Wikipituah minwikiquote https://min.wikiquote.org/wiki/Palanta MediaWiki 1.47.0-wmf.19 first-letter Media Istimewa Rundiang Pangguno Rundiang Pangguno Wikipituah Rundiang Wikipituah Berkas Rundiang Berkas MediaWiki Rundiang MediaWiki Templat Rundiang Templat Bantuan Rundiang Bantuan Kategori Rundiang Kategori TimedText TimedText talk Modul Rundiang Modul Acara Pembicaraan Acara Soekarno 0 1791 4684 4326 2026-09-14T23:47:40Z Afdhal Sy 44 4684 wikitext text/x-wiki '''Soekarno''' adolah presiden partamo [[Indonesia|Republik Indonesia]] nan mamacik jabatan dari tahun 1945–1967.[[Berkas:Presiden_Sukarno.jpg|jmpl|Soekarno]] == Kutipan == * ''"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya"'' ** Tajamahan : "Bangso nan hebat adolah bangso nan maharagoi jaso pahlawannyo."<ref>https://jatinangor.itb.ac.id/2015/11/11/bangsa-yang-besar-adalah-bangsa-yang-menghormati-jasa-para-pahlawannya/</ref> * ''"Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia."'' ** Tajamahan : "Saribu urang gaek hanyo dapek bamimpi; ciek anak mudo bisa maubah dunia." ** ''Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia''. * ''"Bunga mawar tidak mempropagandakan harum semerbaknya, dengan sendirinya harum semerbaknya itu tersebar di sekelilingnya."'' ** Diucapkan ketika menyematkan bintang sakti kepada dua orang perwira, yaitu Mayor Benny Moerdani dari RPKAD dan Mayor Untung bin Sjamsuri dari Banteng Raiders. ** Pidato Bung Karno di Semarang 29 Juli 1956. ** Tajamahan : "Bungo mawar indak malagakan baunyo nan harum, baunyo surang manyebar di sakaliliangnyo." * ''"Negeri kita kaya, kaya, kaya-raya, Saudara-saudara. Berjiwa besarlah, berimagination. Gali! Bekerja! Gali! Bekerja! Kita adalah satu tanah air yang paling cantik di dunia."'' ** Kutipan Pidato Bung Karno di semarang 29 Juli 1956. ** Tajamahan : "Nagari awak ko kayo, kayo, kayo, Dunsanak kasadonyo. Jadilah urang gadang hati, punyo imajinasi. Gali! Bakarajo! Gali! Bakarajo! Kito ko salah satu nagari nan paliang rancak di dunia." * ''"Dan agar yang tidak murni terbakar mati!"'' ** Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959. ** Tajamahan : "Buliah dak dak sampai tabaka mati!" * ''"Dalam tahap Nasional Demokratis ini, revolusi kita telah menjebol nekolim dan feodalisme untuk dapat menyelenggarakan tata kehidupan nasional yang demokratis. Sekarang kita melangkah ke tahap selanjutnya .... Sosialisme Indonesia."'' ** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 206. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki> ** Tajamahan : "Dalam tahap Demokrasi Nasional ko, revolusi awak alah mambungka neokolonialisme-imperialisme jo feodalisme dalam rangka managakkan tatanan iduik nasional nan demokratis. Kini kito maju ka tahap salanjuiknyo... Sosialisme Indonesia." * "Kalau Barang Liong Sai dari Tiongkok bekerjasama dengan Lembu Nandi dari India, dengan Sphinx dari Mesir, dengan Burung Merak dari Burma, dengan Gajah Putih dari Siam, dengan Ular Hidra dari Vietnam, dengan Harimau dari Filipina, dan dengan Banteng dari Indonesia, maka pasti hancur lebur kolonialisme internasional ..." ** Kutipan pidato Bung Karno di depan kader Partindo di Lapangan Tegalega mengenai solidaritas Asia-Afrika, satu tahun sebelum beliau diasingkan ke Ende. ** Tajamahan : "" * "''Massa adalah penentu sejarah, the makers of history!''" ** Pidato Bung Karno di Semarang 29 Juli 1956 ** Tajamahan : "Maso adolah panantu sajarah, pambuek sejarah!" * Sungguh Tuhan hanya memberi hidup satu kepadaku, tidak ada manusia mempunyai hidup dua atau hidup tiga. Tetapi hidup satunya akan kuberikan, insya Allah Subhanahuwata'ala, seratus persen kepada pembangunan tanah air dan bangsa. Dan... dan jikalau aku misalnya diberikan dua hidup oleh Tuhan, dua hidup ini pun akan aku persembahkan kepada tanah air dan bangsa. ** Pidato Bung Karno di KBRI USA 1956 ** Tajamahan : "" * ''"Negara Republik Indonesia ini bukan milik sesuatu golongan, bukan milik sesuatu agama, bukan milik sesuatu suku, bukan milik sesuatu golongan adat-istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!."'' ** Pidato Bung Karno di Surabaya, 24 September 1955 ** Tajamahan : "Negara Republik Indonesia ko bukan punyo ciek golongan, indak tamasuak punyo agamo manopun, indak tamasuak suku manopun, indak tamasuak kalompok adaik manopun, tapi milik awak kasadonyo mulai dari Sabang sampai ka Merauke!" * ''"Saudara-saudara dan rombongan : Buka mata, Buka mata! Buka otak! Buka telinga! Perhatikan, perhatikan keadaan! Perhatikan keadaan dan sedapat mungkin carilah pelajaran dari hal hal ini semuanya, agar supaya saudara saudara dapat mempergunakan itu dalam pekerjaan raksasa kita membangun Negara dan Tanah Air!"''. ** Tajamahan : "" * ''"Jikalau ingin menjadi satu bangsa yang besar, ingin menjadi bangsa yang mempunyai kehendak untuk bekerja, perlu pula mempunyai "imagination!"'' ** Tajamahan : "" * ''"Imagination" , "imagination" "imagination"! Ciptaan besar! Kita yang dahulu bisa menciptakan candi-candi besar seperti Borobudur, dan Prambanan, terbuat dari batu yang sampai sekarang belum hancur, kini kita telah menjadi satu bangsa yang kecil jiwanya, Saudara-saudara! Satu bangsa yang sedang dicandra-cengkalakan di dalam candra-cengkala jatuhnya Majapahit, "sirna hilang kertaning bumi"! Kertaning bumi hilang, sudah sirna sama sekali. Menjadi satu bangsa yang kecil, satu bangsa tugu "rong depa"'' ** Tajamahan : "" * ''"Bahwa manusia di dunia ini, Saudara-saudara, pada dasar dan hakekatnya adalah sama, tidak beda satu sama lain. Dan oleh karena itu manusia inilah yang harus diperhatikan"'' ** Pidato Bung Karno di Semarang 29 Juli 1956 ** Tajamahan : "" * ''"Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali."'' ([[:s:Sarinah/Bab 2|Sarinah]] Bab 2: Laki-laki dan Perempuan) ** Tajamahan : "" * “Janganlah ada salah paham. Non-Blok bukanlah netralitas. Ini bukan sikap pura-pura alim atau munafik dari seseorang yang menjauhkan diri dari penyakit menular. Politik Non-Blok bukanlah politik mencari posisi netral jika ada peperangan, politik Non-Blok bukanlah politik netral tanpa warna sendiri. Menjadi Non-Blok tidak berarti menjadi penyangga antar dua blok raksasa. Non-Blok adalah pengabdian yang aktif bagi cita cita luhur kemerdekaan yang berpegang teguh pada perdamaian, keadilan sosial dan kebebasan untuk merdeka” ** Pidato Presiden Soekarno pada KTT GNB I, Beograd, Yugoslavia, 1 September 1961 dengan judul ''Persahabatan, Perdamaian, dan Keadilan Sosial di antara Bangsa-bangsa.'' ** Tajamahan : "" * “Kalian tau apa, kalau saya melawan nanti perang saudara, perang saudara itu sulit, jikalau perang dengan Belanda jelas hidungnya, beda dengan hidung kita. Perang dengan bangsa sendiri tidak, wajahnya sama dengan wajahmu…keluarganya sama dengan keluargamu, lebih baik saya yang robek dan hancur daripada bangsa saya harus perang saudara.” ** Tajamahan : "" * ''"Beri aku pisang disertai sedikit simpati dari hati yang tulus, maka aku akan menciummu selamanya. Tetapi berikan aku uang seribu juta dolar dan pada saat yang sama tampar tanganku di depan umum, maka meskipun itu berarti darah hidupku, aku katakan padamu, 'Go to hell!'"'' ** Soekarno dan Cindy Adams. ''Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams''. Bobbs-Merrill, 1965, Bab 1, hlm. 2. ** Tajamahan : "" * ''"Ritme dari sebuah revolusi adalah pembongkaran dan pembangunan. Pembangunan membutuhkan jiwa seorang arsitek. Dan di dalam jiwa seorang arsitek terdapat unsur perasaan dan seni."'' ** Soekarno dan Cindy Adams. Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams. Bobbs-Merrill, 1965, Bab 1, hlm. 1. ** Tajamahan : "" * ''"Kita membutuhkan simbol dari kepribadian Indonesia. Peci ini, yang identik dengan pekerja biasa dari bangsa Melayu, adalah asli milik rakyat kita. Saya katakan, mari kita tegakkan kepala kita dengan memakai peci ini sebagai simbol Indonesia Merdeka."'' (Pidato Sukarno pada rapat pemuda tahun 1921 saat pertama kali mempopulerkan peci hitam di kalangan kaum terpelajar/intelektual). ** Soekarno dan Cindy Adams. ''Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams''. Bobbs-Merrill, 1965, Bab 5, hlm. 51–52. ** Tajamahan : "" * "Seorang Marhaen adalah orang yang memiliki alat-alat kecil; seorang rakyat kecil dengan kepemilikan kecil, alat-alat kerja kecil, yang cukup untuk dirinya sendiri. Puluhan juta jiwa kita yang melarat bekerja untuk tidak ada orang lain dan tidak ada orang lain yang bekerja untuk mereka. Tidak ada eksploitasi manusia atas manusia lainnya. Marhaenisme adalah Sosialisme Indonesia yang bekerja." ** Soekarno dan Cindy Adams. Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams. Bobbs-Merrill, 1965, Bab 6, hlm. 63. ** Tajamahan : "" == Percakapan == * Adam Malik: "Bung sudah jelas Bung Sjahrir tidak dipercaya lagi oleh rakyat, mengapa dia lagi yang bung angkat jadi PM. Kenapa bung tidak menunjuk Pak Tan [Malaka]?" ** Tajamahan : "" * Soekarno: "Adam ini bukan soal Sjahrir, Tan Malaka, Hatta atau Soekarno. Ini persoalan republik. Ini persoalan geopolitik dan geostrategi menyelamatkan kemerdekaan Indonesia. Kita harus mampu mendayung dengan selamat dari hempasan ombak di antara ke dua buah karang Blok Timur dan Blok Barat, dari pihak Sekutu pemenang Perang Dunia II. Ingat yang mendapatkan wewenang Sekutu untuk melucuti bala tentara Jepang di Indonesia ini adalah Blok Barat. Dan itu adalah Amerika Serikat yang diwakilkan kepada Inggris. Ingat itu." (14 November 1945 - [http://www.academia.edu/3887132/MARHAENISME_PANCASILA_peraga sumber]) ** Tajamahan : "" == Kumpulan pidato 17 Agustus == * ''"Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali "''. (Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno, [[:s:Tetaplah bersemangat Elang Rajawali!]]) ** Tajamahan : "" * ''"Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai! ... Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat."'' (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno, [[:s:Dari Sabang Sampai Merauke!]]) ** Tajamahan : "" * ''"Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya"''. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno: [[:s:Berilah Isi kepada Hidupmu!]]) ** Tajamahan : "" * ''"Sesuatu bangsa yang tidak mempunyai kepercayaan kepada diri sendiri, tidak dapat berdiri langsung."'' (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno, [[:s:Genta Suara Republik Indonesia]]) ** Tajamahan : "" * "''Inallaha la yu ghoyiru ma bikaumin, hatta yu ghoyiru ma biamfusihim''. Tuhan tidak mengubah nasibnya sesuatu bangsa; sebelum bangsa itu mengubah nasibnya sendiri. Firman Tuhan inilah gitaku, firman Tuhan inilah harus menjadi pula gitamu (Pidato HUT Proklamasi, 1964 Bung Karno: [[:s:Tahun "Vivere Pericoloso"]]) ** Tajamahan : "" * ''"Aku lebih suka lukisan samodra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, Kadyɔ siniram wayu sewindu lawasé"'' (Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno, [[:s:Tahun "Vivere Pericoloso"]]) ** Tajamahan : "" * ''"Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang."'' (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno, [[:s:Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah]]) ** Tajamahan : "" * ''Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah! <br />Jangan meninggalkan sejarahmu yang sudah, hai bangsaku, karena jika engkau meninggalkan sejarahmu yang sudah, engkau akan berdiri di atas vakum, engkau akan berdiri di atas kekosongan, dan lantas engkau menjadi bingung, dan perjuanganmu paling-paling hanya akan berupa amuk, amuk belaka! Amuk, seperti kera kejepit di dalam gelap. ... <br />Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah, never leave history! <br />Jangan sekali-kali meninggalkan sejarahmu sendiri, never, ever leave your own history.'' (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno, [[:s:Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah]]) ** Tajamahan : "" * ''"Apakah kelemahan kita? Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah rakyat gotong royong"'' (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno, [[:s:Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah]]) ** Tajamahan : "" == [[:w:Marhaenisme|Marhaenisme]] == * ''"Dan siapakah yang saya namakan kaum Marhaen itu? Yang saya namakan Marhaen adalah setiap rakyat Indonesia yang melarat atau lebih tepat: yang telah dimelaratkan oleh setiap kapitalisme, imprealisme dan kolonialisme."'' **Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959. ** Tajamahan : "" * "Kaum Marhaen ini terdiri dari tiga unsur: *:Pertama : Unsur kaum proletar Indonesia (buruh) *:Kedua : Unsur kaum tani melarat Indonesia, dan *:Ketiga : kaum melarat Indonesia yang lain-lain" **Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959. ** Tajamahan : "" * "Dan siapakah yang saya maksud dengan kaum Marhaenis? Kaum Marhaenis adalah setiap pejuang dan setiap patriot Bangsa. Yang mengorganisir berjuta-juta kaum Marhaen itu, dan Yang bersama-sama dengan tenaga massa Marhaen itu hendak menumbangkan sistem kapitalisme, imprealisme, kolonialisme, dan yang bersama-sama dengan massa Marhaen itu membanting tulang untuk membangun Negara dan masyarakat, yang kuat, bahagia sentosa, adil dan makmur." **Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959. ** Tajamahan : "" == [[:s:Lahianyo Pancasila]] == ''Pidato Sukarno di BPUPKI, 1 Juni 1945'' ;Kemerdekaan *Adakah Lenin ketika dia mendirikan negara Soviet Rusia '''merdeka''' telah mempunyai Dnepropetrovsk, dan yang maha besar di sungai Dnepr? Apa ia telah mempunyai ''radio station'' yang menyundul ke angkasa? Apa ia telah mempunyai kereta-kereta api cukup untuk meliputi seluruh negara Rusia? Apakah tiap-tiap orang Rusia pada waktu Lenin mendirikan Soviet-Rusia '''merdeka''' telah dapat membaca dan menulis? Tidak, Tuan-tuan yang terhormat! ** Tajamahan : "" *Indonesia '''merdeka''', ''political independence'', ''politieke onafhankelijkheid'', tidak lain dan tidak bukan ialah satu jembatan! ** Tajamahan : "" *Manakala sesuatu bangsa telah sanggup mempertahankan negerinya dengan darahnya sendiri, dengan dagingnya sendiri, pada saat itu bangsa itu telah masak untuk '''kemerdekaan'''. Kalau bangsa kita, Indonesia, walaupun dengan bambu runcing, Saudara-saudara, semua siap sedia mati mempertahankan tanah air kita Indonesia, pada saat itu bangsa Indonesia adalah siap sedia, masak untuk '''merdeka'''. ** Tajamahan : "" *Jika tiap-tiap orang Indonesia yang 70 milyun ini lebih dahulu harus '''merdeka''' di dalam hatinya, sebelum kita mencapai ''political independence'', saya ulangi lagi, sampai lebur kiamat kita belum dapat Indonesia '''merdeka'''! Di dalam Indonesia '''merdeka''' itulah kita memerdekakan rakyat kita! Di dalam Indonesia '''merdeka''' itulah kita memerdekakan hatinya bangsa kita! Di dalam Saudi Arabia '''merdeka''', Ibn Saud memerdekakan rakyat Arabia satu per satu. Di dalam Soviet-Rusia '''merdeka''' Stalin memerdekakan hati bangsa Soviet-Rusia satu per satu. ** Tajamahan : "" *Di seberang jembatan, jembatan emas inilah, baru kita leluasa menyusun masyarakat Indonesia '''merdeka''' yang gagah, kuat, sehat, kekal dan abadi. ** Tajamahan : "" *Tidak peduli rakyat dapat baca atau tidak, tidak peduli rakyat hebat ekonominya atau tidak, tidak peduli rakyat bodoh atau pintar, asal menurut hukum internasional mempunyai syarat-syarat suatu negara merdeka, yaitu ada rakyatnya, ada buminya dan ada pemerintahannya, sudahlah ia '''merdeka'''. ** Tajamahan : "" *Apakah kita mau Indonesia '''merdeka''' yang kaum kapitalisnya merajalela, ataukah yang semua rakyatnya sejahtera, yang semua orang cukup makan, cukup pakaian, hidup dalam kesejahteraan, merasa dipangku oleh Ibu Pertiwi yang cukup memberi sandang pangan kepadanya? ** Tajamahan : "" *'''Kemerdekaan''' hanyalah diperdapat dan dimiliki oleh bangsa yang jiwanya berkobar-kobar dengan tekad 'Merdeka, merdeka atau mati'! ** Tajamahan : "" ; Negara *Saudara-saudara yang bernama kaum kebangsaan yang di sini, maupun Saudara-saudara yang dinamakan kaum Islam, semuanya telah mufakat, bahwa bukan '''negara''' yang demikian itulah kita punya tujuan. kita hendak mendirikan suatu '''Negara''' 'semua buat semua'. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, baik golongan bangsawan, maupun golongan yang kaya, tetapi 'semua buat semua'. ** Tajamahan : "" *Kita mendirikan negara Indonesia, yang kita semua harus mendukungnya. Semua buat semua! Bukan Kristen buat Indonesia, bukan golongan Islam buat Indonesia, bukan Hadikoesoemo buat Indonesia, bukan Van Eck buat Indonesia, bukan Nitisemito yang kaya buat Indonesia, tetapi Indonesia buat Indonesia, semua buat semua! ** Tajamahan : "" ; Kesejahteraan *Kalau kita mencari demokrasi hendaknya bukan demokrasi barat, tetapi permusyawaratan yang memberi hdup, yakni politik ''economische democratie'' yang mampu mendatangkan '''kesejahteraan''' sosial! Rakyat Indonesia sudah lama bicara tentang hal ini. Apakah yang dimaksud dengan Ratu Adil? Yang dimaksud dengan faham Ratu Adil ialah ''social rechtvaardigheid''. Rakyat ingin sejahtera. Rakyat yang tadinya merasa dirinya kurang makan kurang pakaian, menciptakan dunia baru yang di dalmnya ada keadilan, di bawah pimpinan Ratu-Adil. ** Tajamahan : "" ; Kebangsaan *'''Kebangsaan''' Indonesia yang bulat! Bukan kebangsaan Jawa, bukan kebangsaan Sumatra, bukan kebangsaan Borneo, Sulawesi, Bali atau lain-lain, tetapi kebangsaan Indonesia, yang bersama-sama menjadi dasar satu ''nationale staat''. ** Tajamahan : "" *Internationalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak berakar di dalam buminya '''nasionalisme'''. Nasionalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak hidup dalam taman sarinya internasionalisme. ** Tajamahan : "" ; Monarki *Jikalau pada suatu hari Ki Bagoes Hadikoesoemo misalnya, menjadi Kepala Negara Indonesia, dan mangkat, meninggal dunia, jangan anaknya Ki Hadikoesoemo dengan sendirinya, dengan otomatis menjadi pengganti Ki Hadikoesoemo. Maka oleh karena itu saya tidak mufakat kepada prinsip '''monarki''' itu. ** Tajamahan : "" ; Gotong Royong *Kekeluargaan adalah suatu paham yang statis, tetapi '''gotong-royong''' menggambarkan satu usaha, satu amal, satu pekerjaan, yang dinamakan anggota terhormat Soekardjo satu ''karyo'', satu gawe. ... '''Gotong royong''' adalah pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu-membantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. ''Ho-lopis-kuntul-baris'' buat kepentingan bersama! ** Tajamahan : "" == Imperialisme == :dari ''[[:s:Indonesia Menggugat|Indonesia Menggugat]]'' (1930) :*Imperialisme juga suatu faham, imperialisme juga suatu pengertian. ... Ia adalah suatu nafsu, suatu sistem menguasai atau mempengaruhi ekonomi bangsa lain atau negeri, – suatu sistem merajai atau mengendalikan ekonomi atau negeri bangsa lain. ... Ia kita dapatkan dalam nafsu burung Garuda Rum terbang ke mana-mana, menaklukkan negeri-negeri sekeliling dan di luar Lautan Tengah. Ia kita dapatkan di dalam nafsu bangsa Spanyol menuduki negeri Belanda untuk bisa mengalahkan Inggris, ia kita dapatkan di dalam nafsu kerajaan Timur Sriwijaya menaklukkan negeri semenanjung Malaka, menaklukkan kerajaan Melayu, mempengaruhi rumah tangga negeri Kamboja atau Campa. Ia kita dapatkan di dalam nafsu negeri Majapahit menaklukkan dan mempengaruhi semua kepulauan Indonesia, dari Bali sampai Kalimantan, dari Sumatera sampai Maluku. Ia kita dapatkan di dalam nafsu kerajaan Jepang menduduki semenanjung Korea, mempengaruhi negeri Mancuria, menguasai pulau-pulau di Lautan Teduh. ... Bukan pada bangsa kulit putih saja ada imperialisme; tapi juga pada bangsa kulit kuning, juga pada bangsa kulit hitam, juga pada bangsa kulit merah sawo sebagai kami, – sebagai terbukti di zaman Sriwijaya dan zaman Majapahit; imperialisme adalah ... suatu keharusan yang ditentukan oleh rendah tingginya ekonomi sesuatu pergaulan hidup, yang tak memandang bulu. ** Tajamahan : "" :*Partai Nasional Indonesia menolak semua teori yang mengatakan bahwa asal-asal penjajahan dalam hakekatnya bukan pencarian rezeki, menolak semua teori yang mengajarkan, bahwa sebab-sebab rakyat Eropa dan Amerika mengembara di seluruh dunia dan mengadakan tanah-tanah jajahan di mana-mana itu, ialah oleh keinginan mencari kemashuran, atau oleh keinginan kepada segala yang asing, atau oleh keinginan menyebarkan kemajuan dan kesopanan. ... Tidak! Bagi Partai Nasional Indonesia penjajahan itu asal-asalnya yang dalam dan azasi, ialah nafsu mencari benda, nafsu mencari rezeki belaka. ... Nafsu akan rezekilah yang menjadi pendorong Colombus menempuh samudera Atlantik yang luas itu; nafsu akan rezekilah yang menyuruh Bartholomeus Diaz dan Vasco da Gama menentang hebatnya gelombang samudera Hindia; pencarian rezekilah yang menjadi "''noordster''" dan "kompas"nya Admiraal Drake, Magelhaens, Heemskerck, atau Cornelis de Houtman. Nafsu akan rezekilah yang menjadi nyawanya Kompeni di dalam abad ke-17 dan ke-18; nafsu akan rezekilah pula yang menjadi sendi-sendinya balapan cari jajahan dalam abad ke-19, yakni sesudah kapitalisme-modern menjelma di Eropa dan Amerika. ** Tajamahan : "" :*Sebelum zaman kapitalisme-modern itu, bangsa Inggris sudah menguasai sebagian dari Amerika, sebagian dari India, sebagian dari Australia dan lain-lain, yakni sudah menaruh sendi-sendi "''British Empire''" nantinya, – sudahlah bangsa Prancis menguasai sebagian pula dari Amerika dan sebagian juga dari India, – sudahlah bangsa Portugis mengibarkan benderanya di Amerika Selatan dan di beberapa tempat di seluruh Asia, – sudahlah bangsa Spanyol menguasai Amerika Tengah dan kepulauan Filipina, – sudahlah bangsa Belanda menduduki Afrika Selatan, beberapa bagian kepulauan Indonesia, terutama Maluku, Jawa, Sulawesi Selatan dan Sumatera. Sudahlah di zaman itu kita melihat hebatnya tenaga berusaha dari nafsu mencari rezeki tadi...<br><!-- -->Kini orang Inggris sudah bisa mengusir bangsa Prancis dan Portugis dan Belanda dari India. ... India takluk, Singapur dan Malaka diduduki, Tiongkok direbut haknya menetapkan beya dan hak-hak extrateritorial, dan dibikin "daerah pengaruh" dengan jalan keras dan jalan "halus", Mesir "dilindungi", Mesopotamia "dimandati", – Hongkong, kepulauan Fiji, India Barat, kepulauan Falkland, Gibraltar, Malta, Cyprus, Afrika. . . .<br><!-- -->Prancis menjejakkan kakinya di Afrika Utara, di Indo-China, di Martinique, di Guadeloupe, di Reunion, di Guyana, di Somali, di Nieuw Caledonia, – <br><!-- -->Amerika merebut Cuba, Portoriko, Filipina, Hawaii, dll., – <br><!-- -->Jerman melancar-lancarkan tangan imperialisme ke pulau Marshall, ke Afrika Barat-Timur, ke Togo, ke Kamerun, ke pulau-pulau Karolina, ke Kiautsjau, ke kepulauan Mariana, geer perkara Marokko dll., – <br><!-- -->Italia sibuk memperusahakan daerah pendudukannya Assab dekat selat Bab El Mandeb, mengatur kekuasaannya di Afrika Utara, mengambil Kossala, mencoba menaklukkan Abessinia, mengaut-ngaut di Tripoli dll. pula.<br><!-- -->Dan di Asia sendiri pun, imperialisme-modern itu membuktikan asal-turunannya: asal-turunan dari kehausan-kehausan ekonomi, anak dari kapitalisme, yang di dalam lingkungan rumah tangga sendiri kekurangan lapang usaha. Di atas sudah kami katakan, bahwa imperialisme itu bukan tabeat bangsa kulit putih saja, bukan "kejahatan hati" kulit putih saja...<br><!-- -->Kita ingat akan imperialisme bangsa Tartar yang di dalam abad ke-13 dan ke-14 sebagai "angin simun" menaklukkan sebagian besar benua Asia; kita ingat akan imperialisme bangsa-bangsa Aria, Machmud Gazni dan Barber yang memasuki negeri India; kita ingat akan imperialisme Sriwijaya yang menaklukkan pulau-pulau sekelilingnya; kita ingat akan imperialisme Majapahit, yang menguasai hampir semua kepulauan Indonesia beserta Malaka.<br><!-- -->Tetapi imperialisme-modern Asia baru kita lihat pada negeri Jepang tempo akhir-akhir ini; ... memang hanya negeri Jepang saja dari negeri-negeri Asia yang sudah masuk ke dalam kapitalisme-modern itu. Kapitalisme-modern Jepang yang butuh akan minyak tanah dan arang batu, kapitalisme-modern Jepang yang juga membangkitkan tambahnya penduduk yang deras sekali sehingga melahirkan nafsu mencari negeri-negeri emigrasi, – kapitalisme-modern Jepang itu membikin rakyat Jepang lupa akan kesatriaannya dan menanamkan kuku-kuku cengkramannya di semenanjung Sachlin dan Korea dan Mancuria.<br><!-- -->Nama "kampiunnya bangsa-bangsa Asia yang diperbudak", nama itu adalah suatu barang bohong, suatu barang dusta, suatu impian kosong bagi nasionalis-nasionalis kolot, yang mengira bahwa Jepanglah yang akan membentak imperialisme Barat dengan dengungan suara: "Berhenti!" – Bukan membentak "Berhenti!", tetapi dia sendirilah ikut menjadi belorong imperialisme yang angkara murka! Dia sendirilah yang ikut menjadi hantu yang mengancam keselamatan negeri Tiongkok, dia sendirilah yang nanti di dalam pergaulan mahahebat dengan belorong-belorong imperialisme Amerika dan Inggris ikut membahayakan keamanan dan keselamatan negeri-negeri sekeliling Lautan Teduh, dia sendirilah salah satu belorong yang nanti akan perang tanding di dalam perang Pasifik! ** Tajamahan : "" :* Betul Tuan-tuan Hakim, kejahatan VOC dan kejahatan cultuurstelsel adalah kejahatan kuno, tetapi hati-nasional tak gampang melupakannya. ** Tajamahan : "" :* Tak berhenti-hentinya kapitalisme modern itu lantas memukul-mukul di atas pintu gerbang Indonesia yang kurang lekas dibukakan, .... Dan akhirnya, kira-kira tahun 1870, dibukalah pintu gerbang itu! Sebagai angin yang makin lama makin keras bertiup, sebagai aliran sungai yang makin lama makin membanjir, sebagai gemuruh tentara menang yang masuk ke dalam kota yang kalah, ..., masuklah modal partikelir itu di Indonesia, mengadakan pabrik-pabrik gula di mana-mana, kebun-kebun teh, ''onderneming-onderneming'' tembakau dan sebagainya ditambah lagi modal partikelir yang membuka macam-macam perusahaan tambang, macam-macam perusahaan kereta-api, trem, kapal, atau pabrik-pabrik yang lain. Imperialisme tua makin lama makin layu, imperialisme-modern menggantikan tempatnya, – cara pengedukan harta yang menggali untung bagi negara Belanda itu, makin lama makin berubah, terdesak oleh cara pengedukan baru yang mengayakan modal partikelir. ** Tajamahan : "" :* Memang, bagi rakyat Indonesia perubahan sejak tahun 1870 itu hanya perubahan cara pengedukan rezeki; bagi rakyat Indonesia, imperialisme-tua dan imperialisme-modern kedua-duanya tinggal imperialisme belaka, kedua-duanya tinggal pengangkutan rezeki Indonesia keluar, kedua-duanya tinggal drainage! ** Tajamahan : "" :* O, memang, kami mengakui faedahnya alat-alat pengangkutan, yakni faedahnya alat-alat lalu-lintas modern itu, mengakui pengaruhnya yang baik atas perhubungan dan kemajuan rakyat, kami mengakui bahwa, jikalau umpamanya rakyat Indonesia itu sekarang kehilangan semua itu, niscaya ia merasa rugi, – tetapi tak dapat disangkal bahwa alat-alat lalu lintas modern itu, menggampangkan geraknya modal partikelir. Tak dapat disangkal, bahwa alat-alat lalu lintas itu menggampangkan modal itu jengkelitan di atas padang perusahaannya, membesarkan diri dan beranak di mana-mana, sehingga rezeki rakyat menjadi kocar-kacir oleh karenanya! ** Tajamahan : "" :* Imperialisme-tua yang dulunya terutama hanya sistem mengangkuti bekal-bekal hidup saja, kini sudah melar jadi raksasa imperialisme-modern yang empat macam "shakti"nya: ** Tajamahan : "" ::Pertama : Indonesia tetap menjadi negeri pengambilan bekal hidup ::Kedua : Indonesia menjadi negeri pengambilan bekal-bekal untuk pabrik-pabrik di Eropa ::Ketiga : Indonesia menjadi negeri pasar penjualan barang-barang hasil dari macam-macam industri asing ::Keempat : Indonesia menjadi lapang usaha bagi modal yang ratusan, ribuan-jutaan jumlahnya. – bukan saja modal Belanda, tetapi ... juga modal Inggris, juga modal Amerika, juga modal Jepang, juga modal lain-lain, sehingga imperialisme di Indonesia kini jadi internasional karenanya. ** Tajamahan : "" :* Benar sekali, – imperialisme-modern "membikin rakyat Bumiputra menjadi bangsa yang terdiri dari kaum buruh belaka dan membikin Hindia menjadi si buruh di dalam pergaulan bangsa-bangsa"! Dan si buruh yang bagaimana, Tuan-tuan Hakim!, – si buruh yang ''loonen''-nya ''minimumloonen'', si buruh yang ''Wirtschaft''-nya ''Minimumwirtschaft''!, si buruh yang upahnya upah Kokro! Hati nasional tentu berontak atas kejahatan imperialisme-modern yang demikian itu!! ** Tajamahan : "" ;Statistik :* Dalam tahun 1870 jumlah tanah ''erfpacht'' ada 35.000 bahu, dalam tahun 1901 sudah 622.000 bahu, dalam tahun 1928 sudah 2.707.000 bahu, – kalau dijumlahkan juga dengan konsesi-konsesi pertanian, jumlah ini buat tahun 1928 menjadi 4.592.000 bahu! Jumlah tanah yang ditanami karet kini tak kurang dari ± 488.000 bahu, hasil ± 141.000 ton jumlah kebun teh ± 132.000 bahu, hasilnya ± 73.000 ton: jumlah kebun kopi ± 127.000 bahu, hasilnya ± 55.000 ton; jumlah kebun tembakau ± 79.000 bahu, hasilnya ± 65.000 ton; jumlah kebun tebu ± 275.000 bahu, hasilnya 2.937.000 ton. ** Tajamahan : "" :* Dr.F.G. Waller, ..., antara lain berpidato demikian: "Menurut taksiran majelis majikan, keuntungan bersih dari perusahaan-perusahaan Hindia: gula, karet, termbakau, teh, kopi, kina, minyak tanah, hasil tambang, bank-bank, dan beberapa perusahaan kecil yang lain, dalam tahun 1924, 490 juta rupiah, tahun 1925, 540 juta rupiah. Menurut taksiran bolehlah ditentukan, bahwa 70% dari jumlah ini jatuh di tangan pihak Belanda, jadi kira-kira 370 juta rupiah. Kalau kita perhitungkan jumlah ini dengan bunga yang tinggi 9 atau 10%, maka harga perusahaan-perusahaan itu sekarang mencapai angka luar biasa, yakni 3700 hingga 4100 juta rupiah. .... Kekayaan yang di negeri Belanda terkena pajak kekayaan ialah 12 milyar, sehingga milik kita yang ada di Hindia tidak kurang dari 1/3 kekayaan rakyat kita semua." ** Tajamahan : "" :* Lebih dari 4000 juta rupiah kapital Belanda saja, Tuan-tuan Hakim yang terhormat, tetapi jumlah semua modal asing yang berusaha di Indonesia adalah lebih besar lagi, – yakni jikalau kita hitung dengan memakai asas perhitungan Dr. Waller itu juga: – kurang lebih 6000 juta rupiah! Enam milyar rupiah dengan untung setahun rata-rata sepuluh persen! Tetapi berapa perusahaan asingkah yang untungnya tidak berlipat-lipat ganda lagi. Berapa perusahaan asingkah yang dividennya sering kali lebih dari 30, 40, ya kadang-kadang sampai lebih dari 100%! Kita mengetahui dividen tembakau Sumatra yang besarnya 35% dalam tahun 1924, kita mengetahui dividen kina yang berlipat-lipat lagi, kita kenal akan dividen-dividen yang sampai 170%! ** Tajamahan : "" :* Memang milyunan rupiah harganya hasil-hasil perusahaan kapital asing itu yang saban tahun diangkut dari Indonesia, milyunan rupiah besarnya harga pengeluaran hasil-hasil itu saban tahun. Di dalam tahun 1927 pengeluaran kopi adalah seharga f 74.000.000,-; pengeluaran teh f 90.000.000,-; pengeluaran tembakau f 107.000.000,-; pengeluaran minyak f 155.000.000,-; pengeluaran gula f 360.000.000,- (malahan sebelum hebatnya persaingan dari Kuba, kadang-kadang lebih dari f 400.000.000,0); pengeluaran karet f 417.000.000, jumlah semua barang keluar tak kurang dari f 1.600.000.000,-; Pendek kata, saban tahun kekayaan yang diangkut dari Indonesia, sedikit-dikitnya f 1.500.000.000,-! ** Tajamahan : "" :* Kelebihan ekspor di Indonesia makin lama makin besar. Di dalam tahun delapan puluhan kelebihan ekspor itu = f 25.000.000,-; di dalam tahun sembilan puluhan sudah menjadi ± f 36.000.000,-; di dalam tahun-tahun penghabisan abad ke-19 sudah bertambah menjadi ± f 45.000.000,-; di dalam tahun sekitar 1910 sudah menjadi f 145.000.000,-; di dalam tahun akhir-akhir ini sudah menjadi f 700.000.000,-. Ya, di dalam tahun 1919 mencapai rekor f 1.426.000.000,- ** Tajamahan : "" :* Kesengsaraan itu adalah suatu kenyataan atau realiteit yang gampang dibuktikan dengan angka-angka. ** Tajamahan : "" :* Berapakah, umpamanya, besarnya upah di dalam perusahaan yang terpenting, yakni perusahaan gula, – perusahaan gula yang terdiri di tengah-tengah pusat pergaulan hidup Bumiputra, di tengah-tengah ulu hati pergaulan hidup itu? Menurut Statistisch Jaaroverzicht : rata-rata hanya f 0,45 sehari bagi orang laki-laki dan f 0,35 sehari bagi perempuan. ** Tajamahan : "" :* Menurut perhitungan Dr. Huender, penghasilan seorang kepala rumah tangga marhaen setahun ialah rata-rata f 161,-, jumlah beban rata-rata/22.50,- jadi bersih penghasilan setahun adalah f 161,- – f 22.50 = f 138.50, (seratus tiga puluh delapan rupiah lima puluh sen!), Tuan-tuan Hakim, di dalam dua belas bulan! Yakni, belum sampai f 12. – sebulan; yakni belum sampai f 0.40 sehari yakni, kalau dimakan lima orang (besarnya sama rata), belum sampai f 0.08 sehari seorang! ** Tajamahan : "" ;Pergerakan nasional :* "Bangsa yang terdiri dari kaum buruh belaka" dan " menjadi buruh antara bangsa-bangsa", Tuan-tuan Hakim, – itu bukan nyaman! Itu bukan memberi harapan besar bagi hari kemudian! Itu bukan memberi perspektif pada hari kemudian itu, jikalau terus-terusan begitu! Tidakkah oleh karenanya, wajib tiap-tiap nasionalis mencegah keadaan itu dengan sekuat-kuatnya? Tidakkah hal ini saja sudah cukup buat membenarkan kami punya pergerakan? ** Tajamahan : "" :* Dan toh.....apakah hak-hak bangsa kami, yang kiranya boleh jadi "imbangan" dari keadaan ekonomi yang menyedihkan itu? Apakah hak-hak bangsa kami yang boleh dipakai sebagai obat di atas luka hati nasional yang perih itu? ::Pengajaran? Oh, di dalam "abad kesopanan" ini ..., orang laki-laki yang bisa membaca dan menulis belum ada 7%, orang perempuan belum ada....1/2%! ... ::Pajak-pajak enteng? ... Kang Marhaen yang pendapatnya setahun rata-rata hanya f 160. – itu, harus membayar pajak sampai kurang lebih 10% dari pendapatannya; ::bahwa bagi bangsa Eropa pajak yang setinggi itu baru dikenakan kalau pendapatannya tak kurang dari f 8.000,- sampai dengan f 9.000,- setahun! ::bahwa pajak yang istimewa mengenai Kang Marhaen, yang pada tahun 1919 sudah mencapai jumlah f 86.900.000,- itu, di bawah pemerintahan Gubernur-Jenderal Fock dinaikkan lagi menjadi f 173.400.000,- setahun! ::bahwa teristimewa beban-beban desa sering berat sekali adanya! ::Kesehatan rakyat atau hygiene? Di seluruh Indonesia hanya ada 343 rumah sakit gubernemen, kematian bangsa Bumiputra setahun tak kurang dari ±20%, ya, di dalam kota-kota besar sampai kadang-kadang 30, 40, 50%! ... ::Kesempatan bekerja di pulau-pulau luar tanah Jawa? Soal kontrak dan ''poenale sanctie'', perbudakan zaman baru atau ''moderne slavernij'' itu, seolah-olah takkan habis-habisnya "dipertimbangkan dan sekali lagi dipertimbangkan", – ::Perlindungan kepentingan kaum buruh? Peraturan yang melindungi kaum buruh tak ada sama sekali, ... hak mogok, yang di dalam negeri-negeri yang sopan sudah bukan soal lagi itu, dengan adanya pasal 161 Kitab Undang-undang Hukum Pidana, musnah sama sekali dari realiteit, terhalimunkan sama sekali menjadi impian belaka! ::Kemerdekaan cetak-mencetak dan hak berserikat dan berkumpul?... ::Amboi, – adakah di sini hak-hak itu, di mana Kitab Undang-undang Hukum Pidana masih saja berisi itu pasal-pasal mengenai penyebaran – rasa kebencian (''haatzaaiartikelen'') yang bisa diulur-ulur sebagai karet, ... di mana hak pendigulan memberi kekuasaan yang hampir tak terhingga kepada pemerintah terhadap tiap-tiap pergerakan dan tiap-tiap manusia yang ia tak sukai? ::Adakah di sini hak-hak itu, di mana kritik di muka umum gampang sekali mendapat teguran atau sopan, di mana tiap-tiap rapat penuh dengan spion-spion polisi, di mana hampir tiap-tiap pemimpin dibuntuti reserse di dalam gerak-geriknya ke mana-mana, di mana gampang sekali diadakan "larangan berapat", di mana rahasia surat seringkali dilanggar diam-diam sebagai kami lihat dengan mata sendiri? ::Adakah di sini hak-hak itu, di mana laporan spion-spion itu saja atau tiap-tiap surat kaleng sudah bisa dianggap cukup buat membikin penggerebekan di mana-mana, mengunci berpuluh-puluh pemimpin di dalam tahanan, yang menjerumuskan pemimpin-pemimpin itu ke dunia pembuangan? ::Sesungguhnya: Tidak ada hak-hak yang orang berikan pada rakyat Indonesia untuk jadi "imbangan" kepada bencana pergaulan hidup dan bencana kerezekian yang ditebar-tebarkan oleh imperialisme-modern itu; ::tidak ada hak-hak yang orang berikan pada rakyat kami yang cukup nikmat dan menggembirakan untuk dijadikan pelipur hati nasional yang mengeluh melihat kerusakan sosial dan ekonomi yang disebabkan oleh imperialisme-modern itu; ::tidak ada hak-hak yang orang berikan pada rakyatku yang boleh dijadikannya sebagai pegangan sebagai penguat, sebagai ''sterking'' untuk memberhentikan kerja imperialisme yang mengobrak-abrik kerezekian dan pergaulan hidup kami itu. ** Tajamahan : "" == Tentang penjajah == * ‘‘Perjuanganku lebih mudah karena melawan [[penjajah]], namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri.’’ ** Tajamahan : "" ** Dikutip dari: Agus Ali Dzawafi (Juli 2024). ''[https://www.google.co.id/books/edition/Catatan_Menarik_Dunia_Tasawuf/8cAZEQAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=perjuanganku+lebih+mudah+karena+melawan+penjajah+namun+perjuangan+kalian+akan+lebih+sulit+karena&pg=PA52&printsec=frontcover Catatan Menarik Dunia Tasawuf]''. Muhaimin dan Salim, A. (ed.). Kota Serang: Penerbit A-Empat. Hlm. 52. ISBN 978-623-8552-13-9. == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh Indonesia]] ljli0k27ynu311c7acz4bwq6y9ms0r8 4686 4684 2026-09-14T23:57:45Z Afdhal Sy 44 4686 wikitext text/x-wiki '''Soekarno''' adolah presiden partamo [[Indonesia|Republik Indonesia]] nan mamacik jabatan dari tahun 1945–1967.[[Berkas:Presiden_Sukarno.jpg|jmpl|Soekarno]] == Kutipan == * ''"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya"'' ** Tajamahan : "Bangso nan hebat adolah bangso nan maharagoi jaso pahlawannyo."<ref>https://jatinangor.itb.ac.id/2015/11/11/bangsa-yang-besar-adalah-bangsa-yang-menghormati-jasa-para-pahlawannya/</ref> * ''"Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia."'' ** Tajamahan : "Saribu urang gaek hanyo dapek bamimpi; ciek anak mudo bisa maubah dunia." ** ''Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia''.<ref>https://www.cnbcindonesia.com/tech/20240816180222-37-563874/80--ucapan-17-agustus-2024-hut-ri-ke-79-untuk-medsos-dan-whatsapp</ref> * ''"Bunga mawar tidak mempropagandakan harum semerbaknya, dengan sendirinya harum semerbaknya itu tersebar di sekelilingnya."'' ** Diucapkan ketika menyematkan bintang sakti kepada dua orang perwira, yaitu Mayor Benny Moerdani dari RPKAD dan Mayor Untung bin Sjamsuri dari Banteng Raiders. ** Pidato Bung Karno di Semarang 29 Juli 1956. ** Tajamahan : "Bungo mawar indak malagakan baunyo nan harum, baunyo surang manyebar di sakaliliangnyo."<ref>https://www.pinterpolitik.com/terkini/hut-ri-ke-73-yakin-merdeka/</ref> * ''"Negeri kita kaya, kaya, kaya-raya, Saudara-saudara. Berjiwa besarlah, berimagination. Gali! Bekerja! Gali! Bekerja! Kita adalah satu tanah air yang paling cantik di dunia."'' ** Kutipan Pidato Bung Karno di semarang 29 Juli 1956. ** Tajamahan : "Nagari awak ko kayo, kayo, kayo, Dunsanak kasadonyo. Jadilah urang gadang hati, punyo imajinasi. Gali! Bakarajo! Gali! Bakarajo! Kito ko salah satu nagari nan paliang rancak di dunia."<ref>https://edukasi.kompas.com/read/2021/06/15/172503171/5-hal-terbesar-di-dunia-yang-ada-di-indonesia</ref> * ''"Dan agar yang tidak murni terbakar mati!"'' ** Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959. ** Tajamahan : "Buliah dak dak sampai tabaka mati!"<ref>https://jatimnow.com/baca-83273-lenyapkan-steriliteit</ref> * ''"Dalam tahap Nasional Demokratis ini, revolusi kita telah menjebol nekolim dan feodalisme untuk dapat menyelenggarakan tata kehidupan nasional yang demokratis. Sekarang kita melangkah ke tahap selanjutnya .... Sosialisme Indonesia."'' ** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 206. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki> ** Tajamahan : "Dalam tahap Demokrasi Nasional ko, revolusi awak alah mambungka neokolonialisme-imperialisme jo feodalisme dalam rangka managakkan tatanan iduik nasional nan demokratis. Kini kito maju ka tahap salanjuiknyo... Sosialisme Indonesia." * ''"Kalau Barang Liong Sai dari Tiongkok bekerjasama dengan Lembu Nandi dari India, dengan Sphinx dari Mesir, dengan Burung Merak dari Burma, dengan Gajah Putih dari Siam, dengan Ular Hidra dari Vietnam, dengan Harimau dari Filipina, dan dengan Banteng dari Indonesia, maka pasti hancur lebur kolonialisme internasional ..."'' ** Kutipan pidato Bung Karno di depan kader Partindo di Lapangan Tegalega mengenai solidaritas Asia-Afrika, satu tahun sebelum beliau diasingkan ke Ende. ** Tajamahan : "" * "''Massa adalah penentu sejarah, the makers of history!''" ** Pidato Bung Karno di Semarang 29 Juli 1956 ** Tajamahan : "Maso adolah panantu sajarah, pambuek sejarah!"<ref>https://www.suaramerdeka.com/nasional/pr-041531322/hari-sumpah-pemuda-ini-isi-pidato-presiden-soekarno-tahun-1956</ref> * Sungguh Tuhan hanya memberi hidup satu kepadaku, tidak ada manusia mempunyai hidup dua atau hidup tiga. Tetapi hidup satunya akan kuberikan, insya Allah Subhanahuwata'ala, seratus persen kepada pembangunan tanah air dan bangsa. Dan... dan jikalau aku misalnya diberikan dua hidup oleh Tuhan, dua hidup ini pun akan aku persembahkan kepada tanah air dan bangsa. ** Pidato Bung Karno di KBRI USA 1956 ** Tajamahan : "" * ''"Negara Republik Indonesia ini bukan milik sesuatu golongan, bukan milik sesuatu agama, bukan milik sesuatu suku, bukan milik sesuatu golongan adat-istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!."'' ** Pidato Bung Karno di Surabaya, 24 September 1955 ** Tajamahan : "Negara Republik Indonesia ko bukan punyo ciek golongan, indak tamasuak punyo agamo manopun, indak tamasuak suku manopun, indak tamasuak kalompok adaik manopun, tapi milik awak kasadonyo mulai dari Sabang sampai ka Merauke!"<ref>https://pai.ums.ac.id/dirgahayu-ri-ke-73/</ref> * ''"Saudara-saudara dan rombongan : Buka mata, Buka mata! Buka otak! Buka telinga! Perhatikan, perhatikan keadaan! Perhatikan keadaan dan sedapat mungkin carilah pelajaran dari hal hal ini semuanya, agar supaya saudara saudara dapat mempergunakan itu dalam pekerjaan raksasa kita membangun Negara dan Tanah Air!"''. ** Tajamahan : "" * ''"Jikalau ingin menjadi satu bangsa yang besar, ingin menjadi bangsa yang mempunyai kehendak untuk bekerja, perlu pula mempunyai "imagination!"'' ** Tajamahan : "Kalau ingin manjadi bangso nan gadang, ingin manjadi bangso nan punyo kainginan untuak bakarajo, paralu pulo mampunyoi imajinasi."<ref>https://www.bola.com/ragam/read/5360595/36-kata-kata-kemerdekaan-ir-soekarno</ref> * ''"Imagination" , "imagination" "imagination"! Ciptaan besar! Kita yang dahulu bisa menciptakan candi-candi besar seperti Borobudur, dan Prambanan, terbuat dari batu yang sampai sekarang belum hancur, kini kita telah menjadi satu bangsa yang kecil jiwanya, Saudara-saudara! Satu bangsa yang sedang dicandra-cengkalakan di dalam candra-cengkala jatuhnya Majapahit, "sirna hilang kertaning bumi"! Kertaning bumi hilang, sudah sirna sama sekali. Menjadi satu bangsa yang kecil, satu bangsa tugu "rong depa"'' ** Tajamahan : "" * ''"Bahwa manusia di dunia ini, Saudara-saudara, pada dasar dan hakekatnya adalah sama, tidak beda satu sama lain. Dan oleh karena itu manusia inilah yang harus diperhatikan"'' ** Pidato Bung Karno di Semarang 29 Juli 1956 ** Tajamahan : "" * ''"Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali."'' ([[:s:Sarinah/Bab 2|Sarinah]] Bab 2: Laki-laki dan Perempuan) ** Tajamahan : "" * “Janganlah ada salah paham. Non-Blok bukanlah netralitas. Ini bukan sikap pura-pura alim atau munafik dari seseorang yang menjauhkan diri dari penyakit menular. Politik Non-Blok bukanlah politik mencari posisi netral jika ada peperangan, politik Non-Blok bukanlah politik netral tanpa warna sendiri. Menjadi Non-Blok tidak berarti menjadi penyangga antar dua blok raksasa. Non-Blok adalah pengabdian yang aktif bagi cita cita luhur kemerdekaan yang berpegang teguh pada perdamaian, keadilan sosial dan kebebasan untuk merdeka” ** Pidato Presiden Soekarno pada KTT GNB I, Beograd, Yugoslavia, 1 September 1961 dengan judul ''Persahabatan, Perdamaian, dan Keadilan Sosial di antara Bangsa-bangsa.'' ** Tajamahan : "" * “Kalian tau apa, kalau saya melawan nanti perang saudara, perang saudara itu sulit, jikalau perang dengan Belanda jelas hidungnya, beda dengan hidung kita. Perang dengan bangsa sendiri tidak, wajahnya sama dengan wajahmu…keluarganya sama dengan keluargamu, lebih baik saya yang robek dan hancur daripada bangsa saya harus perang saudara.” ** Tajamahan : "" * ''"Beri aku pisang disertai sedikit simpati dari hati yang tulus, maka aku akan menciummu selamanya. Tetapi berikan aku uang seribu juta dolar dan pada saat yang sama tampar tanganku di depan umum, maka meskipun itu berarti darah hidupku, aku katakan padamu, 'Go to hell!'"'' ** Soekarno dan Cindy Adams. ''Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams''. Bobbs-Merrill, 1965, Bab 1, hlm. 2. ** Tajamahan : "" * ''"Ritme dari sebuah revolusi adalah pembongkaran dan pembangunan. Pembangunan membutuhkan jiwa seorang arsitek. Dan di dalam jiwa seorang arsitek terdapat unsur perasaan dan seni."'' ** Soekarno dan Cindy Adams. Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams. Bobbs-Merrill, 1965, Bab 1, hlm. 1. ** Tajamahan : "" * ''"Kita membutuhkan simbol dari kepribadian Indonesia. Peci ini, yang identik dengan pekerja biasa dari bangsa Melayu, adalah asli milik rakyat kita. Saya katakan, mari kita tegakkan kepala kita dengan memakai peci ini sebagai simbol Indonesia Merdeka."'' (Pidato Sukarno pada rapat pemuda tahun 1921 saat pertama kali mempopulerkan peci hitam di kalangan kaum terpelajar/intelektual). ** Soekarno dan Cindy Adams. ''Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams''. Bobbs-Merrill, 1965, Bab 5, hlm. 51–52. ** Tajamahan : "" * "Seorang Marhaen adalah orang yang memiliki alat-alat kecil; seorang rakyat kecil dengan kepemilikan kecil, alat-alat kerja kecil, yang cukup untuk dirinya sendiri. Puluhan juta jiwa kita yang melarat bekerja untuk tidak ada orang lain dan tidak ada orang lain yang bekerja untuk mereka. Tidak ada eksploitasi manusia atas manusia lainnya. Marhaenisme adalah Sosialisme Indonesia yang bekerja." ** Soekarno dan Cindy Adams. Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams. Bobbs-Merrill, 1965, Bab 6, hlm. 63. ** Tajamahan : "" == Percakapan == * Adam Malik: "Bung sudah jelas Bung Sjahrir tidak dipercaya lagi oleh rakyat, mengapa dia lagi yang bung angkat jadi PM. Kenapa bung tidak menunjuk Pak Tan [Malaka]?" ** Tajamahan : "" * Soekarno: "Adam ini bukan soal Sjahrir, Tan Malaka, Hatta atau Soekarno. Ini persoalan republik. Ini persoalan geopolitik dan geostrategi menyelamatkan kemerdekaan Indonesia. Kita harus mampu mendayung dengan selamat dari hempasan ombak di antara ke dua buah karang Blok Timur dan Blok Barat, dari pihak Sekutu pemenang Perang Dunia II. Ingat yang mendapatkan wewenang Sekutu untuk melucuti bala tentara Jepang di Indonesia ini adalah Blok Barat. Dan itu adalah Amerika Serikat yang diwakilkan kepada Inggris. Ingat itu." (14 November 1945 - [http://www.academia.edu/3887132/MARHAENISME_PANCASILA_peraga sumber]) ** Tajamahan : "" == Kumpulan pidato 17 Agustus == * ''"Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali "''. (Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno, [[:s:Tetaplah bersemangat Elang Rajawali!]]) ** Tajamahan : "" * ''"Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai! ... Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat."'' (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno, [[:s:Dari Sabang Sampai Merauke!]]) ** Tajamahan : "" * ''"Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya"''. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno: [[:s:Berilah Isi kepada Hidupmu!]]) ** Tajamahan : "" * ''"Sesuatu bangsa yang tidak mempunyai kepercayaan kepada diri sendiri, tidak dapat berdiri langsung."'' (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno, [[:s:Genta Suara Republik Indonesia]]) ** Tajamahan : "" * "''Inallaha la yu ghoyiru ma bikaumin, hatta yu ghoyiru ma biamfusihim''. Tuhan tidak mengubah nasibnya sesuatu bangsa; sebelum bangsa itu mengubah nasibnya sendiri. Firman Tuhan inilah gitaku, firman Tuhan inilah harus menjadi pula gitamu (Pidato HUT Proklamasi, 1964 Bung Karno: [[:s:Tahun "Vivere Pericoloso"]]) ** Tajamahan : "" * ''"Aku lebih suka lukisan samodra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, Kadyɔ siniram wayu sewindu lawasé"'' (Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno, [[:s:Tahun "Vivere Pericoloso"]]) ** Tajamahan : "" * ''"Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang."'' (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno, [[:s:Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah]]) ** Tajamahan : "" * ''Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah! <br />Jangan meninggalkan sejarahmu yang sudah, hai bangsaku, karena jika engkau meninggalkan sejarahmu yang sudah, engkau akan berdiri di atas vakum, engkau akan berdiri di atas kekosongan, dan lantas engkau menjadi bingung, dan perjuanganmu paling-paling hanya akan berupa amuk, amuk belaka! Amuk, seperti kera kejepit di dalam gelap. ... <br />Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah, never leave history! <br />Jangan sekali-kali meninggalkan sejarahmu sendiri, never, ever leave your own history.'' (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno, [[:s:Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah]]) ** Tajamahan : "" * ''"Apakah kelemahan kita? Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah rakyat gotong royong"'' (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno, [[:s:Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah]]) ** Tajamahan : "" == [[:w:Marhaenisme|Marhaenisme]] == * ''"Dan siapakah yang saya namakan kaum Marhaen itu? Yang saya namakan Marhaen adalah setiap rakyat Indonesia yang melarat atau lebih tepat: yang telah dimelaratkan oleh setiap kapitalisme, imprealisme dan kolonialisme."'' **Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959. ** Tajamahan : "" * "Kaum Marhaen ini terdiri dari tiga unsur: *:Pertama : Unsur kaum proletar Indonesia (buruh) *:Kedua : Unsur kaum tani melarat Indonesia, dan *:Ketiga : kaum melarat Indonesia yang lain-lain" **Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959. ** Tajamahan : "" * "Dan siapakah yang saya maksud dengan kaum Marhaenis? Kaum Marhaenis adalah setiap pejuang dan setiap patriot Bangsa. Yang mengorganisir berjuta-juta kaum Marhaen itu, dan Yang bersama-sama dengan tenaga massa Marhaen itu hendak menumbangkan sistem kapitalisme, imprealisme, kolonialisme, dan yang bersama-sama dengan massa Marhaen itu membanting tulang untuk membangun Negara dan masyarakat, yang kuat, bahagia sentosa, adil dan makmur." **Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959. ** Tajamahan : "" == [[:s:Lahianyo Pancasila]] == ''Pidato Sukarno di BPUPKI, 1 Juni 1945'' ;Kemerdekaan *Adakah Lenin ketika dia mendirikan negara Soviet Rusia '''merdeka''' telah mempunyai Dnepropetrovsk, dan yang maha besar di sungai Dnepr? Apa ia telah mempunyai ''radio station'' yang menyundul ke angkasa? Apa ia telah mempunyai kereta-kereta api cukup untuk meliputi seluruh negara Rusia? Apakah tiap-tiap orang Rusia pada waktu Lenin mendirikan Soviet-Rusia '''merdeka''' telah dapat membaca dan menulis? Tidak, Tuan-tuan yang terhormat! ** Tajamahan : "" *Indonesia '''merdeka''', ''political independence'', ''politieke onafhankelijkheid'', tidak lain dan tidak bukan ialah satu jembatan! ** Tajamahan : "" *Manakala sesuatu bangsa telah sanggup mempertahankan negerinya dengan darahnya sendiri, dengan dagingnya sendiri, pada saat itu bangsa itu telah masak untuk '''kemerdekaan'''. Kalau bangsa kita, Indonesia, walaupun dengan bambu runcing, Saudara-saudara, semua siap sedia mati mempertahankan tanah air kita Indonesia, pada saat itu bangsa Indonesia adalah siap sedia, masak untuk '''merdeka'''. ** Tajamahan : "" *Jika tiap-tiap orang Indonesia yang 70 milyun ini lebih dahulu harus '''merdeka''' di dalam hatinya, sebelum kita mencapai ''political independence'', saya ulangi lagi, sampai lebur kiamat kita belum dapat Indonesia '''merdeka'''! Di dalam Indonesia '''merdeka''' itulah kita memerdekakan rakyat kita! Di dalam Indonesia '''merdeka''' itulah kita memerdekakan hatinya bangsa kita! Di dalam Saudi Arabia '''merdeka''', Ibn Saud memerdekakan rakyat Arabia satu per satu. Di dalam Soviet-Rusia '''merdeka''' Stalin memerdekakan hati bangsa Soviet-Rusia satu per satu. ** Tajamahan : "" *Di seberang jembatan, jembatan emas inilah, baru kita leluasa menyusun masyarakat Indonesia '''merdeka''' yang gagah, kuat, sehat, kekal dan abadi. ** Tajamahan : "" *Tidak peduli rakyat dapat baca atau tidak, tidak peduli rakyat hebat ekonominya atau tidak, tidak peduli rakyat bodoh atau pintar, asal menurut hukum internasional mempunyai syarat-syarat suatu negara merdeka, yaitu ada rakyatnya, ada buminya dan ada pemerintahannya, sudahlah ia '''merdeka'''. ** Tajamahan : "" *Apakah kita mau Indonesia '''merdeka''' yang kaum kapitalisnya merajalela, ataukah yang semua rakyatnya sejahtera, yang semua orang cukup makan, cukup pakaian, hidup dalam kesejahteraan, merasa dipangku oleh Ibu Pertiwi yang cukup memberi sandang pangan kepadanya? ** Tajamahan : "" *'''Kemerdekaan''' hanyalah diperdapat dan dimiliki oleh bangsa yang jiwanya berkobar-kobar dengan tekad 'Merdeka, merdeka atau mati'! ** Tajamahan : "" ; Negara *Saudara-saudara yang bernama kaum kebangsaan yang di sini, maupun Saudara-saudara yang dinamakan kaum Islam, semuanya telah mufakat, bahwa bukan '''negara''' yang demikian itulah kita punya tujuan. kita hendak mendirikan suatu '''Negara''' 'semua buat semua'. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, baik golongan bangsawan, maupun golongan yang kaya, tetapi 'semua buat semua'. ** Tajamahan : "" *Kita mendirikan negara Indonesia, yang kita semua harus mendukungnya. Semua buat semua! Bukan Kristen buat Indonesia, bukan golongan Islam buat Indonesia, bukan Hadikoesoemo buat Indonesia, bukan Van Eck buat Indonesia, bukan Nitisemito yang kaya buat Indonesia, tetapi Indonesia buat Indonesia, semua buat semua! ** Tajamahan : "" ; Kesejahteraan *Kalau kita mencari demokrasi hendaknya bukan demokrasi barat, tetapi permusyawaratan yang memberi hdup, yakni politik ''economische democratie'' yang mampu mendatangkan '''kesejahteraan''' sosial! Rakyat Indonesia sudah lama bicara tentang hal ini. Apakah yang dimaksud dengan Ratu Adil? Yang dimaksud dengan faham Ratu Adil ialah ''social rechtvaardigheid''. Rakyat ingin sejahtera. Rakyat yang tadinya merasa dirinya kurang makan kurang pakaian, menciptakan dunia baru yang di dalmnya ada keadilan, di bawah pimpinan Ratu-Adil. ** Tajamahan : "" ; Kebangsaan *'''Kebangsaan''' Indonesia yang bulat! Bukan kebangsaan Jawa, bukan kebangsaan Sumatra, bukan kebangsaan Borneo, Sulawesi, Bali atau lain-lain, tetapi kebangsaan Indonesia, yang bersama-sama menjadi dasar satu ''nationale staat''. ** Tajamahan : "" *Internationalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak berakar di dalam buminya '''nasionalisme'''. Nasionalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak hidup dalam taman sarinya internasionalisme. ** Tajamahan : "" ; Monarki *Jikalau pada suatu hari Ki Bagoes Hadikoesoemo misalnya, menjadi Kepala Negara Indonesia, dan mangkat, meninggal dunia, jangan anaknya Ki Hadikoesoemo dengan sendirinya, dengan otomatis menjadi pengganti Ki Hadikoesoemo. Maka oleh karena itu saya tidak mufakat kepada prinsip '''monarki''' itu. ** Tajamahan : "" ; Gotong Royong *Kekeluargaan adalah suatu paham yang statis, tetapi '''gotong-royong''' menggambarkan satu usaha, satu amal, satu pekerjaan, yang dinamakan anggota terhormat Soekardjo satu ''karyo'', satu gawe. ... '''Gotong royong''' adalah pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu-membantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. ''Ho-lopis-kuntul-baris'' buat kepentingan bersama! ** Tajamahan : "" == Imperialisme == :dari ''[[:s:Indonesia Menggugat|Indonesia Menggugat]]'' (1930) :*Imperialisme juga suatu faham, imperialisme juga suatu pengertian. ... Ia adalah suatu nafsu, suatu sistem menguasai atau mempengaruhi ekonomi bangsa lain atau negeri, – suatu sistem merajai atau mengendalikan ekonomi atau negeri bangsa lain. ... Ia kita dapatkan dalam nafsu burung Garuda Rum terbang ke mana-mana, menaklukkan negeri-negeri sekeliling dan di luar Lautan Tengah. Ia kita dapatkan di dalam nafsu bangsa Spanyol menuduki negeri Belanda untuk bisa mengalahkan Inggris, ia kita dapatkan di dalam nafsu kerajaan Timur Sriwijaya menaklukkan negeri semenanjung Malaka, menaklukkan kerajaan Melayu, mempengaruhi rumah tangga negeri Kamboja atau Campa. Ia kita dapatkan di dalam nafsu negeri Majapahit menaklukkan dan mempengaruhi semua kepulauan Indonesia, dari Bali sampai Kalimantan, dari Sumatera sampai Maluku. Ia kita dapatkan di dalam nafsu kerajaan Jepang menduduki semenanjung Korea, mempengaruhi negeri Mancuria, menguasai pulau-pulau di Lautan Teduh. ... Bukan pada bangsa kulit putih saja ada imperialisme; tapi juga pada bangsa kulit kuning, juga pada bangsa kulit hitam, juga pada bangsa kulit merah sawo sebagai kami, – sebagai terbukti di zaman Sriwijaya dan zaman Majapahit; imperialisme adalah ... suatu keharusan yang ditentukan oleh rendah tingginya ekonomi sesuatu pergaulan hidup, yang tak memandang bulu. ** Tajamahan : "" :*Partai Nasional Indonesia menolak semua teori yang mengatakan bahwa asal-asal penjajahan dalam hakekatnya bukan pencarian rezeki, menolak semua teori yang mengajarkan, bahwa sebab-sebab rakyat Eropa dan Amerika mengembara di seluruh dunia dan mengadakan tanah-tanah jajahan di mana-mana itu, ialah oleh keinginan mencari kemashuran, atau oleh keinginan kepada segala yang asing, atau oleh keinginan menyebarkan kemajuan dan kesopanan. ... Tidak! Bagi Partai Nasional Indonesia penjajahan itu asal-asalnya yang dalam dan azasi, ialah nafsu mencari benda, nafsu mencari rezeki belaka. ... Nafsu akan rezekilah yang menjadi pendorong Colombus menempuh samudera Atlantik yang luas itu; nafsu akan rezekilah yang menyuruh Bartholomeus Diaz dan Vasco da Gama menentang hebatnya gelombang samudera Hindia; pencarian rezekilah yang menjadi "''noordster''" dan "kompas"nya Admiraal Drake, Magelhaens, Heemskerck, atau Cornelis de Houtman. Nafsu akan rezekilah yang menjadi nyawanya Kompeni di dalam abad ke-17 dan ke-18; nafsu akan rezekilah pula yang menjadi sendi-sendinya balapan cari jajahan dalam abad ke-19, yakni sesudah kapitalisme-modern menjelma di Eropa dan Amerika. ** Tajamahan : "" :*Sebelum zaman kapitalisme-modern itu, bangsa Inggris sudah menguasai sebagian dari Amerika, sebagian dari India, sebagian dari Australia dan lain-lain, yakni sudah menaruh sendi-sendi "''British Empire''" nantinya, – sudahlah bangsa Prancis menguasai sebagian pula dari Amerika dan sebagian juga dari India, – sudahlah bangsa Portugis mengibarkan benderanya di Amerika Selatan dan di beberapa tempat di seluruh Asia, – sudahlah bangsa Spanyol menguasai Amerika Tengah dan kepulauan Filipina, – sudahlah bangsa Belanda menduduki Afrika Selatan, beberapa bagian kepulauan Indonesia, terutama Maluku, Jawa, Sulawesi Selatan dan Sumatera. Sudahlah di zaman itu kita melihat hebatnya tenaga berusaha dari nafsu mencari rezeki tadi...<br><!-- -->Kini orang Inggris sudah bisa mengusir bangsa Prancis dan Portugis dan Belanda dari India. ... India takluk, Singapur dan Malaka diduduki, Tiongkok direbut haknya menetapkan beya dan hak-hak extrateritorial, dan dibikin "daerah pengaruh" dengan jalan keras dan jalan "halus", Mesir "dilindungi", Mesopotamia "dimandati", – Hongkong, kepulauan Fiji, India Barat, kepulauan Falkland, Gibraltar, Malta, Cyprus, Afrika. . . .<br><!-- -->Prancis menjejakkan kakinya di Afrika Utara, di Indo-China, di Martinique, di Guadeloupe, di Reunion, di Guyana, di Somali, di Nieuw Caledonia, – <br><!-- -->Amerika merebut Cuba, Portoriko, Filipina, Hawaii, dll., – <br><!-- -->Jerman melancar-lancarkan tangan imperialisme ke pulau Marshall, ke Afrika Barat-Timur, ke Togo, ke Kamerun, ke pulau-pulau Karolina, ke Kiautsjau, ke kepulauan Mariana, geer perkara Marokko dll., – <br><!-- -->Italia sibuk memperusahakan daerah pendudukannya Assab dekat selat Bab El Mandeb, mengatur kekuasaannya di Afrika Utara, mengambil Kossala, mencoba menaklukkan Abessinia, mengaut-ngaut di Tripoli dll. pula.<br><!-- -->Dan di Asia sendiri pun, imperialisme-modern itu membuktikan asal-turunannya: asal-turunan dari kehausan-kehausan ekonomi, anak dari kapitalisme, yang di dalam lingkungan rumah tangga sendiri kekurangan lapang usaha. Di atas sudah kami katakan, bahwa imperialisme itu bukan tabeat bangsa kulit putih saja, bukan "kejahatan hati" kulit putih saja...<br><!-- -->Kita ingat akan imperialisme bangsa Tartar yang di dalam abad ke-13 dan ke-14 sebagai "angin simun" menaklukkan sebagian besar benua Asia; kita ingat akan imperialisme bangsa-bangsa Aria, Machmud Gazni dan Barber yang memasuki negeri India; kita ingat akan imperialisme Sriwijaya yang menaklukkan pulau-pulau sekelilingnya; kita ingat akan imperialisme Majapahit, yang menguasai hampir semua kepulauan Indonesia beserta Malaka.<br><!-- -->Tetapi imperialisme-modern Asia baru kita lihat pada negeri Jepang tempo akhir-akhir ini; ... memang hanya negeri Jepang saja dari negeri-negeri Asia yang sudah masuk ke dalam kapitalisme-modern itu. Kapitalisme-modern Jepang yang butuh akan minyak tanah dan arang batu, kapitalisme-modern Jepang yang juga membangkitkan tambahnya penduduk yang deras sekali sehingga melahirkan nafsu mencari negeri-negeri emigrasi, – kapitalisme-modern Jepang itu membikin rakyat Jepang lupa akan kesatriaannya dan menanamkan kuku-kuku cengkramannya di semenanjung Sachlin dan Korea dan Mancuria.<br><!