Wikipedia map_bmswiki https://map-bms.wikipedia.org/wiki/Kaca_Utama MediaWiki 1.47.0-wmf.5 first-letter Médhia Mirunggan Parembugan Naraguna Parembugan Naraguna Wikipedia Parembugan Wikipedia Barkas Parembugan Barkas MédhiaWiki Parembugan MédhiaWiki Cithakan Parembugan Cithakan Pitulung Parembugan Pitulung Kategori Parembugan Kategori TimedText TimedText talk Modhul Parembugan Modhul Acara Pembicaraan Acara Sukun 0 36420 222335 222333 2026-06-03T14:06:28Z ~2026-32785-81 20046 Respatyo, G. H., & Hernowo, B. (2025). Vegetation-Based Disaster Mitigation: A Case Study of Breadfruit Development in Maluku as a Means of Food Diversification. Journal of Environmental and Development Studies, 6(2), 107–127. https://doi.org/10.32734/jeds.v6i2.22593 222335 wikitext text/x-wiki [[Barkas:Artocarpus altilis.jpg|jmpl|wohe sukun]] [[Barkas:Pohon sukun di pinggir sawah di pinggiran Pandeglang.jpg|jmpl|wit sukun nang pinggir sawah]] '''Sukun''' yakuwe salah siji tanduran sing duwe woh. Tanduran kiye juga nduwe jeneng sing beda-beda nang beberapa wilayah utawa negara, kaya uru nang [[Tahiti]], kuru nang [[Fiji]], terus ulu nang [[Hawaii]].<ref>Buku Buah Leluhur dari Pohon Kehidupan: Memanggil Pulang Sukun ke Nusantara, halaman 5</ref> Studi penelitian potensi tanaman pangan lokal di Maluku, khususnya sukun, dalam konsep Rantai Pasokan Pangan (PKP) untuk penanggulangan bencana sebagai Produk Pangan Darurat (PKP). Dalam beberapa bencana di Maluku, pasokan pangan menghadapi tantangan signifikan terkait ketersediaan dan keberlanjutan. Sangat penting untuk menemukan strategi untuk menjaga ketersediaan dan keberlanjutan sambil mempertimbangkan potensi lokal. Studi ini menggunakan metode kualitatif, termasuk observasi dan diskusi kelompok fokus (FGD), untuk menganalisis mitigasi bencana berbasis vegetasi dengan menilai potensi pangan lokal untuk memastikan ketahanan dalam menghadapi bencana berbasis risiko. Hasil studi ini menunjukkan bahwa budidaya sukun di Maluku dapat menjadi sumber pangan responsif bencana dan memenuhi konsep rantai pasokan pangan untuk penanggulangan bencana dengan meningkatkan distribusi lokasi penanaman sukun di seluruh Provinsi Maluku. Temuan studi ini memberikan rekomendasi untuk memasukkan sukun sebagai sumber pangan lokal ke dalam kebijakan pemangku kepentingan, menjadikan mitigasi berbasis vegetasi sebagai strategi kunci di seluruh wilayah Maluku. == Rujukan == <references /> tigs7s6yr684rybqbuityzf6fa7wwm7 222336 222335 2026-06-03T14:07:08Z ~2026-32785-81 20046 /* Rujukan */ 222336 wikitext text/x-wiki [[Barkas:Artocarpus altilis.jpg|jmpl|wohe sukun]] [[Barkas:Pohon sukun di pinggir sawah di pinggiran Pandeglang.jpg|jmpl|wit sukun nang pinggir sawah]] '''Sukun''' yakuwe salah siji tanduran sing duwe woh. Tanduran kiye juga nduwe jeneng sing beda-beda nang beberapa wilayah utawa negara, kaya uru nang [[Tahiti]], kuru nang [[Fiji]], terus ulu nang [[Hawaii]].