Wikisumber idwikisource https://id.wikisource.org/wiki/Halaman_Utama MediaWiki 1.47.0-wmf.24 first-letter Media Istimewa Pembicaraan Pengguna Pembicaraan Pengguna Wikisumber Pembicaraan Wikisumber Berkas Pembicaraan Berkas MediaWiki Pembicaraan MediaWiki Templat Pembicaraan Templat Bantuan Pembicaraan Bantuan Kategori Pembicaraan Kategori Pengarang Pembicaraan Pengarang Indeks Pembicaraan Indeks Halaman Pembicaraan Halaman Portal Pembicaraan Portal TimedText TimedText talk Modul Pembicaraan Modul Acara Pembicaraan Acara Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Nomor 01307 Tahun 2015 0 15186 321858 254826 2026-10-18T22:51:23Z Rezakaisar91 26375 321858 wikitext text/x-wiki {{kep|menpora|01307|2015}} [[Berkas:Coat of Arms of Indonesia Garuda Pancasila.svg|center|100px]] <center>'''KEPUTUSAN'''<br /> '''MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA'''<br /> <br /> '''NOMOR 01307 TAHUN 2015'''<br /> <br /> '''TENTANG'''<br /> <br /> '''PENGENAAN'''<br /> <br /> '''SANKSI ADMINISTRATIF'''<br /> <br /> '''BERUPA KEGIATAN KEOLAHRAGAAN'''<br /> <br /> '''PERSATUAN SEPAKBOLA SELURUH INDONESIA TIDAK DIAKUI'''<br /> <br /> '''DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA'''<br /> <br /> '''MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA,'''</center> <br /> {{UU/Ayat|ket=Menimbang: |{{UU/a|=| bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 121 ayat (2) dan Pasal 122 ayat (2) huruf g Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, Menteri mempunyai kewenangan untuk pengenaan sanksi administratif pada tiap pelanggaran administratif dalam pelaksanaan penyelenggaraan keolahragaan tingkat nasional; | bahwa secara ''de facto'' dan ''de jure'' sampai dengan tenggat batas waktu yang telah ditetapkan dalam Teguran Tertulis Nomor 01133/Menpora/IV/2015 tanggal 8 April 2015, Teguran Tertulis II 01286/Menpora/IV/2015 tanggal 15 April 2015 dan Teguran Tertulis III 01306/Menpora/IV/2015 tanggal 16 April 2015, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia nyata-nyata secara sah dan meyakinkan telah terbukti mengabaikan dan tidak mematuhi kebijakan Pemerintah melalui Teguran Tertulis dimaksud; | bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga tentang Pengenaan Sanksi Administratif berupa Kegiatan Keolahragaan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia tidak Diakui; }}{{UU/x}}}} {{UU/Ayat|ket=Mengingat: |{{UU/1|=| Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4535); | Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4535); | Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pekan dan Kejuaraan Olahraga (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 36, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4703); | Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2007 tentang Pendanaan Keolahragaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 37, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4704); | Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2010 tentang Program Indonesia Emas; | Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 6); | Keputusan Presiden Nomor 121/7/2014 tentang Pembentukan Kabinet Kerja Periode 2014-2019; | Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 193 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pemuda dan Olahraga; | Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 0009 Tahun 2015 tentang Kedudukan, Fungsi, Tugas dan Susunan Organisasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (Lembaran Berita Negara Republik Indonesia Nomor 315); | Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 0010 Tahun 2015 tentang Pembinaan dan Pengembangan Industri Olahraga Nasional (Lembaran Berita Negara Republik Indonesia Nomor 316); }}{{UU/x}}}} <br /> <center>M E M U T U S K A N :</center> <br /> {{UU/Ayat|ket=Menetapkan : |h=KEPUTUSAN MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA TENTANG PENGENAAN SANKSI ADMINISTRATIF BERUPA KEGIATAN KEOLAHRAGAAN PERSATUAN SEPAKBOLA SELURUH INDONESIA TIDAK DIAKUI;}} {{UU/Ayat|ket='''PERTAMA''': |h=Pengenaan Sanksi Administratif kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia yang selanjutnya ditingkat Sanksi Administratif kepada PSSI berupa kegiatan keolahragaan yang bersangkutan tidak diakui.}} {{UU/Ayat|ket='''KEDUA''': |h=Dengan pengenaan Sanksi Administratif sebagaimana dimaksud pada DIKTUM PERTAMA, '''maka seluruh kegiatan PSSI tidak diakui oleh Pemerintah''', oleh karena-nya setiap Keputusan dan/atau tindakan yang dihasilkan oleh PSSI termasuk Keputusan hasil Kongres Luar Biasa dan Kongres Luar Biasa tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, tidak sah dan batal demi hukum bagi organisasi, Pemerintah di tingkat pusat dan daerah maupun pihak-pihak lain yang terkait.}} {{UU/Ayat|ket='''KETIGA''': |h=Dengan pengenaan Sanksi Administratif sebagaimana dimaksud pada '''DIKTUM PERTAMA''' dan '''DIKTUM KEDUA''', maka seluruh jajaran Pemerintahan di tingkat pusat maupun di tingkat daerah, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia, tidak dapat lagi memberikan pelayanan dan fasilitasi kepada kepengurusan PSSI, dan seluruh kegiatan keolahragaannya.}} {{UU/Ayat|ket='''KEEMPAT''': |h=Pada saat Keputusan Menteri ini mulai berlaku: |{{UU/a|=| Pemerintah akan membentuk Tim Transisi yang mengambil alih hak dan kewenangan PSSI sampai dengan terbentuknya kepengurusan PSSI yang kompeten sesuai dengan mekanisme organisasi dan statua FIFA; | Demi kepentingan nasional, maka persiapan Tim Nasional Sepakbola Indonesia untuk menghadapi SEA Games 2015 harus terus berjalan, dalam hal ini Pemerintah bersama KONI dan KOI sepakat bahwa KONI dan KOI bersama Program Indonesia Emas (PRIMA) serta menjalankan persiapan Tim Nasional; | Seluruh pertandingan Indonesia Super League/ISL 2015, Divisi Utama, Divisi I, II, dan III tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan supervisi KONI dan KOI bersama Asprov PSSI dan Klub setempat. }}{{UU/x}}}} {{UU/Ayat|ket='''KELIMA''': |h=Dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan Tim Transisi sebagaimana dimaksud pada '''DIKTUM KEEMPAT''' huruf a, bertanggungjawab dan berkewajiban menyampaikan laporan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga.}} {{UU/Ayat|ket='''KEENAM''': |h=Biaya yang timbul akibat ditetapkannya Keputusan Menteri ini dibebaskan pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran/DIPA Kementerian Pemuda dan Olahraga Tahun Anggaran 2015.}} {{UU/Ayat|ket='''KETUJUH''': |h=Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.}} {{Pengguna:Tjmoel/TTD-1|isi= Ditetapkan di Jakarta <br /> pada tanggal 17 April 2015<br /> <br /> MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA <br /> <br /> REPUBLIK INDONESIA<br /> <br /> <br /> IMAM NAHRAWI <br />}} <br /> Salinan Keputusan Menteri ini disampaikan kepada Yth: {{UU/1|Bapak Presiden RI |Bapak Wakil Presiden |Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI |Menteri Sekretaris Negara RI |Menteri Dalam Negeri RI |Menteri Luar Negeri RI |Kepala Kepolisian RI |Ketua Umum KONI Pusat |Para Gubernur, Bupati/Walikota seluruh Indonesia.