Wikisumber
idwikisource
https://id.wikisource.org/wiki/Halaman_Utama
MediaWiki 1.47.0-wmf.24
first-letter
Media
Istimewa
Pembicaraan
Pengguna
Pembicaraan Pengguna
Wikisumber
Pembicaraan Wikisumber
Berkas
Pembicaraan Berkas
MediaWiki
Pembicaraan MediaWiki
Templat
Pembicaraan Templat
Bantuan
Pembicaraan Bantuan
Kategori
Pembicaraan Kategori
Pengarang
Pembicaraan Pengarang
Indeks
Pembicaraan Indeks
Halaman
Pembicaraan Halaman
Portal
Pembicaraan Portal
TimedText
TimedText talk
Modul
Pembicaraan Modul
Acara
Pembicaraan Acara
Halaman:Barang rahsia dari astana Konstantinopel.pdf/181
104
85250
321893
250727
2026-10-20T03:43:35Z
Nabilaaprisanti
27585
/* Tervalidasi */
321893
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Nabilaaprisanti" />{{rh||166|}}</noinclude>doea kapala barisan apa diaorang ada dapat soerat dalam hamba toean poenja badan;” menjaut HALILBEY jang tjerdik itoe, „boekan sadja hamba toean diloekai dan di kaniaja, tetapi Baginda poenja kapala-kapala barisan itoe soeda pareksa diri hamba toean seperti satoe pentjoeri adanja.”
Soeltan tanja kapada SADI dan ZORA-BEY: „Angkau tiada dapat satoe apa?”
„Tiada satoe apa Baginda!” menjaut ZORA-BEY.
Soeltan amat mara kapada itoe doea kapala barisan, dan berkata: „Sekarang MOESTAPHA PACHA akan dapat tau jang akoe soeda soeroe pareksa dia poenja patti dan tiada mendapat satce apa; tetapi akoe mau itoe soerat dengan orangnja jang membawa!”
Bahoewa pri kaädaän ZORA-BEY dan SADI adalah amat soesa, di kiranja nanti mendapat poedjian hanja beroleh mara dari Soeltan, tetapi HALIL-BEY tinggal bersoedjoet di bawa kaki Soeltan dengan minta Soeltan poenja keadilan atas ini perkara, harap sopaija akan hoekoem SADI dan ZORA-BEY.
Sedang Soeltan hendak poetoesi ini perkara akan kamenangannja HALIL- BEY, maka masoeklah Soeltan poenja patti didalam kamar itoe, dan Soeltan poen menanja padanja: „Apa kabar?”
„Satoe baschi moeda dari djaga-djaga Soeltan mochoen masoek disini sebab dia hendak bitjara barang jang perloe pada Baginda.”<noinclude>{{rh|||Digit zed by Google}}</noinclude>
2pi66vmwdiwj2mlynpp2uvrtmsxnxg7
Halaman:Barang rahsia dari astana Konstantinopel.pdf/182
104
85489
321896
250726
2026-10-20T03:55:41Z
Nabilaaprisanti
27585
/* Tervalidasi */
321896
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Nabilaaprisanti" />{{rh||167}}</noinclude>„Kabar apa?” menanja Soeltan.
„HASSAN baschi menjatakan jang dia hendak taro itoe kabar dibawa Baginda poenja kaki!”
Maka ZORA-BEY dan SADI amat girang meliat HASSAN datang, barangkali dia dapat katerangan dari HALIL poenja salah.
„Siapa itoe HASSAN Baschi?” menanja Soeltan.
ZORA-BEY menjaut: „Katiga dari kita, jang melakoekan Baginda poenja soeroean.”
Tetapi HALIL-BEY jang masi berloetoet di bawa Soeltan poenja kaki, berasa takoet sahingga sagenap badannja bergemetar.
Soeltan berkata: „Soeroe baschi moeda itoe masoek!”
Demikianlah HASSAN masoek dengan soerat di tangannja.
„Kabar apa angkau bawa?” menanja Soeltan.
„Hamba toean persembahkan kapada Baginda soerat dari wazir MOESTAPHA PACHA;” menjaut HASSAN „jang mana baroe ini hamba toean rampas dari satoe djoeroe dajoeng pada djalanan ka Therapia.”
Satelah itoe dia berloetoet dan serahkan soerat itoe kadalam tangan Soeltan sendiri, jang memboeka dan membatja soerat itoe.