<ref>Buku Buah Leluhur dari Pohon Kehidupan: Memanggil Pulang Sukun ke Nusantara, halaman 5</ref> Studi penelitian potensi tanaman pangan lokal di Maluku, khususnya sukun, dalam konsep Rantai Pasokan Pangan (PKP) untuk penanggulangan bencana sebagai Produk Pangan Darurat (PKP). Dalam beberapa bencana di Maluku, pasokan pangan menghadapi tantangan signifikan terkait ketersediaan dan keberlanjutan. Sangat penting untuk menemukan strategi untuk menjaga ketersediaan dan keberlanjutan sambil mempertimbangkan potensi lokal. Studi ini menggunakan metode kualitatif, termasuk observasi dan diskusi kelompok fokus (FGD), untuk menganalisis mitigasi bencana berbasis vegetasi dengan menilai potensi pangan lokal untuk memastikan ketahanan dalam menghadapi bencana berbasis risiko. Hasil studi ini menunjukkan bahwa budidaya sukun di Maluku dapat menjadi sumber pangan responsif bencana dan memenuhi konsep rantai pasokan pangan untuk penanggulangan bencana dengan meningkatkan distribusi lokasi penanaman sukun di seluruh Provinsi Maluku. Temuan studi ini memberikan rekomendasi untuk memasukkan sukun sebagai sumber pangan lokal ke dalam kebijakan pemangku kepentingan, menjadikan mitigasi berbasis vegetasi sebagai strategi kunci di seluruh wilayah Maluku. == Rujukan == <references />Respatyo, G. H., & Hernowo, B. (2025). Vegetation-Based Disaster Mitigation: A Case Study of Breadfruit Development in Maluku as a Means of Food Diversification. Journal of Environmental and Development Studies, 6(2), 107–127. https://doi.org/10.32734/jeds.v6i2.22593 4ea4q5udaoafdu8n7use9aldm00416f 222337 222336 2026-06-03T14:08:08Z ~2026-32785-81 20046 /* Rujukan */ 222337 wikitext text/x-wiki [[Barkas:Artocarpus altilis.jpg|jmpl|wohe sukun]] [[Barkas:Pohon sukun di pinggir sawah di pinggiran Pandeglang.jpg|jmpl|wit sukun nang pinggir sawah]] '''Sukun''' yakuwe salah siji tanduran sing duwe woh. Tanduran kiye juga nduwe jeneng sing beda-beda nang beberapa wilayah utawa negara, kaya uru nang [[Tahiti]], kuru nang [[Fiji]], terus ulu nang [[Hawaii]].<ref>Buku Buah Leluhur dari Pohon Kehidupan: Memanggil Pulang Sukun ke Nusantara, halaman 5</ref> Studi penelitian potensi tanaman pangan lokal di Maluku, khususnya sukun, dalam konsep Rantai Pasokan Pangan (PKP) untuk penanggulangan bencana sebagai Produk Pangan Darurat (PKP). Dalam beberapa bencana di Maluku, pasokan pangan menghadapi tantangan signifikan terkait ketersediaan dan keberlanjutan. Sangat penting untuk menemukan strategi untuk menjaga ketersediaan dan keberlanjutan sambil mempertimbangkan potensi lokal. Studi ini menggunakan metode kualitatif, termasuk observasi dan diskusi kelompok fokus (FGD), untuk menganalisis mitigasi bencana berbasis vegetasi dengan menilai potensi pangan lokal untuk memastikan ketahanan dalam menghadapi bencana berbasis risiko. Hasil studi ini menunjukkan bahwa budidaya sukun di Maluku dapat menjadi sumber pangan responsif bencana dan memenuhi konsep rantai pasokan pangan untuk penanggulangan bencana dengan meningkatkan distribusi lokasi penanaman sukun di seluruh Provinsi Maluku. Temuan studi ini memberikan rekomendasi untuk memasukkan sukun sebagai sumber pangan lokal ke dalam kebijakan pemangku kepentingan, menjadikan mitigasi berbasis vegetasi sebagai strategi kunci di seluruh wilayah Maluku. == Rujukan == <references />2. Respatyo, G. H., & Hernowo, B. (2025). Vegetation-Based Disaster Mitigation: A Case Study of Breadfruit Development in Maluku as a Means of Food Diversification. Journal of Environmental and Development Studies, 6(2), 107–127. https://doi.org/10.32734/jeds.v6i2.22593 cmow9caf0i6wuyrkkf5c0r2w6cel0kg