}}{{UU/x}} lfv3q3w0622vdims8alw3dfjej03yey Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/1 104 49838 321859 143436 2026-10-19T09:33:46Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321859 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{center| '''TJERITA''' '''SI SABARIAH''' Atau satu tjinta jang sutji dan pembunuhan jang ngeri terdjadi di Sungai Batang pada tahun 1915 || DIKARANG OLEH: (Hamka) '''Datuk Indomo''' '''BUKITTINGGI''' Tjetakan jang keempat Hak milik bagi pengarang rang mentjitak sebelum izin dari pengarang }}<noinclude></noinclude> jzylipzp28b563wppnxmo9xodpxzxkw 321860 321859 2026-10-19T09:35:01Z Link PB 26772 321860 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{center| '''TJERITA''' '''SI SABARIAH''' Atau satu tjinta jang sutji dan pembunuhan jang ngeri terdjadi di Sungai Batang pada tahun 1915 DIKARANG OLEH: (Hamka) '''Datuk Indomo''' '''BUKITTINGGI''' Tjetakan jang keempat Hak milik bagi pengarang rang mentjitak sebelum izin dari pengarang }}<noinclude></noinclude> 74ezsu0ehe0q56mqyjow0znthiyncfr 321861 321860 2026-10-19T09:35:29Z Link PB 26772 321861 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{center| '''TJERITA''' '''SI SABARIAH''' Atau satu tjinta jang sutji dan pembunuhan jang ngeri terdjadi di Sungai Batang pada tahun 1915 DIKARANG OLEH: (Hamka) '''Datuk Indomo''' '''BUKITTINGGI''' Tjetakan jang keempat Hak milik bagi pengarang yang mentjitak sebelum izin dari pengarang }}<noinclude></noinclude> pa2d56e3oqyok50iueqyi6a8t35whz6 321862 321861 2026-10-19T09:35:56Z Link PB 26772 321862 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{center| '''TJERITA''' '''SI SABARIAH''' Atau satu tjinta jang sutji dan pembunuhan jang ngeri terdjadi di Sungai Batang pada tahun 1915 DIKARANG OLEH: (Hamka) '''Datuk Indomo''' '''BUKITTINGGI''' Tjetakan jang keempat Hak milik bagi pengarang dilarang mentjitak sebelum izin dari pengarang }}<noinclude></noinclude> a1r0h2pb2fp3jjvwrxaunvvx5tk774w 321868 321862 2026-10-19T09:39:29Z Link PB 26772 321868 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{center|'''<big><big>TJERITA</big></big>'''}} {{center|size=200%|'''<big><big><big><big>SI SABARIAH</big></big></big></big>'''}} {{center|Atau satu tjinta jang sutji dan pem-<br>bunuhan jang ngeri terdjadi<br>di Sungai Batang pada<br>tahun 1915}} {{center|II}} {{center|DIKARANG OLEH:}} {{center|'''<big><big>(Hamka)</big></big>'''}} {{center|size=150%|'''<big><big>Datuk Indomo</big></big>'''}} {{center|'''BUKITTINGGI'''}} ---- {{center|Tjetakan jang keempat}} ---- {{center|Hak milik bagi pengarang}} {{center|Dilarang mentjitak sebelum izin dari pengarang}} ----<noinclude></noinclude> fnxtmntnuhiaynwqvgc4z30o4d0gsql Pengguna:Raihan Raudhatul Jannah 2 50921 321854 146052 2026-10-18T14:00:17Z ~2026-55836-67 27879 ←Mengosongkan halaman 321854 wikitext text/x-wiki phoiac9h4m842xq45sp7s6u21eteeq1 Halaman:Warisan Seorang Pangeran 05.pdf/44 104 116906 321850 321834 2026-10-18T13:17:50Z Riiiv 22458 /* Tervalidasi */ 321850 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Riiiv" /></noinclude>aneh, ia tetap tidak dapat menerka siapa dia dan dimana, atau apa sebabnja, jang membikin mereka berdua berselisih hingga orang menggandjal hati. Kenapa orang memusuhkannja ? Kenapa orang hendak merampas pulang piauw jang baru sadja ia berhasil merebutnja sesudah ia dapat mengakali rombongan Seng Tiat Hoet jang ketinggalan dibelakang ? Memikir demikian, ia mendjadi semakin panas hati, sehingga ia lantas menjerang dengan keras sekali, tjambuknja bergerak kesegala djurusan setjara sangat hebat, bahkan udjung tjambuk digunakan sebagai poankoanpit, untuk mentjari duapuluh-empat djalan darah jang besar. Pihak perintang itu djuga memperlihatkan kepandaiannja. Dia bergerak dengan sangat gesit dan lintjah, Dia menghalau setiap bahaja jang mengantjam, baik dengan berkelit maupun dengan menangkis atau menjampok. Kali ini dia bersilat demikian rupa, sehingga terlihat tegas ilmusilat tamengnja itu ialah ilmusilat Koen Goan Pay dari Kim Lao Pat dari propinsi Siamsay. Lioe Hong Hoa melanjutkan serangannja jang dahsjat, bahkan makin dahsjat dan lantjar. Inilah karena sekarang ia mengenali ilmusilat lawannja itu. Sang lawan mendjadi mengertak gigi. Sia-sia dia menjerang, tak dapat dia merampas kemenangan. Untuk menang unggul sadja sulit. Beberapa kali dia sudah mentjoba menghadjar tjambuk, untuk membuatnja terlepas dari tjekalan, akan tetapi sia-sia sadja. Mereka terus sama unggulnja. Sementara itu sang langit tidak mau menantikan dua orang jang lagi mengadu djiwa itu, Dengan perlahan tjuatja mulai mendjadi guram dan gelap. Sang angin pun bertiup, membikin rontok daun² pohon didekat mereka itu. Awak perahu mendjadi tertjengang menonton pertempuran itu. Mereka kagum dan heran. Belum pernah mereka menjaksikan pertarungan demikian menarik hati. Pertempuran berlangsung terus sampai lagi duapuluh djurus sesudah mana tiba terdengar serupa suara jang beruntun-runtun, jang datangnja dari rimba pohon bambu disisi mereka. Hong Hoa girang. Ia menduga kepada muntjulnja rekan kaum Rimba Hidjau. Karena tempat itu dekat dengan Lok Ma Ouw, mungkin orang² jang datang ialah orang²nja Kim-Gan-Tiauw Lie Peng. Dengan datangnja mereka itu berarti sudah bahwa perahunja<noinclude>{{rh|||289}}</noinclude> 0nj2userm1dl8ghbtnse266a362agnj Halaman:Warisan Seorang Pangeran 05.pdf/45 104 116908 321851 321836 2026-10-18T13:18:25Z Riiiv 22458 /* Tervalidasi */ 321851 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="4" user="Riiiv" /></noinclude>terdjamin keselamatannja, Lantas ia mendengarkan siulan perlahan tetapi terang, untuk memberikan isjarat. Sang lawan djuga orang Kang Ouw sedjati, dia mendjadi bingung apabila ia mendapat dengar suara itu, tetapi untuk dapat bertahan terus, ia mentjoba menenangkan hati, Ia berkelahi terus setjara mantap. Sementara itu, kembali lewat tigapuluh djurus. Sekarang silawan jang bergegaman tameng itu bingung benar2. Sesudah berkelahi untuk banjak djurus itu, dia mendapat kenjataan Hong Hoa bukan mendjadi letih dan permainan silatnja katjau, ia djusteru makin lintjah, semangatnja penuh, tak pernah satu kali djua ia melakukan gerakan jang keliru. Tapi tak mau dia kalah, dia mengertak gigi dan berkelahi terus dengan hebat. Suara didalam rimba itu berhenti, lalu tak terdengar apa lagi. Orangnja djuga tidak muntjul {{...|7}} „Tidak mestinja pertempuran berlarut terus-menerus seperti ini!” achirnja djago tameng itu kata didalam hatinja. „Aku djusteru lekas menang !” Maka ia lantas mentjoba mendesak pula, Sebegitu djauh ia berkelahi keras, sekarang ia perkeras usahanja. Ingin ia membuat lawannja salah bergerak, Tengah bertarung itu, tiba2 tampak Lioe Hong Hoa bagaikan bingung atau tidak sabaran, mendadak sadja ia menjerang dengan djurus Ajam emas mengangguk”, Dengan ilmu itu, udjung tjambuknja meluntjur kemuka lawannja. Silawan girang. Dia melihat satu lowongan, Dia bukannja menangkis, hanja dia berkelit, sambil mendak, dia menggeser tubuhnja sedikit, sambil menggeser itu, dia membalas menjerang. Dua² lembar tamengnja dipakai mendjepit tjambuk, niatnja untuk membikin tjambuk tak berdaja, agar mudah dia memberikan pukulan jang terachir. Hong Hoa tidak mengidjinkan tjambuknja didjepit. Ia menarik sebat, sambil ia menggeser tubuh, mendjaga supaja ia tidak sampai kena diserang dengan dibarengi. Iapun tidak tjuma membela diri. Begitu tjambuknja bebas, ia menjerang pula, menotok kedjalan darah hoe-hie. Djago tameng itu tidak dapat menggunakan tamengnja untuk menotok djalan darah, akan tetapi dia mengarti ilmu totok, dia melihat dia terantjam. Dia tidak mau menangkis, hanja dia mengegos<noinclude>{{rh|290}}</noinclude> pt11i1t3u768axf0b7keljoz6daabi0 Halaman:Surat-surat perdjandjian antara Kesultanan Bandjarmasin dengan pemerintahan2 VOC.pdf/85 104 116918 321852 2026-10-18T13:59:04Z Marcell Nichol 27867 /* Telah diuji baca */ 321852 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Marcell Nichol" /></noinclude>tetapkan serta termeteraikan oleh karena sebab-sebab itulah surat ini akan dibilang seperti ditambahi