampaikan warta.
Tentang Ouw Tjeng Lip telah didapat keterangan djelas. Setelah dipantjing dan ditawan, Tjeng Lip mesti segera dibawa ke Lamkhia kepada tjongtok dari Liang Kang. Dia dipandang sebagai orang tawanan penting sekali dan pembesar di Siangtjioe tidak mau menahannja lama². Walaupun begitu, orang tawanan itu masih belum diberangkatkan. Sebabnja ialah dikuatirkan ditengah djalan Tjeng Lip nanti ditolongi kawan²nja. Pembesar negeri tahu bahwa, Tjeng Lip mempunjai banjak kawan diantara siapa pun kaum pemberontak rombongan Ang Sioe Tjoan dan Yo Sioe Tjeng. Maka itu, Tjeng Lip ditahan disebuah tempat jang dirahasiakan. Lioe Hong Hoa telah menjelidiki berulang-ulang, tetapi ia masih belum memperoleh endusan. Dipihak lain, Nona Tjiang In Tjioe, gadisnja Tjiang Tek, atau tunangan Tjeng Lip itu jang telah dibikin mabuk ajahnja dan sudah dikirim kerumah iparnja di Toan San, tidak mau mengarti jang dirinja disingkirkan. Ia telah menduga tentulah orang² bermaksud djahat terhadap Tjeng Lip. Maka ia memaksa minta diantar pulang ke Siangtjioe, katanja untuk mati bersama tunangannja. Sang ipar djadi kewalahan, terpaksa dia mengantarnja pulang. Tidak leluasa untuk Lioe Hong Hoa menemui nona itu, maka ia pikir untuk minta bantuannja Yan Tjoe Hoei dan Tjio Soen Eng. Demikianlah maka Tjouw Po diutus.<noinclude>{{rh|||253}}</noinclude>
bls09fxxlr3c6rvgm00ubfv4cw7qrdl
Halaman:113 Kenyah Dayak.djvu/20
104
115648
319415
2026-09-28T06:33:13Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319415
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="93">midàn oemah inī oěbà' idah (they, the people) moělàh (they plant)<br>
# nǎàn (sort)<br>
# I want to look for grass for my goat<br>
# kě a kind of subjective in this context.
'''4. ADDITIONAL DATA'''
{{multicol}}
Dutch dollar (2½ guilders)<br>
guilder<br>
half a guilder<br>
2 cent coin<br>
cent<br>
25 cent coin<br>
10 cent coin<br>
5 cent coin<br>
to smoke
{{multicol-break}}
{{gap}}: ligit<br>
{{gap}}: lěpijàh<br>
{{gap}}: bětỏe<br>
{{gap}}: Siěn bălàh bijὀ'<br>
{{gap}}: Siěn bǎlàh iὀt<br>
{{gap}}: soěkóe<br>
{{gap}}: kětip<br>
{{gap}}: bǒelóng<br>
{{gap}}: njihej
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
ojgxqvg21bzdwbczlas1d1yan7p15av
Halaman:Warisan Seorang Pangeran 05.pdf/9
104
115649
319416
2026-09-28T06:36:39Z
Therefa22
27445
/* Telah diuji baca */
319416
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Therefa22" /></noinclude>Sehabis Tjouw Po memberi keterangan, Yan Tjoe Hoei berpikir. Ia anggap memang lebih penting untuk lebih dahulu menolongi orang daripada merampas pulang uang emas. Meskipun begitu, ia masih sangsi². Sajang kalau emas itu sampai lenjap.....
„Apakah gurumu membilang apa² lagi ?“ ia tanja siutusan.
„Ja, soehoe memesan, hampir aku lupa !“ menjahut Tjouw Po.
„Soehoe pesan, usaha disini berhasil atau tidak, nona berdua diminta segera berangkat kesana. Soehoe bilang, iapun tidak sudi kehilangan sia² uang emas lima-ribu tail itu. Tjepat atau lambat, emas itu mesti didapatkan, tentang itu soehoe berani bertanggungdjawab“.
Yan Tjoe Hoei bersenjum.
„Baiklah“, ia mengambil putusan. Ia lantas minta dua saudara Houyan bersama Tjio Hoa tinggal tetap di Hay‐an, untuk terus mengawasi sepakterdjang pihak pembesar negeri itu, dengan begitu mereka sekalipun boleh menantikan kembalinja Touw Kong dan Pheng Koen.
Begitulah ia lantas berangkat bersama Soen Eng dengan Tjouw Po sebagai pengantar.
Djalanan disini dikenal baik sekali, maka itu tidak sampai satu hari tibalah mereka berdua di Siangtjioe.
Sedjak Ouw Tjeng Lip ditawan, Tjie Loosinshe dan Tjong Hong tidak berani lagi berdiam dikuil ketjil diluar kota, mereka pindah kesarangnja Siauw-Tan-Peng Tjin Boen Sioe, dimana mereka berdiam bersama Kak Beng dan jang lainnja, sedang empat anggauta Mauw San Tjit Yoe tinggal dihotel didalam kota, terpetjah dalam dua rombongan.
Segera Yan Tjoe Hoei beramai membitjarakan urusan mereka
dengan kesudahannja Soen Eng diminta menjamar sebagai satu nona pendjual bunga, untuk berdaja agar dia dapat bitjara dengan nona Tjiang In Tjioe. Tie Tiauw Lan akan djadi pengantar, untuk pergi kegang Tiang leng dimana berdiri rumahnja Tjiang Tek.
