Wikisumber idwikisource https://id.wikisource.org/wiki/Halaman_Utama MediaWiki 1.47.0-wmf.23 first-letter Media Istimewa Pembicaraan Pengguna Pembicaraan Pengguna Wikisumber Pembicaraan Wikisumber Berkas Pembicaraan Berkas MediaWiki Pembicaraan MediaWiki Templat Pembicaraan Templat Bantuan Pembicaraan Bantuan Kategori Pembicaraan Kategori Pengarang Pembicaraan Pengarang Indeks Pembicaraan Indeks Halaman Pembicaraan Halaman Portal Pembicaraan Portal TimedText TimedText talk Modul Pembicaraan Modul Acara Pembicaraan Acara Halaman:Addakhiil Bahasa Arab yang Berasal dari Bahasa Indonesia dalam Kitab Mu’jam Ad-Dakhiil Fii Al-Lughah Al-Arabiyyah Al-Hadiitsah wa Lahjaatihaa.pdf/4 104 68815 320199 198861 2026-10-09T04:25:56Z Lufia mauludha 1A 27781 /* Telah diuji baca */ memperbaiki dan melengkapi teks 320199 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Lufia mauludha 1A" /></noinclude>Diwan : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol. 14, No. 1, Juni 2022 Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang pada saat melakukan shalat saja, melainkan juga mengatur tata kehidupan secara universal. Dalam rentang waktu yang cukup panjang itulah, bahasa Arab telah menjadi bagian yang sangat penting dalam ekspresi budaya suku-suku bangsa di nusantara. Masuknya bahasa Arab ke Indonesia yang akhirnya dipelajari sebagai salah satu alat yang dapat digunakan untuk memperdalam pengetahuan Agama Islam (Suroiyah & Zakiyah, 2021). Istilah-istilah dan ungkapan kesusastraan Indonesia banyak menggunakan istilah-istilah Arab, seperti kata kata hikayat, kisah, syair, sajak, shahibul hikayat, syak, madah dan hatta. Istilah dan ungkapan tersebut banyak dijumpai dalam kesusastraan Indonesia klasik (Nur, 2014). Selain kosakata, pengaruh bahasa Arab terhadap bahasa Indonesia juga dapat dilihat pada aksara Arab yang digunakan pada bahasa Indonesia maupun bahasa daerah. Sampai saat ini masih banyak dijumpai tulisan-tulisan, buku-buku, baik buku agama, hikayat maupun sastra yang ditulis dengan menggunakan aksara (huruf) Arab yang dikenal dengan Arab-Melayu atau Arab Jawi (Pegon) (Pantu, 2014). Sehingga tak heran jika banyak sekali kosakata Arab yang diserap ke dalam bahas Indonesia. Permasalahannya adalah, adakah kosakata bahasa DOI: https:/doi.org/10.37108/diwan.v14i1.722 Indonesia yang diserap ke dalam bahasa Arab? Apakah tidak mungkin hal tersebut terjadi? Apalagi dengan adanya hubungan yang sinergis antara bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Peneliti mencoba menggali dan akhirnya menemukan buku kamus kosakata bahasa Arab yang diserap dari bahasa non-Arab dengan judul Ad-Dakhiil Fii AlLughah Al-Arabiyyah Al-Hadiitsah Wa Lahjaatihaa yang jika diterjemahkan, kurang lebih kitab tersebut berjudul Kamus Kosakata Serapan Dalam Bahasa Arab Terkini dan Cara Pengucapannya. Kitab tersebut ditulis oleh ahli bahasa bernama Vaniyambadi Abdur Rahim yang berasal dari India namun sangat fasih berbahasa Arab, beliau juga adalah poliglot yaitu orang yang pandai dalam berbagai bahasa, bahkan dengan kemampuan berbahasanya yang luar bisa, beliau bisa mengajarkan bahasa Arab kepada penutur selain Arab (fiqihbashori, 2021). Dari sampul bukunya, beliau sisipkan bahasa Korea, Cina, Sanskerta, Rusia, Suryani, Latin, Yunani, Ibrani, hingga bahasa-bahasa lainnya, yang menunjukkan bahwasanya banyak sekali bahasa Arab yang diserap dari bahasa selain Arab. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui ada tidaknya kosakata bahasa Indonesia yang diserap ke dalam bahasa Arab, agar semakin luas pengetahuan kita tentang kebahasaan, tidak 55<noinclude></noinclude> ljgh7o4ca20cr7ahcdlukja9wsqmzgx Halaman:Addakhiil Bahasa Arab yang Berasal dari Bahasa Indonesia dalam Kitab Mu’jam Ad-Dakhiil Fii Al-Lughah Al-Arabiyyah Al-Hadiitsah wa Lahjaatihaa.pdf/5 104 68816 320216 198862 2026-10-09T05:20:09Z Lufia mauludha 1A 27781 /* Telah diuji baca */ 320216 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Lufia mauludha 1A" /></noinclude>Diwan : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol. 14, No. 1, Juni 2022 hanya dalam lingkup bahasa ibu, namun bisa lebih jauh lagi yaitu bahasa Internasional. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif melakukan analisis hanya sampai pada taraf deskripsi, yaitu menganalisis dan menyajikan fakta secara sistematik, sehingga dapat lebih mudah untuk dipahami, dan disimpulkan. Penelitian kualitatif lebih menekankan analisisnya pada proses penyimpulan deduktif dan induktif serta pada analisis terhadap dinamika hubungan antarfenomena yang diamati, dengan menggunakan logika ilmiah (Musthafa & Hermawan, 2018). Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data yang diambil dari kitab yang berjudul Ad-Dakhiil Fii Al-Lughah AlArabiyyah Al-Hadiitsah Wa Lahjaatihaa (Abdur Rahim, 2011) karya Syekh Vaniyambadi Abdur Rahim seorang ahli bahasa yang menguasai 12 bahasa bahkan lebih (fiqihbashori, 2021). Kitab tersebut memuat berbagai macam kosa kata bahasa Arab yang diserap dari bahasa selain bahasa Arab, salah satunya bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan alat pengumpulan data berupa catatan data. Peneliti perlu merekam data tersebut dalam bentuk catatan data. Catatan data akan mempermudah peneliti untuk menganalisis data karena dalam DOI: https:/doi.org/10.37108/diwan.v14i1.722 Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang mengolah data sering peneliti harus membolak-balik catatan data berkali-kali. Oleh karena itu catatan data yang baik dapat membantu peneliti dalam menghasilkan analisis yang baik pula (Musthafa & Hermawan, 2018). Sehingga dengan catatan data tersebut, peneliti bisa menguraikan hasil dari penelitian hingga pembahasan. Peneliti mengambil data dengan kriteria bahasa Indonesia yang diserap ke dalam bahasa Arab dalam kitab tersebut, memasukkannya ke dalam catatan data, kemudian peneliti melakukan analisis deskriptif terhadap data tersebut. 2. KERANGKA TEORITIS Addakhiil Addakhiil secara bahasa berasal dari bahasa Arab yang artinya sesuatu yang asing yang berasal dari luar. Bahkan kata ini sudah diserap dalam bahasa Indonesia yaitu dakhil/da·khil/ Ar n 1 yang di dalam; yang mengenai batin; 2 ark yang telah karib benar (Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), n.d.). Sedangkan secara istilah, addakhil adalah setiap kata nonArab yang diserap menjadi bahasa Arab. Semula, bahasa Arab tumbuh dan berkembang di negara-negara kawasan Timur Tengah. Perkembangan selanjutnya menunjukkan pengaruh yang semakin luas dalam pergaulan dunia 56<noinclude></noinclude> br5rp5ezrznrl95c2mgc7x8fn4tg3q1 Halaman:Siauw Ngo Gie 03.pdf/75 104 86677 320302 252034 2026-10-09T10:46:00Z Alfiyah Rizzy Afdiquni 20781 320302 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Akbar Soepadhi" />{{rh||{{--}} 232 {{--}}}}</noinclude>kim ternjata iapoenja toeboe jang tinggi dan besar. Hal mana membikin baginda keizer merasa sangat girang. Dalem saat itoe djoega baginda keizer mendapet pikiran boewat mengangkat Han Thian Kim mendjadi Tjam-tian Tjiang-koen. Kamoedian apabila ada oetoesan dari loewar negeri jang dateng mengadep atoew koektik dibilang soerat di kraton bagi kahormatannja oetoesan negeri-negeri asing, boleh sekali djoetken Han Thian Kim boewat oendojek kekerenan pada orang-orang asing; bihari iaorang lihat baginda keren (diluar­rang­nja itoe orang dari Negri Allah (Tiongkok)). Saja­ng se­kali tjoema ada satoe, kalo ada lagi satoe djadi sapa­sang, tentoe akan mendjadi terlebih baek lagi. Sapangdjang keizer Song Djin Tjong lagi berpikir, Han Thian Kim soeda pondong itoe Teng mendatangkan in depan Liong-touw-koei. Menoeroet adjarannja Tan Lim, di kadoewa koeping­inja itoe kwali-besi d’ikiten tambang jang koewat, kamoedian Han Thian Kim masoekin sabelah tangan dalam itoe tambang dan dengan kadoewa tangan ia pondong itoe Teng dengan memegang pade kadoewa koeping­inja itoe Teng. Sasanjarinja di depan itoe paseban, dengan memandang pada baginda keizer ia menoeroet tiga kali, kamoedian baroe ia taro itoe Teng besi di lantai. Baginda keizer djoadi tertawa dan berkata: „Han Thian Kim bisa dibandingkan sama Beng Poen di djeman doeloe­ka­la. Tida lama kamoedian kedoengaran satoe soewara keras berkata: „Dihatoerken trima kasi pada baginda keizer poenja koernia.” Baginda keizer lantas memberi pangkat pada itoe lima orang, Pek In Seng djadi Soe-pin Tjo-hok-we, Tji Liang Soe-pin Yo-hok-we, Louw T’ien dan Ngai Howi mendjadi Cie-tjan Soe-pin-hok-we, sedang Han Thian Kim mendjadi Tjam-tian Tjiangkoen. Kamoedian djahtoeh boewat hamba itoe orang-orang besarberdahan kitjap dan djad­oe anak-anaknja ponggawa peran, baginda keizer lantas kasiken iaorang gelaran Siauw Ngo Gie.<noinclude></noinclude> g1snwfc3lbql0sslar4lgqligv73x4w 320303 320302 2026-10-09T10:54:08Z Alfiyah Rizzy Afdiquni 20781 320303 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Akbar Soepadhi" />{{rh||{{--}} 232 {{--}}}}</noinclude>kim ternjata iapoenja toeboe jang tinggi dan besar. Hal mana membikin baginda keizer merasa sangat girang. Dalem saat itoe djoega baginda keizer mendapet pikiran boewat mengangkat Han Thian Kim mendjadi Tjam-tian Tjiang-koen. Kamoedian apabila ada oetoesan dari loewar negeri jang dateng mengadep atawa koetika dibikin pesta di kraton bagi kahormatannja oetoesan negri-negri asing, boleh sekali goenaken Han Thian Kim boewat oendojek kekerenan pada orang-orang asing, biar iaorang liat bagimana keren dan garangnja itoe orang dari Negri Allah (Tiongkok). Sajang sekali tjoema ada satoe, kalo ada lagi satoe djadi sapasang, tentoe akan mendjadi terlebih baek lagi. Sapandjang keizer Song Djin Tjong lagi berpikir, Han Thian Kim soeda pondong itoe Teng mendatangin ka depan Liong-touw-koei. Menoeroet adjarannja Tan Lim, di kadoewa koepinginja itoe kwali-besi d’ikiten tambang jang koewat, kamoedian Han Thian Kim masoekin sabelah tangan dalam itoe tambang dan dengan kadoewa tangan ia pondong itoe Teng dengan memegang pade kadoewa koeping­inja itoe Teng. Sasanjarinja di depan itoe paseban, dengan memandang pada baginda keizer ia menoeroet tiga kali, kamoedian baroe ia taro itoe Teng besi di lantai. Baginda keizer djoadi tertawa dan berkata: „Han Thian Kim bisa dibandingkan sama Beng Poen di djeman doeloe­ka­la. Tida lama kamoedian kedoengaran satoe soewara keras berkata: „Dihatoerken trima kasi pada baginda keizer poenja koernia.” Baginda keizer lantas memberi pangkat pada itoe lima orang, Pek In Seng djadi Soe-pin Tjo-hok-we, Tji Liang Soe-pin Yo-hok-we, Louw T’ien dan Ngai Howi mendjadi Cie-tjan Soe-pin-hok-we, sedang Han Thian Kim mendjadi Tjam-tian Tjiangkoen. Kamoedian djahtoeh boewat hamba itoe orang-orang besarberdahan kitjap dan djad­oe anak-anaknja ponggawa peran, baginda keizer lantas kasiken iaorang gelaran Siauw Ngo Gie.<noinclude></noinclude> tqftpuw0mibddpwdsd6feab6tevflu6 Halaman:Persnan Departemen Agama dalam revolusi.pdf/19 104 116101 320167 320086 2026-10-08T14:02:37Z IndriElya (1A) 27812 320167 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="IndriElya (1A)" /></noinclude> SAMBUTAN J.M. Menko Urusan Agama/Menteri Agama Prof. K. H. SAIFUDDIN ZUHRI. بسم الله الرحمن الرحيم ‬ Indonesia, diantara jang tak banjak djumlahnja didunia, adalah suatu Bangsa dan Negara dengan seratus lima djuta Rakjat, jang paling banjak menjebut Nama Allah Tuhan Jang Maha Esa dalam berbagai bidang kehidupan bernegara dan bermasjarakat. Didalam bidang politik, pertahanan, ekonomi, sosial, kebudajaan, dan kerdjasama internasional, Nama Tuhan Jang Maha Esa selalu disebut dan diagungkan. Dan, Nama Tuhan Jang Maha Esa lebih bergema dan berkumandang penuh sjahdu dan chidmat diratusan ribu tempattempat ber'ibadat serta dipuluhan djuta rumah-rumah keluarga Indonesia jang sedang ta'at mendjalankan upatjara ibadat. Ini semua, disebabkan karena Bangsa Indonesia berkejakinan bahwa Kemerdekaan dan Kedaulatannja adalah rachmat jang sebesar-besarnja jang dikeruniakan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada Bangsa Indonesia sedjak sebelum mentjapai Kemerdekaan, dan rachmat itu mendjadi bertambah-tambah besarnja setelah mentjapai Kemerdekaan. Bagi Bangsa Indonesia, Kemerdekaan, Revolusi dan Negara adalah amanat Tuhan Jang Maha Esa, karena itu wadjib dipelihara, disempurnakan dan dimanfa'atkan untuk dapat diwudjudkan dalam bentuk ke'adilan dan kemakmuran bagi sekalian Rakjat dan sumbangan bagi pembinaan dunia baru jang sedjahtera dan bebas dari segala bentuk penindasan serta pendjadjahan. Bangsa Indonesia tak pernah berhenti berdjoang dengan ketabahannja mengatasi kesulitan, udjian dan bahkan kadang- kadang kegontjangan-kegontjangan jang dahsjat, semua itu disebabkan lantaran satu kesadaran bahwa Revolusinja mengarahkan timbulnja 11<noinclude></noinclude> 7mriggqdmcmsod2d5ykvbfjv6o503ia Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/30 104 116140 320162 320137 2026-10-08T13:50:16Z M.Fajri007 27776 320162 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. saberapa perloe.sekolà Tionghoa koene ada seperti pesantren. jaitae anak-anak dimoestiken peladjarin kitab -kitab klassiek Khong Tjoe. Tapi sekarang, biarpoen dalem sekola jang mengadjar hoeroef dan bahasa Tionghoa. tida atawa tJoemah sedikit sekalih di beri peladjaran tentang Agama Tionghoa, traoesah dibilang lagi di sekola Olanda; malah sekola-sekola Zending moerid-moerid samoea didjedjelin djoega peladjaran Kristen. Maka Itoe kita orang ''perloe''moesti ''peladjarin sendiri'' kita orang poenja agama, dan apa jang soedah diketaoei moesti disiarken lagi pada sobat-sobat dan tetangga jang beIon kenal itoe peladjaran. Dan boeat dJalanken ini pakerdja'an penting dan moelia aken pelihara dan 48 PENJIARAN DI LOEAR pertahanken itoe Poesaka Soetji dari kita·orang por nja leloehoer, dari kita poenja Tanah Aer jang Besar, haroeslah orang djangan sajang boeat kaloear sedikit oewang aken simpen boekoe-boekoe tentang Sam Kauw dan Agama Tionghoa di dalem roemah . atawa bantoe menoloendjang pendiriannja satoe bibliotheek Sam Kauw oentoek orang banjak, sebab inilah ada tindakan satoe-saloenja jang ''paling gampang'' goena perkoeatken Sam Kauw dari desekan dan gentoesannja laen·laen agama. Djadinja boeat kasih bangoen dan bikin madjoe pada Sam Kauw ada perloe sekalian penganoetnja oen- djoek soemanget jang giat. radjin dan goembirah oen- toek melakoeken penjiaran. Djikaloe boekoe boekoe 49<noinclude></noinclude> ch0u6pdwv3owta7wc8od9719p1la0a9 320163 320162 2026-10-08T13:51:36Z M.Fajri007 27776 320163 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. saberapa perloe.sekolà Tionghoa koene ada seperti pesantren. jaitae anak-anak dimoestiken peladjarin kitab -kitab klassiek Khong Tjoe. Tapi sekarang, biarpoen dalem sekola jang mengadjar hoeroef dan bahasa Tionghoa. tida atawa tJoemah sedikit sekalih di beri peladjaran tentang Agama Tionghoa, traoesah dibilang lagi di sekola Olanda; malah sekola-sekola Zending moerid-moerid samoea didjedjelin djoega peladjaran Kristen. Maka Itoe kita orang ''perloe''moesti ''peladjarin sendiri'' kita orang poenja agama, dan apa jang soedah diketaoei moesti disiarken lagi pada sobat-sobat dan tetangga jang beIon kenal itoe peladjaran. Dan boeat dJalanken ini pakerdja'an penting dan moelia aken pelihara dan 48 PENJIARAN DI LOEAR pertahanken itoe Poesaka Soetji dari kita·orang por nja leloehoer, dari kita poenja Tanah Aer jang Besar, haroeslah orang djangan sajang boeat kaloear sedikit oewang aken simpen boekoe-boekoe tentang Sam Kauw dan Agama Tionghoa di dalem roemah . atawa bantoe menoloendjang pendiriannja satoe bibliotheek Sam Kauw oentoek orang banjak, sebab inilah ada tindakan satoe-saloenja jang ''paling gampang'' goena perkoeatken Sam Kauw dari desekan dan gentoesannja laen·laen agama. Djadinja boeat kasih bangoen dan bikin madjoe pada Sam Kauw ada perloe sekalian penganoetnja oen- djoek soemanget jang giat. radjin dan goembirah oen- toek melakoeken penjiaran. Djikaloe boekoe boekoe 49<noinclude></noinclude> cw5rodl9gfl1zk5atu6fukogmm997mx 320164 320163 2026-10-08T13:53:59Z M.Fajri007 27776 320164 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. saberapa perloe.sekolà Tionghoa koene ada seperti pesantren. jaitae anak-anak dimoestiken peladjarin kitab -kitab klassiek Khong Tjoe. Tapi sekarang, biarpoen dalem sekola jang mengadjar hoeroef dan bahasa Tionghoa. tida atawa tjoemah sedikit sekalih di beri peladjaran tentang Agama Tionghoa, traoesah dibilang lagi di sekola Olanda; malah sekola-sekola Zending moerid-moerid samoea didjedjelin djoega peladjaran Kristen. Maka Itoe kita orang ''perloe''moesti ''peladjarin sendiri'' kita orang poenja agama, dan apa jang soedah diketaoei moesti disiarken lagi pada sobat-sobat dan tetangga jang beIon kenal itoe peladjaran. Dan boeat dJalanken ini pakerdja'an penting dan moelia aken pelihara dan 48 PENJIARAN DI LOEAR pertahanken itoe Poesaka Soetji dari kita·orang por nja leloehoer, dari kita poenja Tanah Aer jang Besar, haroeslah orang djangan sajang boeat kaloear sedikit oewang aken simpen boekoe-boekoe tentang Sam Kauw dan Agama Tionghoa di dalem roemah . atawa bantoe menoloendjang pendiriannja satoe bibliotheek Sam Kauw oentoek orang banjak, sebab inilah ada tindakan satoe-saloenja jang ''paling gampang'' goena perkoeatken Sam Kauw dari desekan dan gentoesannja laen·laen agama. Djadinja boeat kasih bangoen dan bikin madjoe pada Sam Kauw ada perloe sekalian penganoetnja oen- djoek soemanget jang giat. radjin dan goembirah oen- toek melakoeken penjiaran. Djikaloe boekoe boekoe 49<noinclude></noinclude> jwgw9zak4t752mobx5vy3txrktliio7 Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/31 104 116144 320160 320145 2026-10-08T13:44:28Z M.Fajri007 27776 320160 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude>SAM KAUW jang berisi peladjaran Loo Tjoe, Buddha dan Khong Tjoe bisa dapet tjoekoep perhatian, boleh dipastiken tambah lama semingkin banjak jang aken diterbitken hingga djadi lebih lengkep dari-pada apa jang tersedia sekarang, Djikaloe sakean lama tjoemah tersiar sedikit sadja pembatja'an jang berhoeboeng dengen Agama Tionghoa, itoelah ada dari lantaran penjamboetan dari kita poenja kaoem ada amat éntjér dan dingin — sedikit sekalih jang menaro harga dan perhatian, hingga orang jang terbitken boekoe-boekoe tentang Agama Tionghoa kabanjakan menanggoeng roegi, tida bisa lakoe terdjoeal. Tapi ka'ada’an nanti berobah kapan ternjata kaoem Sam Kauw sedia aken memberi penjamboetan jang anget ka itoe djoe- 50 PENJIARAN DI LOEAR. roesan. Masing-masing boekhandel nanti berlomba boeat terbitken kitab kitab kabatinan dan phliosofie tionghoa, sedeng harganja poen nanti djadi lebih moereh kapan ternjata bisa didjoeal dalem ''djoemblah jang besar.'' Djadinja sasoeatoe orang jang ingin liat bangsa Tionghoa pegang tegoeh agama leloehoernja, djangan harep-harep dan toenggoein datengnja satoe Pemimpin Khong Kauw, achli Too Kauw atawa pamoeka Hoed Kauw jang aken atoer dan pimpin pada marika boeat memadjoeken Sam Kauw, hanja haroeslah masing-masing '''berichtiar dan bekerdja sendiri sadapet- '''dapetnja, menoeroet kamampoeandja, dan saban- '''ding sama adanja tenega dan tempo jang tersedia 51<noinclude></noinclude> djio11zwnc2dtpwt29l37n0i5jzs9yl 320161 320160 2026-10-08T13:45:07Z M.Fajri007 27776 320161 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude>SAM KAUW jang berisi peladjaran Loo Tjoe, Buddha dan Khong Tjoe bisa dapet tjoekoep perhatian, boleh dipastiken tambah lama semingkin banjak jang aken diterbitken hingga djadi lebih lengkep dari-pada apa jang tersedia sekarang, Djikaloe sakean lama tjoemah tersiar sedikit sadja pembatja'an jang berhoeboeng dengen Agama Tionghoa, itoelah ada dari lantaran penjamboetan dari kita poenja kaoem ada amat éntjér dan dingin — sedikit sekalih jang menaro harga dan perhatian, hingga orang jang terbitken boekoe-boekoe tentang Agama Tionghoa kabanjakan menanggoeng roegi, tida bisa lakoe terdjoeal. Tapi ka'ada’an nanti berobah kapan ternjata kaoem Sam Kauw sedia aken memberi penjamboetan jang anget ka itoe djoe- 50 PENJIARAN DI LOEAR. roesan. Masing-masing boekhandel nanti berlomba boeat terbitken kitab kitab kabatinan dan phliosofie tionghoa, sedeng harganja poen nanti djadi lebih moereh kapan ternjata bisa didjoeal dalem ''djoemblah jang besar.'' Djadinja sasoeatoe orang jang ingin liat bangsa Tionghoa pegang tegoeh agama leloehoernja, djangan harep-harep dan toenggoein datengnja satoe Pemimpin Khong Kauw, achli Too Kauw atawa pamoeka Hoed Kauw jang aken atoer dan pimpin pada marika boeat memadjoeken Sam Kauw, hanja haroeslah masing-masing '''berichtiar dan bekerdja sendiri sadapet- '''dapetnja, menoeroet kamampoeandja, dan saban- '''ding sama adanja tenega dan tempo jang tersedia 51<noinclude></noinclude> on7rqxecfc7jhtvm2dq27az5kg9iazc Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/32 104 116151 320148 2026-10-08T12:32:12Z M.Fajri007 27776 /* Telah diuji baca */ 320148 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. Itoe kabiasa’an boeat mengandel atawa mendjoeroengin pada laen orang, sedeng sendiri hanja menonton sambil pelok tangan dengen tida maoe tjape dan poesing maski sedikit djoega, dalem ini tempo moesti disingkirken biar djaoe, sebab ini matjem tabeat ada djadi halangan paling besar boeat mandek dan moendoernja kita-orang poenja agama. Kamadjoean jang pesat dari beberapa agama Jaen jang sedeng asik tarik penganoet antara bangsa Tionghoa boekan sadja lantaran mempoenja toekang-toekang chotbah jang dibajar gadji pantes oentoek djadi penjiar,hanja di sabelahnja ada tersedia djoega sadjoemblah besar propagandist jang goenaken sabagian dari temponja boeat dongengin boeat dan dongengin tetangga dan 52 PENJIARAN DI LOEAR. kenalannja soepaja perhatiken pada itoe agama Ini golongan. propagandist, jang kabanjakan terdiri dari orang-orang prampoean, dan samoeanja bekerdja pertjoemah zonder dapet bajaran apa-apa, telah oendjoek kagiatan, kasoedjoetan dan kagoembirahan dengen tida mengenal tjape, boeat bikin djoemblahnja marika poenja kaoem djadi bertambah. Maski tjaranja marika bitjara dan memboedjoek ada banjak jang bodo, tida masoek di akal, dan boekan djarang menghina djoega pada laen agama, tapi boeat karadjinan dan kaesoedjoetannja kita-orang ''boleh merasa kagoem.'' Kaoem Sam Kauw jang merasa djemoe atawa djéng- kél pada tjaranja itoe golongan propagandist mendesek, ‘tide Haroes tjoemah bisa menjelah dan menggroetosi 53<noinclude></noinclude> oa54vfsvhys73085a0qy0ok7szil1xq 320149 320148 2026-10-08T12:49:09Z M.Fajri007 27776 320149 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. Itoe kabiasa’an boeat mengandel atawa mendjoeroengin pada laen orang, sedeng sendiri hanja menonton sambil pelok tangan dengen tida maoe tjape dan poesing maski sedikit djoega, dalem ini tempo moesti disingkirken biar djaoe, sebab ini matjem tabeat ada djadi halangan paling besar boeat mandek dan moendoernja kita-orang poenja agama. Kamadjoean jang pesat dari beberapa agama Jaen jang sedeng asik tarik penganoet antara bangsa Tionghoa boekan sadja lantaran mempoenja toekang-toekang chotbah jang dibajar gadji pantes oentoek djadi penjiar,hanja di sabelahnja ada tersedia djoega sadjoemblah besar propagandist jang goenaken sabagian dari temponja boeat dongengin boeat dan dongengin tetangga dan 52 PENJIARAN DI LOEAR. kenalannja soepaja perhatiken pada itoe agama Ini golongan. propagandist, jang kabanjakan terdiri dari orang-orang prampoean, dan samoeanja bekerdja pertjoemah zonder dapet bajaran apa-apa, telah oendjoek kagiatan, kasoedjoetan dan kagoembirahan dengen tida mengenal tjape, boeat bikin djoemblahnja marika poenja kaoem djadi bertambah. Maski tjaranja marika bitjara dan memboedjoek ada banjak jang bodo, tida masoek di akal, dan boekan djarang menghina djoega pada laen agama, tapi boeat karadjinan dan kaesoedjoetannja kita-orang ''boleh merasa kagoem.'' Kaoem Sam Kauw jang merasa djemoe atawa djéng- kél pada tjaranja itoe golongan propagandist mendesek, ‘tide Haroes tjoemah bisa menjelah dan menggroetosi 53<noinclude></noinclude> 00vdipan6os11oo2hygkenl8v72alae 320165 320149 2026-10-08T13:57:04Z M.Fajri007 27776 320165 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude>SAM KAUW. Itoe kabiasa’an boeat mengandel atawa mendjoeroengin pada laen orang, sedeng sendiri hanja menonton sambil pelok tangan dengen tida maoe tjape dan poesing maski sedikit djoega, dalem ini tempo moesti disingkirken biar djaoe, sebab ini matjem tabeat ada djadi halangan paling besar boeat mandek dan moendoernja kita-orang poenja agama. Kamadjoean jang pesat dari beberapa agama Jaen jang sedeng asik tarik penganoet antara bangsa Tionghoa boekan sadja lantaran mempoenja toekang-toekang chotbah jang dibajar gadji pantes oentoek djadi penjiar,hanja di sabelahnja ada tersedia djoega sadjoemblah besar propagandist jang goenaken sabagian dari temponja boeat dongengin boeat dan dongengin tetangga dan 52 PENJIARAN DI LOEAR. kenalannja soepaja perhatiken pada itoe agama Ini golongan. propagandist, jang kabanjakan terdiri dari orang-orang prampoean, dan samoeanja bekerdja pertjoemah zonder dapet bajaran apa-apa, telah oendjoek kagiatan, kasoedjoetan dan kagoembirahan dengen tida mengenal tjape, boeat bikin djoemblahnja marika poenja kaoem djadi bertambah. Maski tjaranja marika bitjara dan memboedjoek ada banjak jang bodo, tida masoek di akal, dan boekan djarang menghina djoega pada laen agama, tapi boeat karadjinan dan kaesoedjoetannja kita-orang ''boleh merasa kagoem.'' Kaoem Sam Kauw jang merasa djemoe atawa djéng- kél pada tjaranja itoe golongan propagandist mendesek, ‘tide Haroes tjoemah bisa menjelah dan menggroetosi 53<noinclude></noinclude> 2jojb6ajbehhfagkxz2cl9zwhsiouqh 320166 320165 2026-10-08T13:58:04Z M.Fajri007 27776 320166 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude>SAM KAUW. Itoe kabiasa’an boeat mengandel atawa mendjoeroengin pada laen orang, sedeng sendiri hanja menonton sambil pelok tangan dengen tida maoe tjape dan poesing maski sedikit djoega, dalem ini tempo moesti disingkirken biar djaoe, sebab ini matjem tabeat ada djadi halangan paling besar boeat mandek dan moendoernja kita-orang poenja agama. Kamadjoean jang pesat dari beberapa agama Jaen jang sedeng asik tarik penganoet antara bangsa Tionghoa boekan sadja lantaran mempoenja toekang-toekang chotbah jang dibajar gadji pantes oentoek djadi penjiar,hanja di sabelahnja ada tersedia djoega sadjoemblah besar propagandist jang goenaken sabagian dari temponja boeat dongengin boeat dan dongengin tetangga dan 52 PENJIARAN DI LOEAR. kenalannja soepaja perhatiken pada itoe agama Ini golongan. propagandist, jang kabanjakan terdiri dari orang-orang prampoean, dan samoeanja bekerdja pertjoemah zonder dapet bajaran apa-apa, telah oendjoek kagiatan, kasoedjoetan dan kagoembirahan dengen tida mengenal tjape, boeat bikin djoemblahnja marika poenja kaoem djadi bertambah. Maski tjaranja marika bitjara dan memboedjoek ada banjak jang bodo, tida masoek di akal, dan boekan djarang menghina djoega pada laen agama, tapi boeat karadjinan dan kaesoedjoetannja kita-orang ''boleh merasa kagoem.'' Kaoem Sam Kauw jang merasa djemoe atawa djéng- kél pada tjaranja itoe golongan propagandist mendesek, ‘tide Haroes tjoemah bisa menjelah dan menggroetoe! 53<noinclude></noinclude> nxwik3by6i9rp9nnd15dxzpxrw92rlg Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/33 104 116152 320150 2026-10-08T13:07:40Z M.Fajri007 27776 /* Telah diuji baca */ 320150 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. hanja paling perloe oendjoek djoega itoe matjem kasoedjoetan dan kagiatan oentoek perkoeatken Agama Tionghoa di antara kaoemnja sendiri. Djangan tjoemah bisa bertreak, hanja paling perloe moesti bekerdja! 54 '''T0EDJOEAN BOEAT KADEPANIN''' Duitschland soedah bisa kalahken beberapa banjak negri di Europa dengen begitoe tjepet ada dari lan- taran persiapannja boeat menjerang telah diatoer rapih dengen disertaken alat sendjata serba Lengkep, teroetama di darat dan oedara. Feankrijk jang tjoemah menganot boeat mndel pada kategoehannja garisan benteng-benteng Magiemben- doeng madjoenja moesoeh, lantes ambroek sasoedah- nja diserang doea boelan lebih oleh Duitschland poenja pasoekan bermotor dan angkatan oedara jang beberapa lipet lebih tegoeh, Engeland poen, jang mengandel pada kategoehannja iapoenja armada meloeloe,nistjaja tida bisa tahan serangan pasoekan oedara dan kapal-kapal silem Duitsch djikaloe kiranja tida dapet 55<noinclude></noinclude> s50o9l9qne28dhxezo3lyqc5e0a5g84 320151 320150 2026-10-08T13:12:50Z M.Fajri007 27776 320151 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. hanja paling perloe oendjoek djoega itoe matjem kasoedjoetan dan kagiatan oentoek perkoeatken Agama Tionghoa di antara kaoemnja sendiri. Djangan tjoemah bisa bertreak, hanja paling perloe moesti bekerdja! 54 '''T0EDJOEAN BOEAT KADEPANIN''' Duitschland soedah bisa kalahken beberapa banjak negri di Europa dengen begitoe tjepet ada dari lan- taran persiapannja boeat menjerang telah diatoer rapih dengen disertaken alat sendjata serba Lengkep, teroetama di darat dan oedara. Feankrijk jang tjoemah menganot boeat mndel pada kategoehannja garisan benteng-benteng Magiemben- doeng madjoenja moesoeh, lantes ambroek sasoedah- nja diserang doea boelan lebih oleh Duitschland poenja pasoekan bermotor dan angkatan oedara jang beberapa lipet lebih tegoeh, Engeland poen, jang mengandel pada kategoehannja iapoenja armada meloeloe,nistjaja tida bisa tahan serangan pasoekan oedara dan kapal-kapal silem Duitsch djikaloe kiranja tida dapet 55<noinclude></noinclude> qq9kwgisam6ivandcaiblvrqxk7itxk 320152 320151 2026-10-08T13:13:39Z M.Fajri007 27776 320152 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. hanja paling perloe oendjoek djoega itoe matjem kasoedjoetan dan kagiatan oentoek perkoeatken Agama Tionghoa di antara kaoemnja sendiri. Djangan tjoemah bisa bertreak, hanja paling perloe moesti bekerdja! 54 '''T0EDJOEAN BOEAT KADEPANIN''' Duitschland soedah bisa kalahken beberapa banjak negri di Europa dengen begitoe tjepet ada dari lan- taran persiapannja boeat menjerang telah diatoer rapih dengen disertaken alat sendjata serba Lengkep, teroetama di darat dan oedara. Feankrijk jang tjoemah menganot boeat mndel pada kategoehannja garisan benteng-benteng Magiemben- doeng madjoenja moesoeh, lantes ambroek sasoedah- nja diserang doea boelan lebih oleh Duitschland poenja pasoekan bermotor dan angkatan oedara jang beberapa lipet lebih tegoeh, Engeland poen, jang mengandel pada kategoehannja iapoenja armada meloeloe,nistjaja tida bisa tahan serangan pasoekan oedara dan kapal-kapal silem Duitsch djikaloe kiranja tida dapet 55<noinclude></noinclude> ck7xchbyqjs72ud3gouevjxdoy0jkvh 320153 320152 2026-10-08T13:15:01Z M.Fajri007 27776 320153 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. hanja paling perloe oendjoek djoega itoe matjem kasoedjoetan dan kagiatan oentoek perkoeatken Agama Tionghoa di antara kaoemnja sendiri. Djangan tjoemah bisa bertreak, hanja paling perloe moesti bekerdja! 54 '''T0EDJOEAN BOEAT KADEPANIN''' Duitschland soedah bisa kalahken beberapa banjak negri di Europa dengen begitoe tjepet ada dari lan- taran persiapannja boeat menjerang telah diatoer rapih dengen disertaken alat sendjata serba Lengkep, teroetama di darat dan oedara. Feankrijk jang tjoemah menganot boeat mndel pada kategoehannja garisan benteng-benteng Magiemben- doeng madjoenja moesoeh, lantes ambroek sasoedah- nja diserang doea boelan lebih oleh Duitschland poenja pasoekan bermotor dan angkatan oedara jang beberapa lipet lebih tegoeh, Engeland poen, jang mengandel pada kategoehannja iapoenja armada meloeloe,nistjaja tida bisa tahan serangan pasoekan oedara dan kapal-kapal silem Duitsch djikaloe kiranja tida dapet 55<noinclude></noinclude> ia0k81mngyfpj7bre7uqbeke14zfwka 320154 320153 2026-10-08T13:20:20Z M.Fajri007 27776 320154 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. hanja paling perloe oendjoek djoega itoe matjem kasoedjoetan dan kagiatan oentoek perkoeatken Agama Tionghoa di antara kaoemnja sendiri. Djangan tjoemah bisa bertreak, hanja paling perloe moesti bekerdja! 54 '''T0EDJOEAN BOEAT KADEPANIN''' Duitschland soedah bisa kalahken beberapa banjak negri di Europa dengen begitoe tjepet ada dari lan- taran persiapannja boeat menjerang telah diatoer rapih dengen disertaken alat sendjata serba Lengkep, teroetama di darat dan oedara. Feankrijk jang tjoemah mengandel pada kategoehannja garisan benteng-benteng Maginot boeat bendoeng madjoenja moesoeh, lantes ambroek sasoedahnja diserang doea boelan lebih oleh Duitschland poenja pasoekan bermotor dan angkatan oedara jang beberapa lipet lebih tegoeh, Engeland poen, jang mengandel pada kategoehannja iapoenja armada meloeloe,nistjaja tida bisa tahan serangan pasoekan oedara dan kapal-kapal silem Duitsch djikaloe kiranja tida dapet 55<noinclude></noinclude> 8pfg7ydxgpvw0sry4nuhjz91nsb6viy 320170 320154 2026-10-08T14:08:33Z M.Fajri007 27776 320170 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude>SAM KAUW. hanja paling perloe oendjoek djoega itoe matjem kasoedjoetan dan kagiatan oentoek perkoeatken Agama Tionghoa di antara kaoemnja sendiri. Djangan tjoemah bisa bertreak, hanja paling perloe moesti bekerdja! 54 '''T0EDJOEAN BOEAT KADEPANIN''' Duitschland soedah bisa kalahken beberapa banjak negri di Europa dengen begitoe tjepet ada dari lan- taran persiapannja boeat menjerang telah diatoer rapih dengen disertaken alat sendjata serba Lengkep, teroetama di darat dan oedara. Feankrijk jang tjoemah mengandel pada kategoehannja garisan benteng-benteng Maginot boeat bendoeng madjoenja moesoeh, lantes ambroek sasoedahnja diserang doea boelan lebih oleh Duitschland poenja pasoekan bermotor dan angkatan oedara jang beberapa lipet lebih tegoeh, Engeland poen, jang mengandel pada kategoehannja iapoenja armada meloeloe,nistjaja tida bisa tahan serangan pasoekan oedara dan kapal-kapal silem Duitsch djikaloe kiranja tida dapet 55<noinclude></noinclude> kzu0qa7ih97c8s8936ya1mquvbw6na4 320171 320170 2026-10-08T14:09:26Z M.Fajri007 27776 320171 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude>SAM KAUW. hanja paling perloe oendjoek djoega itoe matjem kasoedjoetan dan kagiatan oentoek perkoeatken Agama Tionghoa di antara kaoemnja sendiri. Djangan tjoemah bisa bertreak, hanja paling perloe moesti bekerdja! 