-- -->Nama "kampiunnya bangsa-bangsa Asia yang diperbudak", nama itu adalah suatu barang bohong, suatu barang dusta, suatu impian kosong bagi nasionalis-nasionalis kolot, yang mengira bahwa Jepanglah yang akan membentak imperialisme Barat dengan dengungan suara: "Berhenti!" – Bukan membentak "Berhenti!", tetapi dia sendirilah ikut menjadi belorong imperialisme yang angkara murka! Dia sendirilah yang ikut menjadi hantu yang mengancam keselamatan negeri Tiongkok, dia sendirilah yang nanti di dalam pergaulan mahahebat dengan belorong-belorong imperialisme Amerika dan Inggris ikut membahayakan keamanan dan keselamatan negeri-negeri sekeliling Lautan Teduh, dia sendirilah salah satu belorong yang nanti akan perang tanding di dalam perang Pasifik! ** Tajamahan : "" :* Betul Tuan-tuan Hakim, kejahatan VOC dan kejahatan cultuurstelsel adalah kejahatan kuno, tetapi hati-nasional tak gampang melupakannya. ** Tajamahan : "" :* Tak berhenti-hentinya kapitalisme modern itu lantas memukul-mukul di atas pintu gerbang Indonesia yang kurang lekas dibukakan, .... Dan akhirnya, kira-kira tahun 1870, dibukalah pintu gerbang itu! Sebagai angin yang makin lama makin keras bertiup, sebagai aliran sungai yang makin lama makin membanjir, sebagai gemuruh tentara menang yang masuk ke dalam kota yang kalah, ..., masuklah modal partikelir itu di Indonesia, mengadakan pabrik-pabrik gula di mana-mana, kebun-kebun teh, ''onderneming-onderneming'' tembakau dan sebagainya ditambah lagi modal partikelir yang membuka macam-macam perusahaan tambang, macam-macam perusahaan kereta-api, trem, kapal, atau pabrik-pabrik yang lain. Imperialisme tua makin lama makin layu, imperialisme-modern menggantikan tempatnya, – cara pengedukan harta yang menggali untung bagi negara Belanda itu, makin lama makin berubah, terdesak oleh cara pengedukan baru yang mengayakan modal partikelir. ** Tajamahan : "" :* Memang, bagi rakyat Indonesia perubahan sejak tahun 1870 itu hanya perubahan cara pengedukan rezeki; bagi rakyat Indonesia, imperialisme-tua dan imperialisme-modern kedua-duanya tinggal imperialisme belaka, kedua-duanya tinggal pengangkutan rezeki Indonesia keluar, kedua-duanya tinggal drainage! ** Tajamahan : "" :* O, memang, kami mengakui faedahnya alat-alat pengangkutan, yakni faedahnya alat-alat lalu-lintas modern itu, mengakui pengaruhnya yang baik atas perhubungan dan kemajuan rakyat, kami mengakui bahwa, jikalau umpamanya rakyat Indonesia itu sekarang kehilangan semua itu, niscaya ia merasa rugi, – tetapi tak dapat disangkal bahwa alat-alat lalu lintas modern itu, menggampangkan geraknya modal partikelir. Tak dapat disangkal, bahwa alat-alat lalu lintas itu menggampangkan modal itu jengkelitan di atas padang perusahaannya, membesarkan diri dan beranak di mana-mana, sehingga rezeki rakyat menjadi kocar-kacir oleh karenanya! ** Tajamahan : "" :* Imperialisme-tua yang dulunya terutama hanya sistem mengangkuti bekal-bekal hidup saja, kini sudah melar jadi raksasa imperialisme-modern yang empat macam "shakti"nya: ** Tajamahan : "" ::Pertama : Indonesia tetap menjadi negeri pengambilan bekal hidup ::Kedua : Indonesia menjadi negeri pengambilan bekal-bekal untuk pabrik-pabrik di Eropa ::Ketiga : Indonesia menjadi negeri pasar penjualan barang-barang hasil dari macam-macam industri asing ::Keempat : Indonesia menjadi lapang usaha bagi modal yang ratusan, ribuan-jutaan jumlahnya. – bukan saja modal Belanda, tetapi ... juga modal Inggris, juga modal Amerika, juga modal Jepang, juga modal lain-lain, sehingga imperialisme di Indonesia kini jadi internasional karenanya. ** Tajamahan : "" :* Benar sekali, – imperialisme-modern "membikin rakyat Bumiputra menjadi bangsa yang terdiri dari kaum buruh belaka dan membikin Hindia menjadi si buruh di dalam pergaulan bangsa-bangsa"! Dan si buruh yang bagaimana, Tuan-tuan Hakim!, – si buruh yang ''loonen''-nya ''minimumloonen'', si buruh yang ''Wirtschaft''-nya ''Minimumwirtschaft''!, si buruh yang upahnya upah Kokro! Hati nasional tentu berontak atas kejahatan imperialisme-modern yang demikian itu!! ** Tajamahan : "" ;Statistik :* Dalam tahun 1870 jumlah tanah ''erfpacht'' ada 35.000 bahu, dalam tahun 1901 sudah 622.000 bahu, dalam tahun 1928 sudah 2.707.000 bahu, – kalau dijumlahkan juga dengan konsesi-konsesi pertanian, jumlah ini buat tahun 1928 menjadi 4.592.000 bahu! Jumlah tanah yang ditanami karet kini tak kurang dari ± 488.000 bahu, hasil ± 141.000 ton jumlah kebun teh ± 132.000 bahu, hasilnya ± 73.000 ton: jumlah kebun kopi ± 127.000 bahu, hasilnya ± 55.000 ton; jumlah kebun tembakau ± 79.000 bahu, hasilnya ± 65.000 ton; jumlah kebun tebu ± 275.000 bahu, hasilnya 2.937.000 ton. ** Tajamahan : "" :* Dr.F.G. Waller, ..., antara lain berpidato demikian: "Menurut taksiran majelis majikan, keuntungan bersih dari perusahaan-perusahaan Hindia: gula, karet, termbakau, teh, kopi, kina, minyak tanah, hasil tambang, bank-bank, dan beberapa perusahaan kecil yang lain, dalam tahun 1924, 490 juta rupiah, tahun 1925, 540 juta rupiah. Menurut taksiran bolehlah ditentukan, bahwa 70% dari jumlah ini jatuh di tangan pihak Belanda, jadi kira-kira 370 juta rupiah. Kalau kita perhitungkan jumlah ini dengan bunga yang tinggi 9 atau 10%, maka harga perusahaan-perusahaan itu sekarang mencapai angka luar biasa, yakni 3700 hingga 4100 juta rupiah. .... Kekayaan yang di negeri Belanda terkena pajak kekayaan ialah 12 milyar, sehingga milik kita yang ada di Hindia tidak kurang dari 1/3 kekayaan rakyat kita semua." ** Tajamahan : "" :* Lebih dari 4000 juta rupiah kapital Belanda saja, Tuan-tuan Hakim yang terhormat, tetapi jumlah semua modal asing yang berusaha di Indonesia adalah lebih besar lagi, – yakni jikalau kita hitung dengan memakai asas perhitungan Dr. Waller itu juga: – kurang lebih 6000 juta rupiah! Enam milyar rupiah dengan untung setahun rata-rata sepuluh persen! Tetapi berapa perusahaan asingkah yang untungnya tidak berlipat-lipat ganda lagi. Berapa perusahaan asingkah yang dividennya sering kali lebih dari 30, 40, ya kadang-kadang sampai lebih dari 100%! Kita mengetahui dividen tembakau Sumatra yang besarnya 35% dalam tahun 1924, kita mengetahui dividen kina yang berlipat-lipat lagi, kita kenal akan dividen-dividen yang sampai 170%! ** Tajamahan : "" :* Memang milyunan rupiah harganya hasil-hasil perusahaan kapital asing itu yang saban tahun diangkut dari Indonesia, milyunan rupiah besarnya harga pengeluaran hasil-hasil itu saban tahun. Di dalam tahun 1927 pengeluaran kopi adalah seharga f 74.000.000,-; pengeluaran teh f 90.000.000,-; pengeluaran tembakau f 107.000.000,-; pengeluaran minyak f 155.000.000,-; pengeluaran gula f 360.000.000,- (malahan sebelum hebatnya persaingan dari Kuba, kadang-kadang lebih dari f 400.000.000,0); pengeluaran karet f 417.000.000, jumlah semua barang keluar tak kurang dari f 1.600.000.000,-; Pendek kata, saban tahun kekayaan yang diangkut dari Indonesia, sedikit-dikitnya f 1.500.000.000,-! ** Tajamahan : "" :* Kelebihan ekspor di Indonesia makin lama makin besar. Di dalam tahun delapan puluhan kelebihan ekspor itu = f 25.000.000,-; di dalam tahun sembilan puluhan sudah menjadi ± f 36.000.000,-; di dalam tahun-tahun penghabisan abad ke-19 sudah bertambah menjadi ± f 45.000.000,-; di dalam tahun sekitar 1910 sudah menjadi f 145.000.000,-; di dalam tahun akhir-akhir ini sudah menjadi f 700.000.000,-. Ya, di dalam tahun 1919 mencapai rekor f 1.426.000.000,- ** Tajamahan : "" :* Kesengsaraan itu adalah suatu kenyataan atau realiteit yang gampang dibuktikan dengan angka-angka. ** Tajamahan : "" :* Berapakah, umpamanya, besarnya upah di dalam perusahaan yang terpenting, yakni perusahaan gula, – perusahaan gula yang terdiri di tengah-tengah pusat pergaulan hidup Bumiputra, di tengah-tengah ulu hati pergaulan hidup itu? Menurut Statistisch Jaaroverzicht : rata-rata hanya f 0,45 sehari bagi orang laki-laki dan f 0,35 sehari bagi perempuan. ** Tajamahan : "" :* Menurut perhitungan Dr. Huender, penghasilan seorang kepala rumah tangga marhaen setahun ialah rata-rata f 161,-, jumlah beban rata-rata/22.50,- jadi bersih penghasilan setahun adalah f 161,- – f 22.50 = f 138.50, (seratus tiga puluh delapan rupiah lima puluh sen!), Tuan-tuan Hakim, di dalam dua belas bulan! Yakni, belum sampai f 12. – sebulan; yakni belum sampai f 0.40 sehari yakni, kalau dimakan lima orang (besarnya sama rata), belum sampai f 0.08 sehari seorang! ** Tajamahan : "" ;Pergerakan nasional :* "Bangsa yang terdiri dari kaum buruh belaka" dan " menjadi buruh antara bangsa-bangsa", Tuan-tuan Hakim, – itu bukan nyaman! Itu bukan memberi harapan besar bagi hari kemudian! Itu bukan memberi perspektif pada hari kemudian itu, jikalau terus-terusan begitu! Tidakkah oleh karenanya, wajib tiap-tiap nasionalis mencegah keadaan itu dengan sekuat-kuatnya? Tidakkah hal ini saja sudah cukup buat membenarkan kami punya pergerakan? ** Tajamahan : "" :* Dan toh.....apakah hak-hak bangsa kami, yang kiranya boleh jadi "imbangan" dari keadaan ekonomi yang menyedihkan itu? Apakah hak-hak bangsa kami yang boleh dipakai sebagai obat di atas luka hati nasional yang perih itu? ::Pengajaran? Oh, di dalam "abad kesopanan" ini ..., orang laki-laki yang bisa membaca dan menulis belum ada 7%, orang perempuan belum ada....1/2%! ... ::Pajak-pajak enteng? ... Kang Marhaen yang pendapatnya setahun rata-rata hanya f 160. – itu, harus membayar pajak sampai kurang lebih 10% dari pendapatannya; ::bahwa bagi bangsa Eropa pajak yang setinggi itu baru dikenakan kalau pendapatannya tak kurang dari f 8.000,- sampai dengan f 9.000,- setahun! ::bahwa pajak yang istimewa mengenai Kang Marhaen, yang pada tahun 1919 sudah mencapai jumlah f 86.900.000,- itu, di bawah pemerintahan Gubernur-Jenderal Fock dinaikkan lagi menjadi f 173.400.000,- setahun! ::bahwa teristimewa beban-beban desa sering berat sekali adanya! ::Kesehatan rakyat atau hygiene? Di seluruh Indonesia hanya ada 343 rumah sakit gubernemen, kematian bangsa Bumiputra setahun tak kurang dari ±20%, ya, di dalam kota-kota besar sampai kadang-kadang 30, 40, 50%! ... ::Kesempatan bekerja di pulau-pulau luar tanah Jawa? Soal kontrak dan ''poenale sanctie'', perbudakan zaman baru atau ''moderne slavernij'' itu, seolah-olah takkan habis-habisnya "dipertimbangkan dan sekali lagi dipertimbangkan", – ::Perlindungan kepentingan kaum buruh? Peraturan yang melindungi kaum buruh tak ada sama sekali, ... hak mogok, yang di dalam negeri-negeri yang sopan sudah bukan soal lagi itu, dengan adanya pasal 161 Kitab Undang-undang Hukum Pidana, musnah sama sekali dari realiteit, terhalimunkan sama sekali menjadi impian belaka! ::Kemerdekaan cetak-mencetak dan hak berserikat dan berkumpul?... ::Amboi, – adakah di sini hak-hak itu, di mana Kitab Undang-undang Hukum Pidana masih saja berisi itu pasal-pasal mengenai penyebaran – rasa kebencian (''haatzaaiartikelen'') yang bisa diulur-ulur sebagai karet, ... di mana hak pendigulan memberi kekuasaan yang hampir tak terhingga kepada pemerintah terhadap tiap-tiap pergerakan dan tiap-tiap manusia yang ia tak sukai? ::Adakah di sini hak-hak itu, di mana kritik di muka umum gampang sekali mendapat teguran atau sopan, di mana tiap-tiap rapat penuh dengan spion-spion polisi, di mana hampir tiap-tiap pemimpin dibuntuti reserse di dalam gerak-geriknya ke mana-mana, di mana gampang sekali diadakan "larangan berapat", di mana rahasia surat seringkali dilanggar diam-diam sebagai kami lihat dengan mata sendiri? ::Adakah di sini hak-hak itu, di mana laporan spion-spion itu saja atau tiap-tiap surat kaleng sudah bisa dianggap cukup buat membikin penggerebekan di mana-mana, mengunci berpuluh-puluh pemimpin di dalam tahanan, yang menjerumuskan pemimpin-pemimpin itu ke dunia pembuangan? ::Sesungguhnya: Tidak ada hak-hak yang orang berikan pada rakyat Indonesia untuk jadi "imbangan" kepada bencana pergaulan hidup dan bencana kerezekian yang ditebar-tebarkan oleh imperialisme-modern itu; ::tidak ada hak-hak yang orang berikan pada rakyat kami yang cukup nikmat dan menggembirakan untuk dijadikan pelipur hati nasional yang mengeluh melihat kerusakan sosial dan ekonomi yang disebabkan oleh imperialisme-modern itu; ::tidak ada hak-hak yang orang berikan pada rakyatku yang boleh dijadikannya sebagai pegangan sebagai penguat, sebagai ''sterking'' untuk memberhentikan kerja imperialisme yang mengobrak-abrik kerezekian dan pergaulan hidup kami itu. ** Tajamahan : "" == Tentang penjajah == * ‘‘Perjuanganku lebih mudah karena melawan [[penjajah]], namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri.’’ ** Tajamahan : "" ** Dikutip dari: Agus Ali Dzawafi (Juli 2024). ''[https://www.google.co.id/books/edition/Catatan_Menarik_Dunia_Tasawuf/8cAZEQAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=perjuanganku+lebih+mudah+karena+melawan+penjajah+namun+perjuangan+kalian+akan+lebih+sulit+karena&pg=PA52&printsec=frontcover Catatan Menarik Dunia Tasawuf]''. Muhaimin dan Salim, A. (ed.). Kota Serang: Penerbit A-Empat. Hlm. 52. ISBN 978-623-8552-13-9. == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh Indonesia]] id6i1vuoqpe856mjlbwfxaulmwymkj2 Hamzah Haz 0 1836 4708 4615 2026-09-15T04:08:50Z Andri Kesenja 01 77 /* Pranala Lua */ 4708 wikitext text/x-wiki '''Hamzah Haz''' (15 Februari 1940 - 24 Juli 2024) adolah politikus, ekonom, jo aktivis Islam Indonesia nan manjabaik sabagai Wakil Presiden Indonesia ka-9 periode 2001-2004 dan juo Katua Umum Partai Persatuan Pambangunan (PPP) pariode 1998-2007. == Kutipan == * ''Dalam acara Kupas Tuntas Calon Presiden, TransTV'' '''Nurandini''': Istri Bapak sabananyo barapo? '''Hamzah Haz''': Yo sarupo itulah di riwayaik riwayaik tuh. '''Nurandini''': Jadi duo, pak? '''Hamzah Haz''': Yo, itulah. Padohal di riwayaik hiduik Hamzah Haz jaleh-jaleh tacantum bahwa istrinyo ado tigo urang. [http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2004/bulan/05/tgl/21/time/123136/idnews/157972/idkanal/10 Detiknews] * ''Yo sabananyo parolehan partai turun sadoalahnyo. Awak raso awak indak gagal.'' [http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2004/bulan/05/tgl/21/time/123136/idnews/157972/idkanal/10 Detiknews] * ''Pamarentah cukuik barasil, ado banyak kamajuan dari taun ka taun. Paliang indak, dapek malaksanoan APBN. Dan itu adolah prestasi tim''. Sumber: [http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2004/bulan/05/tgl/21/time/123136/idnews/157972/idkanal/10 Detiknews] == Rujuakan == == Pranala Lua == {{wikipedia}} [[Kategori:Politikus|Haz]] [[Kategori:Pejabat Negara]] [[Kategori:Tokoh Indonesia]] 08657pm6q3vjdzmojhyq5fn8n0olpws 4709 4708 2026-09-15T04:32:47Z Andri Kesenja 01 77 4709 wikitext text/x-wiki '''Hamzah Haz''' (15 Februari 1940 - 24 Juli 2024) adolah politikus, ekonom, jo aktivis Islam Indonesia nan manjabaik sabagai Wakil Presiden Indonesia ka-9 periode 2001-2004 dan juo Katua Umum Partai Persatuan Pambangunan (PPP) pariode 1998-2007. == Kutipan == * ''Dalam acara Kupas Tuntas Calon Presiden, TransTV'' '''Nurandini''': Istri Bapak sabananyo barapo? '''Hamzah Haz''': Yo sarupo itulah di riwayaik riwayaik tuh. '''Nurandini''': Jadi duo, pak? '''Hamzah Haz''': Yo, itulah. Padohal di riwayaik hiduik Hamzah Haz jaleh-jaleh tacantum bahwa istrinyo ado tigo urang. [http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2004/bulan/05/tgl/21/time/123136/idnews/157972/idkanal/10 Detiknews] * ''Yo sabananyo parolehan partai turun sadoalahnyo. Awak raso awak indak gagal.'' [http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2004/bulan/05/tgl/21/time/123136/idnews/157972/idkanal/10 Detiknews] * ''Pamarentah cukuik barasil, ado banyak kamajuan dari taun ka taun. Paliang indak, dapek malaksanoan APBN. Dan itu adolah prestasi tim''. Sumber: [http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2004/bulan/05/tgl/21/time/123136/idnews/157972/idkanal/10 Detiknews] * Dari babagai suduik logika memang indak mungkin awak bisa sampai di posisi katua umum. Jadi, kamungkinan kalau awak bisa sampai di siko adolah, yo, karano awak salalu all out di dalam maagiah apo nan awak dapek agiah ka partai. -Muktamar IV PPP 1998<ref name=":1">[https://ppp.or.id/2024/07/25/hamzah-haz-mempertahankan-ppp-di-masa-krusial-pascareformasi/ "Hamzah Haz, Mempertahankan PPP di Masa Krusial Pascareformasi | Partai Persatuan Pembangunan - PPP"]. 2024-07-25. Diakses tanggal 2026-09-15.</ref> * Nan manang adolah PPP. Indak ado nan kalah. Jan mangecek dulu soal jabatan presiden. Nan labiah pantiang adolah manghadopi pamilu nan akan datang. -Kompas 3/12/1998<ref name=":1" /> == Rujuakan == <references /> == Pranala Lua == {{wikipedia}} [[Kategori:Politikus|Haz]] [[Kategori:Pejabat Negara]] [[Kategori:Tokoh Indonesia]] mdu9adauue232wpok91sl91hc43bq0q Dimas Seto 0 1855 4673 4672 2026-09-14T12:02:35Z Ulukutek oncom 127 /* Kutipan */ 4673 wikitext text/x-wiki '''Dimas Setowardana''' (lahia 23 Juli 1979) adolah saurang pamaran sarata model Indonesia. Dimas mamulai karir beliau dari dunia modeling jo maraih juara untuak kategori Top Guest dalam ajang nan dianakan dek majalah Aneka Yess! pado tahun 1998. == Kutipan == * ''Di era digital ini, semua orang bisa menjadi pelaku usaha. Namun, membangun sistem yang tepat adalah kunci keberhasilan.''<ref name=":1">[https://seleb.kilat.com/hot-news/106914336189/tak-pungkiri-nama-naikan-omset-dimas-seto-ceritakan-bisnis-yang-sedang-dikerjakan Tak Pungkiri Nama Naikan Omset, Dimas Seto Ceritakan Bisnis yang Sedang Dikerjakan], Kilat Seleb</ref> ** Tajamahan: Di era digital ko, kasado urang dapek manjadi palaku usaha. Namun, mabangun sistem nan tepat adolah kunci kabarhasilan. * ''Nama memang berpengaruh, tetapi kekuatan produk itu sendiri juga sangat penting. Konsumen tidak hanya membeli karena nama, tetapi juga karena kualitas produk.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Namo memang bapangaruah, tapi kakuatan produk itu surang juo pantiang bana. Konsumen indak hanyo mabali dek karano namo, tapi juo dek karano kualitas produk. * ''Jatuh bangun dalam berbisnis itu biasa. Yang terpendam/terpenting adalah tetap berusaha dan tidak putus asa. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari setiap pengalaman.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Jatuah bagolek dalam babisnis itu biaso. Nan tapaliang pantiang adolah tatap bausaha jo indak putuih asa. Banyak palajaran nan dapek diambiak dari satiok pangalaman. * ''Saya tidak meninggalkan dunia akting sepenuhnya. Saat ini, saya lebih selektif dalam memilih proyek yang memberi dampak positif.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Ambo indak maninggalkan dunia akting sasungguahnyo. Pado saat kini, ambo labiah selektif dalam mamilih proyek nan mamberikan dampak positif. * ''Kami sudah berbisnis sejak 2011, tetapi seiring waktu, pengembangan menjadi sangat penting. Alhamdulillah, omset kami kini cukup baik.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Kami alah babisnis semenjak 2011, tapi sairiang wakatu, pangembangan manjadi sakaik pantiang. Alhamdulillah, omset kami kini cukuik elok. == Rujuakan == 5co2u6zb4sq6x6tdar8sk1xqo6lxsmf 4674 4673 2026-09-14T12:03:05Z Ulukutek oncom 127 4674 wikitext text/x-wiki '''Dimas Setowardana''' (lahia 23 Juli 1979) adolah saurang pamaran sarata model Indonesia. Dimas mamulai karir beliau dari dunia modeling jo maraih juara untuak kategori Top Guest dalam ajang nan dianakan dek majalah Aneka Yess! pado tahun 1998. == Kutipan == * ''Di era digital ini, semua orang bisa menjadi pelaku usaha. Namun, membangun sistem yang tepat adalah kunci keberhasilan.''<ref name=":1">[https://seleb.kilat.com/hot-news/106914336189/tak-pungkiri-nama-naikan-omset-dimas-seto-ceritakan-bisnis-yang-sedang-dikerjakan Tak Pungkiri Nama Naikan Omset, Dimas Seto Ceritakan Bisnis yang Sedang Dikerjakan], Kilat Seleb</ref> ** Tajamahan: Di era digital ko, kasado urang dapek manjadi palaku usaha. Namun, mabangun sistem nan tepat adolah kunci kabarhasilan. * ''Nama memang berpengaruh, tetapi kekuatan produk itu sendiri juga sangat penting. Konsumen tidak hanya membeli karena nama, tetapi juga karena kualitas produk.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Namo memang bapangaruah, tapi kakuatan produk itu surang juo pantiang bana. Konsumen indak hanyo mabali dek karano namo, tapi juo dek karano kualitas produk. * ''Jatuh bangun dalam berbisnis itu biasa. Yang terpendam/terpenting adalah tetap berusaha dan tidak putus asa. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari setiap pengalaman.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Jatuah bagolek dalam babisnis itu biaso. Nan tapaliang pantiang adolah tatap bausaha jo indak putuih asa. Banyak palajaran nan dapek diambiak dari satiok pangalaman. * ''Saya tidak meninggalkan dunia akting sepenuhnya. Saat ini, saya lebih selektif dalam memilih proyek yang memberi dampak positif.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Ambo indak maninggalkan dunia akting sasungguahnyo. Pado saat kini, ambo labiah selektif dalam mamilih proyek nan mamberikan dampak positif. * ''Kami sudah berbisnis sejak 2011, tetapi seiring waktu, pengembangan menjadi sangat penting. Alhamdulillah, omset kami kini cukup baik.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Kami alah babisnis semenjak 2011, tapi sairiang wakatu, pangembangan manjadi sakaik pantiang. Alhamdulillah, omset kami kini cukuik elok. == Rujuakan == [[Kategori:Tokoh Indonesia]] lizow796lrr3vb488hn0vwv17ekk0ae 4675 4674 2026-09-14T12:08:28Z Ulukutek oncom 127 /* Kutipan */ 4675 wikitext text/x-wiki '''Dimas Setowardana''' (lahia 23 Juli 1979) adolah saurang pamaran sarata model Indonesia. Dimas mamulai karir beliau dari dunia modeling jo maraih juara untuak kategori Top Guest dalam ajang nan dianakan dek majalah Aneka Yess! pado tahun 1998. == Kutipan == * ''Di era digital ini, semua orang bisa menjadi pelaku usaha. Namun, membangun sistem yang tepat adalah kunci keberhasilan.''<ref name=":1">[https://seleb.kilat.com/hot-news/106914336189/tak-pungkiri-nama-naikan-omset-dimas-seto-ceritakan-bisnis-yang-sedang-dikerjakan Tak Pungkiri Nama Naikan Omset, Dimas Seto Ceritakan Bisnis yang Sedang Dikerjakan], Kilat Seleb</ref> ** Tajamahan: Di era digital ko, kasado urang dapek manjadi palaku usaha. Namun, mabangun sistem nan tepat adolah kunci kabarhasilan. * ''Nama memang berpengaruh, tetapi kekuatan produk itu sendiri juga sangat penting. Konsumen tidak hanya membeli karena nama, tetapi juga karena kualitas produk.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Namo memang bapangaruah, tapi kakuatan produk itu surang juo pantiang bana. Konsumen indak hanyo mabali dek karano namo, tapi juo dek karano kualitas produk. * ''Jatuh bangun dalam berbisnis itu biasa. Yang terpendam/terpenting adalah tetap berusaha dan tidak putus asa. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari setiap pengalaman.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Jatuah bagolek dalam babisnis itu biaso. Nan tapaliang pantiang adolah tatap bausaha jo indak putuih asa. Banyak palajaran nan dapek diambiak dari satiok pangalaman. * ''Saya tidak meninggalkan dunia akting sepenuhnya. Saat ini, saya lebih selektif dalam memilih proyek yang memberi dampak positif.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Ambo indak maninggalkan dunia akting sasungguahnyo. Pado saat kini, ambo labiah selektif dalam mamilih proyek nan mamberikan dampak positif. * ''Kami sudah berbisnis sejak 2011, tetapi seiring waktu, pengembangan menjadi sangat penting. Alhamdulillah, omset kami kini cukup baik.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Kami alah babisnis semenjak 2011, tapi sairiang wakatu, pangembangan manjadi sakaik pantiang. Alhamdulillah, omset kami kini cukuik elok. *''Kalau saya sih yang penting luruskan niat dulu. Kalau niatnya baik, dengan kejujuran maka energi positif akan keluar.''<ref name=":2">[https://www.fimela.com/entertainment/read/4120798/bagi-pemula-dimas-seto-ungkap-tips-dalam-berbisnis Bagi Pemula, Dimas Seto Ungkap Tips dalam Berbisnis], Fimela.com</ref> **Tajamahan: Jikok ambo nan pantiang luruihkan niaik dulu. Jikok niaiknyo elok, jo kajujuran mako energi positif ka kalua. *''Kalau gagal itu adalah hal biasa, pembelajaran. Jangan banyak teori, lakoni aja tapi jangan gegabah. Nantinya untung rugi itu hal yang wajar. Saya juga jatuh bangun dalam menjalani bisnis.<ref name=":2" />'' **Tajamahan: ikok gagal itu adolah hal biaso, palajaran. Jan banyak teori, lakoni sajo tapi jan gagabah. Nanti untuang rugi itu hal nan wajar. Ambo juo jatuah bagolek dalam manjalani bisnis. *''Banyak ilmu yang didapat. Banyak ketemu dengan orang. Dunia bisnis tentunya hal baru bagi saya. Ternyata update ilmu dan informasi nggak ada habisnya.<ref name=":2" />'' **Tajamahan: Banyak ilmu nan dadangak. Banyak basuo jo urang. Dunia bisnis tantunyo hal baru bagi ambo. Nyatonyo ''update'' ilmu jo informasi indak ado habihnyo. *''Menurut saya sekarang, satu masalah umat terbesar adalah masalah ekonomi. Gimana orang bisa beribadah dengan tenang di saat kebutuhan dapur tidak terpenuhi.<ref name=":2" />'' **Tajamahan: Manuruik ambo kini, ciek masalah umaik tapaliang gadang adolah masalah ekonomi. Baa caro urang dapek baibadah jo tanang pado saat kabutuhan dapua indak tapenuhi. == Rujuakan == [[Kategori:Tokoh Indonesia]] g44q80d27c9jp3imow0r29l88ww3hjl Dinda Kanyadewi 0 1856 4676 2026-09-14T13:58:30Z Ulukutek oncom 127 ←Mambuek laman baisi "'''Dinda Kanyadewi''' (lahia 5 Februari 1987) adolah pamaran jo model Indonesia. Inyo mamulai karirnyo jo manjadi finalis pado pamilihan Gadis Sampul 2002. Namonyo mulai dikenal luas berkat perannyo dalam serial ''Cinta Fitri''." 4676 wikitext text/x-wiki '''Dinda Kanyadewi''' (lahia 5 Februari 1987) adolah pamaran jo model Indonesia. Inyo mamulai karirnyo jo manjadi finalis pado pamilihan Gadis Sampul 2002. Namonyo mulai dikenal luas berkat perannyo dalam serial ''Cinta Fitri''. hafjc2zbqmig071kna3y8dydjuinpph 4677 4676 2026-09-14T14:10:25Z Ulukutek oncom 127 4677 wikitext text/x-wiki '''Dinda Kanyadewi''' (lahia 5 Februari 1987) adolah pamaran jo model Indonesia. Inyo mamulai karirnyo jo manjadi finalis pado pamilihan Gadis Sampul 2002. Namonyo mulai dikenal luas berkat perannyo dalam serial ''Cinta Fitri''. == Kutipan == * ''Padahal kan sinetron saya enggak harus ditonton anak kecil. Jadi saya juga mengedukasi mereka untuk memilih tayangan televisi mana yang bisa mereka tonton atau yang belum.<ref name=":1">[https://entertainment.kompas.com/read/2016/03/14/060000310/Dinda.Kanyadewi.Tebus.Dosa. Dinda Kanyadewi 'Tebus Dosa'], Kompas.com</ref>'' ** Tajamahan: Padahal sinetron ambo indak harus ditonton dek anak ketek. Jadi ambo juo mangedukasi mereka untuak mamilih tayangan televisi ma nan dapek mereka tonton atau nan balun. * ''Sulit banget. Saya salut sama guru-guru, (mengajar) enggak gampang.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Sakarok bana. Ambo salut jo guru-guru, (mangaia) indak gampang. * ''Ini (jadi pengajar) juga 'penebusan dosa' saya sih.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Ko (manjadi pangaia) juo 'panebusan dosa' ambo lah. * ''Saya rasa teman-teman masih menutup diri. Yuk sama-sama buka mata dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.<ref name=":2">[https://www.fimela.com/entertainment/read/2388026/merasa-dibodohi-dinda-kanya-dewi-ajak-masyarakat-melek-sejarah Merasa Dibodohi, Dinda Kanya Dewi Ajak Masyarakat Melek Sejarah], Fimela.com</ref>'' ** Tajamahan: Ambo maraso kawan-kawan masih manutup diri. Ayo basamo-samo mambuka mato jo mancari tahu apo nan sabananyo tajadi. * ''Bagus sekali, jadi pengunjung bisa tahu sejarah kita. Banyak sekali saksi hidup yang menderita karena haknya dicabut secara paksa. Saya akan selalu support aktivitas yang berguna generasi muda. Ini membuka luka lama tapi orang harus tahu.<ref name=":2" />'' ** Tajamahan: Rancak bana, sainggo pengunjung dapek tahu sijarah kito. Banyak bana saksi hiduik nan manderita dek karano haknyo dicabuik sacara paksa. Ambo ka lalau mambantu aktivitas nan berguna untuak generasi mudo. Ko mambuka luko lama tapi urang mesti tahu. * ''Menjadi tantangan tersendiri memerankan sosok yang ada di luar batas kewajaran. Itu yang membuat saya tertarik.<ref name=":3">[https://investor.id/lifestyle/225729/dinda-kanya-dewi-pilih-peran-orang-gila Dinda Kanya Dewi Pilih Peran Orang Gila], Investor.id</ref>'' ** Tajamahan: Manjadi tantangan tasendiri mamarankan sosok nan ado di lua batas kawajaran. Itu nan mambuek ambo tatariak. * ''Orang yang mengalami gangguan jiwa itu punya dunia dan logika mereka sendiri. Tugas aktor adalah memahami dan mengekspresikannya tanpa menghakimi.<ref name=":3" />'' ** Tajamahan: Urang nan mangalami gangguan jiwa itu mamiliki dunia jo logika mereka surang. Tugas aktor adolah mamahami sarata mangekspresikannyo tanpa manghakimi. * ''Ternyata mengajar itu tidak gampang. Saya makin menghargai profesi seorang guru yang setiap hari harus menghadapi berbagai karakter anak-anak.<ref name=":4">[https://www.viva.co.id/arsip/747095-cerita-dinda-kanya-dewi-jadi-guru Cerita Dinda Kanya Dewi Jadi Guru], VIVA.co.id</ref>'' ** Tajamahan: Nyatonyo mangaia itu indak gampang. Ambo samakin manghargai profesi saurang guru nan satiok ari mesti mahadapi babagai karakter anak-anak. * ''Bisa berbagi pengalaman dan melihat antusiasme anak-anak itu rasanya luar biasa. Ada kepuasan tersendiri yang tidak bisa dinilai dengan uang.<ref name=":4" />'' ** Tajamahan: Dapek babagi pangalaman jo maliaik antusiasme anak-anak itu rasonyo luabiasa. Ado kapuasan tasendiri nan indak dapek dinilai jo uang. * ''Anak-anak butuh sosok yang bisa memberi mereka gambaran tentang masa depan dan beragam profesi yang bisa mereka cita-citakan.<ref name=":4" />'' ** Tajamahan: Anak-anak mambutuhkan sosok nan dapek mamberikan mereka gambaran tantang maso depan jo babagai profesi nan dapek mereka cita-citakan. == Rujuakan == 7l6f56v2vygay6kks9t4ho65y2dr2i2 4678 4677 2026-09-14T14:10:53Z Ulukutek oncom 127 4678 wikitext text/x-wiki '''Dinda Kanyadewi''' (lahia 5 Februari 1987) adolah pamaran jo model Indonesia. Inyo mamulai karirnyo jo manjadi finalis pado pamilihan Gadis Sampul 2002. Namonyo mulai dikenal luas berkat perannyo dalam serial ''Cinta Fitri''. == Kutipan == * ''Padahal kan sinetron saya enggak harus ditonton anak kecil. Jadi saya juga mengedukasi mereka untuk memilih tayangan televisi mana yang bisa mereka tonton atau yang belum.<ref name=":1">[https://entertainment.kompas.com/read/2016/03/14/060000310/Dinda.Kanyadewi.Tebus.Dosa. Dinda Kanyadewi 'Tebus Dosa'], Kompas.com</ref>'' ** Tajamahan: Padahal sinetron ambo indak harus ditonton dek anak ketek. Jadi ambo juo mangedukasi mereka untuak mamilih tayangan televisi ma nan dapek mereka tonton atau nan balun. * ''Sulit banget. Saya salut sama guru-guru, (mengajar) enggak gampang.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Sakarok bana. Ambo salut jo guru-guru, (mangaia) indak gampang. * ''Ini (jadi pengajar) juga 'penebusan dosa' saya sih.<ref name=":1" />'' ** Tajamahan: Ko (manjadi pangaia) juo 'panebusan dosa' ambo lah. * ''Saya rasa teman-teman masih menutup diri. Yuk sama-sama buka mata dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.<ref name=":2">[https://www.fimela.com/entertainment/read/2388026/merasa-dibodohi-dinda-kanya-dewi-ajak-masyarakat-melek-sejarah Merasa Dibodohi, Dinda Kanya Dewi Ajak Masyarakat Melek Sejarah], Fimela.com</ref>'' ** Tajamahan: Ambo maraso kawan-kawan masih manutup diri. Ayo basamo-samo mambuka mato jo mancari tahu apo nan sabananyo tajadi. * ''Bagus sekali, jadi pengunjung bisa tahu sejarah kita. Banyak sekali saksi hidup yang menderita karena haknya dicabut secara paksa. Saya akan selalu support aktivitas yang berguna generasi muda. Ini membuka luka lama tapi orang harus tahu.<ref name=":2" />'' ** Tajamahan: Rancak bana, sainggo pengunjung dapek tahu sijarah kito. Banyak bana saksi hiduik nan manderita dek karano haknyo dicabuik sacara paksa. Ambo ka lalau mambantu aktivitas nan berguna untuak generasi mudo. Ko mambuka luko lama tapi urang mesti tahu. * ''Menjadi tantangan tersendiri memerankan sosok yang ada di luar batas kewajaran. Itu yang membuat saya tertarik.<ref name=":3">[https://investor.id/lifestyle/225729/dinda-kanya-dewi-pilih-peran-orang-gila Dinda Kanya Dewi Pilih Peran Orang Gila], Investor.id</ref>'' ** Tajamahan: Manjadi tantangan tasendiri mamarankan sosok nan ado di lua batas kawajaran. Itu nan mambuek ambo tatariak. * ''Orang yang mengalami gangguan jiwa itu punya dunia dan logika mereka sendiri. Tugas aktor adalah memahami dan mengekspresikannya tanpa menghakimi.<ref name=":3" />'' ** Tajamahan: Urang nan mangalami gangguan jiwa itu mamiliki dunia jo logika mereka surang. Tugas aktor adolah mamahami sarata mangekspresikannyo tanpa manghakimi. * ''Ternyata mengajar itu tidak gampang. Saya makin menghargai profesi seorang guru yang setiap hari harus menghadapi berbagai karakter anak-anak.<ref name=":4">[https://www.viva.co.id/arsip/747095-cerita-dinda-kanya-dewi-jadi-guru Cerita Dinda Kanya Dewi Jadi Guru], VIVA.co.id</ref>'' ** Tajamahan: Nyatonyo mangaia itu indak gampang. Ambo samakin manghargai profesi saurang guru nan satiok ari mesti mahadapi babagai karakter anak-anak. * ''Bisa berbagi pengalaman dan melihat antusiasme anak-anak itu rasanya luar biasa. Ada kepuasan tersendiri yang tidak bisa dinilai dengan uang.<ref name=":4" />'' ** Tajamahan: Dapek babagi pangalaman jo maliaik antusiasme anak-anak itu rasonyo luabiasa. Ado kapuasan tasendiri nan indak dapek dinilai jo uang. * ''Anak-anak butuh sosok yang bisa memberi mereka gambaran tentang masa depan dan beragam profesi yang bisa mereka cita-citakan.<ref name=":4" />'' ** Tajamahan: Anak-anak mambutuhkan sosok nan dapek mamberikan mereka gambaran tantang maso depan jo babagai profesi nan dapek mereka cita-citakan. == Rujuakan == [[Kategori:Tokoh Indonesia]] ejtqjm2t4pc79ytkarmsvdwsketqhpx Putu Wijaya 0 1857 4679 2026-09-14T22:43:17Z Seleguri 125 ←Mambuek laman baisi "'''Putu Wijaya''' banamo lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya (lahia 11 April 1944). Baliau dikenal sabagai sastrawan serba bisa, sabab baliau lihai dalam malukih, panulih drama, cerpen, esai, novel, skenario film, dan sinetron. Novel-novel nan ditulih dek baliau bacorak kejiwaan dan filsafat, corak itulah nan kamudian manjadi ciri khas dalam tulisannyo.<ref>[https://www.kompas.com/stori/read/2021/11/24/090000479/putu-wijaya-sastrawan-serba-bisa?page=3 "Putu Wijaya, S..." 4679 wikitext text/x-wiki '''Putu Wijaya''' banamo lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya (lahia 11 April 1944). Baliau dikenal sabagai sastrawan serba bisa, sabab baliau lihai dalam malukih, panulih drama, cerpen, esai, novel, skenario film, dan sinetron. Novel-novel nan ditulih dek baliau bacorak kejiwaan dan filsafat, corak itulah nan kamudian manjadi ciri khas dalam tulisannyo.<ref>[https://www.kompas.com/stori/read/2021/11/24/090000479/putu-wijaya-sastrawan-serba-bisa?page=3 "Putu Wijaya, Sastrawan Serba Bisa"], Kompas.com, diakses pada 14 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Di zaman edan ini, siapa yang tidak frustrasi? Kalau kamu ikutkan perasaanmu, kamu akan gila. Tetapi, semua orang memang sudah gila. Kamu tidak akan menjadi istimewa karena menjadi gila. Lebih baik kamu lawan semua itu!”''<ref name="Kl">Putu Wijaya, ''Klop'' (Yogyakarta: Bentang, 2010).</ref> *: Di zaman edan ko, sia nan indak frustasi? Kalau awak ikuik-an parasaan wak, awak akan gilo. Tapi, sado urang memang lah gilo. Awak indak kan manjadi istimewa karano manjadi gilo. Labiah ancak awak lawan sadoalah tu! * ''“Segala aturan dan beban itu memang disengaja. Itu sudah merupakan paket, agar tingkah laku jadi selalu laras dan terkendali. Tekanan adalah juga kendali.”''<ref name="Kl" /> *: Sagalo aturan jo baban tu emang disingajo. Itu alah marupoan paket, supayo tingkah laku jadi salalu laras dan takendali. Tekanan adolah kendali juo. * ''“Kau tahu, kita semua telah tumpul karena digosok oleh ilusi tentang masa depan. Kita semua sudah jadi orang konyol, karena kita sudah memboroskan semua waktu kita untuk menjadi pemimpin, sementara diri kita sendiri perlu diselamatkan. Siapa yang akan menyelamatkan diri kita sendiri, kalau semua kita merasa jadi pemimpin?''”<ref name="Lh">Putu Wijaya, ''Lho'' (Jakarta: Balai Pustaka, 2020).