Berdiam dirumahnja, Nona In Tjioe tidak merdeka. Tjiang Tek mendjaga keras gadisnja itu, dengan djalan mewadjibkan dua budak perempuannja jang dipertjaja, senantiasa mendampinginja. Ajah itu kuatir anaknja mendjadi nekat dan mentjoba membunuh diri. Karena itu setengah harian Soen Eng mundar-mandir disekitar rumah keluarga Tjiang itu; djangan kata In Tjioe sendiri, budaknja pun tidak ada jang keluar untuk membeli bunga.<noinclude>{{rh|||254}}</noinclude>
1xg5gonnajp7vcucdjhcz9ka3032nxo
319417
319416
2026-09-28T06:37:30Z
Therefa22
27445
319417
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Therefa22" /></noinclude>Sehabis Tjouw Po memberi keterangan, Yan Tjoe Hoei berpikir. Ia anggap memang lebih penting untuk lebih dahulu menolongi orang daripada merampas pulang uang emas. Meskipun begitu, ia masih sangsi². Sajang kalau emas itu sampai lenjap.....
„Apakah gurumu membilang apa² lagi ?“ ia tanja siutusan.
„Ja, soehoe memesan, hampir aku lupa !“ menjahut Tjouw Po.
„Soehoe pesan, usaha disini berhasil atau tidak, nona berdua diminta segera berangkat kesana. Soehoe bilang, iapun tidak sudi kehilangan sia² uang emas lima-ribu tail itu. Tjepat atau lambat, emas itu mesti didapatkan, tentang itu soehoe berani bertanggungdjawab“.
Yan Tjoe Hoei bersenjum.
„Baiklah“, ia mengambil putusan. Ia lantas minta dua saudara Houyan bersama Tjio Hoa tinggal tetap di Hay‐an, untuk terus mengawasi sepakterdjang pihak pembesar negeri itu, dengan begitu mereka sekalipun boleh menantikan kembalinja Touw Kong dan Pheng Koen.
Begitulah ia lantas berangkat bersama Soen Eng dengan Tjouw Po sebagai pengantar.
Djalanan disini dikenal baik sekali, maka itu tidak sampai satu hari tibalah mereka berdua di Siangtjioe.
Sedjak Ouw Tjeng Lip ditawan, Tjie Loosinshe dan Tjong Hong tidak berani lagi berdiam dikuil ketjil diluar kota, mereka pindah kesarangnja Siauw-Tan-Peng Tjin Boen Sioe, dimana mereka berdiam bersama Kak Beng dan jang lainnja, sedang empat anggauta Mauw San Tjit Yoe tinggal dihotel didalam kota, terpetjah dalam dua rombongan.
Segera Yan Tjoe Hoei beramai membitjarakan urusan mereka
dengan kesudahannja Soen Eng diminta menjamar sebagai satu nona pendjual bunga, untuk berdaja agar dia dapat bitjara dengan nona Tjiang In Tjioe. Tie Tiauw Lan akan djadi pengantar, untuk pergi kegang Tiang leng dimana berdiri rumahnja Tjiang Tek.
Berdiam dirumahnja, Nona In Tjioe tidak merdeka. Tjiang Tek mendjaga keras gadisnja itu, dengan djalan mewadjibkan dua budak perempuannja jang dipertjaja, senantiasa mendampinginja. Ajah itu kuatir anaknja mendjadi nekat dan mentjoba membunuh diri. Karena itu setengah harian Soen Eng mundar-mandir disekitar rumah keluarga Tjiang itu; djangan kata In Tjioe sendiri, budaknja pun tidak ada jang keluar untuk membeli bunga.<noinclude>{{rh|254||}}</noinclude>
83jbjfm67hfv9u6kmonzv3xdk8t7txp
Halaman:113 Kenyah Dayak.djvu/2
104
115650
319418
2026-09-28T06:47:06Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319418
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude><ol>ō : oo of voor [o: ^]; òw : ò + very short w [ɔṷ]<br>
ỏ : o of ton [ò]<br>
ỏ : o + q [ɔkˀ ~ ɔˀ]<br>
ò : o of kop [ɔ]<br>
oě : oe of doe [u]<br>
oe : oe of boer [u^]<br>
ỏj : short j [òi̯]<br>
h to be pronounced clearly at the end of a word; the same holds for the w = English w at the beginning and in the middle of a word. Consecutive vowels have to be pronounced separately.</ol>
'''2. THE KENYAH DAYAK LIST'''
{{multicol}}
1. oěsàh<br>
2. oěloe<br>
3. silōng<br>
4. ǎnāng<br>
5. ǎhe'eng, oěloe <1><br>
6. pỏk<br>
8. běloebōng oěloe<br>
9. dăỏn tělingàh<br>
11. mǎtàh<br>
15. likòw<br>
17. loělỏ' mắtàh<br>
18. ndōng<br>
20. inàt<br>
21. pingàh<br>
22. pà'<br>
25. sǎdàh pà'<br>
27. boěloe pà' <2><br>
28. boěloe djǎàh <3><br>
29. djǎàh<br>
30. boěloe pingàh <4><br>
31. djělà'<br>
32. těngěk<br>
33. djipěn<br>
34. djipěn pěnjà'<br>
35. sin djipěn<br>
37. loěbāng batỏk <5><br>
38. batěk<br>
41. ité'<br>
42. ité'
{{multicol-break}}
41/<br>
42. <6><br>
45. boĕngàh ité'<br>
46. tělāng ité' <7><br>
48. <8><br>
50. toělāng těgăhěng<br>
52. poěsŏ <9><br>
53. těnǎ-ī biỏ'<br>
54. batěk<br>
56, ǎtèj<br>
57. djoělà' pǎ-īt<br>
61. poěsět<br>
62. tǎlī poesět<br>
63. likỏt<br>
65. li-īp<br>
66. djělà' li-īp<br>
68. pěn<br>
69. pěn<br>
71. loěbāng pěn<br>
72. lěpin<br>
73. tǎī<br>
75. ngětỏt<br>
76. bǎỏ' djǎět<br>
77. boetỏ'<br>
78. pi-ông<br>
82. njěngit<br>
83. sěngit<br>
84. tǎkět<br>
86. tǎkět
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
8onzk4rv2sisl22f9gyldzoxrx6f2a3
Halaman:Warisan Seorang Pangeran 05.pdf/10
104
115651
319419
2026-09-28T06:48:12Z
Therefa22
27445
/* Telah diuji baca */
319419
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Therefa22" /></noinclude>Sementara itu, kapan tiba sang malam, rumah Tjiang Tek pun didjaga keras oleh orang² polisi Siangtjoe, didjaga didepan dan dibelakang serta diatas genteng. Orang² polisi itu dibantu lagi beberapa orang polisi jang katanja liehay jang diundang dari Kangleng dan Hangtjioe. Maka kalau tindakan sembrono diambil, pastilah orang akan benterok dengan orang² polisi itu.