54 '''TOEDJOEAN BOEAT KADEPANIN''' Duitschland soedah bisa kalahken beberapa banjak negri di Europa dengen begitoe tjepet ada dari lan- taran persiapannja boeat menjerang telah diatoer rapih dengen disertaken alat sendjata serba Lengkep, teroetama di darat dan oedara. Feankrijk jang tjoemah mengandel pada kategoehannja garisan benteng-benteng Maginot boeat bendoeng madjoenja moesoeh, lantes ambroek sasoedahnja diserang doea boelan lebih oleh Duitschland poenja pasoekan bermotor dan angkatan oedara jang beberapa lipet lebih tegoeh, Engeland poen, jang mengandel pada kategoehannja iapoenja armada meloeloe,nistjaja tida bisa tahan serangan pasoekan oedara dan kapal-kapal silem Duitsch djikaloe kiranja tida dapet 55<noinclude></noinclude> fal4m6s26sjfiw7e7nzrpwgtp50tzu7 Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/34 104 116153 320155 2026-10-08T13:33:10Z M.Fajri007 27776 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi ' SAM KAUW. bantoean jang tida berwates dari Amerika Sariket ,jang lantes bikin segala matjem alat sendjata boeat menjo- kong negri negri jang mendjadi korban serangan. Dji- kaloe sampe sekarang Engeland tida bisa dikalahken, dan tentara Duitsch tida berani lakoeken penjerboehan ka itoe negri, inilah meloeloe lantaran meliat bangsa Inggris, atas bantoeannja Amerika Sariket, soedah bisa adaken alat sendjata, teroetama di... 320155 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. bantoean jang tida berwates dari Amerika Sariket ,jang lantes bikin segala matjem alat sendjata boeat menjo- kong negri negri jang mendjadi korban serangan. Dji- kaloe sampe sekarang Engeland tida bisa dikalahken, dan tentara Duitsch tida berani lakoeken penjerboehan ka itoe negri, inilah meloeloe lantaran meliat bangsa Inggris, atas bantoeannja Amerika Sariket, soedah bisa adaken alat sendjata, teroetama di oedara, jang sama tegoehnja, hingga fihak Duitsch poenja harepan boeat berhatsil kaloe menerdjang ka Engeland, ada keljil se- kalih, Daiem hal pertahanken Agama Tionghoa terhadep desekannja laen laen agama poen begitoe djoega. Kaoem Sam Kauw haroes berdaja dan lakoeken pe- 56 TOEDJOEAN BOAT KADEPANIN ngorbanan boeat adaken pembela’an jang sama rapih dan koeatnja, kapan ingin berhatsil, Maski kita poenja barisan sabetoelnja ada djaoe lebih besar dan tegoeh, tapi lantaran itoe tenaga tida diatoer dan dikoempoel (di concentreer) ka satoe toedjoean jang tetep dan pasti, hanja terpetjah-belah dan berantakan, maka lama-ke- lamaan telah kena didesek. Dan orang-orang jang liat dan insjaf pada itoe desekan, kabanjakan tjoemah bisa menjomel atawa menggeroetoe, terkadang dengen sangit, tapi masing-masing tida maoe berboeat apa- apa boeat menegoehken kadoedoekan sendiri. Oentoek marika jang tida taoe ka mana haroes bertindak, kita sekarang hendak beriken sedikit petaan kasar tjara bagimana itoe pergerakan haroes diatoer, 57<noinclude></noinclude> cehan5nvx73u6cuaz7uehtijd55vche 320156 320155 2026-10-08T13:34:12Z M.Fajri007 27776 /* Telah diuji baca */ 320156 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. bantoean jang tida berwates dari Amerika Sariket ,jang lantes bikin segala matjem alat sendjata boeat menjo- kong negri negri jang mendjadi korban serangan. Dji- kaloe sampe sekarang Engeland tida bisa dikalahken, dan tentara Duitsch tida berani lakoeken penjerboehan ka itoe negri, inilah meloeloe lantaran meliat bangsa Inggris, atas bantoeannja Amerika Sariket, soedah bisa adaken alat sendjata, teroetama di oedara, jang sama tegoehnja, hingga fihak Duitsch poenja harepan boeat berhatsil kaloe menerdjang ka Engeland, ada keljil se- kalih, Daiem hal pertahanken Agama Tionghoa terhadep desekannja laen laen agama poen begitoe djoega. Kaoem Sam Kauw haroes berdaja dan lakoeken pe- 56 TOEDJOEAN BOAT KADEPANIN ngorbanan boeat adaken pembela’an jang sama rapih dan koeatnja, kapan ingin berhatsil, Maski kita poenja barisan sabetoelnja ada djaoe lebih besar dan tegoeh, tapi lantaran itoe tenaga tida diatoer dan dikoempoel (di concentreer) ka satoe toedjoean jang tetep dan pasti, hanja terpetjah-belah dan berantakan, maka lama-ke- lamaan telah kena didesek. Dan orang-orang jang liat dan insjaf pada itoe desekan, kabanjakan tjoemah bisa menjomel atawa menggeroetoe, terkadang dengen sangit, tapi masing-masing tida maoe berboeat apa- apa boeat menegoehken kadoedoekan sendiri. Oentoek marika jang tida taoe ka mana haroes bertindak, kita sekarang hendak beriken sedikit petaan kasar tjara bagimana itoe pergerakan haroes diatoer, 57<noinclude></noinclude> f0cjsb20bx156xwk1osoiik8dwiojgm 320158 320156 2026-10-08T13:36:08Z M.Fajri007 27776 320158 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. bantoean jang tida berwates dari Amerika Sariket ,jang lantes bikin segala matjem alat sendjata boeat menjo- kong negri negri jang mendjadi korban serangan. Dji- kaloe sampe sekarang Engeland tida bisa dikalahken, dan tentara Duitsch tida berani lakoeken penjerboehan ka itoe negri, inilah meloeloe lantaran meliat bangsa Inggris, atas bantoeannja Amerika Sariket, soedah bisa adaken alat sendjata, teroetama di oedara, jang sama tegoehnja, hingga fihak Duitsch poenja harepan boeat berhatsil kaloe menerdjang ka Engeland, ada keljil se- kalih, Daiem hal pertahanken Agama Tionghoa terhadep desekannja laen laen agama poen begitoe djoega. Kaoem Sam Kauw haroes berdaja dan lakoeken pe- 56 TOEDJOEAN BOAT KADEPANIN ngorbanan boeat adaken pembela’an jang sama rapih dan koeatnja, kapan ingin berhatsil, Maski kita poenja barisan sabetoelnja ada djaoe lebih besar dan tegoeh, tapi lantaran itoe tenaga tida diatoer dan dikoempoel (di concentreer) ka satoe toedjoean jang tetep dan pasti, hanja terpetjah-belah dan berantakan, maka lama-ke- lamaan telah kena didesek. Dan orang-orang jang liat dan insjaf pada itoe desekan, kabanjakan tjoemah bisa menjomel atawa menggeroetoe, terkadang dengen sangit, tapi masing-masing tida maoe berboeat apa- apa boeat menegoehken kadoedoekan sendiri. Oentoek marika jang tida taoe ka mana haroes bertindak, kita sekarang hendak beriken sedikit petaan kasar tjara bagimana itoe pergerakan haroes diatoer, 57<noinclude></noinclude> pci4wmgj2yk0furtgap2t6s6abr95q4 320159 320158 2026-10-08T13:37:21Z M.Fajri007 27776 320159 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude> SAM KAUW. bantoean jang tida berwates dari Amerika Sariket ,jang lantes bikin segala matjem alat sendjata boeat menjo- kong negri negri jang mendjadi korban serangan. Dji- kaloe sampe sekarang Engeland tida bisa dikalahken, dan tentara Duitsch tida berani lakoeken penjerboehan ka itoe negri, inilah meloeloe lantaran meliat bangsa Inggris, atas bantoeannja Amerika Sariket, soedah bisa adaken alat sendjata, teroetama di oedara, jang sama tegoehnja, hingga fihak Duitsch poenja harepan boeat berhatsil kaloe menerdjang ka Engeland, ada keljil se- kalih, Daiem hal pertahanken Agama Tionghoa terhadep desekannja laen laen agama poen begitoe djoega. Kaoem Sam Kauw haroes berdaja dan lakoeken pe- 56 TOEDJOEAN BOAT KADEPANIN ngorbanan boeat adaken pembela’an jang sama rapih dan koeatnja, kapan ingin berhatsil, Maski kita poenja barisan sabetoelnja ada djaoe lebih besar dan tegoeh, tapi lantaran itoe tenaga tida diatoer dan dikoempoel (di concentreer) ka satoe toedjoean jang tetep dan pasti, hanja terpetjah-belah dan berantakan, maka lama-ke- lamaan telah kena didesek. Dan orang-orang jang liat dan insjaf pada itoe desekan, kabanjakan tjoemah bisa menjomel atawa menggeroetoe, terkadang dengen sangit, tapi masing-masing tida maoe berboeat apa- apa boeat menegoehken kadoedoekan sendiri. Oentoek marika jang tida taoe ka mana haroes bertindak, kita sekarang hendak beriken sedikit petaan kasar tjara bagimana itoe pergerakan haroes diatoer, 57<noinclude></noinclude> f0cjsb20bx156xwk1osoiik8dwiojgm 320168 320159 2026-10-08T14:04:52Z M.Fajri007 27776 320168 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude>SAM KAUW. bantoean jang tida berwates dari Amerika Sariket ,jang lantes bikin segala matjem alat sendjata boeat menjokong negri negri jang mendjadi korban serangan. Djikaloe sampe sekarang Engeland tida bisa dikalahken, dan tentara Duitsch tida berani lakoeken penjerboehan ka itoe negri, inilah meloeloe lantaran meliat bangsa Inggris, atas bantoeannja Amerika Sariket, soedah bisa adaken alat sendjata, teroetama di oedara, jang sama tegoehnja, hingga fihak Duitsch poenja harepan boeat berhatsil kaloe menerdjang ka Engeland, ada keljil sekalih,Daiem hal pertahanken Agama Tionghoa terhadep desekannja laen laen agama poen begitoe djoega. Kaoem Sam Kauw haroes berdaja dan lakoeken pe- 56 TOEDJOEAN BOAT KADEPANIN ngorbanan boeat adaken pembela’an jang sama rapih dan koeatnja, kapan ingin berhatsil, Maski kita poenja barisan sabetoelnja ada djaoe lebih besar dan tegoeh,tapi lantaran itoe tenaga tida diatoer dan dikoempoel (di concentreer) ka satoe toedjoean jang tetep dan pasti, hanja terpetjah-belah dan berantakan, maka lama-kelamaan telah kena didesek. Dan orang-orang jang liat dan insjaf pada itoe desekan, kabanjakan tjoemah bisa menjomel atawa menggeroetoe, terkadang dengen sangit, tapi masing-masing tida maoe berboeat apa-apa boeat menegoehken kadoedoekan sendiri. Oentoek marika jang tida taoe ka mana haroes bertindak, kita sekarang hendak beriken sedikit petaan kasar tjara bagimana itoe pergerakan haroes diatoer, 57<noinclude></noinclude> 1bwrwo1oivy76ipsy5o3gt7ebdypxxz 320169 320168 2026-10-08T14:05:43Z M.Fajri007 27776 320169 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="M.Fajri007" /></noinclude>SAM KAUW. bantoean jang tida berwates dari Amerika Sariket ,jang lantes bikin segala matjem alat sendjata boeat menjokong negri negri jang mendjadi korban serangan. Djikaloe sampe sekarang Engeland tida bisa dikalahken, dan tentara Duitsch tida berani lakoeken penjerboehan ka itoe negri, inilah meloeloe lantaran meliat bangsa Inggris, atas bantoeannja Amerika Sariket, soedah bisa adaken alat sendjata, teroetama di oedara, jang sama tegoehnja, hingga fihak Duitsch poenja harepan boeat berhatsil kaloe menerdjang ka Engeland, ada keljil sekalih,Daiem hal pertahanken Agama Tionghoa terhadep desekannja laen laen agama poen begitoe djoega. Kaoem Sam Kauw haroes berdaja dan lakoeken pe- 56 TOEDJOEAN BOAT KADEPANIN ngorbanan boeat adaken pembela’an jang sama rapih dan koeatnja, kapan ingin berhatsil, Maski kita poenja barisan sabetoelnja ada djaoe lebih besar dan tegoeh,tapi lantaran itoe tenaga tida diatoer dan dikoempoel (di concentreer) ka satoe toedjoean jang tetep dan pasti, hanja terpetjah-belah dan berantakan, maka lama-kelamaan telah kena didesek. Dan orang-orang jang liat dan insjaf pada itoe desekan, kabanjakan tjoemah bisa menjomel atawa menggeroetoe, terkadang dengen sangit, tapi masing-masing tida maoe berboeat apa-apa boeat menegoehken kadoedoekan sendiri. Oentoek marika jang tida taoe ka mana haroes bertindak, kita sekarang hendak beriken sedikit petaan kasar tjara bagimana itoe pergerakan haroes diatoer, 57<noinclude></noinclude> 57e2h8g5wh6cakrwdmfxtmw7bf3pkw4 Halaman:Hikmah 19-06-1954.pdf/4 104 116154 320157 2026-10-08T13:34:42Z INDAH BULANDARI A1 27777 /* Telah diuji baca */ 320157 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="INDAH BULANDARI A1" /></noinclude>Masalah Minggu ini: Akibat²,,Distribusi jang Tidak Adil” DAN NU AKAN MEMBUAT NERATJA LABA RUGI DUDUK DALAM KABINET ALI. RRAMAI² mau tlopot menterinja sendiri telah mulai tampak lagi dikalangan beberapa partai² pemerintah. Pengangkatan seorang gubernur baru bagi Kalimantan — pemerintah telah menetapkan Milono dari PIR — rupanja memang akan mem- bawa akibat jang tidak ketjil bagi SKI, jang diwakili oleh menteri Tobing dalam Kabinet sekarang ini.Pengurus Besar dan Dewan Pimpinan SKI telah mengeluarkan putusan, untuk memanggil ketua fraksinja dalam parlemen,Dr. Diapari, untuk mem- beri laporan dan pertangungan djawab sekitar pengangkatan jang bertentangan de- ngan keinginan partai tsb. Diputuskan pula bahwa apabila tetnjata bahwa tuntutan SKI mengenai pengangkatan gubernur itu tidak berhasil, ada kemungkinan besar sekali SKI akan menarik menterinja dari kabinet ...... Dengan ini SKI telah memperlihatkan Keketjewaan terhadap kabinet dan chusus terhadap menterinja sendiri, jang ternjata bagi mereka rupanja tidak mempunjai ke- kesanggupan untuk memperdjoangkan apa Jang diingini oleh partai tsb. Keketjewaan ini dapat dimengerti, Karena dengan pu- tusan pemierintah mengangkat Milono dari PIR itu — seorang jang sama sekali asing bagi daerah dan rakjat Kalimantan — ke- inginan mereka ternjata telah dianggap sepi. Dan ini sudah barang tentu merugikan bagi Kepentingan partai, pengaruh jang diharap- kan akan didapat didaerah Kalimantan mendjadi bertambah tipis. Dan jang lebih lagi ialah bahwa rupanja sungguh sangat terasa kini bahwa dalam orang ramai² me- lakukan,,butiverdeling” atau ,distribusi” pangkat dan kedudukan dengan turut dalam Kabinet ini,hasil jang didapat sangat djauh dari jang diinginkan, Memang dapat dimengerti keketjewaan- nja itu dan memang pula dapat dimengerti keadaannja djadi begitu. Dalam berebut- rebutan, kesanggu tentu tidak dapat disamakan dengan golongan jang lebih kuat dan lebih banjak suaranja dalam kabinet! Chalajak ramai kini bisa menonton apa selandjutnja jang akan dilakukan oleh SKI. ‘Djuga PIR mau ,,bertindak”. Heboh sekitar mau tjopotkan menteri sendiri ini dilakukan djuga oleh PIR, salah satu partai jang mempunjai kedudukan pen- ting dalam pembentukan kabinet ini. Sudah bukan rahasia lagi bagi umum perasaan² apa sebenarnja jang dirasakan oleh PIR dalam turut duduk dalam kabinet sekarang ini. Nafsu dan harapan pada mulanja sa- ngat besar, Karena perhitungan keuntungan jang didapat adalah besar pula tampak pada mulanja. Akan tetapi djangankan orang di- 4 dalam PIR tersebut, orang luar sekalipun dapat melihat bahwa perkembangan dalam perdjoangan turut duduk dalam kabinet ini sungguh berbeda daripada jang diharapkan dan diinginkan semula oleh Partai itu. Dalam ramai² merebut hasil pihak lain djuga Jang menang, awak tertjetjer dibe- Takang! Dengan giat diturunkan pula arus politik mentjopotkan orang² jang tergolong dalam partai² oposisi — karena dengan itu terbuka kesempatan untuk men- dudukinja, Akan tetapi kedudukan² dan diabatan jang lowong itu ternjata harus diisi oleh orang² jang bukan diingini. Jang sebenarnja diharapkan tidak terlaksana, ma- lahan jang terdjadi adalah ibarat pepatah : orang makan tjempedak awak kena getahnja.... kian hari Keketjewaan tentu Kian terasa djuga. Kalau orang luar sudah dapat me- lihat betapa pula orang dalam PIR sendiri, bagaimana pula perasaan jang dirasakan. Kesalahan mengapa hasil jang diharapkan semula tidak didapat itu tentu ditjari. Mung- kinkah karena pemuka jang mewakili dalam kabinet tidak mempunjai kesanggupan se- wadjarnja untuk memperdjoangkan apa jang diingini itu? Terutama perhatian tentu harus ditudjukan kepada Prof. Mr. Dr. Hazairin jang memegang kendali kemen- terian dalam negeri. Banjak jang telah dilakukan atas namanja, akan tetapi lebih banjak lagi jang mengetjewakan dalam pu- *tusan dan tindakan jang didjalankannja, terutama djika dipandang dalam hubungan partai Achirnja meskipun alasan² jang terdengar lain daripada dugaan orang luar,petjah djuga berita dalam surat kabar bahwa Dewan PRI memperbintjangkan beleid Hazairin, me- ngambil keputusan untuk menarik menteri dalam negeri tersebut. Akan tetapi ini ten- tunja tidak boleh mendjadi sebab maka kabinet akan mengalami krisis, Soalnja ialah bahwa orang iang akan mewakili PIR dalam petdjoangan dikabinet harus orang lebih pintar dan kuat dari Hazairin. Dengan begini mungkin PIR masih bisa memper- djoangkan keinginannja. Begitu pula nasib menteri Rooseno berada dalam teropong! Segalanja ini terdjadi kirania tidaklah lain diakibatkan oleh karena ,,distribusi ke- dudukan dan pangkat” jang memang kini djelas sekali mendjadi tudjuan Kerdja sama partai jang turut duduk dalam kabinet tidak berlangsung dengan adil. Golongan jang lebih banjak anggotanja dalam kabinet tentu bisa mendapat lebih banjak ......... dan jang ,,kalah suara” boleh ngiler atau gigit djari sadja. Demikianlah masjarakat bisa melihat se- galanja ini sebagai tontonan dari partai² jang gila kekuasaan dan kedudukan, namun- jang tetap menjedihkan adalah nasib negara dan rakjat. Roda pemerintahan jang sudah tidak lantjar bertambah rusak, Keadaan rakjat jang kian merosot kedalam djurang, semuanja ini tidak lagi mendjadi perhatian. para pemuka dan partai² tersebut. Sedang- kan. sekarang djustru mereka pula jang memegang kendali pemerintahan ......... NU mau bikin neratja. Sementara itu kita dengar kabar bahwa sedikit hari lagi PB Nahdhatul Ulama de- ngan segenap konsol-konsolnja akan me- ngadakan rapat pleno untuk menindjau hasil2 jang ditjapai oleh kabinet ini selama satu tahun. Dan tentu akan ditindjau pula sampai kemana pula hasil jang telah ter- tjapai oleh NU sebagai salah satu partai Islam dengan turut duduk dalam kabinet ini. Kita patut sekali menghargai inisiatif seperti ini. Apalagi kalau segalannja ini nan- ti betul² berdjalan sebagaimana mustinja. Jaitu jang diperhitungkan betul² kepenting- an ummat Islam seluruhnja. Dengan penuh kesadaran hendaknja dapat diinsjafkan bah- wa jang patut sekali dinersoalkan ialah apa jang telah dan apa jang bisa ditjapai oleh NU dengan turut dalam kabinet ini guna kepentingan ummat Islam, bukan sadja jang tergabung dalam NU akan tetapi ummat seluruhnja. Dan dalam mengadakan neratja ini, haruslah pula disamping menimbang keuntungan jang telah atau akan ditjapai itu, benar diperhitungkan apa kerugian jang dialami ummat Islam selama ini dan nanti djika keadaan kita seperti sekarang ini di- teruskan. Oleh sebab itu sangatlah kita harapkan bahwa para pemuka NU jang akan berkum- pul itu dapat memperbintjangkan segala- galanja dengan penuh kesadaran, lepas dari segala maijam sentimen, dapat menghindar- kan diri dari segala fitnah dan hasutan dari golongan² jang sengadja hendak memetjah ummat Islam. Pengumuman Kepada seluruh Agen dan Langganan diluar kota bersama ini kami umumkan: Berhubung meningkatnja ongkos2 pengiriman, maka mulai tgl. 1 Djuli 1954 harga ,,Hikmah” ditambah Rp, 0,25, djadi Rp, 2,25 per ex. Tata Usaha ,.HIKMAH”<noinclude></noinclude> hvat7tbrur6onae44wex298trv5hbcj Halaman:Persnan Departemen Agama dalam revolusi.pdf/20 104 116155 320172 2026-10-08T14:18:35Z IndriElya (1A) 27812 /* Telah diuji baca */ 320172 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="IndriElya (1A)" /></noinclude>perombakan besar disegala lapangan, agar dengan demikian semua kegiatan baik politik, pertahanan, ekonomi, sosial, kebudajaan, dan hubungan antar bangsa itu mendjelmakan manifestasi politik, pertahanan, ekonomi, sosial, kebudajaan dan kerdjasama internasional jang dirachmati Tuhan Jang Maha Esa. Dengan sendirinja, maka tjita-tjita dan perdjoangan seluruh Bangsa Indonesia hendak mendjadikan kehidupan Negara jang progressif-revolusioner, anti segala bentuk penindasan dan pendjadjahan serta membangun persahabatan ummat manusia. Tjita-tjita dan perdjoangan ini disalurkan melalui lembaga-lembaga Negara dan badan-badan Kemasjarakatanjang dikoordinir oleh kehidupan demokrasi terpimpin. Bangsa Indonesia djuga menjadari, bahwa segala kegiatan diberbagai bidang tersebut dimuka itu untuk sebagian besar tergantung pada faktor manusianja, manusia-manusia jang mengemban bidang politik, pertahanan , ekonomi, sosial, kebudajaan dan kerdjasama internasional, sedangkan oknum-oknum jang bersangkutan tidak selamanja terdiri dari pemeluk satu Agama, akan tetapi djuga terdiri dari bermatjam-matjam pemeluk Agama. Namun demikian , telah timbul kesadaran jang merata, bahwa masing-masing orang wadjib mengabdikan dirinja untuk mengisi Kemerdekaan serta memelihara dan menjempurnakannja bagi tertjapainja tjita-tjita progressif-revolusioner jang berkeadaban, karena usaha demikian termasuk adjaran Agama jang harus ditrapkan kedalam pembinaan Bangsa dan Negara . Dalam pada itu semuanjapun menjadari pula bahwa didalam semua kegiatan pembinaan Bangsa dan Negara mestilah diberikan ruang jang tjukup bagi hidup dan geraknja kejakinan serta kehidupan Agama meliputi aspirasi-aspirasinja dan upatjara peribadatannja, disebabkan satu kesadaran bahwa Agama merupakan unsur mutlak bagi pembinaan karakter Bangsa dan Negara. Bisa dimengerti, bahwa dalam kenjataan timbul pula anasiranasir negatif dan bahkan reaksioner disebabkan karena masih tipisnja djiwa patriotik, jang kurang menjadari bahwa patriotisme Indonesia telah memantjarkan kejakinan nasional bahwa Kemerdekaan adalah rachmat Tuhan Jang Maha Esa, bahwa UUD meletakkanazas Ketuhanan Jang Maha Esa sebagai dasar Negara , dan bahwa aspirasi Agama telah ditaburkan disemua kegiatan Negara dan Masjarakat, dan bahwa semua pemeluk Agama apapun mestilah mendjadikan dirinja anggota jang setia dan hidup toleransi sebagai satu Bangsa jang dipatrikan oleh semangat solidaritas jang membadja, untuk mengabdi kepada tjita-tjita bersama jang parallel mendjadi tjita-tjita nasional dan tjita-tjita agamanja masing-masing. Tetapi,tidaklah mustahil bahwa ketidak- sadaran atas djiwa patriotisme tadi disebabkan karena kurangnja pengertian, dan adakalanja karena pengaruh jang datang dari dunia luar disebabkan salahnja mengartikan terbukanja pintu politik luar negeri kita jang bebas 12<noinclude></noinclude> 7wwi6htw84xa1v9h3ujzcmdrumwoyqs Halaman:Persnan Departemen Agama dalam revolusi.pdf/21 104 116156 320173 2026-10-08T14:39:39Z IndriElya (1A) 27812 /* Telah diuji baca */ 320173 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="IndriElya (1A)" /></noinclude>dan aktif itu. Namun demikian, kemekaran aspirasi Revolusi kita pada tingkatan sekarang telah dengan hebatnja sedang menumbuhkan kesadaran patriotik jang merata dikalangan seluruh Bangsa Indonesia untuk mentjapai satu titik kebulatan bahwa Negara Indonesia adalah satu Negara jang ber-Tuhan, bahwa Ummat Indonesia jang ber-Tuhan itu adalah putra-putri jang terbaik dalam pengabdiannja bagi tjita-tjita ber-Negara dan ber-Bangsa jang satu. Untuk semua itu Departemen Agama telah memberikan sumbangannja, telah turut membinanja, dan telah ikut pula meletakkan sendi-sendinja dan usaha-usaha penjempurnaannja sebagai satu tugas kewadjiban. Departemen Agama, sebagai satu manifestasi pemeloporan Bangsa Indonesia diabad modern ini bahwa Agama mestilah ditrapkan dalam kehidupan sesuatu Bangsa dan Negara disebabkan karena hal tadi merupakan satu kenjataan dan keharusan objektif, Lantaran itu maka Indonesialah negara pertama didunia jang dalam zaman sekarang mempunjai Departemen Agama dalam susunan aparatur pemerintahan, dan kini diikuti oleh beberapa negara jang lain. Didalam buku ini akan dapat dilihat apa fungsi, peranan dan kegiatan Departemen Agama. Buku ini tjuma sekedar „ Guide to the Departemen Agama”, sekedar penundjuk djalan bagi siapa jang ingin berkenalan, ingin mengetahui setjara mudah berkenalan dengan Departemen Agama pada tingkat permulaan, karena untuk melihat lebih luas tentang Departemen Agama, orang akan dapat menjaksikan kegiatan-kegiatannja sehari-hari dalam kehidupan dan Masjarakat kita. Harapan dan do'a kami, semoga Departemen Agama dapat memenuhi fungsi dan tugasnja dalam Revolusi Bangsa Indonesia, semoga memperoleh kepertjajaan dan simpati lebih dalam dari semua kalangan baik didalam maupun diluar negeri jang dalam dadanja menjala berkobar-kobar kegandrungan untuk berbakti kepada Rakjat, kepada Negara , kepada Revolusi, kepada Ummat manusia dan terutama kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, TuhanSeru Sekalian Alam ! Amin !!! Djakarta, 25 Nopember 1965, MENKO/MENTERI AGAMA Shipurin PROF. K.H. SAIFUDDIN ZUHRI 13<noinclude></noinclude> mpvi3zmf9e3iencrlocf57pb8rw7hg5 Halaman:Atjeh sepintas lalu.pdf/5 104 116157 320174 2026-10-08T17:16:45Z ~2026-54259-25 27821 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '<span style=" font-family: Georgia; text-align: center">'''KATA PENDAHULUAN.'''<br/> Motto<br/> ''Adalah sahabatku ia, jang sudi menasehati aku.<br/>(Terdjemahan bebas dari:<br/>Een vriend is hij, die mij mijn feilen toont).'' <br/></span> <br/> Buku ketjil ini diterbitkan, dengan maksud supaja ia dapat mendjadi alat perantara dalam menjampaikan kepada umum, beberapa peristiwa dan kedjadian penting mengenai Atjeh dalam raasa kurang lebib empat t... 320174 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="180.243.11.194" /></noinclude><span style=" font-family: Georgia; text-align: center">'''KATA PENDAHULUAN.'''<br/> Motto<br/> ''Adalah sahabatku ia, jang sudi menasehati aku.<br/>(Terdjemahan bebas dari:<br/>Een vriend is hij, die mij mijn feilen toont).'' <br/></span> <br/> Buku ketjil ini diterbitkan, dengan maksud supaja ia dapat mendjadi alat perantara dalam menjampaikan kepada umum, beberapa peristiwa dan kedjadian penting mengenai Atjeh dalam raasa kurang lebib empat tahun, terhitung sedjak Proclamatie Kemerdekaan sampai Penjerahan Kedaulatan.<br/> Peristiwa<sup>2</sup> dan kedjadian<sup>2</sup> jang akan diuraikan, dapat kiranja mendjadi bahan—sekalipun djauh dari lengkap,<br/> * p e r t a m a: bagi setiap Warga Negara, jang ingin mengetahui dalam garis besarnja kesulitan<sup>2</sup>, sebagai akibat dari kedjadian<sup>2</sup> dan peristiwa<sup>2</sup> jang harus dihadapi dalam perkembangan sedjarah di Atjeh selama masa jang disebut tadi. * k e d u a : bagi Pemerintah, dalam memperbintjangkan segala sesuatu mengenai daerah ini, sehingga lebib besar harapan, dapat diperoleh suatu kesimpulan jang sesuai dengan keadaan masjarakat dan keinginan anggota masjarakat itu.<br/> Sesuai dengan maksud ini, maka dengan sendirinja uraian ini terutama mengenai kedjadian<sup>2</sup> dan peristiwa<sup>2</sup> jang menimbulkan kesulitan<sup>2</sup>: dengan lain perkataan, kedjadian<sup>2</sup> dan peristiwa<sup>2</sup> jang menundjukkan keadaan jang tidak memuaskan, sedangkan kedjadian<sup>2</sup> dan peristiwa<sup>2</sup> jang menundjukkan keadaan jang dapat dibanggakan, tidak dikemukakan, oleh karena terletak diluar lingkungan maksud uraian.<br/> Element „objectiviteit”, dalam menjusunnja, mendjadi perbatian istimewa. Sekalipun begitu, terdapatnja kata<sup>2</sup> jang terrasa sebagai menjinggung, sehingga seseorang atau sesegolongan merasa diri „terkena”, bukanlah terletak diluar garis kemungkinan. Bilamana terdjadi hal jang demikian, sudilah kiranja dimaafkan dan hal itu dianggap sebagai akibat jang tidak diingini oleh penulis sendiri. <br/> <br/> <span style=" font-family: Georgia; text-align: right">'''3'''</span><noinclude></noinclude> 6cjyji1olrzllip8vbhn93tr3bn8j58 320175 320174 2026-10-08T17:19:41Z Udaradingin 24118 /* Telah diuji baca */ 320175 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Udaradingin" /></noinclude><span style=" font-family: Georgia">{{center|'''KATA PENDAHULUAN.'''<br/> Motto<br/> ''Adalah sahabatku ia, jang sudi menasehati aku.<br/>(Terdjemahan bebas dari:<br/>Een vriend is hij, die mij mijn feilen toont).''}} <br/></span> <br/> Buku ketjil ini diterbitkan, dengan maksud supaja ia dapat mendjadi alat perantara dalam menjampaikan kepada umum, beberapa peristiwa dan kedjadian penting mengenai Atjeh dalam masa kurang lebih empat tahun, terhitung sedjak Proclamatie Kemerdekaan sampai Penjerahan Kedaulatan.<br/> Peristiwa<sup>2</sup> dan kedjadian<sup>2</sup> jang akan diuraikan, dapat kiranja mendjadi bahan—sekalipun djauh dari lengkap,<br/> * p e r t a m a: bagi setiap Warga Negara, jang ingin mengetahui dalam garis besarnja kesulitan<sup>2</sup>, sebagai akibat dari kedjadian<sup>2</sup> dan peristiwa<sup>2</sup> jang harus dihadapi dalam perkembangan sedjarah di Atjeh selama masa jang disebut tadi. * k e d u a: bagi Pemerintah, dalam memperbintjangkan segala sesuatu mengenai daerah ini, sehingga lebih besar harapan, dapat diperoleh suatu kesimpulan jang sesuai dengan keadaan masjarakat dan keinginan anggota masjarakat itu.<br/> Sesuai dengan maksud ini, maka dengan sendirinja uraian ini terutama mengenai kedjadian<sup>2</sup> dan peristiwa<sup>2</sup> jang menimbulkan kesulitan<sup>2</sup>: dengan lain perkataan, kedjadian<sup>2</sup> dan peristiwa<sup>2</sup> jang menundjukkan keadaan jang tidak memuaskan, sedangkan kedjadian<sup>2</sup> dan peristiwa<sup>2</sup> jang menundjukkan keadaan jang dapat dibanggakan, tidak dikemukakan, oleh karena terletak diluar lingkungan maksud uraian.<br/> Element „objectiviteit”, dalam menjusunnja, mendjadi perbatian istimewa. Sekalipun begitu, terdapatnja kata<sup>2</sup> jang terrasa sebagai menjinggung, sehingga seseorang atau sesegolongan merasa diri „terkena”, bukanlah terletak diluar garis kemungkinan. Bilamana terdjadi hal jang demikian, sudilah kiranja dimaafkan dan hal itu dianggap sebagai akibat jang tidak diingini oleh penulis sendiri. <br/> <br/> <span style=" font-family: Georgia>{{right|'''3'''}}</span><noinclude></noinclude> p2aypyjqvir90b6xk8rz8i60c5lpmvp Halaman:Kibarkan Tinggi Pandji Revolusi.pdf/5 104 116158 320176 2026-10-08T17:42:09Z Udaradingin 24118 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '<span style=" font-family: Georgia">{{center|Pengantar}}</span> <br/> ''KIBARKAN TINGGI PANDJI REVOLUSI!'' adalah kumpulan pidato dan kuliah-umum Ketua CC PKI, Kawan D.N. Aidit, di Peking, Pyongyang dan Kanton dalam bulan September tahun 1963, ketika ia memimpin Delegasi PKI memenuhi undangan PRT dan PBK berkundung di RRT dan RRDK, sebagai bagian dari rangkaian kundjungan delegasi tersebut ke Uni Sovjet, Kuba, RDD, RRT, don RRDK. Dalam buku ini... 320176 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Udaradingin" /></noinclude><span style=" font-family: Georgia">{{center|Pengantar}}</span> <br/> ''KIBARKAN TINGGI PANDJI REVOLUSI!'' adalah kumpulan pidato dan kuliah-umum Ketua CC PKI, Kawan D.N. Aidit, di Peking, Pyongyang dan Kanton dalam bulan September tahun 1963, ketika ia memimpin Delegasi PKI memenuhi undangan PRT dan PBK berkundung di RRT dan RRDK, sebagai bagian dari rangkaian kundjungan delegasi tersebut ke Uni Sovjet, Kuba, RDD, RRT, don RRDK. Dalam buku ini kami sadjikan pula pidato sambutan dari pihak tuanrumah, jaitu dari Kawan Keng Seng, Tjalon-Anggota Politbiro dan Anggota Sekretariat CC PKT: Kawan Peng Tjen, Anggota Politbiro CC PKT; Kawan Tjen Ju, Sekretaris Comite Kwantung dan Kawan Huh Suk Sun, Ketua Comite Pyongyang dari PBK, jang masing<sup>{{smaller|2}}</sup> disampaikan sesaat sebelum pidato atau kuliah-umum Kawan DN. Aidit diutjapkan.<br/> Penerbitan buku ini tidak hanja merupakan lambang persahabatan dan persatuan jang semakin kokoh antara Indonesia, RRT dan RRDK, antara PKI, PRT dan PBK, tetapi djuga sekaligus bisa mendjadi bahan peladjaran jang penting di Sekolah<sup>{{smaller|2}}</sup> Partai chususnja dan bagi para kader, anggota dan pentjinta PKI pada umumnja.<br/> Kami jakin bahwa buku ''KIBARKAN TINGGI PANDJI REVOLUSI!'' akan disambut sebagai sendjata baru ditangan anggota<sup>{{smaller|2}}</sup> PKI dan kaum revolusioner lainnja dalam perdjuangan untuk memenangkan revolusi Indonesia sebagai bagian dari revolusi sosialis dunia, dalam perdjuangan melawan imperialisme AS, feodalisme dan revisionisme modern. {{right|Depagitprop CC PKI}} <span style=" font-family: Georgia">Djakarta 23 Mei 1964</span><noinclude></noinclude> itnesverxep6vsyobxrfonqe6wu5yfe Halaman:Pacht apioen atoeran baroe.djvu/3 104 116159 320177 2026-10-08T17:55:03Z Udaradingin 24118 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '<span style=" font-family: Playbill">{{center|{{xxx-larger|'''PACHT APIOEN'''}} ATOERAN BAROE SEPERTI DI TEMTOEKEN </span> DINGEN OENDANG OENDANG tanggal 14 Juli 1890, Staatsblad no. 149. H. VAN INGEN. — SOERABAIA. 1890. }}' 320177 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Udaradingin" /></noinclude><span style=" font-family: Playbill">{{center|{{xxx-larger|'''PACHT APIOEN'''}} ATOERAN BAROE SEPERTI DI TEMTOEKEN </span> DINGEN OENDANG OENDANG tanggal 14 Juli 1890, Staatsblad no. 149. H. VAN INGEN. — SOERABAIA. 1890. }}<noinclude></noinclude> 1r0lvz56u4wgp2ofsczgigoomglrx7a 320178 320177 2026-10-08T17:55:20Z Udaradingin 24118 320178 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Udaradingin" /></noinclude>{{center|{{xxx-larger|'''PACHT APIOEN'''}} ATOERAN BAROE SEPERTI DI TEMTOEKEN DINGEN OENDANG OENDANG tanggal 14 Juli 1890, Staatsblad no. 149. H. VAN INGEN. — SOERABAIA. 1890. }}<noinclude></noinclude> iynfi40n4f6yikz18hfzn9u6nempk9z Halaman:Pacht apioen atoeran baroe.djvu/5 104 116160 320179 2026-10-08T18:02:46Z Udaradingin 24118 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '{{center|{{xx-larger|PACHT APIOEN.}}<br>{{x-larger|ATOERAN BAROE. }} {{sc|Art. 1}} 1º. Tida boleh orang masoeken, apioen di tanah Djawa-Medoera, melingken boeat dan di soeroe Goevermèn. 2º, Njang temasoek nama apioen, ija itoe segala roepa barang makan dan minoem njang ketjampoeran apioen atawa morphine, dan lainnja: sepertie pil, boeboek dan sasamanja. {{sc|Art. 2}} 1º Apioen mentah, ija itoe njang di namai apioen atawa njang roepa apio... 320179 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Udaradingin" /></noinclude>{{center|{{xx-larger|PACHT APIOEN.}}<br>{{x-larger|ATOERAN BAROE. }} {{sc|Art. 1}} 1º. Tida boleh orang masoeken, apioen di tanah Djawa-Medoera, melingken boeat dan di soeroe Goevermèn. 2º, Njang temasoek nama apioen, ija itoe segala roepa barang makan dan minoem njang ketjampoeran apioen atawa morphine, dan lainnja: sepertie pil, boeboek dan sasamanja. {{sc|Art. 2}} 1º Apioen mentah, ija itoe njang di namai apioen atawa njang roepa apioen, boekannja tjandoe atawa tiké, lainnja dari Goevermen di tanah Djawa Medoera, tida boleh orang djoeal. 2º. Pendjoewalnja apioen masak di tanah Djawa Medoera Goevermèn kasiken sama njang maoe pacht. 3º, Atoeran sendiri sendiri menemtueken djalan dan perdjandjiannja pacht, lamanja pacht dan wengkonnja masing masing pacht. {{sc|Art. 3}} 1º, Apioen njang boeat di djoewal pachter trima dari Goevermèn. 2º, Atoeran sendiri sendiri menemtoeken brapa njang pachter-pachter boleh trima dan brapa lamanja, begitoe djoega reganja di temtoeken. Arr. 4. 1º, Apioen njang pachter trima dari Goevermen dia misti simpen di kotanja negri pacht, dan di roemah di mana djoega itoe apioen di masak. 2º, Kotanja wengkon pacht itoe tadi, ja itoe: ''a''. Kaloe njang di pacht lebeh dari satoe residensi, (Goevernoer Djendral njang temtoeken, dingen menoeroet boeninja artikel 2 perkara 3; }}<noinclude></noinclude> rdu07yr965vfddoyri00zk5ibqbzt7g 320180 320179 2026-10-08T18:04:10Z Udaradingin 24118 320180 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Udaradingin" /></noinclude>{{center|{{xx-larger|PACHT APIOEN.}}<br>{{x-larger|ATOERAN BAROE. }}}} {{c|{{sc|Art. 1}}}} 1º. Tida boleh orang masoeken, apioen di tanah Djawa-Medoera, melingken boeat dan di soeroe Goevermèn. 