waad perdjandjian baharu . Fasal jang kedua. Tuan Jang Maha Mulia jang tersebut sesungguhnja perikutan jang benar dan betul dari tachta keradjaan Bandjar dengan sangat kesukaran dipandang jang keradjaan ini dengan tiada patut adalah memegang mana tachta kerádjaan ninik mojangnja sampai bapanja jang telah wafat Paduka Seri Sultan Chamidullah selama dalam suatu djuga asal turunan jang benar dengan beberapa kesukaan dan kesentausaan telah diduduki dan diperintahkan maka pada sekarang ini telah diambil tachta kerajaan Tuan Jang Maha Mulia oleh seorang djahil dengan tiada patut serta memetjahkan djandjinja mana telah didjandjitakan 12 ) diatas bilik petiduran bapa Tuan Jang Maha Mulia tatkala pulang kerachmatullah mana kala Tuan Jang Maha Mulia digenapi umur delapanbelas tahun akan menjerahkan tachta keradjaan Bandjar maka pada sekarng ini tahulah diupamakan mentjahari dan sentausa ini atas anaknja jaitu Pangeran Nata dan berikut atas turunannja dan hendak melenjapkan sekali2 asal turunan Sultan Bandjar jang purbakala . Oleh karena sebab Tuan Jang Maha Mulia seperti suatu Tuan jang bersetiawan telah menfikirkan dengan tadik nadir 13 ) supaja negeri dan rakjat2 beroleh kebadjikan dan sentausa serta melepaskan daripada haibat kesukaran jang tiada boleh menahani hingga dari permulaan perintah sidjahil sampai sekarang ini telah dipesai 14 ) dibawah perhambaannja maka pada sekarang ini Tuan Jang Maha Mulia telah menimbang dengan kisat alchair supaja negeri dan rakjat beroleh damai baiklah Tuan jang Maha Mulia dan ra‍jat² bernaung dibawah perintah Kompeni dengan berkesentausaan dan akan tinggal lebih lama diperhambakan dengan tangisan dibawah sikebesaran jang sekarang ini memerintahkan, maka dengan surat jang maschur ini hendak menjerahkan baik oleh sendirinja dan asal kaum keluarga turun temurun hingga zuriat mutachirin serta negeri² djadjahan dan benua jang takluk dibawah tachta keradjaan keradjaan Bandjar semesta sekaliannja serta berikut kuasa dan kebesaran seperti selama asal bangsawan dari Sultan Bandjar telah memerintahkan segala negeri dan rakjat baik jang sudah )12 ( ‫ د جنجتاكن‬. ‫تضق نضرك‬ 14) ) ‫د فساي‬ ‫د‬ 71<noinclude></noinclude> jhbb86c8evoke2twoblw6hjh3obv79f Halaman:Surat-surat perdjandjian antara Kesultanan Bandjarmasin dengan pemerintahan2 VOC.pdf/86 104 116919 321853 2026-10-18T13:59:52Z Marcell Nichol 27867 /* Telah diuji baca */ 321853 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Marcell Nichol" /></noinclude>telah ada dari dahulu atau sekarang ini jang takluk dibawah perintah keradjaan Bandjar atau pada kemudian jang akan takluk tiada membedakan sekaliannja akan menjerahkan pada Kompeni oleh karena itulah keradjaan ini pada sekarang ini akan dibilang seperti dipunjai oleh sendirinja serta berdjaga² atas perintah supaja keradjaan Bandjar selama²nja beroleh damai dan sentausa oleh karena sebab itulah keradjaan ini Tuan Jang Maha Mulia akan beroleh seperti tanah pindjaman daripada Kompeni lagipun akan memerintahkan seperti seorang pindjaman serta akan mengenal Kompeni dan Tuan Jang Mulia dan amat Bangsawan Gurnadur Djendral dan Raden van India jang menggantikan Kompeni dalam fihak daerah ini dan pada sekarang ini akan mengenal menghormati serta dengar an seperti pengampu jang sungguh dan benar jang seumur? tiada akan meninggalkan . Fasal jang ketiga . Maka Tuan Jang Maha Mulia pada menundjuki kesetiaan dan alamat pindjaman tiap2 tahun akan mengirimkan utusan ke Batawiah dengan demikian barang jang tersebut disini ja'ni seribu pikol lada hitam sepuluh pikol lada putih seratus karah batu intan dan seratus rea 15 ) emas halus Fasal jang keempat . Pada sekarang ini tiada akan mengangkat sultan dengan tiada memberi maklum terlebih dahulu pada Kompeni tetapi djikalau Tuan jang Maha Mulia wafat akan digantikan dan ditambahi dengan asal mana ada terlebih dekat daripada Tuan jang Maha Mulia hanja terlebih dahulu akan bertapak tangan dan memeteraikan waad perdjandjian Fasal jang kelima. Lagipun tiap tahun akan memberi suatu pelihara dari tiga ribu rijal tuah 16 ) pada Sultan jang akan keluar jaitu paman Tuan jang Maha Mulia. 15) ‫ريال‬ 72 ‫ریا‬ = !; 16 ) ‫تور و‬<noinclude></noinclude> l6w24fqdnx1h1vvv7b44sv30mkmh6wu Halaman:Surat-surat perdjandjian antara Kesultanan Bandjarmasin dengan pemerintahan2 VOC.pdf/87 104 116920 321855 2026-10-18T14:02:10Z Marcell Nichol 27867 /* Telah diuji baca */ 321855 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Marcell Nichol" /></noinclude>Fasal jang keenam . Segala Tjina jang mengdiami disini dengan penghulu²nja akan tinggal dibawa perintah Kompeni. Fasal jang ketudjuh. Berdjandji Tuan jang Maha Mulia dengan kenaikannja diatas tachta keradjaan dengan segerah akan membajar utangnja pada Kompeni baik dengan lada atau dengan rijal. Fasal jang kedelapan . Djikalau Kompeni menghendaki pada hal melarang djung jang datang kemari pada kemudian Tuan jang Maha Mulia akan meridlakan. Fasal jang kesembilan. Dan sekalian charidjat 17 ) daripada barang2 jang masuk dan keluar kuliling daerah negeri Bandjar akan tinggal atas hisab Kompeni sendiri dan melelangkan penggalian intan . Fasal jang kesepuluh . Pada achirnja Tuan jang Maha Mulia akan mengumpulkan sekalian pengeran² dan sidang² menteri dan penghulu² serta kaum keluarga dari tanah pindjaman Bandjar dalam madjelisnja Gurnadur Djenderal dan Raden van India pada akan hari mana dituntukan Tuan supaja disanalah boleh menetapkan dengan sumpah baik inilah atawa perdjandjian baharu jang telah dikerdjakan pada dua puluh hari bulan Cktober tahun ini akan menurut dengan kesutjian serta mengenal Tuan Setaten Djenderal dan Puteri Djanda balu dari Orandji dan Nasau Pengampu dari pada berbangsa bangsawan Putera dari Orandji dan Nasau jang berpusaka tachta dan Kapitan Djenderal dan Laksamana. peperangan dan Kompeni Wilandawi serta Tuan jang Maha Mulia Gurnadur Djenderal dan Tuan2 jang bangsawan Raden van India jang mendjadikan kuasa dan kebesaran Kompeni Wilandawi dan mengganti dalam fihak daerah ini akan mengenal seperti tuan jang menempilik antara orang djadjat 18 ) serta berchidmah dan dengar2an dengan kesetiaan dan djikalau mengurungkan dengan segerah atau dalam seketjap mata telah diharau serta balik pindjaman dengan sekaliannja ( ) 17 ‫حارجة‬ ( ‫جاجت‬ 73<noinclude></noinclude> cggxtuy6u2833q9m2jutxj74qtqmcbe Halaman:Surat-surat perdjandjian antara Kesultanan Bandjarmasin dengan pemerintahan2 VOC.pdf/88 104 116921 321856 2026-10-18T14:02:59Z Marcell Nichol 27867 /* Telah diuji baca */ 321856 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Marcell Nichol" /></noinclude>kepada Kompeni seperti patut pada segala barang pindjaman tetapi djikalau dengan ketulusan menurut dan memelihara akan perdjandjian ini selama ' umur hidup Sultan akan tinggal tetap atas dudukan tachta keradjaannja serta dengan lain2 sidang2 menteri seseorang akan tinggal dalam pangkat mertabatnja selama Tuan Sultan dan Kompeni akan mengira kan mana djadi kebadjikan tachta kerajaan . Telah diselesaikan dan menetapkan di Tatas pada tudjuh likur hari bulan Oktober tahun seribu tudjuh ratus lima puluh enam. Tjap lak merah Tjap lak merah terbatja: Ratu Anum . terbatja : Ratu Anum . Acte van onderwerping , waarbij de generale nederlandse Oost-Indische Compagnie, als leen heer van ' t rijk van Bandjar en den resorte van dien verklaard en het selve ter regeering opgedragen werd aan den Seer uijtmuntenden Heere Pangerang Ratoe Anum, om gem. rijk. als Zulthaan , onder den Titul van te beheerschen; zijnde dien volgende uijt naam en van wegens Zijn Excellentie, den Hoog Edelen Hoog agtbaren Heere Jacob Mossel Generaal over de Infanterie ten dienste van den Staat der verenigde Nederlanden, mitsgad's Gouverneur Generaal en de Wel Edele Heeren raden van Nederlands India door der Selver expresse Commissaris en afgesant aan ' t hof van Bandjar, den oppercoopman , Sabandhaar en Licentmeester Johannes Andreas Paravicini ter eenre Met Den uijtmuntende Heere Pangerang Ratoe Anum, wettige troons opvolger van gemd rijk over de navolgende poincten en articulen over een gekomen als : Articul 1 . Neemd gemd zijn hoogheid Pangerang Ratoe Anum aan en verpligt zig bij desen, alle de poincten, articulen , en voorwaarden van ' t sub dato 20 october deses Jaars gesloten en vernieuwd tractaat tusschen den regeerenden Zulthaan Tamdjie Dullah . Zijn Hoogheids oom , en 74 .