Sahdan SADI dan ZORA-BEY meliat kapada HASSAN jang berkadipkan mata kapada dia orang, karna moekanja Soeltan Toerki beroba mendjadi laen dan bitjaralah dalam dirinja: „Akoe poenja sangkaän tiada salah,<noinclude>{{rh|||Digit zed by Google}}</noinclude>
iso2do01ny1j8lu1zepz6xi3qpjlglq
Halaman:Warisan Seorang Pangeran 02.pdf/20
104
105089
321898
297079
2026-10-20T09:44:30Z
Sandi rambe
25813
/* Tervalidasi */
321898
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Sandi rambe" /></noinclude>lolos dari matanja banjak orang. Mulanja Kee Seng Liang memikir guna menjindir paderi wanita itu, tapi ia lihat orang sudah berbangkit sambil merapikan udjung badjunja.
Lok Tjiauw menduga Goat Hoa akan melakukan sesuatu, Ia mendahului bertepuk tangan seraja berkata: „Masih ada satu pendekar wanita! Mungkin dia akan mempertundjukkan kepandaiannja, supaja mata kita djadi dibuka!.......”
Goat Hoa tidak menjahut. Ia tjuma mengawasi dan mengangguk. Ia lantas bertindak kearah bokpay. Njata ia meniru perbuatan Hoe Loen. Ia mentjabut empat golok dengan dua djari tangannja, tidak perduli golok telah menantjap tembus. Ia mentjabutnja seperti djuga tidak menggunakan tenaga. Teranglah sudah bahwa tenaganja djauh lebih besar daripada tenaga djago undangannja Too Liong itu.
Perbuatan ini Goat Hoa lakukan tanpa sikap temberang. Ia berlaku tenang seperti biasa.
Habis mentjabut golok, ia kembali ketempatnja. Satu demi satu, ia pulangkan golok itu kepada Lok Tjiauw, Hoe Loen, Tjeng Loen dan Teng Yang.
Orang semua mengawasi. Mereka men.duga², dengan tangan kosong apa jang akan dilakukan paderi ini. Tadinja orang menjangka iapun bakal menimpuk bokpay. Njatanja sangkaan itu tidak benar.
Segera setelah mengembalikan keempat golok itu, Sim Goat Hoa berdiri menghadapi bokpay, terus ia memandang kepada orang banjak dan berkata: „Baru sadja telah ada tiga saudara jang telah memperlihatkan kelihayannja, dan keawasan mata dan tenaga lengan mereka. Meskipun begitu, mungkin ada saudara² lainnja jang hendak turut memberi pertundjukan djuga. Mengenai ini, aku punja pikiran lain. Aku rasa orang didalam bokpay itu harus dikasihani, karena ia telah tertikam ber-ulang². Oleh karena itu, sebagai seorang pertapa, hendak aku mewakili dia. Didalam hal ini, aku harap saudara² djangan pikir pandjang², djangan kuatir apa djuga. Siapa punja golok, dia boleh menggunakannja, dia boleh keluarkan seantero tenaganja! Aku minta supaja diriku dipandang sebagai boneka kaju ! Tidak ada halangannja orang menggunakan sebatang atau dua batang golok, aku tidak perduli berapa djumlahnja itu! Aku ingin mendjelaskan, karena ini adalah kehendakku sendiri, maka<noinclude>{{rh|||79}}</noinclude>
f71t4k9w62sovpoezkmgqqg6h1ki90u
Halaman:Warisan Seorang Pangeran 02.pdf/21
104
105090
321897
297080
2026-10-20T09:44:17Z
Sandi rambe
25813
/* Tervalidasi */
321897
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Sandi rambe" /></noinclude>disini tidak ada soal mengganti djiwa! Sekarang, hajolah, siapa
hendak mulai lebih dulu? Silakan !”
Mendengar ini, semua hadirin mendjadi diam mendjublak. Orang heran dan berkuatir. Jang berkuatir adalah pihak Teng Yam. Dipihak Too Liong, ada djuga jang beranggapan wanita ini sengadja berlaku temberang, untuk me-nakuti² {{...|10}}
Adalah Lok Tjiauw sidjuru pemisah jang sadar paling dulu. Ia terus meng-gojang²kan tangan.