2º, Njang temasoek nama apioen, ija itoe segala roepa barang makan dan minoem njang ketjampoeran apioen atawa morphine, dan lainnja: sepertie pil, boeboek dan sasamanja. {{c|{{sc|Art. 2}}}} 1º Apioen mentah, ija itoe njang di namai apioen atawa njang roepa apioen, boekannja tjandoe atawa tiké, lainnja dari Goevermen di tanah Djawa Medoera, tida boleh orang djoeal. 2º. Pendjoewalnja apioen masak di tanah Djawa Medoera Goevermèn kasiken sama njang maoe pacht. 3º, Atoeran sendiri sendiri menemtueken djalan dan perdjandjiannja pacht, lamanja pacht dan wengkonnja masing masing pacht. {{c|{{sc|Art. 3}}}} 1º, Apioen njang boeat di djoewal pachter trima dari Goevermèn. 2º, Atoeran sendiri sendiri menemtoeken brapa njang pachter-pachter boleh trima dan brapa lamanja, begitoe djoega reganja di temtoeken. {{c|{{sc|Arr. 4.}}}} 1º, Apioen njang pachter trima dari Goevermen dia misti simpen di kotanja negri pacht, dan di roemah di mana djoega itoe apioen di masak. 2º, Kotanja wengkon pacht itoe tadi, ja itoe: ''a''. Kaloe njang di pacht lebeh dari satoe residensi, (Goevernoer Djendral njang temtoeken, dingen menoeroet boeninja artikel 2 perkara 3;<noinclude></noinclude> 3c5ft5znuhnhcerph1pf2psmuu89k5n Halaman:Pacht apioen atoeran baroe.djvu/6 104 116161 320181 2026-10-08T18:09:28Z Udaradingin 24118 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '{{c|4}} ''b''. Kaloe tjoema satoe residensi, andenja tida ada bagian njang masoek larangan, ija itoe kotanja residensi; ''c''. Kaloe satoe residensi pachtnja di bagi-bagi perceel sendiri- sendiri, ija itoe di mana tempat njang Pembesar negri (Resident) soedah temtoeken sabeloemnja lelang pacht, maka pertamtoean itoe di njataken dalem soerat procesverbaal lelang pacht dan tjatettannja boleh di priksa di kantornja Resident tadi; ''d''. Kaloe... 320181 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Udaradingin" /></noinclude>{{c|4}} ''b''. Kaloe tjoema satoe residensi, andenja tida ada bagian njang masoek larangan, ija itoe kotanja residensi; ''c''. Kaloe satoe residensi pachtnja di bagi-bagi perceel sendiri- sendiri, ija itoe di mana tempat njang Pembesar negri (Resident) soedah temtoeken sabeloemnja lelang pacht, maka pertamtoean itoe di njataken dalem soerat procesverbaal lelang pacht dan tjatettannja boleh di priksa di kantornja Resident tadi; ''d''. Kaloe lebih dari perceel satoe di dalem satoe residensi, tetapi satoe sama lain berwangkiddan, djatoeh satoe tangan ija itoe tempat njang Resident temtoeken sa-abisnja lelang pacht atawa sasoedahnja itoe perceel djatoeh tangan satoe, dan pertamtoean itoe di kasi taoe sama pachter dingen soerat deurwaarder. 3. Kaloe pachter bisa mengoendjoeken perloenja Goevernoer-Djendral boleh kasi permisi boeat boeka di lain tempat, loear kotta perceel tadi, tempat simpen dan masak apioen. 4. Pachter kasi taoe sama Resident: * Sakoerang-koerangnja toedjoe ari di moeka waktoenja pacht itoe moelai, di roemah mana di dalem kotta dia maoe boeka tempat simpen dan masak; * Sakoerang-koerangnja toedjoe ari di moeka waktoenja dia dapet permissi, menoeroet boeninja perkara tiga di atas ini, roemah mana di loear kotta njang dia maoe pake boeat tempat simpen dan masak; * Sakoerang -koerangnja toedjoe ari di moeka waktoenja dia maoe ganti tempatnja simpen dan masak apioen, roemah mana njang dia maoe pake. 5. Selamanja pachter misti dapet idhinja resident dingen soerat boeat boleh pake roemah bikin simpen dan masak apioen. 6. Apioen mentah njang pachter trima dari Gocvermtn tida boleh di oesoeng kemana-mana, melainken dari goedang-goevermen katempatnja simpen dan masak, dan dari roemah itoe njang satoe ka njang lain. 7. Pachter, onderpachter dan njang di koewasaken apa lagi njang djoeal tjandoe tida boleh poenja, koempoel atawa soeroe koempoel, simpen atawa soeroc simpen, masak atawa soeroe masak apioen mentah di lainnja tempat dari roemah tadi, kaloe melanggar pertamtoean ini dia kena denda seriboe sampe sapoeloe riboe roepiah, maka apioen njang kedapettan begitoe di rampas. Boewat di pake sendiri dia orang masing-masing boleh simpen satoe tail tjandoe.<noinclude></noinclude> jll0scyu3jkamrqyxnn56eal913fghc Halaman:Sabai nan Aluih Tulis Sutan Sati.pdf/5 104 116162 320182 2026-10-08T18:15:21Z Udaradingin 24118 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '<span style=" font-family: Times New Roman">{{center|KATA PENGANTAR}}</span> Sabai Nan Aluih, karya Tulis St. Sati ini merupakan cerita klasik Minangkabau yang amat tekenal. Cerita ini sudah sering dimainkan dalam bentuk sandiwara. Masyarakat Minangkabau kaya akan hasil sastra yang menarik, dan cerita Sabai Nan Aluik membutuhkan akan muta yang terkandung dalam sastra daerah itu. Bahasanya sangat indah dan penuh irama dengan nada yang memiluka... 320182 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Udaradingin" /></noinclude><span style=" font-family: Times New Roman">{{center|KATA PENGANTAR}}</span> Sabai Nan Aluih, karya Tulis St. Sati ini merupakan cerita klasik Minangkabau yang amat tekenal. Cerita ini sudah sering dimainkan dalam bentuk sandiwara. Masyarakat Minangkabau kaya akan hasil sastra yang menarik, dan cerita Sabai Nan Aluik membutuhkan akan muta yang terkandung dalam sastra daerah itu. Bahasanya sangat indah dan penuh irama dengan nada yang memilukan, Isinya mengenai adat lama yang menentukan wanita harus menerima jodoh pilihan orang tuanya. Buku ini merupakan cetak ulang yang keenam. Hal itu menandakan bahwa buah sastra lama itu banyak penggemarnya. Penerbitan buku sastra lama ini merupakan upaya untuk melestarikan budaya daerah yang tetap tinggi nilainya. {{right|Balai Pustaka}}<noinclude></noinclude> lhq1t938ghc0hafav7ptti88t522gfj 320183 320182 2026-10-08T18:15:37Z Udaradingin 24118 /* Telah diuji baca */ 320183 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Udaradingin" /></noinclude><span style=" font-family: Times New Roman">{{center|'''KATA PENGANTAR'''}}</span> Sabai Nan Aluih, karya Tulis St. Sati ini merupakan cerita klasik Minangkabau yang amat tekenal. Cerita ini sudah sering dimainkan dalam bentuk sandiwara. Masyarakat Minangkabau kaya akan hasil sastra yang menarik, dan cerita Sabai Nan Aluik membutuhkan akan muta yang terkandung dalam sastra daerah itu. Bahasanya sangat indah dan penuh irama dengan nada yang memilukan, Isinya mengenai adat lama yang menentukan wanita harus menerima jodoh pilihan orang tuanya. Buku ini merupakan cetak ulang yang keenam. Hal itu menandakan bahwa buah sastra lama itu banyak penggemarnya. Penerbitan buku sastra lama ini merupakan upaya untuk melestarikan budaya daerah yang tetap tinggi nilainya. {{right|Balai Pustaka}}<noinclude></noinclude> 0cg5vo5macurvglbqoqgczlhvthpxj5 Halaman:Sabai nan Aluih Tulis Sutan Sati.pdf/7 104 116163 320184 2026-10-08T18:19:59Z Udaradingin 24118 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '<span style=" font-family: Times New Roman">{{x-larger|'''SEPATAH KATA'''}}</span> Kitab yang saya sajikan kepada sidang pembaca ini, ialah macam baru sekali. Cerita ini di Minangkabau terkenal sekali, tak ada anak Minangkabau yang tak tahu akan cerita ini. Pada peralatan atau keramaian acap kali pula dikabarkan orang, atau dimainkan di tanah lapang ditonton orang banyak. Dalam tahun 1928 "Perkumpulan Kaum Ibu" di Padang telah memainkan pula... 320184 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Udaradingin" /></noinclude><span style=" font-family: Times New Roman">{{x-larger|'''SEPATAH KATA'''}}</span> Kitab yang saya sajikan kepada sidang pembaca ini, ialah macam baru sekali. Cerita ini di Minangkabau terkenal sekali, tak ada anak Minangkabau yang tak tahu akan cerita ini. Pada peralatan atau keramaian acap kali pula dikabarkan orang, atau dimainkan di tanah lapang ditonton orang banyak. Dalam tahun 1928 "Perkumpulan Kaum Ibu" di Padang telah memainkan pula "kaba" ini, tetapi telah diatur menurut teknik tonil cara Barat. Begitu juga dalam tahun 1929 "Perkumpulan Pemuda Sumatra" di Betawi telah mempertontonkan pula tonil Sabai nan Aluih<ref>Sabai yang halus</ref> itu. Bukan caranya memainkan saja diatur menurut teknik Barat, bahasa yang dipakai pun bukan bahasa Melayu Minangkabau lagi, melainkan bahasa Melayu Umum. Pertunjukan di Betawi itulah yang terutama menjadi sebab maka saya mengusahakan kitab ini. Waktu itu ternyata pada saya, {{reflist}}<noinclude></noinclude> eubeepzoqep97g4kw1z3k10w8v8ypc7 Halaman:Sabai nan Aluih Tulis Sutan Sati.pdf/8 104 116164 320185 2026-10-08T18:23:32Z Udaradingin 24118 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'bahwa bahasa Minangkabau itu dapat juga dimelayukan dengan tak mengubah jalan bahasanya, sedangkan bagi orang yang tak tahu berbahasa Minangkabau pun tak hilang artinya, Maka tercitalah di hati saya hendak mengusahakan, supaya banyak orang, yang tak tahu berbahasa Minangkabau dapat juga berkenalan sekadarnya dengan kesusastraan Minangkabau itu; maka "kaba Sabai nan Aluih" itu pun saya salinlah ke dalam bahasa Melayu, dengan tak mengubah jalan ba... 320185 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Udaradingin" /></noinclude>bahwa bahasa Minangkabau itu dapat juga dimelayukan dengan tak mengubah jalan bahasanya, sedangkan bagi orang yang tak tahu berbahasa Minangkabau pun tak hilang artinya, Maka tercitalah di hati saya hendak mengusahakan, supaya banyak orang, yang tak tahu berbahasa Minangkabau dapat juga berkenalan sekadarnya dengan kesusastraan Minangkabau itu; maka "kaba Sabai nan Aluih" itu pun saya salinlah ke dalam bahasa Melayu, dengan tak mengubah jalan bahasanya dan di mana kata-kata Minangkabau yang tak dapat saya melayukan, saya pakai juga kata Minangkabau itu, tapi saya terangkan artinya dengan catatan, Orang Minangkabau biasa sekali berkata-kata dengan "berpantun", "berpepatah" dan "petitih", serta dengan "kias" "banding". Bukan dalam cerita-cerita saja, dalam percakapan sehari-hari pun lazim demikian, bahkan kadang-kadang hanya dengan seperdua dari pepatah atau dengan ujung pantun saja dinyatakan maksudnya. Misalnya: '''Lah lama tidak ke rimba.'' Maksudnya: '''Lah lama tidak ke rimba, pandan berbuah 'lah 'tu kini. 'Lah lama tidak bersua, badan berubah 'lah 'tu kini.'' ''Disangka nenas tengah padang.'' Maksudnya: ''Disangka nenas tengah padang, iranya urat jawi-jawi. Disangka panas sampai petang, kiranya hujan tengah hari.'' 10<noinclude></noinclude> s53jcq7krp4cyc3273f4hxbz3hzw0bi Halaman:Sabai nan Aluih Tulis Sutan Sati.pdf/12 104 116165 320186 2026-10-08T18:24:05Z Udaradingin 24118 /* Tanpa teks */ 320186 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="0" user="Udaradingin" /></noinclude><noinclude></noinclude> 1d4og1prl3a5o6o0pi8ci0ye1xoqjau Halaman:Sabai nan Aluih Tulis Sutan Sati.pdf/10 104 116166 320187 2026-10-08T18:24:47Z Udaradingin 24118 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'Untuk menyusun kitab ini telah saya pergunakan: sebuah buku tulisan yang ada pada saya, Tijdschrift yang tersebut tadi, buku yang diterbitkan oleh tuan M. Rasjid Manggis dan karangan yang dibuat oleh A. St, Pamuncak N.S., untuk pertunjukan Pemuda Sumatra yang saya katakan tadi. {{r|''TULIS SUTAN SATI''}}' 320187 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Udaradingin" /></noinclude>Untuk menyusun kitab ini telah saya pergunakan: sebuah buku tulisan yang ada pada saya, Tijdschrift yang tersebut tadi, buku yang diterbitkan oleh tuan M. Rasjid Manggis dan karangan yang dibuat oleh A. St, Pamuncak N.S., untuk pertunjukan Pemuda Sumatra yang saya katakan tadi. {{r|''TULIS SUTAN SATI''}}<noinclude></noinclude> 7wm285pl18vsuf5k14levy7bckydnb0 Halaman:Sabai nan Aluih Tulis Sutan Sati.pdf/11 104 116167 320188 2026-10-08T18:27:02Z Udaradingin 24118 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '<br/> <br/> <br/> <br/> <br/> <span style=" font-family: Times New Roman">{{x-large|{{c|'''ORANG YANG BERMAIN'''}}}}</span> # ''Utusan'' # ''Raja Berbanding'' # ''Sadun Seribai'', istri Raja Berbanding # ''Sabai nan Aluih'', anak sulung Raja Berbanding # ''Mangkutak Alam'', anak bungsu Raja Berbanding # ''Salam Selamat'', bujang Raja Berbanding # ''Raja nan Panjang'' # ''Narawatu'', istri Raja nan Panjang # ''Raja nan Kongkong'', teman Raja nan... 320188 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Udaradingin" /></noinclude><br/> <br/> <br/> <br/> <br/> <span style=" font-family: Times New Roman">{{x-large|{{c|'''ORANG YANG BERMAIN'''}}}}</span> # ''Utusan'' # ''Raja Berbanding'' # ''Sadun Seribai'', istri Raja Berbanding # ''Sabai nan Aluih'', anak sulung Raja Berbanding # ''Mangkutak Alam'', anak bungsu Raja Berbanding # ''Salam Selamat'', bujang Raja Berbanding # ''Raja nan Panjang'' # ''Narawatu'', istri Raja nan Panjang # ''Raja nan Kongkong'', teman Raja nan Panjang # ''Lompong Bertuah'', teman Raja nan Panjang # ''Buyung'', anak gembala 3<noinclude></noinclude> 7p0p2hzi1litkn8o3z0piliuyr4ehtr Halaman:Sabai nan Aluih Tulis Sutan Sati.pdf/13 104 116168 320189 2026-10-08T18:29:11Z Udaradingin 24118 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '<br/> <br/> <br/> <span style=" font-family: Times New Roman">{{x-large|{{c|'''Pendahuluan'''}}}}</span> Kait berkait rotan saga, sudah terkait di akar bahar. Terbang ke langit terberita, tiba di bumi jadi kabar. Siapatah orang yang terkabar — terkabar Raja Berbanding dalam negri Padang Tarap — di rumah payung sekali — di keram- bil nan atap tungku — di pinang yang linggayuran<ref>tinggi, lemah dan lampai (dipakai untuk pohon-pohonan)</ref... 320189 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="Udaradingin" /></noinclude><br/> <br/> <br/> <span style=" font-family: Times New Roman">{{x-large|{{c|'''Pendahuluan'''}}}}</span> Kait berkait rotan saga, sudah terkait di akar bahar. Terbang ke langit terberita, tiba di bumi jadi kabar. Siapatah orang yang terkabar — terkabar Raja Berbanding dalam negri Padang Tarap — di rumah payung sekali — di keram- bil nan atap tungku — di pinang yang linggayuran<ref>tinggi, lemah dan lampai (dipakai untuk pohon-pohonan)</ref> — di ‘cempedak nan condong-condong — di rusuk rumah nan gadang— di bawah anjung yang tinggi. Kononlah Raja Berbanding — anaknya sebagai anak balam: seekor jantan, seekor betina — seorang bernama Mangkutak Alam — perempuan Sabai nan Aluih. Ada kepada masa itu — ialah Sabai nan Aluih — cermin terlayang Padang Tarap — orang elok selendang dunia — mulut {{reflist}}<noinclude></noinclude> 03nozjj4rr7giq5tp0dcn9fgqs2rntm Halaman:WM ID 010 0074 - (Palangkahan).pdf/1 104 116169 320190 2026-10-08T18:51:56Z Udaradingin 24118 /* Tanpa teks */ 320190 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="0" user="Udaradingin" /></noinclude><noinclude></noinclude> 1d4og1prl3a5o6o0pi8ci0ye1xoqjau Halaman:WM ID 010 0074 - (Palangkahan).pdf/3 104 116170 320191 2026-10-08T18:52:29Z Udaradingin 24118 /* Tanpa teks */ 320191 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="0" user="Udaradingin" /></noinclude><noinclude></noinclude> 1d4og1prl3a5o6o0pi8ci0ye1xoqjau Halaman:WM ID 010 0074 - (Palangkahan).pdf/2 104 116171 320192 2026-10-08T18:52:36Z Udaradingin 24118 /* Tanpa teks */ 320192 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="0" user="Udaradingin" /></noinclude><noinclude></noinclude> 1d4og1prl3a5o6o0pi8ci0ye1xoqjau Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/18 104 116172 320193 2026-10-09T02:39:36Z Thersetya2021 15831 /* Tanpa teks */ 320193 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="0" user="Thersetya2021" /></noinclude><noinclude></noinclude> 30jx1lygruprj5alacv96idkwiji99b Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/2 104 116173 320194 2026-10-09T02:47:33Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320194 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>'''2. SOBOJO LIST''' {{multicol}} 1. kanangi<br> 2. oeloe ntalain<br> 3. beleliain<br> 4. fogoi(t)<br> 6. oeloe<br> 8. soele<br> 9. talinga<br> 11. beleng<br> 15. mfogoain<br> 17. beleng wajo<br> 18. ngoo<br> 20. ngoo ngihoe<br> 21. popa<br> 22. soeng<br> 25. karaiboei<br> 27. mfoeloein<br> 29. ade<br> 30. djanggo<br> 31. damain<br> 32. ngaha<br> 33. ngioin<br> 34. bagang<br> 35. kasaboeng<br> 37. takafoehī<br> 38. toloingkedoin<br> 41/<br> 42. tete<br> 45. tete mfoehī<br> 46. tete nising<br> 48. loesoe<br> 50. oesoe' <1><br> 52. pohong<br> 53. ntoeka haja<br> 54. ntoeka<br> 56. nate<br> 57. nojoin, 150: nojoen<br> 61. poese<br> 62. poese<br> 63. takolo<br> 66. fong {{multicol-break}} 68. sasika<br> 69. sintoe<br> 70. ikoe nato, 150: ikoe nato<br> 72. tatai<br> 73. tatai<br> 75. fei poe'<br> 76. mfoin_etain <2>, 150: mfoīn etaīn<br> 77. oeti<br> 78. oeki<br> 82. tifa<br> 83. tifa<br> 84. loi(t)<br> 86. mfalahoin<br> 88. toeboeleng<br> 90. paraba<br> 91. toein<br> 93. foti<br> 95. faha<br> 97. lima<br> 99. gege<br> 100. sihoe<br> 102. mfalahoin<br> 105. lima kikī<br> 107. tagaligoe<br> 108. kikinina<br> 109. kikitoejoe<br> 110. kikinahoeng<br> 111. ipoei(t) ngkiing<br> 112. ipoei(t)<br> 115. talain<br> 116. poloi(t)<br> 117. ising<br> 118. oeha<br> 121. koeli<br> 122/<br> 123. mfoeloein<br> 124. sosōng<br> 125. takiloe<br> 126. takiloe wajo {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> rrfvdywpgxdnohblxt5rok2nny0fhwf Pengguna:SilviaMamas 2 116174 320195 2026-10-09T02:47:46Z SilviaMamas 25803 /* */ 320195 wikitext text/x-wiki selamat datang di halaman saya Saya Silvia Paramita di panggil silvi thg12vp7kad7sb5x0mf87pnwbjos74k Halaman:PDIKM 700-06 Majalah Aboean Goeroe-Goeroe Juni 1931.pdf/10 104 116175 320196 2026-10-09T03:10:44Z Khairunnisa Arrahmah 27805 /* Telah diuji baca */ 320196 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Khairunnisa Arrahmah" /></noinclude>11.1 - A. G. G. semoeanja telah tahoe, bahasa makanan jang kita makan sehari-hari itoe, tiada semoeanja diambil oleh darah. Sebahagian jang ditinggalkan itoe. haroes dikeloearkan, kalau tidak akan mendatangkan penjakit jang berbahaja. Akan lekas mengeloearkan itoe ta' lain djalan jang baik, jaitoe pergerakan badan. Karena pergerakan itoe darah kita itoepoen mengalirlah dengan lekasnja. Aliran jang kentjang itoe perloe benar oentoek kesthatari itoe. karena didalam darah itoe adalah berbagai-bagai djenis benih penja-. kit jang haroes dikeloearkan. Kalau perdjalanan darah itoe lambat, benihbenih penjakit itoe moedah benar mengembangkan bangsanja. Lihatlah dalam air jang deras aroesnja, ta' moedahnja microbe dan bacterien bertambah. Darah orang jang sehat itoe berisi djoega benih-benih bermatjammatjam penjakit. Orang jang pandai-pandai telah memeriksa, hahasa didalam paroe orang sehat, kedapatan tiiberkebaccillen dan demikian djoega didalam darah pembawaan boelan seorang gadis, didapati syphilisverwekkers. Hal kita mengandoengkan microben itoe ta' oesah kita takoetkan, asal sadja didjaga, soepaja benih-benih itoe djangan terlampau banjak dan menerbitkan penjakit atas diri kita. Pergerakan badan dan bersenam menolong benar penghindarkan perkembangan benih-benih itoe. Perhatikanlah dan kerdjakanlah pergerakan badan, soepaja sehat badan kita. Tetapi hendaklah tahoe poela kita melakoekan hal itoe. Dja-. nganlah jang soekar didahoeloekan dan jang moedah dikemoediankan, Hendaknja tahoe kita djandjang-djandjang menggerakkan oerat-oerat daging kita itoe. Seboeah dari pada djandjang jang banjak itoe inilah : Moelar tiap-tiap pagi 1 /2 djam menoeroet jang diseboetkan dibawah ini. I. Gerakkan kepala kita sekoerang-koerangnja 12 X kemoeka *dan ke-belakang sambil tangan dipinggang, sehingga bahagian :badan jang lain tetap tidak bergerak. II. Pergerakan jang kedoea jaitoe poetarkan leher serta kepala, kekiri dan kekanan beberapa kali. Goenanja itoe ialah soepaja oerat-oerat Leher• kita bekerdja dan dengan hal itoe darah dapat mengalir dengan lekasnja keotak kita. Soedah itoe angkatkan bahoe kita setinggi-tingginja dan kemoedian boengkoekkan badan kita kemoeka dan kedikkan kebelakang bertoeroet-toeroet. III. Pengadjaran berikoet jaitoe poetarkan badan itoe kekiri dan kekanan.:IV. Kalau soedah itoe dikerdjakan beberapa kali, angkatkan tangan kemoeka dan kemoedian rentangkan. V. Tangan keatas dan kemoedian kebawah. Vl. Tangan dipinggang, kaki mengengkang, kaki kiri kemoeka dan kaki kanan kebelakang dan kemoedian kembali seperti Sikap bermoela. VII. Tangan keatas setinggi-tingginja dan toeroenkan kebawah. Akan<noinclude></noinclude> 9uby2xfqu53qewiop8ymgbq94pdfuyj Halaman:PDIKM 700-06 Majalah Aboean Goeroe-Goeroe Juni 1931.pdf/11 104 116176 320197 2026-10-09T03:59:20Z Khairunnisa Arrahmah 27805 /* Telah diuji baca */ 320197 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Khairunnisa Arrahmah" /></noinclude>A.G.G. 115 pergerakan tangan itoe boleh ditambah-tambah, soepaja sedap dipandang mata orang jang melihat. VIII. Sekarang kangkang, kedoea tangan dibawa kebelakang dan genggamkan djari seakan-akan hendak menindjoe. Bawakan tangan kiri kemoelca, seperti orang hendak memoekoel dan kemoedian kebelakang kembali. Tangan kananpoen demikian djoega. IX. Sesoedah itoe bawa tangan kepinggang dan poetarkan tangan itoe seakan-akan kita mernoetar roda, bawa kembali tangan itoe, sehingga sikoc itoe teroendjoer kebelakang. X. Toemit angkat, tangan rentang dan djongkok. Berhenti sebentar waktoe djongkok itoe dan kemoedian naikkan toemit dan tangan toeroenkan. Pergerakan ini dioelang-oelang beberapa kali. Kalau pergerakan ini dikerdjakan seminggoe lamanja bertoeroet-toeroet, akan terasa ada peroebahan kesehatan badan kita. Sehingga inilah dahoeloe kemoedian akan disamboeng. A. REZAK. BERTJERITERA. Saja rasa ada djoega goenanja boeat kita bersama, djika saja oeraikan disini sedikit bagaimana pengadjaran „bertjeritera' dapat kita lakoekan menoeroet methode „Hinse dan Stamperius. • A pakah goenanja diadjarkan bertjeritera disekolah ? 1. Anak-apak gemar sekali mendengarkan tjeritera-tjeritera. Boleh djoegalah .kita seboetkan penjela-njela pengadjaran jang lainlain, jang diadjarkan itoe. Apa lagi pada kebanjakan keloearga djaranglah bertjeritera-tjeritera ; oleh sebab itoe sekolahlah - memenoehi ini, ja`ni mendjempoet jang tertjetjer itoe. 2. Bertjeritera itoe soeatoe pengadjaran jang baik sekali oentoek mempeladjari atau mengetahoei dan mempergoenakan bahasa-basahan pergaoelan hidoep jang sopan, karena tjaranja anak-anak itoe berkata-kata, begitoepoen djoega moerid-moerid jang tertoea, masih djaoeh .dari baik. Mendengarkan orang bertjeritera dengan bahasa jang sopan, tidak sadja menggembirakan, malahan 'membangoenkan atau mengadakan peibagai gambaran pada otak anak. Dan menjoeroch moerid mentjeriterakannja Itembali itoe artinja membiasakan dia mernpercrboenakan bahasa sopan itoe seterolshja. 3. Tjeritera itoe mempertacijaii pikinin.<noinclude></noinclude> scb2hyodh2zh2lbucsmg58nbevhoqow Halaman:PDIKM 700-06 Majalah Aboean Goeroe-Goeroe Juni 1931.pdf/12 104 116177 320198 2026-10-09T04:17:51Z Khairunnisa Arrahmah 27805 /* Telah diuji baca */ 320198 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Khairunnisa Arrahmah" /></noinclude>116 A. G. G. Senantiasa mestilah anak-anak itoe, djika mereka itoe hendak mengikoeti dan mengerti akan isi tjeritera kita, mengadakan bangoenan dalam otaknja tentangan pelbagai barang dan orang dan bermatjam-matjam hal dan pekerdjaan. Kadang-kadang terdjadilah sesoeatoe jang beloem diketahoei mereka itoe. Sebaiknja didalam hal ini diperkatakan lebih dahoeloe, seoemp : serigala, kantjil, oenta, d. s. b. 4. Menimboelkan atau mengadakan perasaan kehaloesan. Soeara jang sopan, jang sedap boenjinja pada pendengaran, meng-. haloeskan perasaan, sebagai kita mendengarkan moesik. Djoegapoen isi tjeritera itoe dapat menimboelkan parasaan jang haloes. Oleh diinangkan angan-angan, berasa beradalah anak-anak itoe didalam kebersihan dan kehaloesan hidoep. 5. Tjeritera itoe mementingkan didikan batin. Pekerdjaan° dan hal-hal jang moelia-moelia, jang mendjadi isi tjeritera itoe, amatlah baiknja bagi karaktervorming : tjinta akan kebadjikan dan bentji akan kedjahatan. ** 1. Bagaimanakah tjeritera itoe hendaknja. Tjeritera itoe hendaklah menimboelkan minat. Soeara kita bertjeritera itoe djanganlah sama rata sadja, ada tinggi rendahnja, menoeroet. keadaan tjeritera itoe : berbisik dan berteriak sedikit. Seboleh-bolehnja dinjatakan dengan gerak-gerik, seperti mengendap-endap kepintoe menokok-nokok, ketakoetan, d. s. b., tetapi djanganlah dilebih-lebihi, sebagai kita seorang anak komidi. 2. Bahasanja hendaklah bahasa Melajoe sedjati. Djanganlah dipakai bahasa anak-anak jang ta' sempoerna, melainkan bahasa sedjati jang bersahadja, soepaja anak2 itoe mengerti akan tjeritera kita dan soepaja mereka itoe pandai poela mempergoenakannja. 3. Tjeritera itoe djanganlah sebentar2 disela dengan pertanjaan2. Oempama jang dibawah ini hendaklah diboeang : Adalah seorang oetas. (Siapakah tahoe akan seorang oetas ?). Pada soeatoe hari ia ma-• soek seboeah hoetan. (Siapa diantara kamoe telah pernah kedalam hoetan ?) Bertetmoelah ia dengan seekor beroeang. (Siapa diantara kamoe telah melihat beroeang ? Bagaimanakah warnanja ?) • Tjeritera sematjam ini mendjemoekan anak-anak, djadi lenjaplah pati tjeritera kita.'Djika sekiranja ada kata-kata jang akan diterangkan atau-• poen jang lain-lain, terangkarilah lebih dahoeloe. 4. Anak-anak hendaklah mentjeriterakannja kembali. Oelangan itoelahjang mematerikan pengadjaran ' kita keotak atau pikiran moerid, apa lagi amat baik oentoek membiasakan mereka itoe<noinclude></noinclude> 4r6nlxs1j72ofgb0amqsbokvppikewj Halaman:PDIKM 700-06 Majalah Aboean Goeroe-Goeroe Juni 1931.pdf/13 104 116178 320200 2026-10-09T04:31:50Z Khairunnisa Arrahmah 27805 /* Telah diuji baca */ 320200 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Khairunnisa Arrahmah" /></noinclude>117 A. G. G. bertjakap-tjakap. Mentjeriterakan kembali ini amatlah soesahnja bagi moerid. Oleh sebab itoe baiklah dipimpin dengan pertanjaan-pertanjaan jang telah kita soesoen lebih dahoeloe, dan berangsoer-angsoer mereka itoe dibebaskan dari pimpinan ini. Djika moerid - moerid itoe telah tahoe membatja, ditoeliskan jang perloe-perloe dipapan toelis, oentoek penolongnja ketika mentjeriterakan kembali itoe. 5. . Moerid-moerid memboeat tjeritera sendiri. Ada kalanja moerid itoe sendiri memboeat tjeritera. Oentoek hal ini amat besarlah goenanja gambaran-gambaran jang bagoes digantoengkan dimoeka kelas. Bolehlah djoega kita bajangkan lebih dahoeloe isinja jang- teroetama : Kita akan mentjeriterakan beberapa orang anak, jang selaloe menggadoeh seorang-orang jang pintjang. Anak-anak itoe mandi, hampir terbenam, ditolong. oleh si Pintjang. Mereka itoe memandangnja dengan kemaloe-maloean, achirnja minta terima kasih. 6. Tjeritera itoe hendaklah pndek. Bagi anak jang ketjil - ketjil djanganlah lebih dari setengah djam, seboleh-bolehnja koerang, karena tjeritera itoe akan ditjeriterakan kembali dan lagi mereka itoe lekas pajah dan djemoe. * * * Apakah jarig akan ditjeriterakan ? 1. Tjeritera-tjeritera jang bersahadja, berhoeboeng dengan doenia kanak-kanak, .djadi pndeknja tentangan anak-anak. Seoempama kita, orang dewasa, menggemari seboeah roman, jang meloekiskan kehidoepan, tabi`ai dan pekerdjaan dengan sebenarnja, begitoe poelalah kanak-kanak menjoekaY atau menggemari seboeah tjeritera, jang menggambarkan kehidoepan kanak-kanak. 2. Djanganlah tjeritera-tjeritera jang mengerikan dan mentjeriterakan penoempahan darah, karena tjeritera seperti ini besar bahajanja, lebihlebih bagi moerid-moerid jang ta' waras oerat sarafnja, jang diseboet orang nerveuze kinderen. Djanganlah poela tjeritera hantoe, walaupoen dimaksoed akan menghilangkan kepertjajaan kepada hantoe atau sedjenis itoe, karena ada kalanja oleh sebab memperkatakannja dengan pandjang lebar dan dalam, `akibatnja menimboelkan kepertjajaan jang tidak dimaksoedi. 3. Djanganlah tjeritera-tjeritera jang mengandoeng boedi palsoe. Hendaklah disingkirkan tjeritera-tjeritera, jang meriwajatkan, tentangan tipoe dan daja berolth kemenangan, ataupoen seseorang mengerdjakan soeatoe kebaikan, sedangkan jang lain mendjadi koerban oleh perboeatannja.<noinclude></noinclude> 2843n5yqx2ofqbqvj1w4shhx0xngcj0 Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/16 104 116179 320201 2026-10-09T04:36:12Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320201 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="89"> hagi = roast in hot ashes<br> # Ternatese<br> # atimena (give in advance)<br> # ha sia = 1 depa<br> # lage ntinain (root : ina) Ternatese. obi-ma-hera; 150: oti-ma-hera<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # mina' = oil<br> # nahoeng (long)<br> # Malay = pendek<br> # Ternatese<br> # kojong daang not strong<br> # Ternatese<br> # (inhoud zonder)<br> # bilang = foja<br> # (sing in turns)<br> # liain-etain = bad of character<br> # bafoeng (break glass)<br>goefoea (break wood)<br> # squeese out sago pulp<br>kisi' : pinch with the nails <?><br> # motedaang = do not follow<br> # Ternatese<br> # baoeng = hit with a piece of wood; 150: booeng<br>sapai(t) = hit with the hand<br> # salaksia = one 1000<br> # sololong-sia = one 10000<br> # ngkīng = sebelah<br> # lasi = sisa<br> # wahadaang = tidak banjak<noinclude></noinclude> iwvq3x75ddw3xqpej6dezt19hd1ff2a Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/15 104 116180 320202 2026-10-09T04:37:33Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320202 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="58"> Ternatese = gasi<br> # popantai (rattan)<br> # Ternatese Ch.<br> # Ternatese<br> # goemoetoe = Ternatese<br> # Ternatese<br> # Moluccan Malay<br> # see note 45<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Moluccan Malay<br> # peanut = bontji<br> # kiha (arum-lily) = tofeke<br> # kailoepa (Ternatese)<br> # Ternatese<br> # Peling (no generic term for bamboo)<br> # Javanese<br> # (onomato poeic)<br> # Ternatese<br> # Naga gain dina = dragon eats sun<br> # wana etain (bad); 150: wana ētain<br> # duivel vlees <"devil-flesh"?> = isi (Malay)<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # lehai(t) = tempat, bekas<br> # behang = between two gardens<br> # Ternatese<br> # confusion with Malay perak<br> # Ternatese<br> # Ternatese<noinclude></noinclude> lzo7gofcagcdoqc1aqf4zwv7wzy4n1l Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/14 104 116181 320203 2026-10-09T04:39:17Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320203 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="27"> Ternatese<br> # feast for the dead<br> # mamai = goods<br> # bakasoin (bertõenangan); 150: bertoenangan<br> # Malay = ganggoe<br> # (Javanese)<br> # (Javanese)<br> # (made of bamboo)<br> # Ternatese<br> # (triton shell)<br> # (tjakalele)<br> # segoeloe (Moluccan Malay)<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese (taboe = to light)<br> # Ternatese<br> # leain-ina (mother)<br> # mallet <?> rotondip<br> # Ternatese = iroe<br> # (women's basket)<br> # (men's basket)<br> # komboko = box for areca nuts<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # bira ntoeka (belly)<br> # (Javanese = tetampah); 150: Javanese tětampah<br> # Ternatese<br> # Ternatese<noinclude></noinclude> fi3o1mvubg2gxq0l90d2c54z8ybsq54 Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/13 104 116182 320204 2026-10-09T04:42:04Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320204 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>'''3. NOTES'''<br> #' = hamza; when followed by a vowel = k<br> # bad air = mfoin etain<br> # tidoer = loekoei(t)<br>sonoh = doin<br> # Ternatese<br> # (Ternatese = gaga)<br> # Ternatese<br> # bobongo = ook: "kepala angin" <list 150><br> # Blind = silo (the Ternatese word = pilo)<br> # (praeteritum = noko), 150: noka<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese = doelada<br> # Maleis<br> # Spirits of the dead = wonge (Ternatese)<br> # tagaligoe nahoeng = long (finger)nails<br> # There are several "djooe" (= Ternatese: Lord)<br>1. Djooe Hete (upper-)<br>2. Djooe Hofo (lower-)<br>3. Djooe mangawalo<br>4. Djooe kangalang. (Malay = alām)<br> # sanek = request<br> # Ternatese<br> # Malay<br> # (Stet. Maleis) <?> 105: Sanskrit Malay.<br> # bia = good<br> # Muhammedaan tempel = lehai wonge<br> # Malay<br> # Ternatese<br> # (orang tua), list 150: matātoē ntikai (org. toea)<noinclude></noinclude> pevy9xa5qf4m0ihcsqgh02nv101v64s Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/17 104 116183 320205 2026-10-09T04:46:41Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320205 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="117"> kooe (you sg.)<br>kee (you sg. (polite))<br> # (they)<br> # (satoe² kali)<br> # noka = praeteritum<br> # hofo = di bawah<br> # hete = di atas<br> # nsohin = di pinggir<br> # Ternatese<br> # Ternatese<noinclude></noinclude> 87j7lm4nbdm1xqfvw7986i6evyi6hfw Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/3 104 116184 320206 2026-10-09T04:51:14Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320206 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 127. hamai(t)<br> 128. kain<br> 129. mbaloehain<br> 130. inoeng<br> 131. mbalangoe<br> 132. toloin mojong<br> 134. mfoetong<br> 137. toloin<br> 138. loekoei(t) <3><br> 139/<br> 140. dodopoin<br> 144. koho <4><br> 145. laoe<br> 146. loekoei(t) talengai<br> 147. loekoei(t) tahodoe<br> 148. loekoei(t)<br> 149. toeoi(t)<br> 150. toeoi(t) matjalikai, 150:<br>{{gap}}{{gap}}mantjalikai<br> 151. toeoi(t) himpong<br> 152. taratingkang<br> 153. nangoe<br> 154. oesoek<br> 156. takajoi(t)<br> 158. ndio<br> 159. ntoloin mese'<br> 160. mangahai<br> 161. sengei<br> 163. dangi<br> 165. gofohi<br> 166. hamait gapoesoe<br> 167. tapii<br> 169. kosi<br> 170. loeha<br> 172. tanika<br> 173. gasiho<br> 174. kasohoe<br> 176. balamoa<br> 182. dadi<br> 183. mate<br> 188. tabate {{multicol-break}} 191. koeboe<br> 192. kamate<br> 193. kaha<br> 194. poesaka<br> 196. ngkani<br> 197. fisoein<br> 198. ngkahang<br> 199. hoei(t)<br> 200. hoei(t)<br> 202. bia<br> 203. bada'<br> 205. gagado <5><br> 207. toeka hoei(t), 150:<br>{{gap}}{{gap}}toekahoei(t)<br> 209. tatai asain<br> 210. loeti <6><br> 211. saramfa, 150: saramfa <?