<noinclude></noinclude> i081ugu9qzgq1e8lkbdj1ijntm3syy6 Halaman:Surat-surat perdjandjian antara Kesultanan Bandjarmasin dengan pemerintahan2 VOC.pdf/89 104 116922 321857 2026-10-18T14:21:14Z Marcell Nichol 27867 /* Telah diuji baca */ 321857 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Marcell Nichol" /></noinclude>den in den hoofde deses gemelden Commissaris en afgesant Johannes Andreas Paravicini , t'accepteeren voor zoo verre de articulen van ' t voorgaande dese nadere conventie niet contrarieeren, in volkomen waarde te houden en sonder de minste afwijking en infractie heiliglijk na te komen , mitsgrs sodanig aan te merken , alsofse van woord tot woord desen waren ingelijvd en Zijn Hoogheid die selfs gecontracteerd, gesloten en verzeguld hadde ; zullende dese acte dierhalven als een apendix of bijvoegsel, aan voorz : nieuwe conventie g'accrocheerd werden . Articul 2 . En aangesien hooggemd Zijn Hoogheid , als wettige troons opvolger, met gevoelig leetweesen moet sien , dat het rijk van Bandjar hem so onregtvaardig onthouden en de throon Zijner voorvaderen , op den welken deselve tot op ' t overlijden van Zijn Hoogheits vader, den hoog loffelijken Heere Zulthaan Chamie Dullah in een directe linie met groten luijster geseten, den scepter geswaijd en gemeld rijk met veel glorie beheerscht hebben , g'occupeerd werd door een usurpateur en tiran, die de heerschappij op eene indirecte wijse, met Zijn hoogheid van het regt der natuur te beroven en Zijne dierbare belofte en verbintenis, die hij aan wijlen Zijn hoogheits vader ( g : g :) op ' t sterf bed heefd gedaan , om aan Zijn Hoogheid , wanneer den vereijschten ouderdom van 18 Jaaren zoude bereikt hebben , het rijxbestier van Bandjar over te geven, te breeken , zig heeft weten aan te matigen en thans tragt de successie op Zijnen soon Pangerang Nata en vervolgens op desselfs nakomelingen te transfereeren, mitsgadrs dus den stam der aloude koningen van Bandjar totaliter t'extirpeeren ; Alwaaromme Zijn hoogheid het wel zijn van Land en volk, als een deugdlievend vorst , ter herten neemende, mitsgadrs overwegende , wat ellende , jammerlijke • -onderdrucking en onverdragelijke tirannij hij met Zijne wettige onderdanen, die hem geduurig om hunne verlossing uijt het swaardruckend juk der slavernij , waar in thans gedompeld waren, versogten , sedert dat den tiran voormeld den scepter heevd begonnen te swaaijen , heeft moeten verduuren en daar en tegen in aanmerking nemende , dat ' t vrij beter voor hem en Zijne onderdanen was, onder ' s E. Comps opperheerschappij in stille rust en vrede te leven , dan nog langer onder het slaafse juk van dien trotsen en hovaardigen usurpateur te zugten , bij dese opene acte so voor zig , als Zijne Successeuren . Erfgenamen en nakomelingen so as- als descendenten , ten behoeve van d'Edele oost75<noinclude></noinclude> 7zs9ce6plruwlkx6wlrnni15jjf28vb Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/2 104 116923 321863 2026-10-19T09:36:07Z Link PB 26772 /* Tanpa teks */ 321863 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="0" user="Link PB" /></noinclude><noinclude></noinclude> rdttl2wf0351a804ncacb3gq2845nf2 Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/3 104 116924 321864 2026-10-19T09:37:05Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321864 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{center|'''TJERITA'''}} {{center|size=200%|'''SI SABARIAH'''}} {{center|Atau satu tjinta jang sutji dan pem-<br>bunuhan jang ngeri terdjadi<br>di Sungai Batang pada<br>tahun 1915}} {{center|II}} {{center|DIKARANG OLEH:}} {{center|'''(Hamka)'''}} {{center|size=150%|'''Datuk Indomo'''}} {{center|'''BUKITTINGGI'''}} ---- {{center|Tjetakan jang keempat}} {{center|Hak milik bagi pengarang}} {{center|Dilarang mentjitak sebelum izin dari pengarang}} ---- {{center|<small>DIJETAK PADA:</small>}} {{center|'''Pertjetakan "TSAMARATULICHWAN"'''}} {{center|'''Bukittinggi April 1957'''}}<noinclude></noinclude> 0abrpizk7xmsea3igpdyyaqcyvfo6g6 321865 321864 2026-10-19T09:37:31Z Link PB 26772 321865 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{center|'''TJERITA'''}} {{center|size=200%|'''SI SABARIAH'''}} {{center|Atau satu tjinta jang sutji dan pem-<br>bunuhan jang ngeri terdjadi<br>di Sungai Batang pada<br>tahun 1915}} {{center|||}} {{center|DIKARANG OLEH:}} {{center|'''(Hamka)'''}} {{center|size=150%|'''Datuk Indomo'''}} {{center|'''BUKITTINGGI'''}} ---- {{center|Tjetakan jang keempat}} {{center|Hak milik bagi pengarang}} {{center|Dilarang mentjitak sebelum izin dari pengarang}} ---- {{center|<small>DIJETAK PADA:</small>}} {{center|'''Pertjetakan "TSAMARATULICHWAN"'''}} {{center|'''Bukittinggi April 1957'''}}<noinclude></noinclude> nudvlg3dnx5hzci3yjii3fgmauxqtmm 321866 321865 2026-10-19T09:37:54Z Link PB 26772 321866 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{center|'''TJERITA'''}} {{center|size=200%|'''SI SABARIAH'''}} {{center|Atau satu tjinta jang sutji dan pem-<br>bunuhan jang ngeri terdjadi<br>di Sungai Batang pada<br>tahun 1915}} {{center|II}} {{center|DIKARANG OLEH:}} {{center|'''(Hamka)'''}} {{center|size=150%|'''Datuk Indomo'''}} {{center|'''BUKITTINGGI'''}} ---- {{center|Tjetakan jang keempat}} ---- {{center|Hak milik bagi pengarang}} {{center|Dilarang mentjitak sebelum izin dari pengarang}} ---- {{center|<small>DIJETAK PADA:</small>}} {{center|'''Pertjetakan "TSAMARATULICHWAN"'''}} {{center|'''Bukittinggi April 1957'''}}<noinclude></noinclude> 77yqou8j9vnf50zz80axezqatldvffn 321867 321866 2026-10-19T09:39:04Z Link PB 26772 321867 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{center|'''<big><big>TJERITA</big></big>'''}} {{center|size=200%|'''<big><big><big><big>SI SABARIAH</big></big></big></big>'''}} {{center|Atau satu tjinta jang sutji dan pem-<br>bunuhan jang ngeri terdjadi<br>di Sungai Batang pada<br>tahun 1915}} {{center|II}} {{center|DIKARANG OLEH:}} {{center|'''<big><big>(Hamka)</big></big>'''}} {{center|size=150%|'''<big><big>Datuk Indomo</big></big>'''}} {{center|'''BUKITTINGGI'''}} ---- {{center|Tjetakan jang keempat}} ---- {{center|Hak milik bagi pengarang}} {{center|Dilarang mentjitak sebelum izin dari pengarang}} ---- {{center|<small>DIJETAK PADA:</small>}} {{center|'''Pertjetakan "TSAMARATULICHWAN"'''}} {{center|'''Bukittinggi April 1957'''}}<noinclude></noinclude> n5ropvfeudec0w6ah56f6rancuky4du Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/4 104 116925 321869 2026-10-19T09:43:19Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321869 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>=== Tjerita Si Sabariah === <poem> Tinggi bukik disubarang, tampak nan dari tanah sirah, bakelok rupo kampuang pandan, ka danau pai manjilam. geraikan rambuik pulang mandi; sarai sarumpun balah2. Mulonjo kaba hambo karang, takana kampuang tumpah darah, paisi