„Tahan! Tahan dulu!” serunja. „Mengenai urusan malam ini, aku sudah merasa sangat bersjukur karena kedua pihak telah mem.beri djandjinja kepadaku untuk tidak menggunakan sendjata tadjam. Nona Sim, tjaramu ini adalah sangat berbahaja ! Djangan kata akan ada orang jang tidak hendak menggunakan golok, walaupun ada, aku siorang she Lok bakal mentjegahnja{{...|6}}”
Lok Tjiauw mengatakan demikian tanpa memperhatikan, bahwa kalau sinona berani menantang setjara demikian, mesti ada jang mendjadi pegangannja. Tapi dengan perkataannja ini, iapun membangkitkan rasa sjukur dan hormat dari Goat Hoa kepadanja.
„Lootjianpwee, kau mengharap keselamatan, inilah aku ketahui!” katanja. Lalu ia menoleh kearah pihak Too Liong, dan ber_kata selandjutnja : „Saudara, siapakah jang njalinja besar? Lekas
kau gunakan golokmu!"
Kali ini datang sambutan sebelum paderi ini ulangi tantangannja.
„Baiklah, hendak aku memberi hormat dengan sebatang golokku?” seru seorang anak muda. Dia duduk dideretan kiri, dikursi ke.enam. Tangannja segera terajun!
Sim Teng Yang mengeluarkan peluh dingin. Ia segera berpaling kearah kakaknja itu. Tapi untuk keheranannja, ia dapatkan walaupun sikakak tidak bergerak, pada tangannja jang sebelah, antara dua djeridji tangan, telah terdjepit sebatang golok ― ialah goloknja sianak muda!
Goat Hoa sudah lantas tertawa. Sambil angkat tangannja ia berkata: „Dapatkah golok sematjam ini mentjelakai orang?” Lantas ia melemparnja, hingga golok djatuh kelantai. Apa jang membuat orang tertjengang ialah golok itu telah terpatah mendjadi dua, sebab sambil melempar, paderi itu sudah mengerahkan tenaga dikedua djari tangannja itu.<noinclude>{{rh|80}}</noinclude>
os8hy9nubbf9up0v4m55a3awzmnls87
Halaman:Barang rahsia dari astana Konstantinopel.pdf/375
104
116937
321889
2026-10-20T02:48:23Z
Nabilaaprisanti
27585
/* Telah diuji baca */
321889
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Nabilaaprisanti" />{{rh||352|}}</noinclude>pedangnja jang lebar dan jang berkilat dari dalam saroengnja, pegang di tangannja jang koeat akan lantas mendjalankan pakardjaän dari dia poenja pembalasan djahat; tetapi satelah dia angkat kaen
lajar Cheimah itoe. masoek kadalam dengan toetoep mata, karna takoet akan kena penggoda djikalau dia dapat liat SADI poenja moeka jang bagoes, dia raba badannja SADI tiada dapat dan lantas boeka
matanja liat Cheimah itoe soeda kossong, sahingga dia djadi amatlah terkedjoet dan mara jang tiada terkira.
Apa soeda djadi? Dimana orang jang loeka itoe soeda pergi? Siapa soeda bawa pergi padanja? Komedian parampoean itoe angkat samoea kaen lajar Cheimah sopaija tjahja terang boelang boleh masoek kadalamnja, tetapi dengan hati bimbang dia meliat koeliling cheimah soeda kossong dan orang jang loeka poen soeda tiada, melainkan tanda dara sadja menoendjoek dimana bekasnja SADI soeda rebah.
Maka sekarang timbuel satoe ingatan dalam SOLIHA poenja akal; tiada laen orang jang soeda bawa pergi orang jang loeka itoe melainkan EL OMAR djoega! Karna dia itoe soeda di liatnja ada pada itoe cheimah dan soeda mengintip tingka lakoe parampoean itoe, maka barangkali dia soeda dapat<noinclude>{{rh|||Digited by Google}}</noinclude>
fwn3l34ys2xug1g61e6aaqen024y90e
321891
321889
2026-10-20T03:21:35Z
Nabilaaprisanti
27585
321891
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Nabilaaprisanti" />{{rh||352|}}</noinclude>pedangnja jang lebar dan jang berkilat dari dalam saroengnja, pegang di tangannja jang koeat akan lantas mendjalankan pakardjaän dari dia poenja pembalasan djahat; tetapi satelah dia angkat kaen
lajar Cheimah itoe. masoek kadalam dengan toetoep mata, karna takoet akan kena penggoda djikalau dia dapat liat SADI poenja moeka jang bagoes, dia raba badannja SADI tiada dapat dan lantas boeka
matanja liat Cheimah itoe soeda kossong, sahingga dia djadi amatlah terkedjoet dan mara jang tiada terkira.