Sekarang orang berpikir pula, untuk mentjari djalan keluar dari kesulitan ini. Lalu Kok Ban Tjiong mengadjukan sarannja jang berupa akal-muslihat, ialah beberapa orang paksa masuk kegedung Tjiang Tek, untuk membakar dan menempur orang² polisi, baik untuk melibat mereka, maupun untuk memantjing mereka keluar dari
gedung, pada waktu itu Yan Tjoe Hoei nelusup masuk kedalam, kekamarnja In Tjioe, untuk menemui nona itu. Disitu sinona akan bersembunji sedikitnja untuk satu malam, besoknja baharu ia nanti mentjari djalan untuk mengangkat kaki.
Sebenarnja tindakan itu merupakan kekerasan djuga dan
mungkin memberi akibat lain, tetapi Lioe Hong Hoa terpaksa memberikan persetudjuannja, karena untuk sementara itu, lain djalan tidak ada.
„Baiklah, mari kita tjoba“, demikian katanja.
Demikian pada malam hari kedua, Yan Tjoe Hoei dengan berpakaian badju hidjau dan tjelana hidjau pergi kedalam kota dengan diantar Soen Eng. Mereka langsung menudju kegang Tiang-leng. Sambil menanti kesempatan, mereka sembunji dikiri dan kanan dekat gedung. Soen Eng tidak akan turut masuk, dia tjuma akan menggeretjoki sadja......
Malam itu rembulan terang sekali, untuk mereka jang biasa
keluar malam, tjuatja itu tidak baik. Karenanja Yan Tjoe Hoei dan Soen Eng mesti berlaku hati² sekali, Mereka sembunji dikaki tembok dirumah tetangganja Tjiang Tek. Keduanja membungkam, begitu lekas mereka tampak belasan orang mengitari rumah dengan bersesilih-ganti, satu tanda perondaan telah dimulai.
Terus sampai kira² djam dua kedua nona mendiamkan diri, lalu mendadak mereka dengar suara berisik jang datangnja dari pintu belakang gedung siorang she Tjiang itu. Mulanja suara saling bentak, lantas itu disusul dengan beradunja sendjata. Mereka tahu Lioe Hong Hoa beramai sudah datang. Mereka tidak mau keluar dulu, mereka masih menanti sampai terlihat api berkobar disebelah kiri gedung, diluar tembok. Setelah terdengar lebih djauh suara<noinclude>{{rh|||255}}</noinclude>
k59dupz8rfwyke17526tfxdvx1ihivc
Pengguna:Therefa22
2
115652
319420
2026-09-28T07:01:38Z
Therefa22
27445
←Membuat halaman berisi 'Salam kenal. Saya Refa, mahasiswa jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi, yang senang belajar banyak hal baru ♡'
319420
wikitext
text/x-wiki
Salam kenal. Saya Refa, mahasiswa jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi, yang senang belajar banyak hal baru ♡
e0rxub4hboi9aytdqxthgl50lnxk40e
Halaman:113 Kenyah Dayak.djvu/3
104
115653
319421
2026-09-28T07:41:06Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319421
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>
{{multicol}}
88. boěkoe takět<br>
90. pǎàh<br>
91. lěp <10><br>
93. bětě<br>
94. loělỏt<br>
95. lěngěn<br>
97. oědjỏ'<br>
99. itěk<br>
100. sikoě<br>
102. lǎlàt oědjỏ'<br>
105. boĕà' oědjỏ<br>
107. siloe<br>
108. boĕà' oědjỏ' toě-àh <11><br>
109. boĕà' oědjỏ' toědjỏ,<br>
110. boĕà' oědjỏ' běloĕà'<br>
111. boĕà' oědjỏ' sělimàn<br>
112. boĕà' oědjỏ' ike'eng<br>
115. toĕlāng<br>
116. dǎhà'<br>
117. sin<br>
118. oěhàt<br>
121. ǎnīt<br>
122/<br>
123. boěloе<br>
124. sǎmàh<br>
125. djoelà'<br>
126. djoelà'<br>
127. ngělǎsět<br>
128. oěmàn<br>
129. lǎoe<br>
130. nisěp<br>
131. mǎbǒk<br>
132. moěāng<br>
133. běsòh<br>
134. běsòh<br>
137. njělỏ'<br>
138. loĕndỏ'<br>
139/<br>
140. ngĕnoěpī<br>
144. někědjĕng<br>
145. mǎsàt<br>
146. měkěn sěrǎtà'<br>
147. měkěn ămbàp
{{multicol-break}}
148. měkěn<br>
149. mǎdōng<br>
150. mǎdōng sěkiwàt<br>
151. mǎdōng pělěpět<br>
152. mǎdōng djoěōng<br>
153. njatōng<br>
154. 'ndỏ'<br>
156. mǎbī<br>
158. dǎhòw pisjoe<br>
159. pǎhoe<br>
160. pisjoe bijỏ'<br>
161. pǎtǎwāh<br>
163. nangè<br>
165, ngěbidjit<br>
166. ngoehỏj<br>
167. lěmoělà'<br>
169. ngǎtjī<br>
170. mikět<br>
172. sěrěkà'<br>
173. njělỏ' djǎět<br>
174. sěrěka' ỏ'dǎhāwè<br>
176. noĕwàp<br>
177. ngăhà<br>
182. moědip (oĕdip)<br>
183. matèj<br>
184. mǎtèj (hỏ', è)<br>
188. pǎtèj<br>
191. sǎlōng, lijāng <12><br>
192. lěmětèj<br>
193. kěliwàh<br>
194. <13><br>
196. soěhàt<br>
197. toěkỏ'<br>
198. <14><br>
199. sǎkit/mǎjōng<br>
200. sǎkit/mǎjōng<br>
202. togàh<br>
203. toěkỏ' bijỏ'<br>
205. <15><br>
207. sǎkit bǎtěk<br>
209. sǎkit bǎtěk běrỏt<br>
210. sǎkit kělǎpit
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
808wjo52czjup1ifj9omi9a4tl3krz9
Halaman:Lawah-lawah Merah.pdf/7
104
115654
319422
2026-09-28T07:49:57Z
Rider.chat
27707
/* Belum diuji baca */
319422
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Rider.chat" /></noinclude>INI TJARITA
NAMANJA
LAWAH-LAWAH MERAH,
IJA ITOE:
SATOE TJARITA DARI NEGRI TJINA.