njawo djo badan, paukua timbangan paham, pahadjuak lautan budi, barilah ampun kalau salah. </poem> Kaba barito kami danga ado saurang parampuan banamo si Sariaman barumah dikoto tinggi dikida djalan panadjunan dalam daerah Sungai Batang anaknjo surang parampuan banamo si Sabariah nan elok nan baik budi rupo elok tampan tabawo tau di 'adat djo limbago namuah mandanga patuturan kuek baguru djo baladja namuah kasurau tiok hari tambatan hati ibu bapak limpahan sajang niniak mamak buah tutua nan samo gadang hormat pulo kasuami suaminjo urang mudo pulo banamo si Pulai urang mudo nan haluih paham pandai bagurau samo gadang pangasiah diurang mudo panjangang dianak ketek hormat kapado urang tuo baijua namuah maisi badjalan namuah mairiang. Dek elok rupo pargaulan sarupo santan djo {{hws|tang|tangguli}}<noinclude></noinclude> fwgrgs84ploqtkfpz87ncl97yp3yyj1 321871 321869 2026-10-19T09:43:48Z Link PB 26772 321871 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>Tjerita Si Sabariah <poem> Tinggi bukik disubarang, tampak nan dari tanah sirah, bakelok rupo kampuang pandan, ka danau pai manjilam. geraikan rambuik pulang mandi; sarai sarumpun balah2. Mulonjo kaba hambo karang, takana kampuang tumpah darah, paisi njawo djo badan, paukua timbangan paham, pahadjuak lautan budi, barilah ampun kalau salah. </poem> Kaba barito kami danga ado saurang parampuan banamo si Sariaman barumah dikoto tinggi dikida djalan panadjunan dalam daerah Sungai Batang anaknjo surang parampuan banamo si Sabariah nan elok nan baik budi rupo elok tampan tabawo tau di 'adat djo limbago namuah mandanga patuturan kuek baguru djo baladja namuah kasurau tiok hari tambatan hati ibu bapak limpahan sajang niniak mamak buah tutua nan samo gadang hormat pulo kasuami suaminjo urang mudo pulo banamo si Pulai urang mudo nan haluih paham pandai bagurau samo gadang pangasiah diurang mudo panjangang dianak ketek hormat kapado urang tuo baijua namuah maisi badjalan namuah mairiang. Dek elok rupo pargaulan sarupo santan djo {{hws|tang|tangguli}}<noinclude></noinclude> temljdjj9reh0ha49wa95db20z6jjb8 321872 321871 2026-10-19T09:44:03Z Link PB 26772 321872 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>'''Tjerita''' '''Si Sabariah''' <poem> Tinggi bukik disubarang, tampak nan dari tanah sirah, bakelok rupo kampuang pandan, ka danau pai manjilam. geraikan rambuik pulang mandi; sarai sarumpun balah2. Mulonjo kaba hambo karang, takana kampuang tumpah darah, paisi njawo djo badan, paukua timbangan paham, pahadjuak lautan budi, barilah ampun kalau salah. </poem> Kaba barito kami danga ado saurang parampuan banamo si Sariaman barumah dikoto tinggi dikida djalan panadjunan dalam daerah Sungai Batang anaknjo surang parampuan banamo si Sabariah nan elok nan baik budi rupo elok tampan tabawo tau di 'adat djo limbago namuah mandanga patuturan kuek baguru djo baladja namuah kasurau tiok hari tambatan hati ibu bapak limpahan sajang niniak mamak buah tutua nan samo gadang hormat pulo kasuami suaminjo urang mudo pulo banamo si Pulai urang mudo nan haluih paham pandai bagurau samo gadang pangasiah diurang mudo panjangang dianak ketek hormat kapado urang tuo baijua namuah maisi badjalan namuah mairiang. Dek elok rupo pargaulan sarupo santan djo {{hws|tang|tangguli}}<noinclude></noinclude> 7m7h5qq5esglako2jmnfk3jx3v23ehf 321873 321872 2026-10-19T09:44:34Z Link PB 26772 321873 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{center|'''Tjerita'''}} {{center|'''Si Sabariah'''}} <poem> Tinggi bukik disubarang, tampak nan dari tanah sirah, bakelok rupo kampuang pandan, ka danau pai manjilam. geraikan rambuik pulang mandi; sarai sarumpun balah2. Mulonjo kaba hambo karang, takana kampuang tumpah darah, paisi njawo djo badan, paukua timbangan paham, pahadjuak lautan budi, barilah ampun kalau salah. </poem> Kaba barito kami danga ado saurang parampuan banamo si Sariaman barumah dikoto tinggi dikida djalan panadjunan dalam daerah Sungai Batang anaknjo surang parampuan banamo si Sabariah nan elok nan baik budi rupo elok tampan tabawo tau di 'adat djo limbago namuah mandanga patuturan kuek baguru djo baladja namuah kasurau tiok hari tambatan hati ibu bapak limpahan sajang niniak mamak buah tutua nan samo gadang hormat pulo kasuami suaminjo urang mudo pulo banamo si Pulai urang mudo nan haluih paham pandai bagurau samo gadang pangasiah diurang mudo panjangang dianak ketek hormat kapado urang tuo baijua namuah maisi badjalan namuah mairiang. Dek elok rupo pargaulan sarupo santan djo {{hws|tang|tangguli}}<noinclude></noinclude> d390ysbduxfqqbhd74x6o4gqodotg5j 321874 321873 2026-10-19T09:45:05Z Link PB 26772 321874 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{center|'''Tjerita'''}} {{center|'''Si Sabariah'''}} <poem> :Tinggi bukik disubarang, :tampak nan dari tanah sirah, :bakelok rupo kampuang pandan, :ka danau pai manjilam. :geraikan rambuik pulang mandi; :sarai sarumpun balah2. :Mulonjo kaba hambo karang, :takana kampuang tumpah darah, :paisi njawo djo badan, :paukua timbangan paham, :pahadjuak lautan budi, :barilah ampun kalau salah. </poem> Kaba barito kami danga ado saurang parampuan banamo si Sariaman barumah dikoto tinggi dikida djalan panadjunan dalam daerah Sungai Batang anaknjo surang parampuan banamo si Sabariah nan elok nan baik budi rupo elok tampan tabawo tau di 'adat djo limbago namuah mandanga patuturan kuek baguru djo baladja namuah kasurau tiok hari tambatan hati ibu bapak limpahan sajang niniak mamak buah tutua nan samo gadang hormat pulo kasuami suaminjo urang mudo pulo banamo si Pulai urang mudo nan haluih paham pandai bagurau samo gadang pangasiah diurang mudo panjangang dianak ketek hormat kapado urang tuo baijua namuah maisi badjalan namuah mairiang. Dek elok rupo pargaulan sarupo santan djo {{hws|tang|tangguli}}<noinclude></noinclude> 1i3lcy6sfsrnnclw7psrcxhy2f55h3a 321875 321874 2026-10-19T09:45:53Z Link PB 26772 321875 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{center|'''<big>Tjerita</big>'''}} {{center|'''<big><big>Si Sabariah</big></big>'''}} <poem> :Tinggi bukik disubarang, :tampak nan dari tanah sirah, :bakelok rupo kampuang pandan, :ka danau pai manjilam. :geraikan rambuik pulang mandi; :sarai sarumpun balah2. :Mulonjo kaba hambo karang, :takana kampuang tumpah darah, :paisi njawo djo badan, :paukua timbangan paham, :pahadjuak lautan budi, :barilah ampun kalau salah. </poem> Kaba barito kami danga ado saurang parampuan banamo si Sariaman barumah dikoto tinggi dikida djalan panadjunan dalam daerah Sungai Batang anaknjo surang parampuan banamo si Sabariah nan elok nan baik budi rupo elok tampan tabawo tau di 'adat djo limbago namuah mandanga patuturan kuek baguru djo baladja namuah kasurau tiok hari tambatan hati ibu bapak limpahan sajang niniak mamak buah tutua nan samo gadang hormat pulo kasuami suaminjo urang mudo pulo banamo si Pulai urang mudo nan haluih paham pandai bagurau samo gadang pangasiah diurang mudo panjangang dianak ketek hormat kapado urang tuo baijua namuah maisi badjalan namuah mairiang. Dek elok rupo pargaulan sarupo santan djo {{hws|tang|tangguli}}<noinclude></noinclude> 8mm60dc2ef3wh4vry3z7o8xhsflkxrk Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/5 104 116926 321870 2026-10-19T09:43:24Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321870 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|||3}} ----</noinclude>{{hwe|guli|tangguli}} sarupo bulan djo matohari saketek sadjo nan marusuah ijo hiduik tidak sadang manjadang pitih nan tidak sampai manjampai bapadi sapangga tahun kok ditahan djuo hiduik dikampuang namuahlah