</ref> *: Awak tahu, kito sadonyo lah tumpua dek digosok jo ilusi tantang maso datang. Kito sadonyo lah jadi urang kurang aka, karano kito lah maabihan sado waktu kito untuak manjadi pamimpin, samantaro diri kito surang paralu disalamaik-an. Sia nan ka manyalamaik-an diri kito surang, kalau kito sadonyo maraso jadi pamimpin? * ''“Kalau aku mencari kejujuran, memang sekaranglah kutemukan. Tapi kejujuran terus-menerus setiap hari membuat capek. Aku ingin kembali menemukan basa-basi. Di mana setiap orang berusaha untuk memoles dirinya sedikit dalam sikap maupun perbuatan, supaya manis. Dengan begitu hidup memang palsu akan tetapi tidak menjemukan. Kupikir pada saat itu, kebenaran akhirnya hanya elok kalau masih ada dalam harapan. Setelah di tangan menjadi beban.”''<ref name="Lh" /> *: Kalau ambo mancari kajujuran, memang kinikolah ambo dapek-an. Tapi kajujuran taruih-manaruih satiok ari mambuek panek. Ambo nio manamuan baso-basi baliak. Di ma satiok urang barusaho untuak mamoles sagetek dirinyo dalam sikap maupun perbuatan, supayo manih. Dek baitu iduik memang palsu tapi indak mambosanan. Ambo pikia pado saat tu, kabanaran akhianyo hanyo elok kalau masih ado dalam harapan. Sasudah di tangan manjadi baban. * ''“Mereka. Orang-orang itu. Mereka selalu memaksakan kehendak mereka. Aku tidak pernah bisa melakukan segala sesuatu yang kusenangi kalau mereka tidak suka. Aku sudah hidup tertindas. Aku sudah berontak, tapi aku tak sanggup. Aku mengerti, mereka sendiri-sendiri juga seperti aku. Mereka juga baik seperti aku kalau sendirian. Tapi aku tak pernah bisa menemukan mereka sendiri. Mereka selalu bergerombol, mereka selalu beramai-ramai. Mereka selalu menindas. Kau lihat sendiri bagaimana aku tertindas?”''<ref name="Lh" /> *: Inyo. Urang-urang tu. Inyo salalu mamasoan kahandaknyo. Ambo indak pernah bisa malakuan sagalo sasuatu nan ambo sanangi kalau inyo indak suko. Ambo lah iduik tatindeh. Ambo lah barontak, tapi ambo ndak takao. Ambo mangarati, inyo surang mode itu pulo. Inyo elok lo saroman ambo kalau sadang surang.Tapi ambo dak pernah manamuan inyo pas surang. Inyo taruih bagarombol, inyo taruih rami-rami. Inyo taruih manindeh. Awak mancaliak surang baa ambo tatindeh? * ''“Saya kira. Dia ini tumbuh dari kultur yang berbeda. Sekarang orang tidak biasa menahan diri. Menahan diri bukan lagi menjadi corak orang yang berpribadi seperti dahulu. Semua orang sekarang ingin sukses. Dan untuk sukses semua orang harus berani tampil, berani mengemukakan keinginan-keinginannya. Kebiasaan inilah yang membuat orang dengan santai mengungkapkan kelemahan-kelemahannya dan rasa putus asanya. Mungkin dia ini merasa dengan cara demikian dia telah menampilkan dirinya dengan jujur.”''<ref name="Lh" /> *: Ambo kiro, Inyo ko tumbuah dari kultur nan babeda. Kini urang indak bisa manahan diri. Manahan diri indak lai manjadi corak urang nan bapribadi saroman dulu. Sado urang kini nio sukses. Dan untuak sukses sado urang barani tampil, barani mangamukoan kainginan-kainginannyo. Kakobeh ikolah nan mambuek urang santai mangecek-an kalamahan-kalamahannyo dan raso putuih asanyo. Mungkin inyo ko maraso jo caro tu inyo lah manampak-an dirinyo dengan jujur. * ''“Orang bilang kejujuran kadang kala berbahaya apabila saatnya tidak tepat. Sekarang aku pikir, untuk memperoleh saat yang tepat, paling banter orang akan jatuh pada kebijaksanaan-kebijaksanaan yang justru menjauhkan kejujuran. Kejujuran lebih baik diterima sebagai kepolosan yang tidak mempersyaratkan apa-apa. Ia bisa diumbar setiap saat. Kejujuran yang berlawanan dengan sembarang saat—adalah kejujuran yang palsu. Setidak-tidaknya inilah yang harus dikatakan, sebab sudah semakin sedikit orang mau bersikap jujur.”''<ref name="Lh" /> *: Urang mangecek-an kajujuran kadang kala babahayo kalau saatnyo indak tapek. Kini ambo pikia, untuak mandapek-an saat nan tapek, paliang kareh akan jatuah pado kabijaksanaan-kabijaksanaan nan justru manjauhan kajujuran. Kajujuran labiah baiak ditarimo sabagai kepolosan nan indak mansyaraik-an apo-apo. Inyo bisa diumbar satiok saat. Kajujuran nan balawanan jo sumbarang saat-adolah kajujuran nan palsu,. Saindak-indaknyo ikolah nan harus dikecek-an, sabab lah makin sagetek urang nio basikap jujur. == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] gl83i7lf3fted1o26tyzd9tvzyuygva 4690 4679 2026-09-15T00:31:10Z Seleguri 125 4690 wikitext text/x-wiki '''Putu Wijaya''' banamo lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya (lahia 11 April 1944). Baliau dikenal sabagai sastrawan serba bisa, sabab baliau lihai dalam malukih, panulih drama, cerpen, esai, novel, skenario film, dan sinetron. Novel-novel nan ditulih dek baliau bacorak kejiwaan dan filsafat, corak itulah nan kamudian manjadi ciri khas dalam tulisannyo.<ref>[https://www.kompas.com/stori/read/2021/11/24/090000479/putu-wijaya-sastrawan-serba-bisa?page=3 "Putu Wijaya, Sastrawan Serba Bisa"], Kompas.com, diakses pada 14 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Di zaman edan ini, siapa yang tidak frustasi? Kalau kamu ikutkan perasaanmu, kamu akan gila. Tetapi, semua orang memang sudah gila. Kamu tidak akan menjadi istimewa karena menjadi gila. Lebih baik kamu lawan semua itu!”''<ref name="Kl">Putu Wijaya, ''Klop'' (Yogyakarta: Bentang, 2010).</ref> *: Di zaman edan ko, sia nan indak frustasi? Kalau awak ikuik-an parasaan wak, awak akan gilo. Tapi, sado urang memang lah gilo. Awak indak kan manjadi istimewa karano manjadi gilo. Labiah ancak awak lawan sadoalah tu! * ''“Segala aturan dan beban itu memang disengaja. Itu sudah merupakan paket, agar tingkah laku jadi selalu laras dan terkendali. Tekanan adalah juga kendali.”''<ref name="Kl" /> *: Sagalo aturan jo baban tu emang disingajo. Itu alah marupoan paket, supayo tingkah laku jadi salalu laras dan takendali. Tekanan adolah kendali juo. * ''“Kau tahu, kita semua telah tumpul karena digosok oleh ilusi tentang masa depan. Kita semua sudah jadi orang konyol, karena kita sudah memboroskan semua waktu kita untuk menjadi pemimpin, sementara diri kita sendiri perlu diselamatkan. Siapa yang akan menyelamatkan diri kita sendiri, kalau semua kita merasa jadi pemimpin?''”<ref name="Lh">Putu Wijaya, ''Lho'' (Jakarta: Balai Pustaka, 2020).</ref> *: Awak tahu, kito sadonyo lah tumpua dek digosok jo ilusi tantang maso datang. Kito sadonyo lah jadi urang kurang aka, karano kito lah maabihan sado waktu kito untuak manjadi pamimpin, samantaro diri kito surang paralu disalamaik-an. Sia nan ka manyalamaik-an diri kito surang, kalau kito sadonyo maraso jadi pamimpin? * ''“Kalau aku mencari kejujuran, memang sekaranglah kutemukan. Tapi kejujuran terus-menerus setiap hari membuat capek. Aku ingin kembali menemukan basa-basi. Di mana setiap orang berusaha untuk memoles dirinya sedikit dalam sikap maupun perbuatan, supaya manis. Dengan begitu hidup memang palsu akan tetapi tidak menjemukan. Kupikir pada saat itu, kebenaran akhirnya hanya elok kalau masih ada dalam harapan. Setelah di tangan menjadi beban.”''<ref name="Lh" /> *: Kalau ambo mancari kajujuran, memang kinikolah ambo dapek-an. Tapi kajujuran taruih-manaruih satiok ari mambuek panek. Ambo nio manamuan baso-basi baliak. Di ma satiok urang barusaho untuak mamoles sagetek dirinyo dalam sikap maupun perbuatan, supayo manih. Dek baitu iduik memang palsu tapi indak mambosanan. Ambo pikia pado saat tu, kabanaran akhianyo hanyo elok kalau masih ado dalam harapan. Sasudah di tangan manjadi baban. * ''“Mereka. Orang-orang itu. Mereka selalu memaksakan kehendak mereka. Aku tidak pernah bisa melakukan segala sesuatu yang kusenangi kalau mereka tidak suka. Aku sudah hidup tertindas. Aku sudah berontak, tapi aku tak sanggup. Aku mengerti, mereka sendiri-sendiri juga seperti aku. Mereka juga baik seperti aku kalau sendirian. Tapi aku tak pernah bisa menemukan mereka sendiri. Mereka selalu bergerombol, mereka selalu beramai-ramai. Mereka selalu menindas. Kau lihat sendiri bagaimana aku tertindas?”''<ref name="Lh" /> *: Inyo. Urang-urang tu. Inyo salalu mamasoan kahandaknyo. Ambo indak pernah bisa malakuan sagalo sasuatu nan ambo sanangi kalau inyo indak suko. Ambo lah iduik tatindeh. Ambo lah barontak, tapi ambo ndak takao. Ambo mangarati, inyo surang mode itu pulo. Inyo elok lo saroman ambo kalau sadang surang.Tapi ambo dak pernah manamuan inyo pas surang. Inyo taruih bagarombol, inyo taruih rami-rami. Inyo taruih manindeh. Awak mancaliak surang baa ambo tatindeh? * ''“Saya kira. Dia ini tumbuh dari kultur yang berbeda. Sekarang orang tidak biasa menahan diri. Menahan diri bukan lagi menjadi corak orang yang berpribadi seperti dahulu. Semua orang sekarang ingin sukses. Dan untuk sukses semua orang harus berani tampil, berani mengemukakan keinginan-keinginannya. Kebiasaan inilah yang membuat orang dengan santai mengungkapkan kelemahan-kelemahannya dan rasa putus asanya. Mungkin dia ini merasa dengan cara demikian dia telah menampilkan dirinya dengan jujur.”''<ref name="Lh" /> *: Ambo kiro. Inyo ko tumbuah dari kultur nan babeda. Kini urang indak bisa manahan diri. Manahan diri indak lai manjadi corak urang nan bapribadi saroman dulu. Sado urang kini nio sukses. Dan untuak sukses sado urang barani tampil, barani mangamukoan kainginan-kainginannyo. Kakobeh ikolah nan mambuek urang santai mangecek-an kalamahan-kalamahannyo dan raso putuih asanyo. Mungkin inyo ko maraso jo caro tu inyo lah manampak-an dirinyo dengan jujur. * ''“Orang bilang kejujuran kadang kala berbahaya apabila saatnya tidak tepat. Sekarang aku pikir, untuk memperoleh saat yang tepat, paling banter orang akan jatuh pada kebijaksanaan-kebijaksanaan yang justru menjauhkan kejujuran. Kejujuran lebih baik diterima sebagai kepolosan yang tidak mempersyaratkan apa-apa. Ia bisa diumbar setiap saat. Kejujuran yang berlawanan dengan sembarang saat—adalah kejujuran yang palsu. Setidak-tidaknya inilah yang harus dikatakan, sebab sudah semakin sedikit orang mau bersikap jujur.”''<ref name="Lh" /> *: Urang mangecek-an kajujuran kadang kala babahayo kalau saatnyo indak tapek. Kini ambo pikia, untuak mandapek-an saat nan tapek, paliang kareh akan jatuah pado kabijaksanaan-kabijaksanaan nan justru manjauhan kajujuran. Kajujuran labiah baiak ditarimo sabagai kapolosan nan indak mansyaraik-an apo-apo. Inyo bisa diumbar satiok saat. Kajujuran nan balawanan jo sumbarang saat-adolah kajujuran nan palsu,. Saindak-indaknyo ikolah nan harus dikecek-an, sabab lah makin sagetek urang nio basikap jujur. == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] r34ovy8uxg2h0mrwsw486t9grm4kstb NH Dini 0 1858 4680 2026-09-14T22:48:20Z Seleguri 125 ←Mambuek laman baisi "Nurhayat Sri Hardini Siti Nukatin atau nan labiah dikenal jo '''NH Dini''' (1936-2018) adolah palopor dalam panulisan genre sastra feminis. Baliaua adolah sosok sentral di antaro panulih novel di Indonesia jo sagalo kanyinyirannyo. Malalui tulisannyo, baliau lah banyak manginspirasi padusi untuak barani basuaro dan mampajuangan hak-haknyo.<ref>[https://indonesiakaya.com/tokoh-indonesia/biografi-nh-dini-penulis/ "Nh. Dini: Penulis yang Membuka Jalan bagi Kesetaraan G..." 4680 wikitext text/x-wiki Nurhayat Sri Hardini Siti Nukatin atau nan labiah dikenal jo '''NH Dini''' (1936-2018) adolah palopor dalam panulisan genre sastra feminis. Baliaua adolah sosok sentral di antaro panulih novel di Indonesia jo sagalo kanyinyirannyo. Malalui tulisannyo, baliau lah banyak manginspirasi padusi untuak barani basuaro dan mampajuangan hak-haknyo.<ref>[https://indonesiakaya.com/tokoh-indonesia/biografi-nh-dini-penulis/ "Nh. Dini: Penulis yang Membuka Jalan bagi Kesetaraan Gender"], Indonesiakaya.com, diakses pada 14 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Amat menyakitkan hati kalau kita mengadukan kesusahan yang kita rasakan kepada seseorang yang kita kira akan memperhatikan kita, akan menghibur atau meringankan beban kita, tetapi seseorang yang kita harapkan itu mengeluarkan keluhan yang sama. Seolah dia menolak kita, seolah dia hendak menunjukkan bahwa dia lebih sengsara daripada kita.”''<ref name="Kapal">NH. Dini, ''Pada Sebuah Kapal'', cet. 13 (Jakarta: GPU, 2024).</ref> *: Sabana manyakik-an ati kalau kito mangaduan kasusahan nan kito rasoan ka urang nan kito kiro ka mampahatian kito, ka manghibur atau maringankan baban kito, tapi urang nan kito arok-an tu mangaluaan kaluahan nan samo. Saolah inyo manolak kito, saolah inyo handak manunjuak-an baso inyo labiah sansaro daripado kito. * ''“Aku harap kau tidak terlalu menutup mata untuk membedakan antara napsu dan cinta yang sebenarnya.”''<ref name="Kapal" /> *: Ambo arok awak indak talampau manutuik mato untuak mambedaan antaro napsu jo cinto nan sabananyo. * ''“Aku tidak pernah dididik buat menjadi seorang gadis yang bisa bersolek, yang dapat memikat pandang, .... Seperti tanaman yang tumbuh di dalam rumah, aku terlalu biasa dengan pemberian air dan sinar secukupnya.”''<ref name="Kebe">NH. Dini, ''Keberangkatan'', cet. 8 edisi revisi (Jakarta: GPU, 2019).</ref> *: Ambo indak pernah didiak untuak manjadi gadih nan bisa basolek, nan dapek mamikek pandang, .... Saroman tanaman nan tumbuah di dalam rumah, ambo sangaik biaso jo pambarian aia dan sinar sacukuiknyo. * ''“Barangkali kami wanita juga memiliki cara untuk mengirim isyarat, sesuai dengan dasar kemestian dan adat yang ditentukan oleh "masyarakat" lelaki. Karena mau atau tidak, laki-lakilah yang memiliki masyarakat selama mereka yang membentuk dan menentukan segala aturannya.”''<ref name="Kebe" /> *: Barangkali kami padusi mampunyoi lo caro untuak mangirim isyaraik,sasuai jo dasar kamustian dan adak nan ditantuan dek “masyarakat” kilaki. Karano nio atau indak, laki-lakilah nan mampunyoi masyarakaik salamo inyo nan mambantuak dan manantuan sagalo aturannyo. * ''“Aku menjadi pendiam dan dingin karena tidak banyak diberi kesempatan buat mengatakan isi hati.”''<ref name="Kebe" /> *: Ambo manjadi pandiam dan dingin karano indak banyak diagiah kasempatan untuak mangatoan isi hati. * ''“Hidupku kuanggap sebagai barang cair yang mengalir tanpa istirahat, namun tidak berubah, seperti laut. Demikian luas. Aku juga harus berhati dan berpikiran luas. Puas akan apa yang telah kuterima.”''<ref name="Kebe" /> *: Iduik ambo anggap sabagai barang caia nan mangalia tanpo istirahaik, namun indak barubah, saroman lauik. Demikian lueh. Ambo harus baati dan bapikiran lueh. Pueh jo apo nan lah ambo tarimo. * ''“Untuk mati, orang tidak memerlukan kepandaian maupun bakat yang istimewa. Siapa pun dapat mati sewaktu-waktu, dengan cara yang dikehendaki atau dipilihnya. Sebaliknya, untuk hidup, orang membutuhkan keberanian, kecakapan yang kadang-kadang luar biasa. Setiap hari banyak orang yang mati, dengan mudah tanpa usaha atau daya upaya. Tetapi setiap hari berjuta-juta orang berjuang dengan susah payah untuk hidup.”''<ref name="Kebe" /> *: Untuak mati, urang indak mambutuahan kapandaian ataupun bakaik nan istimewa. Sia pun bisa mati waktu-waktu, jo caro nan dikahandaki atau dipiliahnyo. Sabaliaknyo, untuak iduik, urang mambutuahn kabaranian, kapandaian nan kadang-kadang luar biaso. Satiok ari banyak urang mati, dengan mudah tanpo usaho atau dayo upayo. Tapi satiok ari bajuta-juta urang bajuang jo susah payah untuak iduik. * ''“Perkawinan bukan satu-satunya tujuan dalam hidup. Masing-masing kita wajib mencari pengisian yang sesuai dan sepadan guna mengimbangi kebutuhan jiwa. Oleh karenanya cerita manusia tidak berkahir hanya pada perkawinan. Jangan kaukira orang-orang yang telah kawin tidak mempunyai persoalan lagi dalam hidupnya.”''<ref name="Kebe" /> *: Perkawinan indak satu-satunyo tujuan dalam iduik. Masiang-masiang kito wajib mancari pangisian nan sasuai dan sapadan guno maimbangi kabutuhan jiwa. Dek itu carito manusia indak baranti hanyo pado perkawinan. Jan awak kiro urang-urang nan lah kawin indak punyo pasoalan lai dalam iduiknyo. == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] 838fxg3cxhffm605jjuu99qx93rfgxo 4689 4680 2026-09-15T00:22:58Z Seleguri 125 4689 wikitext text/x-wiki Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin atau nan labiah dikenal jo '''NH Dini''' (1936-2018) adolah palopor dalam panulisan genre sastra feminis. Baliau adolah sosok sentral di antaro panulih novel di Indonesia jo sagalo kanyinyirannyo. Malalui tulisannyo, baliau lah banyak manginspirasi padusi untuak barani basuaro dan mampajuangan hak-haknyo.<ref>[https://indonesiakaya.com/tokoh-indonesia/biografi-nh-dini-penulis/ "Nh. Dini: Penulis yang Membuka Jalan bagi Kesetaraan Gender"], Indonesiakaya.com, diakses pada 14 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Amat menyakitkan hati kalau kita mengadukan kesusahan yang kita rasakan kepada seseorang yang kita kira akan memperhatikan kita, akan menghibur atau meringankan beban kita, tetapi seseorang yang kita harapkan itu mengeluarkan keluhan yang sama. Seolah dia menolak kita, seolah dia hendak menunjukkan bahwa dia lebih sengsara daripada kita.”''<ref name="Kapal">NH. Dini, ''Pada Sebuah Kapal'', cet. 13 (Jakarta: GPU, 2024).</ref> *: Sabana manyakik-an ati kalau kito mangaduan kasusahan nan kito rasoan ka urang nan kito kiro ka mampahatian kito, ka manghibur atau maringankan baban kito, tapi urang nan kito arok-an tu mangaluaan kaluahan nan samo. Saolah inyo manolak kito, saolah inyo handak manunjuak-an baso inyo labiah sansaro daripado kito. * ''“Aku harap kau tidak terlalu menutup mata untuk membedakan antara napsu dan cinta yang sebenarnya.”''<ref name="Kapal" /> *: Ambo arok awak indak talampau manutuik mato untuak mambedaan antaro napsu jo cinto nan sabananyo. * ''“Aku tidak pernah dididik buat menjadi seorang gadis yang bisa bersolek, yang dapat memikat pandang, .... Seperti tanaman yang tumbuh di dalam rumah, aku terlalu biasa dengan pemberian air dan sinar secukupnya.”''<ref name="Kebe">NH. Dini, ''Keberangkatan'', cet. 8 edisi revisi (Jakarta: GPU, 2019).</ref> *: Ambo indak pernah dididiak untuak manjadi gadih nan bisa basolek, nan dapek mamikek pandang, .... Saroman tanaman nan tumbuah di dalam rumah, ambo sangaik biaso jo pambarian aia dan sinar sacukuiknyo. * ''“Barangkali kami wanita juga memiliki cara untuk mengirim isyarat, sesuai dengan dasar kemestian dan adat yang ditentukan oleh "masyarakat" lelaki. Karena mau atau tidak, laki-lakilah yang memiliki masyarakat selama mereka yang membentuk dan menentukan segala aturannya.”''<ref name="Kebe" /> *: Barangkali kami padusi mampunyoi lo caro untuak mangirim isyaraik, sasuai jo dasar kamustian dan adaik nan ditantuan dek “masyarakat” kilaki. Karano nio atau indak, laki-lakilah nan mampunyoi masyarakaik salamo inyo nan mambantuak dan manantuan sagalo aturannyo. * ''“Aku menjadi pendiam dan dingin karena tidak banyak diberi kesempatan buat mengatakan isi hati.”''<ref name="Kebe" /> *: Ambo manjadi pandiam dan dingin karano indak banyak diagiah kasempatan untuak mangatoan isi hati. * ''“Hidupku kuanggap sebagai barang cair yang mengalir tanpa istirahat, namun tidak berubah, seperti laut. Demikian luas. Aku juga harus berhati dan berpikiran luas. Puas akan apa yang telah kuterima.”''<ref name="Kebe" /> *: Iduik ambo anggap sabagai barang caia nan mangalia tanpo istirahaik, namun indak barubah, saroman lauik. Demikian lueh. Ambo harus baati dan bapikiran lueh. Pueh jo apo nan lah ambo tarimo. * ''“Untuk mati, orang tidak memerlukan kepandaian maupun bakat yang istimewa. Siapa pun dapat mati sewaktu-waktu, dengan cara yang dikehendaki atau dipilihnya. Sebaliknya, untuk hidup, orang membutuhkan keberanian, kecakapan yang kadang-kadang luar biasa. Setiap hari banyak orang yang mati, dengan mudah tanpa usaha atau daya upaya. Tetapi setiap hari berjuta-juta orang berjuang dengan susah payah untuk hidup.”''<ref name="Kebe" /> *: Untuak mati, urang indak mambutuahan kapandaian ataupun bakaik nan istimewa. Sia pun bisa mati tibo-tibo, jo caro nan dikahandaki atau dipiliahnyo. Sabaliaknyo, untuak iduik, urang mambutuahan kabaranian, kapandaian nan kadang-kadang luar biaso. Satiok ari banyak urang mati, dengan mudah tanpo usaho atau dayo upayo. Tapi satiok ari bajuta-juta urang bajuang jo susah payah untuak iduik. * ''“Perkawinan bukan satu-satunya tujuan dalam hidup. Masing-masing kita wajib mencari pengisian yang sesuai dan sepadan guna mengimbangi kebutuhan jiwa. Oleh karenanya cerita manusia tidak berkahir hanya pada perkawinan. Jangan kaukira orang-orang yang telah kawin tidak mempunyai persoalan lagi dalam hidupnya.”''<ref name="Kebe" /> *: Perkawinan indak satu-satunyo tujuan dalam iduik. Masiang-masiang kito wajib mancari pangisian nan sasuai dan sapadan guno maimbangi kabutuhan jiwa. Dek itu carito manusia indak baranti hanyo pado perkawinan. Jan awak kiro urang-urang nan lah kawin indak punyo pasoalan lai dalam iduiknyo. == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] r6azuj33e779ex1uauiqoxkh5vdsn96 Goenawan Mohamad 0 1859 4681 2026-09-14T22:55:12Z Seleguri 125 ←Mambuek laman baisi "[[File:Goenawan Muhammad 3.jpg|thumb|right|220px|Goenawan Mohamad]] '''Goenawan Mohamad''' atau nan akrab disapo GM (lahia 29 Juli 1941) adolah budayawan, sastrawan, jurnalis, dan pandiri Majalah Tempo. Dalam Majalah Tempo, baliau sacaro rutin manulih rubrik Catatan Pinggir untuak manyampaian kritik terhadap agenda politik di Indonesia era Soeharto.<ref>[https://www.tempo.co/hiburan/perjalanan-83-tahun-goenawan-mohamad-wartawan-yang-sastrawan—35418 "Perjalanan 83..." 4681 wikitext text/x-wiki [[File:Goenawan Muhammad 3.jpg|thumb|right|220px|Goenawan Mohamad]] '''Goenawan Mohamad''' atau nan akrab disapo GM (lahia 29 Juli 1941) adolah budayawan, sastrawan, jurnalis, dan pandiri Majalah Tempo. Dalam Majalah Tempo, baliau sacaro rutin manulih rubrik Catatan Pinggir untuak manyampaian kritik terhadap agenda politik di Indonesia era Soeharto.<ref>[https://www.tempo.co/hiburan/perjalanan-83-tahun-goenawan-mohamad-wartawan-yang-sastrawan—35418 "Perjalanan 83 Tahun Goenawan Mohamad, Wartawan yang Sastrawan"], Tempo.co, diakses pada 14 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Memperoleh kearifan bukanlah cuma kegiatan teoritis. Kita tak jadi bijaksana, bersih hati dan bahagia karena membaca buku petunjuk yang judulnya bermula dengan How to.... Kita harus terjun, kadang hanyut kadang berenang dalam pengalaman. Kita harus berada dalam perbuatan, dalam merenung dan merasakan: dalam laku. Ujian dan hasil ditentukan di sana.”''<ref name="Cat">Goenawan Mohamad, ''Catatan Pinggir 1'' (Pusat Data dan Analisa Tempo, 2012).</ref> *: Mamparoleh kaarifan bukanlah hanyo kagiatan teoritis. Kito dak ka bijaksana, barasiah hati dan bahagia karano mambaco buku patunjuak nan judulnyo bamulo jo How to.... Kito harus tajun, kadang anyuik kadang baranang dalam pangalaman. Kito harus barado dalam pabuatan, dalam maranuang jo marasoan: dalam laku. Ujian dan hasia ditantuan di sinan. * ''“Dewasa memang satu proses pertemuan (kadang pahit) dengan diri sendiri.”''<ref name="Cat" /> *: Dewasa memang satu proses patamuan (kadang paik) jo diri surang. * ''“Kekalahan dalam politik tidak hanya pahit, tapi juga bisa mengandung risiko. Di beberapa negeri, beda antara pihak yang kalah dengan pihak yang menang sering ditandai oleh penjara atau kuburan massal.”''<ref name="Cat" /> *: Kakalahan dalam politik indak hanyo paik, tapi bisa manganduang resiko lo. Di babarapo nagari, beda antaro pihak nan kalah dan pihak nan manang acok ditandoi jo pinjaro atau kuburan masal. * ''“Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol. Lebih banyak melihatnya sebagai gelang emas yang (alangkah nikmatnya!) bisa bikin orang iri.”''<ref name="Cat" /> *: Dak banyak urang nan maanggap kakuasaan sabagai borgol. Labiah banyak malieknyo sabagai galang ameh nan (alangkah nikmaiknyo!) bisa buek urang iri. * ''“Di setiap masa nampaknya selalu ada saat yang tak mudah untuk berbicara, tapi tidak gampang untuk diam.”''<ref name="Cat" /> *: Di satiok maso nampaknyo salalu ado saaik nan dak mudah untuak babicaro, tapi indak gampang untuak diam. * ''“Barangkali karena tanah air memang bukan cuma sepotong geografi dan selintas sejarah. Barangkali karena tanah air adalah juga sebuah panggilan. Mungkin karena ia adalah sebuah idea yang tiap kali berseru, keras atau pelan suatu potensi yang minta diaktualisasikan, suatu impian yang minta dijelmakan dari waktu ke waktu. Ketika kita bernyanyi bahwa “Indonesia adalah tanah yang mulia,” kita bukannya tak sadar bahwa banyak yang tidak mulia di sekitar kita. Tapi kita tak bisa menerima itu.”''<ref name="Cat" /> *: Barangkali karano tanah aia memang bukan hanyo sapotong geografi dan salinteh sijarah. Barangkali karano tanah aia adolah sabuah panggilan juo. Mungkin karano inyo adolah sabuah idea nan tiok kali basaru, kareh atau lambek suatu potensi nan mintak diaktualisasikan, suatu mimpi nan mintak dijelmakan dari waktu ka waktu. Katiko kito banyanyi baso “Indonesia adolah tanah nan mulia,” kito bukannyo dak sadar baso banyak nan indak mulia di sakitar kito. Tapi kito dak bisa manarimo itu. * ''“Dari pelajaran sejarah yang kini makin keras diingat: gedung-gedung bisa saja dibangun, bisnis maju, kota tampak indah tapi si miskin tambah sengsara.”''<ref name="Cat" /> *: Dari palajaran sijarah nan kini masih kareh diingek: gedung-gedung bisa sajo dibangun, bisnis maju, kota nampak indah tapi si bansaik tambah sansaro. * ''“Di dunia yang penuh sesak dan penuh orang lapar, seorang yang kekenyangan berarti merenggutkan nyawa yang lain.”''<ref name="Cat" /> *: Di dunia nan panuah sasak dan panuah urang litak, urang nan kakanyangan bararti marangguik-an nyawa nan lain. * ''“Kegagalan kita untuk memaafkan, kesediaan kita untuk mengakui dendam, adalah penerimaan tentang batas.”''<ref name="Cat" /> *: Kagagalan kito untuak memaafkan, kasadioan kito untuak mangakui dandam, adolah panarimoan tantang bateh. == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] 4m42qyt4uzu9tn3o5cxzgdxdsfxq7pu Rusdi Mathari 0 1860 4682 2026-09-14T22:58:56Z Seleguri 125 ←Mambuek laman baisi "'''Rusdi Mathari''' (1967-2018) adolah salah surang wartawan senior dan panulih. Pangalamannyo di dunia jurnalistik sangaik panjang, mulai dari manjadi freelancer di Suara Pembaruan (1990-1994) sampai manjadi Pemimpin Redaksi VHR.media (2012-2013). Di antaro buku nan pernah baliau tulih iolah “Aleppo” dan “Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya”.<ref>[https://www.tempo.co/politik/wartawan-senior-rusdi-mathari-meninggal-965487 "Wartawan Senior Rusdi Mathari Meni..." 4682 wikitext text/x-wiki '''Rusdi Mathari''' (1967-2018) adolah salah surang wartawan senior dan panulih. Pangalamannyo di dunia jurnalistik sangaik panjang, mulai dari manjadi freelancer di Suara Pembaruan (1990-1994) sampai manjadi Pemimpin Redaksi VHR.media (2012-2013). Di antaro buku nan pernah baliau tulih iolah “Aleppo” dan “Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya”.<ref>[https://www.tempo.co/politik/wartawan-senior-rusdi-mathari-meninggal-965487 "Wartawan Senior Rusdi Mathari Meninggal"], Tempo.co, diakses pada 14 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Mat, sesuatu yang diwajibkan adalah sesuatu yang manusia tidak suka mengerjakannya. Kalau manusia suka melakukannya, untuk apa diwajibkan, Mat?”''<ref name="Merasa">Rusdi Mathari, ''Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya: Kisah Sufi dari Madura'', cet. 18 (Yogyakarta: Buku Mojok, 2022).</ref> *: Mat, sasuatu nan diwajiban adolah sasuatu nan manusia indak katuju mangarajoannyo. Kalau manusia katuju malakukannyo, untuak apo diwajiban, Mat? * ''“Kamu merasa pintar sementara bodoh saja tak punya.”''<ref name="Merasa" /> *: Awak maraso ebaik samantaro pandia se ndak punyo * ''“Aku juga tak berani memberi cap kepada siapa pun dengan apa pun. Puncak keberanianku hanya meremehkan diriku sendiri.”''<ref name="Merasa" /> *: Ambo indak barani lo maagiah capkapado sia pun jo apo pun. Puncak kabaranian ambo hanyo maremeham diri ambo surang. * ''“Sebulan yang lalu? Setahun yang lalu? Sejak kamu mulai lahir kamu ingat, berapa kali kamu berak dan kencing? .... Seperti itulah ikhlas.”''<ref name="Merasa" /> *: Sabulan nan lalu? Satahun nan lalu? Sajak awak mulai lahia wak ingek, bara kali wak berak jo kanciang? .... Saroman itulah ikhlas. * ''“Saya memang sesat. Karena itu Allah mewajibkan saya untuk selalu membaca ‘Tunjukkanlah aku jalan yang lurus’ setiap kali saya salat. Tujuh belas kali sehari semalam.”''<ref name="Merasa" /> *: Ambo memang sasek. Karano itulah Allah mawajiban ambo untuak taruih mambaco ‘Tunjuak-anlah ambo jalan nan luruih’ satiok kali ambo sumbanyang. Tujuah baleh kali saari samalam. * ''“Lewat musibah, mereka seharusnya menyadari, diri mereka fakir. Tidak punya apa-apa. Tidak punya daya kekuatan apa pun di hadapan Allah.”''<ref name="Merasa" /> *: Lewaik musibah, inyo saharusnyo manyadari, dirinyo fakir. Indak punyo apo-apo. Indak punyo dayo kakuatan apo pun di hadapan Allah. * ''“Air tak pernah menolak yang datang padanya. Bulan dan bangkai sama-sama diapungkannya.”''<ref name="Merasa" /> *: Aia dak pernah manulak nan datang ka inyo. Bulan jo bangkai samo-samo diapuangkannyo. * ''“Manusia diminta mematikan terlebih dahulu nafsu-nafsu mereka sebelum jasad mereka mati. Setidaknya agar nafsu mereka pernah merasakan kematian.”''<ref name="Merasa" /> *: Manusia diminta mamatian talabiah dahulu nafsu-nafsu inyo sabalun jasadnyo mati. Saindaknyo supayo nafsunyo pernah marasoan kamatian. * ''“Batu tak sanggup jadi manusia karena merasa kalah keras dibanding hati manusia.”''<ref name="Merasa" /> *: Batu dak sanggup jadi manusia karano maraso kalah kareh dibandiang ati manusia. == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] ho0ny8rbrr8ufgdhqrancjqoqtzqxw0 4688 4682 2026-09-15T00:15:15Z Seleguri 125 4688 wikitext text/x-wiki '''Rusdi Mathari''' (1967-2018) adolah salah surang wartawan senior dan panulih. Pangalamannyo di dunia jurnalistik sangaik panjang, mulai dari manjadi freelancer di Suara Pembaruan (1990-1994) sampai manjadi Pemimpin Redaksi VHR.media (2012-2013). Di antaro buku nan pernah baliau tulih iolah “Aleppo” dan “Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya”.<ref>[https://www.tempo.co/politik/wartawan-senior-rusdi-mathari-meninggal-965487 "Wartawan Senior Rusdi Mathari Meninggal"], Tempo.co, diakses pada 14 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Mat, sesuatu yang diwajibkan adalah sesuatu yang manusia tidak suka mengerjakannya. Kalau manusia suka melakukannya, untuk apa diwajibkan, Mat?”''<ref name="Merasa">Rusdi Mathari, ''Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya: Kisah Sufi dari Madura'', cet. 18 (Yogyakarta: Buku Mojok, 2022).</ref> *: Mat, sasuatu nan diwajiban adolah sasuatu nan manusia indak katuju mangarajoannyo. Kalau manusia katuju malakukannyo, untuak apo diwajiban, Mat? * ''“Kamu merasa pintar sementara bodoh saja tak punya.”''<ref name="Merasa" /> *: Awak maraso ebaik samantaro pandia se ndak punyo. * ''“Aku juga tak berani memberi cap kepada siapa pun dengan apa pun. Puncak keberanianku hanya meremehkan diriku sendiri.”''<ref name="Merasa" /> *: Ambo indak barani lo maagiah cap kapado sia pun jo apo pun. Puncak kabaranian ambo hanyo maremeham diri ambo surang. * ''“Sebulan yang lalu? Setahun yang lalu? Sejak kamu mulai lahir kamu ingat, berapa kali kamu berak dan kencing? .... Seperti itulah ikhlas.”''<ref name="Merasa" /> *: Sabulan nan lalu? Satahun nan lalu? Sajak awak mulai lahia wak ingek, bara kali wak berak jo kanciang? .... Saroman itulah ikhlas. * ''“Saya memang sesat. Karena itu Allah mewajibkan saya untuk selalu membaca ‘Tunjukkanlah aku jalan yang lurus’ setiap kali saya salat. Tujuh belas kali sehari semalam.”''<ref name="Merasa" /> *: Ambo memang sasek. Karano itulah Allah mawajiban ambo untuak taruih mambaco ‘Tunjuak-anlah ambo jalan nan luruih’ satiok kali ambo sumbayang. Tujuah baleh kali saari samalam. * ''“Lewat musibah, mereka seharusnya menyadari, diri mereka fakir. Tidak punya apa-apa. Tidak punya daya kekuatan apa pun di hadapan Allah.”''<ref name="Merasa" /> *: Lewaik musibah, inyo saharusnyo manyadari, dirinyo fakir. Indak punyo apo-apo. Indak punyo dayo kakuatan apo pun di hadapan Allah. * ''“Air tak pernah menolak yang datang padanya. Bulan dan bangkai sama-sama diapungkannya.”''<ref name="Merasa" /> *: Aia dak pernah manulak nan datang ka inyo. Bulan jo bangkai samo-samo diapuangkannyo. * ''“Manusia diminta mematikan terlebih dahulu nafsu-nafsu mereka sebelum jasad mereka mati. Setidaknya agar nafsu mereka pernah merasakan kematian.”''<ref name="Merasa" /> *: Manusia diminta mamatian talabiah dahulu nafsu-nafsu inyo sabalun jasadnyo mati. Saindaknyo supayo nafsunyo pernah marasoan kamatian. * ''“Batu tak sanggup jadi manusia karena merasa kalah keras dibanding hati manusia.”''<ref name="Merasa" /> *: Batu dak sanggup jadi manusia karano maraso kalah kareh dibandiang ati manusia. == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] rmfp2t6u4qmn6pohd96iiikieofh2r5 Budi Darma 0 1861 4683 2026-09-14T23:03:04Z Seleguri 125 ←Mambuek laman baisi "[[File:Budi Darma delivering speech, International Conference on Education, Language, and Literature (ICon-ELite), Surabaya, 2018-07-18 02.jpg|thumb|right|220px|Budi Darma]] '''Budi Darma''' (1937-2021) dikenal sabagai sastrawan serba bisa. Hal iko tanpak dari kabaragaman tulisannyo. Baliau manulih cerpen, novel, esai, dan puisi. Di sampiang tu, baliau juo sabagai akademisi dan saurang kritikus nan tajam.