BAGIAN JANG KA SATOE.
FATSAL KA I.
AKAN HAL KAWINNJA SA-ORANG TJINA JANG TAPELADJAR BERNAMA LIN.
Maka hari soedahlah mendjadi malam, kapal-kapal dari mana-mana negri jang berlajar didalam kali Moetiara, itoe sadja jang kaliatan seperti satoe bajang-bajang didalam oewap omboen jang terbit dari dalam aer soedanja matahari masok; segala boeroeng-boeroeng kasi dengar sawaranja jang pengabisan jang mana kadengaran ilang-ilang
didalam oewap omboen jang terbit dari dalam aér
soedanj
dengar
djadi Vee Bagito
a-sawatoe soeda mentjari eo
jang sepi didalam negri.
Pada sabrang Kanan dar
ada satoe djalanan
Kanton, misi ada ram
gedong, lampoe-lampoer
satoe kabedaiin dari
nja_ ite
Disitoepoen ada satoe koempoelan toekang moesik jang
banjaknja ada 100 orang lagi bermain Tagoenj
indah-indah dan disamboet oleh angin; goeno
n deri api bertjahja ng sapoeter itoe gedong |
pantar-bantar berboeni sawara patasan
apinja naik ka awan-awan dan komediannja djato di
sawa serta mengoesir bariboe-riboe boeroeng-boeroeng |
ng biroe roepanja ng dengan
Acoeatnja.
cue pada
itoe kali besar, Jang mana
ja di ant
ame oe say
amoea mis
ng-goe- |
dan pergi te
tampat |
jane |
Maka di itoe gedong ada tampat ting: so itoe Lin
da kawin pada waktoe pagi dan itoe
sta jang di bri pada sobat-sobatuja di it e koetika
adalah ‘kaliatan. so sporti tiada ada kasoedahannja.
a poen tiada jang ingat akan berdjalan
Kapal-kapal samoea jung riassannja bagoes
dengan bandera ro¢pa-roepa dan itoe gotong-gotongan
jang mana misti bawa poelang tetamoe, misti djoega
akan toenggoe lagi lama-lama pads dia-orang, tetapi
itoe Lin pada atoe-satoe kali oendjoek dia poen ja. koe~
rang s karna dia kapengin beladjar kanal aad
dia poenja penganten prampoean jang mana dia-orang
doea blon ta eliat satoe sama Jain, Itoelah ada satoe
lat di negri Tjina, laki dan bini bertemoe satoe
ma lain djikaloe dia-orang soedah terikat berdoea
+ salama-lam:
Maka itoe Lin tiada taoe satoe apa-apa, tetapi tjoema
dia poenja taoe, jang pengantennja ada nama Liou Siou
dan la apatoe prampocan itoe ada dari soetra merah,
jang mana sapatoe itoe ada amat ketjil boeat satoe
nak jang dari 10 tahon oemoernja.
Adapoen bapa dari itoe Lin, satoe soedagar jang
} paling kk dari semoea jang ada di Kota. Kanton,
pada satoe hari soeda bitjara sama anaknja laki- Jaki
litoe, katanja jang sekar: ang soeda sampe tempo boeat
poelang.<noinclude></noinclude>
70ubkmc1475ygl6fh6obr1w65mh7d2x
Halaman:113 Kenyah Dayak.djvu/5
104
115655
319423
2026-09-28T08:09:28Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319423
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
340. bǎlī tigàh<br>
341. bǎlī djǎět<br>
343/<br>
344. běroěwàh<br>
345. Boĕngàn Mǎlàn<br>
351. ti soĕràt<br>
353. soĕràt<br>
354. soĕràt<br>
355. soĕràt<br>
356. tirà'<br>
359. ǎlông<br>
362. oěkŏ' balī djaět<br>
364. lǎngit<br>
365. lěpỏ' mong<br>
367. tigàh<br>
368. djǎět<br>
370. pǎlàn<br>
375. <24><br>
378. părěn bijỏ' ǎlé'2<br>
386. părěn lěpỏ' <25><br>
388. parěn<br>
389. părěn bijỏ' en iỏt<br>
390. něloěnàn pĕboenỏ'<br>
391. tigàh bali ngănè<br>
392. djaět bali ngănè<br>
393. panjěn<br>
394. oělà/sǎlỏt<br>
396. ǎdět<br>
397. kěloěnàn lěmatėj<br>
399. ngoěkoem, nà' oěkoěm<br>
400. oěkoěm ligit<br>
401. kěloěnàn toegěn <26><br>
402. karapatan<br>
404. mămàt mỏ' lědòw bălī djàět<br>{{gap}}něng kěloĕnàn matèj<br>
407. ngălětòh<br>
408. ngalakī<br>
411. sireeng<br>
412. djadé' pěpětòh<br>
413. ngǎnàk<br>
415. pětaròh<br>
416. lětòh oĕndow<br>
417. lětòh làh tisěn kandjě
{{multicol-break}}
418. oědỏ'<br>
419. <27><br>
420. kědiré', kědingỏt <28><br>
421. djatōng<br>
424. <29><br>
427. těkěpip<br>
428. kandjět<br>
432. kǎlé <30><br>
433. ǎséĕng<br>
437. ŏemà'<br>
438. lěpòw<br>
440. koěloěp<br>
441. sǎpòw kěpāng<br>
443. nde'eng koělit<br>
444. kěpāng kǎjoe<br>
445. <31><br>
446. <32><br>
449. paměn<br>
451. pǎǎwāng<br>
452. boělàn<br>
453. tjǎn<br>
454. tjan<br>
456. těnggan boelỏ'<br>
457. těnggan ǎsỏ'<br>
458. ndjeĕng asỏ'<br>
459. ndjeĕng boělỏ'<br>