><br> 214. bahamo'<br> 219. oeloe ntalain hoei(t)<br> 220. kanangi goki<br> 222. tambeloe<br> 223. bakoeba<br> 224. bakoeba<br> 225. bakempang<br> 227. bobo<br> 228. bobongo <7><br> 229. silo <8><br> 231. kidili<br> 232. bīanoka <9><br> 234. kajaka<br> 236-<br> 238. matatoe<br> 239. ngain<br> 240. ngain boling<br> 241. mene, 150: mēne<br> 242. fine<br> 243. mene<br> 244. mene<br> 245/<br> 246. fine<br> 248/<br> 249. djodjaroe <10> {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 6yp6rx52ox4yg7gi3dijb1jkom7syh1 Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/4 104 116185 320207 2026-10-09T04:55:16Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320207 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 250. ngongare <11><br> 252. ana' fine<br> 255. nama<br> 256. ina<br> 257. anangkaka, 150: anang kaka<br> 258. anangipoei(t)<br> 261. ana' mene<br> 262. ana' fine<br> 263. hene<br> 264. napa<br> 266. kobi<br> 267. oese<br> 268. naha<br> 269. foto<br> 274. oehoe<br> 275/<br> 276. soesoe<br> 277-<br> 280. soesoe<br> 281/<br> 286. kolo<br> 295/<br> 296. oeli<br> 295. kaka, oeli<br> 297/<br> 298. tamong<br> 299. mehei(t)<br> 300. moehoei(t)<br> 302/<br> 303. ana' makai<br> 304. nama makai nia makai<br> 305. anak oena<br> 306-<br> 309. dao<br> 310. dao<br> 311-<br> 314. wali<br> 315. oeli kaka<br> 316. matatõe boling<br> 317. tjoa mene<br> 318. tjoa fine<br> 320. falitoeha<br> 324. falitoeha<br> 326. peta {{multicol-break}} 327. lipoe<br> 330. bala<br> 331. sooe-sooe <12><br> 332. mantjewang, hadjima<br> 337. daladain <13><br> 339. foehi<br> 340. njawa <14><br> 341. njawa kombo' <15><br> 342. tagaligoe nahoeng <16><br> 343/<br> 344. mareno<br> 345. djooe <17><br> 347. sanek <18><br> 351. lefo <19><br> 353. karatasi<br> 354. soerat<br> 355. boekoe<br> 356. kakoehoe<br> 358. Jara², pagi<br> 359. lagoe <20><br> 362. sorogaa <21><br> 364. bidadari<br> 365. noehoe-nana'<br> 367. bia <22><br> 368. baradosa<br> 370. maindoeli<br> 374. <23><br> 375. koeboe <24><br> 378. kalano <25>, 150: kolano<br> 382. mai<br> 389. malatõe nbikai <26><br> 390. soeroedadoe<br> 391. oentoeng<br> 392. bodito <27><br> 394. tamangan<br> 396. adat<br> 397 matatõe etain<br> 399. hoekoem<br> 400. dendang<br> 401. sakisii<br> 402. hakim {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 99n446v5d93n0mzaa7m8kpylnlcepsp Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/5 104 116186 320208 2026-10-09T05:00:00Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320208 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 404. <28><br> 407/<br> 408. hali-tjoa<br> 410. mangkadele<br> 411. mamai <29><br> 412. bakasoin <30><br> 413. bakaana'<br> 414. manta moeain<br> 415. mangajangkang <31><br> 416. pakakadi<br> 417. rongge <32><br> 419. arababoe <33><br> 420. bangoenseli<br> 421. toeba<br> 422. maradika <34><br> 424. saragi <35><br> 427. toefoehi <36><br> 428. mbajai <37><br> 430. segoeloe <38> / tjoemoe²<br> 432. bojang, 150: bojāng<br> 433. soele<br> 437. lehai(t)<br> 438. kalaboekoei(t)<br> 440. boeboeng<br> 441/<br> 442. ato<br> 446. kaso <39><br> 448. loloang<br> 451. djanela<br> 452. sanoesoein<br> 453. peheng<br> 456. fala hoin, 150: falahoin<br> 458/<br> 459. hobong<br> 461. gohoin<br> 462. barai(t)<br> 464. lalantje<br> 465. lehai(t) loekoei(t)<br> 468. haboe<br> 469. nora <40><br> 470. dego² <41><br> 471. pangkai(t) {{multicol-break}} 472. pakadjanga<br> 473. popong<br> 474. afoenoein<br> 476. ladoek<br> 475/<br> 477/<br> 478. oetoin<br> 482. tafoloen<br> 483. afoe<br> 484. kajoe taboein <42><br> 485. kapai<br> 486. kamate<br> 487. otoe<br> 488. lalantje<br> 489. bangko<br> 493. taboenain ase<br> 494. taboenain foeta<br> 497. leain<br> 498. safo <43><br> 499. hongko (tempoeroeng)<br> 501-<br> 503. leain-ina <44><br> 505. piso', 150: pīso'<br> 506. peda<br> 507. tobo'<br> 508. tafaila<br> 509. toboi(t) <45><br> 510. sasoepa<br> 511. kairoei(t) <46><br> 513. takoe wajo<br> 514. toti <47>, basoe <48><br> 515. lampoe<br> 516. soeboe<br> 517. obi<br> 519. komboko <49><br> 520. baroea <50><br> 525-<br> 527. kamese'<br> 528. sinanga <51><br> 529. toenoe<br> 534. kangain<br> 535. tanasa' {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> dexjfwgiok4z6neb6tnbd91tl7yfdhp Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/6 104 116187 320209 2026-10-09T05:04:03Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320209 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 536. sanampoein<br> 537. nengkong<br> 539/<br> 540. nising (ising)<br> 541. kena<br> 543. bira ngkoeli<br> 544. bira nising<br> 545. bira mese<br> 543-<br> 545. bira <52><br> 546. bira <53><br> 547. bira mfatang<br> 548. bira ntoeka <54><br> 550. pompa<br> 551. dodiso, 150: dadiso<br> 553. tanape <55><br> 554. konga <56><br> 561. goele² <57><br> 562. ritja djawa<br> 563. gasing <58><br> 565. sinang<br> 567. tjalana<br> 569/<br> 570. kalambi<br> 571/<br> 572. tjinang kiing<br> 573. sanisak<br> 576. sosoloei<br> 577/<br> 578. popantai <59><br> 579/<br> 580. boeso<br> 582. talinga nana'<br> 583. taoegee <60><br> 588. pakai<br> 590. soetaraa<br> 600. dadala<br> 601. wako <61><br> 602. kanawo <62><br> 603. lawe <63><br> 605/<br> 606. kadoei<br> 608. soemarang <64> {{multicol-break}} 609. nggoema<br> 611. hoekain <65><br> 612. soempi<br> 613-<br> 616. djoebi<br> 617. kabang<br> 619. dahe<br> 620. sinapang<br> 621. oeba<br> 622. pangiloĕ<br> 623. taboe <66><br> 624. wonti<br> 626. batoto<br> 627. satarõe<br> 628. dahe haja<br> 629. poponoeloe<br> 634. soebadafa <67>, 150: soeba dafa<br> 636. matatõe dafa<br> 637. sosoedo <68><br> 640. bea, djooe²<br> 645. kahaso'<br> 651. tapaila, 150: tafaila<br> 653. ginang<br> 654/<br> 655. ginang bira<br> 660. tananong<br> 662/<br> 663. masi<br> 664. fine <69><br> 665. tanong<br> 668. mambo<br> 669. meta-nosoin<br> 671/<br> 672. osoin<br> 674. katela<br> 677. bontji <70><br> 679. timoei<br> 681. tabako<br> 682. tofoe<br> 683. botji<br> 684. bawa<br> 685. sembiki {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> kq2lsteby37pq3tciyorhhvxtozo487 Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/7 104 116188 320210 2026-10-09T05:06:38Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320210 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 686. ofe<br> 688. tasibii<br> 689. <71><br> 690. ritja<br> 691-<br> 693. noeo<br> 695. kanawo<br> 697/<br> 698. tjoeka<br> 700. goela<br> 701. goela<br> 702. nipa<br> 703. sal<br> 705. kapa<br> 706. kailoepa <72><br> 707. pondai<br> 708. bawang<br> 709. nakai<br> 711. ndihain<br> 712. bojong<br> 713. lainsa<br> 716-<br> 718. fia'<br> 720. limoe<br> 721. sanghari <73><br> 723. kofi<br> 726. gambi<br> 728. waoe<br> 729. koeni<br> 731. waho<br> 732. peling <74><br> 733. hoboeng<br> 734. noein<br> 737. hana'<br> 739/<br> 740. mpangain<br> 741. nggira<br> 742-<br> 744. noehai(t)<br> 746. ndoin<br> 748. ngkoeli<br> 750. nitoin {{multicol-break}} 752. eloei(t)<br> 753. hoka<br> 754. obi<br> 755. obi<br> 757. tanete<br> 758. nasain<br> 759. mfoeain<br> 761. ngkoeli<br> 763. ntalain<br> 764. nising<br> 765. foeli<br> 766. mina'<br> 770. djedjela, takii<br> 771. foeloeng<br> 772. padang<br> 773. tofoe gilo<br> 774. daging<br> 775. ana'<br> 778. ikoe<br> 779. magoi(t)<br> 780. tagaligoe<br> 781. tagaligoe<br> 786. mpani<br> 787. foeloein<br> 789. foein, 150: fain<br> 790. toloe<br> 794. mboa<br> 797. goemoehi<br> 799. kabi<br> 800-<br> 802. koboo (kerbaoe)<br> 803/<br> 804. sapi<br> 805. ndio<br> 806. ndio<br> 807. djara <75><br> 808. ndio<br> 809. mendjangain<br> 811. asoe<br> 812. bokoho<br> 813. oengang {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> t4zn2fso3az9f032rf24cycygktf4uc Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/8 104 116189 320211 2026-10-09T05:09:45Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320211 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 814. ndio<br> 815. matja<br> 824. pombo<br> 825. paa' <76><br> 826. manoe'<br> 827. manoeng ana'<br> 828. manoeng fine<br> 830. manoeng mene<br> 835. tinti<br> 840. saweko<br> 843. kajang<br> 844. manoe'<br> 846. kakibi<br> 847. kakibi asoe<br> 851. kaminde<br> 852. kaminde tjamang<br> 854. mia <77><br> 864. ahi<br> 865. moekoe<br> 866. toema<br> 869. toema ntoloe<br> 870. asoe ntoema<br> 871. takalawai(t)<br> 872. mongong<br> 877. takinok<br> 878. kalabebang<br> 879. oele<br> 881. fako<br> 884. koehong<br> 886. habai<br> 888. kalipain<br> 891. oele<br> 892. bahing<br> 894. kima<br> 896. toempak<br> 898. naki<br> 899. kaboesoe<br> 900. foja<br> 901. lambonoe<br> 902. palangoe<br> 903. alang {{multicol-break}} 905. langi<br> 906. dina<br> 907. naga gain dina <78><br> 908. mafa, 150: mapa<br> 910. mafa, 150: mapa<br> 911. naga gain dina<br> 912. foeho<br> 917. doeniaa<br> 919. oejain<br> 920. komoei<br> 921. wana etain <79>, 150: ētain<br> 923. tandaho<br> 924. baroenggoe<br> 925. mainising <80><br> 927. mohoejoe<br> 928. wohe<br> 929. rato <81><br> 930. wajo<br> 931. gehe<br> 932. dagain dopoe<br> 934. segehana'<br> 935. koro<br> 936. boea<br> 937. tikoin<br> 938. oenai<br> 939. sidangaa <82><br> 940. pasi<br> 941. pasi<br> 942. peta<br> 943. parenta, 150: parentā<br> 944. noesa<br> 946. ntado<br> 947. bapeng<br> 948. bapeng nana'<br> 950. nooek<br> 951. peti rata, 150: pete rata<br> 955. kajoe-liain<br> 957. kajoe koehai(t)<br> 958. bapeng oetoin<br> 959. leling<br> 960. baka hita', 150: bakahita {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> h2z54p6fzy43k5r0d2us88zsxgtdbbf Halaman:PDIKM 700-06 Majalah Aboean Goeroe-Goeroe Juni 1931.pdf/14 104 116190 320212 2026-10-09T05:09:46Z Khairunnisa Arrahmah 27805 /* Telah diuji baca */ 320212 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Khairunnisa Arrahmah" /></noinclude>A. G.G. 118 4. Diperbanjak tjeritera kebadjikan dan dikoerangkan tjeritera kedjahatan. Seboeah tjontoh : Seorang goeroe membagikan boetir-boetir djagoeng kepada moeridnja akan berhitoeng. Akan mendjaochkan ketjelakaan, jang moengkin terdjadi dengan boetir' itoe, ia bertjeritera ; tentangan seorang anak jang memasoekkan seboetir djagoeng kedalam hidoengnja, sehingga perloe beroeroesan dengan dokter. Setelah selesai ia menasihati moeridnja,kedengaranlah tangis beberapa orang moerid, jang memasoekkan boetir djagoeng itoe kedalam hidoengnja, karena perhatian moerid-moeridnja sangat melekatnja. Barang siapa, dengan maksoed jang baik akan mendjaoehkan moeridnja dari soeatoe bahaja, mentjeriterakan kedjahatan itoe dengan pandjang lebar, adalah bahajanja, bahwa perhatian moerid melekat kepada kedjahatan itoe, dan memimpinnja kepada pertjobaan. Hati-hatilah memilih tjeritera ! KOEBANG, MEI 1931. TAMAN PERSOAL DJAWABAN. (Samboengan A. G. G. No. 5, halaman 96). DJALAN MENTJARI TINGGI SEGI TIGA JANG SEGINJA a, b DAN c. Segi. tiga A B C Ini ditentoekan pandjang seginja dengan a, b dan c. Dan tingginja C D atau t jang akan tentoekan. Dc BC² = CD³+ BD². BD³=(AB—AD)²=AB² +AD³— 2 ABXAD. Djadi: BC²=CD²+AB²+AD²-2AB x AD² — 2 ABXAD. CD²+AD² = AC². Djadi BC² = AC²+AB²-2 AB X AD Dipertambahkan. 2 ABXAD= 2 ABXAD} 2 ABXAD÷BC²=AC²÷AB2Dipertambahkan. BC2²= AC²÷AB² BC²= BC² Diperkoerangkan 2ABXAD=AC³+AB-BC², djadi AD= AC²+AB²-BC² 2AB. = AC' A B — Diperkoerangkan A D,= A C2 AB' — B C2 2 A B.<noinclude></noinclude> 3kdhcoc3ng8chvialo503tiki8f035x Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/9 104 116191 320213 2026-10-09T05:12:57Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320213 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 961. lehai(t) <83><br> 962. behang <84><br> 963. wajo<br> 964. dodokoe <85><br> 965. lifoe<br> 966. topoe<br> 967. beleng (wajo mbeleng)<br> 968. hewai<br> 969. ndoloe<br> 970. peta<br> 971. oenai<br> 973. ase<br> 974. tambaga<br> 976. salaka<br> 977. pira <86>, 150: pira'<br> 979. nggaloeng<br> 980. walirang<br> 981. kipoe <87><br> 984. ajong<br> 985. mortelo, 150: martelo<br> 989. hasa<br> 991. ati kangela<br> 993. mangkabia<br> 994. mangkabia<br> 995. matatõe dagang<br> 1000. banting<br> 1001. toko<br> 1004. maimai<br> 1005. palaoei(t)<br> 1007. mai-nsain<br> 1008. dalo<br> 1009. roegi<br> 1010. toeka<br> 1011. hajadalo, 150: haja dalo<br> 1012. moera<br> 1013. fokof(t)<br> 1014. sane' fokoi(t)<br> 1015. fangoe <88><br> 1016. masa'<br> 1017/<br> 1018. hagi <89> {{multicol-break}} 1019. tiadi <90>, 150: tiada<br> 1021. atimena <91>, 150: ati mena<br> 1022. kanooe<br> 1026-<br> 1028. <92><br> 1029/<br> 1030. kapa<br> 1031. kapa-api<br> 1032. sekoetji<br> 1033. lage <93><br> 1035. paliahoin<br> 1037. soboin, 150: sobain<br> 1038. sala oehin, 150: salaoehin<br> 1040. dajoeng<br> 1041/<br> 1042. bose<br> 1043. dajoeng<br> 1049. tapoe <94><br> 1050. kahangki<br> 1051. lolewo <95><br> 1052. dotoein<br> 1053. matatōegora², 150: matatõe gora²<br> 1058. matatõe hamo<br> 1060. toefoe <96>, 150: tofoe<br> 1061. haja<br> 1062. mei<br> 1063. nahoeng<br> 1064. main<br> 1065/<br> 1066. nito'<br> 1067. modoe<br> 1068. mongoin<br> 1070. manipi<br> 1071. beteding<br> 1072-<br> 1074. mina' <97><br> 1075. nahoeng <98><br> 1076. panda' <99><br> 1079. mahoe<br> 1080/<br> 1081. pakalila<br> 1082. mahi <100> {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> pyy8eglkcot6ayc6r0cn6lexx8f98av Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/10 104 116192 320214 2026-10-09T05:15:23Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320214 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 1083/<br> 1084. bonoe<br> 1085/<br> 1086. boain, 150: bonoe<br> 1087. nahoeng<br> 1088. pale<br> 1089. doefoe<br> 1090. pengkoin<br> 1096. mamile<br> 1097. takii<br> 1098. nggain<br> 1101. ngkojang, 150: ngkojong<br> 1102. mbolomo<br> 1104/<br> 1105. moetoeng<br> 1106/<br> 1107. nggomoin<br> 1109/<br> 1110. bakalimboeng<br> 1112. pasagii<br> 1113. ngkehele'<br> 1115. roto en riki<br> 1116. mbalaloea<br> 1117. kojong<br> 1118. kojong daang <101><br> 1119. barani<br> 1121. besengi <102><br> 1125. pidi<br> 1127. mete<br> 1130. bia<br> 1132-<br> 1135. bia, poróng<br> 1136-<br> 1139. etain<br> 1142. ndia maidaang <103><br> 1143. bonoe<br> 1146/<br> 1147. ngkoehoejoe<br> 1148/<br> 1149. bohōe<br> 1150. moegoe<br> 1152. foela'<br> 1153. fohoe<br> 1154. misikin {{multicol-break}} 1155. kaja<br> 1156. bobojo<br> 1159. ngoero<br> 1160. pande<br> 1161. mangasing<br> 1162. mangiloei(t)<br> 1163. mbarai(t)<br> 1164. detje<br> 1166. mangasing<br> 1167. kaba foefoe, 150: kabafoefoe<br> 1168. barede<br> 1169. bagasa'<br> 1171. koeni<br> 1172. biroe<br> 1173. mamoela<br> 1174. walong<br> 1175. dalo<br> 1176. ati<br> 1179. ala<br> 1180. ala<br> 1193. kanano'oe<br> 1194. fiking<br> 1195. kanano'oe<br> 1196. taliain<br> 1197. mantalingoein<br> 1198. akal<br> 1199. mangakoe<br> 1200. nangkawolai(t)<br> 1202. batondo, batjara <104>, 150: batondo<br> 1203. mangadosoin <105><br> 1206. oeang<br> 1208. talo<br> 1210. fei<br> 1211. leba<br> 1212. doein<br> 1213. hako<br> 1215. kipi<br> 1216. hako<br> 1220. henge<br> 1221. kaboei(t) {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> qehkxw0b211ucj3qndsrpmwqc1j5mz4 Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/11 104 116193 320215 2026-10-09T05:19:42Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320215 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 1222-<br> 1224. djaga<br> 1225. ila'<br> 1227. mine<br> 1228. too<br> 1229. hajo'<br> 1233. serioe', 150: serio'<br> 1234. fidoe'<br> 1236/<br> 1237. fooe<br> 1238. bakahosoe<br> 1239. boesoe<br> 1240. liain-etain <106><br> 1242-<br> 1244. fène, 150: fene<br> 1245. foekai(t)<br> 1246. toetoe'<br> 1251. dali<br> 1253-<br> 1255. bafoeng, goefoea <107><br> 1259. mangahanoi(t) <108><br> 1262/<br> 1263. togoe<br> 1264. kofoi(t)<br> 1265. kalikoeng<br> 1266. sapi<br> 1267. nika<br> 1268. sango<br> 1269. nika<br> 1270. motedaang <109>, 150: mote daang<br> 1271. geheko<br> 1272. hasi² <110><br> 1276. beteral<br> 1277. toenoe<br> 1278. geke<br> 1284. hae(t)<br> 1286. laoe<br> 1291. baoeng, sapai(t) <111><br> 1292. balai(t)<br> 1293. sia<br> 1294. howo<br> 1295. toloe {{multicol-break}} 1296. nghae(t)<br> 1297. lima<br> 1298. nong<br> 1299. hitoe<br> 1300. waloe<br> 1301. tasia<br> 1302. hoeloe<br> 1303. hoeloe toeëng sia<br> 1304. hoeloe toeëng howo<br> 1305. hoeloe toeëng toloe<br> 1310. hoeloe toeëng waloe<br> 1311. hoeloe toeëng tasia<br> 1312. laka howo<br> 1313. laka howo toeëng sīa<br> 1315. lakahowo toeëng lima<br> 1316. laka toloe<br> 1317. laka nghae(t)<br> 1318. laka lima<br> 1319. laka nong<br> 1323. ratoe<br> 1324. salaksia <112><br> 1325. sololong-sia <113><br> 1326. ngkīng <114><br> 1328. kasia<br> 1329. kahowo<br> 1330/<br> 1331. kasia<br> 1332/<br> 1333. kahowo<br> 1336/<br> 1337. nakatogoe<br> 1338. hila<br> 1339. waha<br> 1340. mpooe<br> 1341. hete<br> 1347/<br> 1348. lasi <115><br> 1349. waha daang <116><br> 1350. sooe<br> 1357. akoe<br> 1358. akoe pede<br> 1359. <117> {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> hc6chwg2ll0gb6nkaffwf4576ycuf6a Halaman:150a,166a Sobojo.djvu/12 104 116194 320217 2026-10-09T05:21:40Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320217 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 1362. kemo<br> 1363. io<br> 1365. kito<br> 1366. kami<br> 1367/<br> 1368. sio <118><br> 1369/<br> 1370. akoe mai<br> 1373/<br> 1374. kooe/kee mai<br> 1375/<br> 1376. sio mai<br> 1378. io mai<br> 1379. woi?<br> 1380. maintjaa?<br> 1382. mantjaa?<br> 1383. mai<br> 1385/<br> 1386. moko<br> 1388. hino-mbai<br> 1389. denge moko<br> 1394. dina<br> 1398. nafang<br> 1402. modong<br> 1406. moesoeng<br> 1408. pomai/mai<br> 1409. nosoimpooe<br> 1411. mena<br> 1412. belelia<br> 1413. mena<br> 1416. gane<br> 1418. dina atoe<br> 1419. botoe howoi<br> 1420. dina mai<br> 1422. hoeko<br> 1423. hoeko botoehowo<br> 1426. kasia² <119><br> 1427. botoe hila?<br> 1428. noka <120> {{multicol-break}} 1429. daang nosoin<br> 1431. bara<br> 1432. timoe<br> 1433. hofo <121><br> 1434. hete <122><br> 1435. wori<br> 1436. wanain<br> 1437. hete<br> 1439. hete nooe' tofo<br> 1440. hofo<br> 1442/<br> 1443. hino ... sado<br> 1445. nsohin <123>, 150: nsohīn<br> 1446. hino<br> 1447. segado<br> 1448. hino<br> 1450. ndiain<br> 1452. dosoein<br> 1453. jawo<br> 1454. loli <124><br> 1460. mbië?<br> 1461. betjae?<br> 1462. bepogoo<br> 1465. biljaa?, 150: bitjaa?<br> 1466. ngangana, 150: ngangano<br> 1467. barangkali<br> 1469. hali<br> 1470. hali<br> 1471. daang<br> 1472. iki, 150: ihi<br> 1474. daang<br> 1475. dele<br> 1477. doefoe<br> 1478. doelo'<br> 1479. ma <125><br> 1481. masekii<br> 1486. maidaang, 150: mai daang {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 31fsptdlks90o1elubaarvzmlggte33 Halaman:PDIKM 700-06 Majalah Aboean Goeroe-Goeroe Juni 1931.pdf/15 104 116195 320218 2026-10-09T06:01:32Z Khairunnisa Arrahmah 27805 /* Telah diuji baca */ 320218 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Khairunnisa Arrahmah" /></noinclude> Atau AD=b²+c²-a² 2c Djadi AD²= [b²+c-a²]² 2c Dalam ∆ A C ∆ maka C D² = A C² — A D².Sebab AC² = b², djadi : CD² atau A² = b²-( b² + c²-a²) 4c² )2___ 4 b2 c2 — (13 2 + c2 — a2)2 C D2 atau A2 2c 4c2 Menoeroet sifat a²-b² =(a + b) X (a—b), djadi: (2bc)²—(b² +c² —a² ) (2bc+b2 + c2 — a2) =(2 b c + b² — c² + a²)(a+b) x(a-b), 4 C2 4 c2 Djadi: (2bc²)-b²-b²+c²-a²)²=4b²c²-(b²+c²-a²)² 4c² 4c² (2bc)²-(b³+c²-a³) ³ menoeroef sifat a²-b²=(a+b) x(a-b) 4c² 4c² {(b+c)²-a³} {a3-(b--c)²:=(b+c+a)(b+c-a(s+b-c)(a-b+c). 4c² 4c² Kita oempamakan keliling segi tiga itoe atau a + b + c sama dengan : 2s, maka b+c--a=2s-2a=2 (s—a), dan a—b+c=2s-2b =2 (s—b dan• a+b—c=2s-2c=2 (s—c, 2sX2(s—a)X2(s—b)X2(s—a)x2(s-b)x2 (s-c) 4c² Djadi t² = 4 c²= 16s(s—a)(s—b)(s—c)=4 c2 {s(s—a)(s—b)(s—c)} =t² 4c² Djadi t = V 4/c²xs(s-a)(s-b) (s-c) =2/c V s(s-s) (s-b) (s-c). EINDEXAMEN JONGENS NORMAALSCHOOL PADANG PANDJANG Kamis 21 Mei 1931. MENGARANG P. 7 — p. 9. Karangkanlah salah satoe. 1.`Adat perkawinan dinegeri saja. 2.Mengadoe balam. 3.Peladjaran dan kehidoepan disoerau. 4.Hari raja. 5.Kebakaran dalam kampoeng. BERHITOENG. P. 9¹/²- p. 12.<noinclude></noinclude> iqnx2qxw35tzfm4w8a7gye0ox46o4ep Indeks:150b,166b Kadai.djvu 102 116196 320219 2026-10-09T06:13:57Z Thersetya2021 15831 ←Membuat halaman berisi '' 320219 proofread-index text/x-wiki {{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template |Type=book |wikidata_item= |Title=150b,166b Kadai |Subtitle= |Language=id |Volume= |Edition= |Author=Karel Frederik Holle |Co-author1= |Co-author2= |Co-author3= |Translator= |Co-translator1= |Co-translator2= |Editor=Stokhof, W. A. L. |Co-editor1= |Co-editor2= |Illustrator= |Publisher= |Address= |Printer= |Year=1980 |Key= |ISBN= |Source=djvu |Image=1 |Progress=X |Pages=<pagelist /> |Volumes= |Remarks= |Notes= |Header= |Footer= }} p9sicnhmsvax50dnj9vs998nhpbrkiu Indeks:151 Ot Danum Dayak.djvu 102 116197 320220 2026-10-09T06:16:56Z Thersetya2021 15831 ←Membuat halaman berisi '' 320220 proofread-index text/x-wiki {{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template |Type=book |wikidata_item= |Title=151 Ot Danum Dayak |Subtitle= |Language=id |Volume= |Edition= |Author=Karel Frederik Holle |Co-author1= |Co-author2= |Co-author3= |Translator= |Co-translator1= |Co-translator2= |Editor=Stokhof, W. A. L. |Co-editor1= |Co-editor2= |Illustrator= |Publisher= |Address= |Printer= |Year=1986 |Key= |ISBN= |Source=djvu |Image=1 |Progress=X |Pages=<pagelist /> |Volumes= |Remarks= |Notes= |Header= |Footer= }} 3xcn48klkuqwmgb6hb6ujfrs1r5y3vk Indeks:152 Katingan Dayak.djvu 102 116198 320221 2026-10-09T06:24:24Z Thersetya2021 15831 ←Membuat halaman berisi '' 320221 proofread-index text/x-wiki {{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template |Type=book |wikidata_item= |Title=152 Katingan Dayak |Subtitle= |Language=id |Volume= |Edition= |Author=Karel Frederik Holle |Co-author1= |Co-author2= |Co-author3= |Translator= |Co-translator1= |Co-translator2= |Editor=Stokhof, W. A. L. |Co-editor1= |Co-editor2= |Illustrator= |Publisher= |Address= |Printer= |Year=1986 |Key= |ISBN= |Source=djvu |Image=1 |Progress=X |Pages=<pagelist /> |Volumes= |Remarks= |Notes= |Header= |Footer= }} tvjpsabumu576u9nzr3xfmnqlsx712x Indeks:153 Piru, Seram.djvu 102 116199 320222 2026-10-09T06:25:12Z Thersetya2021 15831 ←Membuat halaman berisi '' 320222 proofread-index text/x-wiki {{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template |Type=book |wikidata_item= |Title=153 Piru, Seram |Subtitle= |Language=id |Volume= |Edition= |Author=Karel Frederik Holle |Co-author1= |Co-author2= |Co-author3= |Translator= |Co-translator1= |Co-translator2= |Editor=Stokhof, W. A. L. |Co-editor1= |Co-editor2= |Illustrator= |Publisher= |Address= |Printer= |Year=1982 |Key= |ISBN= |Source=djvu |Image=1 |Progress=X |Pages=<pagelist /> |Volumes= |Remarks= |Notes= |Header= |Footer= }} qo5r99neuqfnsu3frg7rg220efuxd3z Indeks:154 Sapolewa, Seram.djvu 102 116200 320223 2026-10-09T06:25:58Z Thersetya2021 15831 ←Membuat halaman berisi '' 320223 proofread-index text/x-wiki {{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template |Type=book |wikidata_item= |Title=154 Sapolewa, Seram |Subtitle= |Language=id |Volume= |Edition= |Author=Karel Frederik Holle |Co-author1= |Co-author2= |Co-author3= |Translator= |Co-translator1= |Co-translator2= |Editor=Stokhof, W. A. L. |Co-editor1= |Co-editor2= |Illustrator= |Publisher= |Address= |Printer= |Year=1981 |Key= |ISBN= |Source=djvu |Image=1 |Progress=X |Pages=<pagelist /> |Volumes= |Remarks= |Notes= |Header= |Footer= }} at1utkgyghg900w67qz9d19yx095sam Indeks:155,242 Tolelaki, Kendari.djvu 102 116201 320224 2026-10-09T06:28:24Z Thersetya2021 15831 ←Membuat halaman berisi '' 320224 proofread-index text/x-wiki {{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template |Type=book |wikidata_item= |Title=155,242 Tolelaki, Kendari |Subtitle= |Language=id |Volume= |Edition= |Author=Karel Frederik Holle |Co-author1= |Co-author2= |Co-author3= |Translator= |Co-translator1= |Co-translator2= |Editor=Stokhof, W. A. L. |Co-editor1= |Co-editor2= |Illustrator= |Publisher= |Address= |Printer= |Year=1985 |Key= |ISBN= |Source=djvu |Image=1 |Progress=X |Pages=<pagelist /> |Volumes= |Remarks= |Notes= |Header= |Footer= }} rasfotbbsblixpo8gi1dejgcvacaw3a Halaman:150b,166b Kadai.djvu/2 104 116202 320225 2026-10-09T06:33:59Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320225 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>2. KADAI LIST {{multicol}} 1. kanangi<br> 2. oeloe ntala<br> 3. belelia<br> 4. fogo<br> 6. oeloe<br> 8. soele<br> 9. talinga<br> 11. bele<br> 15. mfogoa<br> 17. bele wajo<br> 18. ngoo<br> 20. ngoo ngihoe<br> 21. popa<br> 22. soeng<br> 25. karaboe, 150: kariboe<br> 27. mfoeloe<br> 29. ade<br> 30. djanggo<br> 31. lamaa<br> 32. anga<br> 33. ngiho<br> 34. baga<br> 35. kasaboe<br> 37. takafoehī<br> 38. tolo-ngkedo<br> 41/<br> 42. tete<br> 45. tete mfoehi<br> 46. tete nisi<br> 48. loesoe<br> 50. oesoe<br> 52. poho<br> 54. ntoeka<br> 56. nate<br> 53. ntoekahaja, 150: ntoeka haja<br> 57. nojoe<br> 61. poese<br> 62. poese<br> 63. takolo<br> 66. foo {{multicol-break}} 68. sasika<br> 69. sintoe<br> 70. ikoe nato<br> 72. tatai<br> 73. tatai, mfoeta<br> 75. fai poe, 150: fei poe<br> 76. mfoeta<br> 77. oeti<br> 78. oeki<br> 82. tifa<br> 83. tifa<br> 84. loi<br> 86. mfalaho<br> 88. toeboele<br> 90. paraba<br> 91. toe<br> 93. foti<br> 95. faha<br> 97. lima<br> 99. gege<br> 100. sihoe<br> 102. mfalaho<br> 105. lima ngkoekoe<br> 107. tagalikoe<br> 108. kikinina<br> 109. kikitoejoe<br> 110. kikinahoe, 150: kiki nahoe<br> 111. ipoe ngkii<br> 112. ipoe<br> 115. tala<br> 116. polo<br> 117. isi<br> 118. oeha<br> 121. koeli<br> 122/<br> 123. mfoeloe<br> 124. sosoo<br> 125. takiloe<br> 126. takiwajo, 150: takiloe wajo?<br> 127. hama {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> hv0s2x62z4oi1pfu0l68b50tzry1crf 320226 320225 2026-10-09T06:36:57Z Thersetya2021 15831 320226 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>'''2. KADAI LIST''' {{multicol}} 1. kanangi<br> 2. oeloe ntala<br> 3. belelia<br> 4. fogo<br> 6. oeloe<br> 8. soele<br> 9. talinga<br> 11. bele<br> 15. mfogoa<br> 17. bele wajo<br> 18. ngoo<br> 20. ngoo ngihoe<br> 21. popa<br> 22. soeng<br> 25. karaboe, 150: kariboe<br> 27. mfoeloe<br> 29. ade<br> 30. djanggo<br> 31. lamaa<br> 32. anga<br> 33. ngiho<br> 34. baga<br> 35. kasaboe<br> 37. takafoehī<br> 38. tolo-ngkedo<br> 41/<br> 42. tete<br> 45. tete mfoehi<br> 46. tete nisi<br> 48. loesoe<br> 50. oesoe<br> 52. poho<br> 54. ntoeka<br> 56. nate<br> 53. ntoekahaja, 150: ntoeka haja<br> 57. nojoe<br> 61. poese<br> 62. poese<br> 63. takolo<br> 66. foo {{multicol-break}} 68. sasika<br> 69. sintoe<br> 70. ikoe nato<br> 72. tatai<br> 73. tatai, mfoeta<br> 75. fai poe, 150: fei poe<br> 76. mfoeta<br> 77. oeti<br> 78. oeki<br> 82. tifa<br> 83. tifa<br> 84. loi<br> 86. mfalaho<br> 88. toeboele<br> 90. paraba<br> 91. toe<br> 93. foti<br> 95. faha<br> 97. lima<br> 99. gege<br> 100. sihoe<br> 102. mfalaho<br> 105. lima ngkoekoe<br> 107. tagalikoe<br> 108. kikinina<br> 109. kikitoejoe<br> 110. kikinahoe, 150: kiki nahoe<br> 111. ipoe ngkii<br> 112. ipoe<br> 115. tala<br> 116. polo<br> 117. isi<br> 118. oeha<br> 121. koeli<br> 122/<br> 123. mfoeloe<br> 124. sosoo<br> 125. takiloe<br> 126. takiwajo, 150: takiloe wajo?<br> 127. hama {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> jk6w2qbmp4kxcdwdvdzwkiayuavtpc4 Halaman:150b,166b Kadai.djvu/3 104 116203 320227 2026-10-09T06:41:15Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320227 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 128. kaa<br> 129. mbaloeha<br> 130. inoe<br> 131. mbalangoe<br> 132. tolo-pidi <l><br> 133. mfoeto<br> 134. mfoeto<br> 137. tolo<br> 138. loekoe don<br> 139/<br> 140. dodopo<br> 144. koho <2><br> 145. laoe<br> 146. loekoe talenga<br> 147. loekoe tahodoe<br> 148. loekoe<br> 149. toeo<br> 150. toeo mantjalika<br> 151. toeo himpo<br> 152. taratingka<br> 153. nangoe<br> 154. oesoe<br> 156. takajoo<br> 158. ndio<br> 159. tolo mese<br> 160. poroa<br> 161. sengei<br> 163. dangi<br> 165. gofohi<br> 166. hama gap<br> 167. takiloe<br> 169. kosi<br> 170. loeha<br> 172. tanika<br> 173. gasiho<br> 174. kasohoe<br> 176. balamoa<br> 182. dadi<br> 183. nate<br> 184. mate<br> 188. tabate {{multicol-break}} 191. koeboe<br> 192. kamate<br> 193. kaha<br> 194. poesaka<br> 196. ngkani<br> 197. fisoe<br> 198. ngkaha<br> 199. hōe, 150: hoe<br> 200. hōe<br> 202. bia<br> 203. bada<br> 205. gagado <3><br> 207. toekahoe<br> 209. tatai asa<br> 210. loeti <4><br> 211. sarampa<br> 214. bakahamo<br> 219. oeloe ntala hõe<br> 220. kanangi goki<br> 222. tambe loe<br> 223. bakoeba<br> 224. bakoeba<br> 225. bakempa<br> 227. bobo<br> 228. bobongo<br> 229. soemba<br> 231. kidili<br> 232. bianoka <5><br> 234. kajaka<br> 236. matatoe<br> 237. matatoe<br> 238. matatoe<br> 239. ngaa<br> 240. ngain boling<br> 241. mene<br> 242. fine<br> 243. mene<br> 244. mene<br> 243/<br> 244. mene<br> 245/<br> 246. fine {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> sh1wavzdpxc7iff0mn17hghhnspttxs Halaman:150b,166b Kadai.djvu/4 104 116204 320228 2026-10-09T06:44:54Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320228 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 248/<br> 249. djodjaroe <6><br> 250. ngongare <7><br> 252. ana fine<br> 255. nama<br> 256. ina<br> 257. ana kaka<br> 258. ana ipoe<br> 261. ana mene<br> 262. ana fine<br> 263. hene<br> 264. napa<br> 266. kobi<br> 267. oese<br> 268. naha<br> 269. foto<br> 274. oehoe<br> 275/<br> 276. nsoesoe<br> 277-<br> 280. nsoesoe<br> 281-<br> 286. ngkolo<br> 287/<br> 289. kaka<br> 288/<br> 290. oeli<br> 297/<br> 298. tamo<br> 299. mehe<br> 300. moehoe<br> 302/<br> 303. ana maka<br> 304. nama maka nia maka<br> 305. ana oena<br> 306-<br> 309. dao<br> 310. dao<br> 311-<br> 314. wali<br> 315. oeling kaka<br> 316. matatōe boling<br> 317. tjoa mene<br> 318. tjoa fine<br> 320. fali toeha {{multicol-break}} 324. falitoeha<br> 326. peta<br> 327. lipoe<br> 330. bala<br> 331. sooe-sooe <8><br> 332. hadjima, 150: hadjema<br> 337. dalada<br> 339. foehi<br> 340. njawa <9><br> 341. njawa kombo' <10><br> 342. tagaligoe nahoe <11><br> 343/<br> 344. mareno<br> 345. <12><br> 347. sane <13><br> 351. lefo <14><br> 353. karatasi<br> 354. soerat<br> 355. boekoe<br> 356. kakoenoe<br> 358. jara², pagi<br> 359. lagoe <15><br> 362. sorogaa <16><br> 364. bidadari<br> 365. noehoe-nana<br> 367. bia <17><br> 368. baradosa<br> 370. maindoeli<br> 374. naha wonge <18><br> 375. koeboe <19><br> 378. kalano <20>, 150: kolano<br> 382. mai<br> 389. ntika<br> 390. soeroedadoe<br> 391. oentoeng<br> 392. bodito <21><br> 394. tamanga<br> 396. adat<br> 397 matatōe etain<br> 399. hoekoem<br> 400. dendang {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> ljauvc37g9agu4ynbyjyvj5hd2cjfho Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/15 104 116205 320229 2026-10-09T06:51:25Z Najwa Aulia Absi 1A 27778 /* Telah diuji baca */ 320229 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Najwa Aulia Absi 1A" /></noinclude>SAM KAUW. sampekea itoe tingkatan No. 3, jang teritoeng bagian paling dalem , atawa boleh djoega dibilang jang paling tinggi dan paling soeker, dari agama. Bagl golongan jang kabanjakan, apalagi ofáng"'orang bodo dan saderhana, marika moesti moelai dengen perhatiken jang No 1 dan No 2 lebih doeloe sabelonnja bisa sampeken pada No 3. Maka kapan dilinjapken itoe barang jang djadi poko toedjoean atawa poesat pemoedja'an , dan hapoesken segala atoeran dan oepatjara jang ber djalan toeroen-menoeroen, marika poenja perhatian dan kasoedjoetan pada agama aken mendjdi linjap, jaitoe tida ketarik lagi. lnilah sebabnja maka ada banjak orang Tionghoa lelaki dan prampoean jang begitoe gampang kepintjoék pada agama laen jang bisa MENGOEATKEN AGAMA TIONGHOA. kasih apa·apa jang menarik perhatian orang banjak, kerna oleh orang toeanja sendiri marika tida diadjar, diandjoerin atawa d.igoembirahin ingetan dan hatinja, soepaja rapet pada Agama Tionghoa. Maka itoe ada perloe - kaloe soedara hendak pegang tegaeh Agama dari kita poenjil leloehoer - itoe segala ceremonie atawa oepatjara, pada bagian jang ringkes dan saderhana, didjalànken teroes dalem roemah tangga sendiri. Oepamanja, djikaloe dalem soedara poenja roemah ada medja sembahjang boeat menghormat aboe ovang toea , atawa altaar Toapekong, satiap tanggal 1 dan 5 Imlek djangan alpaken boeat soeroe orang sadalem roemah pasang hio, serta itoe altaar diriasken dengen kembang -kembang seger, diterangin oleh sa- I , , , l i 21 !<noinclude></noinclude> 1pxxpt1zdjap55ufp9hr5xdv00t2h7r 320230 320229 2026-10-09T06:53:21Z Najwa Aulia Absi 1A 27778 320230 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Najwa Aulia Absi 1A" /></noinclude>SAM KAUW. sampekea itoe tingkatan No. 3, jang teritoeng bagian paling dalem , atawa boleh djoega dibilang jang paling tinggi dan paling soeker, dari agama. Bagl golongan jang kabanjakan, apalagi ofáng"'orang bodo dan saderhana, marika moesti moelai dengen perhatiken jang No 1 dan No 2 lebih doeloe sabelonnja bisa sampeken pada No 3. Maka kapan dilinjapken itoe barang jang djadi poko toedjoean atawa poesat pemoedja'an , dan hapoesken segala atoeran dan oepatjara jang ber djalan toeroen-menoeroen, marika poenja perhatian dan kasoedjoetan pada agama aken mendjdi linjap, jaitoe tida ketarik lagi. lnilah sebabnja maka ada banjak orang Tionghoa lelaki dan prampoean jang begitoe gampang kepintjoék pada agama laen jang bisa MENGOEATKEN AGAMA TIONGHOA. kasih apa·apa jang menarik perhatian orang banjak, kerna oleh orang toeanja sendiri marika tida diadjar, diandjoerin atawa d.igoembirahin ingetan dan hatinja, soepaja rapet pada Agama Tionghoa. Maka itoe ada perloe - kaloe soedara hendak pegang tegaeh Agama dari kita poenjil leloehoer - itoe segala ceremonie atawa oepatjara, pada bagian jang ringkes dan saderhana, didjalànken teroes dalem roemah tangga sendiri. Oepamanja, djikaloe dalem soedara poenja roemah ada medja sembahjang boeat menghormat aboe ovang toea , atawa altaar Toapekong, satiap tanggal 1 dan 5 Imlek djangan alpaken boeat soeroe orang sadalem roemah pasang hio, serta itoe altaar diriasken dengen kembang -kembang seger, diterangin oleh sa- 21<noinclude></noinclude> 4mhc3ala9phell68pjwanghm4a6reqh Halaman:150b,166b Kadai.djvu/15 104 116206 320231 2026-10-09T06:53:27Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320231 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="63"> Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # bilang = faja<br> # fake (with wood)<br>sapa (with the hand)<br> # nlasi = sisa<br> # kooe (you sg.)<br>kee (you pl.)<br> # (satoe² kali)<br> # (praeteritum)<br> # (di bawah)<br> # (di atas)<br> # (di pinggir)<br> # Ternatese '''4. ADDITIONAL DATA'''<br> Supplementary list (Kadai dialect). Only those words are presented here which are different from the Taliabu words given in Taliabu, 4. Additional Data. {| |a.||aanvallen / to attack|| ||- batoto |- |b.||bijeenkomst / meeting|| ||- mělomoe |- |d.||drinkwater / drinking water|| ||- wajō īnoe |- |||dodenfeest / feast for the dead|| ||- ntanato |- |e.||eigendom / possession, property|| ||- maj-maj |- |g.||geheim / a secret|| ||- galīkoe |- |k.||koeli / cooli|| || - mātětoe gadji |}<noinclude></noinclude> dpbhjcttvtdr697214edchpr2tzsfe9 Halaman:150b,166b Kadai.djvu/16 104 116207 320232 2026-10-09T06:55:56Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320232 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{| |l.|| levensmiddelen / foodstuffs|| ||- měnga kĕnga |- |||legeringsplaats / encampment|| ||- naha loekoe kalīa |- |||last (vracht) / a load|| ||- gīna |- |m.