susuik paruntungan tambahan pulo lai nan marusuah 'adat dinagari ka dituruik limbago nan ka diisi manolah 'adat urang disinan diranah Sungai Batang urang mudo suko marantau maninggalkan Koto djo Nagari badjalan karantau urang ijo mantjari aia nan djaniah manuruti sajak nan landai mantjarikan pungguang tidak basaok kapalo nan tidak batutuik kok paruik nan tidak barisi sampai tabik papatah urang ibarat kiah djo bandiang : <poem> Eloklah budjang pai kapakan, kapakan elok ka Pauh, kasawah baluluak2, Eloklah budjang pai badjalan, badjalan eloklah djauah, dirumah manjeso induak. </poem> nak duo pantun sairiang; <poem> Manangih mangunga2, karano pisang sakuduang. Maso ketek tanggungan ibu, lah gadang tjarikan surang. </poem> Uliah karano damikian takuik di 'adat karalangga si Pulai sangadjo pulo kabadjalan dari kampuang kasiah djo kampuang ditinggalkan kasiah dianak dipatangih kok djuah bana badan kini batamu tjinto dja takadia salamat sadjo pulang pai tidak kurang suatu apo. Allah ta'ala ka mambantu ado kapado suatu hari<noinclude></noinclude> 95ioy6k1hom7a3xrijhvarcdao1hdsw 321876 321870 2026-10-19T09:45:58Z Link PB 26772 321876 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|||3}} ----</noinclude>{{hwe|guli|tangguli}} sarupo bulan djo matohari saketek sadjo nan marusuah ijo hiduik tidak sadang manjadang pitih nan tidak sampai manjampai bapadi sapangga tahun kok ditahan djuo hiduik dikampuang namuahlah susuik paruntungan tambahan pulo lai nan marusuah 'adat dinagari ka dituruik limbago nan ka diisi manolah 'adat urang disinan diranah Sungai Batang urang mudo suko marantau maninggalkan Koto djo Nagari badjalan karantau urang ijo mantjari aia nan djaniah manuruti sajak nan landai mantjarikan pungguang tidak basaok kapalo nan tidak batutuik kok paruik nan tidak barisi sampai tabik papatah urang ibarat kiah djo bandiang : <poem> :Eloklah budjang pai kapakan, :kapakan elok ka Pauh, :kasawah baluluak2, :Eloklah budjang pai badjalan, :badjalan eloklah djauah, :dirumah manjeso induak. </poem> nak duo pantun sairiang; <poem> :Manangih mangunga2, :karano pisang sakuduang. :Maso ketek tanggungan ibu, :lah gadang tjarikan surang. </poem> Uliah karano damikian takuik di 'adat karalangga si Pulai sangadjo pulo kabadjalan dari kampuang kasiah djo kampuang ditinggalkan kasiah dianak dipatangih kok djuah bana badan kini batamu tjinto dja takadia salamat sadjo pulang pai tidak kurang suatu apo. Allah ta'ala ka mambantu ado kapado suatu hari<noinclude></noinclude> m8zt5jaalkxab5feeqp6baxruyhmdag Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/6 104 116927 321877 2026-10-19T09:49:17Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321877 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|4||}} ----</noinclude>sadangnjo duduak didalam rumah 'akal tumbuah sasudah makan paham tibo paruik barisi sadang dirumah man deh kanduangnjo lalu bakato sanan si Pulai kapado bundo kanduang diri : manolah bundo djanjo hambo adolah sabuah nan marusuah alah lamo hambo dalam kampuang alah sampai pulo hambo babini ijolah mandjadi urang tuo paham singkek 'akalpun kurang tangan tak ado kapahu buang arjok mukasuik tidak sampai atjok kahandak nan taganggu hiduik 'ibarat anai2 angan2 handak manggiriak langik malang ditangkok dek lajang2 dek bangsajk badan nangko djuo. Kini bak nangko nan taraso eloklah 'adat hambo turuik limbago elok hambo tuang 'adat didalam nagari kito dek tidak sadang manjadang tidak basawah nan badjandjang tidak ado harato banjak pado mangurang mausa'i eloklah hambo pai badjalan manudju rantau nan lai rami nak buliah sanang didalam hati. Mandanga kato nan bak kian mandjawab malah bundo kanduangnjo : Anak denai padja si Pulai rumik dek bundo ka mandjawab takuntji lidah ka batutua lihia den bangkak dek bapikia kamari salah tumah rasonjo. Kalau bundo pikiakan bana anak surang laki2 koknjo sakik bundo ditinggakan siapo mantjarikan ubek kalau bundo sakik taruih sakali mati siapo mandjapuik urang siak kalungang malah rumah hanjo lai tapi samantang pun baitu bundo pikia sabaliak lai anak atah mandjadi urang gadang sumando karumah urang djo apo urang dibari makan ratakaloa nak ka ditarimo urang lalu nikah kawin sakali nasib anaknjo disarahkannjo buruak baiknjo anak tanggung djoapo urang dihidupi {{hws|banang|banangko}}<noinclude></noinclude> 4pr5indcue2i7qxdq2yp99l2umdfy40 Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/7 104 116928 321878 2026-10-19T09:49:24Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321878 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|||5}} ----</noinclude>{{hwe|ko|banangko}} pulo djinihnjo hiduik kito hiduik 'ibarat induak ajam mangakeh baru mantjorok alah lamo bundo pikiakan. <poem> :Si lajok namonjo kumbang, :tabang kalauik api2. :Hilang lanjok tidak ditupang, :'adat baranak laki2. </poem> Tidaklah bundo rantang pandjang djo lakeh sadjo hambo djawab dengan sagalo suko hati bundo lapeh anak badjalan tjari dek anak paruntuangan kalau anak lai basungguah hati tidaklah Tuhan akan lupo Tuhan Allah basipat murah apo kahandak ka balaku apo dipintak tentu buliah. Tapi samantangpun baitu kok djadi anak badjalan manudju rantau nan djauah ingati nasihat mandeh 'adat limbago urang dagang nak buliah anak 'amalkan anak katjarai djo nagari rantau akan dituruik katahui 'adat djo limbago pakaikan paham budi haluih kalau manatap anak disanan bukan uang sadjo nan ditjari baso djo basi tjari pulo katahui angin nan ka mandingin katahui ranggeh nan ka malantiang manjahuak dihilia2 bakato dibawah2 air urang samo disabuak rantiang urang samo dipatah 'adat urang samo diisi. <poem> :Kok djadi anak kapakan, :iju bali balanak bali, :ikan pandjang bali dahulu. :Kok djadi anak badjalan, :ibu tjari dunsanak tjari, :induak samang tjari dahulu. </poem> Kok pandai babungo kambang,<noinclude></noinclude> kdmgxxn9x2ud03b3qbj715mgj5edq9p Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/8 104 116929 321879 2026-10-19T09:50:46Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321879 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|6||}} ----</noinclude>labiah saelok babungo nibuang. Kok pandai bainduak samang. labiah saelok bundo kanduang. Bukan sabuah ka diingati badjalan salangkah ma hadok suruik bakato sapatah dipikiakan satinggi2 malambuang kumbali katanah djuo denai lapeh anak badjalan denai bari batali pandjang sadjuah2 tabang kumba li kasangka djuo sabuah lai tu anak kanduang : Sabalun anak turun djandjang pandai2 anak baka to elok2 anak barutua ubeklah hati bini anak siupiak si Sabariah suruah basaba indjo dahulu baitu pulo djo mintuo nan banamo si Sariaman baolah mupakat niniak mamaknjo bao baijo karik ba'ik dilapeh djo do'a anak turun djandjang pikia pandapek hati bundo kalau tidak kito baitu malangga 'adat tu namonjo kito bakorong djo bakampuang kito bakoto banagari kito ba 'adat ba pusako kok tidak harato bando alua djo patuik tantu dituruik. Mandanga kato nan bak kian mandjawab sanan si Pulai : Kalau baitu kato bundo insja Allah baiklah itu hambo tarimo nasihat bundo hambo ikekkan didalam hati hambo lakekkan dalam pikiran buliah salamatbadan hambo. Ado antaro duo hari alah langkok rukun djo sjaratnjo di'amalkannjo pitua mandehnjo didjalang bini djo mamak mamintak izin ka badjalan bakato sanan si Pulai kapado si Sabariah : hambo bamukasuik ka badjalan, lapeh dek adiak badan hambo lapehlah dengan sutji hati alah sudah hambo pikiakan tidak djauah hambo badjalan hanjo karanah Udjuang Gunuang dalam daerah Pariaman<noinclude></noinclude> a2kmuszpxbi7x8nbjr7qmb9j47cfr9k 321880 321879 2026-10-19T09:51:14Z Link PB 26772 321880 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|6||}} ----</noinclude>labiah saelok babungo nibuang.