461. soěkà'<br>
462. bǎàh<br>
464. kělabỏ'<br>
465. tilōng <33><br>
468. <34><br>
469. nděn oěloe<br>
470. oěkỏ' loĕndỏ', oěkỏ'<br>{{gap}}madong<br>
471. oěsè<br>
472. оěoе<br>
473. p&hàh<br>
474. ǎtāng, pǎdỏ' <35><br>
475. loětěn/ǎpỏj<br>
476. toětōng<br>
477. oějàn ǎpỏj<br>
478. lěmetèj ǎpỏj<br>
482. sàp
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
sk1fhlg4z1h46oooivmjd6ew38gw9oh
Halaman:113 Kenyah Dayak.djvu/4
104
115656
319424
2026-09-28T08:28:27Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319424
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
211. sǎkit ǎmbỏn<br>
214. sǎkit ǎnit<br>
217. sǎkit kip<br>
219. sǎkit oěloe<br>
220. sǎkit oěhàt<br>
222. såkit minàt<br>
223. mětỏt<br>
224. sǎkit oěhàt màheeng<br>
225. lémà'<br>
227. ǎměng<br>
228. děngǎn<br>
229. boětà'<br>
231. ngilàp<br>
232. lěpok tigah<br>
234. tǎbàn<br>
235. toěěn dòktỏn<br>
236. kěloěnàn<br>
237. oěsàh <16><br>
238. idàh <17><br>
239. ngǎdàn<br>
241. làkī<br>
242. lětòh<br>
243. laki<br>
244. iàp aōng<br>
243/<br>
244. mǎněj<br>
245. lětòh<br>
246. làp toě-àh<br>
245/<br>
246. làp toě-àh<br>
248/<br>
249. <18><br>
250. ǎnàk lakī<br>
252. ǎnàk lětòh<br>
255. aměj<br>
256. oewé'<br>
257/<br>
258. ǎnàk<br>
261. ǎnàk lǎkī<br>
262. ǎnàk lětòh<br>
263. pỏj lakī<br>
264. pỏj lětòh<br>
266. těpỏn
{{multicol-break}}
267. těpỏn<br>
268. pǎdé lakī<br>
269. pǎdé lakī? lětòh<br>
270/<br>
271. sěkěn<br>
272/<br>
273. sădin<br>
274. soe<br>
275/<br>
276. amèj mbé'<br>
277-<br>
280. amèj mbé'<br>
281-<br>
286. oewé mbé'<br>
287-<br>
290. ǎnàk ahōng<br>
295. tjěnganàk sàk<br>
295. <19><br>
296. <20><br>
279/<br>
298. amèj mbé, oewé' mbé<br>
299. ǎnǎk ahōng laki<br>
300. ǎnǎk ahōng lětòn<br>
302/<br>
303. ǎnàk amāng<br>
304. amèj (oewé') ǎmōng<br>
305. ǎnàk ǎmōng<br>
306-<br>
309. sǎběj <21><br>
310. sabèj<br>
311-<br>
314. sabèj<br>
315. tjěngǎnàk<br>
316. ǎbé tjĕngǎnvk<br>
317. lakī<br>
318. lětòh<br>
320. sěbilà'<br>
324. sakèj, ǎlỏ <22><br>
326. tănà'<br>
327. lěpo<br>
329. lěpo' iỏt<br>
330. lěpỏ'<br>
331. něloěn àn dǎjōng <23><br>
332. sěkāng<br>
339. oějàt
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
sw39ihj7086xxxxvn5c7q5x4cgnoicc
Halaman:113 Kenyah Dayak.djvu/6
104
115657
319425
2026-09-28T08:41:32Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319425
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
483. ǎhiw<br>
484. kǎjoe ndỏk<br>
485. pědjigět lampỏ'<br>
486. lěmatòj<br>
487. kěndà' oěmà'<br>
488. kǎlǎbỏ'<br>
489. ǎdàn<br>
494. koěděn oěsàh, koěděn<br>{{gap}}běngàh <36><br>
495/<br>
496. koěděn mǎlàt <37><br>
497. kijỏt<br>
498. těbỏk<br>
499. kijỏt<br>
501/<br>
502. dǎjàh bidoe<br>
503. dǎjàh djangån<br>
505. poěè <38><br>
506. asèj tak<br>
509. asèj<br>
510. kadèj iỏt<br>
511. kaděj bijỏ'<br>
513. ǎlà soengėj<br>
514. <39><br>
515. lampỏ <40><br>
517. poětolloětěn <41><br>
519. kiràn<br>
520. pǎté'<br>
522. koěděn<br>
524. taieeng<br>
525-<br>
527. mãnàh<br>
528. njăgàh<br>
529. lěmǎhěp<br>
530. lămădàng<br>
534. pěngoěmàn<br>
535. <42><br>
536. lěkèj<br>
537. tōnglěkèj <43><br>
539. sin mǎtè'<br>
540. sin pĕgāng<br>
541. ǎtỏk<br>
542. pǎdèj poĕŏn
{{multicol-break}}
543. pǎdèj mǎdéeng<br>
544. bǎhàh<br>
545. kaněn<br>
546. pǎděj<br>
547. inàn padèj<br>
548. oěloh pǎdèj<br>
549. lěpoěbōng<br>
550. lěsōng<br>
551. loe<br>
553. tapàn<br>
554. oělěk<br>
555. ngědjoĕtà<br>
561. boělit<br>
563. oěsěn<br>
565. něloěmàh tadjōng <44><br>
567. sěroěhěn<br>
569/<br>
570. sǎpėj<br>
571/<br>
572. sěkǎpỏ'<br>
573. gỏt <45><br>
574. něsit<br>
576. ǎnggỏ'<br>
577/<br>
578. <46><br>
579. lěkỏ<br>
580. pělěng<br>
579-<br>
581. <47><br>
582. bělǎlōng<br>
583. oěběng tělingah<br>
586. něloěmàh<br>
588. abět <48><br>
589. ǎpé'<br>
600. mǎnjām<br>
601. nalī <br>
602. tǎli<br>
603. tǎlī<br>
604. nědjǎlà', něboěkoе<br>
605. bǎhěn apé'<br>
606. bǎhěn tǎlỏn<br>
608. bǎheeng<br>
609. soěwàh băheeng
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
er33lp609es1wbnxvzfk8x7zulquax8
Halaman:113 Kenyah Dayak.djvu/7
104
115658