<ref>Hasan Aspahani [https://dkj.or.id/perginya-sosok-serba-b..." 4683 wikitext text/x-wiki [[File:Budi Darma delivering speech, International Conference on Education, Language, and Literature (ICon-ELite), Surabaya, 2018-07-18 02.jpg|thumb|right|220px|Budi Darma]] '''Budi Darma''' (1937-2021) dikenal sabagai sastrawan serba bisa. Hal iko tanpak dari kabaragaman tulisannyo. Baliau manulih cerpen, novel, esai, dan puisi. Di sampiang tu, baliau juo sabagai akademisi dan saurang kritikus nan tajam.<ref>Hasan Aspahani [https://dkj.or.id/perginya-sosok-serba-bisa-sastrawan-akademisi-kritikus/ "Perginya Sosok Serba Bisa: Sastrawan, Akademisi, Kritikus"], Dkj.or.id, diakses pada 14 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Dengan suara tidak sembarangan dia berkata, bahwa setiap orang yang malang harus ditolong.”''<ref name="Raf">Budi Darma, ''Rafilus'', edisi digital (Jakarta Selatan: Noura, 2017).</ref> *: Jo suaro nan sambarangan inyo bakato, baso satiok urang nan malang harus ditolong. * ''“Manusia sudah berusaha untuk mengatur segala sesuatu dengan baik, sementara apa yang akan terjadi sepenuhnya terserah kepada Tuhan Seru Sekalian Alam.”''<ref name="Raf" /> *: Manusia lah barusao untuak mangatur sagalo sasuatu dengan baiak, samantaro apo nan ka tajadi sapanuahnyo tasarah kapado Tuhan Saru Sakalian Alam. * ''“Memang kadang-kadang saya merasa tidak ada gunanya menantang arus umum karena toh saya bukan apa-apa. Mungkin andai kata saya berkuasa atau berwibawa besar, kata-kata saya dapat membawa pengaruh.”''<ref>Budi Darma, ''Orang-Orang Bloomington'', edisi digital (Jakarta Selatan: Noura, 2018).</ref> *: Emang kadang-kadang ambo maraso indak ado gunonyo manantang aruih umum sabab ambo indak siapo-siapo. Mungkin andai kato ambo bakuaso atau sangaik bawibawa, kato-kato ambo dapek mambawo pangaruah. * ''“Saya sering memusuhi diri saya sendiri, dan apabila permusuhan ini terjadi, saya berusaha untuk melesat keluar dari diri saya sendiri. Dalam keadaan demikian saya ingin memperlakukan diri saya sendiri sebagai objek pengamatan diri saya sendiri.”''<ref name="Ol">Budi Darma, ''Olenka'', edisi digital (Jakarta Selatan: Noura, 2018).</ref> *: Ambo acok mamusuahi diri ambo surang, dan apobilo pamusuahan ko tajadi, ambo barusao untuak maleset kalua dari diri ambo surang. Dalam kaadaan demikian ambo nio mampalakuan diri ambo surang sabagai objek pangamatan diri ambo surang. * ''“Seluruh hidup saya adalah serangkaian proses memikir.”''<ref name="Ol" /> *: Sado iduik ambo adolah sarangkaian proses mamikia. * ''“Saya senang masih bisa bermimpi. Kalau saya tidak dapat bermimpi, artinya hidup saya sudah sama sekali kering.”''<ref name="Ol" /> *: Ambo sanang masih bisa bamimpi. Kalau ambo indak dapek bamimpi, artinyo iduik ambo samo sakali kariang. * ''“Perjalanan saya seperti gerak mobil di jalan raya, ada lampu merah saya berhenti, ada lampu hijau saya berjalan, dan pada waktu mendekati penyeberangan saya mengurangi kecepatan.”''<ref name="Ol" /> *: Pajalanan ambo saroman gerak oto di jalan gadang, ado lampu merah ambo baranti, ado lampu ijau ambo bajalan, dan pado wakatu mandakek-i panyabarangan ambo mangurangi kakancangan. * ''“Saya merasa bahwa saya hanyalah sebuah gejala. Tanpa yang lain saya tidak mempunyai arti, tidak mempunyai fungsi, dan tidak ada.”''<ref name="Ol" /> *: Ambo maraso baso ambo hanyolahan sabuah gajalo. Tanpo nan lain ambo indak mampunyoi arti, indak punyo fungsi, dan indak ado. * ''“Siapa pun tidak dapat menilai sesuatu tanpa terlibat dan mengalami sendiri.”''<ref name="Ol" /> *: Sia sen indak dapek manilai sasuatu tanpo talibaik dan mangalami surang. == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] s1hi4lid956bnjtl3m424n9ttgfpl49 Gol A Gong 0 1862 4685 2026-09-14T23:56:31Z Seleguri 125 ←Mambuek laman baisi "[[File:Gola Gong.jpg|thumb|right|220px|Gol A Gong]] Heri Hendrayana Harris atau nan labiah dikenal jo '''Gol A Gong''' (lahia 15 Agustus 1963) adolah panulih dan panggiat literasi nan mandirian Rumah Dunia, Duta Baca Indonesia. Lewat komunitas literasi Rumah Dunia tu, baliau dak baranti manjadikan bacaan sabagai bagian dari budaya masyarakaik.<ref>[https://www.tempo.co/teroka/profil-pegiat-literasi-gol-a-gong-828224#google_vignette "Pegiat Literasi Penggemar Petual..." 4685 wikitext text/x-wiki [[File:Gola Gong.jpg|thumb|right|220px|Gol A Gong]] Heri Hendrayana Harris atau nan labiah dikenal jo '''Gol A Gong''' (lahia 15 Agustus 1963) adolah panulih dan panggiat literasi nan mandirian Rumah Dunia, Duta Baca Indonesia. Lewat komunitas literasi Rumah Dunia tu, baliau dak baranti manjadikan bacaan sabagai bagian dari budaya masyarakaik.<ref>[https://www.tempo.co/teroka/profil-pegiat-literasi-gol-a-gong-828224#google_vignette "Pegiat Literasi Penggemar Petualangan"], Tempo.co, diakses pada 14 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Dengan petualangan kecil itu dia jadi bisa belajar banyak tentang hakikat hidup.''”<ref name=" Balada">Gol A Gong, ''Balada si Roy: Joe'' (Jakarta: GPU, 2018).</ref> *: Jo patualangan ketek tu inyo jadi bisa baraja banyak tantang kahidupan. * ''“Kebahagiaan harus diperjuangkan, bukan dengan cara mengemis minta belas kasihan, rendah diri, dan pasrah nasib!”'<ref name="Balada" /> *: Kabahagiaan harus dipajuangan, bukan jo caro mengemis mintak baleh kasiah, randah diri, dan pasrah nasib! * ''“Baginya jins ibarat hidup. Semakin lusuh, semakin enak dinikmati.”''<ref name="Balada" /> *: Baginyo jins ibaraik iduik. Samakin lusuah, samakin lamak dinikmati. * ''“Tidak ada yang jagoan di bumi ini, sekalipun dia seorang Bruce Lee atau Old Shatterhand. Lelaki memang harus keras, tapi bukan berarti kekerasan. Keras dalam arti mengarungi hidup yang penuh cobaan. Lelaki memang harus begitu.”''<ref name="Balada" /> *: Dak ado nan jagoan di bumi ko, sakalipun inyo saurang Bruce Lee atau Old Shatterhand. Kilaki emang harus kareh, tapi bukan bararti kekerasan. Kareh dalam arti manjalani iduik nan panuah cobaan. * ''“Jangan percaya cinta karena akan menjajah hidupmu! begitu kata Roy. Petualang jiwanya tidak bisa dimiliki karena butuh inspirasi. Kalau jiwanya sudah diikat, berarti dia akan beku dan mati. Baginya cinta bukan berarti harus menjadi jangkar dalam hidupnya.”''<ref name="Balada" /> *: Jan picayo cinto karano akan manjajah iduik wak! Baitu kecek Roy. Patualang jiwanyo indak bisa dimiliki karano butuah inspirasi. Kalau jiwanyo lah diikek, bararti inyo akan baku dan mati.Baginyo cinto bukan bararti harus manjadi jangka dalam iduiknyo. * ''“Roy mencintai kegiatan di alam terbuka, karena baginya tidak ada yang lebih menyenangkan selain berada di pantai menikmati senja, di gunung menyaksikan fajar menyingsing, atau di tengah lautan menghayati purnama.”''<ref name="Balada" /> *: Roy manyukoi kagiatan di alam tabukak, karano baginyo indak ado nan labiah manyanangkan salain barado di pantai manikmati sanjo, di gunuang manyaksikan fajar manyingsiang, atau di tangah lautan manghayati purnama. * ''“Kalau setiap orang tenggelam oleh bayang-bayang sebab-akibat yang menakutkan, maka dunia tidak akan pernah mengenal Columbus, Soekarno, Stephen Biko, dan bahkan nabi kita, Muhammad!”''<ref name="Balada" /> *: Kalau satiok urang tanggalam dek bayang-bayang sabab-akibaik nan manakuik-an, mangko dunia ko indak ka pernah mengenal Columbus, Soekarno, Stephen Biko, dan bahkan nabi kito, Muhammad! == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] jaha7s0j1gm9uj7pxe3swqvfi6ccf5q 4687 4685 2026-09-15T00:03:23Z Seleguri 125 4687 wikitext text/x-wiki [[File:Gola Gong.jpg|thumb|right|220px|Gol A Gong]] Heri Hendrayana Harris atau nan labiah dikenal jo '''Gol A Gong''' (lahia 15 Agustus 1963) adolah panulih dan panggiat literasi nan mandirian Rumah Dunia, Duta Baca Indonesia. Lewat komunitas literasi Rumah Dunia tu, baliau dak baranti manjadikan bacaan sabagai bagian dari budaya masyarakaik.<ref>[https://www.tempo.co/teroka/profil-pegiat-literasi-gol-a-gong-828224#google_vignette "Pegiat Literasi Penggemar Petualangan"], Tempo.co, diakses pada 14 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Dengan petualangan kecil itu dia jadi bisa belajar banyak tentang hakikat hidup.''”<ref name=" Balada">Gol A Gong, ''Balada si Roy: Joe'' (Jakarta: GPU, 2018).</ref> *: Jo patualangan ketek tu inyo jadi bisa baraja banyak tantang hakikaik kahidupan. * ''“Kebahagiaan harus diperjuangkan, bukan dengan cara mengemis minta belas kasihan, rendah diri, dan pasrah nasib!”'<ref name="Balada" /> *: Kabahagiaan harus dipajuangan, bukan jo caro mengemis mintak baleh kasiah, randah diri, dan pasrah nasib! * ''“Baginya jins ibarat hidup. Semakin lusuh, semakin enak dinikmati.”''<ref name="Balada" /> *: Baginyo jins ibaraik iduik. Samakin lusuah, samakin lamak dinikmati. * ''“Tidak ada yang jagoan di bumi ini, sekalipun dia seorang Bruce Lee atau Old Shatterhand. Lelaki memang harus keras, tapi bukan berarti kekerasan. Keras dalam arti mengarungi hidup yang penuh cobaan. Lelaki memang harus begitu.”''<ref name="Balada" /> *: Dak ado nan jagoan di bumi ko, sakalipun inyo saurang Bruce Lee atau Old Shatterhand. Kilaki emang harus kareh, tapi bukan bararti kekerasan. Kareh dalam arti manjalani iduik nan panuah cobaan. Kilaki emang harus mode tu. * ''“Jangan percaya cinta karena akan menjajah hidupmu! begitu kata Roy. Petualang jiwanya tidak bisa dimiliki karena butuh inspirasi. Kalau jiwanya sudah diikat, berarti dia akan beku dan mati. Baginya cinta bukan berarti harus menjadi jangkar dalam hidupnya.”''<ref name="Balada" /> *: Jan picayo cinto karano akan manjajah iduik wak! Baitu kecek Roy. Patualang jiwanyo indak bisa dimiliki karano butuah inspirasi. Kalau jiwanyo lah diikek, bararti inyo akan baku dan mati. Baginyo cinto bukan bararti harus manjadi jangka dalam iduiknyo. * ''“Roy mencintai kegiatan di alam terbuka, karena baginya tidak ada yang lebih menyenangkan selain berada di pantai menikmati senja, di gunung menyaksikan fajar menyingsing, atau di tengah lautan menghayati purnama.”''<ref name="Balada" /> *: Roy manyukoi kagiatan di alam tabukak, karano baginyo indak ado nan labiah manyanangkan salain barado di pantai manikmati sanjo, di gunuang manyaksikan fajar manyingsiang, atau di tangah lautan manghayati purnama. * ''“Kalau setiap orang tenggelam oleh bayang-bayang sebab-akibat yang menakutkan, maka dunia tidak akan pernah mengenal Columbus, Soekarno, Stephen Biko, dan bahkan nabi kita, Muhammad!”''<ref name="Balada" /> *: Kalau satiok urang tanggalam dek bayang-bayang sabab-akibaik nan manakuik-an, mangko dunia ko indak ka pernah mengenal Columbus, Soekarno, Stephen Biko, dan bahkan nabi kito, Muhammad! == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] dxqt6umk2qkik1qcljgg0yqsh3et8n0 Raditya Dika 0 1863 4691 2026-09-15T02:48:19Z Firman Rusda 38 ←Mambuek laman baisi "[[Berkas:Raditya_Dika.jpg|jmpl|Raditya Dika]] '''Raditya Dika''' (lahia jo namo '''Dika Angkasaputra Moerwani Nasution''' di Jakarta, 28 Desember 1984) adolah surang penulis, komika (stand-up comedian), sutradara, aktor, sarato YouTuber [[Indonesia]] nan dikanal luas sabagai pelopor gelombang komedi tunggal moderen sarato literasi komedi di tanah aia. Baliau mulonyo dikanal lewat buku catatan harian jenaka "Kambing Jantan: Catatan Harian Pelajar Bodoh" pado taun 200..." 4691 wikitext text/x-wiki [[Berkas:Raditya_Dika.jpg|jmpl|Raditya Dika]] '''Raditya Dika''' (lahia jo namo '''Dika Angkasaputra Moerwani Nasution''' di Jakarta, 28 Desember 1984) adolah surang penulis, komika (stand-up comedian), sutradara, aktor, sarato YouTuber [[Indonesia]] nan dikanal luas sabagai pelopor gelombang komedi tunggal moderen sarato literasi komedi di tanah aia. Baliau mulonyo dikanal lewat buku catatan harian jenaka "Kambing Jantan: Catatan Harian Pelajar Bodoh" pado taun 2005 nan diangkek dari blog pribadinyo, kamudian malahirkan babagai karya sastra populer sarupo "Cinta Brontosaurus", "Marmut Merah Jambu", jo "Koala Kumal" nan sukses diangkek ka layar lebar. Lewat gaya panulisan komedi satiris nan jenaka namun sarat jo perenungan sosiologis anak mudo, baliau barasil manginspirasi generasi mudo Indonesia untuak aktif berkarya, manulih, sarato kreatif mambuek konten digital di maso moderen.<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/dari-raditya_dika.html 159 Kata-kata Bijak dari Raditya Dika]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya selalu melamun dengan tidak pasti, memandang waktu yang berjalan dengan cepat dan menyesali semua perbuatan yang tidak mereka lakukan dulu."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/raditya_dika/marmut_merah_jambu.html 23 Kata-kata Bijak dari Marmut Merah Jambu dari Raditya Dika]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Perenungan emosional dari novel 'Marmut Merah Jambu' karya Raditya Dika. Baliau manggambarkan raso sasak dada jo panyesalan urang nan mamiliah untuak mamendam raso cinto sacaro rahasia tanpa barani mambuka suaro sahinggo wakatu babuang sajo." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Urang nan jatuah cinto dalam-dalam sacaro rahasia pado akhianyo salalu malamun jo indak pasti, mamandang wakatu nan bajalan jo capek sarato manyesali sadoalah pabuatan nan indak mareka lakukan daulu."'' * ''"Setiap orang pasti akan mengalami patah hati yang mengubah cara pandangnya terhadap cinta seumur hidupnya."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/dari-raditya_dika.html 159 Kata-kata Bijak dari Raditya Dika]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah sosiologis anak mudo dari novel 'Koala Kumal'. Raditya Dika managaskan bahaso pangaruh luka batin akibaik patah hati marupokan fase pendewasaan iduik nan ka mambantuak ulang sudut pandang jo tingkat kedewasaan saurang dalam manyikapi hubungan di maso depan." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Satiok urang pasti ka mangalami patah hati nan mambalik'an caro pandangnyo kabakeh cinto saumua iduiknyo."'' * ''"Memang menyakitkan, segimana besarnya masalah kita, orang lain akan tetap berjalan maju. Tidak ada yang memahami... Karena mereka tidak dalam posisi kita."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/dari-raditya_dika.html 159 Kata-kata Bijak dari Raditya Dika]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Catatan emosional dari novel 'Cinta Brontosaurus'. Baliau mangingek'an baso iduik di dunia nyata ka taruih bajalan tanpa mampatimbangkan masalah pribadi kito, sahinggo satiok urang musti sanggup mandiri mambaiki lukanyo surang." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Memang manyakik'an, sagimana gadangnyo masalah kito, urang lain ka tatap bajalan maju. Indak ado nan mangarati... Karano mareka indak dalam posisi kito."'' * ''"Kalau kamu suka membaca, mulailah menulis. Kalau kamu suka menonton, mulailah membuat video. Beranilah menjadi pencipta ketimbang hanya jadi penikmat."''<ref>"[https://journal.unika.ac.id/index.php/tuturrupa/article/download/12040/pdf Analisis Elemen Motivasi Pada Visualisasi Quotes Voice MiniLemon Indonesia]". ''journal.unika.ac.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Nasiha produktivitas dari Raditya Dika untuak generasi mudo digital. Baliau mangajak anak mudo supayo indak hanyo manjadi konsumen pasif materi kreatif urang lain, tapi barani mangasah kacerdasan jo kreativitas untuak mambuek karya sendiri." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Kok kau suko mambaco, mulailah manulih. Kok kau suko manonton, mulailah mambuek video. Baranilah manjadi pancipta daripado hanyo jadi panikmat."'' * ''"Cinta mungkin buta, tapi kadang, untuk bisa melihatnya dengan lebih jelas, kita hanya butuh kacamata yang pas."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/raditya_dika/marmut_merah_jambu.html 23 Kata-kata Bijak dari Marmut Merah Jambu dari Raditya Dika]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Kutipan jenaka bafalsafah dari novel 'Marmut Merah Jambu'. Raditya Dika mangingek'an bahaso raso cinto butuh kearifan rasionalitas supayo kito bisa mamahami karakter pasangan jo labiah jaleh jo adia." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Cinto mungkin buto, tapi kadang, untuak bisa mamandangnya jo labiah jaleh, kito hanyo mambutuahkan kacamato nan pas."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Penulis Indonesia]] [[Kategori:Komika Indonesia]] [[Kategori:Sutradara Indonesia]] [[Kategori:Tokoh]] t7ug881agvpsz61frm8xek0secjnabo 4692 4691 2026-09-15T02:49:11Z Firman Rusda 38 4692 wikitext text/x-wiki [[Berkas:Raditya Dika on Interview GoGirl TV.jpg|jmpl|Raditya Dika]] '''Raditya Dika''' (lahia jo namo '''Dika Angkasaputra Moerwani Nasution''' di Jakarta, 28 Desember 1984) adolah surang penulis, komika (stand-up comedian), sutradara, aktor, sarato YouTuber [[Indonesia]] nan dikanal luas sabagai pelopor gelombang komedi tunggal moderen sarato literasi komedi di tanah aia. Baliau mulonyo dikanal lewat buku catatan harian jenaka "Kambing Jantan: Catatan Harian Pelajar Bodoh" pado taun 2005 nan diangkek dari blog pribadinyo, kamudian malahirkan babagai karya sastra populer sarupo "Cinta Brontosaurus", "Marmut Merah Jambu", jo "Koala Kumal" nan sukses diangkek ka layar lebar. Lewat gaya panulisan komedi satiris nan jenaka namun sarat jo perenungan sosiologis anak mudo, baliau barasil manginspirasi generasi mudo Indonesia untuak aktif berkarya, manulih, sarato kreatif mambuek konten digital di maso moderen.<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/dari-raditya_dika.html 159 Kata-kata Bijak dari Raditya Dika]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya selalu melamun dengan tidak pasti, memandang waktu yang berjalan dengan cepat dan menyesali semua perbuatan yang tidak mereka lakukan dulu."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/raditya_dika/marmut_merah_jambu.html 23 Kata-kata Bijak dari Marmut Merah Jambu dari Raditya Dika]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Perenungan emosional dari novel 'Marmut Merah Jambu' karya Raditya Dika. Baliau manggambarkan raso sasak dada jo panyesalan urang nan mamiliah untuak mamendam raso cinto sacaro rahasia tanpa barani mambuka suaro sahinggo wakatu babuang sajo." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Urang nan jatuah cinto dalam-dalam sacaro rahasia pado akhianyo salalu malamun jo indak pasti, mamandang wakatu nan bajalan jo capek sarato manyesali sadoalah pabuatan nan indak mareka lakukan daulu."'' * ''"Setiap orang pasti akan mengalami patah hati yang mengubah cara pandangnya terhadap cinta seumur hidupnya."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/dari-raditya_dika.html 159 Kata-kata Bijak dari Raditya Dika]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah sosiologis anak mudo dari novel 'Koala Kumal'. Raditya Dika managaskan bahaso pangaruh luka batin akibaik patah hati marupokan fase pendewasaan iduik nan ka mambantuak ulang sudut pandang jo tingkat kedewasaan saurang dalam manyikapi hubungan di maso depan." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Satiok urang pasti ka mangalami patah hati nan mambalik'an caro pandangnyo kabakeh cinto saumua iduiknyo."'' * ''"Memang menyakitkan, segimana besarnya masalah kita, orang lain akan tetap berjalan maju. Tidak ada yang memahami... Karena mereka tidak dalam posisi kita."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/dari-raditya_dika.html 159 Kata-kata Bijak dari Raditya Dika]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Catatan emosional dari novel 'Cinta Brontosaurus'. Baliau mangingek'an baso iduik di dunia nyata ka taruih bajalan tanpa mampatimbangkan masalah pribadi kito, sahinggo satiok urang musti sanggup mandiri mambaiki lukanyo surang." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Memang manyakik'an, sagimana gadangnyo masalah kito, urang lain ka tatap bajalan maju. Indak ado nan mangarati... Karano mareka indak dalam posisi kito."'' * ''"Kalau kamu suka membaca, mulailah menulis. Kalau kamu suka menonton, mulailah membuat video. Beranilah menjadi pencipta ketimbang hanya jadi penikmat."''<ref>"[https://journal.unika.ac.id/index.php/tuturrupa/article/download/12040/pdf Analisis Elemen Motivasi Pada Visualisasi Quotes Voice MiniLemon Indonesia]". ''journal.unika.ac.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Nasiha produktivitas dari Raditya Dika untuak generasi mudo digital. Baliau mangajak anak mudo supayo indak hanyo manjadi konsumen pasif materi kreatif urang lain, tapi barani mangasah kacerdasan jo kreativitas untuak mambuek karya sendiri." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Kok kau suko mambaco, mulailah manulih. Kok kau suko manonton, mulailah mambuek video. Baranilah manjadi pancipta daripado hanyo jadi panikmat."'' * ''"Cinta mungkin buta, tapi kadang, untuk bisa melihatnya dengan lebih jelas, kita hanya butuh kacamata yang pas."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/raditya_dika/marmut_merah_jambu.html 23 Kata-kata Bijak dari Marmut Merah Jambu dari Raditya Dika]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Kutipan jenaka bafalsafah dari novel 'Marmut Merah Jambu'. Raditya Dika mangingek'an bahaso raso cinto butuh kearifan rasionalitas supayo kito bisa mamahami karakter pasangan jo labiah jaleh jo adia." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Cinto mungkin buto, tapi kadang, untuak bisa mamandangnya jo labiah jaleh, kito hanyo mambutuahkan kacamato nan pas."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Penulis Indonesia]] [[Kategori:Komika Indonesia]] [[Kategori:Sutradara Indonesia]] [[Kategori:Tokoh]] i21wtr5m9ilgkj79qrtaw05nwmf822e Chairil Anwar 0 1864 4693 2026-09-15T02:55:06Z Firman Rusda 38 ←Mambuek laman baisi "[[Berkas:Chairil Anwar.jpg|jmpl|Chairil Anwar]] '''Chairil Anwar''' (lahia di Medan, Sumatera Utara, 26 Juli 1922 – wafat di Jakarta, 28 April 1949) adolah surang penyair aguang [[Indonesia]] nan dijuluaki "Si Binatang Jalang" (dari sajak monumentalnyo "Aku") sarato dikanal sabagai pelopor Angkatan '45 dalam sastra Indonesia moderen. Baliau mampunyai peran pantiang dalam mambebaskan puisi Indonesia dari kakuak-kakuak aturan pujangga lama lewat bahaso nan luwes, ek..." 4693 wikitext text/x-wiki [[Berkas:Chairil Anwar.jpg|jmpl|Chairil Anwar]] '''Chairil Anwar''' (lahia di Medan, Sumatera Utara, 26 Juli 1922 – wafat di Jakarta, 28 April 1949) adolah surang penyair aguang [[Indonesia]] nan dijuluaki "Si Binatang Jalang" (dari sajak monumentalnyo "Aku") sarato dikanal sabagai pelopor Angkatan '45 dalam sastra Indonesia moderen. Baliau mampunyai peran pantiang dalam mambebaskan puisi Indonesia dari kakuak-kakuak aturan pujangga lama lewat bahaso nan luwes, ekspresif, jo padek makna. Sapanjang iduiknyo nan singkek (wafat di usia 26 taun), baliau melahirkan 96 karya sastra kaaslian nan sangaik dipangaruhi dek tema eksistensialisme, kematian, sarato gelora kemerdekaan, sahinggo hari wafatnyo tanggal 28 April sacaro abadi diperingati sabagai Hari Puisi Nasional Indonesia.<ref>"[https://news.maranatha.edu/featured/hari-puisi-sedunia-menang-karya-chairil-anwar/ Hari Puisi Sedunia, Mengenang Karya Chairil Anwar]". ''news.maranatha.edu''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Aku mau hidup seribu tahun lagi!"''<ref>"[https://news.maranatha.edu/featured/hari-puisi-sedunia-menang-karya-chairil-anwar/ Hari Puisi Sedunia, Mengenang Karya Chairil Anwar]". ''news.maranatha.edu''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Larik taakhia nan sangaik monumental dari puisi 'Aku' (1943). Chairil Anwar menyuarakan gairah iduik nan sangaik mambara sarato tekad untuak mawaraskan karya jo sumangaik parjuangan abadi nan tak ka lanyap ditelan dek zaman." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Ambo nak iduik saribu taun lai!"'' * ''"Hidup hanya menunda kekalahan."''<ref>"[https://www.kompasiana.com/dramarento/644bfa9208a8b57b3f672162/3-quotes-dari-puisi-chairil-anwar-yang-melegenda 3 Quotes dari Puisi Chairil Anwar yang Melegenda]". ''kompasiana.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Kutipan eksistensialisme yang sangat terkenal dari bait terakhir puisi 'Derai-Derai Cemara' (1949). Chairil Anwar merefleksikan hakekat perjalanan hidup manusia yang serba fana dan penuh perjuangan pribadi sebelum pada akhirnya berserah menghadapi keniscayaan takdir." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Iduik hanyo manunda kakalahan."'' * ''"Ada yang berubah, ada yang bertahan. Karena zaman tak bisa dilawan. Yang pasti kepercayaan harus diperjuangkan."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/dari-chairil_anwar.html 55 Kata-kata Bijak dari Chairil Anwar]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Perenungan bijak dari Chairil Anwar mengenai dinamika pergeseran waktu jo zaman. Beliau mengingatkan bahwa di tengah peradaban yang terus berubah, nilai integritas, kepercayaan, dan keyakinan hidup harus tetap diperjuangkan secara gigih." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Ado nan barubah, ado nan mampatahankan. Karano zaman indak bisa dilawan. Nan pasti kapercayaan musti dipajuangkan."'' * ''"Sekali berarti, sudah itu mati."''<ref>"[https://www.kompasiana.com/dramarento/644bfa9208a8b57b3f672162/3-quotes-dari-puisi-chairil-anwar-yang-melegenda 3 Quotes dari Puisi Chairil Anwar yang Melegenda]". ''kompasiana.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Larik puitis heroik dari puisi 'Diponegoro' (1943). Chairil Anwar menegaskan prinsip kualitas hidup, di mana memberikan karya dan arti besar bagi kemanusiaan serta kemerdekaan jauh lebih mulia daripada sekadar hidup panjang tanpa makna." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Sakali bararti, lah itu mati."'' * ''"Nasib adalah kesunyian masing-masing."''<ref>"[https://www.goodreads.com/author/quotes/151902.Chairil_Anwar Quotes by Chairil Anwar]". ''goodreads.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Refleksi batin Chairil Anwar dalam puisi 'Penerimaan'. Beliau menggambarkan bahwa pada akhirnya setiap manusia harus menghadapi pergumulan hidup, takdir, dan perasaannya secara mandiri." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Nasib adolah kasunyian masiang-masiang."'' == Rujuakan == <references /> == Kategori == [[Kategori:Tokoh Medan]] [[Kategori:Penyair Indonesia]] [[Kategori:Sastrawan Indonesia]] nkhpfnorbmpi4c5r0r30g22kp0wba8g 4694 4693 2026-09-15T02:56:28Z Firman Rusda 38 4694 wikitext text/x-wiki [[Berkas:Chairil Anwar.jpg|jmpl|Chairil Anwar]] '''Chairil Anwar''' (lahia di Medan, Sumatera Utara, 26 Juli 1922 – wafat di Jakarta, 28 April 1949) adolah surang penyair aguang [[Indonesia]] nan dijuluaki "Si Binatang Jalang" (dari sajak monumentalnyo "Aku") sarato dikanal sabagai pelopor Angkatan '45 dalam sastra Indonesia moderen. Baliau mampunyai peran pantiang dalam mambebaskan puisi Indonesia dari kakuak-kakuak aturan pujangga lama lewat bahaso nan luwes, ekspresif, jo padek makna. Sapanjang iduiknyo nan singkek (wafat di usia 26 taun), baliau melahirkan 96 karya sastra kaaslian nan sangaik dipangaruhi dek tema eksistensialisme, kematian, sarato gelora kemerdekaan, sahinggo hari wafatnyo tanggal 28 April sacaro abadi diperingati sabagai Hari Puisi Nasional Indonesia.<ref>"[https://news.maranatha.edu/featured/hari-puisi-sedunia-menang-karya-chairil-anwar/ Hari Puisi Sedunia, Mengenang Karya Chairil Anwar]". ''news.maranatha.edu''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Aku mau hidup seribu tahun lagi!"''<ref>"[https://news.maranatha.edu/featured/hari-puisi-sedunia-menang-karya-chairil-anwar/ Hari Puisi Sedunia, Mengenang Karya Chairil Anwar]". ''news.maranatha.edu''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Larik taakhia nan sangaik monumental dari puisi 'Aku' (1943). Chairil Anwar menyuarakan gairah iduik nan sangaik mambara sarato tekad untuak mawaraskan karya jo sumangaik parjuangan abadi nan tak ka lanyap ditelan dek zaman." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Ambo nak iduik saribu taun lai!"'' * ''"Hidup hanya menunda kekalahan."''<ref>"[https://www.kompasiana.com/dramarento/644bfa9208a8b57b3f672162/3-quotes-dari-puisi-chairil-anwar-yang-melegenda 3 Quotes dari Puisi Chairil Anwar yang Melegenda]". ''kompasiana.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Kutipan eksistensialisme yang sangat terkenal dari bait terakhir puisi 'Derai-Derai Cemara' (1949). Chairil Anwar merefleksikan hakekat perjalanan hidup manusia yang serba fana dan penuh perjuangan pribadi sebelum pada akhirnya berserah menghadapi keniscayaan takdir." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Iduik hanyo manunda kakalahan."'' * ''"Ada yang berubah, ada yang bertahan. Karena zaman tak bisa dilawan. Yang pasti kepercayaan harus diperjuangkan."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/dari-chairil_anwar.html 55 Kata-kata Bijak dari Chairil Anwar]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Perenungan bijak dari Chairil Anwar mengenai dinamika pergeseran waktu jo zaman. Beliau mengingatkan bahwa di tengah peradaban yang terus berubah, nilai integritas, kepercayaan, dan keyakinan hidup harus tetap diperjuangkan secara gigih." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Ado nan barubah, ado nan mampatahankan. Karano zaman indak bisa dilawan. Nan pasti kapercayaan musti dipajuangkan."'' * ''"Sekali berarti, sudah itu mati."''<ref>"[https://www.kompasiana.com/dramarento/644bfa9208a8b57b3f672162/3-quotes-dari-puisi-chairil-anwar-yang-melegenda 3 Quotes dari Puisi Chairil Anwar yang Melegenda]". ''kompasiana.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Larik puitis heroik dari puisi 'Diponegoro' (1943). Chairil Anwar menegaskan prinsip kualitas hidup, di mana memberikan karya dan arti besar bagi kemanusiaan serta kemerdekaan jauh lebih mulia daripada sekadar hidup panjang tanpa makna." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Sakali bararti, lah itu mati."'' * ''"Nasib adalah kesunyian masing-masing."''<ref>"[https://www.goodreads.com/author/quotes/151902.Chairil_Anwar Quotes by Chairil Anwar]". ''goodreads.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Refleksi batin Chairil Anwar dalam puisi 'Penerimaan'. Beliau menggambarkan bahwa pada akhirnya setiap manusia harus menghadapi pergumulan hidup, takdir, dan perasaannya secara mandiri." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Nasib adolah kasunyian masiang-masiang."'' == Rujuakan == <references /> == Kategori == [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Sastrawan Indonesia]] 1xz510wti9r21nynlp59d95wfo3rr8p Pramoedya Ananta Toer 0 1865 4695 2026-09-15T03:00:44Z Firman Rusda 38 ←Mambuek laman baisi "[[Berkas:Pramoedya_Ananta_Toer.jpg|jmpl|Pramoedya Ananta Toer]] '''Pramoedya Ananta Toer''' (lahia di Blora, Jawa Tengah, 26 Februari 1925 – wafat di Jakarta, 30 April 2006) adolah surang sastrawan, novelis, sarato intelektual [[Indonesia]] nan dikanal luas sacaro internasional dek karya-karya sastra fenomenalnyo sarupo Tetralogi Buru ("Bumi Manusia", "Anak Semua Bangsa", "Jejak Langkah", jo "Rumah Kaca"). Baliau marupokan salah surang pengarang terkemuka nan acok..." 4695 wikitext text/x-wiki [[Berkas:Pramoedya_Ananta_Toer.jpg|jmpl|Pramoedya Ananta Toer]] '''Pramoedya Ananta Toer''' (lahia di Blora, Jawa Tengah, 26 Februari 1925 – wafat di Jakarta, 30 April 2006) adolah surang sastrawan, novelis, sarato intelektual [[Indonesia]] nan dikanal luas sacaro internasional dek karya-karya sastra fenomenalnyo sarupo Tetralogi Buru ("Bumi Manusia", "Anak Semua Bangsa", "Jejak Langkah", jo "Rumah Kaca"). Baliau marupokan salah surang pengarang terkemuka nan acok dicalonkan untuak Hadiah Nobel Sastra, mampunyoi sikap kritis nan tagok malawan penjajahan kolonialisme, feodalisme, sarato otoritarianisme, sahinggo mambuek baliau dipenjarakan di masa kolonial, era Soekarno, hingga dibuang ka Pulau Buru di era Soeharto tanpa proses peradilan. Maskipun karya-karyanyo sempat dilarang di masa Orde Baru, dedikasi jo sumangaik tulisan baliau tatap manginspirasi pemikiran kritis generasi mudo tentang keadilan sosial, kemanusiaan, sarato kesetaraan.<ref>"[https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5683935/15-quotes-pramoedya-ananta-toer-tentang-kehidupan-dan-kemanusiaan 15 Quotes Pramoedya Ananta Toer tentang Kehidupan dan Kemanusiaan]". ''detik.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Berbuatlah adil sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan."''<ref>"[https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5683935/15-quotes-pramoedya-ananta-toer-tentang-kehidupan-dan-kemanusiaan 15 Quotes Pramoedya Ananta Toer tentang Kehidupan dan Kemanusiaan]". ''detik.