||maan, volle / full moon|| ||- bombo, naha |- |||maan, donkere / new moon|| ||- bombo hodo |- |o.||overvallen / to attack by surprise|| ||- hoeda |- |||ontruimen / to vacate|| ||- beī kaoerisī |- |||ontvluchten / to escape|| ||- lahí |- |||obor <?>|| ||- obītejo |- |w.||woning op palen / house on stilts|| ||- nahàmbiti |- |||woning op de grond / house on the ground|| ||- nahàmpita |- |z.||zee, kalme / smooth sea|| ||- manonto |- |||zee, ruwe rough sea|| ||- mokoe-mokoe |}<noinclude></noinclude> 565g7ep123vhz36v57l49k4wzun435l Halaman:150b,166b Kadai.djvu/5 104 116208 320233 2026-10-09T06:59:51Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320233 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 401. sakisii<br> 402. hakim<br> 407/<br> 408. hali-tjoa<br> 410. mangkadehe<br> 411. pangaboea<br> 412. bakaso'<br> 413. bakaana'<br> 414. mantamoea<br> 415. sala<br> 416. pakakadi<br> 417. rongge <22><br> 419. arababoe <23><br> 420. bangoenseli<br> 421. toeba<br> 422. maradika <24><br> 424. saragi <25><br> 427. toefoehi <26><br> 428. mbajai(tjakalele)<br> 430. segoeloe <27>/tjoemoe²<br> 432. boja<br> 433. soele<br> 437. naha<br> 438. kalaboekoe<br> 440. boeboe<br> 441/<br> 442. ato<br> 446. kaso <28><br> 449. loloa<br> 451. djenela, 150: djanela<br> 452. tjanoet joe<br> 453. pehe<br> 456. faloho, 150: falaho<br> 458/<br> 459. hobong<br> 461. gogoho<br> 462. bara<br> 464. lalantje<br> 465. leha loekoe<br> 468. haboe<br> 469. nora <29><br> 470. dego² <30> {{multicol-break}} 471. pangkat<br> 472. pakadjanga<br> 473. popong<br> 474. afoenoe<br> 476. ladoe<br> 478. oeto<br> 482. tafoloe<br> 483. afoe<br> 484. kajoe oeto<br> 485. toenoe<br> 486. kamate<br> 487. otoe<br> 488. lalantje<br> 489. bangko<br> 493. taboenaase<br> 494. taboenain foeta<br> 497. lea<br> 498. safo<br> 499. hongko (tempoeroeng)<br> 501-<br> 503. lea-nina<br> 505. piso<br> 506. peda<br> 507. tobo<br> 508. tafaila<br> 509. taboi, 150: toboi<br> 510. sanoepa<br> 511. iroe<br> 513. ala wajo<br> 514. toti, basoe <31><br> 515. lampoe<br> 516. soeboe<br> 517. obi<br> 519. komboko <32><br> 520. baroea <33><br> 525-<br> 527. kamese<br> 528. sinanga <34><br> 529. toenoe<br> 534. kangaa<br> 535. tanasa<br> 536. sanampoe {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 4smtdz2y47gk98jl4dzkzx9rbgls2bs Halaman:150b,166b Kadai.djvu/6 104 116209 320234 2026-10-09T07:03:48Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320234 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 537. nengko<br> 539/<br> 540. nisi<br> 541. kena<br> 543. bira ngkoeli<br> 544. bira nisi<br> 545. bira mese<br> 543-<br> 545. bira <35><br> 546. bira <36><br> 547. bira mfato, 150: mfata<br> 548. bira mo'oki<br> 550. pompa<br> 551. dodiso, 150: dadiso<br> 553. tanape <37><br> 554. konga <38><br> 561. goele² <39><br> 562. ritjadjawa, 150: ritja djawa<br> 563. gasi <40><br> 565. sina <sima?><br> 567. tjalana<br> 569/<br> 570. kalambi<br> 571/<br> 572. sinangkii<br> 573. sanisa<br> 576. sosoloe<br> 577/<br> 578. papanta<br> 579/<br> 580. boeso<br> 582. talinga nana<br> 583. taoegee <41><br> 588. pakai<br> 590. soetaraa<br> 600. dadala<br> 601. tadji<br> 602. bobo, 150: baba<br> 603. lawe <42><br> 605/<br> 606. kadoe<br> 608. soemarang <43><br> 609. nggoema {{multicol-break}} 611. hoeka<br> 612. soempi<br> 613-<br> 616. djoebi<br> 617. kaba<br> 619. dahe<br> 620. sinapang<br> 621. oeba<br> 622. pangilōe<br> 623. taboe <44><br> 624. wonti<br> 626. batoto<br> 627. satarōe<br> 628. dahe haja<br> 629. poponoeloe, 150: popo noeloe<br> 630. mangkabia <45><br> 634. soebadafa <46>, soeba dafa<br> 636. matatõe ntafa<br> 637. sosoedo <47><br> 640. bea, djooe²<br> 645. kahaso<br> 651. tafolloe<br> 653. gina<br> 654/<br> 655. ginang bira<br> 660. tanano<br> 662/<br> 663. masi<br> 664. fine <48><br> 665. tano<br> 668. mambo, noso, 150: mambo<br> 669. {{gap}} , 150: meta-noso<br> 671/<br> 672. oso<br> 674. katela<br> 677. bontji <49><br> 679. ntimoe<br> 681. tabako<br> 682. tofoe<br> 683. batji, 150: batji<br> 684. bawa<br> 685. sembiki {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> lssndtr5zwsteson76ghpinz2reie8a Halaman:150b,166b Kadai.djvu/7 104 116210 320235 2026-10-09T07:08:21Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320235 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 686. ofe<br> 688. tasibii<br> 689. tofeke<br> 690. ritja<br> 691-<br> 693. noeo<br> 695. kanao<br> 697/<br> 698. soeka<br> 700. goela<br> 701. goela<br> 702. nipa<br> 703. ndehe<br> 705. kapa<br> 706. kailoepa <50><br> 707. pondai<br> 708. bawa<br> 709. naka<br> 711. ndia<br> 712. bojo<br> 713. lainsa<br> 716-<br> 718. fia<br> 720. limoe<br> 721. sanghari <51><br> 723. kofi<br> 726. gambi<br> 728. waoe<br> 729. koeni<br> 731. waho<br> 732. peli<br> 733. semba<br> 734. noe<br> 737. hamo, 150: hana<br> 739/<br> 740. mpanga<br> 741. nggiha<br> 742-<br> 744. noeha<br> 746. nawe<br> 748. ngkoeli<br> 750. nito<br> 752. eloe {{multicol-break}} 753. hoka<br> 754. obi<br> 755. obi<br> 757. tanete<br> 758. nasa<br> 759. mfoea<br> 761. ngkoeli<br> 763. ntala<br> 764. nisi<br> 765. foeli<br> 766. mina<br> 770. djedjela, takii<br> 771. loho<br> 772. pada<br> 773. tofoe gilo<br> 774. daging<br> 775. ana<br> 778. nikoe<br> 779. loi<br> 780. tagalikoe<br> 781. tagalikoe<br> 786. mpani<br> 787. foeloe<br> 789. fa, 150: fǎ<br> 790. toloe<br> 794. mboa<br> 797. aoemoehi, 150: doemoehi<br> 799. kabi<br> 800-<br> 802. koboo (kerbaoe)<br> 803/<br> 804. sapi<br> 805. ndio<br> 806. ndio<br> 807. djara<br> 808. ndio<br> 809. posoe, ntodoe, 150: ntadoe<br> 811. asoe<br> 812. mbalolo<br> 813. toesa <52><br> 814. ndio<br> 815. matja {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> pfphtjwr1xp086kk0usp9nbwits43r4 Halaman:150b,166b Kadai.djvu/8 104 116211 320236 2026-10-09T07:11:00Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320236 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 824. boelefaloe, 150: boelefoloe<br> 825. paa<br> 827. manoe ana<br> 828. manoe fine<br> 830. manoe mene<br> 826-<br> 831. manoe<br> 835. tinti<br> 840. seweko<br> 843. koja, 150: kaja<br> 844. manoe<br> 846. kakibi<br> 847. kakibi asoe<br> 851. kalafo<br> 852. kalafo sima<br> 854. mia <53><br> 864. ahi<br> 865. moekoe<br> 866. toema<br> 869. toema ntoloe<br> 870. asoe ntoema<br> 871. takalawa<br> 872. mongong<br> 877. kamoboeboo<br> 878. kalabeba<br> 879. oele<br> 881. fako<br> 884. koeha, 150: koeho<br> 886. habai<br> 888. pakakaki, 150: pakakohi<br> 891. loloboehi<br> 892. bahi<br> 893. kamango <54><br> 894. kima<br> 896. toempa<br> 898. naki<br> 899. kaboesoe<br> 900. foja<br> 901. membonoe<br> 902. palangoe<br> 903. alang {{multicol-break}} 905. langi<br> 906. dina<br> 907. naga dolo dina<br> 908. mbombo<br> 910. bombo<br> 911. naga dolo dina<br> 912. foeho<br> 917. doeniaa<br> 919. oeja<br> 920. komoe<br> 921. wana eta<br> 923. tandaho<br> 924. baroenggoe<br> 925. mainisi<br> 927. mohoejoe<br> 928. wohe<br> 929. rato <55><br> 930. wajo<br> 931 gehe<br> 932. daga dapoe, 150: daga dofoe <dopoe ?><br> 934. segehana<br> 935. folo, 150: fola<br> 936. fola besa<br> 937. tika, 150: tiko<br> 938. oena<br> 939. sidangaa <56><br> 940. pasi<br> 941. pasi<br> 942. peta<br> 943. parenta, 150: parentā<br> 944. noesa<br> 946. ntado<br> 947. bape<br> 948. bape-nana<br> 950. naoe<br> 951. peti rata, 150: pete rata<br> 952. lefa<br> 955. kajoe-lia<br> 957. kajoe koeha<br> 958. bape-oeto {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 7r6on0t7ivu6d8keqhlnnj6sx1wn6rc Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/16 104 116212 320237 2026-10-09T07:13:28Z Najwa Aulia Absi 1A 27778 /* Telah diuji baca */ 320237 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Najwa Aulia Absi 1A" /></noinclude>SAM KAUW. pasang Iilin atawa lampoe, dan dibakarin doepa atawa kajoe garoe. Djikaloe dalem roemah tida ada aboe leloehoer dan dan altaar Toapekong, hendaklah perloein boeat sedia satoe medja ketjil jang didjadiken sa· matjem altaar, dimana ada ditaro patoengnja Buddha atawa Kwan Im, di hadepan siapa soedara poenja familie bisa memoedja satiap Tjee it atawa Tjap·gouw. Dengen begitoe soedara 。 adaken samatjen object atawa benda jang kaliatan, boeat didjadiken toedjoean jang menarik perhatian mata dan pikiran si pemoedja, soepaja achirnja ia bisa dapet memandang pada itoe kabeneran dan kasoetjian jang itoe benda ada wakilken. itoe altaar ketjil ada sa-bagi djangkar atawa tali perhoeboengan jang koeat 22 MENOOEATKEN AOAMA TIONGHOÁ. dan tetep antara soedara poenja familie dengen Agama Tionghoa! Djikaloe dalem soedara poenja tempat kadiaman a,da terdapet KIenteng Tionghoa, boeat sedikitnja sa- tiap boelan satoe kalih adjaklah beberapa dari soedara poenja familie, teroetama anak jang ketjilan, boeat djalan-djalan dan pasang hio ka sitoe. Soedara boleh traoesah kandoeng maksoed boeat minta apa-apa pa - da Itoe Toapekong, hanja meloeloe aken oendjoek hormat pada apa jang kita poenja leloehoer biasa hormatin. Toedjoean jang teroetama ada boeat mendidik dan membiasain pada soedara poenja familie soepaja djadi kenal dan djinek pada poesat-poesat pemoedjaän dari Agama Tionghoa, hingga soemangetnja djadi se- 23 ) ,i<noinclude></noinclude> nhm71n0dvjdguajjr53na2m4ufeqpix Halaman:150b,166b Kadai.djvu/9 104 116213 320238 2026-10-09T07:15:30Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320238 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 959. leli<br> 960. bakakela<br> 961. leha<br> 962. beha<br> 963. wajo<br> 964. dodokoe <57><br> 965. lifoe<br> 966. topoe<br> 967. bele<br> 968. lobo<br> 969. ndoloe<br> 970. foeta<br> 971. oena<br> 973. ase<br> 974. tambaga<br> 976. salaka<br> 977. pira<br> 979. nggaloeng<br> 980. walirang<br> 984. ajong<br> 985. martelo<br> 989. hasa<br> 991. ati bisi<br> 993. mangkabia<br> 994. mangkabia<br> 995. matatōe dagang<br> 1000. bantoe<br> 1001. toko<br> 1004. maimai<br> 1005. palaoe<br> 1007. ntsjaa<br> 1008. oentoeng<br> 1009. roegi<br> 1010. toeka<br> 1011. hajadalo, 150: haja dolo<br> 1012. moera<br> 1013. foko<br> 1014. sane foko<br> 1015. fangoe <58><br> 1016. masa<br> 1017/<br> 1018. hagi <59> {{multicol-break}} 1019. tiadi <60>, 150: tiada<br> 1021. atimena <61><br> 1022. kanooe<br> 1026-<br> 1028. <62><br> 1029/<br> 1030. kapa<br> 1031. kapa api<br> 1032. sekoetji<br> 1033. lage ntina<br> 1035. paliaho<br> 1037. soba<br> 1038. sasaoeli<br> 1040. dajoeng<br> 1041/<br> 1042. bose<br> 1043. dajoeng<br> 1049. tapoe<br> 1050. kahangki<br> 1051. ntiko<br> 1052. dotoe<br> 1053. matatōe gora² <63><br> 1058. matatoe hamo<br> 1060. toefoe <64>, 150: tofoe<br> 1061. haja<br> 1062. iti <65><br> 1063. nahoe<br> 1064. maa<br> 1065/<br> 1066. nito<br> 1067. modoe<br> 1068. mongo<br> 1070. manipi<br> 1071. betede<br> 1072-<br> 1074. gadji <66><br> 1075. nahoe<br> 1076. panda<br> 1079. mahoe<br> 1080/<br> 1081. pakalila<br> 1082. mahi <67><br> 1083/<br> 1084. bonoe {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 0kfdujpbobhnjbvv9k3cw277ir7ni2z Halaman:Agama Tionghoa.pdf/21 104 116214 320239 2026-10-09T07:17:42Z ~2026-54332-21 27824 natuur moriai tersedar dari peelesaja jang berdjalan salama mnesim dingin stowa winter, Lice soenra rihoct jaring dari perusan jang diancat pastilah ade sabagi pertjoba'an sien bikin natuur lekas men doesia dan moslai bekezdja glas oken beriken dave-daon padeng goendil, Tapi jang paling met di akal ada alessa katiga, ja Roe orang haker petasan sabagi slamar atawa pemberian tsos pada malathastuslaatseg sembahyangan socdah alese, Boekan padja dalem perkara sebahjong, hanja laen-laen orgatisra por 320239 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="2400:9800:A217:50DD:18DC:C988:16F2:ECC2" /></noinclude>nO) = fnatutue moelai tersedar dari poelesoja jang berdi salama mocsim dingin stawa winter, {ice soeara tiboet dan ajaring deri petasen jang disoeloet pastilah ade sabsgi pertioba'an sken bikin natuur Jekas mene doesin dan « daon pada teaneman jing goen Tapi jang pol eh di skal ada alesaa katiga, fae itoe orang b mst atawa pembegisn taoe pada m: g sembshjangan soda, slese. Boekan sadja dle ‘ora sembabjang, hanja laen-Inen oe a, seperti pesia kawingn, me= njambost kadsengan pembecer dan leen-laen, petasan biasa disoctoct a tori kadatengannja itoe peagesten araws pembessr ang ditoenggoe. Orang Tionghoa j20 cosran doeloe, di maleman Taon Baroe feson pada waktoe mem> dorks piatoe ok retamoe dan permaenso 1 Ju sabagt pertanda‘an aken kasib t sng si teean roe- mah soedah bee a segale koendjoengan. Koetika mah atewa di Kleateng Baroe, begitoe poen 6em- bahjang Keag-thi-kong baroe sorlogt petasan kapan_oepe (ova itoe sem babjangan ie orang soedah bakar kerms sic sljoa. Tide ada petasan fang disoeloet »: ng. Ini adamen- diadi boekti oe pétassn ada digoenaken sabagi te slama Brangk: i Tiangkok, Jantaran roemab rpentiar djaoe satoe-dari- laea, itoe tands slamat heroeps Setoesan petasan di- anggep pea en beri taoe pds tetanggaetetangga fang tioggal terpisah sedikit djave, soepaja marika dateng berkoempoel sken daher barang makanan jang batoesen dipake boeat seb: Tentang peojam- boetan penganten atawa pembesar, iloe petasan salaen- ‘ja mendjadi slaarat deri kadatengan, bokeh dlanggep — 24 djgega sibagi tanda kahormatss, Tapi biarpoen bagimana djoega sebab sebabnja jang bermoela, pembakatan petasan cemoemnja mendjadi tanda dari kagirangaa, Oraeg Tioaghos jang lagi ber- Kaboeng poen tida nanti bokar petascn dalem sembal jang Taon Ba n laen-laen, Dan memang djoega, soeara petason dia ssepnja jang berbace sendawa daa ob3t pasang, selsioe membangoenken Kagoembi- raheo, mea?’ og poenjs hati djads brant, dan rasa takoet atawa seren diadi tersiagkie. Orang fang paling borasgan (takoet setan) jang tida brani ber- dialan seadirian di teapat socnji pada waktoe tengab- malem, lantes djadi ilang eakoetaja kaloe di malem- an Taon Baroe ia moesti Ioloear dengen teranter stasan jang besgemoerocb. Di dalem oetan i, ine soeara peta gab malem selaloe membaagkitken kabranian, Kita tida heran kaloe orang anggep bakar petasaa jocna boeat oesie setan hat, kerna kagoem- birahao jang orzng dapet dari itoe soeaca, memang bisa terbitken kabackaa. Beberapa belas tvon laloe, berhoeboeng dengen tersiataja peniakit cholera, di Bogor orang Tionghoa telah bikin pesia selametan oesie penjakit, pada waktoe mina Toapekoag soedah digotong di saloeroeh kam poeng Tionghon sabagi djoega waktor Tiapgouwme, Di itor waktoe ada banjak orang Tiosghoa ,kaoem moeda" jang tida pertjaja Toapekong, soedah toeroet bakar banjak petasan, lebih banjek daei di harian Taon Baroe. Koctika ditanja spa faedahnja matika bakar petasan begitoe banjak, ada jang beriken alesan, asepnje petasan ad2 baek boeat boenoch koetoe-koetoe penjakit. Tapi koctika ditanja lagi, kenapa itoe petasan dipasang di pinggie dialan raja, boeksa di dalem roe mah dan di kemar soepaja roemahaja bersih betoel dari koetoe-koetoe cholera, itor orang tida bisa berle ken penjaoetan jang beres<noinclude></noinclude> arfk6y0wr8wtfr5b887raar4a8c65jv 320260 320239 2026-10-09T07:56:17Z Rama Danu Ikball 27826 /* Telah diuji baca */ 320260 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Rama Danu Ikball" /></noinclude>nO) = fnatutue moelai tersedar dari poelesoja jang berdi salama mocsim dingin stawa winter, {ice soeara tiboet dan ajaring deri petasen jang disoeloet pastilah ade sabsgi pertioba'an sken bikin natuur Jekas mene doesin dan « daon pada teaneman jing goen Tapi jang pol eh di skal ada alesaa katiga, fae itoe orang b mst atawa pembegisn taoe pada m: g sembshjangan soda, slese. Boekan sadja dle ‘ora sembabjang, hanja laen-Inen oe a, seperti pesia kawingn, me= njambost kadsengan pembecer dan leen-laen, petasan biasa disoctoct a tori kadatengannja itoe peagesten araws pembessr ang ditoenggoe. Orang Tionghoa j20 cosran doeloe, di maleman Taon Baroe feson pada waktoe mem> dorks piatoe ok retamoe dan permaenso 1 Ju sabagt pertanda‘an aken kasib t sng si teean roe- mah soedah bee a segale koendjoengan. Koetika mah atewa di Kleateng Baroe, begitoe poen 6em- bahjang Keag-thi-kong baroe sorlogt petasan kapan_oepe (ova itoe sem babjangan ie orang soedah bakar kerms sic sljoa. Tide ada petasan fang disoeloet »: ng. Ini adamen- diadi boekti oe pétassn ada digoenaken sabagi te slama Brangk: i Tiangkok, Jantaran roemab rpentiar djaoe satoe-dari- laea, itoe tands slamat heroeps Setoesan petasan di- anggep pea en beri taoe pds tetanggaetetangga fang tioggal terpisah sedikit djave, soepaja marika dateng berkoempoel sken daher barang makanan jang batoesen dipake boeat seb: Tentang peojam- boetan penganten atawa pembesar, iloe petasan salaen- ‘ja mendjadi slaarat deri kadatengan, bokeh dlanggep — 24 djgega sibagi tanda kahormatss, Tapi biarpoen bagimana djoega sebab sebabnja jang bermoela, pembakatan petasan cemoemnja mendjadi tanda dari kagirangaa, Oraeg Tioaghos jang lagi ber- Kaboeng poen tida nanti bokar petascn dalem sembal jang Taon Ba n laen-laen, Dan memang djoega, soeara petason dia ssepnja jang berbace sendawa daa ob3t pasang, selsioe membangoenken Kagoembi- raheo, mea?’ og poenjs hati djads brant, dan rasa takoet atawa seren diadi tersiagkie. Orang fang paling borasgan (takoet setan) jang tida brani ber- dialan seadirian di teapat socnji pada waktoe tengab- malem, lantes djadi ilang eakoetaja kaloe di malem- an Taon Baroe ia moesti Ioloear dengen teranter stasan jang besgemoerocb. Di dalem oetan i, ine soeara peta gab malem selaloe membaagkitken kabranian, Kita tida heran kaloe orang anggep bakar petasaa jocna boeat oesie setan hat, kerna kagoem- birahao jang orzng dapet dari itoe soeaca, memang bisa terbitken kabackaa. Beberapa belas tvon laloe, berhoeboeng dengen tersiataja peniakit cholera, di Bogor orang Tionghoa telah bikin pesia selametan oesie penjakit, pada waktoe mina Toapekoag soedah digotong di saloeroeh kam poeng Tionghon sabagi djoega waktor Tiapgouwme, Di itor waktoe ada banjak orang Tiosghoa ,kaoem moeda" jang tida pertjaja Toapekong, soedah toeroet bakar banjak petasan, lebih banjek daei di harian Taon Baroe. Koctika ditanja spa faedahnja matika bakar petasan begitoe banjak, ada jang beriken alesan, asepnje petasan ad2 baek boeat boenoch koetoe-koetoe penjakit. Tapi koctika ditanja lagi, kenapa itoe petasan dipasang di pinggie dialan raja, boeksa di dalem roe mah dan di kemar soepaja roemahaja bersih betoel dari koetoe-koetoe cholera, itor orang tida bisa berle ken penjaoetan jang beres<noinclude></noinclude> 6gqdx3j1uw37z339zwdes56i17lmg68 Halaman:150b,166b Kadai.djvu/10 104 116215 320240 2026-10-09T07:21:38Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320240 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 1085/<br> 1086. bokati, 150: bakati<br> 1087. nahoe<br> 1088. pale<br> 1089. doefoe<br> 1090. pengko<br> 1096. mamile<br> 1097. takii<br> 1098. boeloe<br> 1101. ngkojo<br> 1102. mbolomo<br> 1104/<br> 1105. moetoe<br> 1106/<br> 1107. nggomo<br> 1109/<br> 1110. bokalimboe, 150: bakalimboe<br> 1112. pasagii<br> 1113. tehele<br> 1115. gipi<br> 1116. mbalaloea<br> 1117. kojo<br> 1118. bolomo<br> 1119. barani<br> 1121. besengi <68><br> 1125. pidi<br> 1127. mete<br> 1130. bia<br> 1132-<br> 1135. bia, poroo<br> 1136-<br> 1139. eta<br> 1142. ndia mai dango, 150: ndia maidango<br> 1143. bonoe<br> 1146/<br> 1147. gaha<br> 1148/<br> 1149. ngkawola<br> 1150. moegoe<br> 1152. foela<br> 1153. fohoe<br> 1154. misikin<br> 1155. kaja {{multicol-break}} 1156. bobojo<br> 1159. ngoero<br> 1160. pande<br> 1161. mangasi<br> 1162. mangiloe<br> 1163. mbarai<br> 1164. dese<br> 1166. mbahala<br> 1167. kaba foefoe, 150: kabafoefoe<br> 1168. barede<br> 1169. kabarata, 150: kabarasa<br> 1171. koeni<br> 1172. biroe<br> 1173. mamoela<br> 1174. wolo<br> 1175. dalo<br> 1176. ati<br> 1179. ala<br> 1180. ala<br> 1193. ntaoe<br> 1194. fiki<br> 1195. ntaoe<br> 1196. talia<br> 1197. mantaligoe<br> 1198. akal<br> 1199. mangakoe<br> 1200. nangkawolo, 150: nangkawola<br> 1202. batondo, batjara <69><br> 1203. mangodoso, 150: mangadoso<br> 1206. kata<br> 1208. talo<br> 1210. fei<br> 1211. leba<br> 1212. toe<br> 1213. hako<br> 1214. kipi<br> 1215. kipi<br> 1216. hako<br> 1220. henge<br> 1221. kaboe<br> 1222-<br> 1224. djaga {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> d9n9iat8absreuefse2wsaf8igcenyl 320242 320240 2026-10-09T07:26:18Z Thersetya2021 15831 320242 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 1085/<br> 1086. bokati, 150: bakati<br> 1087. nahoe<br> 1088. pale<br> 1089. doefoe<br> 1090. pengko<br> 1096. mamile<br> 1097. takii<br> 1098. boeloe<br> 1101. ngkojo<br> 1102. mbolomo<br> 1104/<br> 1105. moetoe<br> 1106/<br> 1107. nggomo<br> 1109/<br> 1110. bokalimboe, 150: bakalimboe<br> 1112. pasagii<br> 1113. tehele<br> 1115. gipi<br> 1116. mbalaloea<br> 1117. kojo<br> 1118. bolomo<br> 1119. barani<br> 1121. besengi <68><br> 1125. pidi<br> 1127. mete<br> 1130. bia<br> 1132-<br> 1135. bia, poroo<br> 1136-<br> 1139. eta<br> 1142. ndia mai dango, 150: ndia <br>{{gap}}{{gap}}maidango<br> 1143. bonoe<br> 1146/<br> 1147. gaha<br> 1148/<br> 1149. ngkawola<br> 1150. moegoe<br> 1152. foela<br> 1153. fohoe<br> 1154. misikin<br> 1155. kaja {{multicol-break}} 1156. bobojo<br> 1159. ngoero<br> 1160. pande<br> 1161. mangasi<br> 1162. mangiloe<br> 1163. mbarai<br> 1164. dese<br> 1166. mbahala<br> 1167. kaba foefoe, 150: kabafoefoe<br> 1168. barede<br> 1169. kabarata, 150: kabarasa<br> 1171. koeni<br> 1172. biroe<br> 1173. mamoela<br> 1174. wolo<br> 1175. dalo<br> 1176. ati<br> 1179. ala<br> 1180. ala<br> 1193. ntaoe<br> 1194. fiki<br> 1195. ntaoe<br> 1196. talia<br> 1197. mantaligoe<br> 1198. akal<br> 1199. mangakoe<br> 1200. nangkawolo, 150: nangkawola<br> 1202. batondo, batjara <69><br> 1203. mangodoso, 150: mangadoso<br> 1206. kata<br> 1208. talo<br> 1210. fei<br> 1211. leba<br> 1212. toe<br> 1213. hako<br> 1214. kipi<br> 1215. kipi<br> 1216. hako<br> 1220. henge<br> 1221. kaboe<br> 1222-<br> 1224. djaga {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> owu8mhm42xzy2tadk5vvm08d7jzq20z Halaman:150b,166b Kadai.djvu/11 104 116216 320241 2026-10-09T07:25:47Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320241 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 1225. tilii<br> 1227. mine<br> 1228. tongo<br> 1229. hajo<br> 1233. serioe<br> 1234. fidoe<br> 1236/<br> 1237. fooe<br> 1238. bahahosoe, 150: bakahosoe<br> 1239. boesoe<br> 1240. lia-ata, 150: lia-eta<br> 1242-<br> 1244. fene<br> 1245. foeka<br> 1246. toetoe<br> 1251. dali<br> 1253-<br> 1255. bafoe<br> 1259. mangahano<br> 1262/<br> 1263. to goe, 150: togoe<br> 1264. kofo<br> 1265. kalikoe<br> 1266. sapi<br> 1267. nika<br> 1268. sango<br> 1269. nika<br> 1270. boesoe<br> 1271. geheko<br> 1272. hasi²<br> 1276. toenoe<br> 1277. betera, 150: batera<br> 1278. geke<br> 1284. haa<br> 1286. laoe<br> 1291. fake, sapa <70><br> 1292. bala<br> 1293. sia<br> 1294. howo<br> 1295. toloe<br> 1296. ngaa<br> 1297. lima {{multicol-break}} 1298. noo<br> 1299. hitoe<br> 1300. waloe<br> 1301. tasia<br> 1302. hoeloe<br> 1303. hoeloe ntoeë sia<br> 1304. hoeloe ntoeë howo<br> 1305. hoeloe ntoeë toloe<br> 1310. hoeloe ntoeë waloe<br> 1311. hoeloe ntoeë tasia<br> 1312. laka howo<br> 1313. laka howo ntoeë sia<br> 1315. laka howo ntoeë lima<br> 1316. laka toloe<br> 1317. laka ngaa<br> 1318. laka lima<br> 1319. laka noo<br> 1323. ratoe<br> 1324. salaksia<br> 1326. ngkii<br> 1328. kasia<br> 1329. kohowo, 150: kahowo<br> 1330/<br> 1331. kasia<br> 1332/<br> 1333. kahowo<br> 1336/<br> 1337. nlasi <71><br> 1338. hila<br> 1339. waha<br> 1340. mpooe<br> 1341. hete<br> 1347/<br> 1348. lasi(sisa)<br> 1349. waha dango<br> 1350. sooe<br> 1357. akoe<br> 1358. akoe pede<br> 1359. kooe, kee <72><br> 1362. kem<u>e</u><br> 1363. io<br> 1365. kito {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 1z7eg8mogol6ddsij49s9kukwcc98uf Halaman:150b,166b Kadai.djvu/12 104 116217 320243 2026-10-09T07:30:01Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320243 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 1366. kami<br> 1367/<br> 1368. sio<br> 1369/<br> 1370. akoe mai<br> 1373/<br> 1374. kooe/kee mai<br> 1375/<br> 1376. sio mai<br> 1378. io mai<br> 1379. woi?<br> 1380. woi<br> 1382. mantjaa?<br> 1383. jai<br> 1385/<br> 1386. dee moko<br> 1388. hino-mbai<br> 1389. dee moko<br> 1394. dina<br> 1398. nafang<br> 1402. modo<br> 1406. moesoeng<br> 1408. jai<br> 1409. domoo<br> 1411. mena<br> 1412. belelia<br> 1413. mena<br> 1416. gane<br> 1418. adi sia, 150: odi sia<br> 1419. botoehoo<br> 1420. dino jai, 150: dena jai<br> 1422. hoeko<br> 1423. hoeko mbalangaja<br> 1426. kasia² <73><br> 1427. batoehila?, 150: botoe hila?<br> 1428. noka <74> {{multicol-break}} 1429. dango-noso<br> 1431. bara<br> 1432. timoe<br> 1433. hofo <75><br> 1434. hete <76><br> 1435. wori<br> 1436. wana<br> 1437. hete<br> 1439. nose, 150: nooe<br> 1440. hofo<br> 1442/<br> 1443. hino - sado<br> 1445. nsohin <77><br> 1446. hino<br> 1450. nlia<br> 1452. dosoe<br> 1453. Jawo<br> 1454. laloli<br> 1460. mbië?<br> 1461. besai?<br> 1462. beponoo<br> 1465. bisaa<br> 1466. ngangana, 150: ngangano<br> 1467. kira<br> 1469. hali<br> 1470. hali<br> 1471. dango<br> 1472. iki, 150: ihi!<br> 1474. dango<br> 1475. dele<br> 1477. dafa<br> 1478. walo<br> 1479. ma <78><br> 1481. masekii<br> 1486. maidango, 150: maidango {{multicol-end}} '''3. NOTES'''<br> # (dry throat)<br> # Ternatese<br> # (Ternatese : Gaga)<noinclude></noinclude> q497jo8ml0fk4o97ec7mh5p66hgsyv4 Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/17 104 116218 320244 2026-10-09T07:30:13Z Najwa Aulia Absi 1A 27778 /* Telah diuji baca */ 320244 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Najwa Aulia Absi 1A" /></noinclude>SAM KAUW. mingkin tetep pada kapertjaja'an dari leloehoer sendiri. Pada masa ini ada banjak sekalih pamoeda-pamoeda, apalagi golongan terpeladjar modern, jang belon perna indjek pekarangan dari satoe KIenteng maski orang toeanja masih tetep memoedja pada Toapekong. Hal begitoe roepa tida nanti terdjadi djikaloe sang ajah atawa iboe, koetika itoe anak-anak masih ketjil, soeka perloein adjak marika daleng berkoendjoeng karoemah Klenteng, toeroet pasang hio dan saksiken laen-laan orang jang dateng sembahjang. Dan dalem kota-kota besar dimana ada tin ggal banjak pendoedoek Tionghoa, biasa terdapet roemah-roemah klenteng jang bersih dàn disertaken pekarangan lebar, jang lampe baek boeat didjadiken tempat djalan-djalan di 24 MENGOEATKEN AGAMA TIONGHOA waktoe sore. Sasoeatoe klenteng boleh dikoendjoongin oleh segala orang maskipoen tida hendak memoedja, kaloe sadja membawa kelakoean jang pantes. Djoega kapan didjalanken oepatjara atawa karaja'an jang bernoeboeng dengen kepertjaja'an atawa Agama TlOnghoa, soedara moesti tjoba saberapa bisa boeat toeroet ambil bagian, maski satjara jang saderhana· oepamanja pada waktoe sembahjang Thi-kong di maleman Tjiagwee Tjee-kauw, ada baek djikaloe soedara taro satoe medja ketjil - boleh djoega di pekarangan sabelah dalem - boeat pegang tegoeh itoe kabiasa'an Sembahjang pada Toehan. Djoega pada masa ini ada banjak orang jang masih memegang Agama Tionghoa merasa tida perloe boeat taro medja sembahjana di 25<noinclude></noinclude> 1josfnsgpm8t197tiypu4dlaziq59fd 320245 320244 2026-10-09T07:31:54Z Najwa Aulia Absi 1A 27778 320245 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Najwa Aulia Absi 1A" /></noinclude>SAM KAUW. mingkin tetep pada kapertjaja'an dari leloehoer sendiri. Pada masa ini ada banjak sekalih pamoeda-pamoeda, apalagi golongan terpeladjar modern, jang belon perna indjek pekarangan dari satoe KIenteng maski orang toeanja masih tetep memoedja pada Toapekong. Hal begitoe roepa tida nanti terdjadi djikaloe sang ajah atawa iboe, koetika itoe anak-anak masih ketjil, soeka perloein adjak marika daleng berkoendjoeng karoemah Klenteng, toeroet pasang hio dan saksiken laen-laen orang jang dateng sembahjang. Dan dalem kota-kota besar dimana ada tin ggal banjak pendoedoek Tionghoa, biasa terdapet roemah-roemah klenteng jang bersih dàn disertaken pekarangan lebar, jang lampe baek boeat didjadiken tempat djalan-djalan di 24 MENGOEATKEN AGAMA TIONGHOA waktoe sore. Sasoeatoe klenteng boleh dikoendjoongin oleh segala orang maskipoen tida hendak memoedja, kaloe sadja membawa kelakoean jang pantes. Djoega kapan didjalanken oepatjara atawa karaja'an jang bernoeboeng dengen kepertjaja'an atawa Agama TlOnghoa, soedara moesti tjoba saberapa bisa boeat toeroet ambil bagian, maski satjara jang saderhana· oepamanja pada waktoe sembahjang Thi-kong di maleman Tjiagwee Tjee-kauw, ada baek djikaloe soedara taro satoe medja ketjil - boleh djoega di pekarangan sabelah dalem - boeat pegang tegoeh itoe kabiasa'an Sembahjang pada Toehan. Djoega pada masa ini ada banjak orang jang masih memegang Agama Tionghoa merasa tida perloe boeat taro medja sembahjana di 25<noinclude></noinclude> 3wlfi948d7oepzylu3ja9mh0rkinu7c Halaman:150b,166b Kadai.djvu/13 104 116219 320246 2026-10-09T07:32:01Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320246 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="4"> Ternatese<br> # (noko = praeteritum)<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # (Sanskrit Malay)<br> # (ghosts of the dead : wonge (T))<br> # = long (finger)nails<br> # there are several djooe (= Ternatese Lord):<br>1. Djooe Hete (upper)<br>2. Djooe Hofo (lower)<br>3. Djooe mangawalo <?><br>4. Djooe kangala in Ambonese Malay = alām<br> # sana = request<br> # Ternatese<br> # Malay<br> # (Sanskrit Malay)<br> # bia (good)<br> # (Mohammedan temple)<br> # Malay<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # rongge (Javanese)<br> # (Javanese)<br> # (made of bamboo)<br> # Ternatese<br> # (triton shell)<br> # (Moluccan Malay)<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # toti (used by women)<br>basoe (used by men)<noinclude></noinclude> p8s4esuq7p3dp6v4lku578sbo4roi1a Halaman:150b,166b Kadai.djvu/14 104 116220 320247 2026-10-09T07:33:06Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320247 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="32"> komboko (areca box for nuts)<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # (Javanese: tetampah)<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Moluccan Malay<br> # Ternatese<br> # to make peace<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Moluccan Malay<br> # (peanut)<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # kamango = sob. ketang kanari<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # Ternatese<br> # (to roast in ashes)<br> # Ternatese<br> # (to give in advance)<br> # ha sia = 1 depa<noinclude></noinclude> jswaf63x21e5nz4fye9u8hxgnv3yrjf Halaman:151 Ot Danum Dayak.djvu/14 104 116221 320248 2026-10-09T07:38:38Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320248 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="5"> poring, perikou, toroeng<br # darīt, oehat, djawai<br # ahom karoean (large)<br # kěràwot (black, without a tai)<br>moroepan (brown)<br>bakai (grey)<br # made of yarn<br # bitik, ngangan (large, brown)<br>bitik boho (ordinary ant)<br>bitik penjaat (small, poisonous)<br # petondoe': Orion <constellation><br>mepaang: Jupiter, Mars, Venus <planets><br # warong: pasar<br # aroet (usual kind of canoe)<br>tawang aroet (small)<br>gambar<br>aroet hadjo<br>gambar<br # in the morning: ngokas ondou<br>in the afternoon: bĕroang<br # tonight: noni marom<br>midnight: tohoen marom<br>this evening: sohīt<noinclude></noinclude> hrwexfc0izc33tbdmv0kecabb0q35lb 320249 320248 2026-10-09T07:39:54Z Thersetya2021 15831 320249 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="5"> poring, perikou, toroeng<br> # darīt, oehat, djawai<br> # ahom karoean (large)<br> # kěràwot (black, without >a tai)<br>moroepan (brown)<br>bakai (grey)<br> # made of yarn<br> # bitik, ngangan (large, brown)<br>bitik boho (ordinary ant)<br>bitik penjaat (small, poisonous)<br> # petondoe': Orion <constellation><br>mepaang: Jupiter, Mars, Venus <planets><br> # warong: pasar<br> # aroet (usual kind of canoe)<br>tawang aroet (small)<br>gambar<br>aroet hadjo<br>gambar<br> # in the morning: ngokas ondou<br>in the afternoon: bĕroang<br> # tonight: noni marom<br>midnight: tohoen marom<br>this evening: sohīt<noinclude></noinclude> kn8os2ayn5b8elpgme8ne7qapadd5i8 Halaman:Boekoe tjerita Sam Kok (Jilid ke 23).pdf/38 104 116222 320250 2026-10-09T07:45:04Z ~2026-54318-12 27825 /* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'boekan ambil itoe dari tanganoja ia poenja kapo-nakan, hanja ia soeda rampas dari tangannja Tjo Tjho dan sama sekali soeda tiada ada perhoe boengan apa-apa lagi desgen Lauw Plauw. Sadari berlakoe kiroe di itoe wakioe kamordian Itoe negri djadi reboetan, hingga menerbitken banjak perkara heran.) Tjoe Kong. berkata poels Khong Beng pada Lauw Hian Tek: djikaloe kau flada mane lakoeken itoe hal, sedeng balatentaranja Tjo Tiho sekarang ini soeda sam... 320250 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="1" user="2400:9800:A208:B0FA:18DC:CB58:5605:C1BA" /></noinclude>boekan ambil itoe dari tanganoja ia poenja kapo-nakan, hanja ia soeda rampas dari tangannja Tjo Tjho dan sama sekali soeda tiada ada perhoe boengan apa-apa lagi desgen Lauw Plauw. Sadari berlakoe kiroe di itoe wakioe kamordian Itoe negri djadi reboetan, hingga menerbitken banjak perkara heran.) Tjoe Kong. berkata poels Khong Beng pada Lauw Hian Tek: djikaloe kau flada mane lakoeken itoe hal, sedeng balatentaranja Tjo Tiho sekarang ini soeda sampe di kota Wan Lok, begimanatah kita-orang nanti menangkis penjerangannja itoe moe soe ?" Lebi hack kita menjingkirken diri sadja ka kota Hoan Shia," menjavet lagi Lauw Hong Sick. Sedeng laorang lagi membitjaraken toe hal lebi djace tiba-tiba dateng djorroe kabar mewartaken angkatan prangnja Tj Tho soeda sampe di bi langan Pok Bong. Mendenger ini kahar Hian Tek djadi sange bingoeng, maka sigra ia atoer sedikit kaperloean boeat le Tjek, jang dititaken moesti lekas balik ka kota Kang He boeat melengkepken angkatan prang di itoe kota. Sasoeda mengoeroes itoe perkara, Hian Tek jang amat iboek lantas berempoek dengen Khong Beng hoeat mestjari daja degaja aken menangkis da-tengrja moesoe. Beng lantas berkata: Tjoe Kong boleh tinggal sabar sadja. Doeloe, dengen menggoenaken oempan api bebrapa ikel kita toch soeda bisa bakar bala-tentaranja He-Houw Toen lehi dari saparonja. Sekarang, balatentaranja Tjo Tjho dateng kombali kita boleh kasi rasa lagi pada marika itoe, dengen menggomaken poela akal demikian. Tapi pada masa ini njatalah kita tiada boleh tinggal lebi tama pocla di ini kota Sin Jah, hanja moésti lokas pergi ka kota Hoan Shia. Lantaran begitoe, Perloe kau moesti lantas prenta tempel soerat plakaat di amput pendjoeroe pintoe kota boeat membri tace pada sekalias rahajat negri, tiada perdoeli lang ketil atawa jang besar, jang moeda atawa jang toea, siapa djoega jang socka, laorang boleh toeroet kita-orang menjingkirken diri ka kota Hoan Shia, socpaja masing-masing tiada djadi ka piran Sasoedanja berkata begitoe, Khong Beng lantas prenta Shoei Khian pergi ka tepi soengel, dimana la moesti bikin sedia prave-praoz boral menoe-loeng pada sekalian rahajat negri, sedeng Bie Tiok dititaken anter anak istri dan koelawarganja sekalian ponggawa jang bekerdja di kota Sin Jah, soepaja di sapandjang djalan marika itoe bisa dilindoeng ken. Sedeng itoe orang-orang Jang diprenta pergi<noinclude></noinclude> 649amgdig3abh77u5b5qk79wzp9iipy Halaman:151 Ot Danum Dayak.djvu/13 104 116223 320251 2026-10-09T07:48:51Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320251 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>'''No. 151'''<br> # <li value="1522"> Kětīka oemo itoe ngěmoeran?