319426
2026-09-28T09:14:50Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319426
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
611. ngătàp<br>
612. kělěpỏt<br>
617. kělěmbit<br>
620. běnin<br>
621. běnilloekỏ'<br>
622. lăngàn bênin<br>
623. lěmănàh<br>
624. těboěěk<br>
626. pěboeno?/pěpatèj<br>
627. ǎjàw<br>
629. ngǎjòw<br>
630. pětoě tāng<br>
635. měněng <49><br>
636. salot<br>
637. <50><br>
639. sělàp<br>
640. роěрое<br>
644. oěków<br>
645. toěgàn<br>
648. běloěeeng<br>
649. bǎheeng iỏt/bijỏ <51><br>
650. bǎheeng iỏt/bijỏ <51><br>
651. ilāng adjòw<br>
653. lindà (poělàh)<br>
655. oěmàh<br>
658. tělé'<br>
659. kěrǎhěn <52><br>
660. liwang<br>
662. noĕgàn<br>
663. lěmăhàn<br>
664. běně<br>
665. moělàh<br>
668. měsàk<br>
669. mǎtà'<br>
671. mǎdjòw<br>
672. ǎlà boĕà<br>
674. djělèj bǎhàh<br>
677. pělětěk<br>
679. timỏn<br>
681. djakỏ'<br>
682. těpoe<br>
683. pělětěk tǎnà'
{{multicol-break}}
684. oědoe bǎỏ'<br>
685. oěrōng<br>
686. oěbi ǎkàh <53><br>
688. oěbi kǎjoe<br>
690. liàh<br>
691. poěỏn njòh<br>
692. njòh<br>
695, poěỏn imàn<br>
696. poĕỏn boěhỏ'<br>
697. djǎkàn<br>
698. boěràk<br>
701. goělà'<br>
703. poĕỏn năngàh<br>
704. năngàh<br>
706. boĕrà'<br>
709. bǎdỏk<br>
710. bělěté'<br>
711. dijàn<br>
712. njibỏn<br>
713. ngělěsět<br>
716. pěti<br>
717. pětilěběm, pěti bětà' <54><br>
720. boěnjòw mè<br>
721. lămběn mè <55><br>
722. boĕnjòw měsěm<br>
723. koepi<br>
726. kěbin<br>
727. alim<br>
728. kěpoe<br>
729. liàh běrōng<br>
731. oěwèj<br>
132. boělỏ'<br>
733. soěěk boělỏ'<br>
734. poĕỏn<br>
737. poěkàt<br>
739/<br>
740. dǎěnkěpi <56><br>
742-<br>
744. pǎkàt<br>
746. tōng<br>
748. tǎlỏn<br>
750. poělôt<br>
752. gǎhět
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
i1lg2n2s5ju25zgmy6178n8wfs4ywd2
Halaman:113 Kenyah Dayak.djvu/8
104
115659
319427
2026-09-28T11:07:12Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319427
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
753. sěpà'<br>
754. lisàn<br>
755. lisàn<br>
757. boětět<br>
758. piw<br>
759. boěwà<br>
761. koělit<br>
763. loĕāng<br>
764. loěněk boĕà'<br>
765. mbàn<br>
766. <57><br>
770. oědoe ǎlô<br>
771. oědoe<br>
772. oědoe ǎhé'<br>
773. ijōng bahĕng<br>
774. tjĕn<br>
775. ănàk<br>
778. ikòh<br>
779. tăkĕt<br>
780. sikoe boĕin<br>
781. siloe<br>
786. kǎpit<br>
787. boěloe<br>
789. sǎlàh<br>
790. tilòh<br>
794. boĕīn<br>
797. něnggỏt<br>
799. kădeeng<br>
800-<br>
802. pěngěbòw<br>
803. sapi toĕàh<br>
804. sapi mănèj<br>
805. noějòw, meek<br>
806. noějòw<br>
809. pajòw <58><br>
811. ǎsoe<br>
812. noějòw <59><br>
813. seeng<br>
814. noějòw (ngīw ngīw)<br>
815. lěndjòw<br>
816. noějòw<br>
817. boĕwang <60>
{{multicol-break}}
818. sĕtāng<br>
822. ahěm<br>
824. <61><br>
825. kà'<br>
826. ijàp<br>
827. ǎnàk ijàp<br>
828. ijap toĕàh<br>
830. ijàp ǎāng<br>
835. kikeeng<br>
836. pědijỏt<br>
840. koěndān<br>
843. pělǎkī<br>
844. soěwi <62><br>
845. sěkoěàn, sětāng <63><br>
846. těkělīt<br>
847. mǎwàt<br>
849. tělǎòh<br>
850. pělǎnỏk<br>
851. bělǎbòw djǎmi<br>
852. bělǎbòw bijô'<br>
853. sàtboĕboe<br>
854. <64><br>
861. tědjǎlà', sikěp <65><br>
865. tělǎkèj<br>
866, koĕtoe<br>
870. koětip<br>
871. kělăwà'<br>
872. langòw<br>
877. djamỏk<br>
878. ǎliǎtàh<br>
879. oělět boĕloe<br>
881. pǎhoe dǎdỏ'<br>
884. sǎnàn <66><br>
885. sǎnàmpèj<br>
886. djỏngoělèj <67><br>
887. pěnganěn<br>
888. lěliwàh<br>
891. lǎti, djělòw <68><br>
892. oědāng<br>
893. ijoe<br>
894. soělòw<br>
896. wǎngkỏ'
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
tixbbdiyl43upkosa5sa0jd8947ipdd
Halaman:113 Kenyah Dayak.djvu/9
104
115660
319428
2026-09-28T11:14:04Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319428
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
898. <69><br>
899. kǎbỏk lan <70><br>
900. bǎjà'<br>
901. kitàn<br>
902. kělěp <71><br>
905. lǎngit<br>
906. mǎtàh tòw<br>
907. matatów pǎtà'<br>
908. boĕlàn<br>
910. boĕlàn<br>
911. boĕlàn patà'<br>
912. bětoěěn<br>
917. kěndà' langit<br>
919. oědjàn<br>
920. ǎbỏn<br>
921. ǎbỏn<br>