<br> Kok pandai bainduak samang.<br> labiah saelok bundo kanduang.<br> Bukan sabuah ka diingati badjalan salangkah ma hadok suruik bakato sapatah dipikiakan satinggi2 malambuang kumbali katanah djuo denai lapeh anak badjalan denai bari batali pandjang sadjuah2 tabang kumba li kasangka djuo sabuah lai tu anak kanduang : Sabalun anak turun djandjang pandai2 anak baka to elok2 anak barutua ubeklah hati bini anak siupiak si Sabariah suruah basaba indjo dahulu baitu pulo djo mintuo nan banamo si Sariaman baolah mupakat niniak mamaknjo bao baijo karik ba'ik dilapeh djo do'a anak turun djandjang pikia pandapek hati bundo kalau tidak kito baitu malangga 'adat tu namonjo kito bakorong djo bakampuang kito bakoto banagari kito ba 'adat ba pusako kok tidak harato bando alua djo patuik tantu dituruik. Mandanga kato nan bak kian mandjawab sanan si Pulai : Kalau baitu kato bundo insja Allah baiklah itu hambo tarimo nasihat bundo hambo ikekkan didalam hati hambo lakekkan dalam pikiran buliah salamatbadan hambo. Ado antaro duo hari alah langkok rukun djo sjaratnjo di'amalkannjo pitua mandehnjo didjalang bini djo mamak mamintak izin ka badjalan bakato sanan si Pulai kapado si Sabariah : hambo bamukasuik ka badjalan, lapeh dek adiak badan hambo lapehlah dengan sutji hati alah sudah hambo pikiakan tidak djauah hambo badjalan hanjo karanah Udjuang Gunuang dalam daerah Pariaman<noinclude></noinclude> qdyus0x81dhl7uabu1mhsmwhjj5clnm Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/9 104 116930 321881 2026-10-19T09:52:08Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321881 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|||7}} ----</noinclude>djo saba malah adiak lapeh Kok ado Allah ka mambari ham bo pulang dihari rajo kok tumbuah maro malintang tan tulah surek hambo kirimkan kok tidak pulang dihari ra jo nantikan dibulan hadji kok tidak dibulan hadji nan tikan dibulan maulud kok tidak puto nan baitu kaba barito dangakan djuo . Mandanga kato nan bak kian agaklah si Sabariah baitu niat suaminjo dilapeh malah djo hati sutji pado hari Sinajan pagi2 badjalan si Pulai hanjo lai alah ting ga Korong djo Kampuang alah tingga tapian tampek mandi alah hilang rupo Sungai Batang. Tidaklah lamo antaronjo sampai diranah Udjuang 'Gunung lalu disanan mantjari panghidupan limbago da gang alah dipakai hari nan sadang tangah hari sadang njo bunta bajang2 kukuak ajam badarai2 murai bakitjau ateh kaju alang bakulik diudaro langikpun djaniah biru babajang padi disawah manguniang pipik djo bondo ba bondong2 aia didanau bariak tanang mangulabu bukik barisan tadjorok rupo Udjuang Tandjuang mambaleh tam pak Udjuang Djungui k tampaklah ranah Tandjuang Ba lai djaleh rakuaknjo nan duo tu badindiang bukik Ku duak Bantiang luruih djalannjo nan ka Kubu ba belok tantang Labuah Tagak tatinggi rupo Tanah Sirah Data ranahnjo 'Bawah Pondok. Dilengong suok djo kida rumah gadang ba atok idjuak rimah mamutiah dipuntjaknjo lah babilang kam puang nan dilihek kampuang Benteng djo Batu Adjuang Batu Pandjang djo Djalan Bantiang batehnjo labuah djo nagari.<noinclude></noinclude> dsfongzo2a5bu961fku8fdyf7hp82rm Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/10 104 116931 321882 2026-10-19T09:53:07Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321882 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|8||}} ----</noinclude>Kamudiak kaki dilangkahkan disanan dataran Tan djuang Sani landai ranahnjo Kampuang Tangah dibaruah danau tabantang diateh gunuang balirik dihilia labuah tarantang dimudiak sawah badjandjang dibukik tinaman tumbuah itulah nagari Sungai Batang. Lapeh nan dari panadjunan handak mandjalang kampuang Koto Tinggi rumah gadang ba atok idjuak halaman laweh dimukonjo djamua nan sadang dikakakan diateh anak djandjang nan kaduo duduaklah mandeh Sariaman pinggalan ado ditangannjo palialau ajam nan ma hampiri djamua pandang nan hampia ditukia'kan pandang nan djauh dilajangkan tampaklah biduak duo tigo ijolah biduak urang dari balai balai Salasa maso itu ta ngaran sadjo njanji djo pantunnjo ditapi danau banjaklah pulo biduak urang mangail ikan. Sadangnjo duduak didjandjang ijolah mandeh Sariaman anaknjo nan banamo si Sabariah sadangnjo duduak ditangah rumah mahundjua karuang tangah mahadok ka tantang tingkok tangan bagaluik djo sudjian djari bamain djo pindjahit banang bagaluik djo putaran rendo lah sudah duo helai tarawangnjo lah salasai pulo kok pulang bana suaminjo dari rantau untuak pananti indjo datang baitu bana nan dihati pikiran pun djauh maso itu takana ranahnjo Udjuang Gunuang suami bak raso tampak2 musim pabilo ka batamu aia mato giriang gu miriang tjinto batampua djo taragak sampai bapantun2 maso itu ' <poem> :Salamo pandan baduri, :dama tidak palito tidak, :lai koh pandjang djuo; </poem><noinclude></noinclude> s2584mhvoxdqu1rgxnuhkrbyjeji93u Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/11 104 116932 321883 2026-10-19T09:55:34Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321883 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|||9}} ----</noinclude><poem> :Salamo kito batjarai, :kaba tidak barito tidak, :lai koh tuan sanang sadjo. ::Silasiah baru baputjuak, ::gumalo ba-darai2, ::pandan dirmbo diruntushnjo. ::Kasiah nan baru kito susuak, ::dibawo batjarai-tjarai, ::iman didado diruzuahnjo. :Sutau tigo di Muaro Pawuah, :satu surau urang Tjaniago. :Susah malapeh dagang djawuah, :batamu sasudah hari rajo. </poem> Dalam mandeh duduak didjandjang dalam anak barusuah hati dek hati takdir Allah nasib batamu djo suratan datanglah urang dari baruah datangnjo tagopoh2 tabik paluahnjo dek balari kareh hangoknjo turun naik lalu sakali kahalaman mahimbau malah hanjo lai: Kakak kanduang si Sariaman balunkoh kakak mandanga kaba tidakkoh kakak malihek alah mudjua kito hanjo lai Pakan Raba'a alah karami alah banjak rang dagang pulang baiakpun djauh djo hampianjo alah bakumpua dinagari si Suman alah pulang pulo dari nagari Bangkahulu pulangnjo lai salamat tidak kurang suatu apo lai batamu nan dihati basuo tjinto djo takdir. Kini baitulah nan elok adat limbago dinagari mandapek samo balabo katjitjiran samo marugi elok batandang kakak kakian karumah bundo si Suman ziarah itu namonjo tanjokan sakik dengan sanangnjo buliah tabawo adat kampuang. Mandanga kato nan bakkian basiap si Sariaman {{hws|la|lalu}}<noinclude></noinclude> chtysake91j3mej5l5fporvsqe7fe44 Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/13 104 116933 321884 2026-10-19T10:02:29Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321884 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|||11}} ----</noinclude>{{hwe|pek|mandapek}} kaba sahiah laikoh bundo sanang sadjo laikoh sihat badan bundo baitu pulo anak bundo nan banamo si Sabariah laikoh injo dalam baiak apokoh kaba suaminjo dimano injo baniago buliah hambo bakirim surek lai lah tando 'alamat putiah hati. Mandanga kato nan bak kian mandjawab si Sariaman: Anak kanduang padja si Suman barakat tolong dari Allah lai lah bundo dalam salamat tidaklah kurang suatu apo badan sihat hatipun sanang korong kampuang salasai pulo koto rami padi mandjadi bundopun dalam kalimpahan tapi samantangpun baitu bak kato pantun urang tuo: <poem> :Ribawah djo Koto Tanggai :katigo djo Sawah Laweh :Duduak alap tagak tahandai :mandjo sahingga libia kaateh </poem> Tjubo pikiahkan dek hang Suman adat limbago dalam kampuang kok adat lai hambo isi limbago lai hambo tuang baranak surang parampuan dari ketek hambo gadangkan sampai umua anam baleh dituruik adat nagari