<br> # Inon ngěmoeran paroi aangoemo itoe?<br> # Koroatoe akoe èam nahoewang bajar.<br> # Akoe nonga' sěmakoe' akan bajar.<br> # Běrakang aang kai atoe barang-barang.<br> # Iro' oeroen morī' matjam-matjam barang takan kai.<br> # Pīra oeroen pĕrèta ratja' īkam?<br> # Atoe soengoi èam tooe djaran aroet.<br> # Pīra' kětahin ngawoes dapot laoet?<br> # Ėam aro' paton; korokoewo akoe mita soengai itoe?<br> # Njinou ondou īkai ngoera boea' aang himba'.<br> # Akoe nohoeang ngoera oeroe' akan oekoen koeda' koe.<br> # Oemoet pīra ondou eam oetjan?<br> # Ėam toeoe' oeroen noetoei akakkoe'.<br> # Djaran biràng doeo; aangoemo djaran?<br> # Ījai doeoi nakoeng petī itoe?<br> # Ngomin danoem akan merasih pakèankoe'.<br> # Njawot doeo' manoek takan ījo', kowaa tooe ījo nonga'.<br> # Ījai èam tooe oemba' akoe, misti bototah angotoi.<br> # Akoe nonga' betotah doea bakas aangotoi.<br> # Oemot ratja' matoi djarī' parang.<br> # Ījai djo manang parang?<br> # Ahoe oeroen poros takan īnon?<br> # Ànai oeroen tooe nonga' tawas īko'. '''3. NOTES'''<br> # anak oko, anak blow<br> # (pembakal)<br> # rading {{gap}}gambar{{gap}}isok{{gap}}gambar<br> # tadjoeng (small<br>gambar<br>soekat (large){{gap}}gambar{{gap}}koesak{{gap}}gambar<noinclude></noinclude> mevc1cu7yk1ojpnme9yn1zu7xt5rwwf Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/36 104 116224 320252 2026-10-09T07:50:10Z MuhamadFauzan1a 27786 /* Telah diuji baca */ 320252 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="MuhamadFauzan1a" /></noinclude>II SAM KAUW. TOEDJOEAN llOEAT KADEPANIN, Djadinja dengen begitoe ada perloe orang berdiri satoe Sam Kauw Hwe, atawa pakoempoelan jang perhatiken dan menjiarken peladjaran dari itoe Tiga Agama jang soedah terkenal di Tiongkok boeat beberapa riboe taon lamanja. Pergerakan dari ini pakoempoelan, djikaloe rasanja bisa dan mendapet katjoijokan, lebih baek dipoesatken dalem salah-satoe kienteng, dimana pertemoean dan chotbah-chotbah haroes diadaken pada saban minggoe atawa poen satiap tiee-jt dan tiap·gouw. Itoe segala pertemoean dan chotbah-chotbah haroes dibi- kin satjara openbaar, jaitoe boleh dikoendjoengin oleh segala orang jang soeka denger, dan boeat permoeja'an traoesah moesti adaken leden berikoet pemba TOEDJOEAN BOEAT KEDEPANIN jaran contributie jang tetep, hanja masing-masing boleh menderma atas soeka sendiri berapa sadja senangja. Pemhajaran jang tetep satiap boelan hanja boeat djadi lid dari bibliotheek, jang sasoeatoe Sam Kauw Hwe haroes adaken sabagi alat propaganda , Pakoempoelan agama atawa kabatinan tida bisa di- atoer sabagi pakoempoelan sociaal,economie,politiek atawa amal. sebab pakerdja'an dan hatsilnja tida bisa lantes kaliatan di depan mata, hanja beroepa pengar- tian dan kamadjoean batin jang samar. Satoe perge- rakan amal, oepamanja Tjin Tjay Hwe, orang bisa lantes saksiken boeah pakerdja'annja dari djoemblah oewang derma jang dapet dikoempoel. Satoe Tiong Hoa Hwe Koan bisa diboektiken dari berdirinja hak. 61<noinclude></noinclude> jt0wof0tqgv7fgbntsujcruu3rl2sgz 320254 320252 2026-10-09T07:51:46Z MuhamadFauzan1a 27786 320254 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="MuhamadFauzan1a" /></noinclude> SAM KAUW. Djadinja dengen begitoe ada perloe orang berdiri satoe Sam Kauw Hwe, atawa pakoempoelan jang perhatiken dan menjiarken peladjaran dari itoe Tiga Agama jang soedah terkenal di Tiongkok boeat beberapa riboe taon lamanja. Pergerakan dari ini pakoempoelan, djikaloe rasanja bisa dan mendapet katjoijokan, lebih baek dipoesatken dalem salah-satoe kienteng, dimana pertemoean dan chotbah-chotbah haroes diadaken pada saban minggoe atawa poen satiap tiee-jt dan tiap·gouw. Itoe segala pertemoean dan chotbah-chotbah haroes dibi- kin satjara openbaar, jaitoe boleh dikoendjoengin oleh segala orang jang soeka denger, dan boeat permoeja'an traoesah moesti adaken leden berikoet pemba TOEDJOEAN BOEAT KEDEPANIN jaran contributie jang tetep, hanja masing-masing boleh menderma atas soeka sendiri berapa sadja senangja. Pemhajaran jang tetep satiap boelan hanja boeat djadi lid dari bibliotheek, jang sasoeatoe Sam Kauw Hwe haroes adaken sabagi alat propaganda , Pakoempoelan agama atawa kabatinan tida bisa di- atoer sabagi pakoempoelan sociaal,economie,politiek atawa amal. sebab pakerdja'an dan hatsilnja tida bisa lantes kaliatan di depan mata, hanja beroepa pengar- tian dan kamadjoean batin jang samar. Satoe perge- rakan amal, oepamanja Tjin Tjay Hwe, orang bisa lantes saksiken boeah pakerdja'annja dari djoemblah oewang derma jang dapet dikoempoel. Satoe Tiong Hoa Hwe Koan bisa diboektiken dari berdirinja hak. 61<noinclude></noinclude> a4r2c9xm4yx3y4jumrv2hya1l3vwpd7 320256 320254 2026-10-09T07:52:56Z MuhamadFauzan1a 27786 320256 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="MuhamadFauzan1a" /></noinclude> SAM KAUW. Djadinja dengen begitoe ada perloe orang berdiri satoe Sam Kauw Hwe, atawa pakoempoelan jang perhatiken dan menjiarken peladjaran dari itoe Tiga Agama jang soedah terkenal di Tiongkok boeat beberapa riboe taon lamanja. Pergerakan dari ini pakoempoelan, djikaloe rasanja bisa dan mendapet katjoijokan, lebih baek dipoesatken dalem salah-satoe kienteng, dimana pertemoean dan chotbah-chotbah haroes diadaken pada saban minggoe atawa poen satiap tiee-jt dan tiap·gouw. Itoe segala pertemoean dan chotbah-chotbah haroes dibi- kin satjara openbaar, jaitoe boleh dikoendjoengin oleh segala orang jang soeka denger, dan boeat permoeja'an traoesah moesti adaken leden berikoet pemba 60 TOEDJOEAN BOEAT KEDEPANIN jaran contributie jang tetep, hanja masing-masing boleh menderma atas soeka sendiri berapa sadja senangja. Pemhajaran jang tetep satiap boelan hanja boeat djadi lid dari bibliotheek, jang sasoeatoe Sam Kauw Hwe haroes adaken sabagi alat propaganda , Pakoempoelan agama atawa kabatinan tida bisa di- atoer sabagi pakoempoelan sociaal,economie,politiek atawa amal. sebab pakerdja'an dan hatsilnja tida bisa lantes kaliatan di depan mata, hanja beroepa pengar- tian dan kamadjoean batin jang samar. Satoe perge- rakan amal, oepamanja Tjin Tjay Hwe, orang bisa lantes saksiken boeah pakerdja'annja dari djoemblah oewang derma jang dapet dikoempoel. Satoe Tiong Hoa Hwe Koan bisa diboektiken dari berdirinja hak. 61<noinclude></noinclude> ml08rzll7ukwlvr5yttwb9u44a09jfy 320257 320256 2026-10-09T07:54:28Z MuhamadFauzan1a 27786 320257 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="MuhamadFauzan1a" /></noinclude> SAM KAUW. Djadinja dengen begitoe ada perloe orang berdiri satoe Sam Kauw Hwe, atawa pakoempoelan jang perhatiken dan menjiarken peladjaran dari itoe Tiga Agama jang soedah terkenal di Tiongkok boeat beberapa riboe taon lamanja. Pergerakan dari ini pakoempoelan, djikaloe rasanja bisa dan mendapet katjoijokan, lebih baek dipoesatken dalem salah-satoe kienteng, dimana pertemoean dan chotbah-chotbah haroes diadaken pada saban minggoe atawa poen satiap tjee-it dan tiap·gouw. Itoe segala pertemoean dan chotbah-chotbah haroes dibi- kin satjara openbaar, jaitoe boleh dikoendjoengin oleh segala orang jang soeka denger, dan boeat permoeja'an traoesah moesti adaken leden berikoet pemba 60 TOEDJOEAN BOEAT KEDEPANIN jaran contributie jang tetep, hanja masing-masing boleh menderma atas soeka sendiri berapa sadja senangja. Pemhajaran jang tetep satiap boelan hanja boeat djadi lid dari bibliotheek, jang sasoeatoe Sam Kauw Hwe haroes adaken sabagi alat propaganda , Pakoempoelan agama atawa kabatinan tida bisa di- atoer sabagi pakoempoelan sociaal,economie,politiek atawa amal. sebab pakerdja'an dan hatsilnja tida bisa lantes kaliatan di depan mata, hanja beroepa pengar- tian dan kamadjoean batin jang samar. Satoe perge- rakan amal, oepamanja Tjin Tjay Hwe, orang bisa lantes saksiken boeah pakerdja'annja dari djoemblah oewang derma jang dapet dikoempoel. Satoe Tiong Hoa Hwe Koan bisa diboektiken dari berdirinja hak. 61<noinclude></noinclude> fmy9qa9o1ftix1afal9pw1fyk9dixss 320258 320257 2026-10-09T07:55:00Z MuhamadFauzan1a 27786 320258 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="MuhamadFauzan1a" /></noinclude> SAM KAUW. Djadinja dengen begitoe ada perloe orang berdiri satoe Sam Kauw Hwe, atawa pakoempoelan jang perhatiken dan menjiarken peladjaran dari itoe Tiga Agama jang soedah terkenal di Tiongkok boeat beberapa riboe taon lamanja. Pergerakan dari ini pakoempoelan, djikaloe rasanja bisa dan mendapet katjoijokan, lebih baek dipoesatken dalem salah-satoe kienteng, dimana pertemoean dan chotbah-chotbah haroes diadaken pada saban minggoe atawa poen satiap tjee-it dan tiap·gouw. Itoe segala pertemoean dan chotbah-chotbah haroes dibi- kin satjara openbaar, jaitoe boleh dikoendjoengin oleh segala orang jang soeka denger, dan boeat permoeja'an traoesah moesti adaken leden berikoet pemba 60 TOEDJOEAN BOEAT KEDEPANIN jaran contributie jang tetep, hanja masing-masing boleh menderma atas soeka sendiri berapa sadja senangja. Pemhajaran jang tetep satiap boelan hanja boeat djadi lid dari bibliotheek, jang sasoeatoe Sam Kauw Hwe haroes adaken sabagi alat propaganda , Pakoempoelan agama atawa kabatinan tida bisa di- atoer sabagi pakoempoelan sociaal,economie,politiek atawa amal. sebab pakerdja'an dan hatsilnja tida bisa lantes kaliatan di depan mata, hanja beroepa pengar- tian dan kamadjoean batin jang samar. Satoe perge- rakan amal, oepamanja Tjin Tjay Hwe, orang bisa lantes saksiken boeah pakerdja'annja dari djoemblah oewang derma jang dapet dikoempoel. Satoe Tiong Hoa Hwe Koan bisa diboektiken dari berdirinja hak. 61<noinclude></noinclude> 2rhuoozmjyi7s4zij55fr77z07nfh3y Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/18 104 116225 320253 2026-10-09T07:51:09Z Najwa Aulia Absi 1A 27778 /* Telah diuji baca */ 320253 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Najwa Aulia Absi 1A" /></noinclude> SAM KAUW. mingkin tetep pad a kapertjaja'an dari leloehoer sendiri. Pada masa ini ada banjak sekalih pamoeda-pamoeda, apalagi golongan terpeladjar modern, jang belon perna indjek pekarargan dari satoe Klenteng maski orang toeanja masih tetep memoedja pada Toapekong. Hal begitoe roepa tida nanti terdjadi djikaloe seng ajah atawa iboe, koetika itoe anak-anak masih Ketjil, soeka perloein adjak marika dateng berkoendjoeng karoemah Klenteng, toeroet pasang hio dan saksiken laen-laen orang jang dateng sembahjang. Dan dalem kota-kota besar dimana ada tinggal banjak pendoedoek Tionghoa, biasa terdapet roemah-roemah klenteng jang bersih dan disertaken pekarangan lebar, jang sampe baek boeat didjadiken tempat dJalan-djalan di 24 MENGOEATKEN AGAMA TIONGHOA. waktoe sore, Sasoeatoe klenteng boleh dikoendjoengin oleh segala orang maskipoen tida hendak memoedja, kaloe sadja membawa kelakoean jallg pantes. Djoega kapan didjalanken oepatjara atawa karaja'an jang berhoeboeng dengen kepertjaja' an atawa Agama Tionghoa, soedara moesti tjoba sáberapa bisa boeat toeroet ambil bagian, maski satjara jang saderhana· Oepamanja pada waktoe sembahjang Thi-kong di maleman Tjiagwee Tjee-kauw, ada baek djikaloe soedara taro satoe medja ketjil- boleh djoega di pekarangan sabelah dalem - boeat pegang tegoeh itoe kabiasa'an Sembahjang pada Toehan . Djoega pada masa ini ada banjak orang jang masih memegang Agama Tionghoa merasa tida perloe boeat taro medja sembahjani di 25<noinclude></noinclude> lx7xx0a6f32nvlkjq5nemv9bdtxrns5 320255 320253 2026-10-09T07:52:00Z Najwa Aulia Absi 1A 27778 320255 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Najwa Aulia Absi 1A" /></noinclude> SAM KAUW. mingkin tetep pada kapertjaja'an dari leloehoer sendiri. Pada masa ini ada banjak sekalih pamoeda-pamoeda, apalagi golongan terpeladjar modern, jang belon perna indjek pekarargan dari satoe Klenteng maski orang toeanja masih tetep memoedja pada Toapekong. Hal begitoe roepa tida nanti terdjadi djikaloe seng ajah atawa iboe, koetika itoe anak-anak masih Ketjil, soeka perloein adjak marika dateng berkoendjoeng karoemah Klenteng, toeroet pasang hio dan saksiken laen-laen orang jang dateng sembahjang. Dan dalem kota-kota besar dimana ada tinggal banjak pendoedoek Tionghoa, biasa terdapet roemah-roemah klenteng jang bersih dan disertaken pekarangan lebar, jang sampe baek boeat didjadiken tempat dJalan-djalan di 24 MENGOEATKEN AGAMA TIONGHOA. waktoe sore, Sasoeatoe klenteng boleh dikoendjoengin oleh segala orang maskipoen tida hendak memoedja, kaloe sadja membawa kelakoean jallg pantes. Djoega kapan didjalanken oepatjara atawa karaja'an jang berhoeboeng dengen kepertjaja' an atawa Agama Tionghoa, soedara moesti tjoba sáberapa bisa boeat toeroet ambil bagian, maski satjara jang saderhana· Oepamanja pada waktoe sembahjang Thi-kong di maleman Tjiagwee Tjee-kauw, ada baek djikaloe soedara taro satoe medja ketjil- boleh djoega di pekarangan sabelah dalem - boeat pegang tegoeh itoe kabiasa'an Sembahjang pada Toehan . Djoega pada masa ini ada banjak orang jang masih memegang Agama Tionghoa merasa tida perloe boeat taro medja sembahjani di 25<noinclude></noinclude> hct7zm7szlwtyhndlazpqxvkf9xyoeo Halaman:151 Ot Danum Dayak.djvu/2 104 116226 320259 2026-10-09T07:55:04Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320259 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>'''2. THE OT DANUM DAYAK LIST''' {{multicol}} 1. bètī<br> 2. koehoeng<br> 3. tàpa'<br> 4. likou<br> 5. toèrang koehoeng<br> 6. barou<br> 8. těniarong<br> 9. tĕringa<br> 11. mata<br> 15. makaloenoek<br> 17. danoem-mata<br> 18. oeroeng'<br> 20. boerok<br> 21. koedjoem<br> 22. baoe'<br> 25. biwi<br> 27. koemī'<br> 28. djambèng<br> 29. djàa'<br> 30. djambèng<br> 31. djora<br> 32. tongap (tangap?)<br> 34. kahaom<br> 33/<br> 35. njipo', nanat<br> 37. borokoeng<br> 38. oedjat<br> 41/<br> 42. hoesoek<br> 45. toesoe'<br> 46. hatas<br> 48. mosoe<br> 50. toerang kĕraat<br> 52. boea' oengan<br> 53. motoekai<br> 54. boetoei<br> 56. ahtoi<br> 57. poroeī<br> 61. poesot<br> 62. towohoeni<br> 63. likoet {{multicol-break}} 66. bahaai<br> 68. kènjoe<br> 69. kahang<br> 72. manī'<br> 73. toī'<br> 75. ngotoet<br> 76. boean<br> 77. boera'<br> 78. pokī<br> 82. ngahit<br> 83. danoem kahit<br> 84. paá<br> 86. tětahpa<br> 88. bolohoekoep<br> 90. poeoen paa'<br> 91. karop<br> 93. botis<br> 94. doeroet<br> 95. rongo'<br> 97. rongo'<br> 99. kěrèpa'<br> 100. sikoe'<br> 102. borák<br> 105. īking<br> 107. roekap<br> 108. inai īking<br> 109. tinjoe īking<br> 110. īking ohoen<br> 111. īking bao<u>k</u><br> 112. anak īking<br> 115. toerang<br> 116. daha<br> 117. oesī'<br> 118. oehat<br> 121. oepak<br> 122/<br> 123. boeroe'<br> 124. horas<br> 125. koeroetja<br> 126. hahak<br> 127. hasong {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 3rxadmg2xb2j9cyc0rp8ftjwefuabkp Halaman:151 Ot Danum Dayak.djvu/3 104 116227 320261 2026-10-09T07:59:23Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320261 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 128. koeman<br> 129. borooe'<br> 130. ngoris<br> 131. boesou<br> 132. haoes<br> 133. bosoe<br> 134. bosoe<br> 137. mokong<br> 138. tīroe<br> 139/<br> 140. noepī<br> 144. tomok<br> 145. njaran<br> 146. tiroe nenganga<br> 147. tiroe ngaap<br> 148. tiroe hawĕrikat<br> 149. toeot<br> 150. toeot sapĕrakī<br> 151. toeot nahawoen karop<br> 152. naakoeng<br> 153. nangoei<br> 154. monoes<br> 156. bokoero<br> 157. tatandjoek<br> 158. oeoeroen<br> 159. pahot<br> 160. naak<br> 161. ngetao'<br> 163. nangis<br> 165. ngomī'<br> 166. ngoehoet hasong<br> 167. ngoeroetja'<br> 169. ngisīman<br> 170. noesoesot<br> 172. sokoek<br> 173. noron<br> 176. noeap<br> 177. njekirik<br> 182. boroem<br> 183. matōi<br> 184. matōi<br> 188. oeroenmatoī {{multicol-break}} 191. rowong<br> 192. měnaoekmatōi<br> 193. akanboro djaot<br> 194. djaot<br> 196. bèrīngan<br> 197. rotīng<br> 198. bohīt<br> 199. poros<br> 200. poros<br> 202. pijos<br> 203. baha<br> 205. bědarom<br> 207. poros boetoei<br> 209. nosou<br> 210. roepak<br> 211. borou<br> 214. borou<br> 219. poros koehoeng<br> 220. poros oehat<br> 222. poros oesot<br> 223. kěmanit ?<br> 224. kěmanīt<br> 225. kěmanīt<br> 227. oeong<br> 228. běrèngin<br> 229. běboerèn<br> 231. njokorit<br> 232. pijos<br> 235. batoekaroe'<br> 236. oeroen<br> 237. oeroen<br> 238. oeroen<br> 239. ngaram<br> 240. pengatai<br> 241. bakas<br> 242. bawi<br> 243. bakas<br> 245. bawi<br> 248/<br> 249. bèrèhè<br> 250. ngoa'<br> 252. aroi' {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> fe94ydv3lek7pk27qpcjo4qy6qpl2oh Halaman:Agama Tionghoa.pdf/22 104 116228 320262 2026-10-09T08:00:59Z Rama Danu Ikball 27826 /* Telah diuji baca */ 320262 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Rama Danu Ikball" /></noinclude>Torroet pendapetan kits, dengen menjingkir dari kapertjaja'an atas kamandjoeronnjs Tonpekong aken oesir attan cholers, kafardahan jang bisa didapet dari itos pesta selamatan tjormah sakedar aken bikin orang poenja hati djadi gormbirah, jung tahagian ditimboel. kan oleh itoe soears potasan jang dibokar. Ini kagoem birakan memsikin koerang kakorntiras dari itoo pe njakit melar. Orang rang jang terlaloe jerobo dan tida pernah diazı kasthstannis bisa gampang kelanggar peajakit, tapi jang terfsloe inkort dem berkoentir satlap hari poen tida back, keras itoe pikiran jang moeroeng membikin gempassa peniskit serang padanja. Maka sabagi alat borst timboriken kagoembirahan itoe pem-bakaran petasan ada diorga faedahnja. Ada orang bilang malaise dalem perlagangan tida nanti berdjalan heibat kalor erang tida terlaloe takoet daa kocatie hingga kanem kapitalist tada brani djalen-ken oewangnis, is, lantaran mana kapital tids bien ter poeler dan persesahan honjak jang mandek. Kaloe batoel hezitor, orang-orang dagang jang lagi kadjeng kelas boleh tjobs parang petasan di harian Taon Baroe, kaloe tids boeat oesir Swe-sino (boekan Shan-sino) sedikitnja boeat bikin girang das goembirabken betinja sendiri soepsja djadi brani dan koest aken ha-depken itoe kasockeran. v. Toedjoeannja Sembahjang. Oleh Siem Tieng Hien. Boekatedju. Menoeroes ada istiadat Tionghos, dari djeman da-hoeloekala jang berlakoe sampe sekarang ini, bangsa Tionghoa jang piara aboe leloehoer. Kong Po atawa Hio-hwe, hiasanja saban taon bikin berapa kahb se babjang besar, mesonrast djalannja moesim atawa Nitjek, dan ssban boelsa tje-it tjap-go sembahjang pake thee sadja stawa tiam hio. Adapoen katerangan riwajat dedongengan iloe, soe-dah tjoekorp ditontoerken dalem Sin Tit Po poenja Sinjia-nomer, dan doeloe kira-kira 40 atawa 50 taon jang laloe, soedah dikalnearken bockoe Hari raja Orang Tionghoa oleh Bataviasche genootschap, ka rangannja Alnorhoem Toeza Tjos Tjoe Kwan di Solo, dan didjoeal oleh Depot van Leermidellen di Wel tevreden begstoe djoega 30 tsos jang telah laloe waktor T. H. H. X. Betawi moclał didiriken, ada banjak dibitjaraken tentang adat kasopanan Tionghoa, baek hal srmbahjangan altjek mane poes Songsor dan Hosue, sebab T. H. H. K. didiriken dengen bersender pada pengadistan Khoag Tjoe, jang tida bersalahan sama adat saan. Binjak advies-advins telah disiarken. boeat memperbacki tatatjara jang sordah tempoer adock, dibikin lebih ringkes dan saderhana, tapi dengen palahan-pelahin komoe lian orang tida memperhatikes. lagi, lantaran kalah pengaroch sama pongstanean Barat. Memang kalde dipandang tjara Berat atawa lahir. kaliatan moestail sekalih bagimana orang soedah me ninggal disadi barang-barang makanan, dan orang Tionghoa sendiri jang mengerti, djorga tida menganggep bahora orang mati itoe bisa makan. Tapi jang per loe maksoed toedjoranaja jaltoulah sembahjang, oepа-djikaloe sembahjangan tida dipake oepatjara me ngadaken barang-barang makanan dan laen laen toe orang lebih tida memperhatikes lagi.<noinclude></noinclude> nng8q8ybrcpk7bm7wamh8ri0o829ys7 Halaman:151 Ot Danum Dayak.djvu/4 104 116229 320263 2026-10-09T08:02:43Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320263 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 255. amai'<br> 256. īnè'<br> 257/<br> 258. anak <1><br> 261. anak bakas<br> 262. anak bawi<br> 263. tahtoe'<br> 264. tahtoe'<br> 266. àdjoe<br> 267. oemboeh<br> 268. okong<br> 269. awi<br> 270/<br> 271. arī', okong<br> 272/<br> 273. arī', awī'<br> 274. osoe'<br> 275. àma'<br> 276. àma'<br> 277-<br> 280. àma'<br> 281-<br> 286. mina'<br> 297. okong<br> 291/<br> 293. awī'<br> 297/<br> 298. oepoe<br> 299. oroengoa'<br> 300. oroengoa' bawi<br> 302. anak tiri bakas<br> 303. anak tiri bawi<br> 304. amai, īnè'<br> 305. anak tiri<br> 306-<br> 309. sindah bakas<br> 310/<br> 314. sindah<br> 315. arioe<br> 316. kendoeang<br> 317. bosaè<br> 318. bawi, oroe<br> 320. djěrahai<br> 324. oeroen těmoeoi<br> 327. rowoe' hadjo' {{multicol-break}} 329. rowoe' koik<br> 337. tepatoeng ?<br> 338. dahian<br> 339. ngatoe'<br> 340. otoe' pijos<br> 341. otoe' djaat<br> 343/<br> 344. liou<br> 351. soerat<br> 352. lemagan<br> 353. kartas<br> 354. soerat<br> 355. boekoe<br> 356. njokokīra'<br> 358. pantoen<br> 359. ngoerabokon<br> 365. oeroen roewoe<br> 367. pijos<br> 368. djaat<br> 369. ara'<br> 370. palī<br> 371. hobolian, basioe<br> 372. hobolian<br> 377. barai<br> 378. ratja'<br> 380. katī'<br> 382. oenoek oeroenmikoe<br> 386. okon rowoe <2><br> 388. oetoes okon<br> 389. matioe besara'<br> 390. kanjou<br> 391. běhomīt<br> 392. penjara'<br> 393. djīpon<br> 394. oeroen tanawan<br> 396. hadat<br> 397. oeroen djaat<br> 399. hoekoem<br> 400. koetang<br> 401. saksi<br> 402. oeroen noetoei<br> 403. sanda' {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 5a0t6oewdfu7uqac9crlaieuqdh7u4f Halaman:Agama Tionghoa.pdf/23 104 116230 320264 2026-10-09T08:05:29Z Rama Danu Ikball 27826 /* Telah diuji baca */ 320264 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Rama Danu Ikball" /></noinclude> Bimboelken percutan inger, bahwa kita lahit di doenin ini achirnja bakal ma Djikalne inget begitat, tentor kits poеnjа варное koerangea, bisa diorga mestim angkara-perke boolken partanjaan dalra diri sendiri Apakah artieja mati? das apakah penghidoepan senja Sebab lebab kita sering pake kalimut hidoep djadi mengis hidep nec timbangannja mati, se asbenernja hidoop inne langging dando ada Dangounis, jong djadi timhengeons mati itor lahir. jalton Ishir timbangonaje mail, seperti siang timbing anoja males. Daiem kitab To Tin King dari Loo Tjee ada seboeten Floun jor seng pit sor, song tila ave i born, sor tjis sing tj O, tjoet jou sim tji seng, djip bas simtase. Kies-kies artinje: Apa jad lahir tentue Baksi mati, lahir tee pintor ince djadi tempat mengasonjs hidorp, kaloesrain (shir) pikiras sarvoet lahir, masoeknja (wati) pikiran tiada toerget Katiga Di wakteenis sembahjangan susordalnia bseang-butang ing perlur distoer di stas medja arm bebjang. Ma berdini di ruka medja shunbahjang sken lam-hio, tantjep the bio di hialo, lasms berloetoet. Hio-lo itse pendrep'on beest tegit mesjipta, sitos kita menggender dezen pikzan, romansja orang jang kita semaking. Dialere hal begitos kina haroes konimpoelken bakocitan pikira bers tapi sebab oemoemeja pihi mannesis lembe djalsanja tee pit seperti angin, eds sonsk koemporken jasaten. Maka diambil deja aepaja aken adaten tor bio-lo, makszednis seperti beent tjantolan, vorpuja präizan bian ditahan sedika, tida sosial seperti prave terbawa oleh ge loembang louetan. Begime diorga tiam-hio tje-it dan tjap gouw maksednjs sama sadje, jaicce rampes boeat pimpinan jang aroundjos same pengedjaran meditatis das conorstratie.<noinclude></noinclude> jmr8waqpi8i0nqtjwat5bx09y65gtfa Halaman:Agama Tionghoa.pdf/24 104 116231 320265 2026-10-09T08:06:03Z Rama Danu Ikball 27826 /* Telah diuji baca */ 320265 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Rama Danu Ikball" /></noinclude>- 21Darl batang-barang makaaan dan koewe-Iooe'lle tang boeat sembahjang, boleh meDoeroet kabia&a'an a"'wa kakoeataADja masing-maslDg oralJg, tapi kaloe blla dl3to!r lebih saderhsna ada leblh baek. Hal penerang3n pake IiIln atawa lampoe saja rasa tlda ada halangan, sebab sajs sendirl belon bin dapetken slesan jang koeat; oepama orallg .lIang betoeI dl djeman doeloe pake IIHn, sebab !toe wakloe belon eda lam. poe, tapi sekarang !oedab ada lampoe, djikaloe maksoed itoe tloemab boeat penerangan, djadi orang boleb pilih mana jang lebih gampang dan rilloaD . Oepama kita sembablang dl reemah leblh gampaDg pake lampoe, tapi sembahlang di koeboeran soedab tentoe lehlb rlDgan pake Iilin sebab dlbawanla lebih gampsng; begltoe hal bakar kertas glDtjoa atawa bakar martion di wakloe ta on baroe, otaDg boleb toe met kasoekaannja sendiri-sendiri. Kerla! glDtloa asal darl djedlan TODg Tlauw menoeroet hlkajet Lie SI Bin Joe Te Hoe, daD mertjon a ,al dari poktloli: (baIeB, bamboe) komoeJlan dllJaDti mertjoD dibilaDg boeat oeslr "SaD-sao." Itoe .San-sao" brangkalib dalem peDgadlaran Theosofie dl seboet Natuur geesten, jaitoe machloek lang.hi. doep dl Alam ether memake badan ether, orang aoemipoetra seboet DHn atawa peri peranlangan, biasaDja dlam di tempat lang semak-semak. Boeat orang lang kalakoeanoja baek daD lida penakoet , machloek tida blsa menggaoggoe apa-apa. Dan tjara lahlrnJa memang !toe temp at jang semak-semak hawan;a boeloek, dj3di pasaog mertjon boeat oesir hawa bcesoek m~maDg ada bee'(. Dl djemao doeloe obat merljon diblkin darÏ sendawa dan areng. Kaloe abls dlpasaog mertjoD Itoe, hawanja djadi bersib dan seger, iaitoe baoenls asep sendawa jang sedep. Tapl boeat dieman lekarsog boeb dibilaDg oraDg-oraDg 50edah keDal kabenihan, tempat jang semak·semak soedah !.oerang, lagi poen obal mertjon jaog dibikln sekaraog soedsb berbede lantaran kamadjoean kapandean maDoesia. btlnQkalJh tlocmab perjoeken boeDjin;a perled.kao j.n. keret den,en .,lIap, CId .. memtklrktD '.edab dan bahajanla, djlldl tjoemah·tjoemah bikfn koeplnQ pêngêng, boeat boeaog-boeang oewang pertjoemab, Sajt sendlri loedah lama uda pake glDtjoa dan ~er­ tjon, topi saja tida mlota leen orang toeroet b~g'toe, dladl orang Jllerdika boleh toeroet ltascoliDgaDllla sendlrf.aendlri, ••• Noot dari 1(. T. H. Itóe sembahjang jaog dimaltsoedken oJeh satoe moeridnja KboDg Tjoe waktoe Itoe geeroe sakit, dalem babasa InUris dlnamakeo prayer atllwa berdcwa mlnta berkah kaselametan, dao lot ada laen dari sacrifi. eial offering atawa penjoegoehan baraAg makanan dan sabaginja lang bia~a dtlakoeken oJeb orang Tio!!ghoa dl hadepan aboe leloehoer. Klta tiotjok sekal lh dengeo sikepDja Toean Slem Tjeng Hlen laDg maskl seDdirlDja Ilda perna goenaken gintjo'a dan mertjoD wak toe sembahlangin aboe Ieloeboer, tapi tida mlnta laeoo orang toe roet lIegitoe, hanla memblarkeo masiog· masing oraog merdika aken toe· roet kasoeka'aonja sendirl. lnllah ada djalan lang paling baek aktn slDgkirken pertlektloltan d~n perteogkaran jang tlila perloe.<noinclude></noinclude> 6fyas26d02e8jspeao3p6zml2grdgx8 Halaman:151 Ot Danum Dayak.djvu/5 104 116232 320266 2026-10-09T08:06:32Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320266 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 404. njorat<br> 407/<br> 408. sakī' koroe<br> 410. hokoboekou<br> 411. pěramoen koroe<br> 412. kisok koroe<br> 413. kanī nganak<br> 414. naharang<br> 415. habandoeng, hatamo'<br> 416. pohobandoeng<br> 417. bawingandjang<br> 418. tapa-moeka'<br> 420. soering<br> 422. kětamboeng<br> 424. karatoeng<br> 426. keriding<br> 428. mengandjan, nginja<br> 430. tikos<br> 432. boesik<br> 433. badjang, dadoe<br> 437. rěwoe'<br> 438. rěpo mosan<br> 440. bohoewoeng<br> 441. tīngon<br> 442. sapō asoe<br> 443/<br> 444. sapō oepa<u>k</u>, sapō tosap<br> 446. kasō<br> 449. atop<br> 451. pambau<br> 452. pasikoe'<br> 453. rapat<br> 454. honjan doesoen<br> 456. kěrakat<br> 457. tasoe' papan<br> 458. dinding papan<br> 459. dinding taai, poring<br> 461. djohī'<br> 462. rongan<br> 464. atop benang<br> 465. takoen<br> 468. katjang<br> 469. karoek {{multicol-break}} 470. katir<br> 471. ramba'<br> 472. sao rongan<br> 473. sahadjan<br> 474. arooe' (awoe'?)<br> 475. apoei<br> 476. běsaha'<br> 477. nahoen apoei<br> 478. ngamarop apoei<br> 482. osoen<br> 483. baho'<br> 484. kadjoe apoei<br> 485. noetang soemboe'<br> 486. ngamarop soemboe'<br> 488. koromboe'<br> 489. katir<br> 493. djoerang<br> 497. pindjan<br> 498. karas<br> 499. oenoek ngoris<br> 501. pindjan<br> 502. pindjan<br> 503. pindjan kěradjoe'<br> 505. rading, isok <3><br> 507. karīs<br> 508. badèk<br> 509. otak<br> 510. kaoet<br> 511. koeit, kiot<br> 513. ngomin danoem<br> 514. <4><br> 515. soemboe'<br> 516. sěpoeloer soemboe<br> 517. singa<br> 519. ěpoek<br> 520. pahtī<br> 522. peradahan ?<br> 524. bětoran, mahanoibehoea'<br> 525-<br> 527. moeroe<br> 528. nanak, goreng<br> 529. akah {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> oex3jjupq9u8fnf47t2fjtccjc0ay82 Halaman:Agama Tionghoa.pdf/25 104 116233 320267 2026-10-09T08:07:01Z Rama Danu Ikball 27826 /* Telah diuji baca */ 320267 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Rama Danu Ikball" /></noinclude>• - 29- 'VI. Har' raiQ Tlonllhoa. (Oleh Siem Tjeng Hien, Boekatedja). T1IA GWE TJE KAUW. Thl Khong Shéjjit atawa "Harl lahirnja Toeaa Allah", Inl perkata's n kaliatannja ada gandjil sekalib, brangkalih maksoednja jang bermoela h bikin Uoe had besar soepsja orang beroesaba t~ari djawaballllja ltoe perkata'8n gandji. Boelan ka 1 tanllgal 9 iiJl angka bermaksoed darl 1 djadi 9. artinja 1 deugen 8 9. maka dalem ka98mpoerna'an mUll oesia dibilang (;t:JL il'ii tiJ :Iit -), boeang sembilan lan t'u poelang djadi aatoe. jang satoe isinja. jang delapan wadahnja (tempatnja). Ioi ada sYalbool pcndirian manoesia. iaifoe 1 isi= Atlllo= 3rd Logos = Ojiwa (groopzielnjb ma. noesla, dlsltoe djadl tealpa ! per aloecln= eenheid);jang 8, wadah, jaitoe: kasatoe Badan Boedhi. (pametal = permoela'BB berdlri sendirl.senc!iri), kadoea Badan PI_ kiran. kaliga Radan Kewanl Napsoe, ka'ampat Badan Djasmani (kasar), ditambah kaliala Sarinja Api (dari matahari). ka'anem Sarinja Aer (dari ~emboelan), ka. toedjoeh Sartnjs AnQin (dari Bintang), kadelapan Sa. rinja Boemi, di Theosofie diseboel Prakit ri DeIapaII. Manoesia ini alsal dar i Toeban IItawa sabaglan darl Toehan, toeroen di doenia melipoetl dlrinja deogea dzat· dzat jang lebih kaur. jailoe Prakilrl terseboet diatas, dao bb/r di deen/a berwoedjoed manoesia. Jang dlbilang .. Lahlraja Toean Al~h· ' . jaitoe mandeail. O,ang boemipoelra biJang manoe sla lol djadi Warono Toeban= alia&·aling alawa topeo •. Sekarang brlogkalih perkata'ao jaoe Qaodjil lIoe i1alliJ gaadjililja. Tlil Gwe Tie.Kauw dlplndjem hoeat meojotjoki symbool. dal lag i bis I diambil tjotjoken dengr.o Patkwa, jaitoe It~ d.lapao tan. dl tengah diseboet Tbay Kik ;f;j). Djadi Palkwa i!()e ada symbool pend/rian maDoesia. begitoe dloega pengadjarsD Hindoe Tjoepoe = Cx 28 Ma'lk AttIlo Galno. kagoeaa'all delapall perkar., PIagadjaraanja dibflang A,tbo Broto. kalakoeaQ baik delapao parkar •. ; D.llem kltab To Tik Klog dl lembar permoela'an ad. diterangken bahoea Hoe kita b telab dItoeli. d~. o'g e. 5000 boeroef, dan d/bagl datem 81 fatsal, jaitoe angb 8 dengeo 1= 9. Djikaloe angka·angka itoetida membawa kamaoeao teotoe tlda perloe dilerangkeni djadi aogka Hoe soedah ada maksoednja sead/ri ,alloe 8 dengen 1 = 9 dan 5. Angka 5 jaitoe nngkesnja 9. tjoem3h diambil 1 Atmo, 2 Boedi. 3 Manns, 4 Kewanl 5 Djasmani. Seperti djoega dalem Kno.ng Tjoe wak: toe lahir, ada 5 Mahleloat loerOen di woewoengan roemah (:lL ;t lIf: 5!). Kaloe manoesia lahjr di do~nia tentoe sOefdab lèogkèp dengen Hoe 5 Malaekat. dan dalem kltab Bhagawad Gita djoega ada dimoeat 18 fat. sal. Dan saja J1erolah bat ja boekoe har! Almarhoem Toun Tjoa Tjoe Kwan di Solo, dlsitoe diterangkea nama koewe jang boeat sembahjeng ada salah satoe kaewe oamloja Tlonghoa . kioe.tiflg klVt, jaitoé koewe lapis jang, menoetlOet Hoe nama. haroes 9 lapiSaDOja. Tapi brangkalih Liatwle Hoedjin sekaran, bloe bikin koe we lapis zonder itoengan lagi. Hari raja Tiongltoa. DI antara hari raja TiollghoR alia doea jang tida telep tanggal boelaoDja, jaitIJe Tjingblng dan Tangtielr, lang laen samoea tanggal boelannja tetep. seperti 5/5 Toao Yaog (~ lIJ), 15/7 Doag Goan (1'/" Jï:), 15/8 Tlong TjbiQ1e (r:J:I ~) 919. Tiong Yaog ( iIi: ~) lagl Khongtjoe ShedJit dan lCiesien. . Dalem harl raja Tionghoa biss dibagi djadi 3 bagilo: BlfgÎan kautoe, jaDg berhoeboeog sama poeternia Boem'i meogoelilingl m3tahari. jang meogadaken moealm Tjoen He Tjhioe TaDg. timbengaooja ini moe. sim dalem maa.uia Hi-no-Qij-lok, jaltoe hoeat lIIe. o••mboekeD: dl boemi menoemboeken bidji-bidji tetanelllBn. dalem manoe~ia rnenoemboeken peogartian j,nD m'll,oedjoc k. , ~à.cietjhID . Bagian kqdolJ8. her_<noinclude></noinclude> bh65krlu2ocj7w1kxe8r81vfdxf2pvi 320269 320267 2026-10-09T08:11:52Z Rama Danu Ikball 27826 320269 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Rama Danu Ikball" /></noinclude>vi. Hari raia Tionghos. (Oleh Siem Tieng Hien, Boekstedja), THIA GWE TIE KAUW. Thi Khong Shédjit atawa ,Hari Iahirsja Toeas Allah”. Ini perkata‘an kaliateonja ada gandjilsekalib, brangkalih maksoedsje jang bermoelah bikin iloe hart besar soepaja orang beroesaha tjeri djawabaonja itoe perkata'an gandjil. Boelan ka 1 tanggsl 9 ini angka bermaksoed dari 1 djedi 9, artinja 1 desgen 8 = 9, maka dalem kasampoerne'an manoesia dibilang (Ju ‘i OF HY —), boeang sembilan iantes poelang diadi satoe, jang satoe isinja, jang delapan wadahnja (tem- patnja). {0 ada syabool pendirioo manoesia, jaitoe 1 isim Atmo= 3rd Logos = Djiwa (groopzielaja ma- noesia, disitoe djadi temps! persatoean= eenkeid); jang 8, wadah, jaitoe : kesatoe Badan Boedhi, (pametal = permoela'an berdiri sendiri-serdiri), kadoea Badan Pi- Isican, katiga Badan Kewani Napsce, ba'ampat Badan Djasmani (kasar), ditambsh kaliwa Sarinje Api (deri matahari), ka'anem Sarinja Aer (dsti remboelan), kar toedjoeh Sarinje Angin (dari Bintang), kadelapan Sa- rinja Boemi, di Theosofie diseboet Prakitri Delapaa. Manvesia ini atsal dari Tochan atawa sabagian dati Toehan, toeroen di doenia melipoeti dirinja dengen dzat-dzat jang lebih kassr, jaitoe Prakitri terseboet di- atas, dan labir di deenia berwoedjoed manoesia. Jang dibilang ,,Labiroja Toean Alish”, jaitoe manoesia. Orang boemipoetra bilang manoesia ini djadi Warono Toehan= aling-aling atawa topeng. Sekarang brangkalih perkata‘an jang gandjil itoe ‘lang gandjilaja, ‘Tyia Gwe Tie-Kauw dipindjem boeat menjotjoki sya- bool, dae lagi bisa diambil tjotjokan dengen Pathwa, jaitoe segi delapan jang di tengah diseboet Thay Kik (ae Bi). Djadi Patkws itoe ada symbool pendirian me- aoesia, begitoe djoega pengadjaran Hindoe Tjoepoe 28 oD Manik Astlio Goeno, kagoena’an delopan perkars, pee ilang Astbo Broto, kalakoean baik delapan porkara. Dalem kitab To Tik King di lembar permoela‘an ada diterangken bahoea toe kitab telah ditoelis dee ngea 5000 hoeroef, dan dibsgi datem 81 fatsal, jaitoe angka § dengen 1= 9, Djikaloe angka-angka itoe tida membawa kamaoean tentoe tida perloe diterangken, djadi angka itoe soedah ada maksoedoja sendirijaitoe 8 dengen 1= 9 dan 5, Angka 5 jaitoe ringkesnja 9, tYoenmah diambil 1 Atmo, 2 Boedi, 3 Monas, 4 Kewanl, 5 Djasmani. Seperti djoega dalem Khong Tjoe wal toe labie, ada 5 Malzekat toeroen ewoengan roee mab (3 % Me BE). Kaloe manoesia lahir di doenia tentoe soedah léaghép dengen {toe 5 Malackat, dan dalem kieab Bhagawad Gita djoega ada dimceat 18 fat- sal. Dan saja peraah batja bockoe hari Almarhoem Town Tjoa Tjoe Kwa di Solo, disitoe diterangkea mama koewe jang boeat sembahjung ada salah satoe koewe namanja Tionghoa tioe-ting kwe, jaitoé koe we lapis jang, menoesoet ito nama, haroes 9 pisannja. Tapi brangkalih Liatwie Hoedjin sekarang kaloe bikin koewe lapis zonder itoengan lagl. Hari raja Tionghoa. Di antara hati raja Tioughoa ads does jang tida tetep tanggal boelannja, jaitde Tiingbing dan Tangtiek, jang Jaen samoea tanggal boelannja tetep, seperti 5/5 Toan Yang (J B3). 