Apa soeda djadi? Dimana orang jang loeka itoe soeda pergi? Siapa soeda bawa pergi padanja? Komedian parampoean itoe angkat samoea kaen lajar Cheimah sopaija tjahja terang boelang boleh masoek kadalamnja, tetapi dengan hati bimbang dia meliat koeliling cheimah soeda kossong dan orang jang loeka poen soeda tiada, melainkan tanda dara sadja menoendjoek dimana bekasnja SADI soeda rebah.
Maka sekarang timbuel satoe ingatan dalam SOLIHA poenja akal; tiada laen orang jang soeda bawa pergi orang jang loeka itoe melainkan EL OMAR djoega! Karna dia itoe soeda di liatnja ada pada itoe cheimah dan soeda mengintip tingka lakoe parampoean itoe, maka barangkali dia soeda dapat<noinclude>{{rh|||Digited by Google}}</noinclude>
d439kr2oecjs86t0pcgq0qiwyfjydpf
321895
321891
2026-10-20T03:47:14Z
Nabilaaprisanti
27585
321895
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Nabilaaprisanti" />{{rh||352|}}</noinclude>pedangnja jang lebar dan jang berkilat dari dalam saroengnja, pegang di tangannja jang koeat akan lantas mendjalankan pakardjaän dari dia poenja pembalasan djahat; tetapi satelah dia angkat kaen
lajar Cheimah itoe. masoek kadalam dengan toetoep mata, karna takoet akan kena penggoda djikalau dia dapat liat SADI poenja moeka jang bagoes, dia raba badannja SADI tiada dapat dan lantas boeka
matanja liat Cheimah itoe soeda kossong, sahingga dia djadi amatlah terkedjoet dan mara jang tiada terkira.
Apa soeda djadi? Dimana orang jang loeka itoe soeda pergi? Siapa soeda bawa pergi padanja? Komedian parampoean itoe angkat samoea kaen lajar Cheimah sopaija tjahja terang boelang boleh masoek kadalamnja, tetapi dengan hati bimbang dia meliat koeliling cheimah soeda kossong dan orang jang loeka poen soeda tiada, melainkan tanda dara sadja menoendjoek dimana bekasnja SADI soeda rebah.
Maka sekarang timbuel satoe ingatan dalam SOLIHA poenja akal; tiada laen orang jang soeda bawa pergi orang jang loeka itoe melainkan EL OMAR djoega! Karna dia itoe soeda di liatnja ada pada itoe cheimah dan soeda mengintip tingka lakoe parampoean itoe, maka barangkali dia soeda dapat<noinclude>{{rh|||Digit zed by Google}}</noinclude>
1jr6d0wik7izdb8jqvi226l2blzarxl
Halaman:Barang rahsia dari astana Konstantinopel.pdf/376
104
116938
321890
2026-10-20T03:13:46Z
Nabilaaprisanti
27585
/* Telah diuji baca */
321890
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Nabilaaprisanti" />{{rh||353|}}</noinclude>liat jang parampoean itoe bimbang akan memboenoe lalaki itoe, dan sebab itoe dia soeda rampas moesoe dari parampoean itoe akan soenoe padanja.
Demikianlah SOLIHA berasa soesa jang ini sindiran mendjadikan maloe kapadanja, djikalau EL OMAR bri tau kapada bangsa Badoewi jang penganten dara itoe bimbang akan memboenoe moesoe itoe dan dia soeda rampas orang itoe sopaija tiada di pandjangkan oemoernja.
Pada pikiran jang demikian ini, SOLIHA tiada sanggoep pikoel hanja mendjadiken dia gila dan panas daranja.
Tetapi laen dari dia, siapa boleh berboeat itoe? Dia bawa itoe orang dari lapang paperangan ka cheimah kossong jang ada pada sabela emir poenja cheimah dan orang-orang barisan dari bey jang loeka soeda di oesir kalang kaboet dan di boenoe, maka tiada boleh djadi jang satoe dari moesoe itoe brani datang pada laskar nisjin (tampat berenti sekalian orang paperangan) jang mana pada semoea oedjoeng di djaga oleh orang-orang barisan.