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah moral jo etika nan sangaik monumental dari novel 'Bumi Manusia'. Pramoedya mangingek'an bahaso kaadilan sejati musti ditagakkan sajak dalam pikiran jo niat batin, mambuang prasangka buruak sabalun diwujudkan dalam tindakan nyata." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Babuatlah adia sajak dalam pikiran, apolai dalam pabuatan."'' * ''"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian."''<ref>"[https://www.liputan6.com/hot/read/4398188/35-kata-kata-bijak-pramoedya-ananta-toer-penuh-makna-dan-keberanian 35 Kata-Kata Bijak Pramoedya Ananta Toer, Penuh Makna dan Keberanian]". ''liputan6.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Amanat pantiang Pramoedya Ananta Toer mengenai peradaban jo kakuatan literasi. Baliau managaskan bahaso ilimu jo pemikiran sehebat apo pun ka lanyap ditelan wakatu jikalau indak diabadikan dalam bentuk tulisan." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Urang buliah cadiak satinggi langik, tapi salamo inyo indak manulih, inyo ka ilang di dalam masyarakaik sarato dari sajarah. Manulih adolah bakarajo untuak kaabadian."'' * ''"Dalam hidup kita, cuma satu yang kita punya, yaitu keberanian. Kalau tidak punya itu, lantas apa harga hidup kita?"''<ref>"[https://www.goodreads.com/author/quotes/208882.Pramoedya_Ananta_Toer Quotes by Pramoedya Ananta Toer]". ''goodreads.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Falsafah keberanian dari Pramoedya Ananta Toer. Baliau mangajarkan bahaso martabat jo harago diri manusia ditantukan dek keberaniannyo dalam mampatahankan kabanaran sarato malawan penindasan." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Dalam iduik kito, hanyo satu nan kito punyo, iyolah keberanian. Kok indak mampunyai itu, lantas apo harago iduik kito?"'' * ''"Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari."''<ref>"[https://www.goodreads.com/author/quotes/208882.Pramoedya_Ananta_Toer Quotes by Pramoedya Ananta Toer]". ''goodreads.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Ungkapan apresiasi luhur dari novel 'Anak Semua Bangsa' terhadap profesi jo dedikasi saurang penulis nan menyuarakan kabanaran." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Tahu kau mangapo ambo masiang jo kau labiah dari siapo se? Karano kau manulih. Suaromu takkan padam ditelan angin, ka abadi, sampai jauah, jauah di kamudian hari."'' * ''"Kehidupan ini seimbang, adikku. Barangsiapa hanya memandang pada keceriaannya saja, dia orang gila. Barangsiapa hanya memandang pada penderitaannya saja, dia sakit."''<ref>"[https://www.goodreads.com/author/quotes/208882.Pramoedya_Ananta_Toer Quotes by Pramoedya Ananta Toer]". ''goodreads.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Perenungan bijak Pramoedya mengenai keseimbangan iduik. Baliau mangingek'an supayo manusia bersikap rasional jo objektif dalam maadoki suka sarato duka kahidupan." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Kahidupan ko saimbang, adiakku. Salingka siapo hanyo mamandang pado kasanangannyo sajo, inyo urang gila. Salingka siapo hanyo mamandang pado penderitaannyo sajo, inyo sakik."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Sastrawan Indonesia]] [[Kategori:Penulis Indonesia]] [[Kategori:Tokoh]] ohz7bnaufgz7f7e1l55r7ofk7ee1m7y 4696 4695 2026-09-15T03:01:32Z Firman Rusda 38 4696 wikitext text/x-wiki [[Berkas:Pramoedya Ananta Toer Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Essai 1 (1962) p136.jpg|jmpl|Pramoedya Ananta Toer]] '''Pramoedya Ananta Toer''' (lahia di Blora, Jawa Tengah, 26 Februari 1925 – wafat di Jakarta, 30 April 2006) adolah surang sastrawan, novelis, sarato intelektual [[Indonesia]] nan dikanal luas sacaro internasional dek karya-karya sastra fenomenalnyo sarupo Tetralogi Buru ("Bumi Manusia", "Anak Semua Bangsa", "Jejak Langkah", jo "Rumah Kaca"). Baliau marupokan salah surang pengarang terkemuka nan acok dicalonkan untuak Hadiah Nobel Sastra, mampunyoi sikap kritis nan tagok malawan penjajahan kolonialisme, feodalisme, sarato otoritarianisme, sahinggo mambuek baliau dipenjarakan di masa kolonial, era Soekarno, hingga dibuang ka Pulau Buru di era Soeharto tanpa proses peradilan. Maskipun karya-karyanyo sempat dilarang di masa Orde Baru, dedikasi jo sumangaik tulisan baliau tatap manginspirasi pemikiran kritis generasi mudo tentang keadilan sosial, kemanusiaan, sarato kesetaraan.<ref>"[https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5683935/15-quotes-pramoedya-ananta-toer-tentang-kehidupan-dan-kemanusiaan 15 Quotes Pramoedya Ananta Toer tentang Kehidupan dan Kemanusiaan]". ''detik.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Berbuatlah adil sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan."''<ref>"[https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5683935/15-quotes-pramoedya-ananta-toer-tentang-kehidupan-dan-kemanusiaan 15 Quotes Pramoedya Ananta Toer tentang Kehidupan dan Kemanusiaan]". ''detik.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah moral jo etika nan sangaik monumental dari novel 'Bumi Manusia'. Pramoedya mangingek'an bahaso kaadilan sejati musti ditagakkan sajak dalam pikiran jo niat batin, mambuang prasangka buruak sabalun diwujudkan dalam tindakan nyata." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Babuatlah adia sajak dalam pikiran, apolai dalam pabuatan."'' * ''"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian."''<ref>"[https://www.liputan6.com/hot/read/4398188/35-kata-kata-bijak-pramoedya-ananta-toer-penuh-makna-dan-keberanian 35 Kata-Kata Bijak Pramoedya Ananta Toer, Penuh Makna dan Keberanian]". ''liputan6.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Amanat pantiang Pramoedya Ananta Toer mengenai peradaban jo kakuatan literasi. Baliau managaskan bahaso ilimu jo pemikiran sehebat apo pun ka lanyap ditelan wakatu jikalau indak diabadikan dalam bentuk tulisan." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Urang buliah cadiak satinggi langik, tapi salamo inyo indak manulih, inyo ka ilang di dalam masyarakaik sarato dari sajarah. Manulih adolah bakarajo untuak kaabadian."'' * ''"Dalam hidup kita, cuma satu yang kita punya, yaitu keberanian. Kalau tidak punya itu, lantas apa harga hidup kita?"''<ref>"[https://www.goodreads.com/author/quotes/208882.Pramoedya_Ananta_Toer Quotes by Pramoedya Ananta Toer]". ''goodreads.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Falsafah keberanian dari Pramoedya Ananta Toer. Baliau mangajarkan bahaso martabat jo harago diri manusia ditantukan dek keberaniannyo dalam mampatahankan kabanaran sarato malawan penindasan." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Dalam iduik kito, hanyo satu nan kito punyo, iyolah keberanian. Kok indak mampunyai itu, lantas apo harago iduik kito?"'' * ''"Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari."''<ref>"[https://www.goodreads.com/author/quotes/208882.Pramoedya_Ananta_Toer Quotes by Pramoedya Ananta Toer]". ''goodreads.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Ungkapan apresiasi luhur dari novel 'Anak Semua Bangsa' terhadap profesi jo dedikasi saurang penulis nan menyuarakan kabanaran." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Tahu kau mangapo ambo masiang jo kau labiah dari siapo se? Karano kau manulih. Suaromu takkan padam ditelan angin, ka abadi, sampai jauah, jauah di kamudian hari."'' * ''"Kehidupan ini seimbang, adikku. Barangsiapa hanya memandang pada keceriaannya saja, dia orang gila. Barangsiapa hanya memandang pada penderitaannya saja, dia sakit."''<ref>"[https://www.goodreads.com/author/quotes/208882.Pramoedya_Ananta_Toer Quotes by Pramoedya Ananta Toer]". ''goodreads.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Perenungan bijak Pramoedya mengenai keseimbangan iduik. Baliau mangingek'an supayo manusia bersikap rasional jo objektif dalam maadoki suka sarato duka kahidupan." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Kahidupan ko saimbang, adiakku. Salingka siapo hanyo mamandang pado kasanangannyo sajo, inyo urang gila. Salingka siapo hanyo mamandang pado penderitaannyo sajo, inyo sakik."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Sastrawan Indonesia]] [[Kategori:Penulis Indonesia]] [[Kategori:Tokoh]] 3e9bmjnezhhagmkia5i6dnbhwfwd49p Rhoma Irama 0 1866 4697 2026-09-15T03:05:31Z Firman Rusda 38 ←Mambuek laman baisi "[[Berkas:Rhoma_Irama.jpg|jmpl|Rhoma Irama]] '''Raden Haji Oma Irama''' (lahia di Tasikmalaya, Jawa Barat, 11 Desember 1946) nan dikanal jo namo panggung '''Rhoma Irama''' adolah surang penyanyi, musisi, pencipta lagu, aktor, sarato politikus [[Indonesia]] nan dijuluaki sabagai "Raja Dangdut". Baliau marupokan pelopor utama gelombang musik dangdut moderen di tanah aia jo mendirikan grup musik Soneta Group pado taun 1970 nan mengusung motto "Voice of Moslem", mengawin..." 4697 wikitext text/x-wiki [[Berkas:Rhoma_Irama.jpg|jmpl|Rhoma Irama]] '''Raden Haji Oma Irama''' (lahia di Tasikmalaya, Jawa Barat, 11 Desember 1946) nan dikanal jo namo panggung '''Rhoma Irama''' adolah surang penyanyi, musisi, pencipta lagu, aktor, sarato politikus [[Indonesia]] nan dijuluaki sabagai "Raja Dangdut". Baliau marupokan pelopor utama gelombang musik dangdut moderen di tanah aia jo mendirikan grup musik Soneta Group pado taun 1970 nan mengusung motto "Voice of Moslem", mengawinkan irama Melayu, rock, pop, jo musik India. Lewat ratusan karya lagu jo puluhan film layar lebar nan dibintanginya sarupo "Begadang", "Satria Bergitar", jo "Penasaran", baliau indak hanyo menyajikan hiburan melainkan pulo konsisten menjadikan musik sabagai media dakwah Islam, kritik sosial, sarato penyebaran pesan-pesan moral jo kemanusiaan pado masyarakaik laweh.<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/dari-rhoma_irama.html 54 Kata-kata Bijak dari Rhoma Irama]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya; Begadang boleh saja, kalau ada perlunya."''<ref>"[https://www.merdeka.com/jateng/read/7523761/23-kata-kata-mutiara-rhoma-irama-yang-inspiratif-dan-penuh-makna 23 Kata-kata Mutiara Rhoma Irama yang Inspiratif dan Penuh Makna]". ''merdeka.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah sosial jo nasiha kasahatan nan sangaik legendaris dari lagu 'Begadang' (1973). Rhoma Irama mangingek'an masyarakaik supayo jan mambuang-buang wakatu jo tanago untuak hal nan sia-sia di malam hari, melainkan mamaliharo kasahatan sarato mamfungsikan wakatu jo labiah bijaksana." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Bagadang jan bagadang, kok indak ado gunonyo; Bagadang buliah sajo, kok ado parulunya."'' * ''"Dunia hanyalah persinggahan dari sebuah perjalanan panjang, Dunia bukanlah tujuan namun hanya ladang tempat bertanam."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/dari-rhoma_irama.html 54 Kata-kata Bijak dari Rhoma Irama]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Falsafah hakikat iduik dari lagu 'Pesta Pasti Berakhir'. Rhoma Irama mangajarkan bahaso kahidupan fana di dunia ko hanyo samantaro sajo sabagai wadah maambiak bekal ibadah jo kebajikan untuak bekal di akhiraik kelak." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Dunia hanyalah parsanggahan dari sabuah parjalanan panjang, Dunia bukanlah tujuan melainkan hanyo ladang tampek batanam."'' * ''"Seribu satu macam cara orang mencari makan. Dari menjual koran sampai menjual kehormatan."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/dari-rhoma_irama.html 54 Kata-kata Bijak dari Rhoma Irama]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Kritik sosiologis tajam dari lagu '1001 Macam'. Rhoma Irama manyentil realitas iduik masyarakaik dek karano disasak panghidoapan, sahinggo mangingek'an pantiangnyo manjago martabat, iman, jo moral dalam mancari rasaki nan halal." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Saribu satu macam caro urang mancari makan. Dari manjua koran sampai manjua kahormatan."'' * ''"Karena dari omongan bisa menimbulkan salah paham, Karena dari omongan bisa menimbulkan keributan, Lidah senjata utama bagi keselamatan Anda, Pandai-pandailah menjaga lidahmu kala berbicara."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/dari-rhoma_irama.html 54 Kata-kata Bijak dari Rhoma Irama]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Nasiha etika berkomunikasi jo manjago lidah dari lagu 'Lidah'. Rhoma Irama mangingek'an baso ucapan nan indak ditimbang elok-elok bisa mambuek karusahan sosial jo pertikaian antarmanusia." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Dek karano dari ota bisa mambukak salah paham, Dek karano dari ota bisa mambawa rusuah, Lidah alaik utamo untuak kasalamatan kau, Cadiak-cadiaklah manjago lidahmu samantaro mangecek."'' * ''"Jangan kau sia-siakan segala karunia Tuhan, kita dilebihkan dengan akal dan pikiran. Jangan kau campurkan yang benar dan kebatilan, katakanlah yang benar walau pahit kau rasakan."''<ref>"[https://jagokata.com/kata-bijak/dari-rhoma_irama.html 54 Kata-kata Bijak dari Rhoma Irama]". ''jagokata.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah kateguhan iman jo kejujuran dari lagu 'Pikir-Pikir'. Baliau mangajak umat manusia mamfungsikan akal sehat untuak mambedakan kabanaran dari kesesatan sarato berani jujur dalam manyampaikan hukum." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Jan kau sia-siakan sadoalah kurnia Tuhan, kito diagiah labiah jo akal sarato pikiran. Jan kau campua-adukkan nan bana jo kebatilan, katokanlah nan bana maskipun pahik kau rasokan."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Penyanyi Indonesia]] [[Kategori:Tokoh Indonesia]] 1gpypy9wdut7yavorypqpb2vf4wl6c1 Muhammad Quraish Shihab 0 1867 4698 2026-09-15T03:09:24Z Firman Rusda 38 ←Mambuek laman baisi "[[Berkas:Muhammad Quraish Shihab.jpg|jmpl|Muhammad Quraish Shihab]] '''Prof. Dr. AG. H. Muhammad Quraish Shihab, Lc., M.A.''' (lahia di Rappang, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, 16 Februari 1944) adolah surang cendekiawan muslim, mufassir, pakar Al-Qur'an, sarato ulama [[Indonesia]] nan dikanal luas dek karya monumentalnyo "Tafsir Al-Mishbah". Baliau marupokan lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, nan pernah manjabat sabagai Menteri Agama Republik Indonesi..." 4698 wikitext text/x-wiki [[Berkas:Muhammad Quraish Shihab.jpg|jmpl|Muhammad Quraish Shihab]] '''Prof. Dr. AG. H. Muhammad Quraish Shihab, Lc., M.A.''' (lahia di Rappang, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, 16 Februari 1944) adolah surang cendekiawan muslim, mufassir, pakar Al-Qur'an, sarato ulama [[Indonesia]] nan dikanal luas dek karya monumentalnyo "Tafsir Al-Mishbah". Baliau marupokan lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, nan pernah manjabat sabagai Menteri Agama Republik Indonesia pado Kabinet Pembangunan VII (1998) sarato Rektor IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1992–1998). Lewat organisasi Pusat Studi Al-Qur'an (PSQ) nan didirikannyo sarato ceramah-ceramah keagamaan nan santun, rasional, jo moderat, baliau konsisten mangajarkan pemahaman Islam nan mambao rahmat bagi sadoalah alam (rahmatan lil 'alamin), mampatahankan nilai-nilai kesetaraan warga negara, sarato mampatamukan pesan Al-Qur'an dalam konteks kehidupan moderen.<ref>"[https://www.idntimes.com/life/inspiration/kata-kata-mutiara-yang-bijak-dari-quraish-shihab-00-f7zky-v2xytm 20 Kata-kata Mutiara yang Bijak dari Quraish Shihab]". ''idntimes.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Kita bersaudara, tidak perlu saling tegang. Surga itu terlalu luas sehingga tidak perlu memonopoli surga hanya untuk diri sendiri."''<ref>"[https://www.idntimes.com/life/inspiration/kata-kata-mutiara-yang-bijak-dari-quraish-shihab-00-f7zky-v2xytm 20 Kata-kata Mutiara yang Bijak dari Quraish Shihab]". ''idntimes.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah persaudaraan jo keharmonisan agama dari Prof. Quraish Shihab. Baliau mangingek'an umat beragama supayo indak bersikap sekat-sekat merasa paling benar atau memonopoli surga, melainkan saling mambukak hati dalam ukhuwah Islamiyah jo ukhuwah insaniyah." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Kito badunsanak, indak paralu saling tegang. Surgo tu talalu luaeh sahinggo indak paralu memonopoli surgo hanyo untuak diri surang."'' * ''"Dalam tinjauan kebangsaan dan kewarganegaraan negara, tidak ada istilah mayoritas dan minoritas. Karena semua telah sama dalam kewarganegaraan negara dan lebur dalam kebangsaan yang sama."''<ref>"[https://www.idntimes.com/life/inspiration/kata-kata-mutiara-yang-bijak-dari-quraish-shihab-00-f7zky-v2xytm 20 Kata-kata Mutiara yang Bijak dari Quraish Shihab]". ''idntimes.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pandangan kebangsaan moderat dari Quraish Shihab mengenai kesetaraan hak-hak sipil di Indonesia. Baliau managaskan bahaso sadoalah warga negara mampunyai kedudukan nan sama jo adil tanpa tasakek dek istilah mayoritas atau minoritas." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Dalam tinjauan kabangsaan sarato kewarganegaraan nagara, indak ado istilah mayoritas jo minoritas. Karano sadoalahnyo lah samo dalam kewarganegaraan nagara sarato lebur dalam kabangsaan nan samo."'' * ''"Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer. Singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendiri. Tapi kawanan domba selalu bergerombol. Yang diperhitungkan bukan jumlah teman di sekelilingmu, akan tetapi banyak cinta dan manfaat yang di sekitarmu."''<ref>"[https://www.brilio.net/wow/40-kata-kata-bijak-quraish-shihab-keren-dan-penuh-arti-201215n.html 40 Kata-kata bijak Quraish Shihab, keren dan penuh arti]". ''brilio.net''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Perenungan bijak mengenai kualitas pertemanan jo keberadaan diri. Baliau mangajarkan bahaso ukuran keberhasilan pergaulan bukanlah kuantitas teman semata, melainkan seberapa besar manfaat jo kasih sayang nan dapek kita berikan pado lingkungan sekitar." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Indak musti banyak dunsanak supayo kau manjadi populer. Singo sang raja hutan labiah acok bajalan surang. Tapi kawanan domba salalu bergerombol. Nan diperhitungankan bukan jumlah dunsanak di sekelilingmu, melainkan banyak cinto jo manfaat nan di sekitarmu."'' * ''"Waktu sering kali dianiaya dengan menuduhnya 'tak ada' padahal sebenarnya ia hadir, hanya saja kita tidak mau menemunya."''<ref>"[https://www.goodreads.com/author/quotes/734698.M_Quraish_Shihab Quotes by M. Quraish Shihab]". ''goodreads.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Nasiha spiritual Quraish Shihab mengenai kesadaran mamfungsikan waktu. Baliau mangingek'an bahaso alasan 'tidak ada waktu' hanyalah dalih manusia nan enggan mengatur jo mamfungsikan kesempatan iduiknyo jo bijaksana." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Wakatu acok kali dianiaya jo menuduhnyo 'indak ado' padahal sabanarnyo inyo hadir, hanyo sajo kito indak mau menemunyo."'' * ''"Perempuan diciptakan Allah untuk mendampingi laki-laki, demikian pula sebaliknya. Ciptaan Allah itu pastilah yang paling baik dan sesuai buat masing-masing."''<ref>"[https://www.goodreads.com/work/quotes/7062677-perempuan Perempuan Quotes by M. Quraish Shihab]". ''goodreads.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah kesetaraan jo kemitraan antara laki-laki jo perempuan dari buku 'Perempuan' karya Quraish Shihab. Baliau managaskan kedudukan seimbang jo saling melengkapi dalam tatanan ciptaan Allah SWT." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Padusi diciptakan Allah untuak mendampingi laki-laki, baitu pulo sebaliknya. Ciptaan Allah tu pastilah nan paliang elok sarato sasuai masiang-masiang."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Menteri Agama Indonesia]] bso1d846aqp8f3ptxqeszrcxhrgbyo1 4699 4698 2026-09-15T03:10:14Z Firman Rusda 38 4699 wikitext text/x-wiki [[Berkas:Muhammad Quraish Shihab.jpg|jmpl|Muhammad Quraish Shihab]] '''Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, Lc., M.A.''' (lahia di Rappang, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, 16 Februari 1944) adolah surang cendekiawan muslim, mufassir, pakar Al-Qur'an, sarato ulama [[Indonesia]] nan dikanal luas dek karya monumentalnyo "Tafsir Al-Mishbah". Baliau marupokan lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, nan pernah manjabat sabagai Menteri Agama Republik Indonesia pado Kabinet Pembangunan VII (1998) sarato Rektor IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1992–1998). Lewat organisasi Pusat Studi Al-Qur'an (PSQ) nan didirikannyo sarato ceramah-ceramah keagamaan nan santun, rasional, jo moderat, baliau konsisten mangajarkan pemahaman Islam nan mambao rahmat bagi sadoalah alam (rahmatan lil 'alamin), mampatahankan nilai-nilai kesetaraan warga negara, sarato mampatamukan pesan Al-Qur'an dalam konteks kehidupan moderen.<ref>"[https://www.idntimes.com/life/inspiration/kata-kata-mutiara-yang-bijak-dari-quraish-shihab-00-f7zky-v2xytm 20 Kata-kata Mutiara yang Bijak dari Quraish Shihab]". ''idntimes.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Kita bersaudara, tidak perlu saling tegang. Surga itu terlalu luas sehingga tidak perlu memonopoli surga hanya untuk diri sendiri."''<ref>"[https://www.idntimes.com/life/inspiration/kata-kata-mutiara-yang-bijak-dari-quraish-shihab-00-f7zky-v2xytm 20 Kata-kata Mutiara yang Bijak dari Quraish Shihab]". ''idntimes.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah persaudaraan jo keharmonisan agama dari Prof. Quraish Shihab. Baliau mangingek'an umat beragama supayo indak bersikap sekat-sekat merasa paling benar atau memonopoli surga, melainkan saling mambukak hati dalam ukhuwah Islamiyah jo ukhuwah insaniyah." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Kito badunsanak, indak paralu saling tegang. Surgo tu talalu luaeh sahinggo indak paralu memonopoli surgo hanyo untuak diri surang."'' * ''"Dalam tinjauan kebangsaan dan kewarganegaraan negara, tidak ada istilah mayoritas dan minoritas. Karena semua telah sama dalam kewarganegaraan negara dan lebur dalam kebangsaan yang sama."''<ref>"[https://www.idntimes.com/life/inspiration/kata-kata-mutiara-yang-bijak-dari-quraish-shihab-00-f7zky-v2xytm 20 Kata-kata Mutiara yang Bijak dari Quraish Shihab]". ''idntimes.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pandangan kebangsaan moderat dari Quraish Shihab mengenai kesetaraan hak-hak sipil di Indonesia. Baliau managaskan bahaso sadoalah warga negara mampunyai kedudukan nan sama jo adil tanpa tasakek dek istilah mayoritas atau minoritas." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Dalam tinjauan kabangsaan sarato kewarganegaraan nagara, indak ado istilah mayoritas jo minoritas. Karano sadoalahnyo lah samo dalam kewarganegaraan nagara sarato lebur dalam kabangsaan nan samo."'' * ''"Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer. Singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendiri. Tapi kawanan domba selalu bergerombol. Yang diperhitungkan bukan jumlah teman di sekelilingmu, akan tetapi banyak cinta dan manfaat yang di sekitarmu."''<ref>"[https://www.brilio.net/wow/40-kata-kata-bijak-quraish-shihab-keren-dan-penuh-arti-201215n.html 40 Kata-kata bijak Quraish Shihab, keren dan penuh arti]". ''brilio.net''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Perenungan bijak mengenai kualitas pertemanan jo keberadaan diri. Baliau mangajarkan bahaso ukuran keberhasilan pergaulan bukanlah kuantitas teman semata, melainkan seberapa besar manfaat jo kasih sayang nan dapek kita berikan pado lingkungan sekitar." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Indak musti banyak dunsanak supayo kau manjadi populer. Singo sang raja hutan labiah acok bajalan surang. Tapi kawanan domba salalu bergerombol. Nan diperhitungankan bukan jumlah dunsanak di sekelilingmu, melainkan banyak cinto jo manfaat nan di sekitarmu."'' * ''"Waktu sering kali dianiaya dengan menuduhnya 'tak ada' padahal sebenarnya ia hadir, hanya saja kita tidak mau menemunya."''<ref>"[https://www.goodreads.com/author/quotes/734698.M_Quraish_Shihab Quotes by M. Quraish Shihab]". ''goodreads.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Nasiha spiritual Quraish Shihab mengenai kesadaran mamfungsikan waktu. Baliau mangingek'an bahaso alasan 'tidak ada waktu' hanyalah dalih manusia nan enggan mengatur jo mamfungsikan kesempatan iduiknyo jo bijaksana." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Wakatu acok kali dianiaya jo menuduhnyo 'indak ado' padahal sabanarnyo inyo hadir, hanyo sajo kito indak mau menemunyo."'' * ''"Perempuan diciptakan Allah untuk mendampingi laki-laki, demikian pula sebaliknya. Ciptaan Allah itu pastilah yang paling baik dan sesuai buat masing-masing."''<ref>"[https://www.goodreads.com/work/quotes/7062677-perempuan Perempuan Quotes by M. Quraish Shihab]". ''goodreads.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah kesetaraan jo kemitraan antara laki-laki jo perempuan dari buku 'Perempuan' karya Quraish Shihab. Baliau managaskan kedudukan seimbang jo saling melengkapi dalam tatanan ciptaan Allah SWT." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Padusi diciptakan Allah untuak mendampingi laki-laki, baitu pulo sebaliknya. Ciptaan Allah tu pastilah nan paliang elok sarato sasuai masiang-masiang."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Menteri Agama Indonesia]] awcce2b37mwy47w2bxjgqmza0hs6n0p Nurcholish Madjid 0 1868 4700 2026-09-15T03:16:27Z Firman Rusda 38 ←Mambuek laman baisi "'''Prof. Dr. Nurcholish Madjid''' (lahia di Jombang, Jawa Timur, 17 Maret 1939 – wafat di Jakarta, 29 Agustus 2005) nan akrab dipanggil '''Cak Nur''' adolah surang cendekiawan muslim, pemikir, budayawan [[Indonesia]], sarato Rektor Universitas Paramadina nan partamo. Baliau marupokan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, lulusan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sarato maraiah gelar doktor filsafat Islam dari Universitas Chicago, Amerika Serikat. Dikanal sabagai..." 4700 wikitext text/x-wiki '''Prof. Dr. Nurcholish Madjid''' (lahia di Jombang, Jawa Timur, 17 Maret 1939 – wafat di Jakarta, 29 Agustus 2005) nan akrab dipanggil '''Cak Nur''' adolah surang cendekiawan muslim, pemikir, budayawan [[Indonesia]], sarato Rektor Universitas Paramadina nan partamo. Baliau marupokan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, lulusan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sarato maraiah gelar doktor filsafat Islam dari Universitas Chicago, Amerika Serikat. Dikanal sabagai "lokomotif pembaharuan pemikiran Islam" di Indonesia, Cak Nur mengusung gagasan sekularisasi, inklusivisme, sarato pluralisme keagamaan nan mendorong lahirnya pemikiran Islam moderat jo demokratis di tanah aia, serta konsisten mampajuangkan integrasi antara keislaman, kemodernan, jo keindonesiaan.<ref>"[https://news.detik.com/berita/d-3922291/cak-nur-dan-kisah-islam-yes-partai-islam-no Cak Nur dan Kisah Islam Yes Partai Islam No]". ''detik.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Islam Yes, Partai Islam No!"''<ref>"[https://news.detik.com/berita/d-3922291/cak-nur-dan-kisah-islam-yes-partai-islam-no Cak Nur dan Kisah Islam Yes Partai Islam No]". ''detik.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Slogan pemikiran fenomenal nan dicetuskan dek Nurcholish Madjid (Cak Nur) dalam pidatonyo pado 3 Januari 1970 pado acara halalbihalal GPI, HMI, jo PII. Cak Nur mangingek'an bahaso ajaran Islam adolah nilai-nilai kamanusiaan luhur jo universal nan indak buliah disampik'an atau dipikua hanyo sabagai simbol identitas partai politik tertentu sajo." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Islam Yes, Partai Islam No!"'' * ''"Sebaik-baik agama di sisi Allah, ialah semangat mencari kebenaran yang lapang, tidak sempit, toleran, tanpa kefanatikan, tidak membelenggu jiwa yang terbuka."''<ref>"[https://nurcholishmadjid.net/pintu-pintu-menuju-tuhan/ Pintu Pintu Menuju Tuhan]". ''nurcholishmadjid.net''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah pantiang dari buku 'Pintu-Pintu Menuju Tuhan' (1994). Cak Nur managaskan bahaso keagamaan nan sabanarnyo lahia dari keterbukaan jiwa, raso toleransi, sarato sumangaik pencarian kabanaran nan lapang tanpa rasa fanatik nan sampik." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Sebaik-baik agamo di sisi Allah, iyolah sumangaik mancari kabanaran nan lapang, indak sampik, toleran, tanpo kefanatikan, indak mambelenggu jiwa nan mambuka."'' * ''"Sebab itu Islam harus dipahami sebagai ajaran dan cita-cita, yang intinya ialah sikap hidup yang berserah diri kepada Tuhan. Islam adalah sebuah ide, sebuah cita-cita kemanusiaan universal."''<ref>"[https://nurcholishmadjid.net/pintu-pintu-menuju-tuhan/ Pintu Pintu Menuju Tuhan]". ''nurcholishmadjid.net''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pemikiran esoterik Cak Nur mengenai esensi ajaran Islam. Baliau managaskan bahaso Islam pado hakikatnya adolah sikap berserah diri (al-islam) sarato cita-cita kamanusiaan nan melintasi batas-batasan sektarian." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Dek karano itu Islam musti dipahami sabagai ajaran jo cita-cita, nan intinyo iyolah sikap iduik nan berserah diri kabakeh Tuhan. Islam adolah sabuah ide, sabuah cita-cita kamanusiaan universal."'' * ''"Setiap amalan hanya akan memberi makna jika kita tak terpaku pada segi formalnya saja, tapi menangkap isi dan semangatnya."''<ref>"[https://nurcholishmadjid.net/pintu-pintu-menuju-tuhan/ Pintu Pintu Menuju Tuhan]". ''nurcholishmadjid.net''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Renungan spiritual Cak Nur mengenai hakikat ibadah. Baliau mangingek'an umat Islam supayo indak hanyo terjebak pado formalisme ritual belaka, melainkan memahami substansi jo nilai batiniah dari satiok amalan." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Satiok amalan hanyo ka maagiah makna kok kito indak tasakek pado segi formalnyo sajo, tapi mamahami isi jo sumangaiknyo."'' * ''"Jika kita menghendaki kebahagiaan dunia akhirat, kita harus beriman dan berilmu sekaligus, yang keduanya mewarnai perbuatan kita."''<ref>"[https://www.kompas.id/artikel/magnum-opus-nurcholish-madjid Magnum Opus Nurcholish Madjid]". ''kompas.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah integrasi antara iman jo ilmu pengetahuan. Cak Nur managaskan bahaso keselamatan sarato kebahagiaan sejati hanyo dapek dicapai jikalau keimanan jo kacerdasan ilmu bajalan sairiang mewarnai tindakan nyata sehari-hari." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Kok kito manginginkan kebahagiaan dunia akhiraik, kito musti beriman jo berilmu sakaligus, nan kaduonyo mewarnai pabuatan kito."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Tokoh Muslim Indonesia]] 7h38738zusgoxz9wuzjzuax52qf57mq Gadis Arivia 0 1869 4701 2026-09-15T03:18:33Z Firman Rusda 38 ←Mambuek laman baisi "[[Berkas: Gadis Arivia at the International Conference on Feminism, 2016-09-24 03.jpg|jmpl|Gadis Arivia]] '''Dr. Gadis Arivia Effendi''' (lahia di New Delhi, India, 8 September 1964) adolah surang filsuf, akademisi, aktivis hak-hak padusi, sarato pendiri Yayasan Jurnal Perempuan. Baliau marupokan lulusan Program Studi Filsafat Universitas Indonesia (UI), maraiah gelar magister psikologi sosial di L'École des Hautes Études en Sciences Sociales (E.H.E.S.S), Paris, s..." 4701 wikitext text/x-wiki [[Berkas: Gadis Arivia at the International Conference on Feminism, 2016-09-24 03.jpg|jmpl|Gadis Arivia]] '''Dr. Gadis Arivia Effendi''' (lahia di New Delhi, India, 8 September 1964) adolah surang filsuf, akademisi, aktivis hak-hak padusi, sarato pendiri Yayasan Jurnal Perempuan. Baliau marupokan lulusan Program Studi Filsafat Universitas Indonesia (UI), maraiah gelar magister psikologi sosial di L'École des Hautes Études en Sciences Sociales (E.H.E.S.S), Paris, serta gelar doktor filsafat dari Universitas Indonesia pado taun 2002 jo disertasi berjudul "Filsafat Berperspektif Feminis". Dikanal sabagai pengajar studi feminisme jo filsafat kontemporer, baliau juo mampunyoi peran sajarah pantiang pado krisis politik 1998 jo mandirikan gerakan "Suara Ibu Peduli" mampajuangkan kesetaraan gender, keadilan sosial, sarato pambebasan padusi dari kungkungan patriarki.<ref>"[https://elle.co.id/life/gerak-feminisme-gadis-arivia-memperjuangkan-kesetaraan-dan-keadilan-gender Gerak Feminisme Gadis Arivia Memperjuangkan Kesetaraan dan Keadilan Gender]". ''elle.co.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Perempuan sepanjang masa harus selalu memerangi berbagai ketololan hasil budaya patriarki, hingga saat ini. Bila dulu perjuangan perempuan diawali dengan mengangkat bedil, kini dengan menggunakan informasi."''<ref>"[https://elle.co.id/life/gerak-feminisme-gadis-arivia-memperjuangkan-kesetaraan-dan-keadilan-gender Gerak Feminisme Gadis Arivia Memperjuangkan Kesetaraan dan Keadilan Gender]". ''elle.co.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah perjuangan dari Dr. Gadis Arivia mengenai evolusi gerakan feminisme jo kesetaraan gender. Baliau managaskan bahaso pambebasan padusi di era moderen dipajuangkan liwaik kakuatan informasi, literasi, sarato jaringan ilmu pengetahuan untuak merobohkan budaya patriarki." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Padusi sapanjang maso musti salalu mamorangi babagai ketololan hasil budaya patriarki, inggo kini ko. Kok daulu parjuangan padusi diawali jo mangandalkan bedil, kini jo mamakai informasi."'' * ''"Kampus adalah tempat berpikir yang otonom, kritis dan peduli pada kaum minoritas. Kepekaan terhadap yang lian (other) justru dipupuk dan dikembangkan di dalam atmosfir kebebasan kampus."''<ref>"[https://www.jurnalperempuan.org/blog/-kampus-tempat-pikiran-merdeka-bukan-diskriminatif Gadis Arivia: Kampus Tempat Pikiran Merdeka Bukan Diskriminatif]". ''jurnalperempuan.org''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah otonomi akademik dari Gadis Arivia pado tulisan 'Kampus Tempat Pikiran Merdeka Bukan Diskriminatif'. Baliau mangingek'an bahaso intisari perguruan tinggi adolah menjaga kebebasan berpikir, memelihara nalar kritis, serta membela hak-hak kelompok minoritas nan tersingkirkan." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Kampus adolah tampek bapikia nan otonom, kritis sarato paduli kabakeh kaum minoritas. Kepekaan kabakeh nan lian (other) justru dipupuk sarato dikambangkan di dalam atmosfir kabebasan kampus."'' * ''"Feminisme adalah perjuangan untuk mengakhiri penindasan yang seksis."''<ref>"[https://www.jurnalperempuan.org/warta-feminis/etika-feminis-tanggung-jawab-moral-dan-interseksionalitas Etika Feminis, Tanggung Jawab Moral, dan Interseksionalitas]". ''jurnalperempuan.org''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Definisi esensial feminisme dari Gadis Arivia. Baliau manguraikan bahaso gerakan feminisme pado hakekatnya bukanlah hal nan menakutkan, melainkan upaya kemanusiaan sederhana untuk menghapuskan segala bentuk penindasan sarato diskriminasi berbasis gender." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Feminisme adolah parjuangan untuak maakhiri panindasan nan seksis."'' * ''"Kesetaraan bukan hanya soal hak, tapi juga soal menciptakan ruang untuk saling percaya dan bertumbuh bersama."''<ref>"[https://nisa.co.id/membongkar-akar-trust-issue-pada-perempuan/ Membongkar Akar Trust Issue pada Perempuan]". ''nisa.co.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Perenungan etika hubungan dari tulisan Gadis Arivia pado Jurnal Perempuan edisi 100. Baliau mangingek'an bahaso kesetaraan sejati mambawa rasa hormat, keterbukaan, jo rasa saling percaya dalam relasi personal maupun sosial." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Kesetaraan bukan hanyo soal hak, tapi juo soal mambantuak ruang untuak saling mampacayai sarato tumbuah basamo."'' * ''"Bagaimanapun, era informasi akan sangat menguntungkan perempuan di mana komunikasi dan jaringan adalah dua permainan yang sangat dikuasai perempuan."''<ref>"[https://elle.co.id/life/gerak-feminisme-gadis-arivia-memperjuangkan-kesetaraan-dan-keadilan-gender Gerak Feminisme Gadis Arivia Memperjuangkan Kesetaraan dan Keadilan Gender]". ''elle.co.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pandangan optimis Gadis Arivia mengenai peluang perempuan di era digital. Baliau meyakini bahaso kemampuan alami perempuan dalam berkomunikasi jo membangun jejaring sosial adolah modal utama untuk memimpin di era informasi." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Bagaimano pun, era informasi ka sangaik maagiah untuang kabakeh padusi di mano komunikasi jo jaringan adolah duo permainan nan sangaik dikuasai dek padusi."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Aktivis Indonesia]] [[Kategori:Tokoh]] msxy7w1z04bpg1b3ga7dfva995risr7 Soemarno Sosroatmodjo 0 1870 4702 2026-09-15T03:22:26Z Firman Rusda 38 ←Mambuek laman baisi "[[Berkas: Sumarno Sosroatmodjo, Departemen Dalam Negeri dari Masa ke Masa, p113.jpg|jmpl|Soemarno Sosroatmodjo]] '''Brigadir Jenderal TNI (Purn.) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo''' (lahia di Rambipuji, Jember, Jawa Timur, 24 April 1911 – wafat di Jakarta, 9 Januari 1991) adolah surang dokter militer, perwira TNI, Menteri Dalam Negeri Indonesia, sarato Gubernur DKI Jakarta nan manjabat dalam duo periode (1960–1964 jo 1965–1966). Baliau marupokan lulusan sekolah ke..." 4702 wikitext text/x-wiki [[Berkas: Sumarno Sosroatmodjo, Departemen Dalam Negeri dari Masa ke Masa, p113.jpg|jmpl|Soemarno Sosroatmodjo]] '''Brigadir Jenderal TNI (Purn.) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo''' (lahia di Rambipuji, Jember, Jawa Timur, 24 April 1911 – wafat di Jakarta, 9 Januari 1991) adolah surang dokter militer, perwira TNI, Menteri Dalam Negeri Indonesia, sarato Gubernur DKI Jakarta nan manjabat dalam duo periode (1960–1964 jo 1965–1966). Baliau marupokan lulusan sekolah kedokteran Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS) Surabaya nan mengabdi sabagai dokter di pedalaman Kalimantan sabalun terjun pado masa perang kemerdekaan, sarato dikanal dek kepemimpinannya nan mementingkan kesehatan masyarakat, penataan lingkungan, sarato kebersihan kota hingga dijuluki "Gubernur Sampah". Lewat buku otobiografinya "Dari Rimba Raya ke Jakarta Raya", baliau mencatat rekam jejak pengabdian prajurit jo dokter nan menginisiasi pembangunan "Rumah Minimum" bagi rakyat kecil, penataan kawasan Pulo Mas jo Cempaka Putih, sarato peremajaan pasar-pasar tradisional pado masa persiapan Jakarta menjadi kota metropolitan.<ref>"[https://dispusip.jakarta.go.id/dinas/publications/article/soemarno-sosroarmodjo-gubernur-jakarta-penggagas-rumah-minimum Soemarno Sosroatmodjo: Gubernur Jakarta Penggagas Rumah Minimum]". ''dispusip.jakarta.go.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Kalau kita bisa menyelenggarakan Asian Games, maka sayang sekali kalau kita tidak bisa menyelesaikan soal perumahan."''<ref>"[https://news.okezone.com/read/2021/05/12/337/2409286/kisah-soemarno-sosroatmodjo-kakek-bimbim-slank-pencetus-rumah-murah-di-jakarta Kisah Soemarno Sosroatmodjo Kakek Bimbim Slank, Pencetus Rumah Murah di Jakarta]". ''okezone.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pernyataaan terkenal dari Gubernur Soemarno Sosroatmodjo pado majalah Star Weekly seputar persiapan Jakarta sabagai tuan rumah Asian Games 1962. Baliau managaskan bahaso pambangunan fasilitas olahraga megah musti diimbangi jo pemenuhan kebutuhan dasar rakyat kecil, yakni perumahan layak ("rumah minimum")." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Kok kito dapek menyelenggarakan Asian Games, mako sayang bana kok kito indak dapek manyalasaikan soal perumahan."'' * ''"Kebersihan lingkungan dan kesehatan rakyat adalah fondasi utama pembangunan Jakarta menjadi kota metropolitan yang bermartabat."''<ref>"[http://repository.unj.ac.id/23441/ Jakarta Di Bawah Kepemimpinan 'Gubernur Sampah' Soemarno Sosroatmodjo (1960-1966)]". ''unj.ac.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Prinsip kepemimpinan dr. Soemarno Sosroatmodjo nan memandang masalah kebersihan jo sampah jo sudut pandang dokter militer. Baliau menggalakkan gerakan kebersihan Minggu pagi sarato penataan pasar tradisional untuak menjaga kesehatan warga ibu kota." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Kebersihan lingkungan jo kesehatan rakyat adolah fondasi utamo pembangunan Jakarta manjadi kota metropolitan nan bermartabat."'' * ''"Dari dokter di pedalaman rimba Kalimantan hingga memimpin Jakarta Raya, pengabdian seorang prajurit dan dokter adalah menjaga kehidupan dan jiwa rakyat."''<ref>"[https://perpus.bbgtkjatim.kemendikdasmen.go.id/index.php?p=cite&id=3502 Dari Rimba Raya ke Jakarta Raya: Sebuah Otobiografi]". ''kemendikdasmen.go.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Perenungan pengabdian dari buku otobiografi Soemarno Sosroatmodjo (1981). Baliau mangingek'an bahaso tugas dokter militer jo pemimpin politik pado hakikatnya samo, iyolah mengabdi untuak keselamatan, kesehatan, sarato jiwa rakyat." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Dari dokter di pedalaman rimba Kalimantan inggo mamimpin Jakarta Raya, pangabdian surang prajurit jo dokter adolah manjago kahidupan jo jiwa rakyat."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Tokoh Militer Indonesia]] c5gk4bkfxbkozhz0klt6x7lxqjwsk27 Soemitro Djojohadikoesoemo 0 1871 4703 2026-09-15T03:24:48Z Firman Rusda 38 ←Mambuek laman baisi "[[Berkas:Soemitro Djojohadikoesoemo, Menteri Negara Riset (1973) (cropped).jpg|jmpl|Soemitro Djojohadikoesoemo]] '''Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo''' (lahia di Kebumen, Jawa Tengah, 29 Mei 1917 – wafat di Jakarta, 9 Maret 2001) adolah surang ekonom aguang, akademisi, sarato politikus [[Indonesia]] nan dijuluaki sabagai "Begawan Ekonomi Indonesia" sarato "Bapak Ekonomi Modern Indonesia". Baliau marupokan lulusan Nederlandsche Economische Hoogeschool, Rotterda..." 4703 wikitext text/x-wiki [[Berkas:Soemitro Djojohadikoesoemo, Menteri Negara Riset (1973) (cropped).jpg|jmpl|Soemitro Djojohadikoesoemo]] '''Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo''' (lahia di Kebumen, Jawa Tengah, 29 Mei 1917 – wafat di Jakarta, 9 Maret 2001) adolah surang ekonom aguang, akademisi, sarato politikus [[Indonesia]] nan dijuluaki sabagai "Begawan Ekonomi Indonesia" sarato "Bapak Ekonomi Modern Indonesia". Baliau marupokan lulusan Nederlandsche Economische Hoogeschool, Rotterdam, Balando (1943), nan pernah menjabat sabagai Menteri Perdagangan jo Industri, Menteri Keuangan, sarato Menteri Riset Republik Indonesia, selain itu juo marupokan salah surang pendiri jo Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) pado taun 1951–1957. Lewat pemikiran ekonominyo nan berorientasi pado kemandirian nasional, baliau mencetuskan "Program Gerakan Benteng" (Sumitro Plan) pado awal era kemerdekaan untuak membina pengusaha pribumi, mendorong peran koperasi sabagai pilar ekonomi kerakyatan, sarato melahirkan generasi teknokrat jo ekonom terkemuka Indonesia.<ref>"[https://www.kompas.id/artikel/sosok-sumitro-djojohadikusumo-di-mata-ekonom-dan-pemangku-kebijakan Sosok Sumitro Djojohadikusumo di Mata Ekonom dan Pemangku Kebijakan]". ''kompas.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Smile in the face of adversity, be contemptuous of danger, undaunted in defeat and magnanimous in victory."''<ref>"[https://www.goodreads.com/quotes/881611-smile-in-the-face-of-adversity-be-contemptuous-of-danger Quote by Sumitro Djojohadikusumo]". ''goodreads.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah kateguhan jiwa jo ksatria dari Prof. Sumitro Djojohadikusumo pado sadoalah cobaan iduik. Baliau mangajarkan supayo tatap tersenyum maadoki penderitaan, indak gentar dek bahaya, indak patah arang dalam kekalahan, sarato murah hati jo bijaksana pado masa kemenangan." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Tersenyumlah di hadapan penderitaan, jan takuik dek bahaya, jan patah arang dalam kekalahan sarato murah hati dalam kemenangan."'' * ''"Koperasi bukan sekadar lembaga simpan-pinjam, melainkan sebagai 'sekolah demokrasi' dan alat transformasi sosial bagi rakyat kecil."''<ref>"[https://ikpri.com/2026/08/19/jejak-pemikiran-sumitro-djojohadikusumo-arsitek-ekonomi-yang-humanis-2/ Jejak Pemikiran Sumitro Djojohadikusumo, Arsitek Ekonomi yang Humanis]". ''ikpri.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Gagasan mambangun ekonomi kerakyatan dari Sumitro Djojohadikusumo. Baliau memandang koperasi sabagai pilar utama pendewasaan demokrasi sarato sarana pemberdayaan ekonomi masyarakaik ketek." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Koperasi bukan sekadar lembaga simpan-pinjam, melainkan sabagai 'sekolah demokrasi' sarato alaik transformasi sosial bagi rakyat ketek."'' * ''"Pembangunan ekonomi adalah proses transformasi yang terjadi dalam perjalanan waktu yang ditandai oleh perubahan struktural, yaitu perubahan pada landasan kegiatan ekonomi maupun pada kerangka susunan masyarakat."''<ref>"[https://balaiyanpus.jogjaprov.go.id/opac/detail-opac?id=65081 Perkembangan pemikiran ekonomi Sumitro Djojohadikusumo]". ''jogjaprov.go.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Falsafah pembangunan ekonomi dari buku karya Sumitro Djojohadikusumo. Baliau managaskan bahaso pambangunan indak sajo mamasalahkan pertumbuhan angka semata, melainkan perombakan struktural pada tatanan sosial sarato tingkat kesejahteraan rakyat." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Pembangunan ekonomi adolah proses transformasi nan tajadi dalam perjalanan wakatu nan ditandai dek perubahan struktural, iyolah perubahan pado landasan kegiatan ekonomi maupun pado kerangka susunan masyarakaik."'' * ''"Perekonomian nasional harus ditujukan untuk memperkuat pelaku ekonomi lokal, membangun industri nasional, serta mengurangi ketergantungan terhadap modal asing."''<ref>"[https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/793 Gagasan Soemitro Djojohadikoesoemo pada Masa Demokrasi Liberal]". ''journaledutech.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Gagasan ekonomi nasionalis-pragmatis Soemitro Djojohadikoesoemo pado awal kemerdekaan (Program Gerakan Benteng). Baliau mangingek'an pantiangnyo kemandirian ekonomi banso jo mambina pengusaha dalam negeri." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Perekonomian nasional musti ditujukan untuak mampakuaik pelaku ekonomi lokal, mambangun industri nasional, sarato mangurangi ketergantungan pado modal asing."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Menteri Indonesia]] acsztotviiebfomuydg5rx743dh742u Noer Alie 0 1872 4704 2026-09-15T03:28:47Z Firman Rusda 38 ←Mambuek laman baisi "[[Berkas: Foto KH Noer Alie.jpg|jmpl|K.H. Noer Ali]] '''Kiai Haji Noer Ali''' (lahia di Ujung Malang, Bekasi, Jawa Barat, 15 Juli 1914 – wafat di Bekasi, Jawa Barat, 29 Januari 1992) adolah surang ulama besar, pahlawan nasional, sarato tokoh militer [[Indonesia]] nan dijuluaki sabagai "Singa Karawang-Bekasi". Baliau menuntut ilmu agama di Batavia (Klender) sarato bermukim di Mekkah salamo 6 taun (1934–1940) untuak mampardalam ilmu fiqih jo sastra Arab. Sekembali..." 4704 wikitext text/x-wiki [[Berkas: Foto KH Noer Alie.jpg|jmpl|K.H. Noer Ali]] '''Kiai Haji Noer Ali''' (lahia di Ujung Malang, Bekasi, Jawa Barat, 15 Juli 1914 – wafat di Bekasi, Jawa Barat, 29 Januari 1992) adolah surang ulama besar, pahlawan nasional, sarato tokoh militer [[Indonesia]] nan dijuluaki sabagai "Singa Karawang-Bekasi". Baliau menuntut ilmu agama di Batavia (Klender) sarato bermukim di Mekkah salamo 6 taun (1934–1940) untuak mampardalam ilmu fiqih jo sastra Arab. Sekembalinya ka tanah air, baliau mendirikan Pondok Pesantren Attaqwa di Bekasi, mengeluarkan fatwa wajib perang melawan penjajah, sarato memimpin Batalyon III Laskar Hizbullah/Sabilillah dalam pertempuran gerilya sengit melawan tentara Sekutu jo NICA pado masa Revolusi Fisik (1945–1949), nan keberaniannyo menginspirasi lahirnya puisi monumental "Antara Karawang-Bekasi" karya Chairil Anwar.<ref>"[https://www.merdeka.com/khas/read/6853444/haji-noer-alie-singa-karawang-bekasi Haji Noer Alie, Singa Karawang-Bekasi]". ''merdeka.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Wajib hukumnya berjuang melawan penjajah."''<ref>"[https://www.merdeka.com/khas/read/6853444/haji-noer-alie-singa-karawang-bekasi Haji Noer Alie, Singa Karawang-Bekasi]". ''merdeka.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Fatwa kateguhan iman jo nasionalisme nan dikeluarkan dek K.H. Noer Ali pado masa Revolusi Fisik 1945 pado saat Belanda jo Sekutu mencoba menguasai kembali kemerdekaan Indonesia. Fatwa ko membakar semangat ratusan santri jo laskar rakyat di Bekasi untuak memanggul senjata membela kedaulatan tanah air." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Wajib hukumnyo baparang malawan panjajah."'' * ''"Pegang teguh kekuatan Allah SWT. Jika Allah menghendaki, kekuatan fisik sekuat apa pun milik musuh akan runtuh di hadapan kekuatan iman dan niat yang tulus membela tanah air."''<ref>"[https://tokoh.id/biografi/3-pahlawan/singa-karawang-bekasi/ Singa Karawang-Bekasi]". ''tokoh.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah kepercayaan jo kateguhan tauhid K.H. Noer Ali kabakeh para santri jo laskar Hizbullah sapanjang pertempuran gerilya di koridor Karawang-Bekasi. Baliau mangingek'an bahaso perlengkapan senjata musuh nan canggih indak akan sanggup mengalahkan kakuatan iman jo pertolongan Allah SWT." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Pegang taguah kakuatan Allah SWT. Kok Allah manginginkan, kakuatan fisik sakuaik apo pun milik musuah ka hancua di hadapan kakuatan iman jo niat nan tuluih mambela tanah aia."'' * ''"Mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan pesantren dan mempertahankan kemerdekaan negara adalah dua kewajiban yang saling menopang dan tidak boleh dipisahkan."''<ref>"[https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/kordinat/article/view/33496 Kontribusi K.H. Noer Alie Dalam Bela Agama Negara, Politik, Dakwah, dan Pendidikan Islam Bekasi]". ''uinjkt.ac.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Visi perjuangan jo pendidikan dari K.H. Noer Ali. Baliau menegaskan bahaso perjuangan fisik mempertahankan kemerdekaan musti seiring jalan jo pembentukan karakter moral serta kacerdasan anak bangsa liwaik lembaga pendidikan Islam." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Mamintarkan anak banso liwaik pandidikan pesantren sarato mampatahankan kamardekaan nagara adolah duo kewajiban nan saling manopang sarato indak buliah dipisah-pisahkan."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori: Ulama Indonesia]] sz92cn9poqw9ze32vume0sbiz4fuxwd Teguh Slamet Rahardjo 0 1873 4705 2026-09-15T03:34:58Z Firman Rusda 38 ←Mambuek laman baisi "'''Teguh Slamet Rahardjo''' (lahia jo namo '''Kho Tjien Tiong''' di Klaten, Jawa Tengah, 8 Agustus 1926 – wafat di Surakarta, Jawa Tengah, 22 September 1996) adolah surang seniman, sutradara, sarato tokoh komedi [[Indonesia]] nan dikanal luas sabagai pendiri grup lawak panggung legendaris "Srimulat" pado taun 1950 basamo bini pertamanya, Raden Ajeng Srimulat. Baliau marupokan pelopor komedi panggung bersistem adegan improvisasi tanpa naskah kaku di tanah aia, nan..." 4705 wikitext text/x-wiki '''Teguh Slamet Rahardjo''' (lahia jo namo '''Kho Tjien Tiong''' di Klaten, Jawa Tengah, 8 Agustus 1926 – wafat di Surakarta, Jawa Tengah, 22 September 1996) adolah surang seniman, sutradara, sarato tokoh komedi [[Indonesia]] nan dikanal luas sabagai pendiri grup lawak panggung legendaris "Srimulat" pado taun 1950 basamo bini pertamanya, Raden Ajeng Srimulat. Baliau marupokan pelopor komedi panggung bersistem adegan improvisasi tanpa naskah kaku di tanah aia, nan barasil melahirkan puluhan pelawak ikonik Indonesia (sarupo Gepeng, Basuki, Asmuni, Tarzan, jo Tessy) serta menjadikan Srimulat sabagai salah satu kelompok seni pertunjukan paling berpengaruh sarato paling lama bertahan dalam sejarah hiburan Indonesia.<ref>"[https://jawatimuran.disperpusip.jatimprov.go.id/2012/11/07/teguh-slamet-rahardjo-kho-tjien-tiong/ Teguh Slamet Rahardjo (Kho Tjien Tiong)]". ''disperpusip.jatimprov.go.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Cerita bisa sama, tetapi alur ceritanya yang berlainan tak apa. Yang penting pemain bebas untuk berimprovisasi sesuai perannya."''<ref>"[https://id.wikiquote.org/wiki/Teguh_Slamet_Rahardjo Teguh Slamet Rahardjo]". ''id.wikiquote.org''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah dasar penyutradaraan dari Teguh Slamet Rahardjo pado panggung komedi Srimulat. Baliau mangingek'an bahaso fleksibilitas jo kebebasan pemain dalam berimprovisasi sasuai karakternya adolah kunci utama panggairah humor nan spontan, hidup, sarato natural pado panggung pertunjukan." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Cerito bisa samo, tapi alur ceritonyo nan babeda indak apo-apo. Nan pantiang pemain bebas untuak berimprovisasi sasuai perannya."'' * ''"Srimulat bisa hidup dan dicintai rakyat karena kita mengangkat kebiasaan rakyat kecil, bukan karena pemainnya merasa paling hebat atau sombong di atas panggung."''<ref>"[https://www.idntimes.com/hype/entertainment/pesan-moral-yang-dapat-dipetik-dari-film-srimulat-hil-yang-mustahal-c1c2-01-x4x24-n81h76 5 Pesan Moral yang Dapat Dipetik dari Film Srimulat]". ''idntimes.com''. Diakses tanggal 2026-09-14credential.</ref> ::: "Pituah kerendahan hati jo kedisiplinan dari Pak Teguh kabakeh sadoalah anggota grup Srimulat. Baliau melarang keras sikap 'kemaki' (sombong) sarato managaskan bahaso kakuatan utama Srimulat adolah kebersamaan jo kepekaan dalam menangkap realitas kehidupan masyarakaik bawah." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Srimulat bisa iduik sarato dicintai rakyat karano kito mengangkat kebiasaan rakyat ketek, bukan karano pemainnyo merasa paliang hebat atau sombong di ateh panggung."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Komedian Indonesia]] q3l5xpyhn99uh0wy56a53fxui8239tm 4707 4705 2026-09-15T03:38:17Z Firman Rusda 38 4707 wikitext text/x-wiki '''Teguh Slamet Rahardjo''' (lahia jo namo '''Kho Tjien Tiong''' di Klaten, Jawa Tengah, 8 Agustus 1926 – wafat di Surakarta, Jawa Tengah, 22 September 1996) adolah surang seniman, sutradara, sarato tokoh komedi [[Indonesia]] nan dikanal luas sabagai pendiri grup lawak panggung legendaris "Srimulat" pado taun 1950 basamo bini pertamanya, Raden Ajeng Srimulat. Masa mudo Teguh diawali sabagai pemain musik gitaris pado Orkes Keroncong Bunga Mawar, sabalun akhirnya bertamu jo R.A. Srimulat pado pertunjukan peringatan Angkatan Laut di Purwodadi pado taun 1947 nan mambawa mereka mambantuak kelompok seni panggung "Gema Malam Srimulat".<ref>"[https://jawatimuran.disperpusip.jatimprov.go.id/2012/11/07/teguh-slamet-rahardjo-kho-tjien-tiong/ Teguh Slamet Rahardjo (Kho Tjien Tiong)]". ''disperpusip.jatimprov.go.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> Baliau marupokan pelopor utama komedi panggung bersistem adegan improvisasi tanpa naskah kaku di tanah aia, nan menyatukan unsur musik, lakon drama, sarato humor satiris sosiologis rakyat kecil. Di bawah tangan dinginnya sabagai sutradara jo "dalang" di balakang panggung, Teguh barasil mengembangkan Srimulat hingga membuka cabang di Surakarta, Surabaya (Taman Hiburan Rakyat), Semarang, jo Jakarta, sarato melahirkan puluhan pelawak ikonik Indonesia (sarupo Gepeng, Basuki, Asmuni, Tarzan, Tessy, jo Djudjuk Djuwariyah) nan mambuat Srimulat abadi sabagai tonggak sejarah komedi Indonesia.<ref>"[https://www.gramedia.com/best-seller/pemain-srimulat-asli/ 14 Pemain Srimulat Asli dan Karakternya]". ''gramedia.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Cerita bisa sama, tetapi alur ceritanya yang berlainan tak apa. Yang penting pemain bebas untuk berimprovisasi sesuai perannya."''<ref>"[https://id.wikiquote.org/wiki/Teguh_Slamet_Rahardjo Teguh Slamet Rahardjo]". ''id.wikiquote.org''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah dasar penyutradaraan dari Teguh Slamet Rahardjo pado panggung komedi Srimulat. Baliau mangingek'an bahaso fleksibilitas jo kebebasan pemain dalam berimprovisasi sasuai karakternya adolah kunci utama panggairah humor nan spontan, hidup, sarato natural pado panggung pertunjukan." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Cerito bisa samo, tapi alur ceritonyo nan babeda indak apo-apo. Nan pantiang pemain bebas untuak berimprovisasi sasuai perannya."'' * ''"Srimulat bisa hidup dan dicintai rakyat karena kita mengangkat kebiasaan rakyat kecil, bukan karena pemainnya merasa paling hebat atau sombong di atas panggung."''<ref>"[https://www.idntimes.com/hype/entertainment/pesan-moral-yang-dapat-dipetik-dari-film-srimulat-hil-yang-mustahal-c1c2-01-x4x24-n81h76 5 Pesan Moral yang Dapat Dipetik dari Film Srimulat]". ''idntimes.com''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah kerendahan hati jo kedisiplinan dari Pak Teguh kabakeh sadoalah anggota grup Srimulat. Baliau melarang keras sikap 'kemaki' (sombong) sarato managaskan bahaso kakuatan utama Srimulat adolah kebersamaan jo kepekaan dalam menangkap realitas kehidupan masyarakaik bawah." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Srimulat bisa iduik sarato dicintai rakyat karano kito mengangkat kebiasaan rakyat ketek, bukan karano pemainnyo merasa paliang hebat atau sombong di ateh panggung."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Komedian Indonesia]] h0gjqyt91abebg6o94qhg53k6l3ecex Zainal Mustafa 0 1874 4706 2026-09-15T03:36:50Z Firman Rusda 38 ←Mambuek laman baisi "'''Kiai Haji Zainal Mustafa''' (lahia jo namo '''Hudaemi''' di Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, 1 Januari 1899 – wafat di Jakarta, 25 Oktober 1944) adolah surang ulama, pahlawan nasional, sarato pemimpin Pondok Pesantren Sukamanah [[Indonesia]] nan memimpin perlawanan bersenjata rakyat Singaparna malawan pendudukan militer Jepang pado taun 1944. Baliau menolak keras perintah wajib menyembah Kaisar Jepang (*Seikerei*) jo membongkokkan badan ka arah matahari ter..." 4706 wikitext text/x-wiki '''Kiai Haji Zainal Mustafa''' (lahia jo namo '''Hudaemi''' di Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, 1 Januari 1899 – wafat di Jakarta, 25 Oktober 1944) adolah surang ulama, pahlawan nasional, sarato pemimpin Pondok Pesantren Sukamanah [[Indonesia]] nan memimpin perlawanan bersenjata rakyat Singaparna malawan pendudukan militer Jepang pado taun 1944. Baliau menolak keras perintah wajib menyembah Kaisar Jepang (*Seikerei*) jo membongkokkan badan ka arah matahari terbit dek karano bertentangan jo aqidah Tauhid Islam, serta menolak penyerahan padi hasil panen rakyat. Lewat kepemimpinan moral sarato kateguhan ketauhidan, baliau mengorganisir Peristiwa Sukamanah 25 Februari 1944 hingga akhirnya ditangkap, dieksekusi di Jakarta, jo dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Indonesia pado taun 1972.<ref>"[https://tirto.id/biografi-kh-zainal-perjuangan-santri-singaparna-melawan-jepang-gnLA Biografi KH Zainal Mustafa dan Peran Perjuangannya Melawan Jepang]". ''tirto.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> == Kutipan == * ''"Hanya Allah SWT yang berhak disembah dan disembah sujud, bukan kaisar atau matahari. Menunduk menyembah kepada selain Allah adalah syirik dan kebathilan yang wajib dilawan."''<ref>"[https://tirto.id/biografi-kh-zainal-perjuangan-santri-singaparna-melawan-jepang-gnLA Biografi KH Zainal Mustafa dan Peran Perjuangannya Melawan Jepang]". ''tirto.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Prinsip kateguhan aqidah Tauhid K.H. Zainal Mustafa pado saat menolak perintah Seikerei dari tentara pendudukan Jepang. Baliau managaskan bahaso martabat keimanan saurang muslim menolak segala bentuk kemusyrikan jo penundukan diri pado kakuasaan manusia." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Hanyo Allah SWT nan berhak disembah jo disembah sujud, bukan kaisar atau matoahari. Menunduk menyembah kabakeh selain Allah adolah syirik jo kebathilan nan wajib dilawan."'' * ''"Biarlah semua tanggung jawab dan hukuman pertempuran ini dipikul oleh saya sendiri. Jangan sekali-kali membocorkan rahasia atau mengaku terlibat, agar kalian para santri dan rakyat bisa selamat kembali ke kampung halaman."''<ref>"[https://khazanah.republika.co.id/berita/q6f467430/kh-zainal-mustafa-berdakwah-melawan-penjajah-3 KH Zainal Mustafa, Berdakwah Melawan Penjajah]". ''republika.co.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Instruksi rahasia jo pituah kesatria dari K.H. Zainal Mustafa kabakeh ratusan santri sarato warga nan ditahan tentara Jepang pasca-Peristiwa Sukamanah 1944. Baliau secara tulus mengorbankan jiwa jiwanya demi melindungi keselamatan para santri jo masyarakat desa." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Biarlah sadoalah tangguang jawek jo hukuman pertempuran ko dipikua dek ambo surang. Jan sekali-kali mambukak rahasia atau mangaku terlibat, supayo dunsanak para santri jo rakyat bisa selamat baliak ka kampuang halaman."'' * ''"Kunci kemenangan hanya tauhid dan pasrah pada Allah, karena dengan jalan itu Allah memberi pertolongan pada umat. Sehebat apa pun manusia di hadapan Allah pasti kecil."''<ref>"[https://khazanah.republika.co.id/berita/q6f467430/kh-zainal-mustafa-berdakwah-melawan-penjajah-3 KH Zainal Mustafa, Berdakwah Melawan Penjajah]". ''republika.co.id''. Diakses tanggal 2026-09-14.</ref> ::: "Pituah spiritual K.H. Zainal Mustafa seputar hakekat perjuangan. Baliau mangingek'an bahaso sandaran utama dalam perjuangan menegakkan kebenaran adolah keimanan mutlak kabakeh Allah SWT." :::: Tarjamahan bahaso Minang: ''"Kunci kemenangan hanyo tauhid jo pasrah pado Allah, karano jo jalan itu Allah maagiah pertolongan pado umat. Sehebat apo pun manusia di hadapan Allah pasti ketek."'' == Rujuakan == <references /> [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Tokoh Indonesia]] [[Kategori:Ulama Indonesia]] kyzoi34i0cbawx7zn2pn6dy655s65ku Lanny Tria Mayasari 0 1875 4710 2026-09-15T06:25:57Z Zhilal Darma 8 ←Mambuek laman baisi "'''Lanny Tria Mayasari''' (lahia 8 Mei 2002) adolah pamain bulutangkis nan baafiliasi jo klub Jaya Raya Satria Yogyakarta. Inyo juo manjadi anggota tim padusi Indonesia nan manang pado Kejuaraan Tim Asia Bulutangkis 2022.<ref>[https://pbsi.id/atlet/ Profil Lanny Tria Mayasari] | Atlet PBSI". 2021-12-16. </ref> == Rujuakan ==" 4710 wikitext text/x-wiki '''Lanny Tria Mayasari''' (lahia 8 Mei 2002) adolah pamain bulutangkis nan baafiliasi jo klub Jaya Raya Satria Yogyakarta. Inyo juo manjadi anggota tim padusi Indonesia nan manang pado Kejuaraan Tim Asia Bulutangkis 2022.<ref>[https://pbsi.id/atlet/ Profil Lanny Tria Mayasari] | Atlet PBSI". 2021-12-16. </ref> == Rujuakan == sn0l33prbw1bjsskatp6m3fve1hq0lb 4711 4710 2026-09-15T06:27:29Z Zhilal Darma 8 4711 wikitext text/x-wiki '''Lanny Tria Mayasari''' (lahia 8 Mei 2002) adolah pamain bulutangkis nan baafiliasi jo klub Jaya Raya Satria Yogyakarta. Inyo juo manjadi anggota tim padusi Indonesia nan manang pado Kejuaraan Tim Asia Bulutangkis 2022.<ref>[https://pbsi.id/atlet/ Profil Lanny Tria Mayasari] | Atlet PBSI". 2021-12-16. </ref> == Kutipan == # “Sebenarnya kalau rotasi dan pola jalan, kami bisa melawan. Namun, karena masih baru, rotasi kami berantakan. Bola yang seharusnya saya ambil jadi ragu, lalu diambil Kak Amallia, malah tidak kena,”<ref>{{Cite web|last=BeritaSatu.com|title=Hong Kong Open: Tersingkir, Lanny/Amallia Ungkap Rotasi Jadi Kendala|url=https://www.beritasatu.com/sport/2921357/hong-kong-open-tersingkir-lannyamallia-ungkap-rotasi-jadi-kendala|website=beritasatu.com|language=id|access-date=2025-12-17}}</ref> # “Pada pertandingan ini kami kalah power dari lawan. Kami terbawa permainan lawan dari awal laga. Kami tidak bisa keluar dari tekanan lawan dan menerapkan pola permainan yang kami inginkan,” # “Kalau Mba Ribka, dari pribadi aku bersyukur karena mungkin kalau aku enggak partner sama dia, aku enggak bakal bisa main di kejuaraan dunia, ngerasain main Super 1000, juara sama dia,” # “Mungkin kalau partner sama yang lain, bukan sama Mba Ribka, sama yang seumuran aku mungkin aku enggak bisa dapat pengalaman seperti itu yang aku ambil dari dia, aku juga ngerasain gimana rasanya partneran sama yang senior,” == Rujuakan == 9gcsf4bndghku0gkak7z6gy3b22260d 4717 4711 2026-09-15T09:36:00Z Zhilal Darma 8 4717 wikitext text/x-wiki '''Lanny Tria Mayasari''' (lahia 8 Mei 2002) adolah pamain bulutangkis nan baafiliasi jo klub Jaya Raya Satria Yogyakarta. Inyo juo manjadi anggota tim padusi Indonesia nan manang pado Kejuaraan Tim Asia Bulutangkis 2022.<ref>[https://pbsi.id/atlet/ Profil Lanny Tria Mayasari] | Atlet PBSI". 2021-12-16. </ref> == Kutipan == # “''Sebenarnya kalau rotasi dan pola jalan, kami bisa melawan. Namun, karena masih baru, rotasi kami berantakan. Bola yang seharusnya saya ambil jadi ragu, lalu diambil Kak Amallia, malah tidak kena,''”<ref>BeritaSatu.com. [https://www.beritasatu.com/sport/2921357/hong-kong-open-tersingkir-lannyamallia-ungkap-rotasi-jadi-kendala "Hong Kong Open: Tersingkir, Lanny/Amallia Ungkap Rotasi Jadi Kendala"]. ''beritasatu.com''. Diakses tanggal 2026-09-15.</ref> #* Tajamahan: "Sabananyo kalau rotasi jo pola jalan, kami bisa malawan, karano dek masih baru, rotasi kami jadi kacau. Bola nan saharusnyo ambo ambiak jadi ragu, lalu diambiak dek Kak Amalia, malah indak kanai" # “''Pada pertandingan ini kami kalah power dari lawan. Kami terbawa permainan lawan dari awal laga. Kami tidak bisa keluar dari tekanan lawan dan menerapkan pola permainan yang kami inginkan,”''<ref>"[Daihatdu Indonesia Masters 2024]. [https://pbdjarum.org/berita/turnamen-internasional/20240127-daihatsu-indonesia-masters-2024-lannyribka-ungkap-faktor-kekalahan-di-semifinal Lanny/Ribka Ungkap Faktor Kekalahan di Semifinal"]. ''pbdjarum.org''. Diakses tanggal 2026-09-15.