15/7 Tiong Goan (sf 5¢), 15/8 Tiong Tibioe (1 %) 9/9, Tiong Yang (aft H}} lagi Khong- toe Shedjit dan Riesien. Dalem hact raja Tionghoa bisa dibagi djadi 3 ba- gian: Bagian kasatoe, jang bethoeboeng sama poeter- nja Boemi mengoeliling! matahari, jang meagadaken moesim Tjoen He Tyhioe Tang, timbangennja ini moe- sim dalem maneesia Hi-no-aij-lok, jaitoe boeat me- neemboeken: di boemi menoemboeken bidji-bid taneman, dalem manoesia menoemboekea pengartian Jang mgnoedjoe ka kascetjian. Bagian kadoga, ber.<noinclude></noinclude> qcrhficrsjdc488rzkqcnoqxuimv0lj Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/19 104 116234 320268 2026-10-09T08:08:44Z Najwa Aulia Absi 1A 27778 /* Telah diuji baca */ 320268 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Najwa Aulia Absi 1A" /></noinclude>SAM KAUW. maleman Tjapgouwme, maski di straat depan roemahnja ada liwat, perarakan Toapakong, dengen alesan "lebih baek menghormat di dalem hati." Ini anggepan moesti dirobah, sebab salaennja meroesak karageman dengen sasama kaoem agama, djoega merenggangken soedara poenja familie pada adat kabiasa'an dan oepatjara dari Agama Tionghoa. Kita poedjiken pada soedara boeat menghidoepin kombali segala atoeran dan kabiasa'an koeno, sebab inilah ada daja dan djalan jang paling gampang dan koeat boeat mendidik familie soepaja soeka perhatiken pada Agama leloehoer jang lambah lama semingkin koerang diperhatiken, hingga sekarang dengen gampang orang Tionghoa ketarik pada laen-laen agama 26 MENGOEATKEN AGAMA TIONGHOA. jang sedeng bekerdja sambil mendesek keras boeat tjari penganoet antara kila poenja bangsa jang marika taoe sifat ka'agama'annja sanget lemah dan entjer. Boeat lawan itoe serangan dan desekan, orang tida boleh goenaken sadja pikiran dan peroendingan tentang kebaekan dan kafaedahannja peladjaran Khong TJoe, Buddha dan Loo Tjoe jang orang banjak oemoemnja tida bagitoe soeka pikir dan perhatiken, hanja moesti dibantoe oleh apa-apa jang kaliatan. jang menarik dan bisa didjalanken, zonder pake terlaloe banjak tenaga pikiran dan segala matjem tjing-li. Maka itoe di sebelahnja philosofie agama dan pengataoean oemoem tentang sifat dan toedjoeannja Agama Tionghoa, ada perloe kita-orang 27<noinclude></noinclude> i52zcpkqq2nrpwowsljfh0pqj0964fh Halaman:151 Ot Danum Dayak.djvu/6 104 116235 320270 2026-10-09T08:13:52Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320270 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 530. sihoi<br> 534. oekoen<br> 535. bahatī'<br> 536. konaotjīn<br> 537. kona<br> 539. oesioe tenoesoek<br> 540. oesioe sepoendang<br> 541. otjīn<br> 543. paroi<br> 544. bodja<br> 545. barī<br> 546. paroi<br> 547. patīng<br> 548. pakon<br> 549. oewoeng paroi<br> 550/<br> 551. rosoeng, aroe'<br> 553. tahap<br> 554. apoes, oepakparoi<br> 561. ritak<br> 562. sahangmasi<br> 563. tonjoe'<br> 565. sadja<br> 567. saboek<br> 569/<br> 570. kĕràmī<br> 571/<br> 572. rawoeng<br> 573. koesai<br> 576. tisim<br> 577/<br> 578. dīrit, baat<br> 579. rasoeng<br> 580. rasoeng paa'<br> 582. sěmoha'<br> 583. koram<br> 586. sĕramei<br> 588. oewah<br> 589. bènang<br> 590. soetěra<br> 593. notang<br> 600. měnaro'<br> 601. ngoeros {{multicol-break}} 602. tari<br> 603. ramboe'<br> 604. matoek<br> 608. pisau<br> 609. koepang<br> 611. loendjoe'<br> 612. sopot<br> 615. pongan<br> 616. torop<br> 617. těrawang<br> 620. sènapang<br> 621. sènawa'<br> 622. pěngoeroe'<br> 623. tèmbak<br> 624. oehing<br> 626. parang<br> 627. moesoeh<br> 628. bĕrīam<br> 629. notok koehoeng<br> 630. koporoepoen<br> 631. koeta'<br> 635. manang<br> 636. oeroen tanawan<br> 640. oeang kěpara<br> 653. kěmoeran<br> 655. oema'<br> 659. pakot<br> 660. kěmoeran<br> 662/<br> 663. nakĕranak<br> 664. bonjī'<br> 665. ngěmoeran<br> 668. masak<br> 669. mota'<br> 671. ngotom<br> 672. ngomin boea'<br> 674. kotowoeng<br> 677. ŕètak kěŕamboe'<br> 679. tìmoen<br> 681. sěmakoe'<br> 682. towoe'<br> 683. rètak katjang {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> onwo08p707wzsmpx7184k5836nmmn6u Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/37 104 116236 320271 2026-10-09T08:16:14Z MuhamadFauzan1a 27786 /* Telah diuji baca */ 320271 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="MuhamadFauzan1a" /></noinclude>SAM KAUW. tong jang dioeroes, dan begitoe poen pakerdja’an dari satoe Siang Hwe, atawa pakoempoelan politiek seperti Chung Hua Hui, Sabaliknja pakoempoelan Agama sa- matjem Sam Kauw Hwe tjoemah menambahken pe- ngartian, memboeka djalan boeat orang dapet katen- treman hidoep dan penerangan batin, jang samoea tida bisa lantes ''ditondjolin di moeka oemoem. Maka itoe boeat permoela’an, sabelonnja orang mengarti betoel toedjoeannja, lebih baek djangan adaken leden dan bestuur jang tetep dengen disertaken contributie dan sabaginja, kerna moengkin terdjadi banjak orang jang belon mengarti dan koerang sabar nanti oendoerken diri satengah djalan atawa timboelken karewelan, dan itoe lidmaatschap tjoemah djadi alat dari timboelnja 62 TOEDJOEAN BOEAT KADEPANIN, pemetjahan dan rintangan pada pakerdja’an, sedeng orang jang memang soedjoet, maski namanja tida tertja- tet sabagi,,lid”, toch bisa membantoe sabagimana moes- ti. Maka soedah tjoekoep itoe pergerakan dioeroes oleh beberapa orang jang berlakoe sabagi comite dan saling membagi pakerdja’an satoe pada laen menoeroet masing-masing poenja kapandean, kabisa'an, kasoe- djoetan dan kagiatan. Kapan di belakang hari itoe perge. rakan soedah mendjadi besar, koeat dan poenja kadoe- doekan tentoe, tiada soesah boeat adaken segala matjem atoeran jang tetep dan rapih. Tapi satoe pergerakan kabatinan ada lebih perloe sama kasoedjoetan, kasoeng~ goean hati dan kagiatan dari orang-orang jang ambil bagian, dan ini sifat-sifat jang sanget penting tida bisa 63<noinclude></noinclude> nf7iw2t5yobjza9exqdwlb8t4jzehi6 Halaman:151 Ot Danum Dayak.djvu/7 104 116237 320272 2026-10-09T08:20:26Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320272 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 684. bawang<br> 686. oewī<br> 688. bědoro<br> 689. tàri<br> 690. sahang<br> 691. onjoe<br> 692. boea' onjoe<br> 695. toeak<br> 701. koera'<br> 702. bohio<br> 703. poeoen nango'<br> 704. ora'<br> 705. kapas<br> 706. kapoek<br> 707. pondan<br> 709. naka'<br> 710. bèritī', ramboetan<br> 711. dahoedjan<br> 712. djamboe'<br> 713. rīhat<br> 716. poetī'<br> 717. aai<br> 720. rīman barī'<br> 721. rīman otjīn<br> 722. rīman masam<br> 723. koepī'<br> 726. kambin<br> 727. rěwonong<br> 728. āpoeh ètoek<br> 729. hènda'<br> 731. oeoi<br> 732. <5><br> 733. oetjan<br> 734. poeoen<br> 737. noekat<br> 739/<br> 740. daan, daai<br> 741. roepoek<br> 742-<br> 744. oehat <6><br> 746. daoen<br> 748. oepak kadjoe {{multicol-break}} 750. bĕrīèt<br> 752. kahat<br> 753. rawoet<br> 754. njatong<br> 755. njatong<br> 757. taroek<br> 758. toengoei<br> 759. boea'<br> 761. oepak boea'<br> 763. roeang<br> 764. oesin boea'<br> 765. toendoen<br> 766. kěsèran<br> 770. oeroe'<br> 771. oeroe-oeroe<br> 772. tingon<br> 773. těpoekas<br> 774. otjīn tana<br> 775. anak<br> 778. oengai<br> 779. paanotjīn<br> 780. toenjīk<br> 781. roekap<br> 786. īrat<br> 787. boeroe, boeroen<br> 789. kesara<br> 790. kotoroe<br> 794. bawoi<br> 797. njohopoen<br> 799. kombing<br> 800-<br> 802. harangan<br> 803. sapī'<br> 805. noehoei<br> 806. noehoei<br> 809. oetjang<br> 811. asoe'<br> 812. mangang<br> 813. poesa', oesing<br> 814. ngamèau<br> 815. harèmau<br> 816. ngĕrèhèn {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> hvhiwzup1lqksexv8nmdx4hsi96ewck Halaman:151 Ot Danum Dayak.djvu/8 104 116238 320273 2026-10-09T08:26:43Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320273 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 817. bahoeang<br> 818. tohotoeng<br> 822. ahom <7><br> 824. temboean, poenai<br> 825. okak<br> 827. anak manoek<br> 828. pohoek<br> 830. daroeng<br> 831. hoparap<br> 826-<br> 831. manoek<br> 835. oepīt<br> 836. koradjarang<br> 840. bangou<br> 843. atang<br> 844. otjīnaang<br> 846. pondan<br> 847. ngaat<br> 849. těrooes<br> 850. pělanoek<br> 851. bĕrawou<br> 852. ongis<br> 853. soroe'<br> 854. <8><br> 929. rowoet<br> 861. djara' <9><br> 865. lindoeng<br> 866. koehtoe'<br> 869. nitik<br> 870. koetoesanoe<br> 871. bàkang<br> 872. darot<br> 877. njamoe', rongit<br> 878. tinjoh rawang<br> 879. soekot<br> 881. běkarap<br> 884. <10><br> 886. rohī<br> 888. djaripan<br> 891. opan<br> 892. oendang<br> 893. djioe'<br> 894. oepak oesī' {{multicol-break}} 896. běkatak, kokong<br> 898. terasak<br> 899. boekot<br> 900. badjo<br> 901/<br> 902. korop<br> 903. koroenon<br> 905. rangīt<br> 906. matan ondou<br> 907. matan těnawan<br> 908. boeran<br> 910. boeran<br> 911. boeran těnawan<br> 912. metion <11><br> 917. tana'<br> 919. oetjan<br> 920. domoen<br> 921. hawoen<br> 923. rioe'<br> 924. doehoeng<br> 925. kokorang<br> 927. tana' koewoet<br> 928. bahioe<br> 930. danoem<br> 931. laoet<br> 932. nokak<br> 934. njoeroeng<br> 935. rīpak<br> 940. rangan<br> 942. tana'<br> 944. poerou<br> 945. roeak<br> 946. banot<br> 947. poeroek<br> 948. korong<br> 950. roeak<br> 951. data<br> 952. roeak<br> 955. himba'<br> 957. tadja'<br> 958. kosī {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> c76xuv2g9wt5e1sloumzc49a51qpf12 Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/20 104 116239 320274 2026-10-09T08:27:01Z Najwa Aulia Absi 1A 27778 /* Telah diuji baca */ 320274 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Najwa Aulia Absi 1A" /></noinclude> SAM KAUW, djalanken dan hidoepken poela apa jang dirasa bisa bantoe menarik dan mengoeatken kapertjaja'an ka itoe djoeroesan, tindakan mana haroes dimoelai lebih doeloe di kalangan familie dan roemah tangga sendiri. Memang boleh djadi, kapan ditimbang dan diselidikin dengen betoel satjara ilmoe pengataoean modern, nanti kadapetan djoega beberapa dari itoe kapertjaja'an, atoeran, oepatjara dan adat kabiasa'an toeroen- menoeroen dari Agama Tionghoa, jang moesti teritoeng pada kapertjaja'an tachajoel atawa tida masoek di akal. Tapi kapan orang pereksa isinja kitab-kitab soetji jang djadi poko dasar dari beberapa agama laen, lantes bisa diketemoeken sadjoemblah besar katerangan dan penoetoeram jang djoega moesti dipan 28 MENGOEATKEN AGAMA TIONGHOA dang tida masoek di akal, tachajoel atawa nonsens sama sekalih! Kaloe toch penganoet-penganoet dari itoe agama-agama , antara mana ada banjak orang-orang pande dan pinter, telah terima baek itoe oedjar-oadjar dan dongeng-dongengan jang bo-tjing-li, ini· lah ada dari lantaran marika mengarti, kapan itoe beberapa bagian jang lemah dan gondjét disingkirken, ada bahaja boeat antero pendiriannja itoe agama djadi roesak dan ambroek, hingga bagian-bagiannja jang baek poen toeroet berantakan. Begitoe djoega denge'n halnja Agama Tionghoa. Djikaloe kita illgin pelihara itoe poesaka dari kita poenja leloehoer soepaja tinggal koeat dan tegoeh terhadep desekan dari laen- laen agama, kite djangan 29<noinclude></noinclude> ojr0ccfouzi2s8uanpilaekywyex51y Halaman:151 Ot Danum Dayak.djvu/9 104 116240 320275 2026-10-09T08:30:19Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320275 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 959. djaran<br> 960. roetèk<br> 961. rokoei<br> 962. horang<br> 963. soengai<br> 964. patou<br> 965. moerik<br> 966. nohoes<br> 967. ot danoem<br> 968. damoemhadjo'<br> 969. batoe'<br> 970. tana'<br> 971. baras<br> 973. oemat<br> 974. rasoeng<br> 975. kěradjoe<br> 976. rèai<br> 977. boerou<br> 978. těkaroeng<br> 979. těkaroeng tiwak<br> 980. balirang<br> 981. tooe nosan<br> 982. tosan<br> 984. arong<br> 985. papak<br> 986 bawīn tosan<br> 987. katop<br> 988. baho'<br> 989. ngasa'<br> 991. toeroes pengingat<br> 992. merīksa'<br> 993. hoporoepoen<br> 994. ītjo' pakat<br> 995. oeroen dakang hadjo,<br>{{gap}}oeroen dakang koik<br> 996. oeroen ngěmoeran<br> 999. jěrahai<br> 1000. ītjo' pakat<br> 1001. tokoe' <12><br> 1003. merīksa'<br> 1004. barang dakang<br> 1005. dois {{multicol-break}} 1007. rèkai<br> 1008. oetoeng<br> 1009. roekī<br> 1010. morī'<br> 1011. darang<br> 1012. moerah<br> 1013. oetang<br> 1014. nahkī<br> 1015. bajar, nahoen<br> 1016. měŕakang<br> 1017/<br> 1018. ngindjam<br> 1019. mòrī'<br> 1020. nonga<br> 1021. njanda'<br> 1022. nawar<br> 1025. apar ?<br> 1026-<br> 1028. dasīng<br> 1029/<br> 1030. kapar<br> 1033. aroet <13><br> 1038. bohosoi<br> 1041/<br> 1042. timba', nimba'<br> 1043. ngawoes<br> 1050. ratīng<br> 1058. oeroen nawan<br> 1060. morī', henjiot<br> 1061. hadjo'<br> 1062. koik<br> 1063/<br> 1064. omboe', tahī<br> 1065/<br> 1066. rīwak, èam tahī'<br> 1067. monjak, boerak<br> 1068. kapan<br> 1070. mipih<br> 1071. kĕrara<br> 1072-<br> 1074. boerak<br> 1075. īsoen, mahangkas<br> 1076. rīwak<br> 1079. bĕrīnok {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> hy3g3fv8t7oymueolrgcec9rotlm4i7 Halaman:151 Ot Danum Dayak.djvu/10 104 116241 320276 2026-10-09T08:34:26Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320276 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 1080/<br> 1081. moros<br> 1082. mia'<br> 1083/<br> 1084. timban<br> 1085/<br> 1086. èam timbon<br> 1087. īsoen<br> 1088. pinda'<br> 1089. morong<br> 1090. mèkong<br> 1096. mahian<br> 1097. rèndai<br> 1098. menjoot<br> 1101. mahang<br> 1102. beromoe'<br> 1104/<br> 1105. bĕrasoet<br> 1106/<br> 1107. sĕrongīn<br> 1109/<br> 1110. běrèrèng<br> 1112. rapakopat<br> 1113. kěramba<br> 1115. hitjop<br> 1116. hadjo'<br> 1117. marot, baas<br> 1118. èam baas<br> 1119. bahanjī<br> 1121. běkoras<br> 1125. todja<br> 1127. bīsa'<br> 1130. pijos, boeah<br> 1132. pijos<br> 1133. pijos<br> 1134. pijos<br> 1135. pijos<br> 1136. djaat<br> 1137. djaat<br> 1138. djaat<br> 1139. djaat<br> 1142. boeang<br> 1143. toewī {{multicol-break}} 1146/<br> 1147. berohon<br> 1148/<br> 1149. běkoeat<br> 1150. oko', tahī'<br> 1152. biou'<br> 1153. bahoea'<br> 1154. mara'<br> 1155. pijos<br> 1156. boo'<br> 1159. oeang<br> 1160. tajaang<br> 1161. momī<br> 1162. mosom<br> 1163. poit<br> 1164. djipo-djipot<br> 1166. tonjoe<br> 1167. poetī'<br> 1168. mitom<br> 1169. mangan<br> 1170. kora-kora<br> 1171. bèhènda'<br> 1172. bèhidjou<br> 1173. bèhidjou<br> 1174. ngoerah<br> 1175. doeon<br> 1176. nonga<br> 1189. ngomin<br> 1180. ngomin<br> 1194. ngitoeng<br> 1195. tooe'<br> 1196. ngitoeng horoe<br> 1197. tĕringou<br> 1198. bèrek<br> 1199. kanī'<br> 1200. toni<br> 1202. oenoekaring<br> 1203. menjanji<br> 1206. nokotoi<br> 1208. tooe'<br> 1210. ngonang<br> 1211. naakoeng {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 8qbbo3gna1a2cqvf78ks0xxqorcz5bx Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/23 104 116242 320277 2026-10-09T08:39:41Z MuhamadFauzan1a 27786 /* Telah diuji baca */ 320277 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="MuhamadFauzan1a" /></noinclude>SAM KAU djoeroesan, hingga itoe ,,Agama Tionghoa” atawa ,,Khong Kauw” atawa ,,sam Kauw” jang marika ka- tanja ada anoet, sabenernja tjoemah ''nama''atawa ''merk'' meloeloe Pada ini golongan jang terseboet paling belakang dan pada masa ini ada paling besar djoemblahnja, kapan kabetoelan lagi ada tempo atawa kasempetan kaoe haroes toetoerken ini dan itoe boeat tarik per- hatiannja atawa menambahin pengataoeannja tentang kafaedahan mendjoengdjoeng agama leloehoer sendiri dan mempeladjarin philosofie Sam Kauw. Djikaloe itoe orang jang diadjak bitjara kaliatannja ketarik, sa- toe tempo kapan hendak pergi djalan-djalan ka salah satoe Klenteng kaoe boleh adjak ia atawa familienja 34 PENJIARAN DI LOEAR. boeat toeroet bersama-sama, Kapan di tempat kadiam- anmoe ada pakoempoelan jang dalem tempo-tempo jang tentoe bikin pertemoean boeat meroendingken peladjaran Khong Tjoe atawa Buddha, tjobalah minta padanja boeat toeroet berhadlir, Djikaloe belon ada itoe matjem pakoempoelan, dan kaoe ada poenja boe- koe-boekoe atawa madjallah jang menerangken sam Kauw atawa Agama Tionghoa, tjobalah perloein kasih ia pindjem batja. Dengen begitoe kaoe nanti bikin perhatiannja ketarik ka ini djoeroesan, soepaja djikaloe kadatengan propagandist dari laen agama boeat mem- boedjoek dan mengandjoerin, ia tida bisa gampang tergerak hati boeat mengékor. Terhadep orang Tionghoa jang soedah memelok 35<noinclude></noinclude> 4quapiia1g0bsh4xd34zce5viapb4c3 320278 320277 2026-10-09T08:40:22Z MuhamadFauzan1a 27786 320278 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="MuhamadFauzan1a" /></noinclude>SAM KAU djoeroesan, hingga itoe ,,Agama Tionghoa” atawa ,,Khong Kauw” atawa ,,sam Kauw” jang marika ka- tanja ada anoet, sabenernja tjoemah ''nama'' atawa ''merk'' meloeloe Pada ini golongan jang terseboet paling belakang dan pada masa ini ada paling besar djoemblahnja, kapan kabetoelan lagi ada tempo atawa kasempetan kaoe haroes toetoerken ini dan itoe boeat tarik per- hatiannja atawa menambahin pengataoeannja tentang kafaedahan mendjoengdjoeng agama leloehoer sendiri dan mempeladjarin philosofie Sam Kauw. Djikaloe itoe orang jang diadjak bitjara kaliatannja ketarik, sa- toe tempo kapan hendak pergi djalan-djalan ka salah satoe Klenteng kaoe boleh adjak ia atawa familienja 34 PENJIARAN DI LOEAR. boeat toeroet bersama-sama, Kapan di tempat kadiam- anmoe ada pakoempoelan jang dalem tempo-tempo jang tentoe bikin pertemoean boeat meroendingken peladjaran Khong Tjoe atawa Buddha, tjobalah minta padanja boeat toeroet berhadlir, Djikaloe belon ada itoe matjem pakoempoelan, dan kaoe ada poenja boe- koe-boekoe atawa madjallah jang menerangken sam Kauw atawa Agama Tionghoa, tjobalah perloein kasih ia pindjem batja. Dengen begitoe kaoe nanti bikin perhatiannja ketarik ka ini djoeroesan, soepaja djikaloe kadatengan propagandist dari laen agama boeat mem- boedjoek dan mengandjoerin, ia tida bisa gampang tergerak hati boeat mengékor. Terhadep orang Tionghoa jang soedah memelok 35<noinclude></noinclude> 2k3mvvgtqifknbqo1hions93wj1zotj 320279 320278 2026-10-09T08:41:16Z MuhamadFauzan1a 27786 320279 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="MuhamadFauzan1a" /></noinclude>SAM KAUW djoeroesan, hingga itoe ,,Agama Tionghoa” atawa ,,Khong Kauw” atawa ,,sam Kauw” jang marika ka- tanja ada anoet, sabenernja tjoemah ''nama'' atawa ''merk'' meloeloe Pada ini golongan jang terseboet paling belakang dan pada masa ini ada paling besar djoemblahnja, kapan kabetoelan lagi ada tempo atawa kasempetan kaoe haroes toetoerken ini dan itoe boeat tarik per- hatiannja atawa menambahin pengataoeannja tentang kafaedahan mendjoengdjoeng agama leloehoer sendiri dan mempeladjarin philosofie Sam Kauw. Djikaloe itoe orang jang diadjak bitjara kaliatannja ketarik, sa- toe tempo kapan hendak pergi djalan-djalan ka salah satoe Klenteng kaoe boleh adjak ia atawa familienja 34 PENJIARAN DI LOEAR. boeat toeroet bersama-sama, Kapan di tempat kadiam- anmoe ada pakoempoelan jang dalem tempo-tempo jang tentoe bikin pertemoean boeat meroendingken peladjaran Khong Tjoe atawa Buddha, tjobalah minta padanja boeat toeroet berhadlir, Djikaloe belon ada itoe matjem pakoempoelan, dan kaoe ada poenja boe- koe-boekoe atawa madjallah jang menerangken sam Kauw atawa Agama Tionghoa, tjobalah perloein kasih ia pindjem batja. Dengen begitoe kaoe nanti bikin perhatiannja ketarik ka ini djoeroesan, soepaja djikaloe kadatengan propagandist dari laen agama boeat mem- boedjoek dan mengandjoerin, ia tida bisa gampang tergerak hati boeat mengékor. Terhadep orang Tionghoa jang soedah memelok 35<noinclude></noinclude> 07bv2nhnsuceoiz50sv76ws0seis031 Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/24 104 116243 320280 2026-10-09T08:53:44Z MuhamadFauzan1a 27786 /* Telah diuji baca */ 320280 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="MuhamadFauzan1a" /></noinclude>SAM KAUW. laen agama, ada lebih baek kita-orang djangan ber- daja boeat tarik marika kombali pada agama leloehoer sendiri, katjoeali djikaloe iaorang balik ka dalem Ka- pertjaja’an lama dengen maoenja sendiri. Persaingan dalem soeal agama saberapa boleh haroes disingkirken, kerna itoe ada mengoendjoek kabodoan dan katjoe- petan jang haroes diboeat tertawa’an. Soedah tjoekoep djikaloe kita ambil sadja tindak-tindakan oentoek ''Teks miring''per- koeatken Agama Tionghoa dalem kalangan orang jang masih tinggal tetep memegang kaperljaja‘an dari leloe- hoernja sendiri. Djikaloe kita tida merasa senang pa- da perboeatan kaoem agama laen jang gemer tarik penganoet antara orang-orang jang masih memelok Sam Kauw, djanganlah kita sendiri berboeat begitoe 36 PENJIARAN DI LOEAR pada marika poenja golongan. Biarlah masing- masing mentjari kaselametan dan katentreman dengen merdika dan menoercet soekanja sen- diri. Djanganlah memboedjoek pada penganoet aga- ma laen satjara mendesek, mengantjem atawa mena- koet-nakoetin, sambil memoedji-moedji agama sendiri dan tjelah agama jang itoe orang lagi anoet satjara perboeatan orang dagang jang bersaingan sengit boeat mereboet langganan, kerna ini ada perboeatan rendah jang tida tjotjok sama sikep dari marika jang hendak menjiarken kasoetjian dan kabe- neran. Djadinja sabisa-bisa kaoem Sam Kauw ''djungan menggretjok'' pada kapestjaja’an dan kasoeka'an dari 37<noinclude></noinclude> 5tt6iwhtwh4guv9gpyrg17knuof8ucd 320281 320280 2026-10-09T08:55:30Z MuhamadFauzan1a 27786 320281 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="MuhamadFauzan1a" /></noinclude>SAM KAUW. laen agama, ada lebih baek kita-orang djangan ber- daja boeat tarik marika kombali pada agama leloehoer sendiri, katjoeali djikaloe iaorang balik ka dalem Ka- pertjaja’an lama dengen maoenja sendiri. Persaingan dalem soeal agama saberapa boleh haroes disingkirken, kerna itoe ada mengoendjoek kabodoan dan katjoe- petan jang haroes diboeat tertawa’an. Soedah tjoekoep djikaloe kita ambil sadja tindak-tindakan oentoek ''per- koeatken'' Agama Tionghoa dalem kalangan orang jang masih tinggal tetep memegang kaperljaja‘an dari leloe- hoernja sendiri. Djikaloe kita tida merasa senang pa- da perboeatan kaoem agama laen jang gemer tarik penganoet antara orang-orang jang masih memelok Sam Kauw, djanganlah kita sendiri berboeat begitoe 36 PENJIARAN DI LOEAR pada marika poenja golongan. Biarlah masing- masing mentjari kaselametan dan katentreman dengen merdika dan menoercet soekanja sen- diri. Djanganlah memboedjoek pada penganoet aga- ma laen satjara mendesek, mengantjem atawa mena- koet-nakoetin, sambil memoedji-moedji agama sendiri dan tjelah agama jang itoe orang lagi anoet satjara perboeatan orang dagang jang bersaingan sengit boeat mereboet langganan, kerna ini ada perboeatan rendah jang tida tjotjok sama sikep dari marika jang hendak menjiarken kasoetjian dan kabe- neran. Djadinja sabisa-bisa kaoem Sam Kauw ''djungan menggretjok'' pada kapestjaja’an dan kasoeka'an dari 37<noinclude></noinclude> kneif71k3mhq54hgf2bufzoqsr0p0jw Halaman:151 Ot Danum Dayak.djvu/11 104 116244 320282 2026-10-09T08:59:23Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320282 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 1212. nětango'<br> 1214. njěkoekoe'<br> 1215. njěkěrèpīt<br> 1216. ngaakoep<br> 1220. ngaba'<br> 1221. ngotang<br> 1223. monjoen<br> 1224. ranon<br> 1225. haririk<br> 1227. ngonīh<br> 1228. noto'<br> 1229. boean<br> 1233. njèkahak<br> 1234. nasoeoet<br> 1236/<br> 1237. ngarok<br> 1238. sadjang<br> 1239. besīngi'<br> 1240. ngomohoe<br> 1242-<br> 1244. nohoewang<br> 1245. ngoeap<br> 1246. ngatop<br> 1251. boeah<br> 1253-<br> 1255. poroh<br> 1259. ngoeros, ngèhèmok<br> 1260/<br> 1261. nèkatoek<br> 1262/<br> 1263. oemot, tondo<br> 1264. ngahoet<br> 1265/<br> 1266. mesoehoek<br> 1267. noetoei<br> 1268. moetah<br> 1269. njawot<br> 1270. badjai<br> 1271. ngoean djaat<br> 1272. barīk<br> 1276. makat<br> 1277. kěrowoek<br> 1278. ngarī'<br> 1284. romoet {{multicol-break}} 1286. toerak<br> 1291. ngopī'<br> 1292. maros<br> 1293. ītjo<br> 1294. doeo<br> 1295. toroe<br> 1296. opat<br> 1297. rīmo<br> 1298. onom<br> 1299. pitoe<br> 1300. djaroe<br> 1301. sijof<br> 1302. sěpoeroe<br> 1303. sěbalas<br> 1304. doeobalas<br> 1305. toroebalas<br> 1310. djaroebalas<br> 1311. sijoi balas<br> 1312. doeopoeroe<br> 1313. doeopoeroe ītjo<br> 1315. doeopoeroe rīmo<br> 1316. toroe poeroe<br> 1317. opat poeroe<br> 1318. rīmo poeroe<br> 1319. onom poeroe<br> 1323. sěratoes<br> 1324. sěhoedjan<br> 1325. sěpoeroek oedjan<br> 1326. potong doeo.<br> 1327. potong opat<br> 1328. sino'<br> 1329. honoeo'<br> 1330/<br> 1331. těpatoek<br> 1332/<br> 1333. kodoeo'<br> 1336/<br> 1337. pěngoepah, pěngoemot<br> 1338. pīra'<br> 1339. aro'<br> 1340. kokoik<br> 1341. adiang {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 90kzofemhx23l0ez7padzdmx7qvzg33 Halaman:Seroehan dan peringetan oentoek marika jang masih tetep menghargain Sam Kauw atawa agama Tionghoa.pdf/25 104 116245 320283 2026-10-09T09:05:20Z MuhamadFauzan1a 27786 /* Telah diuji baca */ 320283 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="MuhamadFauzan1a" /></noinclude>SAM KAUW. orang-orang jang menganoet agama laen, Kita-orang haroes inget, pada beberapa agama ada dipakerdjaken penjiar-penjiar atawa djoeroe-djoeroe.chotbah jang da pet gadji dan hidoep dari itoe pakerdja’an meloeloe hingga, boeat membélain bakoel nasinja, iaorang ter- paksa moesti berdaja keras boeat dapet banjak pe- nganoet jang nanti menoendjang marika poenja peng- hidoepan. Djikaloe pakerdja’annja gagal atawa itoe agama ,,tida lakoe“ sama sekalih, pentjariannja hidoep: nja poen toeroet ilang. Doeloe di Buitenzorg ada satoe kaoem agama jang bekerdja satjara loeas, kerna dapet toendjangan oe- wang sanget besar dari Amerika, hingga bisa boeka sekola sekola, hospitaal dan laen-laen pendirian sa 3B PENJIARAN Di LOEAR. tengah amal, jang toedjoeannja ada boeat tiari penga- noet. Tapi koetika sasoedahnja bekerdja beberapa taon ternjata tida memberi hatsil jang diharep, jaitoe orang jang ketarik dan pelok itoe agama ada amat ketjil djoemblahnja, lantes itoe sekola, hospital dan laen laen ''dikoebraken'', dipindah ka laen tempat jang mem- beri lebih banjak harepan. Inilah ada boekti jang njata dari tjara bekerdjanja beberapa kaoem agama, jang pandang soeal ''tjari penganoet'' ada kapentigan kasa- toe, sedeng soeal ''mengamal'' dan menoeloeng sasama manoesia teriloeng pakerdja’an nomor doea. Maka itoe boeat sekarang ini ada lebih baek kaoem Sam Kauw djangan bertindak boeat tarik kombali orang-orang Tionghoa jang soedah masoek pada laen 39<noinclude></noinclude> 61u6cgp6ri06asyuugsqdk21z53bvy1 Halaman:151 Ot Danum Dayak.djvu/12 104 116246 320284 2026-10-09T09:06:11Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320284 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 1347/<br> 1348. romoet, aro'<br> 1349. koik-koik<br> 1350. parīng<br> 1356. ītjo itjo'<br> 1357. akoe'<br> 1358. akoe' boengok<br> 1359. īko<br> 1362. īkam<br> 1363. ījo<br> 1365. ikai<br> 1366. ikai<br> 1368. īro'<br> 1369. tepoe iri akoe'<br> 1370. tepoe iri īkai<br> 1373. tepoe iri īko'<br> 1374. tepoe iri īkam<br> 1375/<br> 1376. tepoe iri ījo'<br> 1379. ījai<br> 1380. īnon<br> 1382, angoemo<br> 1383. ītoe<br> 1385/<br> 1386. ītoe, atoe<br> 1388. angotoi<br> 1389. anganai<br> 1394. ondou <14><br> 1398. beroang<br> 1402. marom <15><br> 1406. tooen<br> 1407. badja<br> 1408. hoenītoe<br> 1409. honjoeroe<br> 1411. kětika' haroe<br> 1412/<br> 1413. hoesoek, horoe'<br> 1416. nanai, noni<br> 1418. boeha' toe<br> 1419. boeha' toe horoe<br> 1420. itoe hondou<br> 1422. hawoen<br> 1423. mahawoen koroean {{multicol-break}} 1426. anai kětīka<br> 1427. ketīka'<br> 1428. oemot<br> 1429. djaham<br> 1435. komoeroī<br> 1436. kotooe'<br> 1437. adiang<br> 1439. takandiang<br> 1440. pinda'<br> 1441. takanpinda<br> 1445. aang<br> 1446. takan<br> 1447. dapot<br> 1448. aang<br> 1449. aang<br> 1450. aroewang<br> 1451. njaroeka<br> 1452. domī'<br> 1453. matjoe'<br> 1454. rokoep<br> 1460. amo<br> 1461. koroukoewo<br> 1462. kěritoe<br> 1465. kakoewo<br> 1466. toeoe'<br> 1467. kowaa'<br> 1469. maa<br> 1470. dahang<br> 1471. èam<br> 1472. ījo'<br> 1474. èam<br> 1475. ara'<br> 1476. ījo', kia'<br> 1477. kia'<br> 1478. donī<br> 1479. tapī'<br> 1481. tapī'<br> 1482. kia'<br> 1486. èam aro' {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> ca8fv2q53emtntsuxuco1mqmzi6isws Halaman:153 Piru, Seram.djvu/10 104 116247 320285 2026-10-09T09:07:06Z Thersetya2021 15831 /* Tanpa teks */ 320285 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="0" user="Thersetya2021" /></noinclude><noinclude></noinclude> 30jx1lygruprj5alacv96idkwiji99b Halaman:153 Piru, Seram.djvu/9 104 116248 320286 2026-10-09T09:09:36Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320286 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="12"> (rain cloud)<br> # Hala - Solo - Reroe - Nihii - Laha - Koeda - Hahan<br>{{gap}}{{gap}} Nopani - Tada<noinclude></noinclude> natn0ldpae6auyfv1yjmvf1tl6097g7 Halaman:153 Piru, Seram.djvu/8 104 116249 320287 2026-10-09T09:14:47Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320287 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 965. iloeloe woelé leté<br> 966. iloeloe woelé laoe<br> 967. w. oeloené<br> 968. hélèné<br> 969. Hatoe<br> 970. Toönaï<br> 971. Toönaï<br> 973. Taät<br> 974. Tembaga, Liti<br> 976. Salaka<br> 977. Halawané<br> 979. Soepikai<br> 980. Welirang<br> 1194. pikir<br> 1195. Réoewa {{multicol-break}} 1196. Paläé<br> 1197. Mataninoe<br> 1198. Menjankal<br> 1199. Oholé<br> 1200. Malé<br> 1201. Pasasa<br> 1202. Lépa<br> 1203. Kenta'ra<br> 1206. Péha<br> 1220/<br> 1221. <13><br> 1238. Oealaé<br> 1239. Bintji<br> 1240. iroe héë<br> 1267. Manéoe {{multicol-end}} '''3. NOTES'''<br> 1. body of an animal = A n a n e<br> 2. (one half)<br> 3. ("severe illness")<br> 4. (does not occur)<br> 5. Generally no different kinds of spirits> are distinguished.<br>Boentianak: for women who died during childbirth.<br> 6. is thought to live in the sky<br> 7. (no native kind of knife exists)<br> 8. gambar {{gap}}(wood) {{gap}}Aititing{{gap}}gambar{{gap}}Tipilé<br> 9. of banana: h o e l i ǐ<br> 10. white pigeon. = Ahoené papoetiǐ<br>blue pigeon = Ahoenémamalaä<br>European pigeon = Mané latoe<br> 11. white heron = kondo<br>brown heron = monsowaelé <monsowoelé ?><noinclude></noinclude> h43khu04l1012f6omaw97knrk0iozqb 320288 320287 2026-10-09T09:16:39Z Thersetya2021 15831 320288 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 965. iloeloe woelé leté<br> 966. iloeloe woelé laoe<br> 967. w. oeloené<br> 968. hélèné<br> 969. Hatoe<br> 970. Toönaï<br> 971. Toönaï<br> 973. Taät<br> 974. Tembaga, Liti<br> 976. Salaka<br> 977. Halawané<br> 979. Soepikai<br> 980. Welirang<br> 1194. pikir<br> 1195. Réoewa {{multicol-break}} 1196. Paläé<br> 1197. Mataninoe<br> 1198. Menjankal<br> 1199. Oholé<br> 1200. Malé<br> 1201. Pasasa<br> 1202. Lépa<br> 1203. Kenta'ra<br> 1206. Péha<br> 1220/<br> 1221. <13><br> 1238. Oealaé<br> 1239. Bintji<br> 1240. iroe héë<br> 1267. Manéoe {{multicol-end}} '''3. NOTES'''<br> # body of an animal = A n a n e<br> # (one half)<br> # ("severe illness")<br> # (does not occur)<br> # Generally no different kinds of spirits> are distinguished.<br>Boentianak: for women who died during childbirth.<br> # is thought to live in the sky<br> # (no native kind of knife exists)<br> # gambar {{gap}}(wood) {{gap}}Aititing{{gap}}gambar{{gap}}Tipilé<br> # of banana: h o e l i ǐ<br> # white pigeon. = Ahoené papoetiǐ<br>blue pigeon = Ahoenémamalaä<br>European pigeon = Mané latoe<br> # white heron = kondo<br>brown heron = monsowaelé <monsowoelé ?><noinclude></noinclude> 7mwix0qdwojwz1rgmhrrxxre2pf8w5q Halaman:153 Piru, Seram.djvu/7 104 116250 320289 2026-10-09T09:25:26Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320289 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 805. Onané<br> 809. Mendjangan<br> 811. Asoe<br> 812. Paélé<br> 814. Mamaoe<br> 823. Kaswali<br> 824. Ahoené <10><br> 826. Manoe hena<br> 828. Manoe inané<br> 830. Manoe toelalé<br> 834. Lakatoea<br> 835. Partjitji<br> 836. Oelan inané<br> 840. <11><br> 843. Manéril<br> 844. Manoe<br> 846. Raroené<br> 847. Raroela<br> 851. Poeéné<br> 852. Poeélatoe<br> 861. oewété<br> 865. Maloeoe<br> 866. Oetoe<br> 869. Oetoe<br> 870. Oetoe<br> 871. lawai<br> 872. pénaǐ<br> 877. sisilé<br> 878. Lahoekoekoe<br> 881. Kawahatan<br> 884. Manisi<br> 886. Njiai<br> 888. Laliané<br> 891. Tjatjing<br> 892. Métalé<br> 893. lamané<br> 894. Patoe oesan<br> 896. Koealoelé<br> 898. Laoso<br> 899. Lala ólé <élé ?><br> 900. Koinjamai {{multicol-break}} 901. Papené<br> 902. wénoe<br> 903. Doenia<br> 905. Lanité<br> 906. Lémaätané<br> 907. Lémaätané pali<br> 908. Hoelané<br> 911. Hoelané pali<br> 912. Kalé malé<br> 917. Boemi<br> 919. Oelané<br> 920. Wöoelé <Woöelé ?