alah hambo djari ka minantu barakat tolong dari Allah dapeklah padja si Pulai. Sakato niniak djo mamak saijo baliak batinimba karadjo baiak dilakehkan djangan disalo dek nan buruak alah lalu nikah djo kawin dek lamo bakalamoan salamat sadjo pagaulan tidak kurang suatu apo alah tjukup duo bulan panuah mamintak izin injo kadenai handak badjalan hanjo lai karanah ka Udjuang Gunuang dalam nagari Pariaman dek elok niat hatinjo den lapeh injo badjalan. Anak kanduang padja si Suman kitolah urang {{hws|basu|basudaro}}<noinclude></noinclude> 09e60dmu9e5mgkm75e0z6eg5bbf4vgj Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/14 104 116934 321885 2026-10-19T10:02:45Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321885 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|12||}} ----</noinclude>{{hws|daro|basudaro}} kok malu samo satuntuik mandapek samo balabo katjitjiran samo marugi nak den kabakan parasaian buliah hang mangirokan sadjak minantu pai badjalan alah limo bulan djo kini kaba tidak barito tidak djangankan kain agak sahalai surek saputjuak tak dikirim pitih sauwang tak dilantiang mada hati den mamikiakan den lihek kiri djo kanan dipandang muko balakang tidak urang nan samalang den urang malapeh anak atau mintuo malapeh pai badjalan badagang kakampuang urang kok tibo musim2njo bakirim djuo injo pulang dihambo sadjo nan tidak kalau den duduak ditangah rumah den pandang anak kanduang den nan banamo si Sabariah injo duduak basaba hati tidak mamikia nan bak kian batambah hatjua tulang sandi kini bak nangko parasaian tolonglah dek anak djo bitjaro kok luko buliah badamak kok sakik buliah barubek. Mandanga kato nan bak kian mandjawab sanan si Suman bundo kanduang dangakan malah tantangan kato bundo tadi sadjak diawal sampai kaachir dari satu sampai saratuih alah hambo danga samuanjo kini baitu lalu nan elok nak buliah sanang hati bundo dangakan nasihat hambo: Tantangan minantu bundo balumlah bundo marasai parasaian urang badagang buliah den tjurai den paparkan adopun kami urang badagang untuangnjo 'ibarat induak ajam mangakeh baru mantjotok badjalan kian kamari mantjarikan tutup kapalo mantjarikan paisi paruik alah hitam pungguang dek bapaneh alah hanguih muko dek bamasak alah panek kaki dek badjalan adang2 batamu djo nan elok muko basari hanjo lai. Kalau batamu dengan rugi mangaluah manahan hati<noinclude></noinclude> 22vpwafpn9p2v8veovc45obxn2xi5yu 321887 321885 2026-10-19T10:04:52Z Link PB 26772 321887 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|12||}} ----</noinclude>{{hwe|daro|basudaro}} kok malu samo satuntuik mandapek samo balabo katjitjiran samo marugi nak den kabakan parasaian buliah hang mangirokan sadjak minantu pai badjalan alah limo bulan djo kini kaba tidak barito tidak djangankan kain agak sahalai surek saputjuak tak dikirim pitih sauwang tak dilantiang mada hati den mamikiakan den lihek kiri djo kanan dipandang muko balakang tidak urang nan samalang den urang malapeh anak atau mintuo malapeh pai badjalan badagang kakampuang urang kok tibo musim2njo bakirim djuo injo pulang dihambo sadjo nan tidak kalau den duduak ditangah rumah den pandang anak kanduang den nan banamo si Sabariah injo duduak basaba hati tidak mamikia nan bak kian batambah hatjua tulang sandi kini bak nangko parasaian tolonglah dek anak djo bitjaro kok luko buliah badamak kok sakik buliah barubek. Mandanga kato nan bak kian mandjawab sanan si Suman bundo kanduang dangakan malah tantangan kato bundo tadi sadjak diawal sampai kaachir dari satu sampai saratuih alah hambo danga samuanjo kini baitu lalu nan elok nak buliah sanang hati bundo dangakan nasihat hambo: Tantangan minantu bundo balumlah bundo marasai parasaian urang badagang buliah den tjurai den paparkan adopun kami urang badagang untuangnjo 'ibarat induak ajam mangakeh baru mantjotok badjalan kian kamari mantjarikan tutup kapalo mantjarikan paisi paruik alah hitam pungguang dek bapaneh alah hanguih muko dek bamasak alah panek kaki dek badjalan adang2 batamu djo nan elok muko basari hanjo lai. Kalau batamu dengan rugi mangaluah manahan hati<noinclude></noinclude> 1miw0rp5q0690wc2m7rwrd8xsqek64d Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/12 104 116935 321886 2026-10-19T10:03:18Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321886 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|10||}} ----</noinclude>{{hwe|lu|lalu}} bakato kasi Sabariah: Nak kanduang djo den dikau tolong ambiakkan kampia siriah den kapai kakian karanah kakampuung Balai karumah bundo si Suman injo datang dari djauah laikoh salamat padjalanan patutlah kito malihati laikoh injo pulang sanang awak bakarib dengan injo hanjo saketek pitaruah den djamua takaka dihalaman kok turun hudjan kabumi liheklah gunuang disubarang alah gabak ruponjo hari bangkiklah djamua nan takaka tinggalah dirumah anak dahulu. Mandanga kato nan bak kian mandjawab si Sabariah: Kalau baitu djanjo mandeh patut bana mandeh kakian alah lamo kito basudaro dengan dunsanak nan disanan kito alah ba ripabisan kok kudian mandeh tibo katjiak hatinjo rang disanan tantang pitaruah mandeh tadi ijolah djamua dikalaman Insja Allah baiaklah itu pitaruah djangan bundo hunikan pakirim djangan bundo turuikkan. Tadanga dikato itu sananglah hati bundo kanduang lalu badjalan hanjo lai karanah kakampuung Balai badjalan ta-gageh2 balari ta-kadja2 dek lamo lamo lambek didjalan djauah basarang dakek djuo sampailah injo disanan ijo diranah kampuang Balai alah tibo ditangah halaman taruih sakali masuak rumah malihek kiri djo kanan tampaklah urang banjak duduak disuduik sabalah baruah peti basusun djo bungkusan. Ditangah urang nan banjaktu duduak si Suman bataratik mananti halek datang malihek mandeh Sariaman alah tibo injo duduak ditangah rumah. bakato sanan si Suman: Alahmoh datang mandeh kanduang malihek bundo ditangah rumah hilang pajah habih dahago kamari2 bundo duduak alah lamo hambo badjalan tidak {{hws|manda|mandapek}}<noinclude></noinclude> 6wwd8eyzsxuoqqnnc4voc28uxt4h597 Halaman:Tjerita Si Sabariah.pdf/15 104 116936 321888 2026-10-19T10:11:48Z Link PB 26772 /* Telah diuji baca */ 321888 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" />{{rh|||13}} ----</noinclude>induak samang menunggu pulo sauan dunia ka kijamat adat limbago urang dagang batamu labo djo rugi adat djuaro kalah menang adat hidup senang djo sakik bukanlah taruih bungo kambang bungo nan lajua ado pulo. Sabagai pulo bundo kanduang adat malapeh dagang djauah ditahan hangek djo dingin ditahan malang djo mudja alah banjak tutua djo bitjaro alah sudah tjurai djo paparan kana mangana paruntungan alah patang ruponjo hari sadang dek mandeh Sariaman lalu badjalan hanjo lai manudju rumah badan diri ijo diranah Panadjunan dalam daerah Koto Tinggi. <poem> :Bulek rakiknjo sigumanti :tapauik ditapi paga :tampak nan duri kampuang dalam :Tumbuah panjakik dalam hati :dek susah ubek djo panawa :tambah lamo tambah mandalam ::Malako djo Koto perak ::pasisia sadjo muatannjo ::Tjilako bana ameh djo perak ::banjak manusia didajonju </poem> Sadang dihati Sariaman dek lamo bakalamoan dek harok ameh perak ta-bajang2 dipikiran kudian mandapek nan dihati dapek minantu urang nan kajo salamat hidup anak denai denai basanang hati pulo bukan umpamo badan kini garam habih samba tak lamak aranglah habih basi binaso tidak sampai mukasuik dihati duduak barisan tiok hari tageleng pituru lunak talapiah dibadia patjah dapek minantu urang misikin tidak pandai mantjari untuang bodoh badagang baniago ikolah lamo dang nasonjo kaba tidak barito tidak anak denak harok dek<noinclude></noinclude> cmxncea0rfh1oan7yp3rc8qup2wiiqk