923. lěliwàh tòw<br>
924. dahòw lǎngit,<br>{{gap}}'nggòw lắmerit<br>
927. tănàh lijōng<br>
928. báhiw<br>
929. bǎhiw kǎsàh<br>
930. soěngèj<br>
931. soengèj lait<br>
935. kěloěpák<br>
940. ǎhit<br>
942. tănà'<br>
943. lěpỏ'<br>
944. moěsàng<br>
946. ikĕng<br>
947. moědōng<br>
948. moědōng iỏt<br>
950. poěnòh<br>
951. lǎsàn<br>
952. sǎwà'<br>
955. ba-i<br>
957. běkàn <72><br>
959. djǎnàn<br>
960. toănjàng <73><br>
961. sěběn tǎkět<br>
962. såhèn<br>
963. soěngėj
{{multicol-break}}
964. totėj <74><br>
965. kědǎjàh<br>
966. kābà'<br>
967. loěbang těbỏt<br>
968. soěngè bijỏ<br>
969. bǎtoe<br>
970. tǎnà'<br>
971. ǎhit<br>
973. mǎlàt<br>
974. djangin<br>
975. djětěp<br>
976. pěrěk<br>
977. mǎt<br>
978. mǎnà' poěté'<br>
979. mǎhà'<br>
981. kěloěnàn něné<br>
982. lěpòw těnè<br>
984. lisĕng<br>
985. pětà'<br>
986. tělǎnàn<br>
987. atip<br>
988. bahah loěten<br>
989. něnàp poěè<br>
991. sělǎm bà<br>
992. pětirà'<br>
993. pětoětong<br>
995. kěloĕnàn pěběli<br>
996. kěloěnàn moělàh<br>
999. kěloěnan djahi<br>
1000. kěloěnan sěkět <75><br>
1001. toěko'<br>
1003. pěsělèj<br>
1004. inoě-inoě nà' běli<br>
1005. lòh<br>
1007. bǎli<br>
1008. tigah bali oetòngè<br>
1009. boegī/djaet bali oetòngè<br>
1010. lěměli<br>
1011. mǎhěn<br>
1012. mělèj<br>
1013. oětáng<br>
1014. něj kěnjat saliw
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
5pz4jjn5cyevu1f6yq4kub182sh2ebi
Halaman:113 Kenyah Dayak.djvu/19
104
115661
319429
2026-09-28T11:24:03Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319429
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude><ol>ending in òh<br>{{gap}}woman: lětòh<br>{{gap}}As words ending in òh, except in the 3rd pers. sg.<br>{{gap}}his wife: lětòhèh<br>
ending in oe<br>{{gap}}head: oěloe<br>{{gap}}lé', hō', wè, mé', hěm, wǎrè<br>
ending in w<br>{{gap}}eye-brow: likòw<br>{{gap}}as above, but with vowel change likawè likāwǎrè<br>
ending in n<br>{{gap}}djé, djỏ', è, mé', djěm, dè<br>{{gap}}my name ngǎdan-djé'
ending in t<br>{{gap}}as above, but tjé' etc.<br>
ending in k or p<br>{{gap}}as with é'<br>{{gap}}his child, basket ǎnǎkè, sǎǎpè<br>
ending in m, ng<br>{{gap}}gé, go', è, mé', gěm, dè<br>{{gap}}my nose, sheaf: ndonggé', kǎtěngé'<br>
mine, etc.<br>{{gap}}ǎnoĕndjé' or ǎnoěk<br>{{gap}}ǎnoěndjo or anoěm<br>{{gap}}ǎnōnè<br>{{gap}}anoěmé', djěm, dè</ol>
#<li value="88"> whose: ǎnoēn ǎhé'<br>
# when the sun comes up: bỏk townjŏlàt<br>11-12 a.m.: kěběloĕwa' tòw iỏt<br>12{{gap}}noon: kěběloěwa' tòw<br>12-1 p.m.: tòw moepàh<br>1-3 p.m.: tòw majàh<br>3-4 p.m.: tòw nǎà'<br>4-6 p.m.: nětahoep<br>8-10 p.m.: tahoěp<br>
# 12 p.m.: kěběloěà' alěm<br>4 a.m.: tǎdeeng ijàp nǎkoěỏk<br>5. a.m.: dalòw pěnado' kěnàh děmàh<br>at night: nà' mahoe<br>in the evening: tětahoep<br>
# a few moments ago: àòrè<br>
# něng, nang, ngan, mě, m'<noinclude></noinclude>
flpixmis8pm7h1q77zniicun4h9ct3x
Halaman:113 Kenyah Dayak.djvu/18
104
115662
319430
2026-09-28T11:38:19Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319430
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>#<li value="86"> 200 = doěwàh ǎtòh<br>
# the form is conditioned by the final consonant/vowel of the possessed noun:<br>
{{gap}}tongue - djělà'<br>{{gap}}{{gap}}my tongue, etc. djělà' ké'<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}djělà' ko'<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}djělà' àh<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}djělà' mé'<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}djělà' kěm<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}djělà' dè<br>
{{gap}}eye - mǎtàh<br>{{gap}}{{gap}}my eye, etc. mǎtǎhé<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}mǎtǎhỏ'<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}mǎtǎhàh<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}mǎtǎhmé'<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}mǎtǎhěm<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}mǎtǎhdè<br>