><br> 921. Mohiné <12><br> 924. Pakoekoe<br> 925. Pakoekoe hatoen<br> 927. Isoe<br> 928. Anin<br> 929. Lihoeté<br> 930. Waele<br> 931. Meǐté<br> 932. Méti<br> 934. Loepénoe<br> 935. Kaloelané<br> 938. Nahaǐté<br> 939. Lalané<br> 940. Saäloe<br> 941. Alakoekoe<br> 942. Lamoeli<br> 944. Noesa<br> 946. Tétoen<br> 947. Oelaté<br> 948. Oelaté<br> 951. Laätalé<br> 952. Soökaä<br> 955. Ai jéla<br> 959. Lalan<br> 960. Tontaǐné<br> 961. Ainéaä<br> 962. Aoeté<br> 963. Waél hatan<br> 964. Titané {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 2o8gyimgc6wi350tynw2xfngci8k1em Halaman:153 Piru, Seram.djvu/6 104 116251 320290 2026-10-09T09:27:51Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320290 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 662/<br> 663. Moelaä<br> 664. Hini<br> 665. Tanéé<br> 668. papé<br> 669. Kopoö<br> 674. Djagong<br> 677. Ahoewéé<br> 679. Papinjo<br> 681. Tabako<br> 682. Tehoe<br> 683. Katjang tepong<br> 685. Kalabosa<br> 686. oehi<br> 688. kasbi<br> 689. Wakal, Etoe<br> 690. Partoekan<br> 691-<br> 693. Niwélé<br> 695. Nawai<br> 696. Maänoenoeté<br> 697/<br> 698. toeaǎ<br> 701. Nasoe<br> 702. Poenélé<br> 703. Lapia ainé<br> 704. Lapia<br> 705. Kapas<br> 707. Raramoni<br> 708. Aoehoewané<br> 709. Nongga<br> 710. ramboetan<br> 711. Toer'iané<br> 713. Lasa'té<br> 716. Témaǐ<br> 717. Témaǐ péë<br> 720. Soesi mosoesoe<br> 721. Soesi maä<br> 722. Soesi<br> 723. Koppi<br> 726. gambir<br> 728. Kapoelé {{multicol-break}} 729. Oeniné<br> 731. Awaté<br> 732. Oetéë<br> 733. Teliné<br> 734. Ai<br> 737. Saä oelaté<br> 739/<br> 740. Saänané<br> 741. Ae oetéë<br> 742-<br> 744. Ai wakoö<br> 746. Ai wataä<br> 748. Ai oesané<br> 750. Teoeloeoe<br> 752. Hoea<br> 753. Kamoe<br> 754. Teoeloeoe<br> 755. Esi<br> 757. Saänané kakǐiniǐ<br> 758. Hoeka hoeka<br> 759. Ai noewané<br> 761. Oesané<br> 763. Hatoené<br> 764. isiné<br> 765. Oenoené, hoelilǐ <9><br> 766. Wa élé<br> 770. Hoetaä<br> 771. Hoetaä<br> 772. Wélahoetoe<br> 774. Bina'tang<br> 778. Kaloeöe<br> 779. Aǐra<br> 780. Istelopiǐ<br> 781. Istelopiǐ<br> 786. Tihoö<br> 787. Hoeloené<br> 789. Manoené loemah<br> 790. Teloeöe<br> 794. Hahoe<br> 799. Pépi <Pipi ?><br> 803/<br> 804. Kerbo {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> d998bv739yug53qk6aqbu6o1k8agvjq Halaman:Surat-surat perdjandjian antara Kesultanan Bandjarmasin dengan pemerintahan2 VOC.pdf/44 104 116252 320291 2026-10-09T09:30:46Z Aditya antariksawan 27743 /* Telah diuji baca */ 320291 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Aditya antariksawan" /></noinclude>verwijderinge sal te verrigten sijn, dag soo dat anders uijtvallen mogten tegen hoopen wensch of dat die volkeren sig soo vast aan de Engelsche hadden gemaakt dat sij daar van niet konde loskomen, sonder UE voor te werpen dat deese haar dan gerustelijk op die selfde wijse als wij op haer beurt weder soude aantasten en dwingen tot prestatie van de aan haar gedane beloften ten sij dat sig ons bij het nieuwe contract verbinden , haar teegen den voorsz : Engelsche te beschermen , soo moeten UE sig wel wagten van diergelijke hatelijke en omtrent verbod aangaan laftige conditien aantegaan , haar doende begrijpen dat het van een defen- de Compe nog in staat is haare voorregten te bewaaaliantie ren, en een veel ouder regt op Banjer heeft als de sive teegen speciaal voorsz : Engelsche . het welk sij niet sal opgeven , waar bepalene bij nog komt dat de schaade die dese natie door de te aanvallen Franschen is aangedaan op Chormandel, aldaar ook niet onbekend sal blijven, soo dat UE des te gemakkelijker sig sullen kunnen houden buijten alle verpligtingen, om de Banjareesen te helpen , Speciaal te bepalene aanvallen , want generaale assiactie voor al defensie mogt ieder ' t sij volkoomen meede soo voordeelig Van den Staat als het kan, sonder dat het haar door een en ander der Saaken ten belet kan werden en daar op behoefd sig ook niemand spoedigsten na te allarmeeren hier in Indien van wat succes ook UE herwaards te negotiatie weesen mogten; op haare komste aldaar . zenden . sullen UE ten spoedigsten moeten kennisse geeven nopens den staat der saken , om so het nodig is haar onse nadere ordres te doen toekomen , en soo wij immers kunnen, door de komste van scheepen en volk uit Nederland , sullen wij UwE: in de maand April of Meij nog een schip toesenden, om een van de slegtst gestelde in besetting af te lossen , waarmeede men na bevinding van saken continueeren sal , geduurende ' t Ooster Saisoen terwijl UE sig daar ter plaatse soo veel mogelijk sal moeten proviandeeren van verversching voor het volk op de scheepen , waar toe ook eenige der contanten aan UE: meede Koopmanschappen gegeven dienen kunnen ten eijnde het gem: volk soo veel mogelijk gesond te houen den, ook heeft men eenige aldaar gewilde koopman- andere omtrent schappen doen afscheepen of er kans was deselve om 30<noinclude></noinclude> t0e6vjdniufauw8bftc95fwjzi9xkmn Halaman:153 Piru, Seram.djvu/5 104 116253 320292 2026-10-09T09:33:30Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320292 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 473. Ahoeroein<br> 474. Salièné<br> 475. Aoe<br> 476. poetoeloemah<br> 477. roenoe aoe<br> 478. poenoeh aoe<br> 482. lahoeoe<br> 483. Ahoelisi<br> 484. Ai<br> 485. Roenoe lampoe<br> 486. Poenoeh lampoe<br> 489. Tato lané<br> 493. oelé liti<br> 494. Oelin<br> 497. Pikalé<br> 498. Pika sahaä<br> 501-<br> 503. skotel<br> 505. Opite <7><br> 506. Eīté<br> 509. Ta'poe ai<br> 510. Sasi loeté<br> 511. Kaki aīné<br> 513. rei w.<br> 514. Aititing, Tipilé <8><br> 517. Koemin<br> 519. Takalasi<br> 520. Boëété <Boë été ?><br> 522. Pot<br> 524. Salaoe<br> 525-<br> 527. Pasamoea<br> 528. Goreng<br> 529. Toenoe<br> 530. Apéhoe<br> 534. Anai<br> 535. Aéra<br> 536. Tapoe²<br> 537. Oetana<br> 539. Ia ré mamataä <Ia né<br>{{gap}}{{gap}}mamataä ?> {{multicol-break}} 540. Ia ré mas'ékiǐ <Ia né<br>{{gap}}{{gap}}mas'ékiǐ ?><br> 541. Iané<br> 543. Alai oetoeöe<br> 544. Alai<br> 545. Alai<br> 546. Alai<br> 547. Alai hatan<br> 550/<br> 551. Esoené<br> 553. Siaté<br> 554. Alai oesané<br> 561. Boeboer<br> 562. Manis'i ahoewéé<br> 563. Tas 'iǐ<br> 565. Aloené<br> 567. Kata<br> 569/<br> 570. Lapoené<br> 573. Lalijaä<br> 576. sapi koko<br> 579. salaka<br> 580. soha<br> 582. anting²<br> 583. anting²<br> 588. Lawané<br> 593. Anéloe<br> 601. Wai nawai<br> 602. Walité<br> 603. Ahai<br> 604. Noti<br> 605. tasé<br> 608. Eĭté<br> 611. Tapoeloe<br> 613-<br> 616. Hoes 'oelé walité<br> 617. Awiné, Lámé óewané<br> 645. Toelé hoewané<br> 654/<br> 655. Molinoe alai<br> 659. pagar<br> 660. Tananéma {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> hh3ne7rj49t98dc1n7tzeuxycmhbarl Halaman:153 Piru, Seram.djvu/4 104 116254 320293 2026-10-09T09:43:39Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320293 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 267. Pio<br> 268. Léoe<br> 269. Léoe<br> 270/<br> 271. Oekoemanéé halainoen léë<br> 272/<br> 273. Oekoemanéé halainoen léë<br> 274. tjoetjoe<br> 275. Momo<br> 276. Momo<br> 281. Ina<br> 282. Ina<br> 295. Léoe<br> 296. Léoe<br> 297/<br> 298. Papa, ina<br> 299. Or'pai<br> 300. Or pai<br> 302/<br> 303. Amahoe<br> 304. Amahoe<br> 305. Piar'a<br> 306-<br> 309. Raoe<br> 310/<br> 314. Raoe<br> 315. Koea<br> 317. Koemendaé<br> 318. Koemohinaé<br> 320. Sohobaté<br> 330. Kasta<br> 331. Hatan<br> 333. Sabili <Toofer?><br> 337. Nitoe²<br> 338. Etan<br> 339. Soeha't <5><br> 343/<br> 344. Taoenoeoe<br> 345. Lahatalla <6><br> 354. soelaté<br> 356. séarita<br> 367. pri maïtsé<br> 369. Mamoeli {{multicol-break}} 370. Mamoeli<br> 371. Maoewin<br> 377. Taǐlané<br> 378. Latoe<br> 379. Latoe<br> 380. Latoe<br> 381. Latoe<br> 391. Selamat<br> 392. Tjilaka<br> 407/<br> 408. tola loema<br> 410. tjéré<br> 411. aoeléli<br> 412. taloe mahoeoe<br> 413. Léjana<br> 414. Dokter mahina'e<br> 418. Waloka<br> 421. Tihel (tifa)<br> 423. Ta taboean<br> 424. Koni koni<br> 427. Tahoeli<br> 428. Loji<br> 430. a'kopatah<br> 432. Alimé<br> 437. Loemah<br> 438. Sakohoné<br> 440. Kaha moeli<br> 441/<br> 442. Kahaä<br> 446. Asa'ä<br> 449. Samataä<br> 451. Djenela<br> 452. Sikoeoe<br> 453. Elané<br> 454. Elané<br> 458/<br> 459. Sakékélé<br> 465. Tapa'lané<br> 468. Tawal<br> 469. Karanoeloe<br> 470. Dego²<br> 472. Lahoetita {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> j6uoqqd94t0l6e5ran45qotxo8ls8xq Halaman:153 Piru, Seram.djvu/3 104 116255 320294 2026-10-09T09:47:12Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320294 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 128. a'<br> 130. ninoe<br> 131. Maseli<br> 134. Posi<br> 137. Léloe<br> 138. Matoeloe<br> 139/<br> 140. Mani<br> 144. Elé<br> 145. Taé<br> 146. Atapika<br> 147. Atakohoe<br> 148. Atapika<br> 149. Tola<br> 150. Lékéë<br> 152. Tola'<br> 153. naça<br> 154. Ahaǐ<br> 156. Beǐ beǐ<br> 158. Onar<br> 160. Waloe<br> 161. Mamali<br> 163. Hahali<br> 165. Kamamali ilé<br> 166. Lihi soesah<br> 167. Tahoelajé<br> 169. Kisi<br> 170. Ka'hoe<br> 172. Kasé noeoe<br> 173. Kasé noeoe<br> 174. Marola<br> 176. Hawa<br> 177. noroö<br> 182. Mahaé<br> 183. Mata<br> 184. Mata<br> 188. Bangké<br> 191. Koeboer<br> 192. Hoenoeh<br> 193. Waris<br> 196. Kéoewalé {{multicol-break}} 197. Lamoetoel<br> 198. Keoewalé néjaä<br> 200. Mélé<br> 203. Lamoetoelélah<br> 205. Palamoen tǐǐ<br> 207. Tijara tǐǐ<br> 209. Tijara tǐǐ<br> 210. Manoehal elah <3><br> 219. Oeloe mélé<br> 222. Ninoe pēnoe<br> 223. Pamanisi<br> 224. Kramp<br> 225. Mata<br> 227. Mooe mooe<br> 228. Toei<br> 229. Poetih<br> 231. Skélen mata héléké <4><br> 232. Méoené<br> 235. Ipamé woeoe<br> 236. Tamata<br> 237. Tamata<br> 238. Siě-lèn<br> 239. Nala<br> 241. Mendaé<br> 242. Mahina<br> 243/<br> 244. Mendaé<br> 245/<br> 246. Mahinaé<br> 248/<br> 249. Pra'wan<br> 250. Ofalanté<br> 252. Ofalanté<br> 255. Papa<br> 256. Ina<br> 257/<br> 258. Oekoemanéé halainoen léë<br> 261. Ofalanté mendaé<br> 262. Ofalanté mahina<br> 263. Tètè<br> 264. Mojang mahina<br> 266. Mojang {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 2q9rz9jf40cyuom8e80emmlk851hk01 Halaman:153 Piru, Seram.djvu/2 104 116256 320295 2026-10-09T09:52:10Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320295 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>'''2. PIRU: SERAM LIST''' {{multicol}} 1. Anarē <1><br> 2. Oeloen<br> 3. Oewan<br> 4. Oewar tahē taä<br> 5. oeloen<br> 6. Hoeai, Hoeloen<br> 8. Oeloen halo waä<br> 9. Telina<br> 11. Mata<br> 15. Matèn hahar'oe<br> 17. Mata waĕ<br> 18. ninoer<br> 20. ninoete<br> 21. Kai kaä<br> 22. Soewan<br> 25. Soewan oeloě<br> 27. Tala pésile<br> 28. Tala pésile<br> 29. Alaä<br> 30. Tala pésile<br> 31. Lamaä<br> 32. Hehar'a<br> 34. kakakēë<br> 33/<br> 35. niriǐ<br> 37. Sōlē hataroe<br> 38. sélér hatanē<br> 41/<br> 42. Soesoe<br> 45. soesoe hatoené<br> 46. soesoe waéě<br> 48. Iroesoe<br> 50. Loesoe<br> 52. Hatoeaä<br> 53. matanata anaī<br> 54. Tijar'a<br> 57. Hatoe aämawoǐǐ<br> 61. Oeser'a<br> 62. Oeser'ēlǐǐ<br> 63. Moelira {{multicol-break}} 66. Halara<br> 68. Tèpèté haä <2><br> 69. Tèpèté<br> 70. Tepèt kaloeoe<br> 72. naméī<br> 73. taé<br> 75. nétoe<br> 76. Haoe<br> 77. Oeti<br> 78. Oe-i<br> 82. Tertili<br> 83. Tertili<br> 84. Aīra<br> 86. Aira waätaä<br> 88. Palokoö<br> 90. Alapaä<br> 91. Toeoera<br> 93. Aira osoö<br> 94. Air'a tanitaä<br> 95. Limar'a<br> 97. Lima waäta<br> 99. Limar'a oener'oe<br> 100. Sioer'a<br> 102. Lima hala léë<br> 105. Koehoeoe<br> 107. Istělo piï<br> 108. Koehoewéla<br> 109. Mendaé<br> 110. Mahinaï<br> 112. Koekoe kahoelé<br> 115. Loeli<br> 116. Lalaǐ<br> 117. Isih<br> 118. Tamoe<br> 121. Oesa<br> 122/<br> 123. Hoeloeroe<br> 124. nosaä<br> 125. Tahoelaǐ<br> 127. Lihi nawara {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> chre41i71rrodz7axag1pwymhgiyjry Halaman:152 Katingan Dayak.djvu/14 104 116257 320296 2026-10-09T09:56:15Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320296 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="5"> étang<br>gambagambarr<br>ètès<br>gambar<br>koesak<br><br> # bener, oehat, hoepoet<br> # těmboean, poenie, boeroeng dara'<br> # kalawèt (black, without a tail)<br>kělasī' (brown)<br>bakei (grey)<br> # bětīk ngangai (large)<br>bětīk baho (brown and large)<br>bětīk penjaat (small and brown)<br>bětīk sapoek (white) (termite)<br> # Orion = pěténdoe<br>Jupiter, Venus, Mars, etc.: mepaang<br> # haloer<br>gambar<br>rakan<br>gambar<br> # bělèmo', tahī'<br> # tonight: lèmèi malèm<br>midnight: poetoeng alèm<br>this evening: halèmèi<noinclude></noinclude> p5c9kbbh8guwqjez5ytiupmyluopiaq 320297 320296 2026-10-09T09:57:28Z Thersetya2021 15831 320297 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="5"> étang<br>gambar<br>ètès<br>gambar<br>gambar<br>koesak<br> # bener, oehat, hoepoet<br> # těmboean, poenie, boeroeng dara'<br> # kalawèt (black, without a tail)<br>kělasī' (brown)<br>bakei (grey)<br> # bětīk ngangai (large)<br>bětīk baho (brown and large)<br>bětīk penjaat (small and brown)<br>bětīk sapoek (white) (termite)<br> # Orion = pěténdoe<br>Jupiter, Venus, Mars, etc.: mepaang<br> # haloer<br>gambar<br>rakan<br>gambar<br> # bělèmo', tahī'<br> # tonight: lèmèi malèm<br>midnight: poetoeng alèm<br>this evening: halèmèi<noinclude></noinclude> od8kakyx8fgq1a2go935qock8rer0ww Halaman:152 Katingan Dayak.djvu/13 104 116258 320298 2026-10-09T10:04:56Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320298 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 1475. ilah<br> 1474. kia'<br> 1477. aik<br> 1478. hakarang {{multicol-break}} 1479. tapī'<br> 1481. tapī'<br> 1482. kia'<br> 1486. hèam arè {{multicol-end}} '''NO. 152'''<br> # <li value="1522"> Hamanèn noegal tana' toen?<br> # En noegal kèkèi tana' toen?<br> # Arè dje' akoe heam hoeang bajar.<br> # Akoè' nènga' tamba' hapa bajar<br> # djoeal ītoen ramoe' akai īkèi<br> # īje' oeloen melī' matjam-matjam barang bara' ikei<br> # Pīrè karei oeloen prèta ratjan kamè?<br> # Itoen soengei hèam oelih haloer.<br> # Kěpīre andau ngawoes hètjèk tasīk?<br> # hèam arè tètèan; en arak ta oemba akoe nipa soengi ītoen?<br> # Gènèp andau īkei měnggaoe' boea' soewang lakau.<br> # Akoe' natak oeroe' akai penginan koedákoe.<br> # Kěpirè andau ītoen hèam doeroe?<br> # Hèam toetoe' ije oeloen ngepatoek toetoer akai kèi.<br> # Djalan sampang doeè', goewèi nètèr īkèi?<br> # Ėwei oelih ngambin peti īsin?<br> # Ngindoe' danoem akai menjau pakaijakkoe'.<br> # Lakoe manoek doeè' bara īje', sasala ījè' taoe nènga'.<br> # Ėwei heam oemba akoe' malan, ngoendong ngatī.<br> # Akoe' pokoendong doeè' bèti hatoeè ngatī'.<br> # Djarī' okon matèi doema hapongo.<br> # Ėwèi manang soewang hapóngo?<br> # En ngara kěpèhè oeloen ngani'?<br> # Oeloen nganī' taoe' nènga' ikau saka'. '''3. NOTES'''<br> # anak hako, anak těbèla'<br> # ngandjan, nginja, nasai<br> # apoei, nahoen apoei, mèlèp apoei<br> # lading{{gap}}isok{{gap}}pisau ambang<br>gambar{{gap}}gambar{{gap}}gambar{{gap}}(parang)<noinclude></noinclude> qbyh8baooei4iywnf1m9ynscn1e21cw Halaman:152 Katingan Dayak.djvu/2 104 116259 320299 2026-10-09T10:10:10Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320299 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>'''THE KATINGAN DAYAK LIST''' {{multicol}} 1. bètī'<br> 2. těkoeloek<br> 3. baoe'<br> 4. likau<br> 5. toelang těkoeloek<br> 6. balau<br> 8. kěřě poeroe<br> 9. pindang<br> 11. matè', matai<br> 15. kèning<br> 17. danoem matè'<br> 18. oeroeng<br> 20. boerèk<br> 21. pipī'<br> 22. njawai<br> 25. toetoek<br> 27. kěsingoet<br> 28. djanggoet<br> 29. djaang<br> 30. djanggoet<br> 31. djèla'<br> 32. těngap<br> 34. hagaèm<br> 33/<br> 35. kěsingà'<br> 37. bělèkong<br> 38. oejat<br> 41/<br> 42. hoesoe<u>k</u><br> 45. toesoe'<br> 46. danoem toesoe'<br> 48. noesoe'<br> 50. toelang kĕrawat<br> 52. djatoeng<br> 53. gamboe<br> 54. těnāi'<br> 56. atèi<br> 57. pèroi<br> 61. poesèr<br> 62. těwoenī'<br> 63. likoer {{multicol-break}} 66. bahoe'<br> 68. poepoe<br> 69. kahang<br> 70. poeloes<br> 72. manī'<br> 73. taī'<br> 75. ngètoet<br> 76. simak<br> 77. latak<br> 78. poekī', para'<br> 82. ngahit<br> 83. danoemkahit (danoem kahit?)<br> 84. paī'<br> 86. tatap<br> 88. kělaling<br> 90. sapak pāi'<br> 91. toeoet<br> 93. bètī<br> 94. loeloer<br> 95. lèngè<br> 97. lènge<br> 99. kělakap<br> 100. sikoe<br> 102. loekap<br> 105. tindjoek<br> 107. siloe'<br> 108. tindjoek indang<br> 109. tindjoek pěnindjoek<br> 110. tindjoek pěnàtau<br> 111. tindjoek setengah<br> 112. tindjoek īking<br> 115. toelang<br> 116. daha'<br> 117. èsī'<br> 118. oehat<br> 121. oepak<br> 122. boeloe'<br> 123. boeloe'<br> 124. bèès<br> 125. loetja<br> 126. kahak, kèhèm {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> oud47o2txmgrb5gt0sqeln1pgg8h3nl Halaman:PDIKM 700-06 Majalah Aboean Goeroe-Goeroe Juni 1931.pdf/20 104 116260 320300 2026-10-09T10:19:42Z Asti Aktika Sari 1A 27779 /* Telah diuji baca */ 320300 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Asti Aktika Sari 1A" /></noinclude>A. G. 1?4 4. Wereiddeelen. a. Poelau-poelau manakah jang masoek benoea Afrika ? b. Ditepi soengai manakah letaknja : Rangoen, Maulmein, E:ngkok, dan Kanton ? c. Seboetlah seboeah negeri di Tasmanië, hasilnja dan selat antaranja dengan Australia ! d. Seboetlah beberapa boeah negeri dipantai timoer Amerika Selatan! 5. Wiskundige Aardrijkskunde. a. Apakah jang dikatakan ,,vertikaalcirkel" ? b. Bagaimana mentjari zuidpunt ? (Ta' memakai pedoman). c. Berapa daradjat azimuth matahari waktoe terbit di 21 Maart ? Dan pada 21 Juni waktoe terbenam ? d. Apakah jang dikatakan, lengte van de zon ? 6. Natuurkundige Aardrijkskunde. a. Dibahagian boemi sebelah mana bertioep angin Noord-oostpassaat ? b. Apa sebabnja ta' ada Noordpassaat melainkan Noord-oostpassaat? c. Apakah sebabnja pegoenoengan Khasia terlaloe banjak ditoeroeni hoedjan ? d. Newfounland banjak berikan. Apakah sebabnja ? BAHASA MELAJOE DIGERBANG ZAMAN BAROE. Sebagaimana toean-toean ahli bahasa, telah mema`loemi soedah, bahwa keadaan sesoeatoe bahasa, madjoe moendoernja, kaja atau miskinnja,. tidak oebahnja sebagai kehidoepan bangsa jang mempoenjaï bahasa itoe. Tidak ada soeatoe bahasa jang kebilangan didoenia ini, jang tidak sedikit djoega ditjampoeri dan dipengaroehi olth bahasa-bahasa asing. Soeatoe bahasa jang selamanja tinggal toelén, saja rasa bahasa, itoe, selamanja tinggal dan masih bernama bahasa jang „miskin". Hal ini boléh. mendjadi oekoeran bagaimana tinggi — rendahnja kemadjoean bangsa itoe: lahir — batin.— Bangsa jang demikian kita akoei, tentoe sadja tidak ada pergaoelannja dengan bangsa .asing, hal mana menoendjoekkan pengetahoeannja koerang, dalam hal oemoem. Sebagaimana bahasa-bahasa jang ternama : Inggeris, Djérman, Belanda, Perantjis, ditjampoeri dan dipengaroehi oléh bahasa asing, demikianlah poela halnja bahasa Melajoe — semendjak dahoeloe - dahoeloe telah. dapat kesibaran dari loear.<noinclude></noinclude> 67dk8y1hjv31bgbnnmdlonmoxqi7fnt Halaman:Hikmah 19-06-1954.pdf/5 104 116261 320301 2026-10-09T10:45:12Z INDAH BULANDARI A1 27777 /* Telah diuji baca */ 320301 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="INDAH BULANDARI A1" /></noinclude>pembandigan Agama oleh:AHKAM UNTUK mewujudkan rasa persaudaraan bangsa Indonesia dengan bangsa Burma, maka diutuslah kami menghadiri perajaan dan peringatan be- sar pemeluk Agama Buddha, jang ber- nama perajaan Ghattha Sangayana.Tanah air kita tidak mempunjai pemeluk agama Buddha jang berdjumlah be- sar meskipun kedutaan2 negara lain jg memeluk memeluk Buddha, jang ada di Indone- sia ini telah berkali-kali berusaha hen- dak membangkitkannja disini. Seumpa- ma terbukti baru2 ini, orang mengada- kan keramaian besar-besaran di Tjandi Borobudur. Duta Ceylon, Siam dan Bur- ma Sangat meramaikan perajaan itu su- Paja lebih meriah. Dan pengikut2 Aga- ma Buddha dikalangan bangsa Indone- sia Djawa di Malang dan tempat2 lain, demikian djuga orang2 Tionghoa telah bekerdja keras, namun masjaraket ke- budhaan di Indonesia belumlah dapat di hitung, sebagai suatu masjarakat jg te- lah dapat diketengahkan. Sebab itu, diatas nama pemerintah In- donesia, sajalah jang diutus ke Rangoon menghadiri perajaan itu, bersama de- gan sdr. Soekawati, dari Kementerian Luar Negeri, seorang pemeluk agama Hindu Bali. Bagi saja ini adalah kesempatan baik sekali lagi. Sebab dibulan Desember ta- hun jang lalu, saja telah turut mendjadi anggota, Missie Kebudajaan jang dikirim oleh Menieri P.P.K. untuk menjelidiki Kebudajaan di Siam. Burma, Siam, Ceylon, Laos, Camibodja, Viet Nam ateupun dinamai Viet Minh, adalah semuanja Negara2 beragama Bud- dha. Demikian djuga Keradjaan Nepal. Demikian djuga Keradjaan Djepang. Se- muanja adalah pemeluk Buddha dengan perbedaan sedikit-sedikit dalam tjara mengamalkan,atau perbedaan antara„Perahu Besar"(Mahayana) dan„Perahu Ketjil"(Hinayana). perajaan Gttha Sangayana, atau we- cak,adalah perhitungan kelahi- ran Buddha jang bertepatan peringat- an lahirnja dan permulaan dia men- dapat tjahaja Buddhi, menurut perhitu- ngan bulan purnama. Dan hendaklah bertepatan pula dengan hari Senin, jaitu Hari Bulan (Monday). Hal jang seperti ini terdjadi hanja sekali dalam 500 ta- hun. Sebab itu sedjak Buddha dilahir- kan, perajaan di Burma ini adalah pera- jaan jang Keenam Kali. Pemerintah Burmalah jang mengam- bil inititiéf mengadakan perajaan Ke- enam itu, jang baru akan tredjadi pu- la 500 tahun lagi.Berbulan-bulan terle- bih dahulu telah dirantjangkan mendiri- Kan sebuah „bukit”, jang didalamnja di- adakan „Gua”. Muat orang duduk kira2 10.000 orang. Belandja mendirikannja adalah 25 milliun kyat. Satu kyat menu- rut Kurs rasmi Rp. 2,40. Djadi terpokok- lah Kira2 Rp. 75,000,000 (75 djuta rupi- ah). Disebuah tanah lapang, didirikanlah sebuah bukit. Bukit baru, didalamnja bergua. Diatur menurut erchitek jang modern, tjukup lampu2 nyonnja, Pada hari jang ditentukan, seluruh Negara jg beragama Buddha mengirim utusannja. Negara Oeylon (Sri Lanka) mengirim sa tu delegasi jang diketuai oleh bekas Per- dana Menteri Senanayake’ sendiri. Negara2 Islam tentu sadja tidak diun- dang. Jang mengundang tentu sadja ti- dak merasa perlu. Dan jang hendak di undangpun tentu tidak pula merasa ingin diundang. Ketjuali Negara Repub- lik Indonesia jang berdasar „Pancha Si- la", atau masih diharap, untung2 masih ada Buddhaja. Sebab 1000 atau 800 ta- hun jang lalu, memang Indonesialah (Sriwidjaja) pemimpin dan pembela fa- ham Buddha di Asia Tenggara ini. Ke- tua Delegasinja pun bukan pula seorang Buddha,melainkan seorang pemuka dengan pengarang islam. jang segala jg di lihatnja, akan di jadikannja un- tuk dasar pengokohkan kejakinan Tauhid pada dirinja dan ummatnja. Berdujun-dujun,beribu laksa manusia datang ketempat umpatnja itu.Pada saat jang di tentukan,president,perdana men- teri dan menteri2 datang menghandiri upatjara itu,diiringkan oleh diplomat2 negeri asing.President masuk dengan tafakkur,dan sikap jang sederhana.Dan sesampai ditempainja akan duduk bersi- la, lebih dahulu disusunnja djarinja jg sepuluh, dihundjamkan lutut jang dua, ditekurkan kepala, bersudjud tertjetjah kening kebumi, menjembah kepada Ke- pala Pendeta Jang Maha Sutji (His Ho- lines), jang duduk bersila diatas petera. na tertinggi, dikelilingi oleh pendeta2 lain. Masuk kedalam pekerangan upatjara itu hendaklah menenggalkan sepatu. Malcoln Mac Donald , Vijaya Laksmi Pandit dan beberapa utusan dari Kera- djaan Jang besar2, seumpama Amerika ateu Perantjis, Belgi, Belanda dll. se- muanja menanggalkan sepatu dan se. muanja duduk bersila. Tiga hari ber- turut2 perajaan itu. Sekali upatjara,ti- dak Kurang dari lima djam. Dimana2 berdirilah Pagoda, atau Wat. Disetiap Pagoda itu terdapat patung ber hala Buddha, beratus banjaknja, dalam segala matjam sikap dudu. Dan ada ber hala Buddha jang tinggi berpuluh kaki, sehingga kita harus menengadah serupa melihat puntjak mesdjid, untuk melihat putjuk sanggulanja. Bunga2 dan kem- bang disusun dihadapannja, dan lilin di bekar. Sebagaimana disetian negeri di- dunia, perempuan2lah jang lebih thaat dari laki2 datang memudja itu. Ada jg menangis sambil sudjud, entah apa jang dimintanja. Masjarakatnja thaat teguh memegang agamanja MALAM LEBARAN GEMBIRA PARA WARTAWAN Menteri Tobing menjampaikan utjapan selamat.<noinclude></noinclude> m7nwm9xvpgrlgjv669fh72rkx4qleak Halaman:152 Katingan Dayak.djvu/3 104 116262 320304 2026-10-09T10:57:21Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320304 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 127. hasèng<br> 128. koeman, kīnan<br> 129. bělaoe'<br> 130. ngihoep<br> 131. boesau<br> 132. haoes<br> 133. bèsoe<br> 134. bèsoe<br> 137. nèlèn<br> 138. tīroe<br> 139/<br> 140. noepī, ngopa'<br> 144. mèndèng<br> 145. malan, nandjoeng<br> 146. mentanga<br> 147. ngaap<br> 148. galing<br> 149. moendoek<br> 150. moendoek sapělaki tingang<br> 151. moendoek ngahawet toeoet<br> 152. handoekoeng<br> 153. nangoi<br> 154. mandoei<br> 156. bědjapèt<br> 157. tèpītoer<br> 158. kěroengoet<br> 159. pèhau<br> 160. ngahao, mengĕriak<br> 161. lataoewè'<br> 163. nangis<br> 165. ngomī'<br> 166. hèka'<br> 167. měloetja'<br> 169. banjin<br> 170. gèmoe<br> 172. njèkoek<br> 173. mokong, mokelènan<br> 174. nekahak?<br> 176. naap<br> 177. loengo'<br> 182. bèloem<br> 183. daroes {{multicol-break}} 184. daroes, matei<br> 188. hatoe'<br> 191. kělīan<br> 192. moekah<br> 193. bèmbangpanah<br> 194. barangpanah<br> 196. bèhīmang<br> 197. bahak<br> 198. boehit, bagai<br> 199. pèhè<br> 200. pèhè<br> 202. amat<br> 203. běloejoeng<br> 205. bědařèm<br> 207. pèhè těnāi'<br> 209. nèsau<br> 210. poeroe'<br> 211. botor<br> 214. meroetoek<br> 219. pèhè těkoeloek<br> 220. pèhè toelangoehat<br> 222. pèhè njaak<br> 223. manèr<br> 224. manèr<br> 225. manèr<br> 227. oeong<br> 228. běrèngèn<br> 229. běboetè'<br> 231. milos, moeting<br> 232. sīpan, amat<br> 234. saka<br> 235. njaka<br> 236. oeloen<br> 237. oeloen<br> 238. oeloen<br> 239. ngarai, ngaran<br> 240. àtai<br> 241. hatoeè'<br> 242. bawī'<br> 243. hatoeè'<br> 245/<br> 246. bawī' {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> bhuq0jkbkhyrlu4wpk8lntq07wtyu62 Halaman:152 Katingan Dayak.djvu/4 104 116263 320305 2026-10-09T11:01:48Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320305 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 248/<br> 249. boetjang<br> 250. ngoa, onong ?<br> 252. awī'<br> 255. apo'<br> 256. īndang, īndoe'<br> 257/<br> 258. anak <1><br> 261. anak hatoeè'<br> 262. anak bawī'<br> 263. hiang<br> 264. hiang<br> 266. oemboeh<br> 267. hiang oemboeh<br> 268. aka'<br> 269. awī<br> 270/<br> 271. ngoa', àka'<br> 272/<br> 273. àrīng<br> 274. èsoe'<br> 275/<br> 276. ama<br> 277-<br> 280. ama'<br> 281/<br> 282. īna'<br> 283-<br> 286. īna'<br> 281-<br> 286. īna'<br> 287-<br> 290. àkèk, àken<br> 291-<br> 294. àkèk àwī'<br> 295. àkèk, àken<br> 296. àkèk àwī'<br> 297/<br> 298. èpoe'<br> 299. menatoek hatoeè<br> 300. manatoek bawī'<br> 302. anak tirī hatoeè'<br> 303. anak tirī bawī'<br> 304. īne apo' tirī'<br> 305. anak akat {{multicol-break}} 306-<br> 309. sindah hatoeè'<br> 310. sindah<br> 311-<br> 314. sindah<br> 315. paharī', koelak<br> 316. hèam koelak<br> 317. banak<br> 318. bawī', sawak<br> 320. dèhang<br> 324. oeloentĕmoeèi<br> 327. lèwoe' haè'<br> 329. lèwoe' koik<br> 330. oeloen lewòe'<br> 332. sěgètang<br> 337. tědjahan<br> 338. dohioe<br> 339. maharatoe'<br> 340. pèrèssīpan<br> 341. pèrès, besīngi<br> 343/<br> 344. liau<br> 351. soerat<br> 352. lěmoenan<br> 353. karatas<br> 354. soerat<br> 355. boekoe<br> 356. kekīra'<br> 358. ngendau<br> 359. goali<br> 365. oeloen lèwoe'<br> 367. sipan, lamoes<br> 368. djahat<br> 369. ila njapat<br> 370. īndoes<br> 371. bawī' djaja<br> 372. basirdjaja<br> 377. balai<br> 378. okon<br> 380. pěngapīt<br> 382. oekai ngépa'<br> 386. bakas lèwoe, pembekal<br> 388. oetoesokon {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> fjrnu6ck4gltjkgysdwlsj7jsqkeo00 Halaman:152 Katingan Dayak.djvu/5 104 116264 320306 2026-10-09T11:06:42Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320306 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 389. matīr bakas<br> 390. kajau<br> 391. bětoea<br> 392. bahawè'<br> 393. djìpèn<br> 394. djìpèn těnawan<br> 396. adat, tatoeran<br> 397. oeloen djahat<br> 399. hoekoem<br> 400. dĕnda<br> 401. saksi<br> 402. bakasokon<br> 403. sanda'<br> 404. njorat, begawī'<br> 407/<br> 408. sakī' pěsawè<br> 410. bělèkak<br> 411. pěramoen pěsawè<br> 412. kerakah<br> 413. nganak<br> 414. bawī njahatai<br> 415. sanggi'<br> 416. pěngarat<br> 417. bawī' ngandjan<br> 418. boekoeng<br> 420. soeling<br> 422. kětoembèng<br> 424. agoeng<br> 426. pohotong<br> 428. <2><br> 430. tikes<br> 432. boesik<br> 433. bajang<br> 437. pasah<br> 438. pasah tana'<br> 440. toelang oelèr<br> 441. sapau tīngèn<br> 442. sapau hoembang<br> 443/<br> 444. sapau oepak, sapau tasap<br> 446. kasau<br> 449. atèp<br> 451. baoenbakan {{multicol-break}} 452. sèroek<br> 453. tanggaranak<br> 454. hetjan, djèhi<br> 456/<br> 457. lasè poerīng, làse papan<br> 458/<br> 459. dinding papan, dinding<br>{{gap}}poerīng<br> 461. djèhī'<br> 462. pahan<br> 465. karoeng<br> 468. amak<br> 469. batal<br> 470. katil<br> 471. tikah<br> 472. lasè pahan<br> 473. pahè<br> 474. poehan<br> 476. běsèha'<br> 478. <3><br> 482. asèp<br> 483. bahè'<br> 484. poendoek apoei<br> 485. noetang soemboe<br> 486. mèlèp soemboe'<br> 487. penda' pasa<br> 488. kalěkat<br> 489. katil<br> 493. perioek<br> 497. pinggan<br> 498. tjakir<br> 499. lawas<br> 501-<br> 503. pinggan<br> 505. <4><br> 507. kanjai<br> 508. badèk<br> 509. otak<br> 510. takīp<br> 511. kièl<br> 513. ngindoe' danoem, ngasip<br>{{gap}}danoem<br> 514. <5><br> 515. soemboe' {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 2j9do6q77110brc193no0ecdfji7xa0 Halaman:152 Katingan Dayak.djvu/6 104 116265 320307 2026-10-09T11:14:21Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320307 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 516. sěpoeloer soemboe'<br> 517. singa<br> 519. randjoeng<br> 520. koepoer<br> 522. serangan<br> 524. bělanèi, halemau<br> 525-<br> 527. měrapī'<br> 528. nanak<br> 529. ninoe'<br> 530. njehèi<br> 534. koeman, pengīnan<br> 535. běhata'<br> 537. djoehoe'<br> 539/<br> 540. èsīn, èsīn poendang<br> 541. laoek<br> 543. kèkèi<br> 544. bèhas<br> 545. barī'<br> 546. kèkèi<br> 547. kedjoehoe'<br> 548. kěpatīng<br> 549. lepau kèkèi<br> 550. lisoeng<br> 551. haloe'<br> 553. tapan<br> 554. boeloe'<br> 555. dènèk ?<br> 561. koejau<br> 562. sahang laoet<br> 563. kahing<br> 565. lèhès<br> 567. sawoek<br> 569/<br> 570. kělambī'<br> 572. lawoeng<br> 571/<br> 573. soendoer, soegoe<br> 576. tisin<br> 577/<br> 578. sěgètang, tira<br> 579/<br> 580. lasoeng {{multicol-break}} 582. sěmoha<br> 583. sowang pasak<br> 586. sĕramboi<br> 588. èwah<br> 589. bènang<br> 590. soetěra<br> 593. natang<br> 600. měndarè'<br> 601. ngoetai<br> 602. tali<br> 603. ramboe'<br> 604. matèk<br> 605/<br> 606. boetah<br> 608. pisau apang<br> 609. koepang<br> 611. loendjoe'<br> 612. sipèt<br> 614. damèk<br> 616. tèlèp<br> 617. tělawang<br> 620. sèndapang<br> 621. sěndawa'<br> 622. pěngoeloe'<br> 623. nèmbak<br> 624. geroenoeng<br> 626. hapongo<br> 627. moesoeh<br> 628. bĕrīam<br> 629. nètèk těkoeloek<br> 630. damai, tèndè<br> 631. koeta'<br> 635. manang<br> 636. oeloen těnawan<br> 640. oeang kepala<br> 653. dàrah<br> 654/<br> 655. tana'<br> 659. pager<br> 660. toendang<br> 662/<br> 663. noegal benjī'<br> 664. benji' {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 9hg4w4lzic010p9kgbmpx1z6o6omdiy Halaman:152 Katingan Dayak.djvu/7 104 116266 320308 2026-10-09T11:20:43Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320308 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 665. noendang, noegal<br> 668. masak<br> 669. mataa'<br> 671/<br> 672. magètèm, ngambin boean?<br> 674. djagoeng<br> 677. séretak<br> 679. kětīmoen<br> 681. tamba'<br> 682. tèwoe'<br> 683. sěrètak pètak<br> 684. soena'<br> 686. oewī'<br> 688. sapīt<br> 689. talis<br> 690. sahang<br> 691-<br> 693. énjoe, boean ènjoe<br> 695. bambang, toeak<br> 701. goela'<br> 702. hambiè'<br> 703. poeoennangè'<br> 704. ora'<br> 705. kapas<br> 706. kapoek<br> 707. pandan<br> 708. mangga<br> 709. naka<br> 710. beritī'<br> 711. dohoejan<br> 712. djamboe'<br> 713. rīhat<br> 717. pisang gawai, pisang pīnat<br> 716-<br> 718. pisang<br> 720. moetei manis<br> 721. limau<br> 722. moetei masèm<br> 726. gambir<br> 727. makoeroe'<br> 728. toewar<br> 729. henda'<br> 731. oewei {{multicol-break}} 731. oewei<br> 732. poerīng, pělīkau<br> 733. oetjau<br> 734. poeoen<br> 737. noekat<br> 739/<br> 740. daan<br> 741. loepoek<br> 742-<br> 744. oehat <6><br> 746. dawèn<br> 748. oepak kajoe<br> 750. danoem boea', djipot ?<br> 752. gèhat, tanaka'<br> 753. dawei<br> 754. lamar<br> 755. lamar<br> 757. djoetjoek<br> 758. lèlak<br> 759. boea'<br> 761. oepak boean<br> 763. bawak<br> 764. èsin boean<br> 765. toendoen<br> 766. kasè'<br> 770. oeroe'<br> 771. oeroearè'<br> 772. tíngèn<br> 773. těpoekas<br> 774. laoek pètak<br> 775. anak<br> 778. ikoe<br> 779. paī' laoek<br> 780. toendjīk<br> 781. siloé, siloen<br> 786. pelapas<br> 787. boeloei<br> 789. kěsèla<br> 790. katèi<br> 794. oerak, bawoi<br> 797. ngendoeroem<br> 799. kambing<br> 800-<br> 802. harangan {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> hdlid9eqzmki4eyd1v03v1mzcot8f3y Halaman:152 Katingan Dayak.djvu/8 104 116267 320309 2026-10-09T11:30:14Z Thersetya2021 15831 /* Telah diuji baca */ 320309 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}} 803. sapi'<br> 804. sapi'<br> 805. ngăme'<br> 806. ngoembak<br> 809. batjang<br> 811. asoe'<br> 812. nangang<br> 813. poesa'<br> 814. měngèau<br> 815. harĕmau<br> 816. ngĕrèhèng<br> 817. oeda'<br> 818. tahatoeng<br> 822. ahèm<br> 824. <7><br> 825. kaak<br> 827. anak manoek<br> 828. lakang<br> 830. djagau<br> 831. hoparap<br> 826-<br> 831. manoek<br> 835. apīt<br> 836. kalalang<br> 840. bangau<br> 843. atang<br> 844. boeroeng<br> 845. toepai<br> 846. pandan<br> 847. ngawat<br> 849. kěrahau<br> 850. pělandoek<br> 851. bělawau<br> 852. bělawau poedoek<br> 853. sèroe'<br> 854. <8><br> 861. djala'<br> 865. lindoeng<br> 866. goetī'<br> 869. liès<br> 870. siwar<br> 871. bàkang {{multicol-break}} 872. langau<br> 877. njamoek<br> 878. kěrěwambang<br> 879. soekèt<br> 881. boetak<br> 884. bètīk <9><br> 886. rohī'<br> 888. andja'<br> 891. loekèng<br> 892. odot<br> 893. kotam<br> 894. oepak sī'<br> 896. kokong<br> 898. tasak<br> 899. mamar<br> 900. baè'<br> 902. tantoen<br> 901/<br> 902. kèlèp, badjoekoe'<br> 903. kěloenèn<br> 905. langīt<br> 906. matanandau<br> 907. matanandau nawan<br> 908. boelan<br> 910. boelan<br> 911. boelannawan<br> 912. bitang <10><br> 917. pètak<br> 919. oetjan<br> 920. domoen<br> 921. hawoen<br> 923. lioe'<br> 924. njahoe'<br> 925. njaroe'<br> 927. pètak hatoegoe<br> 928. riwoet<br> 929. riwoet saloe<br> 930. danoem<br> 931. tasīk<br> 932. tèah<br> 934. njoeroeng<br> 935. riak {{multicol-end}}<noinclude></noinclude> 2o45e2zj5e777q8p4nfimbax1psh69x