Dengan sangat mara dan tiada lepas pedang dari tangan, SOLIHA kaloear dari itoe cheimah dimana tiada kaliatan satoe apa, melainkan laskar nisjin itoe jang ada dalam soenji! Penganten dara itoe ambil<noinclude>{{rh|Barang Rahsia.||28.}}
{{rh||Digited by Google|}}</noinclude>
qt713xxfzjgkzsg3putfwksnvo63xq9
321892
321890
2026-10-20T03:22:33Z
Nabilaaprisanti
27585
321892
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Nabilaaprisanti" />{{rh||353|}}</noinclude>liat jang parampoean itoe bimbang akan memboenoe lalaki itoe, dan sebab itoe dia soeda rampas moesoe dari parampoean itoe akan soenoe padanja.
Demikianlah SOLIHA berasa soesa jang ini sindiran mendjadikan maloe kapadanja, djikalau EL OMAR bri tau kapada bangsa Badoewi jang penganten dara itoe bimbang akan memboenoe moesoe itoe dan dia soeda rampas orang itoe sopaija tiada di pandjangkan oemoernja.
Pada pikiran jang demikian ini, SOLIHA tiada sanggoep pikoel hanja mendjadiken dia gila dan panas daranja.
Tetapi laen dari dia, siapa boleh berboeat itoe? Dia bawa itoe orang dari lapang paperangan ka cheimah kossong jang ada pada sabela emir poenja cheimah dan orang-orang barisan dari bey jang loeka soeda di oesir kalang kaboet dan di boenoe, maka tiada boleh djadi jang satoe dari moesoe itoe brani datang pada laskar nisjin (tampat berenti sekalian orang paperangan) jang mana pada semoea oedjoeng di djaga oleh orang-orang barisan.
Dengan sangat mara dan tiada lepas pedang dari tangan, SOLIHA kaloear dari itoe cheimah dimana tiada kaliatan satoe apa, melainkan laskar nisjin itoe jang ada dalam soenji! Penganten dara itoe ambil<noinclude>{{rh|Barang Rahsia.||28.}}
{{rh||Digited by Google|}}</noinclude>
3hv7p2hzn0g1tq4hon2cwa9k186al3m
321894
321892
2026-10-20T03:46:14Z
Nabilaaprisanti
27585
321894
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Nabilaaprisanti" />{{rh||353|}}</noinclude>liat jang parampoean itoe bimbang akan memboenoe lalaki itoe, dan sebab itoe dia soeda rampas moesoe dari parampoean itoe akan soenoe padanja.
Demikianlah SOLIHA berasa soesa jang ini sindiran mendjadikan maloe kapadanja, djikalau EL OMAR bri tau kapada bangsa Badoewi jang penganten dara itoe bimbang akan memboenoe moesoe itoe dan dia soeda rampas orang itoe sopaija tiada di pandjangkan oemoernja.
Pada pikiran jang demikian ini, SOLIHA tiada sanggoep pikoel hanja mendjadiken dia gila dan panas daranja.
Tetapi laen dari dia, siapa boleh berboeat itoe? Dia bawa itoe orang dari lapang paperangan ka cheimah kossong jang ada pada sabela emir poenja cheimah dan orang-orang barisan dari bey jang loeka soeda di oesir kalang kaboet dan di boenoe, maka tiada boleh djadi jang satoe dari moesoe itoe brani datang pada laskar nisjin (tampat berenti sekalian orang paperangan) jang mana pada semoea oedjoeng di djaga oleh orang-orang barisan.
Dengan sangat mara dan tiada lepas pedang dari tangan, SOLIHA kaloear dari itoe cheimah dimana tiada kaliatan satoe apa, melainkan laskar nisjin itoe jang ada dalam soenji! Penganten dara itoe ambil<noinclude>{{rh|Barang Rahsia.||28.}}
{{rh||Digit zed by Google|}}</noinclude>
nk51b8wye6u6e7ud6t2i0nw8hnv2dv5
Halaman:Warisan Seorang Pangeran 02.pdf/41
104
116939
321899
2026-10-20T09:44:51Z
Sandi rambe
25813
/* Belum diuji baca */ Membuat halaman kosong
321899
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Sandi rambe" /></noinclude><noinclude></noinclude>
1n3gnkqub36od5k6xeqwsoar7jedakd
Halaman:Warisan Seorang Pangeran 02.pdf/42
104
116940
321900
2026-10-20T09:45:01Z
Sandi rambe
25813
/* Belum diuji baca */ Membuat halaman kosong
321900
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Sandi rambe" /></noinclude><noinclude></noinclude>
1n3gnkqub36od5k6xeqwsoar7jedakd