</ref> #* Tajamahan: "Pado patandiangan iko kami kalah kuek dari lawan. Kami tabawo pamainan lawan dari awal main. Kami indak bisa kalua dari takanan lawan jo mamakai pola pamainan nan kami ingin kan." # ''“Kalau Mba Ribka, dari pribadi aku bersyukur karena mungkin kalau aku enggak partner sama dia, aku enggak bakal bisa main di kejuaraan dunia, ngerasain main Super 1000, juara sama dia,”''<ref name=":1">"[https://sports.sindonews.com/read/1378783/51/lanny-tria-ungkap-kesan-berduet-dengan-ribka-sugiarto-saya-bersyukur-1715951107 Lanny Tria Ungkap Kesan Berduet dengan Ribka Sugiarto: Saya Bersyukur]". ''SINDOnews Sports''. Diakses tanggal 2025-12-17.</ref> #* Tajamahan: "Kalau Mbak Ribka, dari pribadi ambo basyukur karano mungkin kalau ambo indak bapasangan jo inyo, ambo indak bisa main di kajuaraan dunia, marasoan main Super 1000, juara samo inyo." # ''“Mungkin kalau partner sama yang lain, bukan sama Mba Ribka, sama yang seumuran aku mungkin aku enggak bisa dapat pengalaman seperti itu yang aku ambil dari dia, aku juga ngerasain gimana rasanya partneran sama yang senior,”''<ref name=":1" /> #* Tajamahan: "Mungkin kalau pasangan ambo nan lain, indak mbak Ribka, samo nan saumua mungkin ambo indak bisa dapek pangalaman sarupo itu, baa pasangan jo nan labiah tuo." == Rujuakan == pg1ojv5xas8xibjlzfzwaqfuhiei83k 4718 4717 2026-09-15T09:37:13Z Zhilal Darma 8 added [[Category:Tokoh]] using [[Help:Gadget-HotCat|HotCat]] 4718 wikitext text/x-wiki '''Lanny Tria Mayasari''' (lahia 8 Mei 2002) adolah pamain bulutangkis nan baafiliasi jo klub Jaya Raya Satria Yogyakarta. Inyo juo manjadi anggota tim padusi Indonesia nan manang pado Kejuaraan Tim Asia Bulutangkis 2022.<ref>[https://pbsi.id/atlet/ Profil Lanny Tria Mayasari] | Atlet PBSI". 2021-12-16. </ref> == Kutipan == # “''Sebenarnya kalau rotasi dan pola jalan, kami bisa melawan. Namun, karena masih baru, rotasi kami berantakan. Bola yang seharusnya saya ambil jadi ragu, lalu diambil Kak Amallia, malah tidak kena,''”<ref>BeritaSatu.com. [https://www.beritasatu.com/sport/2921357/hong-kong-open-tersingkir-lannyamallia-ungkap-rotasi-jadi-kendala "Hong Kong Open: Tersingkir, Lanny/Amallia Ungkap Rotasi Jadi Kendala"]. ''beritasatu.com''. Diakses tanggal 2026-09-15.</ref> #* Tajamahan: "Sabananyo kalau rotasi jo pola jalan, kami bisa malawan, karano dek masih baru, rotasi kami jadi kacau. Bola nan saharusnyo ambo ambiak jadi ragu, lalu diambiak dek Kak Amalia, malah indak kanai" # “''Pada pertandingan ini kami kalah power dari lawan. Kami terbawa permainan lawan dari awal laga. Kami tidak bisa keluar dari tekanan lawan dan menerapkan pola permainan yang kami inginkan,”''<ref>"[Daihatdu Indonesia Masters 2024]. [https://pbdjarum.org/berita/turnamen-internasional/20240127-daihatsu-indonesia-masters-2024-lannyribka-ungkap-faktor-kekalahan-di-semifinal Lanny/Ribka Ungkap Faktor Kekalahan di Semifinal"]. ''pbdjarum.org''. Diakses tanggal 2026-09-15.</ref> #* Tajamahan: "Pado patandiangan iko kami kalah kuek dari lawan. Kami tabawo pamainan lawan dari awal main. Kami indak bisa kalua dari takanan lawan jo mamakai pola pamainan nan kami ingin kan." # ''“Kalau Mba Ribka, dari pribadi aku bersyukur karena mungkin kalau aku enggak partner sama dia, aku enggak bakal bisa main di kejuaraan dunia, ngerasain main Super 1000, juara sama dia,”''<ref name=":1">"[https://sports.sindonews.com/read/1378783/51/lanny-tria-ungkap-kesan-berduet-dengan-ribka-sugiarto-saya-bersyukur-1715951107 Lanny Tria Ungkap Kesan Berduet dengan Ribka Sugiarto: Saya Bersyukur]". ''SINDOnews Sports''. Diakses tanggal 2025-12-17.</ref> #* Tajamahan: "Kalau Mbak Ribka, dari pribadi ambo basyukur karano mungkin kalau ambo indak bapasangan jo inyo, ambo indak bisa main di kajuaraan dunia, marasoan main Super 1000, juara samo inyo." # ''“Mungkin kalau partner sama yang lain, bukan sama Mba Ribka, sama yang seumuran aku mungkin aku enggak bisa dapat pengalaman seperti itu yang aku ambil dari dia, aku juga ngerasain gimana rasanya partneran sama yang senior,”''<ref name=":1" /> #* Tajamahan: "Mungkin kalau pasangan ambo nan lain, indak mbak Ribka, samo nan saumua mungkin ambo indak bisa dapek pangalaman sarupo itu, baa pasangan jo nan labiah tuo." == Rujuakan == [[Kategori:Tokoh]] ehz15hpsnqwi6d238jxgfzoymcykvoh 4719 4718 2026-09-15T09:37:25Z Zhilal Darma 8 added [[Category:Tokoh Indonesia]] using [[Help:Gadget-HotCat|HotCat]] 4719 wikitext text/x-wiki '''Lanny Tria Mayasari''' (lahia 8 Mei 2002) adolah pamain bulutangkis nan baafiliasi jo klub Jaya Raya Satria Yogyakarta. Inyo juo manjadi anggota tim padusi Indonesia nan manang pado Kejuaraan Tim Asia Bulutangkis 2022.<ref>[https://pbsi.id/atlet/ Profil Lanny Tria Mayasari] | Atlet PBSI". 2021-12-16. </ref> == Kutipan == # “''Sebenarnya kalau rotasi dan pola jalan, kami bisa melawan. Namun, karena masih baru, rotasi kami berantakan. Bola yang seharusnya saya ambil jadi ragu, lalu diambil Kak Amallia, malah tidak kena,''”<ref>BeritaSatu.com. [https://www.beritasatu.com/sport/2921357/hong-kong-open-tersingkir-lannyamallia-ungkap-rotasi-jadi-kendala "Hong Kong Open: Tersingkir, Lanny/Amallia Ungkap Rotasi Jadi Kendala"]. ''beritasatu.com''. Diakses tanggal 2026-09-15.</ref> #* Tajamahan: "Sabananyo kalau rotasi jo pola jalan, kami bisa malawan, karano dek masih baru, rotasi kami jadi kacau. Bola nan saharusnyo ambo ambiak jadi ragu, lalu diambiak dek Kak Amalia, malah indak kanai" # “''Pada pertandingan ini kami kalah power dari lawan. Kami terbawa permainan lawan dari awal laga. Kami tidak bisa keluar dari tekanan lawan dan menerapkan pola permainan yang kami inginkan,”''<ref>"[Daihatdu Indonesia Masters 2024]. [https://pbdjarum.org/berita/turnamen-internasional/20240127-daihatsu-indonesia-masters-2024-lannyribka-ungkap-faktor-kekalahan-di-semifinal Lanny/Ribka Ungkap Faktor Kekalahan di Semifinal"]. ''pbdjarum.org''. Diakses tanggal 2026-09-15.</ref> #* Tajamahan: "Pado patandiangan iko kami kalah kuek dari lawan. Kami tabawo pamainan lawan dari awal main. Kami indak bisa kalua dari takanan lawan jo mamakai pola pamainan nan kami ingin kan." # ''“Kalau Mba Ribka, dari pribadi aku bersyukur karena mungkin kalau aku enggak partner sama dia, aku enggak bakal bisa main di kejuaraan dunia, ngerasain main Super 1000, juara sama dia,”''<ref name=":1">"[https://sports.sindonews.com/read/1378783/51/lanny-tria-ungkap-kesan-berduet-dengan-ribka-sugiarto-saya-bersyukur-1715951107 Lanny Tria Ungkap Kesan Berduet dengan Ribka Sugiarto: Saya Bersyukur]". ''SINDOnews Sports''. Diakses tanggal 2025-12-17.</ref> #* Tajamahan: "Kalau Mbak Ribka, dari pribadi ambo basyukur karano mungkin kalau ambo indak bapasangan jo inyo, ambo indak bisa main di kajuaraan dunia, marasoan main Super 1000, juara samo inyo." # ''“Mungkin kalau partner sama yang lain, bukan sama Mba Ribka, sama yang seumuran aku mungkin aku enggak bisa dapat pengalaman seperti itu yang aku ambil dari dia, aku juga ngerasain gimana rasanya partneran sama yang senior,”''<ref name=":1" /> #* Tajamahan: "Mungkin kalau pasangan ambo nan lain, indak mbak Ribka, samo nan saumua mungkin ambo indak bisa dapek pangalaman sarupo itu, baa pasangan jo nan labiah tuo." == Rujuakan == [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Tokoh Indonesia]] qxti05p6o3kkzu6prwoe9ygc9sac7fb 4720 4719 2026-09-15T09:39:03Z Zhilal Darma 8 4720 wikitext text/x-wiki '''Lanny Tria Mayasari''' (lahia 8 Mei 2002) adolah pamain bulutangkis nan baafiliasi jo klub Jaya Raya Satria Yogyakarta. Inyo juo manjadi anggota tim padusi Indonesia nan manang pado Kejuaraan Tim Asia Bulutangkis 2022.<ref>[https://pbsi.id/atlet/ Profil Lanny Tria Mayasari] | Atlet PBSI". 2021-12-16. </ref><ref>Lanny Tria '''MAYASARI''' https://bwfbadminton.com/player/57560/lanny-tria-mayasari</ref> == Kutipan == # “''Sebenarnya kalau rotasi dan pola jalan, kami bisa melawan. Namun, karena masih baru, rotasi kami berantakan. Bola yang seharusnya saya ambil jadi ragu, lalu diambil Kak Amallia, malah tidak kena,''”<ref>BeritaSatu.com. [https://www.beritasatu.com/sport/2921357/hong-kong-open-tersingkir-lannyamallia-ungkap-rotasi-jadi-kendala "Hong Kong Open: Tersingkir, Lanny/Amallia Ungkap Rotasi Jadi Kendala"]. ''beritasatu.com''. Diakses tanggal 2026-09-15.</ref> #* Tajamahan: "Sabananyo kalau rotasi jo pola jalan, kami bisa malawan, karano dek masih baru, rotasi kami jadi kacau. Bola nan saharusnyo ambo ambiak jadi ragu, lalu diambiak dek Kak Amalia, malah indak kanai" # “''Pada pertandingan ini kami kalah power dari lawan. Kami terbawa permainan lawan dari awal laga. Kami tidak bisa keluar dari tekanan lawan dan menerapkan pola permainan yang kami inginkan,”''<ref>"[Daihatdu Indonesia Masters 2024]. [https://pbdjarum.org/berita/turnamen-internasional/20240127-daihatsu-indonesia-masters-2024-lannyribka-ungkap-faktor-kekalahan-di-semifinal Lanny/Ribka Ungkap Faktor Kekalahan di Semifinal"]. ''pbdjarum.org''. Diakses tanggal 2026-09-15.</ref> #* Tajamahan: "Pado patandiangan iko kami kalah kuek dari lawan. Kami tabawo pamainan lawan dari awal main. Kami indak bisa kalua dari takanan lawan jo mamakai pola pamainan nan kami ingin kan." # ''“Kalau Mba Ribka, dari pribadi aku bersyukur karena mungkin kalau aku enggak partner sama dia, aku enggak bakal bisa main di kejuaraan dunia, ngerasain main Super 1000, juara sama dia,”''<ref name=":1">"[https://sports.sindonews.com/read/1378783/51/lanny-tria-ungkap-kesan-berduet-dengan-ribka-sugiarto-saya-bersyukur-1715951107 Lanny Tria Ungkap Kesan Berduet dengan Ribka Sugiarto: Saya Bersyukur]". ''SINDOnews Sports''. Diakses tanggal 2025-12-17.</ref> #* Tajamahan: "Kalau Mbak Ribka, dari pribadi ambo basyukur karano mungkin kalau ambo indak bapasangan jo inyo, ambo indak bisa main di kajuaraan dunia, marasoan main Super 1000, juara samo inyo." # ''“Mungkin kalau partner sama yang lain, bukan sama Mba Ribka, sama yang seumuran aku mungkin aku enggak bisa dapat pengalaman seperti itu yang aku ambil dari dia, aku juga ngerasain gimana rasanya partneran sama yang senior,”''<ref name=":1" /> #* Tajamahan: "Mungkin kalau pasangan ambo nan lain, indak mbak Ribka, samo nan saumua mungkin ambo indak bisa dapek pangalaman sarupo itu, baa pasangan jo nan labiah tuo." == Rujuakan == [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Tokoh Indonesia]] mipupt5hc8y66zcj7gjpsjcf37gf2di 4721 4720 2026-09-15T09:40:38Z Zhilal Darma 8 4721 wikitext text/x-wiki '''Lanny Tria Mayasari''' (lahia 8 Mei 2002) adolah pamain bulutangkis nan baafiliasi jo klub Jaya Raya Satria Yogyakarta. Inyo juo manjadi anggota tim padusi Indonesia nan manang pado Kejuaraan Tim Asia Bulutangkis 2022.<ref>[https://pbsi.id/atlet/ Profil Lanny Tria Mayasari] | Atlet PBSI". 2021-12-16. </ref> Mayasari marabuik gala internasional partamonyo pado Kejuaraan Internasional Junior Terbuka Jakarta 2018 pado ajang ganda gadih U-17, bamitra jo Tryola Nadia.<ref>Lanny Tria '''MAYASARI''' https://bwfbadminton.com/player/57560/lanny-tria-mayasari</ref> == Kutipan == # “''Sebenarnya kalau rotasi dan pola jalan, kami bisa melawan. Namun, karena masih baru, rotasi kami berantakan. Bola yang seharusnya saya ambil jadi ragu, lalu diambil Kak Amallia, malah tidak kena,''”<ref>BeritaSatu.com. [https://www.beritasatu.com/sport/2921357/hong-kong-open-tersingkir-lannyamallia-ungkap-rotasi-jadi-kendala "Hong Kong Open: Tersingkir, Lanny/Amallia Ungkap Rotasi Jadi Kendala"]. ''beritasatu.com''. Diakses tanggal 2026-09-15.</ref> #* Tajamahan: "Sabananyo kalau rotasi jo pola jalan, kami bisa malawan, karano dek masih baru, rotasi kami jadi kacau. Bola nan saharusnyo ambo ambiak jadi ragu, lalu diambiak dek Kak Amalia, malah indak kanai" # “''Pada pertandingan ini kami kalah power dari lawan. Kami terbawa permainan lawan dari awal laga. Kami tidak bisa keluar dari tekanan lawan dan menerapkan pola permainan yang kami inginkan,”''<ref>"[Daihatdu Indonesia Masters 2024]. [https://pbdjarum.org/berita/turnamen-internasional/20240127-daihatsu-indonesia-masters-2024-lannyribka-ungkap-faktor-kekalahan-di-semifinal Lanny/Ribka Ungkap Faktor Kekalahan di Semifinal"]. ''pbdjarum.org''. Diakses tanggal 2026-09-15.</ref> #* Tajamahan: "Pado patandiangan iko kami kalah kuek dari lawan. Kami tabawo pamainan lawan dari awal main. Kami indak bisa kalua dari takanan lawan jo mamakai pola pamainan nan kami ingin kan." # ''“Kalau Mba Ribka, dari pribadi aku bersyukur karena mungkin kalau aku enggak partner sama dia, aku enggak bakal bisa main di kejuaraan dunia, ngerasain main Super 1000, juara sama dia,”''<ref name=":1">"[https://sports.sindonews.com/read/1378783/51/lanny-tria-ungkap-kesan-berduet-dengan-ribka-sugiarto-saya-bersyukur-1715951107 Lanny Tria Ungkap Kesan Berduet dengan Ribka Sugiarto: Saya Bersyukur]". ''SINDOnews Sports''. Diakses tanggal 2025-12-17.</ref> #* Tajamahan: "Kalau Mbak Ribka, dari pribadi ambo basyukur karano mungkin kalau ambo indak bapasangan jo inyo, ambo indak bisa main di kajuaraan dunia, marasoan main Super 1000, juara samo inyo." # ''“Mungkin kalau partner sama yang lain, bukan sama Mba Ribka, sama yang seumuran aku mungkin aku enggak bisa dapat pengalaman seperti itu yang aku ambil dari dia, aku juga ngerasain gimana rasanya partneran sama yang senior,”''<ref name=":1" /> #* Tajamahan: "Mungkin kalau pasangan ambo nan lain, indak mbak Ribka, samo nan saumua mungkin ambo indak bisa dapek pangalaman sarupo itu, baa pasangan jo nan labiah tuo." == Rujuakan == [[Kategori:Tokoh]] [[Kategori:Tokoh Indonesia]] cvlodrjohwjmfn52bs5kjbbvs3cnsxs Seno Gumira Ajidarma 0 1876 4712 2026-09-15T06:45:23Z Seleguri 125 ←Mambuek laman baisi "[[File:Seno Gumira Ajidarma at the KOFI KAFEIN conference, Muhammadiyah University of Yogyakarta, 29-08-2017 01.jpg|thumb|right|220px|Seno Gumira Ajidarma]] '''Seno Gumira Ajidarma''' (lahia 19 Juni 1958) dikenal serba bisa dalam bidang sastra, jurnalis, dan fotografi. Babarapo di antaro cerpennyo pernah mandapek penghargaan dan berhasil manghipnotis banyak urang. Walaupun labiah lueh dikenal sabagai panulih (cerpenis, novelis, eseis), tapi baliau mangaku labiah ny..." 4712 wikitext text/x-wiki [[File:Seno Gumira Ajidarma at the KOFI KAFEIN conference, Muhammadiyah University of Yogyakarta, 29-08-2017 01.jpg|thumb|right|220px|Seno Gumira Ajidarma]] '''Seno Gumira Ajidarma''' (lahia 19 Juni 1958) dikenal serba bisa dalam bidang sastra, jurnalis, dan fotografi. Babarapo di antaro cerpennyo pernah mandapek penghargaan dan berhasil manghipnotis banyak urang. Walaupun labiah lueh dikenal sabagai panulih (cerpenis, novelis, eseis), tapi baliau mangaku labiah nyaman manyandang status sabagai wartawan.<ref>[https://www.bbc.com/indonesia/majalah/2012/09/120903_tokoh_agustus2012_senogumiraajidarma "Pengembaraan Seno Gumira Ajidarma"], Bbc.com, diakses pada 15 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Itulah titik terendah dalam sejarah kebudayaan anak benua, ketika perang selesai dan para pengungsinya hidup dengan cara saling menjarah. Rupa-rupanya manusia telah kehilangan terlalu banyak kesadaran yang telah dicapainya. Mereka membutuhkan setidaknya tiga ratus tahun lagi untuk mendapatkan semua itu kembali.”''<ref name="Kitab">Seno Gumira Ajidarma, ''Kitab Omong Kosong'' (Yogyakarta: Bentang, 2013).</ref> *: Itulah titiak tarandah dalam sijarah kabudayaan anak banua, katiko parang salasai dan para pangungsinyo iduik jo caro saliang manjarah. Rupo-ruponyo manusia alah kahilangan talampau banyak kasadaran nan lah dicapainyo. Inyo mambutuahan satidaknyo tigo ratuih tahun liak untuak mandapek-an sadoalah itu baliak. * ''“Manusia selalu menuntut dunia membahagiakannya, pernahkah ia berusaha membahagiakan dunia?”''<ref name="Kitab" /> *: Manusia salalu manuntuik dunia mambahagiakannyo, pernahkahinyo barusao mambahagiakan dunia? * ''“Seberapa indah mimpi, jika tetap mimpi?”''<ref name="Kitab" /> *: Sabara indah mimpi, jikok tetap mimpi? * ''“Kita semua memang telah menjadi bodoh, dengan menjadi terlalu cinta kepada cerita-cerita yang bagus, sehingga memaksakannya untuk menjadi kenyataan itu sendiri.”''<ref name="Kitab" /> *: Kito sadonyo memang lah manjadi bodoh, dengan manjadi talampau cinto kapado carito-carito nan ancak, sahinggo mamaksonyo untuak manjadi kanyataan itu surang. * ''“Kuketahui bahwa pemandangan yang tertatap oleh mata bisa sangat mengecoh pemikiran dalam kepala: bahwa kita merasa menatap sesuatu yang benar, padahal kebenaran itu terbatasi sudut pandang dan kemampuan mata kita sendiri.”''<ref name="Naga">Seno Gumira Ajidarma, ''Nagabumi I'', cet. 2 (Jakarta: GPU, 2009).</ref> *: Ambo katahui pamandangan nan ditatap dek mato bisa sangaik mangicuah pamikiran dalam kapalo: baso kito maraso manatap sasuatu nan batua, padahal kabanaran tu tabatehi suduik pandang dan kamampuan mato kito surang. * ''“Manusia bertarung memperebutkan kekuasaan atas nama agama dan bukan sebaliknya. Agama apa pun tidak membenarkan pertarungan antar agama dan tidak akan pernah ada kecuali manusia yang begitu bodoh sehingga menafsirkan yang sebaliknya.”''<ref name="Naga" /> *: Manusia bataruang mamparabuik-an kakuasaan ateh namo agamo dan bukan sabaliaknyo. Agamo apopun indak mambenarkan pataruangan antar agamo dan indak ka pernah ado kacuali manusia nan sangaik bodoh sahinggo manafsirkan nan sabaliaknyo. * ''“Segala makna memang datang dari manusia, yang menatap dan mendengar, lantas memberi arti.”''<ref name="Naga" /> *: Sagalo makna memang datang dari manusia, nan mancaliak jo mandanga, lanteh maagiah arti. * ''“Namun orang yang bijak akan menerima segala bentuk perbedaan pandangan sebagai kekayaan, karena keseragaman pikiran memang sungguh-sungguh akan memiskinkan kemanusiaan”''<ref name="Naga" /> *: Namun urang nan bijak ka manarimo sagalo bantuak perbedaan pandangan sabagai kakayaan, karano kasaragaman pikiran memang sabana-bana ka mamiskinan kamanusiaan. == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] 1mj5ffk6mc0zuutxfo4435wvr3leq4n Ahmad Tohari 0 1877 4713 2026-09-15T06:47:41Z Seleguri 125 ←Mambuek laman baisi "'''Ahmad Tohari''' (lahia 13 Juni 1948) adolah sastrawan Indonesia nan lah banyak manabik-an novel dan kumpulan cerpen. Di antaro karya-karyanyo iolah Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk, Kubah, Di Kaki Bukit Cibalak, dan masih banyak nan lainnyo.<ref>[https://www.gramedia.com/author/author-ahmad-tohari "Ahmat Tohari"], Gramedia.com, diakses pada 15 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Menundukkan sapi jantan yang binal harus dengan cambuk dan tali yang kuat, kata I..." 4713 wikitext text/x-wiki '''Ahmad Tohari''' (lahia 13 Juni 1948) adolah sastrawan Indonesia nan lah banyak manabik-an novel dan kumpulan cerpen. Di antaro karya-karyanyo iolah Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk, Kubah, Di Kaki Bukit Cibalak, dan masih banyak nan lainnyo.<ref>[https://www.gramedia.com/author/author-ahmad-tohari "Ahmat Tohari"], Gramedia.com, diakses pada 15 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Menundukkan sapi jantan yang binal harus dengan cambuk dan tali yang kuat, kata Ibu. Tetapi bila sapi jantan itu adalah suami, kau takkan dapat menundukkan kecuali dengan cara yang istimewa. Tetaplah dalam kelemahlembutan istri sejati, itulah caranya. Apabila dengan cara itu kau masih dihinakan, tiba saat bagimu untuk berbuat membela martabatmu sendiri sebagai manusia. Tetapi sepanjang pengalamanku, Yuning, bagaimanapun gagah seorang laki-laki dia akan merunduk di hadapan citra seorang perempuan sejati. Boleh jadi kata-kataku berlebihan, namun cobalah uji kebenarannya.”''<ref name="Mata">Ahmad Tohari, ''Mata yang Enak Dipandang'' (Jakarta: GPU, 2013).</ref> *: Manunduak-an sapi jantan nan lia harus jo cambuik dan tali nan kuaik, kecek Amak. Tapi bilo sapi jantan tu adolah suami, awak dakkan bisa manunduak-an kacuali jo caro nan istimewa. Tetaplah dalam kalamahlembutan istri sajati, itulah caronyo. Apobilo jo caro tu masih dihinokan, tibo saaik bagi wak untuak babuek mambela martabat wak surang sabagai manusia. Tapi sapanjang pangalaman ambo, Yuning, baapun gagah laki-laki inyo ka marunduak duhadapan citra padusi nan sajati. Buliah jadi kato-kato ambo balabiahan, namun cubolah uji kabanarannyo. * ''“Di mata saya, seorang lelaki yang di ujung hidupnya sempat bercita-cita menjadi wong bener adalah orang baik. Entahlah bagi orang lain, entah pula bagi Tuhan.”''<ref name="Mata" /> *: Di mato ambo, kilaki nan diujuang iduiknyo sempat bacito-cito manjadi urang batua adolah urang elok. Antahlah bagi urang lain, antah pulo bagi Tuhan. * ''“Ya, kepercayaan bahwa ada kekuatan besar yang berkuasa atas dirimu. Kekuatan itu mengatasi apa saja yang ada padamu. Pokoknya kau hanya memiliki kekuasaan yang kecil atas dirimu sendiri. Memang, kau dapat menerangkan dengan kekuatan akalmu misalnya, mengapa bisa sampai menghuni tempat ini. Tetapi pada batasnya, kau akan jatuh tak berdaya. Terbukti, beberapa hari yang lalu kau berniat menghancurkan dirimu sendiri karena kau tidak bisa memahami sesuatu yang sedang terjadi pada dirimu. Itulah bukti yang nyata atas ketidakberdayaanmu.”''<ref>Ahmad Tohari, ''Kubah'', cet. 4 (Jakarta: GPU, 2012).</ref> *: Yo, kepercayaan baso ado kakuatan gadang nan bakuaso ateh diri wak. Kakuatan tu mangatasi apo sajo nan ado di awak. Pokoknyo awak hanyo mampunyoi kakuasaan nan ketek ateh diri wak surang. Memang, awak bisa manarangan jo kakuatan akal wak misalnyo, manga bisa sampai manghuni tampek iko. Tapi pado batehnyo, awak akanjatuah dak badayo. Tabukti, babarapo hari nan lau wak baniaiak manghancuaan diri wak surang karano awak dak bisa mamahami sasuatu nan tajadi pado diri wak. Itulah bukti nan nyato ateh katidakbadayoan wak. == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] rxaeohv436t6kjqfivew0h5tu6p0wf0 Akmal Nasery Basral 0 1878 4714 2026-09-15T06:51:04Z Seleguri 125 ←Mambuek laman baisi "'''Akmal Nasery Basral''' (lahia 28 April 1968) adolah wartawan dan sastrawan Indonesia. Kumpulan cerpen patamonyo “Ada Seseorang di Kepalaku yang Bukan Aku” (2006) nan barisi 13 cerpen tamasuak long-list Khatulistiwa Literary Award 2007. Sabagai wartawan, baliau pernah karajo di majalah berita mingguan Gatra, Gamma, dan bakarajo di majalah Tempo.<ref>[https://www.goodreads.com/author/show/660663.Akmal_Nasery_Basral "Akmal Nasery Basral"], Goodreads.com, diakses..." 4714 wikitext text/x-wiki '''Akmal Nasery Basral''' (lahia 28 April 1968) adolah wartawan dan sastrawan Indonesia. Kumpulan cerpen patamonyo “Ada Seseorang di Kepalaku yang Bukan Aku” (2006) nan barisi 13 cerpen tamasuak long-list Khatulistiwa Literary Award 2007. Sabagai wartawan, baliau pernah karajo di majalah berita mingguan Gatra, Gamma, dan bakarajo di majalah Tempo.<ref>[https://www.goodreads.com/author/show/660663.Akmal_Nasery_Basral "Akmal Nasery Basral"], Goodreads.com, diakses pada 15 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Selalu ada saat pertama untuk segala sesuatu. Jangan takut, tetapi hati-hati.”''<ref name="Day">Akmal Nasery Basral, ''Dayon'' (Jakarta: Mekar Cipta Lestari, 2020).</ref> *: Salalu ado saaik patamo untuak sagalo sasuatu. Jan takuik, tapi ati-ati. * “''Semakin jauh aku kembali ke masa silam dalam mengarungi kisah setiap karya, semakin maju aku melesat ke masa depan dalam menyelami karakter manusia yang aneka ragam.”''<ref name="Day" /> *: Samakin jauah ambo baliak ka maso silam dalam mangarungi kisah satiok karya, samakin maju ambo maleset ka maso datang dalam manyelami karakter manusia nan aneka ragam. * ''“Masalah adalah masalah, Sab. Mau besar, mau kecil, mau sederhana, mau rumit. Rumusnya cuma satu: kita yang kendalikan masalah, bukan masalah yang kendalikan kita.”''<ref name="Day" /> *: Masalah adolah masalah, Sab. Nio gadang, nio ketek, nio sadarhano, nio rumik. Rumusnyo hanyo ciek: kito nan mangandalian masalah, bukan masalah nan mangandalian kito. * ''“Menurutku semua film nasional seharusnya melibatkan satu orang pemain baru dari beragam etnis Indonesia yang kaya. Bukan cuma sebagai figuran numpang lewat, tetapi dengan peran yang penting bagi cerita. Jangan sampai dari film ke film hanya menampilkan aktor-aktris yang itu-itu saja seperti kebiasaan buruk film Indonesia saat ini.”''<ref name="Day" /> *: Manuruik ambo sado film nasional saharusnyo malibaik-an ciek urang pamain baru dari baragam etnis Indonesia nan kayo. Dak Cuma sabagai figuran numpang lewaik, tapi jo peran nan penting bagi carito. Jan sampai dari film ka film hanyo manampilkan aktor-aktris nan itu-itu sajo saroman kabiasaan buruak film Indonesia kini ko. * ''“Sabar. Itulah kunci utama dalam belajar.”''<ref name="Day" /> *: Saba, itulah kunci utamo dalam baraja. * ''“Ilmu silat sejati bukan terletak pada pukulan dan tendangan. Ilmu silat sejati terletak pada keseimbangan hati yang mengendalikan emosi dan pikiran yang mengendalikan rencana.”''<ref name="Day" /> *: Ilmu silek sajati bukan talatak pado pukulan dan tendangan. Ilmu silek sajati talatak pado kasaimbangan ati nan mangandalikan emosi dan pikiran nan mangandalian rencano. * ''“Kalian tak akan pernah menikmati indahnya kemenangan jika tak pernah menghargai kekalahan. Yang lebih penting lagi, kalian tak akan pernah bisa menang jika sudah merasa kalah sebelum bertanding.”''<ref name="Day" /> *: Kalian dakkan pernah manikmati indahnyo kamanangan jikok dak pernah mangharagoi kakalahan. Nan labiah pantiang lai, kalian dakkan pernah bisa manang jikok lah maraso kalah sabalun batandiang. == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] 4tds7ot002agm0x2s0xgk3ww7sspnoe Marah Roesli 0 1879 4715 2026-09-15T06:54:57Z Seleguri 125 ←Mambuek laman baisi "[[File:Marah Roesli.jpg|thumb|right|220px|Marah Roesli]] '''Marah Roesli''' (1889-1968) adolah sastrawan Indonesia angkatan Balai Pustaka. Dalam sijarah sastra Indonesia, Marah Roesli tercatat sabagai pengarang roman nan patamo dan diagiah gala dek H.B. Jassin sabagai “Bapak Roman Modern Indonesia.”<ref>[https://www.situsbahasa.com/2012/04/biografi-marah-rusli.html "Biografi: Marah Rusli"], Situsbahasa.com, diakses pada 15 September 2026.</ref> == Kutipan == *..." 4715 wikitext text/x-wiki [[File:Marah Roesli.jpg|thumb|right|220px|Marah Roesli]] '''Marah Roesli''' (1889-1968) adolah sastrawan Indonesia angkatan Balai Pustaka. Dalam sijarah sastra Indonesia, Marah Roesli tercatat sabagai pengarang roman nan patamo dan diagiah gala dek H.B. Jassin sabagai “Bapak Roman Modern Indonesia.”<ref>[https://www.situsbahasa.com/2012/04/biografi-marah-rusli.html "Biografi: Marah Rusli"], Situsbahasa.com, diakses pada 15 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Suami-istri hendaknya merupakan sebuah tubuh yang walaupun agak berlainan bentuk, sikap, dan tugasnya tetapi satu tujuannya. Tak ada ubahnya dengan kaki dan tangan yang berlainan bentuk dan tugasnya, tetapi masuk bagian tubuh yang satu.”''<ref name="Memang">Marah Rusli, ''Memang Jodoh'', edisi digital (Bandung: Mizan, 2023).</ref> *: Suami-istri handaknyo marupoan sabuah tubuah nan walaupun agak balainan bantuak, sikap, dan tugas tapi satu tujuannyo. Dak ubahnyo jo kaki dan tangan nan balainan bantuak dan tugasnyo, tapi masuak bagian tubuah nan satu. * ''“Kebanyakan laki-laki menyangka, beristri banyak itu adalah perintah Tuhan. Yang wajib dijalankan dan berdosa jika ditinggalkan. Sehingga, kawinlah dia sesuka hatinya; bukan untuk menuruti perintah Tuhan, tetapi untuk melepaskan hawa nafsunya, yang tak terbatas itu tanpa mengindahkan tujuan dan sebab perkawinan, dan perasaan perempuan.”''<ref name="Memang" /> *: Kabanyak-an laki-laki manyangko, baristri banyak tu adolah parintah Tuhan. Nan wajib dijalankan dan badoso kalau ditinggaan. Sahinggo, kawinlah inyo sasuko hatinyo; bukan untuak manuruti parintah Tuhan, tapi untuak malapehan hawa nafsunyo, nan dak tabateh tu tanpa mangindahkan tujuan dan sabab perkawinan, dan perasaan padusi. * ''“Karena tak ada perempuan yang suka dimadu. Kalau dia berdiam diri, bukan karena suka, tapi karena tak berdaya; takut sengsara jika ditinggalkan suaminya.”''<ref name="Memang" /> *: Karano dak ado padusi nan suko dimadu. Kalau inyo badiam diri, bukan karano suko, tapi karano dak badayo; takuik sansaro jiko ditinggaan suaminyo. * ''“Mengapa perempuan saja yang harus tunduk pada laki-laki, sedangkan laki-laki boleh menyia-nyiakan perempuan? Laki-laki dan perempuan sama-sama makhluk Tuhan, yang sama haknya sebagai manusia, walaupun berlainan kewajibannya.”''<ref name="Memang" /> *: Manga padusi se nan harus tunduak ka laki-laki, sadangkan laki-laki buliah manyio-nyiokan padusi? Laki-laki jo padusi samo-samo makhluk Tuhan, nan samo haknyo sabagai manusia, walaupun balainan kawajibannyo. * “''Rupanya perjodohan itu bukanlah perbuatan dan kekuasaan manusia saja, melainkan memang telah ditetapkan di Lauh Mahfuz.”''<ref name="Memang" /> *: Ruponyo pajodohan tu bukanlah pabuatan dan kakuasaan manusia sajo, malainkan memang alah ditetapkan di Lauh Mahfuz. * ''“Demikianlah nasib setiap manusia yang dikaruniai Tuhan umur yang panjang. Makin lama hidupnya makin jauhlah dia tercercer di belakang anak, cucu, keluarga, masyarakat, dan bahkan kaumnya; sehingga akhirnya terbaringlah dia seorang diri, dalam kuburnya.”''<ref name="Memang" /> *: Baitulah nasib satiok manusia nan dikaruniai Tuhan umua nan panjang. Makin lamo iduiknyo makin jauhahlaj inyo taicia di balakang anak, cucu, kaluargo, masyarakaik, dan bahkan kaumnyo; sahinggo akhianyo tabarianglah inyo surang diri, dalam kuburannyo. == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] gna24qqjrerj1e0aoz3q6es4lf39zvp 4716 4715 2026-09-15T07:02:13Z Seleguri 125 4716 wikitext text/x-wiki [[File:Marah Roesli.jpg|thumb|right|220px|Marah Roesli]] '''Marah Roesli''' (1889-1968) adolah sastrawan Indonesia angkatan Balai Pustaka. Dalam sijarah sastra Indonesia, Marah Roesli tercatat sabagai pengarang roman nan patamo dan diagiah gala dek H.B. Jassin sabagai “Bapak Roman Modern Indonesia.”<ref>[https://www.situsbahasa.com/2012/04/biografi-marah-rusli.html "Biografi: Marah Rusli"], Situsbahasa.com, diakses pada 15 September 2026.</ref> == Kutipan == * ''“Suami-istri hendaknya merupakan sebuah tubuh yang walaupun agak berlainan bentuk, sikap, dan tugasnya tetapi satu tujuannya. Tak ada ubahnya dengan kaki dan tangan yang berlainan bentuk dan tugasnya, tetapi masuk bagian tubuh yang satu.”''<ref name="Memang">Marah Rusli, ''Memang Jodoh'', edisi digital (Bandung: Mizan, 2023).</ref> *: Suami-istri handaknyo marupoan sabuah tubuah nan walaupun agak balainan bantuak, sikap, dan tugas tapi satu tujuannyo. Dak ubahnyo jo kaki dan tangan nan balainan bantuak dan tugasnyo, tapi masuak bagian tubuah nan satu. * ''“Kebanyakan laki-laki menyangka, beristri banyak itu adalah perintah Tuhan. Yang wajib dijalankan dan berdosa jika ditinggalkan. Sehingga, kawinlah dia sesuka hatinya; bukan untuk menuruti perintah Tuhan, tetapi untuk melepaskan hawa nafsunya, yang tak terbatas itu tanpa mengindahkan tujuan dan sebab perkawinan, dan perasaan perempuan.”''<ref name="Memang" /> *: Kabanyak-an laki-laki manyangko, baristri banyak tu adolah parintah Tuhan. Nan wajib dijalankan dan badoso kalau ditinggaan. Sahinggo, kawinlah inyo sasuko hatinyo; bukan untuak manuruti parintah Tuhan, tapi untuak malapehan hawa nafsunyo, nan dak tabateh tu tanpa mangindahkan tujuan dan sabab perkawinan, dan perasaan padusi. * ''“Karena tak ada perempuan yang suka dimadu. Kalau dia berdiam diri, bukan karena suka, tapi karena tak berdaya; takut sengsara jika ditinggalkan suaminya.”''<ref name="Memang" /> *: Karano dak ado padusi nan suko dimadu. Kalau inyo badiam diri, bukan karano suko, tapi karano dak badayo; takuik sansaro jiko ditinggaan suaminyo. * ''“Mengapa perempuan saja yang harus tunduk pada laki-laki, sedangkan laki-laki boleh menyia-nyiakan perempuan? Laki-laki dan perempuan sama-sama makhluk Tuhan, yang sama haknya sebagai manusia, walaupun berlainan kewajibannya.”''<ref name="Memang" /> *: Manga padusi se nan harus tunduak ka laki-laki, sadangkan laki-laki buliah manyio-nyiokan padusi? Laki-laki jo padusi samo-samo makhluk Tuhan, nan samo haknyo sabagai manusia, walaupun balainan kawajibannyo. * “''Rupanya perjodohan itu bukanlah perbuatan dan kekuasaan manusia saja, melainkan memang telah ditetapkan di Lauh Mahfuz.”''<ref name="Memang" /> *: Ruponyo pajodohan tu bukanlah pabuatan dan kakuasaan manusia sajo, malainkan memang alah ditetapkan di Lauh Mahfuz. * ''“Demikianlah nasib setiap manusia yang dikaruniai Tuhan umur yang panjang. Makin lama hidupnya makin jauhlah dia tercercer di belakang anak, cucu, keluarga, masyarakat, dan bahkan kaumnya; sehingga akhirnya terbaringlah dia seorang diri, dalam kuburnya.”''<ref name="Memang" /> *: Baitulah nasib satiok manusia nan dikaruniai Tuhan umua nan panjang. Makin lamo iduiknyo makin jauhah lah inyo taicia di balakang anak, cucu, kaluargo, masyarakaik, dan bahkan kaumnyo; sahinggo akhianyo tabarianglah inyo surang diri, dalam kuburannyo. == Rujuakan == <references /> [[Kategori: Tokoh Indonesia]] o50clf4fjb2vwoe559u3qul1l3xzp4k