{{gap}}with final é'<br>{{gap}}as words ending in à', but some change in the final vowel:<br>{{gap}}{{gap}}his mother, oewà-è<br>{{gap}}{{gap}}mother,{{gap}} oewé'} in all persons and numbers.<br>
{{gap}}{{gap}}with final è<br>{{gap}}{{gap}}front verandah: oěsèh<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}oesèhé oěsèhmé'<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}oesèhỏ' osèhěm<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}oesèhè oěsèharè<br>
{{gap}}with final i<br>{{gap}}{{gap}}ghost bali<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}balihé - balimé'<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}balihỏ' - balihěm<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}balijè - balijǎrè<br>
{{gap}}ending in èj<br>{{gap}}{{gap}}father: aměj<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}aměj hé' - aměj mé<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}}aměj hỏ' - amej hěm<br>{{gap}}{{gap}}{{gap}} ǎmǎj è - amej ǎrè<br>
{{gap}}ending in ỏ'<br>{{gap}}{{gap}}tears: loělỏ<br>{{gap}}{{gap}}As words ending in à' except in the 3rd pers. sg.<br>{{gap}}{{gap}}my tears: loělỏ' ké'<br>{{gap}}{{gap}}his tears: loělò-òh<noinclude></noinclude>
esqa8ga35fk7i0nwg37tuesfdf3zbug
Halaman:113 Kenyah Dayak.djvu/17
104
115663
319431
2026-09-28T11:45:54Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319431
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude><ol>thicket with large trees: poělong 'mbà'</ol>
# <li value="73">slush: băwāng<br>
# hanging bridge: djakiī oěwèj<br>
# form an alliance with: pěsěkět<br>
# borrow from: ngěliwah nèng<br>lend to: nǎ' kěliwah mě<br>
# gambar {{gap}{{gap} gambar<br>measured from the thumb of the open hand:<br>{{gap}}a. nggàng kěnòh<br>{{gap}}b. nggang<br>{{gap}}c. nggang gatĕng<br>{{gap}}d. děpàh<br>{{gap}}e. pěnjikoe<br>{{gap}}a carrying basket: sjàhingàn<br>{{gap}}a fruit basket: tjĕnggahěm<br>{{gap}}1 finger-width: bĕntjàh<br>{{gap}}2 finger-width: běn doĕwàh<br>{{gap}}width of the hand: bĕnpǎlàt<br>{{gap}}2 handfuls: tjěngǎkoěp<br>{{gap}}1 small basketful: tjàh toětoěp<br>{{gap}}1 large basketful: tjàh sǎàp<br>
# with decorated stem and stern: alỏt djoewéĕng<br>ordinary canoe: alỏt soělỏk<br>
# fat: lěmbỏ'<br>of a liquid: měti<br>
# of liquids: lěmà'<br>
# of a river: siĕng<br>of a jacket: silět<br>of a passage: iỏt<br>
# kǎjàh, lǎtà, moěkỏn<br>
# in the fist<br>
# to listen: kěnahěn<br>
# měmǎh: to press<br>ngědoěpit: to pinch<noinclude></noinclude>
9ebyipo84emve7vn8848ap46plexpxj
Halaman:113 Kenyah Dayak.djvu/16
104
115664
319432
2026-09-28T11:56:09Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
319432
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="52"> round a piggery: liwāng<br>round young trees: liwāng<br>
# red-coloured: oěbi padėj<br>
# pěti lěběm: a large kind of banana<br>pěti bětà': a small kind of banana<br>
# a small kind of grapefruit: lămběm bahěn<br>
# pruned branch: daěn lěndāng<br>
# pig's fat: tělědě'<br>coconut oil: kěnjo<br>
# small deer: tělǎòn<br>
# during the hunt: mǎngāng<br>
# honey-bear<br>
# wood pigeon: pěkěm<br>turtle-dove: lěpỏtòw<br>domesticated pigeon: gàrà'<br>
# sparrow: tědjilap<br>small and large k.o. hornbill respectively: těbỏn, těmǎngang<br>a bird with a large red coloured beak: těměngāng ǎsà'<br>
# sěkoeàn: a small kind of squirrel<br>sětāng: a large kind of squirrel<br>
# grey monkey with a long tail: koějàt<br>short-tailed monkey: dỏk<br>gibbon: klǎbět<br>red monkey: kělasī<br>black monkey: kitàn<br>orang-outang: koějāng<br>
# tědjǎlǎ': large<br>sikěp: small<br>
# small red ant: lěmidàng<br>large red ant: sǎnàm soe<br>large black ant: sǎnàm boĕdà'<br>
# water snake: djongoělèj atỏk<br>small poisonous snake: djongoělej oĕsāng<br>large poisonous snake / cobra: djongoelèj libàn<br>large black snake: djongoělèj kěliné' djanàn<br>
# lǎti: small<br>djělòw: large<br>
# ground <?> lizard: pǎdàng kěliàp<br>house lizard: kěliàp<br>
# (tree)<br>
# turtle in rivers.<br>
# thicket with small trees: poĕlong djěkòw<noinclude></noinclude>
r7emdgjbs7hb8yk3ciwv4b4bg8m7ev1